Lena Tak Pulang

Karya : Muram Batubara
(JUARA 1) SATU

LAMPU MENYALA. DALAM SEBUAH RUMAH. SOFA BESAR MENGHADAP TV. MEJA MAKAN. KULKAS. PINTU KAMAR MANDI. PINTU DAPUR. PINTU KAMAR TIDUR. PINTU KELUAR MASUK RUMAH. PAK LENA DUDUK MEMANDANG TV. BU LENA KELUAR DARI KAMAR MANDI.

Bu Lena Lena sudah pulang, Pak? Pak Lena Belum Bu Lena (Duduk di kursi meja makan) Bagaimana ini? Sudah tiga hari ia tidak pulang. Pak Lena Nanti juga pulang Bu Lena Sudah tiga hari Pak Lena Nanti juga pulang Bu Lena Ya, tapi belum juga pulang, padahal sudah tiga hari. Dia itu kan perempuan. Pak Lena (Tetap memandang tv) Anak kita Bu Lena Iya, anak kita, tapi ia perempuan dan belum pulang tiga hari.

1

Pak Lena Nanti juga pulang sendiri ketika bekalnya lari telah habis. Bu Lena Tidak segampang itu, Pak, ia itu perempuan! Pak Lena Jika memang ia perempuan, ia akan pulang. Bu Lena Tapi belum…(Menghentikan kalimat, memperhatikan pintu keluar rumah) Ada yang datang, sepertinya itu Lena, anak kita, pulang juga ia setelah tiga hari tidak pulang. Pak Lena Bukan, pasti temannya datang mencari. Bu Lena Pasti Lena Pak Lena Berani taruhan Bu Lena Taruhan apa? Pak Lena Jika bukan Lena, lebaran tahun ini kita pulang ke rumah orang tuaku. Bu Lena Tapi tahun kemarin sudah Pak Lena Itu karena kau kalah taruhan Bu Lena Ya tidak bisa, bayangkan dalam lima tahun ini kita tidak pernah pulang ke rumah orang tuaku. Pak Lena Berani taruhan tidak?

2

Bu Lena (Bingung) Ehm… Pak Lena Dengar langkah itu sudah semakin dekat. Bu Lena Baik

TERDENGAR KETUKAN PINTU. BU LENA MEMBUKA PINTU. KECEWA.

Tamu I Permisi Tante, Lenanya ada? Bu Lena Oh tidak ada, dia belum pulang. Tamu I Belum pulang? Pergi ke mana ya Tante? Bu Lena Tante juga tidak tahu tuh, kamu tahu tidak? Tamu I Ya, kalau tahu saya tidak datang Tante. Bu Lena Iya juga ya. Hm, kamu teman sekolahnya ya? Tamu I Bukan Tante, saya teman… Pak Lena (Memotong) Suruh duduk dulu, hanya tukang pos yang diterima di depan pintu. Tamu I Terima kasih Om, saya harus kembali pulang. Pak Lena Kenapa buru-buru?

3

saya permisi dulu. DUDUK DI RUANG TV.Tamu I Ada yang harus buru-buru saya lakukan Bu Lena Jika buru-buru. Tante. BU LENA MENUTUP PINTU. Karena Lenalah saya harus buru-buru? Pak Lena Masuk dulu jangan buru-buru Bu Lena Iya masuk dulu Tamu I Maaf tidak bisa. kenapa mencari Lena? Tamu I Ya itu dia. Pak Lena Siapa namanya? Bu Lena Siapa? Pak Lena Yang tadi? Bu Lena Teman Lena Pak Lena Iya. teman Lena tadi namanya siapa? Bu Lena Berarti tahun ini kita pulang ke rumah orang tuamu lagi? Pak Lena Jelas! Siapa nama teman Lena tadi! 4 .

Siapa nama teman Lena tadi? Bu Lena Nggak tahu. dia ingin melihat kita sekeluarga kan? Pak Lena Tidak bisa! Kesepakatan telah tercipta. TERDENGAR KETUKAN PINTU. tidak bisa dirubah. Pak Lena Ada yang ketuk pintu. bukahlah. Jika terus dirubah. Bu Lena Bagaimana jika Lena? Pak Lena Ya tetap dibuka pintu kan? 5 . Kasihan ibu sudah semakin tua.Bu Lena Sudahlah ke rumah orang tuaku saja. loh. bagaimana mungkin kamu tidak menanyakannya? Bu Lena Kenapa bukan kamu? Pak Lena Aku kan sedang nonton tv dan aku tidak sedang berhadapan langsung dengannya. bagaimana menjalankan kesepakatan itu dan untuk apa membuat kesepakatan jika tidak ada kepastian untuk dilakukan. Pak Lena Loh Bu Lena Kok loh Pak Lena Ya.

Bu Lena Kesepakatan? Pak Lena Yah! PINTU TERBUKA. TERDENGAR KETUKAN PINTU. buka sana. Tamu II Kesepakatan apa Tante? 6 . sabar ya. BU LENA PUAS.TERDENGAR KETUKAN PINTU. Bu Lena (Teriak ke arah pintu) sebentar ya. PERBINCANGAN DI DEPAN PINTU MASUK RUMAH. lagi menunggu kesepakan nih. Pak Lena Bukalah pintu itu. Bu Lena Buat satu kesepakatan baru dulu. TERDENGAR KETUKAN PINTU. Bu Lena Bukan itu. perjanjian tadi batal. Pak Lena Ya sudah. jika bukan Lena. kasihan tamunya.

Tante. Bu Lena Yang benar yang mana? Tamu II Saya memang mencari Lena. hm. karena itu Tante. Pak Lena (Memotong) Suruh duduk dulu. Sumpah. 7 . kebetulan saya sedang main di daerah sini. Kamu siapa dan ada apa? Tamu II Saya temannya Lena.Bu Lena Ah. tidak. saya memang sengaja kemari untuk mencari Lena. Tante. Bu Lena Terus Tamu II Ya. Bu Lena Karena kebetulan? Tamu II Sebenarnya tidak Tante. Lenanya ada? Bu Lena Jadi karena kebetulan main di daerah sini. Karena kebetulan saya sedang main di daerah sini. Bu Lena Terus Tamu II Ya. terus saya mampir. jadi saya mampir ke sini. Tante. hanya tukang pos yang diterima di depan pintu. Bu Lena Karena main di daerah sini? Tamu II Tidak Tante. kamu mampir dan mencari Lena? Tamu II Benar itu Tante. Tante.

Pak Lena Memang. Tamu II Kalau opini? Pak Lena Mengapa kucing itu mau ditabrak? 8 . Om? Pak Lena Tidak. namanya juga pendapat. BU LENA MASUK DAPUR. opini! Tamu II Bedanya apa. Namanya berita harus mengutamakan kebenaran. Ingat. Tamu II Nonton berita ya. Tamu II Itukan berita namanya. Begini. itu opini. sedang berita itu nyata. beritanya. Tamu II Berarti sedang nonton berita. Tamu II Tapi itukan acara berita. kenyataan tadi. Pak Lena Itu bukan berita. Pak Lena Tidak. cuma sedang melihat tanggapan wakil rakyat tentang bencana yang tidak berkesudahan. kebenarannya masih belum bisa diandalkan. kucing ditabrak mobil. Om? Pak Lena Opini itu tidak murni kenyataan. Om. Opini itu pendapat. kenyataan. Om. wakil rakyat sedang memberikan opini. Om. saya sedang melihat opini.TAMU II MASUK DAN DUDUK DI RUANG TV. itu berita.

Mungkin itu kan belum jelas sedang berita adalah yang jelas dan pasti. Bu Lena Mau puding? Tamu II Boleh. lagi batuk. MEMBUKANYA. Tamu II Tidak usah yang dingin. Pak Lena Itu dia opini. Lihat omongan wakil rakyat itu. BU LENA KELUAR DAPUR MEMBAWA TEH DALAM GELAS MENUJU KULKAS.Tamu II Mungkin saja ia tidak melihat mobil yang laju. Tamu II Tapi apa yang pasti di jaman sekarang. Tante. Tante. opini kamu. semuanya serba mungkin kan? Tamu II Jadi yang serba mungkin itu bukan berita? Pak Lena Mungkin kok berita. tiba-tiba saja ia sudah bersimbah darah. Om? Pak Lena Ya. Tamu II Opini? Pak Lena Ya. opini. Bu Lena Tapi dingin? 9 .

10 . Tante. Om. kan cuma puding. BU LENA KE RUANG TV DAN MELETAKKAN SAJIAN KEMUDIAN KEMBALI MENUJU DAPUR. saya non muslim. Om. Om. renang. les balet. tidak dari mana-mana. Om. Pak Lena Seingat saya Lena tidak mengambil les nongkrong. istilah kerennya berbincang atau berdiskusi. terus dari mana? Tamu II Saya teman Lena dari tempat nongkrong. Tempat nongkrong itu tempat kita kumpul-kumpul. ya. atau malah dari kelas mengaji? Tamu II Untuk yang terakhir tampaknya bukan.Tamu II Tidak apa-apa. Pak Lena Mengapa? Apa karena sudah pintar mengaji? Tamu II Tidak Om. lucu juga. Pak Lena Teman dari mana? Tamu II Ya teman saja. Tamu II Om. Pak Lena Oh begitu. Pak Lena Yang dari sekolahan. les biola. Pak Lena Kamu temannya Lena? Tamu II Benar itu.

lalu maksud kamu mencari Lena? Tamu II Ya itu dia Om. Sesuatu yang sangat saya banggakan. Pak Lena Lena mengambilnya dari kamu? Tamu II Begitulah Om. pertemanan itu belum begitu kuat. Pak Lena Apa? Tamu II Ehm. dia bawa sesuatu yang penting. Pak Lena Oh begitu. Pak Lena Memangnya kenapa kalau ia tidak muncul dalam tiga hari? Tamu II Ya itu dia. tapi yang nongkrong itu kan tentunya berasal dari tempat tertentu. Om. Pak Lena Terlalu tipis. teman di mana? Tamu II Ya tidak ada. Om. 11 . kamu itu selain teman nongkrong Lena. saya malah tidak tahu bagaimana bersikap jika tidak ada kabar dari Lena. Sudah tiga hari ia tidak muncul. Penting sekali? Tamu II Sangat penting malah. Saya cuma teman Lena di tempat nongkrong. Om.Pak Lena Oh begitu. Hm. Nah. Om. Om. saya ingin tahu tentang apa yang terjadi dengan Lena.

TAMU II PERGI. Yang kamu punya itu pasti akan kembali. Pak Lena Anakmu membawa lari uang temannya? Bu Lena Bagaimana bisa? Pak Lena Temannya yang datang tadi. ya. Pak Lena Begini saja. yang terlalu banyak bicara itu. melaporkan apa yang telah dilakukan anakmu. kamu pulang dulu. BU LENA MASUK. saya menjadi yakin untuk datang besok. ya. banyak Om. Tamu II Kalau memang begitu. Tamu II Tapi Lenanya bagaimana Om? Pak Lena Itu urusan saya.Pak Lena Banyakkah? Tamu II Ya kalau besar itu dianggap banyak. Pak Lena Ya. tentunya dengan ada kepastian dari Om. pulanglah. Bu Lena Anak kita 12 . besok kamu kembali lagi.

Bu Lena Jika tidak benar? Pak Lena Mau taruhan? LAMPU PADAM 13 . dari mana kita tahu isi kepalanya jika tidak dikeluarkannya. tidak bisa tidak. anak kita. Pak Lena Tanpa bicara. kata yang seharusnya bisa menjadi andalan. bagaimana bisa ia tampak? Bu Lena Tetapi mengapa kau begitu percaya dengan anak ingusan yang terlalu banyak bicara itu? Pak Lena Karena tampaknya benar. Pak Lena Tapi bagaimana bisa kita percaya dengan orang yang sedikit bicara. Bu Lena Terlalu banyak bicara malah menghilangkan kata-kata kunci.Pak Lena Ya. jangan terlalu banyak percaya dengan orang yang terlalu banyak bicara. Bu Lena Bagaimana jika benar? Pak Lena Kita harus menggantinya. Lena kan anak kita. Pencuri. Bu Lena Belum tentu benar. sudah tiga hari Lena pun tidak muncul di tempat biasa mereka bertemu. kata kunci itu malah tidak keluar.

Pak Lena Nanti juga pulang Bu Lena Kemarin kau jawab seperti itu juga. bayangkan empat hari anak kita tidak pulang. mengabarkan pada semua orang bahwa anak kita yang perempuan tidak pulang dalam empat hari ini. BU LENA KELUAR DARI KAMAR MANDI. PINTU KAMAR MANDI.DUA LAMPU MENYALA. kemarinnya lagi dan kemarinnya lagi juga. 14 . Bu Lena Lena sudah pulang. PINTU KELUAR MASUK RUMAH. MEJA MAKAN. SOFA BESAR MENGHADAP TV. PINTU DAPUR. tidak kemarin saja. Bagaimana kata dunia? Apa kata mereka pada kita? Orang tua yang tidak bertanggung jawab? Bu Lena Tampaknya kita memang tidak bertanggung jawab. PAK LENA DUDUK MEMANDANG TV. DALAM SEBUAH RUMAH. Pak Lena Terus harus bagaimana? Berteriak. Pak Lena Kok bisa? Bu Lena Lihatlah sendiri! Apa yang kita lakukan pada anak kita? Empat hari. KULKAS. tidak ada usaha kita untuk mencarinya. PINTU KAMAR TIDUR. Pak? Pak Lena Belum Bu Lena (Duduk di kursi meja makan) Bagaimana ini? Sudah empat hari ia tidak pulang. Pak Lena Menunggu juga mencari.

Kita tetap juga menunggu. Jika kita mencari sendiri. pasrah itu tanpa berbuat. terus apa yang kita lakukan? Menunggu kan? Menunggu kabar dari pak polisi itu. Jelas! Bu Lena Pusing aku. Menunggu juga mencari. Bu Lena Beda Pak Lena Apanya yang beda? Jika kita memasang iklan tentang kehilangan. mencari itu juga menunggu. sama juga dengan menunggu kabar kan? Kita mencari itu tanpa tujuan. Menjemput itu jelas beda dengan mencari atau juga menunggu. kita juga menonton tv atau berbincang kemana suka kan? Sama saja. sama seperti berdoa. Jika kita tahu di mana Lena berada kan gampang. kita tidak tahu di mana anak kita berada. Pak Lena Itu dia kata yang tepat. Menjemput. bisa kita jemput. Daripada kita memutari kota. toh lebih baik kita di rumah. Mununggu itu kan berbuat. Semuanya itu berarti menunggu. sama juga seperti melapor ke polisi. Bu Lena Tapi kita tidak tahu di mana Lena berada? 15 . Dan dalam menunggu kabar dari pak polisi. jadi sama juga dengan nol. tentunya habis energi. Bu Lena Apa yang dilakukan dalam menunggu? Diam memandang tv atau sibuk berbincang tanpa tujuan? Pak Lena Jika kita ke kantor polisi dan melaporkan kehilangan anak.Bu Lena Menunggu itu pasrah Pak Lena Tidak sama.

Kenapa Lena belum pulang juga. Bu Lena Kita bayar saja Pak Lena Tapi kita belum ketemu Lena. jangan dibayar dulu Pak Lena Tapi kita belum tahu mana yang benar. Bu Lena Yang uangnya Lena curi itu? Pak Lena Bagaimana ini. TERDENGAR KETUKAN PINTU Pak Lena Bagaimana ini.Pak Lena Yah harus dicari Bu Lena Dengan? Pak Lena Ya menunggu. bisa saja berita ini tidak benar. ini pasti teman Lena yang banyak bicara kemarin itu. apa yang harus kita lakukan. TERDENGAR KETUKAN PINTU Bu Lena Jika belum benar. 16 .

Permisi Tante. katakan saja saya mencari dan akan kembali lagi. atas nama kesopanan. Pak Lena Bukalah pintunya (Berlari kecil menuju depan tv.TERDENGAR KETUKAN PINTU Bu Lena Bagaimana jika dia datang dengan polisi. Tamu I Maaf Tante. seakan-akan tak terjadi sesuatu) PINTU TERBUKA. Tolong nanti kalau Lena pulang. BU LENA BINGUNG. (Pergi menghilang) 17 . TERDENGAR KETUKAN PINTU Pak Lena Bukahlah pintu Bu Lena Kau saja Pak Lena Kau kan perempuan Bu Lena Kau kan laki-laki Pak Lena Perempuan duluan. Lenanya sudah pulang? Belum ya? Ya sudahlah. nanti saya datang lagi. TERDENGAR KETUKAN PINTU Bu Lena (Teriak ke arah pintu masuk) Sebentar ya. Terima kasih Tante.

hanya tukang pos yang diterima di depan pintu. Pak Lena Sudah tahu kau namanya? Bu Lena Belum. Bu Lena Aku tidak bilang apa-apa dan dia bukan yang uangnya dicuri Lena.Pak Lena Suruh duduk dulu. Belum sempat aku bicara dia sudah pergi. dia terlalu buru-buru. Bu Lena Sudah pulang (menutup pintu dan berjalan menuju ruang tv) tamunya sudah pulang. yang lupa kutanyakan namanya. Pak Lena Jadi teman yang mana? Bu Lena Yang pertama datang. Pak Lena Tampaknya dia memang selalu buru-buru. temannya Lena? Pak Lena Yang kemarin? Bu Lena Ya Pak Lena Terus dia menagih uangnya? Apa yang kau bilang hingga dia langsung pulang. Tunggu dulu. Pak Lena Tukang pos? Bu Lena Bukan. siapa nama teman Lena yang banyak bicara itu? 18 .

Pak Lena Itu dia.Bu Lena Kenapa kau tanyakan aku. Setidaknya bukan dia yang datang jadi kita tidak perlu risau lagi. dia terlalu berlama-lama sampai aku lupa menanyakan. setidaknya tidak risau. Pak Lena Untuk sementara Bu Lena Walau sementara. bukankah kau yang banyak bicara dengannya? Seharusnya kau tanyakan namanya. padahal aku sudah berhadapan langsung dengannya. Bu Lena Sudahlah. LAMPU PADAM 19 .

PINTU DAPUR. BU LENA DUDUK MEMANDANG TV. TERDENGAR KETUKAN PINTU. Pak Lena Sudah hampir sore. PINTU KELUAR MASUK RUMAH. keluar lagi sambil membawa piring makanan. DALAM SEBUAH RUMAH. MEJA MAKAN. makan di meja makan.) 20 . lihatlah sudah mendekati senja. membukanya. tepat lima hari Lena tidak pulang.TIGA LAMPU MENYALA. PAK LENA KELUAR DARI KAMAR MANDI. Apakah bekal larinya masih cukup? Bu Lena Mengapa kau kuatir? Pak Lena (Menuju pintu keluar masuk rumah. PINTU KAMAR TIDUR. PINTU KAMAR MANDI. hari keempat sejak tidak pulang. apakah Lena tidak akan pulang lagi? Bu Lena Belum lima hari Pak Lena Hampir lima hari. PAK LENA LANGSUNG MEMBUKA. KULKAS. SOFA BESAR MENGHADAP TV. Pak Lena Pulang juga rupanya kau Lena Lena Lapar (Berjalan menuju dapur. Jika matahari terbenam dan terbit lagi. menegok keluar dan menutupnya kembali) Belum pulang juga. TERSENYUM SENANG.

lebih banyak dari kawannya yang datang. (Berjalan menuju kulkas dan mengeluarkan botol air dingin. menuangkan ke gelas Lena) Dari mana saja kau Lena? Pak Lena Kenapa kau tanyakan? Lena Dari rumah teman (Terus makan) Pak Lena Temanmu yang mana? Yang dari sekolahan. biar dia makan dengan nyaman. banyak bertemu orang tentunya. sudah lima hari dia di luar. Bu Lena Jangan dikatakan dulu. renang. Pak Lena Banyak temanmu yang datang. les balet. rindu dengan rumah ini tentunya. kelas mengaji. Pak Lena (Mendekat dan langsung duduk di samping Lena) Dari mana saja? Bu Lena Jangan ditanyakan dulu. Bu Lena Teman yang mana? 21 . biarkan dia makan dengan tenang. tentunya kau lapar. atau malah teman nongkrong? Bu Lena Ya. Sudah hampir lima hari dia berada di luar. yang mana? Lena Teman lain Pak Lena Masih ada temanmu yang lain rupanya. les biola.Bu Lena (Mendekat dan langsung duduk di samping Lena) Makanlah yang banyak.

apakah kalian pernah menanyakan aku sekolah apa tidak? Dan.(Mendekati Lena) Enak makannya? Lena Biasa saja Bu Lena (Mendekati Lena) Tentunya enak. untuk apa les yang mahal-mahal itu. BU LENA DAN PAK LENA MENDEKAT. kita harus bisa membukanya. Ibu sengaja masak untuk kamu. Tampaknya dia memang marah pada kita. mengapa tidak mencari? Lalu. PERSISI MENGHALANGI JALAN LENA YANG MASIH BERADA DI DEPAN PINTU.Lena Kenapa terlalu mengurusi sih? Bukannya selama ini aku bebas. seperti yang kalian inginkan. Mengapa kalian bertanya ketika aku menghilang.) Pak Lena (Berbisik) Bagaimana ini? Bu Lena (Berbisik pula) Bagaimana apanya? Pak Lena Dia terlalu tertutup. masuk ke dalamnya) Bu Lena (Berbisik) Tidak berhasil. Lena Sejak kapan masak khusus? (Berjalan menuju dapur. Pak Lena (Berbisik pula) Kita harus lebih berusaha lagi. duduk di depan tv sambil terus makan. Mengapa kita yang disalahkan? Kita kan hanya menanyakan temannya saja. LENA KELUAR DARI DAPUR TANPA MEMBAWA SEBARANG PUN. bukan untukku kan? Untuk kalian yang gila gengsi tanpa memikirkan kebutuhanku kan? (Berdiri. membawa makanan. 22 .

Pak Lena Sudah selesai makannya? Bu Lena Enak kan? Pasti kenyang. 23 . bagaimana ini? Kita belum bicara tentang itu dengan Lena. Lena (Menghindar dan berjalan menuju kamar tidur) Mau tidur Pak Lena (Mengejar hingga depan pintu kamar tidur) Belum malam Bu Lena (Ikut mengejar) Iya. mari kita berbincang dulu. LENA MASUK KAMAR. yang uangnya dicuri Lena. BU LENA DAN PAK LENA DUDUK DI KURSI MEJA MAKAN. Bu Lena Apa sebab dia begitu dingin Pak Lena Mungkin kita terlalu kaku Bu Lena Kau yang kaku Pak Lena Mungkin kau juga. belum malam. PINTU TERTUTUP. Bu Lena Mungkin temannya yang lain. TERDENGAR KETUKAN PINTU Pak Lena Pasti temannya yang banyak bicara itu.

Pak Lena Tidak hanya boleh langsung jalan. PAK LENA TERKEJUT DAN LANGSUNG MEMBUKA PINTU. Om. Saya khusus datang seperti permintaan. Om. menoleh ke Bu Lena dengan bingung) Sebaiknya kau saja. TAMBAH TERKEJUT MELIHAT TAMU YANG DATANG. Jadi rasanya tidak perlu basa-basi lagi… Pak Lena (Memotong) Basa-basi itu terkadang perlu. Tamu II Terkejut. kemarin itu.basi. hingga sampai depan pintu. Tamu II Wah. TERDENGAR KETUKAN PINTU. ini jalan tol jadi bisa sekencang apa juga. Om. Bu Lena (Muncul membawa segelas minuman hangat) Iya. PAK LENA DAN TAMU II DUDUK MENGHADAP TV. tidak.TERDENGAR KETUKAN PINTU Bu Lena Kau saja yang buka. 24 . Tamu II Saya tidak kebetulan main ke daerah sini. BU LENA MENYINGKIR KE DAPUR. kenapa harus langsung jika kita bisa berbasa-basi terlebih dahulu. terserah itu melangkahi kesopanan. tampaknya akan ada lampu hijau nih. Ayolah berbasa. Ayo masuklah. Pak Lena (Malas membuka pintu. Pak Lena (Gagap) Tidak.

Begini saja. bukankah sudah jelas Om. Bu Lena Uang kan? Pak Lena Ya. kita buang dulu basa-basi. bagaimanapun Lena itu anak kami. jadi tidak mungkin kami membiarkannya mencuri uang kamu. Tamu II (Tertawa) Ini dia calon mertua yang paling hebat. asal pakai pengaman biar tidak kecelakaan. seperti janji Om kemarin. Tamu II Bukankah hari ini akan saya temukan lagi. 25 .Tamu II Boleh ngebut? Pak Lena Oh tentu. ini soal sesuatu yang saya miliki itu. Apa maksudnya ini? Mertua dan ngebut. Bu Lena Ya terus. Bu Lena Mertua? Pak Lena Ada apa dengan mertua? Tamu II (Bingung) Katanya boleh langsung ngebut? Pak Lena (Bingung juga) Tunggu dulu. yang dibawa Lena. kami akan bayarkan semuanya. hubungannya apa? Tamu II Loh. berapa yang dicuri dari kamu? Bu Lena Masalah besarnya tidak perlu risau.

Bu Lena Lena. kami suruh dia datang sekarang. biar jelas saja. santai semuanya. dia ini datang untuk meminta sesuatu yang kamu bawa.Pak Lena Ya benar itu. sebaiknya kita cari tahu yang sebenarnya. ada yang harus kita selesaikan. bertambah suntuk begitu melihat Tamu II) Ada apa? Bu Lena Ayo. Bu Lena Tunggu dulu. Tamu II Tapi… Pak Lena Tenang saja Bu Lena Lena! Lena (Keluar dengan muka suntuk. Lena (Senyum masam) Ada apa? Pak Lena Tenang. (Menggiring Lena ke depan tv) Tamu II (Tersenyum manis) Hai Len. Begini. Tamu II Tunggu dulu. Nak. Nah. 26 . kau saja yang bicara. tapi karena kamu belum pulang. teman kamu ini kemarin sudah datang. Bu. biar semuanya jelas (Berjalan menuju kamar Lena) Lena! Keluar kamu. Tante… Bu Lena Tenang. begitulah.

bukannya kamu ingin mengambil yang telah dicuri Lena? Tamu II Sudahlah Om. Tamu II (Panik) Tunggu dulu… Pak Lena Sudah kamu jangan bicara dulu. (Duduk dengan sewot) Tamu II Waduh. Katakan saja jumlahnya. Hey (Menunjuk Tamu II) kamu jangan sembarangan menuduh aku pencuri ya! Sampai datang ke rumah lagi! Bu Lena Sabar Nak. Berapa Lena? Lena (Bingung) Lena tidak mencuri apa-apa. Om. bagaimana ini. tenang. saya permisi. Tanyakan saja sama dia. kenapa bisa kacau. berapa yang dicuri Lena? Lena Ya berapa yang kucuri! Cepat bilang! 27 . Pak Lena Ya katakan saja.Pak Lena Ya. biar kita ganti. anggap saja tidak terjadi apa-apa. berapa yang kau ambil darinya. Sungguh kami tidak akan marah. (Bergerak pergi) Pak Lena (Menahan) Bagaimana kamu ini. biar semuanya jelas. berapa jumlahnya. biarkan saja. Bu Lena Tidak bisa begitu. Jangan takut kami marah. dengan kata lain ia datang untuk menagih sesuatu yang telah kau curi. Begini saja. Lena Ahk. Begini saja. Nah. bagaimana ini! Lena tidak mencuri. tidak apa-apa. sumpah. Nak.

Saya sudah coba jelaskan. saya itu senang sama Lena tapi Lenanya belum memberikan jawaban. Sejak tadi dan malah kemarin saya sudah ingin jelaskan tapi Om tidak mau mendengar. perhiasan. Lena Aku baru saja pulang. Tante. Pak Lena Kok malah menyalahkan. PINTU TERBUKA. SEMUANYA TERKEJUT. Saya pikir Om sudah mengerti dengan yang saya maksud. bukalah pintunya. kamu bolak-balik ya mencari aku? 28 . Bu Lena Jadi apa? Bicara yang jelas! Tamu II (Malu) Lena mencuri hati saya. Lena tidak mencuri uang tapi… Bu Lena Tapi apa? HP. LENA TERTAWA. Dengan kata lain. TERDENGAR KETUKAN PINTU. atau apa? Tamu II Bukan itu Tante. Lena kamu yang buka.Tamu II (Takut) Tidak ada… Pak Lena Apa! Tamu II Lena tidak mencuri uang. Tamu II Benar. Om. Om. Pak Lena Siapa lagi itu.

Bu Lena Siapa Len? Lena Teman Bu Lena Bawa temanmu ke dalam. Tamu I Terima kasih Tante.Tamu I Kurang ajar. biar saling bertemu semuanya. Pak Lena Suruh duduk dulu. tidak baik terus di depan pintu. Tamu I Tapi… Lena Tidak ada alasan (menggandeng Tamu I) SEMUANYA BERKUMPUL DI DEPAN TV 29 . kalau utang cepat bayar dong! Lena Ala. Lena Iya. ini urusan kita berdua. nanti di dalam. Lena Ayolah masuk Tamu I Bayar dulu utangmu. gitu aja sewot. hanya tukang pos yang diterima di depan pintu. Pak Lena Masuklah. di sini saja.

Bu Lena Oh. wah serba salah semuanya. Lena tidak mencuri uang saya. kamu kan belum mengembalikan uang yang kamu curi dari dia. Om. Om. Pak Lena Kalau cuma sekedar berarti tidak berulang. ada apa ini? Tamu I Tidak ada apa-apa. Tamu I Maaf Tante. temanmu ini bolak-balik mencari kamu. katakan saja berapa yang kau ambil dari dia? Lena (Marah) Kenapa nggak ada yang percaya! Lena tidak pernah mencuri uangnya! Tamu II Iya. 30 . tidak ada apa-apa. Len. Tamu I Kamu mencuri uang. Kenapa terlihat begitu penting. mari kita selesaikan. Om. rupanya kamu. Len? Tamu II Tidak… tidak. benar tidak? Tamu II Kalau begitu saya pulang lebih dulu saja. masalah yang tadi belum selesai. Lena Masalah apa lagi? Bu Lena Lena. Pak Lena Sudahlah. cuma sekedar mampir. Lena. Pak Lena Kamu di sini dulu. Pak Lena Ah. merepotkan.

hati saya yang dicuri. Dan. ada apa ini? Bu Lena Ya. Lena Hey! Pak Lena Tunggu dulu. Tante. yang benar yang mana? Mencuri atau meminjam. Om. Tidak. Tante. lalu uang siapa yang dicuri atau dipinjam? Tamu I Bukan uang saya. Tamu II Kapan? Lena Bukan kamu! Tamu I Tidak. bukankah kamu datang kemari untuk menagihnya? 31 . Lena Hey! Tamu II Sudah jelas. Lena Hey! Jangan bohong kamu.Lena Dengar itu! Lena tidak pernah mencuri! Lena cuma meminjam uang. Bu Lena Berarti uang kamu? Berapa? Tamu I Tidak ada. Seperti yang sudah terkatakan tadi. saya tidak ada hubungan dengan uang. Aku pinjam uang kamu beberapa hari yang lalu sebagai bekal lari dari rumah. Lena tidak pernah meminjam uang.

kamu kan bisa permisi dulu. lihatlah orang tuaku ini kawan-kawan. Aku benci! (marah mendekati menangis) Tamu I Aku tidak tahu. Kalau aku tahu kamu pinjam uang untuk lari. Tamu II Kamu lari dari rumah? Kenapa tidak bilang padaku. Yang mereka pikirkan semua baik-baik saja. aku tidak beri tentunya. 32 . Aku. Bukankah hidup di luar itu lebih berbahaya. Nak? Lena Lihat. Lena Ini bukan piknik…(menangis) BU LENA DAN PAK LENA LANGSUNG MENDEKATI LENA. kamu mau membantunya lari kan! Lena Diam kalian! Kalian (memandang orang tua) lihatlah anak kalian ini! Apakah kalian hafal setiap tahi lalatnya? Apa kalian tahu yang diinginkannya? Pandang aku melalui mataku jangan pandang aku dengan mata kalian! Bu Lena Kenapa kamu harus lari. aku pinjami kamu uang bukan untuk itu. Pak Lena Jika memang ingin lari. Nak. Len. ah… Tamu I Kenapa. tidak perlu kamu pinjam uang kawan.Bu Lena Bekal lari? Pak Lena Lari dari mana. Aku lari dari rumah pun mereka tidak tahu.

sebaiknya kita menyingkir. Kami bingung. TANGIS LENA SEMAKIN MENJADI. Lena Lena tidak pulang selama ini karena Lena merasa tidak punya rumah. Pak Lena Diamlah. Tamu II Kita harus permisi dulu Tamu I Kalau keadaannya seperti ini. sebaiknya tidak perlu. Bu Lena Tidak punya rumah? 33 . Tamu II Uangmu… Tamu I Sudahlah… TAMU I DAN TAMU II PERGI DENGAN CEPAT. (Menyadari Tamu I dan Tamu II telah hilang) Bagaimana ini. jangan menangis terus. mereka telah hilang. Len. Uang yang kamu pinjam akan kita ganti. Nak. jangan menangis. Ceritalah. Lena (Sambil menangis) Bukan uang… Pak Lena Jika begitu mengapa menangis? Bu Lena Diamlah. Uangnya belum kita ganti.Tamu I (Menarik Tamu II ke sudut lain) Urusan keluarga.

tapi salah juga… Bu Lena Kita harus bagaimana? Membebaskannya salah. BU LENA TERUS MENANGIS. rumah ini segalanya dihitung dengan uang. PAK LENA MENUJU PINTU DAN MEMBUKANYA. Bu Lena Kita salah mendidiknya… Pak Lena Sebenarnya kita bermaksud baik. Lena (Lari masuk kamar) Seharusnya kalian jadi orang tua yang benar-benar orang tua! MUSIK PERLAHAN. rumah yang kami bebaskan untukmu. Pak Lena Membebaskan kamu bukan berarti tidak perhatian. maka kami ingin kamu tidak seperti kami. kami rasa itu yang baik.Lena Ya. Lena benci. BU LENA Siapa lagi? SELESAI Yogyakarta maret-april 2006 34 . mengekangnya juga bisa salah… TERDENGAR KETUKAN PINTU Bu Lena Siapa lagi? TERDENGAR KETUKAN PINTU. Nak. Rumah ini rumah kamu. Lena butuh rumah yang benar-benar rumah! Bu Lena (Menangis) Maaf ya. semuanya selalu dihitung dengan uang. Kalian sibuk dan Lena pun sibuk sendiri. tidak ada pembicaraan yang menyenangkan. Mungkin selama ini kami tidak memperhatikan kamu. kami tidak ingin mengekang. SAHYDU BEGITU TERASA. Tidak ada yang perhatikan. Dulu kami dikekang orang tua kami dan kami tidak suka.

NY. PELIKAN 15.NASKAH TEATER REMAJA “KONGRES UNGGAS” KARYA : APRIS PELAKU : 1. KASUARI 6. NY. NONA ITIK 8. NONA BEBEK 4. KUTILANG 5. ANGSA 2. JOKO PERKUTUT 16. BABON 3. SWAN SONG 14. BANGAU 7. SAWUNG JAGO 13. NYI CENDRAWASIH 17. NONA MERPATI 9. NONA ITIK 10. KAKAK TUA 12. NY. GAGAK 11. NY. NY. NYI KUNTIL JUARA II LOMBA PENULISAN NASKAH TEATER REMAJA TAMAN BUDAYA JAWA TIMUR 2006 35 .

ya mengobral janji di mana-mana. 1. Padahal. (TERTAWA) 3. Kata Jeng Bebek lagi. penjajahan dan kesewenang-wenangan para pejantan terhadap para betina sudah keterlaluan. DIIRINGI PENGAWAL SETIANYA JAKA PERKUTUT. benarkan. SIBUK MELAYANI PARA TAMU. DITEMANI TUAN RUMAH. Pejantan-pejantan kita tambah brutal dan tidak menghargai para betina sama sekali. cara mengukurnya bagaimana. (BERHENTI SEJENAK).KONGRES UNGGAS BABAK I RUANG TAMU MEWAH SEBUAH BANGUNAN BESAR MILIK NY. Lantas. kedudukan dan uang. SAMBIL TERSEDAK-SEDAK) 5. cantik dan agak menggoda. BABON DAN NONA BEBEK. (TERTAWA). sejak dulu yang namanya jago itu memang gila. Itu lho Jeng Bebek aneh-aneh saja. Kalau tidak punya pangkat. ya main perkosa. SAMBIL MELAHAP HIDANGAN YANG DISAJIKAN. BANGAU. NYI KUNTIL. Jeng Bebek juga mengatakan. (TERTAWA LAGI. kalau tidak punya semua itu. kok kedengarannya meriah banget. ARISAN. KUTILANG. MUNCUL NY. Nah. Angsa 2. DISINI AKAN DILANGSUNGKAN PERTEMUAN RUTIN PARA UNGGAS. PENGAWAL NY. Babon : : Sedang membicarakan apa. mereka akan kawin dimana-mana. para jago kita tingkat kegilaannya sudah sangat tinggi. Babon : : O. kedudukan atau uang. DUDUK MENYENDIRI DI SALAH SATU SUDUT RUANG ITU DENGAN ANGKERNYA. ANGSA BERSAMA NONA MERPATI PUTRINYA. begitu Iya. Mana ada gila kok tinggi. PUTRI NY. Kutilang : Lho. Tante. Kalau punya pangkat. Tidak peduli perasaan para betina yang dikawini. MEREKA SEDANG ASYIK NGRUMPI NONA ITIK. Apalagi kalau melihat perempuan- perempuan muda. 36 . Angsa 4. KUTILANG. BANGAU. (TERTAWA). tapi merasa sedikit tampan. YANG SUDAH TERLIHAT DATANG LEBIH DULU NY. Dia bilang jago-jago kita tambah gila saja. NY. TIDAK LAMA KEMUDIAN.

kok juga mendukung Jeng Bebek. Plin-plan. Mana mungkin mendukung saya. Itu tidak tegas namanya. 12. Jeng Bangau. lha … gimana sih Jeng Kutilang ini. Babon : Ah. Angsa : Saya kok setuju dengan Tante Babon. Bebek 9. Buktinya. 8. Lagi pula. masyarakat kita kan memang paling senang baca berita seperti itu. MEREKA ASYIK MENIKMATI HIDANGAN YANG DISODORKAN OLEH TUAN RUMAH. Nggak peduli benar atau salah. Yang penting kan laku dijual. (SEMUA DIAM UNTUK BEBERAPA SAAT. Jeng Kasuari dan Jeng Angsa. radio dan televisi menyajikan berita kebrutalan para pejantan kita. suami Jeng Kutilang. Kasuari : Kalau saya pikir-pikir. (TERTAWA SINIS SAMBIL MEMANDANG BERKELILING. RINGAN YANG PENTING NGRUMPI. Ayo. Siapa sih yang tidak tahu prinsip media massa. Bangau : Waduh. merugikan atau menguntungkan orang lain. Babon : Tapi tidak semua pejantan seperti itu. ya tidak akan ada yang beli koran. Tidak semua pejantan kita seperti itu. 7. Apa yang dimuat koran. Angsa : Ya.6. Sudah. diberitakan di radio dan ditayangkan di televisi. Itu kan kenyataan. Jeng. ngobrolnya kok jadi serius begitu. ANGSA) 15. Lho. Tapi ucapan Tante Babon juga betul. itu kan memang kerjaan wartawan dan lahan penghidupan media massa. Babon : : Ah. Iya kan. Kalau terlalu dingin. Bebek : Mungkin saja. 16. dengarkan radio atau nonton televisi. MENCARI DUKUNGAN) 37 . PEMBICARAAN MEREKA DIALIHKAN KE HAL-HAL YANG LAIN. tidak pernah ngobral nafsu dimana-mana. 14. DI SUDUT LAIN. Babon : Eeee. Masih banyak yang memiliki moral bersih. tidak begitu. pokoknya bisa dijual. Mereka tidak mungkin berani menyiarkan berita kalau tidak benar. 13. pendapat Jeng Bebek itu benar. pasti berdasarkan sebuah fakta. Kalau tidak menyajikan hal semacam itu. menghibur diri bagaimana. itu hanya menghibur diri. 10. Bebek : Jumlah itu belum bisa dijadikan bukti. Buktinya suami saya. Nyatanya hampir setiap hari koran-koran. Mas Sawung Jago. 11. masih ada pejantan seperti suami saya. YANG SESEKALI DILIRIK OLEH NY. JOKO PERKUTUT ASYIK MELADENI NONA MERPATI DAN NONA ITIK BERSENDA GURAU. dimakan lagi hidangannya. nanti nggak enak lho. Mbakyu. biarpun punya derajat dan uang.

belum bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Tidak bisa dijadikan dasar analisis. tapi benar berdasar fakta atau penelitian. Dalam setiap persoalan. 26. 20. (SEMUA YANG HADIR MANGGUT-MANGGUT. benarkan apa yang saya katakan. mengatakan semua pejantan kita sudah bejat moralnya. 21. 25. Bangau : Benar. sehingga kami jadi mudheng. Pasti hanya satu yang salah dan satunya benar. Dus. padahal yang melakukan hanya seekor pejantan. Angsa : Begini lho Jeng. 22. Wong suami saya tidak begitu. Babon : Lha. ini gimana. atau istilah ilmiahnya menggeneralisir setiap persoalan. Saya kok jadi bingung. Jadi. Salah semua atau benar semua. Kasuari : Yang saya maksudkan begini. 18. Kan tidak mungkin salah semua atau benar semua. Kita tidak bisa seenaknya sendiri. Babon : Jeng Angsa ini aneh. 19. to. Babon : Wah. selalu menyajikan kebrutalan para pejantan kita. 38 . 23. Asal bicara. kok. Benar semua atau salah semua. karena memang tidak semua pejantan bermoral bejat. Pendapat atau ucapan yang disampaikan. Saya juga jadi bingung. 24. yang terbaik bagaimana. Berarti yang bejat hanya seekor dan yang baik juga hanya satu ekor. Kita memang tidak boleh seenaknya sendiri. Nah. kita seharusnya hanya mendukung salah satu pihak. kita tidak boleh mengungkapkan statement secara ngawur. baik cetak maupun elektronik. Jeng Bebek juga dinilai begitu. Menyamaratakan. bisa benar atau salah semua. Ah. Angsa : Dalam dunia keilmuwan. Tidak bisa keduanya. hanya karena suami Jeng tidak begitu. Segala sesuatunya harus kita teliti dan kemudian kita analisis.17. MESKI ADA BEBERAPA YANG TIDAK MENGERTI SAMA SEKALI). Bisa runyam nanti. Bangau : Iya. tapi juga benar. untuk mengetahui apakah pendapat atau ucapan itu benar atau salah. Sementara Tante Babon benar. tidak tahu saya. Angsa : Saya setuju dengan pendapat terakhir. Mungkin Jeng Angsa bisa menjelaskan. Kita tidak boleh mendua. Saya dinilai salah. Angsa : Jeng Babon juga tidak bisa menyalahkan Nona Bebek. Malah jadi tidak nyambung. hal itu bisa saja terjadi. Jeng Bebek benar karena semua media massa. Lantas.

36. Dus. sampai harus mengadakan penelitian dan musyawarah segala. 34. Harus lewat penelitian. Di samping memakan waktu lama. 32. 29. mengumpulkan betina dari seluruh dunia? Ck … ck … ck. Kami kan masih punya kegiatan lain. Bangau : Kalau saya tidak jadi masalah. Kalau semuanya mau tinggal disini lebih lama dan berbincang-bincang. Kutilang : Melakukan penelitian. Apa kita mau disini seharian hanya untuk memperdebatkan hal yang tak kita ketahui. Babon : : Wow. Iya. juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. itu ide gila. Masak hanya dari omong-omong harus begitu panjang dan lama penyelesaiannya. silahkan. 31. 28. Babon : Wah. kita hanya bicara dan berdebat terus. Apalagi menyangkut sekelompok kaum. Sementara. 35. Angsa : Itu kalau nyonya-nyonya di sini mau menguji kebenaran dari apa yang sudah diperbincangkan tadi secara ilmiah. Pembicaraan sederhana kok tiba-tiba jadi ruwet begitu. Kok jadi tambah ruwet begitu. berarti butuh waktu yang cukup panjang dan dana yang agak besar. Kalau saya lebih setuju mengumpulkan betina dari seluruh dunia dan mengadakan musyawarah untuk membuat resolusi. Tapi seperti kata Tante Babon tadi. tanpa tahu ujung pangkalnya dan tidak mengerti mana yang benar. 27. Bebek : Ya ndak bisa hanya sesederhana itu kalau masalahnya menang luas dan besar. Bangau 37. Cara yang terbaik yang seperti yang dikemukakan Jeng Angsa. Kita harus melakukan penelitian untuk menjernihkan persoalan ini. 33. bagaimana dengan aktivitas kebabonan kita. akan sia-sia saja. Paling tidak ya harus lewat forum musyawarah nasional atau bahkan musyawarah internasional. kok jadinya malah ruwet. Paling tidak ya sebagai ibu rumah tangga dan istri. mana yang salah. hasilnya sulit diyakini kebenarannya. Babon : : Waduh. waduh.maka harus diadakan penelitian. Kalau Jeng Bebek bagaimana. tinggal setuju atau tidak. Babon : Ya jelas tidak mau saya. Kalau tidak. Lalu biaya untuk menyelenggarakan acara itu cari di mana? 39 . Kasuari : Saya setuju dengan pendapat Jeng Angsa. Bangau 30. Kalau saya.

kalau para pejantan mengadakan acara pasti membebankan seluruh biaya pada negara. TAMPAK TANTE BABON. Saya kan malu. NY. Bagaimana nyonya-nyonya setuju? 40. DI BERANDA. NYI CENDRAWASIH. Tidak usah macem-macem. MASIH TAMPAK LENGANG. Babon : Mas. kumpul sama jago-jago teras kita. saya kan tidak terdaftar sebagai panitia. TAPI RUANGAN ITU SUDAH DITATA SEDEMIKIAN RUPA UNTUK KEPERLUAN MUSYAWARAH ATAU SEMINAR INTERNASIONAL. Dalam susunan yang kalian buat nama saya kan tidak ada. NYI KUNTIL. Kasuari : Bagaimana nyonya-nyonya. 46. BERSAMA SAWUNG JAGO SUAMINYA.38. Sawung Jago : Habis. Lha kok saya disuruh kumpul sama jago-jago teras. Lho. 41. Jangan hanya menyendiri di belakang. 44. Masih dialiri darah biru. TAMPAK JOKO PERKUTUT. Kasuari : Jeng Babon sudah datang. Koor : Setuju ………………………… BABAK II SEBUAH RUANGAN BESAR ATAU LAPANGAN YANG CUKUP RINDANG. (MUNCUL NY. Kalau sekali-kali kegiatan para babon dibiayai negara. Sawung Jago : Sudahlah. 40 . ndak masalah. BANGAU. sana ikut nimbrung. Pokoknya saya hadir. NY. Ada dalam acara ini. Selama ini. Panitia yang ngurusi konsumsi. 42. Masak kumpul sama jago kampung yang tidak berprestasi. DENGAN PAKAIAN YANG SERONOK. apa acara ini nanti bisa berlangsung sehari penuh kalau tidak ada konsumsinya. 39. Babon : : Orang seksi konsumsi kok panitia inti. Babon : Meski kamu tidak tercantum dalam daftar panitia. saya kan termasuk panitia inti. MEREKA MASING-MASING SIBUK BERBICARA SENDIRI-SENDIRI). Sawung Jago 45. Bebek : Kita bebankan pada negara. Jeng Bebek. NONA ITIK. kan tidak ada jeleknya. NONA MERPATI DAN NONA BEBEK) 47. ANGSA. apakah semuanya setuju dengan gagasan. Soal kumpul dengan siapa. Setidak-tidaknya kamu masih trah dalam. (TIDAK LANGSUNG TERDENGAR JAWABAN. Yang penting konsumsi. 43. KASUARI.

kamu lagi-lagi nimbrung. Sawung Jago : Tidak apa-apa. 56. ketika aku sedang mengincar Merpati dan Itik. nasibmu baik benar. 58. ya belum. pencuci mulutnya belum terbayar. (TIBA-TIBA KAKAK TUA DAN GAGAK MASUK SEHINGGA MENGAGETKAN SAWUNG JAGO) 57. (PERGI SAMBIL MARAH-MARAH. Hanya saja. Mas.48. lho Mas. Ada-ada saja. Jeng? Pokoknya beres. dan Joko Perkutut. Joko Perkutut kan jadi urusan saya. 54. Angsa : : : : Lho. Saya yang dipilih jadi penerima tamu malah datang belakangan. jadi ya agak pagi berangkatnya. kakang Sawung Jago ini ada-ada saja. Untuk jago lainnya. Sejak dulu. Yang melayani juga harus spesial. yang kerja hari ini sudah disiapkan konsumsinya atau belum. Babon 51. Maklum. Mas Joko Perkutut tidak senang kalau dibuatkan konsumsi seperti jago kebanyakan. Masih muda mau seenaknya. 53. Sawung Jago : Babon. jadi ya tidak sempat kemana-mana. Apalagi pada era globalisasi seperti sekarang ini. Jadi segalanya harus serba spesial. kita harus kerja makin keras. Kang? 62. kan sehatsehat saja? 60. 52. Ah. dia kan mahasiswa. Maaf. Sawung Jago 61. dari dulu bisanya hanya petok-petok. Sawung Jago : Namanya juga usaha. Kan kemarin anggarannya tidak masuk ke anggaran saya. Lama tidak bertemu. Bagaimana konsumsinya. Kakak Tua : Kakang Sawung Jago malah sudah sampai disini. diurusi Nyi Cendrawasih dan Nyi Kunti. kamu datang merebut. 59. Kami menyediakan diri sebagai sukarelawan. Bagaimana kabarnya. Kasuari 50. Mereka kan sudah mengajukan anggaran sendiri. Kakak Tua : O. Kok lama ndak kelihatan itu kemana saja. Babon 49. Kakak Tua : : Yah. Nona Merpati : Saya dan Nona Itik sudah berembug dengan Mas Joko Perkutut. Babon : Lha. YANG TINGGAL HANYA SAWUNG JAGO). ya jelas dong. 41 . Angsa : Kalian berdua ini memang lancang. ya yang muda. Kini. iya. Ya yang tua. Nona Itik : Iya. Kami yang ngurus konsumsinya. Waktu aku mengincar Angsa. Lantas. lumayan meski tambah kurus. Tadi sekalian mengantar istri saya. 55.

grusa-grusu. Kakang Sawung Jago itu aneh. Kita berbeda dengan yang namanya manusia wanita. Bahkan mencarikan makan anak-anak kita. Kakak Tua : Yah. Kita tahu bahwa para jago dimana-mana senang wayuh. Bedanya. 64. Ujas-ujus. Kenapa mereka tidak menghargai kita. Gagak : Memang benar. (TERDENGAR TEPUK TANGAN RIUH). Yaitu mau menerima perlakuan sewenang-wenang mereka. maka para betina di seluruh dunia harus bersatu dalam sebuah wadah. para betina akan datang sendiri. Agar mengetahui wewenang. Sudah punya istri resmi dan beberapa simpanan. TIBA-TIBA NY. ada yang bisa lebih menjaga diri. Apalagi di dunia manusia ada peribahasa: surga dan neraka ikut laki-laki. Untung keduanya cukup lincah dan gesit. (TERDENGAR TEPUK TANGAN LAGI). Ini yang tidak pernah anak-anaknya. yang nantinya akan menetapkan aturan main bersama penguasa. Tapi ada juga yang tidak mau menjaga diri. tidak ada peribahasa semacam itu. Kemarin Itik dan Merpati yang dapat giliran dikejarkejar mau diperkosa.63. Tapi kenapa kita malah diperlakukan sewenang-wenang mempedulikan oleh para jago. Tidak angon situasi. ANGSA TAMPIL BERBICARA) 42 . Padahal kita bisa mencari makan sendiri. sehingga sangat tergantung pada manusia laki-laki. begitulah yang namanya jago. Melihat situasi dan kondisi. MATANYA MELOTOT MEMANDANG. Ini berarti mereka tidak menghormati para betina. MAKSUDNYA MAU MARAH. sehingga tidak tertangkap oleh si tua bangka itu. Tidak usaha dikejar-kejar. dan para jago tahu yang namanya keadilan. dan menyampaikan resolusi. kok kakang kemarin sepertinya serius mengejar musuh. karena salah kita sendiri. Mereka kebanyakan tidak bisa cari makan sendiri. Tapi di dunia kita. Berbeda dengan kamu. (SAWUNG JAGO TIDAK MENJAWAB. Saya juga lihat sendiri cara kerja Kakang Sawung Jago. (TEPUK TANGAN MERIAH LAGI. kok ya masih senang mengejar ayamayam dara. Bebek : Saudara-saudara betina. LANTAS PERGI MENINGGALKAN KAKAK TUA DAN GAGAK YANG TERSENYUM SINIS). Pakai kejar-kejaran segala. ACARA PERTEMUAN DIMULAI 65. Lebih-lebih kalau masuk klasifikasi pejantan. benar-benar keterlaluan. TAPI TIDAK JADI. SETELAH MENDENGUS KESAL. Maka wajar kalau manusia wanita rela disewenang-wenang manusia laki-laki. Apa pengusaha sekarang juga diajari perang-perangan.

wewenang. 68. Maklum. Tapi itu masa lalu. tapi setiap hari diharuskan bertelur. Pertama. kami dari masyarakat modern. Menyambung langsung apa yang baru saja disampaikan Nona Bebek. serta tugas para betina maupun jago dalam pergaulan hidup sehari-hari. Kita perlu mencontoh wayang. kami dari negara yang sudah sangat modern. Soal wayuh. Drupadi itu suaminya lima. Kami bebas melakukan hubungan. Bikin resolusi yang memprotes sistem manusia memelihara ayam. Jadi soal tata tertib. Karena dinegaranya memang kekurangan wanita dan terlalu 43 . kita harus menyusun sebuah resolusi yang isinya antara lain: jago satu hanya boleh memiliki atau mengawini seekor betina. Seandainya dalam sebuah kelompok ayam ternyata jumlah jagonya lebih banyak dibanding betinanya atau sebaliknya. Ingat. Hal itu terus berlangsung sampai kematian menjemput mereka. Swan Song : Kami memahami betul apa yang disampaikan kedua betina terdahulu. Para betina punya harga diri yang patut diakui para jago. Kami pun dulu tak terhindar dari keadaan dan situasi semacam itu. Harap jangan berisik. Ini benar-benar tidak adil dan harus dihentikan. (TERDENGAR GERUTUAN DAN MAKIAN). unggahungguh dan semacamnya adalah nonsens. Masak kaum betina kami selalu dikurung secara bergerombol dalam satu kandang dan tidak pernah diberi seekor pun jago. begitu pula sebaliknya. kita harus secara aktif mengadakan pendidikan. Tidak perlu menang-menangan. yaitu Pandawa. Ketiga. (TEPUK RIUH) 67. Betina bisa melayani selusin jago. memang perlu dipertimbangkan kembali. Angsa : Saudara-saudara. Kedua. Kami justru punya usulan.66. melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang hak. membuat resolusi buat manusia yang memperlakukan bangsa kami dengan semenamena. saya sampaikan beberapa catatan penting. Dengan demikian. Terlalu usang dan ketinggalan zaman. Kini kami mulai memasuki kehidupan yang sangat bebas. Perkawinan bukan lagi hal yang penting. Pelikan : Saya setuju dengan Swan Song tadi. Sama sekali tidak hewani. tanpa harus memikirkan pernikahan. masing-masing bisa saling menghargai satu sama lain. bagaimana. tanggungjawab. jago dan betina punya hak sama dalam perceriaan. kita harus selalu mengkampanyekan bahwa betina bukan hanya sekedar pabrik telur yang bisa diperlakukan sewenang-wenang.

Rumah saya sekarang juga sering sepi. karena di Drawati kekurangan pria dan terlalu banyak wanita. 73. dimana jumlah wanita dan pria seimbang. Maklum. 5. Apa Sawung Jago sering pergi? 74. Babon : Tidak dari mana-mana. Mari Mbakyu. SEMENTARA SUASANA TAMPAK LENGANG DAN SEPI. KUTILANG DUDUK TERMENUNG SEORANG DIRI. Kasuari : Sama. 72. harus tetap diberi jago yang jumlahnya sama banyak dengan jumlah betina. Kasuari : Dan Mbakyu mempercayainya. Malah sampai disini. Mbakyu. tapi karena keadaan yang memaksa. Jeng. Babon 71. Betina yang dipelihara oleh manusia untuk tujuan penghasil telur. seperti yang dianut ayam ras. Bagaimana pada semua yang hadir. Katanya untuk meningkatkan usaha. begitulah. Di rumah sepi sekali. wayuh hanya diperbolehkan bukan karena kebutuhan seks semata. Dengan kata lain. Ah.banyak pria. NY. Jago tidak boleh wayuh. kok jam sekian masih di luar. Saya memang sengaja kemari untuk ngobrol. Usulan betina lokal baru bisa dijalankan kalau situasinya seperti di Madura dan Awangga. 70. TIBA-TIBA DATANG JENG BABON. namanya saja wiraswasta. 2. enggak kok. 69. 4. Jago boleh menceraikan betina. Betina tidak boleh wayuh. MALAM BULAN PURNAMA. BLACK OUT BABAK III FADE IN TERAS SEBUAH RUMAH. disepakati berdirinya perkumpulan betina se dunia yang diberi nama KONGRES UNGGAS SE DUNIA. Sementara Kresna istrinya tiga. Kasuari : Untuk menyatukan para betina di seluruh dunia. 3. apakah pembentukan wadah dan isi resolusi disetujui. Dari mana. Kasuari : : Ngalamun. Betina bisa menceraikan jago. silahkan duduk. Manusia dilarang membudidayakan ayam seenaknya sendiri. ya Jeng? (AGAK TERKEJUT). 44 . TAMPAK ASYIK. Begitu pula yang dipelihara untuk diambil keturunannya. 6. Babon : Yah. yang disepakati : 1. MEREKA BERDUA NGOBROL. 75. Jadi ya sering pergi. (TERDENGAR JAWABAN KOOR SETUJU).

Bilangnya nglembur.76. Ya entek omah. dong. sejak sebelum musyawarah yang baru lalu dilaksanakan. Para betina juga banyak yang senang bermuka dua. Jeng. Kasuari : E … namanya jago kok diumbar. selingkuh. Bermuka dua. Saya tidak guyon. Kalau suami kita beri kepercayaan penuh. saya jadi sering mikir. Dan betina seperti itulah yang sering ngrusak tatanan. Kalau suami saya pamit keluar rumah sampai menginap. Jeng? Ya bukan hanya para jago yang punya watak buruk seperti itu. Tapi di belakang. Babon 81. Curigaan saja kerjanya. Tidak pernah percaya sama manusia lain. Kasuari : : Walah. Termasuk pada suaminya sendiri. Senangnya kok guyon. istilah apalagi itu. suami saya merupakan tipe jago yang setia. Jeng Kasuari kok jadi begitu. meski pergi dari rumah sampai berhari-hari. Mbakyu. Kasuari : Tidak. kadang beberapa hari. Lagi pula. buat apa tidak mempercayai suami yang terus keluar rumah untuk mengembangkan usaha. 79. ya nglonjak. Artinya. tidak-tidaknya kalau mereka nyeleweng. Babon : Masak ada betinayang punya watak seperti itu. Babon : Jangan-jangan … (AGAK GELISAH. Para jago itu ndak bisa dilair-batini. saya tidak pernah menaruh curiga. Paling-paling untuk meningkatkan karier. TAPI KEMUDIAN MENGHIBUR DIRI SENDIRI). Kasuari : Saya juga dulu punya pandangan yang sama dengan Mbakyu. Babon : Weh … weh … weh. Jangan-jangan suami saya sudah kelurahan penyakitnya manusia. Tapi setelah musyawarah besar beberapa waktu lalu. Mbakyu. di muka orang banyak sangat berapi-api membela dan memperjuangkan hak kaumnya. Jeng Kasuari ini kok ada-ada saja. 77. Dia tidak pernah menyeleweng. Babon 83. Amit-amit. Mbok ya yang semeleh. Merekalah yang sering memancang para jago untuk nyleweng. Babon : Ya jelas. 80. Dikasih kesempatan. TAPI SAYA PERCAYA SAMA KESETIAAN SUAMI 45 . Jangan terlalu curiga. 84. entek ngalas. ndak tahunya kencan dengan betina lain. 78. Ini serius. 85. Sejak adanya Perkumpulan Betina Mardika dan resolusi yang dihasilkan beberapa waktu lalu. Jangan-jangan malah sampeyan yang sudah ketularan penyakit manusia perempuan. apa seburuk itu namanya jago. 82. 86. Kasuari : : Ah. gitu.

KASUARI TERSENYUM KECUT. Kasuari : Itu kan biasa. Nyi Kuntil 88. 100. di tempat remang-remang. 96. Kami melihat suami Nyonya berdua bersama Nona Bebek dan Nona Merpati. Babon : : Cuma apa. Babon : Iya. 87. tegas. Nyi Cendrawasih 89. Kalian ini ada apa. Nyi Kuntil : Eh … oh … ah. Ya. Begitu saja kok didramatisir. E … e … e. 94. Salah satu dari kalian harus bicara terus terang dan yang sebenarnya. Menikmati malam terang bulan yang indah ini. TAPI SUAMI SAYA TIDAK. anu dheng … ah. Kasuari : : : Wah. Apa itu. bingung aku. Kami berdua kebetulan sedang jalanjalan. Babon 97. Gajah midak rapak. KOK. Bengak-bengok ndak karu-karuan. Mbok kalau bicara itu yang jelas. (NYI KUNTIL DAN NYI CENDRAWASIH TERKEJUT. SEPERTI TAK MENGETAHUI KEBERADAAN KASUARI DAN BABON). 90. Nyi Kuntil : (SETELAH BERUSAHA SEKUAT TENAGA. 93. Tidak berperi kebinatangan. Nyi Cendrawasih : Wong cuma anu. 99. KECEWA CAMPUR JADI SATU. Begini. MARAH. 46 . gawat. Anu apa. 98. JAGO LAIN BISA SAJA MUDAH DIGODA. TIBA-TIBA NYI KUNTIL DAN NYI CENDRAWASIH DATANG DENGAN SIKAP TAK MENENTU. (NY. WAS-WAS DAN TAKUT). kami lihat pemandangan yang nganeh-anehi. Kasuari : Sudah. 95. Kasuari 92. AKHIRNYA BISA JUGA BICARA). Datang-datang kok kayak orang ayan. Ada apa. Senangnya kok bikin dhegdhegan. Mbok bicara to the point saja. Nyi Cendrawasih : Tapi mereka berkelompok secara terpisah-pisah. Mereka mungkin sedang jalan-jalan sekeluarga. GELISAH. Ayo ngomong yang benar. nggak ada apa-apa kok Nyonya. di taman kota. Iya. ini ada apa.SAYA. Ketika sampai di taman kota. ayo. Merusak tatanan. Mbok kamu saja yang menjelaskan. kok. Nyonya. ayo. Nyi Kuntil : : Nganeh-anehi bagaimana. gitu lho. Cuma anu … e … anu … 91. Tidak plinthat-plinthut seperti itu. Kacau.

TAMPAK ENAM PASANG AYAM SECARA SILUET SEDANG BERCUMBU RAYU. Kasuari : Apa …! Mereka berpasangan di taman kota? 104. Nyonya. gawat. BABON BERTERIAK HISTERIS LALU JATUH PINGSAN. NAGATUMURUN DENGAN NONA ITIK DAN KAKAK TUA DENGAN BANGAU.101. Mereka berkelompok dua-dua. BABON. NY. 108. MENELITI TIAP-TIAP PASANGAN DENGAN TELITI DAN CERMAT. KASUARI SERTA NY. Nyonya. DI ANTARA RERIMBUNAN TANAMAN TAMAN. GAGAK DENGAN NONA ITIK. Kasuari : Lho. SUASANANYA REMANG-REMANG. (MEREKA BERGEGAS PERGI KE TAMAN KOTA UNTUK MENYELIDIKI KEBENARAN UCAPAN NYI KUNTI DAN NYI CENDRAWASIH). Babon 107. benar. SETELAH MENGETAHUI KEBENARAN DARI KATA-KATA NYI KUNTIL DAN NYI CENDRAWASIH. Nyi Kuntil dan Nyi Cendrawasih. Nyi Kuntil + Nyi Cendrawasih : Baik. JOKO PERKETUT DENGAN ANGSA. Mbakyu. Iya. Kita harus menyelidikinya ke sana. 102. yang namanya keluarga itu kan ya berkelompok-kelompok. TAMPAK NY. Kasuari : : : Wah. Nyi Kuntil + Nyi Cendrawasih : I … I … ya … 105. NY. tunjukkan tempatnya. BINGUNG DAN LARI BERSERABUTAN. NYI KUNTIL DAN NYI CENDRAWASIH BERINDAP-INDAP MENDEKATI YANG SEDANG PACARAN. Ayo. DARI KEJAUHAN. KASUARI. SAWUNG JAGO BERPASANGAN DENGAN NONA BEBEK. SEMUA PASANGAN YANG SEDANG PACARAN TERKEJUT. ADA YANG 47 . Biasakan. Kasuari 106. Berpasangan! 103. Nyi Kuntil : Bukan begitu. BLACK OUT – FADE IN LCD TAMAN KOTA MALAM HARI TERANG BULAN.

SUARA TERKEJUT BERBAUR DENGAN JERIT KESAKITAN. Memang aneh yang namanya ayam dan manusia itu. BABON YANG PINGSAN. KASUARI DAN NY. 110. KEDUANYA NAMPAK GEDHAG-GEDHEG TIDAK HABIS PIKIR. Sama persis dengan manusia. Beribu peraturan dikeluarkan dan ratusan kesepakatan disetujui. Nyi Kuntil : Begitulah ayam. suka melanggar ketentuan dan kesepakatan yang sudah dicanangkan. SERTA NYI KUNTIL DAN NYI CENDRAWASIH YANG BERDIRI BENGONG. mengkampanyekan hak azasi dan mempropagandakan disiplin rasional. 109. pelanggaran dan semacamnya. tetap saja terjadi penyelewengan. SEKEJAP KEMUDIAN PANGGUNG KOSONG.  T A M A T  48 . Nyi Kuntil : Memang mengherankan. Nyi Cendrawasih : Mereka senang bikin resolusi. Senang main cinta belakang. TINGGAL NY.SAMPAI BERTABRAKAN DENGAN PASANGAN ASLINYA. SITUASI BENAR-BENAR KACAU. tapi kemudian mereka langgar. 111.

Juara 3 Lomba Penulisan Naskah Teater Remaja Taman Budaya Jawa Timur 2006 Karena kekuasaan tidak gratis didapatkan. Ia harus direbut dan diperjuangkan………sendiri! KUD TA Sebuah Naskah Teater Remaja Oleh: JONED SURYATMOKO 49 e .

siswi kelas III. hampir pensiun IBU. siswi kelas II. galak. BUNGA. ibu LINDA Untuk adegan hiruk-pikuk bisa ditambahkan lebih banyak figuran. siswi kelas II. siswi kelas II. guru pendamping OSIS. siswi kelas III. Kamar LINDA. para siwa dan siswi yang lain WAKTU Sekarang TEMPAT SMA di Indonesia. masih agak muda KEPALA SEKOLAH. mantan Jagoan KANDI. mantan Jagoan BRIAN. HELEN. Dalam hati LINDA (selera lokal disesuaikan) 50 . mantan Jagoan MEYMEY. PAK ISWADI. siswa kelas III. siswi kelas II. NUNGKI. halaman sekolah.PEMAIN LINDA. idola kelas II dan III. siswi kelas III. RATNA.

Mereka tahu bahwa mereka harus segera menyusun rencana untuk segera menunjukkan bahwa merekalah jagoan murid perempuan di sekolah. 51 . Linda tertinggal sendiri ketika ternyata Helen juga sudah berhasil mendapatkan murid kelas III yang menjadi idola mereka.SINOPSIS KUDETA Tahun ajaran baru sudah mulai. yakni LINDA. Dengan demikian mereka bisa menguasai kantin. Satu kesempatan tersedia ketika Linda ditawari menjadi Ketua OSIS. Murid kelas III belum rela melepaskan jabatan jagoan mereka. Masalah muncul ketika ternyata aksi kudeta mereka mengalami banyak halangan. Murid kelas III yang baru akan segera menghadapi ujian nasional dan terlalu sibuk mengikuti bimbingan belajar. Empat murid kelas II. Bunga dan Ratna sudah harus mengikuti bimbingan belajar sejak kelas II. Namun tawaran itu ditolaknya. Ia juga menyadari bahwa ia harus tetap siap mewujudkannya sendiri. Kinilah saatnya bagi murid-murid kelas II yang baru untuk melakukan kudeta merebut kekuasaan jagoan sekolah mereka. HELEN. Baginya menjadi jagoan dengan jabatan hasil pemberian sekolah tidak akan membanggakan. BUNGA dan RATNA menyadari hal itu. halaman sekolah dan juga toilet. Karena itulah kemenangan sebenarnya.

berjalan perlahan ke arah salah satu kursi. Dengan sedikit omelan tentu saja! IBU : (tiba-tiba. Selembar demi selembar! Penonton dibiarkan menikmati jatuhnya kertas-kertas tersebut dalam diam! Setelah beberapa saat. membawa buku hariannya. Sementara pada tahun 1912 kudeta dilakukan Dr. Banyak pemimpin di Negara Amerika Selatan ini yang digulingkan dan digantikan dengan paksa. Kemudian duduk. melengking dari ujung kanan panggung) Masa. OS. Ibu tidak memaksamu! Kamu bebas berkegiatan apa saja! Tapi jangan lupa belajar!!! Ketika IBU bicara. Pedro Pena. sementara aku. aku harus bersyukur karena masih bisa sekolah. Ibu percaya padamu!!!! : Selama liburan aku membaca sejarah ini. dan meneruskan menulis. Hanya ada beberapa kursi. Lebih dari sepuluh kali kudeta terjadi di Paraguay. LINDA : Ibu tidak tahu. seperti kebiasaan kudeta berikutnya berkali-kali terjadi. melengking dari ujung kanan panggung) Beras sekarang mahal! Minyak semakin mahal. OS. Banyak orang yang ingin sekolah tapi tak bisa sekolah.OPENING Panggung dibiarkan lengang beberapa saat.. IBU : (tiba-tiba lagi) Jangan nakal! Jangan nakal!! 52 OS LINDA . LINDA : Katanya. Lampu boleh terang boleh temaram. tapi karena akan ada sesuatu yang berbeda. Kemudian. IBU : (tiba-tiba lagi. IBU berdiri dengan tegak di ujung kanan panggung! Memandang ke arah entah!! Ingin berkata sesuatu dan selalu ingin berkata sesuatu. kata ibu. LINDA muncul dengan seragam sekolah dan tas. Tahun 1905 Dr. IBU : (melengking lagi) Asal kamu tahu. Emiliano Gonzales melakukan kudeta tahun 1908 dan Liberato Marcial Rojas melakukan kudeta tahun 1911. menyia-nyiakan sekolah. Ia membuka bukunya. bahwa liburan kali ini aku benar-benar menginginkan masuk sekolah kembali.sama anak sendiri ibu tega? Ibu tidak menyalahkanmu. Tidak ada suara apapun! Pelan-pelan selembar demi selembar kertas putih jatuh dari langit-langit panggung. Cecilio Baez melakukan kudeta. Bukan karena aku ingin belajar lagi. LINDA : (seperti bicara pada dirinya sendiri) Setiap kali aku menikmati liburan panjang dan bermalas-malasan. Sekolah juga mahal! Tidak ada yang murah sekarang! Jadi… kamu harus belajar dengan benar!! OS. Tahun 1904 Juan Gaona melakukan kudeta dan menjadi presiden. Ibu selalu mengingatkan aku. Tahun 1921 Dr. Manuel Gondra dipaksa mengundurkan diri.

muncul HELEN. Tapi asal kalian tahu. Akan ada yang membuktikan siapa yang akan menjadi siswi jagoan di sekolah ini. Aku merasa sudah waktunya melakukan kudeta. HELEN : (pamer pada LINDA) AKu tahu aku harus minta maaf! Karena aku tidak membawa oleh-oleh. BUNGA dan RATNA dengan teriakan-teriakan kegirangan. Suasana menjadi gaduh. Musik sepotong. aku melewatkan liburan terindah kali ini! Tidak terceritakan. LINDA berhenti menulis dan melihat kertas-kertas yang masih jatuh. Mereka harus turun!! Kelas III harus segera turun!!! Segera!! IBU : Jangan nakal!!!!!!!!! Sudah Ibu bilang. tapi menyentak!! Panggung menjadi terang!! BAGIAN I Halaman sekolah 1.OS. LINDA : Tahun ini aku sudah naik kelas II. tidak terkatakan! LINDA : Sayangnya. Tahun 1948 Dr. Jendral Higinio Morinigo kudeta tahun 1940. OS. Ia lalu menulis kembali. Sebelum kertas menyentuh lantai. Jangan nakal!!! Lalu IBU berlari EXIT dengan cepat sambil terus berteriak!! Seperti tak ingin terlambat! LINDA melihat lembaran kertas terakhir jatuh. Seperti ingin melarang seseorang. nih! Susah kalau liburan! Kerjaanya makan terus! Kita jadi gendut semua nih! Lihat! 53 . OS LINDA IBU : (lebih pelan. hampir putus asa!!) Jangan!! PAUSE! IBU terdiam tertahan!! Mendesis-desis entah apa yang diucapkannya. Tahun 1937 Dr. Felix Paiva kudeta. juga tidak ingin ditanyakan! BUNGA : Memang kamu liburan dimana? Paling ke rumah nenek! Disambut ketawa yang lainnya. Tidak sesuatupun terjadi. Menggulingkan kekuasaan murid kelas III. LINDA : Ini liburan! Kita bebas kemana saja kan! BUNGA : Iya. LINDA : Pada tahun 1936 Kolonel Rafael Franco juga melakukan kudeta. Juan Natalico Gonzales dikudeta dan…… IBU : (tiba-tiba lagi) Jangan nakal! Jangan nakal!!Jangan!! : tahun 1989 Jendral Adres Rodriguez melakukan kudeta.

MEYMEY dan KANDIi. LINDA : sekarang kita punya adik kelas. Mereka adalah NUNGKI.pengalamana buruk! BUNGA : Ehm. 54 . Kalian perhatiakan murid kelas I. Tahun lalu kita seperti itu! Dan. Suasana ribut kembali!! 2. Lalu tanpa mereka sadari muncul siswi-siswi kelas III... naik kelas pakai tas baru!! BUNGA : Ih. Masing-masing langsung diam. pipi mereka. kayaknya ada yang tidak jadi dikeluarkan dari sekolah nih! KANDI : Iya…atau jangan-jangan ibunya merengek-rengek ke Kepala Sekolah supaya dia tidak dikeluarkan….. tentu saja! LINDA : Aku merasa lebih.ini hadiah!! Aku tidak minta dibelikan kok …!!! HELEN : Tapi minta hadiah!!! Sama saja!!! LINDA : kalian merasa berbeda? HELEN : maksudnya? BUNGA : ya. kaki.BUNGA menunjukkan badannya RATNA : Itu sih memang sudah gendut sebelum liburan! Yang lain ketawa.hm……apa ya…! RATNA : Aku tidak merasa apa-apa! LINDA : Kita sudah kelas II! BUNGA : Lantas? HELEN : aku tahu! Aku tahu! Kita jadi terasa lebih tua! RATNA : memang kita tambah umur kan? LINDA : Bukan itu! Kita merasa lebih tua karena di sekolah ini kita sekarang punya…. Lalu masing-masing saling memeriksa satu yang lainnya.... pinggul.sampai… LINDA : (pada BUNGA) Wah. HELEN : adik kelas! RATNA dan BUNGA menutup mulutnya! RATNA : Benar juga! BUNGA : Kita sekarang bukan yang paling bontot di sekolah ini. Kulit mereka. NUNGKI : (menyindir LINDA) Wah.kamu pakai tas baru ya!! He.aku tidak akan melupakan perlakukan kakak kelas tahun lalu! Yang lain tertawa. he… he… kaya anak SD saja. kalau kalian ingat…. BUNGA juga.

Juga LINDA. NUNGKI : Brian. Kalian harus menghadapi ujian akhir!! NUNGKI : Jangan salah! Kami masih cukup pintar untuk menghadapi ujian dan tetap menjadi jagoan!! Kalian? Hm…sepertinya masih harus banyak belajar? BUNGA : Mungkin! Tapi bagaimana dengan …. Ia menghampiri NUNGKI ingin mengucapkan sesuatu. Nanti aku temui kamu! Ya? 55 . idola anak-anak kelas III dan II muncul dengan langkahnya yang mantap. jadi pecundang? Heh? Sudah menjadi peraturan tidak tertulis. Tapi NUNGKI menempelkan jari temunjukkanya di bibir BRIAN..murid-murid kelas III terlalu malas buat pacaran dengan adik kelas! Kalian kan manja! Anak kecil! Kolokan! Mereka lebih senang pacaran dengan kami!! Pada saat berbicara seperti itu NUNGKI sudah yakin benar pada omongannya.. Wajah NUNGKI jadi semakin marah! MEYMEY : Memang sih! Tapi emang enak jadi junior.NUNGKI. LINDA dan kawan-kawan tampak geram. nanti saja ya!! Aku baru sibuk mengajari adik-adik kelas ini sopan-santun dan kepribadian. Teman-teman HELEN menyoraki!!! KANDI : Sebentar lagi? Tidak salah tuh? Kami masih setahun di sini! Itu artinya. Lalu BRIAN. KANDI dan MEYMEY terbahak.? NUNGKI : Pacar? Hm…. kalian para adik kelas harus tunduk pada kakak kelas! Tidak ada tawar menawar. HELEN : Kalian memang kelewatan!! Kalian sudah tua! Sudah bau tanah!! Sebentar lagi juga keluar dari sekolah ini. Ayo….! tapi kalian harus menghadapi jam tambahan setiap hari. Kalian harus cium tangan pada kakak kelas. kami masih punya setahun untuk menindas kalian!! Tahu? BUNGA : Ya. LINDA : Heh! Aku tidak mungkin dikeluarkan dari sekolah hanya karena pernah menjambak rambutmu dan memasukkanmu ke dalam bak mandi!! Teman-teman LINDA tertawa. BRIAN : Hm……. MEYMEY mengulurkan punggung telapak tangannya seperti mempersilahkan mencium tangan. Meminta pacaranya itu menahan pembicaraan.

SEK : PERHATIANNNNN!!! Perhatian semuanya!! Sebagai Kepala Sekolah saya mengingatkan pada kalian semua. PAK ISWADI mengikuti dari belakang. Namun ia kembali lagi.LINDA? : Ya. KEPALA SEKOLAH dan PAK ISWADI mendekati LINDA dkk. sekali lagi mengingatkan: UJIAN!!!!!!!!! MUSIK menghentak. KEP. Pak? Ada apa? : Bapak berharap tahun ini sekolah kita lebih banyak mendapatkan prestasi. Persiapkan dengan sungguh-sungguh. seperti ingin mengucapkan sesuatau tapi tak jadi. karena pada tahun ajaran ini kalian harus menghadapi ujian akhir. KEPALA SEKOLAH masih juga mengulangi kata-kata ujian. MEYMEY : Bagaimana? Kalian masih belum percaya kalau murid kelas III lebih suka pada kami? RATNA : Tunggu saja saatnya!! Tapi bagaimanapun kalian sudah kelas III. namun kemudian dia meninggalkan NUNGKI. Jadi. Kamu paham? LINDA : Paham Pak! 56 . muncul KEPALA SEKOLAH yang berdiri dengan garang membawa pengeras suara! Pak ISWADI berdiri sampingnya seperti ajudan. LINDA dan kawan-kawan lebih lega setelah melihat murid-murid kelas III pergi.. Sudah saatnya kalian………….BRIAN semula agak ragu-ragu. 3. KEPALA SEKOLAH melangkah pergi dengan membawa pengeras suara dan terus meneriakkan ujian. supaya kelak kalian bisa diterima di perguruan tinggi yang bergengsi!! Saya sebagai Kepala Sekolah. Murid-murid kelas III yakni NUNGKI. KEP. Belum selesai RATNA mengucapkan kalimatnya. MEYMEY dan KANDI langsung panik. BRIAN lalu EXIT.SEK : Kalian jangan senang dulu! Tahun depan giliran kalian!! LINDA dkk mengangguk hormat. Teman-teman NUNGKI nampak puas. Kelas III sudah akan mulai menyiapkan diri untuk Ujian Nasional. Mereka berlarian. sementara KEPALA SEKOLAH keluar. LINDA dan teman-temannya nampak geram dengan kecentilan musuhnya itu. ISWADI LINDA P. BRIAN masih sempat melirik murid-murid kelas II. ISWADI : Ehm…. P. tanggung jawab kalian kelas II untuk mewakili sekolah kita di banyak acara. Kalian semua harus belajar lebih giat lagi. khususnya murid-murid kelas III.

Tapi kamu pikirkan lagi Linda! Kalau kamu berubah pikiran hubungi saya. PAUSE PAK ISWADI membuang nafas panjang seperti tahu seperti apa jawaban LINDA. Dan saya yakin. LINDA : Tapi. P. Lalu P. ISWADI. Linda akan banyak mengurusi hal-hal lain juga. ISWADI LINDA P. ISWADI : Bapak tahu itu! Tapi saya mengatakan hal ini karena akan ada perubahan dengan itu. Pak! P. P. ISWADI : Benar begitu Linda? LINDA : Ya. saya tidak memaksa. Dengan begitu. Saya tidak bersedia. Pak? HELEN : Ya.ISWADI : Saya yakin kamu yang akan terpilih. LINDA : Itu kalau saya terpilih.ISWADI : Baiklah. HELEN LINDA : Kenapa? : Apanya yang kenapa? RATNA : kenapa kamu tolak tawaran tadi? BUNGA : Tidak semua murid di sekolah ini ditawari Pak Iswadi menjadi Ketua OSIS!! LINDA : kalian ingin tahu kenapa? 57 . Pak? P. ISWADI : Belum! Tapi kita bisa memperkirakan kalau acara-acara rutin tahunan tetap akan berjalan. Begitu guru mereka itu pergi. LINDA : Kalau begitu saya mengundurkan diri saja sebelum dicalonkan. P. Pak! Biasanya kami hanya terlbat di acara olah raga saja! Sesekali membantu anakanak musik dan teater memeriahkan suasana! Kami hanya penggembira. kamu akan berubah pikiran! LINDA : Baik. Pak! Kita lihat nanti perkembangannya! PAK ISWADI lalu hendak EXIT. Tapi ia teringat sesuatu lalu kembali lagi.BUNGA : Apa sudah ada undangan untuk acara-acara dengan sekolah lain. Saya mencalonkan Linda untuk menjadi Ketua OSIS periode mendatang. Untuk itu kalian juga harus membuat banyak persiapan. 4. LINDA dan kawan-kawan melihat kepergian P. Ia hanya melihat LINDA dan teman-temannya. ISWADI : Kamu tidak ada masalah dengan kelas III kan? : (kaget) Tidak Pak! : Baik! PAK ISWADI lalu EXIT. tentu tidak hanya kami yang menyiapkan semua ini kan.

aku tidak akan punya waktu untuk bertukar jajan dengan kalian waktu istirahat. jago bikin film pendek dan. BUNGA : Kenapa? Karena Kepala Sekolah sudah kasih peringatan supaya mereka siap-siap ujian nasional? LINDA : Persis!!! Mereka tidak akan berani ambil resiko. LINDA : Percaya deh!!! Kelas III sudah tidak punya gigi. LINDA : Aku tidak mau! Aku yakin sekarang saatnya menjatuhkan mereka. Kalian lihat tadi bagaimana sebentar lagi mereka bakalan kerepotan menghadapi ujian nasional? Ini saat yang tepat! HELEN : Lantas apa rencanamu? LINDA : Mulai besok. dan menganggap kita hanya anak-anak lulusan SMP? He? Ketiga kawanya diam. aku lebih memilih kalian! HELEN : Tapi Lin. Ini adalah saat yang tepat untuk menyingkirkan mereka. Gak ada waktu untuk nonton DVD bareng kalian. kalau aku menerima tawaran menjadi ketua OSIS. Masih diam. jago main gitar. Alasan kedua adalah. … LINDA : Itu baru alasan pertama. kita yang akan teriak-teriak di kantin. Linda melihat teman-temannya. aku akan mengajak kalian untuk menghajar anak-anak kelas III. RATNA : tapi kelas III bakalan marah besar! LINDA : Ya.Ketiga temannya mengangguk LINDA : Karena. memberi mereka waktu untuk berpikir. jangan nakal! 58 . kamu cari mati! RATNA : Mana bisa kita mengalahkan kelas III. Heh… Ketiga kawannya diam. jago game online semua jadi pacar kelas III. Muncul IBU menyeberang panggung sambil berteriak IBU : Sudah Ibu bilang. semua murid ganteng kelas III yang jago basket. Kelas I tidak akan berani mengganggu kita karena mereka masih baru. Ini waktu yang tepat. BUNGA : wah. tapi mereka tidak akan berani berbuat apa-apa. LINDA : Sekarang kalian pikir! APa kalian tidak risih melihat kelas III yang sok tua itu menguasai kantin! Makan sambil teriak-teriak seperti di rumah nenek mereka sendiri? Apa kalian mau setiap kali dapat giliran terakhir di toilet sampai antrian kelas III habis? Kalian mau. Jadi.

BRIAN LINDA BRIAN LINDA BRIAN : Haloooo…Linda? Kamu masih di sana? : Hm…hm…. BRIAN! LINDA menutup mulutnya. menjauhi HP di dekat mulutnya. Mencari sesuatu. LINDA masih memberi waktu. Lampu BLACK OUT. Melihat gelagat aneh pada BRIAN! 59 . Dibuka. LINDA BRIAN LINDA BRIAN : Halo? : Halo. BRIAN LINDA BRIAN LINDA BRIAN : Sedang apa kamu? : Sedang nunggu teman. PAUSE. Di ujung panggung yang lain sepotong cahaya untuk BRIAN yang sedang menelepon LINDA. LINDA mengambil nafas panjang dan membuangnya ke samping. Lalu buru-buru merapikan diri. hendak menulis sesuatu.IBU lalu EXIT. Lalu HP-nya berbunyi. Aku tahu dari suaramu. : Aku mengganggu ya? : Hm…belum! : (tertawa) Kamu lucu! Dan.. LINDA : Bagaimana? Mereka tidak menjawab. BAGIAN II Kamar LINDA 1.ya! : Tidak perlu gugup! : Ak…aku…tt…idak…. LINDA nampak sedang membuka-buka tasnya.gu…gugup!! : Ok. Ini aku. Linda! : Siapa ya? : Apa penting kamu tahu siapa aku? LINDA : Penting! Karena kamu menelepon aku! BRIAN : Simpan nomerku. Tapi wajah LINDA menangkap tanda bahwa ia mendapat dukungan mereka. Musik menghentak.juga cantik! LINDA hanya diam. Ditemukannya buku harian. AKu tahu kamu tidak gugup.

dia sudah menunggu kalian di dalam kamar! Tante tinggal dulu ya! BUNGA : Baik. : …aku Cuma mau bilang kalau. 2.aku tidak bisa! : kenapa? : Pokoknya tidak bisa! Sudah ya! LINDA menutup telepon! BRIAN di ujung pangung yang lain kaget. IBU : Sering-seringlah main kemari.. Tante! IBU lalu EXIT. Ia membuang nafas panjang lalu EXIT. katanya! : Apa yang mau kamu ucapkan tadi? : yang mana? : sebelum Ibumu datang. Bu! : Ibu suruh mereka masuk ya? LINDA : (berpikir sebentar) YA! IBU EXIT. BRIAN LINDA BRIAN LINDA BRIAN LINDA BRIAN LINDA : Siapa tadi? : Ibuku! Temen-temanku sudah datang. HELEN dan BUNGA muncul. HELEN dan BUNGA masuk kamar LINDA. Tante! Tapi kalau dikerjakan bersama kan jadi mudah. IBU LINDA IBU : Lin. LINDA meneruskan menelepon. Ajak Linda belajar! Tuh. Berdiri di pintu kamar LINDA.. IBU. LINDA : Lama banget? HELEN : Hm. Dari arah panggung lain (arah dimana Ibu EXIT). IBU : Kalian pasti semakin banyak tugas sekolahnya ya? HELEN : Memang.ada masalah! LINDA : Masalah apa? 60 . IBU tertawa senang. teman-temanmu sudah datang! : Sebentar.BRIAN LINDA : Kamu besok malam ada acara? : Hm…Dengar BRIAN! Aku …aku tidak bisa! IBU muncul menghampiri LINDA yang sedang menelepon.

PAUSE Suasana menjadi kaku. Aku tidak bisa menawar lagi.HELEN tidak menjawab! Hanya melihat ke arah BUNGA! LINDA : (ke arah BUNGA) Masalah apa? BUNGA : AKu harus mengikuti bimbingan belajar mulai tahun ini! Aku tidak bisa ikut rencana kalian untuk menghajar Kelas III. tapi katanya belajar kelompok tidak menjamin aku dapat universitas bagus. Karena aku semua berantakan! LINDA : Kalau boleh tahu kapan kamu tahu kalau kamu bakalan ikut bimbiungan belajar? BUNGA : Sejak minggu terakhir liburan! HELEN : Jadi sebenarnya kamu sudah tahu lama? BUNGA mengangguk. Tapi yang sekarang ini sudah keputusan final. Tapi hanya untuk istirahat! Tidak untuk menyerang kelas III. LINDA : memang kalau bimbingan tes kamu dapat jaminan? BUNGA : tidak juga! Tapi kata ayah. BUNGA : Aku sudah katakan itu pada ayahku. peluangnya lebih besar! PAUSE BUNGA : Maaf ya! Aku tidak bisa ikut! LINDA : Tapi kalau kita nongkrong di kantin kan kamu masih bisa ikut? BUNGA : kayaknya tidak juga! Ayahku menitipkan aku ke sekolah! Aku memang masih bisa ke kantin. LINDA : kenapa baru bilang sekarang? BUNGA : Aku mencoba menawar seperti usulmu tadi. ya Lin! LINDA : Tidak apa-apa! Kita masih ada bertiga! 61 . BUNGA : Maaf. Atau mungkin…lebih sibuk! LINDA : Kamu tidak bisa menawar? BUNGA : Menawar itu berarti melawan! Melawan berarti mencari mati! HELEN : (pada LINDA) Lalu apa rencanamu? LINDA : harus tetap dilakukan! Hanya Bunga yang tidak bisa! Kita masih bertiga! BUNGA : Maaf ya Lin. PAUSE HELEN : Sebenarnya kita kan bisa belajar kelompok. Masing-masing tidak tahu apa yang harus dilakukan. Aku tidak akan punya waktu lagi! Aku akan jadi sesibuk Ketua OSIS.

Persiapkan dengan sungguh-sungguh. supaya kelak kalian bisa diterima di perguruan tinggi yang bergengsi!! BUNGA : tapi kenapa ibu menyuruhku bimbingan belajar? KEP. RATNA : Aku juga tidak bisa! Semua menoleh ke arah RATNA yang baru saja muncul! LINDA : maksudmu? RATNA : aku juga harus bimbingan belajar! HELEN : tapi kita belum akan ujian nasional! LINDA : Ujian kita masih tahun depan.SEK : Saya sebagai Kepala Sekolah. Lalu di ujung panggung yang lain. khususnya murid-murid kelas III. Lalu ia memencet dua kali! Memencet nomer BRIAN yang sudah tersimpan. HELEN berlari menyusul. LINDA melihat pada HP-nya. BUNGA dan RATNA sangat ketakutan. KEPALA SEKOLAH berbicara dengan pengeras suara! LINDA dkk berbicara dalam ketakutan dan kepanikan! KEP. HELEN. yang sudah merasa tertekan) Kepala Sekolah selalu mengingatkan kita! LINDA : tapi itu untuk kelas III. Pada saat itu KEPALA SEKOLAH dan PAK ISWADI keluar. KEP. HELEN : Ya.RATNA muncul tiba-tiba. sekali lagi mengingatkan: UJIAN!!!!!!!!! LINDA.Sepotong cahaya untuk mereka berdua. yang tadi digunakan oleh BRIAN muncul KEPALA SEKOLAH dan PAK ISWADI. karena pada tahun ajaran ini kalian harus menghadapi ujian akhir. RATNA dan BUNGA diam. Semua EXIT! Hanya tinggal LINDA MUSIK SEPOTONG tapi gaduh! 3. Di ujung panggung yang lain BRIAN muncul dengan cahaya sepotong. Mereka EXIT.SEK : Kalian semua harus belajar lebih giat lagi. Mereka menyambar tasnya dan berlari keluar! LINDA memanggil. BRIAN : Sudah berubah pikiran? LINDA : Besok kita ketemu! Istirahat kedua! BLACK OUT 62 . Bukan untuk kita. KEP. SEK : PERHATIANNNNN!!! Perhatian semuanya!! BUNGA : (tiba-tiba. BUNGA dan RATNA saling pandang. itu untuk kelas III.SEK :Sebagai Kepala Sekolah saya mengingatkan pada kalian semua.

Sesekali masih melihat HELEN yang menghilang. tapi karena kemarin kamu mengajak kita ketemu! : Eh…. Tapi. kamu harus menunggu! : Maaf juga. Pada sebuah bangku! 1. PAUSE LINDA BRIAN LINDA BRIAN : Ada yang mau kamu katakan? : Bukannya kamu yang mengajak aku ketemu? : Ya.. LINDA terdiam. …. Dari arah panggung lain muncul LINDA. BRIAN : (berteriak) tapi dia pasti ke sini? HELEN : (berteriak) Dia bilang dia bakalan ke sini! Tunggu sajaaaa…! BRIAN sendirian di bangku taman..MUSIK! Meneruskan potongan sebelumnya! BAGIAN III Taman Sekolah. …ehm….baik! Tidak masalah! HELEN hampir EXIT. LINDA BRIAN : Aku khawatir. BRIAN menunggu LINDA di sebuah bangku taman sekolah.kalau aku ya karena hanya ingin ketemu. : Aku sudah putus dengan Nungki. LINDA BRIAN LINDA BRIAN : Maaf. BRIAN juga. Seperti menemukan sesuatu yang diharapkan. LINDA : kenapa? 63 . LINDA mengerutkan kening dan menahan gembira. HELEN muncul dengan canggung. Tampak tenang dan yakin kalau LINDA akan datang. BRIAN HELEN BRIAN : Hi! : Hm…… Tunggu saja! Sebentar lagi dia juga ke sini! : Dia titip pesan apa? HELEN : Tidak ada pesan apa-apa! Dia hanya bilang kamu tunggu saja di sini! BRIAN : Hm.! : Untuk apa? : Tidak untuk apa-apa! Hanya supaya kita impas! LINDA tertawa.

HELEN : oh. ya? Kenapa tidak kamu terima? LINDA : jangan dibahas lagi! Tidak penting! HELEN : Hm. meninggalkan LINDA sendiri. mereka sepertinya tidak peduli dengan ujian nasional. cukuplah kalau Brian meninggalkan dia. Kalian akan menghadapi ujian nasional. HELEN muncul dari arah yang lain. HELEN LINDA : kenapa dia pergi? Kenapa tidak kamu teruskan? : dia hanya akan menganggu rencana kita! HELEN : tapi bukankah Nungki bakalan merasa kalah kalau Brian jalan sama kamu. Kami akan tetap jalan.baik! LINDA : Intinya. lebih baik kita mencari cara untuk usaha yang lainnya. BRIAN tidak memaksa. kelas III tidak lagi nyaman di kantin. sekalipun jam istirahat. Brian itu trophi pertarungan ini.aku juga tidak bisa jawab sekarang. Tapi yang sekarang terjadi. Kenapa kamu biarkan lepas? LINDA : Bukan Brian yang jadi trophi. Paham? HELEN : Tapi… LINDA : Sudahlah. HELEN : tapi kamu lihat sendiri. LINDA : Aku juga tidak asyik kalau diajak jalan! BRIAN : Tidak kalau dengan aku! LINDA : Karena aku memang tidak bisa! BRIAN : kenapa? LINDA : Hm…. Tapi kemauan Brian. Seperti. Mereka 64 . Brian memberi kita informasi penting! Kelas III kelabakan mempersiapkan ujian nasional. Dia Cuma bakalan bawa perkara.. Selebihnya kita tidak perlu mengurus Brian. dia sudah tidak punya waktu lagi jalan sama Brian. tapi bukan itu kesepakatanku dengan Nungki dulu. Mereka harus merasa bahwa mereka terlalu tua untuk bersantai-santai di kantin. 2. Mereka harus terus membaca di kelas. Jadi kalau hanya untuk membuktikan Nungki telah kalah dalam pertarungan babak awal ini. Dengan langkah agak lesu dia. BRIAN : Bisa kita coba dulu? LINDA menggeleng. Mereka masih santai-santai saja! LINDA : Siapa bilang? Nungki hanya berlagak dia tidak khwatir dengan ujian nasional! Padahal. dia jadi tidak asyik lagi kalau diajak jalan. BRIAN : Ya. bagaimana caranya mulai besok.BRIAN : Dia terlalu banyak belajar! LINDA : kalian kan memang sudah kelas III. Itu sebabnya Brian car-cari yang lain.

KEPALA SEKOLAH melangkah pergi dengan membawa pengeras suara dan terus meneriakkan ujian. PAK ISWADI EXIT. Mereka berlarian. SEK : PERHATIANNNNN!!! Perhatian semuanya!! Sebagai Kepala Sekolah saya mengingatkan pada kalian semua. Kelas III sudah akan mulai menyiapkan diri untuk Ujian Nasional. Kamu paham? LINDA mengangguk. Namun ia kembali lagi. ISWADI : Ehm….harus ikut pelajaran tambahan sepulang sekolah. IBU menyeberang panggung dengan cepat! IBU : Kamu paham? Kamu paham? Kamu paham? IBU EXIT! BLACK OUT. muncul KEPALA SEKOLAH yang berdiri dengan garang membawa pengeras suara! Pak ISWADI berdiri sampingnya seperti ajudan. Belum selesai LINDA mengucapkan kalimatnya. PAK ISWADI mengikuti dari belakang.. Mereka harus selalu ingat bahwa mereka akan menghadapi ujian nas…. (mengulang adegan sebelumnya di BAGIAN I) KEP. sementara KEPALA SEKOLAH keluar. khususnya murid-murid kelas III. Mereka harus ikut bimbingan belajar. Murid-murid kelas III yakni NUNGKI. LINDA dan HELEN saling memandang. karena pada tahun ajaran ini kalian harus menghadapi ujian akhir. KEPALA SEKOLAH masih juga mengulangi kata-kata ujian. MUSIK SEPOTONG 65 . P. MEYMEY dan KANDI muncul tiba-tiba di sekeliling panggung dan langsung panik. KEPALA SEKOLAH dan PAK ISWADI mendekati LINDA dan HELEN. Kelas III EXITi. Jadi. tanggung jawab kalian kelas II untuk mewakili sekolah kita di banyak acara. sekali lagi mengingatkan: UJIAN!!!!!!!!! Musik menghentak. Pak? Ada apa? : Bapak berharap tahun ini Bapak berharap sekolah kita lebih banyak mendapatkan prestasi. KEP. 3. ISWADI LINDA P.. supaya kelak kalian bisa diterima di perguruan tinggi yang bergengsi!! Saya sebagai Kepala Sekolah. Persiapkan dengan sungguh-sungguh. Kalian semua harus belajar lebih giat lagi.SEK : Kalian jangan senang dulu! Tahun depan giliran kalian!! LINDA dkk mengangguk hormat..LINDA? : Ya.

HELEN : Tapi kenapa di kantin? LINDA : Kantin. LINDA : kenapa kamu tidak yakin? HELEN : Bukannya tidak yakin.BAGIAN IV Dalam hati LINDA Cahaya sepotong pada LINDA LINDA :Jika memang kudeta harus dilakukan. tapi menghitung semuanya dengan lebih hati-hati. bertukar foto di kantin! Pacaran juga di kantin! Bukankan mereka seharusnya memang sudah tidak perlu lagi di kantin! Istirahat kelas II di kantin! Istirahat kelas III di perpustakaan. adalah tempat paling strategis untuk menyebarkan kekuasaan! Lebih dari ruang kepala sekolah. membicarakan potongn rambut di kantin. kudeta harus dilakukan! Apapun caranya! Bagaimanapun caranya! BAGIAN V Kamar LINDA 1. dengan cara bagaimana sebaiknya aku melakukannya? Bukankah kelas III memang sudah waktunya untuk tidak lagi membuat onar di kantin? Bayangkan bagaimana rasanya jika kita harus melihat murid-murid yang sudah hampir tiga tahun di sekolah ini masih terus-menerus menuntut perhatian dari seluruh sekolahan dengan tingkahnya yang aneh! Menyanyikan lagu ulang tahun di kantin. menyatakan cinta di kantin. kelas apalagi UKS! Itulah kantin! Kita harus merebutnya! HELEN : Kamu yakin! LINDA : Tidak pernah seyakin ini! HELEN : meskipun kita hanya berdua? LINDA : Bisa kita lakukan! Tergantung caranya! HELEN : bagaimana? LINDA : Kita gunakan yang sudah kita punya! BRIAN! HELEN : katanya kamu tidak akan menerima anak itu? LINDA : Aku hanya akan menggunakannya! Tidak akan pacaran dengannya! Tapi tentu saja dia harus tahu seolah-olah memang kami akan pacaran? HELEN : Jadi? 66 . HELEN hanya memandang LINDA yang nampak serius. ruang guru. Atau tinggal saja di kelas dan meneruskan belajar. Tidak bisa ditawar. LINDA : Mempermalukan mereka di kantin adalah satu-satunya cara untuk mengusir mereka.

dia pasti sedang dikacaukan oleh seseorang! HELEN diam. Cara cadangan kalau cara ini gagal! LINDA : jangan takut! Aku punya banyak rencana cadangan! Bukan karena aku takut gagal. LINDA : Ada apa. Bu? IBU : Boleh Ibu bicara? LINDA tidak menjawab. HP HELEN ketinggalan. Menganggap LINDA menjawab ya atas pertanyaannya. Mereka akan tahu dengan siapa BRIAN akan pacaran sekarang ini! HELEN : bagaimana kalau Brian tidak mau? LINDA : pasti mau! Kecuali sudah ada pengacau lain! HELEN : Pengacau? LINDA : ya. HP-mu………………! Tapi HELEN tidak mendengar. HELEN EXIT dengan sedikit berlari! 2. Bu! HP Helen ketinggalan! Aku panggil tapi mungkin dia tidak dengar. LINDA juga tidak mengejar. Tapi karena aku yakin dibutuhkan lebih banyak cara untuk menjatuhkan kelas III. LINDA : LEN. LINDA : kenapa kamu? HELEN : Hm…. LINDA segera mengambilnya. Sampai ketemu besok. aku sengaja membuat jawabanku pada Brian masih mengambang! Jadi kalau selama masa mengambang itu dia sudah berubah haluan. nanti juga pasti kembali! PAUSE. HELEN : (tiba-tiba) mungkin lebih baik aku pulang dulu. Tidak apaapa. LINDA juga diam. Selepas HELEN EXIT.tidak apa-apa! Hanya memikirkan apakah lebih baik jika kita memikirkan cara lain.LINDA : Besok aku akan ketemu Brian dan mengajaknya ke kantin! Melewati barisan kelas III. 67 . mata LINDA menangkap sebuah benda. IBU tidak bergerak dari tempatnya. IBU muncul dengan kawatir. IBU : Kenapa? Kalian bertengkar? LINDA : Tidak. LINDA melihat IBU yang tidak segera pergi.

Tidak apa-apa. kenapa langsung membicarakan hal itu? Biasanya kalau seorang Ibu mau merayu anaknya. LINDA : terus? IBU : Kamu pantas menjadi Ketua OSIS! LINDA : Ibu. memang kamu tidak ingin. karena aku tidak ingin. kamu telepon rumahnya! Siapa tahu dia mencari-cari! LINDA memegang HP Helen dan menunjukkannya pada IBU. Tidak perlu ada penjelasan. Dia akan mengambilnya nanti! : Kalau sampai malam dia tidak mengambil. LINDA : Aku sudah menjelaskan kepada mereka.IBU : Kamu sekarang sudah kelas II. Tidak perlu ada penjelasan. LINDA : Apa dia bilang? IBU : Seperti yang ibu ingin bicarakan sekarang. apa yang penting bagi ibu? LINDA : Belajar! IBU : bagus. Tapi IBU tidak tertarik. HP Helen. IBU : kamu tahu. Itu sudah alasan kuat bagiku. LINDA : menurut Ibu kenapa aku tidak mau? IBU : Karena kamu tidak ingin jadi ketua OSIS. Kamu harus menjelaskan kenapa kamu tidak mau. Ibu cukup tahu kalau kamu tidak ingin. Mungkin orang lain harus tahu alasanmu. Kenapa Ibu langsung saja mengatakan hal itu? IBU : Buat apa? Kamu terlalu pintar untuk diajak bicara putar-putar bukan? LINDA : dari mana ibu tahu sekolah memintaku jadi ketua OSIS? IBU : Pak ISWADI telepon. IBU : Apa alasanmu? LINDA : Ya. mereka bicara berputar-putar dulu. IBU kemudian EXIT 3. Ia hanya mengambil nafas panjang. Tapi ini Ibu. jangan lupakan itu! IBU hendak EXIT tapi matanya menangkap sebuah benda. IBU Linda IBU : Itu HP Helen? : Yap. 68 . IBU merasa perdebatan percuma. LINDA : Ibu tidak mempertanyakan itu? IBU : Ibu yang melahirkan kamu.

BRIAN : Halo. Dia diam sejenak dan penasaran. NUNGKI. SEK : Kalau begitu ikut saja ujian dengan kelas III supaya kamu segera lulus! LINDA : Kelas III ujian. Cahaya sepotong. Pak! Saya tidak! Saya masih kelas II. Nada dering masih terdengar! LINDA tidak mengangkat! Nada dering berhenti. HELEN segera mengambil HP-nya tanpa mengira ada yang baru saja terjadi. Di belakangnya berdiri KEPALA SEKOLAH. HP ku ketinggalan di sini ya? LINDA hanya menunjuk dengan matanya. IBU : (melengking) Jangan nakal! Jangan nakal! : Tapi kamu tidak mau menjadi ketua OSIS 69 KEP. LINDA dan HELEN saling pandang. Semua memandang ke arah entah! LINDA : Ada masalah? Apa kalian punya masalah dengan yang kulakukan ini sehingga selalu saja kalian membuat rencana ini sendiri? APA ADA MASALAH? P. Tapi HP berbunyi. HP HELEN berbunyi. Pada saat itu di ujung panggung yang lain BRIAN menelepon. Helen? Kenapa lama sekali? LINDA tidak menjawab karena begitu yakin yang terdengar suara BRIAN! LINDA menutup telepon tanpa menjawab. BRIAN. Di ujung panggung lain BRIAN nampak kaget. PAK ISWADI. Di ujung panggug yang lain sepotong cahaya untuk BRIAN yang sedang menelepon! LINDA mengangkat HP HELEN dan diam beberapa saat. BLACK OUT MUSIK SEPOTONG! BAGIAN VI Dalam hati LINDA. LINDA meletakkan telepon. HELEN : Lin. BRIAN menelepon HELEN kembali. LINDA sekali lagi memandang HP HELEN dan diangkatnya.LINDA meletakkan kembali HP HELEN. HP HELEN berbunyi. dan HELEN. HELEN muncul kembali. LINDA HELEN LINDA : kamu sedang menunggu telepon ya? : Iya! Kok tahu? : Dari siapa? HELEN baru merasa ada yang salah! Dilihatnya LINDA yang terus menatapnya. HELEN sudah bersiap hendak berlari pergi. SEK . IBU. ISWADI : Sekolah kita harus tetap berprestasi! Saya ingin kamu yang menjadi ketua OSIS! LINDA : Saya tidak mau! KEP. LINDA terduduk.

Jangan nakal! : Kenapa kamu mengambil BRIAN? Kenapa kamu? NUNGKI HELEN : Bagaiamana caranya? Dari arah berlawanan RATNA dan BUNGA muncul. Hanya diam! BAGIAN V Halaman Sekolah 1. PAK ISWADI berada di samping KEPALA SEKOLAH sebagai ajudan. LINDA sedang berbicara dengan KEPALA SEKOLAH.. SEK : Memang tidak ada yang mudah! : Bagi saya bukan itu masalahnya! : secara organisasi itu yang akan menjadi masalah! Kalau kamu merasa belum mampu. Kamu akan diajari banyak hal untuk menjadi ketua OSIS dan mengatur anak buahmu! LINDA : Bagi saya masalahnya adalah kemauan! Saya merasa saya bukan orang yang tepat! 70 . SEK P. ISWADI BRIAN : Bisa kita coba dulu! Dia terlalu banyak belajar! LINDA : Kamu menunggu telepon? IBU : Lin. teman-temanmu sudah datang! : jangan senang dulu! Tahun depan giliran……. SEK LINDA KEP.LINDA : Ketua OSIS dan ujian? Itu sama menakutkannya dengan perang nuklir! BRIAN : kenapa tidak bisa jalan sama aku? NUNGKI : kenapa kamu mengambil BRIAN! HELEN : kenapa kamu menolak? LINDA : Brian bukan trophinya! Tapi kemauan Brian meninggalkan Nungki. Kep. akan ada pelatihan kepemimpinan. masuk dalam potongan cahaya dengan paksa!! Beberapa yang tersenggol ambruk!! BUNGA : Aku harus ikut bimbingan belajar! RATNA : Aku juga! LINDA : Ini sudah waktunya! SUDAH WAKTUNYA! BLACK OUT TANPA MUSIK. Seperti biasa! KEP. Sek IBU : Kalian………………. itulah pertanda kemenangannya! Kamu sedang menunggu telepon? HELEN : dari mana kamu tahu? IBU : Sudah ibu bilang…. : Ujian!!!!!!!!!!!!!!!! : kalian tidak ada masalah dengan kelas III kan? KEP..

khususnya murid-murid kelas III. SEK : jadi apa yang kamu inginkan? LINDA : Saya ingin menguasai kantin. trotoir depan sekolah kita! KEP.KEP. SEK : Dari laporan Pak ISWADI kamu sangat sukses menjadi koordinator bidang tahun lalu. saya tidak mau memaksa diri saya sendiri. SEK : PERHATIANNNNN!!! Perhatian semuanya!! Sebagai Kepala Sekolah saya mengingatkan pada kalian semua. KEPALA SEKOLAH hanya tersenyum. halaman sekolah. PAK ISWADI memberi rekomendasi supaya kamu masuk bursa calon ketua OSIS! LINDA : Itu bukan perjuangan! Itu pemberian! KEP. toilet. Lebih bergemuruh dari sebelumnya!! 71 . Itulah sebabnya orang menyebutnya perjuangan! LINDA : Setidaknya saya menginginkan yang perjuangan itu! Dalam arti apapun! KEP. lapangan parkir motor! Tambah satu bidang lagi. Saya sebagai Kepala Sekolah. SEK : Kemauan bisa dipaksakan! LINDA : Itulah masalahnya. SEK : Tapi itu area pemberontak! Jangan-jangan…. KEP. (mengulang adegan sebelumnya di BAGIAN I) KEP. sekali lagi mengingatkan: UJIAN!!!!!!!!! UJIAN!!!! MUSIK menghentak. LINDA sudah mundur beberapa langkah! MUSIK FADE IN bersiap mengiringi adegan laga yang kemungkinan akan terjadi spekakuler.? Terlambat. IA memberikan pengeras suara kepada KEPALA SEKOLAH. Hanya saja terjadi pada waktu yang bersamaan. itu pasti hanya perasaannya saja! Yang benar terjadi adalah itu pemberian. Itulah sebanya. LINDA : (berteriak mengomando peperangan) SERBU!!!!!! Tapi hening! LINDA mengulang sekali lagi LINDA : SERBU!!!!!!!!!! Tapi hening! Sepi! LINDA mengulang sekali lagi LINDA : SERBU!!!!!!!!!! Tapi hening! Semakin sepi! LINDA mulai meragukan dirinya sendiri. PAK ISWADI juga tersenyum. SEK : Tidak ada di dunia ini yang merupakan hasil perjuangan! Itu semua pemberian! Kalau orang merasa berhasil mendapatkan sesuatu karena perjuangan.

Murid-murid kelas III yakni NUNGKI.dengar baik-baik! Aku tidak akan mengaku kalah! LINDA : tapi kamu akan kalah! NUNGKI : (memotong dengan berteriak cepat) Dengar baik-baik!! PAUSE NUNGKI : Dengar baik-baik! Aku tidak akan mengaku kalah meskipun kamu nanti sudah menjadi jagoan di kantin. kalau kamu sanggup melakukan yang dulu aku tidak mampu lakukan! 72 .aku tidak akan mengaku kalah! Kamu mengerti? LINDA : Lalu? NUNGKI : tapi aku akan mengaku kalah. lebih baik kuhajar teman seperti itu! LINDA : Itulah bedanya kamu dan aku! Aku tidak pernah serendah itu dalam berteman! NUNGKI : Benarkah? Masalahnya adalah. Mereka berlarian. di tempat parkir sampai toilet! Kamu boleh kuasai semua itu tapi. kalian tentu tidak akan berjalan sendiri-sendiri jika masih berteman. kalian jangan senang dulu! Tahun depan giliran kalian!! 2. sampai dimana usahamu! LINDA : Berjalan baik! Tidak ada halangan! NUNGKI : Tidak ada halangan? Yang benar saja? Lantas kenapa kamu sendirian? Dimana kawan-kawanmu yang lain? LINDA : Mereka ada urusan lain! Jadi tidak ada waktu untuk berurusan dengan kamu! NUNGKI : Betapa enaknya punya teman kamu! Masih melindungi teman yang mengkhianati! Kalau aku. MUSIK PAUSE Panggung lebih sepi. NUNGKI : Bagus. KEP.SEK : Kelas II. Semua sudah EXIT.. anak kecil! Apa saja yang sudah kamu pelajari selama dua minggu menjadi anak kelas II? LINDA : Apa pedulimu? NUNGKI : Apa peduliku? Tentu saja aku peduli! Kamu sedang mempersiapkan diri untuk menjadi siswi jagoan sekolah ini kan? Dan itu artinya. Mereka saling memandang beberapa saat! LINDA hendak mendekat. KEPALA SEKOLAH masih juga mengulangi kata-kata ujian. NUNGKI mengawasi dengan hati-hati! NUNGKI : Heh. MEYMEY dan KANDI muncul tiba-tiba di sekeliling panggung dan langsung panik.. kamu sedang ingin menyingkirkan aku! Tentu saja aku ingin tahu. LINDA terdiam. Kecuali LINDA dan NUNGKI. NUNGKI mengangkat tangan menyuruh LINDA tetap menjauh.

pasti karena waktunya yang bersamaan dengan pemberian! Ini bukan perjuangan! Ini pemberian. Sementara di ujung kanan panggung IBU tetap berdiri dan tetap menatap ke arah entah. MUSIK FADE OUT LINDA sempat memegang tangan NUNGKI yang berlarian di tengah hiruk pikuk. LALU semua FADE OUT! MUSIK dan LAMPU FADE OUT! ENDING Cahaya sepotong untuk LINDA yang duduk di sebuah kursi.LINDA : Apa itu? NUNGKI : tetap melakukan rencana ini! Kamu tahu. tapi pegangannya lepas. LINDA NUNGKI : Kenapa kamu katakan ini kepadaku? : Karena. Mereka berpegangan. sebenarnya pada saat itu juga kita harus siap ditinggalkan. KEPSEK : UJIAN. Suara dan teriakan KEPALA SEKOLAH masih terdengar berteriak-teriak. IBU : (melengking tinggi) Ini bukan perjuangan! Ini pemberian! Jangan nakal! Apa Ibu bilang? 73 . pada saat kita sepakat untuk bekerja sama dengan orang lain. OS.. Murid kelas III yang lain berlarian.UJIAN!!!!!!!!!! NUNGKI hampir panik meninggalkan. Termasuk MEYMEY dan KANDI. suasana hiruk pikuk lagi dan musik kembali bergemuruh. NUNGKI kembali berlarian! Musik bergemuruh kembali. Itu capaian tertinggi dari seorang jagoan! Jika kamu berhasil melakukan itu. Lalu pelan-pelan NUNGKI bergerak hendak meninggalkan. Tapi sebelum EXIT dia melihat ke arah LINDA yang masih melihat ke arahnya. aku tahu! Bagaimanapun aku tetap akan pergi dari sekolah ini! LINDA nampak ingin mengucapkan sesuatu lagi. aku baru akan mengaku kalah! LINDA terdiam. Matanya masih terus melihat ke arah NUNGKI. NUNGKI : Kita harus siap bekerja sendiri!! Lalu tiba-tiba suara KEPALA SEKOLA terdengar lagi. Kita harus siap bekerja sendiri. Lalu NUNGKI sedikit mendekat dan bersiap-siap mengucapkan sesuatu. Hiruk-pikuk kali ini paling ramai. NUNGKI juga masih memandang LINDA. Tetap ingin mengucapkan sesuatu! LINDA : Mungkin benar apa yang diucapkan Kepala Sekolah! Tidak ada hasil perjuangan! Semuanya adalah pemberian! Kalaupun ada keberhasilan.

teman-temanmu sudah datang! : Suruh saja masuk. pada saat itu juga sebenarnya kita harus bersiap untuk bekerja sendiri. bukankah di situlah artinya perjuangan! IBU : (melengking tinggi) Kita harus siap ditinggalkan! Apa ibu bilang? Selembar kertas putih jatuh. Lalu pelan-pelan ia berdiri dan mencoba menangkap kertas-kerta yang sedang melayang jatuh itu. ia tidak akan terkalahkan! Karena aku juga tidak memperjuangkan sesuatu! Kemenangan ini hanya ada justru ketika aku terus melakukannya. Benar! Pada saat kita sepakat bekerja sama dengan orang lain. Togi 03.LINDA : Mungkin juga benar kata Nungki. Nina 02. Kita harus siap ditinggalkan! Karena. suara keibuan) Lin. Lalu seperti OPENING. Kakak Nina : Pelajar SMA : Abang ipar Nina : Istri Togi 74 . LINDA : (berkali-kali dan semakin yakin) Kita harus siap ditinggalkan! Kita harus siap bekerja sendiri! IBU LINDA IBU : (menyela. LAMPU FADE IN. tidak melengking. menjadi semakin terang! Selembar kertas lain jatuh lagi. Bu! : Ayo masuk! Sering-seringlah kemari! Ayo masuk! Ajak LINDA belajar bersama! Tidak ada satu temanpun yang datang! Tidak ada teman yang masuk! IBU tetap menyambut! LINDA menangkap kertas sendirian! BLACK OUT MUSIK PENUTUP SELESAI YOGYAKARTA. selembar demi selembar kertas jatuh! LINDA masih memandangnya. Dia kemudian menjadi bertambah sibuk menangkap lembaran kertas itu. Satu persatu ditangkapnya. April 2006 JUARA Harapan 1 SALAH SMS Karya : Paulus PN Simangunsong Para tokoh: 01.

04. Dandi 05. Tono 06. Ruri 07. Tuti 08. Orang 1 09. Orang 2

: Pacar Nina : Pengagum Nina : Teman Nina yang sering iri : Teman Nina : Kelompok Ruri : Kelompok Ruri

10. Kepala sekolah 11. Guru

PARA PELAKU TIDAK BICARA

1 KANTIN SEKOLAH. PAGI. LAGU GARUDA PANCASILA DALAM IRAMA DANGDUT. BUNYI LONCENG TANDA ISTIRAHAT. TERDENGAR SORAK-SORAI GEMBIRA. PARA MURID MENARI DAN MENYANYI Wo wo wo… Tiba saatnya istirahat sekolah Ya ya ya… Lupakan sejenak ilmu eksakta Ya ya ya wiyuuu… Andai tak ada gedung sekolah Mungkin belajar di jalan raya Berbaur dengan pedagang kaki lima Menggelar alas koran di trotoar kota Wo wo wo… Tiba saatnya istirahat sekolah Ya ya ya… Lupakan sejenak ilmu eksakta Ya ya ya wiyuuu…
75

Bukannya benci belajar Bukannya tak ingin pintar Tapi hati ingin senang sejenak Istirahatkan otak walau sesaat Wo wo wo… Ye ye ye… TELEPON GENGGAM BERBUNYI KENCANG MENANDAKAN SMS MASUK. Ruri : (LATAH) Copot…copot…copot….copot. Eh, copot. Hhhh… suaranya kencang banget. Bikin kaget. Nggak ada yang lebih kenceng lagi? SMS nih. Baru pegang eh, sudah ngagetin. Bagaimana kalau lama? Atau sambil dielus-elus? Bisa mati jantungan aku. Nina : taman? Baca saja! Makanan datang nih. Ruri, kamu masih sering lewat Hati-hati lho! Aku baca di koran tadi pagi, semalam ada pemerkosaan disana. Ruri : Iya. Aku juga dengar dari Bapak. Selanjutnya lebih baik pulang Lewat depan kelurahan walau sedikit jauh memutar. Tidak apa -apalah? Daripada ada apa-apa. (MEMBACA SMS. KAGET . MENYEMBUNYIKAN RASA KAGET) Dari siapa? Apa pesannya? (GUGUP) Belum baca kok he he he… Aduh! Tiba-tiba ingin ke WC. Tunggu sebentar ya! Sampai nanti. (MENINGGALKAN HP)

Nina : Ruri :

Nina :

(MENYANTAP MAKANAN. SMS TIDAK DIBACA) Tingkahnya aneh bin ajaib? Ooo… mungkin kena sindrom HIV stadium empat HIV, Hasrat Ingin Vivissssss…

(LONCENG ISTIRAHAT SELESAI. NINA BURU-BURU MEMBAYAR LALU MASUK KELAS) LAMPU BERUBAH MEJA-KURSI KANTIN BERUBAH POSISI MENJADI MEJA-KURSI DI KELAS. 2 DALAM KELAS. SIANG. MURID-MURID MASUK SETELAH JAM ISTIRAHAT SELESAI. RURI MENYANYI DENGAN TEMAN-TEMANNYA. Ruri : (MENYANYI) Hai teman-teman Ada berita bagus Bukan akal bulus Kalian tentu senang Sini sini aku bisikkan Di antara kita semua
76

Ada yang ihh… nggak tega Semua Ruri : : Ada apa sih Bikin penasaran Di antara kita semua Salah satu teman kita Sudah bercinta tadi malam ah ah ah… Bukan hanya itu saja Tapi ada kondom dom dom dom : Siapa? Siapa? Bohong lagi kan?

Semua Ruri :

Eee… Sini…Sini (BERBISIK) Nggak mungkin. Nggak mungkin. Nina itu anak baik-baik Nggak mungkin berbuat tak baik. Pacarnya alim Belajarnya rajin Jadi nggak mungkin, nggak mungkin benar Memang orang alim nggak tahu yang enak? Tidak suka yang enakenak? Salah. Justru mereka lebih gila imajinasinya. Sadar! Sadar! Air tenang menghanyutkan toh? Siapa tahu pacarnya Nina menghanyutkan? Siapa tahu? Eh, siapa tahu waktu dia melamun ternyata membayangkan kita lagi telanjang? Hiiii seram kan? Tidak usah munafik Ruri! Bukannya suka? Kalau pacarnya Nina mau? Ya, mau juga sih. : Huuu…

Semua:

Ruri

:

Orang 1: Ruri :

Semua

Ruri

: Tapi benar lho. Dengan mata kepala sendiri kubaca SMS itu. Malah Lebih dulu baca daripada Nina. Tadi barusan. Aku pura-pura ke WC, terus kesini memberitahu kalian. Dibilangin tidak mau percaya. Apa? Apa? Apa? (MENGAWASI SEKITAR. MULAI BANYAK YANG MASUK KELAS.) Sayang titik titik titik. (MENJELASKAN) Titiknya ada tiga. MELANJUTKAN ISI SMS) Tadi malam, koma, aku tidak pakai kondom ,titik, hari ini sudah beli. (MENGAGETI) Kondom!

Semua: Ruri :

Orang 2: Semua: Orang 1: Semua: Orang 2:: Orang 1:

(LATAH) Kondom…kondom eh kondom. (TERTAWA) (IKUT LATAH) Udah dom dom dom eh dom. (TERTAWA) Udah nggak keset keset keset lagi dong? Blong?
77

Orang 2: Ruri :

Bolong? Ompong. Melompong. Tapi enak kali ya? Enak tenan… sst sst sst! (MASUK TANPA MERASA ADA APA-APA. TEMAN-TEMANNYA MENATAP ANEH. GURU MASUK.) LAMPU BERUBAH 3 RUANG TAMU KELUARGA TOGI. SORE. TOGI DAN ISTERI SEDANG BERSANTAI.

Semua: Nina :

Togi : Penonton tahu tidak? Ini apa? Tidak tahu? Masa tidak tahu? Wah ketinggalan jaman. Ini namanya EICH PI. Telepon seluler. HAP… PE. HAP… PE ini baru ganti onderdil. Bukan ganti EL SI DI atau antena atau KI PET tapi SIM KART. SIM KART lama diganti dengan yang baru. SIM KART lama sudah kadaluwarsa soalnya kelamaan tidak diisi pulsa. Maklum! BBM naik, listrik naik, ongkos bus kota naik. Semua serba naik. Kere jadinya. Semua harus hemat.

Pulsa pun dihemat. Karena terlalu hemat, tenggang waktu aktif SIM KART habis. Jadi harus beli kartu baru. Yang menyebalkan, nomor telepon teman-teman di SIM KART lama ikut hilang. Terpaksa deh bercapekcapek ria mendata lagi nomor-nomor telepon. Satu-satu masukin punya ibu Dua-dua masukin punya ayah Tiga-tiga masukin punya istri Satu dua tiga baru yang lainnya. Capek juga memasukan semua nomor. Untung pernah membuat backup di buku telepon. Kalau tidak, harus tanya lagi ke orangnya. Hilang dong nomor si gadis cantik.

78

Sebenarnya bukan itu yang menarik. Tapi ini nih (BUNYI SMS MASUK) Nah! Datang lagi. Betul dia lagi. (MEMBACA) Aku tidak kenal anda. Jelas saja tidak kenal. Aku juga tidak kenal anda. Tadinya kupikir ini nomor istriku tercinta, si super galak. Ternyata bukan. Mungkin keliru memasukkan data nomor, jadinya salah ke nomor orang lain. Jaman begini harus hemat. Kurangi pemakaian telepon!

Manfaatkan fasilitas SMS semaksimal mungkin! Andai saja ada gerakan massal anti menelepon, tentu penghematan besarbesaran. Semua serba SMS. Dijamin negara tetangga tidak akan tertarik membeli perusahaan telepon negara kita. Namun sungguh celaka. Bangsa kita suka gosip. Negeri doyan ngerumpi. Bisa berjam-jam cuap-cuap di telepon. Cuap-cuap apa saja. Dari harga cabe melambung tinggi hingga gosip artis kawincerai. Susah! Lihat saja berapa banyak acara psst psst… artis di televisi! Semua stasiun televisi punya.

Yang ini harus dipertahankan. Apalagi dia sekolah di tempat yang putri-putrinya terkenal cantik jelita. Kan sudah jadi rahasia umum kalau wanita sekarang suka dengan lelaki yang lebih tua. Apalagi sudah berkeluarga, banyak dicari. Sudah pengalaman, kata mereka. Ditambah pula bisa memberikan hadiah bedak atau baju baru, maka jadilah pasangan bersenang-senang dan terus ke… penonton terusin sendiri deh! Ups, tapi ini kan sekolah adik iparku? Ngeri juga kalau sampai tercium SMS-an dengan anak sekolah. Bisa lumat aku. Tapi ada ini. Otak. Otak mencari siasat. Kakak Nina: Siasat apa? Togi : Tidak ada apa-apa. Aku lagi bersiasat agar hemat pulsa.

Kakak Nina : Kirain siasat ngibulin istri. Pah, pinjam HP!
79

Togi

: Nah itu siasat pertama. Tidak meminjamkan HP kepada istri.

Kakak Nina : Sebentar saja. Nggak bakalan dimakan. Pulsa Mama habis. Pinjam dong ! Sebentar saja. Togi : Siasat kedua, tidak boleh meminjamkan HP kalau sebentar.

Kakak Nina: Ya sudah. Pinjamnya lama. Togi : Siasat ketiga, tidak boleh meminjamkan HP, apalagi lama.

Kakak Nina: Pak Togi, aku kan isterimu? SMS sekali saja. Togi : Kakaknya Nina, tidak boleh. Siasat keempat, tidak meminjamkan HP Untuk SMS. Apalagi istri. Kakak Nina: (SEBAL) Mau dipegang saja. (TOGI MAU MENJAWAB). Itu siasat ketiga tidak meminjamkan HP untuk dipegang saja oleh istri. Awas ya! Nanti malam tidak boleh pegang-pegang! Titik (KELUAR) Togi : Itu beda. Kalau urusan pegang itu nggak pakai siasat-siasatan. Istriku! Istriku! Puasa lagi malam ini. Gara-gara HP ini sih. Gencatan senjata deh. Istriku!(MENGEJAR)

LAMPU BERUBAH

4 DALAM KELAS. PAGI. MEJA DAN KURSI TERSUSUN RAPI. DI KELAS HANYA ADA NINA DAN TUTI. Nina : (MENYANYI) Kepada angin dan matahari Kemana jawab akan kutemui Tak tahu aku apa yang terjadi Seolah aku kembang bangkai mati Baunya tajam menusuk nurani Sahabat saja yang aku cari
Yang telah ada pergi menjauhi

Apalah arti hidup begini Seperti mati Sendiri dan sepi Perjalanan kehidupan Butuh teman untuk berbagi Walau tak abadi tapi berganti Sesaat saja dibutuhkan hati Hati yang damai Teman yang ramai
80

Nina : Tapi dia tidak pernah meluluskan permintaanku. Tuti : Terus mau? Nina : Ya tidak. Terus sampai juga ke keluarga. Nina : Aku cuma ingin jujur. Nanti ada apa-apa. Aduh bagaima ini? Kalau gosip ini sampai ke guru. Isi SMS itu benar. Aku takut kalau dia berbahaya seperti katamu tadi. Tuti : Kenapa tidak ditelepon saja? Sudah berusaha menelepon? Mungkin dengan begitu dia mau berbaik hati? Dugaanku kamu kenal dia. Bagaimana dong? Biasanya kamu banyak akal. 81 . Niatnya hanya menggoda kamu. Nina : Jadi dibiarin saja? Nanti teman-teman menganggap isi SMS itu memang benar. Aku ini anak sekolah. Pasti akan sampai ke Kepala Sekolah. Takut lah. Tak usah risau. Pertama-tama jadi saksi lalu terdakwa. Tuti : Tapi Nina. Saksi kan bisa jadi terdakwa? Nggak ah. Kamu anak baik. Tuti : Tidak ada hubungan? Dia tahu nomormu. Urusannya bisa panjang.Tuti : Aku masih sahabatmu. Untung dia belum tahu rumahmu. Tuti : Masalah begini nggak berani kasih masukan deh. Bukan hanya orang lain atau tetangga yang ditipu. Tapi jujur Nin! Kita kan sahabat. Aku percaya kamu seratus persen. Main-main.Jadi. Berharap supaya dia mau mengirim SMS. bahaya memberitahu identitas kepada orang tidak dikenal. Bukti itu akan jadi alatku melawan gosip miring yang beredar. Pembuktian dari sumber SMS bisa membantuku membersihkan nama. Mengejak bertemu. Siapa tahu dia pembunuh berdarah dingin? Atau pemerkosa yang mencari mangsa? Atau perjaka tua yang cari perawan tingting? Orang-orang jaman sekarang penuh tipu daya. Maksudku. Kopi darat. tidak mungkin kita saling kenal. Dia menge-SMS berkali -kali. Kamu tahu sendiri kan? Nina : Kamu sahabat sejati Tuti. Itu saja. Nina : Sudah. Aku tidak tahan lagi tatapan mata aneh teman-teman karena SMS pertama itu? Tuti : Memang! Aku sahabatmu ikut terganggu. Tapi dia tidak mau mengangkat. Kelakuanku seperti gosip miring yang beredar sekarang memang benar. Gawat. Dia tahu sekolahmu. Sepengetahuanku tidak pernah berbuat macam-macam. Aku butuh kejujuranmu. aku ikut bertanggung jawab. Aku sahabat yang bisa menjaga rahasia. Eh malah SMS lagi: istriku bisa saja. Apa dia sudah tahu lagi? Nina : Itu aku yang beritahu. agar dia percaya kalau dia salah SMS. Tapi tidak ada Hubungannya denganku. Malah ingin Kenalan lebih jauh. masalah tempat tinggal dia tidak kuberitahu. Malah balas SMS: hemat pulsa! Cintailah SMS seumur hidup! Lagian kan tidak surprise kalau sudah ngobrol dulu? Mendingan ketemu langsung saja. menyatakan salah kirim SMS. Aku kasih tahu kalau aku bukan istrinya. Untungnya. bisa gawat. Benar tidak isi SMS itu? Terus terang! Tidak usah malu atau sungkan. bahkan istri dan anak tega ditipu.

Tuh kan? Pasti gosip sudah sampai. melepaskan aib. Nina : (KEPADA DIRI SENDIRI) Menanggalkan aib.Guru : (MASUK) Nina dipanggil Kepala Sekolah. Kamu menorehkan aib di sekolah ini. Tuti : Sementara diamin saja Nin. Anak cantik dan sepintar kamu bisa berbuat bejat. (DILIRIK GURU) Bukan. melepaskan aib dari Sekolah ini. Kepala sekolah: Kamu cantik hari ini. 82 . Serigala berbulu domba. Bukan Ibu. LAMPU BERUBAH MEJA-KURSI KELAS BERUBAH POSISI MENJADI MEJA-KURSI DI KANTOR KEPALA SEKOLAH 5 RUANG KEPALA SEKOLAH. Kepala sekolah : Selamat pagi anak manis! Nina : Selamat pagi juga Ibu cantik! Kepala Sekolah: Haus? Silahkan minum! Nina : Tidak Bu. Terima kasih. kamu harus menanggalkan. Kepala sekolah: Sudah beli kondom ya? Nina : Kondom? Kepala sekolah : Memalukan. Tidak Ibu sangka. Ibu bisa saja. Nina : Baik Bu. Apa masalahnya Bu? Saya tidak melakukan kesalahan apa-apa. Tanggalkan bulu domba itu! Nina : Saya tidak pakai bulu Bu. Kepala sekolah: Maksud saya. Nina : Ah. (KE KEPALA SEKOLAH) Bu ampun! Mohon jangan keluarkan saya dari sekolah! Bagaimana masa depanku Bu? Saya masih ingin belajar dan bermain dengan teman-teman.

siapa. Tidak. Nina : Saya tidak ada apa-apa Bu. SMS itu salah kirim Bu. jangan Hanya mendengar dari satu sumber! Nomor pengirim SMS itu benar -benar tidak saya kenal. (GURU DAN RURI MASUK) Guru : Ada informasi tambahan (BERBISIK KE KEPALA SEKOLAH) Kepala sekolah: Baik. Segera pulang! Beresi buku-bukumu dari kelas. saya tidak keberatan. Salah kirim. Sulit bagi Ibu mempercayaimu. Masalah SMS Kamu bantah. pintar mengajar dan kebetulan rumahnya searah rumah saya. Kenapa Bu? 83 . Itu sama sekali tidak etis. Kepala sekolah: (KE PENONTON). Dia ganteng. Mohon. Kepala sekolah: Nina Nina. Saya akan siapkan surat pemecatanmu dari sekolah ini. Jadi sering jalan bersama. Tidak baik seorang murid berpacaran dengan gurunya. Berpacaran dengan gurumu sendiri. Terima kasih. saya benar-benar tidak bersalah. Itu tidak benar. Saya memang menyukai pak Gatot. Dilarang.Kepala sekolah: Tidak bersalah bagaimana? Hubungan badan di luar nikah bukan apa-apa? Masalah kondom anakku yang cantik kitik kitik kitik! Itu masalahnya. (GURU DAN RURI KELUAR) Nina : Bu. Sekarang ditambah lagi kamu berpacaran dengan pak Gatot. Benar! Tidak mencuri kondom siapa. simpatik. Saya mengagumi pak Gatot. Tahu? Masih mau membantah? Menghindar? Alasan apa lagi akan keluar dari mulutmu? Nina : Masalah apa lagi ini? Itu lebih tidak benar lagi Bu. masalah SMS itu ya Bu? Tidak Bu. (SADAR) Ooo. Kalau dia mau jadi pacar. Saya juga mau tahu. Nina : Saya tidak ngapa-ngapain kondom Bu.

Pokoknya kamu harus dapat bukti.Kepala Sekolah: Saya mau tahu.kiriman SMS. Bagaimana caranya. LAMPU BERUBAH MEJA-KURSI RUANGAN KEPALA SEKOLAH BERUBAH POSISI MENJADI MEJA-KURSI DI KELAS. Silahkan cuap-cuap apa saja. Eh. Tapi Ibu butuh bukti. Ibu butuh bukti. Nina : Ruri : (MASUK KELAS) (MENYANYI) Nah lo ini dia Gadis manis sok manis Tapi bau amis hiii Teman-teman: Nah lo ini dia Putri manis bukan gadis Hiii Ruri: Tak punya malu sedikitpun Apa guna hidupmu Kalau bernoda dirimu Semua : Nah lo ini dia Gadis manis sok manis Tapi bau amis hiii Nah lo ini dia Putri manis bukan gadis Hiii 84 TAK BERMORAL SECUILPUN . maaf. Masuk kelas sana! Ibu tunggu paling lambat tiga hari. Buktikan berita kondom itu benar-benar kesalah -pahaman! Kesalah. Hubunganmu dengan pak Gatot akan Ibu usut lebih lanjut. Sudah. Kamu bisa berceloteh apa saja. Nina : Silahkan Bu! Saya sudah menghubungi si pemilik HP. Ibu tidak ingin ini jadi hal buruk di sekolah kita. Kalau tidak ya bye bye. Kepala sekolah: Ibu tidak mau tahu. Juga sudah saya SMS. Hmmm… baik-baiklah. Malah mengajak kenalan segala. Saya menelepon langsung. Tapi dia tidak menggubris. Nina : Baik bu. Ibu tidak mau tahu dan tidak ikut campur.

Dandi : (MENYANYI) Kekasih Benarkah berita yang kudengar Jangan jadikan aku sedih Aku ingin kejujuran Kejujuran Apalagi yang bisa kuharap Semoga dewa cinta Masih menyatukan hati kita Kalau tidak Apa yang bisa kulakukan Bila berita itu benar Aku dibohongi selama ini Dibohongi beningnya mata Dan lembutnya kata dari mulutmu Apa aku kau bohongi Nina: (MENYANYI) Tidak kekasih Semua itu tidak benar Kesalah paham semata Dan salah kirim Hhhh… Aku tak percaya Aku tak percaya Tak bisa percaya begitu saja Pasti ada sesuatu yang salah Bagaimana dia bisa tahu kamu? Bagaimana bisa tahu? Berita ini pun telah diketahui kedua orang tuaku. Aku mau menyerahkan lebih cepat sebagai pembuktian. Dandi : Nina : Dengan apa kubuktikan? Bagaimana caranya agar kau percaya? Haruskah menggantung diri di jembatan merah? Berteriak-teriak di perempatan lampu merah? Memasang iklan di koran-koran? Begitukah? Atau? Baiklah.Semua Nina : Semua : Pecat! Pecat! Usir! Usir! Tidak tahu malu he! (KELUAR SAMBIL MENANGIS) : Huuuuu…. Toh aku akan 85 . Aku juga tidak ingin kena getah perbuatanmu. Mereka menasehati menjauhimu.! LAMPU BERUBAH 6 SUATU TEMPAT. Aku tidak menunggu lagi hingga malam pengantin. SORE.

tidak tahu harus berbuat apa. Tidak. Gampang sekali tidak percaya padaku. Nina : Semudah itu rasa percayamu hilang? Lalu apa gunanya selama ini berkasih-kasihan? Berjanji mempertahankan cinta walau badai menghadang? Baru angin kecil saja. (DANDI PERGI) Dandi! Oh? 86 . Nina : Sudah lama kita pacaran. Asal tidak kehilangan dirimu. sudah menyerah. takut dosa. Aku tidak ingin terlalu menikmati dosa. Mau membuktikan malah mengatakan akan menjebak. Tidak ingin berpisah darimu. Tidak sekalipun ada niat menghianati. Berat akibatnya kalau semakin terjerumus. Aku patuh padamu seumur hidupku. Aku mencintaimu Dandi. Sekalinya ciuman pernah kulakukan hanya denganmu. Apa salahnya mempercepat. Carilah tempat yang layak! Atau di sini saja? Tapi aku takut ada orang lewat. Aku masih suci Dandi. tidak terpikir lagi. Tapi sekarang tidak terpikir lagi dosa. Titik. Kamu ingin menjebakku dengan tubuhmu? Siapa tahu aku bukan orang pertama yang menyentuhmu? Kamu ingin aku jadi tumbal kalau kekasihmu yang mungkin sekarang telah meninggalkanmu? Tidak. Ayolah! Dandi : (TERTAWA) Tidak. Kau setuju dan tidak pernah meminta lagi. tidak pernah melakukan hal buruk. Dandi : Masalah ini kamu bilang angin kecil? Ini topan badai Nina? Please! Nina : Setidaknya bukan masalah kematian.kehilangan itu suatu saat. Aku tidak mau lagi melakukan. Lalu dengan cara apa kubuktikan. Walau harus melakukan dosa paling besar aku rela. Aku tidak akan terjebak. Anggap masa lalu. Aku tidak bodoh. Tidak ingin kena getah perbuatanmu. Janji yang pernah kita buat anggap tidak pernah ada. Percayalah! Dandi : Tidak. Bila aku kehilanganmu. Kita harus saling melupakan.

aku puas kamu aman. Ayolah! Nina : Tono : Nina : Tolong! Beneran teriak lo. Akan sama-sama senang. Nina : Berani macam-macam akan kuteriaki maling. kulaporkan ke keluargamu. Biar dipecat jadi anak. (HENDAK MEMELUK) Nina : Apa-apaan sih? Tono : Kalau tidak mau. Jeli Memanfaatkan kesempatan. Maling profesional. Kabur! (KELUAR) (MENYANYI) Kepada siapa lagi mengadu Tidak ada yang percaya Bahkan kekasih hati Orang pertama mencium bibirku Tidak percaya lagi Ooo… dunia kemana harus pergi Adakah ujung dunia tempat mengadu 87 .(MENYANYI) Kepada siapa lagi mengadu Tidak ada yang percaya Bahkan kekasih hati Orang pertama mencium bibirku Tidak percaya lagi Ooo… dunia kemana harus pergi Adakah ujung dunia tempat mengadu (MENANGIS) LAMPU BERUBAH Tono : Nina : (HENDAK MEMELUK) Hei! Tono : Jangan sok jual mahallah! Jual murah saja sudah tidak laku lagi. Sekarang kesempatanku memilikimu. Tono : (TERTAWA) Aku memang maling. Dulu berusaha mencuri hatimu tapi tidak mau. Atau kita cari tempat aman? Ayolah! Tidak ada yang tahu.

Taktik tarik ulur mendapatkan mangsa. akhirnya dia mau bertemu. Pagi-sore. Kakak Nina: Bilang sudah dekat! Togi : Oh. Togi : Ciluk ba! Ketemu lagi. Tanya dulu ah sudah dimana posisi. Apalagi istri tidak memberi jatah. Dengan perjuangan keras. Begitu ada apa-apa. SORE. MEREKA DALAM PERJALANAN MENUJU TAMAN). posisi? (NINA DAN KAKAKNYA MASUK. Sedikit cuek. Nina : (MEMBACA) Posisi dimana? (KE KAKAKNYA) Kak. kepala mau pecah. burung hendak keluar dari sarang. Wah pusing! Tapi laki-laki kan harus jaga gengsi. Kita tangkap dia dengan 88 . O. Hasrat meledak. siang-malam. Pura-pura sibuk. Pucuk dicinta ulam pun tiba hua ha ha ha… SMS-nya itu lho bikin nggak tahan. Sudah beberapa hari ini dia itu tuh rajin SMS. Ayo! Tolong! (MENGEJAR TONO) LAMPU BERUBAH 7 TAMAN. Dia nggak tahu kalau aku juga tidak sabaran mau ketemu. baik hati. ramah. sudah dekat. Lagipula banyak penonton. Taman dekat jalan besar. Di taman lagi. dia tanya posisi.Tono : Nina : (MASUK LAGI). Kakak akan teriak memanggil orang. Kakak sembuyi tidak jauh darimu. terus menerus. Makin tidak sabaran. Mas pasti ganteng. buruuung kau sabarlah! Nina : Tidak sebaiknya menghubungi Polisi kak? Kakak Nina: Tidak usah dulu. Jadi nggak sabaran mau cepat-cepat ketemu. Pura-pura jual mahal. Posisi. Tempat romantis.

Kacau kalau ketahuan.tangan sendiri. Dia belum Tahu kalau aku sabuk hitam karate. Aman. Huh! Nina : OK. Kakak gemes ingin menjitak kepalanya. bantuan datang. Nina : Alaa… sama kucing saja takut. Kakak Nina: Sudah jangan menangis! Masalah ini segera selesai. Huh! Harus bisa kujelaskan segala masalah ini.. Kok semua serba kebetulan ya? Aku sedang menunggu sesorang eh. Bulunya bahaya buat rahim wanita. malah datang dua orang yang tidak diharapkan. Cari tempat sembunyi. Kita sudah di taman. mungkin diminta kakak ikut mengawasi kalau terjadi apa-apa. MEMBACA) Aku sudah di taman. kamu dimana? Togi : Wah gawat. (SMS MASUK. Ayo jalanlah! Togi : Hei Nina? Dia mau kemana? Tumben lewat taman? Bukankah dia takut lewat sini? Nggak takut lagi? Sejak kapan? Sendirian pula? Katanya takut lewat sini. sangsi kepala sekolah dan Dandi (MENANGIS). Mana dia ya? Sudah jam segini belum muncul juga. Sudah dua orang menemani. Tapi agak takut Kak. Tinggal teriak. Nina : Laki-laki juga seperti kucing. Kakak Nina: Kucing beda. Bagaimana caranya biar aman? (SMS MASUK) 89 . Bisa kacau pertemuan. Kakak Nina: Tenang! Kalau dia macam-macam akan ku ciat ciat ciat. ada istriku di sini. Kakak menunggu di sini. Daging apa saja. Semoga secepatnya bisa bebas dari tatapan sinis teman-teman. Nina : Tadi si Abang bukan ya? Oh. suka daging mentah. Ciat. Orang-orang juga siap membantu kalau kakak beraksi.

TITIK. SENT. Buruan ya! TOGI : SINI? ADUH! HARUS PINDAH POSISI LAGI. PESAN SUDAH DELIVERED. Jangan-jangan tuh cowok sudah tahu kalau aku jagain Nina. NINA : MANA DIA? (MENGETIK) A-K-U SPASI S-U-D-A-H SPASI D-I SPASI P-O-SI-S-I SPASI. (MENGETIK) B-A. YAH UNSENT LAGI. (MEMBACA) Dia ngajak pindah Tempat ketemuan. Wah gawat. BIAR TENANG. Bagaimana ya? (MENGETIK) K-A-M-U spasi K-E S-A-N-A spasi S-A-J-A tanda seru A-K-U spasi I-K-U-T spasi D-I spasi B-E-L-A-K-A-N-G titik Nina : (SMS MASUK) (MEMBACA) Aku sudah di posisi. K-A-M-U SPASI D-I SPASI M-A-N-A TANDA TANYA. Kakak Nina: (SMS MASUK) SMS dari Nina. ADUH! NINA KOK MALAH KE KAKAK NINA: SI ABANG NGAPAIN MENGENDAP-ENDAP DI SITU? TADI KATANYA MAU REUNIAN SMA. BANG! BANG! TOGI : ISTRIKU TAHU.G SPASI T-O-G-I SPASI D-I SPASI S-I-N-I TITIK T-E-N-A-N-G SPASI S-A-J-A. Ke dekat tempat sampah di dekat pintu keluar . KOK UNSENT.(MEMBACA) Aku juga sudah di sini. kalau tidak barabe. AH.N. KOK ADA DI TAMAN INI? NINA MINTA DATANG KALI? AKU KASIH TAHU NINA. KOK ADA DISINI? 90 . SUDAH NOL. Harus pindah lokasi. PANTAS. CEK PULSA. ADUH! DIA MEMANGGIL LAGI? TANDA TANDA GAGAL. YES. ABANG IPARNYA SUDAH DI SINI. Kamu dimana? Dia sudah di sini.

TERNYATA TIDAK MASALAH LAGI. JANGAN BANYAK-BANYAK! KAKAK NINA: TOGI : ADA RAHASIA YA? PAKAI DIUTAK-ATIK. KAKAK NINA: (MENGETIK) B-A-N-G . SILAHKAN PUTRI. KITA DI SINI SAJA. KAKAK NINA: TOGI : LIHAT CEWEK? OH? TIDAK. AYO! BURUAN DELETE. CUCI MATA SAJA. MAU KEMANA LAGI SIH BANG? NINA : (SMS MASUK). AMAN. ABANG MENG SMS LEWAT 91 .D-E-K- A-T . BISA KETAHUAN ISI SMS DARI SI GADIS CANTIK. TOGI: HARUS SENDIRI-SENDIRI BIAR SERU. BYE. NIH! TOGI : JALAN-JALAN DOANG.D-I .M-E-N-U-N-G-G-U .KAKAK NINA: DI SINI? NEMENIN NINA. ABANG COBA DULU.P-E-R-T-A-M-A T-A-D-I.T-O-G-I . LHO ABANG KAN MAU REUNIAN? KOK TOGI: OH? REUNINYA DITUNDA. APA SIH YANG MESTI DIRAHASIAIN. TADI TOMBOLNYA AGAK MACET. (KE DIRI SENDIRI) UPS. NGOMONG-NGOMONG SUDAH. UNTUK APA LIHAT WANITA LAIN? ISTRI SENDIRI LEBIH CANTIK DARI SEMUA YANG ADA? AKU PERGI BERAKSI DULU YA. EH MAU KEMANA? TUNGGU DULU. KAKAK NINA: PINJAM HP DULU! MAU SMS. JADI ABANG KE TAMAN.T-E-M-P--T-M-U . BOROS SIH SMS MELULU.S-I-N-I . BANG TOGI? KOK DIA SMS PAKAI NOMOR INI? KENAPA YA? OOO… DIA PASTI SUDAH MENANGKAP ORANG ITU.

ADIK SENDIRI MAU DIMAKAN.-SMS LEWAT HP SI PEMBUAT SUSAH ITU. KAMPRET.I-T-U . KAKAK NINA: SANA SEBENTAR NEMUIN NINA. NOMOR LAKI-LAKI ITU? SINI LIHAT! YANG MANA? KAKAK NINA: NINA: YANG INI.L-A-K-I . ABANG IPARKU BENAR-BENAR -BENAR HEBAT (MENGETIK). NINA : DIA SMS PAKAI NOMOR LAKI-LAKI ITU.P-E-R-T-A-M-A . KAKAK NINA: OOO. DIA TIDAK MENANGKAP ORANG.T-E-M-P-A-T M-E-N-U-N-G-G-U . BANG MANA ORANGNYA? SUDAH DIBAWA POLISI ATAU KABUR? KAKAK NINA: ORANGNYA? SIAPA? DARI TADI AKU DENGAN ABANGMU KOK. K-A-K U-D -A-H . TAPI MANA LAKI-LAKI ITU? MEREKA BERDUA SAJA. DASAR SUAMI MATA KERANJANG.A-K-U . (SMS MASUK) JANGAN KEMANA-MANA DULU! KITA KE L-A-K-I .M-E-N-U-J-U . NINA : ABANG? IYA! DIA BARU GANTI NOMOR. KALIMAT INI KAKAK YANG KIRIM PAKAI NOMOR….S- KAKAK NIAN: TOGI : (KESAL) NINA : ITU MEREKA.T-A-D-I. TOGI: TAPI? TIDAK ADA TAPI-TAPIAN (MENARIK TOGI). DASAR KUCING GARONG. HEBAT. PENGGANGGU NINA ITU TERNYATA KAMU. TOGI : AMPUN! AMPUN! 92 . NOMOR BANG TOGI DI KAKAK NINA: HP-MU SUDAH TIDAK BERLAKU LAGI.K-E-T-A-N-G-K-A-P . DIA SUDAH KETEMU YANG MENGGANGGUNYA.

LAMPU BERUBAH

SEMUA PEMAIN: (MENYANYI) HATI-HATI DALAM KEHIDUPAN WASPADAI SETIAP KEJADIAN TAK SELAMANYA KEJUJURAN DIBALAS DENGAN KEBAIKAN BERHATI-HATILAH JANGAN PULA PERCAYA SAJA PADA TEKNOLOGI YANG CEPAT BERUBAH MESKI MUDAH TAPI AWAS KADANG ADA NEGATIFNYA WASPADALAH TEKNOLOGI PUNYA DUA SISI BISA BAIK, BISA JUGA JAHAT PERGUNAKAN SESUAI FUNGSI JANGAN PAKAI UNTUK KEJAHATAN HATI-HATI DALAM KEHIDUPAN WASPADAI SETIAP KEJADIAN BISA-BISA NIKMATNYA MIMPI BERUBAH JADI MIMPI SETAN YOI YOI YOI YOI… YOI YOI YOI YOI…

### SELESAI ###

JUARA HARAPAN 2 NINA BOBO
KARYA : ROY AGUSTINUS

93

SEBUAH TAMAN DENGAN LAMPU BULAT DIMANA ADA BEBERAPA BANGKU YANG NAMPAK KOSONG. BULAN BULAT BERSINAR. NINA MEMASUKI PANGGUNG.
NINA (MENANGIS)

KEJAM! BENAR-BENAR KEJAM! HUHUHU… KATANYA CINTA TAPI TERNYATA SELAMA INI DIA JUGA PACARIN CEWEK LAIN. KALAU DULU DIA PASTI SELALU NGERAYU, HONEY, HONEY, I LOVE YOU. HONEY, HONEY, CINTAKU. HONEY, HONEY, KU SUN DULU. MERAH BIBIRMU SEMERAH GELORAKU PADAMU. HUHUHU… DASAR PLAYBOY! BUAYA! SEKALI BUAYA, TETAP BUAYA! BUAYA YANG PANDAI MERAYU, TAPI SETELAH ITU, SEMUANYA BULLSHIT! BULLSHIT SHIT SHIT! PEMBOHONG! PEMBUAL! AKU DICELEIN, AKU DITIPU. AKU TERTIPUUUU! HUHUHU….

(BAYU DENGAN STYLE ANAK BAND MEMASUKI PANGGUNG. MARAH-MARAH. MENENDANG SEBUAH KALENG MINUMAN)

BAYU

DIKIRA SEKOLAHAN AJA YANG PENTING?? MUSIK ITU NGGAK PENTING?? DIKIRA CUMA NILAI RAPORT YANG PENTING? NGEBAND ITU GAK PENTING?? SEMUANYA NGGAK ADIL! CUMA UNTUK RAPORT, ANGKA, KELAKUAN BAIK, KERAPIHAN? DAN MUSIK HARUS DINOMOR DUAKAN? NGE BAND HARUS DIKESAMPINGKAN?? TAPI NYATANYA MEREKA SIBUK! MAMAH PAPAH SIBUK. SIBUK BUK BUK! NGGAK ADIL!

(BAYU MENENDANG SEBUAH KALENG. NINA MENDELIK KARENA MERASA TERGANGGU)
NINA Berisik! Apa kira di situ yang punya taman?

(BAYU MENENGOK KEARAH NINA SEBENTAR. SEBUAH KALENG DITENDANGNYA LAGI.)

94

BAYU MASA BODO! KALAU SEMUANYA MASA BODO, AKU PUN BISA MASA BODO! MASA BODO! NINA
Hei, Berisik! Nggak dengar ya?? BAYU Cewek, apa pedulimu? NINA Ngomong cewek lagi?? Hei, aku bisa perduli karena kamu menendang kaleng itu dan kaleng itu menimbulkan bunyi bising yang membuat risih telingaku!! Ngerti?? BAYU Nggak. NINA Busyet! (PAUSE) Hei dengar ya? Aku sebenarnya tidak pernah perduli denganmu. Tapi aku bisa perduli kalau kau mengganggu ketenanganku dengan menendang-nendang kaleng seperti itu! BAYU Itu musik. Aku hanya ingin musik. Aku mencari segala sesuatu yang mengandung musik termasuk suara kaleng yang kutendang ini. Begini ini

(MENENDANG SATU KALENG LAGI HINGGA MENIMBULKAN SUARA BISING. NINA MENUTUP TELINGA) NINA (MENJERIT) Berisiiiiik!! BAYU Sudah tau!!

NINA Kalau sudah tahu kenapa ditendang?? Kamu lebih baik pergi sana. Jangan disini. Disini taman, tempat yang nyaman. Bukan berisik-berisik begitu! Sakit di kepala, tau gak? BAYU Terserah, mau sakit dikepala kek, dikuping kek. Yang penting ada irama. NINA

95

dan gaya hidup. apa pengetahuanmu tentang cinta? BAYU Segudang. NINA Trus…? BAYU (MENUNJUK NINA) Hehehe… berarti menarik kan?? NINA Sudah jangan banyak mulut. begitu? NINA Baru seucret-ucret mengenal musik. Sebutkan salah satunya. Ayo teruskan… BAYU Yaa. cinta. irama…! Suara kaleng gerompangan gitu nggak ada iramanya tau?? Nggak ada musiknya! Yang ada Musak! BAYU Musak?? Apa itu musak? NINA (tersenyum menyindir) Hmmhh! Musak. Tadi kamu bilang cinta. BAYU Waktu aku ditinggal pacar. Sok tau… BAYU Siapa yang sok tau.Irama. NINA Hebat. NINA Nangis? BAYU Yaa. Kamu yang sok tau. dan aku begitu menderita. waktu itu aku ditinggal pacar. sudah seperti komposer aja lagaknya. Segalanya memang selalu berkomposisi. musik rusak! BAYU Jadi kalau musak musik rusak dan kalau musik musik berisik. Termasuk musik. nggak! Memangnya aku perempuan?? 96 . NINA Alahhhhhh. nggak usah berfilosof deh.

NINA Dan rasanya seperti dipotong-potong. NINA Aneh. Namaku Bayu. Mendapatkan cinta yang baru. Mau tahu nama aja nggak boleh. BAYU Pelit amat sih. NINA Memang ada cinta yang perfect? Manusia aja tidak ada yang perfect kok? BAYU Betul itu. terlalu kasar itu. ketika ada orang ketiga yang datang katamu tadi. Manusia tidak ada yang perfect. maksudmu? BAYU Begitulah… NINA Siapa yang lebih dulu mencari masalah. Tidak ada yang salah. begitu? BAYU Nggak seperti itu. dan orang ketiga itu layak untuk dicintai? Dan setelah itu kalian berpisah…? (PAUSE) Berarti ada diantara kalian yang berselingkuh? BAYU Bukan berselingkuh. NINA Maksudmu? BAYU Semuanya berjalan normal seperti kami saling mencintai dan ketika datang orang ketiga yang memang layak dicintai. Makanya ada orang ketiga. Dia menangis.NINA Ohh. Semuanya berjalan normal-normal saja. Seperti Kelinci yang akan dipotong. Siapa yang punya mata pasti bisa menangis. jadi kalau cowok nggak bisa nangis dan kalau perempuan pasti bisa nangis. (MENYODORKAN TANGAN) Namamu… NINA 97 . (PAUSE) Siapa namamu? NINA Untuk apa tanya-tanya nama. Mengeluarkan air mata. kamu atau pacarmu? BAYU Tidak ada yang bermasalah. Cinta yang lebih perfect. Dan kami berpisah.

dan bunyi itu mempunyai irama. ngak perlu kenalan. Nada-nada terangkai dan terbentuk harmoni. kerompyang. Kaleng-kaleng akan berbicara! Mereka akan mengeluarkan bunyi. DIA MENENDANGNENDANG KALENG ATAU MEMBENTUR-BENTURKAN KALENG KE LANTAI HINGGA MENIMBULKAN SUARA BISING) Hahahaha…. sekarang aku memanggilmu Kebo. nama itu penting. namamu bodo. LAMA KELAMAAN NINA MENARI. Fan-tas-tic. Karena saat ini pula aku memberimu nama Kebo. aku suka itu. Hahahaha…. BAYU Oke. TERDENGAR SUAR BISING. Lagipula apa sih arti sebuah nama? BAYU Wahhh. hahahaha…. kurang ajar. BAYU Jangan tertawa! Aku serius. jadi nggak perlu kita tahu nama. NINA (BANGKIT BERDIRI LALU MENENDANG-NENDANG KALENG SATU PERSATU. kerompyang. His-tories! NINA Tapi saat ini kamu bukan histories. jadinya bodoh… setuju? NINA Sekali lagi kau panggil aku dengan sebutan itu. Hahahahaha… 98 . NINA TERTAWA-TAWA. dan kamu… NINA Bodo! BAYU Ohhh. kaleng-kaleng yang berserakan itu akan berbicara kepadamu… BAYU (MELONCAT GIRANG) Yeahh.. Setuju? NINA Ehhhh. dan sekarang sebutkan namamu (MENYODORKAN TANGAN) Aku Bayu.(MENGIBAS TANGAN) Sudahlah. NINA Kerompyang. Memangnya aku binatang apa? BAYU Makanya nama itu kuanggap penting.makanya ada sejarah. Biar ku tambah H. Musik terdengar.

Mam.BAYU (BERGAYA DAN BERNYANYI ALA ROCKER) Disaat ini kita satukan rasa Membentuk lingkaran berpegang tangan Jangan lepaskan aku Jangan ikat diriku Bawa jiwaku Ke alam bebasmu Yeahhhhhh!!! Kuatkan rasa Demi cintaaaa! Beri kebebasan Untuk dirikuuu! Cintai aku Hargai aku Lihatlah aku Peluk diriku Yeahhhhhh!!! (NINA DAN BAYU TERTAWA-TAWA. Nama saya Bayu. tante. NINA DAN BAYU MASUK) MAMA NINA (MEMBENTAK) Dari mana kamu malam begini baru pulang?? (PAUSE) Kamu siapa? NINA Ini teman Nina. Malam-malam begini anak saya bersama kamu…? BAYU Betul Tante. MEREKA SEPERTI MENDAPATKAN KEBEBASAN DIHATI YANG BISING) (PANGGUNG GELAP) (DIPANGGUNG TERLIHAT IBU NINA MENONTON TV. Nina… MAMA NINA Mamah tanya dia bukan kamu. Malam-malam begini anak tante bersama saya. MAMA NINA Malam-malam begini anak saya bersama kamu…? NINA Tad. MAMA NINA Nina naik masuk kamar. NINA 99 . MEREKA LALU BERPELUKAN. tadi. MAMA NINA Mamah tanya dia bukan kamu. Kamu siapa? BAYU (GUGUP) Saya Bayu.

Aku punya izasah. aku punya otak. aku punya kenalan. MEMANDANG SEKITAR DAN KADANG MEMANDANG BULAN YANG BERSINAR BULAT) (NINA MEMENCET HP. MENEKAN HP DAN MENDEKATKAN KE TELINGA. memakimaki kamu jika kamu datang lagi ke rumah ini. aku juga mampu. Karena kamu sok jadi wanita karier!! 100 . NINA TERLIHAT RISIH. MAMA NINA MEMANDANG SINIS) MAMA NINA Tolong dengar. Bapak ke kantor dan ibu memasak. Kemana sih dia… (NINA DUDUK TERPEKUR SAMBIL MENOPANG TANGAN DI DAGU.Mam… MAMA NINA Masuk kamar! (NINA KELUAR PANGGUNG. BEBERAPA ORANG BERPACARAN LEWAT. SEBELUMNYA DIA MELAYANGKAN KISS BYE JARAK JAUH KEPADA BAYU. Dan aku yakin hal yang buruk juga akan terjadi dengan Bayu. BAYU MEMBALAS. Tante. Tapi saya tidak ingin berteriak-teriak. Dan semua itu gara-gara kamu. Silahkan menghubungi beberapa saat lagi… NINA Bayu kok mailbox sih… (BERJALAN DIPINGGIR TAMAN. anak bungsu kita. baru semester 4 sudah hamili anak orang. TERDENGAR SUARA MAILBOX) SUARA MAILBOX Nomor yang anda tuju segaja tidak aktif. Selamat malam… (PANGGUNG GELAP) (PANGGUNG ADALAH TAMAN DENGAN LAMPU BULAT DIMANA ADA BEBERAPA BANGKU YANG NAMPAK KOSONG. MEREKA DUDUK DEKAT NINA. Memangnya kamu aja yang pantas cari uang. Paham? Selamat malam… BAYU Paham. TAK LAMA TERDENGAR SUARA BIP SMS 3 KALI. Lihat si Lilo. Aku yang cari uang kamu diam dirumah! Dari zaman dulu hal itu sudah wajar. aku bisa cari kerja. kamu ikut-ikutan cari uang samapi-sampai urusan rumah terbengkalai. Lihat si Koko sekarang dia masuk panti rehabilitasi. saya memang pengagum sinetron. MENGIRIM SMS. Bahkan aku yakin bisa cari kerja dengan gaji yang lebih besar dari gajimu sekarang! PAPAH BAYU Itulah egoismu. (MENEPUK DADA) Nih. NINA MENGECEK LAPORAN) NINA Masih nggak aktip. NINA MEMASUKI PANGGUNG. Dan itu sudah masuk kurikulum anak SD! Tidak bisa lagi diutak-atik! MAMAH BAYU Enak aja. DIA BERDIRI DAN PERGI) (DIPANGGUNG AYAH DAN IBU BAYU TERLIHAT BERTENGKAR) PAPAH BAYU Kamu yang seharusnya mikir. BULAN BULAT BERSINAR.

jadi sebagai ayah. Belajar!! BAYU Belajar? Bayu sudah bosan belajar. Kamu selalu menganggap aku kuat. perhatian… kamu seharusnya memberikan perhatian yang lebih besar. Dan kekecewaan itu. Ayo sana masuk kamar!! Justru karena bukan urusan anak-anak Bayu bertanya. Pap? Bayu dengar kok semuanya. Sana masuk ke kamar! BAYU Kenyataannya kan begitu Mam. Ini bukan urusan anak-anak. Betul kan Pap? MAMAH DAN PAPAH BAYU Diam kamu!! BAYU Berarti betul kan kalau Bayu bukan anak-anak. Dan kamu tidak pernah memperhatikan itu. apa tugasmu lepas dari perhatian? Jangan lari dari tanggung jawab kamu! BAYU (BERTERIAK SAMBIL MENGANGKAT KEDUA TANGAN SEPERTI PAK POLISI) Stop! Stop! Semuanya stop berbicara. berangkat pagi pulang malam. Meeting dikantor. Seorang ibu!! MAMAH BAYU Lah. Buktinya Bayu ngomong disuruh diam. mam? Teriak-teriak sampai kedengeran ke kamar Bayu. PAPAH BAYU Itu. malah disambungin terus. MAMAH BAYU Hehh. masalah anakanak. Itu karena kamu perempuan. ya karena kamu nggak pernah kasih perhatian. (PAUSE) Saya sangat kecewa. aku mampu!! (BAYU DATANG) BAYU Ada apa pap. ingat itu? Ingat?? PAPAH BAYU Waktu itu aku terlalu stress dengan segala masalah. malah bawa anak-anak segala?? Apa selama ini kamu selalu perhatikan anak-anak? Berangkat pagi pulang malam. Mam. mam. Ini bukan urusan anak-anak. MAMAH BAYU Ya ampunnn. Perhatian. PAPAH BAYU Hebat sekali kamu bicara.MAMAH BAYU Eh. eh. Saya sangat kecewa. Belum lagi kerjaan kantor. Sungguh-sungguh saya kecewa. mamah bilang diam. aku bisa. saudara-saudaramu yang selalu merongrong minta ini minta anu. Ayo sana masuk kamar. di hotel anu sampai-sampai kamu meeting sama sekrestrismu yang bahenol itu? Kamu telantarkan aku dan anak-anak. itu hasil didikan kamu! MAMAH BAYU Sembarangan nuduh! Karena kenapa anak bisa begitu. Berantem lagi? MAMAH BAYU Hushhh! Diam kamu. tidak bisa saya lukiskan dengan kata-kata… Papahku Mamahku… aku tidak bisa bicara… 101 . malah nyambung terus.

Yang laki-laki dan perempuan. NINA Bukan cuma penggemar sinetron. Aku tidak bisa jam tujuh tadi ke taman. mungkin berbakat menjadi pemain film. NINA Kita pergi ke taman sekarang. KEDUANYA BERBICARA MELALAUI TELEPON) BAYU Maafkan aku. BAYU Kamu rindu…? 102 . mau? BAYU Tapi sudah malam. Meski sekarang tak pernah kunjung pulang. TAPI MASIH TERDENGAR SUARA PERTENGKARAN PAPAH DAN MAMAH BAYU) (PANGGUNG TERANG. Mau dengar? (TERDENGAR SUARA-SUARA ORANG TERTAWA) BAYU Sudah kudengar. BAYU Kenapa mamahmu tidak menikah saja? NINA Mamah bilang sulit mencari pengganti seperti papahku.(BAYU KELUAR) (PANGGUNG GELAP. Kadang jumlah mereka tidak tentu. Dan penggemar sinetron pasti akan berteriak-teriak memaki-maki namaku karena anaknya pergi malam-malam denganku. Kamu pasti marah… NINA Jelas marah dong! Memangnya kenapa kamu nggak datang? BAYU Mau tau? NINA Pasti dong. DIKIRI BAYU SEDANG DUDUK SANTAI DI SOFA. NINA Mereka sedang bermain kartu. bisa malam. NINA Mereka berkelahi lagi? Seberapa sering mereka berkelahi? BAYU Tergantung keinginan. BAYU Dengar baik-baik (SUARA MAMAH DAN PAPAH BAYU TERDENGAR LAGI) Sudah jelaskan…? Itu alasannya. DISEBELAH KANAN NINA SEDANG TENGKURAP DI RANJANG. Yang perempuan bisa berjumlah 2 sampai 4 orang dan yang laki-laki juga demikian. Papahku laki-laki yang gagah dan lemah lembut. Aku mau ketenangan seperti ketenangan yang aku rasakan di taman. nggak pernah tentu… NINA Bising…? BAYU Jelas bising. Bisa pagi. Dan setelah itu mereka akan tidur bersama seperti orang gila. bisa subuh.

MAMAH NINA Kalau mereka tahu kita akan menikah. Tapi cintaku padamu cinta yang suci. tapi. Mas? PAPAH BAYU 103 . sayang. MAMAH NINA Sudah hampir 10 tahun aku hidup menjanda. Hidup penuh dosa. PAPAH BAYU Jangan lihat status kita. Dimana setiap hari aku terpaksa berbohong kepada istri dan anak-anakku. Mas. Sampai-sampai kubawa ke alam mimpi. Dia sepert pergi bersama kabut putih dan menghilang. Semuanya harus dengan penyelesaian yang baik. Ingin sebenarnya aku menikahimu. toh mereka akan mengerti sendiri. ahhh… MAMAH NINA Karena istrimu itu? Itu yang membuat kamu berat untuk menikahiku? PAPAH BAYU Termasuk hubungan Bayu dan Nina. Nina bobo Kalau kamu bobo Papahmu datang Bobo sayang Lupakan yang hitam Biarkan hatimu Ditemani malam (DIPANGGUNG KEDUANYA MENUTUP TELEPON. PAPAH BAYU Aku juga bingung. Kau tahu kan bagaimana rasanya? Aku kesepian. Mas. Tapi tidak semudah itu.NINA Rinduuu sekali. Aku sudah pernah melarang. papahku tidak mendengar. Dan dalam kamus cintaku. besok malam saja. kau adalah wanita terhormat yang pernah aku temui. MENATAP LANGIT-LANGIT HINGGA LAMA-KELAMAAN LAMPU PANGGUNG PUN PADAM) (SEBUAH TAMAN DENGAN LAMPU BULAT DIMANA ADA BEBERAPA BANGKU YANG NAMPAK KOSONG. Plz… BAYU Oke. Tapi lihat cinta kita. BULAN BULAT BERSINAR. (PAUSE) Mau pergi ke taman sekarang…? BAYU Jangan sekarang. Kesepian terus hidup begini. MAMAH NINA Dimuka bumi ini. Kesepian… PAPAH BAYU Aku juga kesepian. Cinta kita ini cinta yang tulus dan suci. tapi sayang. tapi kelihatannya mereka memang sudah benar-benar saling cinta. PAPAH BAYU DAN MAMAH NINA DUDUK BERDUA) MAMAH NINA Jadi sekarang bagaimana? Yang jelas anakku dan anakmu berpacaran. Tapi yang jelas aku minta kejelasan darimu. (BERNYANYI) Nina bobo O. aku akan menikahimu. Waktu aku bertemu aku sudah melambai-kan tangan. apakah kamu benar-benar mau menikahiku atau tidak? PAPAH BAYU Tentu. Sekarang lebih baik kita tidur… NINA Nyanyikan aku satu lagu dulu. MAMAH NINA Aku memang perempuan kotor.

kan itu kacau. tapi tiba-tiba saja kita mendengar kalau anakku hamil karena perbuatan anakmu.Sampai ke akhirat! MAMAH NINA Tapi seandainya anak kita lebih duluan bagaimana. Mas. BAYU Disini? NINA Iya. MENANGIS. NINA (TERISAK) Dan itu berarti kamu akan meninggalkan aku? BAYU Belum tentu. dimana lagi? (NINA LANGSUNG NAIK KE ATAS RANJANG. Diranjang ini. Semakin hari kamu semakin pintar dan juga cantik. Seandainya rencana mereka tidak terwujud. toh kita akhirnya tetap jodoh. Mas? PAPAH BAYU Maksudmu? MAMAH NINA Permisalkan saja anakku hamil karena perbuatan anakmu. PAPAH BAYU Itu yang bahaya! MAMAH NINA Musti dicegah itu. Kita terlalu cepat mengambil keputusan. sayangku… MAMAH NINA Ahh. NINA DAN BAYU KEMUDIAN PERGI) (PANGGUNG GELAP) (DIPANGGUNG NAMPAK SEBUAH RANJANG. PAPAH BAYU Dicegah? Kamu kira demam berdarah?? MAMAH NINA Ya terang dicegah dong? Kalau pada suatu saat nanti kamu sudah cerai dengan istrimu dan kita langsung merencanakan pernikahan. Aku rasa kita terlalu cepat mengambil keputusan seperti ini. LAMPU MENYOROT KEARAH NINA DAN BAYU YANG NAMPAK MEMPERHATIKAN KEDUA ORANG TUANYA. Mas? PAPAH BAYU Bener juga kamu. BAYU MENDEKAT DAN MEMBUJUK) 104 . NINA DAN BAYU MASUK) NINA Kamu yang menentukan sekarang. mas bisa aja… PAPAH BAYU Bener! Tanya aja penonton hehehe… (CAHAYA PADA PAPAH BAYU DAN MAMAH NINA GELAP. (NINA TENGKURAP DIATAS RANJANG. Kita lihat nanti apa yang terjadi. HENDAK MEMBUKA BAJU) BAYU Stop! Stop! NINA (TIDAK JADI MEMBUKA BAJU) Kenapa? (BAYU MENGHAMPIRI NINA) BAYU Terlalu cepat.

BAYU Sudahlah. Tapi asal kau tahu. BAYU Tidurlah… NINA Nyanyikan aku satu lagu dulu. semakin hari aku semakin bertambah tua. Plz… BAYU Oke. Tapi aku merasa. Maafkan aku. aku sangat mencintaimu. orang tua kita yang jodoh atau kita yang jodoh? BAYU Sulit untuk ku jawab sekarang ini. NINA Tapi aku mau tahu pendapatmu. Mungkin bukan karena umur. Nina bobo Kalau tidak bobo digigit nyamuk Bobo sayang Adikku yang manis Kalau tidak bobo digigit nyamuk TAMAT Drama Remaja (NOMINATOR) 105 . (BERNYANYI) Nina bobo O. aku tidak bisa menjanjikan hubungan kita untuk sekarang… NINA Tapi kamu masih mencintaiku kan…? BAYU Setulus hati… NINA Betul? BAYU Betul. beban hidup memang terkadang terasa berat untuk kita tanggung. mana yang kamu pilih. NINA Aku begitu lemah sekarang. tapi karena persoalan.

Karakter Gadis Botak/Siti Pria Mohwak Teman Guru Murid-murid Perempuan Muda Nenek Suami 106 . SEGALA HAL IA LAKUKAN UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA PEREMPUAN BISA JADI PEREMPUAN TANPA ANTING. BAHKAN TAK BERTELINGA. SEMUA TELAH IA RENCANAKAN DAN MERACIK SESUATU UNTUK MEMBUKTIKAN BAHWA ANTING ITU SESUATU YANG TAK BERGUNA. YANG AKHIRNYA IA HARUS TERBUNUH SEBAGAI PEREMPUAN YANG TAK BERTINDIK.Anting oleh Imran Laha Sinopsis PERJALANAN SEORANG GADIS MUDA YANG BERNAMA SITI UNTUK MEMUSNAHKAN ANTING.

Akhirnya kusimpulkan setiap komposisi sex di dunia remaja yang begitu fantastic dengan fenomenanya. KECUPAN-KECUPAN IBARAT TETESAN AIR MEMECAH PADA GENANGANNYA. KEKISRUHAN TERUS BERLANJUT MENGIRINGI ALUNAN GERUTU YANG DALAM DAN BERAROMA KEMARAHAN YANG KELUAR DARI SOSOK YANG TERTELAN GELAP ITU. Daging lebih di dadaku.. Terlalu ketinggalan zaman menurutku.. Setelah kupelajari setiap huruf-huruf gairah kemudaanku dengan berbagai pembenaran. tak perlu sebuah tindikan dan anting untuk mengatakanku seorang wanita. TERTUKAR SEBUAH KAMAR LOSMEN SEDERHANA YANG KHAS DENGAN KEREMANGAN.. Ada juga liang di selangkanganku yang kau andaikan bibir dari surga. TUANGAN AIR DALAM BOTOL. Suara Wanita Inilah yang kau inginkan. BAHKAN PERCIKAN-PERCIKAN LUDAH MENYUMPAH SEMESTA DAN MENGGEMA MEMBERAIKAN BUHUL-BUHUL KEPEKATAN MALAM. 107 . DI BALIK SEMUANYA. MEREKA BERPELUKAN. Entah itu berukuran kecil atau besar. ADA SEGUMPAL CAHAYA LEWAT BERGANTI-GANTI MENERANGI MEJA YANG KISRUH DENGAN BUNYI DENTINGAN GELAS. RUANG SEINDAH KOMPOSISI TARIAN DALAM TAMAN SURGA. Free sex telah kututup dalam kitab Kamasutra. DUA SOSOK REMAJA BERCUMBU DIIRINGI KESEPIAN MENGALUN BIRAHI. KEREMANGAN MEMBAHANA BUMI. Aku lupa. SUARA MESIN LAS YANG TERKADANG EFEK SINAR LAS MENERANGI KEGELAPAN MISTERIUS ITU DAN TERLIHAT SEAKAN SILUET NEGATIF FOTO/KLISE. AIR YANG MENDIDIH. Kini sudah usang berdebu dan entah di bilik ingatan mana kusimpan dia. Hanya nomor hotel semalam yang bertengger dalam ingatanku . DAN DEGUPAN-DEGUPAN BIRAHI MEREKA BERSUARA DALAM KAMAR ITU . kau tak peduli. TERDENGAR ANGIN MENDESIR GANAS. IBARAT KIPAS ANGIN. Dengan kedua itu.. ADA PINTU YANG TERTUTUP RAPAT BERNOMOR 501. NAFAS KEDUA SOSOK ITU MENAMBAH KENIKMATAN MUSIK. SILUET RAMBUT SEORANG WANITA MENGGELIAT SERUPA TARIAN ULAR. hanya orgasme yang menjawab. Sosok di balik gelap.Istri Siti Kecil DI SUDUT BUMI MALAM. DENGAN SEKETIKA SOSOK DI BALIK GELAP LENYAP.

. Mana ada orang tua dulu tahu tentang Chek In Hotel.. Lihat rambutku. dadanya naik turun mendenguskan gelisah.. besok hari terakhir pembayaran SPP. Umurku masih 17 tahun dan Perempuan ini belum juga istriku . Dengan terpaksa ia merapatkan matanya hingga yang ada hanyalah kerutan pejaman. perlukah anting untuk membuatmu penasaran? Suara Lelaki Tak penting untukku senggama yang romantis. Coba tadi aku dan perempuan ini patungan membayar hotel . Setidaknya aku tak melakukan imajinasi yang berujung 501. beranting di telinga kiri. Apa telingamu akan gatal tanpa anting? Di sudut bumi yang lain merebak cahaya. aku benar-benar cantik. Dasar kampungan! Aku tak pernah mendapatkan ini dari mereka. Jangan lewatkan setiap detailnya.. Mata itu meringis malu. karena pasti kau akan menyesal. Ini adalah imajinasiku. Suara Lelaki 501! . Tidak ada yang bisa mengalahkan predikatnya sebagai keanggunan... akulah raja.ha-ha-ha. Walau emas yang menggantung di tindikan sekalipun.. Dan aku tak yakin punya waktu denganmu lagi .. entah kenapa bisa sama dengan nomor kamar ini. Padahal itu untuk kemajuan. Kita saling menyerahkan dan memahkotai. Dan mana tahu orang tuaku tentang 501 . Perang ini semakin menjelaskan kemenanganku. Jangan-jangan malam ini ada razia di setiap hotel. Tegukan-tegukan ludah ketakutan 108 . Anting hanyalah lambang perbudakan dunia. Di kala seperti itu.. aku merasa telah hidup di umur dewasa. Wanita ini adalah senjataku untuk merenggut sejarah kemudaan. Seakan ia tak percaya. kau akan meminta lagi.Suara Lelaki Biarlah adegan ini cepat mencapai. Apakah orang tua berpikir seperti itu juga? Mereka malu. Suara Wanita Inilah adegan pertukaran kehormatan.. aroma kemenangan telah tercium. Bukan anting yang menentukan. yaitu selama waktu itu berjalan. Akulah kedewasaan sejati. Matanya menyalak menyinari layar komputer yang membiaskan cahaya. Sangat keras pejaman itu hingga getaran menjalar keseluruh tubuhnya. Keperawananmu adalah mahkota untukku. Saat itupun bisa kuludahi wajah kerut dan sok tua para pendahulu. kau hanya bisa onani dengan rasa penasaran . aku tanya sekali lagi.. Nomor ini tertera di resletingku juga. ah aku lupa. bertatto. Setiap detik kupikir adalah Doggy Style. Suara Wanita Kau bisa menikmati misteri tubuh yang bernama wanita. Mereka hanya segumpal nasihat yang melewati muda tidak seperti ini. Suara Wanita Bahkan kau pun akan terkejut ketika melihat darah di bibir surga itu. telah kuubani dengan ketabuan. kemana harus kucari uangnya. keyakinanku hanya satu. Bila jebol.... bersinglet hitam. Kini yang ada remaja berambut Mohwak. Sungguh aku sangat jenius.. Saat kurenggut. Ya 501! Nomor yang kini ada dalam kemenanganku. Seiring lenyapnya kamar senggama pikir itu. Ini suatu kehormatan untukku. dan berhadapan dengan komputer..

menambah getar dalam lubuk hatinya. Jari-jari yang berada di atas keyboard seakan paku yang telah menancap sepanjang peradaban kenistaan. Tiba-tiba semuanya meledak dalam dering Hp. Dengan gerak sigap bertanda gugup, remaja itu merogoh Hpnya yang ia sendiri lupa di mana. Cukup lama ia mencari dan akhirnya ketemu juga. Tapi ia belum juga menerima panggilan itu setelah ia melihat nama yang tertera di Lcd Hp. Lama ia berpikir lalu dengan ragu-ragu dia menekan tombol Yes dan perlahan Hp itu diantar ke telinga yang beranting. Mendengar sebentar dengan mata menerawang memikirkan sesuatu.

Pria Mohwak Akan aku jelaskan saat kita bertemu nanti ... aku tak tahu, itu mungkin orang lain ... ya, aku malu. Khususnya terhadap kamu ... sudahlah sayang, cukup. Jangan kamu teruskan kemarahanmu. Aku tak peduli apa kata orang tuaku nanti, aku hanya takut jikalau ini membuat cintamu berkurang ... kau ingat puisiku untukmu? Ingatlah itu, agar kamu percaya bahwa aku benar-benar mencintaimu ... kamu tahukan sayang, sex semacam ini (sambil menunjuk layar komputer dengan jari-jarinya) sudah ketinggalan jaman. Dan kamu juga tahu, aku remaja modern ... aku masih ingat sayang, anting yang kamu berikan ini adalah pengingatku. Dengan begitu kamu seharusnya mengingat puisiku juga, sebab waktu itulah kamu memberikan anting ini ... masak kamu lupa!... dua bulan yang lalu ... ya, aku sangat cepat menyerap perkembangan jaman ... aku lupa nama wanita itu ... ehm, siapa ya, si .. si.. siapa ya, Siti! Ya Siti, aku ingat sekarang. Namanya Siti ... dia teman sekelasku, dia meninggal sebulan yang lalu ... dia bunuh diri bersama semua wanita dalam kelasku, termasuk Guru Pendidikan Moral yang waktu itu bertepatan punya jadwal di kelas ... dia wanita gila menurutku ... kalau kamu melihat beberapa saat setelah terjadi peristiwa itu, kamu akan bersepakat dengan ungkapanku tadi ... saya datangnya ketika kelas sudah dipenuhi oleh Polisi dan orang banyak. Mayat-mayat wanita itu tak bertelinga semuanya ... iya, akupun heran kenapa dengan hanya sepenggal telinga mereka bisa mati. Menurut penglihatanku, mereka masih terlalu cantik untuk menjadi mayat ... oh maaf sayang, aku tak bermaksud merendahkanmu dengan mengatakan mereka cantik ... ya, kamulah yang paling spesial di hatiku ... iya kan? Kamu sendiri bisa mengatakan wanita itu jenius. Kalau aku mengatakan dia gila ... sampai sekarang pun Polisi tidak sanggup memecahkan kasus itu. Menurut Polisi itu pembunuhan yang paling sadis selama ini. Soalnya irisan-irisan telinga itu sangat halus. Tidak terlihat goresan-goresan pemaksaan. Padahal alat yang digunakan untuk mengiris telinga adalah Gergaji. Koki seahli apapun tak bisa mengiris seindah itu ... dan yang lebih aneh lagi semua potongan telinga mereka tak ditemukan di awal peristiwa. Nanti setelah divisum baru mereka tahu semua potongan telinga itu ada dalam perut Siti, termasuk telinganya ... apakah itu bukan hal yang gila? ... aku pun tak percaya pernah melakukan hubungan sex dengan seorang maniak ... aku juga tak tahu siapa yang merekam dalam kamar itu, aku hanya bisa terkejut ketika adegan dalam kamar itu telah tersiar di Internet ... (Hp di genggaman Remaja Mohwak berbunyi menandakan Lowbat.) Aduh sayang, kamu sekarang cari Warnet terdekat! Kita teruskan obrolannya lewat Chating. Batre Hp aku hampir habis ... (Belum juga habis katakatanya, Hp kehabisan Batre.) 109

PINTU RAPAT YANG BENOMOR 501 ITU, MEMBUKA KEMBALI CERITA SESUDAH ADEGAN SEX DITAYANGKAN. TAK LAGI TARIAN SURGA YANG TERLIHAT, HANYA DUA SOSOK DI BALIK SELIMUT. BUKAN LAGI DEGUPAN YANG BERUCAP. TAPI PERCAKAPAN NYATA BERADU. MEMECAH DENTINGAN CAHAYA IDE KEMAJUAN ...

SANG LELAKI.
Aku dewasa. Akulah raja sekarang. Saatnya untuk meludah pada setiap orang tua.

SANG WANITA.
Akhirnya aku sendiri membuktikan. Akulah pemilik keanggunan. Akulah wanita itu.

SANG LELAKI.
Kamu ingat Siti. Seanggun apapun, kamu hanya mahkotaku. Kamu properti ...

Sang Wanita
Beraninya kamu mengatakanku seperti properti. Apakah kata itu yang berlaku juga pada anting.

SANG LELAKI.
Kurang lebih seperti itu.

Sang Wanita
Tanpa properti anting itu, aku tetap anggun dengan darah yang keluar dari selangkanganku.

SANG LELAKI.
Darah itulah mahkota yang kurenggut untuk menjadi dewasa.

SANG WANITA.
Ha, lucu. Kamu pikir dengan itu kamu sudah dewasa? Belum.

SANG PRIA.
Lalu apa?

SANG WANITA.
Berani menentukan pilihanmu secara jujur. Kalau hari ini, kamu masih takut dan sebisanya bersembunyi di balik pintu hotel. Puh ... kayak anak-anak yang baru belajar onani.

SANG PRIA.

110

Jenius kamu Siti. Aku punya gagasan yang paling modern mendengar penjelasanmu. Sex mutakhir. Sodomi dengan lelaki. Itukan namanya memilih untuk melakukan dengan lelaki. Dan aku jujur padamu. Ah, aku puas sekarang. Akulah raja.

Sang Wanita
Sakit.

SANG PRIA.
Apa bedanya dengan kamu wanita tak bertindik. Kamu sakit juga. Mendingan kamu jadi lelaki saja ...

Sang Wanita
Jenius...jadi tak perlu lagi kupikirkan masalah keanggunan ...

KEDUA MATA REMAJA ITU BERBINAR-BINAR DENGAN SENYUM SIMPUL YANG PALING MANIS. KEDUANYA MELAYANGKAN IMAJINASI PADA KEREDUPAN CAHAYA YANG MAKIN REDUP, MAKIN REDUP LAGI, HINGGA MASUK DALAM KEPEKATAN GELAP. CAHAYA MUNCUL BERBENTUK LINGKARAN DI SUDUT BUMI LAIN. BERDIRI SOSOK DENGAN DANDANAN SEORANG GURU. SOSOK ITU SEPERTI SEDANG MENGAJARKAN SESUATU. GURU SEMUA HARUS BERHUBUNGAN DENGAN ETIKA. JANGAN PERNAH MELEBIHI KODRAT, KARENA ETIKA BERHUBUNGAN ERAT DENGAN KODRAT. BIARLAH ADA ATURAN-ATURAN KHUSUS UNTUK LAKI-LAKI DENGAN SEMUA ATRIBUTNYA. BEGITU JUGA DENGAN PEREMPUAN ...SEMUANYA MENGERTI? TAK ADA YANG MENJAWAB. SEMUA TETAP GELAP. HANYA TEMPAT GURU ITU BERDIRI YANG DITERANGI CAHAYA. SEMENTARA SANG GURU MASIH MENUNGGU JAWABAN. GURU MASAK BELUM MENGERTI? SAYA KASIH CONTOH, SEORANG LELAKI DIBERIKAN KODRAT OLEH SANG PENCIPTA MEMILIKI TUBUH YANG LEBIH KUAT, JADI SEANDAINYA LAKI-LAKI MELINDUNGI PEREMPUAN ITU DIKATAKAN ETIS. KALAU SEBALIKNYA DIKATAKAN TIDAK ETIS. BEGITU JUGA PEREMPUAN, TIDAK DIKATAKAN ETIS KALAU DIA BERBICARA KASAR. KARENA PEREMPUAN ITU TERCIPTA DENGAN KELEMBUTAN.
111

TAPI BAGAIMANA DENGAN SITI YANG TAK BERTINDIK SEGALA .SATU CAHAYA TERANG DI SUDUT LAIN. SEMUANYA MEMPERHATIKAN GADIS ITU. SEMUANYA MENOLEH KEBELAKANG SEIRING CAHAYA MENYALA LAGI DAN MENAMPAKAN SOSOK GADIS YANG TERTUNDUK DIAM. 112 .. CAHAYA LAIN LAGI. PEREMPUAN DICIPTAKAN TUHAN UNTUK MENGANDUNG. SUASANA MENJADI TEGANG SEAKAN SEMUA MEMUSUHI GADIS YANG TERTUNDUK MALU ITU... CAHAYA DI SUDUT LAIN LAGI.. APALAGI AKU SEORANG LELAKI. MURID 3 BERARTI. MURID 1 SAYA MENGERTI SEKARANG. SITI KAMU JANGAN SOK TAHU. MISALNYA ANTING. PEREMPUAN HARUS PUNYA PAYUDARA. MURID 4 MENJADI TIDAK ETIS KALAU KITA BERHUBUNGAN SEKSUAL DENGANNYA. MURID 4 KALAU BEGITU PEREMPUAN HARUS MEMPUNYAI ATRIBUTNYA. BISANYA KAMU BICARA TENTANG HUBUNGAN SEKS.. PADAHAL AKU TAHU KAMU BARU SAJA BELAJAR ONANI. MENAMPAKKAN SOSOK MURID YANG MENGACUNGKAN TANGAN. ADA CAHAYA LAGI DI SUDUT YANG LAIN MURID 2 BEGITU JUGA LAKI-LAKI DICIPTAKAN TUHAN UNTUK MEMBUAHI.JADI SANGAT ETIS KALAU LAKI-LAKI MENGHAMILINYA. ITU SANGAT ETIS KALAU DIFUNGSIKAN. PUNYA VAGINA BIAR ETIS DIANGGAP ORANG LAIN.

YANG PENTING. KALAU BUKAN HANYA KARENA INGIN MENDAPATKAN BELAI LAKI-LAKI. SITI JANGAN SEMBARANGAN BICARA. APA TUJUANMU MEMAKAI ANTING. APA YANG BISA KAMU PERBUAT TANPA ANTING ITU. HABIS GELAP TERANG. SITI TUTUP MULUTMU WANITA JALANG. SITI MEMBALAS DENGAN TATAPAN SERIBU RENCANA. MEMBUAT SITI TERDIAM DAN HANYA BISA MENATAP. MURID 4 MANA BUKTINYA? PERTANYAAN MURID 1 YANG BERJENIS KELAMIN LELAKI ITU. HABIS GELAP TERANG BEGITU SETERUSNYA. ANTING ITU MEMPERJELAS KAMU SEBAGAI SEORANG WANITA JALANG. ITU HANYA BAHASA KEIRIANMU SAJA. MURID 3 AH. CAHAYA KHAS MESIN LAS PUN TAK KETINGGALAN MENAMBAH KESERIUSAN MISTERI ITU.. GURU TENANG ANAK-ANAK.. MASIH DENGAN SEPENGGAL CAHAYA BERPUTAR DAN BERGANTIAN MENERANGI SOSOK ITU. SUMPAH SERAPAH BERTEBARAN .MURID 2 ITU TIDAK PENTING. BUMI PERLAHAN MEREDUP TERTELAN GELAP HINGGA SOSOK DI SUDUT BUMI LAIN TAMPAK JELAS DENGAN KEKISRUHANNYA YANG KHAS. DENTINGAN GELAS. SEMENTARA MURID 1 MENGGODA DENGAN MATANYA. PALING HANYA BERKACA DI DEPAN CERMIN DENGAN SEGALA KESEPIAN HATIMU. DI MANA-MANA SEMUA SAMA. 113 .. (PADA SITI) SEMUA BENAR SITI. MAKANYA KAMU BICARA SEPERTI ITU.. AIR MENDIDIH TERUS MELANJUTKAN KISAHNYA. ANTINGLAH YANG MEMPERCANTIK PEREMPUAN. TANPA ANTING PUN AKU MASIH BISA DISEBUT PEREMPUAN. LEBIH BERMORAL JIKA KAMU MEMAKAI ANTING. KAMU PASTI TIDAK PERNAH DISENTUH LAKI-LAKI.

GADIS BOTAK KENAPA. Biarlah dia menjadi fosil-fosil. Yang jelas aku tak selera lagi dengan hal-hal ketinggalan jaman . Gadis Botak Lalu kamu mau kita ditangkap Polisi di sini? Ayo kita paksakan untuk berjalan.) GADIS BOTAK BIARLAH BANCI ITU BERISTIRAHAT SEBENTAR. Sesuatu yang membawa ketingkat kemabukan paling tinggi. Dasar kampungan! Setelah semuanya dia mau meninggalkanku. Dengan kejeniusanku ini. Segala macam barang berserakan dan genangan lumpur tak ketinggalan menghias. JANGAN KITA BERISIK DI SINI. Yang satu pria berambut Mohwak dan satu lagi Gadis berambut botak.Sosok di balik gelap Begitu juga dengan Drugs..) Bumi kembali beralih menjadi sudut remang. Kuno. KAU TAKUT? LAKI-LAKI BANCI. lalu banyak bicaranya. Kali ini tempatnya berantakan layaknya sebuah pasar tradisional yang habis dipakai untuk jualan. PRIA MOHWAK TAK SETIA KAWAN.. menjadi tempat sandaran ketiga remaja yang sempoyongan itu. seharusnya yang aku racik adalah sesuatu yang lebih mahal.. Bahkan bom yang meleburkan tubuh menjadi bagian-bagian molekul tak sanggup menandingi. Drugs pun bukan teman yang setia. PRIA MOHWAK 114 . Kenikmatan yang bahan itu tawarkan bukan sesuatu yang baru. Tapi sebelum ia melakukan itu. Bahan kimia yang telah jauh tertinggal dibanding kejeniusanku. Pria Mohwak Apa yang harus kita lakukan? Aku tak kuat lagi berjalan. Puh(meludah). Salah satu dari mereka sudah tak dapat bangun lagi akibat mabuk. Lebih dari Trance. Drugs yang harus membayar padaku untuk setia mencintainya. Segala bunyi khas meja ilmuwan menjadi musik pada kegelapan itu. Lebih dari ekstase. Dengkul ini tak bersahabat. Terjadi percakapan antara dua remaja yang masih sadar. (sosok itu meneruskan pekerjaannya.. Tumpukan-tumpukan karung yang sudah belel. aku mendahuluinya. Pria Mohwak Bagaimana dengan dia? (menunjuk temannya yang tergeletak. Dan aku tak mau menjadi Darwin yang bodoh dengan meneliti fosil-fosil. Dan lucunya aku harus membayar mahal untuk dia. Sekarang dia ada di belakang jaman anak-anak kuno.

GADIS BOTAK 115 . GADIS ITU MENGUNGKAPKAN SESUATU DITELINGA YANG DIA JEWER) KAMU BANCI! PRIA MOHWAK SUDAHLAH. KAMU PEREMPUAN! HANYA SAJA KAMU TAK BERTINDIK. LALU DENGAN MEMPERTEGAS UCAPAN. GADIS BOTAK. AKU SEORANG GADIS PUN TAK BERTINDIK. KITA JANGAN MEMPERPANJANG MASALAH. LEBIH CANTIK MAKSUDMU. PRIA MOHWAK SEENAKNYA KAMU BICARA. AKU TAK RELA. GADIS BOTAK NAH. GADIS BOTAK PUH! MAU JADI PAHLAWAN? KAMPUNGAN. AYO KITA ANGKAT ORANG INI. GADIS BOTAK KALAU AKU TAHU KAMU SEORANG BANCI. APAKAH AKU BANCI DENGAN ITU.(SAMBIL MENJEWER TELINGA KIRI PRIA MOHWAK DAN MELIHAT ANTING YANG DIKENAKAN PRIA ITU.JUSTRU MENINGGALKANNYA ADALAH TINDAKAN PENGECUT. PRIA MOHWAK KAMU JANGAN SOK! KAMU INGAT KELAMINMU APA. MENURUTKU INI SUATU KEMAJUAN. AKU YANG MERENGGUT PERAWAN KAMU. LAGIPULA AKU MABUK. MALAM ITU. ANTING INI MEMBUATKU LEBIH MACHO APALAGI DITAMBAH DENGAN DRUGS. PRIA MOHWAK SUDAH. ITU KAMU SADAR JUGA. MANA ADA NAMA SITI SEORANG LAKI-LAKI. HANYA BANCI YANG MAU MELAKUKAN APA YANG KAMU KATAKAN TADI. AKU TAK INGAT APA-APA. TAPI KAU. INGAT NAMA KAMU SITI.

APA KARENA AKU MENGATAKAN KAMU TAK BERANTING. AKU YAKIN INI PERTAMA KALI BUATMU.. (MENYERAHKAN KUNCI KAMAR) INGAT 501 NOMOR KAMARNYA. GADIS BOTAK JANGAN BAWA-BAWA ANTING UNTUK MASALAH INI. AKU SUDAH MEMESAN KAMAR HOTEL. MURID 4 HEI. SITI KAMU MAU BUKTI? MAU COBA? AKU PUNYA WAKTU SEKARANG. JANGAN HANYA MULUTMU SAJA YANG BESAR. JADI KAMU PASTI GROGI. HINGGA SUDUT KUMUH ITU BERGANTI SUDUT MISTERIUS YANG DIDIAMI DUA SOSOK BERSERAGAM SEKOLAH. GADIS BOTAK ITU PERGI DENGAN KESAL. TERTINGGAL PRIA MOHWAK DENGAN SEGUDANG KEBINGUNGAN. SEKARANG KAMU PERGI. SOSOKNYA KEBURU DITELAN GELAP. SEGERALAH DITINDIK TELINGAMU ITU. AKU TAK PEDULI DENGAN BARANG ITU. INI ADA BANTUAN UNTUK MENGHILANGKAN GROGI (MENYERAHKAN SESUATU) SITI SABU-SABU! LAKI-LAKI PENGECUT.. KALAU PERLU AKU AKAN MEMUSNAHKANYA. (LANGSUNG PERGI) PRIA MOHWAK EH MAU KEMANA . GADIS BOTAK TANPA ANTING. KEREMANGAN MULAI MERASUKI BUMI. AKU TAK YAKIN KAMU SEORANG PEREMPUAN. LIHAT SAJA NANTI. 116 . KAMU SAJA YANG ANGKAT.AKU BANYAK URUSAN. KALAU TAK ADA TONJOLAN DI DADAMU. KAMU AKAN MERASAKAN BELAIAN SEORANG PEREMPUAN. DAN PERGILAH BELI ANTING. MURID 4 SABAR. KITA MAIN CANTIK. KAMU PUN. TADI KAMU YANG MEMAKSA UNTUK MENGANGKATNYA. JANGAN SEMBARANGAN.

KAMU SEORANG LELAKI YANG PERHATIAN.. AH. SERASA AKU DISELIMUTI DUA KEMABUKAN. PRIA MOHWAK TERNYATA KAU SADAR JUGA. SETELAH GELAP.. SITI SEDANG BERADA DI DEPAN CERMIN MEMBELAI-BELAI RAMBUTNYA. SUDAH BERULANGKALI AKU SELALU BEGINI. TIDUR DISEMBARANG TEMPAT... AKU TERPENGARUH SABUSABU TADI.KEREMANGAN MULAI TURUN LAGI MEMBASAHI BUMI. SEBAB DARAH PERAWAN TADI MEMBUKTIKANNYA. MALAH DITAMBAH LAGI DENGAN MABUK BAHAN KIMIA. LAMA DIA TERMANGU. TAK ADA RAMBUT PUN AKU MASIH WANITA. 117 . DALAM HIDUP. ANTING LAMBANG DARI ITU. TANGANNYA MEMBELAIBELAI RAMBUT. INI YANG DIKATAKAN SUPER MABUK. KETIKA GELAP.. TAK PERLU AKU PEDULI TENTANG KEANGGUNAN. HARI INI KAMU KATAKAN ITU. ITU BIASA. HABIS MABUK.BEGITU JUGA RAMBUT INI. SEBUAH PASAR TRADISIONAL YANG HABIS DIPAKAI JUALAN. MAKASIH. AKU HARUS TOTAL. BESOK KAMU MENGHISAP SABU-SABU LAGI. SITI MENGANGKAT GUNTING DI ATAS MEJA. TIBA-TIBA TEMAN MABUKNYA ITU MENGGELIAT. CAHAYA MENERANGI SUDUT YANG KUMUH DAN BERTABURAN KARUNG-KARUNG BELEL TADI. PRIA MOHWAK YA.BODOH! TAPI AKU SADAR DENGAN KETIDAK PEDULIANKU PADA KEANGGUNAN. TAK PERNAH KUTEMUI ORANG SEPERTI KAMU. DI TENGAH BUMI SEDIKIT CAHAYA MENGESANKAN KAMAR SESEORANG YANG KESEPIAN. TEMAN OH. SITI BENAR JUGA DIKATAKAN LAKI-LAKI TADI. AKU DARI TADI DISINI MENUNGGUMU SADAR.. DUA SOSOK TADI PERLAHAN TERTELAN GELAP TERSISA GERAK-GERIK PERDEBATAN MEREKA. DALAM KETIDAK PEDULIKU PADA KEANGGUNAN. LALU DIA MENGGUNTING SECARA PERLAHAN-LAHAN RAMBUTNYA MENGIKUTI RITME CAHAYA YANG PERLAHAN MEREDUP JUGA. AKU SUDAH MABUK DENGAN SEGALA PERMASALAHAN KEHIDUPAN. SOSOK PRIA MOHWAK MASIH TERDUDUK MENUNGGU SAMPAI TEMANNYA YANG MABUK SADAR.

PRIA MOHWAK DIA PERGI BEGITU SAJA. KAMU BEGITU KARENA AKU MENTRAKTIR SABUSABU... TEMAN BOHONG. AKAN AKU HADIAKAN KEPADAMU. TEMAN JADI KAMU ORANGNYA BERGAYA? PRIA MOHWAK SUDAHLAH KAMU SAJA TIDAK BERTINDIK.(IA MELIHAT ANTING DI KIRI TELINGA PRIA MOHWAK) KAMU SUKA ANTING? PRIA MOHWAK INI UNTUK GAYA. AKU ORANG YANG SANGAT BERSAHABAT. KARENA KAMU BAIK. PRIA MOHWAK AKU AKAN MEMBALAS DENGAN APA? 118 . PRIA MOHWAK DASAR KAMPUNGAN. TEMAN AKU PUNYA ANTING JUGA. BUAT APA KAMU MENANYAKAN HAL YANG TIDAK PENTING ITU. TEMAN BARU KALI INI ADA TEMAN YANG BAIK HATI TANPA SABUSABU. TEMAN KENAPA KAMU TIDAK SEPERTI DIA SAJA? PRIA MOHWAK AKU BUKAN ORANG SEPERTI ITU.TEMAN MANA BOTAK TADI. AKU DI SINI KARENA HATIKU BAIK.

PADAHAL AKU TAK PERNAH PEDULI. SAMPAI-SAMPAI GELAP LANGSUNG SAJA MENIMBUNI TEMPAT KUMUH ITU. SETIDAKNYA AKU TELAH DIKENAL ORANG TANPA ANTING. SOSOK DI BALIK GELAP SEMUA TELAH MENJALANI. PRIA MOHWAK JADI ANTING ITU HANYA UNTUK SUPAYA AKU BERGAYA? KALAU BEGITU APA YANG AKAN MEMBALAS SEMUANYA? TEMANNYA ITU MEMIKIRKAN SESUATU UNTUK MENJAWAB. SETELAH IA SAMPAI DEKAT SELOKAN. DATANG SEORANG NENEK-NENEK DENGAN 119 . DIA TERUS TERTAWA. DENTINGAN GELAS. AKHIRNYA SOSOK DI BALIK GELAP YANG MISTERIUS ITU. TERNYATA SOSOK DI BALIK GELAP ITU ADALAH GADIS BOTAK ATAU SITI. BUMI MULAI MEMANCARKAN CAHAYA KEREMANGANNYA.. SOSOK ITU SIBUK KEMBALI DENGAN KEMARAHANNYA. DAN ITU KELAHIRAN . AKU PUN TAK MENGERTI. KENAPA AKU HARUS BERTEMU DENGAN MASALAH ANTING. AIR MENDIDIH MULAI TERDENGAR. MASUK SOSOK PEREMPUAN MUDA DENGAN EKSPRESI GELISAH.HA. MEMBUAT SEMUA ATRIBUT PENEMUANNYA PUN MELEDAK-LEDAK HINGGA PADA TITIK YANG KLIMAKS.HA. ITU YANG LUAR BIASA . DENGAN GAYA YANG WASPADA.. LAMA IA BERPIKIR.TEMAN INI UNTUK MENAMBAH GAYA KAMU.. BUNYI KHAS MESIN LAS. SEKARANG INI AKU DINYATAKAN LAHIR KARENA BERPIKIR TENTANG ANTING. DAN KELAHIRAN HANYALAH PERTEMUAN. IA MELETAKKAN BUNGKUSAN ITU LALU IA BERSEMBUNYI DI BALIK SESUATU. IA MEMELUK SEBUAH BUNGKUSAN YANG SEKALI-KALI MENGELUARKAN TAWA DAN TANGIS OROK.. MUNGKIN TINGGAL KEMATIAN YANG SELALU MENAKUTI. TINGGAL BAGAIMANA MEMATIKAN ANTING. DENGAN KEMARAHANNYA. NYATA JUGA DALAM PANDANGAN AKIBAT SEMUA BOTOL PERCOBAAN MELEDAK DAN DITAMBAH LAGI SINAR LAS YANG MENYOLOK. SEKETIKA PUN DI SUDUT YANG LAIN MEMULAI DENGAN KEREMANGAN MISTERIUS DAN SEPENGGAL CAHAYA SERUPA KIPAS ANGIN YANG BERPUTAR. SETELAH ITU TERDENGAR ANGIN MENDESIR SERAM..HA! TAWANYA MENGGEMA BUMI.. SEBAB BUAT APA SESEORANG LAHIR TANPA DIKETAHUI ORANG? ITU BUKAN HIDUP TAPI MATI. LAMPU TIBA-TIBA MELEDAK JUGA DAN GELAP JADINYA. DALAM PERSEMBUNYIANNYA.

. SEBELUM NENEK SEMPAT MENINDIK. PEREMPUAN MUDA DENGAN MENINDIK SEPERTI ITU NENEK BILANG AKAN MENGHIDUPKANNYA? ANAK ITU PASTI KESAKITAN. KALAU AKU JUSTRU MENGHIDUPKANNYA.ANTING YANG MENYOLOK.ADA OROK RUPANYA. NENEK ITU MENGELUARKAN JARUM DARI TAS BELELNYA. DITARIKNYA TELINGA OROK ITU. NENEK SAYA INGIN MEMBUAT DIA BERTAHAN HIDUP. TAPI KAMU MAU MEMBUNUHNYA. BERGEGAS PEREMPUAN MUDA ITU KELUAR DARI PERSEMBUNYIANNYA UNTUK MENCEGAH.. NGERI MELIHAT APA YANG AKAN DILAKUKAN NENEK ITU. PEREMPUAN MUDA APA YANG AKAN KAU LAKUKAN NENEK GILA NENEK TERKEJUT DAN TAK SEMPAT MENINDIK. KAMU TINGGALKAN IA DI SINI KARENA KAMU TAK MENGINGINKANNYA.. SAYA TAHU APA YANG HARUS DIPERBUAT UNTUK OROK SEPERTI INI. LALU IA MEMERIKSANYA. SAYA YAKIN INI ADALAH ANAK JADAH. DAN AKU TAK AKAN MEMBIARKANNYA. PEREMPUAN MUDA ITU ANAKKU.. NENEK AH. NENEK ITU KAGET MELIHAT ADA BUNGKUSAN DENGAN SUARA OROK. SEMENTARA PEREMPUAN MUDA TADI. PEREMPUAN MUDA BOHONG! NENEK MAU MEMBUNUHNYA! NENEK BUKANNYA KAMU YANG MAU MEMBUNUHNYA. 120 . AKU TAHU ITU. NENEK YA. MASIH SANGAT MERAH DAN CANTIK.

. PEREMPUAN MUDA TUTUP MULUTMU NENEK GILA.. BUMI TERANG BENDERANG MENGGANTI MENJADI RUANG KELAS.. BELUM BEBERAPA SAAT. JANGAN KAMU TUNDA KEHIDUPANNYA. HANYA SEBUAH BUNGKUSAN YANG MEREKA RASA PANTAS UNTUK DISELAMATKAN. DATANG SEPASANG SUAMI ISTRI YANG TUKANG PEMULUNG... PEREMPUAN MUDA ITU BELUM JUGA PUAS MENCEKIK... MEREKA KAGET DENGAN PENGLIHATAN MEREKA. LAMPU MENUJU KEREMANGAN SAMPAI GELAP MENJADI PEKAT. ANAK ITU WANITA.. AKHIRNYA NENEK ITU MENYERAHKAN ROHNYA KEPADA KEMATIAN. APAKAH TANPA ANTING MENYEBABKANMU MATI WALAU NAFAS TETAP BERHEMBUS. PEREMPUAN MUDA BENARKAH AKU MENGINGINKAN KEMATIANMU? AKU HANYA INGIN MENINGGALKANMU DI SINI. AKU TAHU KAMU ADALAH WANITA.DENGAN ITU IA ADALAH WANITA.DENGAN SEGERA PEREMPUAN MUDA ITU MENCEKIK NENEK. TAMPAK SEORANG GADIS BOTAK BERDIRI DI ATAS MEJA DENGAN 121 . AKU MALU TERHADAP SETIAP MATA YANG MEMANDANGKU. DENGAN TIBA-TIBA. NENEK SAYA MENGHIDUPKAN IA DI DUNIA INI.AKU TAK SANGGUP MEMBUNUHMU. TERGELATAKLAH JASAD PEREMPUAN MUDA DI ATAS GENANGAN DARAHNYA. DENGAN ANTING SEMUA AKAN MEMANDANGNYA HIDUP. APALAGI MENGHIDUPKANMU...AKU TAK SANGGUP MENGHADAPI DUNIA.YANG SAYA LAKUKAN UNTUK SIMBOL DUNAWI. BARU IA MELEPASKAN CENGKERAMANNYA... IA ADALAH SALAH SATU ATRIBUT DUNIA. DALAM CENGKERAMAN PEREMPUAN MUDA ITU NENEK BERKATA. DAN MEREKA PUN MEMUNGUT LALU PERGI MENINGGALKAN TEMPAT ITU. PEREMPUAN ITU MENGAMBIL BATU YANG TERGELETAK DI SAMPINGNYA... BIARLAH AKU MATI DAN KAMU CARI KEHIDUPANMU SENDIRI. IA HANYA BISA MENAHAN KEMATIAN UNTUK BISA LEBIH PERLAHAN. APA KUASA NENEK YANG TUA ITU. TERSISA DUA MAYAT (NENEK DAN PEREMPUAN MUDA) YANG MENGHIAS.. LALU DIA MENGHANTAM BERKALI-KALI KEPALANYA SENDIRI.. SAMPAI DENGAN SENDIRINYA PEREMPUAN MUDA ITU MENANGIS.

MAKA.. GERGAJI INI YANG MENEMUKAN DIRINYA SENDIRI LEWAT KEMARAHAN. KARENA ANTING TAK PENTING UNTUK DIJAMINI. ADA YANG SUDAH SADAR. YAITU ANTING... WANITA 3 BENAR! AKU MAU DULUAN! GADIS BOTAK/SITI AHA. GURU 122 . DIA SANGAT MARAH. GADIS BOTAK/SITI SEKARANG WAKTUNYA MEMUSNAHKAN APA YANG KALIAN BANGGAKAN. DI BAWAHNYA ADA SEKITAR LIMA WANITA YANG TERIKAT. WANITA 2 TERUS APA MAKSUD KAMU TIDAK MENYAKITI? GADIS BOTAK/SITI KEHIDUPAN SELALU INDAH. TAK AKAN ADA RASA SAKIT.MEMEGANG SEBUAH GERGAJI.. ADALAH GERGAJI YANG TERBUAT DARI KEIHKLASAN. DATANGNYA GERGAJI DI SINI UNTUK MENGHIDUPKAN PEREMPUAN TANPA ANTING. KALIAN KIRA DENGAN TERUS MEMIKIRKAN KEANGGUNAN ITU TIDAK MENYAKITKAN? KENAPA HIDUP HARUS DISAKITI DEGAN PERASAAN SEPERTI ITU.JAWABNYA ADALAH KEHIDUPAN PEREMPUAN. MUNGKIN SUDAH TAK PUNYA UANG LAGI UNTUK BERGAYA. SAMPAI SEKARANG PUN DIA BERTANYA APA KEGUNAAN ANTING. TANPA ANTING KALIAN TAK MEMIKIRKAN KEANGGUNAN. LIHAT GERIGINYA. SEMUA WANITA YANG TERIKAT ITU TERLIHAT GELISAH DAN KETAKUTAN DENGAN LAGAK GADIS BOTAK ITU.TAPI AKU TAK AKAN MEMAKSAKAN.SIAPA YANG MAU DULUAN? WANITA 1 APA JAMINANNYA KALAU ITU TIDAK SAKIT? GADIS BOTAK/SITI TAK ADA. TERMASUK GURU MEREKA.. DI TANGANKU INI. JADI KALIAN HARUS IHKLAS. ATAU SITI. TAPI SESUNGGUHNYA DIA SAYANG DAN MAU MENYELAMATKAN KALIAN DARI KEMABUKAN TERHADAP ANTING. TAPI SEMUA SUDAH TERJAWAB! TAHU APA JAWABNYA?..

BAGAIMANA KITA MEMBELI ANTING? ISTRI TAK PERLU EMAS. DI SITU SUAMI ISTRI PEMULUNG TADI SEDANG BERDEBAT. SUAMI UNTUK APA ANAK ITU DITINDIK? ISTRI ANAK INI PEREMPUAN. APA DIA AKAN JADI LAKI-LAKI TANPA TINDIKAN? ISTRI DARI DULU JUGA PEREMPUAN PUNYA TINDIKAN. MASAK ADA ANTING BERHUBUNGAN DENGAN ETIKA. SUAMI 123 . KENAPA KAMU MAU MENYALAHI KODRAT-KODRAT ITU? GADIS BOTAK/SITI PERTANYAAN YANG TIDAK ETIS. ETIKA ADA DALAM SINI (MENUNJUK DADANYA) DAN SINI (MENUNJUK KEPALANYA). LALU IA MENGANGKAT SALAH SATU MURID. YANG PENTING ADA YANG MENANDAKAN DIA PEREMPUAN. DENGAN GAYA YANG TEATRIKAL.AH AKU TAK MAU BANYAK BUANG WAKTU. LALU KEREMANGAN DATANG LAGI SECARA PERLAHAN. MENGGANTI RUANG KELAS DENGAN RUMAH KUMUH. TERIAKANNYA MEMBUAT BUMI GELAP. ITU BUKAN HAL YANG MENYAKITKAN. MURID ITU TERIAK KESAKITAN. JIKA INI PEMAKSAAN.KENAPA KAMU SANGAT TIDAK ETIS MEMAKSA WANITA MENGHAPUS SEJARAH ANTING? ANTING SUDAH SEUMUR MANUSIA.. SUAMI MAKAN SAJA HARUS BANTING TULANG DULU. AKU AKAN SEGERA MEMOTONG TELINGA KALIAN SEMUA. SITI TURUN DARI ATAS MEJA. GURUKU SAYANG! KAMU HANYA BANYAK MEMBUAT ORANG-ORANG BODOH DENGAN KEETISANMU ITU.. IA MEMOTONG. SUAMI TERUS. DIIRINGI TANGISAN BAYI. JUSTRU SEBUAH KEBAHAGIAAN HIDUP. ITU CUMA LUARNYA SAJA.

SITI HAWA. OH. SEIRING CAHAYA MEREDUP KE KEGELAPAN.... TAPI DOKTRIN GADIS BOTAK PADA MALAM ITU YANG MEMBUAT AKU KALAH .. BIARKAN PEREMPUAN MENJADI PEREMPUAN TANPA APA PUN... HANYA TANGIS BAYI YANG TERDENGAR. YA. AKU KALAH PERANG . ADA PRIA MOHWAK DENGAN EARPHONE DI TELINGANYA DAN MATANYA TERUS MELEKAT PADA LAYAR MONITOR KOMPUTER. BUKAN KARENA MENCINTAIMU AKU KALAH.. KAMU PERNAH BERTEMU DENGANNYA. ISTRI KAMU JUSTRU MEMUSNAHKAN DIA MENJADI PEREMPUAN. PRINSIP INI LAMA MEMBUAT SAYA UNTUK MENDAPATKAN MAHKOTA KEDEWASAANKU . KALIAN SAMASAMA TAK BERTINDIK . GADIS ITULAH YANG BERADA DALAM INTERNET DENGAN SAYA. DI SUDUT BUMI YANG LAIN ADA CAHAYA TERANG BENDERANG. CITA-CITAKU UNTUK MELUDAHI WAJAH MEREKA BELUM JUGA TERCAPAI .. BELUM MEMBUAT PENGAKUAN MEREKA TENTANG KEDEWASAAN . AKU SALAH STRATEGI.KAMU AKAN MENYAKITI DIA. AKU PIKIR INILAH KEDEWASAAN. BUKAN BEGITU SAYANG. YA.. AKU AKAN MEMBERIKAN DIA NAMA. AKU MELAKUKAN SEBELUM KENAL DENGANMU . SANG ISTRI MENENANGKAN. JADI PILIHANKU MENCINTAIMU.. SUAMI CUKUP DENGAN NAMA. MEREKA KAN SOK TUA . KARENA PILIHAN UNTUK MENCINTAIMU DIJAMAN INI SANGATLAH FENOMENAL JIKA TERBUKA KEPADA KHALAYAK RAMAI. AKU TADI MENYEBUTKAN GADIS BOTAK TADI ... TAPI BAGAIMANA DENGAN ORANG-ORANG LAIN? APALAGI PARA PENDAHULU. TAPI TERNYATA BANYAK JUGA YANG SEPERTI INI. BIAR ORANG TAHU BAHWA DIA PEREMPUAN.. SETELAH MALAM BERSAMA DENGANNYA. AKU MENDAPATKAN PRINSIP TENTANG BAGAIMANA MENJADI ORANG DEWASA.... KEDUANYA MEMBISU. KAMU TAHU SIAPA SI SITI ITU? YANG PASTI IA PEREMPUAN . KAMU JANGAN MEMBANTAH. OH IYA. SAYANG MAAFKAN SAYA. ITU KATA KAMU.. 124 . SAAT ITU KAMU MENTRAKTIR SABU-SABU . PRIA MOHWAK APALAH ARTI SEBUAH NAMA UNTUK KITA SAYANG .. DAN MALAH MEREKA YANG DILUDAHI OLEH ORANG-ORANG DEWASA.........

TEMAN WAH. KAMU SANGAT ROMANTIS. LALU IA MENGHEMPASKAN NAFAS KE SEMESTA.. AKU AKAN MEMBALAS DENGAN PUISI UNTUKMU. RUANG KEMBALI MENJADI PASAR TRADISIONAL DENGAN DUA SOSOK SETELAH GELAP MENYELIMUTI. DENGAN SEKALI TARIKAN NAFAS PANJANG. PRIA MOHWAK BERDIRI SI ATAS KARUNG-KARUNG BELEL DAN MEMBACAKAN PUISI. PRIA MOHWAK TERIMA KASIH ATAS ANTINGNYA. PRIA MOHWAK TAK PEDULI KAU TAK BERANTING ASALKAN CINTA YANG ADA DI HATIMU TAK SELUAS LUBANG TINDIKAN INGIN KURENANGI SEMUA RASA YANG ADA DALAM SUKMA TAPI JASAD INI TAK BERBENTUK MENJAMAH CINTA MUSTAHIL INI HARUS DENGAN APA KUGAPAI CINTAMU SEBAB AKU RAJA YANG MENENTUKAN PILIHAN YANG TELAH BANYAK TERKAPAR DALAM PEPERANGAN AKU BUTUH MAHKOTA CINTA MAUKAH KAMU MENJADI MAHKOTAKU DALAM SINGGASANAN PILIHAN? TEMAN WAH. SANGAT ROMANTIS. LALU PRIA MOHWAK ITU MENYENDERKAN BADAN PADA SANDARAN KURSINYA. PRIA MOHWAK YANG TADI DUDUK DI DEPAN KOMPUTER KINI BERADA BERSAMA TEMANNYA DAN KARUNG-KARUNG BELEL. TAK PERLU DENGAN KATA CINTA. KENAPA MEMBACAKAN PUISI ITU UNTUKKU? KALAU SEKEDAR MEMBALAS HADIAH..IA MENEKAN TUTS KEYBOARD DENGAN TEGAS. PRIA MOHWAK KAMU TAHU TENTANG ANAL SEX? TEMAN 125 . JUGA GENANGAN LUMPUR DAN SEGALA MACAM KEKUMUHAN.

. DARAH MUNCRAT DI MANA-MANA. TURUNLAH PRIA MOHWAK DARI ATAS KARUNG.TENTU! AKU SEORANG GUY MATA PRIA MOHWAK BERSINAR-SINAR. BERDUA MENUJU DAERAH BELAKANG KARUNGKARUNG. KAMU MEMOTONGNYA HANYA UNTUK MEMBUAT KAMU HIDUP. INI SANGAT SAKIT. GADIS BOTAK/SITI BUAT APA? AKU TAK PERNAH PEDULI DENGAN ANTING. GADIS BOTAK/SITI KAMU TETAP SEORANG PEREMPUAN. ENTAH APA YANG TERJADI PADA KEREMANGAN YANG PERLAHAN REDUP DAN MENGGANTI DAERAH KUMUH ITU DENGAN TIBA-TIBA MENJADI RUANG KELAS. 126 . SETIAP IKATAN DI LEPAS. TAPI HATIMU KAN? WANITA 2 KAMU SEBENARNYA HANYA IRI KEPADA ANTING. GADIS BOTAK/SITI YANG SAKIT BUKAN FISIKMU. PARA WANITA ITU LEBIH MENGGELAPAR DENGAN LANTAI DAN DARAHNYA. MEREKA SALING MEMEGANG TANGAN. WANITA 1 JUSTRU HARI INI KAMU SANGAT PEDULI DENGAN ANTING.. DISAMBUT TEMANNYA YANG LANGSUNG BERDIRI DARI DUDUKNYA.. GADIS BOTAK TELAH MEMOTONG SEMUA TELINGA PARA WANITA TERKAPAR. BEGITU JUGA TEMANNYA ITU.. TANPA TELINGA SEKALIPUN. SATU PERSATU DI POTONG TALI IKATANNYA. KEDUANYA BERBAHASA LEWAT MATA DAN KESUNYIAN GAIRAH ITU. GADIS BOTAK KASIHAN JUGA MELIHAT MEREKA. GADIS BOTAK MENGUMPULKAN SEMUA POTONGAN TELINGA DI ATAS MEJA. WANITA 4 KAMU PENIPU! KAMU MAU MEMBUNUH KAMI. MENGGELIAT-GELIAT. BERTERIAK-TERIAK KESAKITAN. GADIS BOTAK/SITI OH BEGITU? GURU TELINGA ITU ADALAH KEHIDUPAN WANITA.

PARA WANITA ITU MEMAKSAKAN UNTUK MEMBUKA MULUTNYA DAN MEMASUKKAN SEMUA POTONGAN TELINGA. SELAMA INI KAMU MERASA SEPERTI TAK PUNYA TELINGA. TEPAT BERSAMAAN DENGAN KEREDUPAN CAHAYA MENUJU KEGELAPAN YANG PEKAT.. DAN GERGAJI BERADA DI TANGAN GURU..DAN KAMU HARUS MERASAKAN PUNYA TELINGA YANG MENYATU DENGAN TUBUHMU. SAMPAILAH SUARA TADI MENGHAMPIRI. GURU SEKARANG KAMU HARUS RASAKAN BAGAIMANA MENJADI WANITA (DIIRIS TELINGA GADIS BOTAK ITU SATU PERSATU) GADIS BOTAK/SITI BERTERIAK-TERIAK KESAKITAN.SITI..SELAMA INI KAMU MERASA MATI DI ANTARA ORANG-ORANG YANG BERANTING. BEGITU JUGA PARA WANITA KEHABISAN DARAH. WALAU DALAM KESAKITAN WANITA-WANITA ITU RAMAI-RAMAI MENANGKAP GADIS BOTAK/SITI. AGAR KAMU TAHU BAGAIMANA MENJADI WANITA. HINGGA IA TAK BERNAPAS LAGI.. SATU PER SATU TERKULAI MELEBUR LANTAI. RIUH ORANGORANG ITU TERUS BERTAMBAH. KAMU PIKIR GAMPANG MASALAH TELINGA INI UNTUK WANITA? SEKARANG BIARKAN TELINGA-TELINGA YANG MENJADI KEHIDUPAN WANITA MASUK KEDALAM TUBUHMU.. HANYA MEMERLUKAN WAKTU SEBENTAR UNTUK MENAKLUKANNYA. SUARA SITI. MEREKA LEMAS. KINI POSISINYA DITAHAN EMPAT WANITA. SEKARANG KAMU MERASA HIDUP DI ANTARA KAMI YANG TAK BERTELINGA INI. KARENA TAK ADA ANTING BERTENGGER DI SITU. BEBERAPA SAAT KEMUDIAN ORANG-ORANG DATANG BERKERUMUN MELIHAT MAYAT-MAYAT BERSERAKAN.. DAN AKHIRNYA TAK BERNYAWA LAGI.. PADA KEGELAPAN ITU TERDENGAR SUARA MEMANGGIL. LAMA-KELAMAAN RIUHNYA TERTINGGAL SAYUP-SAYUP. SEPERTI DIHIPNOTIS. DI MANA KAMU NAK? DI SUDUT BUMI CAHAYA SENJA BERSINAR. SOSOK PEREMPUAN KECIL MERENUNG. AYO KITA MASUKAN TELINGA ITU KE DALAM PERUTNYA. MENGGELAPAR-GELEPAR. BAIK KAMU HARUS HIDUP. AWALNYA TERDENGAR SAYUP-SAYUP. SUARA 127 . MAKIN LAMA MAKIN KERAS. GADIS BOTAK BERBALIK PANIK. JASADNYA TERKAPAR TANPA TELINGA.. BERDESAK-DESAKKAN UNTUK MELIHAT.

TERBESIT SENYUM DI WAJAH SITI KECIL. AYAHNYA TERTAWA MELIHAT ITU. SITI KECIL MEMPERHATIKAN BONEKA YANG BARU SAJA DIBERIKAN AYAHNYA. *** IMRAN LAHA CIBUBUR. IA GIRANG. LAMBAT LAUN SEMUA MEREDUP DAN MENJADI GELAP. INGAT ITU. MELOMPAT-LOMPAT DAN MENARI-NARI.SITI! KALAU DIPANGGIL MENYAHUT YA? NAMAMU SITI HAWA. APRIL 06 LAKON SANDIWARA PANGGUNG (NOMINATOR) 128 . INI AYAH BELIKAN BONEKA UNTUKMU.

BISA DOUBLE CASTING. arif. bijaksana) RONALD (Laki-laki usia 16 tahun. bodoh) PETHUK (Laki-laki usia 16 tahun) GEMBOS (Laki-laki usia 16 tahun) BUJEL (Laki-laki usia 15 tahun) MOGOL (Laki-laki usia 17 tahun. lembut. SEBAB ADEGANNYA ADA YANG TIDAK BERSAMAAN. culas dan sok kaya) SUARA (Laki-laki usia seorang bapak. pemarah) BOCAH KECIL (Usia 13 tahun. kejam dan tegas) TENTARA 2 (Laki-laki. tahan uji. mandiri. pengecut) PARMIN (Laki-laki usia 14 tahun. LAMPU MULAI MENYALA PELAN-PELAN DARI KEREMANGAN… LAYAR PANGGUNG PERLAHAN-LAHAN PULA MULAI TERKUAK… SAAT TERBUKA PENUH. SUASANA SEPERTI PERKAMPUNGAN MENGHADAPI MUSIBAH GEMPA DAN PANIK! (BIARKAN SEJENAK SUASANA SEPERTI INI) KEMUDIAN… SEKETIKA BERHENTI. BERUBAH SUNYI SESAAT… SUARA DEBURAN OMBAK BERGENURUH MONOTONE. humoris) PLINTIS (Laki-laki usia 15 tahunan. MULAI MERAMBAT. baik hati. bodoh. tidak punya pendirian) ESTIN (Perempuan usia 16 tahun. misterius) CANTIK (Perempuan 15 tahun. nakal. SELANJUTNYA… MENUKIK DISERTAI JERITAN BERATUS RATUS BOCAH YANG MEMILUKAN. usia 15 tahunan. berprinsip) KREPO (Laki-laki se-usia Pelok. licik) WARTAWAN 1 (Bisa laki-laki/Perempuan) WARTAWAN 2 (Bisa Laki-laki/Perempuan) TNTARA 1 (Laki-laki usia 16 tahun.MENGGULUNG LAYAR Oleh: Anggi Valentinata Goenadi PARA PELAKU : PELOK (Laki-laki yatim piatu usia 15 tahunan. emosional) ARYA (Laki-laki usia 16 tahun. LAMPU DIARAHKAN KE LAYAR PUTIH YANG BERUKURAN 3X3 METER YANG DISITU TERDAPAT TOKOH KSATRIA ‘BIMA 129 . kejam. bodoh. nakal. konyol) PEJUANG KOMANO (Bisa laki/perempuan. periang. DIAWALI DARI SAYUP-SAYUP MUSIK GADUH. sabar) CATATAN UNTUK MENSIASATI KETERBATASAN PEMAIN SERTA KWALITAS KEAKTORAN. KIAN LAMA KIAN MENGERAS HINGGA MEMEKAKKAN TELINGA. SESEKALI MENGHENTAK DAN BERDENTAM. LAMPU BLACK OUT. penakut. dengki. manja. labil) AYU (Prempuan usia 15 tahun.

THOLE…!! PELOK TERSENTAK… DAN MENCARI-CARI DATANGNYA SUARA YANG SANGAT DIKENALNYA. SEDANG MERENUNGI NASIBNYA. LAKI-LAKI USIA 15 TAHUNAN. SUARA DEBURAN OMBAK KIAN LAMAT-LAMAT. LAMPU WARNA KEBIRU-BIRUAN DI ARAHKAN KE TEMPAT TERSEBUT. SEOLAH-OLAH SEDANG MENERIMA WEJANGAN. 130 . DENGAN KESEDIHAN-KESEDIHAN! JANGAN KECIL HATI LANTARAN KAMU SEORANG YATIM PIATU! KAMU MESTI SEMANGAT! KAMU MESTI TEGAR! KAMU MESTI BELAJAR MENGHADAPI HIDUP! PELOOOK… INGATLAH TOKOH BERNAMA BIMA MELANGKAHLAN SEPERTI DIA BUKANKAH SEMUA SUDAH KUAJARKAN KEPADAMU? PELOOOK… PESANKU YANG TERAKHIR: JADILAH ORANG YANG PINTER DAN BENER JANGAN SEKALI-SEKALI BIKIN DIRIMU NGILER JANGAN SEKALI-SEKALI KAMU SAKITI LINGKUNGAN! INGAT ITU !!! PELOOOK… HATI-HATI. SAYUP-SAYUP TERDENGAR TEMBANG JAWA: MAS KUMAMBANG DILANTUNKAN KELEK-KELEK BIYUNG SIRO ANENG NGENDI ENGGAL TULUNGONO AWAKKU KECEMPLUNG WARIH… (DAN SETERUSNYA) DI BAWAH POHON KERING. SUARA : PELOOOK… KAMU MESTI TABAH! JANGAN HABISKAN WAKTUMU. PELOK.ALIAS WERKUDARA’ POSISI BERDIRI AGAK MENUNDUK. DI BAGIAN KIRI DEPAN PANGGUNG.

USAH TAKUT! : (SEMAKIN SEDIH DAN HAMPIR MENANGIS) KALAU BEGITU. DISINI. PAAK…BAPAAAK… PAAK… BAPAAAK. PAK. PAK. DARIPADA DI RUMAH SENDIRIAN. PAK… SUARA PERGI… PELOK BERSAMA-SAMA. DIMANA KAMU. LE. THOLE. NEMANI AKU. AKU TAKUT SENDIRIAN. KESINILAH PAK. AKU TAKUT… SUARA : SUDAHLAH. SAAT PELOK MASIH ASYIK MENCARI-CARI SUARA BAPAKNYA DAN MEMANGGIL-MANGGIL… SALAH 131 PAK. NANTI LAMA-LAMA AKAN TERBIASA. LE… BAPAK HARUS PERGI. PELOK DIMANA? AKU MAU NYUSUL BAPAK AJA. PAK! AKU TAKUT. AKU SEDIH. NANTI PULANGNYA : AKU TIDAK BISA PULANG. PAK! AKU DISINI. TIDAK ADA SIAPA-SIAPA. BAPAK SEKARANG ADA . PAK. AKU TUNGGU DISINI. PAK. LE. AKU SELALU SENDIRIAN. TIDAK BAPAK JUGA SENDIRI. PAK… BAPAK… PAK… BAPAK (TERUS MENCARI-CARI) PAK… BEBERAPA ORANG SEBAYANYA DATANG. DIBAWAH POHON KERING DEPAN MAKAM. AKU TIDAK BERANI. PAK. PAK! : THOLE… TIDAK USAH TAKUT! TEMAN-TEMANMU KAN : BISA. PELOK : TAPI KALAU DI RUMAH. AYO.PELOK : (SEDIH) PAK… BAPAK… PAK… BAPAK… JANGAN TINGGALKAN AKU SENDIRIAN. BAPAKMU HARUS BANYAK. : YAAAH… BAPAK! AKU TAKUT SENDIRIAN. SEPI SEKALI. DI RUMAH SEPI SEKALI. AKU TUNGGU… SUARA PELOK SUARA : TIDAK BISA. PAK? PULANGLAH PAK. AKU IKUT PAK.

PELOK! SEPERTI ORANG GILA. PARMIN: PEJUANG ATAU PAHLAWAN ITU… TIDAK BOLEH TAKUT. MIN. MIN! SAYA TAKUT MATI… P. MUSIK GADUH. (BISIKNYA KE KUPING PEJUANG PARMIN) P. SEBENTAR-SEBENTAR TERDENGAR SUARA DAR-DERDOR TEMBAKAN… KETIKA LAMPU MENYAPUT PANGGUNG. MIN. PARMIN: LHO… KOK BISA BEGITU?! APA NGGAK KERASA?! 132 . KOMANDO : (MELIHAT SITUASI) MAJUUU DAN BERPENCAR !! HATI-HATI! JANGAN LUPA. KEMUDIAN…) PELOK GILA… PELOK GILA… PELOK GILA… (SEMUA MENGEJEKNYA) MASAK NGOMONG SENDIRI !! LAMPU BLACK OUT. KREPO : YA AMPUUUN… SAYA MALAH KECIPIRIT JUGA. SEROMBONGAN BOCAH BELASAN TAHUN SEDANG BERMAIN DI LAPANGAN. SATU DUA ORANG MEWAKILI WARTAWAN/PAPARASI. MOGOL : EH… LIHAT ITU. PARMIN: (KAGET) LHO… KOK BISA BEGITU?! APA NGGAK KERASA? P. MEREKA BERMAIN PERANG-PERANGAN. PO…KREPO !! P. KREPO : SAYA TAKUT SEKALI. P. SEBAGIAN BERPURA-PURA MENJADI TENTARA DAN YANG SEBAGIAN LAGI MENJADI PEJUANG. (SEREMPAK SEMUA TERTAWA..SATU DIANTARA ORANG-ORANG TADI MEMBERI TAHU TEMANNYA SAMBIL MENUNJUK KE ARAH PELOK. P.YA… TERKENCING DI CELANA. KREPO : (KETAKUTAN) SAYA… SA. DISINI BANYAK RANJAU… (DIUCAPKAN SETENGAH BERBISIK) P. SAYA NGOMPOL.

. P.. ADA YANG TERKENA DAN TERKAPAR. PLINTIS : (JENGKEL) SSSSSSTTT…. PEJUANG KREPO DAN PEJUANG PLINTIS BERSEMBUNYI SAMBIL MENGINTAI MUSUHMUSUHNYA… P. TEMBAK-MENEMBAK TERUS BERLANGSUNG. INI AKAN JADI BERITA YANG MENARIK DAN … WARTAWAN 2 : (TERTEMBAK) AAAK…ADUH. PARMIN: (TERTAWA CEKIKIK’AN) P.HIAAAT… P. . SALING BAKU TEMBAK.!!! AKHIRNYA KEDUA BELAH KUBU BAIK YANG PURA-PURA JADI TENTARA MAUPUN YANG BERPURA-PURA JADI PEJUANG. SEBELUM MENOLONG. PARMIN: WOOOOOW… BAUNYA. MATILAH AKU! WARTAWAN 1 NALURINYA…) PAYAH! INI MELANGGAR UNDANG-UNDANG PERANG NAMANYA.! P.. SIKAAAT TERUUUS.!!! (TELUNJUKNYA NEMPEL DI BIBIR) DARI ARAH SEMAK-SEMAK SUARA-SUARA LETUSAN TEMBAKAN DIARAHKAN KE TEMPAT DIMANA PEJUANG PARMIN. AYO MIN… CEPAT !! KITA BISA MATI KALAU GAK LARI DARI SINI. AYO KITA LARI DARI SINI. WARTAWAN 1 : (SIBUK MEMBIDIKKAN KAMERANYA) WAH. CEPAT. MIN. KREPO : (KIAN KETAKUTAN DAN PANIK) CELAKA! MEREKA MENGETAHUI KITA. AYO MIN. PO… KREPO !!!! P. KREPO : SAYA KETAKUTAN.P. NGAWUR! 133 : (TERTEGUN SESAAT. PLINTIS : (IKUT-IKUTAN MENGAMUK) SIKAAAT TERUS…. KREPO : TIIIIIIUUUUT…BROUT (KENTUT SEKALIAN TERBERAK) P. MIN. PARMIN: (MENEMBAK DENGAN MEMBABI BUTA) HIIAAAAAAT….

TENTARA 2 `: SUDAH. PAK. SA… SAYA TIDAK TAHU… SA… SA… SAYA HANYA DIAJAK UNTUK BERPERANG. KREPO : JANGAN. KREPO : BETUL. KETIKA SAYA SEDANG NYARI RUMPUT UNTUK SAPI SAYA. TEMBAK SAJA !! KATAKANA JUJUR !! P. SAYA DITINGGAL SENDIRI! MATI AKU… (LEMAS DAN TERJONGKOK) TIBA-TIBA…. KREPO : (PANIK… DAN MALAH LARI KE ARAH MUSUH) LHO… SALAH!! MANA KAWAN-KAWANKU?! KOK. TENTARA 2 KREPO PUN TERKAPAR DAN MATI) : (TIDAK SABAR DAN MENEMBAK KEPALANYA… 134 . TENTARA 1 KREPO) ANGKAT TANGAN…!!! (P. PAK! JANGAN TEMBAK SAYA. KREPO MENURUT DAN KETAKUTAN) DIMANA KAWAN-KAWANMU PEMBERONTAK BERSEMBUNYI ?!! TENTARA 2 : (MARAH) CEPAAAAT KATAKAN…!!! : (MENODONGKAN SENJATANYA KE ARAH KEPALA P. KREPO : BETUL. KREPO : (TUBUHNYA MENGGIGIL KETAKUTAN) SA… SAYA TIDAK TAHU… TENTARA 1 : (MEMBENTAK KASAR) BOHONG !! KAMU HARUS KALAU TIDAK… OTAKMU AKAN BERHAMBURAN KELUAR DARI BATOK KEPALA! P. SAYA TIDAK TAHU.P.. JANGAN BOHONGI KAMI! PAHAM?! P. TENTARA 1 : MAKANYA. P.

KITA BISA CELAKA! P. PEJUANG PARMIN DAN PEJUANG PLINTIS BERSEMBUNYI DAN MERASA AMAN. PARMIN: (KHAWATIR SETELAH TAHU DIRINYA DALAM BAHAYA…) TEMBAK SAJA.A…ADA… P. TIS… INI JUGA MUSUH KITA. TIBA-TIBA… TAK JAUH DARI MEREKA BERPOSISI TIARAP. P. LEBIH BAIK MATI KENA TEMBAKAN MUSUH !! CEPAAAT.. PARMIN: TIS. PARMIN: (JNGKEL) GUOBLOG!! NANTI KALAU SAYA BERGERAK SEDIKIT SAJA. TIS! TOLONG . PLINTIS : (BERBISIK) NANTI KETAHUAN MUSUH. P. KALAU SAYA MATI DIGIGIT ULAR INI. ULAR ITU…!! P. NAMANYA BUKAN PEJUANG ATAU PAHLAWAN. PLINTIS : (KESAL) TEMBAK SAJA SENDIRI !!!! P. TIS… P. PLINTIS : (KETAKUTAN) MIIIN… LIHAT ITU! DI SEBELAHMU A. TIS!! ULARNYA MAKIN DEKAAAT DENGAN LEHERKU. MIN. ULAR ITU PASTI MENGHABISIKU DENGAN BISA RACUNNYA! TOLONG. KETAHUAN MUSUH… P. PARMIN: (MAKIN NGERI) SUDAHLAH. TEMBAKLAH! P. SAYA INGIN DISEBUT PAHLAWAN.DI BAWAH POHON DI PINGGIR KALI. TEMBAKLAH! P. PARMIN: DARIPADA MATI DIGIGIT ULAR. TIIIS! AKU TIDAK MAU MATI KARENA ULAR INI. PLINTIS : AKU GAK MAU TEMBAK ULAR.TIS! SEBELUM ULAR ITU MENYAMBAR SAYA!! CEPEEETAN DIKIT. PLINTIS : AKU TAKUT SUARA TEMBAKANKU NANTI. AKU MAUNYA NEMBAK MUSUH… TEMBAK SAJA SENDIRI. TIS! TUGAS PAHLAWAN 135 .

PLINTIS : (JENGKEL DAN RISIH) JANGANKAN ULAR.. PLINTIS : ULAR JUGA MUSUH KITA. DEH… . P. KITA BERMAIN-MAIN YANG LAIN SAJA. ULAR ITU TAK AKAN MENGGIGIT ! PERCAYALAH…!!! P. YUUK! NGGAK ASYIK. SAMBIL SESEKALI MENGARAHKAN SENAPANNYA KE BERBAGAI PENJURU. TIBA-TIBA PEJUANG PLINTIS DAN PEJUANG PEJUANG PARMIN. MIN. TIS! KATANYA.. MENAKUTKAN… PLINTIS : DASAR PENAKUT!! SAMA ULAR SAJA TAKUTNYA MINTA PADAHAL SEMUANYA… KHAN HANYA PURA-PURA. KAMU! PLEASE TEMBAKLAH. TIKUS PUN JUGA MUSUH KITA!! (SAMBIL MEMBERONDONGKAN SENAPAN KE ARAH ULAR) TENTARA 1 TENTARA 2 : ITU SUARA TEMBAKAN.. PETHUK YANG PURA-PURA JADI TENTARA 1. : BETUL! MARI KITA CARI MEREKA. DARI ARAH SANA. MAIN PERANG-PERANGAN. PARMIN: KAMU BETUL-BETUL TEGA SESAMA PEJUANG.BUKAN MENEMBAK ULAR TAPI MENEMBAK MUSUH P. PLINTIS : SUDAHLAH. KENAPA TAK SEGERA KAU TEMBAK?! P. KELUAR DARI PERSEMBUNYIANNYA SAMBIL ANGKAT TANGAN… PARMIN : (MEMBUANG SENAPANNYA) YUUK. TENTARA 1 DAN TENTARA 2 MENGENDAP-ENDAP PENUH HATI0HATI. TIS!! P. TIS! BETUL-BETUL PAYAH. PARMIN: (MELIRIK POSISI KEPALA ULAR YANG MAKIN DEKAT LEHER) PAYAH KAMU. DEMIKIAN JUGA GEMBOS YANG BERMAIN JADI TENTARA 2 136 AMPUN. JANGAN RIBUT TERUS! ASAL KAMU DIAM. JADI JENGKEL MELIHAT ULAH PARMIN.. ULAR JUGA MUSUH KITA.

: BERARTI KAMU JUGA PUNYA BAKAT BERMAIN DRAMA PO… : (BANGUN DARI TERLENTANGNYA. MIIIN… : BAKAT JADI SEORANG PENAKUT… : BIARIN. GEMBOS LOBANG HIDUNG BUJEL DENGAN RUMPUTAN DAN…) : SSSSST…. GEMBOS : BAKAT MENJADI MAYAT KAMU. PETHUK MIIIN !! KREPO BILANG. YA NGGAK PETHUK. MIN. PARMIN KREPO. MIN… : HIYA. INI KHAN CUMAK MAIN-MAIN SAJA! KENAPA : BERARTI SAYA SANGAT BAKAT MENJADI PEMAIN DRAMA. KITA KERJAIN SAJA. SAMPAI CAPEK JE… PURA-PURA NGGAK BERNAFASNYA. (SAMBIL MENEPUK-NEPUK DADA) MESTI TAKUT?!! DONG. GEMBOS DAN PLINTIS SECARA SEREMPAK MELAMPIASKAN KEJENGKELANNYA… : HUUUUUUUUUUUUU…. (GEMBOS MENUSUKI : HEY… BANGUN! PERANG-PERANGAN SUDAH SELESAI. KARENA MATI) LHO… SUDAH SELESAI THO INI?? WAAAH… NGAK BILANG: BAKAT JADI SEORANG PENAKUT KOK SOMBONG. TAEK ANJING !! GEMBOS PARMIN YA THO…. KREPO MENDEKATI BUJEL (SANG WARTAWAN YANG MASIH ASYIK MENIKMATI PERANNYA) KREPO (KAGET) YA AMPUUUN… BUJEL. PO-KREPO. 137 . SAMPAI KETIDURAN BENERAN.PETHUK GEMBOS PARMIN : KAMU TERLALU SERIUS SICH. YANG PENTING KHAN MEMILIKI BAKAT… YA THO… SEMUANYA TERTAWA NGAKAK.

DIOMONGIN. MIN. TAUK!! KREPO GEMBOS : KALAU MOGOL. EMANG KENAPA?! 138 : (MERASA) JANGAN NYINDIR SAYA. KITA BERMAIN LAGI… APA GITU..BUJEL : (BERSIN DAN BANGUN) SIALAN KALIAN… NGGANGGU SAJA !! KREPO ADA SENDIRI… PETHUK : PALING-PALING NGINTIP ORANG YANG SEDANG MANDI DI : (MENCARI-CARI) LHO. YUUK! GEMBOS PETHUK : PALING-PALING KAMU TIDUR LAGI. KATANYA… : KALAU SERING ITU MEMANG HOBI!! KALAU SAYA KHAN ITU PUN DIAJAK MOGOL. MOGOL KEMANA. KITA CARI MOGOL DI KALI. PARMIN! AKU SETUJU. MEMANG HOBI KOK. MALES. DAN… CUMAK MELIHAT DIKIIIT SEKALI. THUK-PETHUK ! : KOK… KAMU MERASA TERSINDIR SICH. BARANGKALI DIA SUDAH HOBINYA… KREPO PETHUK! PETHUK : ENAK SAJA! EEEEHM… KALAU IYA. SEMUA KEMBALI TERTAWA CEKIKIK’AN… PARMIN BUJEL : SUDAH… SUDAH! KAYAK GITU KOK. GEMBOS KREPO HOBINYA SAMA DENGAN MOGOL. SARU !! : HEBAT.. AH…! : YUUK. KOK GAK KALI SANA. (SEPI SESAAT) YUUK. KAMU. APA KAMU BARU SEKALI. ASYIK DENGAN : BARANGKALI KAMU JUGA PINGIN NGINTIP. THUK- . MBOS-GEMBOS?! GEMBOS : (AGAK TERSINGGUNG) ITU KHAN CUMA ISENG… BUKAN HOBI.

SESEKALI BUNYI PETIR MENYAMBAR. DISAMBUNG DENGAN TEMAN-TEMAN YANG LAINNYA) TIBA-TIBA… TEMAN-TEMAN ITU DIA. MOGOL KATANYA KAMU SEDANG BERGURU UNTUK MENCARI KESAKTIAN? PELOK MOGOL : (BINGUNG DAN KETAKUTAN) BERGURU APA? : ALAA… JANGAN PURA-PURA BINGUNG. (KREPO TERTAWA NGAKAK. GOL… NGGAK USAH TERSINGGUNG! LAGI PULA.. MEREKA BERKACAK PINGGANG MENGHADANG PELOK. NAMPAKNYA PELOK TAK BEGITU YAKIN BAHWA MEREKA HENDAK BERBUAT JAHAT TERHADAP DIRINYA. TANPA BAYARAN! KREPO MALU! MOGOL : KALAU KETAHUAN BAPAKKU. KOK. GOL! BAHKAN BISA KENA : EH… ORANG GILA! KAMU MAU JADI JAGOAN. TIDAK HANYA MALU. BOGEM MENTAH DARI BAPAK SAYA. PELOK! KITA HAJAR RAMAI-RAMAI SAJA. TEMBANG MAS KUMAMBANG PUN MERAMBATI KUPING. CUKUP MURAH MERIAH. LAMPU SEDIKIT KEMERAHAN. APA YANG KALIAN NGOMONGIN SAYA? BICARAKAN! PETHUK : SUDAH. KAMU! NGGAK TAHU.MOGOL : (DATANG TIBA-TIBA…) SIAPA TADI YANG MEMANGNYA SAYA TIDAK TAHU. SUASANA REDUP KARENA MENDUNG. YUUK!! AJAKAN MOGOL ITU DISAMBUT TEMAN-TEMANNYA SETUJU. KAMU SERING KE MAKAM DAN NGOMONG SENDIRI DI BAWAH POHON KERING! 139 HOBIMU ITU… : BAYARANNYA KALAU KETAHUAN BAPAKMU. YA? MEMANGNYA KITA-KITA INI . DIARAHKAN KE LAYAR PUTIH. GEMURUH SUARA OMBAK KEMBALI HADIR.

SAAT PELOK BABAK BELUR DAN TAK SADARKAN DIRI. LOK-PELOK! NGAKU SAJA KALAU KAMU MAU NANTANG KITA-KITA INI. SAYA TIDAK NGOMONG APA-APA. SAJA. BOCAH ITU DATANG TERSENYUM SAMBIL MENGUSAP-USAP KEPALA PELOK. PELOK TERSADAR DARI PINGSANNYA… Pelok Bocah Kecil : (MENATAP HERAN BOCAH DI DEPANNYA) Siapa kamu…? : (HANYA MENATAPNYA LEKAT-LEKAT DAN TERSENYUM) 140 . SEPERTI SEDANG BETUL! BUAT APA BERANTEM. PELOK TAK BRDAYA. SETUJU?! SEREMPAK Pelok : Setujuuuuu… : Jangan… Jangan sakiti aku. PADA SAAT SEPERTI ITU… DATANGLAH BOCAH KECIL. GEMBOS : SUDAH! JANGAN BOHONG! KITA PERNAH MELIHATMU MEMBACA MANTRA. UNTUK MENDOAKAN ORANG MENINGGAL. kawan! YUUK. KEMUDIAN MELEPAS TALI YANG MENGIKATNYA TANPA BANYAK BICARA. BOHONG LAGI.PELOK : AKU KE MAKAM. PELOK : AKU TIDAK PUNYA NIAT SEPERTI ITU. PETHUK : DASAR ORANG MISKIN! SUDAK MISKIN. MEREKA BERAMAI-RAMAI MENYERETNYA DAN MENGIKATNYA DI POHON KERING YANG SERING DIGUNAKAN PELOK UNTUK MERENUNGKAN NASIBNYA SEHABIS DARI MAKAM ORANG TUANYA. BUKAN BERGURU. SAYA KEBAIKAN ORANG TUAKU AGAR DITERIMA ALLOH DI HANYA BERDOA UNTUK SISINYA. KALAU BUKAN SAMA GURUMU? NGOMONG SENDIRI. SESEKALI MERINTIH MINTA AMPUN DAN MENYEBUT-NYEBUT NAMA BAPAK DAN IBUNYA. TUAKU YANG SUDAH MOGOL : KOK. SEPERTINYA… KAMU SERING NGOMONGNGOMONG SAMA SIAPA. PELOK : TIDAK. WAJAH DAN PAKAIANNYA PUN SERBA PUTIH. KAWAN. KEMUDIAN MEREKA MENINGGALKAN PELOK BEGITU SAJA. KITA HAJAR MEREKA RAMAI-RAMAI MEMUKULI PELOK. IA HANYA MENGADUH KESAKITAN. KEADAAN PELOK MENYDIHKAN SEKALI. ENTAH SIAPA.

Jadi pingin… Makasih ya Run. hadiahnya. DUM… DUM… DUM… DAN SETERUSNYA. tauk! Game watch murahan Saja. ROBOT-ROBOT KECIL BERBAGAI TOKOH (POKOKNYA SEGALA MACAM MAINAN SEJENIS ‘TAMIA’) SUASANA TAMPAK RAMAI. PELOK MELANGKAHKAN KAKINYA LEBAR-LEBAR SEPERTI BIMA. Cantik : Ramai dech… ramai. Cantik : Kawan-kaan. kamu mau enggak… ice cream? 141 . Ayu Ronald : Hey…kawan-kawan. Hely ini tidak bisa jatuh meski menukik 180 derajad. kayaknya nikmat buanget. Aku adalah Bima! : (TERHERAN-HERAN) Jadi… Pelok LAAAP…! BOCAH KECIL MENYUSUP KE DALAM DIRI PELOK. PANGGUNG KOSONG. Ayo siapa berani memecahkan record-ku? Kawan-kawan… siapa yang mampu mengalahkan aku… 100 ribu rupiah. Ayu : Ini… ambil saja! Ice cream-nya… kalau kamu mau juga. ICE CREAM. Bisa meletus perutku ntar. dong. BYAARR !! LAMPU KEMBALI DIFOKUSKAN KE LAYAR DIMANA BIMA BERADA DISANA. BEBRAPA BOCAH MENIKMATI PIZZA. dong. Kampungan! Estin : Bagi berger-nya. PADA SAAT BERGEROMBOL DAN ASYIK DENGAN MAINANNYA SENDIRI-SENDIRI. MUSIK BERGEMURUH DAN BERDENTAM. NAMUN YANG DIRASAKAN PELOK SEPERTI ADA YANG BERKELEBAT DI BELAKANGNYA. Sudah. (SAMBIL TANGANNYA MEMAINKAN REMOTE) : Tepuk tangan. COKELAT.. TANGAN BIMA BERUBAH MENJADI TOLAK PINGGANG DAN MENGGERAM : Heeeeeeeeeemmmmmmm…. DAN MUSIK PUN MENEKAN SETIAP LANGKAHNYA. Aku lapar nih… Rundy : Kamu belum makan ya… sepulang sekolah? (MEMBERINYA) Estin Ayu Estin : Sudah sih. dipamerkan! Kalau aku… malu. POP CORN. AYAM KENTUCKY DAN LAIN SEBAGAINYA. BERGER. HELYCOPTER. nih… : Enggak. ambil ! Ronald : Ya… Arya. rasanya. : Estin… kamu mau Pizza? Saya sudah kenyang. LAMPU BLACK OUT. Masak semua untuk Cantik! Ayu : Ini. DAN TUBUHNYA TERASA DINGIN DAN BERAT. lihat score-ku! 100 ribu lebih. tapi ngeliat kamu makan.Pelok Bocah Kecil : (SEPERTI DIRAMBATI KEKUATAN TERTENTU HINGGA BADANNYA TIBA-TIBA SEGAR) Kamu… siapa sebenarnya? : (TERSENYUM) Aku meskipun kecil dan dikecilkan banyak orang. Arya. kawan-kawan! (SEREMPAK TEPUK TANGAN) Bayangkan seorang perempuan mampu menjadi pilot yang sangat Gesit dan tangkas. KERETA-KERETAAN. Arya : (MENCIBIRI RONALD DENGAN SINIS) Main tetris itu…sekarang sudah kuno. makan terus. Ronald : Ice cream-nya buat saya. lihatlah mainanku. BOCAH-BOCAH BERMAIN BERAGAM MAINAN MODERN: MOBIL-MOBILAN. Saya sudah kenyang banget. Cantik : Mana-mana… saya mau. !!! PELOK MENGHENTAKKAN KAKINYA. dong! Ronald : Bukan masalah Game-Watch-nya tapi score-nya. Ron-Ron… PS. dong. LAMPU NETRAL (BOLEH LAMPU FOLLOW) MULAI DIARAHKAN KE TEMPAT MEREKA BERMAIN. Ini baru namanya Helycopter Termegah dan termodern. udah… makasih. jangan ribut! Berisik.

ach! Dia orangnya baik. saya orang miskin. Ronald : Tapi… katanya sekarang dia gila kok. Saya menyukai wayang. Kenapa mereka pergi?! : Mereka menganggapku tak pantas berkawan dengannya. ADA YANG MEMBAWA TALI. PELOK TERUS MELANGKAH MENIRUKAN LANGKAH-LANGKAH SEORANG BIMA. Ayu! Ayu Pelok Ayu TERIAKAN Pelok Ayu Pelok Ayu Pelok SUARA GADUH ORANG-ORANG MENUJU TEMPAT ITU. ADA YANG MEMBAWA BATU. : (BERHENTI) Selamat siang. ARYA. kamu. Yu-Ayu. awas lho !! : Kamu dengar sendiri. teman-teman. selalu berpesan agar saya menjadi contoh seperti Bima. Kesukaan saya hanya meniru-niru seorang Bima. aku. : Aah. Kamu juga. tho? : Betul. MEREKA HENDAK MENGHABISI SI PELOK. larilah! : Tidak. larilah! Cepat. masak… mereka berpikiran seperti itu? : (DIANTARA MEREKA) Ayuuuuu…. Yang penting saya… tidak bersalah. PELOK MELINTAS DI TEMPAT ITU. Jangan pergi! Aku betul-betul Tidak mengerti. Maaf. : Ooooo… begitu.Arya : Enggak. Apakah salah? Dan kekagumanku terhadap tokoh Bima. : Barangkali… karena kamu sering mengenakan daun seperti itu… : Ayu. PELOK TERHERAN-HERAN… DEMIKIAN JUGA AYU. ADA YANG MEMBAWA KETAPEL. Tapi… harus bagaimana. Lagi pula. SEMUA TEMAN-TEMAN PELOK JUGA TEMAN-TEMAN AYU. Arya Ayu : Sssssstt…. Jangan bilang begitu! Dia khan teman kita juga. ENTAH SIAPA YANG MENGHASUT HINGGA MEREKA MARAH BESAR. Ronald : Asyiiiik… biar aku sendiri yang habiskan. Yu-Ayu? Ayu : Ronald. Silahkan kalau mau mengikuti mereka.kok. sehingga saya membuat mahkotanya dari daun nangka. KEPALANYA MENGENAKAN MAHKOTA BIKINANNYA SENDIRI YANG TERBUAT DARI DAUN NANGKA. Kenapa kamu mengajak teman-temanmu untuk mengeroyok Pelok. CANTIK. Ayu Pelok : Pelok. sebelum dan sesudah ayah saya meninggal. ANAK-ANAK SEKOLAH ITU. saya menjelaskan kepada mereka… kalau saya masih waras. Ronald : (MENUNJUK KE ARAH PELOK DAN AYU) Itu. Suka ngamuk… Ayu Pelok Ayu : Nggak percaya. memang. mereka tak senang dengan kedatanganku. : aah. Pelok. Biarlah mereka mengeroyokku. Pelok tidak punya maksud jahat. Sebaiknya. 142 . jika aku Mengganggu kalian disini. dia! Sikat saja! Kasihan Ayu… Dijailin apa tadi kamu sama dia. Terima kasih… Kenyang. Boleh saya bergabung? : Silahkan. saya pergi dari… : Tunggu! Aku tidak seperti mereka. hati-hati! Dia… orangnya gila! Sekali lagi. kita bubar saja! Ada orang gila datang. ADA YANG MEMBAWA PENTUNGAN. Ayu Pelok : Pada mau kemana? Kok… : Ayu. ESTIN DAN RUNDY. Ayu. Mereka menganggapku gila. RONALD. Menyakitkan. Kamu salah menduga! Ronald : (TAK MENDENGARKAN PERINGATAN AYU) Ayuuu… larilah kemari! Daripada kamu nanti kena lemparan batu. TAK MENJAWAB… KECUALI SEGERA MEMBERESKAN MAINANNYA DAN BUBAR MENINGGALKAN TEMPAT ITU. Ayu.

ngelapnya. Sudah mampus. DENGAN UJUNG BAJUNYA. Ayu antarkan ke Puskesmas. WAJAHNYA MENYIRATKAN KEBENCIAN YANG MENDALAM. LAMPU TEMARAM MUSIK MENGALUN. (SAAT SEBAGIAN LUKANYA TERKENA USAPAN AYU) : Maaf… maaf. PELOK TAK DAPAT BERBUAT BANYAK KECUALI MENAHAN KENYERIAN DAN MENGADUH SAMBIL BERTERIAK MINTA TOLONG. Ayu Gembos : Tidak! Dia tidak menantang kalian. sahabat baikmu! (KEPADA KAWAN-KAWANNYA) Okey. ADA SESUATU YANG MEREKA PIKIRKAN.Ronald : Kalian dengar sendiri. AYU MENANGIS SAMBIL SIBUK BERTERIAK-TERIAK BERUSAHA MELERAI. NGLANGUT. aku nggak sengaja… (KAGET) Pelok Ayu Pelok : Sudahlah.. kalau Mbak Ayu nggak segera pulang. MENGIRIS-IRIS ULU HATI… PELOK BANGKIT DARI DUDUKNYA DAN TERTATIH-TATIH MELANGKAH PERGI. Ayu… nggak usah. AYU MEMBERSIHKAN LUKA-LUKANYA DENGAN PENUH HATI-HATI. ENTAH APA? DATANG RANI.ak. terima kasih atas kepdulianmu. dia! AYU MEMELOTOTI RONALD. PELOK SENDIRI TIDAK PERNAH TAHU. Ronald : (NGOS-NGOSAN) Yuuuk.. ya…? (PELOK TERUS MERINGIS KESAKITAN) Pelok. MASING-MASING MERASAKAN KESEDIHAN. AYU DAN RANI MENINGGALKAN TEMPAT TERSEBUT. Ronald : Knapa kamu melotot aku. nanti juga sembuh. BOCAH KECIL SUDAH 143 : HEY…! (PELOK KAGET. Ayu. Yu. : Sudah. SAAT DIHADAPANNYA . disuruh Papa pulang. Pulanglah! Nanti kamu dicari orang tuamu. MEREKA SALING PANDANG. Yuuk! : Terima kasih. Ayu : Tidak! Biar aku disini. (AYU HANYA DIAM) Ayo! Nanti Papa marah.. kita cabut. Aa. TEMBANG MAS KUMAMBANG KEMBALI HADIR. Tinggalkan saya! Pulanglah! DENGAN LANGKAH BERAT DAN MALAS-MALASAN. seperti itu? (MELUDAH SINIS) Urusi…tuch. khan? Kalau dia menantang kita. BERCAKBERCAK DARAH MENGOTORI BAJU YANG DIKENAKAN AYU) Sakit sekali. BERTUJUAN KEMANA. saya di sini. MEREKA LAMA BERTATAPAN. Sudahlah! Jangan teruskan Niat kalian. TIBA DI SUATU TEMPAT. Sekali lagi. kawan-kawan… Yuuk kita CABUT DARI TEMPAT INI. Rani Pelok : Mbak Ayu. menemanimu. Kalian salah paham! : Keroyok saja…! Jangan hiraukan kata Ayu! Sikaaaat…! KERIBUTAN PUN SULIT DIHINDARI. DAN TERJADILAH PENGEROYOKAN TERHADAP DIRI PELOK. ADIK AYU. (SEMUA MENGIKUTI APA KATA RONALD) AYU MELANGKAH MENDEKATI PELOK YANG MASIH MERINGKUK KESAKITAN Ayu : (MENATAP PENUH IBA) Pelok… Pelok… (PELOK MENOLEH KE AYU. Yu… Tinggalkan saja. Sudah.

FAKTA… EMANGNYA AKU NGARANG-NGARANG CERITA PALSU? BAYANGKAN. KAWAN! KAMU TIDAK MELAWANNYA SAJA. TAPI TIDAK IMBANG! SAYA TIDAK : GILA! ORANG SEBANYAK ITU. MATI. SECARA MATEMATIS. SURUH : YA… AKU ADALAH TEMANMU. COBA! DIKEROYOK ORANG SEBANYAK ITU. SAAT KAMU DIKEROYOK? PELOK MELAWANNYA?! BOCAH KECIL PELOK : TAKUT? : BUKANNYA TAKUT. KAMU! NGACO! : LHO?! AKU NGOMONG BERDASARKAN KENYATAAN. KAWAN! SALAH DAN BENAR TIDAK MENGENAL RUMUSANMU. KHAN? COBA KALAU KAMU MELAWANNYA…. KENAPA KAMU TAK MELAWANNYA. WONG TIDAK ANGKA MATEMATIKA. PADAHAL KAMU TIDAK BERUSAHA MEMBALAS DAN HANYA DIAM! COBA SEANDAINYA KAMU NGAMUK JUGA! PELOK : SUDAH… SUDAH. IYA. BUKTINYA. PUSING AKU MENDENGAR IMBANG KOK. KALAU KAMU : KAMU… (TERHERAN-HERAN SAMBIL MNAHAN MAU MATI KONYOL! BOCAH KECIL : HEY. TAMBAH HIDUP. JELAS KALAH KOK! BOCAH KECIL : HEY. TIDAK MATI. (TERBAHAK-BAHAK) PELOK BOCAH KECIL : JANGAN KONYOL. DISURUH MELAWAN. 144 . KAMU MASIH HIDUP.BERDIRI SEORANG BOCAH KECIL YANG MISTERIUS) PELOK NYERI) BOCAH KECIL MENYADARI.

KAMI? : TIDAK! SAYA HANYA MENJALANKAN KEWAJIBAN. KARENA SAYA TIDAK MERASA BERSALAH RUMAHKU. DAN DUDUK TERMENUNG DI DEPAN LAYAR PUTIH. TIBATIBA SEKETIKA MUSNAH. BOCAH KECIL YANG BERADA DIHADAPANNYA SUDAH MENGHILANG ENTAH KEMANA. MEREKA BERJATUHAN. BERPULUH-PULUH BOCAH BAHKAN BERATUSRATUS MENGGEDOR RUMAH PELOK. PELOK KAGET TAPI BERUSAHA TENANG. SAYA BER-HAK MELINDUNGINYA. PELOK SEPERTI KENA STROOM. MENCARI BOCAH ITU. TERUS MENGGERAM DAN MEMAINKAN KUKU PONCONOKO. SUARA ITU SEMAKIN DEKAT. SIAPA SAJA YANG BERUSAHA MERUSAK RUMAH INI. RASA NYERI. KARENA BOCAH ITU SUDAH MENYUSUP KE DIRINYA) PELOK MELANGKAH PULANG. RASA NGILU. SAYA WAJIB MEMPERTAHANKANNYA.! 145 DENGAN KALIAN. BANGSAT?!! : YA. PELOK BERONTAK. PELOK MERASA SEGAR DAN SEHAT. PELOK MENDENGAR SUARA ORANG RIBUT-RIBUT. BEBERAPA ORANG MASUK. RASA PERIH. MEREKA MARAH BESAR… PEMARAH 1 PELOK : (GERAM) KAMU MAU MELAWAN KAMI. : SIKAAAATT…. KAMU INGIN SEPERTI BIMA! DEGG…!SEKETIKA PELOK BERKECAMUK DADANYA. PELOK KEMBALI MELANGKAH SEPERTI BIMA.YANG ADA HANYALAH BERANI ATAU TIDAK MEMPERTAHANKANNYA. KATANYA. (HAAA…HAAAA…HAAA…! PELOK TERSADAR. RASA MEMAR. ADA SESUATU YANG MERAMBATI SELURUH TUBUHNYA. TAPI TAK DITEMUKANNYA. PEMARAH 2 PELOK YANG LAIN : JADI KAMU MENANTANG. KARENA ITU MEMANG TANGGUNG JAWAB SAYA. DAN INI… . RASA TAKUTNYA PUN BERUBAH MENJADI KEBERANIAN YANG MELETUPLETUP. ORANG-ORANG ITU MULAI MENARIK TANGAN PELOK DENGAN KASAR.

DEBURAN OMBAK YANG MENGGANAS. ORANG-ORANG TERUS BERGELIMPANGAN DAN JADI KORBAN. SUASANA GADUH MENCAPAI PUNCAK. LAYAR PANGGUNG DITUTUP T A MA T Bontang. JERITAN-JERITAN ORANG TERUS MELENGKING. TAK SEDIKIT YANG BERGELIMPANGAN AKIBAT PUKULANNYA YANG MEMBABI BUTA. BUNYI RERUNTUHAN. SUARA DARI LUAR KIAN RIBUT. DAN TERUS MENGGERAM PULA: HEEEEEMMMMMMM…… TEMBANG MAS KUMAMBANGTERUS MELANTUN… KIAN LAMA KIAN MENGHILANG BERSAMA REDUPNYA LAMPU. KALI INI PELOK BETUL-BETUL SEPERTI ORANG KESURUPAN. PELAN-PELAN MEREKA MENGGULUNGNYA NAIK KEATAS HINGGA HABIS… NAMUN WAYANG BIMA YANG TERTANCAP DISITU MASIH BERDIRI TEGAK DAN TERUS MENGGERAM. BUNYI PETIR TUMPANG TINDIH.OK.TERJADILAH PERKELAIAN YANG SERU. PELOK MASIH BERDIRI MEMATUNG. MUSIK GADUH. HEEEEEMMMMMMMMMMM…… TIDAK TURUT TERGULUNG BERSAMA LAYAR. TAK SEDIKIT YANG BERTERIAK MENGKOMANDO UNTUK MEMBAKAR RUMAH PEL. LAMPU MERAH MENYALA DIARAHKAN KE LAYAR PUTIH DIMANA BIMA TERUS MENGGERAM DI DALAMNYA. AKIBAT RUMAH PELOK YANG DIBAKAR RAMAIRAMAI. GAGAH. DAN SEKETIKA BERHENTI. SESEKALI MENGHENTAK DAN BERDENTAM. ASAP MEMBUBUNG DI LOKASI TERSEBUT. DUA ORANG YANG SANGAR WAJAHNYA BERADA DIKANAN KIRI LAYAR PUTIH. PELOK BERDIRI TEGAK DIANTARA ORANG-ORANG YANG TERGELETAK DAN TAK BERDAYA. April 2006 146 . DIA TAMPAK KUAT SEKALI.

(NOMINATOR) PENGAGUM BINTANG Karya : Dadi Reza Pujiadi Tokoh : RAYANI MARIO LINDA PRIA CANGKLONG SABRON ABAH NINI 147 .

07. Seorang pria duduk di kursi memperhatikan selembar photo. Pria Cangklong : Usia yang tepat untuk disate..PEMUDI ORANG-ORANG SEBUAH RUANG Ruangan bercahaya temaram dan berasap (Dominan back light). Pria cangklong 02. TUKANG PEL. Pria Cangklong 04. Lelaki 05. 09. satu atau dua minggu sepertinya mungkin..ATOK ITEM SUTRADARA ANTON PENJUAL TEROMPET. (Mungkin penonton akan mempunyai kesan bahwa ruang ini adalah bagian ruang lain dari sebuah diskotik.. Aku senang cara kerjamu. Pria Cangklong 06. Lelaki : Tipe begini banyak yang suka.. 01. Lelaki : Beri aku waktu. Pria Cangklong : Baiklah. Akan kuberi kabar baik secepatnya... Asap mengepul dari rokok di dalam cangklongnya. LAKI-LAKI PEMUDA. Back Sound Samar-samar terdengar lagu House musik. 08.. Orangku sedang berusaha. Lelaki 03. Broken home. : (mengangguk-angguk) Berapa umurnya? : 16 tahun. Kau tak mungkin mengecewakan aku kan? Aku harap jangan! 148 .. dan seorang lagi berdiri tegak di belakangnya. Di depannya duduk Seorang laki-laki. Boss.. Lelaki tertawa.) Tiga orang berada di sana terlihat seperti bayangan.. Mereka hanya dibatasi sebuah meja. Kapan bisa kau dapatkan dia? : Tidak lama lagi. Jadi tidak terlalu susah untuk dikerjain kan? Pria Cangklong tertawa. : Alah. waktu segitu terlalu lama! Tidak bisa lebih cepat? : Aku usahakan secepatnya Boss.

... Sebuah bangku panjang terletak tengah panggung. (Memunguti kacang di bangku dan di tanah. Maaf lagi. maaf! Kena ya? Aku nggak tahu. Kacang rebus tumpah ke muka Mario. Rayani membantu..... (Lighting fade in) Mario dan Rayani masuk bersamaan dari Arah berlawanan. 14. Mau aku ganti? Aku cari tukang kacang rebusnya dulu.. Keduanya duduk. 22. Namun tidak jadi. Beberapa saat Rayani kembali sibuk mencari. Saling menunggu. Tapi kemudian sadar dengan keadaan orang di sampingnya. Tentu! Tertawa. Mario 16.. Rayani membuka tas. Mengaduk-aduk isi tas. Tak disangka siku lengan Rayani mengenai muka Mario. Rayani : Aduh.... Mario membuka bungkusan kacang rebus.... Rayani ingin melihat muka Mario. Mario memunguti kembali kacang rebus yang berserakan.. Rayani : (sibuk) Di mana sih. aduh. Biar aku yang ambil. 15. Mario : Nggak usah. serempak ingin duduk. 11. Langit sore yang cerah.. Background hotel dan gedung perkantoran untuk menunjukkan bahwa setting adalah nuansa tengah kota. : Oh. Sama-sama tertawa. : Aku saja. Biarkan.... Aku yang salah kok.) 19. Mereka tiba di bangku... 17. 18.. Mario & Rayani : (berbarengan) Silahkan! Keduanya jadi serba salah. Mario & Rayani : (berbarengan) Kamu duluan. 12. Awan putih menutup cakrawala... aduh. perasaan sudah aku masukin. Mario 20..10. tangannya menyentuh tangan Mario yang sedang memegang bungkus kacang rebus. 13. TAMAN Set sederhana. Mario : (mukanya mendekat ke Rayani) Cari app. aku saja. Back sound bunyi seliweran kendaraan sesekali. Suara teriakan Pedagang keliling. Boss. Rayani : Aduh. Lelaki : Tentu. Rayani : Maaf ya. mengeluarkan lembar skenario. (Kesal. Berdua memunguti kacang rebus di tanah. Mario kesakitan. Rayani : Kamu nggak apa-apa. 21..... Rayani : Biarkan. maaf. Muka kamu nggak apa-apa kan? 149 .) Aduh. Makin serba salah.....

: (memakai kaca mata Mario..... : kamu juga sih salah. Perasaan waktu di rumah aku sudah taruh di tas.. Nggak bawa kaca mata lagi. Mario 30.. Lagian kamu nggak takut kaca matamu kubawa lari? 150 . Mario : (Menahan sakit) Nggak apa-apa kok. Mario 40. : Kok bisa kebetulan cocok ya? : Ya sudah pakai aja.... 31. Mario : Mau kemana? : Cari tempat lain.. Baru sebentar duduk aja Aku hampir nggak jadi makan kacang rebus. Rayani 35.. aku yang menderita kok malah dibilang salah? Terus salahnya di mana? 26..... jangan menyumpah! 28. Rayani mengambil kaca mata.. berniat mencari tempat duduk lain.. Rayani : kamu punya makanan dimakan sendiri. Memperhatikan lensanya. Rayani 25. Sirik tanda tak punya. : (mengangsurkan kaca mata) Nggak apa-apa.. : Nggak usah... Mario : Oh. 34.. duduk) Terima kasih. Rayani : (tertawa) basi banget kamu. : Loh.. mukaku hampir memar. Rayani 42. tapi malah nggak ada. aku nggak bakal ganggu kamu.. Setelah ini aku jamin kamu bakalan merasa lebih nyaman duduk di sini ketimbang duduk di kafe. jadi dari tadi kamu sudah ngiler sama kacang rebusku? Kalau kepingin kenapa nggak minta aja? Dari pada nyumpahin orang yang punya makanan. Terima kasih. (Membuka lembar skenario) Mario berdiri. makanan kesukaanku. Rayani : Minus berapa nih? : Minus dua.23. Rayani 37.... : Bener nih nggak apa-apa? : Nggak apa-apa. Mario 24..... harusnya paling nggak tawarin orang kek... Mario 38.. Mario 32.... Coba aja dulu... kalau terus duduk di situ mukaku bisa babak belur. kalau tak punya dapatkan dengan kerja. Kursinya masih lebar kok. Nih. 43.. Mario : (melepas kaca mata) Pakai punyaku. Pakai aja dulu.. Rayani 39. 41. Mario 36... : Kamu cari apa? : Aku cari lensa kontakku... maaf. Rayani 33.. Maaf deh. 27. Rayani : (kembali ke tas) Maaf... Rayani 29. Duduk di sini aja...

lebih baik duduk di sini kan? Menunjuk space kosong di sebelahnya. ya? Cuaca bagus.. Mengangguk. Mario : (Tersenyum. Tiba-tiba hujan turun... Aku hanya lihat dari jendela mobil setiap pergi atau pulang dari sekolah.44.. Rayani : Makanya. (Diam. Aku tidak mau orang yang kubuat menderita makin menderita karena terusir dari tempatnya. Mario : Tapi cuaca kadang suka menipu. 53.. Rayani : Pernah! : Sering kemari? : (menggeleng) Hanya hari ini.. lalu kembalikan pandang ke skenario. Seperti sore kemarin. Mario : Kenapa aku harus duduk di sini? Biar kamu aman? Nggak diganggu orang iseng? Atau cari pembenaran karena sudah membuat kerusuhan? 47... 45. 46. ya? Hujannya deras? Mario mengangguk.. Mario : Nggak nunggu siapa-siapa. Mario : Deras.. Mario : Nggak mungkin. 51. 54.) Kemarin aku berharap muncul pelangi. Ayo duduklah. Rayani tertawa.. Rayani menggeser duduk... 49. Padahal lebih sehat di sini.. Diam..... Sebentar lagi musim bunga. : Oh. 60. Mario : Lagi nunggu siapa? Aryani menoleh. Tapi sedikit ada benarnya juga. Tapi hanya sebentar. hanya sebentar. Diam.. Mario 59. Rayani mengangguk. 151 . Rayani : (matanya masih ke skenario) Oh. 56..) Kamu memilih tempat yang tepat. Kembali ke skenario. Kebetulan hari ini aku perlu suasana seperti itu.. Kelihatan sepi. 48. (Melihat langit) Langitnya cerah. Mario : Eh jangan! Cuma satu-satunya tuh.. Sekarang orang lebih milih pergi ke kafe daripada di taman. Makanya aku ke sini... : Oh. Rayani 50. ya? Diam. tenang. Rayani 55... Pelangi muncul habis hujan di siang terik. Tadi sepulang sekolah aku melihat taman ini dari atas bus. Rayani : Hah? Kepedean kamu. 52. Kamu pernah lihat kembang-kembang itu mekar? 57.. Rayani 58... Mario mengambil tempat... Rayani melihat langit. Mario : Sudah datang musim hujan..

Copet-copet di bis kota kelihatan rapi-rapi. baik. baik.. Aku lagi mencoba membedah naskah ini.. aku diam. Mario : Apa orang yang banyak tanya itu orang jahat? : Nggak juga sih... Mario 68.. Mario : (tertawa) Bisa aja kamu. 82. : Kamu artis? : Bukan.. sayangnya aku malas fokus sama penampilan ketika pertama kali bertemu seseorang. Kayak orang-orang kantoran. nah.. Mario 64. Mario : (jengkel) Apa sih? : Boleh tanya kan? Diam.. Klimis malah. Sumpah! Diam. Rayani : Maaf. : Lalu? : Apa? : Kalau bukan artis ngapain baca skenario film? Ah! Produser? Sutradara? 78. Mario : Wah! Good luck.. Mario : Baik. Mario 76. ya? : Apa ruginya buat kamu? : Aku bisa menyangka kamu orang jahat! : Apa penampilanku begitu? : Nggak sih.. 152 . ya! Rayani mengangguk. Rayani : Drama atau film? : Apa? : Kamu baca skenario kan? : Hey. Mario 66.. Rayani 73. Besok aku ikut test peran utama.. Mario 70. Mario 62. 69.. Rayani 84. Rayani 77. : Kalau aku mengajak bicara kamu. 81. Mario 85. 86.. Rayani : (menyerah) Baik. Rayani 65.. bukan berarti aku ingin mencopet kamu kan? Lagian mana ada copet yang mau minjemin kaca matanya? 72.. : (tersenyum malu) Maaf! : Jangan membuatku menyesal berbagi tempat duduk sama kamu. Rayani 71.. Rayani 63. Rayani 79.61. Ini skenario film.. kamu banyak mau tahu. 80. aku tidak mengganggu lagi.. 87.. Rayani 75. Mario 74. Mario 83. Rayani : Aku mengganggu? : Kalau kamu terus bertanya.. Tadi kan aku sudah bilang aku perlu ketenangan. Rayani 67.

.. Jualan di pinggir jalan dilarang! Di taman dilarang! Saya mau cari makan halal buat anak-istri saya.. Mario melambaikan tangan tanda perpisahan pada Rayani. toet) Terompet. Rayani 94.. Terompet : Terompet.. toet) Terompet... namaku.... Kali ini terdengar lebih keras. siapa yang tahu kalau saya jual terompet? Siapa yang tertarik beli dagangan saya? Bicaranya situ sembarangan aja! Mentang-mentang saya kere. Hening. 153 . Mario 93. mengeluarkan dengan berat. Mario : Jangan pergi dulu! : Ada apa? Oh. (toet. Mario 95. Kalau saya tidak membunyikan terompet.. Terompet : Terompet...(toet) Terompet. terompet. : Kamu nggak marah kan? Mario menggeleng. malah terus dibikin bingung.. membunyikan terompet dilarang. toet. Bicara berbisik di telinga. : Apa? : Ini hari apa? : (tertawa) Sabtu! Malam minggu. 98.. Penjual Terompet hilang ditikungan (Keluar). terompet. Nah. 99. : Tidak usah! Dipikirin banget. Merasa terganggu. sekarang waktunya kurang tepat. tersenyum. Rayani 101. Pedagang terompet muncul sesekali menjajakan dagangan. Rayani : Biar aku bicara. Bunyi terompet panjang. 96. Tk. Pergi sambil terus menggerutu. 91. Bunyi kendaraan berhenti.. Nanti kalau saya terus-terusan dihalangi saya cari makan untuk mereka di mana lagi? Jadi maling ayam? Jualan dilarang. toet.. toet. suara kenek angkot. Mario menatap Penjual terompet pergi. (toet. Kamu mau kita kenalan? Perkenalkan... Mario menghampiri Penjual Terompet.. (toet. Tk... Terompet : Dasar nasib! Jadi orang kecil sudah bingung. (toet.. ya? Masa terus dilaranglarang.. Rayani : Nggak perlu minta maaflah.(toet) Terompet. Penjual Terompet mendengarkan. Rayani : Sebenarnya tadi aku mau bilang.) Rayani menarik napas dalam. Diam. taman ini bakalan ramai bukan main kan? Kembali teriakan penjual terompet. Aku lupa. Mario 89. Terompet : Tidak bisa dong! Saya kan orang dagang... 90. (Back sound) Suara kendaraan lewat satu-satu. Tk. toet) 92. Berhenti tidak jauh dari mereka. Tapi Penjual Terompet akhirnya mengalah juga.88. Tk.. Bunyi terompet. saya selalu diusir sana-sini. 100. Mario 97.

. Mario pergi....! Di mana? Sekarang? Oke... Rayani : Aku mengadu ke mama. Sudah.. 102... Tapi sumpah.. 105. Bagaimana bisa membuktikan. Mario menepuk tangan. Semoga berhasil! Mario bergegas pergi.. Mario : Aku paham! Rayani menarik napas dalam untuk menghentikan tangis. Papa tersenyum mengejekku...) Ah.. Rayani tak membalas. (Kepada Rayani) Aku ada keperluan. Air mata tidak bisa mengobati kegagalan kan? Aku mau buktikan pada mereka bahwa aku serius... 112. 110.. Suara dering hand phone. Marah. Mario : Katanya nggak mau menangis? Rayani menggeleng.. man! Tidak mampu.. Rayani memberi isyarat dengan tangan agar Mario berhenti bicara. 108.. kalau aku sudah bekerja sebaik-baiknya... Sampai besok. Aku. Mario : Eee. Rayani bingung... Mario : Sabar.. Rayani : Setuju! Memang itu caranya! Mau? (Menawarkan kacang rebus.. Mario : (tertawa) Semua pekerjaan punya resiko. Mario mengambil hand phone... Mama malah suruh aku menangis. mengusap air matanya... 103.. Mario : Hallo.Mengulurkan tangan... Oke. 154 .. Aku tahu Mama menyuruh aku menangis supaya perasaanku bisa lega. Plong. Aku Cuma mau Mama tahu kalau aku sudah berusaha. Aku tidak mau mereka melihatku menangis karena itu. (Kehabisan kata. Tiba-tiba Rayani gemes sendiri.. 106.. 104.. tapi aku tidak menyerah. Rayani : (berteriak) Kaca mata kamu..) : Tapi aku nggak tahu caranya. Rayani : Aku nggak tahu. tangisnya tambah pecah... TAMAN (Ligting fade in – suasana senja) Di bangku yang sama. tapi aku menangis bukan karena aku bicara kegagagalan tadi.. 109. sudah. 111. Aku gagal.. aku memang terus-terusan gagal.. dia memang nggak pernah setuju aku ikut kegiatan percuma dan buang-buang waktu seperti ini. Rayani mengambil tissu dari hand bag. menangis. kenapa aku sekarang bisa menangis. Mario 107. Aku nggak perlu peerhatian macam itu. Menutup wajah dengan kedua tapak tangan.

122.. Rayani : Rudi Sudjarwo lebih menantang barangkali! 155 . : Yakin waktunya akan datang? : Yang penting jangan terlalu berserah pada nasib! : Salut buat semangatmu.113. Rayani 117. Rayani 121. : Apa yang baik? Menangis? : (mengangguk ragu. Rayani : Aku terus merajut jaring. 132.... Rayani 129.. 123..... gitu dong! Kalau keinginan dicampur sama semangat dan usaha .. Mario 130. Rayani 119. Mario : Nah. Rayani 127... : Apa? : Justru malah baik. 136. Rayani 135. 118. Berdoa sambil berusaha.. Jadi menangis adalah manusiawi dan berguna. : Hanya masalah selera. Rayani : Aku seperti badut yang terlepas dan dibiarkan berkeliaran.. Mario : Jangan taruh harapan di tempat yang tidak nyata. Mario 126. semut pun bisa memindahkan gunung. Kalau urusan selera. Masa nggak ada satu pun yang nyangkut?! 133.. kita nggak bisa percaya atau nggak percaya. Masih sangat panjang... Aryani 131.) Masih banyak kesempatan. Mario 124. Mario 114. pelan) Menangis kalau harus menangis. aku harus terus. : (Semangat) Ya! : Mau? : (senang) Kacang rebus! : Dari tadi juga kacang rebus. Ah. Keluar masuk studio dengan wajah coreng-moreng. mengangguk. 120. Ada yang bilang jumlah air mata saat kita sedih berbanding seimbang dengan air mata saat kita bahagia.. Mario : Di usia seperti kita. Mario 128. 134. Jalan masih panjang. Mario : (membuang napas) Hah! : (membuang napas) Hah! Maju terus pantang menyerah! Kalau sudah bertemu untungnya kali aja kamu main peran utama di filmnya Garin. Mario : Aku masih belum percaya kalau aku gagal lagi... Rayani 125.. Gagal di usia seperti kita justru lebih baik. membentangkan selebar-lebarnya. Mario : (menghapus air mata) Tadi kamu bukan mau bicarakan itu kan? : (mengangguk) Ya. aku terus berharap. Mario 116. Rayani 115. : Itu hidupku! Aku pikir. Kamu bagaimana sih? Ambil! (Rayani mengambil beberapa butir.

Mario : (tertawa) Kalau mau begitu kamu ikut latihan yoga aja. Rayani 141. Rayani : Terus mau belajar di mana? : Sekolah banyak ngajarin bagaimana menggunakan pikiran. : Kok gitu? Bokap-nyokap. : Sekolah adalah rumah ilmu pengetahuan. 147. 148. Lulus sekolah kita malah gagap. Rayani : Aku nggak pernah yakin bisa mendapatkan itu di sekolah. 142. warna tanah telah berubah karena waktu. Mengajarkan cara memperhatikan dan mengagumi tangga itu. Hanya diberi tahu. Mereka tahu apa yang harus mereka beri dan apa yang harus mereka simpan untuk suatu saat. Mario : Sial! Aku nggak paham bahasa kamu! Ngomong yang lain aja! Rayani membolak-balik lembar-lembar skenario.. : Nggak tahu. Mario 144. Mario : Sekolah kamu bagaimana? Sudah banyak mangkir pasti.. Hari gini masih bicara hati nurani? Lagian sekolah nggak akan cukup menampung semua material itu. Rayani : Sekolah tidak dapat membuatku yakin bisa menggantungkan harapan. setelah itu takut menginjak tanah.... Ilmu pengetahuan adalah kendaraan kita untuk bisa survive di mana saja. Rayani 139.. tahu? : Mereka hanya tahu aku kepala batu. Mario : Apa adanya sajalah. 151.. diberitahu betapa tingginya langit. 146. 150.. belajar cara menggunakan hati nurani dikesampingkan. Mereka menggembar-gemborkan orang lain yang sudah membuat tangga kecil menuju kesana. Rayani : Sekolah tidak pernah menampung.. Mereka memberi tahu kaki kita menginjak bumi. Artis juga perlu punya pikiran intelektual. Ilmu pengetahuan nggak selalu bersarang di sekolah kan? 143..Diam. Sekolah jadi tempat legitimasi formal pendidikan yang semu. tapi membiarkan dia bercecer di luaran. 156 . Kerja pikiran dan respon manusia kan terbatas oleh keadaan. Mario : Semua bidang memerlukan orang yang cerdas. Jangan ambisius dong! Ambisi malah akan menjatuhkan kita. Mereka tidak mendidik kita bekerja membuat tangga ke langit. Mario 140. Tetapi mereka mengajak kita terbang ke masa lalu melihat kejayaan nenek moyang. Rayani : Kita di atas gedung tinggi. Mario 138. 149. 145. Nggak tahu mau ngapain. 137.

Kalau awal-awal ikut. Aku sudah lelah jadi anak bawang terus. Mario : Aku sabar! : (menyelidik) Masa? : (bangun memperhatikan bintang) Bisa! Aku yakin ada saatnya.) Selalu jadi figuran. Nggak pernah terpilih yang utama. Kemana-mana kita akan bertemu dua jalan. pernah merasa kesulitan juga. Kuhitung sudah sembilan kali aku ikut casting film. Rayani 163. Seperti apa cahayanya nanti. Rayani 161. Rayani : Huss! Jangan bicara sembarang. Lama-lama aku bisa lumutan di studio casting. Rayani : Aku kurang apa ya? Kurang cantik? Aku bisa nyanyi. Kok kamu yang tanya? Harusnya aku. (Tersenyum pahit.. : Ada saatnya. Rayani 165. Hidungku nggak terlalu ke dalam kan? Tinggi sama berat badanku pas kan? Proposional? Apa dari aku yang kelihatan kurang? 155. bisa nari. Kamu nggak ingin pulang? : Di rumah juga tak ada siapa-siapa. : Sudah hampir gelap.. Mario 170.. 168. atau ke kiri. : Ada yang bilang beberapa orang memilih jalan tol. tidak lulus nggak apa-apa. Rayani : (menunjuk langit) Lihat bintang itu.. Mario 166. Mario : Akan jadi sempurna buat pengalaman hidupmu kalau tiba-tiba keburuntungan itu datang. marah. Rayani : Huh! Padahal tesnya hanya begitu-begitu saja! Adegan senang.. Aku menarik. Rayani : (tertawa) Kok jadi hilang harapan begitu? : Kesel sendiri aku! Apa harus pacaran sama casting produsernya dulu untuk jadi peran utama? 157.. Aku perempuan yang dipuji perempuan. Keduanya punya resiko.. Rayani 167. nyanyi. Multi talent. Mario 156. Mario : Kamu mau cara mereka? : Aku? Pakai cara itu? Ih. Mario : Kalau kamu? : Apa? : Kok nggak pulang? 157 . Rayani 171... Masalahnya kamu bisa sabar atau tidak? 162. amit-amit! : Mereka sama dengan kamu. lalu menangis. Mario 164. Mario 158.152... Nggak ada yang berhasil mulus. Casting iklan.. Mario 160. Tidur sama orang-orang itu? 159. kalau senja turun. (Terpekik) Aku suka bintang! 169.. Kamu jadi nggak kaget! 154. macam-macam.. Ke kanan. 153.

Dia aktris.. Wah jadi nggak repot-repot cari lagi dong. Banyak kenalannya orang-orang film. Mario : Aku harus mengenalnya.. Lantaran dia pikir aku sudah punya manajer.. Terima kasih. 187. (Membuka tas. 173... Kayaknya Linda bakal nyenengin. : Besok di sini? : Entah. Mario 182. Aku yakin buku-buku ini akan banyak membantu kamu. Rayani 175. Aku duluan. Rayani 181. Jujur! Aku mulai senang suasana taman ini.... Rayani : (Sedih... Pertemuan kami unik. Rayani : Rumahku membuat aku jadi penganggur. Mario 180. : Baiklah.. Mario 184.. Sebentar.. Aku harus bertemu seseorang. Semua punya kamu? Dapat darimana? 177. (Ke Mario.. Mario 186.. Linda hebat loh.. Linda bilang dari dulu dia tertarik bakatku... Ceritanya kapan-kapan. Rayani : Apa kubilang! : Boleh aku tanya? 158 . 178. : Kenapa? : Kalau aku cerita sekarang waktunya nggak bakal cukup.) Keinginannya banyak. Tapi setelah lama kami tegur-teguran. juga talentscout. Thanks. ya.. itu bintang pahlawan! Terus bersinar ketika yang lain redup. aku cari kemana-mana nggak ada.. Nggak ada yang bisa dikerjakan. Mario 188.) Dia sudah pergi.. : (Sadar) Oh.) Nanti kukenalkan kau pada sahabatku. : Pulang. Nggak apa-apa. Namanya Linda. Tapi enggan menegurku duluan. ya. yuk! : Aku masih ingin di sini. Menyodorkan ke Rayani) Buat kamu. Pencari bakat. Aku dan dia sahabatan. (menunjuk bintang) Bintang itu pasti paling terang.. Aku ingin jadi bintang itu! Oh. Mario : Teman. Rayani : Oh? Buatku? (Mario mengangguk) Beneran nih buatku? Kamu nggak nyesel? Aku sudah lama cari buku-buku ini. Rayani 185. Rayani : Aku minta kamu rawat buku itu baik-baik. Mengeluarkan tumpukan buku.. Cita-citanya sama dengan kamu. Sumpah. ya? Aku minta Maaf! 183.. 176.. Tadi dia begitu antusias mau mengorbitkan aku. Rayani : Dia sudah nggak perlu lagi sama buku-buku ini? Kenapa? Padahal buku-buku ini bagus loh! 179. Sebenarnya setiap kali aku ikut casting kami bertemu. Setelah itu kami selalu bersama. Mario 174.172.. Ini buku panduan akting.. (Tertawa..

189. Abah.. Rayani : Aku duluan.. : Masa? Kamu nggak tanya apa itu. setelah itu tidak lagi.. Mario 194. Tetapi tanpa sebuah lagu pun untuk Nini. : Sungguh nih. Rayani keluar. Nini dengar. dan suara burung bernyanyi ikut mengiringi. Mario diam. setelahnya? : Itu pertanyaanmu. Nini.. kamu kemari hanya untuk kacang rebus? : Awalnya iya. betapa pandai dalam bekerjasamanya alam. Nini akan tetap mencintai Abah. Mario 196. Musik seruling atau kecapi dari Sunda. Mungkin jika aku masih muda.) Bunyi dan suara begitu harmoni di telinga. Rayani 195. 198. Rayani 191.. aku akan membuat karangan lagu untuk Nini. (Nini tersenyum. Mereka seolah berbisik menghipnotis sadar. Rayani : Boleh. Betapa indahnya dunia jika suasananya damai seperti ini. menciptakan harmoni untuk menghantar waktu istirahatku.) Suasana inilah yang semua orang cari. bukan pertanyaanku. Saat seperti membuat pikiranku segar dan merasa menjadi muda kembali. Abah sedang rebahan di tengah balai. Nini : (tertawa) Terima kasih. Perasaaku bergetar bagai mojang pertama kali kenal cinta (Tertawa. Ah. 197. 199. 159 . Rayani 193. Meletakkan kepala di paha Nini yang merajut anyaman bambu. Abah : Aduh. : (mengangguk-angguk. Nini. Mario sendiri. mengerti) Oh! Baik lah! (Pergi. burung-burung kecil itu bernyanyi menggodaku? Abah sudah sangat mengantuk. RUMAH ABAH (Lighting fade in – Suasana sore) Set tempat Abah dan Nini bisa hanya sebuah balai panjang dan sebuah meja tempat kendi air munum dan perkakas seperti piring dan gelas.) : Nggak ada pertanyaan lagi? : (menggeleng) Nggak ada apa-apa lagi dipikiranku. Tapi tidak ingin tertidur. Bunyi air jatuh di kucuran. Mario 192. Nini. Mario 190. Angin sejuk tenang membuai pepohonan.. Abah tak mau kehilangan suasana indah ini bersama Nini.

: Kalau begitu Nini minta maaf sekali lagi. Linda 214. Nini 215.. Linda 207. 205. 213. Abah. 218. Nini : Anak ada perlu apa? : Nini masih ingat saya? : Oh. Linda 212. Nini : Bukan Abah tidak ingin menemuimu. Nini : Sudah. Linda 210. lalu melanjutkan kerja anyamannya. Muncul Linda. : Oh. Abah tidak akan melakukan itu. 208. jangan ganggu Abah. Abah sudah mendengkur. Lihat! Tidurnya nyenyak sekali. Abah : Tanpa sebuah lagu pun? : Tanpa sebuah lagu pun. Linda : Saya ingin bicara sama Abah. Kamu sudah pernah ke sini. Itu menyalahi kodrat. Nak. Abah tidur lah. Nini tidak pernah putus asa ketika hidup menderita.. Anak meminta Abah merubah wajah Anak. Nini rela hidup bersama Abah dalam suka dan duka. Abah 201. Linda : Kenapa Nini selalu menghalangi saya? Setiap kali saya datang Abah seolah enggan menemui saya? 219. Nini 204. Abah 203. Meminta yang macam-macam pada Abah. Abah tahu! Abah begitu mengagumi kesetiaan Nini. tidak! Abah tidak pernah sangsi pada Nini. Bicaralah pada Nini. Nini 209. Nini akan senantiasa di samping Abah. Nini 211. Linda 216. Linda : Saya tahu sesungguhnya Abah bisa membantu saya. Nini tak pernah mengeluh menemani Abah yang lumpuh. : Nini bisa bangunkan Abah? : (berbisik) Maaf. Nini membelai rambut Abah.. Nini. Nini masih ingat. : Kenapa Abah tidak Nini bangunkan? : Abah baru beristirahat. 206. Nini : Sampurasun! : Silahkan duduk. Nini 202.. Banyak saya dengar cerita kehebatan Abah. Nini 217. : Sebentar saja.. Di sisi kaki Abah. Sebentar. Abah mengangguk dalam setengah tidurnya.. Abah orang sakti kan? 160 ... ya? : Abah boleh sangsi! : Oh tidak. 220. Nini tidak pernah angkuh ketika berpunya..200. Nini menggeleng. Nini tidak tega bangunkan bayi yang sedang lelah ini. Linda duduk di tepi balai.

. Linda : Saya akan menunggu sampai Abah bangun. Nini menggeleng. Linda : Apa salah saya. Linda : Tolong saya. 232. Nini : Maaf. Abah : Ah. Linda : (emosional) Saya ketakutan. Anak tak perlu terus sembunyi. Nini.. Tapi Abah juga manusia. Saya merasa ada seseorang yang membuntuti saya setiap saat. Membantu sekuat hati.. Alam ciptaan-Nya sudah memberikan semua tanpa Nini dan Abah minta dari manusia. Nini 222.. 227. Abah memang tidak mau membantu saya? Kenapa? Berapa saja uang yang kalian minta akan saya turuti. Nak. Nini : (menggeleng) Abah tidak pernah memilih untuk membantu siapa saja. 161 . Nini. pikiran dan tenaga.. Nini menggeleng. Nini menangis. Linda : Kalian ingin aku menderita. Linda mengguncang-guncangkan tubuh Abah. Itulah cara untuk mengembalikan wajah anak. 233. tinggalkan kami..221.) Ah.. Nini : Nini minta maaf. 229. Nini tidak bisa membantu anak. Kamu harus pergi. nikmat sekali tidur yang hanya sebentar ini. Apa yang dilakukan terbatas kekuatannya.. Anak harus mengaku salah. Linda : Abah manusia. 226. telah mengganggu tidur Abah..... Tolong saya. saya tamu yang tidak diinginkan Abah? : Bukan! Tapi Anak bertujuan ke tempat yang salah. Tolong bangunkan Abah untuk saya. : Nini. (Melihat Nini... Linda 223. Nini! Saya tahu Abah bisa menolong... Kalian memang hancur. Nini diam. 230. Nini : Kamu sudah keterlaluan. Kami tidak pernah meminta atau menerima balasan jasa dari orang yang kami bantu karena Nini dan Abah memang tidak memerlukan itu semua. 231. 228. Nini? Nini menggeleng... Abah tidak memicingkan mata sedikit pun. Nak. Nini. 225. : Jadi menurut Nini. ingin aku Linda berjalan mundur tertatih keluar panggung. kenapa menangis? 234.. Nini 224.. Jimat yang pernah diberikan Abah tidak dapat menenangkan hati saya. Tolong.

Bintang itu tidak begitu terang. Parwita. hingga bara yang kau sulut di dadaku dapat kuberikan untuknya. aku tak ada di sampingmu. Tapi Abah bahagia. Abah : (menghapus air mata di pipi Nini) Tidak. 237. Abah tadi bermimpi tentang malam yang gelap. dan bintang berpaling muka karena redup sinarnya. Penuh dendam. Mas Atok.. Aku menunggu saat bulan bulat penuh.) TANAH LAPANG (Lighting fade in – suasana malam) Beberapa pemuda sedang berlatih drama.. Aku masih. namun begitu menyejukkan.. Bunyi angin menggoyang dedaunan. Ada sebuah bintang yang tak pernah redup sinarnya menyinari Abah... Mario : (membaca selembar surat) Penat? Aku tidak kalah oleh penat. Lelah? Aku tak takluk karena lelah. TAMAN Malam turun hujan. Atok sang pelatih tampak serius memperhatikan teman-temannya berlatih olah tubuh. Karena ketika kau membutuhkan aku. tolong saya dong! 162 .....235.... Jika bara di dada belum tersiram oleh darah. Linda menarik lengan Rayani setengah berlari ke arah Atok. 236. Oh... tidak. Bau darah... Abah memang sudah waktunya bangun. aku tetap seekor srigala. Mario duduk sendiri di bangku taman... (Menangis. Berhentilah menangis.. bau kematian orang lain yang membuat hidupmu pendek... Untuk apa mengakhiri hidup sekonyol itu? Aku masih mencintaimu Parwita. Isi surat terakhir sebelum kematianmu penuh dendam.. Linda : Mas atok..... tapi berkualitas. Ni. Aku tahu kau sedang memandang marah kepadaku.. Lihat! Aku masih tetap di sini! Akan tetap di sini. Tidur Abah sedikit. Suasana taman yang temaram sesekali menjadi terang sesaaat terbias cahaya Kilat yang menggelegar di angkasa. Aku bukan pengecut! Akan kubuktikan cinta yang kau sangsikan. Abah mengambil jemari Nini. Aku menunggu saat itu.

Atok : Sialan! Gua kira ada yang mau ngajak ribut! : Si Item basi banget! : Iya. Linda : (Menyodorkan naskah. Item : Oh.. : Atok. Tulisantulisannya dekat dengan kehidupan masyarakat kita. (Kepada Atok. 241. kok. Kak Atok bisa aja. Suasana langsung ramai. Peserta latihan bangun menghampiri Linda. : (kepada Atok) Rayani. : Marjuki. Item 242.Latihan olah tubuh buyar. 251. kalau begitu kalian lanjutkan latihan aja lagi! Biar mereka kuurus. Atok 257. yuk! Peserta latihan pergi sambil menggerutu.. Padahal waktu ribut-ribut kemarin kakinya gemetaran. iya lupa. Item melirik genit ke Rayani. Pemuda 1 243.. 255. Memang kenapa? : Dia yang tulis naskah sinetron Angling Darma. Atok 249. Linda 258. Lin. Pemudi 1 245. Rayani! Halah. Biasa dipanggil Item.. Linda 262. Kalian punya masalah? Kami siap bantu kok. : Aku lihat waktu yang lain berantem. 238. ya? : (tertawa) Bukan. Rayani 252.) 256. Linda : Sorry! Ada perlu apa? : Ngomong-ngomong kenalin dulu dong temannya. Tahu sih. Atok : (memperkenalkan diri) Rayani. Ada apa? Anak-anak kampung sebelah mengamuk lagi? : (Tersipu sendiri.. Item 250. Linda 247.) Kak Atok kenal penulis naskah ini? (Atok membaca halaman depan skenario. tahu! Pantas sinetronnya laku. 248. Rayani 254. Atok 261. Linda 260. jadi mau malu ngomongnya. 246. Pemuda 3 : Ah. Item 253. Dia penulis naskah-naskah realis.. : Ngomong aja. Atok 239. Tahu sinetron Keluarga Cemara? 259. Atok 263. : Oh. Atok : Arswendo Atmowiloto. dia lari paling dulu! : Wah. Dia yang tulis skenarionya? : (mengangguk) Terus? : Apa? : Terus apa hubungannya dengan saya? : (tersipu) Oh. Memangnya kita anak ayam? Kok diurus? : Latihan lagi.. Pemuda 2 244. Linda : Ada apa? : Iya.) Tidak ada apa-apa.) Ada perlu sama Kak Atok. Linda 264. Item 240. 163 . kenalan sendiri aja deh biar lebih enakan.

: Joged-joged kayak orang gatel begitu? : Itu bukan joged-joged. yang penting dikasih kesempatan untuk jadi bintang filmnya. kok bisa lupa namanya. Item : Latihan akting memang seperti itu. Tiba-tiba tertawa. 164 . kok saya dibilang mirip Yati Oktavia. Saya diajar akting film dong. (Menyodorkan naskah. Katanya saya mirip Yati Oktavia waktu masih muda loh. Saya mau latihan cara mengeluarkan air mata yang banyak. Itu kan latihan akting teater. (Merogoh tas. Padahal tadi sudah saya catat di tissu loh.. tapi latihan olah tubuh. ya? Dia bintang lawas banget kan? Linda sih dibilang begitu masabodoh saja. Linda : Ah. (Pause. langsung gabung latihan sama kami. 272. Atok 273. ah. Kak Atok sama Item jangan bilang-bilang ke orang lain dulu ya. Linda : Iya deh saya mengaku. kalau saya dapat peran utama ini. Gunanya supaya tubuh kita fleksibel dan tidak kaku. padahal wajah kami tidak ada miripnya sama sekali kan? Mungkin dari body kali.. : Ah. (Meletakkan telunjuk di bibir. Atok 271.265. Linda : Yang Muda yang bercinta. Atok 269. ya. aktris-aktris yang dapat piala citra. Apa coba? Nggak nyambung bangetkan? Kalau alasan lain saya tidak tahu kenapa. kapan ada waktu ajarin saya akting? 270. Di mana saya taruh. Buat apa tanya-tanya ke orang yang punya niat baik sama kita. saya tidak mau latihan begitu. Kak Atok. kan? Ngomong-ngomong Kak Atok pernan nonton film Yang Muda Yang Bercerita? 266. ya? Film itu garapan sutradara. maksudmu? : Oh..) Sebenarnya saya diminta mempelajari naskah ini. Syumanjaya.. Linda : Oh. Saya mau kasih surprise ke orang-orang kampung! Biar mereka tahu sendiri kalau saya bintangnya. Linda 274. Rencananya sebentar lagi naskah ini diproduksi. Dasar pikun! 268. siapa itu? Aduh. Akting begituan loh yang paling sulit. Sutradaranya bilang saya paling cocok jadi peran utamanya. kalau mau belajar.) Tidak tahu kenapa.) Ketinggalan di tas satunya.. Eee. Linda : Syumanjaya. Iya. : Hah? Latihan kayak begitu? Nggak mau. Linda. Capek-capekin aja. Kata sutradara saya itu film bagus. 275. iya. Atok 267. Jadi penasaran. Makanya. judul aslinya Yang Muda Yang Bercinta.) Ssstt. Itu film puisi kan? Saya mau cari vcdnya ah. ya? Soalnya banyak sair-sair bermutu di cerita itu.

278. 297. ya? 291. : (kepada Rayani) Kamu mau ikut proses? : (terkejut) Saya? : Bang Item mau ajak Rayani main teater? : (kepada Rayani) Mau tidak? : Main naskah apa dulu dong? Terus perannya apa? : Antigone! : Antigone? Wah.piala vidia atau oscar biasanya meranin tokoh yang berlinangan air mata kan? Beberapa peserta latihan bubar untuk istirahat. 292. Ini cerita tragedi Yunani. Linda : Bukan kamu. Linda 279. ya? Terus kapan waktu buat saya? : Tenang Lin. Linda : Oh. Item : Bukan! Ini nama tokoh dari cerita trilogi Sophocles.) Ayolah! Mau kan? : Ih. tapi Rayani! (Kepada Rayani lagi. (Kepada Rayani. Item : (menghampiri) Latihan pemanasannya sudah selesai.. Item : (berbisik kepada Atok) Kita kan kekurangan pemain. Item 290. Linda 295. Apalagi jadi peran utamanya. Atok : Oke. Item 288. Tok! Pas sekali kan dengan yang kita ingin untuk naskah ini. Sayang saya tidak ada waktu! 293. Antigone adalah nama tokoh utama perempuan di naskah ini. Oedhipus Di Kolonus. Oedhipus Sang Raja. 276.) Maaf ya. 283. Tok! Break! Break! Habis istirahat kita masuk adegan. Item masih stand bye untuk membantu kamu. nama yang bagus sekali! Itu nama apa? Kayaknya nama kota di Perancis . Aryani 286. Item 285. Item : Kak Atok mau latihan. buat Item hal kecil. Linda 289. Bagaimana kalau kita ajak Rayani main? 281. Item : Kamu mau menerima tantangan ini? 165 . Linda : Aku pikir-pikir dulu. 277. Saya mau pemanasan sendiri dulu. ngobrolnya kita lanjutkan nanti. Atok 282. cerita tragedi? Ceritanya bisa bikin penonton menangis kan? Tadi saya sudah bilang Kak Atok.. 280. Kalau ngajarin akting saja. Item : Rayani? : Cewek teman Linda itu! Lihat karakter wajahnya. Item maksa-maksa! : Saya. Linda 287. Atok 284. dan Antigone. kalau saya suka sekali memainkan peran yang beruraian air mata.. Item 294. Aryani 296. : Sangat mau! (Kepada Rayani) Biar aku yang putuskan! Rayani terkejut..

Rayani 301. : Bye. aku paham. Apa perlu saya ulang? Mau. Item : Tapi dia tidak bisa ikut latihan hari ini. 310. : Bye. mau! Sekarang sudah yakin? Eh. Nanti kalau kebanyakan koor mereka seperti para wakil rakyat kita di senayan sana. Item : Bye. Linda dan Rayani hilang di tikungan. Linda : Oh. Atok : (menarik lengan Linda) Sebentar. Aku paham. Sampai ketemu lagi Bang Item. ya. kok! 307. Sumpah! (Menyodorkan naskah. Sudah ditunggu untuk latihan di studio. Linda 309. 311. mau.. Item 312. Linda 315. Waktumu aku yang atur. Bingung! Terus-terusan koor. Bye. Anak-anak. Item : Tenang. tidak ada. Linda : Tapi. : Iya saja. Aryani! Peserta latihan bingung. 305. Atok 304.. terima kasih Bang Item... Item 314. : Bye. Besok aku ke kostmu untuk kasih jadwal latihannya. tapi di cerita Antigone ini tidak ada adegan pornonya kan? 299. Aryani 306. Atok pergi.. 308.298. Item : Maksudku bukan itu. : (menarik lengan Item) Item! Kita harus bicara dulu sama anakanak! 302. (Kepada Atok) Aryani setuju. Mendengar koor mereka terus bikin kepala pusing! 303. Tok! Anak-anak biar aku urus. Lin.) Baca saja dulu naskahnya! 300. (Kepada peserta latihan.. Kalau begitu saya pergi dulu.) Perhatian! Perhatian! Grup sudah mendapat orang yang cocok untuk Antigone! (Seperti MC di pagelaran tinju) Perkenalkan... Atok : Ya sudah. memberi isyarat pada peserta latihan membuat lingkaran... kapan tokoh Antigone muncul dalam latihan. Linda 313. Masa mereka latihan koor terus. Item : Tidak ada kok. Item senyum-senyum genit. Kak Atok! Bye semua! Atok mengangguk. 166 . : Oh.. Lagipula yang ikut latihan sudah sering mengeluh. : Tidak apa-apa. : Bye. Linda : Kan saya sudah bilang mau..

Sedang mereka lihat latihan olah tubuh saja kelihatan jijik begitu. Pemuda 4 : Aku boleh mencalonkan diri jadi Antigone? : Jangan Noni. : Nah. Pemuda 2 341.. Pemuda 3 344. uu.. cool man! Aku paham kegelisahan kalian. Tunggang-tunggingan. Tem. Atok 342. Item 365.. Tok.. : Nggak perdulilah siapa yang jadi Antigone.316. Item 369.. Kalau nanti ternyata baca dialog bisanya aa. 343. Item 340. Atok : (memanggil) Item! Item berlari menghampiri. ngomong yang jelas. Item 363. Apa bisa diandalkan? 366. ii. Pemuda 4 : Cara bagaimana yang benar? : Harusnya dia dikasting dulu. Tem! : Tenang. Atok : Betul. Jangan ngomongnya kayak orang mau berak! 349. mudah. kamu sudah cocok jadi Ismene. bagaimana? 364. Item : Tapi bukan begitu caranya.. gua dengerin. Pemuda 3 : Alah. Pemuda 1 346. 317. Koor 367. Item 347. 167 . : Aku nggak setuju dia jadi Antigone! : Aku juga. Item 361. : Kenapa? : Nggak setuju aja! : Gua nggak mau dengar gerutuan nggak jelas. Betul! : Pokoknya aku tidak setuju kalau dia jadi Antigone. Perempuan 2 360. tenang. tapi cara kamu salah... Pemudi 1 345. Pemuda 1 139. Pemuda 3 368. Perempuan 1 : Kok aku nggak pernah dikasting jadi Antigone? Tiba-tiba orang yang nggak jelas dari mana datangnya ditawarin! 359. Pemuda 2 348. bagaimana nih? : Aku pikir-pikir dulu.. Tok? : Bergaya luh. Item : Ada apa. Ke laut aja luh! Kalau mau ngomong. : Mudah.. kepalamu! Kita sudah latihan berbulan-bulan. Tem. biar kita tahu kemampuan beraktingnya. 362. Kalian pernah bilang untuk cari partner main kan? Kalian perlu Antigone cepat-cepat dimunculkan. : Bergaya apanya? : Ngasih peran ke orang lain kok tidak bicara dulu sama kita-kita? : Tanggung jawab. soal itu mudah. Item 318.

Item : Alah. kamu Tok. Item : Terserah kalianlah. hanya ikut latihan. Kamu tak perlu ikut naik panggung.) Terima kasih. dibisnisin. Rayani 380. Jika sudah saatnya kamu berhenti. Paling nggak dapat uang lelah dong biar sedikit. Nanti jadi sufi. Atok 376. Lin. Kambing juga kamu. Menari. Biar ada uang masuk buat grup. man. apa-apa pikir-pikir terus. Kamu bisa sekaligus mengasah kemampuan kamu di sana. Semua khorus bernyanyi. Kita bisa jual tiket masuk. Eby. adegan khorus masuk. Ayo mainkan musiknya.370. Linda : Itulah maksudku. 372. Tok! 371. Tapi kamu langsung mengiyakan. Koor 375. yuk! Kita mulai dari ode pertama. Malah maunya aku malah taruh pemain bintang dipertunjukan kita. Atau pengganti uang transport. 381. 374. Aku ingin kau ikut latihan bersama mereka. Lin? 168 . strophe 1. musik siap? : Siap.. Susah pikiran! Setidak-tidaknya kamu hargai aku dong yang sudah tenar masih mau capek-capek mengurus grup sandiwara kamu. Masa capek-capek latihan kalian tidak dapat apa-apa. Atok : Baik. Berdebat. Rayani dan Linda masuk. TAMAN (lighting fade in – Suasana malam) Bulan di pucuk daun. 377. ya. Ra. : Santai. Perlu waktu banyak untuk ikut kegiatan itu! 378. Tem! Latihan. Eby : Siiip! : Konsentrasi. Tok. Masa padamu negeri terus.. Emas harus dipoles oleh tukang emas. Biar pertunjukan bisa dijual. Rayani : Kamu mau bikin aku gila. Semua memang sudah dalam rencanaku.. kamu berhenti! Kamu perlu alasan ke mereka? Tenang! Biar aku urus. Ini perlu pertunjukan dibisnisin. Aku setuju pendapat teman-teman. Linda : Tapi aku tidak bisa bagi. Tem.. 379. Aku akan terus memperhatikan kemajuan kamu. Atok : (Bangun. baik. Rayani : Kan bisa dipikir-pikir dulu. Musik on. Semua pemain siap pada posisinya masing-masing. Ra. Kita harus test kemampuannya dulu untuk menjadi Antigone. 373. kamu. Khorus siap? Koor membentuk komposisi.

391. Mario : Aku sedang tidak enak untuk bercanda. Apa kabar? Sebentar. Linda berjalan menjauh.) Oh. (Kepada Rayani) Kapan kita ngobrol-ngobrol lagi? Sekarang malam purnama.) Perkenalkan. : Oh? : Aku harus pergi. Pusing! Gua minta minuman.. Ton! 393. Barangkali orang yang lain. (OS) Sutradara : Hei. namaku Mario.. Menutup tas... Kok pada diam? Kuda Nil kalian semua! Siapa saja yang merasa gerah berada di dalam ruang ini lebih baik keluar! Dari pada mengganggu terus! Kepala gua pusing nih. Rayani cepat-cepat memasukkan senjata itu ke tas Linda.. Hallo? . Apa kita pernah bertemu? (Linda menggeleng.) Dia cantik. Rayani duduk di samping tas Linda yang terbuka. kalian! Apa kabar? (Pada Rayani. Bulan terlihat lebih lebar senyumnya dari sini. Bicara dengan orang di seberang. (OS) Linda 392. bukan. Muncul mario. 383. 382. Linda : (Sinis) Aku kenal kamu? (Pada Rayani) Aku harus pergi.. Tangan Rayani merogoh tas Linda. tau nggak? Tukang Pel mencuri dengar.Suara dering HP Linda. (berbisik.. lepasin! Bangsat ini ngacau terus kerjanya! : Tenang semua! Tenang! Ada berapa orang sutradara di sini? Ayo jawab! Gua barusan tanya. setelah itu kerja lagi. Wajahnya terkejut. Ekor matanya melirik ke dalam tas. sebentar.. Mengeluarkan sebuah senjata api. STUDIO CASTING (Fade in – suasana pagi) Seseorang sedang mengepel lantai. Linda pergi. Linda 387. Rayani mengangguk. 388.) Benarkan itu Linda? (Rayani mengangguk. Rayani 385. (OS) Mario : (marah) Rio! Apa-apan sih kamu? : Permintaannya di luar batas.. 389.. Linda : (pada Rayani) Sebentar. Linda membuka tas. kau tega melewati purnama? Bahkan Raja Kaligula rela keluar istana hanya untuk mencari bulan. Masih berburu suasana tenang? Masih suka lihat bintang? (Melihat Linda) Oh? Kamu pasti Linda! (Menjabat tangan Linda. Mario 386. Rayani menengok ke Linda yang sedang membelakanginya. (OS) Anton : Iya. Bang! 169 . 384.. mengambil HP.) Aku pikir kamu sudah melupakan taman ini.. (OS)Rayani 390. : Mau kemana? Linda. Mario : Hey.

Itu pun aku harus bujuk-bujuk assisten sutradaranya. Muncul kepala Anton. 396. 398. masuk ke dalam.. Terus jadi ill feel gara-gara ulah kamu. 405. 402. Saya lihat matanya bersinar waktu lihat Yani. (OS) Anton 397. Hampir menabrak Tukang Pel. ya! 395. tolong bikinin teh pahit untuk Abang. Mario 401. Tapi gara-gara kamu semuanya bisa berantakan. Muncul Linda menuntun lengan Mario keluar ruangan. Linda : (berbisik) Sok tahu.. Mario 399. Hey ikut saya kamu! Pintu terbuka. 403. Linda : Ssst! : (berbisik) Saya tahu kok pandangan orang suka. kamu! Tadinya saya yakin dia akan mengambil Yani sebagai tokoh utama dalam filmnya. amanin temannya Yani dong! : Iya. Linda : Mana saya tahu! : Saya pikir ada kamu di sampingnya bisa bantu mendorong sutradaranya senang dengan Yani. 406. saya sudah beri isyarat supaya kamu diam? Disuruh diam malah tambah ngaco! Tahu diri dong. Sudah jelas tadi sutradaranya tertarik. Ton! Tukang Pel meninggalkan alat pelnya. iya. Kamu pikir di dalam tadi sidang kelas? Pakai ada interupsi segala! (Sedikit keras) Mau apa pakai sok melarang Rayani buka kancing baju? Apa sih ruginya disuruh begitu? (Keras.) Rayani hanya ditest. (OS)Linda : Linda. Sebenarnya kamu tadi lihat kan. Mario : (keras) Halah! Tes apa? Ngetes kok pakai cara cabul begitu? 170 .Anton muncul dari balik pintu. kamu itu siapa? Kita butuh mereka untuk Rayani. Menggerutu. Eh ini tidak. Tukang Pel : Oh ya. Linda : Ada apa nih? : Kamu bagaimana sih? Kok bikin rusuh? Kok ikut-ikut jawab pertanyaan sutradaranya segala? Sudah untung loh kamu boleh ikut ke dalam ruang kasting. tahu? Kamu tidak tahu kan? 400.) Pandangan matanya sama ketika dia melihat perempuan-perempuan cantik! Laki-laki mata keranjang! Tukang Pel membawa teh. Anton 404. kamu malah bikin ricuh. dia itu sungguh-sungguh mau jadi pemain atau tidak! 407. Mario : (berbisik. Mario : Dari mana kamu tahu dia suka Aryani? Pintu terbuka. 394. Anton : Anjing! Belum ambil gambar aja repotnya sudah begini! Jepri.

saya teriak! : Teriak aja sesuka kamu! Mario memegang handle pintu. Tukang pel keluar dari ruang. Mario 427. 431. Mario 419. Linda membuka sebelah sepatu. Mario menuju pintu studio. Linda : (keras) Kamu ini bodoh apa bego sih? Test kesungguhan tentunya! Jelas-jelas dia minta di depan kamu. Tukang Pel : Ssst! Linda dan Mario diam. 409. Tukang Pel 428. tetap saja itu pelecehan. Linda 418. 415. Sok. Mario 421. mulut kamu lebih berbisa dari mulut ular. Linda : Kamu pikir saya main-main? 171 . Seseorang melanjutkan pekerjaannya.408. Rayani harus buka kancing baju? Kalau pun dia tidak sungguh-sungguh. Linda 426. Tentu dia akan berpikir seribu kali meminta Rayani sungguh-sungguh membuka kancing baju di depan kita. 422. Linda 424. 425. Mario : (keras) Aku tidak mau Rayani dilecehkan. Mario : (berbisik) Dilecehkan? Dilecehkan apanya? : (keras) Apa untuk tahu seberapa besar bakatnya. bicara macam aktivis HAM lagi. melemparkan ke wajah Mario. Linda 420. : Berniat macam-macam apa? Bukan kamu saja yang di sana. Linda : Aku mendukung dia jadi apa saja yang dia inginkan. 411. banyak kru lainnya. 413. Linda 430. Mario 423. 412. tahu nggak? Linda diam. : Bukan karena alasan lain? Diam. Mario : Mau kemana kamu? : Mengajak Yani pergi dari neraka ini! : Ssst! : Persetan denganmu! : Kalau berani masuk. Linda 414. Mario 417. Linda : Alah. : Taik kucing! Jangan menipu kamu! : Kok dikatakan menipu? : Kenapa tadi kamu terus menghalang-halangi Yani? : Kamu sudah tahu alasannya. Mario 410. Mario 429. Linda : Aku tidak mau ada orang berniat macam-macam sama Rayani. Mario : Alasan apa? : Kamu cemburu kan? Dia sutradara dan lebih tampan dari kamu! : Eh. Iya kan? 416. berarti sutradaranya kan tidak sungguh-sungguh!. Sekarang saya tahu siapa kamu! Saya tahu kamu sebenarnya tidak ingin Yani jadi bintang.

Mbak.. Linda : (hampir hilang napas) Tolong. Pergi ketakutan meninggalkan pekerjaannya. : (Marah) Lepaskan tanganmu! Dia sekarat... Dua orang Satpam itu mencoba melerai. Mario 444.. Linda 438. saya nggak mau ikutikutan. : Ini untuk semua yang pernah kamu lakukan pada Parwita. : Maaf. Anton 448. sungguhan. : Tidak! Aku lebih sekarat. 445. : Aku tak kenal Parwita. 433.Linda 434.. : (marah) Bangsat! Kamu mau mengingkarinya? : Aku tak kenal Parwita.. Mario 441.. Sutradara : Tidak! Dia telah mebuat hidupku berantakan. Satpam 1 terjatuh.. Tolong saya dong! Tukang pel ragu-ragu.... Anton di balik pintu setengah terbuka. : (takut) Parwita? : Kamu membunuhnya. Cepat panggil keamanan. Linda menjerit-jerit kesal. Saya hanya tukang pel. Anton : Iya.. Tubuh Linda basah kuyup. Mario 437. Linda : (ke tukang pel) Hey. 450. Anton dan dua orang satpam masuk. Satpam 2 membantu. masa sungguhan? : (menjerit) Hei. Kedua Satpam berhasil Membekuk Mario. Sutradara : Itu sungguhan Mas. Kepala Sutradara. Tukang pel : (tercekik) Cepat tolong. Mario : Lepaskan. Sutradara 452. Mario tidak dapat menahan emosi... Mario berontak mendorong Satpam 1.. Bang.. 172 . Mario 439. melemparkan air ke Mario.. Linda 440.Membuka satu sepatunya lagi..... : (tertawa) Gua senang akting luh! Tepuk tangan. Anton : (menjerit) Ada apa dengan kalian? Hey.. 443. Bunyi peluit. Sutradara 447.. Anton keluar. bukan akting! : (tak percaya) Ah. Anton 446.. lepaskan dia! : (panik) Wah benar. Kalau ikut-ikutan saya takut saya sendiri yang susah. Ton! Panggil keamanan! 449. Linda 436.. Sayangnya Satpam 1 sudah lebih dulu berhasil mendorong Mario ke sudut.. Linda 451.. Satpam 1 menyergap Mario.... Kasihan keluarga saya. merangsek ke arah Linda.. Menarik Mario. 435. Satpam 2 mengambil ember. Ton.. 442.. menyudutkan Linda di dinding... lepaskan tanganmu! Mario menggeleng. 432. Aku lebih sekarat. Mario mencengkram leher Linda.

Sutradara : Pakai handukku aja nih Ton. Aku hanya ingin sendiri! : Baik. Boss. Linda lunglai. 465. Saya janji! : Secepatnya-secepatnya. Mario 454. Satpam 2 : Siap. Ayo coba lawan saya sini! (Mengeluarkan jurus-jurus pencak silat. Besok harus sudah ada beberapa yang kau bawa kemari! 467. baik! Anton masuk ke dalam studio.. Jangan sampai mereka punya anggapan aku tukang tipu.. Sutradara : (ke Sutradara) Ada yang punya tissu? : (ke dalam ruang) Ada yang punya tissu? Sepi. Anton mendekati. Anton 460. : (mengambil handuk dengan terpaksa) Aku ingin sendiri.. Melemparkan handuk kecil yang menggantung di bahunya 459. Pak! Saya tidak bersalah! : Halah! Sudah jelas-jelas kamu bikin onar kok pakai bilang tidak bersalah! Beraninya lawan perempuan kamu. Pak! Kedua Satpam membawa mario pergi.. kan? : (menjerit) Aku tidak apa-apa. jatuh duduk bersandar tembok. Bawa dia ke pos! 455. Sekali kita lengah kawat tali tiba-tiba melilit di leher. Pria Cangklong : Kapan kau bisa bawa perempuan-perempuan itu? Kau tahu sifat klien-klien kita terhadap orang yang keleleran dan lambat? Mereka sangat cepat seperti bayangan. 456.) Ayo maju! (Tertawa. Lelaki 466. Satpam 1 : Lepaskan. Anton : (Mengulurkan handuk) Kamu aman sekarang.. Pria Cangklong : Secepatnya... : Kamu tidak apa-apa. 458. SEBUAH RUANG 464.453. Menangis sesunggukan. Linda 461. Sutradara menutup pintu dengan wajah bertanya-tanya. kapan? Aku tidak mau tahu. ternyata pengecut dia. Boss.) Tuh kan. Lelaki : (nada ketakutan) Baik. Anton 462.. Linda 463. Anton 457. 173 .

Maaf! : Kamu benar. Rayani 485. Aku berusaha meyakinkan diri dan berkata pada diriku bahwa ini aku. Rayani : Kamu sudah lakukan sepenuhnya tadi.. Rio.... 174 . aku menaruh harapan di tempat yang tidak nyata. Mario 470. Mario memandang kosong ke depan.. : Kamu menuntut pengertianku? Baik! Kamu ingin aku mengerti apa maumu? Berhenti mengejar mimpi ini kan? 477. Aku perlu seseorang untuk menghilangkan perasaan itu. 468.. Ra. Merangkul Rayani. 486. Aku janji! Rayani menunduk. Aku jadi ikut merasa bodoh... Rayani : Apakah itu penting kuketahui? Kalau memang. Rayani 475. Mario : Aku ingin kau tahu satu hal. Terlena kehangatan membaca bahasa hati masing-masing.. Diam. bukan itu. Saling merangkul.. Begitu kan? 473. ini aku.TAMAN Rayani duduk dengan wajah kusut.. Ra. kau telah jadi bintang buatku.. : Aku memang ambisius. : Berhenti menyesali diri. Membuatmu bodoh dengan keinginanku.. Mario 476. Aku selalu takut kalau aku salah. Mario 472. Rio. Rayani : Aku selalu merasa bukan diriku yang berada di situ. Rayani : Bukan. 480. Tapi aku yakin kau tak mungkin percaya.. : Dan aku memang seperti katamu. Ra. 479.. Rayani 481... bicara dengan teman di sampingnya. Rayani : Tidak! : Aku tidak mau tahu lagi! : Kamu tidak mengerti. 469. Mario : Mulai saat ini dan seterusnya aku akan menjagamu.. Mario 478. Mereka duduk di bangku. tapi aku nggak mampu. Rio? Kamu tahu betapa tertekannya aku di dalam studio.. : Tak perlu persetujuan mereka. Mario 474.. 488. : Di mana kamu. Rayani sesunggukan di bahu Mario...... Mario 482. karena aku tidak mengesankan apa-apa kepada mereka. 483.. Rayani : Kau tidak ada di situ! Kau tidak ada! : Maaf. Ra.. semua obsesi-obsesiku. 487.. ini aku. Mario 484. Rayani 471.. Mario : Ini aku. : Dan lagi-lagi mereka tidak memilihku jadi bintang.. kuatir mereka tidak memandangku... Mario : Suatu saat harapan itu di tempat nyata.

menatap marah pada Mario. 507. 510. Linda 497. Aku tak ingin kau seperti Parwita. Rayani 496. 490. Ra.. Rayani 505. Mario : Ia anggota komplotan penjual gadis-gadis ke luar negeri. Linda : Menjauhlah dari Linda. Sudah lama aku ingin mengingatkan kamu. Dia ingin menjebakmu..... : Kamu bicara apa? : Kau tak berhak mengatur aku! : Dia ingin menjualmu! : Jaga bicaramu. Linda datang ke arah mereka. Ra... Kumohon Linda. Aku ingin kita cepat-cepat pergi dari sini. Mario : Hal ini sangat penting kamu ketahui. 508. Aku tak mau mendengar omongmu. 509.. Linda beku. Mario : Aku tak punya maksud apa-apa padamu.. bangsat! Menjauh dari dia... 503. Rio! Aku benci kamu.. Dia jadi sakit karena cemburu! 502. Mario 504. Rayani 494... Rayani 500. Rayani : (menahan Lengan Linda) Cepat kita pergi dari sini! Aku tak ingin melihat dia lagi.. Kau dengar? : Kenapa? : Dia berbahaya! : Maksudmu? : Jangan dengarkan! : Sungguh. Mario 498. Beberapa perempuan termasuk Parwita sudah menjadi korbannya.. Dia tetap sahabatku. Ra! Kau harus percaya dan menerima ucapanku. 492. Mario : Menjauhlah dari Linda! Rayani terpana tak percaya. Aku hanya ingin kau mendengar kata-kataku. Ra.. Mario jatuh berlutut. 175 .. 491.. Mario 501.. Rayani : Kenapa kamu pakai cara ini? Aku bukan anak kecil... Linda : Linda sahabatku.. 506. Rayani : Percayalah. Linda 499.489. : (marah) Apa-apan kamu? : Aku sudah tahu sepak terjang komplotan mereka.. Rayani 507. Mario 493.. Mario 495. Ra. Rayani : Aku tak mau mendengar omonganmu.. Mario tersedu. : (ke Mario) Bangsat kamu! Rayani menutup kedua telinga dengan tangannya. Linda merogoh tas.. Rio. Mario : Dengar aku....

.. Pria Cangklong : (menggebrak meja) Kalau saja apa? Kalau saja gerak-gerikmu tidak tercium oleh seseorang? Dan kau jadi kucing ompong yang dipermainkan kecoa? 515. Sebentar lagi... Pria Cangklong : (mengangguk) Oh. Parwita. Tapi ternyata aku tak mampu melakukan apa yang selama ini kupendam. 514.... Maafkan aku.. Pria Cangklong 521......... ya? Kenapa tidak kamu saja... Maafkan aku. Pria Cangklong : Dengan yang lebih cantik dan lebih hot tentunya.... Pria Cangklong : Katamu dia bisa kau bawa? Kau bicara begitu meyakinkan saat itu. Perempuan : Bukan Boss. Perempuan : Dia sudah di bawah pengaruh saya. Saya perlu uang untuk membujuk dia. : (napas tersenggal) Oh. Kesusahan dan penderitaan yang kupendam setelah kematianmu pupus karena perasaan cinta. Boss jangan kuatir.... Boss. Ternyata aku hanya seekor rubah pengecut yang tidak dapat berbuat apa-apa. Buktinya saya masih bisa membawa beberapa ke Boss... Perempuan : (menggeleng takut) Saya tidak akan main-main. untuk gadis yang satu ini... Seperti tukang obat murahan di pasar yang becek dan bau. Perempuan : (tenang) Kapan? : Besok. Ah. 176 ... Sebentar lagi... SEBUAH RUANG 512. 513. Parwita.. (tiba-tiba marah) Aku tidak suka dipermainkan! Aku mau anak itu! Mereka menginginkan anak itu dan aku sudah berjanji untuk mengirimkan kepada mereka! 519..511. Saya janji. Boss.. Perempuan 518. Kalau saja.. Kamu juga cantik. Salahkan aku Parwita. ya? Kamu sudah gantikan dia? Dengan siapa? Perempuan mana? 517.. Mario : Maafkan aku Parwita.. Boss! Sumpah demi bintang yang bersinar di langit! Tapi saya minta uang saya dahulu. Lagipula saya sudah ganti dengan yang lebih cantik dari dia kan? 516.. Aku tidak dapat membalaskan sakit hatimu.... untuk yang satu itu saya tetap berjanji membawanya! 520. bukan itu.... Saya sudah hampir mendapatkan dia Boss. Tidak ada seorang pun tahu pekerjaan saya. Aku sudah menemukan buruan kita.....

si boss kayak nggak tahu aja. atau cepat-cepat ke sauna untuk menguras keringat yang beracun di badannya. Sebab kau pekerja terbaikku. 528. Perempuan menggelepar. tapi belakangan aku sering merasa dikecewakan. Pria cangklong 527.. Membuka di depan perempuan. Boss. Aku takut kehilangan kau. Pria Cangklong : Kau perlu uang? Selama ini kerjamu bagus... Perempuan menghitung uang.522.. Sabron. Perempuan menoleh ke arah sabron. (Ke Perempuan) Bukan begitu? 525. Sabron mengeluarkan tali dari saku celananya. (Memanggil) Sabron! 523. Sabron 524. Perempuan : Beberapa ratus ribu sisanya untuk itu juga.. tewas... ke salon. Perempuan 526.. Kau bisa menggantikan dia ke salon.. Pria Cangklong : Setelah ruangan ini bersih. Pria Cangklong : Siap.. Mungkin dia ingin make up untuk menghilangkan kerut takut di muka. Perempuan tertawa. Secepat bayangan Sabron menjerat leher perempuan dengan tali. sayang. Pria Cangklong : (setengah gelak) Anjing! Kau dengar apa katanya Sabron? Sabron mengeluarkan tas uang. Sabron tetap berdiri seperti biasa. Sabron kembali ke belakang perempuan... 529. : (tertawa) Oh. ya? : Ah. curiga. SELESAI 15 April 2006 177 . : Berikan dia imbalan hasil kerjanya. Pria Cangklong berbalik membelakangi kegiatan Sabron.. Perempuan mana yang tidak suka ke salon? Boss ingin melihat mereka cantik kan? Pria cangklong tertawa. Sumpah demi bintang yang bersinar di langit. Perempuan menghitung uangnya. Tertawa tergelak.

hanya suara saja) EMAK JOKO PARA PENARI/PROPERTY MAN/HEWAN PELIHARAAN 178 . 6. JOKO PEGGY LALA ‘MASKOT’ (tak berwujud. 5. 2. 4.(NOMINATOR) “ SANDAL JEPIT “ Karya : Herlina Syarifudin Para pelakon : 1. 3.

(TIDAK ADA SAHUTAN. telpon rumahpun tak disentuh. DIIRINGI ALUNAN MUSIK GAMELAN . rumahnya jadi rumah hantu? Masa tak satupun ada yang ngangkat telpon? Benar-benar keluarga super ajaib. RAK SENDAL/SEPATU. (HP JOKO BERBUNYI) Aduh. (TELPON LALU BERHENTI BERDERING) ’MASKOT’ : Nah. PROP RAK SEPATU DIISI DENGAN SEPATU DAN SENDAL. GITAR DAN DRUM. PADA MENIT TERTENTU PARA PENARI BERGULINGAN LALU MEMBENTUK FORMASI PROPERTY PANGGUNG. kenapa cuma satu.ATAU ALAT MUSIK TRADISIONAL LAIN MENYESUAIKAN DAERAH MASING-MASING.FREEZE 179 . ADA YANG MENJADI MEJA. Males ah. (HP DIBIARKAN TERUS BERBUNYI. gitu. RUANG TENGAH RUMAH JOKO ) (DARI BALIK WING TIBA-TIBA BEBERAPA SENDAL DAN SEPATU DILEMPAR TAK BERATURAN KE DALAM PANGGUNG. TELPON RUMAH BERDERING) Ugh. DAN GANTUNGAN BAJU – FREEZE. LAMPU GENERAL SUASANA TAMAN PAGI HARI) ADEGAN 2 (PAGI. . (TERIAK) Maakkk ! Joko berangkat dulu. jelek-jelek. LAMPU BLACK OUT. ini apaan sih. MEJA DITARUH PESAWAT TELPON – LAMPU FADE IN) ADEGAN 1 (PAGI. Bodo ah. (JOKO MENGAMBIL SENDAL JEPIT SEADANYA. PIANO. DIIRINGI PROPERTY MAN BERGULINGAN BERUBAH MENJADI POHON DAN KURSI TAMAN. Diam kamu telpon! Kalau tidak. Tapi. Kan tenang.) ’MASKOT’ : Aduh. Hatiku sudah pantang berpaling darinya. Apa kalo pagi.PEMBUKA (TAMPAK PARA PENARI DENGAN HAND PROP SENDAL JEPIT DI TANGAN DAN KAKI BERGERAK. Itu angkat dulu sebentar telponnya. LANTAS PERGI) EMAK : Hati-hati. TAMAN KAMPUS) PEGGY : Kemana sih anak kampung ini? HP tak diangkat. nenek trembel pasti mau berkicau lagi nih. rotanpun jadi. (LAMPU BERUBAH. MEMBENTUK KOREOGRAFI GERAK YANG HARMONIS. Tak ada akar. Pagi-pagi sudah berisik. aku banting nanti. Emak lagi menggoreng tempe. nanti gosong. DIPADU ALAT MUSIK MODERN. SELANG BEBERAPA DETIK KEMUDIAN. (JOKO MENUJU RAK SEPATU) Walah. Nak. sulit bagiku untuk meninggalkannya. gigih juga dia. KURSI. TELPON RUMAH TETAP BERDERING. ditaruh dimana sih sepatuku. DIIRINGI FADE IN OMELAN JOKO) JOKO : Ugh.

’MASKOT’ : Dasar lagunya Tiffany laku terus sepanjang masa. Ternyata kita semua patut dikasihani. itu hanya karena faktor x yang datangnya bukan dari genetik. mungkin hanya akan sebatas angin semilir saja yang kita nikmati dengan syahwat tanpa sempat kita syukuri dengan hati. PEGGY LALA : Ceilee. dia adalah sobat karib sepanjang masa. Realistis sajalah. Hati-hati tuh omongan bisa jadi bumerang. Itu kenyataan. : Eh. Peggy. Ini pernyataan jujur. tak kurang gadis dan perjaka pedalaman yang aura cantik dan tampannya menyiratkan keunikan zamrud khatulistiwa yang luar biasa fantastik. Tidak semua orang sepertimu. Butuh proses.. Resikonya kamu memang harus sabar. ini. Pokoknya kalau masalah setia mati. Aku tahu. aku bukan tipe yang mudah jatuh cinta pada sobat sendiri. Apalagi di kampus kita ini. Aku bisa omong begini. PEGGY : (TERTAWA) Busyet. Ngapain juga mamaku susah payah melahirkanku kalau ternyata hanya jadi seorang pengkhianat atau bahkan pecundang. aku juga bukan tipe plagiat. Padahal kalau kita tidak malas. segitu idealisnya. jangan sembarangan kamu bicara ya. bukan berarti itu bisa jadi alasan yang kuat. Dasar manusianya saja yang tidak bisa mengontrol hawa setan. Sorry ya. salah satu bentuk pengkhianatan terselubung. Love is Blind. yang aku utarakan tadi itu sudah sangat realistis. Kalau tidak. Betapa percaya dirinya mereka ketika bisa menggaet pasangan imigran. karena salah satu temanku yang saat ini lagi observasi di beberapa pelosok pedalaman buat studi akhirnya. PEGGY : Pengkhianat bagaimana? Apa maksudnya? Eh. Tidak usah jauh-jauh. Maaf maaf saja. Bagiku. LALA : Eh Mbakyu. aku belum pernah menemukan orang setulus dia. LALA : Aku serius ini. Sok idealis. Disana terkenal dengan paras cantik para gadisnya.. Kamu ternyata berbakat jadi keponakannya da’i kondang Arifin bahkan Aa’ Gym. : Nah. ketika mereka mengenakan busana import. Joko is the best deh. gaya hidup negara kita tanpa disadari memang plagiat total dari seberang. ini. nusantara ini dengan mottonya gemah ripah loh jinawi bukan sembarang bualan motto. Sayangnya. Itu juga kalau kita mau peduli. Aku kenal betul wataknya sejak duduk di bangku SD. coba kau jalan-jalan ke pesisir Banten lalu kau cari desa yang namanya Menes. Di depan kita dan akan banyak lagi di sekitar kita. Betapa bangganya cowok-cewek gaul masa kini. Kalaupun ternyata di muka bumi ini tak terhitung para pengkhianat dan pecundang yang bertebaran. Padahal andai mau membuka mata hati lebar-lebar. selalu memberi informasi perkembangan yang dia dapat selama ini. PEGGY LALA : Oh ya? Masa? Aku jadi penasaran. biyuh. Tidak bakalan dia mendua. prinsip hidupku tak seperti ceritacerita konyol di sinetron. 180 . Sampai sekarang. Joko kan bukan anak kemarin sore yang setiap detik harus dimonitor detak jantungya. LALA : Peggy.

Yang satu bernuansa keroncong. 181 . Jangan hanya karena masalah hati. dibela koq malah tidak mendukung. Kau memilih aku yang hina dina ini saja. Kapan tanah kelahiran kita ini berada pada posisi penawaran harga yang cukup bernilai sehingga tidak begitu saja cepat laris manis namun tidak mampu lagi menyediakan stock karena tutup buku. Pastilah masih banyak madu dibanding racunnya. (PANGGILAN MESRA PEGGY KEPADA JOKO) I’ll never stop loving you. Aku jadi menyesal membelamu. Maklum. namun lebih kepada sosok tersiratnya yang bagiku nusantara sekali. pengen. negeriku. Dan yang membuatku salut. plagiat lagi. bobot.. dia tak pernah malu menemaniku jalan dengan sendal jepit kesayangannya. (TEPUK TANGAN MENYINDIR) PEGGY : Bagaimana sih sayangku ini. Apa aku bilang? Aku rela dimadu dengan sendal jepitnya..PEGGY : Eits. tentu tahu apa yang harus kau perbuat dalam hidupmu. Kalau bisa aku akan berusaha akrab dengannya. Sungguh sebuah paduan yang harmonis dan akur.. Keanekaragaman dari hubungan kita. Kau cerdas. baru kali ini aku mendapatkan seorang pangeran yang begitu percaya diri dengan kesederhanaannya. Namun aku tidak akan memintamu untuk berprinsip sama denganku. Cerminan sifat warga negara yang baik dan patuh. pangeran sejati yang telah ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Begitu obralnya harga kita. aku tidak pernah mengeluh dengan keborjuisan kamu. aku sudah cukup bahagia dan bersyukur.. Berusaha mengeruk massa dengan bujukan yang murahan. Ajaran bibit. Seumur-umur aku pacaran. Kau tidak perlu beradaptasi denganku dari sisi penampilan atau gaya hidup. itu yang aku nikmati hingga saat ini. : Dua burung pipit sedang adu senandung. Ih. PEGGY : Tuh.. Malah sok berlindung sebagai oposisi. Tapi aku mohon. LALA : Nah. Besok aku akan ke kampus dengan memakai sendal jepit pula. namanya juga pasangan segar. Pasti jantung Peggy berdegup kencang menahan rasa. sementara yang lain dengan top forty-nya. Maka itu aku pilih Joko. tidak salah kan aku.. Oh. bukannya aku tidak mau membelamu sayang . JOKO : Cintaku. (JOKO BERUSAHA IKUT NIMBRUNG. TAPI LALA MENYELA) LALA JOKO : Plagiat lagi. jangan salah. bebet itulah pondasi prinsipku hingga kini. Kejujuran itulah yang membuatku terpikat sejak pandangan pertama. tumpah darahku. itu tadi salah lain dari negara ini. kamu jangan berusaha membuatku terpengaruh atau bahkan merubahku untuk mengikuti jalurmu itu. Joky. Karena aku bukan jatuh hati pada sosoknya yang terlihat. kemudian merubah 180% dari apa yang ada pada dirimu saat ini dan kemarin atau bahkan esok. Be our self itu penting. (JOKO MUNCUL – SEMUA PEMAIN FREEZE) ’MASKOT’ : Wow. Pribadiku akan tetap menjadi Joko seperti yang kau lihat sekarang ini baik sebelum atau sesudah mengenalmu. Toh. LALA : Picisan! Sok mendramatisir.

Sangat sopan bagiku untuk mengundurkan diri. jeritan kesakitannya sanggup menusuk telapak kakiku. siapa tahu teman-teman sudah pada nongol. La. kalau bisa jangan ada yang kalah atau menang. kalau tiba-tiba kemudinya berbelok arah ke jalan makadam. JOKO : Ok juga boss.. Titah paduka akan segera hamba laksanakan. Tolong sampaikan pada Bo’im. TELENTANG. TELUNGKUP. Maaf. Berarti selama ini aku terlalu buta untuk menelusuri bahkan menerjang kabut yang menutupi hatimu. tapak kaki ini agak sulit berkompromi dengan kata hatiku. Tak seharusnya kita jadi tuan rumah yang semena-mena begitu saja mengusir tamunya. Entah mengapa. Jangan sampai dia lupa jalan pulang. Hamba siap menjadi abdi sejati bagi tuan putri tercinta.. sementara tuan rumah masih banyak keperluan yang lain. Dalam perjalanan. itulah caraku untuk sedikit demi sedikit mengurangi keeksklusifan yang sebenarnya cukup menyiksaku. Jok. kau telah cemas menungguku di puncak bukit. Silahkan lanjutkan provokasinya. ya hampir lupa. Aku ke sekret BEM dulu ya. Hingga sekarang aku sadar ternyata kau membatasi ruangmu untuk kumasuki. Beres bos.LAMPU BERUBAH. Jangan kau salah mengerti. PEGGY : Maaf. LALA MENYELA) LALA : Maaf interupsi! Sepertinya topiknya sudah mulai sempit lingkup dan quorum berlebih. Nanti aku menyusul. Jangan kau kira aku bangga dengan status keluargaku saat ini. jaga Peggy ya. (PEMAIN FREEZE . JOKO : Mohon. (BELUM SELESAI PEGGY BICARA. kita tidak hanya melalui dataran. Namun. Saat ini aku masih merasa berputar-putar di lerengnya. (LALA PERGI DENGAN SENYUM) PEGGY : Koq abdi? Selama ini berarti kau hanya menempatkan dirimu pada posisi bodyguard yang dengan setia mengawalku kemana-mana demi keamanan? Begitu? Segitu rendahnya kau menghargai posisimu dihatiku.. Mamaku. cinta. Saat pertama aku membuka pintu hatimu. ok. surat perijinan ke rektorat sudah kusiapkan. Beda ketika aku mencoba mengajak masuk dan mulai menapak badan bukit. Satu pesanku. aku bisa merasakan nyamannya. DIIRINGI PROPERTY MAN BERGULINGAN BERUBAH POSISI MENJADI SOSOK-SOSOK DENGAN KOMPOSISI ABSTRAK SIMBOL BUKIT.PEGGY : (TERSENYUM MALU) Maafkan aku sayang. Akhirnya aku urungkan niatku untuk melanjutkan perjalananku. MERUNDUK DAN MENGGAPAI – LAMPU BERUBAH) 182 . File-nya aku simpan di laci bawah meja komputer. Paling tidak posisi draw itu jauh lebih baik. Namun ketika sendal jepitku ini berjalan di lereng. Bukan maksud hati ingin berseimbang diri denganmu. Maunya tetap saja menapak di lereng. setiap kali aku mencoba menanjak menuju badan bukit. Tak baik bertamu terlalu lama. Oh. LALA : Siippp. Aku tahu dirimu paling suka lewat jalan tol. Apa karena alas kakiku yang hanya sebatas sendal jepit ini yang merasa tidak mampu menapak di jalan yang mulai terjal dan landai. aku merasa jalan yang harus kulalui adalah bukit. Walau sebenarnya aku tahu.

JOKO ’MASKOT’ : Sayang. Dan kau telah berhasil menyimpang-siurkan arah mata anginku.. Bakalan seru. diriku masih jauh dari itu. Tentu kau sudah paham hal itu. kali ini mata hatiku tlah benar-benar terbelalak lebar. Kau takut aku tersinggung jika kau ungkap keluhanmu itu? Iya kan?! Dan kini kau pasti terkejut karena aku telah terbangun dari buaian mimpi burukku selama ini. saat 183 . Jangan kau salah tafsir.PEGGY : (MENANGIS) Jadi. Aku menyesal ternyata kecerdasanmu kalah oleh emosional sesaat. Jujur. PEGGY : Cukup! Jangan lagi kau mempertebal susunan topengmu dengan sebutan munafik itu. Kalau memang susah mencari air. keruklah tanah di sekitarmu. kau pasti menganggapku terlalu posesif terhadapmu. Aku sadar. salut. PEGGY : (BALIK LAGI) Apa kamu bilang? Licik sekali kamu memvonis aku? Apa selama ini kau telah cukup mengenal diriku secara mendalam? Puas kamu! (MELOTOT SAMBIL MENAHAN TANGIS) JOKO : Janganlah kau semakin barakan api yang telah menyala. Terima kasih atas ‘pengorbanan’mu selama ini. Maaf.. Maaf. wah.. Selamat tinggal. Masalah telpon tadi pagi. Maaf. Gejolak tahap berikutnya dimulai... sakit. Sakit... proses itu akan terus bergulir. Sampai nafas kita berhentipun. Pantang bagiku mengulang kebodohan. itu masih lebih ksatria. Tak baik memandang persoalan hanya pada satu sisi. Tak pernah sedikitpun terbesit dalam pikirku untuk mengabaikanmu. dengar dulu penjelasanku. Lantas kedok perasaan apa yang selama ini kau pakai sebagai topeng? Abdi sejati? Hanya itu? Dasar pengecut! Ternyata hatiku selama ini telah terbuai oleh bualan picisan seorang pecundang sejati.. Aku seorang tolol yang buta sekaligus kehilangan tongkat. Dan akan terus kita lakukan tanpa henti. PEGGY : Klasik! Itulah senjatamu agar tetap bisa berada pada posisi permakluman. Jangan kau salah menilaiku. Itulah yang saat ini yang sedang kita jalani. Kau pikir aku bodoh. Semua butuh kematangan.. Racunnya sudah mulai menampakkan diri nih.. hatiku tak berubah. Tapi aku berusaha menelusurinya walau dengan tertatih. begitu saja percaya dengan alasanmu itu! Aku tahu. (SEMUA PEMAIN FREEZE) : Wah. Selamat tinggal kenangan. Peggy. Tapi kau tak pernah punya keberanian untuk jujur. Salut. aku mohon maaf. Masa setiap saat aku harus memberi laporan padamu sejauh mana aku mempelajari dirimu selama ini. Tapi orang idiotpun tetap punya harga diri. Anggap saja aku memang tolol. Sebaiknya kau segera lenyap dari pandangku. Proses... prasangka yang coba aku pendam bahkan aku tepis ternyata benar adanya. Cintamu pada sendal jepitmu ternyata lebih mendalam ketimbang padaku. Aku tidak punya pulsa untuk membalas. Dan bahkan laknat bagiku kalau sampai aku menduakanmu. Nafasku kini kian sesak. (PERGI) JOKO : (TERIAK) Peggy . Harus ada yang mengalah di antara kita. Kau tetap mengisi ruangku saat ini. Aktingmu melebihi kehebatan para aktor broadway. aku tidak ingin egois. selama ini . Aku tak sanggup menahan muntah jika kemunafikanmu masih menghadang nafasku.

(MEMUNGUT SENDAL JEPIT DARI TANGAN JOKO) Dia hanyalah saksi bisu. ternyata diapun melakukan hal yang sama? Begitu bodohnya aku. mengapa jadi sad ending begini? Nah... Masih ada waktu untuk sebuah ketulusan. tersirat kepedihan yang cukup dalam.. (TERTAWA GELI SEPERTI DIGELITIK) Ih. aku dan dia telah selisih jalan. Namun dia berusaha tersenyum. ckk. shit! Ternyata selama ini. Strategi baru akan tiba. Mengapa salah paham ini harus terjadi pada saat yang tidak tepat? (MEMANDANG SENDAL JEPITNYA DAN MEMUNGUTNYA DARI TELAPAK KAKINYA) Mengapa harus kau yang .. terkadang kamu bikin gemes. Sudah-sudah. ini tidak adil.? Tak layak kau jadi kambing hitam. telah terkoyak hanya dengan sentilan jari kelingking. ckk. (LALA MUNCUL) LALA : Mengapa kau setega itu sobat? Aku berusaha menutupi tabirmu yang sesungguhnya. capek.. (LAMPU BERUBAH. Walau sesungguhnya itu berarti aku telah menjadi seorang pecundang dalam perjalanan cinta kalian. dia mencoba tuk bicara. Dimana Peggy sekarang? PEGGY : Tuh. Namun lewat ke-elastisannya. lho. Sakit hatiku ini anggap saja impas sebagai balasan dari pengorbananmu tempo lalu. aduh jangan. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Aku ternyata bukan sobat yang baik. Cinta terlalu suci untuk dinodai. Beres kan? (MENGHELA NAFAS PANJANG KEMUDIAN BERGEGAS PERGI MENINGGALKAN JOKO) – FREEZE ’MASKOT’ : Yach. Ugh. air mataku jadi bergulir membasahi pipiku deh. Aku yakin.ini aku belum dapat membalasnya. Andai kau lihat sorot matanya tadi. Terkadang pula kamu menjengkelkan. aku tidak tahan geli nih. Cinta. aku kapok. DIIRINGI PROPERTY MAN YANG BERGULINGAN BERUBAH MENJADI TANAMAN-TANAMAN LAYU-LAMPU BERUBAH) JOKO : Puzzle yang telah kususun dengan penuh sabar dan hampir jadi. Tidakkah kau sadar akan hal itu? JOKO : Oh. tapi rasanya tak perlu. ckk. ah. Kau telah menempatkan dirimu pada posisi yang selayaknya.. Tuhan hadirkan cinta bukan untuk dikhianati. Cinta. Tidak ada kata terlambat dalam kamusku.. LALA PERGI MENINGGALKAN PANGGUNG) ’MASKOT’ : Mmh. Kau telah jadi penyelamat. Terima kasih sendal. Kamu genit. Ups. Karena cinta sejati tak pernah berharap apapun.. kau tidak hanya saksi bisu. karena aku sayang pada kalian berdua.cinta. (LAMPU BERUBAH FOKUS KE SILUET... Muuaaccchhh.. Kebebasan yang dia impikan selama ini telah ia temukan dari dirimu. Peggy tak sepicik itu menilaimu mentah-mentah. nah. Sudah ah.. Dasar badung kamu. butuh strategi yang 184 .. JOKO MENYUSUL DAN AKHIRNYA MENARI BERDUA BERSAMA PEGGY DI BALIK SILUET. TAMPAK PEGGY SEDANG MENARI DENGAN HAND PROP SENDAL JEPIT DI TANGAN DAN KAKINYA. Aku berusaha perlahan masuk dalam gaya hidupnya. Cinta ibarat perang.

Tidak perlu bawabawa sendal jepit donk.. jangan ambil posisi di tempat terang. (JOKO SALAH TINGKAH TAK BERDAYA.. Silahkan! Satu. LANTAS PERGI TANPA PAMIT) PEGGY : (KETAWA) Ternyata sendal jepit takut juga sama sepatu hak.. akan melayang membabibuta pada tubuhmu. dua. Apalagi sama sepatu boots. (MENANGIS) Ugh.. dua seperempat. Jika hendak menyerang. hak sepatuku yang lumayan kokoh ini...matang. ini koq jadi tidak karuan? Eh. Tapi mengapa 185 .. Jangan kau berlindung di balik kepolosan sendal jepitmu itu ya.. PARA PROPERTY MAN TELAH BERUBAH MENJADI PENARI. entah mata-mata Namun jika cinta telah merasuk Wirid asmara kan terus terngiang khusyuk (SILUET BLACK IN.. KEMUDIAN MENARI MENGIKUTI IRAMA) SYAIR LAGU JOKO DAN PEGGY : Cinta ibarat perang Butuh strategi yang matang Jika posisi telah siap menyerang Mengendap-endaplah di remang-remang Liku laku perjalanan cinta Tak kan lepas dari sorot mata Entah mata hati. Mbakyu cinta ya cinta. bisa-bisa habis nafas digencet dan diinjak-injak.. sekarang aku yang mengusirmu dari hadapku.lho. PARA PENARI TERKEJUT LALU FREEZE) PEGGY : Bajingan! Siapa bilang aku luluh hanya karena sendal jepit? Semana-mena saja hargaku disamakan dengan sendal jepit.he. memangnya mau bunuh diri? (SILUET FADE OUT-LAMPU BERUBAH FADE INI KE PANGGUNG. He. Silahkan Tuan Joko segera angkat kaki... Cinta? Aku tadi kan Cuma menggertakmu saja. Dia tak kan mampu berbuat apa-apa. Sekarang juga! Atau kalau tidak.. Cuih! Memandang dirimu saja aku ogah.. SAYUP-SAYUP TERDENGAR SENANDUNG JOKO DAN PEGGY. Apa salah dia? PEGGY : Apa? Cinta? Siapa yang bilang aku masih memendam cinta padamu? Cuih! Pantang bagi Peggy tuk berlutut pada sendal jepit butut lagi kotor.. kenapa kamu pergi begitu saja. Banyak pintu yang bisa kau lalui untuk segera lenyap dari pandangku. apalagi sendal jepit bututmu itu! JOKO : Lho. TIBA-TIBA PEGGY KELUAR MENYIBAK KAIN BELAHAN TENGAH SILUET DAN MASUK KE PANGGUNG DENGAN MARAH DIIKUTI JOKO DARI BELAKANG. Bahkan untuk hubungan kita sekalipun.. Biar impas.

tumpah darahku.. cintaku. Aku kan tidak hanya merawat dirimu. mbak. Mony sudah ah. ANJING DAN BURUNG KAKAK TUA.. Tuh. MONYET MELOMPATLOMPAT TERTAWA KEGIRANGAN. SI MONYET MENCOBA MEMAKAI SANDAL JEPIT PADA KAKINYA. sayang. SAMPAI AKHIRNYA KARENA KASIHAN JOKO MELEPAS SANDAL JEPITNYA. TAMAN BELAKANG RUMAH JOKO) JOKO : (BERDIALOG DENGAN MONYET) Mony. Ini racun. Jadi harus merawat kamu. PEGGY MENINGGALKAN PANGGUNG. hayo makan! Ini pisang bukan buat dipelototi saja. Joky-ku sayang. Orang lagi sensitif dikerjain. akibatnya aku jadi bolos ke kampus. kamu layak jadi anggota sirkus deh. (MONYET TIDAK MAU TAHU. ADA YANG JADI MONYET. Kamu jangan mengajak bercanda donk. Kita juga butuh istirahat. DIA TETAP MENARIK-NARIK SANDAL JOKO. Yuk kita pulang. Dari pagi kamu belum makan. sudah malam. Padahal sebenarnya aku kan masih cinta sama kamu. KUCING KESAYANGAN JOKO MENDEKAT DAN MENGELUSELUS KAKI JOKO. SI MARCO. ’MASKOT’ : Makanya tidak usah sok jaim. (SI MONYET MONY DIAM SAJA. honey. negeriku. Ada-ada saja kamu. KUCING. Besok dilanjut lagi ya? PEGGY : (BERHENTI MENANGIS) Oh. Ayo sambil dimakan ini pisangnya. SEBAGIAN MENJADI PEPOHONAN KECIL DAN BANGKU TAMAN) ADEGAN 3 (SIANG. (MONY MENYAHUT PISANG DARI TELAPAK TANGAN JOKO DAN MENGUPAS LANTAS MELAHAPNYA. (PARA PENARI YANG FREEZE BERUBAH MENJADI AKTOR) PENARI 1 : Mbak. (PEGGY DAN PARA PENARI BERJALAN MELINGKARI PANGGUNG. Jangan manja begitu donk. Biar kamu tidak merebut sandalku lagi.. kamu apa-apaan sih? Ini bukan makanan. MATANYA TERTUJU PADA SANDAL JEPIT YANG DIPAKAI JOKO.kamu jadi takut beneran? Aku jadi menyesal. Aduh. PARA PENARI ON STAGE DIIRINGI PERLAHAN LAMPU FADE OUT) (LAMPU BLACK IN DENGAN SETTING HALAMAN BELAKANG RUMAH JOKO. PARA PENARI BERUBAH MENJADI HEWAN-HEWAN PELIHARAAN.. teman-temanmu yang lain masih menunggu giliran buat disuapin. aku yang repot. BURUNG KAKAK TUA JOKO BERKICAU DAN ANJINGNYA SI DOGGY MENGGONGGONG TANDA IRI DAN BERUSAHA MENCARI PERHATIAN JOKO) 186 . Nanti kalau kamu sakit. OPET. eh.) JOKO : (TERTAWA GELI) Astaga Mony. Nanti aku belikan yang ukuran kecil. LALU MONYET ITU MENARIK-NARIK SANDAL BERUSAHA MELEPAS DARI KAKI JOKO) JOKO : Mony. iya iya. SIMBOL PERJALANAN PERGANTIAN WAKTU.. kita juga sudah capek dari tadi menemani mbak.

nanti semua pasti dapat giliran. (JOKO MEMBUKA KOTAK BINGKISAN YANG DIBUNGKUS RAPI ITU PELAN-PELAN. TAK ADA SEPUCUK SURATPUN DI DALAMNYA) JOKO : Peggy? Ini pasti Peggy. ini ada bingkisan buatmu. diam! Tumben sih kalian ini koq jadi pada ramai begini? Iya. oh sayangku 187 . emak ada-ada saja. kadang pula sunyi Andai salah satu jadi batu karang Yang lain tentu bijak menjadi air yang terus menyerang Namun dengan kelembutan Dan ketelatenan JOKO : Di sudut hatiku kau berpijak Entah alas apapun kau buat pijak Jejakmu kan selalu membekas Kan kugenggam jangan sampai lepas PEGGY : Sengaja kukirim sebelah-sebelah Ku tak ingin kau terbelah-belah Karena aku bakal meledak-ledak Sampai dirimu terkapar membelalak JOKO : Adindaku.JOKO : Ssstt. Apa maksudnya mengirimkan ini padaku? (JOKO BERPIKIR KERAS BERUSAHA MENAFSIR MAKSUD DARI KIRIMAN MISTERIUS ITU) (PEGGY MUNCUL TIBA-TIBA SAMBIL BERSENANDUNG. iya. TERNYATA BUNGKUSAN ITU BERLAPIS-LAPIS SAMPAI JOKO CAPEK MEMBUKANYA) JOKO : Siapa yang iseng ngerjain aku sih? Dasar kurang kerjaan! (SAMPAI PADA LAPISAN BUNGKUSAN TERAKHIR TERNYATA ISINYA 1 BUAH SANDAL JEPIT DAN 1 BUAH SEPATU CEWEK. Emak temukan di depan pintu barusan. Hati-hati! Jangan-jangan jebakan. Antri ya! Tenang! EMAK : Jok. Emak tidak berani membukanya. oh sayangku Prasangka buruk tak semestinya membuatmu bisu Ku tersiksa walau hanya menunggu Dalam terpaku aku ragu PEGGY : Kakandaku. Perasaan Joko tak pernah berbuat jahat pada siapapun. JOKO : Ah. Masa ada yang tega mau mencelakakan Joko. SEMUA PENARI YANG MENJADI HEWAN PELIHARAAN IKUT MENARI DENGAN GERAKANNYA MASING-MASING) PEGGY : Romantisme sandal jepit dan sepatu hak tinggi Menjadi kisah unik yang membuat geli Bekas tapak sandal jepit akan selalu bergaris Bekas tapak sepatu berhak belum tentu bergaris Perbedaan adalah pelangi hidup yang harmoni Kadang riuh.

. Tapi sama sekali aku tak punya niatan lain akal hal itu. Sandal jepit tak selamanya bisa bebas kemana saja. Naif dan bodoh jika aku cemburu pada sandal jepitmu. Aku hanya tidak begitu nyaman. JOKO : Tapi Peggy. Kau harus berterima kasih pada Lala. Itu juga aku yang salah. aku . Aku merasa terkekang olehnya.Asmara itu lagu lucu Jika engkau merasa ragu Namun waktu terus memburu JOKO : Sekarang aku siap atas segala titahmu Kan kuselipkan setiap waktuku Tuk bercanda di sampingmu Dan kan terus merayu manjamu PEGGY : Maafku yang tak terputus. Dasar kadal daratan. ku tak ingin kau meragu lagi. sayang. Maka itu diciptakan keseimbangan yang bisa saling melengkapi. Padahal itupun tak seharusnya kulakukan. Kita diciptakan memang tidak selalu sempurna seluruhnya. Padahal. Kenyamanan kakimupun belum tentu terjamin hanya dengan sandal jepit... sandal jepitmulah yang telah membantuku keluar dari penjaraku selama ini... Ehm. pintar sekali memutar persoalan. Mengapa kau tidak mau berterus terang masalah hp tempo hari? PEGGY : Usahlah kau merasa bersalah. PEGGY : Aku tahu maksudmu. MEREKA MENARI DENGAN MENGGUNAKAN HAND PROPS SANDAL JEPIT. aku.. Aku patut berterima kasih padanya... Padahal aku sendiri merasa tersiksa dengan itu semua. Namun aku berusaha masa bodoh. Aku lelah dengan sepatu hakku.MENYESUAIKAN DAERAH TEMPAT PERTUNJUKAN INI DILAKUKAN. Ruang gerakku sungguh sempit. Ruang geraknya sesungguhnya lebih sempit dan hanya di lorong bawah tanah.? Sebenarnya aku telah berbohong padamu tentang hal lain.. Biar lebih fleksibel.. Selama ini aku terlalu egois. JOKO DAN 188 . JOKO : Lala? Ternyata dari dulu dia tak berubah. Biarlah kesalahpahaman ini hanya sebatas kerikil. Pasti ada pincang. Aku iri padamu. JOKO : Sudahlah sayang. Terlalu idealis. – FREEZE ’MASKOT’ : Hey begundal. Maka itu diciptakan sepatu sandal.. Dialah yang selama ini setia menjaga agar kita tak terjebak dalam api. Aku terharu niatan tulusmu. TARIAN YANG DIMAINKAN ADALAH TARIAN GLIPANG / KUDA LUMPING / TARI COKEK / TARIAN TRADISIONAL LAIN. Aku ternyata belum terlalu dalam mengenalmu. Tak selayaknya aku meragukan ketulusanmu..... PARA PENARI YANG TADINYA MENJADI HEWAN PELIHARAAN BERUBAH MENJADI PENARI MENGELILINGI JOKO DAN PEGGY. Sudah saatnya aku juga butuh keseimbangan. Aku terlalu mencurigaimu. Aku terlalu memposisikan diriku layaknya intel. Akulah yang selama ini telah egois padamu. Maafkan kalau sebelumnya aku berprasangka melenceng. (LAMPU BERUBAH.

tak bermotif Bahannya lentur tak bertulang Tapi lumayan sakit kalau kena tabokannya Asmara sandal jepit Kisah unik yang berhimpit-himpit Kalau rasa sudah terjepit Apa daya otak pula menyipit -TAMAT- Bintaro-Jakarta. TARIAN ITU DIIRINGI ALUNAN SYAIR BERIRAMA RANCAK) SYAIR SANDAL JEPIT : Sandal jepit. sandal jepit.PEGGY JUGA BERGERAK BERIRAMA LAYAKNYA SEPASANG KEKASIH YANG SEDANG KASMARAN. 19 April 2006. sandal jepit Tampangnya polos. 07.34 wib (NOMINATOR) Tentang yang semestinya tetap ada namun melenyap dan sebaliknya PADANG BULAN Drama sederhana buat belia Karya : Ucok Klasta Tokoh – tokoh 189 .

setuju. 010. Kalangan : Setuju? 020. 008. : Yang tak bisa menebak. Jembar : Setujuuu … Mereka duduk melingkar (setengah lingkaran menghadap penonton). Lampu hidup. Padang : Jembaaar …! Kalangaaan! Jembar masuk. Bulan masuk panggung. Koor Padang masuk. Bulan. : Ya. Jembar 017. Bulan. Bulan. Bulan. Jembar : Ora kageeet …Weee ! Semuanya tertawa. Kalangan 013. main apa kita sekarang ? Kejar-kejaran? Betengan? Gaprakan ? Tebak-tebakan? : Tebak-tebakan saja deh. Padang. Padang 011. Bulan. Jembar : Ya ya ya … 019. 003. Kalangan : Nah.Padang. Padang. berteriak memanggili teman-temannya. Padang. Bulan. Jembar : Kamu tak bersama kalangan. : Usul. 190 . Pekarangan depan rumah Aki-Nini. : Menirukan gerak binatang dengan tarian? 018. 002. Jembar. Lugu. 005. apa hukumnya? : Mmm … Di suruh menari saja. 001. Padang 014. pejabat Pemerintah Kota. Jembar : Kalangaaan …! Kalangan masuk dengan diam-diam lantas berteriak mengagetkan teman-teman. Politikus (Anggota Dewan Kota). Petugas Kamtib MULAI ADEGAN I Lagu Tema : Padang Bulan. Bulan : Hoooiii …Teman-temaaan …! Padaaang …! Jembaaar …! Kalangan …! Ayo kumpuuul … ! Malam bulan purnama betapa indahnya …! Jangan di rumah saja …! Mari kemari …! Bermain bersama di sini …! Dari belakang panggung bersama-sama. Nini / (sekaligus) Ibu lugu. Padang : Mana yang lain ? : Aduhaaai …Betapa …! Bulan purnama …Ooo indahnya …! 004. Jembar 012. Tebak-tebakan. Kalangan. Padang. Aki. 007. Bulan 015. Kalangan : HEI !!! 009. Boss (Pengusaha). Bulan 006. Bagaimana kalau menirukan gerak binatang. Jembar ? : Tidak.

Padang. Aki-Nini : Kahaaan … : Inilah saudara-saudara tercinta. Aki : Iyo. 191 . B. Aki : Sebab tak ada kesera …? 036. 041. 029. Koor : Rataaa … : Maka tak ada yang tak keba …? : Giaaan … 035. Bulan 038. F … : (Gelagapan) G … : (Bersahutan) Haa …Jembar berdiri Ayo …Ayo … ADEGAN 2 Lagu Tema.Cara bermain : Anak-anak mengeja huruf bergiliran dan urut seiring dengan musik. Padang. Nini meletakkan piring berisi klenyem. ia menyebutkan nama sesuatu yang dijadikan tebakan sesuai huruf terakhir yang diejanya. Jembar : Ayo Simbah … Seperti biasanya … : Iya … Cerita. berdiri diteras memanggil anak-anak. Bulan : Nama apa? Buah ya? 022. Jembar. Jembar. Ayo. Saat musik berhenti pada anak tertentu. Nok ayu … 028. Kalangan …Yo nganggo leren barang podho mreneo Nang bagus. Jembar 025. : Wis … Wis … Anak-anak menikmati klenyem bersama-sama. pada duduk menggelesot. Koor 037. D. Aki 030. Nini 034. indahnya … : Kebersamaaan …. Koor : Haa … Klenyem … Woooow … keren … Anak-anak berentengan ke teras. Musik – Lagu Tema : Padang Bulan. Koor : Ingat … Tidak usah re …? : Butaaan … 031. C. Padang 042. E. Semua ke sini … 027. Lantas permainan mulai lagi sampai beberapa kali (fleksibel) : A. Aki-Nini keluar rumah (masuk panggung). (Urut) 024. para penonton sekalian. 026. Bulan. buah … Musik. 021. Koor 033. Koor 040. Aki : Yang ada dibagi me …? 032. 023. Ini ada klenyem anget bikinan Simah. Koor lagu ‘ Menthog-mentog’ tapi dengan kata ‘menthog’ diganti nama binatang lain dan gerakannya harus ditirukan yang kena hukuman. Bersama Jembar berdiri. Kalangan : Ya. Nini : Hei cucu-cucuku! Istirahat dulu.

Di sana-sini. : Di sebuah desa tersebutlah seorang pemuda bernama Lugu … ADEGAN 3 Lampu hidup. Aki : Syahdan di sebuah desa. membersihkan debu pada buku dan membukanya. nyeyet. memang benar apa yang ia dengar. Apa-apa ada. terpesona buaian kota. Sampai akhirnya ia pun merasa lapar. istana saudagar-saudagar. kemakmuran kota. Lugu bingung jadinya. Aki Lampu mati. Sebab apa ? Sebab hari ini tepat weton-nya Nini. Dan tanpa disadarinya tangannya telah terangkat 192 . 046. Aki : Nah. Narasi Aki dari luar panggung. bagai tak berkesudahan. Kota. 045. mewah kencar-kencar mencerminkan kesuksesan bisnisnya. kokoh megah mencerminkan kekuasaan berwibawa. tak ada orang. Kalangan : Biar tambah nikmat klenyemnya. Di sebelahnya. 048. tersebutlah seorang anak bernama Lugu. seolah semua keinginan kita tersedia di sana. Supermarket bertaburan menggoda. Lugu memperagakan cerita Aki. ruaaarrr biasaaa … lugu terus berjalan-jalan dengan takjub.043. laksana benteng gagah perkasa. Istana satria-satria diraja dewan kota. Istana raja diraja walikota. Kota. diiringi lagu dari suara keresek daun bambu digoyang sepoi angin lalu. tak seperti desanya. Di tengah kota. Koor : Ooo … Aki masuk rumah (keluar panggung) dan keluar lagi membawa sebuah buku tebal. Mobil-motor war-wer-war-wer berseliweran. Pergantian ‘ setting’. entah habis berapa membangunnya. ruaaarrr biasaaa … Gedung-gedung bagus tinggi menjulang-laaang … bagai menjolok awan. Dan pabrik-pabrik di pinggir-pinggirnya. duduk di kursi / lincak. dengarkan ya … Dulu cucu-cucuku … Musik Latar. Aki dan anak-anak keluar panggung. Ia mendengar cerita-cerita bahwa di kota alangkah majunya. Alun-alunnya? Ada tugu tertinggi sedunia. Nini masuk rumah (keluar panggung). Maka di suatu siang yang sunyi. berangkatlah ia ke kota. 047. seolah tak ada kesedihan everything just for fun. Bangaimana bisa mendapatkan makanan ya? Kerja? Kerja apa ya? Minta? Minta siapa ya? Mem-bedhol ketela? Tegalnya mana ya? Lugu tambah dan tambah dan tambah bingung … Keringat dingin mengalir … Lemas sekujur badan … Kelaparan … Jatuhlah ia ndeprok. elok anggun mencerminkan kebijaksanaan penghuninya. Ternyata nun di sana. Tempat hiburan sungguh aneka ragam. yang penting jadilah lambang . 044. Lugu masuk panggung. Aki : Ya ya ya … Untuk purnama kali ini Simbah sudah menyiapkan sebuah dongeng istimewa.

050. Lugu : Saya bukan gelandangan! Saya Lugu! : Lha iya ! Wong Lugu tur gelandangan! Ayo ikut aku! : Tidak mau! : Heh … Ngelawan kamu. Ya ya ya … 052. Politikus : Harmonis. 053. Nini : Paaak … Paaak … Anakku diapakan?! Anakku mau dibawa kemana?! Lugu bingung. Lugu 062. Politikus : Ya ya ya bla bla bla bla … 059. Pejabat. pemerintah kota dan dewan kota. mendatangi Lugu. Lugu : Kasihanilah Tuan … Kasihanilah Nyonya … Seikhlasnya Tuan … Seikhlasnya Nyonya … Kasihanilah Tuan … Kasihanilah Nyonya … Seikhlasnya Tuan … Seikhlasnya Nyonya … Pejabat.pelan-pelan … Makin terangkat … Menadah … Lugu ndeprok di pinggir jalan dekat restoran kondang . Lugu meronta-ronta. Semua : Nyuuummm! 056. Kamtib : Ini anak Ibu? 193 . Petugas Kabtib masuk panggung. Kamtib 065. kita-kita untung. 060. ia merasa tidak kenal dengan perempuan ini. kalangan investor. Kamtib 063. dus segenap warga terse … 055. Nini masuk panggung. Politikus dan Boss keluar panggung. 051. Ya ya ya … 054. Ya ya ya … 057. ha?! Tak seret sisan kowe! : Tidak mau! Saya bukan gelandangan! Saya Lugu ! Saya manusia! Saya bukan binatang! Kamtib dan Lugu bergelut. Koor : Bla bla bla bla bla … Pejabat. Politikus : Harmonis. Boss : Sekali lagi ini bukan suap Pak / Bu … Yah. Pejabat. Musik. 067. Kamtib : He! Dilarang Ngemis tahu? Dlarang menggelandang tahu?! Kamu ini mengganggu pemandangan! Kota ini tak boleh (Sambil menengok penonton : kelihatan) ada gelandangannya! Kota ini tak boleh (Sambil menengok penonton : kelihatan) ada pengangguranya! Kota ini tak boleh (Sambil menengok penonton : kelihatan) ada kemiskinannya Tahu ?! Tahu ?! Tahu?! 061. Boss : Dengan demikian bla bla bla bla … 058. Pejabat. menadahkan tangan! 049. 066. Boss : Dengan demikian akan terciptalah kerjasama propesional yang kompak lagi saling menguntungkan. Lugu diseret-seret. Tiba-tiba berteriaklah seseorang. Politikus : Harmonis. Boss : Dengan demikian kota akan terus membangun. Politikus dan Boss (masuk panggung) keluar dari restoran habis ‘meeting’. Lugu 064. sekedar silaturahmi untuk mempererat hubungan antara kita. Pejabat. berjalan hanya melewati Lugu saja sambil bercakap-cakap.

089. Ya sudah Bu … Saya percaya pada Ibu. Nini : Wis? Tetep ngeyel? Jadi aku. Lugu 084. 090. Sudah … Permisi. lantas mana rumahku hayooo?! : Rumah kita dan rumah-rumah tetangga sudah jadi gedung-gedung megah itu anakku. itu pedati kita. : Benar di kota? Bukannya dikampung kita? : Benar! Eh … Mmm … Ah. Nini : Kalau ini memang kampungku. Kamtib 070. Lugu 097. Lugu 095. tidak! Aku yakin. Lugu 093. eh … Benar! Bb. : Lha yang hilir-mudik di jalan ini? Pasa ngebut ini …? : Ya. Kamtib 074. Kamtib 072. Nini 069. : Benar? : Benar. Mengganggu ketertiban. Nini 094. Nini 092. bukan ibuku! Sudah … Pergi sana! Kamu itu Cuma orang gila! 088. bukan. Kamtib : Iya. Nini 073. Nini 071. : Kamu benar anaknya Ibu ini? : Bb. Nini 083. Sekarang. Lugu : Ini makanlah … Kamu lapar kan? : Ibu siapa sebenarnya? : Lho … Aku ini ya ibumu tho le … : Bukan! Jelas kamu bukan ibuku! Ibuku ya di kampung sana! : Kamu pikir sekarang ini kita dimana? : Di kota. Nini mendekati Lugu. benar Pak … : Kenapa ngemis? Kenapa menggelandang? : Saya ini bukan ngemis! Saya bukan gelandangan? : Yo wis sekarepmu. tapi … Nggg … : Naaa … Kamu ragu kan? : Tidak …Tapiiii … Ah. Kamtib keluar panggung. bukan! Ini bukan kampungku! Eh. Lugu 082. ibumu ini kamu suruh pergi saja? Yo wis. Lugu masih bingung. Nini 079. Nongkrong di pinggir jalan seperti itu merusak pemandangan. 078. Itu nasi bungkusnya dimakan … Aku pergi sekarang. Nini 081. Nini 085. gledheganmu … 194 . gerobak kit. Nini 096. Lugu 075. sawah …? : Yah … Sebutlah itu sekarang : jalan tol. anak ini dibawa pulang saja. Lugu 077. Lugu : Eh … Tapi … Tunggu dulu! Nini berhenti dan berbalik. : Lha tegal.068. Ini bukan kampungku! Dan kamu. Lugu 086. : Bukan gelandangan? : Bukan. Lugu 091. Lugu 080. Kamtib 076. bb. : Lha pasar? Pasar Wage? : Kamu lihat supermarket itu? Itulah pasar kita. Selamat siang. Nini 087.

110. Kalangan : HEI!!! 114. Jembar : Kalangaaan …! Kalangan masuk degan diam-diam lantas berteriak mengagetkan teman-teman. Mereka di rumah-rumah mewah itu … Tapi bukan pemiliknya … Babu-nya. Bulan. Pekarangan depan rumah Aki-Nini. Lugu : Cukup! Cukuuup ! Cukuuuuuuup! Ini gila … Ini gila … Gila! Aku mau kampungku … Kembalikan kampungku! Kembalikan kampungku! Kampungku !!! 105. Lugu 101. Nini : Jadi … Jadi ‘ dufan’ Le … : Haaa … Tapi … Tapi kan ini semua … Milik kita? Kan kampung kita? : Sayangnya … Ini semua bukan milik kita. Bulan 111. Mereka dimana-mana … Tapi tak punya apa-apa … Tak ada tempatnya … Merana … 104. : He! Bangun Lugu! Ayo bangun! Kerjanya molor saja ! Bangun! ADEGAN 4 Lagu tema. 108. Mereka di supermarket-supermarket itu … Tapi bukan pemiliknya … Kuli gudangnya. Koor Padang masuk. Mereka di pabrik-parik itu … Tapi bukan pemiliknya …Buruhnya. Jembar? : Tidak. Mereka di jalan-jalan itu … Tapi bukan pemiliknya … Kakilimanya. 112. Padang : Mana yang lain? : Aduhaaai …! Bulan purnama ooo indahnya … 109. Bulan. Bulan : Heiii … Teman-temaaan …! Padaaang …! Jembaaar …! Kalangan …! Ayo kumpuuul …! Malam bulan purnama betapa indahnya …! Jangan di rumah saja …! Mari kemari …! Bermain bersama di sini … Dari belakang panggung bersama-sama. 107. Jembar : Ora kageeet …Weee! Semua tertawa. 113. Bulan masuk panggung. Lugu 103. Lampu hidup. Jembar : Kamu tak bersama Kalangan. Nini 102. berteriak memanggil teman-teman. Padang. o ya … Bagaimana dengan lapangan? Jadi apa tempat bocah-bocah berkumpul kalau malam padhang mbulan? 099. Padang. 195 . Lugu : Kampungku jadi macam ini?! O ya. Nini 100. Nini Lampu mati. Padang : Jembaaar …! Kalangaaan! Jembar masuk. : Lantas orang-orang kampung pada dimana? : Mereka di gedung-gedung itu … Tapi bukan pemiliknya … Klining serpis-nya. Bulan.098. 106.

Koor Musik. Padang. Koor 122. Bulan : Jelas enggak? 139. Padang 126. Jembar : Iya. pantang Nyulayani. Pokoknya kita semua janji tak akan sekali-kali melupakan mereka. cucu apalagi … 118. Jembar : Oh Aki … Oh Nini … Sekali kami janji. Kalangan : Jelas … Jelas … 140. Padang 136. Kalangan 128. jangan hompimpah terus … : Terus piye? : Pingsut? Itu kalo dua orang … : Gini … Dengar! Gini … Bulan memperagakan ‘gerak-lagu’ dengan iringan musik ‘Padhang mbulan’. Ternyata yang ‘jadi’ Bulan. Belum lama. Bulan : Benar. Jembar : Ayo. Padang 117. Kalangan : Bulan ‘ jadi’! Bulan ‘jadi’! 143. tutup mata! 196 : Tu Wa Ga Pat! . 141. Anak-anak berbaris menyamping menghadap ke kanan dan menghitung bersama. Bulan. pemilik baru itu orangnya sombong. jembar. Sembunyi-sembunyian. Jembar.115. Tak kenal tetangga. Kalangan 134. Jembar 123. Kalangan 124. Jembar : Jilumpet saja. Kalangan : Tapi tetap ada kita semua … Kita kan sudah jadi cucu-cucu mereka? Seperti mereka pun sudah jadi kakek-nenek kita … 119. Padang. Pokoknya semoga semoga Aki-Nini bahagia selamanya. bermain apa kita sekarang? Kejar-kejaran? Betengan? Gaprakan? Tebak-tebakan? 131. : Dan tak bakal menunggui kita bermain ya … : Tak bakal juga mendongengi kita … : Apalagi berharap keluarnya klenyem manis-gurih-anget ya … 129. Padang. Jembar 137. Bulan. Padang : Sudah sudah … Ayuk. (Siapa yang giliran bergerak saat musik berhenti. 132. Bulan : Sekarang kita hompimpah … : Lainnya deh. Bulan 135. 142. Bulan : Aduuuh … Sedih ya … Aki-Nini sudah setahun ini tiada … Tiba-tiba aku terkenangkenang mereka … 116. Jembar 127. : Baik hati juga enggak ya? Seperti Aki-Nini enggak ya? : Katanya. Kalangan : Setujuuu! 121. Padang. Baris. Setuju? 120. Bulan 125. Kalangan : Setuju … Setuju … 133. jembar. Padang : Yuk atur posisi. dia yang ‘jadi’) 138. Padang. Kalangan : Huuuuu! 130. Swer! : Katanya rumah itu dibeli sama orang kota ya ? : Iya. Lagi mereka tak meninggalkan siapa-siapa … : Dulu saja mereka sudah sepi … Cuma berdua saban hari … Tak ada anak.

Aku HENPOOON … Bulan tambah terlonjak. berjalan dengan langkah tertahan-tahan. Bulan : Padang! Jembar! Kalangan! Jangan jauh-jauh kalian sembunyi! Oooiii! Kalian tu dimana? Bulan mencari-cari lagi. 149. 145. : Aku bukan Padang. mengambil ‘blocking’ dan ‘pose’ tertentu. Bulan lari keluar panggung. gelisah. Jembar : Jembar … Heh! Jembar! Jembar … : Aku bukan Jembar. Bulan : Play station?! Bulan mendekati Jembar. 197 . Bulan : Sepuluh! Bulan mencari-cari teman-temannya.144. Sejurus kemudian Bulan masuk panggung. ADEGAN 5 Lampu hidup. Bulan : Oooiii! Kalian mengerjai aku yaaa ?! Perlahan-lahan ekspresi Bulan mulai berubah. Lampu mati. Bulan : Handpone?! Bulan mendekati Kalangan. Padang masuk panggung. Bulan 153. 152. Komposisi diam. Lainnya berlarian mencari tempat sembunyi (keluar panggung). Bulan : Kalian dari mana saja tadi? Kalian sembunyi dimana sih? Kalian sudah rencana ngerjai aku ya? Awas ya? Mereka tetap diam. 157. Bulan 156. Padang : He! Kok pada diam?! Padang! Padang …(Suara melunak). Sampai mencari diantara penonton. 150. Ia dijalari semacam campuran antara rasa cemas. Terus mencari … Mencari … Mencari … Sampai lama tak ketemu-ketemu … Mencari … Mencari … Lama sekali … (keluar masuk panggung). Disusul Kalangan. Bulan : He! Padang! Jembar … Kalangan … Mereka tetap diam. 155. Disusul Jembar. 146. Bulan : Padang … Jembar … Kalangan … Kalian mbook jangan keterlaluan … Aku agak-agak merinding ini … Padaaang … Jembaaar … Kalangaaan … Kalian mbok nongol … Padaaang … Jembaaar … Kalangaaan … Dipuncak rasa tercekamnya. 154. 147. takut … 148. Aku PLEIII … STESIEEEN … Bulan terlonjak mundur. Bulan : Kuhitung sampai 20 ya? Satu! Dua … Bulan menghitung.

Bulan 159. Bulaaan … Bulaaan … Bulaaan … BULAAAN! BULAAAAAN!!! Sambil meronta-ronta Bulan memekik-mekik memanggili teman-temannya. Buldozer mulai tertawa mengikik. Bulan?! Dimana Kalangan Bulan?! Mereka mulai merengsek. Off Stage’. PADANG !!! JEMBAR !!! KALANGAN!!! DI MANA KALIAN TEMAN-TEMANKU SAYAAANG???!!! PADAAANG!!! JEMBAAAR!!! KALANGAAAN !!! ‘Black Out’. Lampu menyala. 162. Henpon. mengerubut Bulan.158. 161. Februari 2006 198 . melangkah-mengalir sebagai jalan-kali-mu sendiri. mengoda bersama berbagai hasrat. tanpa sekali-kali lupa hulunya. SELESAI Penghormatan untuk tanah kelahiran-kampung halaman. impian. tumbuhkembang-mekar dalam karya. cita umat manusia. Bulan : Buldoser?! Plei Stesien. menarik-nariknya kesana-kemari. 160. teruntuk adik-adik tersayang. tanpa menyangkali gua garbanya Jagalan. Aku BULDOZERRR … Bulan bahkan terjengkang. ada di kancah bumi. tanpa kehilangan sejarahnya. Aplus. Kalangan : Kalangan … Kamu apa lagi? Kalangan … : Aku bukan Kalangan. Bulan? Dimana Jembar. Dimana Padang. Semua pemain masuk panggung menyanyi dan menari dengan lagu Padang Bulan. lama-lama makin keras dan makin keras sambil berkata-kata secara menyayat-parau.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful