Anda di halaman 1dari 6

IX.

QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD)

PENDAHULUAN

Pokok bahasan pada materi Quality Function Deployment (QFD) meliputi definisi QFD dan peranannya dalam pengembangan produk serta matriks utama yang digunakan dalam proses QFD yaitu House of Quality.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM

Setelah mempelajari materi ini mahasiswa dapat memahami peranan QFD dalam pengembangan produk serta mampu memanfaatkan matriks HoQ untuk mengembangkan produk.

TUJUAN INSTUKSIONAL KHUSUS

1. Mahasiswa dapat memahami definisi QFD. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan dan memberi contoh ilustrasi

pemanfaatan QFD dalam pengembangan produk. 3. Mahasiswa dapat menggunakan matriks HoQ untuk membantu tahapan pengembangan produk.
1. 2. 3. 4.

SKENARIO PEMBELAJARAN

Kegiatan perkuliahan dilaksanakan dengan skenario sebagai berikut: 1. Penjelasan tentang concept map (tunjukkan di peta konsep dimana posisi materi yang akan di bahas), pokok bahasan , dan kompetensi yang akan dicapai (TIU dan TIK).

Perancangan Produk

IX-1

2. Ringkasan materi disampaikan dengan metode ceramah, diskusi, penugasan, simulasi, dan tanya jawab. 3. Class review dengan tanya jawab 4. Penutup

RINGKASAN MATERI

9.1 Definisi Quality Function Deployment Ada beragam pendapat yang menerangkan QFD, diantaranya QFD is a process a methodology for planning products *1+, QFD is a system for product development that converts the Voice of the Customer into the voice of design, development, and implementation, including measurable, operable, and controllable action plans [2], QFD is a cusomer-driven process for planning products *3+, Quality Function Deployment is used to systematically and structurally convert customer wishes into critical product and process aspects at an early stage *4+. Beragam definisi tersebut menggarisbawahi bahwa peranan utama QFD dalam pengembangan produk adalah menerjemahkan kebutuhan konsumen ke dalam aspek teknis produk.

9.2 House of Quality House of Quality (HoQ) adalah sebuah matriks yang digunakan untuk aktifitas yang terkait dengan kualitas, termasuk pengembangan produk. Ada empat tahapan utama QFD yaitu: 1. Penentuan spesifikasi, terkait erat dengan pembuatan konsep produk 2. Part design, menentukan karakteristik yang berkaitan dengan part 3. Process design, menganalisis proses-proses yang diperlukan untuk memproduksi produk. 4. Process control, menganalisis aspek-aspek yang berkaitan dengan efisiensi dan efektifitas proses.

Perancangan Produk

IX-2

Gambar 9.1 Tahapan QFD

Tahapan yang akan dibahas lebih mendalam disini adalah pada tahapan pertama. a. Aspek utama matriks HoQ Ada dua aspek utama dalam matriks HoQ, yaitu: 1. Customer information: berkaitan dengan kebutuhan konsumen. Informasi tentang kebutuhan konsumen diperoleh dari pengumpulan data melalui survey, wawancara, focus group discussion, dan teknikteknik pengumpulan data pelanggan lainnya. 2. Technical information: berkaitan dengan aspek teknis produk yang akan memenuhi kebutuhan konsumen. Penentuan karakteristik teknis pada pengembangan produk dapat membantu dalam penentuan spesifikasi. Ada tiga tuntunan dalam membuat karakteristik teknis: a. Berhubungan dengan kebutuhan konsumen. b. Dapat diukur. c. Bersifat umum, tidak menunjukkan desain spesifik. Misalnya: keinginan konsumen adalah ruangan yang terang, maka jumlah lampu bukanlah karakteristik teknis yang tepat karena belum tentu desain ruangan tersebut hanya menggunakan lampu untuk pemenuhan kebutuhan akan ruangan yang terang (bisa dengan jendela yang besar, atap yang tembus pandang, kaca-kaca yang memantulkan cahaya, atau solusi

Perancangan Produk

IX-3

yang lain). Intensitas cahaya (satuan kandela / cd) adalah karakteristik teknis yang lebih tepat .

Gambar 9.2. Customer Information dan Technical Information

b. Bentuk Umum Matriks HoQ Secara garis besar, ada empat hal yang tercakup dalam matriks HoQ: 1. What Berisi kebutuhan pelanggan yang dinyatakan dalam customers needs/ voice of customer. 2. How Berisi karakteristik teknis, menyatakan aspek yang harus diperhatikan untuk dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. 3. Relationships Menyatakan hubungan antar variabel. Di bagian tengah HoQ disebut dengan relationship matrix, menunjukkan seberapa jauh karakteristik teknis dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Di bagian atas terdapat correlation matrix, menunjukkan hubungan antar karakteristik teknis.

Perancangan Produk

IX-4

4. How Much Terkait dengan target desain, bila dilihat dari spesifikasi produk merupakan value dari metric (karakteristik teknis).

Gambar 9.3. Bentuk Umum Matriks HoQ

Ada beragam bentuk matriks HoQ, baik dari segi variabel maupun skala pengukuran; tergantung pada tipe data, jenis dan kompleksitas produk, kesiapan organisasi, dan lain-lain.

Hasil dari HoQ adalah spesifikasi yang akan menjadi acuan ketika melakukan pengembangan konsep produk (Concept Generation).

EVALUASI

LATIHAN SOAL 1. Ada dua aspek utama dalam QFD, sebutkan dan jelaskan! 2. Mengapa pada karakteristik teknis seharusnya tidak menunjukkan desain yang spesifik? Jelaskan dan beri contoh! 3. Buatlah contoh pemanfaatan HoQ untuk membantu menerjemahkan kebutuhan pelanggan! Analisis dan jelaskan!
Perancangan Produk IX-5

REFERENSI

1. Day, Ronald G., Quality Function Deployment, ASQ Quality Press, 1993. 2. The QFD Institute, www.qfdi.org 3. Pyzdek, Thomas, The Six Sigma Handbook Revised and Expanded A Complete Guide for Green Belts, Black Belts, and Managers at All Level, McGraw-Hill Comp., US, 2003. 4. Rampersad, Hubert K., Managing Total Quality Enhancing Personal and Company Value, McGraw Hill Publishing Comp. Ltd., New Delhi, 2005. 5. Revelle, Jack B., et.al., The QFD Handbook, John Wiley & Sons. Inc, New York, 1998.

Perancangan Produk

IX-6