Anda di halaman 1dari 15

CHAPTER 2

2. Suppose that a life insurance company has guaranteed a payment of \$14 million to a pension
fund 4.5 years from now. If the life insurance company receives a premium of \$10.4 million
from the pension fund and can invest the entire premium for 4.5 years at an annual interest
rate of 6.25%, will it have sufficient funds from this investment to meet the \$14 million
obligation?
Jawab:
P
0
= \$10,400,000
r = 6.25%
n = 4.5 tahun
Nilai uang yang diinvestasikan di masa yang akan datang (future value):
P
n
= P
0
(1+r)
n
P
4.5
= \$10,400,000 (1.0625)
4.5
= \$13,661,977.43
=-\$338,022.57
4. Suppose that a portfolio manager purchases \$10 million of par value of an eight-year bond
that has a coupon rate of 7% and pays interest once per year. The first annual coupon
payment will be made one year from now. How much will the portfolio manager have if she
(1) holds the bond until it matures eight years from now, and (2) can reinvest all the annual
interest payments at an annual interest rate of 6.2%?
Jawab:
Par value = \$10,000,000
Coupon rate (C) = 7%, satu tahun sekali
n = 8 tahun
Pada akhir tahun ke-8, manajer portfolio akan memperoleh:
(1) \$10,000,000 saat obligasi jatuh tempo
(2) bunga per tahun selama 8 tahun sebesar \$700,000 (7% x \$10,000,000)
(3) bunga hasil reinvestasi sebagai berikut:
A = \$700,000
r = 6.2%
n = 8 tahun

]
Luna Mantyasih 0906498603

Future value reinvestasi \$2,000,000 per tahun selama 15 tahun dengan bunga 8% adalah
sebesar \$6,978,160.38. Karena \$5,600,000 (8 x \$700,000) dari nilai tersebut
merupakan total pembayaran bunga tahunan oleh penerbit yang diinvestasikan oleh
manajer portfolio, maka bunga hasil reinvestasi adalah sebesar \$1,378,160.38
(\$6,978,160.38 - \$5,600,000).
Dengan demikian, total hasil investasi pada akhir tahun ke-8 adalah sebagai berikut:
Par (maturity) value \$10,000,000.00
Interest payments 5,600,000.00
Interest on reinvestment of interest payments 1,378,160.38
Total \$16,978,160.38

7. A pension fund manager knows that the following liabilities must be satisfied:
Years from now Liability (in millions)
1 \$2.0
2 3.0
3 5.4
4 5.8
Suppose that the pension fund manager wants to invest a sum of money that will satisfy
this liability stream. Assuming that any amount that can be invested today can earn an
annual interest rate of 7.6%, how much must be invested today to satisfy this liability
stream?
Jawab:
Untuk membayar liability di tahun pertama, nilai investasi sekarang sebesar:
[

] [

]
Untuk membayar liability di tahun kedua, nilai investasi sekarang sebesar:
[

] [

]
Untuk membayar liability di tahun ketiga, nilai investasi sekarang sebesar:
[

] [

]
Untuk membayar liability di tahun keempat, nilai investasi sekarang sebesar:
[

] [

]
Maka total nilai investasi yang dibutuhkan oleh pension fund manager saat ini untuk menutupi
arus liability selama empat tahun mendatang adalah sebesar:
\$1,858,736.06 + \$2,591,174.80 + \$4,334,679.04 + \$4,326,920.42 = \$13,111,510.32

CHAPTER 3
6. A portfolio manager is considering buying two bonds. Bond A matures in three years and has
a coupon rate of 10% payable semiannually. Bond B, of the same credit quality, matures in 10
years and has a coupon rate of 12% payable semiannually. Both bonds are priced at par.
a. Suppose that the portfolio manager plans to hold the bond that is purchased for three
years. Which would be the best bond for the portfolio manager to purchase?
Jawab:
Obligasi dengan jangka yang lebih pendek akan memberikan tingkat kupon yang lebih
rendah, tetapi mungkin harga pasarnya akan lebih rendah. Karena kedua obligasi
tersebut memiliki risiko yang sama dalam hal kualitas kredit (premi untuk obligasi jangka
panjang harus lebih besar), pertimbangan ketika membandingkan kedua investasi obligasi
tersebut adalah: investasi manakah yang diharapkan akan memberikan arus kas
tertinggi untuk tiap dolar yang diinvestasikan. Atau dengan kata lain, investasi manakah
yang diharapkan akan memberikan annual rate of return efektif tertinggi. Secara umum,
memegang obligasi dengan jangka yang lebih panjang harus mengkompensasi investor
dalam bentuk maturity premium dan expected return yang lebih tinggi.
Seorang investor yang membeli obligasi bisa mengharapkan untuk menerima sejumlah
uang dari:
(i) pembayaran bunga kupon periodik yang diberikan oleh penerbit;
(ii) capital gain (atau capital loss) ketika obligasi tersebut jatuh tempo, dibeli, atau
dijual; dan
(iii) pendapatan bunga yang berasal dari reinvestasi arus kas secara periodikyang
dikenal sebagai pendapatan reinvestasi.
Bila kita ingin membuat keputusan dengan menghitung yield potensial, kita harus
menyadari bahwa penghitungan tersebut harus mempertimbangkan ketiga komponen di
atas. Yield to maturity merupakan yield yang dijanjikan dan hanya akan terealisasi jika
obligasi tersebut dipegang hingga jatuh tempo serta pembayaran bunga kuponnya
direinvestasi sebesar yield to maturity itu tadi. Jika obligasi tersebut tidak dipegang
hinga jatuh tempo dan pembayaran kuponnya itu direinvestasikan sebesar yield to
maturity, maka yield aktual yang diperoleh seorang investor bisa lebih besar ataupun
lebih kecil daripada yield to maturity-nya.
(i) sebuah obligasi, jika dibeli, tidak dipegang hingga jatuh tempo, dan
(ii) pembayaran bunga kupon akan direinvestasikan pada tingkat yang tidak
diketahui,
membuat kita tidak bisa menentukan obligasi manakah yang memberikan yield aktual
tertinggi yang dapat direalisasikan. Dengan demikian, kita tidak dapat mebandingkan
kedua obligasi tersebut berdasar kriteria ini. Akan tetapi, bila manajer portofolio
tersebut adalah seseorang yang risk averse dalam arti ia tidak bersedia membeli obligasi

berjangka waktu lebih lama, yang akan memiliki variabilitas return yang lebih tinggi,
maka ia bisa jadi lebih memilih untuk membeli obligasi A yang hanya berjangka waktu
tiga tahun. Obligasi ini juga jatuh tempo ketika si manajer berkeinginan untuk
menguangkannya. Jadi, si manajer tidak perlu kuatir terhadap segala potensi capital loss
dalam menjual obligasi yang berjangka waktu lebih lama (obligasi B). Si manajer akan
dapat mengetahui secara pasti jumlah arus kasnya. Jika arus kas ini dipakai begitu ia
menerimanya, ia akan mengetahui berapa jumlah uang yang dapat dipakai pada suatu
waktu tertentu.
Manajer juga bisa mencoba memproyeksikan kinerja total return sebuah obligasi
berdasarkan investment horizon yang direncanakan serta ekspektasi terkait tingkat
reinvestasi dan yield di pasar future. Penggunaan total return untuk mengukur kinerja di
sepanjang investment horizon disebut horizon analysis. Pada saat total return dihitung
di sepanjang investment horizon, ia disebut sebagai horizon return. Horizon analysis ini
memberikan kemampuan bagi manajer portofolio untuk menganalisis kinerja obligasi di
bawah skenario tingkat suku bunga yang berbeda sebagai tingkat reinvestasi dan yield-
nya di pasar future. Hanya dengan pemeriksaan sejumlah skenario-lah manajer
portofolio dapat melihat seberapa sensitif kinerja obligasi terhadap masing-masing
skenario itu. Cara ini dapat membantu manajer dalam memilih di antara dua pilihan
obligasi.
b. Suppose that the portfolio manager plans to hold the bond that is purchased for six
years instead of three years. In this case, which would be the best bond for the
portfolio manager to purchase?
Jawab:
Serupa dengan jawaban bagian (a), kita tidak mengetahui investasi mana yang akan
memberikan realisasi return aktual tertinggi selama enam tahun ketika kita
mempertimbangkan reinvestasi seluruh arus kas. Jika si manajer membeli obligasi
berjangka tiga tahun, maka akan ada tambahan ketidakpastian karena ketidaktahuan
mengenai rate obligasi tersebut tiga tahun mendatang. Pembelian obligasi berjangka
banding 3 tahun) dan memberikan pembayaran kupon selama periode enam tahun. Jika
arus kas ini dipakai begitu ia menerimanya, ia akan mengetahui berapa jumlah uang yang
dapat dipakai pada suatu waktu tertentu. Ketidaktahuan mengenai obligasi mana yang
akan memberikan realisasi return tertinggi, membuat si manajer portofolio memilih
obligasi yang paling sesuai dengan tujuan perusahaan dalam hal waktu jatuh tempo.
c. Suppose that the portfolio manager is managing the assets of a life insurance company
that has issued a five-year guaranteed investment contract (GIC). The interest rate
that the life insurance company has agreed to pay is 9% on a semiannual basis. Which of
the two bonds should the portfolio manager purchase to ensure that the GIC payments
will be satisfied and that a profit will be generated by the life insurance company?
Jawab:

Manajer portofolio perlu menghasilkan arus kas semiannual pada basis 9% semiannual
selama lima tahun. Obligasi A hanya akan menghasilkan arus kas 10% untuk tiap dolar
yang diinvestasikan selama tiga tahun. Akan tetapi, obligasi B akan menghasilkan arus kas
12% untuk tiap dolar yang diinvestasikan selama sepuluh tahun. Dengan demikian,
manajer portofolio akan memilih obligasi B dan berharap mampu membeli obligasi ini
sebanyak mungkin sedemikian sehingga menghasilkan sejumlah arus kas yang diperlukan
untuk memenuhi kontrak investasi selama lima tahun tersebut.
7. Consider the following bond:
Coupon rate = 11%
Maturity = 18 years
Par value = \$1,000
First par call in 13 years
Only put date in five years and putable at par value
Suppose that the market price for this bond \$1,169.
a. Show that the yield to maturity for this bond is 9.077%.
Jawab:
Dengan menggunakan metode interpolasi (trial & error) akan dicari besaran yield (y)
sedemikian sehingga harga obligasi \$1,169. Lalu dengan menggunakan rumus bond-
equivalent yield, kita memperoleh persamaan sebagai berikut:
[

= \$55[17.57569] + \$1,000[0.2023273]
= \$966.663 + \$202.327
= \$1,168.99 \$1,169
Dari perhitungan di atas diperoleh semiannual yield-nya sebesar 4.5385% atau sebesar
9.077% per tahun (terbukti).
b. Show that the yield to first par call is 8.793%.
Jawab:
Dengan menggunakan metode interpolasi (trial & error) akan dicari besaran yield (y)
sedemikian sehingga harga obligasi \$1,169. Lalu dengan menggunakan rumus bond-
equivalent yield, kita memperoleh persamaan sebagai berikut:

[

= \$55[15.314173] + \$1,000[0.3267123]
= \$842.280 + \$326.712
= \$1,168.99 \$1,169
Dari perhitungan di atas diperoleh semiannual yield-nya sebesar 4.3965% atau sebesar
8.793% per tahun (terbukti).
c. Show that the yield to put is 6.942%.
Jawab:
Dengan menggunakan metode interpolasi (trial & error) akan dicari besaran yield (y)
sedemikian sehingga harga obligasi \$1,169. Lalu dengan menggunakan rumus bond-
equivalent yield, kita memperoleh persamaan sebagai berikut:
[

