Anda di halaman 1dari 12

STUDI KELAYAKAN PROYEK

1. ASPEK-ASPEK :
 aspek Hukum, sosek & budaya; aspek pasar &
pemasaran; aspek teknis & teknologi; aspek
manajemen; dan aspek keuangan.

2. HUB. DGN INVESTASI :


• Investasi : penggunan sumber keuangan /usaha
dlm wkt t3 dr setiap orang yg mengingikan
keuntungan darinya.
• Karakteristik investasi :
o Aktiva yg dpt didpresiasi ( aktiva yg nilai jual
kembali murah /nihil pd akhir proyek )
o Keuntungan atas invest peroidenya panjang
• Penggolongan investasi :
o Tidak dpt diukur labanya
o Tdk menghasilkan laba
o Dapat diukur labanya ( dipengaruhi o/ : jmlh dana;
ketidak pastian estimasi; dan kompleksitas proyek)
∼ intensitas studi kelayakan

3. TUJUAN & MANFAAT: info utk decision maker ttg


alternatif proyek investasi yg dipilih

4. PIHAK-PIHAK YG MEMBUTUHKAN:
o Investor  tk keuntungan
o kreditur  tk keamanan kredit yg diberikan
o pemerintah  manfaat makro utk perekonomian

ASPEK YG JENIS SUMBER COLLECTING TEKNIK


DIKAJI DATA DATA DATA ANALISIS
Hukum kualitatif Primer Dokumentasi Kualitatif/
sosek & Sekunder Obervs Judgment
budaya Kuesioner An. B/C
sosial dll

Pasar & Kualitatif Primer / - i d e m - Model


pemasaran Kuantitaif Sekunder Statistik :
Extrnl An. Trend,
/Internal Regresi dll

Kualitatif Judgment
Teknis & -idem -idem- An. Biaya,
Teknologi Kuantitatif Lay out,
Metode
Transport

Primer / An.Jab, SO,


Manajemen - i d e m - Sekunder - i d e m - Network
Internal plan, Gantt
cht

Primer/ An. smbr &


Keuangan Sekundr pnggn
Inter / dana,
Extern Kebut.
-idem- -idem- Dana & Bi.
Modal,
Kriteria
Penilaian
Invest

ANALISIS PASAR
 PASAR :

KUMPL ORANG YG INGIN PUAS, UANG UTK BELANJA &


KEMAUAN UTK MEMBELANJAKANNYA ( STANTON )

 DEMAND & SUPPLY


1. TEORI DEMAND
o DEMAND EFEKTIF : DAYA BELI (+)
o DEMAND POTENSIAL: HY DIDASARKAN KEBUTUHN
2. TEORI PERILAKU KONSUMEN
o CARDINAL UTILITY : THE LAW OF DEMINISHING M.U.
o ORDINAL UTILITY
3. TEORI SUPPLY
4. TEORI PERILAKU PRODUSEN
 THE LAW OF DEMINISHING MARGINAL PRODUCT
 LEAST COST COMBINATION

 BENTUK PASAR:
1. PERSAINGAN SEMPURNA
2. MONOPOLI
3. OLIGOPOLI
4. MONOPOLISTIS

 MACAM PASAR:
1. PASAR KONSUMEN
2. PASAR INDUSTRI
3. PASAR RESELLER (MIDDLEMEN)
4. PASAR PEMERINTAH

ANALISIS PEMASARAN
 DEFINISI :
SEMUA KEGIATAN YG BERHUB DG USAHA, YG BERTU/
M”RENCANAKN, MENENTUKAN HARGA, HINGGA
M”PROMOSIKN & MEDISTRIBUSIKN BRG / JASA YG AKAN
MEMUASKAN KEBUTHN KONSUMEN ( AKTUAL MAUPUN
POTENSIAL) (MARKETING MIXED = 4 P :
PRODUCT,PRICE,PLACE,PROMOTION)

 KEBIJAKAN PEMASARAN  ( 4 P )

1. STRATEGI PRODUK (  ATRIBUT : MUTU, CIRI


& DESAIN )

o KEPUTUSAN MERK, KEMASAN & LABEL


 NAMA MERK : MANFAAT& MUTU; MDH
DIBEDAKN DG YG LAIN & MDH DITERJEMAHKN
DLM BHS ASING; DIDAFTARKN KPD BDN HKM
 KEMASAN:AGAR TETAP UP TO DATE
 LABEL:INFO TTG TK. MUTU; CARA PEMAKAIAN;
CONTET ; PRODUSEN, DLL

o STRATEGI DAUR HIDUP PRODUK

 TAHAP PERKENALAN LABA(-), SALE<<,


PROMO >>
 HARGA RENDAH & PROMOSI TINGGI:
PASARNYA LUAS, KONSMN PEKA HARGA &
IGNORRANCE (+), PESAING POTENSIAL (+)
 HARGA TINGGI & PROMOSI RENDAH :
( KEBALIKAN KONDISI DIATAS )

