Anda di halaman 1dari 3

Di kereta, Adi duduk bersebelahan dengan seorang dokter yang sedang membaca surat sambil menangis.

Adi: Mengapa menangis, Dok? Dokter: Ini, Mas. Saya baca surat cinta dari pasien saya. (Sambil menyodorkan surat cinta beserta foto pengirimnya.) Adi (heran): Kenapa Dokter sedih? Dari fotonya, pasien dokter ini terlihat cantik dan muda. Dokter (sambil menahan tangis): Usia saya sudah kepala empat, tapi susah dapat pendamping. Tidak ada perempuan yang mau sama saya. Tapi sekalinya ada wanita yang bilang saya ganteng dan tertarik pada saya, dan itu adalah pasien saya. Adi: Sudahlah, Dok. Apakah kode etik Dokter melarang berpacaran dengan pasien? Dokter: Tidak, sih.... (sambil menghela napas) Adi: Apakah dia bersuami? Dokter: Belum, bukan itu masalahnya. Adi (makin berlagak menasihati): Nah, kenapa ragu? Toh, rumah sakit tempat Dokter bekerja tidak mungkin melarang seorang dokter menikah dengan pasiennya. Apa lagi? Dokter: Mas... Mas ini tahu tidak saya kerja di rumah sakit mana? Adi: Tidak, Dok. Memangnya di mana? Dokter (sambil menangis): Mas, saya dokter di rumah sakit jiwa.... Adi (dengan polosnya): Apa salahnya dicoba dulu, Dok!

"Dok, saya kena radang paru. Tapi ingin berhenti merokok sulitnya bukan main," keluh seorang pasien. "Anda suka rokok kretek atau filter?" "Kretek, Dok," jawab sang pasien. "Kalau begitu ada cara jitu. Tiap mau merokok, nyalakan saja kedua ujungnya," nasihat sang dokter kalem. Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? (1 Korintus 6:19)

Sulitkah Menghilangkan Bekas Jerawat di Punggung?


Menghilangkan Bekas Jerawat di Punggung memang terasa lebih sulit karena anda tidak bisa melihat punggung anda sendiri secara langsung. Seringkali jerawat di punggung sulit dideteksi karena anda tidak bisa melihatnya secara langsung. Mungkin beberapa kali anda merasa gatal dan ada beruntus kecil di punggung, saat menggaruknya, bisa jadi itu jerawat punggung. Penyebab jerawat punggung ini bisa karena beberapa hal antara lain konsumsi makanan berlemak yang berlebihan dan kebiasaan tidak mengeringkan badan setelah mandi sampai benar-benar kering. Sisa air di punggung yang langsung menempel di baju lalu bercampur keringat bisa menyebabkan jerawat punggung. Memang kebanyakan jerawat punggung tidak terlalu meresahkan seperti jerawat di wajah, tapi tetap saja mengganggu. Apalagi jika bekasnya membuat kulit punggung tidak halus lagi. Pertama adalah menggunakan parutan jagung muda. Caranya adalah parut jagung yang masih muda secukupnya, lalu oleskan di punggung anda. Lakukan cara ini secara rutin, lama kelamaan bekas jerawat ini akan segera pudar. Selain itu, anda juga perlu melakukan pengelupasan kulit secara teratur. Bekas jerawat bisa semakin kusam karena efek sel kulit mati yang menumpuk. Lakukan lulur atau masker tubuh secara teratur. Cara ini akan membuat sel-sel kulit mati di punggung anda cepat meluruh dan bekas jerawat menghilang. Selain itu, lulur dan masker tubuh juga bisa merangsang pertumbuhan sel kulit yang baru sehingga kulit anda tampak lebih sehat dan segar. Untuk menghilangkan bekas jerawat lebih cepat, anda bisa menggunakan krim pemutih atas rekomendasi dokter. Jika anda sering ke pantai dan hobi berjemur, biasanya jerawat di punggung akan tumbuh karena efek sinar matahari dan bekasnya pun sulit dihilangkan. Sinar matahari memiliki efek buruk yang bisa menimbulkan flek hitam termasuk memperparah bekas jerawat punggung. Karena itu, jika anda tetap hobi berjemur, jangan lupa untuk selalu mengoleskan tabir surya ke seluruh tubuh. Berjemur juga jangan dilakukan sering-sering karena akan memperburuk bekas jerawat anda. Perawatan lain untuk Menghilangkan Bekas Jerawat di Punggung adalah dengan menjaga kesehatan kulit seperti minum banyak air putih dan mengkonsumsi makanan yang banyak

mengandung vitamin E. Vitamin E dalam makanan bisa membantu meregenerasi kulit lebih cepat.