= \$55[8.328775] + \$1,000[0.7109769]
= \$458.083 + \$710.977
= \$1,169.06 \$1,169
Dari perhitungan di atas diperoleh semiannual yield-nya sebesar 3.471% atau sebesar
6.942% per tahun (terbukti).
d. Suppose that the call schedule for this bond is as follows:
- Can be called in eight years at \$1,055.
- Can be called in 13 years at \$1,000.
And suppose this bond can only be put in five years and assume that the yield to first
par call is 8.535%. What is the yield to worst for this bond?
Jawab:

Pada prakteknya di industri, para investor menghitung yield to maturity, yield untuk
semua call date yang mungkin, dan yield untuk semua put date yang mungkin. Yield
minimum dari semua yield yang disebutkan tadi, disebut yield to worst. Jika obligasi
tersebut di-call dalam delapan tahun pada harga \$1,055, dengan cara yang sama seperti
pada poin (b) di atas akan diperoleh yield to maturity sebesar 9.986%. Demikian pula jika
obligasi tersebut di-call dalam tiga belas tahun pada harga \$1,000, dengan cara yang
sama seperti pada poin (b) di atas akan diperoleh yield to maturity sebesar 11%. Dan jika
obligasi tersebut di-put dalam lima tahun, dengan cara yang sama seperti pada poin (c) di
atas akan diperoleh yield to maturity sebesar 8.535%. Dari ketiga yield tersebut yield to
worst (yield terendah) untuk obligasi ini adalah sebesar 8.535%.

CHAPTER 4
4. Answer the following questions for bonds A and B.
Bond A Bond B
Coupon 8% 9%
Yield to maturity 8% 8%
Maturity (years) 2 5
Par \$100.00 \$100.00
Price \$100.00 \$104.055
a. Calculate the actual price of the bonds for a 100-basis-point increase in interest rates.
Jawab:
Untuk obligasi A, bond quote-nya adalah sebesar \$100 sebagai harga awalnya bila
tingkat bunga kuponnya sebesar 8% dan yield-nya 8%. Jika yield-nya diubah sebesar
100 basis poin menjadi sebesar 9%, maka harga obligasi (P) ialah present value dari
pembayaran kupon ditambah dengan pesent value dari harga par. Diketahui C = \$40, y =
4.5%, n = 4, dan M = \$1,000. Dengan demikian penghitungan harga obligasi adalah
sebagai berikut:
[

= \$143.501 + \$838.561 = \$982.062 bond quote sebesar \$98.2062.
Sedangkan harga obligasi B (diketahui C = \$45, y = 4.5%, n = 10, dan M = \$1,000)

[

= \$356.072 + \$643.928 = \$1,000 bond quote sebesar \$100.

b. Using duration, estimate the price of the bonds for a 100-basis-point increase in
interest rates.
Jawab:
Untuk mengestimasi harga obligasi A, digunakanlah modified duration dengan rumus
berikut ini.
modified duration =
( )
( )
( )
1 2
100
1
1 1
n n
n C / y
C 1

y
y y
P
+

(
+
(
+ +

.
Dengan memasukkan variabel dalam terminologi \$100, maka C menjadi = \$4, y = 0.045,
dan P = \$98.2062. Dengan demikian,
( )
( )
( )
1 2
100
1
1 1
n n
n C / y
C 1

y
y y
P
+

(
+
(
+ +

= =
(\$318.89117 + \$35.66449)/\$98.2062 = 3.6103185 3.61. Jika dinyatakan dalam bentuk
anual (dibagi dua), durasinya menjadi sebesar 1.805159.
Selanjutnya dihitung besarnya perubahan harga menggunakan modified duration
sebesar 1.805159 dan dy = 100 basis poin = 0.01, diperoleh:

Selanjutnya diperoleh harga obligasi A yang baru:
(

)
Harga tersebut sedikit berkurang dari harga aktualnya yang sebesar \$982.062.
Selisihnya adalah \$982.062 \$981.948 = \$0.114.
( )
( )
4 5 2
4 \$100 \$4/ 0.04
\$4 1
1
(1 .045) 0.045 1 .04
\$98.2062
(
+
(

