P. 1
Bab 5

Bab 5

|Views: 16|Likes:
Dipublikasikan oleh Indra Muliadhy Sitio

More info:

Published by: Indra Muliadhy Sitio on Nov 25, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/30/2013

pdf

text

original

Sections

  • BAB V TEOREMA RANGKAIAN
  • Teorema Superposisi
  • Contoh latihan :
  • Teorema Substitusi
  • Teorema Thevenin
  • Contoh latihan : untuk sumber bebas/ independent
  • Contoh latihan : untuk sumber tak bebas/ dependent
  • Teorema Norton
  • Teorema Millman
  • Teorema Transfer Daya Maksimum
  • Transformasi Resistansi Star – Delta (Υ−∆)
  • Soal – soal :

Rangkaian Listrik

Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
92
BAB V
TEOREMA RANGKAIAN

Pada bab ini akan dibahas penyelesaian persoalan yang muncul pada Rangkaian Listrik
dengan menggunakan suatu teorema tertentu. Dengan pengertian bahwa suatu persoalan
Rangkaian Listrik bukan tidak dapat dipecahkan dengan hukum-hukum dasar atau
konsep dasar ataupun dengan bantuan suatu analisis tertentu yang dibahas pada bab
sebelumnya, tetapi pada bab ini dibahas bahwa penggunaan teorema tertentu dalam
menyelesaikan persoalan yang muncul pada Rangkaian Listrik dapat dilakukan dengan
menggunakan suatu teorema tertentu. Bahwa nantinya pada implementasi penggunaan
teorema tertentu akan diperlukan suatu bantuan konsep dasar ataupun analisis
rangkaian.
Ada beberapa teorema yang dibahas pada bab ini , yaitu :
1. Teorema Superposisi
2. Teorema Substitusi
3. Teorema Thevenin
4. Teorema Norton
5. Teorema Millman
6. Teorema Transfer Daya Maksimum

Teorema Superposisi
Pada teorema ini hanya berlaku untuk rangkaian yang bersifat linier, dimana rangkaian
linier adalah suatu rangkaian dimana persamaan yang muncul akan memenuhi jika y =
kx, dimana k = konstanta dan x = variabel.
Dalam setiap rangkaian linier dengan beberapa buah sumber tegangan/ sumber arus
dapat dihitung dengan cara :

Menjumlah aljabarkan tegangan/ arus yang disebabkan tiap sumber independent/
bebas yang bekerja sendiri, dengan semua sumber tegangan/ arus independent/ bebas
lainnya diganti dengan tahanan dalamnya.

Pengertian dari teorema diatas bahwa jika terdapat n buah sumber bebas maka dengan
teorema superposisi samadengan n buah keadaan rangkaian yang dianalisis, dimana
nantinya n buah keadaan tersebut akan dijumlahkan. Jika terdapat beberapa buah
sumber tak bebas maka tetap saja teorema superposisi menghitung untuk n buah
keadaan dari n buah sumber yang bebasnya.
Rangkaian linier tentu tidak terlepas dari gabungan rangkaian yang mempunyai sumber
independent atau sumber bebas, sumber dependent / sumber tak bebas linier (sumber
dependent arus/ tegangan sebanding dengan pangkat satu dari tegangan/ arus lain, atau
sebanding dengan jumlah pangkat satu besaran-besaran tersebut) dan elemen resistor (
R ), induktor ( L ), dan kapasitor ( C ).








Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
93
Contoh latihan :

1. Berapakah arus i dengan teorema superposisi ?
Jawaban :

Pada saat sumber tegangan aktif/bekerja maka sumber arus tidak aktif (diganti dengan
tahanan dalamnya yaitu tak hingga atau rangkaian open circuit) :
maka : A i ⋅ =
+
= 1
10 10
20
1

Pada saat sumber arus aktif/bekerja maka sumber tegangan tidak aktif (diganti dengan
tahanan dalamnya yaitu nol atau rangkaian short circuit) :

A i i i
sehingga
A i
5 , 0 5 , 0 1
:
5 , 0 1 .
10 10
10
2 1
2
= − = + =
⋅ − =
+
− =





Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
94
2. Tentukan nilai i dengan superposisi !
Jawaban :

Pada saat sumber V
s
= 17V aktif/bekerja maka sumber tegangan 6 V diganti dengan
tahanan dalamnnya yaitu nol atau rangkaian short circuit, dan sumber arus 2 A diganti
dengan tahanan dalamnya yaitu tak hingga atau rangkaian open circuit :

A
V
i sehingga
V x V
x
R
R
p
p
R
R
p
p
8
17
2
:
4
17
17
3 1
1
1
2 2
2 2
2 // 2
0 0 // 3
2
2
1
2
1
− =

