Anda di halaman 1dari 9

BAB II GAMBARAN UMUM 2.

1 Sejarah Singkat SMA Negeri 13 merupakan penjelmaan dari SMA Angkasa yang dikelol a oleh AURI Palembang. Awalnya SMA Angkasa hanya memiliki tiga kelas yang terlet ak di komplek AURI Talang Betutu Palembang. Sekitar tahun 1980-an Kanwil Depdikb ud Provinsi Sumatera Selatan, mempunyai program pendirian SMA Negeri untuk wila yah Kabupaten Musi Banyuasin. Tetapi Kanwil Depdikbud memiliki kesulitan dalam p enyediaan tanah untuk lokasi SMA tersebut. Kemudian diadakanlah negosiasi dengan pihak AURI. Dan, disepakatilah untuk mendirikan SMA Negeri di tanah yang disedi akan AURI seluas lebih kurang 2,6 hektar di lokasi yang telah disebutkan sebelum nya. Kemudian SMA Angkasa baik guru maupun murid muridnya menjadi SMA Negeri Talang Kelapa (waktu itu masih termasuk wilayah Kabupaten Musi Banyuasin ). Namun, sebelum resmi menjadi SMA Negeri Talang Kelapa, SMA ini sering disebut SMA 3 Ficial dan untuk sementara sambil menunggu selesainya pembangunan gedung SMA Negeri Talang Kelapa, masih menempati lokasi SMA Angkasa. Kepala Sekolah per tama yang memimpin SMA Negeri Talang Kelapa adalah Bapak Antono, P.BA. Sekitar t ahun 1980 SMA Negeri Talang Kelapa menempati gedung sendiri yang didirikan pada tanggal 1 Juli 1980 dengan SK Menteri No.0206/1980 tanggal 30 Juli 1980. Pada tahun 1990, status SMA Negeri Talang Kelapa berubah menjadi wilayah kotamadya, karena perluasan wilayah kotamadya Palembang. Pada tahun 199 2 SMA Negeri Talang Kelapa berganti nama menjadi SMA Negeri 13 Palembang. 2.2 1. Visi dan Misi Sekolah Visi dari SMA Negeri 13 Palembang adalah : Unggul, berakhlak dan berbudaya. Misi dari SMA Negeri 13 Palembang adalah : Menerapkan disiplin tinggi dalam kegiatan pokok dan penunjang kegiatan b

1. elajar. 2. Mengupayakan secara optimal etika dan estetika dalam lingkungan belajar. 3. Menerapkan orientasi sistem SPMBPTN 4. Memotivasi dan memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan berbahas a Inggris. 5. Menerapkan pelaksanaan membaca Al-Qur'an dan Tausiah setiap sebelum jam pelajaran pertama pukul 06.45 s.d 07.15 WIB. 6. Memotivasi dan memfasilitasi siswa dalam bidang ekstrakulikuler.

2.3.

Struktur Organisasi

Gambar 2.1 Struktur Organisasi SMA Negeri 13 Palembang

2.4

Tugas dan Fungsi dalam Struktur Organisasi Dalam melakukan pengelolaan SMA Negeri 13 Palembang, Kepala Seko lah dan wakil wakilnya mempunyai tugas sebagai berikut : 1. Kepala Sekolah Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan sekolah, baik ked alam maupun keluar, yaitu :

1. Penyelenggaraan program kerja sekolah, meliputi : Penyusunan program kerja sekolah. Pengawasan proses belajar mengajar, pelaksanaan dan penilaian proses dan hasil b elajar serta bimbingan dan konseling ( BK ). 2. Pembina kesiswaan. 3. Pelaksanaan bimbingan dan penilaian bagi guru serta tenaga kependidikan lainnya. 4. Penyelenggaraan administrasi sekolah meliputi administrasi ketenagaan, k euangan, kesiswaan, perlengkapan dan kurikulum. 5. Pelaksanaan hubungan sekolah dengan lingkungan dan atau masayarakat.

2. ua 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 3.

Wakasek Kurikulum Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum bertanggung jawab atas sem kegiatan belajar mengajar. Berikut tugas tugasnya : Menyusun pembagian tugas guru. Mengelola kegiatan belajar mengajar. Menyusul jadwal evaluasi. Menyusun kriteria kenaikan kelas dan kurikulum. Menyusun pelaksanaan UAS dan UAN. Menyusun instrumen kegiatan belajar mengajar. Menyusun kegiatan ekstrakulikuler.

Wakasek Kesiswaan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan membidangi urusan kesiswaa n, bertanggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar yang antara lain : 1. Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuker. 2. Perngadaan pengarahan dan pembina kegiatan OSIS. 3. Pembuatan dan pengawasan pelaksanaan tata tertib sekolah. 4. Penginventarisasian absensi dan pelanggaran pelanggaran. 5. Pembina dan pelaksana kegiatan 5-K. 6. Penilaian terhadap siswa untuk mewakili sekolah terhadap kegiatan diluar sekolah. 7. Perencanaan kegiatan setelah siswa lulus 4. Wakasek Sarana Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana membidangi sarana dan prasarana, bert anggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar yang antara lain: 1. Inventarisasi barang, terdiri atas : Mencatat alat / barang yang masuk. Mencatat alat laboratorium yang masuk. Mencatat alat peraga. 2. Pengadaan sarana dan prasarana olahraga. 3. Pendayagunaan sarana dan prasarana. 4. Penyusunan anggaran sekolah. 5. Wakasek Humas Wakil Kepala Sekolah Humas membidangi hubungan masyarakat, bertanggung j awab atas semua kegiatan belajar mengajar yang antara lain : 1. Membina kerjasama dengan masyarakat. 2. Membantu pelaksanaan tugas BP3.

2.5 Tinjauan Pustaka 2.5.1 Traffic Mengutip dari alamat http://www.total.or.id/info.php?kk=Mapping% 20of%20Airlane%20Traffic%20Over%20IP, Traffic merupakan lalulintas, aliran inform asi melalui sistem jaringan komputer. Menurut Behrouz A. Forouzan (2007:867), Traffic terbagi a tas dua bagian yaitu traffic internal dan traffic eksternal. Traffic internal ad alah suatu ukuran yang menyatakan jumlah paket yang melintasi bagian dalam dari jaringan. Traffic eksternal merupakan suatu ukuran yang menyatakan perubahan jum lah paket bagian luar dari jaringan. 2.5.2 Internet Menurut Fathul Wahid (2002:144), Internet adalah jaringan global yang men ghubungkan jutaan komputer. Sedangkan menurut Jogiyanto Hartono (2004:341).Intern et merupakan jaringan (network) komputer yang terdiri dari ribuan jaringan komp uter independen yang dihubungkan satu dengan yang lainnya. Pengertian lain dari i nternet berdasarkan pendapat dari David A. Stamper (2001:20), Internet adalah int erkoneksi dari dua atau lebih dari suatu jaringan.

2.5.3

Jaringan Dalam bukunya Jogiyanto Hartono (2004:331) mengungkapkan bahwa, J aringan atau network adalah sistem komunikasi yang melibatkan sebuah / lebih sis tem komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi membentuk s atu sistem. Pendapat berbeda dinyatakan oleh H.L. Capron dan J.A. Johnson (2002:7-196) dalam bukunya, Jaringan adalah suatu sistem komputer yang menggunaka n perangkat komunikasi untuk menghubungkan dua atau lebih komputer beserta sumbe r daya komputer tersebut. 2.5.4 Local Area Network ( LAN ) Menurut Jogiyanto Hartono (2004:333), LAN adalah suatu ne twork yang terbatas dalam jarak atau area setempat.Network ini banyak digunakan satu perusahaan yang menghubungkan antara departemen departemen dalam satu gedun g. Mengutip dari alamat http://y3dips.echo.or.id/artikel/ez -jaringan_bag1.txt, LAN juga dapat definisikan sebagai : Network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terb atas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak meng gunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.

2.5.5

Topologi LAN

H.L. Capron dan J.A. Johnson (2002:7-205) mengungkapkan bahwa, Topologi merupakan tata letak fisik dari suatu network. Masih mengutip dari alamat http://y3dips.echo.or.id/artikel/ez-jaringan_bag1.txt, Topologi adalah s usunan lintasan aliran data di dalam jaringan yang secara fisik menghubungkan si mpul yang satu dengan simpul lainnya. Berikut beberapa topologi yang umum digunakan dalam suat u jaringan komputer : 1. Topologi Bus Dengan topologi ini komputer dihubungkan secara berantai (daisy chain). Pada topologi ini suatu kabel digunakan sebagai perangkat koneksi. Umumnya berup a kabel tunggal jenis koaksial. Ujung ujung dari kabel koaksial ini harus ditutu p dengan tahanan (termination resistor) untuk menghindari pantulan yang bisa men

imbulkan gangguan yang menyebabkan kemacetan. Topologi ini mudah dipasang dan murah. Namun, bila terjadi sesuatu terha dap salah satu komputer, maka kemungkinan mengganggu komputer yang lainnya juga. Kecepatan yang dapat dicapai pun sangat terbatas yaitu 10 Mbps ( Megabit per se cond ). Gambar 2.2 Topologi Bus 2. Topologi Ring

Topologi ini mirip topologi bus. Hanya saja, ujung ujung nya saling berhubungan sehingga seakan akan membentuk sebuah ring atau cincin at au lingkaran.Topologi ini diperkenalkan oleh IBM untuk mendukung protokol token ring yang diciptakan IBM. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar d apat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Pengiriman data dilakukan dengan satu arah saja. Setiap device bertindak sebagai pengirim dan penerima data/sinyal dan bisa juga hanya berfungsi sebagai penguat sinyal yang hanya melewatkan data saja.

Gambar 2.3 Topologi Ring 3. Topologi Star Topologi ini menggunakan sebuah switch atau hub. Semua k omputer dihubungkan dengan switch atau hub tersebut. switch atau hub Fungsi dari switch atau hub tersebut adalah untuk menerima sinyal dari sebuah komputer lalu meneruskannya dengan komputer lain yang berhubungan dengan switch atau hub ter sebut. Beban yang dipikul oleh sentral, dalam hal ini switch atau hub cukup berat. Dengan demikian tingkat kerusakan atau gangguan dar i sentral ini cukup besar. Namun, pendeteksian terhadap kesalahan atau gangguan jadi lebih mudah.

Gambar 2.4 Topologi Star

Gambar 2.4 Topologi Star

BAB II GAMBARAN UMUM 2.1 Sejarah Singkat SMA Negeri 13 merupakan penjelmaan dari SMA Angkasa yang dikelol a oleh AURI Palembang. Awalnya SMA Angkasa hanya memiliki tiga kelas yang terlet ak di komplek AURI Talang Betutu Palembang. Sekitar tahun 1980-an Kanwil Depdikb ud Provinsi Sumatera Selatan, mempunyai program pendirian SMA Negeri untuk wila yah Kabupaten Musi Banyuasin. Tetapi Kanwil Depdikbud memiliki kesulitan dalam p enyediaan tanah untuk lokasi SMA tersebut. Kemudian diadakanlah negosiasi dengan pihak AURI. Dan, disepakatilah untuk mendirikan SMA Negeri di tanah yang disedi akan AURI seluas lebih kurang 2,6 hektar di lokasi yang telah disebutkan sebelum nya. Kemudian SMA Angkasa baik guru maupun murid muridnya menjadi SMA Negeri Talang Kelapa (waktu itu masih termasuk wilayah Kabupaten Musi Banyuasin ). Namun, sebelum resmi menjadi SMA Negeri Talang Kelapa, SMA ini sering disebut SMA 3 Ficial dan untuk sementara sambil menunggu selesainya pembangunan gedung SMA Negeri Talang Kelapa, masih menempati lokasi SMA Angkasa. Kepala Sekolah per tama yang memimpin SMA Negeri Talang Kelapa adalah Bapak Antono, P.BA. Sekitar t ahun 1980 SMA Negeri Talang Kelapa menempati gedung sendiri yang didirikan pada tanggal 1 Juli 1980 dengan SK Menteri No.0206/1980 tanggal 30 Juli 1980. Pada tahun 1990, status SMA Negeri Talang Kelapa berubah menjadi wilayah kotamadya, karena perluasan wilayah kotamadya Palembang. Pada tahun 199 2 SMA Negeri Talang Kelapa berganti nama menjadi SMA Negeri 13 Palembang. 2.2 1. Visi dan Misi Sekolah Visi dari SMA Negeri 13 Palembang adalah : Unggul, berakhlak dan berbudaya. Misi dari SMA Negeri 13 Palembang adalah : Menerapkan disiplin tinggi dalam kegiatan pokok dan penunjang kegiatan b

1. elajar. 2. Mengupayakan secara optimal etika dan estetika dalam lingkungan belajar. 3. Menerapkan orientasi sistem SPMBPTN 4. Memotivasi dan memfasilitasi siswa dalam meningkatkan kemampuan berbahas a Inggris. 5. Menerapkan pelaksanaan membaca Al-Qur'an dan Tausiah setiap sebelum jam pelajaran pertama pukul 06.45 s.d 07.15 WIB. 6. Memotivasi dan memfasilitasi siswa dalam bidang ekstrakulikuler.

2.3.

Struktur Organisasi

Gambar 2.1 Struktur Organisasi SMA Negeri 13 Palembang

2.4

Tugas dan Fungsi dalam Struktur Organisasi

Dalam melakukan pengelolaan SMA Negeri 13 Palembang, Kepala Seko lah dan wakil wakilnya mempunyai tugas sebagai berikut : 1. Kepala Sekolah Bertanggung jawab sepenuhnya terhadap seluruh kegiatan sekolah, baik ked alam maupun keluar, yaitu : 1. Penyelenggaraan program kerja sekolah, meliputi : Penyusunan program kerja sekolah. Pengawasan proses belajar mengajar, pelaksanaan dan penilaian proses dan hasil b elajar serta bimbingan dan konseling ( BK ). 2. Pembina kesiswaan. 3. Pelaksanaan bimbingan dan penilaian bagi guru serta tenaga kependidikan lainnya. 4. Penyelenggaraan administrasi sekolah meliputi administrasi ketenagaan, k euangan, kesiswaan, perlengkapan dan kurikulum. 5. Pelaksanaan hubungan sekolah dengan lingkungan dan atau masayarakat.

2. ua 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 3.

Wakasek Kurikulum Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum bertanggung jawab atas sem kegiatan belajar mengajar. Berikut tugas tugasnya : Menyusun pembagian tugas guru. Mengelola kegiatan belajar mengajar. Menyusul jadwal evaluasi. Menyusun kriteria kenaikan kelas dan kurikulum. Menyusun pelaksanaan UAS dan UAN. Menyusun instrumen kegiatan belajar mengajar. Menyusun kegiatan ekstrakulikuler.

Wakasek Kesiswaan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan membidangi urusan kesiswaa n, bertanggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar yang antara lain : 1. Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakulikuker. 2. Perngadaan pengarahan dan pembina kegiatan OSIS. 3. Pembuatan dan pengawasan pelaksanaan tata tertib sekolah. 4. Penginventarisasian absensi dan pelanggaran pelanggaran. 5. Pembina dan pelaksana kegiatan 5-K. 6. Penilaian terhadap siswa untuk mewakili sekolah terhadap kegiatan diluar sekolah. 7. Perencanaan kegiatan setelah siswa lulus 4. Wakasek Sarana Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana membidangi sarana dan prasarana, bert anggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar yang antara lain: 1. Inventarisasi barang, terdiri atas : Mencatat alat / barang yang masuk. Mencatat alat laboratorium yang masuk. Mencatat alat peraga. 2. Pengadaan sarana dan prasarana olahraga. 3. Pendayagunaan sarana dan prasarana. 4. Penyusunan anggaran sekolah. 5. Wakasek Humas Wakil Kepala Sekolah Humas membidangi hubungan masyarakat, bertanggung j awab atas semua kegiatan belajar mengajar yang antara lain : 1. Membina kerjasama dengan masyarakat. 2. Membantu pelaksanaan tugas BP3.

2.5 Tinjauan Pustaka 2.5.1 Traffic Mengutip dari alamat http://www.total.or.id/info.php?kk=Mapping% 20of%20Airlane%20Traffic%20Over%20IP, Traffic merupakan lalulintas, aliran inform asi melalui sistem jaringan komputer. Menurut Behrouz A. Forouzan (2007:867), Traffic terbagi a tas dua bagian yaitu traffic internal dan traffic eksternal. Traffic internal ad alah suatu ukuran yang menyatakan jumlah paket yang melintasi bagian dalam dari jaringan. Traffic eksternal merupakan suatu ukuran yang menyatakan perubahan jum lah paket bagian luar dari jaringan. 2.5.2 Internet Menurut Fathul Wahid (2002:144), Internet adalah jaringan global yang men ghubungkan jutaan komputer. Sedangkan menurut Jogiyanto Hartono (2004:341).Intern et merupakan jaringan (network) komputer yang terdiri dari ribuan jaringan komp uter independen yang dihubungkan satu dengan yang lainnya. Pengertian lain dari i nternet berdasarkan pendapat dari David A. Stamper (2001:20), Internet adalah int erkoneksi dari dua atau lebih dari suatu jaringan.

2.5.3

Jaringan Dalam bukunya Jogiyanto Hartono (2004:331) mengungkapkan bahwa, J aringan atau network adalah sistem komunikasi yang melibatkan sebuah / lebih sis tem komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi membentuk s atu sistem. Pendapat berbeda dinyatakan oleh H.L. Capron dan J.A. Johnson (2002:7-196) dalam bukunya, Jaringan adalah suatu sistem komputer yang menggunaka n perangkat komunikasi untuk menghubungkan dua atau lebih komputer beserta sumbe r daya komputer tersebut. 2.5.4 Local Area Network ( LAN ) Menurut Jogiyanto Hartono (2004:333), LAN adalah suatu ne twork yang terbatas dalam jarak atau area setempat.Network ini banyak digunakan satu perusahaan yang menghubungkan antara departemen departemen dalam satu gedun g. Mengutip dari alamat http://y3dips.echo.or.id/artikel/ez -jaringan_bag1.txt, LAN juga dapat definisikan sebagai : Network atau jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terb atas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak meng gunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri.

2.5.5

Topologi LAN

H.L. Capron dan J.A. Johnson (2002:7-205) mengungkapkan bahwa, Topologi merupakan tata letak fisik dari suatu network. Masih mengutip dari alamat http://y3dips.echo.or.id/artikel/ez-jaringan_bag1.txt, Topologi adalah s usunan lintasan aliran data di dalam jaringan yang secara fisik menghubungkan si mpul yang satu dengan simpul lainnya. Berikut beberapa topologi yang umum digunakan dalam suat u jaringan komputer :

1.

Topologi Bus Dengan topologi ini komputer dihubungkan secara berantai (daisy chain). Pada topologi ini suatu kabel digunakan sebagai perangkat koneksi. Umumnya berup a kabel tunggal jenis koaksial. Ujung ujung dari kabel koaksial ini harus ditutu p dengan tahanan (termination resistor) untuk menghindari pantulan yang bisa men imbulkan gangguan yang menyebabkan kemacetan. Topologi ini mudah dipasang dan murah. Namun, bila terjadi sesuatu terha dap salah satu komputer, maka kemungkinan mengganggu komputer yang lainnya juga. Kecepatan yang dapat dicapai pun sangat terbatas yaitu 10 Mbps ( Megabit per se cond ). Gambar 2.2 Topologi Bus 2. Topologi Ring

Topologi ini mirip topologi bus. Hanya saja, ujung ujung nya saling berhubungan sehingga seakan akan membentuk sebuah ring atau cincin at au lingkaran.Topologi ini diperkenalkan oleh IBM untuk mendukung protokol token ring yang diciptakan IBM. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar d apat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Pengiriman data dilakukan dengan satu arah saja. Setiap device bertindak sebagai pengirim dan penerima data/sinyal dan bisa juga hanya berfungsi sebagai penguat sinyal yang hanya melewatkan data saja.

Gambar 2.3 Topologi Ring 3. Topologi Star Topologi ini menggunakan sebuah switch atau hub. Semua k omputer dihubungkan dengan switch atau hub tersebut. switch atau hub Fungsi dari switch atau hub tersebut adalah untuk menerima sinyal dari sebuah komputer lalu meneruskannya dengan komputer lain yang berhubungan dengan switch atau hub ter sebut. Beban yang dipikul oleh sentral, dalam hal ini switch atau hub cukup berat. Dengan demikian tingkat kerusakan atau gangguan dar i sentral ini cukup besar. Namun, pendeteksian terhadap kesalahan atau gangguan jadi lebih mudah.

Gambar 2.4 Topologi Star

Gambar 2.4 Topologi Star