Demikian pula untuk obligasi B, menggunakan prosedur penghitungan modified duration
yang sama seperti obligasi A. Dengan memasukkan variabel dalam terminologi \$100,
maka C menjadi = \$4.5, n = 10, y = 0.045, dan P = \$100, modified duration-nya menjadi =
( )
( )
( )
1 2
100
1
1 1
n n
n C / y
C 1

y
y y
P
+

(
+
(
+ +

=
( )
10 11 2
10 \$100 \$4.5/ 0.045
\$4.5 1
1
(1 .045 (1 .045 ) ) 0.045
\$100.00
(
+
(

=
(\$791.27182 + \$0)/\$100 = 7.912718 7.91. Jika dinyatakan dalam bentuk anual (dibagi
Selanjutnya dihitung besarnya perubahan harga menggunakan modified duration
sebesar 3.956359 dan dy = 100 basis poin = 0.01, diperoleh:

Dengan demikian, harga obligasi B yang baru adalah
(

)
Harga tersebut sedikit berkurang daripada harga aktualnya yang sebesar \$1,000.
Selisihnya: \$1,000 \$999.382 = \$0.618.
c. Using both duration and convexity measure; estimate the price of the bonds for a 100-
basis-point increase in interest rates.
Jawab:
Untuk obligasi A, penghitungan durasi dan konveksitas adalah sebagai berikut.
Pertama, untuk pengukuran durasi. Karena ditambahkan 100 basis poin diperolehlah
yield sebesar 9%. Dengan C menjadi = \$40, y = 4.5%, n = 4, dan M = \$1,000. Kembali
pada bagian (a), harga aktualnya adalah sebesar P = \$982.062. Sebelumnya, obligasi
tersebut dijual pada harga par (P = \$1,000) oleh karena tingkat kupon serta yield-nya
sama. Dengan demikian perubahan harga aktualnya: (\$982.062 \$1,000) = \$17.938 dan
persentase perubahan harganya: \$17.938/\$1,000 = 0.017938 atau -1.7398%.
Selanjutnya harga akan diestimasi dengan mengaproksimasi perubahan harga dolarnya.
Karena menggunakan 100 basis poin serta dy = 0.01, dan modified duration dari bagian
(b) yang sebesar 1.805159, diperoleh:

Nilai ini agak lebih negatif daripada persentase penurunan nilai aktualnya yang sebesar
1.7938%. Selisihnya sebesar: 1.7938% (1.805159%) = 1.7938% + 1.805159% =
0.011359%.
Menggunakan nilai 1.805159%, seperti yang diberikan oleh penghitungan durasi, maka
harga obligasi A yang baru menjadi:
(

)
Harga tersebut lebih rendah sedikit daripada harga aktualnya yang sebesar \$982.062.
Dengan selisih sebesar \$982.062 \$981.948 = \$0.114.
Selanjutnya, digunakan convexity untuk menghitung bedanya dari 0.011359%. Rumus
umumnya: convexity measure (half years) =
P
dy
P
d
1

2
2
=
( )
( )
( )
( )
3 1 2
2
( 1) 100 /
2 1 2
1
1 1
1
n n n
n n C y
C Cn
y y y
y y
+ +
(
(
+
( + (
( + +
( +

1
P
(
(

.
Untuk obligasi A, kita tambahkan 100 basis point sehingga diperoleh yield sebesar 9%.
Sekarang C-nya menjadi = \$40, y = 4.5%, n = 4, dan M = \$1,000. INGAT, di bagian (a)
harga aktual obligasi yang telah dihitung adalah sebesar P = \$982.062. Sebelumnya,
harganya dijual pada saat par (P = \$1,000) oleh karena tingkat kupon dan yield-nya
sama. Dengan menuliskannya dalam terminologi bond quote sebesar \$100, maka: C = \$4,
y = 0.045, n = 4, dan P = \$98.2062. Selanjutnya angka-angka tersebut dimasukkan ke
dalam rumus convexity di atas sehingga menjadi:
Convexity measure (half years) =
( )
( )
( )
( )
3 4 5 6
2
4(5) 100 \$4/ 0.045
2(\$4) 1 2(\$4)4
1
(0.045) 1.045 1.045
1.045 (0.045)
(
(

( + (
(
(

1
\$98.2062
(
(

=
1,662.88 [0.0101827] = 16.9325. Dengan demikian ukuran convexity (years) menjadi =
convexity measure (half years)/4 = 16.9325/4 = 4.233125.
[Dengan dollar convexity measure = convexity measure (years) x P =
4.233125(\$98.2062) = \$415.7192.]
Persentase perubahan harga akibat convexity:
2
1
=
P
dP

convexity measure (dy)
2
.
Dengan memasukkan angka-angka di atas, diperoleh: ) 01 . 0 ( (16.9325)
2
1

2
=
P
dP
=

0.00021166. Dengan demikian terdapat 0.021166% peningkatan harga ketika
disesuaikan dengan convexity measure.
Dengan menambahkan ukuran duration dan convexity, didapatkan 1.805159% +
0.021166% = 1.783994%. Ingat kembali bahwa perubahan harga aktualnya adalah
sebesar: (\$982.062 \$1,000) = \$17.938 dan persentase perubahan harga aktualnya
sebesar: \$17.938/\$1,000 = 0.017938 1.7938%. Menggunakan nilai 1.783994%
yang didapatkan dari pengukuran duration dan convexity, dapat kita estimasi harga baru
untuk obligasi A. Harga barunya:
(

)
Estimasi harga obligasi A yang sebesar \$982.160 tersebut agak lebih besar daripada
harga aktualnya yang sebesar \$982.062. Selisihnya: \$982.160 \$982.062 = \$0.098.
Jadi, dengan menggunakan pengukuran convexity dan duration sekaligus berhasil
mempersempit selisih harga yang diestimasi sebesar \$0.114 menjadi \$0.098.
Untuk obligasi B, juga dengan cara yang sama sebagai berikut.
Pertama-tama menggunakan duration. Dengan menambahkan 100 basis poin diperolehlah
yield sebesar 9%. Sehingga C-nya menjadi = \$45, y = 4.5%, n = 10, dan M = \$1,000.
INGAT. Pada bagian (a) harga aktual obligasi yang telah dihitung adalah sebesar P =
\$1,000 oleh karena tingkat kupon serta yield-nya sama. Sebelumnya, obligasi tersebut
dijual pada harga par (P = \$1,040.55). Dengan demikian perubahan harga aktualnya:
(\$1,000 \$1,040.55) = \$40.55 dan persentase perubahan harganya:
\$40.55/\$1,040.55 = 0.0389697 atau 3.896978%.
Selanjutnya harga akan diestimasi dengan mengaproksimasi perubahan harga dolarnya.
Karena menggunakan 100 basis poin serta dy = 0.01, dan modified duration dari bagian
(b) yang sebesar 3.956359, diperoleh:

Nilai ini agak lebih negatif daripada persentase penurunan nilai aktualnya yang sebesar
3.896978%. Selisihnya sebesar 3.896978 (3.95635%) = 3.896978 + 3.95635% =
0.059382%.
Menggunakan nilai 3.95635%, seperti yang diberikan oleh penghitungan durasi, maka
harga obligasi B yang baru menjadi:
(

)
Harga tersebut lebih rendah sedikit daripada harga aktualnya yang sebesar \$1,000.
Dengan selisih sebesar \$1,000 \$999.382 = \$0.618.

Selanjutnya, digunakan convexity untuk menghitung bedanya dari 0.059382%. Rumus
umumnya: convexity measure (half years) =
P
dy
P
d
1

2
2
=
( )
( )
( )
( )
3 1 2
2
( 1) 100 /
2 1 2
1
1 1
1
n n n
n n C y
C Cn
y y y
y y
+ +
(
(
+
( + (
( + +
( +

1
P
(
(

.
Untuk obligasi B, kita tambahkan 100 basis point sehingga diperoleh yield sebesar 9%.
Sekarang C-nya menjadi = \$45, y = 4.5%, n =10, and M = \$1,000. INGAT, di bagian (a)
harga aktual obligasi yang telah dihitung adalah sebesar P = \$1,000 olehkarena tingkat
kupon dan yield-nya sama. Sebelumnya, harganya dijual pada P = \$1,040.55. Dengan
menuliskannya dalam terminologi bond quote sebesar \$100, maka: C = \$4.5, y = 0.045, n
= 10, dan P = \$100. Selanjutnya angka-angka tersebut dimasukkan ke dalam rumus
Convexity measure (half years) =
( )
( )
( )
( )
3 10 11 12
2
10(11) 100 \$4.5/ 0.045
2(\$4.5) 1 2(\$4.5)4
1
(0.045) 1.045 1.045
1.045 (0.045)
(
(

( + (
(
(

1
\$100
(
(

=
7,781.03[0.01000] = 77.8103. Dengan demikian ukuran convexity (years) menjadi =
convexity measure (half years)/4 = 77.8103/4 = 19.452564.
[Dengan dollar convexity measure = convexity measure (years) x P = 19.452564(\$100) =
\$1,945.2564.]
Persentase perubahan harga akibat convexity:
2
1
=
P
dP

convexity measure (dy)
2
.
Dengan memasukkan angka-angka di atas, diperoleh: ) 01 . 0 ( (77.8103)
2
1

2
=
P
dP
=
0.00097463. Dengan demikian terdapat 0.097463% peningkatan harga ketika
disesuaikan dengan convexity measure.
Dengan menambahkan ukuran duration dan convexity, didapatkan 3.956359% +
0.097263% = 3.859096%. Ingat kembali bahwa perubahan harga aktualnya adalah
sebesar: (\$1,000 \$1,040.55) = \$40.55 dan persentase perubahan harga aktualnya
sebesar: \$40.55/\$1,040.55 = 0.0389697 3.896978%. Jadi, harga barunya:
(

)
untuk obligasi B. Estimasi tersebut hampir sama dengan harga aktualnya yang sebesar
\$1,000. Selisihnya: \$1,000.394 \$1,000 = \$0.394. Jadi, dengan menggunakan
pengukuran convexity dan duration sekaligus berhasil mempersempit selisih harga yang

d. Comment on the accuracy of your result in part b and c, and state why one
approximation is closer to the actual result than the other.
Jawab:
Untuk obligasi A, harga sebenarnya adalah \$982.062. Ketika ukuran durasi digunakan,
diperoleh harga obligasi sebesar \$981,948 dimana harga tersebut kurang \$0.114 dari
harga sebenarnya. Kemudian ketika ukuran durasi dan konveksitas digunakan secara
bersamaan, maka diperoleh harga obligasi sebesar \$982.160. Harga tersebut lebih
besar dari harga sebenarnya \$982.062. Selisihnya adalah \$982.160 - \$982.062 =
\$0.098. Jadi, menggunakan ukuran durasi dan konveksitas secara bersamaan akan
mempersempit estimasi harga dari perbedaan sebesar -\$0.114 ke \$0.0981.
Untuk obligasi B, harga sebenarnya adalah \$1,000. Ketika ukuran durasi digunakan,
diperoleh harga obligasi sebesar \$999.382 dimana harga tersebut kurang \$0.618 dari
harga sebenarnya. Ketika ukuran durasi dan konveksitas digunakan secara bersamaan,
maka diperoleh harga obligasi sebesar \$1,000.394. Harga ini lebih besar dari harga
menggunakan ukuran konveksitas secara bersama dengan ukuran durasi telah
mempersempit estimasi harga dari perbedaan sebesar -\$0.618 ke \$0.394.
Seperti yang terlihat, menggunakan langkah-langkah durasi dan konveksitas secara
bersamaan lebih akurat karena: menambah ukuran konveksitas untuk estimasi,
memungkinkan turunan kedua dapat dimasukkan dimana turunan kedua tersebut
mengoreksi konveksitas dari price-yield relationship.
Durasi (yang dimodifikasi ataupun dolar) digunakan untuk melakukan estimasi hubungan
konveksitas dengan garis lurus (garis singgung). Kita dapat menentukan hubungan
matematika yang menyediakan pendekatan yang lebih baik terhadap perubahan harga
obligasi jika terjadi perubahan required yield. Kita melakukan ini dengan menggunakan
dua terminologi pertama dari deret Taylor untuk memperkirakan perubahan harga
sebagai berikut:
( )
2
2
2
1

2
dP P
d
dP dy dy error
dy dy
= + + + (1).
Kemudian kedua ruas persamaan tersebut dibagi dengan P untuk memperoleh
( )
2
2
2
1 1

2
dP dP P error
d
dy dy
P dy P P
dy
= + + + (2).
Terminologi pertama di ruas kanan persamaan (1) adalah persamaan untuk perubahan
harga dolar berdasarkan durasi dolar dan pendekatan dari perubahan harga
berdasarkan durasi. Pada persamaan (2), terminologi yang pertama di ruas kanan adalah
perkiraan persentase perubahan harga berdasarkan modified duration. Terminologi
kedua dalam persamaan (1) dan (2) termasuk turunan kedua dari fungsi harga untuk

menghitung nilai obligasi. Ini merupakan derivatif kedua yang digunakan sebagai ukuran
proxy untuk memperbaiki konveksitas dari hubungan price-yield. Pelaku pasar merujuk
pada turunan kedua dari fungsi harga obligasi sebagai ukuran konveksitas dolar dari
obligasi. Derivatif kedua dibagi dengan harga adalah ukuran dari persentase perubahan
harga obligasi karena sifat konveksitas dan disebut sebagai ukuran konveksitas.
e. Without working through calculations, indicate whether the duration of the two bonds
would be higher or lower if the yield to maturity is 10% rather than 8%.
Jawab:
Seperti terminologi maturity rate dan coupon rate, yield to maturity merupakan faktor
yang mempengaruhi volatilitas harga. Ceteris paribus, semakin tinggi tingkat yield,
semakin rendah volatilitas harga. Dengan demikian, yield to maturity 10% akan memiliki
volatilitas yang lebih kecil dibandingkan yield to maturity 8%, dan juga memiliki durasi
yang lebih kecil.
Ada konsistensi antara sifat-sifat volatilitas harga obligasi dan sifat modified duration.
Ketika semua faktor lain konstan, obligasi dengan jangka waktu yang lebih lama akan
memiliki volatilitas harga yang lebih besar. Sifat modified duration adalah bahwa ketika
semua faktor lain konstan, obligasi dengan jangka waktu yang lebih lama akan memiliki
modified duration lebih besar. Juga, semua faktor lainnya dianggap konstan, obligasi
dengan coupon rate yang lebih rendah akan memiliki volatilitas harga obligasi yang lebih
besar. Dan pada umumnya, obligasi dengan coupon rate yang lebih rendah akan memiliki
modified duration yang lebih besar. Dengan demikian, obligasi dengan jangka waktu yang
lebih lama akan memiliki fluktuasi harga yang lebih besar.
10. Consider the following two Treasury securities:
Bond Price Modified duration (years)
A \$100 6
B \$80 7
Which bond will have the greater dollar price volatility for a 25-basis-point change in
interest rates?
Jawab:
Estimasi perubahan harga dolar dapat diperoleh dengan menggunakan persamaan berikut:
dP = (modified duration)P(dy).
Untuk Obligasi A:
dP = (modified duration)P(dy)
= (6)\$100(0.0025)
= \$1.50

Jadi estimasi perubahan harga dolar atau volatilitas dari perubahan 25-basis poin adalah
sebesar -\$1.50
Persentase dari perubahan harga tersebut adalah:

Untuk Obligasi B,:
dP = (modified duration)P(dy)
= (7)\$80(0.0025)
= \$1.40
Jadi estimasi perubahan harga dolar atau volatilitas dari perubahan 25-basis poin adalah
sebesar -\$1.40
Persentase dari perubahan harga tersebut adalah:

Dari kedua perhitungan di atas, dapat dilihat bahwa obligasi A memiliki volatilitas estimasi
perubahan harga dolar yang lebih besar dibandingkan dengan obligasi B. Namun obligasi A
memiliki persentase perubahan harga yang lebih kecil. Dari sudut pandang investor, setiap
dolar yang diinvestasikan dalam obligasi B memiliki volatilitas yang lebih besar.