Anda di halaman 1dari 160

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *

1
A. PENDAHULUAN

Sejak Nabi Adam AS Allah telah menurunkan agama yang harus
diikuti oleh anak keturunan Nabi Adam. Dalam perkembangan
selamjutnya manusia telah jauh tersesat dari agama yang pernah
diajarkan kepada Nabi Adam dan Nabi-nabi lainnya. Banyak manusia
mencari tuhan, dan akhirnya mereka mempertuhankan roh atau hal-
hal yang mereka anggap berekuatan luar biasa yang dapat menolong,
melindungi dan bahkan memberi. Mereka menganggap ada tuhan
(atau yang sering disebut) dewa hujan, dewa angin dan dewa-dewa
lainnya, seperti yang ada pada masa peradaban mesir Kuna, Yunani
dan bahkan jauh sebelumnya oleh suku-suku yang ada di muka bumi
diseluruh benua.
Manusia itu sebenarnya cenderung untuk mengakui adanya
Tuhan yang kuasa. Karena itu Allah memerintahkan manusia untuk
menjalankan sesuatu yang sesuai dengan fitrahnya. Hal ini dite-
rangkan di dalam surah Ar Ruum ayat 30 :
: ,` - , ` , ` , = ` = . , = ` , - `,
: = - `, ` . ,` , , ` `, , ` , ` ,
.` ,` ` , . `
Artinya : Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama
(Allah), (tetapkah atas) fitrah Allah yang telah
menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada
perubahan pada fitrah Allah (Itulah) agama yang lurus
tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Kata fitrah Allah dalam ayat tersebut maksudnya adalah
manusia diciptakan dengan memiliki naluri beragama tauhid. Karena
itulah Allah memerintahkan manusia untuk memeluk agama Islam
dengan benar, agar manusia tidak keluar dari fitrah Allah tersebut.

Sebelum Nabi Muhammad SAW diutus ke dunia sebagai Rasul,
Allah SWT telah menurunkan ajaran agama yang benar kepada setiap
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
2
ummat memalui Nabi dan Rasul yang diutus. Hal ini diterangkan di
dalam surah An Nahl ayat 36 dan surah Yunus ayat 47 :
, ` , _ ` _ ` .` ,` ' ` ,` ` ` . ` ` - , = ` ,
= .` ,
Artinya : Sesungguhnya telah Kami bangkitkan seorang rasul untuk
tiap ummat dengan perintah : Sembahlah Allah dan
jauhilah Thaghut (An Nahl ayat 36)
, ` ,` , ` , , . ` ,` , ` ,` _ . - ` ` _ `
. ` ,` , ` , .` ,` =`,
Artinya : Tiap-tiap ummat mempunyai Rasul ; maka
apabila telah datang rasul mereka diberikanlah keputusan antara
mereka (antara rasul dengan orang kafir) dengan adil dan mereka
tidak (sedikitpun) dianiaya(Yunus ayat 47)

Namun agama itu telah dirusak oleh manusia dengan merubah
atau memutarbalikkan kebenaran menjadi kesesatan karena
pengaruh agama lain, karena pengaruh tahayul atau karena
perkembangan ilmu pengetahuan dan nafsu manusiawi. Orang-orang
Yahudi dan Nasrani banyak merubah ajaran Taurat dan Injil.
Sebagaimana diteranhkan dalam firman Allah surah An Nisa ayat 46 :
, -`, ` ,` `, . , ` , .,

Artinya : Diantara ummat Yahudi ada orang-orang yang mengubah
kalimat-kalimat Allah dari yang semestinya.

Kitab Taurat, yaitu kitab suci kaum Yahudi yang diturunkan
kepada Nabi Musa yang menyampaikan ajaran yang benar dari Allah
SWT. Namun dalam perkembangan ummat Yahudi selanjutnya
mereka banyak menyubah isi kandungannya. Kitab Taurat sekarang
adalah karangan dari beberapa penyusun dalam masa yang berlainan.
Sebagai bahan penelitian mari kita telaah Kitab Kejadian bab 6 ayat
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
3
6, kata-katanya berbunyi : Maka bersalahlah Tuhan sebab telah
dijadikannya manusia diatas bumi, maka ia itu mendukacitakan
hatinya (Al Kitab, terbitan Lembaga al Kitab, Jakarta).
Kalau kita perhatikan, patutkan Tuhan mempunyai sifat
menyesal karena merasa salah telah melakukan sesuatu, menyesal
dan berduka cita ?
Ada lagi di bagian lain kitab Taurat dikatakan, bahwa Nabi
Ibrahim adalah pendusta besar, Nabi Luth as berzina dengan kedua
puterinya, Nabi Harun mengajak kaum Israil menyembah anak lembu,
Nabi Dawud berzina dengan isteri Auria, Nabi Sulaiman menyembah
berhala untuk menyenangkan hati istrinya.
Begitu pula dengan Kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa
AS adalah wahyu Allah SWT yang merupakan petunjuk dan
penerangan bagi manusia. Namun Injil yang ada pada kaum Nasrani
sekarang itu sudah banyak diubah isi kandungannya. Pada mulanya
kitab Injil yang beredar dikalangan kaum Nasrani ada tujuh puluh,
kemudian diambil empat saja yaitu Markus, Matius, Lukas dan Yahya.
Dikalangan kaum Nasrani sendiri banyak orang yang meragukan
kebenaran isi keempat kitab itu. Bahkan diantaranya ada yang
menganggap akidah yang diajarkan dalam keempat kitab itu adalah
pendapat Paulus, bukan pendapat kaum (pengikut) Nabi Isa AS. dan
bukan pula pendapat orang-orang yang terdekat dengan beliau.
Di Kota Paris ada Kitab Injil Barnabas. Kitab ini dicetak ulang
setelah diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Isi dari Barnabas itu
sangat berlainan dengan isi keempat kitab yang ada saat ini. Jadi
jelaslah, bahwa banyak ayat-ayat Allah SWT yang ada dalam kitab
Injil telah dibuang atau diubah, sehingga kitab Injil sekarang tidak
sesuai dengan Kitab Injil yang disampaikan oleh Nabi Isa AS. kepada
ummat Nasrani dahulu.
Untuk memperbaiki akidah yang telah dirusak itu Allah SWT
mengutus Nabi Muhammad SAW dengan membawa ajaran Islam yang
mengajarkan manusia untuk beriman kepada Allah SWT yang maha
esa. Kepada orang-orang yang telah beriman diperintahkan untuk
tetap berpegang teguh kepada ajaran Islam. Agar hidupnya tidak
tersesat. Firman Allah di dalam surah An Nisa ayat 136 :
` . , ` ,` _ , = , ` ,` ` ,` `, ,', ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
4
` , ` ` ,` ` . , ` ,` _ _ ` ,
` , - . ` , , , ` ` _ , ` , , = , ` , ,
. . ` , ,
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kamu
kepada Allah dan Rasul-Nya, kepada kitab yang
diturunkan kepada Rasul-Nya dan kepada kitab-kitab yang
telah Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir
kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya,
rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, sesungguhnya orang
itu telah sesat.















AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
5
B. PENGERTIAN AKIDAH ISLAM

Akidah Islam terdiri dari kata akidah dan Islam yang
kemudian menjadi satu istilah yang mengandung mana keyakinan
yang berdasarkan ajaran Islam. Dari segi bahasa akidah berasal dari
kata Aqada yang mengandung arti menyimpulkan, mengikat tali atau
juga diartikan mengadakan perjanjian. Dari kata ini muncul kata
Itaqada, yataqidu, Itiqadan yang berarti meyakini atau keyakinan
tentang sesuatu. Apabila kita hubungkan kata Akidah dengan kata
Islam menjadi Akidah Islam maka artinya adalah keyakinan
terhadap ajaran Islam yang bersumber dari Al Quran dan Sunnah
Rasul yang berhubungan dengan masalah ketuhanan, masalah
kenabian dan masalah apa-apa yang diberitakan oleh Al Quran dan
Sunnah Rasul yang harus diakui dan diyakini kebenarannya oleh hati
tanpa keraguan dan bersih dari syirik.
Mempelajari Akidah Islam berarti kita sedang berusaha
mengetahui dan memahami segala macam hal yang berhubungan
dengan keimanan menurut ajaran Agama Islam baik yang
berhubungan dengan masalah Uluhiyat (ketuhahan), masalah Nubuat
(Kenabian) dan masalah Samiyat (hal-hal yang diberitakan di dalam
Al Quran) serta hubungannya dengan kehidupan manusia sebagai
hamba Allah SWT. Karena di dalam Akidah Islam itu dipelajari
bermacam-macam hal yang berhubungan dengan iman, apa yang
harus diimani dan bagai mana seharusnya mengimani ajaran-ajaran
itu. Dengan mempelajari Akidah Islam seorang muslim dapat
memahami akidah yang sebenarnya harus diyakini dan terlepas dari
segala macam bentuk kekeliruan, kesalahan atau kesesatan iman.
Karena semua yang dipelajari bersumber dari Al Quran dan Sunnah
Rasul, dengan bimbingan para ahli Ilmu Tauhid yang dalam
pengetahuannya.
Ajaran Islam berintikan tiga aspek pokok, yaitu aspek Akidah,
Syariah dan Akhlak. Aspek akidah berhubungan dengan kepercayaan
dan keyakinan kepada hal-hal yang harus diimani yang merupakan
pekerjaan hati. Aspek Syariah berhubungan dengan amal ibadah dan
pelaksanaan hukum-hukum berupa perintah dan larangan Agama
Islam. Sedangkan aspek akhlak berhubungan dengan etika, moral dan
pergaulan hidup. Ketiga aspek ini mempunyai kaitan yang sangat erat
dan bahkan tidak terpisahkan.
Orang yang memiliki akidah Islamiyah yang benar akan mampu
melaksanakan Syariat Islam dan mampu pula berusaha membentuk
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
6
kepribadian yang berakhlak mulia. Akidah merupakan pondasi
sedangkan syariah menjadi bangunannya dan akhlak sebagai atap.
Akidah yang kuat mampu menopang syariat dan akhlak tegak
berdiri. Ketiga aspek tersebut harus dimiliki oleh setiap Mumin.
Yang pertama-tama harus dipelajari oleh setiap orang adalah
bermarifat (mengenal) Allah SWT sebagai Khaliq (pencipta) alam
semesta dengan keagungan-Nya. Allah SWT itu ada tanpa di dahului
oleh ketiadaan. Dia ada sebelum segala sesuatu di dunia ini ada. Dia
yang mencipta, mengatur dan bahkan menghancurkan alam semesta.
Tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Dia.
Dari keyakinan tersebut akan muncul iman kepada Malaikat,
Kitab-kitab, Rasul-rasul, Hari akhir dan Qada dan Qadar Allah SWT
dan kepada hal-hal ghaib yang harus diimani oleh setiap orang.
Orang-orang yang tidak beriman kepada Allah SWT tidak mungkin
dapat beriman kepada hal-hal lain yang harus diimani seperti di
dalam Rukun Iman. Dengan mengimani adanya Allah SWT dengan
segala keagungannya orang akan mengimani pula rukun-rukun iman
lainnya.
Orang yang beragama Islam belum dapat disebut sebagai orang
yang benar-benar beriman sebelum hatinya ikut bersaksi menguatkan
ikrar keislamannya yang diucapkan secara lisan dan membuktikan
keimanannya itu dengan ketaatan dalam menjalankan ajaran Islam.
Apabila keislamannya itu hanya sekedar pengakuan lisan saja maka ia
dapat digolongkan sebagai orang munafik, yaitu orang yang
perkataannya tidak sesuai dengan perbuatannya.
Orang yang beriman adalah orang-orang yang meyakini Allah
SWT tuhan semesta alam dengan segala sifat-sifat-Nya yang Maha
Agung dan mengakui Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul-Nya serta
meyakini dan mentaati semua ajaran yang disampaikannya.
Orang beriman akan taat dengan ajaran Islam yang disampaikan
oleh Nabi Muhammad SAW. Tentang hal itu perhatikan firman Allah
SWT di dalam surah An Nisaa ayat 65 :
, _ , : .` ,` ` ,`, . _` - -`, ` ,` ` ,` , ` , , , - ` , ` ,
. ` ,` -, ` ` - , - ` , , ` . `, , .` , ` , ` ` ,`

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
7
Artinya : Maka demi tuhan-mu, mereka (pada hakekatnya)
belumlah dikatakan beriman sebelum mereka meminta
keputusan kepadamu (Muhammad) dalam perkara yang
menjadi perselisihan diantara mereka kemudian mereka
tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap apa
yang engkau putuskan dan mereka menerima dengan
senang hati.

Dari penjelasan ayat diatas dapat dipahami, bahwa beriman itu
tidak cukup hanya dengan ucapan atau pengakuan saja, tetapi harus
dikukuhkan hati yang ikhlas dan dibuktikan dengan ketaatan dalam
melaksanakan ajaran Agama Islam dengan benar. Ucapan pada lisan,
keyakinan di hati dan amal perbuatan harus seiring sejalan. Allah
SWT memerintahkan manusia masuk ke dalam Islam secara Kaffah
(utuh) tanpa keraguan, syirik atau ingkar. Firman Allah SAW di dalam
surah Al Baqarah ayat 208 :

` ,` `, ,', , ` -` ` ` , , ` ,` ` . ,
` . , =` - ` . =` ` ` , ` ,` ` ,
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, masuklah kedalam Islam
secara keseluruhannya dan janganlah kamu turut
langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh
yang nyata bagimu

Berdasarkan petunjuk ayat-ayat diatas jelaslah, bahwa beriman
itu adalah percaya kepada Allah SWT dan Rasul-Nya dengan
pengakuan hati tanpa sedikitpun keragu-raguan yang diikrarkan
secara lisan serta dibuktikan dengan taat dalam menjalankan ajaran
Islam dengan sebaik-baiknya. Rasululah SAW bersabda :

. . `, . , ` `, ` . , . ,` _ , , . ` _ . ,


Artinya : Iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan
dengan lisan dan mengamalkannya dengan anggota-
anggota badan.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
8
Iman seseorang dapat tumbuh bila dipupuk dengan baik dan
dapat pula mati bila dibiarkan tanpa pembinaan yang baik. Untuk
memiliki iman yang kuat dan benar tentu saja manusia harus
berusaha dengan terus menerus memperdalam pengetahuan agama
Islam dan terus menerus pula meningkatkan ketaatan menjalankan
ajaran Islam dengan benar. Orang yang memiliki iman yang baik akan
merasa ringan dan suka menjalankan ajaran Islam. Sebaliknya
mereka yang tidak memiliki iman yang baik akan merasa terbebani
dan bahkan mungkin akan ingkar terhadap ajaran agama Islam. Oleh
sebab itu mempelajari Akidah Islam menjadi kewajiban bagi setiap
orang yang mengaku beragama Islam agar keimanannya terus tumbuh
dan berkembang dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan Al
Quran dan Sunnah Rasul.



















AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
9
C. TUJUAN MEMPELAJARI AKIDAH ISLAM

Memperteguh keyakinan kepada ajaran Islam.
Seperti telah diterangkan diatas bahwa ajaran Islam itu terdiri
dari tiga aspek pokok, yaitu Akidah, Syariah dan Akhlak. Akidah yang
merupakan sendi keimanan seseorang harus dapat dipahami dan
diyakini oleh setiap Muslim agar keislamannya menjadi kuat. Untuk
memahaminya tentu harus mempelajari ilmu yang khusus membahas
ajaran Islam yang berhubungan dengan iman kepada Allah SWT dan
dengan segala sesuatu yang datang dari-Nya. Dengan mempelajarinya
seseorang akan mengetahui dan memahami apa yang harus diimani
dan apa yang tidak harus diimani. Selain itu ia akan mengetahui pula
mengapa orang harus beriman kepada ajaran Islam. Dengan penge-
tahuan dan pemahaman tentang Akidah Islam keyakinan terhadap
kebenaran ajaran Islam menjadi teguh dan iman akan tumbuh kuat,
tanpa sedikitpun keraguan. Iman yang tidak didasari oleh keyakinan
yang kuat akan rapuh dan mudah digoyahkan oleh keraguan atau
bahkan mati terkikis oleh paham atau ajaran agama lain yang
sebenarnya menyesatkan.

Mendapat kepastian kebenaran akidah.
Kebenaran dan kesesatan iman sangat jelas perbedaannya bagi
orang yang telah memahami ajaran Islam dengan baik. Kemampuan
membedakannya memerlukan pengetahuan yang cukup. Seseorang
tidak akan mampu membedakan kebenaran dengan kesesatan iman
tanpa mempelajari ilmu yang khusus membicarakan tentang hal
tersebut. Akidah Islam mempelajari pokok-pokok keimanan yang
harus dipahami dan diyakini oleh setiap orang beragama Islam.

Membentuk kepribadian sabar dan tawakal.
Akidah Islam membimbing manusia untuk meyakini, bahwa
segala sesuatu yang telah terjadi, yang sedang terjadi atau yang akan
terjadi sesuai dengan ketetapan Allah SWT. Dengan meyakini hal itu
manusia akan selalu bersabar dalam menerima cobaan, bersyukur
bila mendapat karunia, giat berusaha dan senantiasa berserah diri
atau bertawakal kepada Allah SWT serta tidak berputus asa
menghadapi kegagalan dan tidak pula menjadi sombong bila
mendapat kenikmatan, karena ia yakin hal yang baik atau yang buruk
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
10
datang dari Allah SWT. Selain itu ia yakin pula bahwa Allah SWT tidak
mungkin memberikan cobaan diluar kemampuan manusia untuk
memikulnya

Menghindarkan diri dari kesesatan Iman.
Akidah Islam memberikan petunjuk tentang iman yang benar
berdasarkan Al Quran dan Sunnah Rasul. Dengan memahami Akidah
Islam yang benar manusia akan mampu menghindarkan diri dari
kesesatan iman. Karena ia mengetahui tentang apa yang sebenarnya
datang dari Allah SWT dan apa pula yang bukan.

Menjauhi kemusyrikan
Dengan mempelajari Akidah Islam manusia dapat memahami
akidah yang sebenarnya harus diyakini dan menolak segala macam
bentuk keyakinan atau kepercayaan yang sesat atau segala sesuatu
yang termasuk perbuatan syirik.
















AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
11
D. PENGERTIAN IMAN, ISLAM DAN IHSAN

1. Pengertian Iman
Iman berasal dari kata Aamana, yuminu, iimaanan. artinya
percaya, aman atau menempatkan sesuatu pada pada tempat yang
aman. Pengertian iman di dalam ajaran Islam adalah sikap mengakui
kebenaran di dalam hati dengan menyatakan (berikrar) secara lisan
serta membuktikannya dengan perbuatan sesuai dengan kebenaran
yang diimani. Iman tidak cukup hanya meyakini dengan hati atau
dinyatakan dengan lisan. Iman harus dibuktikan dengan ketaatan
terhadap ajaran yang diimani. Iman akan tercermin dalam
perkataan, Tentang hal tersebut Nabi Muhammad SAW bersabda
dalam hadits yang diriwayatkan oleh Thabrani.
, ` _ , , . , ` `, ` . . `, . , .
. ` _ . ,
Artinya : Iman itu adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan
dengan lisan dan mengamalkan dengan anggota-anggota
badan.

Berdasarkan hadits diatas, dapat kita pahami bahwa iman itu
adalah suatu pengakuan terhadap kebenaran ajaran Islam dengan
hati yang ikhlas tanpa keraguan atau bercampur dengan keyakinan
lain, diikrarkan dengan ucapan lisan dalam bentuk kesaksian dalam
dua syahadat, yaitu syahadat kepada Allah dan syahadat kepada
Rasul-Nya. Pengakuan dan ikrar itu harus dibuktikan dengan amal
perbuatan yang dilakukan oleh diri manusia itu sendiri sesuai dengan
ajaran Islam yang benar.
Iman itu mempunyai tiga unsur, yaitu unsur keyakinan dalam
hati (qalbi), unsur ucapan (qawli) dan unsur perbuatan (fili).
Ketiga unsur tersebut saling kait berkait dan saling melengkapi.
Salah satu saja tidak sempurna maka iman tidak sempurna.



AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
12
a. Unsur hati (qalbi)
Iman itu tumbuh dan hidup di dalam hati. Orang yang beriman
dengan ucapan dan perbuatan belum sempurna imannya bila tidak
didasari dengan pengakuan hati. Ucapan mudah diikrarkan dan
per-buatan mudah pula dilakukan. Namun hati tidak dapat menipu
Allah, walaupun dapat menipu manusia. Manusia banyak berpura-
pura menyatakan keimanannya secara lisan tetapi membohongi
Allah dan orang mumin. Tetapi Allah tidak dapat dibohongi,
karena Ia tahu apa yang ada di dalam hati. Firman Allah dalam
surah Al Baqarah ayat 8 :
` ,` , , - . ` , , , , = , ` ` , `, ` ` ,
` , ` ,` ,
Artinya : Dinatara manusia itu ada yang mengatakan : kami
beriman kepada Allah dan hari akhir, sedangkan yang
sebenarnya mereka tidak termasuk orang beriman.

b. Unsur Ucapan (qawli)
Yang dimaksud dengan unsur ucapan adalah mengakui kebenaran
dengan pengucapan ikrar terhadap apa yang diyakininya. Ikrar
tersebut tercakup dalam Syahadatain atau dua kalimat syahadat,
yaitu Aku bersaksi, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi
Muhammad SAW adalah utusan atau Rasul-Nya. Ucapan bukan
hanya sekedar pada lisan saja, namun harus disertai dengan
keyakinan hati dan kemudian dibuktikan dengan perbuatan.

Apabila kita perhatikan kehidupan disekitar kita banyak sekali
manusia yang mengatakan dirinya sebagai orang beriman, namun
pada hakekatnya mereka tidak beriman. Karena pengakuannya itu
tidak dikuatkan dengan keyakinan hati dan ketaatan
melaksanakan ajaran Islam. Sebenarnya mereka hanya berpura-
pura dan hendak menipu Allah SWT dan kaum Muslimin dengan
mengatakan dirinya sebagai orang beriman agar dapat diterima
dalam kehidupan bersama kaum muslimin. Mereka sebenarnya
kaum munafik yang menjadi musuh kaum muslimin dengan
berkedok sebagai orang beriman. Allah berfirman dalam surah An
Nisaa ayat 142 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
13
_ ` ,` , ` ,` ,` - ,` , = .` ,` -`, ` , ' .
` ,` , ` . ,`, = .` ,` , , . , ` .` ,
` , .
Artinya : Sesungguhnya orang-orang munafik itu hendak menipu
Allah dan Allah menipu mereka. Apabila mereka berdiri
untuk melakukan shalat mereka berdiri malas dan
mereka riya (mengambil muka) kepada manusia dan
tiada mengingat Allah melainkan sedikit sekali.

c. Unsur perbuatan (fili)
Seperti diterangkan diatas, bahwa ucapan dan membenarkan
dengan hati saja belum dikatakan beriman. Untuk
kesempurnaannya manusia harus melakukan amal perbuatan
dengan mentaati ajaran Islam. Ucapan, pengakuan hati dan amal
perbuatan menjadi satu kesatuan sebagai unsur keimanan.
Ketiganya harus ada dan terus dikembangkan. Manusia akan taat
melaksanakan ajaran Islam bila memiliki keimanan sempurna
tanpa keraguan bahkan rela berkorban harta dan jiwa demi
keimanannya. Allah berfirman dalam surah Al Hujuraat ayat 15 :
' ` ` , ` , ` ,.` _ , = , ` ,.` `, .` ,` ` ,
= ` , ` ` , , ` , ` , , ,` , `,` - , ` ,` , ` ,,
.` , ` . ` ,` : ,
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah
mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya
kemudian mereka tidak ragu dan senantiasa berjuang
dengan harta dan dirinya dijalan Allah, itulah orang-
orang yang benar (beriman)

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
14
Tentang apa saja yang harus diimani oleh setiap Muslim
terkandung di dalam rukun iman seperti yang disabdakan oleh
Rasulullah SAW.
` , , , ` ` _ , ` , , = , ` ,` . . .
, , ,` , - _ , , , -.
Artinya : Iman itu adalah engkau percaya kepada Allah, malaikat-
malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari
akhir, dan engkau percaya kepada takdir baik dan buruk-
Nya.

Manusia dilahirkan kedunia dalam fitrahnya yang suci dan
cenderung untuk mengakui kebenaran maka kedua orang tuanyalah
yang mengarahkan anak itu apakah akan menjadi rang beriman atau
sebaliknya.Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ahmad.

, ,`, `, , , , = _ ` ` ,`, ` ,` , . `,` , ,
- `, ` ,
Artinya : Setiap anak manusia dilahirkan dalam fitrahnya yang
suci, Lalu kedua orang tuanyalah yang menjadikan ia
Yahudi, Nasrani atau majusi.

Manusia itu sebenarnya cenderung untuk mengakui adanya
Tuhan yang kuasa. Karena itu Allah memerintahkan manusia untuk
menjalankan sesuatu yang sesuai dengan fitrahnya. Hal ini dite-
rangkan di dalam surah Ar Ruum ayat 30 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
15
: ,` - , ` , ` , - `, ` , = ` = . , =
: = - `, ` . ,` , , ` `, , ` , ` ,
.` ,` ` , . `
Artinya : Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama
(Allah), (tetapkah atas) fitrah Allah yang telah
menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada
perubahan pada fitrah Allah (Itulah) agama yang lurus
tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Kata fitrah Allah dalam ayat tersebut maksudnya adalah
manusia diciptakan dengan memiliki naluri beragama tauhid. Karena
itulah Allah memerintahkan manusia untuk memeluk agama Islam
dengan benar, agar manusia tidak keluar dari fitrah Allah tersebut.
Kepada orang-orang yang telah beriman diperintahkan untuk tetap
berpegang teguh kepada ajaran Islam. Agar hidupnya tidak tersesat.
Firman Allah di dalam surah An Nisa ayat 136 :
` . , ` ,` _ , = , ` ,` ` ,` `, ,', ,
` , ` ` ,` ` . , ` ,` _ _ ` ,
, = , ` , , ` , - . ` , , , ` ` _ , ` ,
` , , . .
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kamu
kepada Allah dan Rasul-Nya, kepada kitab yang
diturunkan kepada Rasul-Nya dan kepada kitab-kitab yang
telah Allah turunkan sebelumnya. Barang siapa yang kafir
kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya,
rasul-rasul-Nya dan hari kemudian, sesungguhnya orang
itu telah sesat.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
16
2. Pengertian Islam
Islam menurut bahasa artinya selamat, tunduk, patuh atau
berserah diri. Dari asal kata Aslama, yuslimu, islaaman yang
kemudian menjadi nama agama Islam yang diwahyukan oleh Allah
SWT.
Sedangkan menurut istilah, Islam adalah Agama Allah SWT yang
(dibawa) datang bersama Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan
kepada ummat manusia. Dengan ajaran Islam tersebut dapat
mengeluarkan manusia dari alam kegelapan (aqidah yang sesat) ke
alam yang terang (aqidah yang benar).
Islam mengajarkan manusia untuk tunduk, patuh dan berserah
diri hanya kepada Allah SWT dengan melaksanakan ajaran agama
yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW agar selamat dari
kesesatan aqidah dan azab akhirat. Orang yang beriman dan
melaksanakan ajaran Islam dengan sungguh-sungguh disebut orang
Muslim, yaitu orang yang telah diselamatkan dari kesesatan aqidah
dan perbuatan buruk serta terbimbing kepada kepatuhan dan
berserah diri hanya kepada Allah semata. Hatinya yakin, bahwa
hanya kepada Allah ia mengabdi dan kepada-Nya pula ia memohon
pertolongan. Firman Allah dalam surat Al Fatihah ayat 5 :
`, ` , ` `, , ` ` `
Artinya : Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya
kepada engkaulah kami memohon pertolongan.

Ukuran kepatuhan dalam melaksanakan ajaran Islam hanya
dapat diketahui oleh Allah saja. Sebab dalam pelaksanaanya harus
didasari dengan keikhlasan. Kepatuhan terhadap ajaran Islam dengan
penuh keikhlasan dan ketakwaan akan tercermin di dalam segala
sikap dan perkataan seseorang. Sikap dan perbuatan seorang muslim
yang ikhlas akan selalu terbimbing dengan ajaran agama yang benar.

3. Pengertian Ihsan
Ihsan berasal dari bahasa arab, ahsana, yuhsinu, ihsanan yang
artinya berbuat kebaikan. Sedangkan menurut istilah adalah mengab-
dikan diri kepada Allah SWT dengan penuh ketulusan. Rasulullah
bersabda :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
17
` ` ` , ` ` , . ` , :` = ` ` . . ` - .
,,
Artinya : Ihsan itu adalah (menyembah) mengabdi kepada Allah
seolah-olah kamu melihat Allah, meskipun kamu tidak
dapat melihatnya, maka sesungguhnya Ia melihat kamu.

Manusia yang yakin, bahwa Allah SWT melihat dan mengetahui
apa saja yang dilakukan akan selalu tunduk dan ikhlas berbuat ihsan
dan tidak berani untuk melakukan hal-hal yang tidak baik.






















AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
18
E. TANDA-TANDA ORANG BERIMAN


Iman yang tumbuh dalam hati manusia apabila telah kuat akan
tercermin dalam sikap dan perilaku manusia itu sendiri. Orang
beriman akan selalu menjaga dirinya dari segala bentuk perbuatan
yang dilarang oleh Allah SWT dan selalu taat melaksanakan segala
perintah yang diwajibkan.
Tentang tanda-tanda orang beriman Allah menjelaskan dalam
surah Al Anfal ayat 2-3 :

` ,` ,` ,` , ` . - , = , `, .` ,` ` , ' `
_ , `, ` ,` ,` _ ` ` , ' ` , ,` , ` .. , ` , , _ ` , ,
, , .` , . `, `, ` , ` ,` _ _ ` , , ` . .` ,`
.` , ` `,
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah orang
yang apabila disebut nama Allah (yang mengagungkan dan
memuliakan) gemetar-lah hati mereka dan apabila
dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya bertam-bahlah
iman mereka (karenanya) dan kepada Allah-lah mereka
bertawakkal. Yaitu orang-orang yang mendirikan shalat
dan menafkahkan sebagian rizki yang kami berikan
kepada mereka.

Kemudian dalam surah Ali Imran ayat 134-135 :
` , ` , ~ , .` ,` . , .` ,` .` , ` `, `,
` , , ` , ` - ' ' . -`, = , ` . `, ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
19
- ` , ` ,` , ` ` =,` , ` ,` , ` ` ,` ~` ,
` , ` , , ,` ,` _ ` ,' , .`, ` , , = . .` ,` ` , ` `,
.` ,` ` , ` ,` ,` ,
Artinya : (Orang Mumin) Yaitu orang-orang yang menafkahkan
hartanya pada waktu lapang maupun waktu sempit dan
orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan
(kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang
berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila
mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri
mereka ingat akan Allah lalu memohon ampunan
terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat
mengampuni dosa selain Allah. Dan mereka tidak
meneruskan perbuatan keji itu sedang mereka
mengetahui.

Dari kedua ayat di atas dapat kita tarik pelajaran tentang ciri-
ciri orang beriman, yaitu :
a. Apabila disebut nama Allah yang mengagungkan kebesaran-Nya
akan bergetar hatinya karena takwa.
b. Apabila dibacakan ayat-ayat (firman-firman) Allah maka akan
bertambah keimanannya.
c. Mereka yang bertawakkal kepada Allah.
d. Mendirikan shalat lima waktu.
e. Menafkahkan hartanya di jalan yang benar baik dalam keadaan
lapang atau sempit.
f. Menahan amarah dan meaafkan kesalahan orang lain.
g. Apabila melakukan perbuatan salah ia segera memohon maaf dan
bertaubat dan tidak mengulangi lagi perbuatan itu.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
20
Ketujuh ciri-ciri orang beriman tersebut hendaknya dimiliki oleh
setiap mukmin sebagai tanda bahwa ia adalah orang yang beriman
kepada Allah dan Rasul-Nya dengan sebenar-benarnya.
Banyak kita jumpai di tengah-tengah masyarakat orang-orang
yang mengaku beriman. Namun perbuatannya tidak mencerminkan
sebagai orang beriman. Mereka tidak melaksanakan rukun Islam
dengan baik, enggan berbuat ihsan atau mereka melaksanakan rukun
Islam dan melakukan perbuatan ihsan tetapi tidak didasari
keikhlasan.
Manusia sempurna atau Insanul Kamil adalah mereka yang
beriman (Mukmin) menjalankan Syariat Islam (Muslim), banyak
berbuat Ihsan (Muhsin) dan ikhlas dalam beriman dan beramal shaleh
(Mukhlis). Apabila seseorang telah berhasil melakukan keempat hal
diatas mereka dapat digolongkan orang yang muttaqin (bertakwa)
dan balasan bagi orang bertakwa adalah Syurga.



















AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
21
E. MUKMIN, MUSLIM, MUHSIN,MUKLISH DAN MUTTAQIN

1. Pengertian Mukmin
Mukmin dapat diartikan sebagai orang yang beriman. sedangkan
arti lebih luas adalah orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-
Nya dan dengan apa yang telah disampaikan oleh Rasul melalui ayat
Al Quran dan hadits dengan penuh keyakinan. Ia membenarkan
dengan hati (qalbi), berikrar dengan perkataan (qawli) dan beramal
dengan perbuatan (arkan). Dengan demikian orang mumin akan
selalu melaksanakan keimanannya dengan ketiga konsep tersebut.
Orang mukmin akan selalu mengembangkan keimanannya dengan
mempelajari dalil-dalil naqli (petunjuk dari Al Quran dan Sunnah
Rasul) dan dalil aqli (petunjuk yang dapat diterima akal). Dengan
memahami kedua dalil itu iman akan terus tumbuh dan berkembang,
mendorong manusia untuk selalu taat dan patuh serta gemar
melakukan amal ihsan dengan penuh ketaatan dan keikhlasan. Iman
yang benar akan membuahkan sikap. perkataan dan perbuatan yang
indah dan benar. Orang yang memiliki keimanan kuat enggan
melakukan ketidak benaran. Karena keyakinannya itu mendorong
untuk selalu taat dan patuh menjalankan ajaran Islam.

2. Pengertian Muslim.
Muslim adalah orang yang memeluk Islam yang diwahyukan Allah
SWT dan taat melaksanakan ajaran-ajaran Islam serta berserah diri
hanya kepada Allah SWT semata. Seorang muslim akan berusaha
mengembangkan keimanannya dengan melaksanakan perintah dan
menjauhi larangan Allah. Ketaatannya terhadap ajaran Islam dinyata-
kan dengan melaksanakan rukun-rukun Islam. Ia menyadari, bahwa
dirinya telah berada dalam lingkungan ajaran Islam, karena itu ia
harus tunduk dan taat menjalankan syariatnya. Ia meyakini dengan
sepenuh hati, bahwa Agama Islam yang dianutnya adalah agama yang
benar, yang mengajarkan hidup berimbang antara dunia dan akhirat.

3. Pengertian Muhsin
Muhsin adalah orang yang suka melakukan ihsan (kebajikan)
dengan hanya mengharap keridlaan Allah SWT semata. Perbuatan
ihsan itu banyak sekali, baik berupa perintah (fardlu), anjuran
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
22
(sunnah) atau fardlu kifayah. Ihsan artinya mengabdikan diri kepada
Allah dengan penuh ketulusan dengan melaksanakan syariat Islam.

4. Mukhlis
Mukhlis adalah orang yang ikhlas dalam melaksanakan amal
ibadah yang fardlu, fardlu kifayah atau sunnah. Segala sesuatu amal
ihsan dilakukan dengan hanya mengharap ridla Allah, bukan untuk
mendapat pujian, kedudukan, kehormatan atau lainnya.

5. Muttaqin
Muttaqin adalah orang yang memelihara diri agar tidak
terjerumus ke dalam kesesatan iman, baik dalam ucapan atau
perbuatan yang dilarang Allah SWT. Orang Muttaqin adalah orang
yang imtitsaalul awaamir, wajtinabun nawaahi (mematuhi segala
perintah Allah dan menjauhi larangann-Nya). Orang Muttaqin
hidupnya telah sejalan dengan apa yang telah ditetapkan oleh Allah
SWT dan Rasul-Nya. Orang yang muttaqin disebut juga sebagai orang
yang bertakwa. Apabila seorang manusia telah sampai pada
tingkat muttaqin maka ia telah memiliki iman yang baik dan mampu
melaksanakan ajaran agama dengan benar dan penuh tanggung
jawab. Allah memerintahkan manusia agar bertakwa dengan sebaik-
baiknya. Firman Allah dalam surah Ali Imran 102 :
` ,` ` , . ` ` ` ,` . , ` ` - =` , ` ` ,` `, ,', ,
.` ,` ` `
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada
Allah dengan sebenar-benarnya taqwa. Janganlah kamu
mati kecuali kamu beragama Islam.





AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
23
F. PERBUATAN YANG DAPAT MERUSAK IMAN

Manusia lahir dalam keadaan fitrahnya yang suci. Setelah ia
dewasa ia belajar memahami agama dan mulai meyakini ajaran
agama dengan baik. Dengan pemahaman dan keyakinan terhadap
ajaran agama akan tumbuh keimanan kepada Allah SWT. Iman itu
akan terus tumbuh dan mengakar dalam hati seorang mumin apabila
ia mampu mengembangkannya dan memelihara dari segala hal dan
perbuatan yang dapat merusak iman itu.
Ada beberapa perbuatan yang dapat merusak iman seseorang,
yaitu :
1. Syirik.
Syirik adalah mempersekutukan Allah SWT dengan segala sesuatu
yang dianggap menyerupai Allah SWT baik secara zat, sifat atau
perbuatan. Orang musyrik akan menyembah dan memohon kepada
sesuatu yang diyakini menyerupai Allah SWT. Orang yang melakukan
perbuatan syirik tidak akan mendapat ampunan dari Allah SWT,
karena syirik adalah perbuatan dosa besar. Allah berfirman dalam
surah Lukman ayat 13 :
. ` ,` , = ` , = ` ,
Artinya : Sesungguhnya syirik itu adalah dosa besar.

Allah SWT akan mengampuni segala macam dosa, kecuali dosa
syirik. Firman Allah di dalam surah An Nisa ayat 48 :
,` `, . ` , ` , . = . ` , ` , , , ` : .` ,`
` , = , . = , ` ,` `, ` , . ,
Artinya : Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik
dan dia mengampuni segala dosa selain dosa syirik bagi
orang-orang yang dikehendaki. Barang siapa yang
mempersekutukan Allah maka sesungguhnya ia telah
berbuat dosa yang besar.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
24
Rasulullah SAW bersabda :

` ` , ` , = , ` ,` . , , , ` , ` , ` - .
_` ,' , ` , , `, ,
Artinya : Maukah kamu aku beritakan tentang dosa-dosa besar,
yaitu mempersekutukan Allah, durhaka kepada kedua
orang tua dan bersaksi palsu.

Orang yang berbuat syirik dilarang mendekati Masjidil Haram.
Allah berfirman dalam surah At Taubah ayat 28.
,` ' ` ` ,` ' `, ,', , ` ,` , , , ` - .` ,
, - -` '
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya orang-orang
yang musyrik itu najis (akidahnya) karena itu janganlah
mereka mendekati Masjidil Haram.

2. Kafir.
Kafir dalam arti bahasa adalah menutupi sesuatu. Sedangkan
kafir menurut istilah dibagi menjadi beberapa macam pengertian.
a. Kafir Nikmat, kafir bagi orang yang tidak mensyukuri nikmat yang
diberikan Allah SWT dengan menafkahkannya dijalan yang benar
dan tidak mau memanfaatkan nikmat itu untuk berbakti kepada-
Nya. Allah SWT memerintahkan manusia untuk bersyukur atas
segala karunia yang diberikan. Firman Allah di dalam surah An
Naml ayat 40 yang mengkisahkan tentang Nabi Sulaiman ketika
melihat singgasana Ratu Bulqis berada dihadapannya ia berkata :
` , ' ` '` , ` ' ._ , ` , _ , _ ` . ` .
Artinya : Sesungguhnya ini termasuk karunia Tuhan yang mencoba
aku, apakah aku bersyukur atau kufur,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
25

selanjutnya ia berkata :
, ` , ` , ` , ` , ` , , _ . `
` ,`, ,
Artinya : Barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya ia
bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang
siapa yang ingkar maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya
lagi Maha Mulia.

Orang-orang yang bersyukur akan ditambahkan nikmat
kepadanya dan orang yang kufur diancam dengan azab Firman Allah
di dalam surah Ibrahim ayat 7 :
` ,` ` , ` ` , ' , _ . , . . ` ,` ` , ` , ` , ` `, _
` , ` ,
Artinya : Dan ingatlah ketika Allah memalumkan : Sesungguhnya
jika kamu bersyukur pasti kami akan menambah (nikmat)
kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku) maka
sesungguhnya azabku sangat pedih.

b. Kafir Ihad, yaitu kafir karena membangkang atau mengingkari ke-
Esaan Allah SWT, syariat dan kenabian. Kafir semacam ini adalah
kafir yang sangat berat. Firman Allah SWT di dalam surah An Nahl
ayat 106 :
=` ` ` , , ` . `, ` , ` = , , `
` , ,` , _` . , , _ , ` ` . , . `, . ,
` ,` , = ` . ` ,` , , = ` . .
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
26
Artinya : Barang siapa yang kafir kepada Allah sesudah ia beriman
(dia mendapat kemurkaan Allah) kecuali orang yang
dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam
beriman(dia tidak berdosa). Akan tetapi orang yang
melapangkan dadanya untuk kekafiran maka kemurkaan
Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.

Orang-orang kafir yang menolak kebenaran yang datang dari
Allah SWT dan tidak mentaati perintah dan meninggalkan larangan-
Nya dengan sikap membangkang atau tidak bersyukur atas segala
nikmat yang dikarunia diancam dengan azab yang pedih. Firman Allah
di dalam surah Al Maidah ayat 10 :
,` , - - ` . -` . : ` , , , ` ,` , , ` ,` , `, ,
Artinya : Dan orang-orang yang ingkar dan tidak mau membenarkan
ayat-ayat kami maka mereka adalah penghuni neraka
jahim.

3. Fasik
Fasik adalah orang-orang yang melakukan dosa besar atau terus
menerus melakukan dosa kecil. Orang-orang fasik adalah mereka
yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, akan tetapi banyak
melakukan perbuatan dosa. Mereka akan mendapat azab dari Allah di
hari kiamat nanti karena dosa-dosanya. Namun akan tetap
dimasukkan ke dalam syurga, karena mereka beriman setelah mereka
menjalani siksaan.
Allah tidak memberikan petunjuk bagi orang-orang yang fasik.
Firman Allah dalam surah Al Maidah ayat 108.
` , ` , ` ,, . = , ` ,` ` ,
Artinya : Dan dengarkanlah, Allah tidak memberi petunjuk kepada
orang-orang yang fasik.

Orang-orang Fasik akan mendapat siksa dari Allah di hari kiamat.
Allah berfirman dalam surah Al Ahqaf ayat 20 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
27
` .` ,` , ` ` ,` ` , .` , . .` , ,` -` ` , ,
- ,` , , ` _ . .` , ` ` ,` .` , ,
Artinya : Maka pada hari ini kamu dibalasi dengan azab yang
menghinakan karena kamu telah menyombongkan diri di
muka bumi tanpa hak dan kamu telah fasik.

4. Munafik
Munafik adalah orang-orang yang berpura-pura beriman kepada
Allah dan Rasul-Nya. apa yang tidak sesuai dengan hati dan
tindakannya. Orang-orang munafik merupakan musuh dalam selimut
bagi Islam, karena mereka akan berusaha untuk menghalang-halangi
orang untuk beriman atau beribadah, mengajak kepada kekafiran dan
bahkan mengajar berbuat maksiat kepada Allah SWT. Sebenarnya
orang munafik lebih berbahaya dari orang kafir, karena sikapnya yang
pura-pura beriman. Orang munafik sering sekali membuat fitnah di
kalangan kaum muslimin, agar terjadi perselisihan pada sesama
muslim. Tentang orang munafik Allah berfirman di dalam surah Al
Munaafiquun ayat 2 :
= ` , ` ` ,' . ` ` - ` ,` , `, ` , -` ` ,` ,` .
.` , ` , ` ,`
Artinya : Mereka (orang-orang munafik) menjadikan sumpah
mereka sebagai perisai lalu mereka menghalangi
(manusia) dari jalan Allah . Sesungguhnya amat buruklah
apa yang telah mereka lakukan.

Orang-orang munafik akan mendapat neraka di hari kiyamat.
Allah berfirman dalam surah An Nisaa ayat 145 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
28
` ,` , - ` , _` ` . ` _` ` ` , ' .
,` , .
Artinya : Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan)
pada tempat paling bawah dari neraka dan kamu sekali-
kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi
mereka

5. Murtad
Murtad adalah orang-orang yang kembali kepada kekafiran
setelah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Perbuatannya disebut
riddah. Tentang murtad ini Allah berfirman dalam surah Al Baqarah
ayat 217 :
: , ` , ,` , ` .` , `, ` ` , ` ` ` ,, ` ,
` ,` , ` ' ` . = - ` . -` . ' : .` , ' , , - . ,,'
.` ,` - ,` , ` ,` _`
Artinya : Barang siapa yang murtad diantara kamu dari agamanya
lalu dia mati dalam kekafiran maka mereka itulah orang
yang sia-sia amalnya di dunia dan di akhirat dan mereka
itulah penghuni neraka, kekal di dalamnya.

Kafir, Syirik, Fasik, Munafik dan Murtad adalah perbuatan yang
diharamkan dan mendapat ancaman pedih dari Allah di hari kiamat
nanti. Setiap mukmin diperintahkan untuk menjaga diri dari
perbuatan-perbuatan tersebut, karena akan merusak keimanannya.
Untuk menghidari perbuatan-perbuatan tersebut tentu perlu
dilakukan perbuatan-perbuatan yang dapat menyelamatkan, antara
lain ;
a. Terus menerus mempertebal keimanan dengan mempelajari
ajaran Islam dengan benar.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
29
b. Meningkatkan ketakwaan dengan terus berusaha berbakti kepada
Allah dan Rasul-Nya dengan melaksanakan semua perintah dan
menjauhi laranganNya.
c. Menghindarkan diri dari segala bentuk perkataan, sikap dan
perbuatan yeng menjerumuskan diri ke dalam perbuatan yang
dapat merusak keimanan.

Iman laksana tumbuhan yang hidup dalam hati seseorang. Bila
orang tidak pandai memupuk keimanannya maka tidak mustahil
mereka akan terseret oleh perbuatan atau sikap kafir, syirik,
munafik, fasik dan perbuatan riddah. Iman yang benar adalah iman
yang bersih dari perbuatan-perbuatan tersebut. Dari iman yang
bersih itu akan tercermin prilaku, perbuatan dan perkataan yang baik
pula.













AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
30
G. MEMELIHARA IMAN

Manusia lahir ke bumi dalam keadaan bersih, belum membawa
iman. Setelah dewasa nanti mereka akan terlihat, apakah sebagai
orang beriman, orang kafir, orang munafik atau orang fasik. Hal ini
tergantung kepada kedua orang tuanya atau orang dewasa yang
mendidiknya. Bila orang tua atau orang yang mendidiknya itu
memperkenalkan Islam sejak kecil dan membimbingnya menjadi
mukmin, maka anak itu akan menjadi mukmin. Sebaliknya apabila
orang tua atau orang dewasa yang mendidiknya memperkenalkan
perbuatan-perbuatan kafir, fasik, syirik maka anak itu akan tumbuh
mengikuti kepercayaan dan keyakinan yang ditanamkan sejak kecil.
Iman itu dapat tumbuh dan dapat pula lenyap. Tergantung
pembinaan dan pemeliharaannya. Ada beberapa hal yang dapat
dilakukan dalam rangka memelihara iman, yaitu :
1. Memperdalam pengetahuan tentang Islam dengan lebih baik.
Sebab dengan pemahaman agama yang baik aqidah Islamiyah akan
bertambah kokoh, tegak di dalam hati dan tidak mudah
tergoyahkan.
2. Berusaha sesuai dengan kemampuan yang dimiliki untuk mentaati
ajaran agama Islam dan menghindarkan diri dari perbuatan-
perbuatan ingkar.
3. Rajin beribadah, karena dengan ibadah hubungan antara manusia
dengan Allah akan terus terbina dan menambah ketebalan
keyakinan akan keagungan dan kebesaran Allah SWT
4. Menghindarkan diri dari unsur-unsur perbuatan syirik, fasik,
munafik dan riddah.
5. Berusaha menempatkan diri dengan baik agar selalu ada pada
situasi dan kondisi yang dapat mempengaruhi terbinanya iman.

Apabila manusia dapat melaksanakan beberapa hal diatas
diharapkan akan terpelihara keimanannya dari kerusakan bahkan
dapat mempertebal iman melalui pengetahuan, ibadah dan
pergaulan yang Islami.



AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
31
H. RUKUN IMAN DAN RUKUN ISLAM

Rukun Iman merupakan dasar-dasar pokok keimanan seorang
Muslim. Isi rukun iman itu saling berkaitan satu dengan lainnya.
Orang yang tidak beriman dengan salah satu rukun iman tersebut
termasuk golongan kafir. Sedangkan Rukun Islam adalah dasar-dasar
kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap orang beriman. Orang
yang beriman tetapi tidak melaksanakan rukun Islam berarti belum
membuktikan keimanannya dengan amal perbuatan yang dituntut
dalam Islam. Demikian pula sebaliknya, mengamalkan Rukun Islam
tanpa beriman dengan rukun iman tidak akan diterima oleh Allah
SWT.
Dalam satu hadist diterangkan, suatu ketika datang seorang laki-
laki tampan dan bersih kepada Nabi Muhammad SAW. Pada orang
yang datang itu tidak ada tanda-tanda bekes bepergian jauh. Tiba-
tiba saja lelaki itu duduk berhadapan dengan Nabi Muhammad SAW
dan berkata Akhbirni Anil Iman (jelaskan kepadaku tentang Iman).
Maka Rasulullah menjawab:
` ` _ , ` , , = , ` ,.` . . `, .
-. ` , , , , , ,` , - _ , , ,
Artinya : Iman itu adalah hendaknya engkau percaya kepada Allah,
dengan Malaikat-Malaikat-Nya, degan kitab-kitab-Nya,
dengan Rasul-Nya, dengan Hari akhir dan engkau percaya
kepada ketentuan-Nya yang baik dan dan yang buruk.

Kemudian laki-laki itu berkata : Akhbirni anil Islam (jelaskan
kepadaku tentang Islam). Maka Rasul;ullah menjawab :

. . . ,` . ` ` . ` ,` _ ` -` . , =
, = . , ` . ' _ - , . . _ ` ` ,` . , ` ,
.` , _ = ` ` , ` ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
32
Artinya : Islam itu hendaklah engkau bersaksi, bahwa tidak Tuhan
selain Allah dan Muhammad itu adalah Rasul Allah,
Mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa
Ramadlan, dan melaksanakan haji ke Baitullah jika
mampu melaksanakannya.


Dari hadits itu dapat kita ketahui rukun iman ada enam dan ruku
Islam itu ada lima.

Rukun Iman :
1. Beriman kepada Allah SWT, yaitu mengakui tidak ada Tuhan
yang patut disembah selain Allah SWT.
2. Beriman Kepada Malaikat Allah SWT, yaitu meyakini bahwa
Allah telah menciptakan Malaikat-malaikat dengan tugas
masing-masing.
3. Beriman Kepada Kitab-kitab Allah SWT, yaitu meyakini bahwa
Allah SWT telah menurunkan wahyu yang kemudian menjadi
kitab suci.
4. Beriman kepada Rasul-Rasul Allah SWT, yaitu meyakini bahwa
Allah telah mengutus para Rasul untuk menyampaikan ajaran
yang benar.
5. Beriman kepada Hari akhir (Kiyamat), yaitu meyakini bahwa
akan datang hari kiyamat dan manusia akan menerima
balasan atas segala amal perbuatannya selama di dunia.
6. Beriman kepada Qadla dan Qadar Allah SWT, yaitu meyakini
bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini atas qadla dan
qadar Allah SWT.


Rukun Islam

1. Mengucapkan dua kalimat syahadat (syahadat kepada Allah
dan syahadat kepada Rasul).
2. Mendirikan shalat (lima waktu sehari semalam)
3. Menunaikan zakat.
4. Berpuasa di bulan Ramadhan.
5. Menunaikan haji jika telah mampu melaksanakannya.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
33
Hubungan antara rukun Iman dan rukun Islam sangat erat. Orang
yang beriman dengan tetapi tidak melaksanakan rukun Islam
belumlah disebut sebagai orang beriman sesungguhnya karena ia
belum mau mengikrarkan kesaksiannya secara lisan dengan
mengucapkan Syahadatain. Bahkan dapat disebut sebagai orang
munafik. Karena orang itu tidak menjalankan Rukun Islam sebagai
dasar pengabdian kepada Allah SWT. Sebaliknya orang yang
menjalankan Rukun Islam tetapi tidak percaya pada rukun iman akan
sia-sialah amal perbuatannya. Karena dasar untuk diterimanya amal
shaleh manusia adalah Iman. Karena seperti umat-ummat yang kafir
juga melaksanakan amal shaleh. Mereka menyembah Tuhan, percaya
pada yang ghaib seperti Malaikat, mereka membantu fakir miskin dan
sebagainya.



















AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
34
I. BERIMAN KEPADA ALLAH SWT

Rukun iman pertama adalah beriman kepada Allah SWT. Beriman
kepada Allah SWT artinya percaya, bahwa tidak ada tuhan yang patut
disembah selain Allah SWT dan kepada-Nya manusia memohon
pertolongan.
Beriman kepada Allah SWT tidak sama dengan percaya kepada
suatu benda. Kita percaya bahwa api ada, karena kita pernah melihat
atau merasakan panasnya. Beriman kepada Allah SWT tidak
disebabkan karena pernah melihat zat-Nya.
Allah SWT tidak dapat dilihat atau dilukiskan dengan
membandingkan dengan keadaan makhluk. Tidak ada manusia yang
mampu berfikir dan mengungkapkan zat Allah SWT, karena di luar
kemampuan akal manusia. Walaupun demikian manusia dapat
melihat tanda-tanda yang menujukkan Allah SWT itu ada dengan
segala sifat-sifatnya yang Maha Sempurna. Manusia dilarang untuk
berfikir tentang zat Allah SWT, tetapi diperintah untuk berfikir
tentang makhluk-Nya. Rasulullah SAW pernah bersabda :

= . ` ` ,` , . . , = - ` `,` ,
Artinya : Berfikirlah kamu sekalian pada ciptaan Allah dan
janganlah berfikir tentang zat Allah.

Allah SWT ada dengan segala keagungan-Nya. Dia yang
mencipta, mengatur dan bahkan menghancurkan ciptaannya. Apabila
Allah SWT berkehendak maka tidak ada yang dapat mencegah-Nya
dan apabila Ia tidak berkehendak maka tidak ada yang dapat
memaksa-Nya. Ada sebagian manusia yang tidak percaya akan adanya
Allah SWT. Tentang hal itu Allah SWT berfirman di dalam surah Ath
Thuur ayat 35 :

.` ,. - ` ,` ` _` , ,` , ` ` , ` - `
Artinya : Apakah mereka diciptakan tanpa pencipta ataukah
mereka menciptakan diri sendiri ?

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
35
Untuk dapat beriman kepada Allah SWT dengan baik manusia
harus mengenal (bermarifat) kepada-Nya dengan benar. Untuk itu
dapat dilakukan dengan bermarifat (mengenal Allah SWT) dengan
memperhatikan alam semesta, dengan mempelajari sifat-sifat Allah
dan Asmaulhusna yang menggambarkan kebesaran-Nya. Untuk itu
marilah kita pelajari dengan baik.
1. Bermarifat dengan memperhatikan ciptaan-Nya.

Kalau kita perhatikan alam semesta ini betapa teratur dan
indah. Keberadaan, keteraturan dan keindahan tersebut tentu saja
bukan atas kehendak alam itu sendiri. Kalau semua isi alam ini dapat
mengatur diri masing-masing tentu akan terjadi kekacauan karena
adanya berbagai kepentingan dan keinginan. Keberadaan alam itu
tentu ada yang mencipta, mengatur bahkan menghancurkannya. Yang
mencipta itu tentu saja Tuhan yang maha sempurna, lebih sempurna
dari alam itu sendiri. Itulah Allah SWT yang memiliki segala
kesempurnaan yang tidak terbatas. Oleh karena itu tidak mungkin
Allah SWT itu tidak ada atau tidak sempurna.
2. Bermarifat dengan mempelajari sifat-sifat-Nya

Seperti telah diterangkan di atas, Allah SWT itu adalah Tuhan
yang maha sempurna zat, sifat dan perbuatan-Nya. Sifat-sifat Allah
SWT tidak sama dengan sifat-sifat makhluk.
Untuk memudahkan manusia memahami kebesaran Allah SWT,
para ahli Ilmu Tauhid membagi sifat-sifat Allah menjadi tiga, yaitu
sifat yang wajib, mustahil dan sifat Jaiz. Ketiga golongan sifat itu
menggambarkan kebesaran Allah SWT, menjelaskan kekurangan yang
tidak mungkin ada pada Allah SWT dan hal yang bersifat mungkin
dilakukan atau tidak dilakukan Allah SWT.
2.1. Sifat-sifat yang wajib bagi Allah
yaitu sifat-sifat yang wajib ada bagi Allah SWT. Sifat Allah SWT
yang wajib dibagi menjadi 4 macam :
A. Sifat Nafsiah
Sifat nafsiah yaitu sifat Allah SWT yang berhubungan dengan
diri/zat Allah SWT sendiri. Yang termasuk di dalam sifat ini adalah
sifat Al Wujud (.,- ) artinya ada. Allah SWT itu ada dengan
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
36
segala kesempurnaan-Nya. Adanya Allah SWT tidak sama dengan
adanya makhluk, karena makhluk adalah ciptaan-Nya. Allah SWT ada
tanpa suatu zat yang mempengaruhi ada-Nya. Dia ada sebelum segala
sesuatu ada. Dia yang mengadakan dan mengatur alam semesta. Dia
terus menerus ada dan tetap tanpa perubahan atau kesudahan
meskipun dunia telah kiamat.
B. Sifat Salbiyah.
Sifat Salbiyah adalah sifat-sifat yang dengan adanya sifat itu
Meniadakan sifat yang tak layak bagi Allah SWT.
itu menunjukkan kebesaran-Nya Apabila sifat-sifat itu ada bagi
Allah SWT maka mustahil sifat-sifat yang menunjukkan kelemahan
ada bagi-Nya.
Yang termasuk dalam sifat Salbiyah adalah:
1). Qidam (...) artinya lebih dahulu adanya.
Maksudnya Allah SWT itu ada tidak didahului oleh tiada. Dia ada
bukan disebabkan karena adanya alam semesta. Dia yang pertama
ada tanpa dipengaruhi oleh sesuatu yang telah ada bahkan Dia ada
sebelum makhluk ada. Berbeda dengan keberadaan makhluk yang
didahului oleh adanya pencipta yang menciptakannya. Firman Allah
SWT di dalam surah Al Hadid ayat 3 :
` ~ , ` , = , ` , -. , ` , . ,`
Artinya : Dia ( Allah ) yang maha awal dan yang akhir, yang zahir
dan yang batin .
2). Baqa ( ..., ) artinya kekal.
Maksudnya Allah SWT itu ada tanpa berkesudahan. Dia kekal
abadi untuk selamanya tanpa kehancuran atau kemusnahan. Segala
yang ada di dunia akan hancur karena dibatasi waktu dan memiliki
kelemahan. Allah SWT berfirman dalam surah Al Qashash ayat 88
` ,` - , . ` : _` ,
Artinya : Tiap-tiap sesuatu pasti akan binasa kecuali Allah
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
37
3). Mukhaalafatulilhawaaditsi (.,- -) : Berbeda dengan
makhluk. Maksudnya Allah SWT itu berbeda dengan makhluk-Nya
baik dalam zat, sifat, pekataan, perbuatan dan lain-lain.
Tidak mungkin Allah SWT memiliki kelemahan. Allah SWT Maha
suci dari segala kekurangan. Sedangkan makhluk tidak luput dari
kelemahan dan kekurangan. Di dalam surah Asy Syuura ayat 11 Allah
SWT berfirman :
_ ` ,.
Artinya : Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia.
4). Qiyaamuhubinafsihi ( , , ) berdiri sendiri
Maksudnya Allah SWT itu tidak membutuhkan sesuatu untuk
wujud-Nya, seperti ruang, waktu atau materi. Tidak mungkin
wujudnya Allah SWT disebabkan oleh yang lain. Dia tidak
Membutuhkan suatu apapun dalam mencipta. Firman dalam surah
Faathir ayat 15 :

_ . , ` ,` ` ` ` ,', , ` ` , - ' ,` = , =
Artinya : Wahai manusia, Kamulah yang membutuhkan Allah, dan
Dialah Allah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu)
lagi Maha Terpuji.

5). Wahdaniyah, (,-,) artinya maha esa.
Maksudnya adalah Allah SWT itu esa/tunggal dalam segala hal,
baik dalam zat, sifat dan perbuatan-Nya. Esa dalam zat artinya
Adanya Allah tidak tersusun dari berbagai unsur materi. Esa dalam
sifat artinya hanya Dia yang memiliki sifat kesempurnaan dan esa
dalam perbuatan artinya tidak ada yang menandingi atau menyamai
perbuatannya, seperti dalam mencipta dan mengatur alam semesta.
Tidak ada sesuatu makhluk yang dapat mempengaruhi kehendak-Nya.
Dia mampu mencipta dan mengendalikan ciptaannya. Tidak mungkin
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
38
Allah SWT itu tidak esa, karena kehidupan alam semesta ini akan
kacau bila Tuhan itu lebih dari satu. Allah berfirman dalam surah Al
Anbiyaa ayat 22 :

= . , . , ., . ` ,

Artinya : Sekiranya ada tuhan-tuhan di langit dan di bumi selain
Allah tentu keduanya itu telah rusak.

C. Sifat Maani

Sifat Maani artinya Allah SWT mempunyai sifat-sifat yang
dapat digambarkan oleh akal pikiran manusia dan dapat meyakinkan
manusia karena kebenarannya dapat dibuktikan dengan pancaindra.
Yang termasuk sifat-sifat Maani adalah
1). Qudrah, ( _ ) artinya Kuasa.
Maksudnya adalah Allah SWT itu Maha kuasa. Kekuasaan Allah
SWT bersifat mutlak tanpa ada yang membatasi atau menghalangi
serta kekal. Salah satu contoh kekuasaan Allah SWT yang dapat
dibuktikan dengan panca-indra adalah kekuasaan-Nya dalam
mencipta alam yang nam-pak di dunia ini dengan segala isinya yang
mempunyai keteraturan. Mustahil pencipta alam ini tidak kuasa.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Maidah ayat 120 :

= ` ` : _ ,` , ` ,` , , ` _ . , ., `
` ,`, _` ,
Artinya : Kepunyaan Allahlah kekuasaan di langit dan di bumi dan
apa yang ada diantaranya dan Dia Maha Kuasa atas segala
sesuatu.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
39
2). Iradah, ( _ ) artinya berkehendak.
Maksudnya Allah SWT itu bebas melakukan atau tidak melakukan
sesuatu. Tidak ada yang memerintah, mempengaruhi atau memaksa-
Nya. Mustahil Allah SWT terpaksa dalam melakukan sesuatu. Karena
bila Ia tidak maha berkehendak tentu ada yang dapat mengatur atau
memaksa dalam mencipta atau mengatur alam. Bila ada maka tentu
alam ini akan kacau. Allah SWT berfirman dalam surah Al Buruuj
ayat 16 :
` ` `, ,`,
Artinya : Maha Kuasa Allah berbuat apa yang Ia kehendaki.
3). Ilmu, ( , ) artinya mengetahui.
Maksudnya Allah SWT itu mengetahui segala sesuatu. Ia maha
mengetahui dengan segala apa yang akan terjadi, yang sedang atau
yang telah terjadi. Dia mengetahui yang tampak atau yang
dirahasiakan Tidak mungkin alam ini berjalan teratur tanpa ada yang
mengaturnya. Dia maha mengetahui atas segala sesuatu di dunia ini.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Anfal ayat 75 :

, = . _` , ` ,` ,

Artinya : Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
4). Hayat , ( .,- ) artinya hidup.
Maksudnya Allah SWT itu Maha Hidup dan tidak pernah mati.
Hidup Allah SWT tidak dibatasi oleh waktu dan tidak pula
membutuhkan segala sesuatu seperti kehidupan makhluk-Nya. Sifat
hayat bagi Allah SWT berbeda dengan sifat hidup manusia yang
dibatasi waktu, membutuhkan ruh dan jasad serta mem-butuhkan
segala sesuatu yang menunjang kehidupan. Hidup Allah SWT bersifat
abadi dan tidak membutuhkan makhluk. Justru makhluk yang sangat
membutuhkan-Nya. Allah SWT hidup kekal dan terus mengatur alam
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
40
semesta, tidak mengantuk atau tidur, semua berada dalam
kekuasaan-Nya. Firman-Nya dalam surah Al Baqarah ayat 255 :

. = ` ` , . , ` ` - ' . ` ` ,' , ' - ,` . `
_ ` _ . ` , , `

Artinya : Allah, tiada Tuhan melainkan Dia yang hidup kekal Lagi
terus menerus mengurus alam, tidak mengantuk dan
tidak tidur. KepunyaanNya apa yang ada dilangit dan di
bumi.
5). Sama , ( _r ) artinya mendengar.
Maksudnya Allah SWT itu maha mendengar segala macam suara
baik yang keras atau yang lembut dan pendengaran-Nya itu tanpa
batas jarak dan waktu serta tidak membutuhkan alat. Pendengaran
Allah SWT berbeda dari pendengaran manusia yang dibatasi oleh
jarak dan waktu serta membutuhkan alat pendengaran.
Pendengaran Allah itu tidak dapat diperbandingkan dengan
makhluk-Nya. Ia mampu mendengar semua doa serta apa yang
diucapkan makhluk. Tidak ada yang dapat bersembunyi dari
pendengaran-Nya yang maha sempurna. Mustahil Allah SWT itu tidak
mendengar atau tuli, karena akan meniadakan kesempurnaan sifat-
sifat-Nya. Allah SWT berfirman dalam surah An Nisaa ayat 148 :
. ` , ` , = ... ,
Artinya : Allah Maha mendengar dan Maha Mengetahui.
6). Bashar (,...., ) artinya Melihat.
Maksudnya Allah itu Maha Melihat segala sesuatu tanpa dibatasi
oleh jarak dan waktu. Sifat melihat Allah SWT maha sempurna dan
berbeda dengan penglihatan makhluk yang mempunyai keterbatasan.
Tidak ada yang dapat bersembunyi dari penglihatan Allah SWT.
Firman Allah SWT dalam surah Al Maidah ayat 71 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
41
, = .` , ` , , ` ,` , . ,
Artinya : Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan
7). Kalam ( , ) artinya berbicara.
Maksudnya Allah SWT itu maha berbicara. Allah SWT berfirman,
memberi janji dan peringatan. Allah SWT berbicara tidak seperti
makhluk berbicara. Allah SWT telah berfirman kepada para Nabi dan
Rasul dalam menyampaikan wahyu. Di dalam surah An Nisaa ayat
164 Allah SWT berfirman :

, , = ` , _ ` ,`
Artinya : dan Allah telah berbicara kepada Musa.


Di Indonesia, kita mengenal Sifat wajib bagi Allah itu ada
duapuluh. Tujuh sifat berikutnya disebut sebagai sifat Manawiyah
yamg megambarkan keadaan Allah SWT itu Maha Kuasa (_ ), maha
berkehendak (` ,,), maha mengetahui ( ,), Maha Hidup ( -),
Maha mendengar (` _..,-), Maha melihat (` _...,), Maha
Berfirman/Berkata (` , )

2.2. Sifat Yang Mustahil

Sifat-sifat yang mustahil bagi Allah SWT adalah semua sifat yang
tidak mungkin ada pada Allah SWT. Karena bila sifat yang mustahil
itu ada bagiNya maka berarti Allah SWT itu lemah dan tidak
sempurna. Tidak mungkin sesuatu yang lemah dan tidak sempurna itu
mampu mencipta, mengatur atau menghancurkan alam semesta.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
42
Semua peristiwa dan kejadian di alam semesta ini dikendalikan oleh
suatu zat yang maha sempurna dan tidak memiliki kelemahan.
Yanmg termasuk sifat-sifat yang mustahil bagi Allah SWT adalah:
1) Adam ( ) artinya tidak ada.
Maksudnya tidak mungkin Allah SWT itu tidak ada. Alam semesta
adalah bukti nyata, bahwa ada suatu zat Yang Maha Kuasa yang
menjadi pencipta, pengatur dan penghancurnya. Tidak mungkin alam
ini ada dan aneka peristiwa terjadi tanpa ada yang mengaturnya.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Mukminun ayat 78

, .` , . , _` ` ` , ' ` ` ,` , . ,
` ` , .` ,` , `
Artinya : Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu
pendengaran, penglihatan dan hati (tetapi) sedikit kamu
yang bersyukur.
2). Huduts ( ..- ) artinya baru adanya
Allah SWT ada tanpa sesuatu yang menyebabkan ada-Nya. Allah
SWT ada lebih dahulu sebelum segala sesuatu ada. Allah berfirman
dalam surah Al Hadid ayat 3 :
= ,` , -. , ` , . ,` , ,` , ` ~ ,` , ` ,` , _` ,

Artinya : Dialah yang awal dan yang akhir, yang zahir dan yang
bathin dan Dia maha mengetahui segala sesuatu.

3). Fana ( ... ) artinya binasa
Maksudnya tidak mungkin Allah SWT binasa. Karena sifat binasa
hanya ada pada makhluk. Allah SWT berfirman dalam surah Ar-
Rahman ayat 26 dan 27 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
43
` , ` , _ ` ` - , _ ` , , . , , . -, :
Artinya : Semua yang ada di bumi ini akan binasa dan tetaplah zat
Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
4). Mumasaltul lilhawaditsi ( : -. =.,| )
Artinya sama dengan makhluknya, mustahil Allah bersifat sama
dengan makhluknya karena bila Allah sama dengan makhluknya
berarti Allah bukanlah pencipta karena masih memiliki kelemahan
yang dimiliki makhluk. Tidak ada yang setara atau menyerupai-Nya.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Ikhlas ayat 4 :
` - , ` ` , ` , ,
Artinya : Dan tidak ada satupun yang setara dengan-Nya.
5). Ihtiyaju lighairihi ( _ _,- )
Artinya butuh kepada selain diri-Nya. Mustahil Allah SWT
membutuhkan makhluk-Nya. Karena Ia Maha Kuasa. Allah SWT
berfirman dalam surah Muhammad ayat 38 :
= , . , ` ,` . , '
Artinya : Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-
orang yang membutuhkan (Nya).

6). Taaddud (.) artinya berbilang atau lebih dari satu.
Tidak mungkin Allah SWT itu berjumlah banyak atau lebih dari
satu. Allah berfirman dalam surah Al Maidah ayat 73 :
. = . ` , `, , ` , . `
` - , `
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
44
Artinya : Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan,
bahwasanya Allah itu salah satu dari yang tiga. Pada hal
tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan
yang Maha Esa.

7). Ajzu ( ,..- ) artinya lemah.
Tidak mungkin Allah SWT itu bersifat lemah. Ia maha kuasa
untuk mencipta makhluk, mengaturnya atau bahkan
menghancurkannya sesuai kehendak-Nya.
Allah SWT berfirman dalam surah Faathir ayat 44.

` _ . . , . , ` _ _` , ` ` ,-` ` , = . ,
,`, ` , . ` `

Artinya : Dan tidak satupun yang dapat Melemahkan Allah baik di
langit atau di bumi. Sesungguhnya Allah SWT Maha
Mengetahui dan Maha Kuasa.
8). Karahah , ., , artinya terpaksa.
Tidak mungkin Allah itu terpaksa dalam melakukan sesuatu.
Allah SWT melakukan segala sesuatu sesuai dengan kehendak-Nya.
Firman Allah SWT di dalam surah Hud ayat 107.
,.`, ` :` , _ . ` `,
Artinya : Sesungguhnya Tuhanmu maha pelaksana atas segala yang
Dia kehendaki.
9). Jahlu , .,- , artinya Bodoh.
Mustahil Allah SWT itu bodoh atau tidak mengetahui segala
sesuatu. Ia maha cerdas dan maha mengetahui, karena itu Ia mampu
menciptakan manusia yang cerdas dan mempunyai berbagai keunikan
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
45
bahkan mampu menciptakan alam semesta raya dan mengaturnya
dengan baik. Firman Allah SWT di dalam surah Al Anfal ayat 75.
, = . ` ,` , .`

Artinya : Sesungguhnya Allah itu mengetahui segala sesuatu.
10). Mautu , ., , artinya Mati. Tidak mungkin Allah SWT itu mati.
Sebab siapa yang mengatur kelangsungan kehidupan alam dan
isinya yang terus menerus berjalan. Allah SWT berfirman di dalam
surah Al Baqarah ayat 255
. . = ` ,' , ' - ,`
Artinya : Allah, tiada Tuhan selain Dia yang hidup terus menerus
mengurus (makhluk-Nya).
11). Shamam , ,. , artinya Tuli. Tidak mungkin Allah SWT itu tuli,
sebab bila Ia tuli tentu tidak dapat mendengar doa-doa hamba-
Nya untuk dikabulkan serta tidak mungkin pula dapat memberikan
pendengaran bagi makhluk-Nya. Allah SWT itu maha mendengar
segala sesuatu yang jelas dan yang samar. Firman Allah SWT
dalam surah Al Baqarah ayat 256.
` ,` , ` _` , = ,
Artinya : Dan Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.
12). Umyun , , artinya buta. Kebutaan adalah salah satu
ketidak sempurnaan. Tidak mungkin Allah SWT dapat mengetahui
tentang makhluk-Nya bila tidak dapat melihat. Allah SWT
berfirman dalam surah Al Mukmin ayat 19.
` , ` _` ,` ' . ` ` -` , ` ,` . - ` ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
46
Artinya : Dia mengetahui mata yang khiyanat dan apa yang
disembunyikan oleh hati
13). Bukmun , ,., , artinya bisu. Tidak mungkin bisu. Bila Allah
SWT itu bisu maka tidak mungkin Ia dapat berfirman menyam-
paikan wahyunya kepada para Rasul. Allah SWT berfirman dalam
surah Al Baqarah ayat 253.
= , ` ` ,` ,` ` , _ ` ,` , . , ` . ` ' , :
Artinya : Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian mereka atas
sebagian yang lain, diantara mereka (para Rasul) ada
yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia)

Sifat yang mustahil lainnya adalah lawan dari sifat-sifat
Manawiyah, yaitu :
14). Aajizan artinya keadaan Allah itu lemah.
15). Mukrahan artinya keadaan Allah itu terpaksa
16). Jaahilan artinya keadaannya bodoh
17). Mayyitan artinya keadaan Allah itu mati
18). Ashammu artinya keadaan Allah itu tuli
19). Amaa artinya artinya keadaan Allah itu buta
20). Abkam artinya keadaan Allah itu bisu

2.3. Sifat Allah SWT yang Jaiz
Sifat yang Jaiz bagi Allah SWT adalah segala sifat yang boleh ada
atau tidak ada. Sifat-sifat itu menujukkan, bahwa Allah SWT boleh
melakukan atau tidak melakukannya. (Filu kullli mumkinin aw
tarkuhu) Allah SWT menciptakan alam semesta atau Ia tidak
menciptakannya. Allah SWT menciptakan sesuatu atas pilihannya
sendiri. Allah SWT berfirman dalam surah Al Qashah ayat 68.
` _ ` -, , . , ` ` -, :' , _ ,
Artinya : Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Ia kehendaki dan Dia
pilih.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
47
J. BERMARIFAT DENGAN ASMAA UL HUSNA

Asmaa ul husna adalah nama-nama Allah SWT yang baik dan
mulia, jumlahnya ada 99 nama yaitu :
NO N A M A M A K N A

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
Allah
Ar Rahman
Ar Rahim
Al Malik
Al Quddus
As Salam
Al Mumin
Al Muhaimin
Al Aziz
Al Jabbar
Al Mutakabbir
Al Khaliq
Al Baari
Al Mushawwir
Al Ghaffar
Al Qahhar
Al Wahhab
Ar Razzaq
Al Fattah
Al Aliim
Al Qaabidl
Al Baashith
Al Khaafidl
Ar Raafi
Al Muiz
Al Munzdil
As Sami
Al Bashir
Al Hakam
Al Adil
Al Latif
Nama Allah yang paling mulia
Maha Pengasih di dunia
Maha penyayang di akhirat
Maha Raja yang berkuasa
Maha Suci dari ketidak sempurnaan
Maha Sejahtera, yang menyelamatkan
Maha Terpercaya, memberi keamanan
Maha Pemelihara
Maha Mulia dan Perkasa
Yang kehendak-Nya tak dapat dihindari
Yang Maha Memiliki Kebesaran
Maha Pencipta
Maha Mengadakan dari tak ada
Yang Membuat Bentuk
Maha Pemberi ampunan
Maha Perkasa
Maha Pemberi Karunia
Maha Pemberi Rizki
Maha Pembuka Hati dan Rahmat
Maha Mengetahui
Maha Mengendali
Maha Melapangkan
Maha Merendahkan Derajat
Maha Tinggi, Meninggikan Derajat
Maha Terhormat, Pemberi Kemuliaan
Yang Memberi Kehinaan
Yang Maha Mendengar
Yang Maha Melihat
Yang Maha Menentukan Hukum
Yang Maha Adil
Yang Maha Lembut

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
48
NO N A M A M A K N A
31.
32.
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
Al Khabir
Al Halim
Al Azim
Al Ghafur
As syakur
Al Aliy
Al Kabir
Al Hafiz
Al Muqiith
Al Hasib
Al Jalil
Al Karim
Ar Raqib
Al Mujib
Al Waasi
Al Hakim
Al Waduud
Al Majid
Al Baaits
Asy Syahid
Al Haq
Al Wakil
Al Qawiy
Al Matin
Al Waliy
Al Hamid
Al Muh shi
Al Mubdi
Al Muid
Al Muhyi
Al Mumit
Al Hay
Al Qayyum
Al Waajid
Al Majid
Al Waahid
Al Ahad
Yang maha Mengetahui
Yang Maha Penyantun
Yang maha Agung
Yang maha Pengampun
Yang maha Menerima Syukur
Yang maha Tinggi
Yang maha Besar
Yang maha Pemelihara
Yang maha Pemberi Kecukupan
Yang Maha Penghisab Manusia
Yang mempunyai Keluhuran
Yang Maha Mulia
Yang maha Mengawasi
Maha Mengabulkan
Maha Luas Rahmat-Nya
Yang maha Bijaksana
Yang maha Mengasihi
Yang maha Mulia
Yang maha Membangkitkan
Yang maha Menyaksikan
Yang maha Benar
Yang Memelihara Kebutuhan
Yang maha Kuat dan Sempurna
Yang maha Kokoh
Yang maha Melindungi
Yang maha Terpuji
Yang maha Menghitung
Yang maha Memulai
Yang maha Mengembalikan
Yang maha Menghidupkan
Yang maha Mematikan
Yang maha Hidup
Yang maha Berdiri Sendiri
Yang maha Menemukan
Yang maha Mulia
Yang maha Tunggal
Yang maha Esa

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
49
NO N A M A M A K N A
68.
69.
70.
71.
72.
73.
74.
75.
76.
77.
78.
79.
80.
81.
82.
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
95.
96.
97.
98.
99.
Ash Shamad
Al Qaadir
Al Muqtadir
Al Mugaddim
Al Muakhkhir
Al Awwal
Al Aakhir
Az Zaahir
Al Baathin
Al Waali
Al Mutaaali
Al Bar
At Tawab
Al Muntaqim
Al Afuw
Ar Rauuf
Al Malikul Mulk
Zuljalaliwal ikram
Al Muqshit
Al Jaami
Al Ghaniy
Al Mughni
Al Maani
Ald Dlaar
An Naafi
An Nur
Al Hadi
Al Baadi
Al Baaqi
Al Warits
Ar Rasyid
As Sabur
Yang maha Dibutuhkan
Yang maha Kuat
Yang maha Berkuasa
Yang maha Mendahulukan
Yang maha Mengakhirkan
Yang maha Permulaan
Yang maha Akhir
Yang maha Nyata
Yang maha Ghaib
Yang maha Menguasai
Yang maha Tinggi
Yang maha Dermawan
Yang maha Penerima Taubat
Yang maha Penyiksa
Yang maha Pemaaf
Yang maha Pengasih
Yang maha Menguasai Kerajaan
Maha Memiliki dan Kemuliaan
Yang maha Adil
Yang maha Mengumpulkan
Yang maha Kaya
Yang maha Mencukupi
Yang maha Pencegah
Maha Pemberi Derita
Yang maha Pemberi Manfaat
Yang maha Bercahaya
Yang maha Pemberi Petunjuk
Maha Pencipta yang baru
Yang Kekal
Maha Mewarisi (setelah alam musnah)
Maha Pandai (memberi bimbingan)
Maha Sabar (tidak segera menyiksa)

Keterangan tentang Asmaulhusna diterangkan dalam surah Al
Isra ayat 110 dan surah Al Araf ayat 180 :

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
50
` ` ,` ` ` ', . ` -` , ` ,` ` , =` ,` `
_ ` - . ` .

Artinya : Katakanlah : Serulah Allah atau Arrahman, mana saja
nama Tuhan yang kamu seru, Dia mempunyai nama-nama
yang baik

, , , ` ,` ` _ ` - . ` . =

Artinya : Bagi Allah adalah nama-nama yang baik, maka serulah
dengan menggunakan nama-nama itu.

Di dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah :

. = ` - - , = - ` ` ` , ` , `
, .. , ' . -`, ` ,` , = . ,
Artinya : Allah itu mempunyai 99 nama barang siapa menghafalnya
(dengan memahami dan menghayati) ia masuk surga.
Sesungguhnya Allah itu maha ganjil dan cinta pada yang
ganjil.







AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
51
K. IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH SWT.

1. Malaikat

Malaikat adalah makhluk Allah SWT yang Ghaib yang selalu taat
kepada Allah SWT. Tidak ada manusia yang tahu berapa banyak
jumlah Malaikat yang diciptakan oleh Allah SWT. Malaikat diciptakan
dari Nur (cahaya). Rasulullah SAW bersabda :
' ` - ` _ _ ` . - ` - , _` ,` ` .
` , . .` , ` ` ` - , _
Artinya : Malaikat itu diciptakan dari Nur (cahaya), dan diciptakan
jin dari nyala api dan diciptakan Adam dari apa yang
telah diterangkan kepadamu.

Malaikat berbeda dari manusia dan makhluk lain yang diciptakan
Allah SWT dalam penciptaan dan sifat-sifatnya. Malaikat diciptakan
dari Nur, Manusia diciptakan dari tanah dan Jin dan sebangsanya
diciptakan dari api.
Manusia memiliki jasad dan nafsu, sedangkan Malaikat tidak.
Malaikat selalu taat dengan segala perintah-perintah Allah SWT,
sedangkan manusia ada yang taat dan ada pula yang tidak taat.
Allah SWT berfirman dalam surah An Nahl ayat 50 :
.` ,` , ` ,`, .` , , , ` , ,. ` , ` ` ,` ,.` , _ .` , -,
Artinya : Malaikat itu takut kepada Tuhannya yang berkuasa atas
mereka dan mereka (malaikat) mengerjakan apa yang
diperintahkan.

Kemudian dalam surah At Tahrim ayat 6 :
.` ,` .` , . = .` , , , ` ,` ,. `, .` ,` , ` ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
52
Artinya : Malaikat itu tidak bermaksiat kepada Allah dengan apa
yang diperintahkan dan mereka mengerjakan apa yang
diperintahkan kepada mereka.

Dari kedua ayat diatas jelaslah, bahwa Malaikat itu selalu taat
kepada Allah SWT dan tidak pernah ingkar. Karena itulah Malaikat itu
disebut sebagai Hamba Allah yang mulia.
2. Nama-nama dan tugas Malaikat
Seperti telah dijelaskan diatas, manusia tidak mengetahui
berapa banyak malaikat yang diciptakan Allah. Namun ada 10 Nama
Malaikat dan tugas-tugasnya yang harus diketahui.

NO NAMA MALAIKAT TUGAS-TUGASNYA
1.
2.
3.
4.
5-6.
7-8.
9.
10.
Jibril
Mikail
Israfil
Izrail
Munkar dan Nakir
Rakib dan Atid
Malik
Ridwan
Menyampaikan wahyu
Mengatur Rizki
Meniup sangka Kala
Mencabut Nyawa
Bertanya di dalam kubur
Mencatat amal manusia
Menjaga Neraka
Menjaga surga
3. Sifat-sifat Malaikat
Malaikat adalah makhluk Allah SWT yang mulia dan memiliki
sifat-sifat yang baik. Tidak ada Malaikat yang ingkar atau membantah
terhadap tugas-tugas yang telah diberikan oleh Allah SWT. Sifat-sifat
Malaikat banyak diterangkan oleh Allah SWT di dalam Kitab Suci Al
Quran, antara lain :
a. Mulia dan berdisiplin. Tentang hal ini Allah SWT berfirman
dalam surah Al Anbiyaa ayat 26 dan 27 :
.` ,` , ` ` , . ,` , ` ,` , ` , , ` ` , ` , .
.` , ` ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
53
Artinya : Sebenarnya (para Malaikat itu) adalah hamba-hamba
Allah yang dimuliakan, Mereka tidak mendahului-Nya
dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-
perintah-Nya.

b. Taat dan patuh melaksanakan perintah Allah SWT. Hal ini
diterangkan dalam surah At Tahrim ayat 6 :
` .` , . = .` , `, .` , , , ` ,` , .` ,` , ` ,
Artinya : Mereka (para malaikat) tidak pernah mendurhakai Allah
terhadap apa yang diperintahkan-Nya pada mereka dan
mengerjakan apa yang diperintahkan.

c. Tekun beribadah tanpa merasa letih atau lelah. Hal ini
diterangkan dalam surah Al Anbiya ayat 20 :
`, .,` - ,` , ` , .` ,` ,` , . _
Artinya : Mereka selalu bertasbih siang dan malam tanpa henti-
hentinya.

d. Rendah hati dan tidak pernah sombong. Hal ini diterangkan
dalam surah Al Anbiya ayat 19 :
` , . .` ,` , ` - ` , . , ` .` ,` ,
Artinya : Dan Malaikat-Malaikat yang disisi-Nya tidak mempunyai
rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula)
merasa letih.

4. Arti Beriman Kepada Malaikat

Beriman kepada Malaikat artinya yakin dan percaya bahwa
Malaikat itu ada dengan tugas-tugas yang diberikan Allah SWT kepada
mereka. Setiap orang beriman wajib percaya adanya Malaikat. Allah
SWT berfirman dalam surah Al Baqarah ayat 285 :
: , = , ` ` _ , ` ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
54
Artinya : dan orang-orang mukmin itu semua beriman kepada
Allah, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya dan Rasul-
rasul-Nya...

Allah SWT menciptakan Malaikat bukan untuk membantu-Nya
dalam mencipta dan mengatur alam semesta. Allah SWT tidak
membutuhkan makhluk. Ia menciptakan segala sesuatu karena Ia
berkehendak menciptakannya. Tidak ada yang dapat memaksa-Nya
untuk menciptakan atau tidak menciptakan sesuatu. Allah SWT Maha
kuasa atas segala sesuatu. Ia menciptakan Malaikat untuk
memperlihatkan kekuasaan-Nya agar manusia taat dan patuh kepada
perintah dan larangan-Nya.
5. Fungsi Beriman Kepada Malaikat.
Beriman kepada Malaikat berarti percaya pula dengan segala
tugas dan kewajiban mereka yang ditetapkan Allah SWT. Tugas yang
berhubungan dengan manusia antara lain mencabut nyawa, mengatur
rizki, mencatat amal perbuatan manusia, bertanya di dalam kubur
dan sebagainya. Dengan meyakini adanya malaikat manusia akan
berhati-hati dalam berbuat karena apa yang dilakukan akan dicatat
oleh Malaikat dan akan diperlihatkan di hari kiyamat. Firman Allah
SWT dalam surah Al Infithar ayat 10-12 :

. , ` , ` , ` , , . ` ,= - .` , .,` ` ,
Artinya : Sesungguhnya untukmu ada beberapa penjaga. Malaikat
yang mulia sebagai pencatat, mereka mengetahui apa
saja yang kamu lakukan.

6. Tugas Para Malaikat selain yang sepuluh.
Selain nama dan tugas sepuluh Malaikat yang telah disebutkan
masih ada Malaikat-malaikat lain yang mempunyai tugas khusus dan
aktifitas masing-masing. Mereka senantiasa taat dan patuh pada
tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Tugas-tugas itu akan tetap
dilaksanakan sampai datangnya hari kiyamat nanti. Sebagaimana
diterangkan di dalam Al Quran, antara lain :
a. Malaikat yang tugasnya bertasbih, sujud dan memuji Allah SWT.
Diterangkan di dalam surah Al Araf ayat 206 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
55
, _ ` `, . ` , ` , . : ` .` ,
`, , .` ,` ..` -` , ` , ` ` ,` -
Artinya : Sesungguhnya malalikat-malaikat yang ada di sisi
Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan
mereka mentasbihkan-Nya dan hanya kepada-Nyalah
mereka bersujud.

b. Memberi salam kepada ahli surga. Diterangkan di dalam surah
Ar Rad ayat 23-24 :
, ' , ` ` , ,` , .` , ` -` ` , ` , ` . ,
` ,` ` , . ,
Artinya : Dan para malaikat masuk menemui mereka dari segala
pintu (sambil mengucapkan) Salaamunalaikum bimaa
shabartum (selamat atasmu berkat kesabaranmu)

c. Malaikat yang bertugas menyiksa ahli neraka. Diterangkan di
dalam surah At Tahrim ayat 6 :

` .` , . ` : ,` , ` ,` , = .` ,
.` ,` , ` ,`, .` , , ,
Artinya : (Neraka) Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang
keras yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang
diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu
mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya.

d. Malaikat yang mendoakan orang beriman dan bertaubat. Di
terangkan di dalam surah Al Mumin ayat 7 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
56
.` , ` -, `, `, ` ` , - ` , ` , ` - , .` ,` -
, _ ` , , , .` ,` ` ,`, , , _ ` ,` `, .` ,` , ` .. ` , , ` ,
` _ _` , .` , ` ,` , `, ` , , ` -
,` , - - . ` , , , : ` , ` ,` ` ,
Artinya : (Malaikat-malaikat) yang memikul Arsy dan malaikat-
malaikat yang ada di sekelilingnya bertasbih memuji
Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya serta mereka
memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman
(seraya berkata) Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau
meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada
orang-orang yang bertaubat dan mengikuti jalan Engkau
dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang
menyala-nyala.

e. Malaikat yang ikut membaca amin bersama orang yang shalat
berjamaah. Rasulullah SAW bersabda dalam Hadits yang
diriwayatkan oleh Imam Bukhari :
` ' ,` , ` . ` . . , ` , ,` , .` ,` . . ` ,
` , ` , .` , ` , , ' . ` , ` , . . ,
.` , ` , , . ` , . : ' ` , ` ` , . , `
` , ` .
Artinya : Apabila imam mengucapkan Ghairil maghdluubi alaihim
waladl dlaallin maka ucapkanlah Amin Karena para
malaikat juga mengucapkan Amin. Barangsiapa yang
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
57
bacaan amin-Nya dengan bacaan amin malaikat maka
diampunkanlah untuknya dosa-dosa yang telah lalu.

f. Malaikat yang turun ketika Al Quran dibaca untuk turut
mendengarkannya.
Di dalam satu hadits yang agak panjang disebutkan, bahwa Usaid
bin Hudlairi membaca Al Quran didekat kudanya. Tiba-tiba saja kuda
itu melompat, lalu ia berhenti membaca. Tidak lama kemudian ia
membaca lagi dan kudanya kembali melompat. Ketika ia membaca
lagi kuda itu kembali melompat, lalu ia berhenti karena khawatir
kuda itu menginjak kawannya yang bernama Yahya. Kemudian ia
berdiri dan mendekat ke tempat kuda itu. Tiba-tiba ada sesuatu
berupa naungan (awan) yang ada diatas kepalanya. Di dalamnya
terdapat cahaya yang terus naik ke atas kemudian menghilang. Pagi
harinya ia mendatangi Rasulullah SAW dan menceritakan apa yang
dialaminya semalam. Rasulullah SAW berkata : Itu adalah Malaikat
yang mendengarkan bacaan Al Quranmu. Seandainya engkau
membaca terus sampai pagi maka orang-orang akan melihat sesuatu
yang hingga kini terselubung bagi mereka















AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
58
L. MAKHLUK GHAIB JIN, IBLIS DAN SETAN

Jin adalah makhluk Allah SWT yang diciptakan dari api. Mereka
mempunyai akal pikiran dan keinginan-keinginan sebagaimana halnya
manusia. Perbedaan antara manusia dengan jin adalah, manusia
memiliki jasad sedangkan jin tidak. Oleh karena itu jin tidak dapat
dilihat sebagaimana kita melihat manusia, kecuali bila mereka
merubah bentuk, karena jin dapat mengubah diri dalam wujud yang
mereka kehendaki. Karena jin diciptakan dari api maka mereka
mempunyai bobot yang lebih ringan dari udara dan dapat bergerak di
jagat raya tanpa ada yang menghalangi.
Jin diciptakan lebih dahulu dari manusia. Hal ini jelas dalam
kenyataan, bahwa ketika Allah SWT selesai menciptakan Nabi Adam
maka jin diperintah untuk bersujud kepada Nabi Adam. Berarti
sebelum manusia diciptakan jin sudah lebih dahulu ada. Jin yang
pertama sekali diciptakan adalah Al Jaan, yang kemudian
berketurunan. Karena jin memiliki akal pikiran maka mereka juga
berpengetahuan dan bahkan lebih hebat dari manusia. Mereka
dengan kelebihannya mencoba untuk menge-tahui rahasia langit.
Namun langit telah dibentengi oleh Allah SWT sehingga mereka tidak
mampu membuka rahasia langit.
Para jin itu mengakui kekuasaan Allah SWT yang tidak dapat
mereka hindari. Mereka juga ditaklif (dibebani kewajiban). Diantara
mereka ada yang beriman dan ada yang kafir. Para Jin juga
mengikuti agama yang berbeda-beda. Kebanyakan dari mereka kafir
terhadap seruan Allah SWT yang disampaikan para Nabi dan Rasul.
Karena itu banyak yang akan masuk neraka. Mereka itu akan menjadi
penghuni neraka bersama manusia yang ingkar. Di dalam Al Quran
dijelaskan, bahwa serombongan bangsa Jin datang kepada Nabi
Muhammad SAW untuk mendengarkan pembacaan Al Quran.
Ketika selesai mereka kembali kepada kaumnya dan
menceritakan apa yang telah mereka saksikan dari Nabi Muhammad
SAW. Hal ini di jelaskan di dalam Al Quran surah Al Ahqaaf ayat 29 :

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
59
, :` , , . , - ` ..` , .` ,` ` ,
` , , ` , _ ` , , . ` ,` .` ` , ` ` ,` , . -
` . ` `, _ .
Artinya : Dan (ingatlah) ketika kami hadapkan serombongan jin
kepadamu yang mendengarkan Al Quran. Maka tatkala
mereka menghadiri pembacaan (nya) lalu mereka
berkata: Diamlah kamu (untuk mendengarkannya).
Ketika pembacaan telah selesai mereka kembali kepada
kaumnya (untuk) memberi peringatan.

Sebagian bangsa Jin beriman setelah mendengarkan isi kitab Al
Quran. Mereka mengatakan bahwa Al Quran sungguh menakjubkan
dan mereka mentauhidkan Allah SWT dan mereka juga melakukan
ibadah di masjid sebagaimana dilakukan manusia. diterangkan dalam
surah Al Jin ayat 18-19 :
- = _ ` ,` ` = - ' . , . ` ` ` ,
` , .,` ` , , ` ,` ` ` ,` ` , = ` ` .
Artinya : Dan Sesungguhnya masjid-masjid itu kepunyaan Allah,
maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di
dalamnya di samping (menyembah) Allah. Dan
Bahwasannya tatkala hamba Allah (Muhammad SAW)
berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadah) hampir
saja jin-jin itu berdesakan mengerumuninya.

Selain Jin, sering pula kita mendengar orang menyebut makhluk
iblis. Ada sebagian ahli bahasa berkata bahwa kata Iblis bukanlah
dari bahasa Arab, melainkan dari bahasa Ajam. Namun ada sebagian
ahli bahasa lain berpendapat bahwa kata Iblis itu berasal dari kata
ablas atau iblas, yang artinya dihukum, menyesal atau putus asa dari
rahmat Allah SWT. Iblis adalah bangsa jin yang ingkar untuk bersujud
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
60
kepada Nabi Adam karena mereka merasa jauh lebih baik dari Adam.
Dikisahkan dalam surah Al Kahfi ayat 50 :
` , . ` ,` - . ` ,` ` -` : , ` ,
` , _ ,` ` ` - .
Artinya : Dan (ingatlah) ketika kami berfirman kepada Malaikat :
Sujudlah kamu kepada Adam maka sujudlah mereka
semua kecuali Iblis. dia adalah dari golongan jin, maka ia
mendurhakai perintah Tuhannya....

Iblis akan tetap hidup sampai datangnya hari kiyamat. Mereka
pernah memohon hal itu kepada Allah SWT dan Allah SWT
memenuhinya. Firman Allah SWT dalam surah Shaad ayat 79-81 :
. _ .` , ` `, ` ,, _ ` ` , =` . :`
`, , =` ' . ` , ` ' . , ` ,, _ .
Artinya : Iblis berkata : Ya Tuhanku, tangguhkanlah hukumanku
sampai hari mereka dibangkitkan Allah berfirman :
Sesungguhnya kamu termasuk yang diberi tangguh.
Sampai hari yang telah ditentukan waktunya (kiyamat)

Sebelum Nabi Adam diciptakan Jin, Iblis dan setan hidup ber-
sama para Malaikat. Namun setelah sebagian dari mereka
membantah untuk bersujud kepada Adam golongan iblis bersama
anak cucunya yang disebut setan yang dikutuk Allah SWT. Mereka
memohon tidak dimatikan sampai datang hari kiyamat. Mereka
bersumpah akan menggoda Adam dan anak cucunya agar tersesat dan
masuk neraka bersama mereka. Demikianlah mereka pertama kali
berhasil menggoda Adam dan Hawa untuk memakan buah yang
menyebabkan Adam dan Hawa dikeluarkan dari surga dan hidup
dibumi dan kemudian memiliki anak keturunan sampai saat ini.
Tentang hal ini dapat kita pelajari dalam surah Al Araaf ayat 20 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
61
` , . . , -` ` ' , _ , ,
` , ` , ` , `, -
Artinya : dan setan berkata : Tuhan kamu tidak melarangmu
mendekati pohon ini melainkan supaya kamu berdua
tidak menjadi Malaikat atau yang kekal (dalam surga)

Di dalam surah Thaha ayat 120- 122

,` , . =` ,` ` , - , - _ : ` ` ,
_ ` ., . : ` , . ~ , ` ,` .` , ` , ` . ,`
, ` ` , _ ` _ . , ` - _ , ` ,` , . .` -, . ` ,
` ` - , ` , . .` ' , _ .
Artinya : Kemudian syetan membisikkan pikiran jahat kepadanya
dengan berkata : Hai Adam, maukah saya tunjukkan
kepadamu pohon khuldi (pohon abadi) dan kerajaan yang
tidak akan binasa ? Maka keduanya makan dari buah
pohon itu lalu nampaklah bagi mereka aurat-auratnya
dan mulailah mereka menutupinya dengan daun-daun
(yang ada di) surga dan durhakalah adam kepada
Tuhannya dan sesatlah dia. Kemudian Tuhannya
memilihnya (untuk menjadi seorang yang dekat dengan-
Nya) maka ia menerima taubatnya dan memberinya
petunjuk.

Manusia diciptakan dengan memiliki nafsu yang apabila tidak
dikendalikan akan membawa manusia ke alam kesesatan. Setan
mengetahui hal itu dan akan terus menggoda nafsu manusia agar
selalu tertarik untuk berbuat maksiat. Karena itulah Allah SWT
menyebutkan, bahwa setan adalah musuh manusia yang amat nyata.
Firman Allah SWT di dalam surah Al Baqarah ayat 168 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
62
` ` , ' ,` ` , ` ` . =` ,` . , =` - ` ,` ` . ,
Artinya : ....dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan
karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata
bagimu.

Kemudian dalam surah Faathir ayat 6 :
,` ` , . =` ,` . ` ` ,` ` , ` ` ,` ` ` , -
` . -` . ` ` ,` ` , , ` ,` , - ,` ,
Artinya : Sesungguhnya setan itu musuh bagimu maka anggaplah ia
musuh (mu). Karena sesungguhnya setan-setan itu hanya
mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni
neraka Sair (yang menyala-nyala).

Tidak semua manusia terpedaya dengan godaan setan. Allah SWT
mengajarkan manusia untuk senantiasa berlindung kepada-Nya dari
godaan setan yang terkutuk. Firman Allah dalam surah al Muminun
ayat 97-98 :
.` _ , , ` : , ` ,` . ` . , ~ ` , .
` . _ : , ` ,` ' , .,` ,` .` -, . ' .
Artinya : Dan katakanlah : Ya Tuhanku aku berlindung kepada
engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung
pula kepada engkau ya Tuhanku dari kedatangan mereka
padaku





AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
63
M. IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH SWT

1. Pengertian dan Fungsi Kitab Allah SWT

Kitab berasal dari bahasa Arab, kataba, yaktubu, kitaaban yang
berarti tulisan atau sesuatu yang ditulis. Dari segi istilah, kitab
adalah kumpulan ayat-ayat Allah SWT yang diturunkan kepada para
Nabi dan Rasul dengan diberikan nama tertentu.
Di dalam Al Quran banyak sekali disebutkan kata kitab yang
menujukkan makna dan fungsi kitab-kitab Allah SWT itu bagi
kehidupan ummat manusia, seperti :
a. Kitab sebagai bukti kebenaran dan pemberi penjelasan serta
hukum Allah SWT yang diturunkan kepada para Nabi dan Rasul.
Hal ini diterangkan oleh Allah dalam surah Ali Imran ayat 184 :
, . ` ,` , ` . - : ` ` ` ` _ . , ,, .
_ ' . , ,` ,' , , .
Artinya : Jika mereka itu mendustakan engkau (Muhammad) maka
sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun pernah
didustakan. Mereka membawa mujizat-mujizat yang
nyata, zabur (lembaran-lembaran yang berisi wahyu yang
diberikan kepada nabi-nabi sebelum nabi Muhammad SAW
yang isinya mengandung hikmah-hikmah) dan kitab yang
memberi penjelasan yang nyata.

Kemudian dalam surah Al Baqarah ayat 213 :
, ` ` ` . , ` = . - ` ` , `, ,
,` , `, _ ` ` , - , . ` ,` , ` , , , ` - ,
` , ` , ` - ` , `
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
64
Artinya : Manusia itu adalah ummat yang satu (setelah timbul
perselisihan) maka Allah mengutus para Nabi sebagai
pembawa berita gembira dan pemberi peringatan dan
diturunkanlah bersama mereka kitab yang benar untuk
memberi keputusan di antara manusia tentang perkara
yang mereka perselisihkan .

b. Kitab dalam arti sebagai catatan di Lauhil Mahfuz yang
berhubungan dengan makhluk di dunia. Tentang hal ini Allah
berfirman dalam surah Hud ayat 6 :
` , ` , _ ` , ` , , , ` _ _ = _ . ` _ .
` , ' . ` , ` , ` ` , ` , ` `
Artinya : Dan tidak suatu binatang melatapun di bumi melain kan
Allah-lah yang memberikan rizkinya. Dan Dia mengetahui
tempat berdiam binatang itu (dunia) dan tempat
penyimpanannya (akhirat), semua tertulis dalam kitab
yang nyata (lauhil Mahfuz)

c. Kitab sebagai pemberi petunjuk bagi orang yang mengikuti
keridlaan ke jalan keselamatan. Hal ini diterangkan dalam Al
Quran surat Al Maaidah ayat 15-16 :
-` ` ` , ` ` . , ` _` ,` = ` , . . = , ` ` ,,
` ,` ,` - ,` -`, , ` ` ` ` ,` . _ _ `
' , . _ ` , ,`, ` ,, , , _` ,' _ . = ,` , `

Artinya : sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah
dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah
SWT menunjukkan orang-orang yang mengikuti keridlaan-
Nya ke jalan keselamatan dan (dengan kitab itu pula)
Allah SWT mengeluarkan orang-orang dari gelap gulita
kepada cahaya yang terang benderang dengan izin-Nya
dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
65
2. Arti Beriman Kepada Kitab Allah SWT.

Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT artinya meyakini bahwa
Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab-Nya kepada para Nabi dan
Rasul yang diutus untuk menyampaikan ajaran-Nya kepada ummat
masing-masing untuk dijadikan petunjuk bagi seluruh ummat
manusia.
Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT berarti mengimani semua
kitab-kitab yang pernah diturunkan tanpa membeda-bedakan rasul-
Nya yang telah menerima kitab-kitab. Firman Allah dalam surah Al
Baqarah ayat 285 :
, ` ,` ` , ,` _ ` ` , ,` .` ,` ` , ' ,
, = , , ` . ` ` _ , ` , ` - ` , , `
` ,` , . ' :` , , ` , _ : , ` ~ , ` , , ` ` _
Artinya : Rasul telah beriman kepada Al Quran yang telah
diturunkan kepadanya dari Tuhannya. Demikian pula
orang-orang yang beriman, semua beriman kepada Allah,
malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya.
(Mereka mengatakan) kami tidak membedakan antara
seorang pun dari rasul-Nya dan mereka mengatakan ;
Kami dengar dan kami taat, (mereka berdoa) ampunilah
kami ya Tuhan dan kepada Engkaulah kami kembali.

3. Kitab-Kitab Allah.

Di dalam Al Quran diterangkan, bahwa Allah SWT telah
menurunkan kitab suci kepada Nabi dan Rasul-Nya. Kitab-kitab itu
adalah :
a. Kitab Zabur kepada Nabi Daud. Tentang hal itu diterangkan di
dalam surah Al Isra ayat 55 :
_` ,` , _ ` , ` , ,
Artinya : Kami telah menurunkan Kitab Zabur kepada Nabi Daud.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
66

b. Kitab Taurah kepada Nabi Musa. Allah SWT berfirman dalam surah
Al Maidah ayat 44 :
_` ,` ,.` ` ` ,` , _` ,` ,
Artinya : Sesungguhnya kami (Allah) telah menurunkan Taurat
didalamnya berisi petunjuk kebenaran dan cahaya (yang
menerangi).

c. Kitab Injil kepada Nabi Isa. Allah SWT berfirman dalam surah Al
Maidah ayat 46 :
` , , ` , ` , -` . ` ` _,` ,
Artinya : ... kami memberikan Injil kepadanya, di dalamnya berisi
petunjuk dan cahaya kebenaran.

d. Kitab Al Quran Kepada Nabi Muhammad SAW. Firman Allah SWT
di dalam surah Ali Imran ayat 3 :
` , - , . :` , .` `, , ` , ,
Artinya : Dia menurunkan Al Kitab (al Quran) kepadamu dengan
sebenarnya. membenarkan kitab-kitab yang diturunkan
sebelumnya....

Selain wahyu-wahyu dalam kitab-kitab suci tersebut Allah SWT
juga menurunkan wahyu dalam suhuf-suhuf, yaitu lembaran-
lembaran yang berisi wahyu-wahyu Allah SWT yang diturunkan
kepada para Nabi. Suhuf suhuf itu telah diberikan kepada :
Nabi Adam Alaihis Salam
Nabi Syits Alaihis Salam
Nabi Idris Alaihis Salam
Nabi Ibrahim Alaihis Salam
Nabi Musa Alaihis Salam

Beriman kepada Kitab-kitab Allah SWT berarti percaya dengan
sepenuh keyakinan, bahwa Allah SWT telah menurunkan wahyu-Nya
kepada para Nabi dan Rasul yang berisi ajaran-ajaran agama Allah
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
67
yang hak. Sebagai bukti keimanan manusia kepada kitab Allah SWT ia
harus mengamalkan apa yang terkandung didalamnya dan tidak ada
satu bagianpun dari ayat yang diingkari kebenarannya.
4. Kitab Al Quran

Al Quran (dalam bahasa Arab) adalah bentuk mashdar (kata
benda) dari fiil (kata kerja) Qaraa (membaca) kemudian menjadi
Quranan (bacaan). Kemudian kata Al Quran itu diberikan sebagai
nama kitab yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
Di dalam surah Al Qiyamah ayat 17 - 19 diterangkan :
` , , ` ` - ` , . . ` . ` _ . . ` . ,
` , ` . . ` , , ` , . ` , .
Artinya : Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkan-
nya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya
sehingga mantap dihatimu. Bila al quran telah dibacakan
laksanakanlah syariat dan hukum yang ada di dalamnya.
Kemudian sesungguhnya atas tanggungan kamilah
penjelasannya.

Mana Al Quran menurut istilah,
,` .` , ` , = _ . ` -` _ ` , ' = `
, , ` ` ' , ,
Al Quran adalah Firman Allah yang tidak dapat ditandingi,
diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan
membacanya menjadi suatu ibadah.



5. Keistimewaan Kitab Suci Al Quran.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
68
Kitab Suci Al Quran memiliki keistimewaan bila dibandingkan
dengan Kitab-kitab Allah yang lainnya. Keistimewaan itu antara lain :
a. Diturunkan kepada seluruh manusia untuk sepanjang masa. Kitab-
kitab suci lainnya diturunkan hanya untuk satu golongan ummat
tertentu dan untuk masa tertentu sesuai dengan kondisi masa itu.
Sedangkan Al Quran diturunkan untuk semua ummat manusia,
dimana saja dan dalam segala zaman. Isi Kandungan Al Quran
berlaku untuk semua ummat manusia hingga akhir zaman. Karena
Nabi Muhammad SAW diutus untuk rahmat bagi seluruh alam.
Firman Allah dalam surah Al Anbiya ayat 107 :
, ` - _ . ` _ ` ,
Artinya : Tidaklah kami mengutusmu (Muhammad SAW) melainkan
agar menjadi rahmat bagi seluruh alam.

b. Isi kandungan Al Quran asli sampai akhir zaman, karena dijamin
keutuhannya. Firman Allah SWT di dalam surah Al Hijr ayat 9 :
` , ` ` - ` .` , = - ` ` , ,
Artinya : Sesungguhnya kami (Allah) yang telah menurunkan Al
Quran dan kami pula yang memeliharanya (melindungi
keasliannya)

Kitab-kitab Allah SWT yang terdahulu telah banyak berubah isi
kandungannya karena dirusak atau sengaja dirubah oleh tangan-
tangan jahil. Seperti kitab suci Taurat dan Injil yang diyakin ummat
Yahudi dan Nasrani sekarang. Tentang hal ini diterangkan dalam
surah Al Baqarah ayat 75 :
` `, , . ` , ` , ` ,` ` ,`, . .` ,` = ` ,` ,`
` ` , , -`, ` , = .` , ` ` , , ` , ` , `
.` ,` ` , ` ,` ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
69
Artinya : Apakah kamu semua menaruh harapan yang besar, bahwa
mereka itu akan beriman kepadamu padahal sebagian
dari mereka itu mendengar firman Allah kemudian
mengubahnya sesudah mereka mengerti dan merekapun
mengerti mana yang sebenarnya.

Di dalam surah Annisa ayat 46 diterangkan tentang kaum Yahudi
yang mengubah isi kandungan kitab Taurat.
, -`, ` ,` `, . , ` , .` ,
Artinya : Diantara ummat Yahudi ada orang-orang yang mengubah
kalimat-kalimat Allah dari yang semestinya ...

Sebagai contoh : Disebutkan dalam Kitab Kejadian (kitab suci
orang Nasrani) bab 6 ayat 6 yang berisi keterangan, bahwa Allah SWT
telah menyesal menciptakan manusia diatas bumi.

Maka bersalahlah Tuhan sebab telah dijadikannya manusia di
atas bumi maka dia itu dukacita hatinya (Alkitab: diterbitkan
Lembaga Al Kitab Indoneisa, 1962)

Kalau kita perhatikan kalimat diatas jelas sekali, bahwa tidak
mungkin Allah SWT itu menyesal karena telah menciptakan manusia
di muka bumi. Allah SWT Maha Mengetahui dengan apa yang akan
terjadi atas makhluk ciptaannya. Seperti diterangkan dalam surat Al
Baqarah ayat 30 :
:' , _ , - ` ` _ ` , - _ .
`, ` ,` , ` - ` , ` : ` , , ,` , ` .
` ` ` - , ` , ` - , ` _ : ` _ . ` , `
.` ,` `
Artinya : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat
Sesungguh-nya aku hendak menjadikan seorang khalifah
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
70
di muka bumi, Mereka berkata : Mengapa Engkau hendak
menjadikan (khalifah) dibumi itu orang yang akan
membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah,
padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji
Engkau dan mensucikan Engkau Tuhan berfirman
Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu
ketahui

a. Kitab Al Quran diturunkan dalam bahasa yang hidup dan fasih.
Sehingga mudah dipahami pembacanya. Allah SWT berfirman
dalam surah Yusuf ayat 2 :
` ` , ` ,` . ' , , , .` , ` ` ,
Artinya : Sesungguhnya kami menurunkan Al Quran dalam bahasa
Arab agar kamu memahaminya.

Bahasa Arab adalah bahasa yang hidup sampai saat ini dan
merupakan bahasa resmi dunia yang kelima. sedangkan kitab suci
yang lain diturunkan dalam bahasa yang sudah mati, karena tidak ada
bangsapun yang menggunakannya.
b. Kitab Al Quran membenarkan kandungan kitab-kitab suci
terdahulu yang telah diturunkan Allah kepada para Rasul-Nya. Al
Quran melakukan koreksi terhadap penyimpangan yang dilakukan
ummat-ummat terdahulu yang mengubah isi kandungan kitab
sucinya. Namun sebenarnya Al Quran mengakui kebenaran isi
kandungan kitab terdahulu itu, sebelum diubah oleh tangan-
tangan kotor manusia seperti kitab yang ada sekarang ini. Allah
berfirman dalam surah Al Maidah ayat 48
,` , - , . :` , .` `, , ` , ,
Artinya : Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan
membawa kebenaran, membenarkan apa yang
sebelumnya yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelum-
nya)...

6. Kandungan Al Quran

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
71
Al Quran terdiri dari 6666 ayat, terbagi dalam 114 surah dan 30
Juz. Di dalamnya terkandung pokok-pokok ajaran yang hak bagi
ummat manusia dalam segala aspek kehidupan. Secara garis besar
dapat dibagi menjadi dua aspek, yaitu aspek yang mengatur
hubungan antara manusia dengan Allah SWT (Hablum minalllah) dan
aspek yang mengatur hubungan dengan sesama manusia dan
lingkungan sosial-nya. Bila dilihat dari segi kandungan ajarannya
dapat dibagi ke dalam ajaran-ajaran yang berkenaan dengan Akidah,
Ibadah, Muamalah, hukum akhlak, sejarah, ilmu pengetahuan.

a. Akidah.
Al Quran banyak menerangkan tentang hal-hal yang harus
diimani, seperti iman kepada Allah SWT, kepada Malaikat, kepada
Kitab-kitab, kepada Rasul-rasul, kepada hari kiamat, kepada qadla
dan qadar dan juga bimbingan dalam memahami akidah Islam yang
benar. Selain dari pada itu juga diterangkan bagaimana seharusnya
manusia beriman agar tidak tersesat dan cara-cara mempertebal
keimanan.
b. Ibadah.
Di dalam Al Quran banyak diterangkan tentang ibadah dan
bagaimana ibadah itu seharusnya dilakukan, baik ibadah Mahdlah
(yang telah ditetapkan ketentuan dan aturannya) seperti shalat,
puasa hajji dan lain-lain atau ibadah yang ghairu mahdlah (ibadah
dalam arti umum) seperti mencari nafkah, tolong menolong dan
sebagainya. Karena ibadah itu harus dilakukan ittiba (mengikuti
ketentuan) dengan benar dan dengan keikhlasan sempurna.
c. Muamalah.
Di dalam Al Quran banyak diterangkan hal-hal yang
berhubungan dengan muamalah seperti masalah jual beli, waris,
pernikahan dan sebagainya.
d. Hukum
Al Quran merupakan sumber hukum utama dalam hukum Islam.
Karena di dalamnya telah ditetapkan hukum-hukum yang selan-
jutnya dijabarkan oleh sunnah Rasul dan ijtihad para ulama dalam
menghadapi segala permasalahan dunia yang terus berkembang dan
urusan akhirat yang berhubungan dengan pahala dan dosa.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
72
e. Akhlak
Banyak sekali keterangan Al Quran yang berhubungan dengan
akhlak, seperti ajaran tentang berlaku adil, berbuat baik kepada
kedua orang tua dan kepada sesama manusia, berlaku amanah
terhadap amanat yang diemban dan sebagainya.
f. Sejarah
Banyak dikisahkan tetang keadaan dan prilaku orang-orang
terdahulu baik perbuatan dan sikap yang baik atau yang buruk. Hal
itu dimaksudkan untuk menjadi itibar atau contoh bagi manusia
sekarang, agar hal-hal yang buruk tidak terulang dan mencontoh
keteladanan kisah yang baik.

Ilmu Pengetahuan dan teknologi Banyak dijelaskan di dalam Al
Quran dasar-dasar Ilmu pengetahuan dan teknologi, yang apabila
dicermati dan dikembangkan oleh ummat Islam akan menghantarkan
mereka pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi. Hal
ini pernah dicapai pada zaman keemasan Khalifah-khalifah
terdahulu, misalnya banyak ahli kedokteran, fisika, matematika,
sosiologi dan sebagainya. Mereka lahir sebagai cendekiawan muslim
didorong oleh ajaran Islam memberi peluang bagi pengembangan
ilmu pengetahuan.




VIII. PENGUBAHAN ISI KANDUNGAN
KITAB-KITAB ALLAH SWT


Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT termasuk kitab Taurat
dan Injil hukumnya wajib. Namun demikian kita tidak diwajibkan
bahkan haram mempercayai kitab Taurat dan Injil yang ada sekarang
pada orang Yahudi dan Nasrani. Karena isi kandungannya telah
banyak dirubah oleh penulis-penulis kitab itu. Hal ini diterangkan
dalam surah An Nisa ayat 46 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
73
, -`, ` ,` `, . , ` , .,
Artinya : Diantara ummat Yahudi ada orang-orang yang mengubah
kalimat-kalimat Allah dari yang semestinya.

1. Pengubahan Isi Kitab Taurat.

Kitab Taurat, yaitu kitab suci kaum Yahudi telah banyak di-ubah
isi kandungannya. Kitab Taurat sekarang adalah karangan dari
beberapa penyusun dalam masa yang berlainan. Sebagai bahan
penelitian mari kita telaah Kitab Kejadian bab 6 ayat 6, kata-katanya
berbunyi : Maka bersalahlah Tuhan sebab telah dijadikannya
manusia diatas bumi, maka ia itu mendukacitakan hatinya (Al Kitab,
terbitan Lembaga al Kitab, Jakarta).
Kalau kita perhatikan, patutkan Tuhan mempunyai sifat
menyesal karena merasa salah telah melakukan sesuatu, menyesal
dan berduka cita ?
Ada lagi di bagian lain kitab Taurat dikatakan sebagai berikut ;
Nabi Ibrahim adalah pendusta besar
Nabi Luth as berzina dengan kedua puterinya.
Nabi Harun mengajak kaum Israil menyembah anak lembu
Nabi Dawud berzina dengan isteri Auria.
Nabi Sulaiman menyembah berhala untuk menyenangkan hati
istrinya.

2. Pengubahan Kitab Injil

Kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa AS adalah wahyu
Allah SWT yang merupakan petunjuk dan penerangan bagi manusia.
Namun Injil yang ada pada kaum Nasrani sekarang itu sudah banyak
diubah isi kandungannya.
Pada mulanya kitab Injil yang beredar dikalangan kaum Nasrani
ada tujuh puluh, kemudian diambil empat saja yaitu Markus, Matius,
Lukas dan Yahya. Dikalangan kaum Nasrani (kristen) sendiri banyak
orang yang meragukan kebenaran isi keempat kitab itu. Bahkan
diantaranya ada yang menganggap akidah yang diajarkan dalam
keempat kitab itu adalah pendapat Paulus, bukan pendapat kaum
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
74
(pengikut) Nabi Isa AS. dan bukan pula pendapat orang-orang yang
terdekat dengan beliau.
Di Kota Paris ada Kitab Injil Barnabas. Kitab ini dicetak ulang
setelah diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab. Isi dari Barnabas itu
sangat berlainan dengan isi keempat kitab yang ada saat ini. Jadi
jelaslah, bahwa banyak ayat-ayat Allah SWT yang ada dalam kitab
Injil telah dibuang atau diubah, sehingga kitab Injil sekarang tidak
sesuai dengan Kitab Injil yang disampaikan oleh Nabi Isa AS. kepada
ummat Nasrani dahulu.














IX. AL QURAN MEMBENARKAN
KITAB-KITAB TERDAHULU DAN MENGKOREKSINYA

Kitab suci Al Quran mengakui atau membenarkan, sesungguhnya
Allah SWT telah menurunkan kitab-kitab suci sebelum diturunkannya
Al Quran. Bahkan Al Quran menjadi penguji kebenaran isi kitab-
kitab itu serta mengkoreksi kesalahan dan penyimpangan yang
dilakukan oleh para ahli yang telah merubah isi kandungan kitab-
kitab terdahulu. Allah SWT berfirman dalam surah Al Maidah ayat 48:
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
75
` , ,` , - , . : .` `, , ` , ,
` , ` , ,` , .
Artinya : Dan Kami telah menurukan kepadamu kitab Al Quran
dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang
sebelumnya yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebe-
lumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab lain itu

Allah SWT memerintahkan manusia agar beriman kepada kitab-
kitab Allah SWT, termasuk didalamnya Kitab Taurat dan Kitab Injil.
Namun karena kedua kitab suci itu telah banyak diubah, ada yang
dihilangkan dan ada yang ditambah oleh pendapat dan pemikiran
manusia, maka kita tidak wajib mengimani kitab Taurat dan Injil
yang ada saat ini di tangan kaum Yahudi dan Nasrani.
Al Quran membenarkan isi kandungan kedua kitab suci terda-
hulu (Kitab Taurat dan Injil) sebelum dilakukan pengubahan oleh
para penulis kitab itu. Selain itu Al Quran juga menjelaskan, bahwa
kaum Yahudi dan Nasrani banyak melakukan pengubahan ayat-ayat
kedua kitab itu. Al Quran memberitakan kepada kaum Nasrani dan
Yahudi tentang kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul dan
Kitab Al Quran meluruskan kesalahan-kesalahan dan penyimpangan
yang sengaja mereka lakukan. Namun mereka tetap enggan beriman.
Allah swt berfirman di dalam surah Al Maidah ayat 15 :

, ` . - ` , `, ,` ` _ ` , ,` , ` , ` `
- ` ,` , ` , ` , , . .,` -` ` ,` `
' ` . , ` _` ,` = ` , ` ` ,
Artinya : Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul
kami, menjelaskan kepadamu banyak dari Isi Al Kitab yang
kamu sembunyikan dan banyak (pula yang) dibiarkannya.
Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
76
kitab yang menerangkan. (yaitu Nabi Muhammad SAW dan Al
Quran)

Akan tetapi dengan kesombongan dan keangkuhannya kaum
Yahudi dan Nasrani tidak mau beriman kepada Nabi Muhammad SAW
dan kitab suci Al Quran. Mereka menganggap Nabi Muhammad SAW
bukan Rasul dan Al Quran bukan wahyu Allah SWT. Oleh karena itu
Allah SWT tidak menerima agama yang dipeluk mereka. Tentang hal
itu Allah SWT menerangkan di dalam surah Al Maidah ayat 68 :
` _` - _` , _ ` ,` ` . ` , _` ,` ` ,` ` ,
` . , , ` , - , _ ` ` , ` , ,` ` ,
Artinya : Katakanlah : Hai Ahli Kitab kamu tidak dipandang beragama
sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran Taurat, Injil dan
Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhan-mu.

Menegakkan ajaran Taurat dan Injil disini maksudnya adalah
mengikuti isi kandungannya yang belum diubah-ubah yang didalam
kedua kitab itu membenarkan akan datangnya Rasul terakhir, yaitu
Nabi Muhammad SAW dengan membawa ajaran Islam.
Dari penjelasan diatas jelaslah sebenarnya Al Quran mengakui
kebenaran kitab-kitab suci terdahulu dan mengkoreksi penyimpang-
an-penyimpangan yang telah dilakukan kaum Yahudi dan Nasrani.
Setiap orang mumin harus beriman kepadanya. Tetapi diharamkan
beriman kepada kitab Taurat dan Injil yang sudah tidak murni lagi isi
kandungannya seperti yang diyakini olah ummat Yahudi dan Nasrani
(Kristen) zaman sekarang.

I. BERIMAN KEPADA RASUL-RASUL

1. Pengertian Nabi dan Rasul.

Para Ulama membedakan antara pengertian Nabi dengan Rasul.
Nabi, menurut bahasa Nabi artinya pembawa berita. Menurut istilah
syara, nabi itu adalah manusia yang diwahyukan syara kepadanya
dan tidak diperintah untuk menyampaikan kepada ummat manusia.
Sedangkan Rasul, menurut bahasa artinya utusan atau yang diutus.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
77
Menurut istilah syara, rasul itu adalah manusia yang diwahyukan
syara kepadanya dan diperintah untuk menyampaikannya kepada
ummat manusia. Setiap rasul itu nabi tetapi tidak semua nabi itu
rasul.
Rasul adalah manusia yang dipilih oleh Allah SWT sebagai
utusannya untuk menerima wahyu yang berisi ajaran yang benar
untuk disampaikan kepada ummat manusia. Allah SWT memilih
utusan-utusannya dari golongan Malaikat atau manusia untuk
menyampaikan risalah-Nya. Hal ini diterangkan didalam surah Al
Anam ayat 124 dan surah Al Hajj ayat 75 sebagai berikut :
= ` , ` .` , - ` -, ` _
Artinya : Allah lebih mengetahui dimana hendak ia letakkan
risalah-Nya (dalam memilih Rasul)

. ' ` =` ., = = . ` , ` ` _
` ,` , . , ` _` ,
Artinya : Allah memilih utusan-utusan dari Malaikat dan dari
manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha
Melihat.

Rasul-rasul itu juga manusia biasa yang perlu hidup dan
kehidupan. Mereka makan dan mencari nafkah serta berkeluarga.
Namun mereka itu terpilih sebagai utusan karena memang telah
dipersiapkan oleh Allah SWT dengan sifat-sifat keutamaan yang tidak
dimiliki manusia biasa. Tentang hal ini Allah berfirman di dalam
surah Al Furqan ayat 20 :
, ` ,` ,` . ` , ` , ' : ` ` _ , ` , ' = .
.` ,` ` , , _ ,` .
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
78
Artinya : Tidaklah kami mengutus beberapa rasul sebelummu
melainkan mereka juga makan makanan dan berjalan
dipasar.
Kemudian dalam surah Ar Rad ayat 38 :
` ` _ ` _ ` , - , : ` ` _ , - ,` _ ` ,` , `,
Artinya : Sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa orang rasul
sebelum kamu dan kami memberikan istri-istri dan
keturunan kepada mereka.

Kepada setiap kaum Allah SWT telah mengutus rasul untuk
menyampaikan ajaran agama yang memerintahkan manusia untuk
menyembah Allah SWT dan meninggalkan thaghut (berhala dan
setan). Karena kebanyakan manusia pada saat itu menyembah
berhala atau dewa-dewa yang dianggapnya sebagai tuhan yang
mencipta dan menolong mereka. Hal ini diterangkan di dalam surah
An Nahl ayat 36 dan surah Yunus ayat 47 :
, ` , _ ` _ ` .` ,` ' ` ,` ` - , ='` ,` ` ` .
= .` ,
Artinya : Sesungguhnya telah Kami bangkitkan seorang rasul untuk
tiap ummat dengan perintah : Sembahlah Allah dan
jauhilah Thaghut

, ` ` _ ` ` ,` , ` , , . ` ,` , ` ,` _ . -
.` ,` =`, . ` ,` , ` ,
Artinya : Tiap-tiap ummat mempunyai Rasul ; maka apabila telah
datang rasul mereka diberikanlah keputusan antara
mereka (antara rasul dengan orang kafir) dengan adil
dan mereka tidak (sedikitpun) dianiaya.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
79
Allah SWT mewajibkan manusia beriman kepada semua Rasul-
rasul yang telah diutus ke dunia tanpa membeda-bedakan satu
dengan lainnya. Orang yang beriman kepada sebagian Rasul-rasul
tetapi tidak beriman kepada rasul lainnya termasuk orang kafir. Allah
SWT berfirman di dalam surah An Nisa ayat 150-151 :
` ` _ , = , .` ,` , , `, . , `, . .` ,` `, ,`, , ` , ,` ,
` ,` , , ` , ` ` ,` .` , ` , ,, ` ` _ , =
` ,` : ` , ` , : ` , , ` , -` , . .` ,` `, ,`, ,
, - .` ,` , ' , `, , ` ` ` , ,
Artinya : Sesungguhnya orang yang kafir kepada Allah dan rasul-
rasul-Nya dan berkehendak untuk membeda-bedakan
antara Allah dan rasul-rasul-Nya dan mereka berkata :
Kami beriman kepada sebagian (rasul) dan kami tidak
beriman kepada sebagian lainnya, mereka bermaksud
mengambil jalan (lain) diantara yang demikian itu (iman
dan kafir). Mereka itu adalah orang-orang kafir yang
sebenar-benarnya.

Seorang muslim wajib beriman kepada Nabi Muhammad SAW
dan Rasul-rasul yang telah diutus sebelumnya. Mereka adalah utusan
Allah SWT yang menyampaikan ajaran agama yang benar. Namun
demikian bukan berarti kita harus menjalankan seluruh syariat yang
pernah mereka sampaikan. Agama yang wajib diimani dan dilaksana-
kan sekarang adalah ajaran agama Islam yang berdasar kepada Al
Quran dan Sunnah. Karena Islam agama yang menyempurnakan
seluruh ajaran yang pernah disampaikan.
Apabila kita perhatikan manusia pada zaman ini, banyak
diantara mereka memeluk agama selain Islam. Mereka termasuk
orang-orang kafir. Mereka meyakini agama yang dipeluknya adalah
agama yang benar. Padahal semenjak diturunkan Agama Islam ke
dunia ini ajaran-ajaran agama yang terdahulu sudah tidak berlaku
lagi dan semua agama yang bukan datang dari Allah adalah tidak
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
80
benar. Sesungguhnya agama yang diterima di sisi Allah SWT hanyalah
agama Islam.

2. Pengertian beriman kepada Rasul-Rasul.

Beriman kepada Rasul-rasul Allah SWT maksudnya adalah,
mempercayai dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT telah
mengutus Rasul dengan diberikan wahyu yang berisikan syariat atau
ajaran agama dan meyakini pula, bahwa ajaran yang disampaikannya
itu adalah benar dan harus diikuti dengan sepenuh hati.
Sebagai bukti seseorang itu benar-benar telah beriman kepada
Rasul Allah SWT dapat dilihat dari sikap, perkataan dan
perbuatannya. Apakah ia bersedia menjalankan ajaran agama yang
disampaikan oleh Rasul dengan sungguh-sungguh. Karena setiap
Muslim yang beriman kepada Rasul diperintah untuk taat kepadanya.
Firman Allah SWT di dalam surah Al Anfal ayat 46 :
=` ,` ` , ~ , ` ` ,` _ , ` ,` _ . , ` , . ,
` , ` -`, _ ` ,` , ` . , . = _ `, , ,` .
Artinya : Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah
kamu berbantah-bantahan yang menyebabkan kamu
menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah.
Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar

Mentaati Allah SWT dan Rasul-Nya artinya berpegang teguh
kepada seluruh ajaran agama Islam dengan melaksanakan seluruh
syariat yang telah ditetapkan di dalam Al Quran dan Sunnah Rasul.
Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang masalah Agama atau
masalah lain hendaknya manusia kembali kepada Al Quran dan
Hadits dan tidak berbantah-bantahan dengan pemikiran masing-
masing. Dengan kembali kepada Al Quran dan Sunnah Rasul berarti
manusia mengembalikan semua masalah kepada ajaran yang benar.
Karena kebenaran yang mutlak itu hanya ada pada ajaran agama
Allah yang hak, belum dikatakan beriman kepada Rasul dengan
sebenarnya apabila belum dibuktikan dengan keteguhan hati dalam
menjalankan ajaran-ajaran yang disampaikan. Bahkan dapat
dikatakan sebagai orang munafik, apabila seseorang mengaku
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
81
beriman kepada Rasul tetapi tidak melaksanakan ajaran yang
disampaikannya.
Allah SWT juga melarang manusia mengada-ada, baik menambah
atau mengurangi ajaran yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW
sebagaimana telah diterangkan di dalam Al Quran dan Sunnah.
Orang-orang yang berpegang teguh kepada Al Quran dan Sunnah
Rasul akan selamat dunia dan akhirat. Rasulullah SAW berpesan
kepada ummatnya agar senantiasa berpegang teguh kepada Al Quran
dan Sunnah Rasul.
` . , ` , ` , `, ,` . ` ,` ` , , ` .
, . = ` ` , ` ,` _
Artinya : Aku tinggalkan kepadamu dua perkara yang tidak akan
tersesat selama berpegang teguh kepada keduanya, yaitu
Kitabullah (Al Quran) dan Sunnah Rasul (Hadits Nabi).

Selain mentaati ajaran yang disampaikannya, seorang yang
beriman kepada Rasul juga harus meneladani kepribadiannya.
Seorang Muslim wajib mencontoh akhlak dan prilaku Nabi Muhammad
SAW. Karena pada diri beliau terdapat keteladanan bagi manusia.
Allah SWT berfirman dalam surah Al Ahzab ayat 21 :
` . ` , ` ` ,` _ = ,` - `
. =` ,` -` ,, ` , , , , - . = , , ,` ,
Artinya : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasul Allah itu suri
tauladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang-orang yang
mengharap-kan (rahmat) dari Allah dan (kedatangan) hari
kiyamat dan banyak menyebut Allah.

Dari keterangan beberapa ayat Al Quran dan Hadits diatas
jelaslah, bahwa pengertian beriman kepada Rasul adalah yakin dan
percaya dengan sungguh-sungguh, bahwa Allah SWT telah mengutus
rasul dengan diberi wahyu yang berisi ajaran Agama yang benar
untuk disampaikan kepada ummat. Bukti keimanan seseorang
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
82
terhadap rasul adalah kesungguhan dalam menjalankan ajaran yang
disampaikan dengan penuh ketaatan serta meneladani akhlaknya
yang sangat mulia. Mereka yang mengaku beriman kepada Rasul
tetapi tidak menjalankan ajaran yang disampaikannya termasuk
orang yang munafik.
Setiap Muslim wajib beriman kepada semua Nabi dan Rasul yang
telah diutus oleh Allah SWT tanpa membeda-bedakan satu dengan
lainnya. Walaupun sebenarnya diantara Nabi dan Rasul itu memiliki
kelebihan, sesuai dengan tantangan yang dihadapi dalam
menyampaikan amanah dari Allah SWT. Seperti dijelaskan di dalam
surah Al Baqarah ayat 253 :
: ` ' , ` . ` ,` , .` , _ ` , ` ,` ,` `
, = _ _ , ` ,` , .` , . - _
Artinya : Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagain (dari mereka) atas
sebagian lainnya. Diantara mereka ada yang Allah
berkata-kata (langsung) dan sebagiannya mereka
ditinggikan beberapa derajat.



3. Tugas-tugas Rasul.

Rasul diutus oleh Allah SWT dengan membawa misi atau tugas
yang ditetapkan untuk dilaksanakan dengan baik. Tugas-tugasnya itu
antara lain :
a. Menyampaikan keterangan dan penjelasan-penjelasan tentang
Allah SWT dengan segala sifat-sifat-Nya yang Maha Sempurna
dan segala sesuatu yang berhubungan dengan-Nya.
b. Mengajarkan dan mengajak manusia untuk berakhlak mulia.
c. Menyampaikan wahyu Allah SWT kepada manusia yang berisi
ajaran-ajaran dan aturan-aturan hidup manusia untuk
membebaskan manusia dari kesesatan
d. Menyatukan keparcayaan manusia untuk beriman dan mengabdi
hanya kepada Allah SWT.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
83
e. Menyampaikan khabar gembira bagi orang yang beriman dan
beramal shaleh dan ancaman bagi orang-orang yang durhaka
kepada Allah SWT.
4. Sifat-sifat Rasul

Allah SWT yang memilih dan mengangkat Rasul untuk dijadikan
utusan-Nya sebagai pembawa ajaran agama yang benar. Oleh karena
itu setiap Rasul itu harus memiliki keutamaan sifat bila dibandingkan
dengan manusia biasa. Rasul-rasul itu wajib memiliki sifat-sifat
sebagai berikut :
a. Sidik, artinya benar atau jujur. Setiap Rasul pasti jujur dan benar
dalam menyampaikan hal-hal yang benar atau yang salah.
Kejujurannya itu dilakukan karena ketaatannya kepada Allah SWT
dan kecintaannya kepada ummat manusia. Karena itu Rasul dapat
dipercaya dan mustahil bersifat Kazib (dusta). Allah SWT
berfirman didalam surah Maryam ayat 41 :
` , , . . ` ` ,` , ,` , . ' ,
Artinya : Ceritakanlah (hai Muhammad) tentang kisah Ibrahim di
dalam kitab (Al Quran) ini. sesungguhnya ia adalah orang
yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi.

Mustahil Rasul itu bersifat Kizb (dusta), karena tidak mungkin
Allah SWT mengutus seorang pendusta sebagai rasul pembawa
amanah. Semua yang disampaikannya atas bimbingan Allah SWT.
Diterangkan di dalam surah Al Najm ayat 3-4 :
` - , . ,` . , ` =` , , _ -` ,`, `
Artinya : dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Quran) menurut
kemauan hawa nafsunya, ucapannya tidak lain adalah
wahyu yang diwahyukan kepadanya.

2. Amanah, artinya dipercaya. Kepercayaan yang dilimpahkan Allah
SWT untuk menyampaikan wahyu dan membimbing ummat
manusia. Pastilah Allah SWT mengutus kepercayaan-Nya sebagai
Rasul. Keadaan demikian diterangkan di dalam surah Asy Syuaraa
ayat 106-107 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
84
. ` _` ,` ` ,` ` ,` - ` ,` , .` , ` . ` ` , ` ,` _ ` , `
Artinya : Ketika suadara mereka (Nuh) berkata kepada mereka :
Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku
adalah seorang Rasul kepercayaan yang diutus kepadamu.

Maka Mustahil Rasul bersifat Khianat. Karena tidak mungkin
Allah SWT mengutus seorang pengkhianat menjadi Rasul.

3. Tabligh, artinya menyampaikan. Setiap Rasul itu pasti menyam-
paikan apa-apa yang seharusnya disampaikan kepada ummat
manusia tanpa ada satupun yang disimpan atau disembunyikan,
walaupun yang disampaikannya itu pahit. Karena tugas seorang
Rasul adalah menyampaikan ajaran agama Allah SWT kepada
ummat manusia. Maka Mustahil Rasul itu bersifat Kitman
(menyembunyikan apa yang seharusnya disampaikan kepada
manusia) Tentang keadaan tersebut dijelaskan di dalam surah Asy
Syuura ayat 48 dan surah Yasin ayat 17 :
_ . :` , . =` , - ` , ,` , . ` _ ` ,` . ,` .
Artinya : Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu
sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain
adalah menyampaikan.
. ` , , ` ` , ' _
Artinya : dan kewajiban kami tidak lain hanyalah menyampaikan
perintah Allah dengan jelas.

4. Fathanah, artinya cerdas. Dengan sifat ini Rasul dengan cermat
dapat menerima wahyu dan menyampaikan serta menjelaskannya
kepada ummat manusia. Tidak mungkin orang bodoh itu mampu
menerima wahyu yang sangat berat dan menyampaikan serta
menjelaskannya kepada manusia untuk diikutinya. Mustahil Rasul
itu bersifat Baladah (bodoh atau tidak bijaksana). Tidak mungkin
Allah SWT mengutus manusia bodoh sebagai rasul.

Rasul-rasul itu memiliki sifat-sifat yang terpuji, tetapi tidak
berarti rasul itu berbeda dari manusia biasa secara keseluruhan.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
85
Rasul juga memiliki sifat-sifat kemanusiaan seperti manusia biasa.
Selain menyebutkan sifat-sifat yang wajib dan yang mustahil seperti
dijelaskan diatas para ulama juga menjelaskan sifat-sifat yang jaiz
(boleh saja ada pada seorang Rasul).
Sifat-sifat yang Jaiz bagi rasul adalah sifat yang boleh saja ada
bagi setiap rasul. Karena Rasul-rasul itu juga manusia seperti pada
umumnya. Dijelaskan di dalam surah Al Kahfi ayat 110.
` , ` , , `
Artinya : Katakanlah, sesungguhnya aku ini seorang manusia
seperti kamu.

Rasul-rasul juga makan, minum, berdagang atau berbelanja di
pasar dan hal-hal baik lain yang menujukkan rasul itu juga manusia
biasa yang memiliki sifat-sifat manusiawi. Hal ini diterangkan di
dalam surah Al Furqon ayat 20 dan surah Al Muminun ayat 33 :
, ` ,` ,` . ` , ` , ' : ` ` ` _ , .` ,
.` ,` ` , , = ,` .
Artinya : Dan kami tidak mengutus rasul-rasul sebelum kamu
melainkan mereka sungguh makan makanan dan berjalan
dipasar.

` , ` , , . ', ` ' ., ` `
` . ,` , , ` .` ,` , ,`
Artinya : Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, ia
makan apa yang kamu makan dan minum apa yang kamu
minum.

Walaupun Rasul itu adalah manusia biasa, ummatnya tidak
boleh memperlakukannya seperti memperlakukan manusia biasa.
Rasul adalah utusan Allah, artinya orang yang dipilih oleh Allah SWT
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
86
karena memiliki sifat-sifat keutamaan dibanding manusia biasa.
Manusia harus menghormati rasul-rasul sebagai mana Allah SWT dan
para Malaikat juga memuliakannya, sebagaimana telah diterangkan
di dalam surah Al Ahzab ayat 56 :
, ` ` _ .` , .`, ` , = . ,', ' ` ,` `,
. , ` , ` , ` , ` ` ,`
Artinya : Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya menyampaikan
shalawat kepada Nabi, maka hai orang-orang yang beriman
sampaikanlah shalawat dan salam kepadanya.
5. Jumlah Nabi dan Rasul

Jumlah para Nabi dan Rasul yang diutus ke dunia ini cukup
banyak. Bahkan Allah SWT menerangkan, bahwa kepada setiap
ummat diutus seorang Rasul sebagaimana diterangkan dalam surah
Yunus ayat 47 :
, ` ` ,` _
Artinya : Dan bagi tiap-tiap ummat mempunyai rasul
Menurut para Ulama jumlah Rasul yang diutus ke muka bumi ini
seluruhnya 313 orang dan Nabi 124.000 orang. Namun Nabi dan Rasul
yang wajib diketahui setiap Muslim ada 25 orang. Nama-nama itu
tercantum dalam Al Quran. Di dalam surah Al Anam ayat 83
disebutkan nama (1) Nabi Ibrahim AS.
: , .` , . ` .` -` - ,` , ,` , _ ` ,
Artinya : Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada
Ibrahim untuk menghadapi kaumnya .

Di dalam ayat 84 disebutkan nama-nama (1) Nabi Ishak AS, (3)
Nabi Yakub AS, (4) Nabi Nuh AS, (5) Nabi Daud AS, (6) Nabi
Sulaiman AS, (7) Nabi Ayyub AA, (8) Nabi Ysuf AS, (9) Nabi Musa AS
dan (10) Nabi Harun AS.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
87
` ` , , -` , .` , ` , `, -` ,` , `, `
` ` , _ , ` ,` , . ` , ` , .,', ' , .` ` ,`, ,
_ ` ,` , .` ,` _ , : , ,` - ` , ` - '
Artinya : Dan Kami telah menganugrahkan Ishak dan Yakub
kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah kami
beri petunjuk. Dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah
kami beri petujuk dan kepada sebagian dari keturunannya
(Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan
Harun. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-
orang yang berbuat baik.

Pada ayat 85 disebutkan nama-nama (11) Nabi Zakaria AS, (12)
Nabi Yahya AS (13) Isa AS dan (14) Nabi Ilyas AS.
_ ` , , _` -, ,`, , _ , , , ` , - ` .
Artinya : Dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk
orang-orang yang shaleh.

Pada ayat 86 disebutkan nama-nama (15) Nabi Ismail AS, (16)
Nabi Ilyasa AS, (17) Nabi Yunus AS dan (18) Nabi Luth AS
_ ` . ~` , , ` ` ,`, , _ , , ` , ` , ` ,
Artinya : Dan Ismail, Ilyasa, Yunus dan Luth. Masing-masing kami
lebihkan derajatnya diatas ummat (dimasanya)

Di dalam Ali Imran ayat 33 disebutkan nama Nabi (19) Adam,
juga disebut Nuh dan Ibrahim.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
88
, -` ,` , . _ =` . = . . . ,` . , ,` , ,` ,
` , _
Artinya : Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga
Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala ummat
(dimasa mereka masing-masing)

Di dalam surah Al Araf ayat 65 disebutkan Nabi (20) Hud.
_ , ` ` , =` ,` ` ` ` , , ` ,` ` ,` -
.` , ` ` ` ,` ,
Artinya : Dan kami (telah mengutus) kepada kaum Aad saudara
mereka Hud. Ia berkata : Hai kaumku, sembahlah Allah,
sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selainnya. Maka
mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?

Di dalam surah Hud ayat 61 disebutkan nama Nabi (21) Shaleh.
_ , ` ,` ` - ` , - . ` , , =` ` ` ` , `
` ` ,` ,
Artinya : Dan kepada Tsamud kami utus saudara mereka Shaleh, ia
berkata : Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali
tidak ada tuhan bagimu selain Dia

Di dalam surah Hud ayat 84 disebutkan nama Nabi (22) Syuaib.
_ , ,` ` ,` - ` , ` , ` , =` ` ` ` , `
` ` ,` ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
89
Artinya : Dan kepada (penduduk) Madyan (kami utus) saudara
mereka, Syuaib. Ia berkata : Sembahlah Allah dan
sekali-kali tidak ada Tuhan selain dia ..

Di dalam surah Al Anbiya ayat 85 disebutkan nama Nabi Ismail
(23) Idris dan Nabi (24) Zulkifli.
` , ` , `, _` , , `, , ,` .
Artinya : Dan ingatlah (kisah) Ismail, Idris dan Zulkifli. Semua
mereka termasuk orang-oran yang sabar.

Di dalam surah Al Ahzab ayat 40 disebut nama Nabi (25)
Muhammad SAW.
. ` ` -` , - ` _ ` , - ` , ` ,` ` _
= , - , , ` ` ,
Artinya : Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang
laki-laki diantara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan
penutup Nabi-nabi

Dua puluh lima Nabi itu disebutkan di dalam Kitab Al Quran
maka wajib diketahui dan diimani oleh kaum Muslimin. Namun bukan
berarti tidak wajib mengimani Nabi-nabi lain yang tidak disebutkan
Tidak semua Nabi dan Rasul disebutkan di dalam Al Quran. Hal ini
dijelaskan oleh Allah SWT di dalam surah Al Mumin ayat 78 :
` , ` _ ` ` _ ` : ` ` ,` ,` ` ` . .
:` , ` ,` ,` , ` ` ` , ` ` . :` ,
Artinya : Dan sesungguhnya telah kami utus beberapa orang rasul
sebelum kamu, diantara mereka ada yang kami ceritakan
kepadamu dan diantara mereka ada yang tidak Kami
ceritakan kepadamu...

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
90
Dari dua puluh lima Nabi dan Rasul itu ada yang digolongkan
sebagai Ulul Azmi yaitu para Nabi dan Rasul yang memiliki keistime-
waan dalam kesabaran dan ketabahan yang luar biasa dalam
mengha-dapi gangguan dan tantangan untuk melaksanakan tugas
risalahnya.
Mereka itu adalah : (1) Nabi Muhammad SAW, (2) Nabi Ibrahim
AS, (3) Nabi Musa AS, (4) Nabi Isa AS, (5) Nabi Nuh AS.
6. Mujizat

Mujizat artinya tidak mampu/lemah. Menurut istilah di dalam
Ilmu Tauhid Mujizat itu adalah kejadian luar biasa yang terjadi
pada para Nabi dan Rasul yang tidak mampu dilakukan manusia biasa
untuk membuktikan kebenaran dirinya sebagai Nabi dan Rasul dan
apa-apa yang disampaikannya. Dengan mujizat itu Nabi dan Rasul
mengalahkan bantahan-bantahan dan sihir-sihir orang-orang yang
tidak beriman.
Tidak semua kejadian luar biasa yang terjadi /dimiliki manusia
disebut mujizat. Ada beberapa syarat kejadian luar biasa itu dapat
disebut sebagai mujizat yaitu :
a. Kejadiannya Luar biasa. Artinya kejadian luar biasa yang terjadi
pada Nabi dan Rasul diluar hukum alam, seperti Nabi Nuh selamat
dari banjir besar, Nabi sulaiman dapat berbicara dengan binatang,
Nabi Musa AS dapat merubah tongkatnya menjadi ular, Nabi
Ibrahim tidak hangus terbakar ketika dimasukkan kedalam api
besar dan Nabi Muhammad SAW dapat mengeluarkan air jernih
dari sela-sela jari tangannya.
b. Adanya tantangan, Maksudnya Mujizat itu diberikan karena ada
sebagian manusia yang tidak beriman dan mencela kebenaran
yang disampaikan para Nabi. Untuk membuktikan kebenaran itu
Allah SWT memberikan mujizat agar mereka beriman.
c. Mujizat itu datang dari Allah SWT. Artinya kejadian luar biasa itu
bukan ciptaan para Rasul, tetapi datang dari Allah SWT.
d. Manusia tidak sanggup menirunya. Maksudnya, kejadian luar biasa
itu tidak sanggup ditiru oleh manusia biasa.

Dengan mujizat itu para penentang Nabi dan Rasul itu menjadi
lemah, karena bantahan dan penolakan mereka dikalahkan dengan
mujizat yang diperlihatkan Allah SWT melalui para Nabi dan Rasul
itu. Setelah menyaksikan mujizat maka ada diantara mereka yang
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
91
beriman seperti para tukang sihir Firaun yang beriman setelah
sihirnya dikalahkan oleh tongkat Nabi Musa AS berubah menjadi ular
besar dan memangsa seluruh ular tukang sihir itu. Namun demikian
ada pula yang tetap kafir seperti ummat Nabi Isa AS yang memohon
diturunkan hidangan dari langit, tetapi setelah hidangan diturunkan
mereka tetap kafir dan bahkan memperolok-olok kejadian itu dengan
mengatakan itu adalah sihir belaka.
Selain Mujizat ada pula kejadian luar biasa yang disebut Irhas,
yaitu kejadian luar biasa yang terjadi pada seorang yang akan
diangkat menjadi Rasul, seperti ketika Nabi Muhammad SAW belum
menjadi Nabi setiap kali berjalan selalu dilindungi awan.
Ada lagi kejadian luar biasa yang disebut Karamah, yang
artinya kemuliaan, anugrah, perlindungan atau pertolongan yang
diberikan kepada Wali Allah SWT yang shaleh.
Kaum sufi meyakini, bahwa para wali itu memiliki kemampuan
yang tidak mampu dilakukan manusia biasa.
Karamah juga dapat terjadi bukan dikalangan para Wali saja,
tetapi juga pada manusia biasa yang shaleh. Biasanya para Wali dan
orang-orang shaleh itu merahasiakan karamahnya karena tawadlu
(merendahkan diri terhadap Allah SWT) dan diperlihatkan ketika
dibutuhkan saja.
Ada kejadian luar biasa yang disebut Istidraj, yaitu kejadian
luar biasa yang terjadi pada orang yang fasik (tidak mematuhi
perintah Allah SWT), orang-orang zindik (yang tersesat iman-
nya) dan orang-orang kafir. Kemampuan luar biasa itu diberikan
oleh Allah SWT sebagai uluran untuk memperdaya sehingga mereka
bertambah sesat dan jauh dari rahmat Allah SWT.

7. Beberapa contoh Mujizat.

a. Mujizat Nabi Musa A.S , yaitu tongkatnya yang dapat berubah
menjadi ular dan memakan ular-ular tukang sihir Firaun dan
dapat membelah laut menjadi daratan ketika Nabi Musa dan para
pengikutnya dikejar Firaun bersama tentaranya.
b. Mujizat Nabi Isa AS, yaitu dapat menyembuhkan orang yang sakit
belang, padahal pada zaman itu penyakit belang tidak dapat
disembuhkan.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
92
c. Mujizat Nabi Ibrahim AS, yairu beliau tidak hangus terbakar
dimakan api unggun besar yang dibangun oleh Raja Namruz,
karena Nabi Ibrahim menghancurkan berhala-berhala mereka.
d. Mujizat Nabi Nuh AS, yaitu Selamat dari banjir besar dengan
kapal yang diciptakan atas perintah Allah sebelumnya.
e. Mujizat Nabi Daud AS, Yaitu besi menjadi lunak ditangan Nabi
Daud sehingga beliau mudah membuat perkakas perang.
f. Mujizat Nabi Sulaiman AS, yaitu ditaklukkan para Jin, dapat
memahami bahasa binatang dan ditaklukkannya angin.
g. Mujizat Nabi Muhammad SAW misalnya dapat mengeluarkan air
dari sela-sela jari tangannya, Terbelahnya Bulan pada pandangan
orang kafir, Isra Miraj dan Mujizat yang paling besar adalah
Kitab suci Al Quran.













II. BERIMAN KEPADA NABI MUHAMMAD SAW


1. Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW adalah Nabi pembawa risalah (ajaran)
Islam dan sebagai Rasul terakhir. Ia adalah salah seorang Rasul yang
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
93
tertinggi dalam kelompok Ulul Azmi, yaitu para Rasul yang
mempunyai keistimewaan dalam mengemban amanah dari Allah SWT.
Nabi Muhammad SAW dilahirkan di kota Mekah pada tanggal 12
Rabiul Awal, tahun Gajah atau bertepatan dengan 20 April 570
tahun Masehi. Tahun kelahiran beliau dikenal dengan sebutan tahun
gajah. Karena beberapa bulan sebelumnya telah datang tentara
gajah yang dipimpin oleh Abrahah yang berniat menghancurkan
Kabah. Niat itu dilaksanakan karena merasa iri melihat Kabah
menjadi pusat keagamaan bangsa Arab dan pusat pertemuan para
pedagang dari Siria dan Yaman. Ia ingin memindahkan pusat
keagamaan dan pusat perdagangan ke Yaman. Namun niat tidak
berhasil, karena digagalkan oleh burung-burung Ababil, seperti
dikisahkan dalam Al Quran surah Al Fil.
Ayah Nabi Muhammad SAW bernama Abdullah bin Abdul
Mutthalib dari Bani Hasyim yang menjadi penguasa kota Mekah
pada waktu itu. Sedangkan Ibunya adalah Aminah binti Wahab dari
Bani Zuhra. Baik dari garis keturunan ayah atau ibu Nabi Muhammad
SAW bersambung sampai kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Nabi
Muhammad SAW lahir dalam keadaan yatim, karena ayahnya telah
meninggal dunia tiga bulan setelah menikah dengan ibunya.
2. Tanda-tanda Kenabian.
Sejak kecil telah tampak tanda-tanda, bahwa kelak Muhammad
SAW akan menjadi seorang Rasul. Dalam usia 5 bulan beliau sudah
pandai berjalan dan pada usia 9 bulan beliau sudah pandai berbicara
dan pada Usia 2 tahun beliau sudah ikut menggembala kambing
bersama anak Halimah As Sadiyah, ibu asuhnya. Pada saat ikut
menggembala kambing itulah beliau didatangi dua Malaikat yang
membelah dadanya dan membersihkan jiwanya dari segala macam
sifat buruk.

3. Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul.
Walaupun Bangsa Arab ketika itu menyembah berhala tetapi
Nabi Muhammad SAW tidak pernah ikut beribadah seperti mereka.
Menjelang usianya yang ke 40, beliau sering menyendiri untuk
berfikir dan mencari jalan keluar, mengapa bangsanya menyembah
berhala. Beliau sering mengasingkan diri di Gua Hira. Disana Beliau
bertafakkur dan beribadah menurut agama Nabi Ibrahim. Hal itu
dilakukan berhari-hari dan beliau pulang apabila merasa rindu
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
94
dengan keluarga atau perbekalannya habis. Sepanjang bulan
Ramadlan beliau bertafakkur di gua itu.
Pada tanggal 17 Ramadlan/6 Agustus 611 Masehi Malaikat
Jibril datang menghampiri beliau di gua Hira dan menyampaikan
wahyu pertama, surah Al Alaq ayat 1 sampai ayat 5. Dengan
turunnya wahyu itu beliau telah diangkat menjadi Rasul.
Setelah itu beliau menyampaikan peristiwa itu kepada Istrinya,
Khadijah. Kemudian Khadijah menyampaikan pula kepada Waraqah
bin Naufal, seorang yang banyak memahami kitab orang Nasrani dan
Yahudi. Setelah diceritakan kejadian tersebut Waraqah bin Naufal
berkata : Aku bersumpah dengan nama Tuhan yang ditangannya
terletak hidup Waraqah, Tuhan telah memilihmu menjadi Nabi kaum
ini. Malaikat Jibril telah datang kepadamu. Kaummu akan
mengatakan, bahwa kamu penipu, mereka akan memusuhimu,
membuangmu dan melawanmu. Sungguh sekiranya aku dapat hidup
sampai hari itu aku akan membelamu
Setelah kejadian itu Nabi Muhammad kembali tenang dan
beberapa kali Malaikat Jibril datang menyampaikan wahyu. Demikian
seterusnya selama 23 tahun (22 tahun, 2 bulan 22 hari) beliau
menerima wahyu dan menyampaikannya kepada ummat, baik ketika
berada di kota Mekah atau di Kota Madinah.
Dawah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW berhasil dengan
baik. Dalam tempo yang tidak begitu lama Bangsa Arab yang tadinya
dalam keadaan Jahiliyah telah menjadi bangsa yang beragama dan
berakhlaq mulia.
4. Wafatnya Nabi Muhammad SAW.
Dua bulan setelah melaksanakan hajji wada Nabi Muhammad
sakit. Namun demikian beliau terus memimpin ummat dalam
beribadah atau bermasyarakat. Kemudian pada tanggal 12 (ada yang
berpendapat 13) Rabiul Awal 11 H/8 Juni 632 Nabi Muhammad SAW
meninggal dunia di rumah istrinya Aisyah binti Abu Bakar.
5. Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir.
Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul untuk
memperbaiki penyimpangan-penyimpangan aqidah ummat manusia,
baik yang beragama Yahudi Nasrani atau yang beragama lain yang
sudah tidak lagi mengikuti ajaran agama Allah SWT yang hak.
Akhlak ummat manusia menjadi rusak. Karena itulah beliau
pernah bersabda :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
95
. ` . ` , ` ` - . _ ,
Artinya : Sesungguhnya aku diutus untuk memperbaiki/
menyempurnakan akhlak.

Ajaran Islam yang telah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW
mengajak manusia untuk beiman dan mengabdi hanya kepada Allah
SWT. Agama Islam membenarkan ajaran-ajaran para Nabi terdahulu
dan bahkan Islam diturunkan untuk menyempurnakan ajaran-ajaran
tersebut. Oleh sebab itu tidak akan ada wahyu Allah SWT lagi yang
diturunkan setelah wahyu terakhir yang diterima Nabi Muhammad
SAW. Dalam wahyu itu dijelaskan, bahwa Islam telah sempurna dan
Allah SWT telah ridla manusia memeluk dan mengamalkan ajaran-
Nya. Firman Allah SWT di dalam surah Al Maidah ayat 3 :
` ` ` , ` , ` .` ` , ` , `, ` , ` . ` , ,
`, ` . ` , ` .` , . _ ,
Artinya : ... pada hari ini telah aku sempurnakan untuk kamu
agamamu dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku dan telah
aku ridhai Islam menjadi agamamu...

Islam telah sempurna sebagai agama yang hak. Karena itu Islam
menjadi satu-satunya agama yang diterima disisi Tuhan. Firman Allah
dalam surah Ali Imran ayat 19 :
. ` ` . = ` `,
Artinya : Sesungguhnya agama yang diridlai oleh Allah hanyalah
agama Islam.

Karena Risalah Allah SWT telah sempurna diturunkan dan tidak
diperlukan Nabi dan Rasul maka Nabi Muhammad SAW adalah Rasul
terakhir. Allah SWT berfirman dalam surah Al Ahzab ayat 40
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
96
` . ` - - , ` _ ` ` ` _ ` , ` , - = ` ,
, ` , - ,
Artinya : Muhammad itu bukanlah sekali-kali bapak dari seorang
laki-laki diatara kamu, tapi dia adalah Rasul Allah dan
penutup para nabi-nabi.

6. Nabi Muhammad sebagai Uswatun Hasanah.
Di dalam sejarah tercatat, bawah diutusnya Nabi dan Rasul
ditengah-tengah bangsa yang telah menyimpang dari kebenaran.
Tujuannya adalah agar para Nabi dan Rasul tersebut menyampaikan
wahyu Allah SWT yang berisi ajaran-ajaran agama yang benar.
Karena tugas yang diembannya itu sangat berat, maka Allah SWT
dalam setiap mengangkat Nabi dan Rasul memilih orang yang
terpercaya dalam memegang amanah risalah Allah SWT itu.
Para Nabi dan Rasul adalah manusia pilihan yang tidak tercela
dan ahlaknya dapat diteladani kaumnya. Nabi Muhammad SAW
adalah nabi yang sangat mulia akhlaknya. Pada diri beliau terdapat
banyak keteladanan yang patut ditiru ummat manusia. Keteladanan
yang baik itu disebut Uswatun hasanah. Firman Allah SWT dalam
surah Al Ahzab ayat 21 :
` , . ` - ,` = ` _ . `
,` , = , , , - ` , , , = ` ,` -`,,
Artinya : Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri
teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang
mengharapkan (rahmat) Allah dan Hari Kiyamat dan dia
banyak menyebut Allah.


7. Taat kepada Rasul
Manusia diperintahkan oleh Allah SWT untuk taat kepada Rasul,
seperti dijelaskan dalam firman-Nya di dalam surah An Nisa ayat 59
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
97
` , ~ ` ,` `, ,', , ` ,` ` ,` ,` ` , ~ , =` ,`
Artinya : Hai orang-orang yang beriman, taatlah kamu kepada
Allah dan taat (pula) kamu kepada Rasul

Taat kepada Rasul Allah SWT hukumnya wajib. Orang-orang yang
telah taat kepada Rasul berarti dia juga telah taat kepada Allah.
Firman Allah SWT di dalam surah An Nisa ayat 80 :
_ , ` , = _ ~ ` ` ,` ` , _ =', `
=` , - ` , ,` , ` _
Artinya : Barang siapa yang mentaati Rasul, sesungguhnya ia telah
mentaati Allah dan barang siapa yang berpaling maka
kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi
mereka.

Orang yang taat kepada Rasul dengan selalu mengamalkan
ajaran yang disampaikannya akan mendapat rahmat dari Allah SWT.
Hal ini di jelaskan dalam Al Quran surah An Nur ayat 56
.` ,` -` ,` ` , ` ,` ` , ` ,` ` , ~ ,
Artinya : Taatilah Rasul, agar kamu dirahmati.

Bagaimana sebenarnya cara mentaati Rasul itu ? Allah SWT
berfirman dalam surah Al Hasyr ayat 7 :
` ` ` , , , ` ` , ` - ` ,` ` , ` , ' , ` ,` , `
Artinya : Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dan
apa yang dilarangnya bagi kamu maka tinggalkanlah.

Kalau kita membaca dari awal, ayat diatas berhubungan dengan
harta rampasan perang yang menegaskan agar ummat Islam
menerima (taat) atas keputusan Rasul dan tidak melakukan apa yang
telah dilarang Rasul.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
98
Apa yang disampaikan oleh Rasul bukanlah sekedar pemikiran-
nya yang didorong oleh nafsu melainkan atas bimbingan wahyu dari
Allah. Allah SWT telah memilih Rasul-Nya yang memiliki sifat-sifat
sempurna sebagai manusia. Rasul itu telah menyampaikan apa yang
harus disampaikan dan tidak pernah menyampaikan sesuatu dari
dirinya sendiri, kecuali atas bimbingan Allah. Firman Allah dalam
surah An Najm ayat 3 dan 4 :
, ` =` , , . _ -` ,`, ` ` - , . ,` .
Artinya : dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Quran) menurut
kemauan hawa nafsunya. Ucapan itu tiada lain hanyalah
firman yang diwahyukan kepadanya.


















