PETUNJUK PENGIRIMAN SMS SISTEM MONITORING STBM BERBASIS SMS. 1.

SISTEM MONITORING STBM Sistem monitoring STBM dikembangkan untuk memudahkan dalam proses mengalirnya data dari sumber di desa/kelurahan kepada pengguna data baik ditingkat kecamatan sampai ke tingkat pusat. Data yang dikumpulkan merupakan data cakupan akses sanitasi per desa termasuk status ODF suatu wilayah, hal ini memang dikembangkan berdasarkan kebutuhan informasi cakupan akses sanitasi dan ODF sesuai dengan sasaran yang harus di capai dalam MDGs maupun target RPJMN. STBM juga saat ini merupakan program Nasional, sehingga secara serempak dan bersama mulai dari pusat sampai kepada kabupaten perlu melakukan monitoring terhadap capaian-capaian akses sanitasi tersebut. Saat ini sudah banyak pelaku yang melaksanakan kegiatan STBM baik yang dilakukan oleh mitra maupun pemerintah daerah sendiri dalam rangka percepatan akses sanitasi tersebut termasuk ODF. Untuk memudahkan pengumpulan dan perhitungan capaian-capaian akses tersebut perlu menggunakan data dan instrument yang seragam, atau paling tidak mempunyai atau dapat mendukung informasi capaian MDGs maupun RPJMN. Untuk itu saat ini Sekretariat STBM Nasional sudah mengembangkan system monitoring untuk membantu dalam melakukan pemantauan terhadap capaian-capaian akses tersebut secara Nasional. Sistem ini juga dibuatkan secara terpusat agar mudah dalam melakukan maintenance, namun kabupaten tetap menjadi pemilik otoritas data. Sistem monitoring ini dikembangkan berbasis SMS serta penyajian dan pengelolaannya berbasis website. Dengan keberadaan sistem ini diharapkan dapat digunakan seoptimal mungkin dan mampu untuk menjawab kontribusi setiap daerah sampai ke tingkat global terkait dengan capaian MDGs. 2. KEBUTUHAN SISTEM BERBSIS SMS. Untuk menjalankan system ini Kementerian Kesehatan melalui Sekretariat STBM sudah menyiapkan perangkat keras maupun perangkat lunak ditingkat pusat, sehingga ditingkat propinsi, kabupaten (petugas kesehatan lingkungan ditingkat puskesmas/kecamatan) dapat secara langsung memanfaatkan system ini melalui telepon selular sebagai perangkat pengiriman data dan komputer yang terkoneksi ke internet sebagai penyaji data ditingkat kabupaten maupun propinsi. 3. CARA KERJA SISTEM Sistem ini bekerja secara realtime saat petugas kesehatan lingkungan ditingkat kecamatan melakukan pemantauan ke desa/kelurahan

4. Petugas mengirimkan data pantauannya melalui SMS. yang kemudian data tersebut akan diolah oleh SMS gateway server termasuk melakukan verifikasi secara otomatis kepada pengirim data. .sasaran STBM.org (Enter) di baris alamat website browser. termasuk wilayah pantauan (Desa/kelurahan) petugas yang bersangkutan.org) adalah sebagai berikut : • Buka Internet browser yang ada dikomputer di dinas kesehatan Kabupaten (yakinkan bahwa komputer tersebut terhubung dengan koneksi internet).org) untuk dapat disajikan. ketik stbmindonesia. Data yang sudah terverifikasi di SMS Gateway server akan dikirim ke webserver (stbm-indonesia. Petugas pemantauan yang ada di dinas kesehatan kabupaten dapat memantau langsung perkembangan data tersebut melalui website STBM melalui user account yang sudah disiapkan oleh sekretariat STBM Nasional. PERSIAPAN Sebelum melaksanakan pengiriman SMS tahapan yang perlu dilakukan yaitu : a. Cara melakukan registrasi di website STBM (stbm-indonesia. Agar system SMS dapat berjalan perlu terlebih dahulu melakukan registrasi terhdap petugas yang akan melakukan pengiriman/update data melalui sms. Persiapan ditingkat Kabupaten.

