Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN III BENGKEL ELEKTROMEKANIK PERAKITAN KABEL DB9

SELLY MONIKA N. 425 12 039

PROGRAM STUDI D4 TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG 2012

PERAKITAN KABEL DB9

I.

TUJUAN
1. Mahasiswa mampu memahami kegunaan kabel DB9. 2. Mahasiswa mampu memahami fungsi dari masing-masing pin dari konektor DB9. 3. Mahasiswa mampu merakit kabel menggunakan DB9.

II. PERALATAN
1. Cutter

2. Tang Potong

3. Solder

4. Landasan Solder

5. Timah

6. Obeng

7. Multimeter

III. BAHAN
1. Kabel Pelangi

2. Konektor DB9 Male dan Female

IV. TEORI DASAR


Komunikasi antar PC dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam interface I/O. Salah satunya menggunakan Serial Port. Komunikasi serial ialah komunikasi dimana pengiriman data dilakukan per bit, sehingga lebih lambat dibandingkan komunikasi parallel seperti pada port printer yang mampu mengirim 8 bit sekaligus dalam sekali detik. Beberapa contoh komunikasi serial ialah mouse, scanner dan system akuisisi data yang terhubung ke port COM1/COM2. Device pada serial port terbagi atas 2, yaitu Data Communication Equipment (DCE) dan Data Terminal Equipment (DTE). Contoh dari DCE adalah modem, plotter, scanner dan lain-lain. Contoh dari DTE adalah terminal di computer. Serial port bersifat asinkron dimana dapat mengirimkan data sebanyak 1 bit dalam tiap satu waktu. Port yang digunakan biasanya menggunakan konektor DB9. DB9 mempunyai 9 pin, yaitu :

Ket : Pin 1 = Data Carrier Detect (DCD) Pin 2 = Received Data (RD) Pin 3 = Transmitted Data (TD) Pin 4 = Data Terminal Ready (DTR) Pin 5 = Signal Ground (common) Pin 6 = Data Set Ready (DSR) Pin 7 = Request to Send (RTS) Pin 8 = Clear to Send (CTS) Pin 9 = Ring Indicator (RI)

V. LANGKAH PERCOBAAN
1. Sediakan alat dan bahan serta panaskan solder 2. Kupas kira-kira 0.5 cm ujung kabel hingga terlihat kawat-kawat kecil. 3. Kemudian pelintir kawat kecil tersebut lalu berikan timah 4. Ambil konektor DB9 female. Kemudian lelehkan timah pada bagian belakang di batang yang menjorok keluar. 5. Solder kabel ke bagian batang dari konektor, usahakan kawat kecil tersebut masuk dalam lubang konektor.

6. Susunan kabel DB9 sebagai berikut :

7. Setelah selesai perakitan, cek kabel menggunakan multimeter 8. Atur setting parameter COM Port yang digunakan melalui software terminal 9. Lakukan perintah komunikasi antara 2 PC 10. Jika kabel sudah benar, tutup dengan pmebungkusnya

VI. KESIMPULAN
Dari praktikum dan teori dasar mengenai kabel DB9 dapat diketahui bahwa kabel DB9 merupakan salah satu komunikasi serial yang mengirimkan data 1 bit tiap detik, dan lebih lambat dibandingkan komunikasi parallel yang mengirimkan 8 bit tiap detik. Kabel serial ini terbagi atas dua yaitu, kabel DTE (Data Terminal Equipment) dan DCE (Data Communication Equipment). Biasanya perangkat DTE adalah terminal (atau computer yang meniru terminal) dan DCE adalah sebuah modem atau perangkat lain milik operator. Kelebihan komunikasi serial dibandingkan komunikasi parallel yaitu system komunikasi serial menggunakan system full duplex masing-masing pengiriman dan penerimaan data menggunakan dua kabel yang berbeda jadi data yang dikirim dan diterima tidak akan terjadi bentrok atau bertabrakan.