Anda di halaman 1dari 5

Kencan Lewat Pandangan Mata Memulai kencan dengan menanyakan nama dan alamat itu hal biasa.

Namun, bagaimana dengan menemukan kekasih dalam diam, menatap mata lawan bicara dalam-dalam dan mengharapkan sesuatu yang indah lahir melaluinya? Apakah itu yang kau pancarkan di matamu? Pancaran itu lebih dari semua kata yang pernah aku baca seumur hidupku, tulis Walt Whitman, sastrawan negeri Paman Sam yang terkenal dengan puisi-puisi cintanya. Sekilas terdengar gombal. Tapi beberapa orang di dunia ini meyakini hal itu. Setidaknya Jefrey Platt di Washington DC merasakan kedahsyatannya. Platt, seorang Public Relations (PR) di siang hari dan praktisioner Yoga di malam harinya ini menyediakan studio Yoganya sebagai tempat eye gazing parties salah satu ajang mencari jodoh yang saat ini cukup populer di Amerika dan mulai merembet ke berbagai belahan dunia lainnya. Sekitar 30 orang, laki-laki dan perempuan berkumpul, setelah sebelumnya mendaftar terlebih dahulu, dan membayar 10 USD. Setelah pembicaraan ringan untuk memecahkan kebekuan, kencan pandangan mata pun dimulai. Mereka diminta membuat dua jalur berhadapan. Jalur khusu laki-laki dan jalur perempuan. Mereka duduk berhadapan. Musik dinyalakan. Dalam dua menit mereka harus menatap dalam-dalam dalam diam mata orang dihadapan mereka. Setelah mengucapkan terimakasih dengan isyarat, mereka harus berganti pasangan. Terus begitu. Sampai semuanya mendapatkan giliran. Apakah cara ini berhasil? Semakin lama Anda melihat kedalaman mata seseorang, semakin menarik mereka Kristen Walsh salah satu peserta dalam pertemuan itu berkilah. Pesta yang diadakan di klub Yoga tempat Platt mengajar itu hanyalah salah satu contoh dari ajang cari jodoh sejenis yang marak di Amerika sejak tahun 2005. Lahir dari Kebosanan Mencari kencan lewat pandangan mata lahir dari kebosanan Michael Ellsberg pergi ke bar dan mencari kencan. Di bar-bar itu dia selalu memulai mendekati atau didekati seorang gadis dengan pertanyaan-pertanyaan yang sama: Dari mana asalmu?, Kerja dimana?, Apakah kamu menyukai New York? Pertanyaan-pertanyaan ini, menurutnya cenderung mematikan perasaan daripada menumbuhkannya. Profesinya sebagai pelatih dansa salsa mengantarkan Ellsberg untuk menemukan satu kesimpulan : Seseorang yang mahir dalam teknik salsa apabila matanya mati tidak akan menimbulkan kegairahan apapun dibandingkan dengan mereka yang walaupun tekniknya payah namun mempunyai mata yang efektif dalam menyampaikan emosi yang menyenangkan. Begitupun dalam kehidupan. Berdasarkan pengalamannya, ia pun membayangkan satu pesta ajang mencari jodoh yang cukup diawali dengan saling melihat saja. Tatapan mata semenit dua menit akan lebih berarti dari ribuan kata-kata.

Ellsberg juga menyinggung kebiasaan manusia jaman sekarang yang waktunya lebih banyak bergelut dengan perangkat gadgetnya dibandingkan bertemu manusia lain. Menurutnya, saat ini wajah kita terbenam dalam twitter, facebook, smart phone dan layar-layar komputer. Saya mencintai twitter , facebook, I phone seperti orang lain. Tapi saat kita menatap layar apakah mereka akan kembali menatap kita dan menampakkan kedalam jiwanya? tanyanya. Ellsberg mengamati banyak orang merasa terisolasi saat ini. Batin mereka menjerit untuk sebuah hubungan yang normal antar sesama manusia. Menurutnya, kesempatan untuk melihat kepada kedalaman mata orang lain, walaupun hanya beberapa menit, sebagai awal membangun hubungan yang real, terbuka dan jujur akan banyak diminati. Ini satu kesempatan yang tak bisa diabaikan begitu saja, tambahnya. Pria yang saat ini sudah bertunangan ini memulai idenya 2005 dengan mengadakan apa yang ia sebut dengan pesta memandang mata (eye gazing parties) . Ia melakukan pesta itu berkali-kali di berbagai kota Amerika Serikat sampai tercatat 100 orang pasangan pernah menghadiri pesta yang diadakannya. Inisiatifnya menarik perhatian media massa. CNN, BBC, New York Times, bahkan majalah mode Elle menjuluki metode yang ia temukan itu sebagai Tren Kencan Terpanas di New York. Ellsberg meyakini dengan memandang mata seseorang kita akan melihat rasa sakit, kerinduan, harapan, kedalaman, pendeknya kemanusiaan. Kontak mata dapat merubah interaksi sehari-hari menjadi moment yang magis. Mentransfromasi kata halo yang sederhana menjadi petualangan ke dunia lawan bicara dimana waktu tidak bergerak. Hanya dalam beberapa menit. Pemahaman ini menular. Tidak cukup hanya di berbagai kota di Amerika, namun juga merambah ke Inggris, Jerman sampai negara tetangga di Singapura. Bercakap Melalui Wajah David Hancock salah satu peserta dalam eye gazing parties mengatakan saat memandang mata orang lain ia merasa dapat bercakap melalui ekspresi yang ia tangkap dalam kedalaman pandangannya. Saraf-saraf di otak kita memastikan bahwa saat seseorang melihat emosi yang diekspresikan melalui wajahmu, mereka akan merasakan emosi yang sama di dalam diri mereka, begitu tulis Daniel Goleman dalam bukunya

"Social Intelligence: The New Science of Human Relationships." Ivan Gardner, penulis buku Master of Networking and Truth or Delusion? Busting Networking Biggest Myth, salah satu New York Times best seller mengungkapkan jaringan bisnis yang efektif bergantung pada kontak mata yang efektif. Dalam salah satu pertemuan di New York, banyak dari peserta pertemuan yang umurnya berkisar dari pertengahan 20 sampai pertengahan 30-an mengakui aspek intuisi manusia yang timbul dalam pertemuan semacam ini. Mereka juga mengatakan bahwa kontak mata, adalah sesuatu yang aplikatif dalam hidup mereka. Ini bukan hanya kencan, tapi ini adalah eksperimen sosial, kata Linda Minami, seorang konsultan keuangan. Ini adalah tehnik yang dapat saya kembangkan untuk dipraktekkan dalam segi apapapun kehidupan saya, ujarnya. Cara berdiri, ekspresi wajah dan cara bersalaman, semua menjadi cukup signifikan dalam hubungan antar manusia. Ryan Parks, seorang analis dana asuransi mencoba mengungkapkan pengalamannya saat menatap dalam mata seseorang dalam satu pesta kencan Kenapa kamu sedih, kenapa kamu optimis? Kamu mulai membuka pertanyaan-pertanyaan mendalam ini saat melihat kedalaman mata seseorang dihadapanmu, ujarnya. Ellsberg memahami potensi ini . Ia menamakannya revolusi kontak mata. Lebih jauh ia menuangkannya dalam buku yang baru diterbitkan tahun kemarin The Power of Eye Contact: Your Secret in Business, Love and Life. Bill Clinton, Kontak Mata Terhebat Salah satu panutan dalam melakukan kontak mata terhebat menurut Ellsberg adalah Bill Clinton. Dia disebut disebut-sebut mempunyai pandangan mata yang dapat membuat merasa hanya berdua saja di tengah orang banyak, begitu salah satu liputan di New York Times pernah menyebutkannya. Mantan orang no.1 di Amerika Serikat ini terkenal dengan kharismanya yang membuat pendapat orang berubah 180 derajat saat berjumpa langsung dengannya. Salah satu bekas pegawai magang di gedung putih Sean Stephenson mengatakan pertemuan dengan Clinton mempunyai efek seperti cuci mobil car wash phenomenon. Seringkali orang menurut Stephenson masuk gedung putih dengan perasaan jijik dan tidak suka. Tapi setelah bertemu Clinton, Wajah mereka berseri-seri dan menunjukkan kebahagiaan. Sepertinya Clinton terlah mencuci kebencian mereka bersih-bersih, katanya. Gillian Anderson, artis yang berperan sebagai Dana Scully di X File melukiskan pertemuan dengan Clinton

suatu waktu. Saat itu ia antri bersama ratusan perempuan lain untuk bersalaman dengan Clinton. Saat tiba gilirannya, Clinton meraih tangan Anderson dan membuat kontak mata. Kontak mata yang begitu intens, sampai-sampai perempuan yang sering tampil dingin di film ini merasa hanya dia satu-satunya yang berada di ruangan itu. Bahkan Clinton sempat melihatnya lagi ketika ia sudah tidak lagi bersalaman. Di rumah saya berharap mendapat pesan pribadi darinya. Tapi tentu saja tidak ada. Saya tau semua perempuan di Amerika saat itu mengharapkan hal yang sama, katanya.

Berlatih Cara Memandang Yang Baik (BOX)

Memandang memang satu seni tersendiri. Memandang dengan enak dan tepat sesuai tujuan bukan sesuatu hal yang mudah. Berikut tips berlatih untuk mendapatkan sorot mata yang dapat membuat anda berhasil dalam kencan dan bisnis: saat anda berjalan di siang hari lihatlah mata setiap orang yang berjalan ke arah anda cukup lama sehingga anda dapat melihat warna mata mereka. Kurang dari sedetik, dan beralihlah. Berlatihlah kontak mata yang lebih lama dengan para pelayan restoran, pekerja bank, kasir dan staff yang bergerak di bidang pelayanan. Lakukanlah dengan hormat dan ramah. Di semua kasus, pertahankanlah wajah netral dan pandangan yang lembut. Anda tidak ingin orang berfikir Anda ingin merampoknya kan?

Fokus pada mata mereka, dan pastikan anda hanya berkedip sekali-kali. Kalau kita berkedip terus menerus kita
dapat disangka psikopath dan membuat orang tidak nyaman.

Dalam percakapan kita harus fokus untuk memelihara kontak mata saat kita berbicara. Ini agak sulit, sebab
biasanya kontak mata dilakukan saat kita mendengarkan cerita.

Berlatihlah dengan orang asing yang lebih besar atau lebih percaya diri dibandingkan anda. Apabila anda
dihardik orang karena melihat ke mata mereka dengan intens, tersenyumlah dan berkata, Maaf, anda mirip teman lama saya,