Untuk melihat Kemajuan kegiatan STBM klik “Data” maka akan muncul : Kemudian Klik “Monitoring” Klik “Stop Buang Air Besar Sembarangan” akan muncul : .

Namun karena yang baru input data hanya Kabupaten Karanganyar. untuk melihat masingmasing Kabupaten “ Klik Jawa Tengah”. akan muncul Kabupaten/Kota se Jawa Tengah. .Akan muncul Data seperti diatas. maka yang muncul hanya kabupaten Karanganyar.

Untuk melihat data “per-desa” klik salah satu kecamatan yang data desanya ingin diketahui.Untuk melihat data perkecamatan “ Klik Karanganyar”. misal “Gondangrejo”. akan muncul : Dengan demikian kita bisa mengetahui data sampai .

INPUT DATA KE DALAM SISTEM STBM Untuk input data .stbm-indonesia. karena data harus diverifikasi terlebih dahulu maka web ketiklah “www.org/pelatihan/ Kemudian “ klin Login” .demikian juga kalau kita ingin melihat grafiknya “Klik Grafik”. Untuk mengetahui apakah ada ODF atau tidak “ klik” tulisan ODF.tingkat desa.

akan muncul : .Masukkan “Usernama dan Password” (catatan : Usernama dan Password. bisa diminta di Dinkes Prov. Jateng) Enter.

Menu proses & Output. data .Kemudian : Klik “Entry Sanitarian/Puskesmas (N1) data.

Tampilan seperti diatas karena “Kota Semarang” sudah melakukan input terhadap satu data sanitarian.Akan muncul tampilan sperti diatas. Proses selanjutnya adalah Klik “ Import Data” maka akan muncul seperti berikut : .

Klik “ Browe” dan pilihlah data sanitarian yang ingin dimasukkan : Pilih salah satu “submit”. lakukan proses yang sama : . anda sdh masuk. Untuk melakukan pemasukan Base line data.

Baseline data”. maka muncul sbb : akan Klik “import data” maka akan muncul sbb : Klik “Browse” data pilih data yang ingin anda masukkan : .Outcome.Klik “Entry Data.

maka Provinsi.Selanjutnya lakukan pemasukan data satu persatu. Setelah semua data “di Entry” jangan lupa “Log Out” SMS Gateway Selanjutnya perubahan/kemajuan proses kegiatan STBM bisa dilakukan via SMS. Kabupaten. desa/kelurahan se Jawa Tengah akan punya data sampai tingkat desa.Kecamatan. dengan cara sebagai berikut : .

Lalu system akan men-download data daftar wilayah sanitarian tersebut dalam format excel. Klik teks WS-1 pada table daftar sanitarian. lalu bisa dicetak dan berikan kepada sanitarian yang bersangkutan : . daftar wilayah sanitarian yang sudah teregistrasi tersebut perlu dicetak oleh kabupaten dan diserahkan kepada sanitarian yang bersangkutan.• Untuk memudahkan bagi sanitarian mengirimkan kode SMS.

“Klik ‘OK” maka file “WS1” akan didownload seperti berikut : Berikan data bersangkutan. ini kepada sanitarian yang .

