LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI

1.1 Pengertian Perusahaan Induk dan Perusahaan Anak
Perusahaan Induk Perusahaan yang menguasai/ memiliki lebih dari 50% saham yang beredar di suatu perusahaan. Kepemilikan ini akan mengakibatkan adanya penguasaan control dari perusahaan induk kepada perusahaan anak. Perusahan induk sering juga disebut dengan pemegang saham mayoritas. - Perusahaan Anak Adalah perusahaan yang sebagian besar saham-sahamnya dikuasai oleh perusahaan lain. Hubungan antara perusahaan anak dan perusahaan induk disebut juga dengan hubungan Afiliasi. Contoh: PT. Sireum didirikan dengan modal saham yang telah ditempatkan sebanyak 1000 lembar. Daftar pemegang saham adalah: PT. Elang 600 lembar 60% PT. Murai 250 lembar 25% PT Cakcak 150 lembar 15% PT. Elang disebut perusahaan induk dari PT. Sireum karena PT. Elang memiliki 60 % sahamnya. PT. Elang adalah pemegang saham mayoritas. PT Sireum disebut perusahaan anak (subsidiary company)karena 60 % sahamnya di miliki PT Elang. PT. Murai dan PT. Cakcak disebut dengan pemegang saham minoritas. Cara-cara penguasaan suatu perusahaan yang berafiliasi dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai berikut: a. Kepemilikan langsung - Perusahaan Induk menguasai satu perusahaan anak - Perusahaan Induk menguasai beberapa perusahaan anak 80%
PT. A Induk PT. B Anak PT. C Anak PT. D Anak

60% 75%

I 1

000 25.000 35.000 Utang Dagang Utang Bank Utang wesel Jumlah Utang Modal saham (@ 10. A secara tidak langsung merupakan perusahaan induk dari PT. 1.000 10. Kepemilikan tidak langsung PT.000 6. A menguasai saham PT. Untuk memberikan gambaran yang jelas tentang pencatatan ini. Posisi neraca masing-masing perusahaan pada tanggal tersebut adalah: PT. Kancil Neraca 5 Januari 2011(000) Aktiva Kas Piutang Persediaan Gedung Mesin Kendaraan 15.000 20. Secara tidak langsung PT. B Anak 70% PT. A menguasai saham PT. berikut ini diberikan contoh pencatatannya: Pada tanggal 5 Januari 2011 PT. B menguasai saham PT. C. Cara pembayaran pembelian ini dapat dilakukan dengan kas atau aktiva lain atau dengan modal saham perusahaan induk.000 Jumlah Pasiva 2.000 6.000 75.000 5.000 15. A Anak 90% PT.000 + 99. PT C adalah anak perusahaan PT.b. C 70 %.000 Pasiva 2 . Ayam.000 + 17. C Anak PT.000 18. Kancil membeli sebagian besar saham PT. B 90 % dan PT. B.000 116.2 Transaksi Pembelian Saham oleh Perusahaan Induk Penggabungan usaha melalui pemilikan saham suatu perusahaan (afiliasi) merupakan investasi perusahaan induk kepada perusahaan anak.000) Agio saham Laba ditahan Jumlah modal Jumlah Aktiva 116. C sebanyak: 90% x 70 % = 63 % Berarti PT.

000. Ayam Neraca 5 Januari 2011 (000) Aktiva Kas Piutang 1.800 10.000 3.800.500 28.000 Utang Dagang Utang wesel Jumlah Utang Persediaan Kendaraan 5. Kancil membeli 8000 saham PT. Ayam. 10.000 1. 20.000. Ayam (dalam ribuan): Jumlah investasi pada PT.800 28.dan saham 600 lembar dan sisanya wesel bayar.PT. Kancil 600 x 10. 16. 8000 lembar saham ini sama dengan x 100% = 80% saham PT.Kancil dan PT.000 6. Pembayaran dilakukan kas Rp.000.000.500 + 2.000 Jumlah Pasiva 20.000 Kas Rp.500/lembar.000 2.000 Modal saham (@ 2.500 + 25.000) Agio saham Laba ditahan Jumlah modal Jumlah Aktiva Kasus 1 PT. Ayam Kas Modal saham Wesel Bayar 20.000+ Rp. Kancil (induk)(dalam ribuan) Investasi PT. Jurnal untuk PT.500 Pasiva Dengan adanya pencatatan diatas berarti PT. Kancil telah meguasai 8000 lembar saham PT.000. 10.000 35. PT.000 Modal saham PT. Kancil disebut sebagai perusahaan induk dan perusahaan PT.000 Rp.000 1. Ayam. Ayam = 8000 x 2600 Rp. Sebagai perusahaan induk diwajibkan untuk membuat laporan neraca konsolidasi yang merupakan gabungan antara neraca PT.000 2. 2. Ayam yang telah beredar dengan kurs Rp. Ayam disebut perusahaan anak.000 4. 6.000 – 3 .

000 6.800 Ayam Gedung Mesin Kendaran 25.000 15. Kancil tersebut adalah saham yang telah beredar maka PT.000 Piutang 6. 20. Laporan neraca ini disebut laporan neraca konsioidasi.800 Modal saham 80% x 20. Misalnya: a.800 Jumlah Pasiva 126.000 Jumlah Aktiva 126. Kancil Neraca 5 Januari 2011 (000.000 Utang Bank 10.000 16.000 35.600 Laba ditahan 80% x 3.800 + Jumlah nilai buku 20.800 Jumlah Utang 21.000 Utang Dagang 2. Langkah-langkah pembuatan neraca konsolidasi(dalam jutaan) 1.000 1. Ayam (anak) tidak perlu mencatatnya. Membuat jurnal untuk menghapus perkiraan modal balik. Investasi pada perusahaan Ayam Jumlah Investasi (harga perolehan) 20.800 + Investasi saham PT.000 Jurnal untuk PT. Tapi bila yang diambil alih adalah penerbitan saham baru maka baru dijurnal oleh PT. Ayam.800 2.000 Agio saham 80% x 2.000 Utang wesel 9. Ayam (anak perusahaan ) Bila saham yang diambil alih / dibeli oleh PT.000 Modal saham Agio saham Laba ditahan Jumlah modal 81. 4.000 Persediaan 20.000 18.000 + 105.3 Laporan Neraca Konsolidasi Salah satu kewajiban dari perusahaan induk adalah membuat laporan keuangan gabungan antara perusahaan anak dan perusahaan induk.500 2.800.400 Kelebihan harga perolehan diatas nilai buku (KHPDNB) Good will 400 4 . Setelah pembuatan jurnal diatas maka neraca PT.000) Aktiva Pasiva Kas 5. Kancil (induk) adalah sebagai berikut: PT.Wesel bayar Rp.

000 15.000 1.000 = 16.600 2.000 20. agio sahan dan modal ditahan) Modal saham 80 % x 20.000 28.600 Laba ditahan 80% x 3.000 16. Ayam 2.800 Dengan adanya eliminasi modal perusahan anak akan menghasilkan hak modal minoritas sebagai berikut: Hak minoritas modal saham 20% x 20. Membuat kertas kerja neraca PT. Ayam Eliminasi Induk Anak Debet Kredit 5.000 126. Kancil PT.000 35.800 2.000 Hak minoritas agio saham 20% x 2.000 6. Kancil Modal saham PT. Eliminasi modal perusahaan anak (modal saham.000 - 3.000 400 25.800 5.000 - 25.000 20.000 8.Kancil Agio Saham PT. Ayam Eliminasi modal saham Eliminasi agio saham Eliminasi laba ditahan KHPDNB (Good will) Gedung Mesin Kendaraan Jumlah Aktiva Utang Dagang Utang Bank Utang Wesel Modal Saham PT.000 10.000 20. Ayam 5 Januari 2011 (dalam 000) PT. Ayam 1.800 b.000 Agio saham PT.000 2.000 1. Ayam sebagai neraca konsolidasi 3. Kancil Laba ditahan PT.800 - Perkiraan Kas Piutang Persediaan Investasi pada PT.000 Agio saham 80% x 2.000 5 .000 Investasi Saham pada PT. Ayam Eliminasi Neraca Konsolidasi Debet Kredit 6.000 15.600 Laba ditahan PT.800 KHPDNB (good will) 4.500 = 2.Jurnal Eliminasi Modal saham PT. Ayam 20.000 = 4.000 10.000 = 1.000 1. Kancil dan perusahaan PT.000 55.000 25. Kancil dan PT. Ayam 16. Membuat neraca konsolidasi Kertas kerja Penyusunan Neraca Konsolidasi PT.000 = 400 Hak minoritas modal saham 20% x 300 = 700 2.

000 Pasiva Utang Dagang Utang Bank Utang wesel Jumlah Utang Modal saham Agio saham Laba ditahan Hak minoritas Modal saham Agio saham Laba ditahan 3.000 4.Hak minoritas Agio saham PT.000 Piutang 8.000 18.000 55.000 KHPDNB (Good Will) 400 Gedung Mesin Kendaraan 25.800 81.400 134.000 - 1.400 700 134.500 - 20.000 2.000 1.000 15.000 18.000 11.000 Persediaan 25.000 10.400 6 .000 3.400 Jumlah Pasiva 134.100 Jumlah Aktiva 134. Ayam Eliminasi Hak minoritas Laba ditahan PT.800 20.300 24.800 20. Ayam Eliminasi Hak minoritas 9.100 6.500 28.000 - 4.600 2.300 81.000 400 700 Jumlah modal 110. Ayam Neraca Konsolidasi 5 Januari 2011 (dalam 000) Aktiva Kas 6.000 400 - Jumlah 126.000 18.400 PT. Kancil dan anak perusahaan PT.000 6.000 6.000 16.300 81.400 - - 11.

Penyusutan (80.000/lembar Nominal saham PT.000.000 Harta lancer lain 50. KEMUNING Rp. 7 .000. KEMUNING dan PT. 3. KEMUNING membeli 15.000 lembar saham PT.000. 20. Tanggal 5 Januari 2011 PT. Buat jurnal untuk PT. KENANGA Kas 542.000 400.000 48. C. KEMUNING dan PT.000 2.000 Aktiva tetap 500.deviden yang telah dibagi kepada pemegang saham 80%.000 dan telah dibagikan secara kas 75%.000. Laba usaha PT. 45.000) (30.000 500. Susun neraca konsolidasi PT.000 215.000 Ak.000 Piutang 180.000 900.000.000 38. Buat neraca PT.000/lembar 1.000 92.Latihan Soal Soal Posisi neraca PT. pembagian deviden Rp 180.000 dan wesel bayar Rp. KEMUNING dan PT.472.000. KENANGA selama tahun 2011 dengan metoda ekuitas B. Dari data diatas diminta: A.000 Persedian 280. 150.000 125.000 738.000 Utang lancar Modal saham Agio saham Laba ditahan 80. KEMUNING Rp. Buat jurnal eliminasi untuk menyusun neraca konsolidasi D.000 20. KEMUNING dan PT.000 200. KEMUNING PT.000 170.280. KENANGA adalah Rp. ciput yang beredar dengan membayar kas Rp.000) PT.KENANGA setelah bergabung tanggal 31 Desember 2011. Laba usaha PT. KENANGA tanggal 31 Desember 2011 adalah sebagai berikut : (dalam Rp. KENANGA tanggal 31 Desember 2011.000. 300.000 Transaksi selama tahun 2011 adalah: Nominal saham PT.000 dan pembagian deviden Rp.000 190. 45. 180.000) Jumlah aktiva 1.000. KENANGA Rp.

biaya pemasangan Rp.....000.. 400. 55.. B.000 + Rp. Rp. 100.. 55..900.... Penyusutan Aktiva Tetap.100... biaya pemasangan sampai aktiva tersebut siap dipakai.000..000 sedangkan bila secara kridit seharga Rp...000 Harga yang belum dibayar adalah Rp... maka biaya-biaya tersebut sampai aktiva tersebut dipakai dimasuakan sebagai harga perolehan. Pencatatan Aktiva Tetap Aktiva tetap yang dibeli untuk dipakai sendiri dalam perusahaan dicatat sebesar harga perolehan (cost) yaitu semua biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh aktiva tersebut siap dipakai. xxx 8 ...60..... goodwill..000...000 Biaya dan mencoba Rp.. Harta tetap yang kita pakai mempunyai masa pakai yang terbatas... Rp... pembelian dilakukan secara kridit.. 55. Rp..000 C. biaya angkot.....000 Biaya pengangkutan .... Rp......000 Beban bunga Rp. kecuali biaya bunga..000 Biaya pemasangan ..000.000 Jumlah harga perolehan. 50..... 60.... dan aktiva tetap tidak berwujud (Intangible assets) contohnya seperti Merk dagang (tread mark)...... biaya mencoba Rp.. 5.. Jadi menghitung harga perolehan dihitung dari mulai harga faktur ditambah pajak pertambahan nilai (PPN).000...000..000 PPN... ..500... xxx Akumulasi penyusutan.. 100.000 Kas Rp. Hak cipta (copy right). gedung (building).. 5.... Contoh 1: Dibeli sebuah mesin dengan harga tunai Rp. maka dalam penyusunannya aktiva tetap dipisah antara aktiva tetap dengan aktiva tidak berwujud. 200... Pengertian Aktiva Tetap Aktiva tetap adalah harta yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat dipakai atau memberikan manfaat dalam jangka waktu lebih dari satu tahun. Rp.000... alat pengangkutan (delivery).500.... 200....Rp..55..tanah (land).000 = Rp... Pencatatan aktiva tetap dalam neraca (balance sheet) termasuk dibawah kelompok aktiva lancar (current assets) dan karena aktiva tetapa ada dua macam... Rp..000 Utang Rp... kendaraan .000 Perhitungan : Harga perolehan : Harga beli tunai.. Diminta buatlah jurnalnya: Mesin (Machinery) Rp..900.... belum termasuk PPN.500....... oleh karena aktiva tetap yang dipakai selama beberapa periode diperhitungkan biayanya (beban ) pada setiap akhir periode akuntansi dalam penyusunan laporan keuangan.. dan dikeluarkan biaya pengangkutan Rp. 50.. Begitu pula kalau aktiva yang kita beli aktiva bekas kemudian pada saat kita beli diadakan perbaikan lebih dahulu.000.... sehingga nilai aktiva semakin menyusut atau dihitung penyusutannya dan dengan membuat ayat jurnal penyesuaiannya setiap akhir periode akutansi seperti berikut ini : Beban penyusutan.Aktiva tetap (fixed Assets) A. Aktiva tetap ini ada dua macam yaitu aktiva tetap berwujud (Tangible assest) contohnya seperti peralatan (equipment).000.... 5.500.... 100...

Harga perolehan (cost) b.000.500.000. 65. satuan unit bila kapasitas produksinya selama ukur ekonomis adalah: tahun 2010 6. Umur ekonomis (Useful life) c. Harga perolehan – Nilai sisa Rumus penyusutan pertahun = Umur ekonomis 9 .000. Metode satuan produksi (Units of production / outpud method) Contoh 2: Mesin dibeli pada awal tahun 2010 Harga perolehan mesin (cost) Rp.000 satuan (metode satuan produksi).Setelah jurnal penyesuaian ini diposting kebuku besar.500 satuan tahun 2014 4. Metode Garis Lurus .000) Rp.300 satuan tahun 2012 7.000. Untuk motode ini penyusutan tiap tahun sama. metode jumlah angka tahun (Sum of years digits mothod) 4. 4.500. Catatan : Untuk metode satuan produksi ada 2 macam: a. 1.Nilai residu (Salvage Value) Rp. maka dalam laporan keuangan beban penyusutan akan dilaporkan dalam neraca sebagai perkiraan kontra (Contra account) dari aktiva tetapnya seperti dampak dibawah ini: Aktiva tetap : Peralatan Rp. 1. Metode garis lurus (Straight line method ) 2. 5. satuan jam b.Taksiran umur ekonomis (Estimated useful life) 5 tahun atau 20% pertahun Taksiran hasil produksi selama umur ekonomis sebanyak 30. Metode saldo menurun / metode prosentase dua kali garis lurus dari nilai buku (Double Declaining balance method) 3.000 Kemudian untuk menghitung besarnya penyusutan aktiva tetap ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan yaitu: a.100 satuan tahun 2011 6. Metode penyusutan (Depreciation methoD D.000. Diminta : Buatlah perhitungan besarnya penyusutan tiap tahun dalam table penyusutan dari keempat metode tersebut diatas. Nilai residu/ sisa (Salvage Value) d. 6.000 Akumulasi penyusutan peralatan (Rp.100 satuan Jawab : 1. Metode Penyusutan Aktiva Tetap.000 satuan tahun 2013 6.

12.000 40% x 2.000 60.000 23.000.000 5. 5.000 12.576 59.424 5.400 Rp.900.900 56. Metode ini penyusutan setiap tahun semakin menurun.340. Metode Jumlah Angka Tahun.600 50.000 12. Metode ini penyusutan setiap tahun semakin menurun.A.000.000 Catatan : Nilai buku (Book Volue) = harga perolehan – akumulasi penyusutan 2. Rumus penyusutan pertahun = (2 x % garis lurus ) x (Harga perolehan – akum.000 40% x 1. dan nilai yang masih ada pada akhir umur ekonomis maka itu merupakan nilai sisa.penyusutan 12.945.000 15.000 5 Metode Garis Lurus =Rp.000 36.000 Tahun 2010 2011 2012 2013 2014 Perhitungan Diatas Diatas Diatas Diatas Diatas Daftar Table Penyusutan (dalam ribuan) Penyusutan Akum.6 Rp.000 12.000 Nilai buku Rp.000.306 5.500.054. 65.T. Nilai buku Penyusutan Rp.000 24.000 12.000 .000 41.000 48.0) 40% x 3.000 53. 65.000 2010 2011 2012 2013 2014 40% x (6. = 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 15 atau = 2 = 15 10 .000 17. 65.000 – Rp.) Metode Saldo Menurun.000 40% x 842. Daftar Table Penyusutan (dalam ribuan) Tahun Perhitungan Penyusutan Akum.369. 26.4 3. 26.000 29.616 3.600 9.400 14. n (n + 1) Rumus untuk menghitung jumlah angka tahun = 2 5 (5 + 1) J.404.040 8.000 41.Rp. Metode Saldo Menurun.000 12.6 39.

000 Rp. 52. 12. 60. 2000 4.000 satuan Tahun 2013 6.Penyusutan Rp.000 Rp.200 Akum.800 Rp. 5.000 Rp.Tahun 2010 2011 2012 2013 2014 Perhitungan 5/15 x (65jt-5jt) 4/15 x (65jt-5jt) 3/15 x (65jt-5jt) 2/15 x (65jt-5jt) 1/15 x (65jt-5jt) Daftar Table Penyusutan (dalam ribuan) Penyusutan Akum. dicatat didebit. 48.000 Rp. 12.000. 4.000 x Rp.500 satuan Tahun 2014 4. 65. 14.300 satuan Tahun 2012 7.000 Rp. 60. 24.000. c. 26. 17.000 satuan Tahun 2010 6.100 x Rp.000 Rp. 2000 6.000 Rp. 13. 16. Pelepasan Aktiva Tetap.000 Rp. 20.000 Rp. dicatat dikredit.000. 2000 6. 29. 5.000 Nilai buku Rp.800 Rp. 36.200 Rp.200 Rp.000 Rp. maka caranya adalah sebagai berikut : a.000 Rp.000 Rp.000 Rp. 56. 2000 Penyusutan Rp.000 Rp.500 x Rp.800 Rp.000 Nilai buku Rp. Akum. 2000 7. Metode Satuan Produksi. Harga perolehan – Nilai residu Biaya penyusutan persatuan = Taksiran hasil perolehan 65. Bila dijual dicatat rugi / laba penjualan aktiva tetap. 40.000 Rp.000 Rp. 8. Penentuan besarnya penyusutan berdasarkan metode satuan produksi tergantung dari besar kecilnya kapasitas produksi pada tahun yang bersangkutan. Penyusutan Rp.000 4. penyusutan aktiva tetap dihapus sebesar akumulasinya.300 x Rp. 13. 8.000 E. d. 38.100 satuan Metode Jumlah Angka Tahun : Daftar Table Penyusutan (dalam ribuan) Tahun 2010 2011 2012 2013 2014 Perhitungan 6.800 Rp.200 Rp. Bila ditukar dicatat Aktiva tetap yang baru disebelah debit dan mencatat rugi atau laba pertukaran Aktiva tetap hasil pertukaran tersebut. 11. 45.600 Rp. 12. 20. 51.000 Rp.000 – 5.200 Rp. Aktiva tetap dihapus sebesar harga perolehan.000 Biaya penyusutan persatuan = = Rp.100 satuan Tahun 2011 6. 12.30. 11 .200 Rp.100 x Rp. dengan terlebih dahulu menghitung beban penyusutan persatuan. 65. 2. Aktiva tetap yang akan disingkirkan atau dilepaskan dari pembukuan. b.

. 12....12.....- Rp... Rp.....000. a....000.. 48.. 5........ Pada tanggal 10 April 2011.......000 2011 .........000 nilai residu ditaksir Rp.......000...000........000. Rp... Rp... Mesin ..000..000......000....000 2010 ........000..000..000 Akumulasi penyusutan... Akumulasi penyusutan : 2010 .......... 51..000 Akumulasi penyusutan mesin .000 Rp 54......000............ Rp.....000..Rugi karena kebakaran ...... ......000 Perhitungan : Harga perolehan mesin ......000...000.....000.... Rp.... 2............ Metode penyusutan menggunakan metode garis lurus.000 Rp...000.......7 Januari 2011 Piutang asuransi ....000. Rp......Rp... 3.....000.................12 .....000..... Rp....... Kebakaran tanggal 7 Januari 2011 dan mendapat ganti rugi dari asuransi yang menanggung sebesar Rp.........000...000..10 April 2011 Beban penyusutan mesin ........... 3/12 x Rp..........000..........000 2011 .000.......... 12.......000.. 5....................000........ 5........ maka harus diadakan penyesuaian penyusutan pada tanggal penyingkirannya dan akumulasi penyusutan menjadi bertambah... 17.. 12............400.000 dan umur ekonomi 5 tahun..000... 70........... Laba penjualan mesin.Rp.....000... Rp...............Mungkin bisa terjadi penyingkiran dilakukan pada periode berjalan................ 14...............000....... 65.............. 65...................b.........000..... 51......... Akumulasi Penyu................. Kemudian bila: a............ 12........000 Rugi karena kebakaran ... Perhitungan : Harga perolehan mesin .... Rp.. Rp...................Rp...000 2012 ......................dengan menambah uang sebesar Rp.000.............000....... Kas . 48.000... 65..............000.....3.............000...000..b.......Akumulasi penyusutan : 2008 ................. 7... Rp... Rp..Jawaban .......J....000..........000 = Rp.. Rp....Nilai buku .. Akum. Penyusutan mesin ..... Rp. Mesin (lama)...12.. 65......000 Rp............000 Rp.000 Rp.................Rp....000 2014 AJP 3 bulan.000.....000 2013 .......000.... .. 12.........000 Akumulasi penyusutan ......12...000.... Nilai buku.. ditukar dengan mesin baru yang harganya Rp.................pertukaran : Mesin (baru) ............... 12........12..000 2009 .000.....000 Rp 65... Contoh : Mesin yang dibeli tanggal 12 Januari tahun 2008 harga perolehan Rp..000.....000.000 Mesin ............000....000..Piutang asuransi......000 Rp....... 5.... 3.. 12.............000....000........ Rp. 12....... 3..... Rp..

.. Rp.. .000.. senilai Rp 20.000..000.. Pada 3 Juli 2011 PT Telenet mengeluarkan biaya tambahan Rp 150 jt untuk pelebaran jalurnya ke pemerintah.....000. goodwill.berumur 90 hari berbunga 12% setahun..dan sisanya wesel nominal Rp 10. F...000...000 Laba penjualan mesin . b. 2.000.. beban pendiriaan dll. Diminta: a. 54......... Aktiva Tetap Tak Berwujud.. Aktiva tetap tak berwujud adalah harta yang dimiliki perusahaan dan dapat dipakai dalam jangka waktu lebih dari satu tahun...... Penyajian Aktiva Tetap di Neraca Penyajian aktiva tetap dalam neraca adalah sebagai berikut contoh : Peralatan Akumulasi penyusutan peralatan Rp...... xxx 3..Nilai tukar : Harga mesin baru . Webnet untuk penggunaan suatu frekuensi jalur komunikasi senilai Rp 400 jt pada tanggal 1 Juli 2008. AJP : Amortisasi ..... Telenet mengestimasi bahwa masa manfaat lisensi tersebut adalah 20 tahun dari tahun perolehannya. 2.. Telenet membeli lisensi dari PT....xxx Rp.... Buatlah pencatatan tanggal 8 Juli 2011 atas pertukaran mesin.000. ) SOAL 1.... Anugrah membeli mesin pabrik pada tanggal 25 Juni 2009... (Rp Rp..... harga mesin baru senilai 50.. taksiran nilai residu Rp 400..- Rp.000. 70. Contoh : Hak paten = Patent (jangka waktunya 17 tahun ) Hak cipta = copyright (jangka waktunya 28 tahun) Merk dagang = Trade mark (jangka waktuya 50 tahun) Franchises...6...Rp.......... Berapakah nilai buku lisensi per 31 Desember 2011........dan umur ekonomis 10 tahun...-(belum termasuk PPN)........ b...000... Diminta : a.000.......... biaya angkut Rp 200... Tetapi tidak dapat dilihat secara kongkrit... Jurnal tanggal 1 Juli 2011 dan 31 Desember 2011.000.. PT..000.. Pada tanggal 8 Juli 2011 mesin tersebut ditukar dengan mesin baru karena dianggap tidak sesuai dengan permintaan pasar.. Buatlah pencatatan untuk penyusutan tahun 2009...000. Rp.. 13 . dibayar tunai dengan menggunakan cek bank BNI sebesar 22.. PT...000..000..000 Uang yang dibayar .... 16. Rp......... PT..000...

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful