P. 1
2012 Akbi 07 (Bu Ceria)

2012 Akbi 07 (Bu Ceria)

|Views: 9|Likes:
Dipublikasikan oleh Yudha Adi Kusuma

More info:

Published by: Yudha Adi Kusuma on Dec 12, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2013

pdf

text

original

TIN 4112 AKUNTANSI BIAYA

Teknik Industri Universitas Brawijaya Ganjil 2012 Lesson 7

11/12/2012 Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

PERHITUNGAN BIAYA UNTUK PRODUK
SAMPINGAN DAN PRODUK GABUNGAN
2

PRODUK SAMPINGAN (BY PRODUCT)
11/12/2012

Suatu produk dengan nilai total yang relatif kecil dan dihasilkan secara bersamaan dengan produk lain yang nilai totalnya lebih besar (produk utama/main product)

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

3

KARAKTERISTIK PRODUK SAMPINGAN
11/12/2012

Biasanya memiliki nilai sisa  Dalam beberapa kasus, produk sampingan adalah sisa atau sampah  Dapat timbul dari proses persiapan bahan baku sebelum digunakan dalam proses produksi produk utama  Klasifikasi menurut kondisi dapat dipasarkannya produk tersebut pada titik pisah batas:

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

Yang dijual dalam bentuk asalnya tanpa diproses lebih lanjut  Yang membutuhkan proses lebih lanjut agar dapat dijual

4

PRODUK GABUNGAN (JOINT PRODUCT)
11/12/2012

Produk yang dihasilkan secara simultan melalui proses atau serentetan proses umum dimana setiap produk yang dihasilkan dari proses tersebut memiliki lebih dari sekedar nilai nominal  Peningkatan dalam output salah satu produk pasti akan menyebabkan peningkatan kuantitas dari produk lainnya, dan sebaliknya (proporsi tidak harus sama)  Titik pisah batas (split-of point)  titik dimana produk-produk tersebut dapat dipisahkan sebagai unit-unit individual

5

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

KARAKTERISTIK PRODUK GABUNGAN
11/12/2012

Masalah ganda dari alokasi biaya gabungan

Biaya bahan baku berlaku untuk semua tingkatan mutu (grades) hasil pemilahan Biaya proses produksi selanjutnya terjadi secara simultan untuk semua jenis tingkatan mutu tersebut

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

Contoh:
Industri pengemasan daging  Produksi bensin  nafta, kerosin, minyak bakar terdestilasi

6

BIAYA GABUNGAN
11/12/2012

Biaya gabungan (joint cost) = biaya yang muncul dari produksi yang simultan atas berbagai produk dalam proses yang sama  Terjadi setiap dua atau lebih produk gabungan atau produk sampingan dihasilkan dari satu sumber daya  Terjadi sebelum titik pisah batas  Terjadi dalam bentuk satu jumlah total biaya yang tidak dapat dibagi untuk semua produk yang dihasilkan, bukan berasal dari penjumlahan biaya individual masing-masing produk

7

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

BIAYA GABUNGAN
11/12/2012

Total biaya produksi dari beragam produk melibatkan biaya gabungan dan biaya produksi produk individual yang terpisah  Biaya gabungan memerlukan alokasi ke produkproduk individual  Biaya produk terpisah (separable product cost) = biaya yang dapat diidentifikasikan dengan produk individual, dan pada umumnya tidak memerlukan alokasi

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

8

KESULITAN DALAM MENGHITUNG BIAYA PRODUK
SAMPINGAN DAN PRODUK GABUNGAN
11/12/2012

 

Biaya gabungan sesungguhnya tidak dapat dibagi Biaya yang diakumulasikan sebelum titik pisah batas harus ditanggung oleh masing-masing produk berdasarkan selisih antara harga jual dengan biaya untuk menyelesaikan dan menjual setiap produk setelah titik pisah batas Perhitungan biaya produk gabungan dan produk sampingan yang menyoroti masalah pembebanan biaya ke produk yang asal, penggunaan peralatan, bahan baku, tenaga kerja, dan fasilitas lainnya tidak benarbenar dapat ditentukan Metode alokasi yang berbeda menyebabkan jumlah yang berbeda dialokasikan ke persediaan dari berbagai produk gabungan atau produk sampingan

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

9

11/12/2012

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

BIAYA GABUNGAN UNTUK PRODUK SAMPINGAN
10

METODE UNTUK MENGHITUNG BIAYA PRODUK SAMPINGAN
11/12/2012

Kategori 1:

Metode 1 Metode 2 Metode 3 Metode 4

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

Kategori 2

11

METODE UNTUK MENGHITUNG BIAYA PRODUK SAMPINGAN
11/12/2012

Kategori 1  biaya produksi tidak dialokasikan ke produk sampingan
Metode 1: pengakuan pendapatan kotor  Metode 2: pengakuan pendapatan bersih

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

Tampilan dalam LLR
sebagai pendapatan lain-lain  sebagai tambahan pendapatan penjualan  sebagai pengurang harga pokok penjualan  Sebagai pengurang biaya produksi

12

METODE 1
11/12/2012

Metode pendapatan kotor (gross revenue method)  Biaya persediaan final dari produk utama dihitung terlalu tinggi karena menanggung biaya yang seharusnya dibebankan ke produk sampingan

13

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

METODE 1A
11/12/2012

Pendapatan produk sampingan sebagai pendapatan lain-lain Laporan laba rugi; asumsi bahwa pendapatan kotor dari penjualan produk sampingan adalah sebesar $1.500

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

14

METODE 1A
11/12/2012

Penjualan (produk utama, 10.000 unit @$2) Harga pokok penjualan: Persediaan awal (1.000 unit @$1,50) Total biaya produksi (11.000 unit @$1,50) Tersedia untuk dijual Persediaan akhir (2.000 unit @$1,50) Laba kotor Beban pemasaran dan administrasi Laba operasi Pendapatan lain-lain: Pendapatan penjualan produk sampingan Laba sebelum pajak

$ 20.000 $ 1.500 16.500 $ 18.000 3.000

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

15.000 $ 5.000 2.000 $ 3.000 1.500 $ 4.500

15

METODE 1B
11/12/2012

Pendapatan produk sampingan sebagai tambahan pendapatan penjualan

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

Laporan laba rugi akan menampilkan $1.500 dari pendapatan penjualan produk sampingan sebagai tambahan penjualan atas produk utama  Total pendapatan penjualan berubah menjadi $21.500 ($20.000 + $1.500)  Laba kotor serta laba operasi akan meningkat sesuai pertambahan pendapatan  Tidak ada item pendapatan produk sampingan yang dicantumkan setelah laba operasi

16

METODE 1B
11/12/2012

Penjualan: Produk utama, 10.000 unit @$2 Produk sampingan Harga pokok penjualan: Persediaan awal (1.000 unit @$1,50) Total biaya produksi (11.000 unit @$1,50) Tersedia untuk dijual Persediaan akhir (2.000 unit @$1,50) Laba kotor Beban pemasaran dan administrasi Laba operasi Laba sebelum pajak

$ 20.000 $ 1.500 $ 1.500 16.500 $ 18.000 3.000

$ 21.500

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

15.000 $ 6.500 2.000 $ 4.500 $ 4.500

17

METODE 1C
11/12/2012

Pendapatan produk sampingan sebagai pengurang harga pokok penjualan $1.500 dari pendapatan penjualan produk sampingan dikurangkan dari $15.000 dari harga pokok penjualan produk utama, sehingga laba kotor dan laba operasi akan meningkat sebesar $1.500; laba sebelum pajak besarnya tetap $4.500

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

18

METODE 1C
11/12/2012

Penjualan (produk utama, 10.000 unit @$2) Harga pokok penjualan: Persediaan awal (1.000 unit @$1,50) Total biaya produksi (11.000 unit @$1,50) Tersedia untuk dijual Persediaan akhir (2.000 unit @$1,50) Pendapatan penjualan produk sampingan Laba kotor Beban pemasaran dan administrasi Laba operasi Laba sebelum pajak

$ 20.000 $ 1.500 16.500 $ 18.000 $ 3.000 1.500

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

13.500 $ 6.500 2.000 $ 4.500 $ 4.500

19

METODE 1D
11/12/2012

Pendapatan produk sampingan mengurangi biaya produksi $1.500 dari pendapatan penjualan produk sampingan dikurangkan dari $16.500 total biaya produksi sehingga biaya produksi bersih = $15.000 Rata-rata biaya per unit produk utama menjadi $1,3265 Biaya persediaan akhir = $2.725 ($1,3265 x 2.000) bukan $3.000 Biaya persediaan awal berkurang ($1,35 per unit, bukan $1,50) karena pendapatan dari penjualan produk sampingan di periode sebelumnya dikreditkan ke biaya produksi produk utama pada periode yang sama

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012


 

20

METODE 1D
11/12/2012

Penjualan (produk utama, 10.000 unit @$2) Harga pokok penjualan: Persediaan awal (1.000 unit @$1,35) Total biaya produksi (11.000 unit @$1,50) Pendapatan dari penjualan produk sampingan Biaya produksi bersih Tersedia untuk dijual (12.000 unit @1,3625 biaya rata-rata) Persediaan akhir (2.000 unit @$1,3625) Laba kotor Beban pemasaran dan administrasi Laba operasi

$ 20.000 $ 1.350 $ 16.500 1.500 15.000 $ 16.350 2.725

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

13.625 $ 6.375 2.000 $ 4.375

21

METODE 2
11/12/2012

   

Metode pendapatan bersih (net revenue method) Mengakui adanya kebutuhan untuk membebankan biaya yang dapat ditelusuri ke produk sampingan Tidak berusaha untuk mengalokasikan biaya produksi gabungan ke produk sampingan Biaya yang terjadi setelah titik pisah batas guna memproses ataupun memasarkan produk sampingan dicatat dalam akun yang terpisah dari produk utama Angka produk sampingan ditampilkan di laporan laba rugi dengan menggunakan salah satu tampilan yang dijelaskan dalam metode 1 Ayat jurnal melibatkan pembebanan biaya yang terjadi setelah titik pisah batas ke pendapatan produk sampingan

22

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

METODE UNTUK MENGHITUNG BIAYA PRODUK SAMPINGAN
11/12/2012

Kategori 2  untuk menghitung biaya produk sampingan, sebagian biaya gabungan dialokasikan ke produk sampingan tersebut
Metode 3: metode biaya penggantian  Metode 4: metode harga pasar

23

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

METODE 3
11/12/2012

Metode biaya penggantian (replacement cost method) Digunakan oleh perusahaan yang produk sampingannya digunakan oleh perusahaan itu sendiri Adanya produk sampingan menghilangkan kebutuhan untuk membeli bahan baku yang serupa dari pemasok Biaya produksi dari produk utama dikreditkan, dan debitnya diposting ke departemen yang menggunakan produk sampingan tersebut. Jumlah yang diposting oleh ayat jurnal tersebut merupakan biaya pembelian atau biaya penggantiannya

24

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

METODE 4
11/12/2012

Metode harga pasar (market value method)  = Metode pembalikan/metode pembatalan biaya (reversal cost method)  Mengurangi biaya produksi dari produk utama bukan dengan pendapatan aktual yang diterima melainkan dengan estimasi nilai produk sampingan saat dijual  Akun produk sampingan dibebankan dengan nilai estimasi ini dan biaya produksi dari produk utama dikredit  Tambahan biaya bahan baku, tenaga kerja, atau overhead yang terjadi setelah titik pisah batas dibebankan ke produk sampingan

25

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

METODE 4
11/12/2012

Bahan baku Tenaga kerja Overhead pabrik Total biaya produksi (40.000 unit) Harga pasar (5.000 unit @$1,80) Estimasi laba kotor terdiri atas: Asumsi laba operasi (20% dari harga jual) Beban pemasaran dan administrasi (5% dari harga jual) Estimasi biaya produksi setelah titik pisah batas Bahan baku Tenaga Kerja Overhead Pabrik Estimasi nilai produk sampingan di titik pisah batas yang akan dikreditkan ke produk utama Biaya bersih dari produk utama Ditambah biaya produksi aktual setelah titik pisah batas Total Total jumlah unit Biaya per unit

Produk Utama $ 50.000 70.000 40.000 $ 160.000

Produk Sampingan

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

$ 9.000 $ 1.800 450

2.250 $ 6.750

$ 1.000 1.200 300 4.250 155.750

2.500 $ 4.250 $ 2.300 $ 6.550 5.000 $ 1,310

$

$

40.000 3,894

26

11/12/2012

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

BIAYA GABUNGAN UNTUK PRODUK GABUNGAN
27

METODE ALOKASI BIAYA PRODUKSI BERSAMA KE PRODUK GABUNGAN
11/12/2012

Biaya produk gabungan yang terjadi sebelum titik pisah batas dapat dialokasikan ke produk gabungan dengan: Metode harga pasar, berdasarkan harga pasar relatif dari produk individual Metode biaya rata-rata per unit Metode rata-rata tertimbang, berdasrkan pada faktor pembobotan yang telah ditentukan sebelumnya Metode unit kuantitatif, berdasarkan pada ukuran fisik unit seperti berat, ukuran linear, atau volume

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

1.

2. 3.

4.

28

METODE HARGA PASAR
11/12/2012

Produk gabungan yang dapat dijual pada titik pisah batas  Produk gabungan yang tidak dapat dijual pada titik pisah batas

29

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

PRODUK GABUNGAN YANG DAPAT DIJUAL PADA
TITIK PISAH BATAS
11/12/2012

Menggunakan total harga pasar dari setiap produk, yaiut jumlah unit yang diproduksi dikalikan dengan harga jual per unit

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

Asumsikan ada produk gabungan A, B, C, dan D diproduksi dengan biaya gabungan $120.000.  Kuantitas yang diproduksi: A, 20.000 unit; B, 15.000 unit; C, 10.000 unit; D, 15.000 unit  Harga jual: A, $0,25; B, $3; C, $3,50; D, $5  Harga jual  harga pasar dari produk tersebut pada titik pisah batas  asumsi produk dapat dijual pada titik tersebut (tanpa proses lanjutan)

30

PRODUK GABUNGAN YANG DAPAT DIJUAL PADA
TITIK PISAH BATAS
11/12/2012
Produk A B C D Total Unit Produksi 20.000 15.000 10.000 15.000 Harga Pasar per Unit pada Titik Pisah-Batas 0,25 3,00 3,50 5,00 Total Harga Pasar 5.000 45.000 35.000 75.000 160.000 Rasio Nilai Produk terhadap Total Harga Pasar 3,125% 28,125% 21,875% 46,875% 100,000% Pembagian Biaya Produksi Gabungan 3.750 33.750 26.250 56.250 120.000

31

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

PRODUK GABUNGAN YANG DAPAT DIJUAL PADA
TITIK PISAH BATAS
11/12/2012

Setiap produk gabungan menghasilkan persentase laba kotor yang sama, dengan asumsi bahwa unit dijual tanpa pemrosesan lebih lanjut

32

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

PRODUK GABUNGAN YANG DAPAT DIJUAL PADA
TITIK PISAH BATAS
11/12/2012

Unit -- penjualan Persediaan akhir Penjualan --(dolar) Biaya produksi Dikurangi persediaan akhir Harga pokok penjualan Laba kotor Persentase laba kotor

Total 52.000 8.000 138.500 120.000 16.125 103.875 34.625 25%

A 18.000 2.000 4.500 3.750 375 * 3.375 1.125 25% = $0,1875; = $375

B 12.000 3.000 36.000 33.750 6.750 27.000 9.000 25%

C 8.000 2.000 28.000 26.250 5.250 21.000 7.000 25%

D 14.000 1.000 70.000 56.250 3.750 52.500 17.500 25%

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

* Biaya produksi $3.750 : 20.000 unit produksi $0,1875 x 2.000 unit di persediaan akhir

33

PRODUK GABUNGAN YANG TIDAK DAPAT
DIJUAL PADA TITIK PISAH BATAS
11/12/2012

Produk yang tidak dapat dijual pada titik pisah batas tidak memiliki harga pasar sehingga memerlukan pemrosesan tambahan sebelum dapat dijual  Dasar alokasi biaya gabungan = harga pasar hipotesis pada titik pisah batas  Tambahan asumsi biaya pemrosesan lebih lanjut setelah titk pisah batas

34

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

PRODUK GABUNGAN YANG TIDAK DAPAT
DIJUAL PADA TITIK PISAH BATAS
11/12/2012

Kasus A B C D

Harga Pasar per Unit $ 0,50 5,00 4,50 8,00

Biaya Pemrosesan Lebih Lanjut (setelah Titik Pisah Batas) $ 2.000 10.000 10.000 28.000

35

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

PRODUK GABUNGAN YANG TIDAK DAPAT
DIJUAL PADA TITIK PISAH BATAS
11/12/2012

Untuk memperoleh dasar alokasi, biaya pemrosesan lebih lanjut dikurangi dari harga pasar final untuk mendapatkan harga pasar hipotesis  Beban pemasaran dan beban administratif yang dapat ditelusuri langsung ke produk tertentu, serta estimasi untuk laba juga harus dikurangi jika jumlahnya berbeda secara proporsional untuk produk gabungan yang berbeda

36

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

PRODUK GABUNGAN YANG TIDAK DAPAT
DIJUAL PADA TITIK PISAH BATAS
11/12/2012
Produk A B C D Total * ** Harga Pasar Final per Unit $ 0,50 5,00 4,50 8,00 Unit Produksi 20.000 15.000 10.000 15.000 Harga Pasar Final $ 10.000 75.000 45.000 120.000 $ 250.000 Biaya Pemrosesan Setelah Titik Pisah Batas $ 2.000 10.000 10.000 28.000 $ 50.000 Harga Pasar Hipotesis* $ 8.000 65.000 35.000 92.000 $ 200.000 Pembagian Biaya Produksi Gabungan** $ 4.800 39.000 21.000 55.200 $ 120.000 Total Biaya Produksi $ 6.800 49.000 31.000 83.200 $ 170.000 Persentase Total Biaya Produksi*** 68,0 65,3 68,9 69,3 68,0

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

***

Pada titik pisah batas Persentase untuk mengalokasikan biaya gabungan: Total biaya produksi gabungan $ 120.000 = = = 0,6 = 60% ; 60% x harga pasar hipotesis = alokasi biaya gabungan Total harga psar hipotesis $ 200.000 Persentase biaya produksi dihitung dengan membagi total biaya produksi dengan harga pasar final. Misalnya: $ 49.000 $ 170.000 = 0,653 = 65,3% untuk produk B, dan = 0,68 = 68% untuk semua produk $ 75.000 $ 250.000

37

PRODUK GABUNGAN YANG TIDAK DAPAT DIJUAL PADA TITIK PISAH BATAS:
11/12/2012

Unit -- penjualan Persediaan akhir Penjualan --(dolar) Biaya Produksi: Biaya Produksi Gabungan Biaya Pemrosesan Lebih Lanjut Total Dikurangi persediaan akhir Harga pokok penjualan Laba kotor Persentase laba kotor

Total 52.000 8.000 217.000 120.000 50.000 170.000 22.227 147.773 69.227 32%

A 18.000 2.000 9.000 4.800 2.000 6.800 680 * 6.120 2.880 32% = $0,34; = $680

B 12.000 3.000 60.000 39.000 10.000 49.000 9.800 39.200 20.800 35%

C 8.000 2.000 36.000 21.000 10.000 31.000 6.200 24.800 11.200 31%

D 14.000 1.000 112.000 55.200 28.000 83.200 5.547 77.653 34.347 31%

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

* Biaya produksi $6.800 : 20.000 unit produksi $0,34 x 2.000 unit di persediaan akhir

38

PRODUK GABUNGAN YANG TIDAK DAPAT
DIJUAL PADA TITIK PISAH BATAS
11/12/2012

Harga jual final Dikurangi laba kotor 32% Total biaya Biaya pemrosesan lebih lanjut Alokasi biaya gabungan

Total $ 250.000 80.000 $ 170.000 50.000 $ 120.000

A $ 10.000 3.200 $ 6.800 2.000 $ 4.800

B $ 75.000 24.000 $ 51.000 10.000 $ 41.000

C $ 45.000 14.400 $ 30.600 10.000 $ 20.600

D $ 120.000 38.400 $ 81.600 28.000 $ 53.600

39

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

METODE BIAYA RATA-RATA PER UNIT
11/12/2012

Berusaha untuk mengalokasikan biaya gabungan ke produk gabungan sedemikian rupa sehingga setiap produk menerima alokasi biaya gabungan per unit dalam jumlah yang sama yang disebut sebagai biaya rata-rata per unit  Biaya tata-rata per unit diperoleh dengan cara membagi total biaya gabungan dengan total jumlah unit yang diproduksi  Digunakan bila semua produk gabungan diukur dengan unit fisik yang sama dan tidak berbeda jauh dalam hal harga pasar per unit

40

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

METODE BIAYA RATA-RATA PER UNIT
11/12/2012

Total biaya produksi gabungan Total jumlah unit yang diproduksi

=

$ 120.000 = $ 2 per unit $ 60.000

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

Produk Unit Produksi A 20.000 B 15.000 C 10.000 D 15.000 60.000

Pembagian Biaya Produksi Gabungan $ 40.000 30.000 20.000 30.000 $ 120.000

41

METODE RATA-RATA TERTIMBANG
11/12/2012

Faktor pembobotan yang telah ditentukan sebelumnya diberikan ke setiap unit  Faktor pembobotan didasarkan pada atribut-atribut seperti ukuran unit, tingkat kesulitannya, waktu yang diperlukan untuk memproduksi unit tersebut, perbedaan jenis tenaga kerja yang digunakan, dan perbedaan jumlah bahan baku yang digunakan  Barang jadi dari semua jenis dikalikan dengan faktor pembobotan guna menghitung dasar untuk mengalokasikan biaya gabungan

42

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

METODE RATA-RATA TERTIMBANG
11/12/2012
Produk A B C D Unit Produksi 20.000 15.000 10.000 15.000 x Poin 3 12 13,5 15 = Rata-Rata Tertimbang 60.000 180.000 135.000 225.000 600.000 $ $ Pembagian Biaya Produksi Gabungan x Biaya per Unit* = $ 0,20 $ 12.000 $ 0,20 $ 36.000 $ 0,20 $ 27.000 $ 0,20 $ 45.000 $ 120.000

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

*

Total biaya produksi gabungan Total rata-rata tertimbang

=

120.000 = $ 600.000

0,20 per unit

43

METODE UNIT KUANTITATIF
11/12/2012

Mengalokasikan biaya gabungan berdsarkan satuan pengukuran yang sama, misalnya pound, galon, ton, atau meter persegi  Jika produk gabungan tidak diukur pada satuan yang sama, harus dilakukan konversi ke satuan yang sama

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

Contoh: perusahaan memproduksi batu bara menghasilkan arang, batu bara, benzol, amonia, sulfat, gas  Satuan yang digunakan disamakan yaitu dalam satuan berat (pound)  Asumsi biaya batu bara = $40 per ton

44

METODE UNIT KUANTITATIF
11/12/2012

Produk Arang Batu Bara Benzol Amonia Sulfat Gas Limbah (air) Total * **

Produk yang Diperoleh per Ton Batu Bara (dalam lbs) 1.320,0 120,0 21,9 26,0 412,1 100,0 2.000,0

Distribusi Limbah ke Produk yang Dihasilkan 69,474 * 6,316 1,153 1,368 21,689 100,000

Bobot Produk yang Dihasilkan setelah Revisi 1.389,474 126,316 23,053 27,368 433,789 2.000,000

Biaya per Produk per Ton Batu Bara $ 27,789 * 2,526 0,461 0,547 8,676 $ 40,000

Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

[1.320 : (2.000 - 100)] x 100 = 69,474 (1.389,474 : 2.000) x $40 = $27,789

45

46

11/12/2012 Akuntansi Biaya - Ganjil 2012

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->