Anda di halaman 1dari 15

PERANCANGAN PRODUK

DISUSUN OLEH: KELOMPOK I 1. Syervy Tanata/ 090405021 2. Krisnawati/ 090405023 3. Satriaji Sudigdo/ 090405035 4. Danil Tarmizi/ 090405047

Kopi...(1)

Produk

Industri Kopi
Limbah 1. Limbah Padat 2. Limbah Cair

Kopi(2)
Dari keseluruhan limbah yang dihasilkan

maka yang menjadi permasalahan utama yang akan dibahas adalah limbah yang berupa biji kopi gilingan yang sudah digunakan dan terutama terdiri dari bahan berserat (selulosa, lignin, dan sebagainya) dan minyak yang tidak larut. Maka dari itu, terlihat bahwa limbah yang hendak diolah adalah limbah organik.

Kopi(3)
Dalam pengolahan limbah ataupun hasil buangan industri yang organik dapat diolah dengan dua proses utama yaitu:
Proses Konversi Termal

Proses ini dilangsungkan dengan cara membakar langsung bahan organiknya. Dihasilkan panas dan asap serta debu. Proses ini termasuk ke dalamnya adalah insenerasi, pirolisis dan gasifikasi. Proses Konversi Biologis Proses ini membutuhkan bantuan mikroorganisme anaerobik. Biasanya proses ini menghasilkan biogas yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar.

Kopi(4)
1.
Alternatif Pengolahan Limbah Industri Kopi
Insinerasi untuk menghasilkan energi

2. 3.

Perlakuan anaerobik untuk menghasilkan metana Gasifikasi dilanjutkan dengan Fischer Tropsch untuk menghasilkan hidrokarbon

insinerasi(1)
Insinerasi ialah proses oksidasi bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik. Prosesnya sendiri merupakan reaksi oksidasi cepat antara bahan organik dengan oksigen. Apabila berlangsung secara sempurna, kandungan bahan organik (H dan C) dalam sampah akan dikonversi menjadi gas karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O). Proses Insinerasi dilangsungkan dengan cara membakar limbah organik dalam peralatan insinerator. Panas yang dihasilkan dari hasil pembakaran digunakan untuk merubah air menjadi uap bertekanan tinggi. Uap dari boiler langsung ke turbin. Sisa pembakaran seperti debu diproses lebih lanjut agar tidak mencemari lingkungan (truk mengangkut sisa proses pembakaran).

insenerasi(2)

perlaKuan anaerobiK(1)
Penanganan anaerobik merupakan proses biologi yang mampu menghasilkan energi (biogas) dengan teknologi yang sederhana dan biaya relatif murah. Biogas adalah teknologi konversi biomassa (sampah) menjadi gas dengan bantuan mikroba anaerob. Proses biogas menghasilkan gas yang kaya akan methan dan slurry. Gas methan dapat digunakan untuk berbagai sistem pembangkitan energi sedangkan slurry dapat digunakan sebagai kompos.

perlaKuan anaerobiK(2)

perlaKuan anaerobiK(1)
Penanganan anaerobik merupakan proses biologi yang mampu menghasilkan energi (biogas) dengan teknologi yang sederhana dan biaya relatif murah. Biogas adalah teknologi konversi biomassa (sampah) menjadi gas dengan bantuan mikroba anaerob. Proses biogas menghasilkan gas yang kaya akan methan dan slurry. Gas methan dapat digunakan untuk berbagai sistem pembangkitan energi sedangkan slurry dapat digunakan sebagai kompos.

perlaKuan anaerobiK(2)

Gasifikasi (1)
Proses gasifikasi menggunakan udara kaya oksigen dan oksigen murni dilengkapi dengan unit pemurnian udara. Gasifikasi merupakan proses konversi termokimia padatan organik menjadi gas. Gasifikasi melibatkan proses perengkahan dan pembakaran tidak sempurna pada temperatur yang relatif tinggi (sekitar 90011000C)

Gasifikasi (2)
Proses gasifikasi menghasilkan gas yang dapat dibakar dengan nilai kalor sekitar 4000 kJ/Nm3. Diperlukan sistem pembersihan dan pengkondisian gas hasil gasifikasi terutama dilakukan untuk menghilangkan pengotor dan meningkatkan rasio komponen H2 terhadap CO di dalam aliran gas sintesis agar sesuai dengan kebutuhan sintesis Fischer Tropsch.

Kesimpulan
Jadi kelompok I memilih proses pengolahan limbah yang paling baik adalah dengan cara Perlakuan Anaerobik karena lebih murah biaya yang diperlukan, lebih sederhana prosesnya, hasil yang diperoleh bermanfaat dan ramah lingkungan.

T ERIMA
KASIH