Anda di halaman 1dari 35

*

*
WIGI APRIANDI DANIEL FATHUR RIZAL HALOMOAN DANIEL F DIGDYO NITI SANTOSO RAHARDIAN AGNIES SP PRIASMORO GALIH SANTOSO VINGKY DEFAJAR M ADI KURNIAWAN DEDY IRAWAN
(24 (24 (24 (24 (24 (24 (24 (24 (24 10 030 052) 10 030 053) 10 030 054) 10 030 055) 10 030 056) 10 030 058) 10 030 059) 10 030 060) 10 030 062)

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK INSTRUMENTASI JURUSAN TEKNIK FISIKA FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI

*
Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi. Tujuan sebuah interface adalah mengkomunikasikan fiturfitur sistem yang tersedia agar user mengerti dan dapat menggunakan sistem tersebut.

*
Contoh konsep luas user interface mencakup aspek interaktif sistem operasi komputer, perkakas tangan, operator kontrol mesin berat. dan proses kontrol. Pertimbangan desain yang berlaku saat membuat user interface berkaitan dengan ergonomik dan psikologi. User interface yang ada untuk berbagai sistem, dan menyediakan cara : Input, memungkinkan pengguna untuk memanipulasi sistem. Output, memungkinkan sistem untuk menunjukkan efek manipulasi pengguna.

*
1) Mekanik, yaitu bentuk fisik dari port, jumlah pin dan lain-lain. 2) Tegangan Listrik, yaitu karateristik dari tegangan listrik yang diperlukan untuk pengenal data. 3) Fungsi, yaitu signal-signal yang diguna atau fungsi pin-pin yang ada. Fungsi-fungsi tersebut dapat dikategorikan terhadap 4 yaitu: Data Pengontrol Penguat Penetral (ground). 4) Prosedur, yaitu prosedur atau langkah-langkah penggunaan signal untuk komunikasi data yang berlaku.

*
Terdapat banyak cara untuk menghubungkan satu piranti dengan piranti yang lain, sehingga akan timbul masalah jika tidak ada aturan dari interface tersebut. Produsen piranti atau vendor perlulah mengikuti spesifikasi dari aturan interface tersebut yang diterima oleh umum sehingga setiap peranti yang dikeluarkan dapat disambungkan dengan peranti lain. Biasanya satu aturan dibuat oleh suatu organisasi yang diakui oleh sebahagian besar dari vendor dari industri yang berkaitan. Aturan tersebut dapat dekelompokan terhadap dua kategori yaitu : De jure yaitu aturan yang dikeluarkan oleh badan ata organisasi yang resmi De facto yaitu aturan yang dikeluarkan oleh badan yang tidak rasmi (biasanya yang dikeluarkan oleh pembuat alat-alat penunjang sistem kompuetr atau badan yang merakit komputer) dan aturan ini telah diikuti oleh badan-badan yang tidak rasmi lainnya.

*
Badan atau organisasi yang mengeluarkan perbagai aturan yang berkaitan dengan komunikasi data, antara lain :
ANSI (American National Standards Institute), IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers), EIA (Electronic Industries Association), ISO (International Standards Organization), CCITT (Consultative Committee on International Telephone and Telegraph), ECSA (Exchange Carriers Standards Association), NIST (National Institute of Standards and Technology), FIPS (Federal Information Processing Standards), NBS (National Bureau of Standards).

*
Penghubung dengan piranti-piranti perkomputeran biasa seperti mouse,
keyboard dan sebagainya. dan concentrator.

Penghubung dengan piranti-piranti komunikasi seperti MODEM, Multiplexer Penghubungan dengan komputer atau terminal yang lain.
Nama pengenal Interface yang terpasang pada piranti komunikasi terdiri atas 2, yaitu :

DTE (Data Terminal Equipment), apabila interface terpasang pada sistem komputer atau terminal

DCE (Data Circuit-terminating Equipment), apabila interface terpasang pada piranti komunikasi seperti modem, multiplexer, dll.

*
User Interface ada dua jenis, yaitu :

1. Graphical

User Interface (GUI) : Menggunakan unsur-unsur multimedia (seperti gambar, suara, video) untuk berinteraksi dengan pengguna. : Menggunakan syntax/rumus yang sudah ditentukan untuk memberikan perintah.

2. Text-Based

*
Ada 5 tipe utama interaksi untuk user interaction: 1.Direct manipulation pengoperasian secara langsung : interaksi langsung dengan objek pada layar. Misalnya delete file dengan memasukkannya ke trash. Contoh: Video games. Kelebihan : Waktu pembelajaran user sangat singkat, feedback langsung diberikan pada tiap aksi sehingga kesalahan terdeteksi dan diperbaiki dengan cepat. Kekurangan : Interface tipe ini rumit dan memerlukan banyak fasilitas pada sistem komputer, cocok untuk penggambaran secara visual untuk satu operasi atau objek. 2.Menu selection pilihan berbentuk menu : Memilih perintah dari daftar yang disediakan. Misalnya saat click kanan dan memilih aksi yang dikehendaki. Kelebihan : User tidak perlu ingat nama perintah. Pengetikan minimal. Kesalahan rendah. Kekurangan : Tidak ada logika AND atau OR. Perlu ada struktur menu jika banyak pilihan. Menu dianggap lambat oleh expert user dibanding command language. 3.Form fill-in pengisian form : Mengisi area-area pada form. Contoh : Stock control. Kelebihan : Masukan data yang sederhana. Mudah dipelajari Kekurangan : Memerlukan banyak tempat di layar. Harus menyesuaikan dengan form manual dan kebiasaan user.

*
4.Command
language perintah tertulis : Menuliskan perintah yang sudah ditentukan pada program. Contoh: operating system. Kelebihan : Perintah diketikan langsung pada system. Misal UNIX, DOS command. Bisa diterapkan pada terminal yang murah.Kombinasi perintah bisa dilakukan. Misal copy file dan rename nama file. Kekurangan : Perintah harus dipelajari dan diingat cara penggunaannya, tidak cocok untuk user biasa. Kesalahan pakai perintah sering terjadi. Perlu ada sistem pemulihan kesalahan.Kemampuan mengetik perlu. 5.Natural language perintah dengan bahasa alami : Menggunakan bahasa alami untuk mendapatkan hasil. Contoh: search engine di Internet. Kelebihan: Perintah dalam bentuk bahasa alami, dengan kosa kata yang terbatas (singkat), misalnya kata kunci yang kita tentukan untuk dicari oleh search engine. Ada kebebasan menggunakan kata-kata. Kekurangan: Tidak semua sistem cocok gunakan ini. Jika digunakan maka akan memerlukan banyak pengetikan.

Interface Komputer
Suryono@undip.ac.id Suryonosur@gmail.com

Kareakteri stik utama interface adalah Pararel & Serial.

Pararel
Terdapat sejumlah saluran yang terhubung kemodul I/O dan perifheral dan sejumlah bit yang dipindahkan secara simultan melalui bus data. Digunakan untuk perifheral berkecepatan tinggi seperti pita dan disk

Serial
Hanya terdapat saluran yang

digunakan untuk mentransmisikan data dan bit-bit harus di transmisikan satu persatu. Serial umum digunakan untuk printer dan terminal.

*
Penggunaan komputer saat ini tidak lagi terbatas pada pengolahan dan manipulasi data saja tetapi sudah digunakan untuk mengkontrol berbagai peralatan seperti penghitung pulsa telepon, menyalakan/mematikan lampu secara otomatis, dan lain sebagainya. Dengan penggunaan komputer seperti yang telah disebutkan di atas maka seolah-olah komputer berperan sebagai manusia yang dapat diprogram untuk menjalankan apa yang dikehendaki oleh programmernya. Antara Sistem Digital (sebagai pengontrol) dan Sistem Analog (sebagai peralatan yang dikontrol) harus terdapat suatu jembatan yang menghubungkan kedua sistem tersebut. Jembatan ini selanjutnya disebut Sistem Interface IO. Jadi untuk Sistem Kontrol secara Digital ini selalu terdiri dari 3 (tiga) bagian yaitu : Sistem Digital, Sistem Interface IO dan Sistem Analog.

a)

Sistem Digital merupakan sistem yang menjadi otak dari sistem secara keseluruhan. Sistem digital ini membaca kondisi dari sistem analog melalui sistem interface IO dan mengkontrol sistem analog melalui sistem interface IO.

b) Sistem

Kontrol secara digital ini menggantikan sistem kontrol manual yang menggunakan switch mekanik dan diatur secara manual pula. Selain itu dengan sistem kontrol secara digital ini, kondisi sistem analaog yang dikontrol dapat pula dimonitor keadaannya.

*
c) Sistem Analog merupakan bagian dari peralatan analog yang aktivitasnya dikontrol oleh sistem digitalnya melalui sistem interface IO. Sistem analog dapat berupa lampu bolam 220 volt, motor AC, bahkan sampai ke peralatan industri yang menggunakan arus besar. Disini terlihat bahwa sistem interface IO sangat penting peranannya yaitu untuk menginterfacekan sistem digital yang hanya mengenal kondisi H, yang ekuivalen dengan tegangan 4.5 volt sampai 5 volt dan kondisi L yang setara dengan tegangan dibawah 1.2 volt dengan sistem analog dengan tegangan 220 VAC dengan konsumsi arus yang paling tidak 1A ke atas. Dari kondisi seperti di atas maka perlulah bagian digital dan bagian analog ini dilewatkan sistem interface yang secara elektronik terisolasi antar bagiannya. Teknik interface IO disini ada beberapa teknik dan tiap teknik tersebut mempunyai keistimewaan pada aplikasi tertentu.

*
Sistem interface I/O yang paling baik adalah sistem interface dimana sistem digital dan sistem analognya terisolasi, terpisah. Biasanya digunakan relay atau optocoupler. Penggunaan relay lebih mudah namun lebih sering menimbulkan masalah karena relay dapat menghasilkan noise pada sistem digital pada saat relay berubahan keadaan. Selain itu penggunaan relay membutuhkan daya yang lebih besar jika dibandingkan dengan penggunaan optoisolator. Sistem interface yang baik pada umumnya menggunakan optoisolator atau yang lebih dikenal dengan optocoupler sepert 4N31 atau 4N35. Dengan menggunakan optocoupler arus yang digunakan lebih sedikit paling tidak 10 mA -15 mA.

Dalam diagram tersebut digambarkan ada 3 jalur bus system.

Control bus,terhubung langsung dengan modul i/o logic


Address Bus, terhubung langsung dengan modul i/o logic Data Bus, Terbagi 2 sebelum ke modul i/o logic, Data Bus membawa Data register & Status/Control Register.

Didalam modul i/o logic ,sesuai dengan fungsinya yaitu sebagai prosesor, Maka akan Memproses Peng-Antarmukaan/interfacing keperangkat eksternal/perifheral, di dalamnya termasuk eksternal device/interface logic.

Menjawab dari sebuah layout/Diagram Blok Modul umum modul I/O dari suatu perangkat eksternal, dapat menjelaskan sedikit bahwa itu adalah Suatu STRUKTUR BUS, Dimana bus-bus yang menghubungkan komponen utama sistem seperti CPU, Memory, I/O, atau biasa disebut BUS SYSTEM. Biasanya Bus Sistem terdiri dari 50-100 saluran terpisah, Dan Diklasifikasikan kedalam 3 (tiga) kelompok.

1. Saluran Alamat , Bahasa bule-nya ADDRESS BUS. 2. Saluran Data , atawa DATA BUS. 3. Saluran Kontrol , alias CONTROL BUS.
Semua terhubung dalam sebuah bagian komputer yang tanggung jawabnya mengontrol sebuah atau lebih suatu perangkat eksternal, kemudian juga untuk Pertukaran data antara perangakat-perangkat tersebut dengan memory utama dan Register-register yang ada di CPU semua itu dapat diakomodir oleh suatu modul yaitu MODUL I/O, untuk selanjutnya 3 (tiga) saluran bustersebut terhubung ke perifheral lainnya.

SENSOR 1 SENSOR 2 SENSOR 3


MUX

DATA ACQUISITIO N BOARD

PROCESSO R BOARD

SENSOR n

*
LPT

uP

ROM

CONTROLLER COM

RAM
USB

IrDA

Slot Ekspansi

Floppy Disk Controler

Hard Disk Controler

Interface

ASCII

VGA interface

PSU

BUS DATA BUS KOTROL BUS ALAMAT

*
Port Paralel (LPT1) Port Serial (Com1, PS2) Port Ethernet (TCP/IP socket) Universal Serial Bus (USB) Soundcard Port Game adapter (Joystik) Industrial Interface Card (Advantech, NI-Daq)

*
Parallel Port LPT1

Serial Port

Ethernet Port

Ethernet Interface Kit

USB Port

Kit USB Interface

*
INDUSTRIAL INTERFACE PORT

*
Tujuan sebuah user interface adalah mengkomunikasikan fitur-fitur sistem yang tersedia agar user mengerti dan dapat menggunakan sistem tersebut. Dalam hal ini penggunaan bahasa amat efektif untuk membantu. Bahasa Digunakan untuk membuat protokol (aturan) perangkat keras, Contoh :

Assembly C, C++ , Visual C, Borland C Pascal, Borland Delphi Basic, Visual Basic (VB) Java Fortran Mathlab Labview (NI-Daq) Genidaq (Advantech)


http://www.master.web.id/mwmag/issue/02/content/bdtbahasa_dalam_user_interface/bdt-bahasa_dalam_user_interface.html http://blog.re.or.id/antarmuka-pemakai-user-interface.htm http://zainuliman.blogspot.com/2009/11/fitur-pada-antarmukatelematika.html

http://artikelpedia-lakalaka.blogspot.com/2010/02/windows-7-fitur-kerenspeech.html

*
* HATUR NUHUN * MATOR SAKALANGKONG * MATUR SUWON * Suksema * Tarimo kasi * Teurimong Gaseh beh * mejuah-juah * Makaseh * sauweghele

35