III. AKHLAK KEPADA NABI MUHAMMAD SAW

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
99
1. Taat kepada Nabi Muhammad SAW
Islam mengajarkan agar ummatnya taat dan hormat kepada Nabi
Muhammad SAW sebagai Rasul Allah. Hal ini disebabkan banyak hal,
seperti :
a. Karena kerasulannya sebagai rahmat bagi alam semesta.
Diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi alam
semesta, bahkan ada hadits yang menerangkan, bahwa Allah SWT
tidak akan menciptakan alam ini kalau tidak karena Nur (cahaya)
Muhammad SAW. Dengan kerasulannya manusia telah dibawa dari
alam kegelapan ke alam yang benderang, jauh dari kesesatan aqidah.
Dengan ajarannya telah menciptakan kedamaian dunia yang
sebelumnya selalu bermusuh-musuhan dan dengan diutusnya Nabi
Muhammmad SAW pertanda bahwa kiyamat telah dekat. Dengan
demikian manusia yang hidup di zaman Islam harus bersiap-siap
menghadapinya.

b. Karena Jasa-jasanya.
Rasulullah SAW telah berjasa menyelamatkan manusia dari
kesesatan dan kehancuran. Dengan ketekunan dan ketabahannya
beliau menyampaikan ajaran agama Islam kepada ummat manusia.
Walaupun beliau dimusuhi dan bahkan diancam akan dibunuh. Selain
itu beliau juga dengan kesabarannya membimbing ummat manusia
yang tadinya tersesat kembali ke jalan Allah SWT sehing-ga terhindar
dari kehancuran dunia dan akhirat. Beliau meninggal-kan dua hal
yang dengannya manusia akan selamat dunia dan akhirat, yaitu
Kitabullah dan Sunnah Rasul. Rasulullah bersabda :
, . ` , , ` ,` ` . `, ,` ` , .` , ` . ,
` ,` _ ` ` , = .
Artinya : Aku tinggalkan dua perkara padamu yang tidak akan
tersesat selama berpegang kepada keduanya, yaitu Kitab
Allah dan Sunnah Rasul.

Tentang perintah taat kepada Rasulullah SAW dijelaskan dalam
surah Al Anfal ayat 46 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
100
` . , ` , ` ,` _ . , ` ` ,` _ , = ` _` , ~ ,
`, , ,` . _ =` ` ,` , ` . , ` , ` -`, _
Artinya : dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah
berbantah-bantahan maka kamu akan menjadi gentar dan
hilang kekuatanmu dan bersabarlah, sesungguhnya Allah
beserta orang-orang yang bersabar.





















IV. SURGA DAN NERAKA

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
101
Kita sering mendapatkan penjelasan, bahwa barang siapa
beramal kebaikan akan dibalas dengan surga dan barang siapa
beramal jahat akan dibalas Neraka. Namun kita belum memahami,
apa sebenarnya surga dan Neraka itu. Rasulullah SAW diutus untuk
menyampaikan berita gembira dan peringatan dan ancaman. Hal itu
dijelaskan oleh Allah SWT di dalam surah Al Ahzab ayat 45 :
` ' ` . ,', '., ` , , ` _ ' ,`, . , ,
Artinya : Hai Nabi, sesungguhnya kami mengutusmu untuk menjadi
saksi dan pembawa kabar gembira dan pemberi
peringatan.

Berita gembira itu antara lain adalah, kepada orang yang
beriman dan beramal shaleh akan diberikan ganjaran surga dan
orang-orang yang zalim akan mendapat neraka di akhirat,
sebagaimana dijelaskan dalam surah Al Baqarah ayat 25 dan surah Al
Kahfi ayat 29 :
, , , `, .` - ` ,` , . . - ` . ', , ` ,`
_` _ ` _ ,` . , ` - ` ` ,` - , ` ,` ` ,
_ , , ` ,,` , ` ` _` _ ` ` , ` _
` _ ,` , ` ,` , , ' ` _ , .` ,` - ,` , ` ,` , ,` , =
Artinya : Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang
yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka
disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di
dalamnya. Setiap mereka diberi rizki buah-buahan di
dalam surga itu mereka mengatakan : Inilah yang pernah
diberikan kepada kami dahulu Mereka diberikan buah-
buahan yang serupa dan untuk mereka ada isteri-isteri
yang suci dan mereka kekal di dalamnya..

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
102
,` _ ` ' - , . ` ` , . ` , ` ` ,` ,
, ,` ` , , , - _ ` , = ` ` ` ` , ,
, ` ,` -` , ,` , ` ,` . , ` , `,` , ` , ` , . ,
` ,` ` . . , ` . ,`
Artinya : Sesungguhnya telah kami sediakan bagi orang-orang yang
zalim itu neraka yang gejolaknya mengepung mereka.
Dan jika mereka meminta minum niscaya mereka akan
diberikan minuman dengan air seperti besi yang mendidih
yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling
buruk dan tempat istirahat yang jelek.

1. Surga
Surga dalam bahasa Arab disebut dengan kata Jannah, yang
mengandung arti taman yang terdiri daripohon-pohon. Kata Jannah
ini diambil dari kata Jannah, yang artinya menutupi. Disebut
demikian karena di dalam taman itu banyak pohon rindang untuk
berteduh.
Yang dimaksud dengan Surga atau Jannah itu adalah suatu
tempat kediaman yang disediakan oleh Allah SWT untuk hamba-
hamba-Nya sebagai balasan atas keimanan dan ketakwaannya selama
hidup didunia.
Tentang kehidupan dan segala kenikmatan yang ada didalam
surga tidak dapat dibandingkan dengan segala keindahan dan
kenikmatan duniawi yang bersifat sementara. Apa yang ada di surga
bersifat abadi dan sangat sempurna. Allah SWT berfirman di dalam
surah Muhammad ayat 15.
.` , ` ` ` , ` ` - ` , ` _ ,` ' , ` .
` _ ,` ' , ' ,` , ` , ` , ` _ ,` ' , ` ` ` ~ ` ,` , `
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
103
,` - ` ` _ ,` ' , ` , , _ ` ,` , , ' _ .' `
` ,` , , ` , . ,` ,` _ ` ,` ` ` , ,
` ,` . ` ' _ = ` , - . ` , ` , _` ` -
Artinya : Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang
yang bertakwa itu ialah sebagai suatu taman yang di
dalamnya ada sungai-sungai yang airnya tidak berubah
rasa dan baunya. sungai-sungai dari susu yang rasanya
tetap tidak berganti-ganti, sungai-sungai dari anggur
yang sedap rasanya bagi orang-orang yang meminumnya
dan sungai-sungai madu yang bening dan jernih. Di sana
mereka memperoleh segala macam buah-buahan serta
pengampunan dari Tuhannya.

Kemudian dalam surah Al Insan ayat 19, 20 dan 21 :
` ,` , ` - ` ,` ,` `, ' _ .` ,` -' . , ` , ,` , ` ` , =, ,
_` , ` ` , ` , . .`, ' _ ` , .`, ' _ , ,` , ` , ` , .
_ , ' ` , ` - , ` ,` ` , ` ,` .` - ` ` ` ` . , ` ,` , ,
, ` . _` ,` , ~ , , ` ,` ,' , _ ` ,` .

Artinya : Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan yang tetap
muda. Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira
mereka, mutiara yang bertaburan. Dan apabila kamu
melihat disana (surga) niscaya kamu akan melihat
berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.
Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan
sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
104
terbuat dari perak dan Tuhan memberikan kepada
mereka minuman yang bersih.

Keadaan surga tidak dapat dibayangkan oleh pikiran manusia.
Karena belum pernah ada yang masuk kedalamnya. Raslullah SAW
bersabda :
. , ` . ' _ ` ` , . ,` , ` - ` , - ` . ` .` ` '
, , . _ , = - . , ` . . ' .
Artinya : Telah Aku (Allah) sediakan untuk seluruh hamba-Ku
yang shaleh suatu balasan surga yang belum pernah
terlihat oleh mata dan belum pernah terdengar oleh
telinga serta belum pernah terlintas dihati seorangpun.

Keadaan orang-orang yang masuk surga dijelaskan oleh
Rasulullah SAW di dalam salah satu hadits :
_` ,` . _ ` - .` , ` -` , ,` ` _ `, . . _` ` , ,
` , , `, ` , _ ` ,` , _` . ` , . . . ` `
. .` , =` - , . , .` , ` , . , .` , =` , , . , .` , ` ,` , . .
` :` ' ` ,` ,` -` _ , ` . ` ,` , ~ ` . ` ` , - , ` , . ` , .
- , ` - _ ` - _ ` ` , ` _` , - ` ,` ,` - ,` _ . _` ,` . _
` , ,` , , . . ` _ _ .` ,' .
Artinya : Sesungguhnya kelompok pertama yang memasuki surga
itu rupa mereka bagaikan bulan purnama, kemudian yang
menyusul sesudah mereka orang-orang yang rupanya
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
105
bagaikan bintang-bintang cemerlang yang cahayanya
sangat terang di langit. Mereka tidak membuang kotoran
kecil atau besar, tidak pula meludah atau beringus. Sisir
mereka dari emas sedang keringat mereka berbau harum
kasturi dan perapian mereka dari tangkai dupa harum.
Isteri-isteri mereka adalah bidadari yang bermata jelita.
Mereka dalam kejadian seorang manusia seperti ayah
mereka, Adam yang tingginya enam puluh hasta keatas
(H. R. Bukhari, Muslim dan Tirmizi)
Al Aqooidul Islami oleh : Sayid Sabiq

Nama surga itu bermacam-macam, sebagaimana disebutkan di
dalam Al Quran, antara lain :
a. Jannatun Naim, yaitu surga yang penuh kenikmatan
b. Jannatul Mawa, artinya tempat kembali
c. Jannatu Adn, artinya surga sebagai tempat tinggal yang kekal.
d. Daarul Khulud, artinya negeri yang kekal.
e. Daarus Salam, artinya negeri yang sejahtera.
f. Daarul Maqamah, artinya negeri ketenangan.
g. Jannatul Firdaus, artinya surga firdaus.

2. Neraka
Neraka atau Naar adalah tempat disiksanya orang-orang yang
tidak beriman dan orang-orang yang melakukan perbuatan dosa.
Oleh karena itu Neraka disebut sebagai MAUTINUL AZAB (tempat
berlakunya siksaan) Orang-orang yang dimasukkan ke dalam neraka
adalah mereka yang kafir tehadap ayat-ayat Allah SWT. Mereka tidak
beriman, tidak beramal shaleh dan suka berbuat dosa. Allah SWT
berfirman di dalam surah Al Haj ayat 19.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
106
. , _ ` ,` . ` - . ` . - , ` ,` , `, ` ,
= ` . , ` ,` , ` . ` , , ` , .` _ ` , ` ' . .`, _`
` ,` , -
Artinya : Inilah dua golongan (golongan mumin dan golongan kafir)
yang bertengkar, mengenai Tuhan mereka. Maka orang-
orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-
pakaian dari neraka, disiramkan air yang sedang
mendidih ke atas kepala mereka.

Kemudian dalam surah An Nisa ayat 56 Allah SWT berfirman :
` .` ` , , ' , ` ,` , `, . _ ` , ,` ,
` , ` , , ,` , ` , ` - ` ,` , ` , ` ,` ` `, ` - ` . - .
. . = ` , - ,`, , .
Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang kafir dengan ayat-ayat
kami kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka.
Setiap kulit-kulit mereka hangus kami ganti kulit mereka
dengan kulit yang lain supaya mereka merasakan azab.
sesungguhnya Allah Maha Perkasa dan Maha Bijaksana.

Ada sebagian orang Islam yang mengira, bila mereka telah
beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya serta dengan ajaran Islam
yang disampaikannya akan mendapat balasan surga dan kekal di
dalamnya, meskipun tidak beramal shaleh. Padahal Allah SWT tidak
akan pernah menyamaratakan pembalasan-Nya kepada orang
beriman dan beramal shaleh dengan orang beriman tetapi tidak
beramal shaleh. Sangkaan mereka itu sebenarnya salah. Firman Allah
SWT dalam surah Al Jatsiyah ayat 21 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
107
. - ` ' ` ` ,` - , ` - `, . , ` ,` , ` -` . ' .
` . , . - ` ., ,` ,` . `, ` ,` ,` -
.` ,` ` -, . ` ,` ,` ,
Artinya : Apakah orang-orang yang membuat kejahatan atau
kesalahan-kesalahan itu menyangka kami akan
menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman
dan beramal shaleh, yaitu sama antara kehidupan dan
kematian mereka ? amat buruklah apa yang mereka
sangka itu.

Orang-orang yang beriman kelak akan dihisab dan dimizan amal
perbuatannya. Mereka yang banyak amal shalehnya akan masuk
surga, sedangkan mereka yang berdosa akan dimasukkan ke dalam
neraka, apabila mereka belum sempat bertaubat kepada Allah SWT
selama hidupnya di dunia. Tetapi Allah SWT tidak akan menjadikan
orang-orang yang beriman itu kekal di neraka dan pada saatnya nanti
akan dikeluarkan dan dimasukkan ke surga. Tentang hal ini Rasulullah
SAW bersabda :
` -` , , ` ` - ` - ` , _` . _ ` , ` , ,
= _ ` ,` - ,` - ` . ` ` - `
` , - ` . `, . .` ,` -` ,` - , ,` ` ,' ,` .
.` , ` , ` ,` , , - . .` ,` ` ` , ` .` ` ` - `
. - ` ` , , ,` ` _` ,` - . , . , , ` .
Artinya : Ahli surga akan masuk surga dan ahli neraka akan masuk
neraka. Kemudian Allah SWT berfirman : Keluarkanlah
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
108
dari neraka itu siapa saja yang didalam hatinya ada
keimanan sekalipun sebesar biji yang kecil. Maka orang-
orang itu dikeluarkan dari neraka dan tubuhnya sudah
hitam, kemudian dimasukkan ke dalam sungai kehidupan
lalu tumbuhlah orang-orang tersebut sebagaimana
tumbuhnya benih di tepian yang terkena air, tidakkah
engkau melihat bahwa benih akan keluar kekuning-
kuningan dan berseri-seri. (H. R. Bukhari dan Muslim)
Al Aqooidul Islami oleh Sayid Sabiq

Neraka disediakan bagi orang kafir dan suka berbuat zalim itu
bermacam-macam, antara lain :
a. Neraka Hawiyah, yaitu neraka yang berisi api yang sangat panas.
Allah berfirman dalam surah Al Qariah ayat : 10 dan 11 :
` , :. _` ' , . , - ` _ .
Artinya : Dan tahukah kamu, apakah Hawiyah itu, yaitu api yang
sangat panas.

b. Neraka Sair, yaitu neraka yang disediakan untuk Manusia yang
durhaka kepada Allah SWT. Tentang hal ini diterangkan dalam
surah Al Mulk ayat 5 :
` `, _ ` , ` . , ,` ' . ` ,` -` _ , - , _` , ,
,` , ` . ` ,` , ` ` ' , ` , ~ ,`
Artinya : Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit dengan
bintang-bintang dan kami jadikan bintang-bintang itu
alat pelempar syaithan, dan kami sediakan bagi mereka
siksa neraka yang menyala-nyala

c. Neraka Lazha, yaitu neraka yang disediakan untuk orang-orang
yang membelakangi (tidak beriman kepada) seruan dan tidak mau
mengikuti kebenaran dan suka mengumpulkan kekayaan tanpa
mengindahkan larangan Allah SWT. Setiap yang dimasukkan ke
sana akan terkelupas kulit kepalanya. Allah SWT berfirman di
dalam surah Al Maarij ayat 15 18 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
109
: _ = . ,` . ` , ,` . , ,` ' ` ` ,` `
, , . _ ` , ' _ - , .
Artinya : Sekali-kali tidak dapat, sesungguhnya neraka Itu adalah
api yang bergejolak, yang mengelupaskan kulit kepala,
yang memanggil orang-orang yang membelakang dan yang
berpaling (dari agama), serta mengumpulkan harta benda
lalu menyimpannya (tanpa mengeluarkan zakat).

d. Neraka Saqar, yaitu neraka yang mampu mengkoyak-koyak kulit
manusia dengan sembilan belas Malaikat penjaga. Dijelaskan
dalam surah Al Muddatstsir ayat 26-30.
, ` , ` . ' . ` , :. _` ' , . ` ` . ` _ . , _ .
- ` , , . , ` ,` , .
Artinya : Akan Aku masukkan kedalam (neraka) Saqar, Tahukah
kamu (neraka) Saqar itu. Saqar itu tidak meninggalkan
dan tidak membiarkan (apa yang dilemparkan ke
dalamnya akan disiksa dan kemudian dikembalikan ke
bentuk semula untuk diazab kembali), Neraka Saqar
adalah pembuka kulit manusia, diatasnya ada sembilan
belas (Malaikat penjaga)

e. Neraka Huthamah, yaitu neraka yang disediakan untuk orang
bersalah dengan api yang dinyalakan yang panasnya sampai ke ulu
hati yang ditutupkan diatas kepala manusia yang disiksa.
Dijelaskan dalam surah Al Humazah ayat 5-8 :
=` - :. _` ' , . ` _ = ,` . ` _ = _
. _ . .` ,` ` , ,` , ,` .
Artinya : Dan Tahukah kamu apa Huthamah itu (yaitu) api (yang
disediakan) Allah yang dinyalakan, (yang membakar)
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
110
sampai kehati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat diatas
mereka

Kesengsaraan orang-orang didalam neraka sangat menderita dan
Neraka jahannam itu senantiasa meminta untuk diisi dengan orang-
orang berdosa.Allah SWT berfirman di dalam surah Qaaf ayat 30 :
` , ,, ` ` ` , , . ` ,` , - `, ,
Artinya : (Dan Ingatlah akan) hari (yang ) kami bertanya kepada
Jahannam : apakah kamu sudah penuh? Dia menjawab,
masih adakah tambahan ?.

Rasulullah Bersabda :
' . .` , ,` , - - . _` - ` ,` , - - ` , .` , , ` ,` _ _
` ,` , _` - . ` , - ` ` . ` , ` , - _ ` -,
. ` `, ` , ` ,.,` . ,` , ` , `

Artinya : Sesungguhnya siksa di dalam neraka Jahim itu ialah,
diatas kepala mereka yang durhaka itu dituangkan air
yang mendidik, kemudian masuk ke dalam sehingga
menembus ke dalam perut sehingga tampak meleleh dari
kedua telapak kakinya, itulah yang mencair dari isi perut
kemudian dikembalikan lagi seperti semula (H.R. Tirmizi)

Al Aqooidul Islami oleh : Sayid Sabiq






AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
111
V. MANUSIA SEBAGAI KHALIFAH DI BUMI


1. Hakikat Kejadian Manusia

Manusia adalah makhluk Allah SWT yang diciptakan dalam
bentuk kejadian yang paling baik. Terdiri dari unsur rohani dan
jasmani. Rohani manusia dilengkapi dengan akal pikiran, hati nurani,
instink dan kecendrungan untuk mengakui adanya Tuhan dan
sebagainya. Jasmani manusia terdiri seluruh anggota tubuh yang
hidup karena adanya ruh.

Proses kejadian manusia diterangkan dalam surah Al Muminuun
ayat 1214 :
-` , ` ` . ~ . =` ` - ` ,
` _ , . ` .` - =' - ` ,
` ' ` ' ` , ` - = ` , = ` . ' -
, - ' - _ = - ` ` - ' .
Artinya : Sesungguhnya telah kami ciptakan manusia dari suatu sari
pati (berasal) dari tanah, kemudian kami jadikan saripati
itu air mani (yang disimpan) di dalam tempat yang kokoh
(rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal
darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal
daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang
belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan
daging, kemudian Kami jadikan dia makhluk (yang
berbentuk) lain. Maka Maha Suci Allah pencipta yang
paling baik.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
112
Proses kejadian diatas menggambarkan kejadian secara fisik.
Pada surah Shaad ayat 71-72 diterangkan, setelah sempurna
kejadian secara fisik, Allah SWT meniupkan ruh ke dalamnya dan
kemudian manusia itu hidup.
:' , _ ` - _

, , ` , ~ .
` ` `,` ,
,
' _ ` ` , ` .` - , ` ` ,` _ -` ,
,
`, - .
Artinya : Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para
Malaikat: Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia
dari tanah Maka apa bila telah Kusempurnakan kejadian
dan Kutiupkan ruh-Ku, maka hendaklah kamu tersungkur
bersujud kepadanya.

Dari keterangan ayat-ayat diatas jelaslah, bahwa sesungguhnya
manusia itu diciptakan dari dua unsur, yaitu rohani dan jasmani.

Kemudian proses kejadian manusia selanjutnya, yaitu setelah
diciptakannya Adam dan Hawa dijelaskan di dalam hadits Rasulullah
SAW yang diriwayatkan oleh Imam Malik.
`, ` . = , ` ` - ` _ ` - ` , . =` ` ,, ` , ,` _
` , : ` .` .` , , ` , : .` , ,
` ` , ` , ` , ` . `, ` , ` _` ,' , ` , ` _ ` `,
Artinya : Sesungguhnya manusia itu diproses kejadiannya di dalam
kandungan ibunya selama empat puluh hari menjadi
nuthfah (mani yang bercampur sel telur) kemudian
menjadi Alaqah (segumpal darah yang menempel kuat
pada dinding rahim) selama empat puluh hari pula,
kemudian menjadi mudlghoh (segumpal daging yang
sudah berbentuk manusia) selama empat puluh hari pula,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
113
kemudian dihembuskan ruh dan ditentukan tentang amal
baik buruknya. Akidah Akhlaq oleh Moh. Mansyur

2. Manusia Sebagai Khalifah
Di dalam Al Quran disebutkan, bahwa Allah menciptakan
manusia sebagai khalifah di bumi. Maksud dari kata khalifah fil ardl
(khalifah dibumi) adalah manusia sebagai makhluk yang dapat
menak-lukkan atau menguasai segala apa yang ada di bumi untuk
kepen-tingan kesejahteraan hidupnya. Namun dalam pengertian
sementara, ketika manusia itu hidup bukan untuk berbuat
sekehendak hati, karena manusia dan seisi alam pada hakikatnya
setara, yaitu sebagai makhluk.
Untuk menguasai apa yang ada di bumi demi kepentingan
hidupnya, manusia diberikan potensi (kemampuan) untuk menguasai-
nya dengan akal pikiran sehingga mampu belajar untuk mengetahui
apa yang ada di muka bumi dan apa pula kegunaannya. Allah SWT
menundukkan bumi dan langit serta isinya kepada manusia, seperti
diterangkan di dalam surah Al Jatsiyah ayat 12 13 :
= ,` ' , ` , ` : ,` - ,` - ` ,` -

` . ` ` ,` ` ,

` ` , , .` ,` , . ` , ,` - ,
` , . , ` ` , - ` _ . . ` ` :
., . ` ,` , , , . .
Artinya : Allah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-
kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya dan
supaya kamu dapat mencari sebagain karunia-Nya dan
mudah-mudahan kamu bersyukur. Dan Dia yang
mnenundukkan kepadamu apa yang ada di langit dan di
bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-
tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir.


AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
114
VI. TUGAS MANUSIA


Allah SWT telah menciptakan manusia dengan kekuasaan dan
kehendak-Nya. Tugas utama manusia sebagai makhluk adalah
beribadah kepada Al Khaliq dengan penuh keikhlasan. Firman Allah
SWT di dalam surah Adz Dzaariyat ayat 56 :
- , ` . .` ,` ` ` , . ` , ` -
Artimya : Dan Aku tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan
supaya mereka menyembah-Ku.

Ibadah adalah mengabdi kepada Allah SWT dengan mentaati
segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya serta mengamalkan
segala apa yang di izinkan syara.

Ibadah ditinjau dari segi pelaksanaannya dibagi menjadi tiga :
1. Ibadah Jasmaniah rohaniah, yaitu perpaduan antara jasmani dan
rohani seperti melaksanakan shalat dan berpuasa.
2. Ibadah Maliah dan rohaniah, yaitu perpaduan antara ibadah
rohani dan harta. seperti melaksanakan zakat
3. Ibadah Jasmaniah, rohaniah dan maliah, yaitu gabung dari
ketiganya seperti melaksanakan ibadah haji.

Apabila ditinjau dari segi bentuk dan sifatnya ibadah dibagi
menjadi lima macam :
1. Ibadah dalam bentuk perkataan (lisaniah) seperti berzikir,
tahmid, berdoa dan membaca Al Quran.
2. Ibadah dalam bentuk perbuatan yang tidak ditentukan bentuknya,
seperti membantu orang, mencari nafkah.
3. Ibadah dalam bentuk perbuatan yang telah ditentukan bentuk
perbuatannya seperti shalat, puasa, haji dan zakat.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
115
4. Ibadah yang bentuk perbuatannya berupa menahan diri seperti
puasa, iitikaf dan ihram.
5. Ibadah yang berbentuk menggugurkan hak, seperti memaafkan
kesalahan orang yang melakukan kesalahan terhadap diri atau
membebaskan orang dari hutangnya.

Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih mengenal dua macam
ibadah, yaitu Ibadah yang umum (Mahdlah) dan ibadah yang khusus
(Ghairu Mahdlah).
Ibadah yang khusus (mahdlah) adalah ibadah-ibadah yang telah
ditetapkan ketentuan-ketentuannya dan tata cara melakukannya
dengan rinci, seperti shalat lima waktu, puasa Ramadlan, Zakat dan
Hajji. Setiap orang yang melakukan ibadah khusus harus tunduk pada
ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan syara.
Sedangkan ibadah yang umum (Ghairu mahdlah) adalah segala
macam amal shaleh yang tidak ditetapkan ketentuan dan cara
melakukannya secara rinci, dilakukan dengan tujuan mendapatkan
keridlaan-Nya. Ibadah yang umum sangat luas meliputi bidang sosial
ekonomi, Ilmu pengetahuan, pendidikan dan sebagainya. Tentang
perintah beribadah ini diterangkan dalam surah Al Baqarah ayat 21 :
` `, , ` , - ` , ` , _ ` ,` ` ` ` ` ,',,
.` , ` ` , ` , `
Artinya : Hai manusia, sembahlah tuhanmu yang telah
menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu
agar kamu bertakwa.

Ibadah dilakukan untuk mendapatkan keridlaan Allah SWT
dengan tidak meninggalkan kewajiban-kewajiban manusiawi dalam
memenuhi kebutuhan hidup di dunia. Firman Allah SWT di dalam
surah Al Qashash ayat 77 :

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
116
:. . ` , _ ` , , = ` . , , - . _`
. ` -' ` - ' , ,' : ` , = :` ,
_` . , . ` _ . = `, ` ' . -`, .

Artinya : Dan carilah apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu
(kebahagiaan) akhirat dan janganlah kamu melupakan
kebahagiaan duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang-
orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik
kepadamu dan janganlah kamu berbuat kerusakan di
muka bumi karena sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berbuat kerusakan.

Ibadah merupakan pembuktian iman seseorang terhadap
kebenaran ajaran Islam. Seorang Mumin yang tidak beribadah
berarti ia belum melakukan tugas yang diberikan Allah SWT dan
dapat pula mereka dikatakan sebagai orang yang munafik, karena
mereka mengaku beriman tetapi tidak mau mengamalkan ajaran-
ajaran yang hak.










AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
117
VII. BERIMAN KEPADA HARI KIYAMAT


1. Pengertian Hari Kiyamat.
Hari Kiyamat atau hari bangkitnya manusia dari kematian
(kubur) adalah hari akhir atau hari penghabisan dari hari-hari di
dunia. Hari itu ditandai dengan bumi berguncang dan mengeluarkan
isinya kemudian hancur binasa. Pada hari itu manusia bertanya
tentang keadaan bumi dan bumi membuktikan kebenaran janji Allah
SWT tentang kiyamat. Kehidupan dunia berakhir dan diganti dengan
kehidupan baru dengan dibangkitkannya semua manusia yang pernah
hidup untuk diperlihatkan catatan amal perbuatannya selama di
dunia dan menerima balasan dari Allah SWT.
Tentang peristiwa itu dapat dikaji dalam surah Az Zalzalah ayat
1 sampai dengan ayat 8 :
. ,` _ , , _ ` ` _ . . , ` _ . . - ,` - ' , .
` , , . . -` ` ,, _ ` - ' . . . ' ,
, _ -` , ' :` , _ . ` ,, ` ' ` ` ` _` ` .,
` , ` ' ` , ,` , . - ` _ ` , ` ` ,, ,` ,
, .
` ,
` ,, ' , ` _ ` ,
,
.
Artinya : Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang
dahsyat) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban yang
berat (yang dikandungnya), dan manusia bertanya :
Mengapa bumi (menjadi begini), pada hari itu bumi
menceritakan beritanya, karena sesungguh-nya Tuhanmu
telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya,
pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam
keadaan yang bermacam-macam supaya diperlihatkan
kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka (ada yang
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
118
putih wajahnya dan ada pula yang hitam). Barang siapa
yang mengerjakan kebaikan seberat zarrahpun niscaya ia
akan melihat (balasan)nya, dan barang siapa
mengerjakan kejahatan sebesar zarrahpun niscaya akan
diperlihatkan (balasan)nya pula.

Kiyamat itu ada dua macam, yaitu Kiyamat sughra dan Kiyamat
Kubra/Uzma. Kiyamat Sughra atau Kiyamat kecil, seperti peristiwa
kematian dan keadaan alam kubur. Sedangkan Kiyamat Kubra atau
kiyamat Uzma itu adalah saat dibangkitkan dan dikumpulkannya
seluruh manusia yang pernah hidup didunia mulai dari manusia
pertama sampai manusia terakhir pada saat dunia dihancurkannya
oleh Allah SWT.
Hari kiyamat itu terjadi pada hari yang telah ditetapkan oleh
Allah SWT. Peristiwa itu terjadi ditandai dengan tiupan sangkakala
Malaikat Israfil sebagaimana dijelaskan di dalam surah An Naml ayat
87 :
` _ ` `, ,, , ` _ , _` ,' . ` , . , `
` _ . . . ` = `, , - ` ` , ' ,
Artinya : Dan (ingatlah) hari (ketika) ditiup sangkakala maka
terkejutlah segala yang dilangit dan segala yang di bumi,
kecuali siapa yang dikehendaki Allah dan semua mereka
datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri.

Setelah sangkakala dibunyikan maka bumi diangkat dan
dibenturkan maka terjadilah kiyamat dan langit terbelah
sebagaimana dijelaskan di dalam surah Al Haaqqah ayat 13-16 :
- , - _` ,' . _ _ ` , . ` ` _ . . ` - ,
- , ` - , . , . , ` , , .
, , ` ,, _ , . ` . ` , .
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
119
Artinya : Maka apabila sangkakala ditiup satu tiupan pertama dan
diangkatlah gunung-gunung lalu dibenturkan keduanya
sekali bentur, maka pada hari itu terjadilah kiyamat dan
terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi
lemah.

Pada hari itu langit meleleh seperti luluhan perak dan gunung-
gunung menjadi seperti bulu yang beterbangan, sebagaimana
diterangkan di dalam surah Al Maarij ayat 8 dan 9 :
` ,` . ` .` , ` ,, . ` , - .` , , .
Artinya : Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak dan
gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan)

Langit akan terbelah, bintang-bintang berjatuhan, lautan akan
meluap dan kubur-kubur dibongkar. sebagaimana dijelaskan di dalam
surah Al Infitar ayat 1-5 :
` . , = ` . ` . ` ` . , , ` . , . ,
- ` _ - ` . , . ` . , ` , ` _` ,` , . ` ` ` .
` - ' , ` . ` ` . , .
Artinya : Apabila langit terbelah dan apabila bintang-bintang jatuh
berserakan dan apabila lautan dijadikan meluap dan
apabila kuburan- kuburan dibongkar, maka tiap-tiap jiwa
akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang
dilalaikannya.

Pada hari kiyamat itu manusia keluar dari kubur dalam keadaan
yang bermacam-macam untuk diperlihatkan catatan amal perbuatan
baik atau buruk sekecil apapun sebagaimana diterangkan di dalam
surah Az Zalzalah ayat 6 8 :

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
120
` ,, ` ' ` ` ` _` ` ., ` ,` , ` ' ` , ,` , . ` , `
` ,, ,` , - ` _
, .
` ,,' , ` _ ` , ` ,
, .


Artinya : Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam
keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada
mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barang siapa
mengerjakan kebaikan seberat zarrahpun, niscaya dia
akan melihat (balasannya) dan barang siapa mengerjakan
kejahatan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat
(balasan)nya pula.

Pada hari itu amal perbuatan manusia akan dihitung dan
ditimbang. Barang siapa amal kebaikannya lebih berat dari amal
jahatnya maka ia akan memperoleh kehidupan yang menyenangkan.
Sebaliknya bagi mereka yang amal jahatnya lebih berat dari amal
baiknya maka ia akan memperoleh balasan neraka hawiyah. Hal ini
diterangkan dalam surah Al Qaariah ayat 6-9 :
` ` `, _ , ` . ` ` '
, .
,` , , .` _ ` , . ` ' ,
` ` `, _ , ` . - `
,
. ` ' '
,
, ,. .
Artinya : Dan adapun orang-orang yang berat timbangan
(kebaikannya) maka dia berada dalam kehidupan yang
menyenang-kan. Adapun orang orang yang ringan
timbangan (kebaikannya). Maka tempat kembalinya
adalah neraka Hawiyah.

Kejadian demi kejadian disebutkan didalam Al Quran diberba-
gai surat dan ayat, agar manusia mengetahui akan dahsyatnya hari
kiyamat. supaya manusia beriman dan beramal shaleh, agar tidak
celaka pada hari itu. Meskipun kedatangannya pasti, tetapi tak
seorangpun mengetahui bila saatnya akan terjadi, boleh jadi Kiyamat
itu sudah dekat waktunya. Allah SWT berfirman dalam surah Al Araf
ayat 187 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
121
` , ` ,` .`, ' ` : ` , ` , ` ,`
, _ -`, . _ ,` . , , ,` ,
Artinya : Mereka mananyakan kepadamu tentang Kiyamat :
Bilakah akan terjadi ? Katakanlah : Sesungguhnya
pengetahuan tentang kiyamat itu adalah pada sisi
Tuhanku; tidak seorangpun dapat menjelaskan waktu
kejadiannya selain Dia..

2. Nama-nama hari Kiyamat
Hari kiyamat disebut juga dengan nama lain sesuai dengan
maksud pengungkapannya seperti :
a. Hari Akhir (Yaumul akhir) : Hari terakhir bagi kehidupan setiap
makhluk sebelum kembali ke alam Baqa (kekal)
b. Hari Al Bats (Yaumul Batsi) yaitu hari dibangkitkannya kembali
dari kuburnya.
c. Hari Nusyur ( Yaumun Nusyur ) hari hidup kembali.
d. Hari Mahsyar (Yaumul Mahsyar) hari tempat berkumpulnya
makhluk setelah dibangkitkan.
e. Hari Arad (Yaumu Arad) yaitu hari diperlihatkannya amal
manusia.
f. Hari Hisab (Yaumul Hisab) yaitu hari dihisab/ dihitung amal
perbuatan manusia.
g. Hari Al Ghasyiyah ( Yaumul Ghasyiyah). Hari pembalasan.
h. Hari Waid (Yaumul Waid) yaitu hari dilaksanakannya ancaman
Allah SWT.
i. Hari Khulud (Yaumul Khulud ) yaitu hari penetapan untuk kekal
masuk surga atau neraka.
j. Hari Jaza (Yaumul Jaza) yaitu hari pembalasan semua amal
perbuatan baik dan buruk.

Masih banyak lagi nama-nama lainnya yang tidak disebutkan
disini.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
122
3. Tanda-tanda datangnya Hari Kiyamat.
Saat datangnya hari kiyamat adalah sesuatu yang hanya dike-
tahui oleh Allah SWT. Tidak satu makhlukpun yang mengetahuinya.
Allah berfirman dalam surah Fush-shilat ayat 47 :
` ` , ' ,`, ` ,
Artinya : Kepada-Nyalah dikembalikan pengetahuan tentang hari
kiamat.

Kemudian dalam surah Al Araf ayat 187 :
` , ` ,` .`, ' ` : ` , ` , ` ,`
, _ -`, . _ , ,` , ,` . ,
Artinya : Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang
Kiyamat : Bilakah terjadinya? Katakanlah :
Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiyamat itu adalah
pada sisi Tuhanku. Tidak ada seorangpun yang dapat
menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia...

Rasulullah SAW bersabda tentang dekatnya waktu datangnya
Kiamat :
_ =` ` , , , ` , _ , . ` , , ` , ` . ` ,
Artinya : Aku diutus dan jarak waktu aku diutus dengan saat
tibanya hari kiyamat adalah seperti dua jari Beliau
memberi isyarat dengan menunjukkan jari telunjuk
dengan jari tengah.
Al Aqooidul Islami oleh Sayid Sabiq

Allah SWT tidak menerangkan kapan waktu terjadinya Kiyamat
itu, hanya diterangkan tentang kepastian datangnya dan kedahsyatan
yang akan terjadi dan apa yang akan terjadi pada manusia di hari itu.
Beliau hanya menerangkan beberapa tanda akan datangnya hari
Kiyamat itu sebagai berikut :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
123
Tanda-tanda Syughra (kecil) : Yaitu tanda-tanda kecil akan
datangnya hari Kiyamat yaitu :
a. Hamba sahaya dikawini tuannya.
b. Ilmu Agama sudah dianggap tidak penting lagi.
c. Tersebarnya perzinaan karena diberi izin pemerintah/penguasa.
d. Minuman keras merajalela
e. Jumlah wanita lebih banyak dari laki-laki 50 berbanding 1
f. Adanya dua golongan besar yang saling membunuh tetapi
keduanya mengatakan sama-sama membela Islam.
g. Lahirnya Dajjal yang mengaku sebagai utusan Tuhan.
h. Banyak terjadi gempa bumi.
i. Fitnah muncul dimana-mana.
j. Pembunuhan merajalela.
k. Banyak manusia menginginkan dirinya mati.

Adapun tanda-tanda Kubra (besar) adalah :
a. Matahari terbit dari arah barat
b. Munculnya binatang ajaib yang dapat berbicara
c. Keluarnya Imam Mahdi
d. Keluarnya Yajuj dan Majuj
e. Rusaknya Kabah.
f. Musnahnya Al Quran dari hati manusia
g. Seluruh manusia menjadi kufur.

4. Makna beriman kepada hari Kiymat.
Makna beriman kepada hari Kiyamat adalah, meyakini yang
diberitakan Allah SWT dan Rasul-Nya tentang akan datangnya hari
kiyamat dengan segala sesuatu yang berhubungan kehidupan setelah
kematian, seperti nikmat dan siksa kubur, bangkit dari kubur,
berkumpul dimahsyar, amal perbuatan dihisab, catatan amal
manusia (kitab), mizan (timbangan amal) telaga, shirat, surga dan
neraka.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
124
Kemampuan manusia dalam berfikir tentang hal-hal yang ghaib
itu sangat terbatas. Semua keterangan yang berhubungan dengan
Hari Kiyamat tidak dapat diyakini begitu saja tanpa didasari
keimanan yang kuat. Sebab semua yang berhubungan dengan hari
Kiyamat adalah ghaib dan bukti keterangan tentang hal itu hanya
didapat dari Al Quran dan Hadits Rasulullah SAW. Manusia yang
percaya kepada Allah dan Rasul-Nya tentu yakin, bahwa alam
semesta ini adalah ciptaan Allah SWT, dan dengan demikian ia yakin
pula kalau Allah SWT yang telah mencipta dan mengatur alam
semesta ini akan mampu untuk menghancurkannya. Dengan beriman
kepada hari kiyamat manusia akan memahami nilai tinggi kehidupan
di dunia ini, bukan hanya sekedar hidup dan kemudian mati maka
selesailah semua perkara. Dengan beriman kepada hari kiyamat
manusia akan merasa perlu mempersiapkan diri untuk
menghadapinya, apa lagi waktunya tidak ada yang mengetahui, bila
datangnya.

5. Beberapa hal yang berhubungan dengan Hari Kiyamat

a. Baats ( kebangkitan)
Baats atau kebangkitan kembali setelah mati. Kejadian ini
merupakan rangkaian peristiwa hari kiyamat. Seluruh ummat manusia
yang pernah hidup akan dibangkitkan kembali dan dikembalikan
ruhnya. Peristiwa ini terjadi setelah Allah SWT menghancurkan alam
semesta. Allah berfirman dalam surah Ar Ruum ayat 27 :
` ` ` , `, ` , - ` , ` , ,` ,
,
` , ` , . ,` ' ,` ,
,` , ` _ . , . , ` _ _ ` .
` ,` , - ` ,`, ,
Artinya : Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan,
kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali
dan menghidupkan kembali itu lebih mudah bagi-Nya.....



AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
125
b. Syafaat
Syafaat adalah pertolongan yang diberikan Nabi Muhammad SAW
kepada ummat manusia. Ada yang disebut dengan syafaat Uzma,
yaitu syafaat yang beliau lakukan dengan memohon kepada Allah
SWT agar segera diadakan perhitungan dan ketetapan nasib manusia
ketika seluruh manusia menanti keputusan Allah SWT di padang
Mahsyar.
Dari berbagai keterangan Hadits Rasulullah dapat kita pahami,
bahwa nanti di hari Kiyamat manusia digiring dalam keadaan yang
menakutkan. Manusia bermaksud meminta pertolongan Allah SWT
agar diberi keselamatan. Lalu mereka datang kepada Nabi Adam AS,
kepada Nabi Nuh As, kepada Nabi Ibrahim AS, kepada Nabi Musa As,
kepada Nabi Isa Namun para Nabi itu tidak dapat memberikan
syafaat (pertolongan).
Kepada setiap Nabi diberikan kesempatan untuk memohon
sesuatu yang langsung dikabulkan oleh Allah SWT. Semua Nabi telah
menggunakan kesempatan itu kecuali Nabi Muhammad. Beliau
bersabda :
_ ` - . ` `, _ , . , , ` ` ,` ` , ,- ` ` ,`
` ,` . ,. - . ` ` `
Artinya : Setiap Nabi itu mempunyai sebuah doa yang dikabulkan
yang dengannya ia berdoa. Aku hendak menyimpan
doaku itu yakni untuk memberikan syafaat kepada
Ummatku diakhirat.
Al Aqooidul Islami oleh Sayid Sabiq

Kemudian Nabi Muhammad SAW memohon izin Allah SWT untuk
memberikan syafaat kepada manusia dan diizinkannya. Dengan doa
Nabi Muhammad SAW itulah maka perhitungan dan menetapkan nasib
manusia di padang mahsyar dipercepat.
Selain memberikan syafaat Uzma, Nabi Muhammad SAW juga
memberikan syafaat lain sesudah mendapat izin dari Allah SWT.
Seperti memberikan pertolongan kepada orang-orang yang berdosa
dan masuk neraka. setelah mereka menjalani siksaan neraka dan
dengan syafaat Nabi Muhammad mereka dikeluarkan dari neraka lalu
dimasukkan ke syurga. Nabi Muhammad bersabda :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
126
` ` , ` _` ,` -, . ` -` , _` _ ` , =
` -` , , , - .` , , ` , - .` ,' `, ` ` ,
Artinya : Ada suatu kaum keluar dari neraka dengan syafaatnya
Nabi Muhammad SAW lalu mereka itu semua memasuki
surga dan mereka diberi nama Jahannamiyyin (bekas ahli
jahannam)
Al Aqooidul Islami oleh Sayid Sabiq
c. Hisab
Hisab adalah perhitungan amal perbuatan manusia yang baik
atau yang buruk. Sesungguhnya dalam kehidupannya manusia berbuat
segala sesuatu. Semua perbuatannya itu tertulis dalam catatan
Malaikat dan akan diperlihatkan kelak di hari Kiyamat. Allah SWT
berfirman dalam surah Al Zalzalah ayat 7 dan 8 :
` ,, ,` , - ` _ ` , `
,
. ` , ` ,
` ,,' , ` _
,
.
Artinya : Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar
zarahpun niscaya dia akan melihatnya. dan barang siapa
mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia
akan melihatnya pula.

Di dalam surah al Kahfi ayat 49 Allah SWT berfirman :
` , ` ` , ` ` ` , ,` -` , ` . _ .` , ,
Artinya : Diletakkanlah buku catatan amalan, maka engkau melihat
orang-orang yang bersalah itu merasa ketakutan kepada
apa yang tersurat didalamnya.




AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
127
Di dalam surah Al Insyiqaq ayat 7 12 Allah berfirman :
` , , , ` , _ ` , ' ` ` ' . ` . -`, ` ,
,` , , , - . ` . ` , ,
~
_` ,` ,` ` ' . ` , ' ` ` ' , _
` ,
,
,` , ~ . _ ,

. _` ,` ` ,` ` , ` , . _ ` ., ,
,` , .
Artinya : Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah
kanannya, maka ia akan dihisab (diperiksa) dengan hisab
yang mudah dan dia akan kembali kepada kaumnya
(orang-orang beriman) dengan gembira. Adapun orang-
orang yang diberikan kitabnya dari belakang, maka ia
akan berteriak: akh Celakalah aku dan dia akan masuk
ke dalam api yang menyala-nyala.

Adapun apa saja yang akan dipertanyakan kelak dihari Kiyamat
Rasulullah SAW bersabda :
` `, _ - ` ` ,` , . .` ,` , ,` ` `
` `, ` ` , . ` , ,` , ` ,
` ` , ,` , ` - ` , ` ` ,` , ,
Artinya : Tidak henti-hentinya seorang hamba itu berdiri (pada
hari Kiyamat) sehingga ia ditanya perihal Usianya, untuk
apa dihabiskan, Ilmu pengetahuannya, untuk apa
dipergunakan, har-tanya dari mna didapat dan untuk apa
dipergunakan dan badannya, untuk kepentingan apa
dikerjakan sampai tuanya.


AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
128
d. Mizan
Untuk mengadili manusia Allah SWT menegakkan Neraca
keadilan pada hari kiyamat. Segala amal perbuatan manusia yang
baik dan yang buruk akan dimizan (ditimbang). Barang siapa yang
berat timbangan amal shalehnya maka mereka adalah orang-orang
beruntung. Sedangkan mereka yang ringan timbangan amal shalehnya
adalah golongan yang merugi. Allah berfirman dalam surah Al Anbiya
ayat 47 :
` ` , =` , ` , , ` `, _ , ` _ . ,
, ', ` - . . - ` _ , , , ` , ' ` ,
` , - ,
Artinya : Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari
kiyamat, maka tiadalah dirugikan seseorang sedikitpun.
Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti
Kami mendatangkan (pahala) nya Dan cukuplah Kami
sebagai pembuat perhitungan.

Kemudian dalam surah Al Muminun ayat 102-103 :
` ` `, _ , ` . `
,
.` ,` - ` ` ,` : ' . ` . - ` ,
` ` `, _ ,
,
- `, : ' ` ,` , ` ' ` ,` , ,` , -
.` ,` - .
Artinya : Dan barang siapa yang berat timbangannya (orang yang
beramal shaleh) maka orang-orang itulah yang mendapat
keberuntungan. Dan barang siapa yang ringan
timbangannya maka mereka itulah orang-orang yang
merugikan dirinya sendiri mereka kekal di neraka
Jahannam.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
129
e. Telaga
Setiap Nabi mempunyai telaga yang dijadikan tempat minum
bersama ummatnya setelah selesai di padang Mahsyar, sebelum
masuk surga. Nabi Muhammad SAW juga mempunyai telaga yang
airnya lebih putih dari susu, manisnya lebih manis dari madu. Hal ini
diterangkan di dalam hadits :
` , . , ` ` , ` . ` , - _ ` , ~ ,
, ' =, . . , . ` ,` , ,` ` , ` . , ,
` ,` , , . ` , , , ` ` , , -`, ` , ` , ` ,` , ` ,` ,` .`
` , ` , ` , ` - ` _` . . ` , . ` -`
` ` , ,` , ` . ` -` . ` -` .
Artinya : Saya adalah yang paling pertama datang ke telaga haudl.
Barang siapa yang berjalan melalui tempatku pasti dapat
minum dan barang siapa yang telah meminum (air haudl)
pasti tidak akan merasa haus selama-lamanya. Kelak akan
ada segolongan dari kaum-kaum yang datang kepadaku,
aku mengenal mereka dan mereka mengenal aku. Tetapi
tiba-tiba ditutuplah pandangan antara aku dengan
mereka. Maka aku berkata : Orang-orang itu adalah
golonganku (ummatku). Kemudian diberitahukan
kepadaku : engkau tidak tahu apa yang mereka lakukan
sepeninggalmu Maka aku berkata : Celaka, celaka
sekali orang-orang yang mengada-ada perubahan
sepeninggalku





AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
130
KELAS IX


I. BERIMAN KEPADA
QADLA DAN QADAR


1. Pengertian Qadla dan Qadar
Allah SWT pencipta alam semesta. Dia pula yang mengatur,
memelihara dan bahkan menghancurkannya. Semua makhluk tunduk
kepada qadla dan qadar-Nya. Tidak ada satu makhlukpun yang
mampu menentang-Nya. Apakah Qadla dan Qadar itu ?
Menurut para ahli ilmu Tauhid, Qadla itu adalah ketetepan
Allah SWT sejak zaman Azali tentang segala hal yang berhubungan
dengan makhluk ciptaan-Nya. Sedangkan Qadar adalah ketetapan
Allah SWT yang harus terjadi pada setiap makhluk dan merupakan
perwujudan dari qadla dalam ukuran-ukuran (qadar) tertentu yang
dikehendaki-Nya.
Qadla menetapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan
apa yang akan diciptakan dan Qadar menetapkan ketentuan segala
sesuatu yang harus terjadi pada makhluk dengan ukuran (kadar)-Nya.
Qadla merupakan perencanaan dan Qadar pelaksanaannya.
Beriman kepada qadla dan qadar Allah artinya percaya bahwa
segala sesuatu yang terjadi pada semua makhluk, yang baik atau
buruk adalah ketetapan Allah SWT. Segala sesuatu telah ditetapkan
dalam hazanah-Nya dan diwujudkan dengan takdir-Nya. Hal ini
diterangkan Al Quran dalam surah Al Al Hijr ayat 21 :
. , ` . _` , ` , ` , ` ` , - ` _ , .
` ` , `
Artinya : Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kamilah
Khazanah-nya (sumbernya) dan kami tidak menurunkan
melainkan dengan ukuran yang tertentu (takdir yang
dipastikan)

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
131
Sebelum alam semesta diciptakan, Allah SWT telah menetapkan
segala sesuatu yang berhubungan dengan segala makhluk yang akan
diciptakan. Kemudian diwujudkan dalam kejadian masing-masing
sesuai dengan ketetapan yang dikehendaki-Nya. Tidak ada suatu
kejadian yang luput dari ketetapan kehendak-Nya. Alam semesta
sebagai makhluk tunduk kepada Qadla dan Qadar-Nya. Apabila Ia
menghendaki sesuatu terjadi maka terjadilah dan sebaliknya, apabila
Ia tidak menghendaki maka tidak akan terjadi. Apabila Ia
menghendaki sesuatu terjadi cukup bagi-Nya berkata Jadilah maka
terjadilah. Firman Allah di dalam surah Ali Imran ayat 47 :
` ` ,. , . ` ,.` _. . .` ,. , `
Artinya : Apabila Allah hendak menetapkan sesuatu maka
cukuplah Ia berkata Jadilah lalu jadilah ia.

Allah SWT menciptakan semua makhluk dengan menetapkan
takdir-Nya yang berhubungan dengan keberadaannya, hidup dan
matinya, rizkinya dan bahkan dengan segala apa yang berhubungan
dengan makhluk tersebut. Tidak ada satupun makhluk yang dapat
menghindar dari qadla dan qadar-Nya . Makhluk hidup tidak mampu
menghindar dari kematian, alam semesta tidak mampu menghindar
dari kerusakan. Semua tunduk kepada qadla dan qadar-Nya. Firman
Allah SWT di dalam surah Al Qamar ayat 49 :
_ . , ` . . - _.` , . `
Artinya : Sesungguhnya kami menciptakan sesuatu menurut (qadar)
ukuran.

Dengan keterangan ayat-ayat diatas dapat dipahami, bahwa
adanya alam semesta serta semua yang ada dan terjadi di dalamnya
telah ditetapkan Allah SWT sebelumnya. Dia (Allah) yang mencipta,
mengatur, memelihara bahkan membinasakannya. Semua tunduk
kepada ketentuan dari Allah Yang Maha Kuasa.

2. Hubungan Qadla dan Qadar dengan Manusia.
Manusia adalah bagian dari alam semesta yang dicipta, diatur,
dipelihara atau bahkan dibinasakan hanya oleh Allah SWT. Jadi
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
132
manusiapun harus tunduk kepada qadla dan qadar Allah SWT. Segala
sesuatu yang terjadi pada alam semesta dan pada diri manusia
adalah ketetapan Allah SWT yang telah dicatat dalam kitab Allah
SWT di Lauhil-mahfuz pada waktu sebelum segala sesuatu terjadi.
Firman Allah di dalam surah Al Hadid ayat 22 :
' ` . . . , ` _ . ` ` , . . ` , `
. = _ : . ' ,` . . ` . `
` ,` , , .
Artinya : Tiada suatu bencanapun yang menimpa dibumi dan (tidak
pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam
kitab (Lauhil Mahfuz) sebelum kami menciptakannya.
Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.

Apa yang dialami manusia, yang baik atau buruk semua berdasar
ketetapan Allah SWT. Apabila Allah SWT telah berkehendak
memberikan kebaikan kepada makhluk maka tidak ada satupun
makhluk yang mampu menahannya. Demikian pula sebaliknya, jika
Allah SWT berkehendak memberi keburukan kepada makhluk maka
tidak ada satupun makhluk yang mampu menolaknya. Tidak ada
kekuasaan yang mampu memaksa Allah SWT untuk melakukan
sesuatu atau tidak melakukan sesuatu. Semua yang terjadi di dunia
ini atas qadla dan qadar-Nya. Semua telah tertulis dalam rencana
Allah SWT dari sejak sebelum diciptakannya. Dia (Allah) memberikan
kebaikan atau keburukan kepada siapa yang ia kehendaki dan
ketetapan-Nya adalah yang terbaik untuk makhluk-Nya. Hal ini
diterangkan oleh Allah SWT dalam Al Quran surah Yunus ayat 107 :

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
133
,` . , = :` ` , . , . , ,` . ` .
`, , ,` , - , ` _ , ` , ` .` , .`, ` . ` ` .
` ,` , -` , ` _, ,` ,
Artinya : Jika Allah SWT menimpakan suatu kemudlarratan
kepadamu maka tidak ada yang dapat menghilangkannya.
Dan Jika Allah SWT menghendaki kebaikan bagimu maka
tidak ada yang dapat menolak karuniaNya. Dia
memberikan itu kepada siapa yang Ia kehendaki diantara
hamba-hambanya dan Dialah yang maha Pengampun dan
lagi Penyayang.

Ayat diatas menerangkan, bahwa Allah SWT dapat menimpa-
kan kemudlarratan atau memberikan kebaikan kepada hamba-Nya
yang Ia kehendaki. Hal ini bukan berarti manusia harus pasrah tanpa
usaha untuk menghindari kemudlaraatan atau untuk memperoleh
kebaikan. Manusia harus berikhtiyar atau berusaha sekuat kemam-
puannya dengan memilih cara atau jalan yang tepat dan bertawakkal
atau berserah diri hanya kepada Allah SWT setelah berusaha. Karena
sebenarnya apa yang terjadi pada diri manusia, apakah hal yang baik
atau yang buruk adalah akibat dari perbuatan manusia itu sendiri
atas qadla dan qadar Allah SWT. Hal ini seperti diterangkan di dalam
firman Allah SWT di dalam surah Asy Syura ayat 30 :
, ` , , . ` ` . ` , `, `, ` . ` , .
,` , , ` , ,
Artinya : Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah
disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri dan Allah
memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)

Allah SWT tidak semena-mena menetapkan hal yang baik atau
yang buruk bagi manusia. Allah SWT tidak akan menimpakan cobaan
di luar kemampuan manusia untuk menanggungnya. Cobaan diberikan
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
134
sebagai ujian, apakah manusia tetap beriman dan bersabar dalam
menerima cobaan, atau sebaliknya. Demikian pula limpahan
kenikmatan dapat saja berupa cobaan, apakah manusia akan
bersukur atau kufur. Firman Allah SWT di dalam surah Yunus ayat 44:
.` ` , =, . = . .` ` , , ' ` ,` , .`
.` ,` =,
Artinya : Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia
sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat
zalim kepada diri mereka sendiri.

Tentang kerusakan dan bencana yang terjadi di muka bumi
banyak disebabkan karena ulah manusia itu sendiri. Banjir dan tanah
longsor terjadi karena manusia merusak hutan. Kebakaran terjadi
karena manusia kurang berhati-hati. Dan banyak lagi contoh bencana
lain yang diakibatkan karena ulah manusia itu sendiri. Semua yang
terjadi sebagai peringatan agar manusia kembali berbuat kebaikan.
Firman Allah dalam surah Rum ayat 41 :
` , , ~ , ` `, ` . , ,` - ,
.` ,.` -` ,, ` ,` , ` , ` ` , ` ,` ,`, ` ,
Artinya : Telah nampak kerusakan di darat dan dilaut disebabkan
karena perbuatan tangan manusia. supaya Allah
merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat)
perbuatan mereka agar mereka kembali (ke jalan yang
benar)

Manusia diberikan kesempatan dalam hidupnya untuk memilih
(berikhtiar) jalan kebaikan atau keburukan dan akan memetik hasil
usahanya sendiri sesuai dengan perbuatannya.
Kalau kita perhatikan, ada sebagian manusia yang hidup bahagia
dan ada pula yang hidup susah. Manusia hidup bahagia karena
mereka telah memilih jalan yang benar dalam menjalani
kehidupannya. Mereka pandai dan giat mencari nafkah, menjaga
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
135
kesehatan dan membina kerukunan rumah tangga. Maka tidak heran
bila mereka mendapatkan kebahagian. Bagi mereka yang tidak
bahagia hidupnya disebabkan perbuatannya sendiri yang tidak
mampu atau kurang giat mencari nafkah, tidak mampu membina
keluarga dengan baik dan bahkan tidak berbuat baik kepada sesama
manusia. Akibat dari perbuatannya itu mereka menghadapi
kehidupan yang tidak membahagiakan.
Demikian pula dalam kehidupan beragama, ada sebagian
manusia yang tersat dan ada pula yang tidak tersesat hidupnya.
Allah SWT telah menurunkan ajaran agama yang benar dan
memerintahkan manusia untuk mengikutinya. Mereka yang mengikuti
petunjuk itu tidak tersesat dan akan selamat. Firman Allah SWT di
dalam surah Al Isra ayat 15 :
` ` ,, ` ` ., ` . ` ,
. ,` ,
Artinya : Barang siapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah)
maka sesungguhnya ia berbuat untuk (keselamatan)
dirinya sendiri dan barang siapa yang sesat maka
sesungguhnya ia tersesat bagi (kerugian) dirinya sendiri

Di akhirat nanti ada sebagian masuk neraka dan sebagian lain
masuk surga. Mereka yang dimasukkan ke dalam neraka bukanlah
karena Allah SWT itu berbuat zalim terhadap makhluk. Sebab Ia telah
memberikan pilihan jalan menuju keduanya.
Mereka yang masuk neraka adalah akibat dari perbuatannya
sendiri dan mereka yang masuk surga juga akibat dari perbuatannya
sendiri. Di akhirat nanti manusia akan menerima pembalasan sesuai
dengan yang di usahakannya selama di dunia. Allah SWT berfirman di
dalam surah An Najm ayat 38 41 :

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
136
. , _ _ , ` _ , . , . ,` - _` _ ` , . .. `
` . , _ . ` , ` , , - ` ,` -`, ` , ,`, .
_ ` , .
Artinya : Bahwasannya seorang yang berdosa tidak akan memikul
dosa orang lain. Dan bahwasannya seseorang tidak
memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan
bahwasannya usaha itu akan diperlihatkan (kepadanya).
Kemudian akan diberikan balasan kepadanya dengan
balasan yang paling sempurna.

Manusia itu diberikan kesempatan untuk memperoleh kebaikan
dan kebahagiaan dalam hidupnya. Manusia akan memetik hasil
usahanya sendiri sesuai dengan perbuatannya. Firman Allah SWT di
dalam surah At Thuur ayat 21 :
` ` ,. _ . . , ,.` .
Artinya : Tiap-tiap manusia terikat dengan dengan apa yang diker-
jakannya.

Untuk mengikuti jalan yang benar manusia membutuhkan
hidayah Allah SWT dan Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang
Ia kehendaki. Firman Allah SWT di dalam suarah Al Baqarah ayat 213:
` , . _ .. , ` ` ` ,, = , . ,` , `
Artinya : dan Allah selalu memberi petunjuk orang-orang yang
dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus.

Tentu kalian ingat proses masuk Islamnya Umar bin Khattab yang
sebelum memeluk Islam sangat memusuhi Rasulullah SAW. Namun
ketika ia diberitahu adiknya telah memeluk Islam ia sangat marah
dan berniat membunuhnya. Dengan penuh kemarahan ia hunuskan
pedang dan berjalan menuju rumah adiknya itu. Ketika ia tiba
adiknya sedang membaca ayat Al Quran dan Umar bin Khattab
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
137
mendengar bacaan itu. Hatinya menjadi luluh dan membatalkan
niatnya dan bahkan beliau menyatakan keimanannya.
Lain halnya peristiwa yang dialami paman Rasulullah SAW yang
bernama Abu Thalib yang selalu membelanya dari kekejaman kaum
kafir Quraisy, tetapi ia tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.
Sampai akhir hayat Abu Thalib tidak juga mengucapkan syahadatain
sebagai tanda keimanannya. Rasulullah SAW sangat bersedih dan
mencoba membimbing pamannya untuk mengucapkan syahadatain,
namun tidak berhasil sampai Abu Thalib meninggal dunia dan tidak
sempat menyatakan keislamannya. Rasulullah SAW sangat bersedih.
Kemudian turun ayat yang menyatakan, bahwa manusia tidak
memberi hidayah kepada orang yang dicintai. Firman Allah di dalam
surah Al Qashash ayat 56 :
, ` ` ` ,, = ` , .` ` - ` ` ` , . :` .
Artinya : Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi hidayat
kepada orang yang kamu kasihi.

Firman Allah SWT dalam surah At Takwir ayat 29 :
, . ` , ' . _ = . , . . .` ,
Artinya : Dan kamu tidak dapat menghendaki (jalan yang lurus)
kecuali bila dikehendaki oleh Allah, Tuhan semesta alam.

Takdir baik dan buruk adalah rahasia Allah SWT yang tidak
sepenuhnya dapat dipahami oleh manusia. Coba bayangkan, ada
orang yang berilmu tinggi dan taat beribadah hidup dalam
kemiskinan, na-mun ada orang yang sangat durhaka kepada Allah
SWT hidup dalam kemewahan. Selintas kita melihat keadaan itu
sebagai suatu ketidak-adilan. Namun di balik itu ada rahasia Allah
SWT yang tidak mampu dipahami manusia. Karena Allah SWT yang
paling tahu segala sesuatu yang terbaik buat manusia dan Allah SW
tidak pernah berbuat zalim kepada manusia, tetapi manusia itu
sendiri yang berbuat zalim bagi dirinya.
Keadaan mereka yang beriman dan taat beribadah tetapi miskin
adalah kehendak Allah SWT dan kemiskinan itu adalah yang terbaik
buat orang itu. Dengan kemiskinan itu orang tersebut semakin ber-
takwa dan semakin dicintai Allah SWT. Sedangkan kemewahan bagi
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
138
orang durhaka itu dapat merupakan azab. Dengan semakin banyak
kekayaan yang dimiliki orang itu semakin durhaka kepada Allah.
Maka kekayaan itu menjadi azab baginya.
3. Macam-macam Takdir.
Setelah kita mempelajari pengertian qadla dan Qadar marilah
kita pelajari macam-macam takdir yang ditetapkan Allah kepada
makhluk-Nya. Seperti dijelaskan diatas, bahwa Takdir itu adalah
ketetapan Allah SWT yang harus terjadi pada makhluk. Artinya
takdir itu tidak dapat dihindari oleh makhluk apabila Allah SWT telah
menetapkan-Nya. Seperti datangnya ajal, terjadinya kecelakaan,
terjadinya bencana alam dan sebagainya. Menurut para ahli ilmu
tauhid, takdir itu dibagi menjadi dua macam, yaitu Takdir Mubram
dan Takdir Muallaq.
a. Takdir mubram adalah ketetapan Allah SWT yang harus diterima
serta tidak dapat berubah oleh usaha ikhtiar makhluk, seperti
kematian seseorang, manusia dilahirkan sebagai wanita atau laki-
laki, terjadinya hari kiamat dan sebagainya. Firman Allah SWT di
dalam surah Al Hadid ayat 22 :
' ` . . . , ` _ . ` ` , . . ` , `
. ` . ` = _ : . ' ,` . .
` ,` , , .
Artinya : Tiada suatu bencana pun yang menimpa dibumi dan
(tidak pula) pada dirimu melainkan telah tertulis dalam
kitab (lauhil Mahfuz) sebelum Kami menciptakannya.
Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.

Semua kejadian baik atau buruk yang dialami manusia telah
ditetapkan Allah SWT sebelumnya dan manusia tidak dapat
menghindarinya walaupun ia ingin lepas dari ketetapan yang tidak
menyenangkan, atau sebaliknya. Firman Allah SWT di dalam surah
Yunus ayat 49 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
139
. = . . . . , ' ,. . ` ` : `
Artinya : Katakanlah Aku tidak berkuasa mendatangkan
kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada
diriku melainkan apa yang dikehendaki oleh Allah..

b. Takdir Muallaq, yaitu ketetapan Allah SWT yang masih ada
kemungkinan berubah atas usaha/ikhtiar dan doa manusia.
Misalnya orang miskin dapat berubah menjadi kaya setelah
berusaha dengan baik dan tawakkal kepada Allah SWT. Orang yang
berprestasi buruk dapat menjadi juara kelas setelah ia berusaha
dengan rajin belajar dan tawakkal bepada Allah SWT.

Kedaan seseorang dapat berubah menjadi lebih baik bila orang
tersebut mau berusaha dengan giat dan benar untuk merubahnya
dengan seizin Allah SWT. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum
kalau kaum itu tidak merubahnya. Firman Allah SWT dalam surah Ar
Radu ayat 11 :
,. `, . = . ,. `, _` - ` , , ` , ` , , ` , ` ,` ,
Artinya : Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu
kaum sehingga mereka mau merubah keadaan yang ada
pada diri mereka sendiri

Dari keterangan ayat diatas dapat kita ambil pelajaran, bahwa
ketentuan baik dan buruk terhadap diri manusia telah ditetapkan
sejak manusia masih di dalam kandungan ibu. Namun demikian
manusia diperintahkan untuk berikhtiyar dan bertawakkal. Ketentuan
baik dan buruk itu akan menjadi kenyataan sebagai takdir Allah SWT
sesuai dengan ikhtiyar (usaha) manusia dan kehendak Allah SWT.




AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
140
II. IKHTIAR DAN TAWAKKAL

Yang dimaksud dengan ikhtiar adalah berusaha mencari dan
memilih jalan yang tepat untuk mencapai sesuatu yang diinginkan
Sedangkan yang dimaksud dengan Tawakkal adalah berserah diri
kepada Allah SWT dengan mematuhi perintah dan menjauhi larangan-
Nya, setelah melakukan Ikhtiar dalam mencapai suatu yang
diinginkan.
Allah SWT melimpahkan segala sesuatu kepada hamba-Nya yang
dikehendaki, bukan berarti manusia hanya berharap saja pemberian
Allah SWT tanpa berusaha. Agama Islam memerintahkan manusia
melakukan usaha dengan sebaik mungkin untuk mencapai suatu yang
diinginkan. Di dalam melakukan usaha untuk mencapai suatu yang
dinginkan harus disertai dengan tawakkal. Manusia berusaha, tetapi
Allah juga yang menentukan berhasil atau tidaknya usaha itu. Islam
memerintahkan manusia untuk bekerja dan berusaha untuk mencapai
segala sesuatu yang diinginkan. Firman Allah dalam surah At Taubah
ayat 105.
` ` ,` _ , ` , = ,. , ` ,. ` ,
.` ,` ` , ' ,
Artinya : Dan katakanlah hai Muhammad : Bekerjalah kamu
semua, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang
mukmin akan melihat hasil pekerjaan kamu.

Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan amal perbuatan hamba-
Nya. Semua akan memperoleh balasan dari-Nya. Firman Allah di
dalam surah Ali Imran ayat 195 :
_ ` ` , , ` ` , ` . ` _` , . . `
Artinya : .. Sesungguhnya Aku tidak akan menyia-nyiakan amal
orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki atau
perempuan.

Ikhtiyar atau usaha yang dilakukan itu harus benar, tidak hanya
sekedar usaha. Untuk menjadi dokter seseorang harus memilih
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
141
Fakultas Kedokteran. Sebab dengan mengikuti pendidikan kedokteran
seseorang dapat menjadi dokter, bukan dengan memilih Fakultas
lain.
Manusia merencanakan sesuatu namun Allah SWT yang
menentukan rencana itu berhasil atau tidak. Karena sebaik apapun
ikhtiyar yang dilakukan manusia dan sedekat apapun ia bertawakkal
kepada Allah SWT bila tidak ada kehendak dari-Nya maka semua
rencana atau keinginan manusia untuk mencapai sesuatu itu tidak
akan berhasil. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT di dalam surah
At Takwir ayat 29 :
' . _ = . , . . ., . , ` ,
Artinya : Dan kamu tidak dapat menghendaki (jalan yang lurus itu)
kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam.

Manusia menginginkan segala sesuatu yang baik, seperti ingin
mendapatkan surga di akhirat nanti. Tetapi Allah SWT yang men-
takdirkan. Walaupun demikian manusia diperintah untuk melakukan
kebaikan karena Allah memberikan kemudahan untuk melakukannya
sesuai dengan takdir diciptakannya. Pada suatu ketika Rasulullah
SAW pernah bersabda kepada para sahabatnya :
` , ` ` ` . ` . - ` ` , _
` - . = ` ,` _ , ` . ` , `- _
` - ` ,` ,` ` , ` . .
Artinya : Tidak seorangpun diantara kamu kecuali sudah pasti
dicatat tempatnya, apakah akan di neraka atau di surga.
Seorang sahabat bertanya: Kalau begitu mengapa kami
tidak pasrah saja, ya Rasulullah ? Maka Rasulullah
menjawab : Tidak, karena masing-masing kamu
dimudahkan untuk berusaha sesuai dengan takdir
diciptakannya

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
142
Hubungan antara ikhtiyar dan tawakkal sangat erat. Manusia
harus berusaha dalam mencapai cita-cita yang diinginkan dengan
sekuat tenaga. Usaha manusia tidak akan berhasil apabila Allah SWT
tidak menghendakinya. Sedangkan tawakkal itu adalah usaha
mendekat diri kepada Allah SWT dengan doa dan beramal shaleh
agar apa yang telah diusahakan dapat membawa hasil sesuai dengan
yang diharapkan. Orang yang hanya berusaha dalam mencapai cita-
cita tanpa disertai tawakkal akan menjadi sombong bila mendapat
kesuk-sesan, karena ia merasa keberhasilan itu adalah atas usaha
yang dilaku-kannya. Namun bila mengalami kegagalan ia kecewa dan
frustasi bahkan sering menyalahkan Allah SWT sebagai sebab
kegagalannya. Biasanya ia akan pesimis untuk berusaha kembali
bahkan menjadi apatis, artinya mudah putus asa dan ragu dalam
berusaha. Apabila usaha seseorang diiringi dengan tawakkal dan
usaha itu berhasil maka ia akan bersyukur kepada Allah SWT yang
telah berkehendak menetapkan keberhasilannya. Apabila mengalami
kegagalan ia akan menerima dan berserah diri kepada Allah SWT.
Karena ia meyakini, bahwa segala sesuatu itu terjadi atas kehendak
Allah SWT dan ia tidak putus asa untuk meningkatkan usahanya agar
mampu berhasil dengan baik. Allah SWT memerintahkan manusia
untuk berusaha mencari segala sesuatu kebutuhan dunia dengan
tidak melupakan urusan akhirat. Firman Allah SWT dalam surah Al
Qashash ayat 77 :
` , _ ` , , . : ` , . ` . , , - . _` =
,` '
Artinya : .. dan carilah apa yang telah dianugrahkan kepadamu
(untuk kebahagiaan) akhirat dan janganlah kamu
melupakan kebahagiaanmu (dari kenikmatan) duniawi

Orang yang beriman kepada Qadla dan Qadar akan bersabar bila
mengalami kegagalan, karena ia yakin bahwa kegagalan itu juga
datangnya dari Allah SWT. Apabila ia tertimpa musibah maka ia akan
bersabar menghadapinya dan berusaha untuk mengatasinya. Karena
ia tahu kalau orang-orang beriman akan diuji keimanannya dengan
berbagai macam ujian. Firman Allah di dalam surah Al Ankabut ayat
2 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
143
. ` ,` , ` .` , ` , , . ` , ,` `, . ` ` . -
.` ,` `,
Artinya : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan
(saja) mengatakan : Kami telah beriman dan tidak diuji
lagi?

Orang-orang beriman tidak akan berputus asa apabila
menghadapi kegagalan atau tertimpa bencana, karena putus asa itu
dilarang oleh Allah. Firman Allah di dalam surah Yusuf ayat 87 :
. = _` ,` _ ` ` ` ,., . ` ` = _` ,` _ ` ` ,` ` , . ,
` , ` ` , .` ,
Artinya : Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah,
sesungguhnya tiada yang berputus asa dari rahmat Allah
kecuali kaum yang kafir.

Ikhtiyar dan tawakkal harus dilaksanakan, agar apabila
mendapat keberhasilan manusia tidak menjadi sombong dan apabila
gagal atau tertimpa musibah tidak berputus asa. Iktiyar dilakukan,
berarti manusia berusaha mencari jalan yang tepat untuk mencapai
tujuan dan tawakkal dilakukan agar mendapat petunjuk dan
pertolongan Allah dalam mencapai cita-cita.





AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
144

III. BEBERAPA PAHAM TENTANG
QADLA DAN QADAR

Ada beberapa paham tenmtang Qadla dan Qadar. Di dalam
pelajaran ini disebut tiga paham, yaitu :
1. Paham Jabariyah, yang mengatakan bahwa manusia terpaksa
menerima takdir dan tidak mempunyai kebebasan dalam
menentukan keinginan dan memilih apa yang akan dikerjakan.
2. Paham Qadariyah, yang mengatakam manusia mempunyai
kebebasan dalam berusaha dan berkeinginan dan kehendak Allah
SWT tidak berpengaruh sama sekali.
3. Paham Ahlussunnah wal jamaah, yang mengatakan semua yang
baik atau buruk datang dari Allah SWT dan Ia memberlakukan
Sunnatullah dan sebab-sebab yang dapat dipilih oleh manusia.
Semua yang baik datang dari Allah SWT, sedangkan yang buruk
berpulang kepada perbuatan manusia. Paham ini yang paling
banyak pengikutnya dan diyakini paling benar berdasar pada
firman Allah SWT dalam surah An Nisa ayat 79 :

- ` : , . , ` : , . , =
` ` :
Artinya : Apa saja nimat yang kamu peroleh adalah dari Allah dan
apa saja bencana yang menimpamu maka dari (kesalahan)
dirimu sendiri.




AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
145
IV. ARTI BERIMAN KEPADA
QADLA DAN QADAR ALLAH


Beriman kepada Qadla dan Qadar berarti kita meyakini bahwa
segala sesuatu yang akan terjadi, sedang terjadi atau telah terjadi
adalah ketetapan Allah SWT. Orang yang beriman kepada Qadla dan
Qadar Allah SWT senantiasa berusaha untuk mendekatkan diri kepada
Allah SWT untuk mendapatkan petunjuk dan pertolongan agar
terhindar dari segala hal yang buruk dan memperoleh hal-hal yang
baik. Sedangkan orang yang tidak beriman akan berkata, bahwa
segala peristiwa yang terjadi di dunia ini adalah karena keadaan
alam. Hidup, tumbuh, rusak dan mati terjadi karena memang hal itu
harus terjadi sendiri. Merekapun berkeyakinan, bahwa baik atau
buruk keadaan seseorang tergantung dari usahanya. Bila berhasil
mencapai kesukses-an ia akan berkata, bahwa itu hasil jerih
payahnya semata dan apabila ia mendapat kesusahan ia akan
berputus asa.
Beriman kepada Qadla dan Qadar juga berarti meyakini bahwa
Allah itu Maha Kuasa atas semua makhluk-Nya. Tidak ada yang dapat
lepas dari kendali Allah SWT. Manusia hanya dapat merencanakan
segala sesuatu namun Allah SWT jualah yang menentukan rencana itu
berhasil atau gagal. Manusia hanya dapat berusaha namun Allah SWT
yang menentukan usahanya berhasil atau tidak. Karena segala
sesuatu di dunia ini ada dalam kekuasaan Allah SWT. Manusia
dilarang berputus asa dari rahmat Allah. Firman Allah di dalam surah
Yusuf ayat 87 :
= _` ,` _ ` ` ,` ` ,. . ,
Artinya : dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah .

Agar tidak berputus asa bila tertimpa keburukan dan tidak
sombong bila mendapat kebaikan, manusia diperintah untuk
bertawakkal. Firman Allah di dalam surah Ali Imran ayat 159 :
= _ , .` , , ' ' . -`, = . ` ,
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
146
Artinya : Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad maka
bertawakkallah kepada Allah, sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya

Kemudian di dalam surah Ali Imran ayat 160 :
` ` , .` -, . , ` , . = ` , ` ,` .` , .
_ , ` , ` ` , ` ,` .` , ` = ` , ' , , ` .,
Artinya : Jika Allah menolong kamu maka tidak ada yang dapat
mengalahkan kamu dan jika Ia meninggalkan kamu maka
siapa lagi yang dapat memberikan pertolongan. Oleh
sebab itu hendaklah orang-orang beriman berserah diri
kepada Allah.

Pertolongan Allah SWT itu bagi orang-orang yang giat berusaha
dan berserah diri kepada-Nya. Apabila pertolongan itu diberikan ke-
pada seseorang, maka tidak ada yang dapat menghalangi
keberhasilan usaha seseorang. Namun sebaliknya apabila Allah tidak
memberikan pertolongan-Nya, maka tidak mungkin keberhasilan itu
akan dicapai.
Dengan beriman kepada qadla dan qadar Allah SWT manusia
akan terbimbing untuk selalu giat berusaha untuk mencapai sesuatu
yang diinginkan dengan sikap tawakkal (berserah diri) Kepada Allah
SWT serta banyak berdoa memohon pertolongan dari-Nya. Dengan
demikian ia tidak menjadi sombong bila berhasil mencapai keinginan
dan tidak putus asa bila gagal.
Karena ia yakin, bahwa selain karena usaha seseorang
keberhasilan dan kegagalan itu terjadi karena ketetapan Allah SWT.
Ia menetapkan yang terbaik bagi manusia. Apabila Allah menetapkan
keberhasilan karena hal itu yang terbaik buat seseorang. Apabila
Allah menetapkan kegagalan maka itulah yang terbaik buat
seseorang. Allah tidak pernah menetapkan sesuatu yang buruk buat
hamba-Nya.
Bukti keimanan seseorang kepada Qadla dan Qadar Allah SWT
antara lain :
a. Selalu giat berusaha, karena ia yakin dengan usaha itulah Allah
akan menolongnya dalam mencapai cita-cita.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
147
b. Senantiasa bertawakal kepada Allah SWT dalam setiap melakukan
usaha. Karena ia yakin hanya dengan pertolongan Allah saja maka
usahanya itu akan berhasil.
c. Ridla menerima takdir baik atau buruk atas dirinya. Karena ia
meyakini semua ketetapan baik atau buruk atas dirinya
mengandung hikmah yang hanya Allah saja yang mengetahui. Ia
akan bersabar dan tidak berputus asa bila mendapat keburukan
dan dia akan senantiasa bersyukur apabila mendapat kebaikan.

Ada beberapa manfaat beriman kepada Qadla dan Qadar Allah
yang dapat disebutkan, antara lain ;
a. Mendorong manusia untuk berusaha dengan penuh harapan dalam
mencapai suatu yang diinginkan.
b. Menumbuhkan sikap optimis dalam berusaha dan terhindar dari
sikap apatis (mudah putus asa)
c. Menyadarkan manusia untuk menerima kenyataan buruk dengan
penuh kesabaran.
d. Menyadarkan manusia untuk senantiasa bersyukur atas segala
prestasi baik yang di raih, agar tidak tergolong orang-orang yang
kufur nikmat.
e. Mendorong manusia untuk bersikap tawakkal kepada Allah selain
giat berusaha.






AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
148

V. HARI KIYAMAT


1. Pengertian Hari Kiyamat. ( .. , ` ` ,,)
Hari Qiyamat atau disebut juga dengan Hari Akhir adalah hari
yang datang kemudian setelah dunia dihancurkan, kekal abadi dan
merupakan tempat bagi Allah SWT untuk memberikan balasan bagi
para hamba-Nya atas segala apa yang dilakukan selama hudup di
dunia. Manusia yang beriman dan berbakti akan mendapat kehidupan
yang menyenangkan. Sedangkan manusia yang ingkar dan tidak
berbuat kebaikan akan mendapat siksaan. Alam akhirat akan datang
ditandai dengan kiyamat, yaitu dihancurkannya alam semesta dan
dimusnahkannya seluruh kehidupan.
Hari Qiyamat adalah hal ghaib yang harus diimani oleh setiap
mumin dengan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Tidak
ada yang mengetahui hari kejadiannya selain Allah SWT. Rasulullah
SAW hanya menjelaskan tanda-tanda akan datangnya hari tersebut.
Oleh karena itu dalam mempelajarinya kita harus kembali mengkaji
kitab suci Al Quran dan Hadits Nabi Muhammad SAW.
Tentang kejadian Hari Qiyamat banyak diterangkan di dalam Al
Quran dan hadits Rasulullah SAW. Didalam surah Al Qariah ayat 1
sampai dengan 5 diterangkan :
_ . _ . _ _` , . .` , , ` ,,
.` , ` ' , ` ` . ` , - .` , ,
` , ` '
Artinya : Hari Kiyamat, Apakah Kiyamat itu ?, pada hari itu
manusia seperti anai-anai yang bertebaran dan gunung-
gunung seperti bulu- bulu yang dihambur-hamburkan.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
149
2. Hal-hal yang berhubungan dengan Kiyamat.
Ada beberapa hal yang berhubungan dengan alam akhirat :
a. Alam Barzah (kubur)
b. Baast (kebangkitan)
c. Mahsyar (tempat dikumpulkannya manusia)
d. Hisab
e. Kitab (catatan amal manusia)
f. Telaga (danau para Rasul)
g. Shirat (titian/jembatan)
h. Syafaat (pertolongan)
i. Surga dan Neraka

a. Alam Barzah (alam kubur)
Alam kubur disebut juga alam barzah, tempat manusia
menantikan datangnya kiyamat. Setiap orang beriman harus
percaya kepada alam barzah dan segala macam yang berhubungan
dengan alam barzah seperti :
a.1. Pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir kepada manusia yang
dimasukkan ke kubur atau yang tidak dikubur. Masalah yang
ditanyakan adalah sekitar keimanan kepada Allah dan Rasul-
Nya dan masalah lain yang berhubungan dengan akidah.
a.2. Azab dan Nimat kubur, Yaitu siksa kubur bagi orang tidak
beriman dan tidak beramal shaleh dan nimat kubur bagi
orang beriman dan beramal shaleh. Tentang Pertanyaan
dalam kubur, azab dan nikmat kubur Rasulullah SAW
bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh
Bukhari dan Muslim :
_` - ` ` , -` . ` ` _ , , ,` _ .` , ` .
` ` , , _` , ` _ ` , ` ` ` . .` , , ` , .
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
150
` -` , ` , .` , ` -` , ` ` , ' `
_ ` , =` ` , ` ,` _ , = ` ` ` ` ,` ` , ,
, = : ` , ` _` ` -
. ` , , ` _ ` , ` , ` ,` ` , , ` , - ` , ,
` `, ` ,, _ , . - ` , .` ,
Artinya : Sesungguhnya seorang hamba setelah diletakkan di dalam
kubur dan telah pulang para sahabat dan (jenazah itu)
mendengar suara telapak kaki dari sandal mereka, lalu
datanglah dua Malaikat maka didudukannya (orang itu)
dan dua malaikat itu berkata kepadanya : Apakah yang
engkau katakan tentang lelaki ini (Nabi Muhammad
SAW). Maka orang Mumin akan menjawab : aku bersaksi
bahwa dia (Muhammad SAW) adalah hamba dan Rasul
utusan-Nya. Malaikat itu lalu berkata kepadanya :
Lihatlah tempatmu di neraka telah dirubah oleh Allah
untukmu dengan surga Maka orang itu telah melihat
keduanya, (yaitu neraka dan surga). Lalu diperluaslah
kuburnya 70 hasta dan dipenuhi kubur-nya dengan
kehijauan sampai datang waktu dibangkitkan. Adapun
orang-orang kafir dan munafik dikatakan kepadanya :
Apakah yang engkau katakan terhadap lelaki ini (Nabi
Muhammad SAW). Maka ia menjawab : Aku tidak
mengetahui, aku mengatakan seperti apa yang dikatakan
orang-orang (kafir). Kemudian Malaikat itu berkata
kepadanya : Engkau tidak mengetahui dan tidak
mengikuti ?. Kemudian dipukul dengan palu besi dengan
sekali pukul diantara kedua telinganya. Maka
berteriaklah ia dengan teriakan yang didengar oleh apa
yang ada di sekitarnya, kecuali oleh Manusia dan Jin.
Lalu dipersempitlah kuburannya hingga pecahlah tulang-
tulang rusuknya.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
151
b. Baats (kebangkitan) yaitu dibangkitkannya seluruh manusia dari
alam barzah, setelah dimatikan. Tentang hal ini Allah SWT
berfirman di dalam surah Al Hajj ayat 7 :
` . ` , = . , ,` , .`, _ . , ' ` . ,
_` ,` `
Artinya : Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak
ada keraguan padanya dan sesungguhnya Allah
membangkitkan semua orang di dalam kubur.

c. Mahsyar (dikumpulkannya manusia)
Banyak manusia yang mengingkari akan datangnya hari kebangkit-
an dan akan dikumpulkannya manusia di padang mahsyar untuk
menerima perhitungan (hisab) dan pembalasan. Sesungguhnya
Allah SWT telah menjelaskannya di dalam surah Yasin ayat 32, 53
dan 54 :
.` ,` ,. .` -` .`, ` _` ,. - ` . ,
Artinya : Dan tiap-tiap mereka semua akan dikumpulkan lagi
kepada kami.

`, ` _` , - ` ,` - , -` , . . ` . .
.` ,` , .` -` . , ` , ` ` , =` . ` , , .` , ,` -` .
.` , ` ` ,` ` .
Artinya : Tidak adalah teriakan itu selain sekali teriakan saja,
maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada kami.
Maka pada hari itu seorang tidak akan dirugikan
sedikitpun dan kamu tidak dibalasi kecuali dengan apa
yang telah kamu kerjakan.

AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
152
Di hari kiamat nanti seluruh manusia yang pernah hidup di dunia
akan dibangkitkan dan dikumpulkan di padang Mahsyar untuk
menghadapi pengadilan dan menerima balasan amal perbuatan-nya.
Firman Allah dalam surah Yunus ayat 30 :
_ ` ,' ` _ , ` . .` . ` , ` : ` =
- ` ,` .` ,
Artinya : Di tempat itu (padang mahsyar) tiap-tiap diri merasakan
pembalasan dari apa yang telah dikerjakan dahulu dan
mereka dikembalikan kepada Allah pelindung mereka
yang sebenarnya

1. Hisab (perhitungan) amal perbuatan manusia untuk menerima
pembalasan. Pada hari dikumpulkannya manusia di padang
mahsyar Allah SWT menggantungkan amal perbuatan mereka di
leher masing-masing untuk dipertanggung jawabkan. Firman Allah
di dalam surah Al Isra ayat 13 :
. .` , ` , . ` ` _ ,` -` , ` ` ` ` , ~ `
_` ,` ` ` , , , ` ,,
Artinya : Dan tiap-tiap manusia itu Kami tetapkan amal
perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada
lehernya dan kamu keluarkan baginya pada hari kiamat
yang dijumpainya terbuka.

Pada hari perhitungan itu Allah SWT akan tegakkan keadilan
dengan perhitungan yang sempurna sehingga tidak ada satu
manusiapun yang teraniaya. Firman Allah di dalam surah Al Anbiya
ayat 47 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
153
' ` _ . , ` ` , =` , ` , , ` `, _ ,
_ , , , ` , ` , - ` ` - . . , ` ,
` , - ,
Artinya : Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari
kiamat maka tiadalah akan dirugikan seseorang barang
sedikitpun. Dan Jika amalan itu seberat biji sawipun kami
akan mendatangkan (pahalanya) nya. Dan cukuplah kami
sebagai pembuat perhitungan.

Dalam hal ini Rasulullah bersabda :

_` ` . ` . - ` ` , ` ` ,
` - . = ` ,` _ , ` . ` , `- _
` - ` ,` ,` ` , ` . .
Artinya : Tidak seorangpun diantara kamu kecuali sudah pasti
dicatat tempatnya, apakah akan di neraka atau di surga .
Seorang sahabat bertanya: Kalau begitu mengapa kami
tidak pasrah saja, ya Rasulallah ? Maka rasulullah
menjawab : Tidak, karena masing-masing kamu
dimudahkan untuk berusaha sesuai dengan takdir
diciptakannya Kemudian Rasulullah membaca surah Al
Lail ayat 5 sampai dengan ayat 11
Akidah Akhlaq oleh Moh. Mansyur

Tentang hal ini Rasulullah bersabda dalam hadits yang
diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim dan Tirmizdi
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
154
` ` , . - ` ` , ` , , ` ,, ` ' , _ ` `
` . ,, .` ` `, ` , =` , . ` -` ,` ` ` , , , ` ` , ,
` , =` , , . ` . ,, ` ` ` ` , =` , , . `
` , , _` . ,, `, , ` ,` - , . ` , _`
, ` , , ,`
Artinya : Tidak seorangpun dari kamu semua pada hari kiamat itu
nanti melainkan akan diajak bicara oleh Tuhannya
sendiri. Antara orang dengan Tuhan tidak ada perantara
sama sekali. Orang itu akan melihat kearah kanan, maka
tidak ada yang dilihat selain amal perbuatan yang telah
dilakukannya. Kemudian ia melihat kearah kiri juga tidak
ada yang dilihat selain amal perbuatan yang pernah
dilakukan, kemudian ia melihat kearah mukanya, maka
tidak ada yang dilihat melainkan neraka yang ada
dihadapannya. Oleh sebab itu hendaklah kamu semua
takut kepada neraka sekalipun dengan jalan bersedekah
sepotong kurma.
Al Aqooidul Islami oleh Sayid Sabiq

Amal perbuatan yang ditanya, diterangkan di dalam hadits yang
diriwayatkan oleh Tirmizdi
` `, _ - ` ` ,` , . .` ,` , ,` ` `
` `, ` ` , . ` , , ,` , ` ,
- ` , ` ` ,` , , ` ` , ,` , `
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
155
Artinya : Tidak henti-hentinya seorang hamba itu berdiri (pada
hari Kiyamat) sehingga ia ditanya perihal Usianya, untuk
apa dihabiskan, Ilmu pengetahu-annya, untuk apa
dipergunakan, hartanya dari mana di dapat dan untuk
apa dipergunakan dan badannya, untuk kepentingan apa
dikerjakan sampai tuanya.
Al Aqooidul Islami oleh Sayid Sabiq

e. Catatan amal perbuatan manusia, yaitu semua amal perbuatan
yang dicatat oleh malaikat Rakib dan Atid selama manusia hidup
di dunia, Semuanya akan diperlihatkan oleh Allah SWT.
Firman Allah di dalam surah Al Kahfi ayat 49 :
, ` . _ .` , , ` , ` ` , ` ` ` , ,` - '
,` , . ` _ `, . . `, ,, .` , ` , , ,
.` , , . - ` , ` ,` - , , .` - . ,` , . ,
- :' , _ ` , =,
Artinya : Dan diletakkanlah kitab lalu kamu akan melihat orang-
orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang
(tertulis) didalamnya dan merekapun berkata : Aduhai
celaka kami kitab apakah ini yang tidak meninggalkan
yang kecil dan tidak (pula) yang besar melainkan ia
mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah
mereka kerjakan ada (tertulis) dan Tuhanmu tidak
menganiaya seorang juapun

Ada sebagian manusia menerima suratan (kitab) nya dari kanan,
yaitu orang yang berbahagia dan ada yang dari belakang, yaitu orang-
orang yang celaka. Firman Allah di dalam surah al Insyiqaaq ayat 7
12 :
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
156
` , , , ` , ` , ` ` . , - ` . -`, ` ,
,` , , . ` ,` ` _ ` . ` , , , _ . ` , ` ` ,
_ , ` , ,` , ~ . . _` ,` ` ,` ` , ` , . _ ` ., ,
,` ,
Artinya : Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari
kanannya. Maka ia akan diperiksa dengan pemeriksaan
yang mudah. Dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang
sama-sama beriman) dengan gembira. Adapun orang-
orang yang diberikan kitabnya dari belakang. Maka ia
akan berteriak Celakalah aku. Dan dia akan masuk ke
dalam api yang menyala-nyala (neraka)


f. Telaga, yaitu tempat terdapatnya air yang dapat diminum oleh
manusia di saat kehausan di padang mahsyar. Rasulullah bersabda
di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
` , . , ` ` , ` ` , - _ ` , ~ ,
` ` , ,` , , ` ,` , ,` ` , ` . , , , ' =, . . ,
` , ` , , , ` ` , , -`, ` ,` ,` ` , ` ,` , ` . ` , .` ` _
` , ` , ` - . ,` , ` ` -` . ` -` ` ,
` ` ,
Artinya : Saya adalah yang terdahulu dari sekalian yang datang di
telaga itu. Barang siapa yang berjalan melalui tempatku
pasti dapat minum dan barang siapa yang sudah minum
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
157
pasti tidak akan haus selamanya. Nanti akan ada
segolongan dari kaum yang datang padaku, saya sudah
mengenal mereka dan merekapun sudah mengenal saya .
Tetapi tiba-tiba ditutuplah pandangan antara saya
dengan mereka. Lalu saya berseru : Orang-orang itu
adalah golonganku (ummatku). Kemudian diberitahukan
kepadaku engkau tidak tahu apa yang mereka adakan
sepeninggalku Lalu saya berkata : Celaka. Celaka sekali
orang-orang yang mengadakan perubahan sepeninggalku


g. Shirat (titian), yaitu jalan atau titian yang di letakkan di atas
neraka Jahannam. Semua orang yang dikumpulkan di padang
mahsyar akan melalui jalan atau titian itu. Keadaan manusia yang
melaluinya berbeda-beda tergantung amal perbuatan mereka
selama di dunia. Hal ini akan terjadi setelah manusia dihisab di
padang mahsyar dan mereka telah mengatahui nasibnya. Namun
semua orang melewatinya. Tetang Shirat ini Rasulullah bersabdi di
dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim :
. ` . ,` .`, ` ` , .` , ' ,` , - ` ,` , ~ ` ,, ,
,` , ` ,` ` , . ` ,, ` , , . , .` ,` , -`, ` ` ,
' , ` ,, ` ` ,` , ` , . ` .` , ,` , - ` ,
` ` ` , = . , = ` _` ` , ` , . ` ` ,`, .
` , , ` , ` ` . =` - - , ` ,
Artinya : Dipasanglah titian di dua tepi punggung Jahanam. Maka
aku (Nabi Muhammad SAW) dan umatkulah yang pertama-
tama melalui-nya. Tidak ada seorangpun yang berkata-
kata pada hari itu kecuali Rasul dan doa para rasul pada
hari itu adalah Ya Allah, sela-matkanlah Dan di neraka
Jahannam ada beberapa pengait seperti duri pohon,
tetapi tidak ada yang mengetahui besarnya melainkan
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
158
Allah Azza wajalla sendiri, pengait-pengait itulah yang
akan menyambar orang sesuai dengan amal perbuatannya
sendiri (ketika di dunia)

h. Syafaat (pertolongan), Yaitu pertolongan yang diberikan oleh Nabi
Muhammad SAW. Berupa syafaat Uzma. Pada hari dikumpulkan-
nya manusia di padang mahsyar, manusia datang kepada para
Nabi untuk meminta syafaat. Tetapi semua Nabi tidak dapat
memberi-kannya. Lalu mereka datang kepada Nabi Muhammad
SAW. Atas izin Allah SWT Nabi Muhammad SAW memberikan
syafaat untuk dipercepat hisab di padang Mahsyar. Selain itu Nabi
Muhammad SAW juga memberikan syafaat kepada ummatnya.
Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan Abu
Daud dan Hakim
_` - , ` ,,` ,` ` ` ` . .` . ` , _ ` ,
` ` , . . ` .` ` , , , ` , ` : ` ,
, _ ` ,` , ` , . : - . , ` , . : ` ,
` -` , _ . - ` , , _ . ` , ` _ ` , , , ` , =
- . , - , ` - , _` - ` ` , , ` = ` ` , ` ,
` ,` , _` - ` ` ` ` -, ` ,` ` -
Artinya : Sesungguhnya pada hari kiyamat matahari akan
mendekat, sehingga karena panasnya keringat seluruh
makhluk akan sampai sebatas separuh telinga. Di waktu
mereka dalam keadaan demikian merekapun meminta
pertolongan kepada Nabi Adam. Kemudian Adam berkata
: Saya tidak dapat mengerjakan itu Selanjutnya mereka
meminta pertolongan kepada Nabi Musa, iapun berkata
sebagaimana yang dikatakan Nabi Adam. Seterusnya
mereka lalu meminta pertolongan kepada Nabi
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
159
Muhammad SAW. Maka beliau memberikan syafaatnya
supaya segera diadakan keputusan bagi seluruh makhluk.

Maka Nabi Muhammad SAW berjalan sehingga memegang
lingkaran pintu surga. Di kala itulah Allah mengkaruniakan untuknya
maqam (kedudukan) terpuji yang mendapat pujian dari seluruh
makhluk.

i. Surga dan Neraka, Surga akan diberikan kepada orang beriman
dan beramal shaleh. Allah SWT berfirman di dalam surah Al
Baqarah ayat 25 :
, , , , ` ,` . `, , .` - ` ,` , . . - ` .
_` _ ` _ ,` . , ` - ` ` ,` - , ` ,` ` ,
_ ` _ ` _` _ ` ` , , , ` , ` ,` , `
` ,` - ,` , ` ,` ` , ,` , =' ` _ ,` _ ,` , ` ,` , , .
Artinya : Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang
beriman dan berbuat baik bahwa bagi mereka telah
disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di
dalamnya. Setiap mereka diberi rizki buah-buahan di
dalam surga itu mereka mengatakan : Inilah yang pernah
diberikan kepada kami dahulu Mereka diberikan buah-
buahan yang serupa dan di dalamnya ada isteri-isteri
yang suci dan mereka kekal di dalamnya.

Sedangkan Neraka akan diberikan kepada orang yang kafir dan
orang-orang yang tidak beramal shaleh dan banyak melakukan dosa-
dosa. Tentang hal ini Allah berfirman di dalam surah Al Kahfi ayat 29.
AQIDAH ISLAM * SMP ISLAM TERPADU RPI *
160
. , , ,` ` , , , - _ ` , = ` ` `
,` , ` , ' . , ` , `, ` , ` , `, , ` ,` -` ,
, ` . ,` ` ,` ` . .
Artinya : sesungguhnya kami telah sediakan bagi orang-orang
yang zalim itu neraka yang gejilaknya mengepung
mereka. Dan jika mereka meminta minum niscaya mereka
akan diberikan minuman air seperti besi yang mendidih
yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling
buruk dan tempat istirahat yang paling jelek.