Anda di halaman 1dari 25

TUGAS KIMIA

TERMOKIMIA
oleh: Nyimas Syifa Wildani Prissilia Khriska Chikita

TERMOKIMIA
Masih teringat rasanya dekat dengan api unggun? Di tengah dinginnya malam di alam terbuka kita dihangatkan oleh nyala api dari kayu bakar. Mengapa bisa timbul rasa hangat? Ternyata, kehangatan itu berasal dari panas yang dihasilkan nyala api kayu bakar.

Pengertian Termokimia Kayu mengandung karbon dan unsur serta senyawa lainnnya yang apabila dibakar dengan oksigen akan menghasilkan suatu energi berupa panas (kalor). Kalor pembakatran inilah yang menghangatkan tubuh kita. Bagaimana cara kita mengetahui berapa kalor pembakaran yang dihasilkan, akan kita dapatkan melalui materi dalam bab ini.

Pengertian Termokimia Adalah Sebuah kayu bakar mengandung karbon yang apabila dibakar akan menghasilkan suatu kalor dengan nilai tertentu. Untuk mengetahui bagaimana menghitung kalor dari suatu reaksi diperlukan ilmu termokimia. Termokimia berasal dari bahasa Yunani thermos yang berarti panas atau kalor dan kimia. Termokimia adalah ilmu kimia yang mempelajari banyaknya panas yang dilepas atau diserap (disorpsi) akibat reaksi kimia. Ilmu ini digunakan untuk memperkirakan perubahan energi yang terjadi dalam proses reaksi kimia, pembentukan larutan, maupun pada perubahan fase zat.

[Type text]

[Type text]

[Type text]

Para pengguna proses yang terkait dengan termokimia adalah ahli ilmu pengetahuan (scientist) dan ahli teknik (engineer). Misalnya, ahli kimia yang menerapkan termokimia untuk menghitung kalor pembakaran senyawa tertentu, atau ahli teknik kimia yang menggunakannya untuk merancang pabrik. Termokimia dapat didefinisikan sebagai bagian ilmu kimia yang mempelajari dinamika atau perubahan reaksi kimia dengan mengamati panas/termal nya saja. Salah satu terapan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari ialah reaksi kimia dalam tubuh kita dimana produksi dari energi-energi yang dibutuhkan atau dikeluarkan untuk semua tugas yang kita lakukan. Pembakaran dari bahan bakar seperti minyak dan batu bara dipakai untuk pembangkit listrik. Bensin yang dibakar dalam mesin mobil akan menghasilkan kekuatan yang menyebabkan mobil berjalan. Bila kita mempunyai kompor gas berarti kita membakar gas metan (komponen utama dari gas alam) yang menghasilkan panas untuk memasak. Dan melalui urutan reaksi yang disebut metabolisme, makanan yang dimakan akan menghasilkan energi yang kita perlukan untuk tubuh agar berfungsi. Hampir semua reaksi kimia selalu ada energi yang diambil atau dikeluarkan. Mari kita periksa terjadinya hal ini dan bagaimana kita mengetahui adanya perubahan energi.

[Type text]

[Type text]

[Type text]

Peristiwa termokimia Misalkan kita akan melakukan reaksi kimia dalam suatu tempat tertutup sehingga tak ada panas yang dapat keluar atau masuk kedalam campuran reaksi tersebut. Atau reaksi dilakukan sedemikian rupa sehingga energi total tetap sama. Juga misalkan energi potensial dari hasil reaksi lebih rendah dari energi potensial pereaksi sehingga waktu reaksi terjadi ada penurunan energi potensial. Tetapi energi ini tak dapat hilang begitu saja karena energi total (kinetik dan potensial) harus tetap konstan. Sebab itu, bila energi potensialnya turun, maka energi kinetiknya harus naik berarti energi potensial berubah menjadi energi kinetik. Penambahan jumlah energi kinetik akan menyebabkan harga rata-rata energi kinetik dari molekulmolekul naik, yang kita lihat sebagai kenaikan temperatur dari campuran reaksi. Campuran reaksi menjadi panas. Kebanyakan reaksi kimia tidaklah tertutup dari dunia luar. Bila campuran reaksi menjadi panas seperti digambarkan dibawah, panas dapat mengalir ke sekelilingnya. Setiap perubahan yang dapat melepaskan energi ke sekelilingnya seperti ini disebut perubahan eksoterm. Perhatikan bahwa bila terjadi reaksi eksoterm, temperatur dari campuran reaksi akan naik dan energi potensial dari zat-zat kimia yang bersangkutan akan turun. Kadang-kadang perubahan kimia terjadi dimana ada kenaikan energi potensial dari zat-zat bersangkutan. Bila hal ini terjadi, maka energi kinetiknya akan turun sehingga temperaturnya juga turun. Bila sistem tidak tertutup di sekelilingnya, panas dapat mengalir ke campuran reaksi dan perubahannya disebut perubahan endoterm.

[Type text]

[Type text]

[Type text]

Perhatikan bahwa bila terjadi suatu reaksi endoterm, temperatur dari campuran reaksi akan turun dan energi potensial dari zat-zat yang ikut dalam reaksi akan naik.

Peristiwa kebakaran menghasilkan panas Pengukuran Energi Dalam Reaksi Kimia Satuan internasional standar untuk energi yaitu Joule (J) diturunkan dari energi kinetik. Satu joule = 1 kgm 2 /s 2 . Setara dengan jumlah energi yang dipunyai suatu benda dengan massa 2 kg dan kecepatan 1 m/detik (bila dalam satuan Inggris, benda dengan massa 4,4 lb dan kecepatan 197 ft/menit atau 2,2 mile/jam). 1 J = 1 kg m 2 /s 2 Satuan energi yang lebih kecil yang dipakai dalam fisika disebut erg yang harganya = 110 -7 J. Dalam mengacu pada energi yang terlibat dalam reaksi antara pereaksi dengan ukuran molekul biasanya digantikan satuan yang lebih besar yaitu kilojoule (kJ). Satu kilojoule = 1000 joule (1 kJ = 1000J).

[Type text]

[Type text]

[Type text]

Semua bentuk energi dapat diubah keseluruhannya ke panas dan bila seorang ahli kimia mengukur energi, biasanya dalam bentuk kalor. Cara yang biasa digunakan untuk menyatakan panas disebut kalori (singkatan kal). Definisinya berasal dari pengaruh panas pada suhu benda. Mula-mula kalori didefinisikan sebagai jumlah panas yang diperlukan untuk menaikkan temperatur 1 gram air dengan suhu asal 15 1 kkal = 4,184 kJ

C sebesar 1 0 C. Kilokalori (kkal) seperti juga kilojoule merupakan satuan yang

lebih sesuai untuk menyatakan perubahan energi dalam reaksi kimia. Satuan kilokalori juga digunakan untuk menyatakan energi yang terdapat dalam makanan. Dengan diterimanya SI, sekarang juga joule (atau kilojoule) lebih disukai dan kalori didefinisi ulang dalam satuan SI. Sekarang kalori dan kilokalori didefinisikan secara eksak sebagai berikut : 1 kal = 4,184 J

Termokimia merupakan cabang dari ilmu termodinamika, yang mempelajari tentang kalor yang menyertai proses perubahan kimia dan perubahan fisika. Termokimia dipelopori oleh Germain Henri Hess, atau biasa disebut Hess. Salah seorang gurunya adalah Jons Jacob Berzelius (1779-1848) yang menemukan rumus simbol atom. Salah satu hasil penemuan Hess adalah senyawa gula yang dioksidasi dengan oksigen

[Type text]

[Type text]

[Type text]

menghasilkan asam sakarida. Selanjutnya, bila gula ini direaksikan dengan NaOH, akan terbentuk sakarin yang berguna sebagai bahan pemanis. Hess memperoleh gelar profesor pada tahun 1830 dari institut teknologi di St. Petersburg. Tesisnya yang sangat terkenal berjudul Banyaknya Kalor dalam Reaksi Kimia Tidak Tergantung Jalannya Reaksi tetapi Tergantung dari Keadaan Awal dan Akhir Reaksi, telah dipublikasikan pada tahun 1840 dan dikenal sebagai Hukum Hess atau Hess Law. Buku-bukunya tentang ilmu kimia banyak digunakan sebagai standar kerja di Rusia selama beberapa puluh tahun. Hess meninggal pada tanggal 30 November 1850.

[Type text]

[Type text]

[Type text]

Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, D atau E di depan jawaban yang benar! 1. Reaksi dalam kehidupan sehari-hari berikut ini yang merupakan reaksi endoterm adalah . A. respirasi B. fotosintesis C. perkaratan besi D. pembakaran E. kapur tohor dimasukkan dalam air

lebih kecil dari kalor sistem

4. Jika sebongkah es menyerap kalor dari lingkungan, maka. A. suhu es berubah secara bertahap B. suhu es tidak berubah sampai seluruh es mencair C. suhu es turun kemudian naik secara bertahap D. suhu es turun secara bertahap E. suhu es tetap sampai seluruh es mencair, kemudian suhu turun

2. Suatu reaksi kimia selalu diikuti perubahan energi. Besarnya energi yang menyertai reaksi dapat dipelajari pada . A. termoseting B. stoikiometri C. termokimia D. elektrolisis E. elektrokimia 5. Sebanyak 2 mol gas hidrogen jika direaksikan dengan 1 mol gas oksigen akan terbentuk uap air yang membutuhkan kalor sebesar 484 kJ. Persamaan termokimianya adalah. A. H2(g) + O2(g) H2O(g) H = 484 kJ B. 2 H2(g) + O2(g) 2 H2O(g) H = 484 kJ C. 2 H2(g) + O2(g) 2 H2O(g) H = 484 kJ D. 2 H2O(g) 2 H2(g) + O2(g) H = 484 kJ 3. Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah. A. lingkungan menyerap kalor dari sistem B. sistem menyerap kalor dari lingkungan C. sistem dan lingkungan memiliki kalor sama D. kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan nol E. pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu 6. Pada pembakaran 1 mol gas metana pada suhu 298 K dan tekanan 1 atm, dibebaskan kalor sebesar 802 kJ. Persamaan termokimianya adalah . A. 2 CH4(g) + 4 O2(g) 2 CO2(g) + 4 H2O(l) H = 802 kJ B. CH4(g) + 2 O2(g) CO2(g) + 2 H2O(l) H =
[Type text] [Type text] [Type text]

E. H2O(g) H2(g) + O2(g) H = 484 kJ

802 kJ C. CO2(g) + 2 H2O(g) CH4(g) + 2 O2(g) H = 802 kJ D. C(s) + 2 H2(g) + 2 O2 (g) CO2(g) + 2 H2O(l) H = 802 kJ E. 2 C(s) + 4 H2(g) + 4 O2(g) 2 CO2(g) + 4 H2O(l) H = 802 kJ

B. 4 C(s) + 4 H2(g) 2 C2H4(g) H = +104,6 kJ C. 4 C(s) + 4 H2(g) 2 C2H4(g) H = 104,6 kJ D. 2 C(s) + 2 H2(g) C2H4(g) H = 104,6 kJ E. 2 C(s) + 2 H2(g) C2H4(g) H = +104,6 kJ

9. Diketahui persamaan termokimia: 7. Diketahui persamaan termokimia: C6H6(g) 6 C(s) + 3 H2(g) H = 49 kJ Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah. A. pembentukan 1 mol benzena (C6H6) memerlukan kalor sebesar 8,16 kJ B. pembentukan 1 mol benzena (C6H6) memerlukan kalor sebesar 49 kJ C. pembentukan 1 mol benzena (C6H6) membebaskan kalor sebesar 49 kJ D. peruraian 1 mol benzena (C6H6) memerlukan kalor sebesar 49 kJ E. peruraian 1 mol benzena (C6H6) membebaskan kalor sebesar 49 kJ 10. Kalor yang diserap atau dilepas apabila 1 8. Sebanyak 4 mol karbon jika direaksikan dengan 4 mol gas hidrogen, akan terbentuk 2 mol gas etena (C2H4) yang membutuhkan kalor sebesar 104,6 kJ. Persamaan termokimianya adalah . A. 4 C(s) + 4 H2(g) 2 C2H4(g) H = +209,2 kJ
[Type text] [Type text] [Type text]

C(s) + O2(g) CO2(g) H = 393,5 kJ Pernyataan yang benar dari reaksi di atas adalah A. pembakaran 1 mol karbon menghasilkan kalor sebesar 393,5 kJ B. pembakaran 1 mol karbon dioksida menghasilkan kalor sebesar 393,5 kJ C. pembentukan 1 mol karbon dioksida membutuhkan kalor sebesar 393,5 kJ D. pembakaran 1 mol karbon membutuhkan kalor sebesar 393,5 kJ E. pembentukan 1 mol karbon dioksida menghasilkan kalor sebesar 196,75 kJ

mol senyawa terurai menjadi unsur-unsurnya disebut . A. kalor reaksi B. kalor pembentukan C. kalor peruraian D. kalor netralisasi

E. kalor ionisasi

13. Kalor pembentukan adalah kalor yang dilepas atau dibutuhkan apabila 1 mol senyawa terbentuk dari . A. ion positif dan negatif B. unsur-unsurnya C. senyawa yang lebih sederhana D. molekul-molekul diatomik E. atom-atomnya

11. Persamaan termokimia berikut ini merupakan perubahan entalpi pembentukan standar (Hfo), kecuali . A. C(s) + 2 Cl2(g) CCl4(l) Hf = 134 kJ B. Ca(s) + Cl2(g) CaCl2(s) Hf = 795,8 kJ C. Fe2(s) + 3/2 O2(g) Fe2O3(s) Hf = 822,2 kJ D. Na(s) + H2(g) + C(s) + 3/2 O2(g) NaHCO3(s) Hf = 947,7 kJ E. Zn(s) + O2(g) ZnO(s) Hf = 348 kJ

14. Yang merupakan persamaan termokimia peruraian adalah . A. FeO(s) + Fe2O3(s) Fe3O4(s) H = a kJ B. CaO(s) + CO2(g) CaCO3(s) H = b kJ C. CaCO3(s) CaO(s) + CO2(g) H = c kJ D. CaCO3(s) Ca(s) + C(s) + 3 O(g) H = d kJ E. CaCO3(s) Ca(s) + C(s) + 3/2 O2(g) H = e kJ

12. Persamaan termokimia yang merupakan entalpi pembentukan standar asam karbonat, jika diketahui Hf H2CO3(aq) = 699,65 kJ adalah . A. 2 H+(aq) + CO32(aq) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ B. H2(g) + C(g) + 3/2 O2(g) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ C. 2 H(g) + C(g) + 3/2 O2(g) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ D. 2 H(g) + C(g) + 3 O(g) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ E. 2 H+(aq) + C(g) + 3 O(g) H2CO3(aq) Hf = 699,65 kJ

15. Diketahui Hf senyawa CCl4(l), CO2(g), CH4(g), C2H6(g), dan C2H2(g) berturut-turut adalah 134 kJ, 110 kJ, 75 kJ, 85kJ, dan +227 kJ. Senyawa-senyawa tersebut kalor peruraiannya termasuk endoterm, kecuali . A. CCl4(l) B. CO2(g) C. CH4(g) D. C2H6(g) E. C2H2(g)

[Type text]

[Type text]

[Type text]

16. Jika diketahui kalor pembentukan H2(g) + Cl2(g) 2 HCl(g) adalah 185 kJ, maka besarnya kalor peruraian HCl adalah . A. +185 kJ B. 185 kJ C. 370 kJ D. +92,5 kJ E. 92,5 kJ

19. Kalor yang dihasilkan pada pembakaran 4,48 liter gas karbon pada keadaan standar sesuai reaksi: C(g) + O2(g) CO2(g) H = 394 kJ adalah . A. 394 kJ B. 197 kJ C. 98,5 kJ D. 78,8 kJ E. 65,7 kJ

17. Kalor yang dihasilkan dari pembakaran 15 gram etana (C2H6) (Ar C = 12 dan H = 1) menurut reaksi: 2 C2H6(g) + 7 O2(g) 4 CO2(g) + 6 H2O(l) H = 3.084 kJ adalah . A. 385,5 kJ B. 771 kJ C. 1.542 kJ D. 1.850,4 kJ E. 3.084 kJ 20. Diketahui diagram pembentukan gas SO3 sebagai berikut.

18. Diketahui persamaan reaksi: 2 NO(g) + O2(g) 2 NO2(g) H = x kJ x merupakan kalor . A. pembentukan NO2 B. pembakaran NO2 C. pembentukan NO D. pembakaran NO E. peruraian NO2 Berdasarkan diagram di atas, maka harga H2 adalah . A. 790,4 kJ B. 539,8 kJ C. 395,2 kJ

[Type text]

[Type text]

[Type text]

D. 250,6 kJ E. 196,4 kJ

kalor jenis larutan sama dengan kalor jenis air = 4,2 J g1 K1, dan kalor wadah reaksi diabaikan, maka besarnya H untuk reaksi: Zn(s) + CuSO4(aq) ZnSO4(aq) + Cu(s) adalah

21. Jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 767 gram air dari 30 oC menjadi 76 C (kalor jenis air = 4,18 J g1 K
1

. A. 4.200 J B. 21 kJ C. 42 kJ D. 16,8 kJ E. 210 kJ

) adalah .

A. 73,75 kJ B. 147,5 kJ C. 221,25 kJ D. 295 kJ E. 368 kJ

24. Diketahui reaksi: 2 Fe(s) + 3/2 O2(g) Fe2O3(s) H = 840 kJ 2 Al(s) + 3/2 O2(g) Al2O3(s) H = 1.680 kJ Besarnya H untuk reaksi: 2 Al(s) + Fe2O3(s) Al2O3(s) + 2 Fe(s) adalah . A. 840 kJ B. 1.680 kJ C. 2.520 kJ D. 840 kJ E. 2.520 kJ

22. Pada pelarutan 5 gram kristal NaOH (Mr NaOH = 40) dalam 50 mL air terjadi kenaikan suhu dari 26 C menjadi 34 C. Jika kalor jenis larutan dianggap sama dengan kalor jenis air = 4,2 J g1 K1, dan kalor wadah diabaikan, maka entalpi pelarutan NaOH adalah . A. 1.344 J B. 1.848 J C. 3.696 J D. 7.392 J E. 1.4784 J

25. Diketahui persamaan reaksi: N2(g) + 3/2 H2(g) NH3(g) H = a kJ H2(g) + Cl2(g) HCl(g) H = b kJ N2(g) + 2 H2(g) + Cl2(g) NH4Cl(s) H =

23. Jika pada 50 mL larutan CuSO4 0,4 M ditambahkan serbuk zink berlebihan, maka suhu akan naik 20 C. Dengan menganggap
[Type text]

c kJ Besarnya H pada reaksi: NH3(g) + HCl(g) NH4Cl(s) adalah .


[Type text] [Type text]

A. (a + b + c) B. a + b + c C. a + b c D. a (b + c) E. 2a + 2b c

D. 602,4 kJ E. 586,8 kJ

28. Diketahui Hf NH4Cl = 314 kJ/mol dan Hf HCl = 92 kJ/mol. Jika reaksi NH4Cl(g) NH3(g) + HCl(g) mempunyai H = 176 kJ, besarnya Hf NH3 adalah . A. 398 kJ B. 222 kJ C. 176 kJ D. 92 kJ E. 46 kJ 29. Diketahui energi ikatan: C C = 348 kJ/mol Cl Cl = 242 kJ/mol H Cl = 431 kJ/mol C Cl = 328 kJ/mol C H = 423 kJ/mol Besarnya H pada reaksi:

26. Diketahui entalpi pembentukan gas etanol (C2H5OH), gas CO2, dan H2O berturut-turut adalah 278 kJ/mol, 394 kJ/mol, dan 286 kJ/mol. Pada pembakaran 92 gram etanol (Ar C = 12, H = 1, dan O = 16) sesuai reaksi: C2H5OH(l) + 3 O2(g) 2 CO2(g) + 3 H2O(l) dihasilkan kalor sebesar . A. 541 kJ B. 1.082 kJ C. 1.623 kJ D. 2.164 kJ E. 2.736 kJ

27. Diketahui Hf C2H2, CO2, dan H2O berturut-turut adalah 52 kJ/mol, 394 kJ/mol, dan 242 kJ/mol. Besarnya kalor yang dihasilkan pada pembakaran 6,72 liter gas etuna pada keadaan standar sesuai reaksi: 2 C2H2(g) + 5 O2(g) 4 CO2(g) + 2 H2O(l) adalah A. 6.024 kJ B. 2.112 kJ C. 2.008 kJ adalah . A. +94 kJ B. +81 kJ C. 81 kJ D. 94 kJ E. 208 kJ

[Type text]

[Type text]

[Type text]

30. Diketahui energi ikatan N = N = 163 kJ/mol dan HH = 436 kJ/mol. Pada reaksi: N2(g) + 3/2 H2(g) NH3(g) H = 438 kJ/mol energi ikatan rata-rata NH adalah . A. 1.173,5 kJ B. 735,5 kJ C. 391 kJ D. 195,5 kJ E. 130 kJ 31. 2 C(s) + O2 (g) 2 CO(g) H = -p kJ H = -q kJ H = -r kJ 34. Diketahui energi ikatan sebagai berikut : C C = 347 kJ. Mol-1 C = C = 612 kJ. Mol-1 C Cl = 331 kJ. Mol-1 C H = 414 kJ. Mol-1 Cl Cl = 243 kJ. Mol-1 Harga H untuk reaksi : H2C = CH2 + Cl2 ClH2C CH2Cl adalah .... A. 684 kJ B. 154 kJ C. + 89 kJ D. + 177 kJ E. + 241 Kj 33. Pada reaksi : 2NH3(g) N2(g) + 3H2(g) H = + 1173 kJ maka energi ikatan rata-rata N H adalah .... a. 1173,0 kJ d. 195,5 kJ b. 586,5 kJ e. 159,5 kJ c. 391,0 kJ

2 CO(s) + O2 (g) 2 CO2 (g) C(s) + O2 (g) CO2 (g)

Yang benar menurut Hess adalah A. p + q = r B. 2p + 2q = r C. 2p + 2q = 2r D. p + q = 2r E. 2p + 2q = 3r

35. Jika serbuk seng dimasukkan ke dalam 100 32. Diketahui persamaan termokimia berikut : 2 NO (g) + O2(g) N2O4(g), H = a kJ NO(g) + O2(g) NO2(g) H = b kJ Besarnya H untuk reaksi : 2 NO2(g) N2O4(g), adalah .... A. (a + b ) kJ B. (a 2b) kJ C. (- a + 2b) kJ D. (a + 2b) kJ E. (2a + b) kJ mL larutan CuSO4 0,2 M , terjadi kenaikkan suhu 10 C menurut reaksi : Zn(s) + Cu2+ (aq) Cu(s) + Zn 2+(aq) dianggap bahwa kapasitas kalor larutan 4,2 J/g C dan kapasitas panas bejana plastik boleh diabaikan. H untuk reaksi tersebut adalah .... kJ A. 210 B. 84 C. 4,2 D. 84 E. 210

[Type text]

[Type text]

[Type text]

36. Jika diketahui persamaan termokimia : N2(g) + O2(g) NO(g) H = 181,4 kJ Maka kalor yang diserap untuk membakar 44,8 L N2 (O C, 1 atm ) adalah ... kJ A. 181,4 B. 90,7 C. 18,14 D. 907 E. 36,28 37. Diketahui Hf CO2, H2O, dan C2H4 berturutturut : - 395,2 kj/mol, - 242,76 kj/mol, dan 52,76 kj/mol. Kalor yang dihasilkan pada pembakaran 5,6 gram C2H4 (C=12, H=1) menurut reaksi : C2H4(g) + O2(g) CO2(g) + H2O(l) ( belum setara ) adalah: A. 1223,17 kj/mol D. 585,21 kj/mol B. 244,63 kj/mol C. 244,63 kj/mol E. 1223,17 kj/mol

d. reaksi endoterm, karena terjadi perpindahan energi dari lingkungan ke sistem e. reaksi endoterm, karena entalpi sistem berkurang. 39. Kalor pembentukan AgNO3 adalah 23 kkal/mol. Pernyataan tersebut dapat ditulis : A. Ag+ + NO3- AgNO3 + 23 kkal B. 2Ag(s) + N2 (g) + 3 O2(g) 2AgNO3 + 46 kkal C. 2Ag(s) + 2 HNO3 2AgNO3 + H2 + 46 kkal D. Ag2O + N2O5(g) 2AgNO3 + 46 kkal E. Ag+ + NO3- AgNO3 + 46 kkal

40. Diketahui : C + 2 S CS2 H = +19,7 kkal S + O2 SO2 H = - 71,2 kkal C + O2 CO2 H = - 97,8 kkal CS2 + 3 O2 CO2 + 2 SO2 H = X kkal Harga X adalah . A. 319,7 kkal B. 319,7 kkal C. 259,9 kkal D. 259,9 kkal E. 188,7 kkal

38. Ke dalam sebuah tabung reaksi dimasukkan kristal NH4Cl dan kristal Ba(OH)2. 8H2O. Reaksi segera berlangsung, ditandai dengan penurunan suhu. Pernyataan yang benar tentang eksperimen tersebut adalah .... a. reaksi eksoterm, karena terjadi perpindahan energi dari sistem ke lingkungan b. reaksi eksoterm, karena terjadi perpindahan energi dari lingkungan ke sistem c. reaksi endoterm, karena terjadi perpindahan energi dari sistem ke lingkungan

41. Diketahui reaksi : 4 C + 6 H2 + O2 2C 2 H5OH, H = - 13,28 kkal.

[Type text]

[Type text]

[Type text]

Dari reaksi di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan 9,2 gram C 2 H5OH ( Ar C=12; H=1; O=16) , terjadi . A. Pembebasan kalor 6,14 kkal B. Penyerapan kalor 13,28 kkal C. Pembebasan kalor 13,28 kkal D. Penyerapan kalor 26,56 kkal E. Pembebasan kalor 26,56 kkal

C C = 347 kJ/mol C Br = 276 kJ/mol H Br = 366 kJ/mol Dan reaksi adisi dari : C2H4 + HBr C 2 H5Br Jika etena yang diadisi sebanyak 2,24 liter pada STP maka kalor yang menyertai reaksi adalah . A. + 51 kJ D. 51 kJ E. 510 kJ

42. Diketahui kalor pembakaran aseteline ( C2H2) adalah a kkal/mol; sedang kalor pembentukan CO2 (g) = b kkal/mol; dan kalor pembentukan H2O (l) = c kkal/mol. Maka menurut hukum Hess , kalor pembentukan aseteline adalah . A. a + 2b + c B. a 2 b + c C. a - 2b c 43. Diketahui reaksi-reaksi berikut : S(s) + O2(g) SO2 (g) H = A kkal 2 SO2(g) + O2(g) 2SO3 (g) H = B kkal Perubahan entalpi untuk reaksi berikut : 2S(s) + 3 O2(g) 2SO3 (g) adalah . A. (A + B) kkal B. ( 2A + B ) kkal C. ( A B ) kkal D. ( 2A B ) kkal E. (A + 2B) kkal D. a + 2 B + c E. a 2 b c

B. + 5,1 kJ C. 5,1 kJ

45. Diketahui reaksi : NaOH (aq) + HCl NaCl(aq) + H2O(l) H = - 56 kJ/mol. Bila 100 cm3 larutan HCl 0,25 M direaksikan dengan 200 cm3 larutan NaOH 0,15 M, maka perubahan entalpi yang terjadi dalam reaksi ini adalah . A. 0,56 kJ B. 0,56 kJ C. 3,08 kJ D. 3,08 kJ E. 2,80 kJ

46. Reaksi fotosintesis mempunyai diagram sebagai berikut: H

44. Diketahui energi ikatan rata-rata : C = C = 620 kJ/mol C H = 414 kJ/mol

[Type text]

[Type text]

[Type text]

Kesimpulan yang dapat diperoleh adalah .... A. Reaksi melapas kalor B H produk < H reaktor C Reaksi endoterm D H total bernilai nol E H > 0, reaksi eksoterm

adalah ....

47. Di bawah ini adalah diagram reaksi eksoterm, kecuali ....

49. Reaksi di bawah H bertanda positif ....

50. Diketahui reaksi: Pernyataan dibawah ini benar, kecuali .... A. H produk < H reaktan B. Reaksinya eksoterm C. H reaksi bertanda positif D. Terjadi pelepasan kalor E. Kalor reaksi bertanda negative

48.

51. Perhatikan hasil percobaan sebagai berikut:

1. Serbuk NH4CL + serbuk Ca(OH)2, timbul gas berbau tidak sedap disertai pe-nurunan suhu 2. Pita magnesium H2SO4 + larutan , pita magnesium larut disertai kenaikan suhu Dari diagram di atas besarnya harga H 3. Pita tembaga + serbuk belerang, tidak terjadi perubahan, tetapi berubah menjadi

[Type text]

[Type text]

[Type text]

zat padat hitam setelah dipanaskan; reaksi berlanjut ketika pemanasan dihentikan 4. Gas H2SO4 yang tidak berwarna berubah menjadi cokelat ketika dipanaskan; jika pemanasan dihentikan perlahan-lahan kembali tidak berwarna Proses yang tergolong reaksi eksoterm adalah ... (A) 1 dan 3 (B) 2 dan 4 (C) 2 dan 3 (D) 3 dan 4 (E) 1 dan 4 52. H pembentukan adalah H dari rekasi ...

dibebaskan kalor sebesar 802 kJ. persamaan termokimia dari pernyataan tersebut adalah ....

55. Diketahui reaksi di bawah ini :

Dari reaksi di atas yang merupakan reaksi pembentukan adalah .... A. 1 dan 2 B. 1 dan 3 C. 2 dan 3 53. Kalor pembentukan adalah kalor reaksi dari D. 2 dan 4 E. 3 dan 4

56. Pembentukan uap air jika disajikan dalam bentuk diagram adalah sebagai berikut:

54. Pada pembakaran 1 mol gas metana pada temperatur 298 K dan tekanan 1 atom
[Type text] [Type text] [Type text]

59. Diketahui:

Sesuai dengan hukum Hess, maka hubungan p, q, dan r adalah .... (A) p = q + r (B) 2q = p + r (C) p = -q - r (D) p + 2q = r (E) q = 2 (p + r) 57. Reaksi dibawah ini yang merupakan reaksi 60. Diketahui reaksi-reaksi berikut: pembentukan asam oksalat adalah Kalor pembentukan gas adalah .... kJ/mol A. +146,9 B. +67,8 C. +56,5 D. +33,9 58. Di antara reaktor di bawah ini yang merupakan reaksi peruraian adalah .... 61. Persamaan reaksi termokimia pembentukan air: dapat dikatakan bahwa .... A. Kalor pembentukan air adalah 572 kj. B. Pada reaksi pembentukan 2 mol air, kalor sebanyak 527 kj mengalir dari lingkungan sistem. C. Kalor pembentukan uap air adalah -286kj E. -56,5

[Type text]

[Type text]

[Type text]

D. Dalam pembentukan 1 mol air, kalor sebanyak 286 kj telah dilepaskan. E. Pada pembentukan 2 mol gas hidrogen, kalor sebanyak 1144 kj mengalir dari sistem ke lingkungan.

64. Perhatikan diagram di bawah ini :

62. Jika diketahui kalor pembentukan HCl. Maka kalor peruraian 6 liter gas HCL(P & T) dimana 1 liter gas massanya 16 gram adalah .... A. 55,8 kJ B. 369,2 kJ C. -369,2 kJ D. 553,8 kJ E. -553,8 kJ Berdasarkan diagram di atas, hubungan antara adalah ....

63. Perhatikan diagram di bawah ini 65. Diketahui persamaan termokimia:

Besarnya adalah .... (A) (a + b) kJ (B) (a + 2b) kJ Berdasarkan diagram di atas, hubungan antara adalah .... (C) (-a + 2b) kJ (D) (a - 2b) kJ E) (2a + b) kJ

66. Diketahui: MO2 + CO M3O4 + CO MO + CO2 H= -20kJ 3MO + CO2 H= + 6kJ

[Type text]

[Type text]

[Type text]

3M2O3 + CO

2M3O4 + CO2 H= -12kJ 69. Kelektronegatifan klor lebih besar daripada brom, sehingga klor dapat mendesak brom menurut reaksi: Cl2(g) + 2NaBr(aq) Br2(ag)+ 2 NaCl(aq)

Harga H dalam kJ untuk reaksi : 2MO2 + 4MO + CO2 adalah... A. -40 B. -28 C. -26 D. -18 E. +18 3M2O3 + CO

Jika Hf NaCl(aq) = -411 kJ dan Hf NaBr (aq)= -360 kJ, maka H di atas adalah .... A. -873 B. -771 C. -462

67. Diketahui reaksi: H2(g) + Cl2(g) 2HCl(g) H=-a kJ

D. -309 E. -102

Untuk menguraikan 5,6 L gas HCl pada keadaan standar diperlukan kalor sebanyak .... A. 0,125 a kJ B. 0,250 a kJ C. 0,50 a kJ D. 1,25 a kJ E. 2,50 a kJ akan dihasilkan kalor sebesar .... (A) 928 kJ (B) 1.467 kJ (C) 1.956 kJ (D) 2.060 kJ (E) 2.934 kJ Jika 78 gram C2H2 (Ar C = 12, H=1) di bakar sempurna sesuai dengan persamaan reaksi: 70. Diketahui:

68. Entalpi pembakaran gas C4H8 = a kJ/mol. Jika entalpi pembentukan gas CO2 dan uap air berturut-turut adalah b kJ/mol dan c kJ/mol, maka entalpi pembentukan gas C4H8 adalah .... kJ/mol. A. (a + b + c) B. (a - 2b - 2c) C. (2a - 2b - 2c) D. (a + 4b + 4c) E. (-a + 4b + 4c)

71. Diketahui entalpi penguraian H2O(I) dan H2O(g) berturut-turut 286 kJ kJ dan 242

. Pada penguapan 3 gram air (Mr

[Type text]

[Type text]

[Type text]

=18) akan .... (A) diperlukan kalor 7,3 kJ (B) diperlukan kalor 44 kJ (C) dibebaskan kalor 7,3 kJ (D) dibebaskan kalor 22 kJ (E) dibebaskan kalor 44 kJ Jika 52 gram C2H2 dibakar secara sempurna sesuai dengan persamaan : 72. Jika diketahui kalor pembakaran siklopropana ((CH2)3(g)) = - kJ kalor pembakar karbon = -b kJ kalor pembentukan air = -ckJ , , dalam . maka 2C2H2 (g) + 5O2 (g) 4CO2(g) +2H2O(g) 74. Diketahui:

Jika dihasilkan kalor sebesar .... (A,C = 12, H =1) (A) 391,2 kJ (B) 432,8 kJ (C) 1.082 kJ (D) 2.164 kJ (E) 4.328 kJ

kalor pembentukan siklopropana dalam kJ adalah .... (A) a-3b-3c (B) a-3b+3c (C) a+3b-3c (D) a+3b+3c (E) -a+3b+3c

75. Diketahui:

73. Perhatikan reaksi: C(g) + O2(g) 2CO(g) + O2(g) kJ/mol Reaksi pembentukan 140 gram karbon monoksida (Mr = 28) disertai dengan H sebesar: (A) -547 (B) -219 (C) -175 (D) +175 (E) +219 CO2(g) H=-394 kJ/mol 2CO2(g) H=-569

Maka kalor pembentukan CS2 adalah .... (A) + 122 kJ (B) - 122 kJ (C) + 419 kJ (D) - 419 kJ (E) + 906 kJ

76. Energi ikatan rata-rata: C - H = 415kJ/mol C-C = 348kJ/mol C=O = 724kJ/mol H -H = 436kJ/mol
[Type text] [Type text]

[Type text]

C - O = 356kJ/mol O - H= 463kJ/mol H reaksi:

Maka perubahan entalpi pada reaksi : adalah.... (A) -510 kkal (B) -72,8 kkal (C) -12 kkal (D) 12 kkal (E) 510 kkal

adalah .... (A) -96 kJ (B) -74 kJ (C) +74 kJ (D) +95 kJ (E) +510 kJ 79. Diketahui data energi ikatan rata-rata sebagai berikut :

77. Data energi ikatan: H - H = 437,64 kJ Cl - Cl = 242,76 kJ H - CI = 433,44 kJ Jika Ar H = 1, Ar Cl = 35,5, maka kalor yang diperlukan untuk menguraikan 73 gram HCI menjadi unsur-unsurnya adalah .... (A) 92,82 kJ (B) 186,48 kJ (C) 371,28 kJ (D) 1.113,42 kJ (E) 1.360,80 kJ

Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 146 gram HCl menjadi unsur - unsurnya adalah .... (A) 92 kJ (B) 184 kJ (C) 247 kJ (D) 368 kJ (E) 494 kJ

80. Sebanyak 500ml air dipanaskan dengan menggunakan lampu spiritus. Jika jumlah etanol yang terbakar 2 gram, ternyata suhu naik sebesar 5,140C. Efisiensi kalor pada

78. Jika diketahui energi ikatan rata-rata:

proses pemanasan tersebut adalah....

[Type text]

[Type text]

[Type text]

(A) -1,4 Kj (B) 1,68 Kj (C) -2,80 Kj (D) -3,20 Kj (E) -6,40 Kj (A) 1 % (B) 2 % (C) 3 % (D) 20 % (E) 40 % 83. 13 gram serbuk (Zn = 65) direaksikan dengan larutan CuSO4. Reaksi yang terjadi menimbulkan kenaikan suhu 8,70C. Jika untuk menaikan suhu 10C diperlukan kalor 4 kJ, maka H reaksi: 81. Pembakaran kokas mengikuti reaksi: C(s) + O2(g) CO2(g) H = -394 kJ/mol. Zn(s)+CuSO4(aq) adalah .... (A) -5,8 kJ (B) -34,8 kJ (C) -104,4 kJ (D) -2,80 kJ (E) -174,0 kJ ZnSO4(aq)+Cu(s)

Apabila kalor yang dilepaskan pada reaksi di atas sebesar 78,8 kJ. Maka volume gas CO2 yang dihasilkan diukur pada kondisi 1,5 gram gas NO gram gas NO bervolume 1 liter adalah .... (N=14, C=12, O=16) (A) 0,2 liter (B) 4,0 liter (C) 4,48 liter (D) 20,0 liter (E) 22,4 liter

84. Sebanyak 50 mL (50 gram) larutan HCl 1 M bersuhu 27C dicampur dengan 50 mL (50gr) larutan NaOH 1 M juga bersuhu 27C dalam suatu campuran naik sampai 32C. Jika kalor jenis larutan dianggap sama NaCl(aq)+H2O(l)

82. NaOH(aq)+HCl(aq)

dengan kalor jenis air, yaitu 4,18J g-1K-1 . maka H penetralan dan reaksi tersebut adalah ... Kj (A) -41,8 (B) 418 (C) 10,45 (D) 104,5

H=-56 KJ/mol. Bila 100 cm3 larutan HCl 0,25 M direaksikan dengan 200 cm3 larutan NaOH 0,15 M, maka perubahan entalpi yang terjadi adalah ....

[Type text]

[Type text]

[Type text]

(E) 209

(Ar : S = 32; O = 16) (A) 2,12 x 104kJ

85. Energi ikatan H - H = 104 kkal Cl - Cl = 58 kkal H - Cl = x kkal Jika reaksi pembentukan HCl dari unsurunsur melepaskan kalor sebesar 21 kkal/mol maka harga x adalah .... (A) 204 (B) 102 (C) 82 (D) 51 (E) 18

(B) 1,20 x 104kJ (C) 9,25 x 103kJ (D) 600 kJ (E) Tidak bisa ditentukan

86. Sebanyak 50 mL larutan KOH 0,1 M ditambahkan ke dalam 50 mL larutan HCl 0,1 M, sehingga suhu campuran naik dari 13C menjadi 28C. Jika 200 mL larutan KOH 0,1 M ditambahkan ke dalam 200 mL HCl 0,1 M, maka kenaikan suhunya adalah.... (A) 3,75C (B) 7,5C (C) 15C (D) 30C (E) 45C

87. Untuk reaksi: S(s)+O2(g) SO2(g) H= -296 kJ/mol.

Berapa kalor yang dihasilkan jika 1kg belerang dibakar dalam 500L oksigen pada 2 atm dan 27C ?

[Type text]

[Type text]

[Type text]