Sistem Pemerintahan Brasil

Negara Brasil merupakan negara dengan penduduk paling padat dan paling besar di belahan Amerika Selatan. Kemerdekaan diraih negara ini pada 7 September 1822, dari negara yang bahasanya menjadi bahasa resmi negara Brasil, yaitu Portugis. Sebagai negara bekas jajahan Portugis, Brazil tidak saja menggunakan bahasa Portugis sebagai salah satu bahasa resmi di negara tersebut, tapi juga mewariskan kultur dan tradisi yang salah satunya diteruskan melalui perkawinan campuran. Portugis bari bangsa Brazil tidak semata sebagai penjajah tapi sebenarnya juga yang membuka jalan untuk munculnya sebuah peradaban baru. Negara Portugis telah menjajah dan menguasai Brasil sejak 1494. Kemerdekaan bagi negeri ini adalah awal membentuk sistem pemerintahan atas kehendak rakyat mereka sendiri. Sekitar tahun 1889 atau 77 tahun sejak memperoleh kemerdekaan, sistem pemerintahan Brasil yang awalnya monarki berubah menjadi republik. Tentu saja sebagai sebuah negara republik, kekuasaan ada di tangan rakyat melalui perwakilan di parlemen. Namun berbicara tentang sistem pemerintahan republik di Brazil tentu tidak sama dengan sistem pemerintahan republik seperti Indonesia. Pada 1889 dibuatlah konstitusi yang memberi kekuasaan besar pada pemerintah federal. Karena sistem pemerintahan Brasil adalah republik, presiden merupakan pemegang kekuasaan eksekutif. Identik dengan Indonesia. Presiden mampu menunjuk para menteri untuk membentuk kabinet. Sebagai wakil untuk membantu kerja presiden, para menteri dipilih dan diberhentikan oleh presiden. Seperti halnya di Indonesia, presiden juga memiliki tugas sebagai kepala negara dan pemerintahan. Namun ada pula yang membedakan antara sistem pemerintahan republik di Brazil dengan di Indonesia yaitu masalah masa bakti. Bila di Indonesia presiden dan wakil presiden dipilih dalam kurun waktu 5 tahun sekali, maka di Brasil pemilu presiden dan wakil presiden ditentukan bersamaan dalam dalam waktu 4 tahun sekali. Sistem pemerintahan Brasil juga memiliki Kongres Nasional (Congresso Nacional) semacam MPR-DPR. Kongres ini merupakan badan bikameral yang terdiri dari Senat Federal (Senado Federal) danCâmara dos Deputados. Dari sinilah yang juga membedakan antara republik Indonesia dengan republik Brazil. Total masing-masing badan bikameral terdiri dari 81 kursi dan 513 kursi. Para anggota di badan bikameral ini masing-masing anggota mempunyai masa jabatan yang berbeda. Pemerintah Federal, Serikat, Distrik, dan kota akan mengelola masing-masing sistem pemerintahan hingga pendidikan dengan landasan Konstitusi Federal dan Hukum Umum Pendidikan di Brasil tahun 1996 (LDB). Ini juga berbeda dan lebih rumit dibanding dengan di Indonesia, yang hanya dibagi ke dalam pemerintah pusat dan pemerintahan daerah. Pemerintah daerah terdiri dari propinsi, kota/kabupatan, kemudian di bawahnya ada pemerintahan yang lebih rendah sampai ke tingkat RT. Dalam konstitusi tersebut, masing-masing sistem pendidikan publik bertanggung jawab terhadap pemeliharaan wilayah masing-masing. Termasuk mekanisme pengelolaan dana serta berbagai sumber keuangan yang harus diperoleh. Masih menurut konstitusi, dana pendidikan dianggarkan sejumlah 25 persen dari pajak

Estado Rio Grande do Norte 21. Selain bahasa Portugis yang dijadikan salah satu bahasa resmi negara Brazil. Sementara Brazil yang dijajah Portugis. Estado Rondônia 23. Estado Alagoas 3. Estado Santa Catarina 25. Besaran ini jauh lebih besar dibanding dengan anggaran pendidikan di Indonesia. . Estado Rio Grande do Sul 22. Portugis bagi Brazil bukan hanya negara bekas penjajah namun menjadi nenek moyangnya sendiri. namun tidak meninggalkan kultur dan tradisi yang kuat sisa-sisa peninggalan Belanda sampai dengan sekarang di masyarakat. Distrik Federal Brasil 8. justru sampai sekarang masih terlihat jelas bahkan kuat jejak-jejak Portugis ini di dalam kehidupan masyarakatnya. Estado Mato Grosso 12. Estado Paraná 17. Estado São Paulo 26. Estado Bahia 6. Estado Sergipe. Estado Ceará 7. Estado Roraima 24. Estado Amazonas 5. Estado Maranhão 11. Estado Goiás 10. Estado Pernambuco 18. Estado Pará 15. Estado Paraíba 16. Nama-Nama Negara Bagian di Brasil Ada 26 negara bagian atau disebut juga estado dan satu distrik federal atau distrito federal di negara Brasil. Estado Tocantins Itulah sistem pemerintahan Brazil yang pernah lama dijajah Portugis kemudian menggunakan sistem monarki sebelum akhirnya mengembalikan kekuasan kepada rakyat dalam bentuk sistem pemerintahan republik. Nama-nama wilayah tersebut adalah (menurut abjad): 1.negara dan 18 persen dari pajak federal. Estado Acre 2. Berbeda dengan Indonesia yang pernah lama dijajah Belanda. dan 27. di dalam kehidupan sehari-hari pun masih banyak tradisi yang dipengaruhi bahkan diadopsi dari Portugis. Estado Rio de Janeiro 20. Estado Espírito Santo 9. Estado Amapá 4. Estado Mato Grosso do Sul 13. Estado Minas Gerais 14. Estado Piauí 19.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful