Anda di halaman 1dari 12

JAWABAN 1. P: F1 : A 50 cm (aabbccdd) AB (AaBbCcDd) 69 cm a.

F2 : ada 4 tanaman seperti tetua dari 980 tanaman = 4/980 = 1/245 (mendekati) 1/256 =()4 Rumus : (1/4)n = 1/256 = (1/4)4 n = pasangan gen = 4 jadi jumlah gen yang telibat dalam sifat tinggi tersebut adalah 4 pasang gen pengendali/8 gen/alil. b. F1 = AaBbCcDd = 69 cm memiliki 4 alil efektif (4x) = tinggi dasar + 4x, dimana x = kontribusi setiap alil efektif - Tinggi dasar = 50 cm - 69 cm = 50 + 4x x = (69-50)/4 = 4.75 cm Jadi, konstribusi setiap alil efektif (dominan) = 4.75 cm c. Alil efektif pengendali pada tanaman yang tingginya 64.25 cm = 64.25 cm 50 cm = 3 alil efektif 4.75 d. Rasio fenotipik : 1 Alil efektif : 0 :8 1 : 28 2 : 56 3 : 70 4 : 56 5 : 28 6 :8 7 :1 8 X B .....? AABBCCDD

Tinggi tanaman : 50 54.75 59.50 64.25 69.00 73.75 78.50 83.25 88.00 Frekuensi tanaman dengan tinggi 73.75 = 56/256 Jumlah tanamannya = 56/256 x 980 = 214.375 214 tanaman

2.

P: F1 :

A aabbccdd

X AB (AaBbCcDd) 36 cm

B ABBCCDD

a. F2 : ada 7 tanaman seperti masing-masing tetua dari 1790 tanaman = 7/1790 = 1/255.71 = 1/256 = 1/44 Rumus : ()n = 1/256 = ()4 n = pasangan gen = 4 jadi jumlah gen yang telibat dalam sifat tinggi tersebut adalah 4 pasang gen pengendali/8 gen/alil. b. Sumbangan setiap alil efektif 4 cm Genotip AaBbCcDd = 36 cm (memiliki 4 alil efektif) = tinggi dasar + 4 alil efektif 36 cm = x + (4x4)cm Tinggi dasar = (36-16) = 20 cm Tinggi tetua A = 20 cm Tinggi tetua B = 20 cm + (8x4) = 52 cm c. Alil efektif pengendali pada tanaman yang tingginya 44 cm = 44 cm 20 cm = 6 alil efektif 4 d. Rasio fenotipik : 1 Alil efektif : 0 :8 1 : 28 2 : 56 3 : 70 4 : 56 5 : 28 6 :8 7 :1 8

Jumlah tanamannya dengan 3 alil efektif = 56/264 x 1790 = 380 tanaman JAWABAN 1. P: F1 A 325 g AB 425 g F2 : 280 tanaman ----- 4 tanaman = 125 g; 4 tanaman 725 a. 4/280 1/64 = (1/4)3 ------------------- 3 pasang gen pengendali = 6 gen/alil pengendali X B 525 g

bobot buah. b. Bobot dasar buah 125 g c. Sumbangan setiap alil efektif = 725 g 125 g = 100 g 6 d. Frekuensi genotip bobot buah : 1/64 : 6/64 : 15/64 : 20/64: 15/64 : 6/64 : 1/64 e. 125g : 225g : 325g : 425g : 525g : 625g : 725g 0 efektif. Kemungkinan genotip tetua A : AAbbcc aaBBcc aabbCC AABBcc AAbbCC aaBBCC 1 2 3 4 5 6 (alil efektif) f. Genotip tetua A (325 g) memiliki 2 alil efektif, Genotip tetua B (525 g) memiliki 4 alil

Kemungkinan genotip tetua B :

2.

P: F1

K 525 g

X AB 625 g

L 725 g

F2 : 4 tanaman = 325 = 125 g; 4 tanaman = 925 dari 264 tanaman a. 4/264 1/66 1/64 = (1/4)3 ------------------- 3 pasang gen pengendali = 6 gen/alil pengendali bobot buah. b. Bobot dasar buah 325 g

c. Sumbangan setiap alil efektif = 925 g 325 g = 100 g 6 d. Frekuensi genotip bobot buah : 1/64 : 6/64 : 15/64 : 20/64: 15/64 : 6/64 : 1/64 e. 325g : 425g : 525g : 625g : 725g : 825g : 925g 0 efektif. Kemungkinan genotip tetua A : AAbbcc aaBBcc aabbCC AABBcc AAbbCC aaBBCC 1 2 3 4 5 6 (alil efektif) f. Genotip tetua A (325 g) memiliki 2 alil efektif, Genotip tetua B (525 g) memiliki 4 alil

Kemungkinan genotip tetua B :

3.

P: F1

A 325 g

X AB 525 g

B 725 g

F2 : 1/268 = 1250 dan 925 g a. 1/268 1/264 = (1/4)4 ------------------- 4 pasang gen pengendali, bobot buah = 8 gen/alil pengendali bobot buah.

b. Bobot dasar buah 125 g c. Sumbangan setiap alil efektif = 925 g 125 g = 100 g 8 d. Frekuensi genotip bobot buah : 1/264 : 8/264 : 28/264 : 56/264 : 70/264 : 56/264 : 28/264 : 8/264 : 1/264 e. 125g : 225g : 325g : 425g : 525g : 625g : 725g : 825g : 925g f. Alil efektif pengendali pada tanaman berbobot 825g = 7 alil efektif 825 g 125 g = 7 alil efektif 100 g. Genotip A = 325 125 = 2 alil efektif 100 Genotip B = 725 125 = 6 alil efektif 100 Kemungkinan genotip tetua A AAbbccdd aaBBccdd aabbCCdd aabbccDD aaBBCCDD AAbbCCDD AABBccDD AABBCCdd

Kemungkinan genotip tetua B

4.

P: F1

A 250 g

X AB 550 g

B 750 g

F2 : 1/268 = 150 g-----------------------------------------1/268 = 950 g h. 1/268 1/264 = (1/4)4 ------------------- 4 pasang gen pengendali, bobot buah = 8 gen/alil pengendali bobot buah. i. Bobot dasar buah 150 g

j. Sumbangan setiap alil efektif = 950 g 150 g = 100 g 8 k. Frekuensi genotip bobot buah : 1/264 : 8/264 : 28/264 : 56/264 : 70/264 : 56/264 : 28/264 : 8/264 : 1/264 l. 150g : 250g : 350g : 450g : 550g : 650g : 750g : 850g : 950g m. Alil efektif pengendali pada tanaman berbobot 750g = 750 g 150 g = 6 alil efektif 100 n. Genotip A = 350 150 = 2 alil efektif 100 Genotip B = 750 150 = 2 alil efektif 100 5. P: F1: A 100 cm AB 140 cm F2 : 2/512 = 1/256 masing-masing sama dengan tetua a. 2/512 = 1/256 1/264 = (1/4)4 ------------------- 4 pasang gen pengendali/8 gen/alil b. Sumbangan setiap alil efektif = 180 g 100 g = 10 cm 8 c. Rasio fenotifik: 1/264 : 8/264 : 28/264 : 56/264 : 70/264 : 56/264 : 28/264 : 8/264 : 1/264 Frekuensi genotipik : 1/264 : 8/264 : 28/264 : 56/264 : 70/264 : 56/264 : 28/264 : 8/264 : 1/264 Tanaman tinggi 160 cm memiliki = 160 cm 100 cm = 6 alil efektif 10 cm Frekuensinya : 28/264 dan jumlah tanaman dengan tinggi 160 cm ada 28 tanaman Genotip 160 cm : AABBCCdd AABBccDD AAbbCCDD X B 180 cm

aaBBCCDD AaBbCCDD AABbCcDD AABBCcDd AABbCCDd

P: F1 :

A aabbccdd

X AB (AaBbCcDd) 36 cm

B ABBCCDD

e. F2 : ada 7 tanaman seperti tetua dari 1790 tanaman = 7/1790 = 1/255 1/264 = 1/4)4 ------------------- 4 pasang gen pengendali/8 gen/alil. f. Sumbangan setiap alil efektif 4 cm Jika berat dasar x = aabbccdd Tinggi F1 AB = 36 = x + (4x4) Aabbccdd = x = 36-16 = 20 Tinggi tetua A = 20 cm; tetua B = 20 + (8x4) = 52 cm g. Alil efektif pengendali pada tanaman yang tingginya 44 cm = 44 cm 20 cm = 6 alil efektif 4 h. Rasio fenotipik : 1 : 8 : 28 : 56 : 70 : 56 : 28 : 8 : 1 Alil efektif : 0 1 2 3 4 5 6 7 8 Ada 56 tanaman dengan 3 alil efektif pada populasi F2

Soal pilihan ganda A No. Soal 1. Segregasi transgresif merupakan penampilan sifat pada keturunan F2 yang sedang segregasi kadang-kadang 2. melebihi penampilan salah satu atau kedua tetuanya. Asumsi pengendalian gen secara poligenik adalah, tidak ada dominasi, setiap alil efektif efeknya sama, tidak terjadi
7

Pilihan B-S

Jawaban B

B-S

3. 4.

epistasis, terjadi linkage. Gambar kurva diskontinu biasanya diperlihatkan oleh sifat yang dikontrol oleh banyak gen/kuantitatif. Karakter poligenik biasanya dikendalikan banyak gen , nilainya tinggi pada sifat kuantitatif, pemindahan sifat dari suatu generasi ke generasi berikutnya, penampilannya kontinyu. Dalam suatu percobaan untuk sifat poligenik, ternyata dihasilkan lima kelas fenotipe yang merupakan hasil selfing tanaman F1. Bagian diantara individu F2 yang

B-S B-S

B S

5.

B-S

6.

sama dengan kedua tetuanya adalah 1/16. Karakter poligenik dikendalikan oleh gen-gen mayor yang dapat terekspresikan secara fenotipik terlihat dan dapat dibedakan dengan populasi lain. Karakter warna bunga merupakan salah satu contoh karakter yang dikendalikan secara poligenik. Perkembangan dan ekspresi sebuah karakter poligenik sebagian besar bergantung pada faktor-faktor lingkungan. Karakter poligenik dikendalikan oleh sedikit gen yang masing-masing gen berkonstribusi terhadap ekspresi karakter kuantitatif secara bersamaan (aditif). Genotip A berbuah dengan bobot rata-rata 300 g, Genotip B rata-rata bobot buahnya 900 g. Rata-rata bobot buah F1nya sebesar 600 g. Pada generasi F2 ternyata masingmasing sebanyak 1/268 nya memiliki bobot buah 200 dan 1000 g. Maka gen pengendali bobot buahnya sebanyak 4 pasang gen. Konstribusi gen dominan atau sumbangan setiap alil efektif terhadap bobot buah adalah sebesar 120 gram. Bobot buah dasarnya adalah sebesat 200 g Sumbangan setiap alil efektif terhadap bobot buah adalah 100 g Frekuensi genotip yang mempunyai 5 alil efektif adalah 28/256 Genotip yang memiliki bobot buah 700 g memiliki susunan konstitusi genetik AABbccDD

B-S

7. 8. 9.

B-S B-S B-S

S B S

10.

B-S

11. 12. 13. 14. 15.

B-S B-S B-S B-S B-S

S B B S B

Soal pilihan ganda B No. Soal 1. Segregasi transgresif merupakan penampilan sifat pada keturunan F1 yang sedang segregasi kadang-kadang 2. melebihi penampilan salah satu atau kedua tetuanya. Asumsi pengendalian gen secara poligenik adalah, tidak ada dominasi, setiap alil efektif efeknya sama, tidak terjadi 3. 4. epistasis, terjadi linkage. Gambar kurva kontinu biasanya diperlihatkan oleh sifat yang dikontrol oleh banyak gen/kuantitatif. Karakter poligenik biasanya dikendalikan banyak gen , nilainya tinggi pada sifat kuantitatif, pemindahan sifat dari suatu generasi ke generasi berikutnya, penampilannya 5. diskontinyu. Dalam suatu percobaan untuk sifat poligenik, ternyata dihasilkan lima kelas fenotipe yang merupakan hasil selfing tanaman F1. 6. Bagian diantara individu F2 yang B-S S B-S B B-S B-S S B B-S S Pilihan B-S Jawaban S

sama dengan kedua tetuanya adalah 1/16. Karakter poligenik dikendalikan oleh gen-gen mayor yang dapat terekspresikan secara fenotipik terlihat dan dapat dibedakan dengan populasi lain. Karakter warna bunga merupakan salah satu contoh karakter yang dikendalikan secara poligenik. Perkembangan dan ekspresi sebuah karakter poligenik sebagian besar bergantung pada faktor-faktor lingkungan. Karakter poligenik dikendalikan oleh sedikit gen yang masing-masing gen berkonstribusi terhadap ekspresi karakter kuantitatif secara bersamaan (aditif). Genotip A berbuah dengan bobot rata-rata 300 g, Genotip B rata-rata bobot buahnya 900 g. Rata-rata bobot buah F1nya sebesar 600 g. Pada generasi F2 ternyata masingmasing sebanyak 1/268 nya memiliki bobot buah 200 dan 1000 g. Maka gen pengendali bobot buahnya sebanyak 4 pasang gen. Konstribusi gen dominan atau sumbangan setiap alil efektif terhadap bobot buah adalah sebesar 120 gram. Bobot buah dasarnya adalah sebesat 200 g

7. 8. 9.

B-S B-S B-S

S B S

10.

B-S

11. 12.

B-S B-S

S B

13. 14. 15.

Sumbangan setiap alil efektif terhadap bobot buah adalah 100 g Frekuensi genotip yang mempunyai 5 alil efektif adalah 28/256 Genotip yang memiliki bobot buah 700 g memiliki susunan konstitusi genetik AABbccDD

B-S B-S B-S

B S B

GENETIKA POPULASI DAN PLOGENIK 1. Suatu persilangan kultivar tanaman tomat homozigot non efektif yang tingginya 50 cm dengan kultivar lainnya menghasilkan keturunan tinggi rata-ratanya 69 cm. Dari 980 tanaman F2 terdapat masing-masing 4 tanaman yang tingginya sama dengan tetuanya. a) Berapa jumlah gen yang terlibat untuk sifat tinggi tersebut ? b) Berapa kontribusi tinggi dari setiap alil efektif (gen dominan) ? c) Berapa alil efektif yang terdapat pada tanaman yang mempunyai tingginya 64,25 cm ? d) Berapa frekunesi dan jumlah tanaman F2 yang memiliki tinggi 73,75 cm ? 2. Dari hasil persilangan dua galur murni tanaman cabai yang berbeda tingginya diperoleh keturunan F1 yang tingginya 36 cm. Dari 1790 tanaman F2 terdapat masing-masing 7 tanaman yang tingginya sama dengan tetuanya. Diketahui pula bahwa sumbangan setiap alil efektif terhadap penambahan tinggi adalah sebesar 4 cm. a) Berapa jumlah gen yang terlibat untuk sifat tinggi ini ? b) Berapa tinggi masing-masing tetua ? c) Berapa alil efektif yang terdapat pada tanaman yang tingginya 44 cm ? d) Berapa jumlah tanaman populasi F2 yang mempunyai 3 alil efektif ?

SEGREGASI TRANSGRESIF DAN POLIGENIK 1. Genotip A berbuah dengan bobot rata-rata 325 g, genotip B rata-rata bobot buahnya 525 g. Rata-rata bobot buah F1 hasil persilangan A X B sebesar 425 g. Pada 280 tanaman generasi F2 terdapat segregasi transgresif masing-masing sebanyak empat tanaman yang memiliki bobot 125 g dan 725 g.

10

a. Berapa gen pengendali karakter buah tersebut ? b. Berapa gram bobot dasar buahnya ! c. Berapa sumbangan setiap alil efektif terhadap bobot buah ? d. Tuliskan frekuensi fenotipik untuk bobot buah tersebut ! e. Bagaimana kelas bobot buah tersebut ? f. Tuliskan genotip-genotip tetuanya ! 2. Genotip K berbuah dengan bobot rata-rata 575 g, genotip L rata-rata bobot buahnya 825 g. Rata-rata bobot buah F1 hasil persilangan K X L sebesar 625 g. Pada 264 tanaman generasi F2 terdapat segregasi transgresif masing-masing sebanyak delapan tanaman yang memiliki bobot 325 g dan 925 g. a. Berapa gen pengendali karakter buah tersebut ? b. Berapa gram bobot dasar buahnya ! c. Berapa sumbangan setiap alil efektif terhadap bobot buah ? d. Tuliskan frekuensi fenotipik untuk bobot buah tersebut ! e. Bagaimana kelas bobot buah tersebut ? f. Tuliskan genotip-genotip tetuanya ! 3. Genotipe A berbuah dengan bobot rata-rata 325 g, genotipe B rata-rata bobot buahnya 725 g. Rata-rata bobot buah F1 hasil persilangan A X B sebesar 525 g. Pada generasi F2 ternyata masing-masing sebanyak 1/268-nya memiliki bobot 125 g dan 925 g. a. berapa gen pengendali karakter buah tersebut ? b. berapa gram bobot dasar buahnya ! c. berapa sumbangan setiap alil efektif terhadap bobot buah ? d. tuliskan frekuensi fenotipik untuk bobot buah tersebut ! e. bagaimana kelas bobot buah tersebut ? f. berapa alil efektif pengendali pada tanaman yang berbobot 825 g ? g. tuliskan genotipe-genotipe tetuanya ! 4. Genotipe A berbuah dengan bobot rata-rata 250 g, genotipe B rata-rata bobot buahnya 850 g. Rata-rata bobot buah F1 hasil persilangan A X B sebesar 550 g. Pada generasi F2 ternyata masing-masing sebanyak 1/268-nya memiliki bobot 150 g dan 950 g. a. berapa gen pengendali karakter buah tersebut ?

11

b. berapa gram bobot dasar buahnya ! c. berapa sumbangan setiap alil efektif terhadap bobot buah ? d. tuliskan frekuensi fenotipik untuk bobot buah tersebut ! e. bagaimana kelas bobot buah tersebut ? f. berapa alil efektif pengendali pada tanaman yang berbobot 725 g ? g. tuliskan genotipe-genotipe tetuanya !

5. Suatu persilangan antara tanaman dengan tinggi 100 cm dengan 180 cm menghasilkan F1 dengan tinggi rata-rata 140 cm. Dari 512 tanaman F2 masing-masing terdapat dua tanaman yang tingginya sama dengan kedua tetuanya. a. Berapa pasang gen yang terlibat ? b. Berapa kontribusi dari setiap gen dominan/alil efektif ? c. Berapa frekuensi dan jumlah tanaman F2 yang memiliki tinggi 160 cm ? dan tuliskan genotipnya ! 6. Dari hasil persilangan dua galur murni tanaman tomat yang berbeda tingginya, diperoleh keturunan F1 yang tingginya 36 cm. Dari 1790 tanaman F2 terdapat masing-masing 7 tanaman yang tingginya sama dengan tetuanya. Diketahui pula bahwa sumbangan setiap alil efektif terhadap penambahan tinggi adalah 4 cm. a. Berapa jumlah gen yang terlibat untuk sifat tinggi ini? b. Berapa tinggi masing-masing tetua? c. Berapa alil efektif yang terdapat pada tanaman yang tingginya 44 cm? d. Berapa jumlah tanaman populasi F2 yang mempunyai 3 alil efektif?

12