=
=
+
=
Ω =
+
= → Ω Ω
Ω = → Ω Ω


Pada saat sumber V
s
= 6V aktif/bekerja maka sumber tegangan 17 V diganti dengan
tahanan dalamnnya yaitu nol atau rangkaian short circuit, dan sumber arus 2 A diganti
dengan tahanan dalamnya yaitu tak hingga atau rangkaian open circuit :


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
95

Ω = + = Ω + =
Ω =
+
= → Ω Ω
5
16
2
5
6
2
5
6
2 3
2 3
2 // 3
1
1
p s
p
R R
x
R

A
R
i
x
R R
p
p s
8
31
31
48
6 6
31
48
3
5
16
3
5
16
3 //
2
2
2
= = =
Ω =
+
= → Ω


Pada saat sumber I
s
= 2A aktif/bekerja maka sumber tegangan 17 V diganti dengan
tahanan dalamnnya yaitu nol atau rangkaian short circuit, dan sumber tegangan 6 V
diganti dengan tahanan dalamnya yaitu nol atau rangkaian short circuit :
A x i
R
x
R
p
p
4
5
2
5
6
2
2
0 0 // 3
5
6
2 3
2 3
2 // 3
3
2
1
=
+
=
Ω = → Ω Ω
Ω =
+
= → Ω Ω

A i
i i i i sehingga
3
8
24
4
5
8
31
8
17
:
3 2 1
= = + +

=
+ + =



Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
96
3. Tentukan nilai i dengan superposisi !
Jawaban :

Pada rangkaian ini terdapat sumber tak bebasnya, maka tetap dalam perhitungan dengan
teorema superposisi membuat analisis untuk n buah keadaan sumber bebas, pada soal
diatas terdapat dua buah sumber bebas, maka dengan superposisi terdapat dua buah
keadaan yang harus dianalisis.
Pada saat sumber I
s
= 8A aktif/bekerja maka sumber arus 4A diganti dengan tahanan
dalamnnya yaitu tak hingga atau rangkaian open circuit :

A i i i
i x i
i x i
6
4
24
24 9 5
) 8 3 (
5
3
) 8 3 (
2 3
3
1 1 1
1 1
1 1
= = → − =
− =

+
=


Pada saat sumber I
s
= 4A aktif/bekerja maka sumber arus 8A diganti dengan tahanan
dalamnnya yaitu tak hingga atau rangkaian open circuit :



Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
97
A i i i
i x i
i x i
3
4
12
12 9 5
) 4 3 (
5
3
) 4 3 (
2 3
3
1 2 2
2 2
2 2
− =

= → + =
+ =
+
+
=

A i i i sehingga 3 3 6 :
2 1
= − = + =


Teorema Substitusi
Pada teorema ini berlaku bahwa :

Suatu komponen atau elemen pasif yang dilalui oleh sebuah arus yang mengalir
(sebesar i) maka pada komponen pasif tersebut dapat digantikan dengan sumber
tegangan V
s
yang mempunyai nilai yang sama saat arus tersebut melalui komponen
pasif tersebut.

Jika pada komponen pasifnya adalah sebuah resistor sebesar R, maka sumber tegangan
penggantinya bernilai V
s
= i.R dengan tahanan dalam dari sumber tegangan tersebut
samadengan nol.


Contoh latihan :


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
98
A i A i
A i
R
t
t
⋅ = → ⋅ =
+
=
⋅ = =
Ω ⋅ = +
+
=
5 , 0 5 , 0 1 .
2 2
2
1
2
2
1 1
2 2
2 . 2
1 2


dengan teorema substitusi :
Resistor 1 Ω yang dilalui arus i
2
sebesar 0,5 A, jika diganti dengan V
s
= 1.i
2
= 0,5 V,
akan menghasilkan arus i
1
yang sama pada saat sebelum dan sesudah diganti dengan
sumber tegangan.


Dengan analisis mesh :
Loop i
1
:
2 2 3
0 ) ( 2 2
'
2
'
1
'
2
'
1
'
1
= −
= − + + −
i i
i i i

loop i
2
:
5 , 0 3 2
0 ) ( 2 5 , 0
'
2
'
1
'
1
'
2
'
2
− = + −
= − + +
i i
i i i

dengan metoda Cramer :
A i
A i
i
i
⋅ =

+ −
=


− −
=
⋅ =


=




=
|
|
.
|

\
|

=
|
|
.
|

\
|
|
|
.
|

\
|


5 , 0
4 9
4 5 , 1
3 2
2 3
5 , 0 2
2 3
1
4 9
1 6
3 2
2 3
3 5 , 0
2 2
5 , 0
2
3 2
2 3
'
2
'
1
'
2
'
1

sehingga : A i i i ⋅ = − = − = 5 , 0 5 , 0 1
'
2
'
1 1



Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
99
Teorema Thevenin
Pada teorema ini berlaku bahwa :

Suatu rangkaian listrik dapat disederhanakan dengan hanya terdiri dari satu buah
sumber tegangan yang dihubungserikan dengan sebuah tahanan ekivelennya pada dua
terminal yang diamati.