 TAHAP PERTUMBUHAN LABA>>, PESAING


BARU (+); RE-SELLER>>; M. SHARE >>
 MUTU ++ ; CIRI KHAS & MODEL BARU; DARI
KESADARANKEYAKINAN THD PRODUK
 TAHAP DEWASA  OVERPRODUKSI,
PERSAINGAN TAK SEHAT, MUTU <<, YG KECIL
BANGKRUT
 MODIFIKASI PASAR; PRODUK ATAU
MARKETING MIXED

 TAHAP PENURUNAN: SELERA KONSMN (-);


SALES <<, LABA << / (-)
 BERTAHAN SHG PESAING (-) ATAU INVESTASI
<< ATAU MUNDUR

2. SRATEGI HARGA
 Berdasarkan Biaya ( Biaya-Plus )
 Analisis Break Event Point
 Berdasarkan persepsi pembeli
 Berdasarkan persaingan

3. STRATEGI DISTRIBUSI
a. Keputusan Desain Saluran
 Analisis Kebutuhan Layanan Konsumen
o Jmlh pembelian <<  tk layanan >>
o Desentralisasi pasar >>  tk layanan >>
o Keragaman produk >>  >>
o Waktu tunggu <<  >>
o Layanan Pendukung >>  >>
 Menetapkan sasaran & kendala saluran
 Identifikasi Alternatif Saluran Utama
o Jenis perantara : Sesuai produk & dekat konsumen
o Jumlah Perantara
o Tanggung jawab anggota saluran

 Evaluasi Alternatif Saluran Utama


o Kriteria ekonomi
o Kriteria pengendalian
o Kriteria adaptif
b. Keputusan Manajemen Saluran
 Memilih Anggota Saluran
 Memotivasi Anggota Saluran
 Mengevaluasi Anggota Saluran

4. STRATEGI PROMOSI ( PROMOTION – MIX )

a. ADVERTISING
 Tetapkan sasaran; anggaran iklan; ciptakan pesan
iklan; pilih media iklan; evaluasi program iklan

b. SALES PROMOTION
 Tetapkan sasaran; pilih sasaran terbaik; desain
program sales promo; lakukan uji pendahuluan;
melaksanakan & evaluasi hasilnya.

c. PUBLIC RELATION – PUBLICITY


d. PERSONNAL SELLING

PROBLEM  BGMN KOMBINASI “4 P” YG OPTIMAL


?

Y=f(4P) , Y : Penjualan

MATRIK URUTAN PRIORITAS MENURUT HUBUNGAN


MAREKTING MIX DGN PRODUCT LIFE CYCLE
Marketing Mix
Product Product Place Promo Price
Life cycle tion
Perkenalan 1 4 2 3
Tumbuh 2 4 1 3
Dewasa 3 4 2 1
Penurunan 4 2 1 3
 MENGUKUR & MERAMAL PERMINTAAN
1. TEKNIK MENGUKUR PERMINTAAN :
- Memakai data impor jk selama ini konsumsi semua dr
impor
- Memakai data impor, ekspor & produksi dlm negri
• Pe = ( Sa + P + I ) – ( E + Sk )
- Pe: jmlh permintaan efektif yg dicari
- Sa: jmlh stok awal
- P : jmlh produksi dlm negri periode tsb
- E : jmlh ekspor
- Sk: jmlh stok akhir
- Metode ratio rantai
Contoh:
Pendapatan perkapita penduduk Rp. 20.000.000,-
Total pendptn dr 1 juta orang Rp. 20.000.000.000,-
Untuk konsumsi non pangan ( 50%) Rp. 10.000.000.000,-
Utk konsumsi kesehatan ( 10% ) Rp. 1.000.000.000,-
Utk berobat ke Puskesmas ( 5% ) Rp. 50.000.000,-

2. METODE PERAMALAN PERMINTAAN ( FORECAST) :


- Jenis : time series; regresi korelasi; teknik lainnya.
Contoh dg time series  metode trend linear
Fungsi persamaan : Y = a + bx
Koefisien( nilai “a” & “b” ) ditentukan dg rumus :

a= ∑Y dan b = ∑XY
n ∑x²

- a : rata2 permintaan periode yg lalu


- b : koefisien perubahan tiap periode
- Y : hasil ramalan permintaan
- n : jmlh data runtut waktu
- x : waktu tertentu yg diubah jadi kode
Contoh :

Tabel :Peramalan Permintaan untuk Produk Antibiotik


Tahun X (kode) Y X2 XY
(1) (2) (3) (4) (5)
1990 -5 7.000.000 25 -175.000.000
1991 -4 7.500.000 16 -120.000.000
1992 -3 7.600.000 9 -68.400.000
1993 -2 8.000.000 4 -32.000.000
1994 -1 8.200.000 1 -8.200.000
1995 0 8.800.000 0 0
1996 1 9.200.000 1 9.200.000
1997 2 9.500.000 4 38.000.000
1998 3 9.000.000 9 81.000.000
1999 4 9.000.000 16 144.000.000
2000 5 9.500.000 25 237.500.000
11 0 93.300.000 110 106.100.000

93.300.000
a= = 8.481.818
11

106.100.000
b= = 964.545
110
Sehingga fungsi persamaan untuk produk smile:
Y = 8.481.818 + 964.545 x
Y2001 = 8.481.818 + 964.545 x6

ANALISIS ASPEK TEKNIS & TEKNOLOGI


A. PENENTUAN LOKASI PROYEK
Jenis Data :
• Faktor primer : ketersediaan dari
Bahan baku utama & penunjang;Tenaga kerja
langsung; transportasi; telkom, air & listrik;
keekatan pasar yg dituju.
• Faktor sekunder: iklim & geografis; kemungkinan
pengembangan; strategi kebijakan pemerintah.

Teknik Analisis :

a. Metode kualitatif subyektif penilaian alternatif lokasi


• Faktor yg berpengaruh semua dinilai dg kategori “
skala likert”, mis: sangat baik – sgt buruk
• Lebih baik jika ditambahkan model pembobotan
dari tiap faktor yg berpengaruh

b. Metode Perbandingan Biaya


• Data FC & VC dari tiap alternatif lokasi
Contoh :
Produksi Pabrik Obat “IREX” di tiap alternatif lokasi sbb:
Jenis Biaya Tasik Semarang Jogya Bandung
VCU
- Bi prdksi 30.000 45.000 50.000 60.000
- Bi kmrsal 10.000 15.000 20.000 40.000
TVC 40.000 60.000 70.000 100.000
FC
- Bi prdksi 500.000.00 400.000.000 350.000.00 300.000.000
0 300.000.000 0 200.000.000
- Bi kmrsal
300.000.00 250.000.00
0 0
TFC 800.000.00 700.000.000 600.000.00 500.000.000
0 0
Tabel: Analisis perbandingan VCU tiap lokasi pada kapasitas
normal 6000 unit
Daerah FCU VCU TC/unit Ranking
Tasik 133.000 40.000 173.000 1
Semarang 117.000 60.000 177.000 2
Jogya 100.000 80.000 180.000 3
Bandung 83.000 100.000 183.000 4

Bgmn jika kapasitas produksi berubah menjadi 5000 unit dan


4000 unit ???
(Selain analisis biaya perunit , juga dpt dianalisis dg total
biaya di tiap lokasi, dg rumus TC = TFC + TVC )

c. Metode Transportasi : suatu proses “ trial & error” ,


sebaiknya pakai linear programming

B. PENENTUAN MODEL BANGUNAN


- Faktor yang perlu diperhatikan :
 Biaya-biaya
 Kemanaan & kenyamanan
 Kebutuhan ruang
 Sistem komunikasi

C. PEMILIHAN MESIN, PERALATAN LAIN &


TEKNOLOGI
- Pertimbangkan alta / mesin: kesesuaian dg tekno;
tersedianya pemasok & suku cadang;
kemampuan/kapasitas terpasang; kualitas & taksiran
penggunaan/umur ekonomis.
- Pemilihan teknologi : kemampuan naker; keseuaian dg
bhn baku; keberhasilan diterapkn ditempat lain;
antisipasi alih teknologi
D. PENENTUAN LAY OUT
- Kriteria yg dipakai : konsistensi dg tekno produksi;
arus produksi tetap lancar; penggunanan ruang yg
optimal; antisipasi utk ekspansi; minimalisasi biaya +
jaminan K3.

E. PENENTUAN SKALA PRODUKSI


- Dapat memakai BEP  Q = FC .
S – VC
( ket.  S: harga jual )
- Dapat dengan Konsep MC = MR
Marginal Cost : perub. total cost utk satu unit perubhn
kuantitas
Marginal Revenue: perub penerimaan yg diakibatkn
perub per unit out put
( dlm persaingan sempurna MR = P )