LAMPIRAN – LAMPIRAN

...... Di Tempat Dengan hormat. Jawaban yang Bapak/Ibu berikan akan dijamin kerahasiannya dan hanya dipergunakan sebagai bahan penelitian untuk penulisan Tugas Akhir ini Demikianlah surat permohonan ini kami buat. Nopember 2010 . Saya yang bertanda tangan dibawah ini selaku mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Semarang..... . Semarang....141.Kepada : Yth. dan atas kerjasama yang Bapak/Ibu berikan saya ucapkan terima kasih.... dengan : Nama : MUAMAR NIM : C.....09...0020 Akan melakukan penelitian Tugas Akhir Sarjana Strata Satu dengan judul : ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL DI JAWA TENGAH Berkaitan dengan hal tersebut kiranya Bapak/Ibu sebagai berkenan untuk mengisi kuesioner yang terlampir dengan jawaban yang tepat dan sejujur-jujurnya....

MUAMAR 2 .

......... > 5 Th c..... 3 % . Kontraktor Grade 4 e....5 % b...... 500 jt-1milyar 8......3 % c. 100-500 jt c. tidak b. tidak Saudara berpengaruh terhadap biaya yang telah direncanakan pada awal proyek 10. Lainya (... Jabatan anda dalam Kontraktor adalah: ..2 % d. Kontraktor Grade 2 c.. Nama anda: ……………………………………………………………..... < 0... 1.5 % .. < 20 tahun a.. Kontraktor Grade 6 3... ya b.. 1 % ..%) 11.. 2. > 2 % ....... 20-50 tahun b. < 1 Th a... Kontraktor Grade 1 b...... 1-5 Th c....BAGIAN 1 – PROFIL PERUSAHAAN Bagian ini berhubungan dengan informasi mengenai Anda dan perusahaan tempat Anda bekerja...... 4.. S1 d.. < 1 % b.... Kontraktor tempat anda bekerja termasuk dalam klasifikasi Kontraktor : a..... Sederajat SMA a. >1 milyar 5.. ya a. 1 % . < 100 juta b........... Pendidikan terakhir anda adalah : 7.....5 % d... Apakah keterlambatan yang terjadi pada proyek yang telah dikerjakan a. 0.. Berapa rata-rata nilai proyek yang dikerjakan setiap tahun : b.......e....Diploma 6. Sudah berapa lama anda bekerja dalam bidang industri konstruksi a.....Berapa prosentase ( % ) kenaikan biaya akibat keterlambatan proyek yang terjadi : 1 .. > 50 tahun c..1 % c.. apakah dalam suau pekerjaan konstruksi selalu mengalami keterlambatan pekerjaan : a. Kontraktor Grade 5 f... Usia anda pada saat ini adalah : b.. Berapa presentase (%) keterlambatan yang terjadi pada proyek yang Bapak / Ibu / Saudara pernah kerjakan : a...... S2 d....%) Bapak/Ibu / 9.......... lainya (............ Kontraktor Grade 3 d.. Menurut Bapak / Ibu / Saudara.

Pemilihan Lokasi Yang Beresiko Daerah yang rawan gempa Daerah yang rawan banjir (tergenang air hujan) Perbedaan ketinggian tanah dan longsor Lokasi proyek ekstrim dan berupa tebing curam a b c d e a b c d e Tingkat pengaruh 2 . Keterangan : a = Sangat tidak berpengaruh b = Tidak berpengaruh c = Cukup berpengaruh d = Berpengaruh e = Sangat berpengaruh Berdasarkan pengalaman Anda. Pembebasan Lahan Birokrasi terlalu panjang Pembayaran ganti rugi tidak sesuai Mengabaikan AMDAL dalam pembangunan Pembengkakan estimasi dana yang bersumber dari Kenaikan biaya pembebasan lahan Pembongkaran dari hasil pembebasan lahan 2.BAGIAN 2: FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN PROYEK Bagian ini berhubungan dengan faktor – faktor yang mempengaruhi keterlambatan proyek . tentukan ( dengan melingkari angka yang sesuai ) tingkat pengaruh faktor – faktor yang mempengaruhi keterlambatan suatu proyek pembangunan Tol di Jawa Tengah Faktor – faktor NON TEKNIS 1.

masjid. Pengaruh Cuaca Intensitas curah hujan Banjir akibat kurangnya penanganan drainase Banjir akibat kurangnya penanganan drainase Sementara selama masa konstruksi Terdapat tanah jenis lempung yang lembek apabila terkena air hujan dan menyebabkanTerhambatnya produktifitas Longsor yang berupa luncuran dari tebing yang menutup akses jalan menuju lokasi 4. Faktor karakteristik tempat pelaksanaan a b c d e a b c d e pekerjaan Faktor sosial dan budaya Pengaruh keamanan lingkungan terhadap pembangunan proyek Penglihatan atau tanggapan lingkungan sekitar Akses ke lokasi proyek Tempat penyimpanan bahan/material Kebutuhan ruang kerja 3 .Kondisi tanah yang labil Lokasi daerah yang dianggap keramat oleh warga setempat (kuburan.dll) 3.