Tujuan sebenarnya dari teorema ini adalah untuk menyederhanakan analisis rangkaian,
yaitu membuat rangkaian pengganti yang berupa sumber tegangan yang dihubungkan
seri dengan suatu resistansi ekivalennya.

Pada gambar diatas, dengan terorema substitusi kita dapat melihat rangkaian sirkit B
dapat diganti dengan sumber tegangan yang bernilai sama saat arus melewati sirkit B
pada dua terminal yang kita amati yaitu terminal a-b.
Setelah kita dapatkan rangkaian substitusinya, maka dengan menggunakan teorema
superposisi didapatkan bahwa :
1. Ketika sumber tegangan V aktif/bekerja maka rangkaian pada sirkit linier A
tidak aktif (semua sumber bebasnya mati diganti tahanan dalamnya), sehingga
didapatkan nilai resistansi ekivelnnya.
2. Ketika sirkit linier A aktif/bekerja maka pada sumber tegangan bebas diganti
dengan tahanan dalamnya yaitu nol atau rangkaian short circuit.


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
100
Dengan menggabungkan kedua keadaan tadi (teorema superposisi) maka didapatkan :
) 1 (
1
K K
sc
th
sc
i
R
V
i
i i i
+ − =
+ =

Pada saat terminal a-b di open circuit (OC), maka i yang mengalir samadengan nol
(i = 0), sehingga :

) 2 ( .
0
K K
th sc oc
sc
th
oc
sc
th
R i V
i
R
V
i
R
V
i
=
+ − =
+ − =


Dari persamaan (1) dan (2) , didapatkan :
th oc
oc th
th sc
th th
th
sc
th
sc
th
R i V V
V V R i
R i V
R R
R
i
R
V
i
R
V
i
.
.
) . (
1
− =
+ − =
+ − = + − = + − =


Cara memperoleh resistansi penggantinya (R
th
) adalah dengan mematikan atau menon
aktifkan semua sumber bebas pada rangkaian linier A (untuk sumber tegangan tahanan
dalamnya = 0 atau rangkaian short circuit dan untuk sumber arus tahanan dalamnya = ∞
atau rangkaian open circuit).
Jika pada rangkaian tersebut terdapat sumber dependent atau sumber tak bebasnya,
maka untuk memperoleh resistansi penggantinya, terlebih dahulu kita mencari arus
hubung singkat (i
sc
), sehingga nilai resistansi penggantinya (R
th
) didapatkan dari nilai
tegangan pada kedua terminal tersebut yang di-open circuit dibagi dengan arus pada
kedua terminal tersebut yang di- short circuit .

Langkah-langkah penyelesaian dengan teorema Thevenin :
1. Cari dan tentukan titik terminal a-b dimana parameter yang ditanyakan.
2. Lepaskan komponen pada titik a-b tersebut, open circuit kan pada terminal a-b
kemudian hitung nilai tegangan dititik a-b tersebut (V
ab
= V
th
).
3. Jika semua sumbernya adalah sumber bebas, maka tentukan nilai tahanan diukur
pada titik a-b tersebut saat semua sumber di non aktifkan dengan cara diganti

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
101
dengan tahanan dalamnya (untuk sumber tegangan bebas diganti rangkaian short
circuit dan untuk sumber arus bebas diganti dengan rangkaian open circuit)
(R
ab
= R
th
).
4. Jika terdapat sumber tak bebas, maka untuk mencari nilai tahanan pengganti
Theveninnya didapatkan dengan cara
sc
th
th
I
V
R = .
5. Untuk mencari Isc pada terminal titik a-b tersebut dihubungsingkatkan dan
dicari arus yang mengalir pada titik tersebut (I
ab
= I
sc
).
6. Gambarkan kembali rangkaian pengganti Theveninnya, kemudian pasangkan
kembali komponen yang tadi dilepas dan hitung parameter yang ditanyakan.

Contoh latihan :
untuk sumber bebas/ independent

1. Tentukan nilai arus i dengan teorema Thevenin !
Jawaban :

Tentukan titik a-b pada R dimana parameter i yang ditanyakan, hitung tegangan dititik
a-b pada saat terbuka :
V V V
oc ab
19 24 5 6 . 4 5 = + − = + − = =

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
102
Mencari R
th
ketika semua sumber bebasnya tidak aktif (diganti dengan tahanan
dalamnya) dilihat dari titik a-b :
Ω = 4
th
R
Rangkaian pengganti Thevenin :

A i
sehingga
8
19
:
=


2. Tentukan nilai arus i dengan teorema Thevenin !

Jawaban :

Tentukan titik a-b pada R dimana parameter i yang ditanyakan, hitung tegangan dititik
a-b pada saat terbuka :






Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
103
dengan analisis node :
Tinjau node voltage v
1
:
V v V V
sehingga
V v v
v v
v v
oc ab
28 16 12 3 . 4
:
16
3
48
48 3
0 36 12 2
0 3
12
12
6
1
1 1
1 1
1 1
= + = + = =
= = → =
= − − +
= −

+

Mencari R
th
ketika semua sumber bebasnya tidak aktif (diganti dengan tahanan
dalamnya) dilihat dari titik a-b :
Ω = + = +
+
= 8 4 4 4
12 6
12 6x
R
th







Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
104
Rangkaian pengganti Thevenin :
A i
sehingga
2
14
28
6 8
28
:
= =
+
=


3. Tentukan besarnya tegangan dititik a-b dengan teorema Thevenin !



Jawaban :

Cari V
ab
pada saat titik a-b terbuka :


V V sehingga
V x V
V x V
V V V V
oc
xb
xa
xb ax oc ab
4 16 12 V :
16 24
24 48
48
12 24
24 24
24
ab
= + − = =
=
+
=
=
+
=
+ = =

Mencari R
th
ketika semua sumber bebasnya tidak aktif (diganti dengan tahanan
dalamnya) dilihat dari titik a-b :

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
105

Ω = + =
+
+
+
= 28 16 12
24 48
24 48
24 24
24 24 x x
R
th

Rangkaian pengganti Thevenin :

V V
sehingga
ab
52 56 4 2 . 28 4
:
= + − = + − =


Contoh latihan :
untuk sumber tak bebas/ dependent

1. Tentukan nilai V dengan teorema Thevenin !

Jawaban :

Mencari V
ab
dimana tegangan di R=3Ω, dimana rangkaian tersebut terbuka :


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
106
V x V
A i ana
i i i V V
oc
oc ab
30 12 18 12 ) 6 3 (
6 : dim
12 3 12 . 1 2
1 1 1
= + = + − − =
− =
+ − = + − − = =

Karena terdapat sumber tak bebas, maka untuk mencari R
th
tidak bisa langsung dengan
mematikan semua sumbernya, sehingga harus dicari nilai I
sc
:

Ω = = =
= + = + =
= = → =
= + + −
= Σ
+ =
3
10
30
:
10 6 4 6 :
4
3
12
12 3
0 2 . 1 12
0
6
2
2 2
2 2
2
sc
oc
th
sc
sc
i
V
R maka
A i i sehingga
A i i
i i
v
i i

Rangkaian pengganti Thevenin :

V x V 15 30
3 3
3
=
+
=

2. Tentukan nilai i dengan teorema Thevenin !




Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
107
Jawaban :

Cari V
ab
saat titik a-b terbuka :

V V V
oc ab
6 18 12 6 . 3 12 − = − = − + = =
Karena terdapat sumber tak bebas, maka untuk mencari R
th
tidak bisa langsung dengan
mematikan semua sumbernya, sehingga harus dicari nilai I
sc
:



Ω =


= =

= → = +
= − + +
= Σ
5
5
6
6
:
5
6
0 6 5
0 12 ) 6 ( 3 2
0
sc
oc
th
sc sc
sc sc
i
V
R sehingga
A i i
i i
v

Rangkaian pengganti Thevenin :


A i 1
6
6
− =

=






Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
108
3. Tentukan nilai V dengan teorema Thevenin !

Jawaban :

Mencari V
ab
:


V
V
V sehingga
V V
V
V V
c node perhatikan
V
V
V
V V
oc
oc ab
12
2
8 . 3
2
3
:
8 2
4
2
4 2
: .. ..
2
3
4
2
1
1
1
1 1
1
1
1
= = =
= → =
+ =
= + = =

Karena terdapat sumber tak bebas, maka untuk mencari R
th
tidak bisa langsung dengan
mematikan semua sumbernya, sehingga harus dicari nilai I
sc
:

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
109

Substitusikan persamaan (1) dan (2) :
Ω = = =
= → =
− = − = − =
8
4
6
12
:
4
6
2
3
4
3
2
4 . 3
4
2
4
2
2
sc
oc
th
sc
sc
sc sc
sc
i
V
R sehingga
A i
i
i i V
i

Rangkaian pengganti Thevenin :

V x V 4 12
8 4
4
=
+
=

















Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
110
Teorema Norton
Pada teorema ini berlaku bahwa :

Suatu rangkaian listrik dapat disederhanakan dengan hanya terdiri dari satu buah
sumber arus yang dihubungparalelkan dengan sebuah tahanan ekivelennya pada dua
terminal yang diamati.

