tinjauan seni rupa indonesia

TINJAUAN SEJARAH SENI RUPA MODERN INDONESIA
Drs. Hery Santosa, M. Sn. Drs. Tapip Bahtiar, M. Ds.

2. Masa Pendudukan Jepang Masa Setelah Kemerdekaan Masa Pendidikan Formal Masa Seni Rupa Baru Indonesia .tinjauan seni rupa indonesia PEMBABAKAN SENI RUPA MODERN INDONESIA 1. 6. Masa Perintisan (1817-1880) Masa Indonesia Jelita ( Indie Mooi ) Masa Cita Nasional 4. 3. 5. 7.

Mendapat bimbingan dari pelukis Belgia Antonio Payen. Schelfhouf dan C. Berkeliling dan pernah tinggal di NegaraNegara Eropa. Ciri-ciri karya lukisan Raden Saleh : • Bergaya natural dan romantisme • Kuat dalam melukis potret dan binatang • Pengaruh romantisme Eropa terutama dari Delacroix. putra keluarga bangsawan pribumi mampu melukis gaya/cara barat (alat. Kruseman di Den Haag. • Pengamatan yang sangat baik pada alam maupun binatang. media dan teknik) yang natural dan romantis.tinjauan seni rupa indonesia 1 Masa Perintisan Raden Saleh Syarif Bustaman ( Terbaya. 1814 -1880 ). pelukis Belanda A. Karya Raden Saleh: • Hutan terbkar • Perkelahian antara hidup dan mati • Pangeran Diponegoro • Berburu Banteng di Jawa • Potret para Bangsawan .

. karya Raden Saleh. Badai / The Storm. karya Raden Saleh Berburu Rusa. cat minyak di atas kanvas. Cat minyak di atas kanvas. 97 x 74 cm. karya Raden Saleh.tinjauan seni rupa indonesia Karya Raden Saleh Deanles. 1851.

Keadaan ini ditandai pula dengan datangnya para pelukis luar/barat atau sebagian ada yang menetap dan melukis keindahan alam Indonesia. Lee Man Fong (dll) • Rudolf Bonnet (Bld). Pelukis Indonesia Molek : • Abdullah Suriosubroto (1878-1941) • Mas Pirngadi (1875-1936) • Wakidi • Basuki Abdullah • Henk Ngantung.G. yaitu melukis keindahan dan keelokan alam Indonesia. Romuldo Locatelli. Lee Mayer (Jerman) dan W.tinjauan seni rupa indonesia 2 Masa Indonesia Jelita (Indie Mooi) Selanjutnya muncul pelukis-pelukis muda yang memiliki konsep berbeda dengan masa perintisan. . Hofker. Walter Spies (Bel). Ciri-ciri lukisan : • Pengambilan obyek alam yang indah • Tidak mencerminkan nilai-nilai jiwa merdeka • Kemahiran teknik melukis tidak dibarengi dengan penonjolan nilai spirituil • Menonjolkan nada erotis dalam melukiskan manusia.

karya Basoeki Abdullah The Day’s end Mount. 139. karya Abdullah SR Mountain Landscape.5 x 197 cm. 1942. Cat minyak diatas kanvas. Cat air Gunung Merapi. . karya Wakidi.tinjauan seni rupa indonesia Karya Masa Indonesia Jelita (1) Danau Singkarak. karya Wakidi. Lukisan cat minyak.

charcoal on paper. cat minyak di atas kanvas. Netherlands. oil on canvas Pensive Young Man. Willem Gerard Hofker (1902-1981). W. 1975. Village life in Sanur. Rudolf Bonnet. oil on canvas by Arie Smith . 88 x 60 cm Full moon ceremony (1994).tinjauan seni rupa indonesia Karya Masa Indonesia Jelita (2) Balinese legend. Spies.

