Anda di halaman 1dari 2

IV.

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Dari hasil kegiatan tentang proses penyulingan dan pengawasan mutu minyak

gagang cengkeh di BALITRO, dapat diperoleh kesimpulan bahwa:

1. Minyak atsiri didefinisikan sebagai minyak yang berasal dari tanaman.

Gunanya sebagai bahan baku dalam berbagai industri, misalnya pada

industri parfum, kosmetik, dan industri farmasi.

2. Proses penyulingan merupakan pemisahan komponen-komponen suatu

campuran dari dua jenis cairan atau lebih berdasarkan perbedaan tekanan

uap dari masing-masing zat tersebut, dan proses ini dilakukan terhadap

minyak atsiri yang tak larut air.

3. Pada proses penyulingan gagang cengkeh sebanyak 2,1 kg, didapatkan

minyak gagang cengkeh sebanyak 62 ml (2,95%).

4. Eugenol merupakan persenyawaan kimia yang paling penting di dalam

minyak cengkeh, sehingga eugenol dijadikan standar mutu dari suatu

minyak gagang cengkeh. Eugenol sendiri digunakan sebagai bahan baku

parfum, pemberi flavor, dan dalam bidang pengobatan sebagai antiseptik

dan anestesi.
5. Proses pengawasan mutu minyak cengkeh terdiri dari penentuan berat

jenis, penentuan indeks bias, uji eugenol, penentuan putaran optik,

kelarutan dalam alkohol, dan uji kromatografi gas.

6. Di Indonesia belum ada suatu standar mutu yang pasti untuk minyak

gagang cengkeh. Oleh karena itu digunakan standar mutu minyak gagang

cengkeh menurut Essensial Oil Association of USA (EOA).

7. Semua kriteria pengujian mutu minyak gagang cengkeh telah sesuai

menurut standar mutu dari EOA.

8. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah minyak cengkeh yang disuling

yaitu pada proses saat proses penjemuran bahan, perajangan, serta waktu

penyulingan kurang lama.

ii. Saran

Sebelum proses penyulingan, bahan-bahan yang akan disuling lebih baik dirajang

terlebih dahulu agar minyak atsiri yang dihasilkan cukup banyak yang keluar.

Karena di Indonesia standar mutu minyak gagang cengkeh belum ada yang pasti,

sangat baik kiranya jika dibuat suatu standar mutu minyak gagang cengkeh

Indonesia. Pengolahan minyak atsiri di Indonesia saat ini sedang berkembang dan

mempunyai prospek yang cerah, oleh karena itu sangat baik jika proses

pengolahan minyak atsiri tersebut di sebarluaskan kepada masyarakat. Sehingga

akan menambah pengetahuan tentang tata cara pengolahan minyak atsiri yang

lebih baik.

54