Anda di halaman 1dari 1

Kekurangan volume cairan Tujuan : setelah dilakukan intervensi keperawatn selama 1x 24 jam , maka kebutuhan cairan klien terpenuhi

. Criteria hasil : Terjadi peningkatan asupan cairan minimal 2000 ml perhari Turgor kulit lembab dan CRT < 2 detik Mukosa bibir lembab Tidak ada tanda tanda dehidrasi Mempertahankan berat jenis urin dalam batas normal TTV normal TD 120/80 mmHg , N =60 -80x/menit, R = 16-20x/menit

INTERVENSI

1. Pantau tanda-tanda vital, catat adanya perubahan TD 2. Kaji nadi perifer, pengisian kapiler, turgor kulit dan membran mukosa 3. Kaji cairan yang disukai klien dalam batasan diet 4. Rencanakan target pemberian asupan cairan untuk setiap sif , misal siang 1000ml,sore 800ml,malam 200 ml 5. Pantau asupan cairan peroral minimal 1500ml/24 jam 6. Timbang BB tiap hari . penurunan BB 2%-4% menunjukan dehidrasi ringan ,5%-9% menunjukan dehidrasi sedang. 7. Untuk drainase luka, dapat dilakukan pengukuran jumlah dan jenis drainase, bila perlu timbang balutan luka. 8. Pertimbangkan pengeluaran cairan lain yang disebabkan oleh diare, demam dan drainase tubuh. KOLABORASI 9. Pantau kadar elektrolit urine dan serum ,BUN,dan osmolaritas, kreatinin,hematokrit dan hemoglobin 10. Berikan cairan sesuai indikasi dokter ( Ns,NaCl,atau lainnya) 11. Pantau TTV setiap 2 jam .