Anda di halaman 1dari 90

Welcome

to SMAN 1 Pangkalan Kerinci

Bab 1 PERMASALAHAN EKONOMI

DAN SISTEM EKONOMI

Kebutuhan ( Human Need )

Pengertian
segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mencapai kemakmuran

Macam-macam kebutuhan a. Menurut tingkat intensitas


1) 2) 3) Kebutuhan primer Kebutuhan sekunder Kebutuhan tersier

b.

1) Kebutuhan Sekarang 2) Kebutuhan Masa Datang 3) Kebutuhan Waktu Yang Tidak Menentu
c.

Menurut waktunya

1) Kebutuhan Jasmani 2) Kebutuhan Rohani


d.

Menurut Sifatnya

1) Kebutuhan Individu 2) Kebutuhan Kelompok

Menurut Subjeknya

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan


Peradaban Lingkungan Adat istiadat Agama

Macam-Macam Benda Pemuas Kebutuhan


Menurut Cara Memperolehnya 1) Barang ekonomi 2) Barang bebas b. Menurut Hubungannya dengan Barang Lain 1) Barang substitusi 2) Barang komplementer c. Menurut Tujuan Penggunaannya 1) Barang konsumsi 2) Barang produksi
a.

d. Menurut Tingkat Proses Produksi 1) Barang mentah 2) Barang setengah jadi 3) Barang jadi e. Menurut Kualitasnya 1) Barang superior 2) Barang inferior f. Menurut Kegunaannya Untuk Jaminan Kredit 1) Barang bergerak 2) Barang tidak bergerak

1.

Kegunaan bentuk (Form Utility) ex: kayu menjadi kursi, meja

Kegunaan Benda Pemuas Kebutuhan

2.

Kegunaan tempat (Place Utility) ex: ikan laut berada di pasar Kegunaan waktu (Time Utility) ex: jas hujan dimusim hujan

3.

4.

Kegunaan kepemilikan (Ownership Utility) ex: cangkul jika dimiliki petani

5.

Kegunaan jasa (Service Utility) ex: kain jika ada tukang jahit Kegunaan dasar (Element Utility) ex: nasi mengandung zat karbohidrat

6.

Kelangkaan
Pengertian

(Scarcity)

Penyebab

Akibat

Kondisi di mana kita tidak mempunyai cukup sumber daya untuk memuaskan kebutuhan kita 1. Keterbatasan jumlah benda pemuas kebutuhan yang ada di alam 2. Kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia 3. Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya yang ada 4. Peningkatan kebutuhan manusia yang lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan penyediaan sarana kebutuhan Manusia membuat pilihan

Sikap Rasional dalam membuat pilihan


Membuat skala prioritas Mengidentifikasi apakah yang akan dipenuhi kebutuhan atau keinginan Mengidentifikasi motivasi dalam memenuhi kebutuhan Menyadari adanya biaya peluang

Kurva Kemungkinan Produksi dan Biaya Peluang


Kurva kemungkinan produksi menjelaskan bahwa dalam penggunaan sumber daya tertentu kita harus mengurangi produksi barang yang lain Biaya peluang nilai barang atau jasa yang dikorbankan karena memilih alternatif kegiatan Perbedaannya dengan biaya sehari-hari Biaya sehari-hari muncul dari kegiatan apa yang dilakukan Biaya peluang muncul dari kegiatan lain yang tidak bisa dilakukan

MASALAH POKOK EKONOMI

Klasik 1. Produksi 2. Distribusi 3. Konsumsi

Modern 1. What 2. How 3. For Whom

Masalah Pokok Ekonomi Klasik

Produksi
Menghasilkan atau menambah nilai guna barang dan jasa

Distribusi
Kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen

Perluasan Produksi
Intensifikasi

: Perluasan produksi dengan faktor produksi yang ada : Perluasan produksi dengan menambah faktor produksi : Perluasan produksi dengan menambah jenis produksi : Perluasan produksi dengan akal pikiran dan ilmu pengetahuan : Perluasan produksi dengan mengadakan pembagian kerja

Ekstensifikasi

Difersifikasi

Rasionalisasi

Klasifikasi

Masalah POKOK Ekonomi MODERN What ; Apa Barang yang Akan Diproduksi? How ; Bagaimana Cara Memproduksi? For Whom ; Untuk Siapa Barang Diproduksi?

Sistem Ekonomi
Adalah : cara suatu bangsa untuk mengatur kehidupan ekonominya dalam mencapai kemakmuran
1. Sistem ekonomi tradisional diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turuntemurun, mengandalkan alam dan tenaga kerja 1. Sistem ekonomi komando / Etatisme pengaturan kehidupan ekonominya secara langsung oleh negara 1. Sistem ekonomi pasar / liberal / Kapitalis kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi dilakukan oleh pihak swasta 1. Sistem ekonomi campuran

Uji Kemampuan
1. Apa yang dimaksud dengan kebutuhan 2. Sebutkan macam kebutuhan menurut sifat serta contohnya 3. Sebutkan 3macam contoh kebutuhan kolektif 4. 2 contoh benda menurut cara memperolehnya yang bukan barang ekonomi! 5. 2 contoh kegunaan benda menurut form utility

Bab II

KEGIATAN EKONOMI KONSUMEN DAN PRODUSEN

Tujuan Pembelajaran
1. Siswa dapat mendeskripsikan manfaat dan nilai suatu barang 2. Siswa dapat membuat kesimpulan tentang hukum Gossen 3. Siswa dapat mendeskripsikan teori prilaku konsumen 4. Siswa dapat hidup hemat dan bersahaja 5. Siswa dapat membuat kesimpulan dari tabel dan grafik persamaan produksi 6. Siswa dapat mendeskripsikan teori produksi 7. Siswa dapat mengidentifikasi prilaku produsen yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan yang merugikan masyarakat

MANFAAT DAN NILAI BARANG

Manfaat atau Kegunaan Barang (utility)


1. Kegunaan bentuk (form utility) 2. Kegunaan tempat (place utility) 3. Kegunaan waktu (time utility) 4. Kegunaan milik (ownership utility) 5. Kegunaan pelayanan (service utility) 6. Kegunaan dasar (element utility)

1.Nilai Pakai Nilai pakai objektif : penilaian yang diberikan oleh masyarakat secara umum terhadap suatu barang karena kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan Nilai pakai subjektif : nilai yang diberikan seseorang terhadap suatu barang karena dapat memenuhi kebutuhannya sesuai dengan keinginan dan kepentingannya 2.Nilai Tukar Nilai tukar objektif : nilai yang diberikan oleh masyarakat secara umum terhadap suatu barang karena dapat ditukar berdasarkan harga yang berlaku Nilai tukar subjektif : nilai tukar yang diberikan seseorang terhadap suatu barang sesuai dengan keinginan dan kepentingannya

Nilai Barang

Perilaku Konsumen
Tingkat kepuasan (utilitas) yang Pendekatan diperoleh Kardinal konsumen dalam mengonsumsi suatu barang dapat diukur secara kuantitatif a. Hukum Gossen I
Tambahan kepuasan yang diperoleh seseorang dari mengonsumsi suatu barang akan semakin berkurang apabila ia terus menerus menambah konsumsinya atas barang tersebut, apabila konsumsi atas barang tersebut terus ditambah satu unit lagi maka total utility akan berkurang dan marginal utility akan menjadi negatif. Hukum ini disebut juga The Law of Diminishing Marginal Utility (Hukum Tambahan Nilai Guna yang Semakin Berkurang)
Total Utility (kepuasan total) Jumlah kepuasan yang diperoleh seseorang dari mengonsumsi sejumlah barang Marginal Utility (tambahan kepuasan) Tambahan kepuasan yang diperoleh seseorang karena tambahan unit barang yang dikonsumsi. Average Utility (kepuasan rata-rata) Kepuasan rata-rata yang diperoleh

Rumus Matematis :

Total Utility (TU)n = MU1 + MU2 + ... + MUn Marginal Utility (MU)n = TUn TUn-1 Average Utility (AU)n = TUn : n

b. Hukum Gossen II
Setiap orang akan berusaha memenuhi kebutuhannya yang bermacam-macam yang dapat memberikan tingkat kepuasan yang sama. Sebagai konsumen yang rasional, kita harus mengalokasikan pendapatan yang jumlahnya terbatas dalam mengonsumsi berbagai macam barang agar mendapat kepuasan yang maksimum (utility maksimization)

Pendekatan barang Ordinal

Tingkat kepuasan (utilitas) yang diperoleh konsumen dari mengonsumsi suatu tidak dapat diukur secara

kuantitatif hanya

dapat dinyatakan dengan rangking. Dipelopori oleh J. Hicks dan R.J.Allen Konsumen akan mencapai kepuasan (TU) yang maksimal apabila jumlah barang yang dikonsumsi tepat pada Persinggungan indifference curve dan budget constrant line Indifference curve/IC (kurva indiferen) : Kurva yang menerangkan tempat kedudukan titik-titik yang menunjukkan kombinasi barang yang dikonsumsi konsumen yang memberikan kepuasan sama. Budget constrant line (garis kendala anggaran) : Garis yang menunjukkan kombinasi alternatif dari barang-

Example ... Anggaran sebesar Rp 60.000 yang akan dibelanjakan untuk membeli apel dan jeruk. Harga apel Rp 2.000 dan jeruk Rp 1.500 jeruk 40 30

Indifference Curve

jeruk 40 K 30
0

Budget Line

20 10

IC 3
0 0 0

20 10

IC 2 IC 1 30 apel

L 0 10 20 30 apel

10

20

Kepuasan maksimum konsumen (ekuilibrium konsumen) jeruk


jeruk 40
O

A
O

30 B

20

IC 3 IC 2
0

10

C 30

IC 1 40 apel

10

20

PRODUKSI

Perilaku Produsen

Kegiatan menambah faedah (atau Pengertian kegunaan) suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan Tujuan Menghasilkan barang dan jasa untuk mencapai kemakmuran Faktor Faktor Faktor Faktor produksi produksi produksi produksi alam tenaga kerja modal keahlian
Barang & jasa

Faktor produksi Input

Faktor produksi

Proses produksi

Output

Teori Produksi
Asumsi dasar
o l e h

Mazhab Neoklasik

Keuntungan maksimum dalam jangka pendek dapat dicapai produsen apabila terpenuhi tiga asumsi : 1. jumlah faktor produksi tanah dan modal tetap 2. teknologi tetap 3. jumlah tenaga kerja dapat berubah
Dengan hukum The Law of Diminishing Return (hukum hasil lebih yang semakin berkurang) Apabila faktor produksi tenaga kerja ditambah terus menerus sebanyak satu unit, pertama total product akan semakin bertam bah, setelah mencapai suatu tingkat tertentu marginal product akan semakin berkurang dan akhirnya mencapai nilai negatif.

Konsep : Total Product TP (produksi total ) :


Jumlah produksi keseluruhan

TP L = MP1 + MP2 + + MP L

Marginal Product MP (produksi marginal ) :


Tambahan produksi yang dihasilkan akibat bertam bahnya satu unit tenaga kerja yang digunakan

MP L = TP L - TP L-1

Average Product _ AP (Produksi rata-rata ) :


Jumlah produksi setiap satu unit tenaga kerja

AP = TP / L
Example ..

Pelaku Ekonomi
Rumah Tangga Keluarga Rumah Tangga Produsen Pemerintah Masyarakat Luar Negeri

Interaksi Antar pelaku Circular Flow Ekonomi Diagram


impor

( Diagram aliran melingkar )


arus barang

ekspor

Masyarakat Luar Negeri Pasar Barang


uang jasa

Rumah Tangga Keluarga

Pajak Subsidi Pemerintah

Pajak Subsidi

Perusahaan

Tanah, t.kerja, Sewa, upah,

Pasar Faktor Produksi

Modal, keahlian Bunga, laba

Masyarakat Luar Negeri

ekspor impor

Peran Konsumen
Menyediakan

faktor-faktor produksi Menerima imbalan jasa dari pengunaan faktor-faktor produksi Melakukan kegiatan konsumsi Membayar pajak Melakukan pembayaran atas pembelian barang dan jasa

Peran Produsen
Menghasilkan

barang dan jasa Membayar imbalan jasa atas penggunaan faktor-faktor produksi Mendistribusikan barang hasil produksi Menerima pendapatan atas penjualan barang dan jasa Membayar pajak

Peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi

Membeli barang dan jasa untuk keperluan pemerintah Menerima pajak dari perorangan maupun badan usaha Melakukan produksi barang dan jasa melalui BUMN Menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan fiskal dan moneter Membuat undang-undang bersama DPR

Peran masyarakat luar negri Melakukan kegiatan ekspor dan impor Mengelola investasi dengan mendirikan perusahaan asing dan swasta Menerima bantuan berupa pinjaman dari lembaga keuangan internasional Dapat meningkatkan devisa negara.

Uji Kemampuan
Tujuan konsumsi adalah 2. Pelaku kegiatan ekonomi 3. Peran produsen
1.

Bab III

PERMINTAAN, PENAWARAN DAN KESEIMBANGAN PASAR

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mendeskripsikan
pengertian permintaan dan penawaran Siswa dapat mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi permintaan Siswa dapat mengidentifikasi faktorfaktor yang mempengaruhi penawaran Siswa dapat menggambar kurva

Permintaan
Pengertian
Jumlah barang dan jasa yang dibeli konsumen pada berbagai tingkat harga dan waktu tertentu Hukum Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka kuantitas yang diminta akan menurun, dan sebaliknya Kurva Garis yang menghubungkan titik-titik potong antara harga dan kuantitas yang diminta

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Permintaan

Harga barang komplementer dan barang substitusi Jumlah pendapatan Perubahan tradisi, mode, dan selera masyarakat Perkiraan dan harapan masyarakat Hari raya keagamaan Jumlah penduduk

Penawaran
Pengertian
Kuantitas barang dan jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada berbagai tingkat harga selama periode tertentu

Hukum
Apabila harga suatu barang dan jasa meningkat, maka kuantitas yang ditawarkan juga meningkat, dan sebaliknya

Kurva
Garis yang menghubungkan titik-titik potong antara harga dan kuantitas yang ditawarkan

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Penawaran

Kemajuan teknologi Biaya produksi Peningkatan jumlah produsen Peristiwa alam Ekspektasi atau harapan produsen Harga barang dan jasa lain

Elastisitas Permintaan
Pengertian
Sebuah ukuran seberapa besar derajat kepekaan permintaan terhadap perubahan harga

Penghitungan koefisien

Diukur dari persentase perubahan kuantitas yang diminta dibagi dengan persentase perubahan harga

Jenis
1. 2. 3. 4. 5. Permintaan Permintaan Permintaan Permintaan Permintaan elastis inelastis elastis uniter elastis sempurna inelastis sempurna

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Elastisitas Permintaan

Ketersediaan

barang substistusi Proporsi pendapatan yang dibelanjakan untuk suatu barang Kategori barang, kebutuhan pokok atau kebutuhan mewah Tradisi

Elastisitas Penawaran
Pengertian
Sebuah ukuran seberapa besar derajat kepekaan penawaran terhadap perubahan harga

Penghitungan koefisien

Diukur dari persentase perubahan kuantitas yang ditawarkan dibagi dengan persentase perubahan harga

Jenis
1. 2. 3. 4. 5. Penawaran Penawaran Penawaran Penawaran Penawaran elastis inelastis elastis uniter elastis sempurna inelastis sempurna

Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Elastisitas Penawaran

Waktu yang dibutuhkan untuk berproduksi Daya tahan barang Jumlah faktor produksi Kemudahan produsen baru untuk memasuki pasar

Harga Keseimbangan
Pengertian
Harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran

Perubahan Harga Keseimbangan

Kuantitas barang yang diminta berkurang


Penurunan Permintaan

Harga keseimbangan turun

Peningkatan Permintaan

Kuantitas barang yang diminta meningkat Harga keseimbangan naik Kuantitas yang ditawarkan menurun Harga keseimbangan naik Kuantitas yang ditawarkan meningkat Harga keseimbangan turun

Penurunan Penawaran

Peningkatan Penawaran

PASAR
Pengertian

Tempat bertemunya permintaan dan penawaran sehingga dapat menetapkan harga

Bentuk pasar

1. Pasar Barang (Output) 2. Pasar Faktor Produksi (Input)

Bentuk-Bentuk Pasar Output


a. Pasar Persaingan Sempurna
Pengertian suatu keadaan di mana penjual dan pembeli tidak dapat memengaruhi harga, sehingga harga di pasar benar-benar merupakan hasil interaksi antara permintaan dan penawaran Ciri-ciri Banyak pembeli dan penjual, namun mereka tidak mampu memengaruhi harga Barang dan jasa yang dijual bersifat homogen Adanya kebebasan untuk masuk dan keluar pasar Adanya kebebasan untuk mengambil kputusan Perfect information Laba maksimum P = MC

Peran mendidik masyarakat untuk melakukan proses produksi secara efisien, sehingga produk yang sampai ke masyarakat adalah produk dengan mutu terbaik dan harga murah Kebaikan 1. Memberikan barang yang harganya logis 2. Berproduksi secara efisien 3. Kegiatan ekonomi lebih sehat dan bergairah Keburukan Menghambat inovasi

b. Pasar Persaingan Tidak Sempurna


1. Pasar monopoli
Pengertian
suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar, dan perusahaan ini tidak mempunyai barang pengganti (substitusi) yang sangat dekat Hanya ada satu orang penjual Terdapat banyak pembeli Produk tidak mempunyai substitusi yang dekat Adanya hambatan untuk masuk ke dalam pasar MR = MC

Ciri-ciri
a) b) c) d)

Laba maksimum

Penyebab timbulnya

a) Ditetapkan oleh undang-undang b) Penggabungan dari berbagai perusahaan c) Adanya hasil cipta seseorang

Kebaikan

a) Menghindari produk tiruan dan persaingan yang tidak bermanfaat b) Menimbulkan skala ekonomi c) Terjaganya kesinambungan stabilitas perusahaan d) Mendorong peningkatan teknologi e) Mendorong penelitian dan pengembangan

Keburukan
a) b) c) d) e)

Penyalahgunaan kekuatan ekonomi Adanya pelecehan terhadap posisi konsumen Adanya kesenjangan dalam pembagian pendapatan Tidak adanya persaingan Mengurangi kesejahteraan konsumen

Peran pemerintah
a) b) c) d)

Mencegah timbulnya monopoli itu sendiri Pemberian izin kepada perusahaan baru Menambah penawaran barang dalam negeri dengan jalan impor Menetapkan Harga Eceran Tertinggi

2. Pasar oligopoli
Pengertian
suatu bentuk pasar di mana penawaran satu jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan

1.
a) b) c)

Ciri-ciri

d) e)

Banyak pembeli di pasar Hanya ada beberapa penjual Produk yang dijual bisa bersifat homogen, dan bisa juga berbeda, namun memenuhi standar tertentu Adanya saling ketergantungan Penggunaan iklan sangat intensif

3. Pasar persaingan monopolistik


Pengertian
suatu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan pada beberapa aspek

Ciri-ciri
a) b) c) d) e) Banyak produsen Jenis barang yang dipasarkan berbeda Adanya kemampuan produsen untuk memengaruhi harga Produsen lain mudah masuk ke dalam pasar Promosi penjualan harus aktif

Kebaikan a) Mendorong inovasi b) Masyarakat mendapat pelayanan yang baik Keburukan Harga jual yang tinggi

Peran Pemerintah Dalam Pembentukan Harga


1. 2. 3. 4.

Harga Eceran Tertinggi Harga Eceran Terendah Penetapan pajak Pemberian subsidi

Pasar Faktor Produksi


Perbedaan Pasar Faktor Produksi dan Pasar Barang Konsumsi Pasar Faktor Produksi 1. Permintaan datang dari rumah tangga produksi 2. Penawaran datang dari rumah tangga konsumsi 3. Yang ditawarkan adalah faktor-faktor produksi

Pasar Barang Konsumsi


1. Permintaan datang dari rumah tangga konsumsi 2. Penawaran datang dari rumah tangga produksi 3. Yang ditawarkan adalah barangbarang konsumsi

Pasar Faktor Produksi

a. b.

Penawaran Faktor Produksi jumlah faktor produksi yang tersedia di pasar pada waktu tertentu Analisis Permintaan Faktor Produksi Pengalokasian faktor produksi Penentuan pendapatan berbagai faktor produksi

Faktor produksi alam


Pengertian

Semua kekayaan yang terdapat di alam, yang dapat dimanfaatkan dalam proses produksi Tanah Sewa tanah dan pembentukan harga 1. Teori sewa tanah a) Teori perbedaan kesuburan b) Teori sewa sesuai hukum permintaan dan penawaran

Yang utama

Faktor produksi tenaga kerja


Pengertian

Yang utama

Sekumpulan orang yang mempunyai keinginan dan kemampuan untuk mengerjakan suatu pekerjaan, pada tingkat gaji atau upah tertentu dalam rentang waktu tertentu Tenaga kerja Pembentukan upah pada pasar persaingan sempurna dan pasar monopoli 1. Teori pemberian upah a) Teori upah alam b) Teori upah besi c) Teori upah menurut kesusilaan d) Teori diskriminasi upah 1. Sistem penghitungan upah Menurut waktu, satuan, borongan, indeks, skala, dengan premi, partisipasi, dan copartnership 1. Syarat-syarat pengupahan yang baik

Faktor produksi modal


Pengertian

Segala sumber daya hasil produksi yang tahan lama, yang dapat digunakan sebagai input produktif dalam proses produksi berikutnya Modal Tinggi rendahnya bunga a) Permintaan dan penawaran modal b) Risiko hilangnya modal c) Keadaan perekonomian d) Kemakmuran e) Peranan pemerintah 1. Teori Agio dari Von Bohm Bawerk Abstinence dari Nassau William Senior Produktivitas dari Jean Baptiste Say Liquidity preference dari JM Keynes

Yang utama

Faktor produksi kewirausahaan


Pengertian

Yang utama

Seseorang yang memiliki jiwa kewirausahaan yang mampu mengelola dan mengambil keputusan atas berbagai faktor produksi, agar usaha tersebut bisa berjalan secara efisien dan efektif, guna mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan Wirausahawan Kemampuan dan sifat dasar 1. Teori a) Jean Baptiste say b) Schumpeter c) Karl marx d) Hawley

EKONOMI
Kelas X Semester 2

BAB

IV

Kebijakan Pemerintah Dalam Bidang Ekonomi

Perbedaan analisis teori ekonomi mikro dan ekonomi makro


Bahan Analisis Harga Unit analisis Ekonomi Mikro Suatu barang tertentu Tingkah laku pelaku ekonomi tertentu Memahami bagaimana mengalokasikan faktor produksi agar dicapai kombinasi yang tepat Ekonomi Makro Keseluruhan Permasalahan ekonomi secara keseluruhan Pengaruh kegiatan ekonomi tertentu terhadap kinerja perekonomian nasional

Ilmu Ekonomi

Tujuan analisis

Persoalan Ekonomi Nasional


Pertumbuhan Ekonomi Kemiskinan Pengangguran dan Inflasi Defisit Anggaran Pemerintah dan Utang Nasional Penawaran Uang, Bank, dan Keuangan Internasional Energi

Kebijakan-Kebijakan Untuk Mengatasi Masalah Ekonomi


Meningkatkan investasi di Indonesia Penerapan program-program pengentasan kemiskinan Pembangunan proyek-proyek padat karya Penerapan kebijakan fiskal dan moneter Meningkatkan penerimaan pemerintah Menerapkan good corporate governance

BAB V

PENDAPATAN NASIONAL

Pendapatan nasional
1. Produk Domestik Bruto (GDP) total nilai barang dan jasa akhir yang dihasilkan suatu perekonomian dalam periode tertentu yang dihitung berdasarkan nilai pasar Produk Nasional Bruto (GNP) Produk Domestik Bruto - Pendapatan Neto terhadap Luar Negeri Produk Nasional Neto (NNP) Produk Nasional Bruto Penyusutan Pendapatan Nasional Neto (NNI) Produk Nasional Neto Pajak tidak langsung Pendapatan Perorangan (PI) Pendapatan Nasional Neto ( laba ditahan + iuran jaminan sosial + pajak perseroan ) + Transfer payment Pendapatan Disposable Pendapatan Perorangan Pajak Penghasilan

2.

3. 4. 5.

6.

Metode Penghitungan Pendapatan Nasional


1. 2. Pendekatan pendapatan menjumlahkan pendapatan dari berbagai faktor poduksi yang memberi sumbangan terhadap proses produksi Pendekatan produksi menjumlahkan nilai tambah seluruh barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai sektor dalam perekonomian Pendekatan pengeluaran menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh pelaku kegiatan ekonomi di dalam perekonomian yang diukur pada harga pasar yang berlaku

3.

Pengertian Kegunaan

Pendapatan Per Kapita

pendapatan nasional dibagi dengan jumlah penduduk

Melihat tingkat perbandingan kesejahteraan masyarakat suatu negara dari tahun ke tahun Data perbandingan tingkat kesejahteraan suatu negara dengan negara lain Perbandingan tingkat standar hidup suatu negara dengan negara lainnya Data untuk mengambil kebijakan ekonomi

INFLASI

Pengertian
kondisi di mana terjadi kemerosotan nilai uang karena benyaknya uang yang beredar sehingga menyebabkan naiknya harga barang-barang

1.

Jenis-jenis
Berdasarkan tingkat keparahannya

a) b) c) d)
1.

Inflasi ringan Inflasi sedang Inflasi berat Inflasi sangat berat


Berdasarkan sumbernya

a) b)
1.

Inflasi dari luar negeri Inflasi dari dalam negeri


Berdasarkan penyebabnya

a)

Inflasi karena kenaikan permintaan

Penyebab dan teori inflasi

1. 2. 3.

Penyebab Inflasi
Kenaikan permintaan Kenaikan biaya produksi Penambahan jumlah uang yang beredar

1. 2. 3.

Teori inflasi
Teori kuantitas Teori Keynes Teori struktural

Angka Inflasi

Laju inflasi
persentase kenaikan harga dalam beberapa indeks harga dari suatu periode ke periode lainnya

1.

Indeks harga Pengertian


perbandingan antara harga rata-rata pada tahun yang dihitung dan harga rata-rata pada tahun dasar

1.
a) b) c)

Tiga macam indeks harga di Indonesia


Indeks Indeks Indeks Harga Harga Harga Produsen Perdagangan Besar Konsumen

Dampak Inflasi Terhadap Kegiatan Ekonomi Masyarakat


Pendapatan

Mengubah pendapatan masyarakat Merugikan Menguntungkan

Ekspor

Mengurangi daya saing barang ekspor Mengurangi penerimaan devisa

Minat menabung

Mengurangi jumlah bumlah bunga yang diterima Mengurangi minat menabung

Kalkulasi harga pokok

Persentase dari inflasi tidak teratur Penetapan harga pokok dan harga jual tidak tepat

Cara Mengatasi Inflasi

a. b. c.

Kebijakan moneter
Penetapan persediaan kas Diskonto Operasi pasar terbuka

Kebijakan fiskal
Menghemat pengeluaran pemerintah Menaikkan tarif pajak

a.

Kebijakan lain
Meningkatkan produksi dan menambah jumlah barang di pasar Menetapkan harga maksimum untuk beberapa jenis barang

b.

konsumsi

Fungsi konsumsi menunjukkan hubungan antara konsumsi dan semua faktor yang menentukan besarnya konsumsi Konsumsi sebagai fungsi dari pendapatan disposabel Konsumsi berubah-ubah sesuai dengan perubahan pendapatan disposabel Average Propensity to Consume = total konsumsi pendapatan disposabel Marginal Propensity to Consume perubahan konsumsi karena perubahan pendapatan disposabel

Fungsi tabungan

Average Propensity to Save = total tabungan pendapatan disposabel Marginal Propensity to Save perubahan tabungan karena perubahan pendapatan disposabel

Faktor-Faktor Lain yang Memengaruhi Konsumsi dan Tabungan


Kekayaan yang telah terkumpul Sikap berhemat Suku bunga Kondisi perekonomian Program dana pensiun pemerintah

Uang
1. a) b) 1. a) b) 1. a) b) 1. a) b)

Fungsi Uang Alat tukar Alat penyimpan kekayaan Alat pengalih kekayaan Pengukur pembayaran yang ditunda Jenis Uang Berdasarkan badan yang mengeluarkan Uang kartal Uang giral Berdasarkan bahan Uang logam Uang kertas Berdasarkan negara yang mengeluarkan Uang dalam negeri Uang luar negeri Berdasarkan perbandingan nilai bahan dan nilai tukar Uang nilai penuh Uang tidak bernilai penuh

Standar Mata Uang


1. 2. 3.

Standar Logam Sistem standar tungggal Sistem standar kembar Sistem standar pincang Standar Kertas

Sistem Moneter
Intervensi Pemerintah Tingkat Kurs Tetap Fleksibel
Mengambang bebas Mengambang terkendali

Tidak ada atau Standar emas otomatis Ada, dengan kebijakan


Tetap dan terkendali

BANK

Pengertian badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak
Pengelompokkan Bank

Kegiatan Bank sentral Bank umum Bank perkreditan rakyat

Badan hukum Perorangan Persekutuan Koperasi

Kepemilikan Bank pemerintah Bank swasta Bank campuran Bank pemerintah daerah

Produk Perbankan

Kredit pasif
adalah aliran dana dari masyarakat yang masuk ke bank, terdiri dari: Giro Tabungan berjangka Sertifikat deposito Tabungan Deposit on call Deposit automatic roll over

Kredit aktif
adalah dana yang digunakan masyarakat untuk kegiatan produktif, terdiri dari: Kredit rekening koran Kredit reimburs Kredit aksep Kredit dokumenter

a) b) c) d)

Pemanfaatan Produk Dan Jasa Perbankan


1.
a) b) c) d)

Alasan pemanfaatan
Menumbuhkan sikap hidup hemat Menambah penghasilan Memperkuat keamanan Meningkatkan produktivitas

1.
a) b) c)

Produk perbankan bagi siswa


Tabungan siswa Pengiriman uang Asuransi

1.
a) b) c) d)

Produk perbankan bagi pengusaha


Simpanan giro Kliring Inkaso Berbagai jenis kredit

Kebijakan Moneter
1.

1. a) b) c) d)

1. a) b)

Pengertian langkah-langkah yang diambil otoritas moneter untuk memengaruhi jumlah uang beredar dan daya beli uang Tujuan Menjaga kestabilan ekonomi Menjaga stabilitas harga Meningkatkan kesempatan kerja Memperbaiki posisi neraca perdagangan dan neraca pembayaran Jenis Tight money policy Easy money policy

Instrumen Kebijakan Moneter


Operasi pasar terbuka

Diskonto

Menjual atau membeli surat berharga di pasar modal untuk memengaruhi jumlah uang beredar Menaikkan atau menurunkan suku bunga bank umum untuk memengaruhi jumlah uang yang beredar Menaikkan atau menurunkan cadangan kas bank umum untuk memengaruhi jumlah uang Mengontrol pengucuran kredit oleh bank yang beredar umum kepada masyarakat untuk memengaruhi jumlah uang beredar

Cadangan kas

Kredit ketat