• Tidak terikat kepada obyek alam yang nyata. Hasil karya mereka mencerminkan : • Mementingkan nilai-nilai psikologis. Sudjojono. • Tema perjuangan rakyat . • Memiliki kepribadian Indonesia . Sudjojono: Djongkatan. Agus Djajasumita medirikan PERSAGI (Persatuan Ahli Gambar Indonesia). Dalam Taman Nirwana • S. Wanita Impian . Salam. PERSAGI berupaya mencari dan menggali nilai-nilai yang mencerminkan kepribadian Indonesia yang sebenarnya. Nirwana. Abd. Mainan. Karya-karya seni lukis masa PERSAGI antara lain : • Agus Djajasumita : Barata Yudha. Seniman S. Didepan Kelambu Terbuka. Perkumpulan pertama di Jakarta ini. Surono. • Didasari oleh semangat dan keberanian.1908. Cap Go meh. Arjuna Wiwaha. • Otto Djaya : Penggodaan. berupaya mengimbangi lembaga kesenian asing Kunstring yang mampu menghimpun lukisan-lukisan bercorak modern.tinjauan seni rupa indonesia 3 Masa Cita Nasional Bangkitanya kesadaran nasional yang dipelopori oleh Boedi Oetomo pada Th.

Sudjojono. 1947. 100 x 140 cm. Kawan-kawan Revolusi. Laki-laki Bali dan Ayam Jago. 95 x 149 cm..tinjauan seni rupa indonesia Karya Masa Cita Nasional Di Depan Kelambu Terbuka. 1958. 86 x 66 cm. 1939. cat minyak di atas kanvas. Penjual Jamu. cat minyak di atas kanvas. karya S. Sudjojono. Agus Djaja S. karya Otto Djaya Suminta .

Barli. Sudjojono dan Afandi. Wahdi dan sebagainya. Khusus dalam seni lukis dikelola oleh S. Lembaga Kesenian Indonesia – Jepang ini pada dasarnya lebih mengarah pada kegiatan propaganda Jepang. Tahun 1943 berdiri PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) oleh Bung Karno. Sudjojono • Basuki Abdullah. Sudarso. Bung Hatta. Hendra dan lain-lain . Emiria Surnasa • Agus Djajasumita. 2. Barli • Affandi. serta menyadari pentingnya seni lukis untuk kepentingan revolusi. 3. Masa Pendudukan Jepang Cita PERSAGI masih melekat pada para pelukis. Pemerintah Jepang mendirikan KEIMIN BUNKA SHIDOSO. selanjutnya bergabung pelukis Hendara.tinjauan seni rupa indonesia 4 1. Ki Hajar Dewantara dan KH Mansur. Tujuannya memperhatikan dan memperkuat perkembangan seni dan budaya. Hasil karya mereka mencerminkan : • Melanjutkan cerminan dari masa cita Nasional Tokoh utama pada masa ini antara lain: • S.

Sudjojono. cat minyak di atas kanvas. 150 x 90 cm. Pengemis. 1947. 99 x 129 cm. karya Hendra Gunawan. 95 x 149 cm. karya S. Keluarga Pemusik . 1971. 1974. cat minyak diatas kanvas. Cat minyak di atas kanvas.tinjauan seni rupa indonesia Karya Masa Pendudukan Jepang Mengungsi. . karya Affandi.

Hendra Gunawan. Sudarso. merumuskan pendirian lembaga pendidikan Akademi Seni Rupa. Masa kemerdekaan benar-benar mendapatkan kebebasan yang sesungguhnya. Pada tahun 1950 di Bandung berdiri Balai Perguruan Tinggi Guru Gambar yang dipelopori oleh Prof. Kusnadi dan sebagainya. Kusnadi. 2 Pada tahun 1947 berdiri perkumpulan pelukis rakyat yang dipimpin oleh Affandi dan Hendra yang keluar dari perkumpulan SIM. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai kelompok atau perkumpulan seniman. Sudjoko. dunia seni lukis mendapatkan angin segar. yaitu antara lain : 1 Pada tahun 1946 berdiri SIM (Seniman Indonesia Muda) yang sebelumnya bernama “Seniman masyarakat”. Ahmad Sadali. yaitu Prabangkara. Edi Kanta Subraka dan lain-lain. 3 Pada tahun 1948 berdiri perkumpulan yang memberikan kursus menggambar. anggotanya : Affandi. Sudjojono. Tokoh perintisan lembaga tersebut antara lain S. Sudjojono. . Djayengasmoro.tinjauan seni rupa indonesia 5 Masa Setelah Kemerdekaan Setelah Jepang keluar dari bumi Indonesia. Gunawan. 4 5 Pada tahun 1959 Balai Perguruan Tinggi Guru Gambar berubah menjadi jurusan Seni Rupa pada Institut Teknologi Bandung. Sasongko. Anggota dari pelukis rakyat antara lain : Hendra. Syafei Sumarja dibantu oleh Muhtar Apin. Dipimpin oleh S. Sindusisworo dan lain-lain. Abdus Salam. Pelukis rakyat dkk. Selanjutnya para tokoh SIM. Trubus dan sebagainya.

Balinese Beauty.5 x 130. Hendra Gunawan . 149. Barli Sasmitawinata.0. oil on canvas. 70 x 90 cm Ikan. Basoeki Abdullah Tiga Wanita (1998). Affandi.tinjauan seni rupa indonesia Karya Masa Setelah Kemerdekaan Self Portrait on Kusamba Beach.. 1983.

T. Sunarto. Sutanto. But Muchtar. Kabul Suadi. Sidharta. dan lainnya (Yogyakarta). Bagong Kusudiharjo. Irsam. Srihadi. Mulyadi. G. Jim Supangat. Pandu Sadewa. Syafei Sumarja di Bandung. Pirous. Dari Masa Pendidikan Formal lahir pelukis-pelukis akademis seperti: Widayat. Guru gambar pada tingkat sekolah-sekolah menengah menuntut terbentuknya jurusan seni rupa pada perguruan tinggi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang terbesar di Indonesia. Saptoto. A. Siti Rulyati.J. Aming Prayitno. (Bandung) . Arief Sudarsono. Perguruan Tinggi Guru Gambar (sekarang jurusan seni rupa ITB) yang dipelopori oleh Prof. Agus Dermawan. Achmad Sadali. Hardi. Popo Iskandar. Abas Alibasyah. Hariadi. Katams. Sunaryo.D. Edhi Sunarso.tinjauan seni rupa indonesia 6 Masa Pendidikan Formal Pada masa ini ditandai dengan lebih mantap berdirinya pendidikan formal Berdirinya ASRI ( Akademi Seni Rupa Indonesia ) Tanggal 18 Januari 1948 di Yogyakarta dengan direktur R.

Cat minyak di atas kanvas.tinjauan seni rupa indonesia Karya Masa Pendidikan Formal (2) Hutan (1973). 100 x 66 cm. Berita Duka. Beratapkan Langit dan Bumi Amparan. (QS. Garuda (1969). 100 x 70 cm. Al Baqarah:22) (1990) Mix media 100 x 150 cm. Karya Widayat. Sudharta . Karya G. AD Pirous. kanva Abas A. cat minyak diatas kanvas.

tinjauan seni rupa indonesia 7 Masa Seni Rupa Baru Indonesia Pada sekitar tahun 1974. • Nyoman Nuarta. yaitu seniman yang mendapatkan pendidikan formal dan otodidak sama-sama mencetuskan aliran yang tidak dapat dikelompokkan pada aliran/corak yang sudah ada dan merupakan corak baru dalam kancah seni rupa Indonesia. • S. perkembangan seni rupa Indonesia disemarakkan oleh munculnya seniman-seniman muda yang berlatar belakang berbeda. 17 . • Dede Eri Supria. Primka. • Redha Sorana dan sebagainya. Kesenian yang diciptakan berlandaskan pada konsep : • • • • • Tidak membeda-bedakan disiplin seni Mengutamakan ekspresi Menghilangkan sikap mengkhususkan cipta seni tertentu Mengedepankan kreatifitas dan serta ide baru Besifat eksprimental Pelopor Masa Indonesia Baru : • Jim Supangkat.

1975.Heri Dono Kamar Ibu Dan Anak. Menyusu Pada Orde Baru 1998 . Karya Nyoman Nuarta.tinjauan seni rupa indonesia Karya Masa Seni Rupa Baru Indonesia Rongga. karya Jim Supangkat .

cat minyak diatas kanvas..tinjauan seni rupa indonesia Karya Seni Rupa Baru Indonesia Inul Main Ta’ Patung. ………. 1995. 110 x 140 cm. karya Ivan Sagito. Nyoman Nuarta Transformasi. Dede Eri Supria .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful