Anda di halaman 1dari 18

A

Pengertian Sel Komponen Kimiawi Sel Struktur dan Peranan Bagian Bagian Sel

1. Robert Hooke (1653 1703) menemukan sel pada sayatan gabus. 2. Mathias Schleiden (1804 1881) dan Theodore Schwann (1810 1882) menyatakan sel adalah unit strukturanl terkecil penyusun makhluk hidup. 3. Robert Brown (1733 1858) menemukan intisel (nucleus) 4. Felix Durjadin (1789 1869) menemukan cairan sel (protoplasma). 5. Max Schultze(1825 1874) menyatakan bahwa sel adalah struktur fungsional terkecil penyusun makhluk hidup. 6. Rudolf Virchow (1821 1902 ) menyatakan sel adalah satuan hereditas makhluk hidup.
Dari pernyataan para ahli diatas, dapat disimpulkan bahwa : Sel adalah satuan unit structural, fungsional, dan hereditas penyusun makhluk hidup.

Membran plasma adalah selaput yang membungkus protoplasma. Membran Plasma bersifat semipermeable yang sangat selektif terhadap zat yang masuk maupun keluar sel.
Membatasi Sel dengan lingkungan sekitarnya Melindungi isi sel Menjaga keseimbangan antara isi sel dengan lingkungannya Transport Zat dari dan keluar sel Sebagai reseptor atau penerima rangsang dari luar Sebagai tempat terjadinya reaksi kimia tertentu.

Membrane plasma merupakan lembaran tipis yang terdiri atas 2 lapis fosfolipid. Pada Fosfolipid, terdapat 2 jenis protein, yaitu: Protein Integral, menonjol hanya disalah satu permukaan membrane Protein Perifer, menonjol di kedua permukaan membrane

Dipermukaan membran plasma terdapat glikolipid dan gliko protein.

Inti Sel (Nukleus) merupakan

materi genetic yang terbungkus didalam membrane inti.

Sitoplasma adalah cairan sel yang berada diantara membrane inti dan inti sel. Pada sitoplasma, terdapat organel organel sbb:

Inti sel terdiri atas membrane

:adalah organel yang berfungsi untuk sintesis protein. :merupaka n saluran saluran kecil pada sitoplasma yang dibatasi oleh suatu system membrane. Umumnya RE berfungsi untuk transport zat di dalam sel. Ada 2 macam RE.
RE kasar, yaitu RE yang dipermukaannya terdapat Ribosom, berfungsi untuk sintesis protein RE halus, yaitu RE yang dipermukaannya tidak terdapat robosom, berfungsi untuk sintesis lipid.

inti, nukleoplasma(cairan inti sel), nucleolus(anak inti), dan metri genetic berupa benang benang kromatin.

Lisosom merupakan organel kecil yang menghasilkan enzim hidrolisis dan berfungsi dalam pencernaan intrasel. Lisosom hanya ditemukan pada sel hewan.

Plastida hanya ditemukan pada tumbuhan. Ada beberapa macam plastida, yaitu sbb:
, yaitu plastida yang mengandung klorofil(zat hijau daun), berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis pada tumbuhan. , yaitu plastida yang mengandung pigmen selain klorofil. , yaitu plastid yang tidak berwarna. Berdasarkan fungsinya, ada 3 macam leukoplas, yaitu :

Amiloplas : Untuk menyimpan amilum (pati) Proteoplas : Untuk menyimpan protein Elailoplas : Untuk menyimpan lipid Lemak.

:merupakan organel penghasil energy didalam sel.


Dikelilingi oleh membrane rangkap. Membrane dalam berlekuk-lekuk dan membentuk lipatan kedalam yang disebut Krista, fungsinya untuk memperluas permukaan membrane.

Klorofil pada kloroplas

tersusun dalam tilakoid. Tilakoid sendiri berbentuk seperti uang koin. Tumpukan tilakoid disebut grana(tempat terjadinya reaksi terang fotosintesis. Cairan didalam kloroplas disebut stroma, tempat terjadinya reaksi gelap fotosintesis.

Badan Golgi merupakan organel yang berperan dalam proses sekresi

Vakuola merupakan kantung

Badan Mikro Terdiri atas: Peroksisom, berfungsi menghasilkan enzim katalase Glioksisom, berperan dalam perkecambahan
Berfungsi sebagai tempat terbentuknya benang- benang spindle yang berfungsi untuk menarik kromosom ke kutub inti yang berbeda saat pembelahan sel.

bermembran yang terdapat pada sitoplasma. Fungsinya sbb: Tempat menyimpan cadangan makanan Menyimpan air untuk menjaga tekanan turgor. Menyimpan pigmen antosianin yang memberikan warna menarik pada bunga dan buah. Tempat penimbunan sisa metabolisme. Vakuola umumnya bisa diamati pada sel tumbuhan. Beberapa jenis hewan bersel satu juga memiliki vakuola makanan untuk pencernaan dan vakuola kontraktil untuk ekskresi.

Berikut ini adalah perbedaan struktur sel hewan & tumbuhan


No 1 2 3 4 5 6 7 Organel Dinding Sel Plastida Glioksisom Peroksisom Sentriol Lisosom Vakuola Sel Hewan Tidak ada Tidak ada Tidak ada Ada Ada Ada Berukuran kecil/tidak ada Sel Tumbuhan Ada Ada Ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Berukuran besar

Transpor Pasif

adalah perpindahan molekul dari konsentrasi tinggi (hipertonis) ke konsentrasi rendah (hipotonis). adalah peristiwa perpindahan molekul dari konsentrasi rendah ke konsentrasi tinggi melalui membran semi-permeable. Pada proses ini, hanya air yang akan melewati membran semiperimeable, sedangkan zat terlarutnya tidak. , yaitu perpindahan molekul dibantu oleh protein pembawa yang terdapat pada membran sel.

Transpor aktif adalah

perpindahan molekul pada transpor aktif melawan gradien konsentrasinya. Proses ini tidak terjadi secara spontan, membutuhkan energi, dan dibantu oleh ion dan protein.

POMPA NA-K