Anda di halaman 1dari 3

Gerak terjadi dalam kehidupan

sehari-hari, Pembahasan gerak selalu terkait dengan gaya dan energi. Bidang ilmu yang membahas masalah ini disebut mekanika. Mekanika dibedakan menjadi dua bagian, pertama kinematika, yaitu bagian yang mendeskripsikan gerak benda tanpa melihat penyebabnya kedua: dinamika, bagian yang membahas gerak benda beserta penyebabnya. Bahan ajar ini hanya membahas kinematika, dinamika dibahas dalam bahan ajar yang lain. Pembahasan gerak akan melibatkan berbagai besaran antara lain jarak, perpindahan, kelajuan, kecepatan, dan percepatan. Secara garis besar, bahan ajar ini juga mendiskusikan gerak berdasar lintasannya

A. Penting dalam memahami gerak


Sebelum mendiskusikan tentang gerak secara mendalam, ada beberapa hal penting akan kita diskusikan lebih dahulu, yaitu: kerangka acuan, jarak, perpindahan, kelajuan, kecepatan, dan percepatan.

1. Kerangka acuan, sistem koordinat dan pengertian gerak


bayangkan kereta api tersebut sedang melintas di depan anda. Penumpang yang duduk dalam kereta tersebut, menurut anda bergerak atau diam? Jawabaannya bergerak sekaligus diam! Kok aneh, seseorang bisa dalam keadaan diam dan bergerak secara bersamaan. Dapatkah anda memberikan penjelasan? Apakah yang dimaksud dengan gerak.

Misalnya kereta api pada gambar 1 melintas dengan kecepatan 50 km/jam. Ketika anda sedang duduk dalam kereta api tersebut, anda melihat seorang penumpang lain berjalan ke arah gerbong depan dengan kecepatan 5 km/jam, seperti terlihat pada gambar1. titik acuan gerak orang tersebut adalah kereta api. Orang lain yang berada di luar kereta api akan melihat orang tersebut berjalan dengan kecepatan 55 km/jam (mengapa?). Bagaimana bila orang tersebut bergerak ke arah gerbong belakang. Setiap gerak didefinisikan sebagai perubahan posisi relatih terhadap titik acuan tertentu. Namun dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan bumi (tanah) sebagai titik acuan. Banyak besaran fisis lain yang pengukuran kuantitasnya juga menggunakan titik acuan, contohnya jarak. Anda menyebut perjalanan menuju Jakarta, menempuh jarak 800 km. Pertanyaan yang muncul, dari mana titik acuannya? Kalau dari Surabaya, mungkin benar, tetapi kalau dari Semarang apakah juga 800 km? Selain jarak, bila kita menyatakan selang waktu dan arah juga harus menggunakan titik acuan. Untuk mempermudah penentuan jarak dan arah, kita sering menggunakan sumbu-sumbu koordinat seperti ditunjukkan pada gambar 2, yang lazim disebut sistem koordinat Cartesius dua dimensi (2D). Dengan sistem koordinat tersebut akan lebih mudah untuk menentukan titik acuan. Posisi yang terletak di sebelah kanan titik asal koordinat titik (0,0)- pada sumbu x diperjanjikan memiliki nilai x positif; yang berada di sebelah kiri titik asal pada sumbu x memiliki nilai x negatip. Posisi titik-titik di atas titik asal pada sumbu y memiliki nilai y positif, sedangkan titik-titik yang berada di bawah titik asal pada sumbu y diperjanjikan memiliki nilai y negatif. Sembarang titik yang lain dapat ditentukan posisinya dengan menggunakan sumbu-sumbu x dan y, misalnya posisi

titik A pada gambar 2 adalah (2,3). Artinya, titik tersebut berada 2 satuan di sebelah kanan titik asal, searah sumbu x dan 3 satuan di atas titik asal, searah sumbu y. Tentukan posisi titik B, pada gambar 2!

2.Kecepatan dan Kelajuan, jarak dan Perpindahan


Bila kita mendiskusikan gerak, kita pasti sampai pada istilah kecepatan. Misalnya, mobil bergerak ke arah timur menempuh jarak 240 km dalam waktu 3 jam, berapakah kecepatan mobil tersebut? Dalam percakaan sehari-hari kata kecepatan (velocity) sering dirancukan penggunaannya dengan kata kelajuan (speed). Pada fisika, ada perbedaan yang jelas antara kecepatan dan kelajuan. Kecepatan memiliki dua hal, yaitu besar dan arah, sedangkan kelajuan hanya memiliki besar tetapi tidak memiliki arah, seseorang bersepeda 5 km/jam ke arah utara, informasi yang diungkapkan adalah kecepatan. Jadi, kecepatan dapat pula dinyatakan sebagai kelajuan yang disertai arah. Selain kecepatan dan kelajuan, dalam kehidupan sehari-hari sering juga dianggap sama antara jarak dan perpindahan. Bila suatu benda bergerak, jarak menyatakan panjang lintasannya yang ditempuh benda selama geraknya, sedangkan perpindahan menyatakan perbedaan posisi akhir benda dibandingkan posisi awalnya. Untuk memperjelas perbedaan