Anda di halaman 1dari 2

BAGIAN 3 Metode Konfigurasi Kolom Terbaik Memperkirakan Perubahan Rs Resolusi, Rs, perubahan langsung dengan akar kuadrat dari

perubahan jumlah kolom pelat. Karena nomor plat berubah langsung dengan panjang kolom, resolusi akan mengubah secara langsung dengan akar kuadrat dari rasio panjang kolom (L). Rs2 = Rs1 x (L2/L1)0.5 Dimana: Rs1 = Resolusi dengan kolom # 1 Rs2 = Resolusi dengan kolom # 2 L1 = Panjang Kolom # 1 L2 = Panjang Kolom # 2 Memperkirakan Perubahan dalam Analisis Waktu dan Tekanan Balik Dengan cara yang sama, kita dapat memprediksi bagaimana analisis waktu (T) dan tekanan balik (P) akan berubah dengan panjang kolom. T2 = T1 x L2/L1 P2 = P1 x L2/L1 Dimana: T1= Analisis waktu dengan kolom # 1 T2= Analisis waktu dengan kolom # 2 P1 = Tekanan dengan kolom # 1 P2 = Tekanan dengan kolom # 2

Akankah Kolom Yang Berdiameter Kecil Bekerja Untuk Aplikasi Anda? Ketersediaan kolom HPLC analitis dengan diameter internal kurang dari 4,6 mm menyediakan kromatografer dengan pilihan untuk mengembangkan metode dengan biaya yang lebih efisien. Pelarut Saver (3.0 mm id) dan diameter sempit (2.1 mm id).

Pemakaian Pelarut Langsung Terkait Pada Volume Kolom Tabel 3-1 Column Dimensions mm 4.6 x 250 4.6 x 150 3.0 x 250 3.0 x 150 2.1 x 150 Internal Volume mL 2.50 1.50 1.06 0.64 0.30 Calculated Peak Volume 550 430 240 188 94 Solvent Consumption mL 18.9 11.4 8.0 4.8 2.4 19,000 11,000 19,000 11,000 11,000 % Solvent Reduction 0 40 58 74 87

Salah satu cara untuk mengurangi konsumsi pelarut HPLC adalah dengan menggunakan kolom dengan diameter lebih kecil dari "standar" 4.6 mm id. Kolom Pelarut Saver dan kolom berdiameter sempit dapat mengurangi konsumsi pelarut sebesar 60-80%. Efisiensi Optimal Dengan Kolom Yang Berdiameter Kecil Langsung Terkait Volume Puncak Efisiensi yang optimal (N) mensyaratkan HPLC agar sesuai dengan kolom yang berdiameter kecil. Volume puncak setiap pita elusi berkurang secara signifikan sesuai dengan berkurangnya diameter kolom (Tabel 3-1). Puncak dengan nilai k rendah sangat penting, karena memiliki volume puncak terendah dalam kromatogram. Kolom Yang Berdiameter Kecil Perlu Pengurangan Laju Alir Kromatografer banyak menggunakan kolom berdiameter kecil (<4,6 mm id) untuk mengurangi limbah pelarut atau meningkatkan sensitivitas ketika sampel terbatas. Mengganti kolom yang memiliki kemasan yang sama, panjang yang sama, tapi diameter yang lebih kecil mengharuskan Anda mengurangi laju aliran untuk mempertahankan waktu retensi yang sama dan resolusi untuk puncak dalam kromatogram aslinya.