Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN KE-8

IDENTIFIKASI TRANSISTOR

Agam Gilang Abdul Hakim (3311130002) Rizky Dwi putra (3311130042 ) Sartika Ratna Sari (3311130044) Kelompok : 2

Penanggung jawab : Sartika Ratna Sari Tanggal Praktikum : 8 & 10 Oktober 2012

Tanggal Dikumpulkan : 18 Oktober 2012

Teknik Elektro Program Studi Teknik Telekomunikasi 2012

PERCOBAAN VIII IDENTIFIKASI TRANSISTOR

TUJUAN : Mengidentifikasi jenis suatu transistor NPN atau PNP DASAR TEORI :

Transistor memiliki dua jenis yaitu: Transistor Bipolar dan Transistor Unipolar. Transistor Bipolar adalah transistor yang memiliki dua persambungan kutub. Transistor Unipolar adalah transistor yang hanya memiliki satu buah persambungan kutub. Transistor biasa terdiri dari 3 buah kaki yang masing-masing diberi nama: emitor, basis dan kolektor. Transistor bipolar dapat diibaratkan dengan dua buah dioda. Terdapat dua macam transistor junction: NPN dan PNP. Agar transisitor dapat beroperasi dengan baik pada suatu rangkaian, transistor tersebut harus di beri bias dengan benar. Bila kita ingin transistor bekerja dengan aktif maka junction emitter-base di beri bias mundur. Sebelum kita memberikan bias pada transistor,harus mengetahui jenis dari transistor yang akan gunakan. Terdapat suatu cara yang mudah untuk menentukan jenis transistor, yaitu menggunakan ohmmeter. Jika kaki negatif dari ohmmeter(yang berhubungan dengan internal battere), di hubungkan ke katoda dan kaki positif ke anoda,pada meter akan terbaca nilai resistansi yang rendah. Hal ini di sebabkan,karena elektron-elektron dapat secara mudah mengalir dari bagian n ke bagian p. Dengan kata lain,battere di dalam meter memberikan bias maju pada p-n junction, tetapi jika polaritas kaki-kaki meter dibalik,meter akan membaca nilai resisitansi yang tinggi, karena internal battere memberikan bias mundur pada junction. Cara yang sama dapat di gunakan untuk mengidentifikasi jenis transistor (NPN atau PNP)

ALAT ALAT YANG DIGUNAKAN : 1. 2. 3. 4. Multimeter analog Transistor Kabel merah Kabel hitam : 1 buah : 15 buah : 1 buah : 1 buah

CARA MELAKUKAN PERCOBAAN : 1. Carilah kaki basis dari transistor terlebih dahulu 2. Hubungkan kaki basis dengan kabel hitam ( negatif ) dari Ohm meter dan kabel merah ( positif ) dihubungkan dengan kaki emiter, catatlah hasil pengukuran. 3. Kabel hitam ( negatif ) tetap di basis, kabel merah (positif) pada kaki kolektor, catat hasil pengukuran. 4. Selanjutnya hubungkan kaki basis dengan kabel merah ( positif ) dari ohmmeter dan kabel hitam ( negatif ) dihubungkan dengan kaki emiter, catat hasil pengukuran. 5. Kabel merah ( positif ) tetap dibasis, kabel hitam ( negatif ) pada kaki kolektor, catat hasil pengukuran. 6. Hubungkan emitor dengan kabel hitam ( negatif ) dan kolektor dengan kabel merah ( positif ), catatlah hasil pengukuran. 7. Ulangi langkah 6 dengan posisi kabel ditukar 8. Tentukan jenis transistor tersebut NPN atau PNP

Dengan Multimeter SANWA TIPE TRANSISTOR BC 161-7C BC 17 8B BC 109 B7C BC 108 BC 109 BC 141 9A BC 107 B 2N 3055 D610 BC 547 A 237B H6 MJ 2955 D610 2N 3055 BD 140 041 TIP 147 MG208 BC 178 B P-N 0 0 4 4 4 3.5 4 3.5 4 4 0 2 0 3 0 RESISTANSI B-C P-N N-P 0 3.5 0 4 4 0 4 0 4 0 3.5 0 4 0 3.5 0 4 4 0 2 0 3 0 0 0 3 0 2 0 4 JENIS TRANSISTOR E-C P-N 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7 0 0 N-P 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 PERCOBAAN PNP PNP NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN PNP NPN NPN PNP PNP JOBSHEET PNP PNP NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN PNP NPN NPN PNP PNP

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

B-E N-P 3.5 4 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 2 0 4

Dengan multimeter BBC TIPE TRANSISTOR BC 161-7C BC 17 8B BC 109 B7C BC 108 BC 109 BC 141 9A BC 107 B 2N 3055 D610 BC 547 A 237B H6 MJ 2955 D610 2N 3055 BD 140 041 TIP 147 MG208 BC 178 B P-N 26 30 0 0 0 0 0 0 28 31 22 0 20 0 28 RESISTANSI B-C P-N N-P 26 0 30 0 0 28 0 26 0 26 0 24 0 27 0 21 28 31 22 0 20 0 28 0 0 0 19 0 39 0 JENIS TRANSISTOR E-C P-N 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 16 0 N-P 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 PERCOBAAN JOBSHEET PNP PNP PNP PNP NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN NPN PNP NPN NPN PNP PNP NPN NPN PNP NPN NPN PNP PNP

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

B-E N-P 0 0 28 26 26 24 27 20 0 0 0 19 0 21 0

ANALISA Dari hasil percobaan yang di dapat terdapat perbedaan antara pengukuran dengan menggunakan multimeter elektronik (BBC) dan multimeter non elektronik (SANWA) penggunaannya pun berbeda. Pada multimeter elektronik kabel + - nya sesuai dengan multimeter, sedangkan pada multimeter non elektronik kabel + - nya dihubungkan berlawanan dengan cara pemasangan yang sebenarnya. Dan hasilnya pun juga berbeda. Pada multimeter elektronik hasil angkanya pun berupa puluhan. Sedangkan pada multimeter non elektronik hasil angkanya pun berupa satuan. Tetapi itu semua tidak mempengaruhi jenis transistor tersebut. Prinsip kerja ohmmeter yaitu Jika kaki negatif dari ohmmeter(yang berhubungan dengan internal battere), di hubungkan ke katoda dan kaki positif ke anoda,pada meter akan terbaca nilai resistansi yang rendah. Hal ini di sebabkan,karena elektron-elektron dapat secara mudah mengalir dari bagian n ke bagian p. Dengan kata lain,battere di dalam meter memberikan bias maju pada p-n junction, tetapi jika polaritas kaki-kaki meter dibalik,meter akan membaca nilai resisitansi yang tinggi, karena internal battere memberikan bias mundur pada junction. Cara yang sama dapat di gunakan untuk mengidentifikasi jenis transistor (NPN atau PNP).

TUGAS 1. Selain untuk mengetahui jenis transistor pengetesan dengan ohmmeter dapat dilakukan juga untuk mengetahui apakah transistor masih baik atau tidak. Jelaskan cara pengetesan ini ! Jawab : transistor dinyatakan masih dalam keadaan baik apabila ketika saat mengukur kaki Basis emitor dan collector, saat basis diukur pada kabel positif dan emitor diukur pada kabel negative penunjukan pada multimeter jalan ke kanan dan menunjukkan nilainya. Sedangkan apabila kaki basis di hubungkan pada kabel positif dan emitor di hubungkan pada kabel negative, jarum penunjuk pada multimeter itu tidak jalan sama sekali atau perlahan turun setelah di uji dengan multimeter lainnya ternyata sama berate dapt di simpulkan bahwa transistor itu dalam keadaan rusak atau tidak baik. 2. Apakah ada cara lain untuk mengetahui jenis transistor ! Jawab : cara nya selain dengan mengukur kaki transistor bisa dengan langsung melihat pada data sheet untuk mengetahui jenis transistor itu NPN /PNP.