TEKNIS 1. Teknologi pelaksanaan konstruksi Inovasi teknologi alat berat Penggunaan bahan additive Adonan campuran beton yang matang Penggunaan concrete batching plant Penggunaan teknologi terbaru yakni PPCP a b c d e (prestressed prefabricated concrete pavement) tanpa terkendala musim hujan Teknologfi desain dengan perangkat komputer canggih sehingga membuat alternatif desain Concrete paver (mesin untuk meng-hamparkan material beton untuk membuat perkerasan jalan) Asphalt Mixing Plant (mesin pencampur aspal dengan agregat batu) 2. Mobilisasi dan pekerjaan persiapan Kerusakan peralatan Ketersediaan peralatan Keterlambatan pengiriman peralatan Kekurangan bahan konstruksi Keterlambatan pengiriman bahan Keterlambatan pabrikasi khusus bahan bahan bangunan Kekurangan tenaga kerja a b c d e 4 .

Pekerjaan foundasi tiang pancang a b c d e 5 . Pekerjaan Lantai kerja (Lean Concrete) Kurang ratanya lantai kerja Kualitas lantai kerja sehingga tanah dasar kurang stabil Kurang efektif pada saat pemasangan besi beton Kesulitan waktu pengecoran a b c d e 6.Sertifikasi tenaga kerja Ketersdiaan keuangan selama pelaksanaan Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dollar 3. Survey / Pengukuran Kemampuan tenaga kerja Pengetahuan dan pengalaman tenaga kerja kurang Ketelitian tenaga surveyor kurang baik Kesalahan penentuan dari as jembatan Kesalahan elevasi a b c d e 4. Pekerjaan Galian Cofferdam tidak kedap air Ketersediaan peralatan Cofferdam tidak tahan terhadap desakan air Produktifitas peralatan Hujan terus menerus sehingga terpengaruh banjir Kualitas peralatan a b c d e 5.

Menimbulkan getaran yang dapat mengganggu lingkungan Kekeliruan memperkirakan nilai daya dukung tiang Tanah tidak sesuai dengan perencanaan Akses jalan menuju lokasi proyek Kekurangan bahan konstruksi tiang pancang Produktifitas peralatan Kerusakan bahan ditempat penyimpanan Status peralatan (milik pekerja.perusahaan atau sewa) Kualitas bahan 7. Abutment dan Pier Tidak melakukan pengukuran kembali Pembesian kurang rapi Tenaga yang kurang berpengalaman Bahan tidak sesuai dengan persyaratan mutu Keterlambatan pengiriman bahan yang akan mengurangi mutu Kualitas pengontrolan pekerjaan Perubahan desain Komunikasi antara konsultan dan Penyedia jasa Daerah terjal/rawan gempa Tidak melakukan Curing setelah penyetopan pengecoran a b c d e 6 .

Stressing beam & Deck-Slab Pengetahuan dan pengalaman tenaga kerja kurang baik Keterlambatan pengiriman bahan girder Permasalahan lalu-lintas pada saat pengiriman Terbatasnya tenaga kerja yang ahli untuk a b c d e pekerjaan stressing Akses jalan menuju lokasi proyek Perawatan peralatan untuk stressing Intensitas Curah hujan 9. Pekerjaan Erection Girder Pengetahuan dan pengalaman tenaga kerja kurang baik Mobilisasi alat.Banjir akibat kurangnya penanganan drainase sementara selama masa konstruksi 8.bahan dan pekerja Peralatan yang tidak bersumber dari ahlinya Safety yang dimiliki oleh penyedia jasa tidak memadai Perakitan alat yang kurang sempurna Kecelakaan kerja Perubahan desain Komunikasi antara konsultan dan Penyedia jasa Rusaknya alat Penghentian lounching girder karena hujan untuk a b c d e 7 .

Pekerjaan Jalan Rigid Pavement Trase jalan ekstrim dan berupa tebing curam Kondisi tanah yang labil Pemadatan kurang Terdapat tanah jenis lempung yang lembek apabila terkena air hujan dan menyebabkan terhambatnya produktifitas Diperlukan waktu lama untuk pengerjaan a b c d e perkerasan kaku Metode pengerjaan rumit Pada saat hujan air mengumpul pada Sub grade diantara bidang Pada waktu pelaksanaan lalu-lintas terhambat akibat pengecoran selebar jalan Biaya pengerjaan tinggi Kondisi permukaan retak-retak memanjang Beban terlalu berat dan berulang-ulang == o0o == 8 .menghindari slip Tidak dilakukanya trial peralatan Tidak sesuai dengan standar prosedur Lounching girder 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful