1. Untuk menentukan DD penyakit neurologis dibutuhkan data-data berikut : A. R. Perjalanan penyakit B. R. Pertumbuhan & Perkembangan C.

Pemeriksaan Fisik Umum D. Pemeriksaan Neurologis E. Semua diatas benar 2. Pemeriksaan saraf otak yang umumnya mudah dilakukan di poliklinik, kecuali : a. b. c. d. e.
3.

N. Olfactorius N. Okulomotorius N. Troklearis N. Abdusen N. Facialis

Yang paling benar Status gizi anak dinolai berdasarkan?

A. BB/U B. TB/U C. BB/TB D. Benar Semua 4. Penilaian untuk kekurangan gizi kronis yaitu dengan a. lingkar kepala b. LLA c. BB d. TB/PB e. benar semua 5. Jika anak datang ke RS dengan keluhan kejang yang perlu ditanyakan tentang hal-hal dibawah ini : a. Beserta demam atau tidak b. Kejang umum atau fokal c. Lama atau frekuensi kejang d. Adanya gangguan neurologis e. Benar semua 6. Kesadaran menurun pada anak kemungkinannya, kecuali : A. trauma kepala B. ensefalitis C. meningitis

D. kejang demam E. ensefalopati (diare kronik karena dehidrasi) 7. bayi 8 bulan dengan keluhan sesak ada batuk demam sebelumnya, pada PF tidak ditemukan sianosis, bunyi auskultasi wheezing, dan ada suara grokk. Pada anak umur segini biasanya dia terkena penyakit apa? a. Bronkopneumoni & bronkiolitis b. Bronkopneumoni & bronkiektasis c. Asma dan TB paru 8. Dari kasus diatas jika udara terperangkap dialveolus karena ada cairan dialveolus, maka gambaran radiologinya akan terlihat apa? 9. Ada lendir dan darah pada pemeriksaan analisa feses menunjukan :
a. Toksin kuman  diare sekretorik b. Gang motilitas usus  diare osmotik

c. Kerusakan epitel mukosa saluran cerna akibat penetrasi kuman
d. Proses peradangan mukosa akibat alergi susu sapi

e. Kerusakan epiterl mukosa saluran cerna disertai entetoroksin dari kuman 10. Skoring diare menurut WHO adalah : a. ≤ 6 b. 4 c. 6 – 10
d. 7 – 12

e. ≥ 13
11. Seorang anak wanita 10 tahun dating ke UGD dengan keluhan demam sejak 7hari,di

sertai keluhan tidak nafsu makan,sakit perut,pusing dan beberapa hari terakhir mencret.pada pemfis tampak anak sadar,suhu 38oc. FN=100x/menit teratur, lidah kotor,kembung,nyeri epigastrium, hepar teraba 1/3 bagian. Bising usus normal. Pemfis lain normal. Pada penyakit demam tifoid terjadi multiplikasi salmonella typhi di : a. c. d. e. Lamina propia colon Ductus thorasikus Lamina propia ileum Organ retikulo endothelial system b. Plaque peyeri ileum

12. Pada fase penyembuhan tifoid seorang anak dapat :

b. leukosit 7800. TB paru Bronkiektasis Bronchitis kronik . Anak laki –laki 21 bulan. c. b. batuk 3 minggu. Belum pernah mendapatkan obat yang harus diminum 6 bulan sebelumnya. b. d. b.a. e. c. c. c. rutin transfuse darah. e. minggu. d.carier. Menurut gejala di atas diagnostiknya adalah a. Sembuh. e. 16. tidak nafsu makan dan berat badan menurun dalam 1 bulan terakhir. a. Mulai pucat. b. perut makin hari besar. e. Diagnostic kerja yang paling sesuai untuk pasien a. perkembangan seperti anak seusianya. Untuk menunjang kasus diatas pemeriksaan penunjang pada kasus ? 15. Sembuh Karier Relaps Relapse dan carier d. hapusan darah tepi mikrositik hipokrom disertai hemolitik. d. c. perut tampak membesar sejak 1 tahun lalu.BAK dan BAB normal.relaps 13. HT 18. perdarahan (-). Anemia defisiensi Anemia aplastik Leukemia Hemoglobinopati Serum iron dan feritin Aspirasi sumsum tulang Analisis hemoglobin Pemeriksaan kromosom Pemeriksaan radioimunoassay Imunisasi BCG dilakukan pada : IM paha atas IM lengan atas SC lengan atas usia 2 bulan IC lengan atas usia 2-3 bulan IC lengan bawah Seorang wanita 35 tahun dating ke puskesmas dengan keluhan sesak napas 1 a. Hb 6. Kakak pasien laki-laki 6 tahun dulu seperti ini. trombosit 345000. keringat malam. Thalasemia 14.

d. Pneumonia Kanker paru pemeriksaan penunjang yang utama pada kasus tersebut : A. LED 18. Pemeriksaan sputum 3x. TB duplex Dengan scenario TB paru. Rontgen Thorax D. Obat batuk hitam + multivitamin e. bila pada pemfis ditemukan perkusi hipersonor dan Efusi pleura Pneumothoraks kanan tidak terdapat suara nafas pada dada kanan maka . b. Tuberkulin E. B. Antibiotik spektrum luas b. Terapi yang paling sesuai untuk pasien tersebut : a. 17. Seorang laki-laki datang dengan keluhan panas tinggi selama 3 hari disertai batuk. Pemeriksaan sputum 3x B. Pasien mengeluh sesak dan nyeri dada kanan yang hilang timbul. Ekspektoran c. e. Strepromisin 1gr im 60 x suntik 21. maka paling perlu diberi terapi : a. Antibiotik spektrum luas 5 hari d. c. a. Inhalasi kortiko e. Inhalasi bronkodilator 20. Rifampisin. A.Pasien sudah minum obat batuk pilek selama 2 hari tetapi belum sembuh. 19. Kultur & MbIc C. Mukolitik d.d. Etambutol. INH. pilek dan dahak berwarna hijau. Pirazinamid b. OAT Kategori 2 c. Setelah pemeriksaan Zeihl-Mielsen untuk diagnosis dilakukan kecuali : Uji tuberkulin Gejala Klinis BL pada pemfis pasien tersebut didapatkan mengi (wheezing) dikedua lapang paru. e.

c. diagnosis? Pneumoni komunitas Pneumoni nosokomial Bronkiektasis terinfeksi ISPA Bronkitis Kronik Seorang pria 40th sesak 3 hari lalu. e. d. e. sesak 3 minggu yang lalu.000 terapi yang dilakukan sebelum AB sesuai kultur AB spectrum luas Bronkodilator Anti inflamasi antipiretik Pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan untuk menilai sesak pada pasien ini Analisis gas darah Elektrolit DPL Rontgen thorax Spirometri Jika sputum lebih banyak dan kental pada pagi hari. e. 26. Asma akut sedang PPOK Eksaserbasi Bronkiektasis Asma persisten sedang . c. c. c. d. b. a. 25. b. b. d. 23. sesak terus menerus dan memberat hasil pemeriksaan penunjang yaitu menjelang subuh. d. b. b. d. a. Diagnosis yang sesuai? Pneumoni komunitas Pneumoni nosokomial Bronkiektasis terinfeksi TB paru Bronkitis kronis Dari pemeriksaan didapatkan leukosit 18. a. sesak dibawah yang engap dan penuh sesak.22. Diagnosis? a. adalah a. 3 hari kemudian sembuh. 27. batuk pilek 5 hari yang lalu demam. Tidur setengah duduk. c. hanya bicara beberapa kata. e.

untuk …. 28.. e. Inhalasi bronkodilator B. c. c. d. a. 31. IV Kortikosteroid E. Infus Amino 32. Rontgen Thorax e. e. 30. Kortikosteroid.. a. Pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan untuk menilai derajat sesak pada Peak flow meter Analisa gas darah Spirometri Pemeriksaan darah perifer lengkap DPL Pemeriksaan pada no 28 di atas dilakukan saat pasien dalam keadaan Akut Kronik Stabil Tidak stabil Tidak ada yang benar Berdasarkan kasus diatas pengobatan pertama saat pasien masuk UGD adalah pasien ini adalah A. Tablet bronkodilator D.pelega Salbutamol. Analisa gas darah b. pengontrol Kortikosteroid. pelega Salbutamol. adalah : PPOK akut sedang Pemeriksaan penunjangyang dibutuhkan u/menilai sesak pada pasien ini a. e. d. Inhalasi kortikosteroid C. a. d. b. DPL d. Pengobatan untuk asma persisten sedang sering digunakan ……. Elektrolit c. Spirometri 29. b. c. b.e.pengontrol Fentolin .

. e. d. c.. 34. BB turun 3 kg sejak pasien mulai batuk-batuk. Autoanamnesa B. d. c. Diagnosis yang paling tepat adalah : Efusi pleura Pneumothorak Empisema Bukan infeksi Bronkiektaksis Penyebab paling sering kasus tsb diatas menurut epidemiologi Pneumonia TB Bronkiektasis Ca paru PPOK Tindakan yang harus dilakukan untuk pasien diatas : Inhalasi Punksi pleura Pasang wsd Torakotomi Pleurodesis Anamnesis yang dilakukan pada anak 9 bulan dapat dilakukan. Sesak dirasakan membaik bila pasien tidur miring kekanan.33. b.. 37. a. batuk hilang timbul dengan dahak kekuningan. e. a. d.. Sesak dirasakan setiap saat dan memberat 3 minggu terakhir. Sejak 1 bulan yang lalu ia sudah. b. 35. Alloanamnesa C. 36. kecuali : A. tidak ada demam dan merokok selama 15 thn 2 bungkus/hari rokok kretek. Apa diagnosanya? a. e. c. d. e. Keterangan dokter merujuk . c. Asma PPOK Bronkhitis kronik Tuberkulosis Bronkiektasis Seorang pasien datang ke UGD tempat saudara bekerja dengan keluhan sesak yang semakin memberat sejak 5 hari sebelum masuk RS. Pasien tersebut tidak memiliki riwayat genetik. a. b. b.

a. penurunan BB dalam waktu 1 bulan B. meningkat pada malam hari bagaimana diagnostiknya? dibawah ini kecuali : anak dengan keluhan batuk 5 hari kemudian sesak anamnesa selanjutnya Seorang anak saat bangun tidur mata bengkak tapi saat beraktivitas Sindrom nefrotik Glomerulonefritis DBD Anak nangis rewel Pada perkusi terdapat pekak beralih terdapat pada penyakit dengan diagnose DBD Diare dengan dehidrasi Malaria Kwashiorkor Gizi buruk bengkaknya berkurang apa diagnostiknya? kecuali a. 42. Ayah Ibu riwayat alergi dan asma? D. . Demam tifoid D. Keringat malam? C. b. Catatan rekam medis E. Campak 40. Anamnesis lengkap yang harus dilakukan pada semua pasien . c. c. a. b. e. Lingkungan sekitar ada yang sakit? 41. Sesak disertai? E. Keterangan pengantar 38. b. d. c.D. d. Malaria C. adalah? A. A. 39. e. d. antara lain Riwayat kehamilan dan persalinan Riwayat tumbang Riwayat makanan Riwayat imunisasi juga penting pada anak yang sudah besar Riwayat penyakit keluarga tidak begitu penting pada pasien anak Pasien demam 7 hari. DBD B.

< 6 % tidak terdefinisi E. c. e. d. kecuali : penyakit dibawah ini. b. Gizi kurang tanpa edema C. Motorik kasar Motorik halus Sosial ekonomi Perkusi dada pada DBD derajat 3 didapatkan suara pekak pada Lapangan paru kiri Lapangan paru kanan Seluruh lapangan paru Tidak didapatkan kelainan Anak cenderung sesak napas BB/U < 60% : diagnosis : A. d. Gizi buruk dengan edema (Kwarsiokor) D. c. e. 44. b. 49. 46. Gizi buruk B. c. kecuali : a. kecuali . d. b. a. e. 48. 45.43. Bukan salah satu diatas 47. A. a. a. Splenomegali pada schufner 1-VIII terdapat pada anak dengan kelainan atau Tifoid Malaria Thalasemia Toxoplasmosis Gizi buruk Perbedaan Hernia Scrotalis dengan Hernia Hydrocele Testis? Pasien diminta batuk Pasien diminta mengedan Test transluminasi Bukan salah satu diatas Benar semua Pada saat memeriksa anak dengan diare. Pentingnya riwayat kehamilan ibu dan kelahiran saat anamnesis untuk Cerebral Palsy Pemeriksaan milestone yang dilakukan pada anak yang dinilai apa saja. b. hal yang harus diperhatikan. c.

Ubun-ubun sudah menutup/belum Mata cekung Bibir/mukosa mulut Buang air kecil terakhir Edema kaki Turgor kulit biasanya diperiksa pada kulit abdomen . secara ringan dan membiarkannya kembali. 24 Oktober 2011 B. Pada keadaan malnutrisi D. 1 September 2011 D. c. normal untuk anak < 12th 52. 24 Desember 2011 E. 2 orang anak hidup Kehamilan ke empat. Status obstetri pasien adalah : Kehamilan ke empat Kehamilan ke empat. aterm 2x . c. b. A. c. d. b. 1 Desember 2011 53. b. e. a. Turgor adalah satu2nya tanda dehidrasi 51. abortus 1x Kehamilan ke empat. 1 Oktober 2011 C.ebih dari 1cm masih Kelenjar yang besar. Apabila tugor kulit buruk terjadi hal2 berikut. hangat pada perabaan dan sakit  infeksi kronik Tafsiran persalinan HPHT 24-12-2010 berikut :kecuuali a. Pada bayi/anak yg gemuk meski terjadi dehidrasi tugor kulit masih tetap normal E. Pada keadaan dehidrasi berat C. Bekas cubitan lama kembali B. bermakna pada hal Diperiksa didaerah oksipital dan ventroaurikuler Diperiksa didaerah servikal anterior dan inguinal Apabila teraba 3 mm masih dalam batas normal Besarnya kelenjar didaerah inguinal dan servikal tidak l. e. preterm 2x Kehamilan ke empat. 50. dengan mencubit kulit e.a. Kelenjar getah bening pada leher diperiksa juga. kecuali : A. d. d.

b. d. 56. b. c. e. b. a. e.2 Ubun-ubun kecil kanan depan Ubun-ubun kecil kiri depan Ubun-ubun kecil kiri melintang Ubun-ubun kecil kanan melintang Ubun-ubun besar kiri depan Berdasarkan palpasi perlimaan seperti terlihat di gambar maka disebutkan 1/5 2/5 3/5 4/5 5/5 Pasien diatas adalah parturien dengan kehamilan resiko tinggi oleh karena : Pernah melahirkan anak premature Anemia Gawat janin B dan c yg benar A. c. d. a. a. 55. e. c. e. b. 57. 58. e. a.2 Presentasi muka Presentasi belakang kepala (vertex) Presentasi puncak Presentasi dahi Presentasi muka Bila denominator yang diraba saat vaginal toucher adalah seperti gambar no.54. d. a.b. d. c.dan c yg benar Berdasarkan palpasi perlimaan seperti terlihat di gambar maka disebutkan 1/5 2/5 3/5 4/5 5/5 diatas maka presentasi janin adalah… diatas maka disebutkan bahwa posisi kepala janin adalah : bahwa palpasi perlimaan adalah bahwa palpasi perlimaan adalah . c. b. Bila denominator diraba saat melakukan vaginal toucher seperti gambar no. d.

c.59. e. a. C 60. d. a. 63. c. e. e. e. B. 62. Penatalaksanaan persalinan kasus diatas yang paling tepat : Observasi 4 jam dan ditunggu sampai dilatasi lengkap Akselerasi persalinan dengan infuse oksitosin Tindakan persalinan perabdominal (sc) Resusitasi intrauterine oleh karena gawat janin Bukan semua diatas Posisi anterior Posisi dorsal Trendelenburg Posisi knee-chest Posisi litotomi *Gambar* Pemeriksaan diatas adalah : Histeroskop Kuldosintesis Laparoskop Inspekulo Biopsy serviks Pemeriksaan diatas berguna untuk : Memastikan diagnose kehamilan ektopik terganggu Memastikan adanya cairan dalam cavum douglassi Memastikan adanya obstruksi vagina Memastikan adanya ileus Bukan semua yang disebut diatas Pemeriksaan retrovaginal abdomen untuk Mengetahui septum retrovaginal Adanya penyebaran tumor ginekologi pada septum retrovagina Polip rectum 61. Menentukan bagian anak yang ada difundus b. Menentukan posisi c. b.Leopold I? a. a. *gambar* posisi pemeriksaan ginekologi diatas disebut? . c. d. d. c. b. b. b. d. Jawaban yang benar A& C e. Memperkirakan usia kehamilan d. 64. a. b. Fungsi Pem. Jawaban yang benar A. c. a.

d. c. d.00 17. e.00 c. a.00 Persalinan kala 1 fase laten Persalinan kala 1 fase aktif Persalinan kala 2 Persalinan kala 3 Bukan semua di atas Parturien dengan partograf seperti itu menunjukan bahwa pada pukul 17. c. d.16 soal obsgyn) pada gambar diatas masuk persalinan kala II 15. a. b. b. d. 65. e. a. d. A dan b benar A. 67. wib dia sudah berada pada : berlangsung selama : pada pukul : .b. e. c.d. b. 68.00 16. b. a. b. e.c benar Parturien dengan patograf eperti ini menunjukan bahwa pukul 15.00 Persalinan kala 1 fase laten Persalinan kala 1 fase aktif Persalinan kala II Pemanjangan kala 1 Bukan semua yang disebut diatas Berapa kali VT dilakukan 1 2 3 4 6 Partograf no.00 18.16 soal obsgyn) pada gambar diatas masuk persalinan kala I 4 jam 8 jam 12 jam 16 jam Bukan semua (Partograf no. c. 69. a. e. 66.

Pada pemeriksaan. e.00 selama 20-40 detik c. d. palpasi perlimaan abdomen 3/5. b. frekuensi DJJ 140 Diagnose kasus diatas : Gawat janin “secondary arrest” pada fase aktif Kala II memanjang (Prolonged second stage) Jawaban yang benar (a) dan (c) Jawaban yang benar (a) dan (b) . 71. e. Ilustrasi Kasus Seorang ibu hamil usia 25th. Ilustrasi Kasus Seorang ibu bersalin usia 26 tahun. a. frekuensi DJJ 90 dpm irregular. HPHT sekitar 7 bulan lalu. 22. Pada pemeriksaan.e. diketahui bahwa dilatasi serviks sudah lengkap. a. primipara datang ke rumah sakit kiriman bidan oleh karena persalinan sudah dipimpin selama 2 jam dan tidak ada kemajuan persalinan.19 soal obgyn) gambar partograf diatas menunjukan bahwa Dilatasi serviks 4 cm dan palpasi perlimaan 3/5 Dilatasi serviks 3 cm dan palpasi perlimaan 4/5 Kontraksi uterus berlangsung 2x 10 menit dengan durasi masing2 kontraksi Jawaban yang benar a dan c Jawaban yang benar b dan c Pada pukul 17. b. c. d. presentasi kepoala. c.00 patograf terjadi apa Persalinan kala 1 fase laten Persalinan kala 1 fase aktif Persalinan kala 2 Persalinan kala1 Tidak ada yg benar pada pukul 14. 70. datang kerumah sakit oleh karena mengeluarkan cairan jernih pervaginam sejak tadi malam. G2P1001. b.00 (Partograf no. e. d. a. Kepala distation +3 dengan caput succadeum yg besar. Pasien tampak lelah dan lemah. tafsiran berat janin 2000 gram. 72. Cairan ketuban keruh hijau berbau.

a. b. 75. a. b. Ketuban Pecah dini : Pasien belum masuk fase persalinan Seringkali menyebabkan terjadinya persalinan preterm masalah medis utama adalah : infeksi dan berlangsungnya proses persalinan jawaban yang benar (a) . bukan semua yang disebutkan diatas oleh karena fertilisasi umumnya terjadi di cavum uteri . e. pars fimbriae d. datang dengan keadaan tidak sadar setelah beberapa hari sebelumnya mengeluh nyeri perut mendadak dan perdarahan per vaginam. pars interstitialis b. dan harus segera dilakukan laparotomi eksploratif. e.dpm. pada pemeriksaan : pasien terlihat anemia dan tekanan darah 90/50 mmHg. pada palpasi dan perkusi abdomen ditemukan adanya tanda-tanda cairan bebas intra abdomen. diperkirakan bahwa pasien menderita KEHAMILAN EKTOPIK TERGANGGU. 74. fertilisasi pada seorang wanita umumnya terjadi di tuba fallopi : a. c. pars ampularis c. (b) dan(c) jawaban yang benar (a) dan(c) Konfirmasi diagnose KPD : pemeriksaan inspekulo untuk melihat adanya “pooling” cairan ketuban di fornix anterior nitrazin test : kertas lakmus menjadi berwarna merah oleh karena sifat cairan pemeriksaan mikroskopik : melihat lanugo – vernix caseosa semua jawaban diatas benar semua jawaban di atas salah ketuban yang bersifat asam ILUSTRASI KASUS Seorang wanita 29 tahun. tidak dijelaskan apakah telah terjadi peristiwa ketuban pecah dini dan akan dilakukan pemeriksaan untuk konfirmasi diagnosis KPD tersebut. pars infundibularis e. c. d. frekuensi pernapasan 24x/menit. 73. d.

jawaban yang benar (a) dan(b ) 77. Untuk non palpable tumor d. b. Bisa mengakibatkan radiasi paru/tumor paru b. jawaban yang benar (a). sudah dilakukan stereotaktik biopsi. Benar semua . d.76. c. Hasil PA ditemukan hiperplasia atipi. appendicitis b. e. Yang benar untuk mammografi. 79. b.. Setiap thn bergantian dgn usg c. c. tidak ada resiko Bila terjadi hiperplasia 2x lipat Bila terjadi hiperplasia 5x lipat Bila terjadi hiperplasia 10x lipat BSSD Faktor-faktor apa saja Umur < 25 th Ca payudara first degree Previous breast biopsy Mutasi BRCA 1 Gene Benar semua Setiap brp lama periode pasien yg beriko dilakukan screening mamografi: a. Setiap 3 thn b. 78. . a.. wanita 42 th tidak ada riwayat keluarga kanker payudara. 80. (b) dan(c) e. e. a... yang berhubungan dengan resiko paling tinggi berkembang menjadi kanker payudara. d. Untuk usia muda e. Setiap 3 thn e. Untuk menentukan malignan atau jinak pada tumor yang ditemukan pada pemeriksaan fisik c. Setiap thn stlh umur di atas 35 thn d.. abortus insipient d. dibawah ini faktor resiko terjadinya kanker payudara : a. torsi kista ovarium c. diagnosis banding kehamilan ektopik terganggu : a.

jk hasil negative diulang 5 thn d. d. Yg mana berikut di bawah ini dilakukan pemerioksaan kolonoskopi utk laki 60 thn yg telah dilakukan pengangkatan adenomatosos pplip letaknya 2 cm dari colon sigmoid yg dilakukan dgn endoskopi a. Atelectasis d. Management yg cocok: a. anoreksia. Kolonoskopi diulang setiap 2 thn e. c. colorectal : Nyeri tekan pd adneksa kanan.7. Pregnancy test negative dan hasil urinalisa normal. pasien dgn fraktur femur. diagnosis yg tepat . diagnose yg tepat: a. Contusio paru b. e. Kolonoskopi diulang pada 3 thn. Icu psikosis e. Observasi dgn pemeriksaaan serial lab d. wbc normal. Abdominal dan pelvis usg c. a. jk hasil negative kolonoskopi diulang 5 thn c. Fat embolism c. Ct scan dan Kolonoskopi diulang pada 3 thn. Suhu 36. Annual colonoskopi b.81. 84. Laki 16 thn dibawa ke icu krn mengalami multiple blunt trauma 12 jam yg lalu. Yang mana berikut pasien-pasien beresiko tinggi berkembang jd ca Laki-laki 45th memiliki adik laki-laki dengan riwayat colon Wanita 30th dengan mutasi BRCA 1 Laki-laki 55th dengan riwayat 15th menderita colitis ulcerative Laki-laki 50th dngn riwayat reseksi adenomatosisi polyp colon Laki-laki 44th FAP Syndrome Wanita 18 thn dgn riwayat 2 hr nyeri d perut kanan bawah dan tdk demam. b. Po2 60.nausea. A dan c benar 83. Wanita 24 tahun. BSSD 82. Bener semua 85. Ct abdomen dan oelvis b. walaupun pasien menggunakan 100% O2 rebreathing mask dan pasien mjd confuse. kolik di daerah umbilicus dan perut kanan bawah 24 jam. Foto Ro dgn gambaran paru2 bersih dan ukuran jantung normal.

88. e. 86. haemodinamik normal. b. d. Abdomen tidak menunjukan adanya kelainan. dinding dan diaphoretic. b. Yang mana yang paling bener? A. C dan D benar 89. Yang mana pemeriksaan berikut dibawah ini yg membedakan PID dan Appendisitis? a. CT-SCAN Abdomen 2 pelvis MRI abdomen dan pelvis USG Pelvis Laparoskop Betul semua Laki-laki 25 tahun luka tusuk di abdomen superior dari umbilikalis kulit Abdomen CT-Scan Laparoscopy Celiotomy Lokal wozind explorasi A & B Benar Laki-laki 47 tahun mengalami luka pada abdomen kiri atas c. FAST pemeriksaan yang dipercaya pada trauma intra abdomen C. e. Dengarkan suara pernapasan Foto thorax . mengeluh nyeri perut bagian bawah satu hari yg lalu. mual muntah (subfebris) S = 37. TD 104/60 mmHg HR 110x/menit. Explorasi luka secara lokal yang menembus fascia adalah indikasi absolute untuk celiotomy D. c. a.a. pem. b. d. Pasien dilakukan observasi dalam perawatan selama 24-48 jam E.2 C dan sedikit nyeri tekan pada abdomen bagian bawah. TD 74/40 mmHg Nadi 130 x/menit perut distensi nyeri tekan keluhan pain minimal. Abdominal CT-Sensitive pada defek trauma/injury diafraghma B. d. b. Acut apendisitis Kronik apendisitis GE Akut pankreattits Salah semua Perempuan 18 th. Langkah yang perlu dilakukan? a. 87. c. e. Wanita 37 tahun mengalami luka tusuk pada lokasi linea axilaris anterior 3 cm superior costa margin.

hipotiroidism c. pemeriksaan yang dilakukan? a. memerlukan venous duplex scan dari lower exstremitas dan lung v/q scan dan dipertimbangkan untuk mulai terapi heparin e. bantuan suplemen oksigen dan mulai chest fisioterapi b. bantuan suplemen oksigen. diagnostic bronkoskopi paling sesuai pada psien-pasien di bawah ini: a. didaerah perut merasakan sakit pada luka setempat. manakah dibawah ini penanganan yang tepat untuk tiroid nodul ? tiroidektomi a. d. a dan b benar 93. inisial non diagnostic hasil FNAB b. Abdomen Bukan salah satu diatas Laki-laki tertusuk pada abdomen bawah. 90. Semua benar 91. celiotomy e. Laki 60th dgn dwemensia yg berkembang mjd . Laki 33 thn dgn pneumonia lobus kanan bawah.. Laparotomy d. a. 92.d collateral efusi pleural kanan .c. Pada pemeriksaan menunjukan berkurangnya atau menurunnya suara pernafasan paru bagian bawah. ibu dgn papillary carcinoma d. Foto thorax gambaran atelektasis pada segmen lobus kiri bawah. Yg mana di bawah ini pengobatan yang paling sesuai. Abdomen/ ct scan c. TTV normal.dan antibiotic terapi c. wanita 57 tahun berkembang menjadi acut onset respiratory sistress 7 hari setelah dilakukan colektomi karena adeno carcinoma colon. bantuan suplemen oksigen. Laki-laki 40 thn dgn AIDS berkembang menjadi demam. Fisik Fast Pem.chest fisioterapi. mulai antibiotic terapi dan segera bronkoskopi d. perawatan dir s b. Laki 30 thn mjd ARDS b. salah semua 94. Pem. e. hasil FNAB konsisten dgn neoplasma benign dgn gambaran gejala kompresi e.pada lobus kanan atas d. respiratori distress dan infiltrate pulmonal c. Ulang DPL 4 Jam b.

Divertivulus 100. Wanita 19 thn dtg ke rs dgn keluhan nyeri perut 2 hr yg lalu.95. e. Radiantion enteritis e. Necrotizing enterocolitis d. Laki-laki 59 th KU : Pneumturia/udara pada urin dan infeksi urinary tract CT-Scan abdomen untuk melihat colovesical fistula Cystoscopy untuk fistula open Barium enema untuk fistula Semua benar Semua salah Yang mana penyebab umum gastrointestinal tract fistula berulang. d. Chorn’s disease d. 99. Pancreatitis cancer Pancreatitis abses . DM 97. Proses yang memperlama proses penyembuhan luka : a. nyeri perut kanan bawah pada bag adneksa. Preteran infant usia bulan dengan problem start bowel syndrome yang mana dibawah ini sebagai penyebab ? a. wbc normal. b. Crohn’s disease b. pemeriksaan penunjang yg paling baik adalah: a. Hitscprung’s disease c. Ct scan b. a. penderita kronik pancreatitis dan gambaran palpable abdominal mass dan level serum amylase sedikit meningkat. A dan B benar 98. b. c. Langkah berikut yang paling sesuai : a. Ulcerative colitis e. Lelaki 42th dengan alkoholisme. Peptic ulcer disease b. … 96. Inad verentent enterotomy c. Usg c. C-Reaktif Protein defisiensi b. Yang mana diagnosa yang cocok? a.

Hepatic hemangioma Pancreatic pseudocyst AB Benar . e.c. d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful