Anda di halaman 1dari 4

ANALISIS KASUS

A. Latar Belakang
Novie amalia adalah seorang gadis yang berprofesi sebgai foto model. Akhir akhir ini dia sering masuk berita dikarenakan dirinya terlibat kasus tabrak lari. Diberitakan Novie Amalia yang mengendarai mobil Honda Jazz telah menabrak tujuh orang di Tamansari, Jakarta Barat. Novie yang diduga depresi dan mabuk ini menyetir hanya mengenakan celana dalam dan bra. Menurut berita yang ada, Novie diduga depresi karena masalah keluarga. Sejak usia 5 tahun telah ditinggal meninggal oleh ayahnya. Namun ibunya tidak jelas dimana keberadaanya aku Chris selaku pengacara Novie Amalia. Ditambahkan juga bahwa Novie yang datang dari medan itu selanjutnya tumbuh dibawah asuhan neneknya. Selain itu, Novie sebelum mengemudikan mobil juga menggunakan ekstasi dan menenggak minuman keras. Campuran maut tersebut mempengaruhi saraf otak sehingga penggunanya mengalami delusi, halusinasi, dan ilusi. Pengaruh tersebut bisa dialami pemakai kapan saja, termasuk saat mengemudi, seperti dalam kasus Novi. Hasil pemeriksaan urin, gadis itu memang terbukti menenggak alkohol jenis Chivas dan mengkonsumsi ekstasi sebelum mengemudi. Menurut Psikiater rehabilitasi narkotik, Dadang Hawa tindakan model sampul bikini itu merupakan akibat pengaruh penyalahgunaan obat dan konsumsi minuman keras. Minuman keras dan narkoba dicampur, akibatnya jiwa, perasaan, dan perilakunya terganggu, katanya ketika dihubungi Tempo, Senin, 15 Oktober 2012. Sehingga bisa jadi dia berhalusinasi, pengalaman panca indera yang tidak ada sumbernya. Misalnya, dia mendengar suara-suara, padahal itu tidak ada, kata Dadang. Dadang menjelaskan pengaruh buruk itu tergantung banyaknya takaran dan jenis campuran. Bisa berpengaruh tiga sampai empat hari. Selain Kuasa hukum Novi Amilia, Chris Sam Siwu, mengatakan kliennya mudah depresi sehingga sering melakukan konsultasi dengan psikiater.

Novi memiliki catatan kondisi kejiwaannya yang mudah depresi. Novi mengaku bahwa Novie mendengar bisikan bisikan gaib yang berasal dari ayahnya. Chris mengatakan bisikan gaib tersebut awalnya hanya pelan namun lama kelamaan suara itu semakin kencang. Inilah yang menurut Chris Sam Siwu selaku pengacaranya. menyebabkan Novi melakukan perbuatan aneh dengan melepas baju sesaat sebelum kecelakaan pada Kamis sore, 11 Oktober lalu.

B. Pembahasan
Menurut Informasi diatas, dapat diketahui bahwa Novie Amalia bisa jadi mengalami gangguan mental dan perilaku akibat penggunaan zat. Hal itu didapat dari berita yang mengatakan bahwa didapat hasil pemeriksaan urin, gadis itu memang terbukti menenggak alkohol jenis Chivas dan mengkonsumsi ekstasi sebelum mengemudi. Menurut pengakuan dari pengacaranya, Novie Amalia pada kejadian tersebut mengalami ketidak sadaran dan seperti mendengar bisikan bisikan gaib, ketakutan dan juga depresi. Atas dasar itu, dapat ditarik kesimpulan bahwa Novie Amalia terkena gangguan psikotik. Gangguan psikotik yaitu mencirikan satu keadaan psikosis atau mirip tingkah laku individu yang mengidap penyakit psikosis (Chaplin 2011:409). Sedangkan psikosis adalah satu penyakit mental yang parah, dengan cirri cirri khas adanya disorganisasi proses pikiran, gangguan dalam emosionalitas, disorganisasi waktu, ruang dan person/orang, dan pada beberapa kasus disertai halusinasi dan delusi (Chaplin 2011:407). Novie Amalia dikatakan tidak memiliki masalah fisik yang menjadi dasar masalah psikis. Akan tetapi Novie Amalia memiliki masalah psikososial dan masalah

lingkungan yang berupa problem yang berkaitan dengan lingkungan social yaitu kematian anggota keluarganya yaitu ayahnya dan ditinggal pergi ibunya.

C. Kesimpulan
Dari pembahasan tersebut, maka apabila dihubungkan dengan penggunaan PPDGJ III 2001 oleh Dr Rusdi Muslim SpKJ, maka laporan diagnosisnya adalah sebagai berikut :

Aksis I (Gangguan Klinis) : F10 F19 = Gangguan Mental & Perilaku Akibat Penggunaan Zat

Psikoaktif. F1x.5 Gangguan Psikotik Aksis II (Gangguan Kepribadian) : F60.3 = Gangguan Emosional Tak Stabil Aksis III (Kondisi Medis Secara Umum) : None Aksis IV (Masalah Psikososial dan Masalah Lingkungan) : Problem yang Berkaitan dengan Lingkungan Social = Kematian anggota keluarga dan problem anggota keluarga yaitu ditinggal pergi ibunya. Aksis V (Fungsi Individu Dilihat dari Assesmen Global) : GAF 31 40 = beberapa disabilitas dalam hubungan dengan realita & komunikasi, disabilitas berat dalam beberapa fungsi.

DAFTAR PUSTAKA Liftiah. 2009. Psikologi Abnormal. Semarang : Widya Karya