Tujuan untuk menyederhanakan analisis rangkaian, yaitu dengan membuat rangkaian
pengganti yang berupa sumber arus yang diparalel dengan suatu tahanan ekivalennya.


sc
N
i
R
V
i + − =

Langkah-langkah penyelesaian dengan teorema Norton :
1. Cari dan tentukan titik terminal a-b dimana parameter yang ditanyakan.
2. Lepaskan komponen pada titik a-b tersebut, short circuit kan pada terminal a-b
kemudian hitung nilai arus dititik a-b tersebut (I
ab
= I
sc
= I
N
).
3. Jika semua sumbernya adalah sumber bebas, maka tentukan nilai tahanan diukur
pada titik a-b tersebut saat semua sumber di non aktifkan dengan cara diganti
dengan tahanan dalamnya (untuk sumber tegangan bebas diganti rangkaian short
circuit dan untuk sumber arus bebas diganti dengan rangkaian open circuit)
(R
ab
= R
N
= R
th
).
4. Jika terdapat sumber tak bebas, maka untuk mencari nilai tahanan pengganti
Nortonnya didapatkan dengan cara
N
oc
N
I
V
R = .
5. Untuk mencari Voc pada terminal titik a-b tersebut dibuka dan dicari tegangan
pada titik tersebut (V
ab
= V
oc
).
6. Gambarkan kembali rangkaian pengganti Nortonnya, kemudian pasangkan
kembali komponen yang tadi dilepas dan hitung parameter yang ditanyakan.












Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
111
Contoh latihan :
untuk sumber bebas/ independent

1. Tentukan nilai arus i dengan teorema Norton !

Jawaban :

Tentukan titik a-b pada R dimana parameter i yang ditanyakan, hitung i
sc
= i
N
saat R =
4Ω dilepas :

Analisis mesh :
- Tinjau loop I
1
:
) 1 ..( .......... .......... .......... 6
1
A I =
- Tinjau loop I
3
:
A I I i i sehingga
A I I
I
I
pers kan substitusi
I I
I I
v
N sc
4
19
4
5
6 :
4
5
5 4
5 )
2
3
( 8
: ) 2 .( ..
5 ) ( 8
0 ) ( 8 5
0
2 1
2 2
2
2
2 3
2 3
= − = − = =
= → =
= −
= −
= − + −
= Σ



Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
112

Mencari R
th
ketika semua sumber bebasnya tidak aktif (diganti dengan tahanan
dalamnya) dilihat dari titik a-b :

Ω = 4
N
R
Rangkaian pengganti Norton :

A i i
N
8
19
4
19
.
8
4
4 4
4
= =
+
=


2. Tentukan nilai v dengan teorema Norton !


Jawaban :

Mencari i
sc
:



Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
113
A
V
i i
V x
R
R
V
R
N sc
p
p
p
50
27
20
5
54
18
5
2
15
2
15
18
5
2
15
12 20
12 . 20
12 // 20
1
1
= = =
=
+
=
+
=
Ω =
+
= → Ω Ω

Mencari R
N
dititik a-b :

Ω = + = Ω + =
Ω =
+
= → Ω Ω
17
400
20
17
60
20
17
60
12 5
12 . 5
12 // 5
p N
p
R R
R

Rangkaian pengganti Norton :

V x xR i v sehingga
x
R R
p N
p N
8
27
400
50
27
:
27
400
40 17
400
40
17
400
40 //
= = =
Ω =
+
= → Ω



3. Tentukan nilai i dengan teorema Norton !


Jawaban :

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
114
Mencari i
sc
:


A I I i i sehingga
A x I
A x I
N sc
2 2 4 :
4 6
12 24
24
2 6
24 48
24
48 12
12
48
= − = − = =
=
+
=
=
+
=
Ω Ω



Mencari R
N
:


Ω =
+
=
+
=
Ω = Ω + Ω =
Ω = Ω + Ω =
24
36 72
36 . 72 .
36 12 24
72 48 24
2 1
2 1
2
1
s s
s s
N
s
s
R R
R R
R
R
R

Rangkaian pengganti Norton :



A i i i sehingga
A i
N
3 1 2 :
1
24
24
1
1
= + = + =
= =




Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
115
Contoh latihan :
untuk sumber tak bebas/ dependent

1. Tentukan nilai i dengan teorema Norton !

Jawaban :

Mencari i
sc
:

A i sehingga
A i
i
i v
v
V v
sc
sc
sc
sc
2 :
2
6
12
0 6 3 . 4
0 6 4
0
3
1
1
=
= =
= + −
= + −
= Σ
=

Mencari R
N
, harus mencari V
oc
:

Ω = = =
= =
+
= =
=
4
2
8
:
8 12
18
12
4
6 12
12
3
1
1
sc
oc
N
oc ab
i
V
R sehingga
V x v x V V
V v

Rangkaian pengganti Norton :

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
116

A A x i 1 2
4 4
4
=
+
=
2. Tentukan nilai i dengan teorema Norton !

Jawaban :

Mencari i
sc
:

A i i
i i
v
sc sc
sc sc
5
6
0 6 5
0 12 ) 6 ( 3 2
0

= → = +
= − + +
= Σ

Cari R
N
dengan mencari V
ab
saat titik a-b terbuka :

Ω =


= =
− = − = − + = =
5
5
6
6
:
6 18 12 6 . 3 12
sc
oc
N
oc ab
i
V
R sehingga
V V V

Rangkaian pengganti Norton :

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
117

A x i 1
5
6
1 5
5
− =

+
=

3. Tentukan tegangan V dengan teorema Norton !

Jawaban :

Mencari i
sc
:


A
i
i sehingga
A i
i
i
i
v
sc
5
1
6
10
12
6
2
:
5
12
6
2
5
0
2
2 6
0
1
1
1
1
1
= = =
= → =
= + + −
= Σ

Mencari V
ab
:

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
118

Ω = = =
= =
= → =
= + + −
= Σ
= =
6
5
1
5
6
:
5
6
2
:
5
12
6
2
5
0
2
2 6
0
2
2
2
2
2
2
2
sc
oc
N
oc
oc ab
i
V
R maka
V
i
V sehingga
A i
i
i
i
v
i
V V

Rangkaian pengganti Norton :

V x A x R V sehingga
R
p
p
10
3
5
1
2
3
5
1
:
2
3
6 2
6 . 2
6 // 2
= = =
Ω =
+
= → Ω Ω















Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
119
Teorema Millman
Teorema ini seringkali disebut juga sebagai teorema transformasi sumber, baik dari
sumber tegangan yang dihubungserikan dengan resistansi ke sumber arus yang
dihubungparalelkan dengan resistansi yang sama atau sebaliknya.
Teorema ini berguna untuk menyederhanakan rangkaian dengan multi sumber tegangan
atau multi sumber arus menjadi satu sumber pengganti.


Langkah-langkah :
- Ubah semua sumber tegangan ke sumber arus


- Jumlahkan semua sumber arus paralel dan tahanan paralel

3 2 1
3
3
2
2
1
1
1 1 1 1
R R R R
R
V
R
V
R
V
i
t
t
+ + =
+ + =

- Konversikan hasil akhir sumber arus ke sumber tegangan

t ek
t t ek
R R
R i V
=
= .


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
120
Contoh latihan :

1. Tentukan nilai V dengan transformasi sumber !



Jawaban :

Tinjau transformasi sumber di titik a-b :



V x ix V sehingga
A i i
i i
v
8 8 ) 1 ( 8 :
1
20
20
0 20 20
0 36 12 8 16
0
= − − = Ω − =
− =

= → = +
= + + + −
= Σ









Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
121
2. Tentukan i
a
dengan transformasi sumber !

Jawaban :

Tinjau sumber arus 8A dan 4A ,sehingga dihasilkan sumber arus (8-4)=4 A :


Tinjau sumber arus 4A dan 3i
a
A ,sehingga dihasilkan sumber arus (3i
a
-4) A :

A i i
i i
i i
i x i x i
a a
a a
a a
a a a
3
4
12
12 4
12 9 5
12 9 5
) 4 3 (
5
3
) 4 3 (
2 3
3
=


= → − = −
− = −
− =
− = −
+
=


3. Tentukan tegangan V dengan transformasi sumber !




Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
122
Jawaban :

Tinjau sumber arus 3A :


Tinjau sumber arus 9A :

V i V
sehingga
A i i
i i i
v
64 1 . 8 72 8 72
:
1
36
36
0 36 36
0 36 12 16 8 72
0
= − = − + =
= = → = + −
= + + + + −
= Σ






















Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
123
Teorema Transfer Daya Maksimum
Teorema ini menyatakan bahwa :

Transfer daya maksimum terjadi jika nilai resistansi beban samadengan nilai resistansi
sumber, baik dipasang seri dengan sumber tegangan ataupun dipasang paralel dengan
sumber arus.

Hal ini dapat dibuktikan dengan penurunan rumus sebagai berikut :

L
L g
g
L
L g
g
L L L L
R
R R
V
P
sehingga
R R
V
i
ana
R i i R i i V P
. ) (
:
: dim
. . . .
2
2
+
=
+
=
= = =

dengan asumsi V
g
dan R
g
tetap, dan P
L
merupakan fungsi R
L
, maka untuk mencari nilai
maksimum P
L
adalah :
| |
g L
L g
L g
g
L g
L
L g
g
L L g L g g
L
L
L L g g L
L g
g
L
L g
g
L
R R
sehingga
R R
R R
V
R R
R
R R
V
R R R R R V
dR
dP
R R R V R
R R
V
R
R R
V
P
=
(
(
¸
(

¸

+

=
(
(
¸
(

¸

+

+
=
+ − + =
+ =
+
=
+
=
− −

:
) (
0
) (
2
) (
1
0
) ( 2 ) (
) ( .
) (
. ) (
3
2
3 2
2
3 2 2
2 2
2
2
2

Teorema transfer daya maksimum adalah daya maksimum yang dikirimkan ketika
beban R
L
samadengan beban intern sumber R
g
.
Maka didapatkan daya maksimumnya :
g
g
L
R
V
P
4
2
max
=

Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
124
Transformasi Resistansi Star – Delta (Υ−∆)
Jika sekumpulan resistansi yang membentuk hubungan tertentu saat dianalisis ternyata
bukan merupakan hubungan seri ataupun hubungan paralel yang telah kita pelajari
sebelumnya, maka jika rangkaian resistansi tersebut membentuk hubungan star atau
bintang atau rangkaian tipe T, ataupun membentuk hubungan delta atau segitiga atau
rangkaian tipe Π, maka diperlukan transformasi baik dari star ke delta ataupun
sebaliknya.



Tinjau rangkaian Star (Υ) :
Tinjau node D dengan analisis node dimana node C sebagai ground.
B A D
B A
D
B A
D
D B D A D
V
R R R R R R
R R
V
R R R R R R
R R
V
R
V
R
V
R R R
R R R R R R
V
R
V
R
V
R R R
V
R
V
R
V V
R
V V
3 1 2 1 3 2
2 1
3 1 2 1 3 2
3 2
3 1 3 2 1
3 1 2 1 3 2
3 1 2 3 1
2 3 1
) (
)
1 1 1
(
0
+ +
+
+ +
=
+ =
+ +
+ = + +
= +

+


) 2 (
) ( ) (
) (
1
) 1 (
) (
1
3 1 2 1 3 2 3
2 1
3 1 2 1 3 2 3
3 1 2 1
2
3 1 2 1 3 2
2 1
3 1 2 1 3 2
3 2
3 3 3 3 3
2
3 1 2 1 3 2
2
3 1 2 1 3 2
3 2
1
3 1 2 1 3 2
2 1
3 1 2 1 3 2
3 2
1 1 1 1 1
1
L L L
L L L
B A
B A
B D B D B
B A
B A
A D A D A
V
R R R R R R R
R R
V
R R R R R R R
R R R R
i
V
R R R R R R
R R
V
R R R R R R
R R
R R
V
R
V
R
V
R
V V
i
V
R R R R R R
R
V
R R R R R R
R R
i
V
R R R R R R
R R
V
R R R R R R
R R
R R
V
R
V
R
V
R
V V
i
+ +

+ +
+
=
+ +
+
+ +
− = − =

= ⇒
+ +

+ +
+
=
+ +
+
+ +
− = − =

= ⇒


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
125
Tinjau rangkaian Delta (∆)
Tinjau node A dengan analisis node dimana node C sebagai ground :
1
1
1
)
1 1
( i V
R
V
R R
i
R
V
R
V V
B
A
A
B A
B
A
A
B A
= − +
= +



Bandingkan dengan persamaan (1) pada rangkaian Star (Υ) :
2
3 1 2 1 3 2
3 1 2 1 3 2
2
1
1
3 1 2 1 3 2
2
3 1 2 1 3 2
3 2
1
:
1
)
1 1
(
R
R R R R R R
R
R R R R R R
R
R
sehingga
i V
R
V
R R
i V
R R R R R R
R
V
R R R R R R
R R
A
A
B
A
A
B A
B A
+ +
=
+ +
= ⇒
= − +
=
+ +

+ +
+

3
3 1 2 1 3 2
3 1 2 1 3 2
3
3 1 2 1 3 2
2
3 1 2 1 3 2
3 2
3 1 2 1 3 2
3 2
3 1 2 1 3 2
3 2
1
1
1 1
1 1
R
R R R R R R
R
R R R R R R
R
R
R R R R R R
R
R R R R R R
R R
R
R R R R R R R
R R
R
R R R R R R
R R
R R
B
B
B
A B
B A
+ +
=
+ +
=
+ +

+ +
+
=

+ +
+
=
+ +
+
= + ⇒

Tinjau node B :
2
2
)
1 1
(
1
i V
R R
V
R
i
R
V
R
V V
B
C A
A
A
C
B
A
A B
= + + −
= +












Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
126
Bandingkan dengan persamaan (2) pada rangkaian Star (Υ) :
A C
C A
B
C A
A
A
B A
R R R R R R R R
R R
R
R R R R R R R
R R
R R
sehingga
i V
R R
V
R
i V
R R R R R R R
R R
V
R R R R R R R
R R R R
1
) (
1
) (
1 1
:
)
1 1
(
1
) ( ) (
3 1 2 1 3 2 3
2 1
3 1 2 1 3 2 3
2 1
2
2
3 1 2 1 3 2 3
2 1
3 1 2 1 3 2 3
3 1 2 1

+ +
− =
+ +
− = + ⇒
= + + −
=
+ +

+ +
+

1
3 1 2 1 3 2
3 1 2 1 3 2
1
3 1 2 1 3 2 3
3 1 2 1
3 1 2 1 3 2 3
2 1
) (
1
.
) ( ) (
1
R
R R R R R R
R
R R R R R R
R
R
R R R R R R R
R R R R
R R R R R R R
R R
R
C
C
C
+ +
=
+ +
=
+ +
+
+
+ +
− =


Perumusannya :
Transformasi Star (Υ) ke Delta (∆) :



1
3 1 2 1 3 2
3
3 1 2 1 3 2
2
3 1 2 1 3 2
R
R R R R R R
R
R
R R R R R R
R
R
R R R R R R
R
C
B
A
+ +
=
+ +
=
+ +
=






Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
127
Transformasi Delta (∆) ke Star (Υ):

C B A
C A
C B A
C B
C B A
B A
R R R
R R
R
R R R
R R
R
R R R
R R
R
+ +
=
+ +
=
+ +
=
3
2
1






























Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
128
Soal – soal :

1. Tentukan nilai i dengan teorema Thevenin !

2. Tentukan nilai V dengan teorema Norton !


3. Tentukan nilai i dengan teorema Thevenin !


4. Tentukan nilai i
a
dengan Norton !



Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
129
5. Tentukan R agar terjadi transfer daya maksimum !



6. Tentukan tegangan V dengna superposisi :

7. Tentukan arus i dengan superposisi :

8. Tentukan arus i dengan superposisi :



Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
130
9. Tentukan arus i dengan superposisi :


10. Tentukan arus i dengan superposisi


11. Tentukan tegangan V dengan superposisi :


12. Tentukan arus i dengan superposisi :





Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
131
13. Tentukan arus i dengan superposisi :

14. Tentukan tegangan V dengan superposisi :


15. Tentukan tegangan V dengan superposisi :


16. Tentukan i dengan superposisi :








Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
132
17. Tentukan i dengan superposisi :

18. Tentukan Vx dengan superposisi :

19. Tentukan I
1
dengan superposisi :


20. Tentukan V dengan superposisi :


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
133

21. Tentukan arus i degan Thevenin :

22. Tentukan arus i dengan Thevenin :


23. Tentukan tegangan V dengan Thevevnin :

24. Tentukan tegangan V dengan Thevenin pada rangkaian berikut :





Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
134

25. Tentukan arus i dengan Thevenin pada rangkaian berikut :


26. Tentukan tegangan V dengan Thevenin :

27. Tentukan tegangan V dengan Thevenin pada rangkaian berikut :


28. Tentukan i dengan Thevenin :





Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
135

29. Tentukan i dengan Thevenin :

30. Tentukan V dengan Thevenin :

31. Tentukan V
1
dengan Thevenin :

32. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin dititik a-b :









Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
136

33. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :

34. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :

35. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :


36. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :







Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
137

37. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :

38. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :

39. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :

40. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :







Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
138

41. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :


42. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :


43. Tentukan rangkaian pengganti Thevenin :

44. Tentukan V dengan Thevenin :


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
139
45. Tentukan V dengan Thevenin :

46. Tentukan V dengan Thevenin :

47. Tentukan V dengan Thevenin :

48. Tentukan Vx dengan Thevenin :


Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
140
49. Tentukan i dengan Thevenin :

50. Tentukan Vx dengan Thevenin :

51. Tentukan i dengan Thevenin :

52. Tentukan nilai i dengan Norton :




Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
141
53. Tentukan i dengan Norton :

54. Tentukan i dengan Norton :

55. Tentukan nilai R pada rangkaian berikut agar terjadi transfer daya maksimum :

56. Tentukan R agar terjadi transfer daya maksimum di R :








Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
142
57. Tentukan nilai R agar terjadi transfer daya maksimum :






You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->