P. 1
PPT PSAK 26 BiayaPinjaman 17.10.2012

PPT PSAK 26 BiayaPinjaman 17.10.2012

|Views: 163|Likes:
Dipublikasikan oleh Dhani Arinta Ahlul Janah

More info:

Published by: Dhani Arinta Ahlul Janah on Dec 10, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/23/2013

pdf

text

original

BIAYA PINJAMAN

PSAK No. 26

Presented By:

Anisa Fitria Setiowati Dhani Arinta Ahlul Janah Hanif Rahmatullah Heppy Vallentina Arianingrum

Agenda
1 2 3 4

Pendahuluan
Pengakuan Pengukuran Pengungkapan, transisi, efektif

Prinsip Dasar
• Biaya pinjaman dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi, atau produksi aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian biaya perolehan aset tersebut. • Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban.

Ruang Lingkup & Pengecualian
• Tidak mengatur biaya ekuitas, termasuk modal preferen yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas.
• Tidak diterapkan untuk biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi atau produksi dari:
– aset kualifikasian yang diukur pada nilai wajar, misalnya aset biolojik; atau – persediaan yang dipabrikasi atau diproduksi dalam jumlah banyak yang berulang (repetitive basis).

Aset Kualifikasian
 Aset kualifikasian adalah aset yang membutuhkan suatu periode waktu yang substansial agar siap untuk digunakan atau dijual sesuai dengan maksudnya.
Pabrik
Persediaan Fasilitas

Properti Investasi

Aset Tidak Berwujud

 Aset keuangan dan persediaan yang dipabrikasi atau diproduksi selama periode waktu yang pendek tidak termasuk aset kualifikasian.  Aset yang siap untuk digunakan atau dijual sesuai dengan maksudnya ketika diperoleh tidak termasuk aset kualifikasian.

Biaya Pinjaman
 Biaya pinjaman adalah bunga dan biaya lain yang ditanggung entitas sehubungan dengan peminjaman dana.
Beban Capital Leased
Selisih kurs Pinjaman

Beban Bunga

Pengakuan
• Entitas harus mengkapitalisasi biaya pinjaman yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan, konstruksi, atau produksi aset kualifikasian sebagai bagian dari biaya perolehan. • Biaya pinjaman lainnya diakui sebagai beban pada periode terjadinya.

Pengakuan
• Dana secara spesifik untuk tujuan memperoleh aset kualifikasian  jumlah biaya pinjaman yang dapat dikapitalisasi sebesar:
– biaya pinjaman aktual yang terjadi atas pinjaman tersebut selama periode berjalan dikurangi – penghasilan investasi dari investasi temporer pinjaman tersebut.

Pengakuan
• Dana secara umum  tingkat kapitalisasi untuk pengeluaran atas aset tersebut. • Tingkat kapitalisasi adalah rata-rata tertimbang biaya pinjaman yang dapat diterapkan atas saldo pinjaman selama periode berjalan, selain pinjaman yang secara spesifik untuk tujuan memperoleh aset kualifikasian. • Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama suatu periode tidak boleh melebihi jumlah biaya pinjaman yang terjadi.

Selisih Lebih Jumlah Tercatat Aset Kualifikasian atas Jumlah Terpulihkan
Ketika jumlah tercatat atau ekspektasi biaya perolehan aset kualifikasian melebihi jumlah yang dapat dipulihkan atau nilai realisasi netonya, maka jumlah tercatat diturun-nilaikan atau dihapus-bukukan sesuai dengan pengaturan dalam PSAK lain.

Permulaan Kapitalisasi
 Entitas mulai mengkapitalisasi biaya pinjaman sebagai bagian biaya perolehan aset kualifikasian pada tanggal awal.  Tanggal awal kapitalisasi adalah tanggal ketika entitas pertama kali memenuhi semua kondisi berikut:
(a) terjadinya pengeluaran untuk aset; (b) terjadinya biaya pinjaman; dan (c) entitas telah melakukan aktivitas yang diperlukan untuk mempersiapkan aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya atau dijual.

Pengeluaran atas aset kualifikasian hanya meliputi pengeluaran yang mengakibatkan pembayaran kas, transfer aset lainnya atau liabilitas berbunga. (lihat PSAK 61). Jumlah tercatat rata-rata aset selama suatu periode, termasuk biaya pinjaman yang sebelumnya sudah dikapitalisasi, normalnya adalah suatu aproksimasi rasional dari pengeluaran dimana tingkat kapitalisasi diterapkan dalam periode itu.

Aktivitas yang dibutuhkan untuk mempersiapkan aset agar dapat digunakan sesuai dengan maksudnya atau dijual mencakupi lebih dari sekadar konstruksi fisik aset tersebut. Namun demikian, aktivitas semacam itu tidak meliputi penguasaan suatu aset pada saat tidak terdapat produksi atau pengembangan yang mengubah kondisi aset tersebut.

Biaya pinjaman yang terjadi selama perolehan tanah untuk tujuan pembangunan tanpa adanya aktivitas pengembangan yang terkait, tidak memenuhi kualifikasi untuk dikapitalisasi.

Penghentian Sementara Kapitalisasi
• apabila pengembangan atas aset kualifikasian dihentikan sementara untuk mempersiapkan aset agar dapat digunakan. • Entitas tidak menghentikan sementara kapitalisasi biaya pinjaman pada: 1. Pekerjaan teknis dan administratif yg signifikan 2. Penundaan sementara merupakan bagian dari proses yg dibutuhkan untuk mempersiapkan aset agar siap digunakan.

Penghentian Kapitalisasi
• Terjadi saat secara substansial seluruh aktivitas terkait persiapan aset kualifikasian untuk digunakan telah selesai. • Konstruksi diselesaikan per bagian  menghentikan kapitalisasi biaya pinjaman untuk suatu bagian saat seluruh aktivitas untuk menyiapkan bagian tersebut sesuai maksudnya selesai secara substansial.

Pengungkapan
• Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan. • Tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang dapat dikapitalisasi

Thank You

Q&A
Q1 : Q2 : Q3 :

SOAL 1
Amber makes the following two payments in 2004: Jan 31: $24,000 July 31: $18,000 Capitalization period ran from Jan 31 – Dec 31.
Dana yang tidak dipakai diinvestasikan dengan return 6% Amber (in the previous example) had the following debt outstanding throughout 2004: 1. 10%, 2-year note specifically for the project: $25,000 2. 8%, 5-year note (other debt): $20,000 What is the appropriate interest rate(s) and the avoidable interest?

The Appropriate Interest Rate and Avoidable Interest:
Up to specific loan, $25,000 at 10% x 11/12

$2,291.67 avoidable

Expenditure $42,000
Excess ($42,000 less $25,000 = $17.000) At 8% x 5/12

+
$566.67 avoidable $27.69 Revenue

$2830,64

Membandingkan Bunga Aktual dan Avoidable:

Avoidable interest: Actual interest: • $25,000 @ 10% • $20,000 @ 8%

$2,830.64

= $2,500 = $1,600 $4,100 • Capitalize avoidable interest of $2,830.64 (the lesser of avoidable and actual interest). • Expense $1,2469.34 ($4,100 less $2,830.64).

Kasus kapitalitasi bunga 2
Pada 1 November 2010 PT. Mulia meminta kontraktor PT. Adhi membangun gedung senilai 2.800 juta dan tanah senilai 200 juta termasuk dalam pembayaran pertama ke kontraktor. Pembayaran kepada kontraktor dilakukan pada tahun 2011: 1 Januari 420jt; 1 Maret 600jt; 1 Mei 1.080jt dan 31 Des 900jt. Untuk mendanai pembangunan tersebut perusahaan memiliki : • Utang khusus untuk membangun gedung sebesar 1.500jt ditarik pada 31 Des 2010, dengan bunga 15%, jangka waktu 15 tahun. Dana yang belum dipakai dari pinjaman didepositokan dengan bunga 10%. • Utang lainnya terdiri dari: • Utang bank 1.100 juta dengan tingkat bunga 10%, ditarik pada 1/1/2009 • Utang obligasi 1.200 juta diterbitkan 1 Januari 2008 dengan bunga 12% dibayar setiap tengah tahun. Hitung bunga yang dikapitalisasi Hitunga rerata tertimbang dari akumulasi pengeluaran selama tahun 2011
23

The Appropriate Interest Rate and Avoidable Up to Interest:
specific loan, 1500 jt at 15% x 12/12 225 jt avoidable

Expenditure 2800 jt

Up to May (2100 jt less 1500jt = 600jt) At 11.04% x 8/12 Excess (2800 jt less 2100jt = 700jt) At 11.04% x 0/12

+
44.16 jt avoidable

0 avoidable

32.6jt Revenue 236.56 jt

• Menghitung pendapatan bunga investasi:
Period 1 Jan – 1 Mar 1 Mar – 1 Mei TOTAL Amount 1080 jt 480 jt Interest Rate 10% 10% Fraction 2/12 2/12 Investment Income 18 jt 8 jt 32.6 jt

Membandingkan Bunga Aktual dan Avoidable:

Avoidable interest: Actual interest: • 1,100 jt @ 10% • 1,200 jt @ 12%

236.56 jt

= 110 jt = 144 jt 254 jt • Capitalize avoidable interest of 236.56 jt (the lesser of avoidable and actual interest). • Expense 17.44jt (254 jt less 236.56).

Ilustrasi Kapitalisasi Bunga 3
Ilustrasi kapitalisasi bunga: Blue Corporation meminjam dana senilai $200,000 dengan suku bunga 12% dari Bank Negara pada tanggal 1 Januari 2011. Pinjaman tersebut khusus digunakan untuk membuat peralatan yang akan digunakan untuk kegiatan operasinya. Pembuatan peralatan tersebut dimulai pada tanggal 1 Januari 2011. Dana yang tidak terpakai diinvestasikan dengan bunga 10%. Berikut ini pengeluaran yang terjadi untuk pembuatan peralatan sebelum pembuatan selesai pada tanggal 31 Desember 2011:

Pengeluaran Aktual 2011: 1 Januari $100,000 30 April 150,000 1 November 300,000 31 Desember 100,000 Total pengeluaran $650,000

Pinjaman umum yang ada pada 1 Januari 2011: Obligasi $500,000, 14%, 10 tahun Wesel bayar $300,000, 10%, 5 tahun
27

The Appropriate Interest Rate and Avoidable Interest:
Up to specific loan, $200,000 at 10% x 11/12 $18,333.33 avoidable

Expenditure $650,000
Excess ($650,000 less $200,000 = $450,000) At 12.5% x 8/12

+
$37,500 avoidable $3,333.33 Revenue

$22,500

28

Membandingkan Bunga Aktual dan Avoidable:
Avoidable interest: Actual interest:  $500,000 @ 14%  $300,000 @ 10% $22,500

= 70,000 = 30,000 $100,000  Capitalize avoidable interest of $22,500 (the lesser of avoidable and actual interest).  Expense $77,500 ($100,000 less $22,500).
18-02-2010 Konsep IFRS 29

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->