Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN STUDI KASUS KECIL

PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA KASUS PENYAKIT DALAM DI RSUP PERSAHABATAN

DISUSUN OLEH

ADILA FAHMIDA SAPTARI 0906513655

PROGRAM STUDI GIZI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA 2012

I.

GAMBARAN UMUM Nomor rekam medis : 1270632 Nama Umur Tanggal lahir Jenis kelamin Agama Alamat Pekerjaan Pendidikan Status Perkawinan Nama istri Pekerjaan Tanggal Masuk : Ny E : 60 tahun : 04-04-1952 : Perempuan : Islam : Pulo Gadung RT 007/001 : Ibu Rumah Tangga : SLTA : Menikah : Tn. Helmi Hamid : Pedagang : 13-11-2012

Tanggal pengamatan : 27-11-20012 28-11-2012 Ruangan Keluhan utama Keluhan lainnya Diagnosis medis : Dahlia Atas kamar 2 kelas III : Perut membesar sejak 2 bulan SMRS : Tungkai bengkak sejak 2 bulan SMRS : CAP dd/TB paru tingkat II, sindrom dyspepsia, CHF, HHD dd /

CAD dd, kardiomiopati DM, gula darah terkontrol, HT tingkat I, iskemi lateral septal susp CAD Terapi diet Obat : Diet DM 1700 kkal, RG II, ext putel : Tabel nama obat beserta fungsi dan efek samping
Nama Obat Captopril 2 x 125gr Fungsi Mengobati hipertensi, gagal jantung dan mencegah gagal ginjal akibat tekanan darah tinggi lipid-altering agents dapat dipertimbangkan penggunaannya pada individu yang mengalami peningkatan resiko artherosclerosis Efek Samping Ruam kulit, gangguan pengecapan, neutropenia, proteinuria, sakit kepala, lemas, hipotensi

Simvastatin 1 x 10gr

Abdominal pain, konstipasi, flatulens, astenia, sakit kepala, miopati, rabdomiolisis. Pada kasus tertentu terjadi angioneurotik edema. Efek samping lain yang pernah

vaskuler yang disebabkan oleh hiperkolesterolemia. selain itu juga merupakan penunjang pada diet ketat, bila respon terhadap diet dan pengobatan non-farmakologi tunggal lainnya tidak memadai. Penyakit jantung koroner. Pada penderita dengan penyakit jantung koroner dan hiperkolesterolemia, simvastatin diindikasikan untuk : o Mengurangi resiko mortalitas total dengan mengurangi kematian akibat penyakit jantung koroner. o Mengurangi resiko infark miokardial non fatal. o Mengurangi resiko pada pasien yang menjalani prosedur revaskularisasi miokardial. o Hiperkolesterolemia. Menurunkan kadar kolesterol total dan LDL pada penderita hiperkolesterolemia primer (Tipe IIa dan IIb). IVFD NaCl 0,9% Dextrose d52 Spironolactone 1 x 100gr Mengganti cairan plasma isotonik yang hilang, mengganti cairan pada kondisi alkalosis hipokloremia Menangani pasien yang memiliki hiperaldosteronism, kadar kalium rendah dan edema.

dilaporkan pada golongan obat ini : Neurologi : disfungsi saraf cranial tertentu, tremor, pusing, vertigo, hilang ingatan, parestesia, neuropati perifer, kelumpuhan saraf periferal. Reaksi hipersensitif : anafilaksis, angioedema, trombositopenia, leukopenia, anemia hemolitik. Gastrointestinal : anoreksia, muntah. Kulit : alopecia, pruritus. Reproduksi : ginekomastia, kehilangan libido, disfungsi ereksi. Mata : mempercepat katarak, optalmoplegia.

Demam, iritasi atau infeksi pada tempat injeksi, thrombosis atau flebitis yang meluas dari tempat injeksi, ekstravasasi Muntah, diare, mulut kering, abdominal pain or cramps, haus, sakit kepala, menggangu siklus haid, kesulitan ereksi, lemah dan lesu, penumbuhan rambut di bagian tubuh lemah, sakit kepala, kebingungan, haus, perut bermasalah, muntah, pandangan kabur, konstipasi, kegelisahan, kram otot

Furosemide 1 x 40gr

Mengurangi pembengkakan dan retensi cairan yang disebabkan oleh berbagai masalah medis termasuk penyakit jantung atau hati. Selain itu obat ini juga menangani tekanan darah tinggi dan membuat ginjal mengeluarkan kelebihan air dan garam dari tubuh melalui urin. Menangani GERD (gastroesophagonal reflux disease), mencegah kerusakan pada esophagus, mengobati ulcers dan mengobati lambung

Omeprazole 2 x 200

konstipasi, gas, mual, muntah, ssakit kepala

yang mengeluarkan jumlah asam yang banyak Gliquidone 2 x 15 gr Menstimulasi sel pada islet Langerhans pancreas untuk melepaskan insulin endogen. Selain itu menyebabkan jaringan-jaringan perifer menjadi lebih sensitive terhadap insulin dan hasilnya adalah penurunan sintesis insulin secara keseluruhan. Hipoglikemia, kelaparan, berkeringat, bergetar, bingung dan mengantuk. Alergi, rash, intoleransi pada saluran pencernaan, naunsea, muntah (sangat jarang terjadi).

II.

PENGKAJIAN GIZI A. Riwayat Gizi Sebelum sakit Sebelum sakit pasien memiliki nafsu makan yang baik, dengan frekeunsi makan 3 kali makan besar setiap hari dan selingan yang tidak menentu. Pasien suka makan sayur dan buah namun di samping itu juga sering mengomsumsi goreng-gorengan. Kebiasaan pasien adalah makan pagi dengan nasi uduk, kerupuk, sayur labu siam dan tempe. Lalu untuk makan siang dan malam pasien biasanya mengomsumsi nasi, sayur, dan lauk nabati/hewani. Pasien jarang melakukan olahraga dan memiliki aktivitas fisik yang ringan. Pasien juga sering mengomsumsi teh manis.

Tabel food recall 24 hours sebelum sakit


Zat Energi Protein Lemak Karbohidrat Satuan Kkal Gram Gram Gram

Asupan 1714 71.7 48.3 277.4

Kebutuhan 1300 65 29 195

Persentase 131% 110.3% 166% 142%

Setelah masuk rumah sakit Pasien tetap memiliki nafsu makan yang baik namun begitu pasien tidak pernah bisa menghabiskan bubur setiap kali makan. Tabel Data Food Recall 24 Hours Setelah Masuk Rumah Sakit

Zat

Satuan

Asupan Asupan hari I hari II

Ratarata

Kebutuhan Persentase

Energi Protein Lemak Karbohidrat

Kkal Gram Gram Gram

1508 79.6 59.8 148.8

1585 88.6 69.9 143.9

1546 84.1 64.85 146.35

1700 85 38 255

90.9% 89.8% 170% 57.3%

B. Data Biokimia Tabel Hasil Pemeriksaan Laboratorium pada tanggal 23 November 2012 Spesimen Hematologi Darah rutin Leukosit Hitung Jenis Netrofil Limfosit Monosit Eosinofil Basofil Eritrosit Hemoglobin Hematokrit MCV MCH RDW-CV MCHC Trombosit
Analisis Protein

Kadar

Nilai Normal

Keterangan

5.89 rb/mm3 71.6% 15,8% 9.3% 3.1 % 0,2 % 3.82 jt/ul 9.7 g/dl 30 % 78.3 fL 25.4 pg 15.9% 32.4 157 rb/mm3 6.3 g/dl 2.9 g/dl

5-10 rb/mm3 50-70% 25-40% 2-8% 2-4 % 0-1% 4,5 5,5 jt/ul 13-16 g/dl 40-52 % 80-100 Fl 26-34 pg 11,5-14,5% 32-36 150-440 rb/mm3 6 7,8 g/dl 4 5,2 g/dl

Normal Tinggi Rendah Tinggi Normal Normal Rendah Rendah Rendah Normal Rendah Tinggi Normal Normal Normal Rendah

Protein Total Albumin

Fungsi Jantung LDH (06.00) (12.00) (18.00) 301 U/l 248 mg/dl 220 mg/dl 299 mg/dl 230 460 U/l 70-199 mg/dl Normal Tinggi Glukosa sewaktu (26/11/2012)

C. Data Antropometri Berat badan 6 bulan lalu Berat badan saat ini Tinggi badan Berat Badan Ideal IMT : 47 kg : 49 kg : 152 cm : 52.8 kg : 21 (normal)

Kebutuhan kalori Menggunakan rumus menggunakan rumus Perkeni


BMR = ((25 x BBI) - Koreksi Umur + Aktivitas Fisik) x Faktor stress = ((25 x 46.8) - 10% + 10%) x 1.5 = 1755 kkal ~ 1700 kkal

Jumlah kalori yang dibutuhkan adalah 1755 kkal, dibulatkan menjadi 1700 kkal

Perhitungan Kebutuhan Makronutrien

Kebutuhan Karbohidrat 60% x 1700 kkal = 1020 kkal setara dengan 255 gram karbohidrat.

Kebutuhan Lemak 20% x 1700 kkal= 340 kkal setara dengan 38 gram lemak

Kebutuhan Protein 20% x 1700 kkal= 340 kkal setara dengan 85 gram protein

D. Data Klinis/ fisik Klinis


6

Tabel Data Klinis


Hasil pemeriksaan Nadi Suhu Tekanan darah Respirasi 27/11/2012 Hasil 78 37oC 130/70 24 Ket Rendah Normal Normal Normal 28/11/2012 Hasil 78 36.7oC 110/80 24 Ket Normal Normal Normal Normal Nilai Normal 80100x/menit 36-37oC 120/80 mmHg 20-24

Fisik
Bagian abdomen buncit dan tegang, kaki bengkak, pucat, dan kurus.

E. Riwayat Pribadi Riwayat obat Pasien mengomsumsi obat yang dipreskripsikan dokter penyakit dalam ketika rawat jalan. Selain itu pasien rutin meminum susu Diabetasol. Riwayat Sosial Budaya Pasien merupakan seorang ibu dengan 2 orang anak. Suami pasien merupakan seorang pedagang. Kondisi ekonomi keluarga pasien kurang memadai ditandai dari pembayaran biaya rumah sakit menggunakan surat verifikasi miskin. Riwayat Penyakit Sekarang Pasien mengalami CLD (cholestasis liver disease) dengan asites massif, hipoalbumin, edema tungkai bilateral, Diabetes mellitus tipe 2 dengan gula darah belum terkontrol, anemia NN (normocytic normochromic), hipertensi terkontrol dengan HHD, dan CAD (coronary artery disease) lateroseptal. Hasil USG pada bagian abdomen pasien menunjukkan bahwa pasien memiliki congestive liver, asites masif, chronic kidney disease (CKD) bilateral, ukuran ginjal yang mengecil, dan permukaan hepar yang rata. Namun begitu, pasien masih dapat berkomunikasi dengan baik. Riwayat Penyakit Dahulu 7 bulan SMRS pasien pernah dirawat di RS Persahabatan dengan keluhan keluar cairan di paru kiri, perut membengkak, batuk, sesak, keluar 500c cairan berwarna kekuningan. Pasien mengaku memeriksakan hepatitis namun hasilnya negative pada
7

saat itu. TBC tidak pernah dapat OAT dan tidak control rutin. Pasien rawat jalan di poli penyakit dalam RS Persahabatan dan dinyatakan menderita diabetes mellitus dan hipertensi. Sejak 2 bulan perut kembali membesar, nyeri perut, mata kuning, BAB berwarna hitam, muntah darah, BAK berwarna seperti teh, sesak sehingga mengganggu aktivitas fisik, tungkai membengkak, demam dan batuk. Riwayat Penyakit Keluarga Ibu dan kakak pasien memiliki riwayat diabetes mellitus Data Umum pasien Pasien berusia 60 tahun, berpendidikan terakhir SLTA, dan bekerja sebagai ibu rumah tangga.

III.

DIAGNOSA GIZI A. Domain Intake Asupan makanan sebelum masuk rumah sakit berlebih berkaitan dengan kurang pengetahuan tentang gizi ditandai oleh asupan energi, lemak dan karbohidrat melebihi kebutuhan. (Energi 131%, L 166%, KH 142 %) (NI 1.5, NI-2.2, NI 5.6.2, NI 5.8.2) B. Domain Klinis Perubahan nilai laboratorium berkaitan dengan gangguan fungsi endokrin dan metabolisme protein ditandai oleh kadar gula darah sewaktu yang tinggi dan kadar albumin yang rendah. (GDS : 299 mg/dl , albumin 2.9 g/dl) (NC-2.2) C. Domain Perilaku Pemilihan makanan yang kurang tepat berkaitan dengan kurangnya pengetahuan tentang makanan seimbang ditandai dengan riwayat makan tinggi karbohidrat dan lemak dan banyak mengomsumsi makanan yang digoreng. (NB-1.1, NB-1.7)

IV.

INTERVENSI GIZI 1) Perencanaan Intervensi Gizi a) Tujuan Intervensi :

Memberikan asupan energi sesuai kebutuhan Mempertahankan/ mencegah penurunan berat badan Menurunkan tekanan darah
8

Meningkatkan kadar albumin Meningkatkan kadar hemoglobin Menurunkan kadar gula darah sewaktu Mengupayakan perubahan sikap dan perilaku sehat terhadap makanan

b) Preskripsi Diet

Berat badan 6 bulan lalu Berat badan saat ini Tinggi badan Berat Badan Ideal LILA

: 47 kg : 49 kg (dengan asites dan edema) : 152 cm : 46.8 kg : 23 cm : Berat Badan (Kg) Tinggi Badan2 (m) : 21 (normal)

- IMT

Perhitungan Kebutuhan Energi sebelum sakit 655 + (9.6 x 46.8) + (1.8 x 1.58) (4.7 x U) x aktvititas fisik = 1156 kkal 825 x 1.55 = 1278 kkal ~ 1300 kkal

Perhitungan Kebutuhan Makronutrien sebelum sakit Kebutuhan Karbohidrat 60% x 1300 kkal =780 kkal setara dengan 195 gram karbohidrat.
-

Kebutuhan Lemak 20% x 1300 kkal= 260 kkal setara dengan 29 gram lemak

Kebutuhan Protein 20% x 1300 kkal= 260 kkal setara dengan 65 gram protein

Kebutuhan kalori Menggunakan rumus menggunakan rumus Perkeni


BMR = ((25 x BBI) - Koreksi Umur + Aktivitas Fisik) x Faktor stress 9

= ((25 x 46.8) - 10% + 10%) x 1.5 = 1755 kkal ~ 1700 kkal

Jumlah kalori yang dibutuhkan adalah 1755 kkal, dibulatkan menjadi 1700 kkal

Perhitungan Kebutuhan Makronutrien

Kebutuhan Karbohidrat 60% x 1700 kkal = 1020 kkal setara dengan 255 gram karbohidrat.

Kebutuhan Lemak 20% x 1700 kkal= 340 kkal setara dengan 38 gram lemak

Kebutuhan Protein 20% x 1700 kkal= 340 kkal setara dengan 85 gram protein

Perhitungan Kebutuhan Mikronutrien Natrium 600-800 mg Jenis Diet: Diet DM 1700 kkal, rendah garam II, rendah lemak Bentuk makanan: Makanan biasa Rute : Oral Frekuensi Makan : 5 kali (3x makan besar, 2 x makan selingan)

2) Pelaksanaan Konseling Gizi V. MONITORING DAN EVALUASI A. Rancangan monitoring dan evaluasi:
Paremeter Asupan Status Gizi Berat Badan Tekanan Darah Kadar hemoglobin Kadar Gula Darah Sewaktu Kadar Albumin Target Asupan baik Status gizi normal Berat badan normal Normal Normal Normal Normal Pelaksanaan Setiap hari Setiap hari Setiap minggu Setiap Hari Setiap ada pemeriksaan laboratorium Setiap ada pemeriksaan laboratorium Setiap ada pemeriksaan 10

Pengetahuan Gizi

Pengetahuan tentang gizi meningkat

laboratorium Setiap hari

Rencana tindak lanjut/ monitoring: Penyimpanan data konseling Menjadwalkan konseling gizi selanjutnya

11

DAFTAR PUSTAKA

Almatsier, Sunita. 2010. Penuntun Diet. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Cornelia, et.al. 2010. Penuntun Konseling Gizi. Jakarta: PT. Abadi. Sumapradja, Miranti Gutawa, et.al. 2011. Proses Asuhan Gizi Terstandar. Jakarta: Abadi. Mahan, LK and Escott-Stump, Sylvia. 2008. Krauses Food and Nutrition Therapy 12 Ed. Missouri : Saunders Elsevier. Marcovitch, Harvey. 2005. Blacks Medical Dictionary. Edisi ke-41. London : A&C Black. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). 2011. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahn Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta : PB Perkeni. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/druginfo/meds/a682627.html http://www.tropicanaslim.com/tentang-tropicana-slim/produk-bebas-gula/jam http://www.dexa-medica.com/ourproducts/prescriptionproducts/detail.php?id=42%idc=8 http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003648.html

12

LAMPIRAN

24 HOUR FOOD RECALL SMRS Waktu Menu SMRS 0630 Nasi uduk Sayur labu siam Tempe orek Teh manis BM Beras santan labu siam kerupuk tempe gula URT gelas gelas gelas 2 sdm 2 sdm 1 ptg sdg Beras BERAT ENERGI Karbohidrat Protein Lemak (gr) (Kkal) (gr) (gr) (gr) 100gr 175 40 4 50gr 45 5 50gr 25 5 1.5 10gr 1.7 5 20gr 32 3.2 2.4 1.2 20 gr 100 24

0900 Pepaya 1300 Nasi

50 gr

20 175

5 40 4

lauk hewani Lauk nabati Sayur

Ayam/ikan/telur Tempe/telur sayur

gelas 100gr 1 ptg sedang/1 butir 1 ptg 50gr 1 gelas 100gr

95 80 50

8 10

10 6 3

6 3

1600 Susu diabetasol Gorengan 1830 Nasi gorengan Beras

1 gelas 2 ptg sedang gelas 1 ptg sdg/1 butir 1 ptg sdg 1 gelas

60gr 200gr 100gr

254 262 175

38 46.2 40

15 2.8 4

11.5 7.6

hewani nabati sayur

Ayam/ikan/telur Tempe/tahu

95 50gr 100gr 80 50 8 10

10 6 3

6 3

13

24 HOUR FOOD RECALL DI RUMAH SAKIT 26/11/2012 - 27/11/2012 Karbohidrat (gr) 20 8 10 10 Protein (gr) 2 10 6 3 3 Lemak (gr) 6 3

Waktu Menu 1300 Bubur Ikan bb Saos Tomat Tempe terik Sup bayam Cah Wortel

BM Beras ikan tempe bayam wortel minyak

URT 1 gelas 1ptg sdg 1 ptg sdg 1gelas 1 gelas 1.5sdm

BERAT 200 gr 50gr 50gr 100gr 100gr 15 gr

ENERGI 87.5 95 80 50 50 135

15

1830 Bubur Telur Semur Frikadel Tahu Bakar Sup Oyong, Wortel & Soun Tumis Kangkung Pisang Ambon

Beras Telur Ayam Negeri tahu oyong + wortel kangkung pisang ambon minyak

1 gelas 1 butir 1 ptg sdg 1 gelas 1 gelas 1 ptg sdg 1.5 sdm 3 iris besar 2 sdm 3 butir

200 gr 60 gr 60 gr 100gr 100gr 75 gr 15 gr

87.5 95 68 50 50 40 135

20

2 10 3.6 3 3 10 6 1.8

4.8 10 10 10

700 Roti Selai Telur Rebus

Roti selai DM (gula) putih telur

80 26gr 180

175 25 285

40 6

4 30 18

1000 pisang ambon pepaya

1 ptg sdg 1 ptg sdg

75 gr 50gr

40 20

10 5

14

27/11/2012 28/11/2012 Karbohidrat Protein (gr) (gr) 20 8 10 10 5 2 10 6 3 3 10 20 4.8 10 10 4.1 2 17.5 3.6 3 3 0.3 Lemak (gr)

Waktu Menu 1300 Bubur Daging Bistik Tumis Tempe iris sup labu siam & wortel tumis kacang panjang pepaya

BM Beras daging tempe Labu siam & wortel kacang panjang minyak

URT 1 gelas 1 ptg sdg 1 ptg sdg 1 gelas 1 gelas 1 ptg sdg 1 sdm 1 gelas 1 ptg sdg 1 ptg sdg 1 gelas 1 gelas 1 ptg sdg 1.5 sdm 2/3p 1 ptg sdg + 1/4 gelas 3 butir 2p

BERAT 200 gr 50gr 50gr 100gr 100gr 50gr 10 gr 200 gr 100gr 60 gr 100gr 100gr 50gr 15 gr 267 gr 100 gr+50gr 180 gr 1 sdm 75 gr 50gr

ENERGI 87.5 95 80 50 50 20 90 87.5 125 68 50 50 19 135 116 170 142 90 40 20

6 3

1830 Bubur Ayam bb Bali Tahu bb Kuning Tumis Labu Siam Asem-asem Buncis melon

BERAS ayam tahu labu siam buncis minyak

5 1.8

0.1 10

700 Bubur Opor Ayam Telur Rebus

Beras Ayam + santan putih telur minyak

27

2.7 17.5 15 10 9 10

1000 pisang ambon pepaya

10 5

15