Anda di halaman 1dari 5

Kliping Mulo

Cara Mengolah Singkong (Kripik Singkong Balada )

Oleh:

Murniati
Kelas:X.8 Sma Negeri 1 Tomoni

A. Sejarah Singkong
Singkong, yang juga dikenal sebagai ketela pohon atau ubi kayu, adalah pohon tahunan tropika dan subtropika dari keluarga Euphorbiaceae. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Jenis singkong Manihot esculenta pertama kali dikenal di Amerika Selatan kemudian dikembangkan pada masa pra-sejarah di Brasil dan Paraguay. Bentuk-bentuk modern dari spesies yang telah dibudidayakan dapat ditemukan bertumbuh liar di Brasil selatan. Meskipun spesies Manihot yang liar ada banyak, semua varitas M. esculenta dapat dibudidayakan. Produksi singkong dunia diperkirakan mencapai 184 juta ton pada tahun 2002. Sebagian besar produksi dihasilkan di Afrika 99,1 juta ton dan 33,2 juta ton di Amerika Latin dan Kepulauan Karibia. Singkong ditanam secara komersial di wilayah Indonesia (waktu itu Hindia Belanda) pada sekitar tahun 1810, setelah sebelumnya diperkenalkan orang Portugis pada abad ke-16 ke Nusantara dari Brasil. Dimasak dengan berbagai cara, singkong banyak digunakan pada berbagai macam masakan. Direbus untuk menggantikan kentang, dan pelengkap masakan. Tepung singkong dapat digunakan untuk mengganti tepung gandum, baik untuk pengidap alergi. Singkong goreng sering jidadikan makanan kudapan.

B. Kandungan
- Kolin - Betaine - Vitamin B1, Thiamin - Vitamin B2, Riboflavin - Vitamin B3, Niacin - Vitamin B5, Pantothenic Acid - Vitamin B6, Pyridoxine - Vitamin B9, Folat, Asam folat - Vitamin C (Jumlah Besar) - Vitamin E, A,dan K - Gula Alam

- Karbohidrat (Bagus Jumlah) - Dietary Fiber - Kalori - Tembaga - (Jumlah Baik) Mangan - Selenium - Lemak Alami

- Omega 3 Asam Lemak - Asam Lemak Omega 6 - Kalsium - Besi - Magnesium - Fosfor - Kalium - Natrium - seng

C. Manfaat Singkong
- Meningkatkan penyembuhan luka - Mencegah sel dari kerusakan - Meningkatkan kesehatan gusi - Meningkatkan kesehatan gigi - Meningkatkan Sistem kekebalan - Melindungi dari radikal bebas - Mengurangi Penuaan - Menurunkan Resiko dari beberapa Kanker - Meningkatkan penyerapan Besi - Meningkatkan kesehatan paru - Mencegah dari sering pilek - Melindungi dari infeksi sering - Mendukung tulang yang kuat - Mendukung kesehatan tulang - menormalkan kadar gula darah - Mendukung kelenjar tiroid sehat - Meningkatkan kesehatan saraf - Melindungi dari radikal bebas - Membantu melindungi dari mual - muntah Mengurangi - Mengurangi ruam kulit - Menjaga Warna rambut - menormalkan kadar kolesterol - Membantu mencegah pusing - Membantu mencegah hilangnya pendengaran - Mendukung reproduksi sehat

D. RESEP MASAKAN
Kripik Singkong Balado Resep Bahan Keripik Singkong Balado : 500 gram singkong, diiris tipis 1 sendok teh air kapur sirih 1 sendok teh garam 750 ml air Resep Bahan Balado Keripik Singkong Balado : 5 butir bawang merah, ditumbuk kasar 5 buah cabai merah besar, ditumbuk kasar 5 buah cabai merah keriting, ditumbuk kasar 2 lembar daun salam 1 sendok teh garam 50 gram gula pasir 1 sendok makan air asam jawa (dari 1/2 sendok teh asam jawa dan 2 sendok makan air, dilarutkan) 3 sendok makan minyak untuk menumis minyak untuk menggoreng

Cara Membuat Keripik Singkong Balado : Rendam singkong dalam larutan air kapur sirih, garam, dan air. Diamkan 15 menit. Cuci bersih. Tiriskan singkong. Goreng dalam minyak panas sedang sampai matang dan kering. Tumis bawang merah, cabai merah besar, cabai merah keriting, dan daun salam sampai harum. Masukkan garam, gula pasir, dan air asam jawa. Aduk sampai kental. Tambahkan singkong goreng. Aduk sampai terbalut rata.

E. KESIMPULAN
Di Indonesia kaya akan flora dan fauna. Dari berbagai macam flora yang ada diantaranya yaitu tumbuhan singkong (Manihot esculenta). Jenis singkong ini adalah yang banyak tumbuh di daerah kalangan masyarakat. Jenis singkong ini juga banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sayuran dan umbinya dapat dijadikan sebagai bahan makanan. Saat ini di Indonesia memiliki berbagai macam jenis penyakit, namun seiring dengan mewabahnya penyakit tidak di imbangi dengan adanya mutu dan kualitas dari obat-obatan. Sehingga melihat dari kondisi yang ada penulis terpanggil untuk memanfaatkan tumbuhan singkong untuk dapat dijadikan sebagai obat alternatif. Dalam hal ini dapat membantu para kalangan masyarakat menengah kebawah sehingga mereka tidak mengeluarkan uang untuk membeli obat dari apotik.