Anda di halaman 1dari 5

PANDU GELOMBANG OPTIK

Penulis Syaiful Arifin, pembimbing Gontjang Prajitno


Apa itu pandu gelombang optik?
Sebelum mengarah pada apa itu pandu gelombang optik, alangkah baiknya kalau kita
mengetahui terlebih dahulu apa itu gelombang optik. Gelombang optik yang dimaksud disini
adalah gelombang elektromagnetik atau yang lebih akrab dengan sebutan cahaya. Sedangkan
yang dimaksud dengan gelombang terpandu adalah ketika arah rambatnya bisa diatur dengan
metode tertentu.
Bagaimana gelombang optik bisa terpandu?
Pada prinsipnya cara kerja pandu gelombang optik didasarkan pada sifat cahaya
ketika mengenai permukaan zat dengan indeks bias yang berbeda seperti yang diberikan oleh
hukum snellius. Hukum snellius I yang berbunyi :
Jika suatu cahaya melalui perbatasan dua jenis zat cair, maka garis semula tersebut adalah
garis sesudah sinar itu membias dan garis normal dititik biasnya, ketiga garistersebut terletak
dalam satu bidang datar
1
;
Dan hukum snellius II yang berbunyi :
Perbandingan sinus sudut datang dengan sinus sudut bias selalu konstan. Nilai konstanta
dinamakan indeks bias(n)
2
.


1
2
sin
sin
n
n
r
i
= .................................. (1)
atau
2
1
' sin
' sin
n
n
r
i
= ......................... (2)



Sumber: http://blog.uad.ac.id/rudi/2012/01/02/pembiasan-cahaya/:23/10/2012

Jika pada persamaan (2) kita letakan suatu kondisi dimana r= 90
0
, maka i pada saat itu
disebut sebagai sudut kritis. Yaitu sudut dimana tidak ada cahaya yang dibiaskan
3
. Sehingga
Gambar 1 pembiasan cahaya melalui lensa planar

apabila dalam suatu medium yang kontinu dimana sudut datang suatu cahay lebih kecil dari
pada sudut kritisnya, maka cahaya tersebut bisa terpandu.

Gambar 2 Cahaya terpandu dalam sebuah serat optik
Sumber : http://alby13.blogspot.com/2009/04/fiber-optics-future-of-internet.html:23/10/2012
Mengapa gelombang optik bisa terpandu?
Sesuai dengan penjelasan diatas, maka suatu cahaya bisa terpandu adalah karena
sudut datang cahayanya lebih kecil dari sudut kritis. Untuk itu maka dalam fiber optik
misalnya, indeks bias cladding haruslah jauh lebih kecil dari pada indeks bias core-nya.

Gambar 3 Komponen fiber optik
Apa saja aplikasi pandu gelombang optik?
Sampai saat ini telah banyak aplikasi dari pandu gelombang optik. Seperti sebagai
sensor optik, Media transmisi jarak jauh, dan lain sebagainya.

1. Core
2. Cladding
3. Buffer
4. Jacket

n
2
<< n
1
Pandu gelombang dalam kotak

Gambar 4 Kotak pemandu gelombang
Sumber : anonim.Lecture 10: TEM, TE, and TM Modes forWaveguides. Rectangular
Waveguide. Whites, EE 481 Lecture 10.

Dalam hal ini dianggap bahwa gelombang elektromagnetik merambat dalam arah z
4
. Dari
persamaan Maxwell didapatkan nilai curl medan EM adalah :

H j
E E E
z y x
z y x
E
z y x
e =
(
(
(
(
(

c
c
c
c
c
c
= V

........................................ (3)

Atau
x
y
z
H j
z
E
y
E
e =
c
c

c
c
......................................................... (4)

y
z x
H j
x
E
z
E
e =
c
c

c
c
......................................................... (5)
y
x
y
H j
y
E
x
E
e =
c
c

c
c
......................................................... (6)
Sumber : anonim.Lecture 10: TEM, TE, and TM Modes forWaveguides. Rectangular
Waveguide. Whites, EE 481 Lecture 10.
Akan tetapi karena perubahan medan listrik pada komponen z diketahui
( )
( )
z j
z j
e j
z
e
|
|
|

=
c
c
............................................................ (7)
Maka akan didapatkan persamaan
x y
z
H j E j
y
E
e | = +
c
c
....................................................... (8)
y
z
x
H j
x
E
E j e | =
c
c
.................................................... (9)
Kemudian jika persamaan 7,8, dan 9 saling kita subtitusikan, maka akan didapatkan
persamaan
|
|
.
|

\
|
c
c

c
c
=
x
H
y
E
k
j
H
z z
c
x
| ec
2
......................................... (10)
|
|
.
|

\
|
c
c

c
c
=
y
H
x
E
k
j
H
z z
c
y
| ec
2
......................................... (11)
|
|
.
|

\
|
c
c
+
c
c
=
y
H
x
E
k
j
E
z z
c
x
e |
2
.......................................... (12)
|
|
.
|

\
|
c
c
+
c
c
=
x
H
y
E
k
j
E
z z
c
y
e |
2
.......................................... (13)
Dengan
2 2
| k k
c
....................................................................... (14)
c e
2 2
= k ......................................................................... (15)
Jenis-jenis mode penjalaran gelombang EM dalam kotak pandu gelombang optik
Dari persamaan 10 sampai dengan 13, kemudian dibuat berbagai kondisi sehingga
penjalaran gelombang EM dapat dikelompokan dalam 3 mode, yaitu :
1. TE(Transverse Electric)
2. TM(Transverse Magnetic)
3. TEM(Transverse Electric & Magnetic)
Mode TE
Pada mode ini E
z
= 0 dan H
z
0. Konsekuensi dari kedua kondisi tersebut jika kita
masukan ke persamaan 10 hingga 15 adalah
2 2
,
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
=
b
n
a
m
k
mn c
t t
, m,n=1,2,3,... ....................................... (16)
mn c
mn
k k ,
2 2
= = | | ...................................................................... (17)
Mode TM
Berkebalikan dengan mode TE pada mode ini H
z
= 0 dan E
z
0. Dan seperti
sebelumnya konsekuensinya adalah
2 2
,
2
1
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
=
b
n
a
m
f
mn c
t t
c t
, m,n=1,2,3,... ......................... (18)
Mode TEM
Pada mode ini H
z
= E
z
= 0. Dan konsekuensinya adalah
0 =
c
f ................................................................................................. (19)
Sumber : anonim.Lecture 10: TEM, TE, and TM Modes forWaveguides. Rectangular
Waveguide. Whites, EE 481 Lecture 10.
Daftar pustaka

1
http://www.scribd.com/doc/38018616/Hukum-Snellius:23/10/2012
2
http://www.scribd.com/doc/38018616/Hukum-Snellius:23/10/2012
3
Wibowo Rudi, Rubiyanto Agus. 2012. Desain Sensor Konsentrasi Larutan NaCl
Menggunakan Serat Optik Moda Jamak dengan Model W-System. JURNAL SAINS
DAN SENI ITS Vol. 1, No. 1, (Sept. 2012) ISSN: 2301-928X.
4
anonim.Lecture 10: TEM, TE, and TM Modes forWaveguides. Rectangular Waveguide.
Whites, EE 481 Lecture 10.