Anda di halaman 1dari 12

Kelompok 9

1. 2. 3. 4.

ARDI YOSA PUTRA (03091401018) RESTU UTAMI (03091401010) JUWITA ANGGUN S (03091401028) M. YUDISTIRA F (03091401029)

Management of Groundwater
Tujuan dari pengelolahan air tanah adalah untuk mengembangkan sesuatu yang dapat dimanfaatkan dari air tanah secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan semua pengguna dan menemukan spesifikasi kondisi yang ditentukan, seperti level kualitas air, biaya dari pengembangan dan pengoprasian dan kendala sosial dan politik. Prosedur pengelolahan harus memadai untuk menghindari efek potensial yang merugikan di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Permasalahan
Peningkatan populasi secara terus menerus dapat meningkatkan standar kehidupan. Permintaan terhadap air bersih pun akan meningkat. Peningkatan limbah masyarakat, perluasan industri dan pertanian akan menurunkan kualitas dari air tanah. Oleh karena itu, perencanaan yang tepat untuk manajemen sumber daya air tanah sangat dibutuhkan. Pengelolahan air optimum secara ekonomis membutuhkan penggabungan antara surface water management dan groundwater management.

Fungsi dari Manajemen Air Tanah

1. 2.

3.

Regulation of Water Consumption Augmentation of water supply Aquifer Restoration

Regulation of Water Consumption

(mengatur jumlah air yang dikonsumsi)


Air yang dikonsumsi dapat diatur baik secara langsung dengan alokasi atau tidak langsung dengan biaya konsumsi. Tujuan dari fungsi ini untuk menjaga produksi air pada akuifer dan untuk menghalangi dari penambangan akuifer ketika pengambilan air melebihi pengisian kembali air pada akuifer tersebut dalam selang waktu tertentu.

Water Table

Augmentation of Water Supply (Penambahan Cadangan Air)


Beberapa

metode atau cara yang berguna untuk penambahan cadangan air tanah seperti metode artificial recharge (pengisian buatan), relocation of wells (relokasi sumur), atau importing water (mengimpor air).

Aquifer Restoration (Pemulihan Akuifer)


Perhitungan

tertentu diperlukan untuk memulihkan keutuhan dari akuifer supaya akuifer tersebut dapat terhindar dari pencemaran dan kehilangan air yang berlebihan. Di pesisir akuifer, kehilangan air yang berlebihan dapat membuat gangguan berupa masuk dan meluasnya air garam dari laut ke akuifer tersebut.

Intrusi Air Laut

pengambilan

air besar-besaran pada tampungan air tanah di beberapa daerah dari sumur bisa menyebabkan kekurangan air tanah di daerah lain atau kekurangan air pada masa mendatang dan juga dapat merugikan. Jika angka, rumus dan kapasitas sumur di desain dengan tepat, banyaknya air yang diambil bisa diperoleh tanpa masalah yang ditimbulkan oleh pengambilan air yang berlebihan.

Effek Pengambilan Air yang Berlebihan

Effek Pengambilan Air yang Berlebihan