Anda di halaman 1dari 28

PELATIHAN KEPERAWATAN

PEMERIKSAAN EKG

Tanggal 12, 14, 16 Mei 2008

PENGERTIAN
Merekam irama jantung dengan alat elektrokardiografi

TUJUAN
Untuk menegakkan diagnosa

KEBIJAKAN
Dilakukan pada pasien Dicurigai mempunyai kelainan jantung Setiap pasien diatas usia 40 tahun

PROSEDUR
1. 2. Persiapan Alat; a. Alat EKG b. Kassa/ tissue c. K-Y/ EKG jelly d. Kapas Alkohol e. Bengkok Persiapan Pasien a. Beri penjelasan mengenai tindakan dan tujuannya

Prosedur..
3. 4. 5. a. b. Atur posisi pasien terlentang datar Bila pasien menggunakan ascessoris logam lepaskan, uang logam dikeluarkan Perawat cuci tangan Pertahankan privacy pasien Buka dan longgarkan pakaian atas pasien

Prosedur..
6. Dengan menggunakan kapas alcohol, bersihkan daerah dada, pergelangan tangan dan kedua tungkai di lokasi pemasangan elektroda, lalu oleskan dengan K-Y atau EKG jelly 7. Pasang manset elektroda pada kedua lengan dan tungkai: warna merah pada tangan kanan, warna kuning pada tangan kiri, warna hijau pada kaki kiri, dan warna hitam pada kaki kanan

Prosedur..
8. Memasang elektroda dada untuk merekam precardial lead dengan cara: V1 : intercosta ke-4 pada garis sternum kanan V2 : intercosta ke-4 pada garis sternum kiri V3 : pertengahan V2 dan V4 V4 : pada mid clavikula kiri V5 : pada axila sebelah kiri depan V6 : pada intercosta ke-5 mid axial

Prosedur..
9. Nyalakan mesin EKG 10. Anjurkan pasien untuk tidak melakukan pergerakan 11. Buat rekaman secara berurutan sesuai dengan pemilihan lead 12. Bersihkan kembali bekas area pemasangan elektroda dengan tissue/ kassa

Prosedur..
13. Buang sampah pada bengkok 14. Buat identitas pasien pada hasil rekaman, meliputi nama, umur, No CM, tanggal,serta jam pemeriksaan 15. Tempelkan hasil EKG pada map EKG 16. Pasien dirapikan, alat-alat dibersihkan dan dibereskan

Elektrokardiogram
Elektrokardiogram = rekaman aktivitas listrik jantung Non invasif Mudah, murah, cepat Sederhana, cukup bermakna

Lead (sandapan) EKG

Kertas EKG
Horizontal
Kotak Kotak

kecil : 0,04 detik besar = 5 kotak

kecil : 0,2 dtk Vertikal


Kotak
10

kecil : 1 mm

mm = 1mV

Kecepatan standar 25 mm/detik

Nomenklatur

Analisis Gambaran EKG


- Irama - Frekuensi : reguler ireguler : normal cepat lambat - Gelombang P : ada tidak ada - Interval PR : normal memanjang memendek - Gelombang QRS : lebar sempit

Irama
R-R interval, P-P interval Teratur (reguler) : interval sama Tidak teratur (ireguler) : interval tidak sama

Frekuensi - HR
Frekuensi 300______ kotak besar R-R __ __1500_ ____ kotak kecil R-R
Kecepatan standar 25 mm/detik

Arrhythmia
Tidak memenuhi kriteria Aritmia (Disritmia) Gangguan pembentukan impuls Gangguan penghantaran impuls

Sumber impuls listrik


Nodus SA Atrium Junctional Ventrikel : : : : SB, ST, Sinus arrhythmia AES, SVT, MAT, Af, AF JES, JR, AccJR, JT VES, IVR, AccIVR, VT,

Normal Sinus Rhythm (NSR)

Sinus Bradycardia (SB)

Sinus Tachycardia (ST)

Sinus Arrhythmia

Atrial Tachycardia (AT)

Ventricular Extrasystole (VES) Unifocal

Ventricular Fibrillation (VF)

Ventricular Tachycardia (VT)

Irama

teratur, HR >100 x/m

Gelombang Kompleks

P (-), Interval PR (-),

QRS > 0,12 detik

(lebar)

Ventricular Asystole

Ischemia Injury Infarction