Anda di halaman 1dari 1

KLASIFIKASI DMG

Secara klinis Diabetes Melitus Gestasional dibagi menjadi : 1. Tak Tergantung Insulin (TTI) Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM) yaitu kasus yang tidak memerlukan insulin dalam pengendalian kadar gula darah. 2. Tergantung Insulin (TI) Insulin Dependent Diabetes Mellitus yaitu kasus yang memerlukan insulin dalam mengendalikan kadar gula darah. (Wiknjosastro H. 1999. Edisi III. hal : 518-525). Menurut White (1965) klasifikasi diabetes dibagi menjadi : 1. Kelas A: Diabetes kimiawi, disebut juga diabetes laten, subklinis atau diabetes kehamilan, tes toleransi glukosa tidak normal. Penderita tidak memerlukan insulin, cukup diobati dengan diet saja. Prognosis bagi ibu dan anak baik. 2. Kelas B: Diabetes dewasa, diketahui secara klinis setelah umur 19 tahun dan berlangsung kurang dari 10 tahun, dan tidak disertai kelainan pembuluh darah. 3. Kelas C: Diabetes yang diderita antara 10-19, atau timbul pada umur antara 1019 tahun, dan tanpa kelainan pembuluh darah. 4. Kelas D: Diabetes telah diderita lama ; 10 tahun atau lebih ; atau diderita sebelum umur 10 tahun ; atau disertai kelainan pembuluh darah, termasuk arteriosklerosis pada retina dan tungkai, dan retensio. 5. Kelas E: Diabetes yang disertai perkapuran pada pembuluh-pembuluh darah panggul, termasuk arteri uterina. 6. Kelas F: Diabetes dengan nefropatia, termasuk glomerulonefritis dan pielonefritis. 7. Kelas R: Penderita dengan komplikasi retinitis proliferans atau dengan perdarahan dalam korpus vitreum. 8. Kelas H: Penderita dengan komplikasi penyakit koroner. 9. Kelas T: Penderita dengan tranpslantasi ginjal. (Noer S. 1997. Jilid I. Edisi III. hal : 675-679).