Lembar kerja ID SMS 3 7 14 … Identifikasi Komunitas(N) Nama Desa Jumla Jumla Tanggal h SD h Picu Dusun KENEP BULU MARGOMULYO 0 2 1 …… 5 7 12/2/201 0 20/7/200 9 Jumla h KK 525 250 JS P Data baseline(B) JSS Sharin O P g D 110 100 40 40 25 10 JS P Data kemajuan(P) JSS Sharin OD P g 110 50 40 45 15 5 35 0 10 0 36 0 15 0 Ket : JSP : Jamban sehat permanen JSSP : Jamban sehat semi permanen Sharing : masih menumpang OD : masih buang air besar sembarangan Dari lembar kerja diatas pada prinsipnya SMS yang akan dikirim terdiri dari 3 bagian : Identifikasi kominitas/desa. sanitarian/Petugas Kesehatan Lingkungan juga harus mempunyai table data monitoring sebagai lembar kerja monitoring sanitarian/petugas kesehatan lingkungan. SMS ID merupakan kunci masuk untuk malakukan update data desa/Kelurahan. Selanjutnya petugas tinggal melakukan update terhadap kemajuan yang ada. Pengiriman N dan B harus dilakukan diawal atau saat pemicuan baru saja dimulai dan data tersebut harus sudah mulau diperoleh. b. (N). baseline data (B/merupakan data akses yang ada saat pemicuan/interbensi STBM belum dilakukan) dan kemajuan (P/merupakan data yang berubah setelah adanya intervensi STBM yang dimonitor secara rutin). Persiapan ditingkat kecamatan/puskesmas (petugas kesehatan lingkungan yang melakukan pemantauan) Selain daftar wilayah yang dikeluarkan oleh system website melalui control panel di kabupaten. Lembar kerja dibawah ini merupakan struktur data yang bisa diterima oleh system. Sampai bagian ini berarti data website server sudah siap menerima data sms dari SMS gateway server yang akan di eksekusi oleh petugas kesehatan lingkungan di PUSKESMAS atau sanitarian. Pengisian identifikasi dan baseline juga bisa dilakukan lamgsung di website STBM melalui control panel kabupaten.table diatas menandakan bahwa sanitarian yang bernama Sri Wahyanti mempunyai 4 kelurahan yang menjadi wilayah kerja untuk di monitor. .

30.OD (nomor urut+kode B.Jumlah SD.15 -> kirim sms tersebut ke nomor SMS Gateway.Sharing.JSSP.Tanggal Pemicuan.5.Sharing.5 kirim ke SMS gateway . Jumlah KK yang masih OD) Contoh : 3P.JSP.5. Jumlah KK yang masih OD) Contoh : 3B.0.12/02/2010. Pengiriman data kemajuan Struktur penulisan : xP. 10.OD (nomor urut+kode P.Jumlah KK (ID SMS+kode N.100.Akses awal ke Jamban Sehat Permanen.Akses awal KK yang masih menumpang.350. YANG PERLU DIPERHATIKAN : JUMLAH KK = (JSP+JSSP+Sharing+OD) Untuk contoh “Sanitarian Sri Wahyanti” Jika ingin melaporkan perkembangan kegiatan (P) di Kelurahan Purwosari amaka cara sms adalah : xP.JSSP.360. PELAKSANAAN PENGIRIMAN SMS Petunjuk Penulisan a. Pengiriman data baru (identifikasi komunitas) [N] Struktur penulisan : xN. Tanggal dusun tersebut dipicu.40.JSP.Kemajuan akses ke Jamban Sehat Permanen.Jml_Dusun.110. Jumlah KK yang masih menumpang.25 -> kirim sms tersebut ke nomor SMS Gateway.JSP.Nama Desa.525 -> kirim sms tersebut ke nomor SMS Gateway. Akses awal ke Jamban Sehat Semi Permanen.OD misal : 5P.40.20. b. Jumlah KK didusun tersebut) Contoh : 3N. Pengiriman data baseline [B] Struktur penulisan : xB.JSSP. Kemajuan akses ke Jamban Sehat Semi Permanen. c. Jumlah dusun.Sharing.

maka Template data sanitarian dan “template Base line data diisi” ( Form tersebut sudah kami kirim via email dan dibagikan berupa CD saat pertemuan di Dinkes Prov. jika ingin melakukan koreksi “identifikasi komunitas. Catatan : sebelum melakukan “entry data”. Template data tersebut juga bisa diunduh di website stbm-indonesiaorg/pelatihan/ “Klik Download Template” . demikian seterusnya P merupakan data kemajuan ( Jika ingin melakukan perubahan “Base Line data” kodenya adalah “B”.NOMOR SMS GATEWAY adalah : 089601675268 (STBM).kodenya adalah “ N” ) Selamat mencoba . Jateng. jika ada kesulitan silahkan hubungi seksi PL Dinkes Prov. selanjutnya data akan berubah secara otomatis. Jateng tanggal 12 Juni 2012). Artinya : 5 merupakan SMS ID yang mewakili kelurahan Purwosari ( Jika ingin melaporkan kelurahan bubakan maka angka yang digunakan adalah “angka 2”.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful