P. 1
pdda2012

pdda2012

|Views: 340|Likes:
Dipublikasikan oleh Arif Mahmudi

More info:

Published by: Arif Mahmudi on Dec 12, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2013

pdf

text

original

Edisi VIII Maret 2012

Perhubungan Darat Dalam Angka

2011
Kementerian Perhubungan DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT Jl. Merdeka Barat No. 8 Jakarta 10110
Edisi VIII – Maret 2012 http : www.hubdat.web.id email : hubdat@hubdat.web.id

KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puja dan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karuniaNya kepada kita sehingga Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dapat menyelesaikan buku ”Perhubungan Darat Dalam Angka Tahun 2011”. Buku Perhubungan Darat Dalam Angka Tahun 2011 disusun sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan dan tugas pada sub sektor perhubungan darat, dari bulan Januari sampai dengan Desember 2011, yang menyajikan berbagai informasi mengenai data sarana dan prasarana transportasi darat yang meliputi bidang lalu lintas dan angkutan jalan, angkutan sungai, danau dan penyeberangan, perkotaan dan keselamatan. Buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai lingkup kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan perkembangan infrastruktur perhubungan darat selama 5 tahun terakhir, sehingga dapat bermanfaat bagi publik dan khalayak yang berkepentingan di bidang transportasi darat. Buku ini kiranya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat pada umumnya serta penyedia dan pengguna jasa transportasi pada khususnya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk kepada kita semua dalam menjalankan tugas untuk kemajuan transportasi dan kejayaan bangsa dan negara.

H U

BD

A

T

20

12

Jakarta, Maret 2012 Direktur Jenderal Perhubungan Darat
i

DAFTAR ISI

DATA UMUM Sejarah Singkat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Visi dan Misi Ditjen Perhubungan Darat Tujuan Tugas Pokok dan Fungsi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Empat Pilar Kebijakan Pembangunan Transportasi Darat Arah Kebijakan Pembangunan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Arah Kebijakan Pembangunan Lalu Lintas dan Angkutran Sungai, Danau dan Penyeberangan Arah Kebijakan Pembangunan Angkutan Perkotaan Arah Kebijakan Pembangunan Keselamatan Transportasi Darat Sasaran Pembangunan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 Bidang LLAJ Sasaran Pembangunan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 Bidang LLASDP Sasaran Pembangunan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 Bidang Perkotaan Sasaran Pembangunan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 Bidang Keselamatan Transportasi Darat Struktur Organisasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Struktur Organisasi Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Struktur Organisasi Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Struktur Organisasi Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Struktur Organisasi Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan Struktur Organisasi Direktorat Keselamatan Transportasi Darat

12

H U

umum - 1 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

BD

A

T

20

ii

Produk Peraturan Perundang-undangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat 1990 - 2011 Undang-Undang Peraturan Pemerintah Keputusan Menteri Peraturan Dirjen Undang – Undang Terkait Peraturan Pemerintah Terkait Peraturan Presiden Keputusan Presiden RI Terkait Keputusan Menteri – Menteri Terkait

22 23 23 24 42 60 61 62 63 64 68 69 73 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 89

Standar Nasional Indonesia (SNI) Bidang Perhubungan Darat Data Kesepakatan Bersama DI Bidang Transportasi Darat Data Perjanjian Agreement Arrangement And Declaration (MOU) yang Terkait Dengan Sub Sektor Transportasi Darat Secara Bilateral, Regional Maupun Multilateral Komposisi Pegawai Berdasarkan Unit Kerja Tahun 2006 - 2011 Komposisi Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2011 Komposisi Pegawai Berdasarkan Golongan / Ruang Gaji Tahun 2011 Komposisi Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2011 Komposisi Pegawai Berdasarkan Masa Kerja Tahun 2011 Komposisi Pegawai Berdasarkan Usia Tahun 2011 Komposisi Pegawai Berdasarkan Diklat Penjenjangan Tahun 2011 Komposisi Pegawai Berdasarkan Eselon Tahun 2011 Jenjang Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor Tahun 2008 – 2011 Daftar PPNS Bidang LLAJ Tahun 2008 - 2011 Rekapitulasi Jenjang Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor Tahun 2011 Rekapitulasi PPNS Bidang LLAJ Tahun 1994 - 2012

H U

BD

A

T

20

12

iii

Daftar PPNS Bidang LLAJ Tahun 2011 Rekapitulasi Jabatan Fungsional Ditjen Perhubungan Darat Tahun 2011 Komposisi Pegawai Teknis Bidang Perhubungan Darat Di Daerah Rekapitulasi Pencapaian Tahun 2009 - 2011 dan Program Tahun 2012 Alokasi dan Realisasi Program Tahun 2006 – 2011 TRANSPORTASI JALAN

90 91 92 93 95

H U

Program Kerja Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Perkembangan Angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Tahun 2007 - 2011 Grafik Perkembangan Angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Tahun 2007 - 2011 Perkembangan Angkutan Pariwisata Tahun 2007 - 2011 Grafik Perkembangan Angkutan Pariwisata Tahun 2007 - 2011 Perkembangan Persetujuan Pengangkutan Alat Berat Tahun 2007 - 2011 Grafik Perkembangan Persetujuan Pengangkutan Alat Berat Tahun 2007 - 2011 Perkembangan Persetujuan Pengangkutan B3 Tahun 2007 - 2011 Grafik Perkembangan Persetujuan Pengangkutan B3 Tahun 2007 - 2011 Rekapitulasi Keputusan Dirjen Hubdat Tentang Pengesahan dan Sertifikasi Type Kendaraan Bermotor, Pengesahan Rancang Bangun Kendaraan Bermotor dan Pemasangan Sistem Pemakaian BBG Tahun 2006 - 2011 Perkembangan Jumlah Propinsi dan Trayek dan Subsidi Perintis Tahun 2007 - 2011 Perkembangan Pengadaan Bus Perintis Tahun 2004 - 2011 Jaringan Trayek Angkutan Jalan Perintis Tahun 2007 - 2011 Daftar Kendaraan Angkutan Lintas Batas Negara,Trayek : Pontianak - Kuching Tahun 2006 – 2011 Daftar Kendaraan Angkutan Lintas Batas Negara,Trayek : Pontianak - Bandar Seribegawan Tahun 2006 – 2011

12

BD

A

llaj - 1 2 5 6 9 10 11 12 13 14 15 16 17 23 24

T

20

iv

Perkembangan Lalu Lintas Keluar Masuk Arus Muatan (Penumpang), Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Indonesia, Tahun 2011 Grafik Perkembangan Lalu Lintas Keluar Masuk Arus Muatan (Penumpang), Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Indonesia, Tahun 2011 Perkembangan Lalu Lintas Keluar Masuk Arus Muatan (RIT) Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Indonesia, Tahun 2011 Grafik Perkembangan Lalu Lintas Keluar Masuk Arus Muatan (RIT) Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Indonesia, Tahun 2011 Perkembangan Lalu Lintas Keluar Masuk Arus Muatan (Penumpang) Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Asal Malaysia, Tahun 2011 Perkembangan Lalu Lintas Keluar Masuk Arus Muatan (RIT) Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Asal Malaysia, Tahun 2011 Grafik Perkembangan Lalu Lintas Keluar Masuk Arus Muatan (Penumpang) Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Asal Malaysia, Tahun 2011 Grafik Perkembangan Lalu Lintas Keluar Masuk Arus Muatan (RIT) Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Asal Malaysia, Tahun 2011 Hasil Pantauan Tarif Angkutan Darat di Indonesia, Angkutan Perkotaan dan Angkutan Pedesaan Di Kabupaten dan Kota seluruh Indonesia Pasca Penurunan Harga BBM 15 Januari 2009 Sampai Dengan Tanggal 20 Maret 2009 Jumlah Kebutuhan BBM Untuk Angkutan Umum Sampai Dengan Desember 2011 Panjang Jalan Menurut Kewenangan Tahun 2006 -2011 Kondisi Aset Jalan Nasional, Propinsi dan Kabupaten / Kota Perbandingan Luas Wilayah, Penduduk, Panjang Jalan dan Jumlah Kendaraan Data Jumlah Terminal Penumpang di Indonesia Tahun 2005 - 2011 Rekapitulasi Terminal Penumpang Per-Propinsi Di Seluruh Indonesia Tahun 2011 Terminal Penumpang Tipe A di Seluruh Indonesia Terminal Penumpang Tipe B di Seluruh Indonesia Terminal Penumpang Tipe C di Seluruh Indonesia

25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 47 64

H U

BD

A

T

20

12

v

BD

Data Jumlah Pengujian Kendaraan Bermotor di Indonesia Tahun 2007 - 2011 Rekapitulasi Jumlah Penguji dan Jenis Alat UPKB Tahun 2011 Data Unit Pengujian Kendaraan Bermotor Data Perkembangan UPPKB di Indonesia Tahun 2006 - 2011 Rekapitulasi UPPKB yang Beroperasi dan Tidak Beroperasi Tahun 2011 Data Perkembangan UPPKB di Indonesia Berdasarkan Surat Dirjen Hubdat No. AJ.108/3/12/DRJD/2007 Tanggal 23 April 2007 Tentang Pendataan Kondisi dan Fasilitas Jembatan Timbang Rekapitulasi Laporan Pelanggaran di Jembatan Timbang Yang Diterima Ditjen Perhubungan Darat Tahun 2011 Jumlah Pelanggaran Operasional Tahun 2011 Volume lalu Lintas Periode Angkutan Lebaran Tahun 2007 - 2011 Grafik Volume Lalu Lintas Arah Keluar dan Masuk JABOTABEK Periode Angkutan Lebaran Tahun 2007 - 2011 Grafik Volume Lalu Lintas Total Dua Arah Periode Angkutan Lebaran Tahun 2007 - 2011 Jumlah Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang Bus di 8 Propinsi Pada Periode Lebaran Tahun 2007 - 2011 Grafik Jumlah Keberangkatan dan Kedatangan Penumpang Bus di 8 Propinsi Pada Periode Lebaran Tahun 2007 - 2011 Rekapitulasi Penerima Penghargaan PO. Terbaik Periode Angkutan Lebaran Tahun 2006 - 2011 Rekapitulasi Penjatuhan Sanksi Angkutan Lebaran Tahun 2007 - 2011 berdasarkan Domisili Perusahaan AKAP

80 81 83 100 101 103 112 113 114 115 116 117 118 119 121

TRANSPORTASI SUNGAI DANAU DAN PENYEBERANGAN Program Kerja Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Kondisi Perkembangan Lintas Penyeberangan Jenis Pengoperasian Angkutan Penyeberangan Tahun 2007 - 2011 sdp - 1 3 3

H U

A

T

20

12

vi

H U

Merak – Bakauheni Kapal Yang Beroperasi Tahun 2011 Kapal Cepat Yang beroperasi Tahun 2011 Kapasitas Angkut Tahun 2006 - 2011 Produksi Angkutan Tahun 1997 – 2011 Tarif Tiket Terpadu Tahun 2010 Berdasarkan PERMENHUB No. Km. 2 Tahun 2009 dan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2009

BD

A

Kinerja Lintas Penyeberangan Utama

T

Lintas Penyeberangan Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Lintas Penyeberangan Yang Ditetapkan Oleh Gubernur/Bupati/Walikota Lintas Penyeberangan Komersil Lintas Penyeberangan Perintis Tahun 2011 Perkembangan Pelabuhan Penyeberangan Tahun 2006 - 2011 Sebaran Pelabuhan Penyeberangan Tahun 2011 Pelabuhan Penyeberangan Yang Dioperasikan Oleh PT. ASDP Jumlah Kapal SDP Yang Beroperasi Tahun 2007 - 2011 Jumlah Kapal Penyeberangan Berdasarkan Kepemilikan Tahun 2007 - 2011 Perkembangan Pembangunan Prasarana Transportasi SDP Tahun 2007 - 2011 Jumlah Alur Pelayaran Sungai dan Danau Jenis dan Karakteristik Kapal Sungai Produksi (TotAL) Angkutan Penyeberangan Tahun 2000 - 2011 Produksi Angkutan Penyeberangan Komersil 2011 Seluruh Lintas Produksi Angkutan Penyeberangan Perintis 2011 Seluruh Lintas

4 5 8 10 15 16 24 25 25 26 27 28 29 30 32

20

12

39 41 42 43 44

vii

Ujung – Kamal Kapal Yang Beroperasi Tahun 2011 Kapasitas Angkut Tahun 2006 - 2011 Produksi Angkutan Tahun 1997 - 2011 Tarif Tiket Terpadu Tahun 2010 Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 18 Tahun 2009 Ketapang – Gilimanuk Kapal Yang Beroperasi Tahun 2011 Kapasitas Angkut Tahun 2006 - 2011 Produksi Angkutan Tahun 1997 - 2011 Tarif Tiket Terpadu Tahun 2010 Berdasarkan PERMENHUB No. Km. 2 Tahun 2009 dan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2009

45 46 47 48 49 51 52 53 54 56 57 58 59 60 61 62

H U

Kayangan - Pototano Kapal Yang Beroperasi Tahun 201 Kapasitas Angkut Tahun 2006 - 2011 Produksi Angkutan Tahun 1997 - 2011 Tarif Tiket Terpadu Tahun 2010 Berdasarkan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2009

BD

Padangbai - Lembar Kapal Yang Beroperasi Tahun 2011 Kapasitas Angkut Tahun 2006 - 2011 Produksi Angkutan Tahun 1997 - 2011 Tarif Tiket Terpadu Tahun 2010 Berdasarkan PERMENHUB No. Km. 2 Tahun 2009 dan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2009

A

T

20

12

viii

Palembang - Muntok Kapal Yang Beroperasi Tahun 201 Kapasitas Angkut Tahun 2006 - 2011 Produksi Angkutan Tahun 1997 - 2011 Tarif Tiket Terpadu Tahun 2010 Berdasarkan PERMENHUB No. Km. 2 Tahun 2009 dan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2009 Bajoe - Kolaka Kapal Yang Beroperasi Tahun 2011 Kapasitas Angkut Tahun 2006 - 2011 Produksi Angkutan Tahun 1997 - 2011 Tarif Tiket Terpadu Tahun 2010 Berdasarkan PERMENHUB No. Km. 2 Tahun 2009 dan Keputusan Direksi PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) No. KD.05/OP.404/IF-2009

63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74

TRANSPORTASI PERKOTAAN

Program Kerja Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan Data Prasarana Transportasi Perkotaan Tahun 2011 Fasilitas Penunjang dan Jumlah Persimpangan Yang Telah Dilengkapi APILL Tahun 2011 Data Kinerja Lalu Lintas Tahun 2011 Rekapitulasi Data Jumlah Angkutan Umum Di Wilayah Jabodetabek dan 33 Propinsi di Indonesia (249 Kabupaten / 91 Kota)

BD

A

Subsidi Kapal Perintis Tahun 2002 - 201 Kecelakaan Kapal Penyeberangan Tahun 2001 - 2011 Angkutan Lebaran Untuk Penumpang Pada 10 Lintas Utama Tahun 2004 - 2011 Angkutan Lebaran Untuk Kendaraan R-4 Pada 10 Lintas Utama Tahun 2004 - 2011

T

20

12

H U

bstp - 1 4 7 10 13

ix

H U

Rekapitulasi Data Angkutan Pemadu Moda, Angkutan Jalan dengan Angkutan Udara Per 31 Desember 2011 Rekapitulasi Data Angkutan Pemadu Moda, Angkutan Jalan dengan Angkutan Udara Tahun 2006 – 2011 Rekapitulasi Data Jumlah Taksi di 33 Propinsi Indonesia Per 31 Desember 211 Data Taksi di 33 Propinsi Indonesia Per 31 Desember 2011 Kota Penerima Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2010 Kota Penerima Penghargaan Plakat Tertib Lalu Lintas Tahun 2010 Kategori Angkutan Kota Penerima Penghargaan Plakat Tertib Lalu Lintas Tahun 2010 Kategori Lalu Lintas Kota Penerima Penghargaan Plakat Tertib Lalu Lintas Tahun 2010 Pengadaan Converter Kit Peta Lokasi SPBG Jenis CNG Di Jabotabek Lokasi SPBG (CNG) di Wilayah Jakarta 2011 Lokasi SPBG (CNG) di Wilayah Surabaya 2011 Lokasi SPBG (CNG) di Wilayah Palembang 2011 Lokasi SPBG (LGV) di Jabodetabek 2011 Program Utama Kebijakan Transportasi Ramah Lingkungan (Gasifikasi Pada Angkutan Umum) Program Utama Kebijakan Transportasi Ramah Lingkungan (Pelatihan SMART DRIVING) Program Pengembangan Area Traffic Control System (ATCS) Sampai Dengan 2009 dan Rencana Pengembangan Yang Didanai APBN dan APBD Realisasi dan Rencana Program Pengembangan Fasilitas Pejalan Kaki dan Rencana Pengembangan Yang Di danai APBN Realisasi dan Rencana Program Pengembangan Area Traffic Control System (ATCS) Yang Di danai APBN dan APBD Survai Persepsi dan Penyelenggaraan Angkutan Umum di Wilayah Perkotaan Pada Masa Angkutan Lebaran 2011 (1433 H)

A

32 34 35 37 60 61 61 62 64 65 66 67 67 68 69 70 71 72 73 74

BD

T

20

12

x

KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT Program Kerja Direktorat Keselamatan Transportasi Darat Data Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor Tahun 2006 - 2011 Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Tahun 2006 - 2011 Korban Kecelakaan Berdasarkan Usia Tahun 2006 - 2011 Kecelakaan Kendaraan Bermotor Berdasarkan Jenis Kendaraan Tahun 2006 - 2011 Jumlah Korban Kecelakaan Berdasarkan Pendidikan Tahun 2006 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tahun 2009 - 2011 Data Perbaikan Lokasi Rawan Kecelakaan Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi Taksi Bandara Soekarno Hatta Tahun 2006 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi AKAP/AKDP Tahun 2006 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi B3 Tahun 2006 - 2011 Data Jumlah Peserta Pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan Tahun 2006 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi Angkutan Umum Pariwisata Tahun 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Pengemudi Angkutan Perkotaan/Pedesaan Tahun 2010 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Audit Keselamatan Jalan Tahun 2007 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Penelitian Dan Pelaporan Kecelakaan Lalu Lintas Tahun 2007 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Audit Keselamatan Alur Pelayaran Sungai Tahun 2009 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Penelitian Dan Pelaporan Kecelakaan Lalu Lintas Angkutan Sungai Tahun 2007 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Pemberdayaan Audit Keselamatan Jalan Tahun 2009 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Pemberdayaan Audit Keselamatan Alur Pelayaran Tahun 2010 - 2011 Data Jumlah Peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas Inspeksi Keselamatan LLAJ Tahun 2011 Rencana Umum Direktorat Keselamatan Transportasi Darat Tahun 2010 - 2014 ktd - 1 2 3 4 5 6 7 7 8 8 9 10 11 11 12 12 13 13 14 14 14 15

H U

BD

A

T

20

12

xi

KINERJA BUMN Kinerja Perum DAMRI Tahun 2006 – 2011 Kinerja Perum PPD Tahun 2007 – 2011 Kinerja PT ASDP Indonesia Ferry Tahun 2007 – 2011 bumn - 1 3 4

H U

BD

A

T

20

12

xii

H U

BD

A

T

UMUM

20

12

Data dan Informasi

SEJARAH SINGKAT DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT
PERIODE
1945 - 1949 1949 1953 1958 1964 No. 7/U/Kep./66, Kabinet Ampera PP. No. 16

KETETAPAN

PERUBAHAN
Kementrian Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja Djawatan Angkutan Darat Bermotor (DADB) Kementrian Perhubungan Djawatan Angkutan Darat dan Sungai (DADS) Angkutan Sungai diserahkan kepada Djawatan Pelayaran

KETERANGAN

A

Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Djalan Raya (Dit. LLADR) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

T

Djawatan Lalu Lintas Jalan (DLLD)

1968

BD

1968 1970

H U

Penambahan Direktorat Penambahan Direktorat Pelayanan Sungai, Danau dan Ferry

20

12
Sebagian urusan pemerintah dibidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya diserahkan kepada Daerah TK I Dibentuk Dinas Lalu Lintas Jalan di 10 Propinsi - Sekretariat Direktorat Jenderal - Direktorat DLLADR - Direktorat Perawatan & Pemeliharaan Kendaraan Bermotor - Sekretariat Direktorat Jenderal - Direktorat DLLADR - Lembaga Pendidikan Perhubungan Darat
umum - 1

PERIODE

KETETAPAN

PERUBAHAN
-

KETERANGAN
Sekretariat Direktorat Jenderal Direktorat DLLADR Direktorat LLASDF Lembaga Pendidikan Perhubungan Darat Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sarana Perhubungan Darat

1973

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

BD

A
1980 Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kanwil Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dilebur menjadi satu dalam Kantor Wilayah Depertemen Perhubungan

T

1974

Keppres 44 dan 45 Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

Sekretariat Direktorat Jenderal Direktorat DLLAJR Direktorat LLASDF Pusat Pendidikan dan Latihan Perhubungan Darat Penelitian dan Pengembangan Sarana Pusat Perhubungan Darat - Instansi Vertikal yaitu Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Penambahan Direktorat Lalu Lintas dan aAngkutan Angkutan Kota (Dit. LLAK)

H U

1988

KM. 64

1989

KM. 23

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

20
-

12

Sekretariat Direktorat Jenderal Direktorat Lalu Lintas dan Angkuta Direktorat Bina Sistem dan Prasarana Direktorat Keselamatan dan Teknis Sarana
umum - 2

PERIODE

KETETAPAN

PERUBAHAN

KETERANGAN
- Sekretariat Direktorat Jenderal - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Rel - Direktorat Bina Sistem Lalu Lintas dan Angkutan Kota Kota - Sekretariat Direktorat Jenderal

1996

KM. 58

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

2001

KM. 24

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

2010

KM. 60

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 umum - 3

H U

BD

2005

KM. 43

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat

- Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan - Direktorat Perkeretaapian - Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan - Sekretariat Direktorat Jenderal - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan - Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan - Direktorat Keselamatan Transportasi Darat - Sekretariat Direktorat Jenderal - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Jalan - Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan - Direktorat Bina Sistem Transportasi Perkotaan - Direktorat Keselamatan Transportasi Darat

A

T

20

12

VISI DAN MISI DITJEN PERHUBUNGAN DARAT Terwujudnya Layanan Transportasi Darat yang Selamat, Amant, Mudah Dijangkau, Berdaya Saing, Memberikan Nilai Tambah dan Terintegrasi
MENCIPTAKAN SISTEM PELAY ANAN TRANSPORTASI DARAT YANG SELAM AT, AM AN, DAN M AMPU MENJANGKAU M ASY ARAKAT DAN WILAY AH INDONESIA MENCIPTAKAN DAN MENGORGANISASI TRANSPORTASI JALAN, SUNG AI, DANAU DAN PENYEBERANG AN SERTA PERKOTA AN Y ANG BERKUALITAS, BERDAY A SAING DAN BERKELANJUTAN. MENDORONG INDUSTRI TRANSPORTASI DARAT Y ANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL MEMBANGUN PRASARANA DAN SARANA TRANSPORTASI DARAT YANG TERINTEGRASI DENG AN MODA LAINNYA.

V IS I

H U

MENJADI ORGANISASI PEMERINTAH YG PROFESIONAL, YG DPT MEMFASILITASI & MEN DUKUNG MOBILITAS MASYARAKAT, MELALUI SUATU LAYANAN TRANSPORTASI DARAT YG MENJUNJUNG TINGGI NILAI KEMANUSIAAN DAN BERKEADILAN, YG SELAMAT, AMAN, MUDAH DI JANGKAU, BERKUALITAS, BERDAYA SAING TINGGI, MEMBERIKAN NILAI TAMBAH DAN TERINTEGRASI DG MODA TRANSPORTASI LAINNYA DAN DAPAT DIPERTANGGUNG JAWABKAN

BD

A
I S I

```` M

T

20

12

umum - 4

TUJUAN
1. Peningkatan keselamatan dan keamanan pelayanan transportasi darat; 2. Pemenuhan kebutuhan prasarana dan sarana transportasi darat yang menjangkau masyarakat dan wilayah Indonesia; 3. Peningkatan kualitas operator/ penyedia jasa di transportasi darat yang memiliki kualitas prima di dalam manajemen produksi; 4. Peningkatan daya saing pelayanan transportasi darat shingga mampu berkompetisi dengan moda lainnya dan memberikan nilai tambah; 5. Pertumbuhan pembangunan transportasi darat yang merata dan berkelanjutan 6. Peningkatan perkembangan industri transportasi darat yang transparan dan Akuntabel; 7. Penciptaan pembangunan transportasi darat yang terintegrasi dengan moda lainnya.

H U

BD

A

T

20

12

umum - 5

TUGAS POKOK DAN FUNGSI DITJEN PERHUBUNGAN DARAT

H U

BD

FUNGSI

• MENYIAPKAN PERUMUSAN DAN PELAKSANAAN KEBIJAKAN DI BIDANG TRANSPORTASI JALAN, SDP, PERKOTAAN, DAN KESELAM AT AN TRANSPORTASI DARAT; • PENYUSUNAN STANDAR, NORM A, PEDOM AN, KRITERIA, DAN PROSEDUR DI BIDANG TRANSPORTASI JALAN, SDP, PERKOTAAN, DAN KESELAM AT AN TRANSPORTASI DARAT; • PEMBERIAN BIMBINGAN TEKNIS DAN EVALUASI; • PELAKSANAAN ADMINISTRASI DI LINGKUNG AN DITJEN PERHUBUNG AN DARAT

A

T

20

TUGAS POKOK

MERUMUSKAN DAN MELAKSAN AKAN KEBIJAKAN DAN STANDARISASI TEKNIS DI BIDANG PERHUBUNGAN DARAT

12

umum - 6

EMPAT PILAR KEBIJAKAN PEMBANGUNAN TRANSPORTASI DARAT

4

TERINTEGRASI DENGAN MODA LAIN

H U

BD

3

USAHA DAN PENGUSAHAAN TRANSPORTASI DARAT YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL

A

T

2

BERKUALITAS, BERDAYA SAING, MEMBERIKAN NILAI TAMBAH DAN BERKELANJUTAN

20

12

1

SELAM AT, AMAN DAN MENJANGKAU PENDUDUK DAN WILAYAH INDONESIA

umum - 7

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN LLAJ
1. Meningkatkan kondisi pelayanan prasarana jalan melalui penanganan muatan lebih secara komprehensif dan melibatkan berbagai instansi terkait; 3. Meningkatkan kelancaran pelayanan angkutan jalan secara terpadu; pelayanan angkutan perintis; 2. Meningkatkan keselamatan lalu-lintas jalan secara komprehensif dan terpadu;

5. Meningkatkan Kinerja peraturan dan kelembagaan melalui , penataan sistem transportasi jalan, menyukseskan peraturan pelaksanaan dari Undang – undang No.22 meningkatkan peran serta, investasi swasta dan masyarakat dalam penyelenggaraan 6. Meningkatkan kompetensi dan Profesionalisme Sumber Daya Manusia dalam penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan; 7. Mendukung Pengembangan transportasi yang berkelanjutan.
umum - 8

H U

transportasi jalan

BD

tahun 2009 tentang LLAJ, peningkatan pembinaan teknis transportasi di daerah,

A

T

20

4. Meningkatkan aksesibilitas pelayanan kepada masyarakat melalui penyediaan

12

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN LLASDP
1. Memperbaiki keselamatan dan kualitas pelayanan prasarana dan sarana serta pengelolaan angkutan ASDP; 2. Meningkatkan kelancaran dan kapasitas pelayanan lintas yang telah jenuh dan memperbaiki tatanan pelayanan antar moda dan kesinambungan transportasi darat yang terputus di dalam pulau dan antar pulau; 3. Meningkatkan aksesibilitas pelayanan ASDP; 4. Mendorong peran serta pemda dan swasta dalam penyelenggaraan ASDP.

H U

BD

A

T

20

12

umum - 9

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN ANGKUTAN PERKOTAAN
1. Terciptanya sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dengan tata ruang; 2. Peningkatan peran angkutan umum perkotaan; 3. Peningkatan kelancaran dan kenyamanan lalu lintas perkotaan; 4. Peningkatan transportasi perkotaan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

H U

BD

A

T

20

12

umum - 10

ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KESELAMATAN TRANSPORATASI DARAT

1. Penyusunan peraturan pelaksanaan Undang – undang No.22/2009 tentang Lalu lintas 2. Revisi dan penetapan Cetak Biru Keselamatan Jalan; darat;

3. Penggalian sumber-sumber pendanaan untuk mendukung keselamatan transportasi 4. Pembangunan Sistem Informasi Keselamatan (SIK); 5. Promosi dan Kemitraan (pendidikan dan pelatihan, penghargaan dan sanksi) terhadap penyelenggaraan keselamatan transportasi darat.

H U

BD

A

T

20

12
umum - 11

dan Angkutan Jalan;

SASARAN PEMBANGUNAN TRANSPORTASI DARAT TAHUN 2010 - 2014
BIDANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN :

• • • • • • • • •

Meningkatnya kondisi prasarana LLAJ terutama menurunnya jumlah pelanggaran lalu lintas dan muatan lebih di jalan; Peningkatan kelaikan dan jumlah sarana LLAJ; Menurunnya tingkat kecelakaan dan fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalan; Meningkatnya keterpaduan antar moda dan efisiensi dalam mendukung mobilitas manusia, barang dan jasa;

Meningkatnya keefektifan regulasi dan kelembagaan transportasi jalan;

Terwujudnya penyelenggaraan angkutan perkotaan yang efisien & berbasis masyarakat dan wilayah, andal dan ramah lingkungan serta terjangkau bagi masyarakat.
umum - 12

H U

Meningkatnya jumlah SDM yang kompeten dan profesional dalam perencanaan, pembinaan & penyelenggaraan LLAJ;

BD

Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang baik & penanganan dampak polusi udara serta pengembangan teknologi sarana transportasi yang ramah lingkungan terutama wilayah perkotaan;

A

T

Meningkatnya keterjangkauan pelayanan transportasi umum bagi masyarakat luas di perkotaan dan pedesaan serta dukungan pelayanan transportasi jalan perintis;

20

12

BIDANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN SUNGAI, DANAU DAN PENYEBERANGAN :
 Meningkatnya jumlah prasarana dermaga untuk meningkatkan jumlah lintas penyeberangan baru yang siap operasi dan meningkatkan kapasitas lintas penyeberangan yang padat   Meningkatnya keselamatan dan keamanan pelayanan ASDP  Meningkatkan kelaikan dan jumlah sarana pelayanan SDP

Meningkatnya kelancaran dan jumlah penumpang, kendaraan yang diangkut, terutama meningkatnya kelancaran perpindahan antar moda di dermaga penyeberangan, serta meningkatkan pelayanan angkutan perintis.

H U

BD

pengelolaan ASDP, serta meningkatnya kinerja BUMN di bidang ASDP.

A

Meningkatnya peran serta swasta dan pemerintah daerah dalam pembangunan dan

T

20

12
umum - 13

BIDANG TRANSPORTASI PERKOTAAN :
       Mewujudkan tata cara dan konsep pembinaan transportasi perkotaan agar dapat dipahami seluruh pengguna jasa transportasi Meningkatkan partisipasi dan peran serta institusi terkait dalam penyelenggaraan transportasi Meningkatnya kualitas penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan perkotaan. Meningkatnya efisiensi dan efektifitas penyelenggaraan transportasi perkotaan berbasis angkutan massal. Meningkatnya peran serta masyarakat dalam peningkatan tertib lalu lintas. Meningkatnya inovasi pengembangan dan teknologi transportasi perkotaan yang ramah lingkungan. perkotaan.

H U

BD

A

Meningkatnya tertib lalu lintas dan keselamatan angkutan perkotaan.

T

20

12

umum - 14

BIDANG KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT :
      Terwujudnya prioritas kebijakan keselamatan jalan. Terwujudnya keselamatan bagi pengguna jalan dan pengguna ASDP. Terwujudnya penyediaan fasilitas jalan yang aman guna mengurangi tingkat fatalitas Terwujudnya penyediaan kendaraan yang lebih aman. pelaksanaan mekanisme pengawasan. transportasi darat. kecelakaan.

Meningkatkan pelaksanaan sistem keselamatan dan manajemen keselamatan termasuk Meningkatkan kerjasama dan kemitraan guna mengurangi tingkat kecelakaan

H U

BD

A

T

20

12
umum - 15

STRUKTUR ORGANSIASI DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

T
DIREKTORAT LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DIREKTORAT LALU LINTAS DAN ANGKUTAN SUNGAI, DANAU DAN PENYEBERANGAN

20
SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL DIREKTORAT KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNG AN DARAT

BD

A H U
BALAI, UPT dan OPP BALAI, UPT dan OPP

DIREKTORAT BINA SISTEM TRANSPOR TASI PERKOTAAN

12
umum - 16

( KM. 60 TAHUN 2010)

STRUKTUR ORGANSIASI SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT
SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNG AN DARAT

BAGIAN PERENCANAAN

BAGIAN KEUANGAN

20 T A
KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

BAGIAN HUKUM DAN KERJASAMA

12
BAGIAN KEPEGAWAIAN DAN UMUM
SUB BAGIAN KEPEGAW AIAN DAN ORGANISASI SUB BAGIAN TATA USAHA SUB BAGIAN RUMAH TANGGA

SUB BAGIAN RENCANA & PROGRAM

SUB BAGIAN PELAKSANAAN ANGGARAN

SUB BAGIAN PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN SUB BAGIAN BANTUAN HUKUM DAN DOKUMENTASI

SUB BAGIAN PEMANTAUAN & EVALUASI

SUB BAGIAN PERBENDAHARAAN DAN BMKN

SUB BAGIAN SISTEM INFORMASI & PELAPORAN

H U

SUB BAGIAN VERIFIKASI ANGGARAN

BD

SUB BAGIAN HUMAS DAN KSLN

umum - 17

STRUKTUR ORGANSIASI DIREKTORAT LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN
DIREKTORAT LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

SEKSI JAR. PRAS.DAN PELAYANAN

SEKSI PENGUJIAN KEND. BERMOTOR

BD

A

SUB DIREKTORAT JARINGAN TRANS PORTASI JALAN

SUB DIREKTORAT SARANA ANGKUTAN JALAN

SUB DIREKTORAT LALU LINTAS JALAN

T

20
SEKSI MANAJEMEN & REKAYASA LALIN

12
SEKSI PENGEMB. TRANSP. JALAN

SUB BAGI AN TATA US AHA

SUB DIREKTORAT ANGKUTAN JALAN

SUB DIREKTORAT PENGENDALIAN OPERASIONAL

SEKSI ANGKUTAN PENUMPANG

SEKSI MONITORING OPERASIONAL

H U
SEKSI TEKNOLOGI RANMOR

SEKSI PERLENGKAPAN JALAN

SEKSI ANGKUTAN BARANG

SEKSI BIMBINGAN TEKNIS PPNS

umum - 18

STRUKTUR ORGANSIASI DIREKTORAT LALU LINTAS DAN ANGKUTAN SDP
DIREKTORAT LALU LINTAS & ANGKUTAN SUNG AI, DANAU & PENYEBERANG AN

SEKSI PENGEMBANG. JARINGAN

SEKSI BIMBINGAN. PERA W ATAN SARANA

H U

SEKSI ANALISA & EVA LUASI JARINGAN

SEKSI RANCANG BANGUN SARANA

BD

A

SUB DIREKTORAT JARINGAN TRANSPORTASI SDP

SUB DIREKTORAT SARANA ANGKUTAN S DP

SUB DIREKTORAT PELABUHAN SDP

T

20
SEKSI RANCANG BANGUN PELABUHAN

12
SEKSI BIMBINGAN PENGE LOLAAN PELABUHAN

SUB BAGI AN TATA US AHA

SUB DIREKTORAT LALU LINTAS SDP

SUB DIREKTORAT ANGKUTAN SDP

SEKSI MANAJEMEN LALU LINTAS

SEKSI BIMBINGAN USAHA ANGKUTAN.

SEKSI ALUR DAN PERAMBUAN

SEKSI TARIF DAN KEPERINTISAN

umum - 19

STRUKTUR ORGANSIASI DIREKTORAT BINA SISTEM TRANSPORTASI PERKOTAAN
DIREKTORAT BINA SISTEM TRANSPORTASI PERKOTAAN

SEKSI JARINGAN TRANS PORTASI W ILAYAH I

SEKSI LALU LINTAS KOTA W ILAYAH I

BD

A

S UB DI RE K T O RA T JARINGAN T RA NS P O RT A S I K O T A

S UB DI RE K T O RA T LALU LINTAS P E RK O T A A N

S UB DI RE K T O RA T A NG K UT A N P E RK O T A A N

T

20
SEKSI ANGKUTAN KOTA W ILAYAH I

12
SEKSI JARINGAN TRANSPORTASI W ILAYAH II SEKSI LALU LINTAS KOTA W ILAYAH II

SUB BAGI AN TATA US AHA

SUB DIREKTORAT PEMADUAN MODA TRANSPORTASI PERKOTAAN

S UB DI RE K T O RA T DA M P A K T RA NS P O RT A S I P E RK O T A A N

SEKSI PEMADUAN.TRANS PORTASI PERKO TAAN W ILAYAH I

SEKSI DAMPAK TRANSPORTASI PERKO TAAN W ILAYAH I

H U

SEKSI ANGKUTAN KOTA W ILAYAH II

SEKSI PEMADUAN.TRANS PORTASI PERKO TAAN W ILAYAH II

SEKSI DAMPAK TRANS PORTASI PERKO TAAN W ILAYAH II

umum - 20

STRUKTUR ORGANSIASI DIREKTORAT KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT
DIREKTORAT KESELAM AT AN TRANSPORTASI DARAT

SEKSI P E NG E M B A NG A N KESELAMATAN

H U

SEKSI M O NI T O RI NG DA N EVALUASI

BD

SEKSI P RO M O S I

A

S UB DI RE K T O RA T MANAJEMEN KESELAMATAN

S UB DI RE K T O RA T P RO M O S I DA N K E M I T RA A N

T

20
SEKSI K E M I T RA A N

S UB DI RE K T O RA T BINA KESELAMATAN A NG K UT A N UM U M

12
MATAN PENGUSAHA AN ANGK. UMUM

SUB BAGI AN TATA US AHA

S UB DI RE K T O RA T A UDI T DA N I NS P E K S I KESELAMATAN

SEKSI KESELA

SEKSI A UDI T KESELAMATAN

SEKSI KESELAMATAN AW AK ANGKUTAN UM UM

SEKSI I NS P E K S I KESELAMATAN

umum - 21

PRODUK PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DITJEN HUBDAT 1990 - 2011
No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Tahun 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 1 1 15 UU Peraturan Pemerintah Peraturan Presiden Keputusan Menteri 7 2 Peraturan Dirjen 4 5 2 6 2 4 5 3 3 6 2 8 8 9 9 16 21 12 5 28 12
umum - 22

20 T A BD H U
1 3 4 1 1 1 1

12
3 1 3 2 6 5 2 8 4 7 6 6 5 2 6 4 5

4

UNDANG – UNDANG
UU LLAJ NOMOR KEPUTUSAN UU No. 22 Tahun 2009 NOMOR KEPUTUSAN UU No. 17 Tahun 2008 TENTANG Lalu lintas dan Angkutan Jalan TENTANG Pelayaran BIDANG LLAJ BIDANG LLASDP

UU ASDP

PERATURAN PEMERINTAH
PP LLAJ NO NOMOR KEPUTUSAN Tahun 2011 Peraturan Pemerintah Nomor 8 1 Tahun 2011 Peraturan Pemerintah Nomor 32 2 Tahun 2011 Peraturan Pemerintah Nomor 37 3 Tahun 2011

20
BIDANG LLAJ LLAJ LLAJ KETERANGAN

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

H U

BD

Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, Serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas

A

Angkutan Multimoda

T

TENTANG

12

umum - 23

PP ASDP NO TAHUN 2009 1

NOMOR KEPUTUSAN Kepelabuhanan

TENTANG

BIDANG ASDP

KETERANGAN pengganti PP 70 Tahun 2001 pengganti PP 81 Tahun 2000

PP. Nomor : 61 Tahun 2009

TAHUN 2010

2 3 1

PP. Nomor : 20 Tahun 2010 PP. Nomor : 21 Tahun 2010 PP. Nomor : 22 Tahun 2011

Angkutan Di Perairan Perlindungan Lingkungan Maritim

12

1

PP. Nomor : 5 Tahun 2010

Kenavigasian

ASDP ASDP ASDP ASDP

TAHUN 2011

Perubahan atas PP. Nomor : 20 Tahun 2010 tentang Angkutan Di Perairan

H U

KM LLAJ NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 1988 1 KM 27 Tahun 1988 TAHUN 1990 1 KM No.74 Tahun 2 3 KM No.75 Tahun 1990 KM No.90 Tahun 1990

BD

A

KEPUTUSAN MENTERI
TENTANG BIDANG Angkutan LLAJ LLAJ Kepegawa ian
umum - 24

T

20

KETERANGAN

Tanda Permukaan Jalan Angkutan Peti Kemas di Jalan Biaya Kompensasi Kilometer Kosong dan Waktu Tunggu Taksi Bandara Soekarno Hatta Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Perum Damri dan Perum ASDP komponennya (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993)

NO 4 5 6 7

NOMOR KEPUTUSAN KM No.93 Tahun KM No.109 Tahun 1990 KM No.110 Tahun 1990 KM No.114 Tahun 1990

2

KM 25 tahun 1991

BD

TAHUN 1993 KM 60 Tahun 1993 tanggal 9 1 September 1993 KM 62 Tahun 1993 tanggal 9 2 September 1993 3 KM 63 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993 KM 64 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993 KM 65 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993

Marka Jalan (berdasarkan PP Nomor 43 Th 1993). Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993). Persyaratan Ambang Batas Laik Jalan Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan, Karoseri dan Bak Muatan serta Komponen-komponennya (berdasarkan PP No 44 Tahun 1993) Persyaratan Teknis Pemakaian Bahan Bakar Gas Pada Kend Bermotor (berdasarkan PP No 44, 1933) Fasilitas Pendukung Kegiatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993).

A

T

Rambu Lalu Lintas di Jalan Penyempurnaan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 22 Tahun 1991

20

TAHUN 1991 1 KM 17 Tahun 1991

12

TENTANG Proyek Percontohan (Pilot Project) Pengujian Kendaraan Bermotor oleh Badan Hukum Swasta di Dati I Prop. Jawa Timur SKB Peraturan Pelaksanaan PP 22 Tahun 1990 ttg Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintahan Dalam Bidang LLAJ kepada Dati I dan Dati II Pola Karir PNS dilingkungan Departemen Perhubungan Pedoman Teknis Penyusunan Penyajian Informasi Lingkungn, AMDAL, Penyajian Evaluasi Lingkungan dan Studi Evaluasi Lingkungan untuk Kegiatan di Bidang Angkutan Jalan

BIDANG LLAJ LLAJ Kepegawa ian LLAJ

KETERANGAN

LLAJ LLAJ

LLAJ LLAJ

Perlu Direvisi Perlu Direvisi

LLAJ

Perlu Direvisi

4 5

H U

LLAJ LLAJ

Perlu Direvisi Perlu Direvisi

umum - 25

NO 6 7

NOMOR KEPUTUSAN KM 66 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993 KM 67 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993 KM 69 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993

TENTANG Fasilitas Parkir Untuk Umum (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993). Tata Cara Pemeriksaan Teknis dan Laik Jalan Kendaraan Bermotor di Jalan (berdasarkan PP Nomor 42 Tahun 1993) Penyelenggaraan Angkutan Barang di Jalan, sebagaimana telah diubah dengan KM 30 Tahun 2002 tgl 14 Juni 2002 (berdasarkan PP Nomor 41 Thn 1993) Tarif Angkutan Penumpang dan Barang di Jalan, sebagaimana telah disempurnakan dengan KM 46 Tahun 1998 (berdasarkan PP No 41 Tahun 1993).

BIDANG LLAJ LLAJ

KETERANGAN Perlu Direvisi Perlu Direvisi

8

LLAJ

Perlu Direvisi

9 10 11 12 13 14

12

KM 76 Tahun 1993 tanggal 16 September 1993 KM 77 Tahun 1993 tanggal 16 September 1993

BD

KM 70 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993 KM 71 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993 KM 72 Tahun 1993 tanggal 9 September 1993 KM 74 Tahun 1993 tanggal 16 September 1993 KM 75 Tahun 1993 tanggal 16 September 1993

LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ

Dicabut Perlu Direvisi Perlu Direvisi Dicabut (Menjadi kewenangan POLRI) Dicabut (Menjadi kewenangan POLRI) Dicabut (Menjadi kewenangan POLRI) Dicabut (Menjadi kewenangan POLRI)

TAHUN 1994 1 2 KM 3 Tahun 1994

H U

15

Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993). Perlengkapan Kendaraan Bermotor (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993). Biaya Administrasi Pendaftaran Kendaraan Bermotor (berdasarkan PP No 44 Tahun 1993). Biaya Administrasi Surat Izin Mengemudi (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993). Sistem Informasi Kendaraan Bermotor dan Surat Izin Mengemudi (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993). Kode Wilayah Pendaftaran Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, sebagaimana telah disempurnakan dengan KM 69 Tahun 2000 (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993).

A

T

20

LLAJ

Alat Pengendali dan Pengaman Pemakai Jalan Tata Cara Parkir Kendaraan Bermotor (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993)

LLAJ LLAJ

Perlu Direvisi Perlu Direvisi
umum - 26

KM 4 Tahun 1994 tanggal 17 Januari 1994

NO 3 4

NOMOR KEPUTUSAN KM 6 Tahun 1994 tanggal 17 Januari 1994 KM 36 Tahun 1994 tanggal 20 Mei 1994

TENTANG Tanda-tanda Khusus Bagi Penderita Cacat Tuna Netra dan Cacat Tuna Rungu Dalam Berlalu Lintas (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993). Penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Mengemudi Kendaraan Bermotor (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993). Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor di Jalan (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993) Terminal Transportasi Jalan

BIDANG LLAJ LLAJ

KETERANGAN Perlu Direvisi Perlu Direvisi

TAHUN 1995 1 2 3 KM 5 Tahun 1995 tgl 3 Feb 1995 KM 31 Tahun 1995 KM 32 Tahun 1995

LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ

Perlu Direvisi Perlu Direvisi

3

KM 35 Tahun 1997

BD

2

KM 48 Thn 1997 Tgl 19 Nov 1997

A

TAHUN 1996 SK Dirjen No 1 SK.215/AJ.4011/DRJD/1996 TAHUN 1997 KM 47 Tahun 1997 tanggal 19 1 November 1997

TAHUN 1998 1

KM 15 Tahun 1998 tanggal 27 Februari 1998

H U

Surat Izin Mengemudi Internasional (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993). Kendaraan Tidak Bermotor dan Penggunaannya di Jalan (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993) Penyempurnaan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 35 Tahun 1996 tentang Pedoman Pelaksanaan Lomba Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pengoperasian Pelayanan Jasa Angkutan Orang di Jalan Dari Bandar Udara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta (berdasarkan PP Nomor 41 Tahun 1993).

T

Petunjuk Teknis Buku dan Tanda Uji Berkala serta Tanda Samping Kendaraan

20

Pakaian Seragam PNS untuk Petugas Operasional di Bidang LLAJ

12

Dicabut (Menjadi kewenangan POLRI) Perlu Direvisi Dicabut

LLAJ

Perlu Direvisi

umum - 27

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG Sabuk Keselamatan (berdasarkan PP Nomor 44 Tahun 1993) {ditunda pemberlakuannya dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 1998 tentang Penangguhan Pemberlakuan Kewajiban Melengkapi dan Menggunakan Sabuk Keselamatan (Lembaran Negara Tahun 1998 Nomor 137, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3780)}. Penetapan Tarif Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus Umum Kelas Ekonomi. Penetapan Kelas Jalan di Pulau Jawa (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993). Pelaksanaan Uji Coba Sistem Informasi Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Untuk Daerah Bali dan Sumatera Bagian Utara (berdasarkan PP Nomor 43 Tahun 1993). Aksesibilitas Bagi Penyandang Cacat dan Orang Sakit Pada Sarana dan Prasarana Perhubungan

BIDANG

KETERANGAN

2

KM 55 Tahun 1998 tanggal 8 September 1998

LLAJ

Perlu Direvisi

TAHUN 1999 KM 38 Tahun 1999 tanggal 14 1 Juni 1999 KM 55 Tahun 1999 tanggal 10 2 Agustus 1999 KM 70 Tahun 1999 tanggal 25 Agustus 1999 Keputusan Menteri 3 Nomor 1 Thn 2000 4 5 6 KM 71 Tahun 1999 KM 79 Tahun 1999 KM 84 Tahun 1999

12

LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ Angkutan Lalu lintas Keselama tan Lalu lintas

Dicabut Dicabut (Menjadi kewenangan PU) Dicabut (Menjadi kewenangan PU) Perlu Direvisi Dicabut / Dikoordinasikan dengan Kemen. Perindustrian Dicabut Dicabut (Menjadi kewenangan PU)

3

KM 53 Tahun 2000

H U

TAHUN 2000 Keputusan Menteri Nomor 1 Thn 1 2000 Keputusan Menteri Nomor 32 Tahun 2 2000

Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan dengan Angkutan Umum Penetapan Kelas Jalan di Pulau Sumatera Petunjuk Pelaksanaan Tarif Jasa Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor Perpotongan dan/atau Persinggungan Antara Jalur Kereta Api Dengan Bangunan Lain

BD

SKB Bengkel Umum Kendaraan Bermotor yang di bina Sebagai Unit Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor

A

T

20

umum - 28

NO 4 5

NOMOR KEPUTUSAN KM 69 Tahun 2000

TENTANG Penyempurnaan KM 77 Tahun 1993 ttg Kode Wilayah Pendaftaran Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Buku Jalan Untuk Pulau Jawa

BIDANG Lalu lintas Lalu lintas

KETERANGAN Dicabut (Menjadi kewenangan POLRI) Perlu Direvisi Dicabut (Menjadi kewenangan Kemen. PU) Dicabut (Menjadi kewenangan POLRI)

Keputusan Menteri Nomor 72 Tahun 2000 TAHUN 2001 1 2 Keputusan Menteri Nomor 13 Tahun 2001 KM 27 Tahun 2001

Penetapan Kelas Jalan di Pulau Sulawesi Biaya Pembuatan Surat Izin Mengemudi Internasional

Lalu lintas Lalu lintas

1 2 3 4 5 6 7

KM 30 Tahun 2002 KM 31 Tahun 2002 KM 34 Tahun 2002 Keputusan Menteri Nomor 37 Tahun 2002 Keputusan Menteri Nomor 59 Tahun 2002 Keputusan Menteri Nomor 85 Tahun 2002 Keputusan Menteri Nomor 89 Tahun 2002

Perubahan KM No 69 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang di Jalan

20

TAHUN 2002

12

Angkutan Angkutan Angkutan Keselama tan Keselama tan – Organisasi Keselama tan Angkutan

Perlu Direvisi Perlu Direvisi Dicabut Perlu Direvisi

Tarif Dasar Angkutan Penumpang Antar Kota Kelas Ekonomi di Jalan Dengan Mobil Bus Umum Persyaratan Teknis Sabuk Keselamatan Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Pemberlakuan Kewajiban Melengkapi dan Menggunakan Sabuk Keselamatan Mekanisme Penetapan Tarif dan Formula Perhitungan Biaya Pokok Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus Umum Antar Kota Kelas Ekonomi

H U

BD

A

T

Perubahan KM No 84 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Angkutan Barang di Jalan dengan Kendaraan Umum

Perlu Direvisi Dicabut

umum - 29

NO 8

NOMOR KEPUTUSAN KM 90 Tahun 2002

TAHUN 2003 1 2 3 4 KM No 1 Tahun 2003 Keputusan Menteri Nomor 29 Tahun 2003 Keputusan Menteri Nomor 35 Tahun 2003 KM Lingkungan Hidup No 141 Tahun 2003

TENTANG Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang AKAP Kelas Ekonomi di Jalan dgn Mobil Bus Umum Penetapan Kelas Jalan Pulau Kalimantan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar Kota Antar Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan Mobil Bus Umum Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan Dengan Kendaraan Umum Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan Kendaraan Bermotor Yang Sedang Diproduksi (Current Production)

BIDANG Angkutan

KETERANGAN Dicabut Dicabut (Menjadi kewenangan PU) Dicabut Perlu Direvisi

Lalu lintas Angkutan Angkutan Angkutan

3 4 5 5 6 7

KM 48 Tahun 2004 KM 9 Tahun 2004 KM 63 Tahun 2004 KP 313 Tahun KP 314 Tahun 2004 KM 85 Tahun 2004

A

TAHUN 2004 Keputusan Menteri Nomor 9 Tahun 1 2004 Keputusan Menteri Nomor 83 Tahun 2 2004

20

12

Biaya Pembuatan Surat Izin Mengemudi Internasional Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Penguji Kendaraan Bermotor dan Angka Kreditnya Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor Perubahan Keputusan Menteri Perhubungan No KM 61 Tahun 1993 ttg Rambu-Rambu Lalu Lintas di Jalan Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2004 (1425 H) Rencana Operasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2004(1425 H) Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar Kota Antar Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan Mobil Bus Umum

T

Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor

Keselama tan Angkutan Angkutan Keselama tan Angkutan Angkutan Angkuta Angkutan

Perlu Direvisi Dicabut (Menjadi kewenangan POLRI)

BD

Perlu Direvisi Dicabut Dicabut Dicabut
umum - 30

H U

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2005

TENTANG Mekanisme Pemberian Rekomendasi Untuk Mendapatkan Fasilitas Pembebasan dan/atau Keringanan Bea Masuk Atas Impor Beberapa Jenis Suku Cadang, Chassis Engine Bus Untuk Angkutan Umum, Completely Knock Engine Bus Untuk Angkutan Umum, Completely Knock Down (CKD) Untuk Angkutan Komersial dan Bus Dalam Bentuk Completely Built Up (CBU) Untuk Angkutan Umum Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar kota Antar Propinsi Kelas Ekonomi Dijalan Dengan Mobil Bus Umum

BIDANG

KETERANGAN

1

Keputusan Menteri Nomor 19 Tahun 2005

Angkutan

2 3 4 5 6

Keputusan Menteri Nomor 51 Tahun 2005 Keputusan Menteri Nomor 230 Tahun 2005 KM 51 Tahun 2005 KM 58 Tahun 2005 KM 59 Tahun 2005

12

Angkutan Organisasi Angkutan Lalu lintas Lalu lintas

Dicabut Dicabut Dicabut Dicabut Dicabut

H U

TAHUN 2006 Keputusan Menteri Nomor 13 Tahun 1 2006 Keputusan Menteri Nomor 14 Tahun 2 2006 3 Keputusan Menteri Nomor 52 Tahun 2006

Pedoman Pelaksanaan Lomba Tertib lalu Lintas dan Angkutan Kota Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Mekanisme Penetapan Tarif dan Formula Perhitungan Biaya Pokok Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus Umum Antar Kota Kelas Ekonomi

BD

Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2005 (1426H) Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar Kota Antar Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan dengan Mobil Bus Umum Rencana Operasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2005(1426 H) Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar Kota Antar Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan dengan Mobil Bus Umum

A

T

20

Lalu lintas Lalu lintas Angkutan Perlu Direvisi Dicabut

umum - 31

NO 4

NOMOR KEPUTUSAN Keputusan Menteri Nomor 60 Tahun 2006

5 6

KM 53 Tahun 2006 KM 48 Tahun 2006 Keputusan Menteri Nomor 14 Tahun 2007 Keputusan Menteri Nomor 51 Tahun 2007

TAHUN 2007 1

Kendaraan Pengangkut Peti Kemas di Jalan

12

TENTANG Perubahan Atas Keputusan Menteri Nomor KM 61 Tahun 1993 tentang Rambu-rambu lalu Lintas Jalan Sebagaimana Telah Diubah Dengan KM Nomor 63 Tahun 2004 Tarif Dasar Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar Kota Antar Propinsi Angkutan Penumpang Kelas Ekonomi di Jalan dengan Mobil Bus Umum Rencana Operasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2006 (1427 H)

BIDANG Lalu lintas

KETERANGAN Perlu Direvisi

Angkutan Angkutan

Dicabut Dicabut

4 5

Keputusan Menteri Nomor 60 Tahun 2007 KM 43 Tahun 2007

Pemberian Subsidi Angkutan Penumpang Umum di Jalan Rencana Operasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2007 (1428 H) Tata kerja Tim Penilai dan Tata Cara Penilaian Angka Kredit Bagi Pejabat Fungsional Penguji Kendaraan Bermotor

BD

3

Keputusan Nomor KP. 344 Tahun 2007

Penetapan Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah Sebagai Kota Percontahan Keselamatan Transportasi Jalan

A

T

2

Pedoman Penyelenggaraan Percontohan Transportasi Jalan

20

Angkutan

Perlu Direvisi

Lalu Lintas – Keselamat an Lalu Lintas

Angkutan Angkutan Dicabut

TAHUN 2008 1

Keputusan Menteri Nomor 28 Tahun 2008

H U

Angkutan

umum - 32

NO 2

NOMOR KEPUTUSAN Peraturan Menteri Perhubungan No. KP.288 Tahun 2008

TAHUN 2009 1 Keputusan Menteri Nomor 111 tahun 2009. Keputusan Menteri Nomor 40 tahun 2009. Keputusan Menteri Nomor 53 tahun 2009. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP.257 Tahun 2009 Keputusan Menteri Nomor 1 tahun 2009. Keputusan Menteri Nomor 74 tahun 2009.

TENTANG Tarif Dasar Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar Kota Antar Propinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan Mobil Bus Umum Tentang Penetapan Kota Pekanbaru Propinsi Riau Sebagai Kota Percontohan Di Bidang Transpotasi Perkotaan.

BIDANG Angkutan

KETERANGAN Dicabut

Lalu lintas

12

2

Tentang Petunjuk Pelaksana Taris Jasa Pengujian Tipe, Dan Pengujian Sampling Kendaraan Bermotor.

Angkutan

Perlu Direvisi

20

3

Perubahan atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM.57 Tahun 2002 tentang Pakaian Dinas Harian Pegawai Negeri Sipil Bidang Administratif di Lingkungan Departemen Perhubungan

Kepegawai an Angkutan Dicabut

5

BD

6

TAHUN 2010 Peraturan Menteri Perhubungan 1 Nomor: KM 5 Tahun 2010 Keputusan Menteri Perhubungan 2 Nomor: KM 60 Tahun 2010 (Pengganti KM 43 Tahun 2005)

Tentang Tarif Dasar Batas Atas Dan Batas Bawah Angkutan Penumpang Antar kota Antar Propinsi Kelas Ekonomi Di Jalan Dengan Mobil Bus Umum. Tentang Tata Cara Pemberian Bantuan Hukum di Lingkungan Departemen Perhubungan

A

T

4

Pembentukan Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2009 (1430 H

Angkutan

Perlu Direvisi

Perhubung an LLAJ Organisasi Perlu Direvisi

H U

Pedoman Pemberian Penghargaan Wahana Tata Nugraha. Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan

umum - 33

NO 3 4

NOMOR KEPUTUSAN Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KP 231 Tahun 2010 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM 3 Tahun 2010 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 82 Tahun 2011 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM 259 Tahun 2011 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor: KM 82 Tahun 2011 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: KM 81 Tahun 2011 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: KM 71 Tahun 2011

TENTANG Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010 (1431 H). Penetapan Standar Pelayanan Minimal Pada Balai Pendidikan Dan Pelatihan Transportasi Darat Tegal. Tata Cara Pelaksanaan Sisem Informasi Kepegawaian di Lingkungan Kementerian Perhubungan Pembentukan Panitia Pelaksana Tingkat Nasional Penghargaan Wahana Tata Nugraha Tahun 2011 Tata Cara Pelaksanaan Sistem Informasi Kepegawaian DI Lingkungan Kementerian Perhubungan Standar Pelayanan Minimal Bidang Perhubungan Daerah Provinsi Dan Daerah Kabupaten/Kota Koordinasi Penyusunan Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus

BIDANG LLAJ LLAJ

KETERANGAN Dicabut

TAHUN 2011 1 2 3 4 5

Perhubu ngan LLAJ Perhubu ngan LLAJ Perhubu ngan

H U

BD

A

T

20

12

umum - 34

KM ASDP NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 1977 KM Nomor PM. 3/L/PHB-77 tanggal 1 18 Mei 1977 TAHUN 1989 1 KM 64 Tahun 1989

TENTANG Perambuan Lalu Lintas Perairan Pedalaman di Indonesia Penetapan Lintas Penyeberangan Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 25 Tahun 1991 Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 49 Tahun 1994

BIDANG Angkutan SDP Angkutan SDP Direvisi

12

TAHUN 1994 1 KM 49 tahun

TAHUN 1995 1 KM 33 Tahun 1995

20

Angkutan SDP

Direvisi

T

Angkutan SDP

Direvisi

TAHUN 1997 1 KM 62 Tahun 1997

A

Tarif Angkutan Penyeberangan antar propinsi. Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 33 Tahun 1995 Tentang Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir dg Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 1 Tahun 1997

BD

Angkutan SDP Angkutan SDP Direvisi

H U

2

KM 1 Tahun 1997

3

KM 13 Tahun 1997

Angkutan SDP

Direvisi

umum - 35

NO 4

NOMOR KEPUTUSAN KM 36 Tahun 1997

TAHUN 1998 1 KM 30 Tahun 1998

TENTANG Kewenangan dan Prosedur Penunjukan PNS di Lingkungan UPT Lalu Lintas dan Angkutan Sungai dan Danau dalam Pelaksanaan Tugas Keselamatan Berlayar di Sungai dan Danau Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir KE VII Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 13 Tahun 1997 Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir KE VIII Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 30 Tahun 1998 Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir KE IX Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 43 Tahun 1998

BIDANG Angkutan SDP

KETERANGAN

Angkutan SDP

Direvisi

12

20

2

KM 43 Tahun 1998

Angkutan SDP

Direvisi

TAHUN 1999 1 KM 32 Tahun 1999 tanggal 26 Mei 1999

BD

Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan, sebagaimana telah diubah dengan KM 52 Tahun 2004 tanggal 21 Mei 2004 tentang Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan

A

T

3

KM 82 Tahun 1998

Angkutan SDP

Direvisi

Angkutan SDP

Direvisi

H U

umum - 36

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2000

TENTANG Petunjuk Pelaksanaan Tarif Jasa Pelabuhan Pada Pelabuhan Penyeberangan, Sungai dan Danau Yang Diselenggarakan Oleh Unit Pemerintahan sebagaimana telah disempurnakan dengan KM 23 Tahun 2003 tanggal 25 April 2003 tentang Penyempurnaan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 33 Tahun 2000 tentang Petunjuk Pelaksanaan Tarif Jasa Pelabuhan pada Pelabuhan Penyeberangan, Sungai dan Danau yang Diselenggarakan oleh Unit Pemerintahan Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir KE X Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 82 Tahun 1998

BIDANG

KETERANGAN

1

KM 33 Tahun 2000

Angkutan SDP

Direvisi

12

TAHUN 2001 1 KM 32 Tahun 2001

T

20

2

KM 66 Tahun 2000

Angkutan SDP

Direvisi

Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan. Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir KE XI Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 66 Tahun 2000

Angkutan SDP Angkutan SDP

TAHUN 2002 1 2 3 KM 11 Tahun 2002 KM 53 Tahun 2002 KM 60 Tahun 2002

H U

Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan di Pelabuhan Penyeberangan yang Diusahakan sebagaimana telah disempurnakan dengan KM 19 Tahun 2003 Tatanan Kepelabuhanan Nasional Organisasi dan Tata Kerja Pelabuhan Penyeberangan

BD

2

KM 32 Tahun 2001

A

Organisasi Angkutan SDP Organisasi

Direvisi

umum - 37

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2003

TENTANG Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir KE 13 Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 58 Tahun 2003 Perubahan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 11 Tahun 2002 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Pemerintahan Di Pelabuhan Penyeberangan Yang Diusahakan

BIDANG

KETERANGAN

1

KM 16 Tahun 2003

Angkutan SDP

Direvisi

TAHUN 2004 1 2 3 KM 71 Tahun 2004 KM 73 Tahun 2004 KM 52 Tahun 2004

20

3

KM 58 Tahun 2003

Mekanisme Penetapan dan Formulasi Perhitungan Tarif Angkutan Penyeberangan Penyelenggaraan Angkutan Sungai dan Danau

12

2

KM 19 Tahun 2003

Angkutan SDP Angkutan SDP Lalu lintas – Angkutan Angkutan SDP Direvisi

4

KM 76 Tahun 2004

H U

TAHUN 2005 1 KM 60 Tahun 2005

Penyempurnaan Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir KE 14 Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 16 Tahun 2003 Penyempurnaan KE 15 Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir dg Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 71 Tahun 2004

BD

A

Penyelenggaraan Pelabuhan Penyeberangan

T

Angkutan SDP

Tarif Penyeberangan Lintas Antar Propinsi untuk penumpang kelas ekonomi, kendaraan dan alat-alat berat

Angkutan SDP
umum - 38

NO 2

NOMOR KEPUTUSAN KM 69 tahun 2005

3

KM 48 Tahun 2005

1 2

KM 46 Tahun 2006 KM 363 Tahun 2006

3 4

KM 376 Tahun 2006

5

KM 368 Tahun 2006

BD

KM 367 Tahun 2006

6

KM 369 Tahun 2006

H U

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Propinsi. Tentang Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Kendal Di Desa Mojokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah Tentang Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Dumai Di Kelurahan Pangkalaan Sesai, Kecamatan Bumai Barat, Kota Dumai, Provinsi Riau Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Lamongan Di Desa Tanggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Bawean Di Desa Sungai Teluk, Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur

12

TAHUN 2006

TENTANG Penetapan Garongkong Di Sulawesi Selatan Batulicin Di Kalimantan Selatan Sebagai Lintas Penyeberangan Penyempurnaan KE 17 Lampiran Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 tentang Penetapan Lintas Penyeberangan sebagaimana Telah Diubah Terakhir Dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 38 Tahun 2005

BIDANG Angkutan SDP

KETERANGAN

Angkutan SDP

Angkutan SDP Lalu lintas

T

20

Lalu lintas

A

Lalu lintas

Lalu lintas

Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Klungkung Daratan Di Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali

Lalu lintas

umum - 39

NO 7

NOMOR KEPUTUSAN KM 370 Tahun 2006

TENTANG Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Nusa Penida Di Desa Sampalan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Mengkikip Di Desa Mengkikip, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kapal Di Desa Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau

BIDANG Lalu lintas

KETERANGAN

8

KM. 379 Tahun 2006

Lalu lintas

TAHUN 2007 1 Keputusan Menteri Nomor 58 Tahun 2007

1

KM 28 Tahun 2008 Keputusan Menteri Nomor 38 tahun 2009.

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Propinsi

BD

Keputusan Menteri Nomor 62 Tahun 2007 TAHUN 2008 2 TAHUN 2009 1 2 3

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Propinsi

A

Perubahan Atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 73 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sungai dan Danau.

T

20

10

KM 381 Tahun 2006

Penetapan Lokasi Pelabuhan Penyeberangan Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.

12

9

KM 380 Tahun 2006

Lalu lintas

Lalu lintas

Angkutan SDP Angkutan SDP ASDP

H U

Tentang Petunjuk Pelaksanaan Tarif Jasa Pelabuhan Pada Pelabuhan Penyeberangan Lintas Dalam Negeri Tarif Lintas Penyeberangan antar Propinsi

ASDP Angkutan SDP ASDP
umum - 40

Keputusan Menteri Nomor 2 tahun 2009. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 44 Tahun 2009

Penetapan Lintas Penyeberangan Dumai (Indonesia) – Malaka (Malaysia)

NO 4

NOMOR KEPUTUSAN Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 325 Tahun 2009 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 436 Tahun 2009

TENTANG Penetapan Tanjung Balai Karimun di Provinsi Kepulauan Riau – Mengkapan di Provinsi Riau Sebagai Lintas Penyeberangan Penetapan Garongkong di Provinsi Sulawesi Selatan – Paciran Jawa Timur Sebagai Lintas Penyeberangan Penetapan Lintas Penyeberangan Perintis TA 2010

BIDANG ASDP

KETERANGAN

5

ASDP Angkutan SDP ASDP ASDP

2 3

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor : PM. 71 Tahun 2010 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 160 Tahun 2010

Tarif Angkutan Penyeberangan Lintas Antar Provinsi Penetapan Pelabuhan Tanjung Api-api di Provinsi Sumatera Selatan – Pelabuhan Tanjung Kelian di Bangka Belitung Sebagai Lintas Batas Penyeberangan

5

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 265 Tahun 2010 Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 370 Tahun 2010

6

H U

TAHUN 2011 1

Penetapan Lintas Penyeberangan Singkil di Provinsi Naggroe Aceh Darussalam – Pelabuhan Gunung Sitoli di Provinsi Sumatera Utara Sebagai Lintas Penyeberangan Penetapan Lintas Penyeberangan Wahai di Provinsi Maluku – Waigama di Provinsi Papua Barat Sebagai Pelabuhan Laut Untuk Angkutan Penyeberangan Organisasi dan Tata Kerja Kantor Otoritas Pelabuhan Penyeberangan

BD

A

4

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 213 Tahun 2010

Penetapan Pelabuhan Lintas Penyeberangan Dabo di Provinsi Kepulauan Riau – Pelabuhan Kuala Tungkal di Provinsi Jambi serta Kampung Balak di Provinsi Riau – Tanjung Balai Karimun di Provinsi Kepulauan Riau Sebagai Lintas Penyeberangan

T

20

12

TAHUN 2010 Keputusan Menteri Nomor SK. 1 172/AP.401/DRJD/2010

ASDP

ASDP

ASDP

Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 85 Tahun 2011

ASDP

umum - 41

NO 2

NOMOR KEPUTUSAN Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 86 Tahun 2011

TENTANG Organisasi dan Tata Kerja Balai Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sungai, Danau dan Penyeberangan

BIDANG ASDP

KETERANGAN

PERATURAN DIRJEN
TENTANG

12

PD, SK DIRJEN LLAJ NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 1990 1 2 3 4 KD Nomor: C.643 KU.506/2/2/90 KD Nomor: B.593.AJ.402/7/1/90 KD Nomor : AJ.402/8/90 KD Nomor: AJ 005/1/6/90

BIDANG LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ

KETERANGAN

TAHUN 1991 1 2 3 4 5 KD. Nomor: AJ. 403/1/6/91 KD Nomor: AJ. 401/1/8/91 KD Nomor: AJ. 401/1/7/91 KD Nomor: PS.302/2/20/91 KD Nomor: PS.303/6/2/91

H U

Prinsip Dasar Pembatasan Lalu Lintas Kendaraan Pribadi. Pedoman Teknis Pengaturan Lalu Lintas pada Ruas Jalan. Pedoman Teknis Pengendalian Lalu Lintas Terpusat. Peningkatan Pengawasan Pengunaan Jalan. Tata Cara penunjukan Pejabat PLH bagi Pejabat Struktural di Lingkungan Ditjen perhubungan Darat.

BD

Tata Cara Pelaksanaan Pembayaran Biaya Pengujian Prototipe kendaraan Bermotor. Prosedur Pendaftaran Landasan dan Pengesahan Kelaikan Jalan Kendaraan bermotor, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan, Karoseri dan Bak Muatan serta Componen-komponennya . Prosedur Pengujian Kelaikan Jalan Bagi Prototipe Kendaraan Bermotor. Petunjuk Pelaksanaan Usaha Taxi Bandar Udara Soekarno-Hatta .

A

T

20

LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ Ditjen perhubu ngan Darat
umum - 42

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 1992 1 2 KD Nomor: AJ.306/1/15/DRPD/92 KD Nomor: AJ.306/1/5/92

TENTANG Penyempurnaan Petunjuk Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas di Jalan. Petunjuk Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas di Jalan. Pedoman Teknis Perambuan di Perairan Daratan dan Penyeberangan. Pedoman Teknis Perekayasaan Tempat Perhentian Kendaraan Penumpang Umum.

BIDANG

KETERANGAN

Angkutan Angkutan

Direvisi

TAHUN 1993 1 2 SK Dirjen HK.206/1/20/DRPD/93 KD Nomor 271/HK.105/DJPD/96 tanggal 16 April 1996 LLAJ LLAJ LLAJ

KD Nomor 272/HK.105/DJPD/96 3 TAHUN 1994 1 2 KD Nomor: AJ.4011/3/20/DRJD/94 KD Nomor: HK.208/1/11/DRPD/94 tanggal 21 Juli 1994 KD Nomor 271/HK.105/DJPD/96 tanggal 16 April 1996 KD Nomor 272/HK.105/DJPD/96 tanggal 16 April 1996 KD Nomor 273/HK.105/DJPD/96 tanggal 16 April 1996

Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir Peralatan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan

20

12

A

Petunjuk Teknis Pengoperasian Angkutan Orang Dengan Kendaraan Sewa. Pedoman Teknis Perekayasaan Tempat Perhentian Kendaraan Penumpang Umum. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Fasilitas Parkir Pedoman Teknis Pengaturan Lalu Lintas di Persimpangan Berdiri Sendiri Dengan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas. Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap dan Teratur.

T

LLAJ LLAJ

Dicabut

1 2 3

BD

TAHUN 1996

LLAJ LLAJ LLAJ

4

KD Nomor 274/HK.105/DJPD/96 tanggal 16 April 1996

H U

LLAJ
umum - 43

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 1997 KD Nomor SK.43/AJ.007/DRJD/97 1 1 Feb 97 KD Nomor 2 SK.116/AJ.404/DRJD/97 11 Apr 97 KD Nomor: 3 SK.141/AJ.004/DRJD/97 tanggal 19 Mei 1997 4 KD Nomor SK. 282/AJ.404/DRJD/97 tanggal 7 Oktober 1997

TENTANG Perekayasaan Fasilitas Pejalan Kaki di Wilayah Kota. Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Perlengkapan Jalan. Petunjuk Teknis Survei Kebutuhan Perlengkapan Jalan.

BIDANG LLAJ LLAJ LLAJ

KETERANGAN

12

Persyaratan Teknis Pemakaian Peralatan Tacholink dan Alat Pembatas Kecepatan Pada Kendaraan Bermotor.

LLAJ

1 2

KD Nomor SK.65/AJ.005/DRJD/98 tanggal 19 Maret 1998 KD Nomor SK.66/KU.506/DRJD/98 19 Mar 98 KD Nomor SK.205/AJ.109/DRJD/98 tanggal 18 Desember 1998

3

Petunjuk Teknis Pengoperasian Pelayanan Jasa Angkutan Orang di Jalan Dari Bandar Udara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta . Biaya Kompensasi Kilometer Kosong dan Waktu Tunggu Taksi Bandar Udara Internasional Jakarta Soekarno-Hatta. Penetapan Pengoperasian Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) di seluruh Indonesia, jo. KD No. SK.72/AJ.109/ DRJD/2000 tanggal 15 Februari 2000 tentang Penambahan Lokasi Pengoperasian Kembali Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor

BD

TAHUN 1998

A

T

5

KD Nomor SK.285/AJ.4011/DRJD/97 tanggal 20 Oktober 1997

Peralatan Uji Pemeriksaan dan Pengawasan Kendaraan Bermotor di Jalan {Keputusan Dirjen ini mencabut dan menggantikan KD Nomor AJ.4011/3/20/DRPD/94 tanggal 29 Juni 1994 tentang Peralatan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan, dan KD Nomor AJ.4011/3/19/DRPD/94 tanggal 29 Juni 1994 tentang Peralatan Pengujian Kendaraan Bermotor Keliling (PKB Mobile)}.

20

LLAJ

LLAJ LLAJ

H U

LLAJ

umum - 44

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 1999

TENTANG Pedoman Teknis Buku Uji dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor, jo. KD Nomor K.75/AJ.4011/DRJD/99 tanggal 17 Mei 1999, jo. KD Nomor SK.892/AJ.4011/DRJD/2001 tanggal 23 Oktober 2001 (Keputusan Dirjen ini mencabut dan menggantikan KD Nomor SK.215/AJ.4011/DRJD/96 tanggal 10 April 1996 tentang Pedoman Teknis Buku dan Tanda Uji Berkala serta Tanda Samping Kendaraan). Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor di Jalan Dengan Alat Penimbangan Yang Dapat Dipindahpindahkan (Portable). Kriteria Kualifikasi Teknis Tenaga Penguji Berkala Kendaraan Bermotor, jo.KD SK.177/AJ.108/DRJD/2001 tanggal 15 Februari 2001. Ketentuan dan Tata Cara Sertifikasi Bengkel Umum Kendaraan Bermotor Persyaratan dan Penilaian Bengkel Umum Kendaraan Bermotor Penambahan Lokasi Pengoperasian Kembali Unit Pelaksanaan Penimbangan Kendaraan Bermotor Penetapan Simpul Jaringan Transportasi Jalan Untuk Terminal Penumpang Tipe A di seluruh Indonesia Penyempurnaan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor AJ.306/1/5 tanggal 31 Maret 1992 tentang Petunjuk Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas di Jalan

BIDANG

KETERANGAN

1

KD Nomor SK.03/AJ.4011/DRJD/99 tanggal 8 Januari 1999

LLAJ

2

3

A

TAHUN 2000 1 2 3 4 KD Nomor : SK.009/SK/7/2000 KD Nomor : SK.04/SK/DJ.ILMEA/V/2000 KD Nomor : SK.72/AJ.109/DRJD/2000 KD. Nomor : SK.76/AJ.102/DRJD/2000 KD. Nomor : SK.696/AJ.306/DRJD/2000

T

KD. Nomor: SK.301/KP.0019/DRJD/99 tanggal 28 Desember 1999

20

KD. Nomor: SK.165/HK.206/DRJD/99 tanggal 21 September 1999

12

LLAJ

LLAJ

Keselamata n Keselamata n Angkutan Lalu lintas Lalu lintas Angkutan Lalu lintas Keselamata n
umum - 45

5

H U

BD

NO 6

NOMOR KEPUTUSAN KD. Nomor : SK.977/HK.208/DRJD/2000

TAHUN 2001 KD. No : SK. 1 674/AJ.003/DRJD/2001 2 KD. No : SK.653/AJ.202/DRJD/2001 TAHUN 2002 KD. Nomor : 1 SK.47/HK.402/DRJD/2002 dan No.48/HK.402/DRJD/2002 2 3 KD. Nomor : SK. 64/AJ.402/DRJD/2002 KD. Nomor : SK.687/AJ.206/DRJD/2002 KD. Nomor : SK.1184/PR.301/DRJD/2002 KD. Nomor : SK.1185/PR.301/DRJD/2002 KD. Nomor : SK.1186/HK.402/DRJD/2002 SK Dirjen Nomor : SK.576/HK.402/DRJD/2002

TENTANG Penetapan Rambu Kelas Jalan Pada Jalan Nasional di Propinsi Jawa Tengah dan Propinsi DI. Yogyakarta Hasil Evaluasi Penetapan Jumlah Bus Pada Trayek AKAP di Seluruh Indonesia Petunjuk Teknis Penyelengaraan angkuTan Sewa

BIDANG Lalu lintas

KETERANGAN

Angkutan Angkutan

Sanksi tahap I Pelanggaran Angkutan Lebaran

12

Angkutan Lalu lintas – Keselama tan Angkutan

4

5

Petunjuk Pelaksanaan Mekanisme Pengawasan Tarif Angkutan Penumpang Antar Kota Antar Propinsi dengan Mobil Bus Umum. Pemberian Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran yang Dilakukan oleh Pengusaha Angkutan Penumpang Umum Dalam Trayek Tetap dan Teratur Petunjuk Teknis Pengunaan Bantalan Beton Monoblok Dengan Proses Pretension

BD

Tarif Jarak Batas Atas dan Tarif Batas Bawah Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus Umum Kelas Ekonomi Pada Trayek-Trayek antar Kota Propinsi di Seluruh Indonesia

A

T

Pedoman Teknis Penyelenggaran Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap dan teratur

20

Kode Wilayah Uji Berkala Kendaraan Bermotor

Angkutan

Dicabut

Angkutan

Dicabut

6

H U

Angkutan

Dicabut

7

Angkutan

umum - 46

NO 8

NOMOR KEPUTUSAN KD. Nomor : SK.1187/HK.402/DRJD/2002

TAHUN 2003 1 2 3 4 5 6 7 KD. Nomor : SK.75/AJ.601/DRJD/2003 KD. Nomor : SK.136/AJ.601 DRJD/2003 KD. Nomor : SK.1011/AJ.402/DRJD/2003 KD. Nomor : SK.1131/AJ.003/DRJD/2003 KD. Nomor : SK.1763/AJ.501/DRJD/2003 KD. Nomor : SK.1857/AJ.201/DRJD/2003 KD. Nomor : SK. 1858/HK.402/DRJD/2003

TENTANG Pemberian Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran yang Dilakukan oleh Pengusaha Angkutan Penumpang Umum Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Kelas Ekonomi pada Periode Angkutan Lebaran Tahun 2002 (1423 H) Penyelenggaraan Pool dan Agen Perusahaan Otobus (PO)

BIDANG Angkutan – Keselamata n

KETERANGAN Dicabut

Angkutan Lalu lintas Angkutan – Keselama tan Angkutan – Keselama tan Keselama tan Angkutan Lalu Lintas Angkutan – Keselama tan Angkutan – Keselama tan

Petunjuk Teknis Standar Fasilitas Pelayanan Bus Umum Angkutan Antar Kota . Petunjuk Teknis Tanggap Darurat Kecelakaan Angkutan Penumpang Umum Rencana Operasi Angkutan Lebaran.

A

T

20

Pedoman Teknis Buku Uji, Tanda Uji Berkala dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor.

12

Simpul Penetepan Simpul Jeringan Transportasi Jalan terminal Tipe A di Seluruh Indonesia.

Dicabut

1

SE. Dirjen . Nomor: SE.01/AJ.307/DRJD/2004

H U

TAHUN 2004

Pengawasan dan Pengendalian Muatan Lebih

BD

Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Angkutan Umum Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) Kelas Ekonomi pada Periode Angkutan Lebaran Tahun 2003 (1424 H).

umum - 47

NO 2

NOMOR KEPUTUSAN KD. Nomor : SK.81/AJ.108/DRJD/2004

TENTANG Penyelengaraan Uji Coba Metode Baru Pengelolaan Jembatan Timbang Dalam Rangka Penegakan Hukum Tentang Usuran dan Berat Kendaraan di Propinsi Sumatera Barat dan Propinsi NAD Pengangkutan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Jalan

BIDANG Angkutan – Keselama tan Angkutan – Keselama tan Angkutan – Keselama tan Angkutan – Keselama tan Angkutan – Keselama tan Angkutan Angkutan Lalu lintas – Keselama tan Angkutan

KETERANGAN

3

KD. No SK.725/AJ.302/DRJD/2004 KD. Nomor : SK.726/AJ.307/DRJD/2004 KD. Nomor : SK.727/AJ.307/DRJD/2004 KD. Nomor : SK 852/AJ.302/DRJD/2004 KD. Nomor : SK.1201/AJ.205/DRJD/2004 KD. Nomor : SK.1280/AJ.302/DRJD/2004 KD. Nomor : SK.1590/PR.301/DRJD/2004

4 5 6

Pemakaian Bahan Bakar Pada Kendaraan Bermotor.

7

8

H U

9

Tarif Jarak Batas Atas dan Tarif Jarak Batas Bawah Angkutan Penumpang Dengan Mobil dan Bus Umum Kelas Ekonomi Pada Trayek-Trayek Antar Propinsi Di Seluruh Indonesia

BD

Bentuk, Warna dan Ukuran Surat Persetujuan Pengangkutan Alat Berat dan Pengangkutan Bahan Berbahaya dan Beracun

A

Hasil Evaluasi Penetapan Jumlah Bus Pada TrayekTrayek Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) di Seluruh Indonesia.

T

20

Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Barang Umum di Jalan.

12

Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Alat Berat di Jalan.

Dicabut

umum - 48

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2005

TENTANG Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor. AJK.306/1/5/Tahun 2005 tentang Petunjuk Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas Di Jalan Jo. Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat tentang Penyempurnaan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor : AJ.306/1/5 Tahun 2005 tentang Petunjuk Pelaksanaan Angkutan Peti Kemas Di Jalan Uji Coba Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor Di Kota Pontianak.

BIDANG

KETERANGAN

1

PD. Nomor : SK 538/AJ.306/DJPD/2005

Angkutan – Keselama tan

12

2

PD. Nomor : SK.747/HM.101/DJPD/2005 KD. Nomor : SK.984/AJ.401/DRJD/2005 PD No: SK. 1076/KP/DRJD/2005 KD. Nomor : SK.1230/PR.301/DRJD/2005 PD. Nomor : SK 1320/HK/205/DRJD/2005 PD. Nomor: SK. 1378/PR.301/DRJD/2005 PD. Nomor : SK. 1453/HK.402/DRJD/2005

3 4 5

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah dan/atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol CikampekPurwakarta-Padalarang (Cipularang). Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor Tarif Jarak Batas Bawah Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus Umum Kelas ekonomi Pada Trayek-Trayek Antar Kota Antar Propinsi di Seluruh Indonesia Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan Angkutan Barang Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2005/1426 H Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Angkutan Penumpang dengan Mobil Bus Umum Kelas Ekonomi Pada Trayek-Trayek Antar kota Antar Propinsi di Seluruh Indonesia Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tarif dan/Penelantaran Pnp Angkutan Umum AKAP Pada Periode Angkutan Lebaran Tahun 2005/1426 H

20

Angkutan – Keselama tan Lalu lintas Angkutan Angkutan

6

BD

A

T

Angk-Lalins

Dicabut

7

H U

Angkutan

Dicabut

8

Angkutan

umum - 49

NO 9

NOMOR KEPUTUSAN SK Dirjen SK.770/KA.401/DRJD/2005 Peraturan Dirjen SK.2753/AJ.201/DRJD/2006 Peraturan Dirjen SK.2931/HK.402/DRJD/2006 Ttg PD. Nomor : SK.1554 / AJ.492/ DRJD/2006 PD. Nomor : SK. 2257/AJ.003/DRJD/2006

TENTANG Pedoman Teknis Perlintasan Sebidang Antara Jalan Dengan Jalur Kereta Api Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan Angkutan Barang Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2006 (1427 H) Peraturan Dirjen SK.2931/HK.402/DRJD/2006 Ttg Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tarif dan/atau Penelantaran Penumpang Angkutan Umum Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) pada Periode Angkutan Lebaran Tahun 2006 (1427 H) Pelaksanaan Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor tipe Baru dan Kendaraan Bermotor Yang Sedang diproduksi (CURRENT PRODUCTION)

BIDANG Angkutan Lalu lintas Angkutan Jalan Angkutan Lalu lintas – Keselama tan Angkutan

KETERANGAN

TAHUN 2006 1

Dicabut

6

H U

PD. Nomor : HK.205/1/1/DRJD/2006 PD. Nomor : SK.2658/J.401/DRJD/2006 PD. Nomor : SK.2752/AJ.402/DRJD/2006

Pengaturan Lalin Yang Bersifat Perintah Dan/Atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) I E1 Seksi 3 Ruas Jati Warna – Jatiasih Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah dan/atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol jakartaBogor-Ciawi (JAGORAWI) Pedoman Teknis Buku Uji, Tanda Uji Berkala Dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor

BD

5

KD. Nomor : SK.2660/KU.403/DJPD/2006

Koordinator Pelaksaaan Sistem Akuntansi instansi (SAI) Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran- Wilayah (UAPPA-W) dan Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Barang-Wilayah (UAPPBW)Dirjen Perhubungan Darat

A

T

4

Tentang Uji Coba Penerapan Ijin Trayek Angkutan Pemandu Moda Dengan Pendekatan Izin Berdasarkan Kualitas (quality licensing) Pada Trayek Bandung Supermall (BSM) Bandara Soekarno Hatta

20

3

12

2

Dicabut

Organisasi

Lalu lintas – Keselamata n Lalu lintas – Keselama tan Angkutan – Keselama tan

7 8

Direvisi
umum - 50

NO 9

NOMOR KEPUTUSAN PD. Nomor : SK.2928/PR.301/DRJD/2006 PD. Nomor : SK.3220/AJ.405/DRJD/2006 PD. Nomor: SK.3221/AJ.405/DRJD/2006 PD. Nomor: SK.3229/AJ.401/DRJD/2006 PD. Nomor: SK.3236/AJ.403/DRJD/2006 PD. Nomor: SK.3314/AJ.405/DRJD/2006 PD. Nomor: SK.3315/AJ.405/DRJD/2006 PD. Nomor: SK.3316/AJ.405/DRJD/2006

TENTANG Tarif Batas Atas dan Tarf Jarak Batas Bawah Angkutan Penumpang Dengan Mobil Bus Umum Kelas Ekonomi Pada Tayek-Trayek Antar Kota Antar Provinsi di Seluruh Indonesia Kriteria dan Persyaratan Untuk Menjadi Distributor Buku Uji, Tanda Uji Berkala dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor

BIDANG Angkutan

KETERANGAN

10

Angkutan – Organisasi Angkutan – Organisasi Lalu lintas Keselama tan - Lalu Lintas Lalu lintas – Angkutan Lalu lintas – Angkutan Lalu lintas – Angkutan Direvisi

13 14 15

Uji Coba Penerapan Zona Selamat Sekolah di 11 (sebelas) kota di Pulau Jawa Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (smart card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kabupaten Banjarnegara Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (smart card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kabupaten Cilacap Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (smart card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kabupaten Banyumas

16

H U

TAHUN 2007 1 PD. Nomor : SK.603/AJ.401/DRJD/2007

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah dan/atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol Cirebon (Palimanan-Kanci).

BD

A

T

20

12

Tata Cara Penomoran Rute Jalan

12

11

Kriteria dan Persyaratan Untuk Menjadi Pencetak Buku Uji, Tanda Uji Berkala dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor

Lalu lintas – Keselama tan

umum - 51

NO 2 3 4 5 6 7 8

NOMOR KEPUTUSAN PD. Nomor : SK.603/AJ.401/DRJD/2007 PD. Nomor : SK.903/AJ.401/DRJD/2007 PD. Nomor : SK.967/AJ.202/DRJD/2007 PD. Nomor : SK.1210/AJ.403/DRJD/2007 PD. Nomor : SK.3247/AJ.108/DRJD/2007 PD. Nomor: SK.2435/AJ.409/DJPD/2007 PD. Nomor: SK.3271/AJ.401/DRJD/2007

TENTANG Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah Dan/Atau Larangan Pada Ruas Jalan-Jalan Tol Cirebon (Palimanan – Kanci) Penetapan Nomor Rute Jalan Nasional di Pulau Jawa Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Sekolah Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas

BIDANG Lalu Lintas – Keselama tan Lalu Lintas Angkutan – Keselama tan Lalu Lintas – Keselama tan Angkutan – Keselama tan Lalu Lintas – Keselama tan Lalu Lintas Keselama tan Angkutan – Keselama tan

KETERANGAN

10

PD. Nomor: SK.2891/AJ.405/DRJD/2007

H U

9

PD. Nomor: SK.2889/AJ.402/DRJD/2007

Perubahan Atas Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor : SK.2752/AJ.402/DRJD/2006 Tentang Pedoman Teknis Buku Uji, Tanda Uji Berkala dan Tanda Samping Kendaraan Bermotor Perubahan Atas Peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat No.SK.3315/AJ.405/DRJD/2006 tentang Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart Card)dan identifikasi Frekuensi Radio (RFID) di Kabupaten Cilacap

BD

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah Dan/Atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol Belawan – Medan – Tanjung Morawa (BELMERA)

A

Pedoman Uji Coba Modernisasi Pengoperasian Jembatan Timbang di Losarang-Propinsi Jawa Barat Dan Pelawan-Propinsi Jambi Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah dan/atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol Semarang (Seksi A, Seksi B, dan Seksi C)

T

20

12

Angkutan

umum - 52

NO

NOMOR KEPUTUSAN PD. Nomor: SK.2892/AJ.405/DRJD/2007

TENTANG Perubahan Atas Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat No.SK.3315/AJ.405/DRJD/2006 tentang Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart Card)dan identifikasi Frekuensi Radio (RFID) di Kabupaten Banyumas Pembentukan Tim Evaluasi Penggunaan Kartu Elektonik (Smart Card) dan RFID di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap

BIDANG

KETERANGAN

11

Lalu Lintas – Angkutan

12 13

PD. Nomor: SK.2890/HK.601/DRJD/2007 PD. No: SK.2496/AJ.406/DRJD/2007 PD. Nomor: SK.3301/AJ.401/DRJD/2007 PD. Nomor : SK.3642/AJ.404/DRJD/2007 PD. Nomor : SE.07/AJ.501/DRJD/07 PD. Nomor: SK.4282/AJ.402/DRJD/2007 PD. Nomor : SK.4283/AJ.402/DRJD/2007 PD. Nomor: SK.4284/AJ.402/DRJD/2007 PD. Nomor : SK.4285/AJ.402/DRJD/2007

Angkutan Lalu Lintas – Angkutan Lalu Lintas – Angkutan Lalu Lintas – Keselama tan Lalu Lintas – Keselmatan Angkutan Angkutan Angkutan Angkutan
umum - 53

14

15 16 17 18 19 20

Penelitian Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kabupaten Badung. Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kabupaten Bandung. Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kota Batam. Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Kota Depok.

H U

BD

A

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah Dan/Atau LaranganPada Ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta Ruas E1 Seksi 4 (Jatiasih – Cikunir) Dan Ruas E2 (Simpang Susun Kalimalang).

T

20

Uji Coba Daerah Rawan Bencana Tsunami Di Provinsi Aceh Nanggroe Aceh Darussalam dan Kepulauan Nias Provinsi Sumatera Utara

12

PetunJuk Pelaksanaan Penilaian Lomba Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Kota

NO 21

NOMOR KEPUTUSAN PD. Nomor: SK.4286/AJ.402/DRJD/2007

TENTANG Uji Coba Penggunaan Kartu Elektronik (Smart Card) dan Identifikasi Frekuensi Radio di Tangerang. Pedoman Teknis Pemberian Subsidi Angkutan Penumpang Umum di Jalan Pengaturan Lalu Lintas dan Pengaturan Angkutan Jalan Tata cara penomoran rute Tarif jarak batas atas dan batas bawah angkutan penumpang dengan mobil bus umum kelas ekonomi pada trayek-trayek antar kota antar propinsi di seluruh indonesia. Sanksi administrasi terhadap pelanggaran tarif dan/atau penelantaran penumpang angkutan umum antar kota antar propinsi (akap) pada periode angkutan lebaran tahun 2008 (1429 h).

BIDANG Angkutan

KETERANGAN

TAHUN 2008 PD. Nomor: 1 SK.2412/AJ.206/DRJD/2008 PD. Nomor: 2 SK.2332/AJ.201/DRJD/2008 3 4 5 PD. No:SK.207/aj.401/DRJD/2008 PD. Nomor : SK.78/aj.006/drjd/2008 PD.Nomor: SK.1435/pr.301/drjd/2008

Angkutan Angkutan Angkutan Angkutan Angkutan

6

T

PD. Nomor: SK.2523/aj.402/drjd/2008.

20

12

pemakaian bahan bakar gas

Angkutan

Dicabut

PD. Nomor: K.916/aj.409/drjd/2008 PD. Nomor: SK.1828/aj.403/drjd/2008 PD. Nomor: SK. 2790/aj 401/drjd/2008 K D. Nomor : SK.3234/KP.801/DRJD/2008

9 10

H U

8

Perubahan atas Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat nomor: 3236/aj.403/drjd/2008. Tentang uji coba penerapan zona selamat sekolah (zoss) di 11 (sebelas) kota di pulau jawa. stiker angkutan umum di bandara soekarno – hatta. Pembentukan Tim Pengelolaan Informasi Krisis/ Kecelakan/Direktorat Perhubungan Darat.

BD

7

Peraturan lalu lintas yan bersifat perintahdan/atau larangan pada ruas jalan tol surabaya-gempol

A

Lalu Lintas

Angkutan Angkutan Lalu Lintas – Keselama tan
umum - 54

NO 11 12

NOMOR KEPUTUSAN PD. Nomor : SK. 2217/AJ.409/DRJD/2008 PD. Nomor : SK. 1287/HK.207/DRJD/2008

TENTANG Penetapan Nomor Rute Jalan Nasional Di Pulau Jawa Pengaturan Lalu lintas Perintah Dan/Atau Larangan Pada Ruas Jalan Tol Waru-Bandara Juanda Pembentukan Tim Sekretaris Pendukung Pokja Asistensi Pembahasan Rancangan UU tentang LLAJ antara Pemerintah dan DPR.

BIDANG Angkutan Lalu Lintas

KETERANGAN

TAHUN 2009

3 4

PD. Nomor: SK. 2759/AJ.201/DRJD/ 2009 PD. Nomor : SK 4071/AJ.401/DRJD/ 2009 Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: SK 2109/AJ/DRJD/2009

Pengaturan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2009 (1430H) Uji Penerapan Lajur Sepeda Motor Di Kota Sragen. Petuntuk Pelaksanaan Percontohan Converter Kit Pada Kendaraan Umum Angkutan Di Kota Bogor Dan Kota Palembang. Pembentukan Kelompok Kerja Penerbitan Newsletter/info Hubdat Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

20

2

PD. Nomor SK. 2794/AJ.401/DRPD/ 2009

Penetapan Nomor Rute Jalan Nasional di Pulau Sumatera.

12

1

PD. Nomor : SK 153/KP.801/DRPD/ 2009

Lalu Lintas

Angkutan Dicabut

Lalu Lintas Angkutan Angkutan

H U

TAHUN 2010 Keputusan Dirjen Perhubungan Darat Nomor : SK .516/KP. 1 801/DRJD/2010153/KP.801/DRPD/ 2009

BD

5

A

T

Perhubu ngan Darat

Dicabut

2

Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor : SK. 1105/AJ 401/DRJD/2010

Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah dan Peringatan Pada Jalan Tol Kanci-Pejagan.

Lalu Lintas
umum - 55

NO 3 4 5

NOMOR KEPUTUSAN Keputusan Dirjen Perhubungan Darat Nomor: SK. 3747/KP.801/DRJD/2010 Intruksi Dirjen Perhubungan Darat Nomor: SK. 4320/KU.006/DRJD/2010 Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor: SK. AJ.402/42/12/DRJD/2010 Peraturan Dirjen Nomor : SK. 2752/HK.003/DRJD/2010 Peraturan Dirjen Nomor : SK. 4159/HK.005/DRJD/2010 Keputusan Dirjen tentang perubahan atas keputusan Direktur Jenderal Perhubungan darat Nomor : SK. 1401/A.402/DJPD/2010 Keputusan Dirjen tentang perubahan atas keputusan Direktur Jenderal Perhubungan darat Nomor : SK. 1401/A.402/DJPD/2010 Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan darat Nomor : SK. 1401/AJ. 402/DJPD/2010 Keputusan Dirjen No. SK. 1729/AJ.402/DJPD/2010 Keputusan Dirjen No. SK. 2511/AJ/405/DJPD/2010 Keputusan Dirjen No. SK 1423/AJ.402/DJPD/2010

TENTANG Tim Monitoring Angkutan Natal 2010 dan Tahun Baru 2011 Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Perlakuan (Treatment) Akuntansi Terhadap Hasil Pekerjaan Belanja Modal di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Bantuan Teknis Pengadaan Peralatan Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Tentang Pengaturan lalu lintas yang bersifat perintah, larangan serta pemberian peringatan atau petunjuk pada jalan TOL JORR WI Ruas Kebun Jeruk-Penjaringan. Tentang Pengaturan lalu lintas yang bersifat perintah, larangan, petunjuk dan peringatan pada jalan tol Jakarta-Merak.

BIDANG Lalu Lintas Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Lalu Lintas

KETERANGAN Dicabut

6

7

20

12

Lalu Lintas Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat
umum - 56

8

tentang Penetapan percetakan buku uji dan tanah uji berkala kendaraan bermotor. Tentang Penetapan percetakan buku uji dan tanah uji berkala kendaraan bermotor. Tentang Penetapan percetakan buku uji dan tanda uji berkala kendaraan bermotor. Tentang penetapan percetakan buku uji dan tanda uji berkala kendaraan bermotor. Tentang penetapan percetakan stiker tanda samping kendaraan bermotor. Tentang Rekomendasi distributor buku uji dan tanda uni kendaraan bermotor.

10 11 12 13

H U

BD

9

A

T

NO 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

NOMOR KEPUTUSAN Keputusan Dirjen No. SK 1336/AJ.402/DJPD/2010 Keputusan Dirjen No. SK 1337/AJ. 402/DJPD/2010 Keputusan Dirjen No. SK. 1304/AJ. 402/DJPD/2010 Keputusan Dirjen No. SK. 1303/AJ. 402/DJPD/2010 Keputusan Dirjen No. SK. 1107/AJ. 402/DJPD/2010 Peraturan Dirjen No. SK. 4395/HK. 301/DRJD/2010 Peraturan Dirjen No. SK. 1905/KP. 801/DRJD/2010 Peraturan Dirjen No. SK. 1936/AJ. 201/DRJD/2010 Peraturan Dirjen No. SK. 2336/UM. 303/DRJD/2010 Keputusan Dirjen No. SK. 82/KP. 304/DRJD/2010 Keputusan Dirjen No. SK. 1481/KP. 801/DRJD/2010 Peraturan Dirjen No. SK. 276/AJ401/DRJD/2010 Peraturan Dirjen No. SK. 825/AJ705/DRJD/2010

TENTANG Tentang Rekomendasi distributor stiker tanda samping kendaraan bermotor. Tentang Rekomendasi distributor buku uji dan tanda uji kendaraan bermotor. Tentang Rekomendasi distributor buku uji dan tanda uji kendaraan bermotor. Tentang Rekomendasi distributor buku uji dan tanda uji kendaraan bermotor. Tentang Rekomendasi distributor buku uji dan tanda uji kendaraan bermotor. Mekanisme Penanganan Pengaduan Di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Penghargaan Wahana Tata Nugraha. Pengaturan Lalu Lintas Dan Pengaturan Kendaraan Angkutan Barang Pada Masa Angkutan Lebaran Tahun 2010 (1431 H).

BIDANG Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Transportasi Perkotaan Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Keselama tan Transportasi

KETERANGAN

20

12

Dicabut

26

H U

Penempatan Dan Pemindahan Pegawai Negeri Sipil Antar Unit Kerja Di Lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Tim Indonesian Automotive Standard Internationalization Group (IASIG). Pengaturan Lalu Lintas Yang Bersifat Perintah, Larangan, Petunjuk Dan Peringatan Pada Jalan TOL Bogor Ring Road Seksi I Ruas Sentul Selatan – Kedung Halang . Pedoman Teknis Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan.

BD

A

Bantuan Teknis Converter Kit Pada Kendaraan Bermotor Umum Untuk Angkutan Orang.

T

umum - 57

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG Pos Koordinasi (POSKO) Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010 (1431 H) Kementerian Perhubungan. Pengaturan lalu Lintas yang Bersifat Perintah, Larangan, Petunjuk dan Peringatan Pada Flyover Lippo Karawaci Pada Jalan Tol Jakarta - Tangerang. Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor.

BIDANG Perhubu ngan Darat

KETERANGAN Dicabut

12

Keputusan Dirjen Selaku Koordinator Pelaksana Tingkat 27 Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010 (1431 H) Nomor. SK. 825/AJ-705/DRJD/2010 TAHUN 2011 Peraturan Dirjen Perhubungan 1 Darat Nomor : SK. 926/AJ.409/DRJD/2011 Surat Edaran Dirjen Perhubungan 2 Darat Nomor : SE.02/KP.108/DRJD/2011 3 Keputusan Dirjen No. SK. 1298/AJ/101/DRJD/2011 Keputusan Dirjen No. SK. 1350/UM.004/DRJD/2011 Keputusan Dirjen No. SK.2105/KP.801/DRJD/2011 Keputusan Dirjen No. SK.2026/KP.801/DRJD/2011 Keputusan Dirjen No. SK.4322/HK.402/DJPD/2011 Keputusan Dirjen No. SK.4177/AJ.202/DRJD/2011 Keputusan Dirjen No. SK.2933/AJ.402/DRJD/2011

Lalu Lintas Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat Perhubu ngan Darat LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ LLAJ

5 6 7 8

9

H U

BD

A

T

4

Penetapan Lokasi Alat Penimbangan Kendaraan Bermotor Terantang Manuk Di Kabupaten Pelelawan Provinsi Riau. Penggunaan Logo ISOQAR Pada Surat Untuk Pemberian Izin Penyelenggaraan Angkutan Pariwisata di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Forum Internasionalisasi Standar Kendaraan Bermotor Indonesia Tim Pertemuan Penguji Kendaraan Bermotor Seluruh Indonesia Tahun 2011 Pemberian Sanksi Administratif Pembekuan Sementara Sebagian Izin Trayek PO. Mira Di Kabupaten Mojokerto Penetapan Kebutuhan Jumlah Kendaraan Angkutan Penumpang Umum Pelayanan Angkutan Untuk Keperluan Pariwisata Di Seluruh Indonesia Sanksi Administrasi Terhadap Pelanggaran Tarif Dan / Atau Penelantaran Penumpang Angkutan Umum Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Pada Periode Angkutan Lebaran.

20

umum - 58

NO 10 11

NOMOR KEPUTUSAN Keputusan Dirjen No. SK.2930/AJ.005/DRJD/2011 Keputusan Dirjen No. SK.2516/AJ.204/DRJD/2011

TENTANG Pemberian Penghargaan Kepada Perusahaan Angkutan Umum Orang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Dan Angkutan Pariwisata Yang Memberikan Pelayanan Terbaik. Penetapan Jumlah Kebutuhan Kendaraan Bermotor Angkutan Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP).

BIDANG LLAJ

KETERANGAN

LLAJ

TAHUN 1993 1 2 SK Dirjen HK.206/1/20/DRPD/93 SK Dirjen HK.206/1/20/DRPD/93

1

KD Nomor SK.73/AP.005/DRJD/2003

Persyaratan Pelayanan Minimal Angkutan Penyeberangan.

BD

TAHUN 2003

A

3

SK Dirjen HK.206/1/18/DRPD/93

Pedoman Teknis Pengawasan Kondisi Hidrografis Alur Pelayaran Perairan Daratan dan Penyeberangan

T

Pedoman Teknis Pemeliharaan dan Pengerukan Alur Pelayaran Perairan Daratan dan Penyeberangan

20

Pedoman Teknis Perambuan di Perairan Daratan dan Penyeberangan

12

PD ASDP NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG LLASDP LLASDP

KETERANGAN

LLASDP

LLASDP

TAHUN 2006 1 PD. Nomor: SK.2681/AP.005/DRJD/2006

H U

Tentang Pengoperasian Pelabuhan Penyeberangan.

LLASDP

TAHUN 2010 1 PD. Nomor: SK.242/HK.0104/DRJD/2010

Pedoman Teknis Menajemen Lalu Lintas Penyeberangan

LLASDP
umum - 59

NO

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG Daftar Penumpang Dan Kendaraan Angkutan Penyeberangan

BIDANG

KETERANGAN

TAHUN 2011 Keputusan Dirjen Perhubungan 1 Darat Nomor : AP. 005/6/14/DRJD/2011

LLASDP

2

Undang-Undang Nomor 38 Th 2004

TAHUN 2011 1

Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011

H U

UU NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 1992 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1 1992 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2 1992 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 3 1992 ( Railfays Act) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 4 1992 (Rail Traffic dan Transpotation) TAHUN 2004 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1 2004

20

TENTANG Perkeretaapian Pelayaran LLAJ LLAJ

12

UNDANG-UNDANG YANG TERKAIT

BIDANG

KETERANGAN

A

Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan

Pemerintahan Daerah Tentang Jalan

Informasi Geospasial

BD

T

umum - 60

PERATURAN PEMERINTAH YANG TERKAIT
PP NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2005 1 2 PP. Nomor : Nomor 15 Tahun 2005 PP. Nomor : Nomor 56 Tahun 2005 Jalan Tol Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standart Pelayanan Minimal TENTANG BIDANG Dephub Dephub KETERANGAN

TAHUN 2006 1 PP. Nomor : Nomor 2 Tahun 2006

Tata cara Pengadaan Pinjam dan atau/ menerima Hibah serta Penerusan Pinjaman dan/ atau Hibah Luar Negeri Pembagian Urusan Pemerintah Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Propinsi, Dan Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota.

20

TAHUN 2009 1 PP. Nomor : Nomor 6 Tahun 2009

TAHUN 2010 1

PP Republik Indonesia. Nomor : 1 Tahun 2010 PP Republik Indonesia. Nomor : 21 Tahun 2011

H U

Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku Pada Departemen Perhubungan. Dewan Gelar, Tanda Jasa, Dan Tanda Kehormatan. Pembentukan, Susunan, Dan Tata Kerja Perwakilan Ombudsman Republik Indonesian Di Derah

BD

A

1

PP. Nomor : Nomor 38 Tahun 2007

T

TAHUN 2007

TAHUN 2011 1

12

Dephub

Dephub

Dephub

Sekretaris Negara Dephub
umum - 61

PERATURAN PRESIDEN
PERPRES, INPRES NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2004 1 Inpres Nomor 3 Tahun 2004 TAHUN 2006 1 Inpres Nomor 107 Tahun 2006 TAHUN 2010 1 Perpres Nomor 7 Tahun 2010 TENTANG Koordinasi Angkutan Lebaran Terpadu Tunjangan Jabatan Fungsional Penguji kendaraan Bermotor BIDANG JLLAJ JLLAJ Jaringan Angkutan KETERANGAN

TAHUN 2011 1 Perpres Nomor 83 Tahun 2011

H U

BD

A

Penugasan Kepada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Untuk Menyelenggarakan Prasarana dan Sarana Kereta Api Bandar Udara Soekarno-Hatta dan Jalur Lingkar Jakarta-Bogor-Depok-TangerangBekasi

20

Pengesahan Intergovernmental Agreement On The Asian Higway Network (Persetujuan Antar Negara tentang Jaringan Jalan Asia)

T

12

Jaringan Angkutan

umum - 62

KEPUTUSAN PRESIDEN RI YANG TERKAIT
KEPRES, PERPRES, INPRES NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2003 Keputusan Presiden RI Nomor : 1 80 Tahun 2003 TAHUN 2004 1 Keputusan Presiden RI Nomor : 3 Tahun 2004 Intruksi Presiden RI Nomor : 10 Tahun 2005 Peraturan Presiden RI Nomor : 70Tahun 2005 TENTANG Pedoman Pelaksanaan Barang/Jasa Pemerintah BIDANG Kepres RI KETERANGAN

TAHUN 2005 1 Penghematan Energi

20

Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran

2

TAHUN 2006 1 Interuksi Presiden RI Nomor : 1 Tahun 2006 Peraturan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2006

Penyediaan dan Pemenfaatan Bahan Bakar Nabati ( Biofuel ) Perubahan keempat atas kepres Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Barang/Jasa Pemerintah Tunjangan Jabatan Fungsional Penguji Kendaraan Bermotor

BD

Perubahan ke tiga Atas Kepres nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengaaan Barang/Jasa Pemerintah

A

T

2

H U

3

Peraturan Presiden RI Nomor 107 Tahun 2006

12

Kepres RI

Inpres RI

Pepres RI

Inpres RI

Perpres RI

Perpres RI
umum - 63

NO TAHUN 2009 1

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG

BIDANG

KETERANGAN

Keputusan Presiden RI Nomor 36 Tahun 2009

Tim Nasional Persiapan Pembangunan Pelabuhan Jembatan Selat Sunda.

Kepres RI

TAHUN 2010 1 Peraturan Presiden RI Nomor 13 Tahun 2010 Perubahan Atas Peraturan Pesiden Nomor 67 tahun 2005 Tentang Kerja Sama Pemerintah dengan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur. Kepres RI.

KEPUTUSAN MENTERI- MENTERI RI YANG TERKAIT
NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 1991 1 2 KM 20 Tahun 1991 KM 25 tahun 1991

T

20

12
BIDANG Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan KETERANGAN Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan
umum - 64

TENTANG

1 2

KM Nomor 13 Tahun 1996 KM Nomor 58 Tahun 1996

H U

TAHUN 1996

Penyempurnaan Keputusan Menteri Perhubungan KM 89 Tahun 1993 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Hubungan Kerja Kantor wilayah Departemen Perhubungan Organisasi dan Tata Cara Kerja Departemen Perhubungan Darat Departemen Perhubungan

BD

Singkatan Nama Jabatan dan Unit Kerja di Lingkungan Dephub Penyempurnaan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 64 Tahun 1989 sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 22 Tahun 1991

A

NO 3

NOMOR KEPUTUSAN

TENTANG Rencana Usaha Atau Kegiatan Pada Subsektor Perhubungan Darat Yang Wajib di Lengkapi Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkuan (UPL) Pedoman Teknis Penyusunan Upaya Pengelolaan Lingkuan (UKL) and Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) Sub-Sub Sektor Perhubungan Darat Petunjuk Pelaksanaan Penghapusan Barang Inventaris Milik/Kekayaan Negara dlm Lingkungan Dephub. Organisasi dan Perhubungan Tata Kerja

BIDANG Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan

KETERANGAN

KM Nomor 2 Tahun 1996

4

KM Nomor 3 Tahun 1996

TAHUN 1998 1 KM Nomor 65 Tahun 1998

TAHUN 2005 KM 43 Tahun 2005 (Sudah Diganti 1 Dengan KM 60 tahun 2010) TAHUN 2006 1 KM 64 Tahun 2006 TAHUN 2007 1 2 3 IM 3 Tahun 2007 KM 41 Tahun 2007 KM 56 Tahun 2007

20

Departemen

H U

Peningkatan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Aparatur Departemen Perhubungan Menuju Road Map To Zero Accident Ikatan Dinas Bagi Taruna / Taruni pada Lembaga Pendidikan di Lingkungan Departemen Perhubungan Penunjukan Sebagai Narasumber dalam Penyelesaian Rancangan Undang-undang Dibidang Transportasi

A

T

Sistem Administrasi Perkantoran Departemen Perhubungan

BD

12

Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan Departemen Perhubungan

umum - 65

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2008 KM 20 Tahun 2008 tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Menhub Nomor KM 43 tahun 2005

TENTANG Perubahan Kelima Atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 43 tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Perhubungan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM.1 Tahun 2008 Tata Cara Penyusunan Daftar Rencana Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur. Organisasi Tata Verja Sekretariat Pengurus Unit Korps Pegawai Republik Indonesia Departemen Perhubungan. Perubahan atas Keputusan Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep.28/M.PPN/HK/02/2009 Tentang Penetapan Daftar Rencana Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur. Bengkel Umum Kendaraan Bermotor

BIDANG

KETERANGAN

1

Departemen Perhubungan

4 5

KM Perindag No KM 96 Tahun 1999 KM 53 Tahun 2009

A

T

3

KM Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep.47/M.PPN/HK/10/2009

20

2

Peraturan Menteri Perhubungan KM Nomor 52 Tahun 2009

6

7

Keputusan Menteri Nomor 74 tahun 2009.

H U

Perubahan atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM.57 Tahun 2002 tentang Pakaian Dinas Harian Pegawai Negeri Sipil Bidang Administratif di Lingkungan Departemen Perhubungan Tentang Tata Cara Pemberian Bantuan Hukum di Lingkungan Pepartemen Perhubungan

BD

Sistem Administrasi Perkantoran Dephub

12

TAHUN 2009 KM Negara Perencanaan 1 Pembangunan Nasional Nomor 3 Tahun 2009

KM Menteri Negara PPN / BAPPENAS Departemen Perhubungan

Departemen Perhubungan Deperindak Departemen Perhubungan Departemen Perhubugan Departemen Perhubungan

umum - 66

NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2010 1 KP 450 Tahun 2010 Intruksi Menteri Perhubungan No 6 tahun 2010 KM 60 tahun 2010 (Pengganti KM 43 Tahun 2005) Peraturan Menteri Perhubungan No. KM 59 Tahun 2010 Peraturan Menteri Perhubungan No. KM 79 Tahun 2010 Peraturan Menteri Perhubungan No. KM 78 Tahun 2010

TENTANG Pembentukan Panitia Antar Kementerian Penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah Tentang Penyelenggaraan Sumber Daya Manusia Di Bidang Transportasi. Langkah-langkah Pengelolaan Dan Pelayanan Informasi Publik Di Lingkungan Kementerian Perhubungan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan Sistem Administrasi Perkantoran

BIDANG Kementerian Perhubungan Kementerian Perhubungan Kementerian Perhubungan Kementerian Perhubungan Kementerian Perhubungan Kementerian Perhubungan Kementerian Dalam Negeri

KETERANGAN

2 3 4 5 6 7

Jadwal Retensi Arsip Kementerian Perhubungan Kode Klasifikasi Arsip Kementerian Perhubungan Pedoman Standar Pelayanan Perkotaan Tata Cara Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Yang Dibiayai Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (APBN) Rupiah Murni Di Lingkungan Kementerian Perhubungan Yang Proses Penetapannya Dilakukan Oleh Menteri Dan Prosedur Menjawab Sanggahan Banding

BD

A

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2011 TAHUN 2011

T

20

1

PM 27 Tahun 2011

H U

12

Kementerian Perhubungan

umum - 67

STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) BIDANG PERHUBUNGAN DARAT
NO NOMOR KEPUTUSAN TAHUN 2003 1 SNI 03-6967-Tahun 2003 TENTANG Persyaratan Umum Sistem Jaringan dan Geometrik Jalan Perumahan BIDANG SNI Perhubungan Darat KETERANGAN

TAHUN 2007

TAHUN 2008 1 2 SNI 4404-Tahun 2008 SNI 1049-Tahun 2008

12

1

SNI 1811-Tahun 2007

Helm Pengendara Kendaraan Roda Dua

SNI Perhubungan Darat SNI Perhubungan Darat SNI Perhubungan Darat SNI Perhubungan Darat SNI Perhubungan Darat SNI Perhubungan Darat

Metode Pengeremen Kendaraan Bermotor Roda Dua Sepeda Syarat Keselamatan

3 4

SNI 1410-Tahun 2008 SNI 1896-Tahun 2008

Mur Kendaraan Bermotor Roda Empat Velg Kendaraan Bermotor Kategori M, N, O

5

SNI 2929-Tahun 2008

H U

Busi Untuk Pembakaran Bagian Dalam

BD

A

T

20

umum - 68

DATA KESEPAKATAN BERSAMA DI BIDANG TRANSPORTASI DARAT No
1 1

2

BD

4

5

Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal di Kota Pekanbaru

H U

Ditjen Hubdat dan Pemkot Yogyakarta

A

3

2 Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal di Kota Bogor Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Malang Raya Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal di Kota Bandung Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal di Kota Yogyakarta

Kesepakatan Bersama

Para Pihak
3 Ditjen Hubdat dan Pemkot Bogor Dephub dan Pemkab Malang, Pemkot Malang dan Pemkot Batu Ditjen Hubdat dan Pemkot Bandung

Ditandatangani
4 Bogor, 3 Oktober 2005

Masa Berlaku
5 5 Tahun

Ket
6

20

Jakarta, 24 Maret 2006

12
5 Tahun 5 Tahun 36 Bulan 5 Tahun

-

-

T

Bandung, 7 Juli2005

-

Yogyakarta, 13 Desember 2005

-

Dephub dan Pemkot Pekanbaru

Pekanbaru, 9 Maret 2007

-

umum - 69

1

2 Perencanaan, Pembangunan, Pengoperasian dan Pendanaan Transportasi Perkotaan di Kota Batam, Propinsi Riau Kepulauan sebagai Kota Percontohan Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Surakarta Pengembangan Transportasi Perkotaan di Propinsi DI Yogyakarta Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Makasar Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Pontianak

3

4

5

6

6

Ditjen Hubdat dan Pemkot Batam

Jakarta, 27 Agustus 2004

5 Tahun

-

7

8

H U

BD

9

Dephub dan Pemkot Makasar

A

T

Dephub, Pemprop DIY dan Universitas Gajah Mada

20

Dephub dan Pemkot Surakarta

Surakarta, 11 Desember 2006

12

48 Bulan

-

Yogyakarta, 21 Agustus 2007

5 Tahun

-

Makasar, 14 Agustus 2007

5 Tahun

-

10

Dephub dan Pemkot Pontianak

Jakarta, 12 Februari 2008

5 Tahun

-

umum - 70

1

2 Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Surabaya Pembinaan, Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil dan atau Kepolisian Khusus Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Semarang Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Gorontalo Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Padang Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Manado

3 Dephub dan Pemkot Surabaya Ditjen Hubdat dan Kepolisian Negara RI Dephub dan Pemkot Semarang Dephub dan Pemkot Gorontalo

4 Surabaya, 7 Juli 2006

5

6

11

5 Tahun

-

12

20

12
5 tahun 23 Juni 5 tahun 5 tahun

Jakarta, 26 Juli 2007

-

-

13

Jakarta, 31 Juli 2008

-

T

BD

15

H U

Dephub dan Pemkot Padang

A

14

Jakarta, 23 Juni 2009

-

Jakarta,

2009

-

16

Dephub dan Pemkot Manado

Jakarta, 1 Juli 2009

-

umum - 71

1 17

2 Perencanaan, Pembangunan dan Pengoperasian Angkutan Umum Masal Berbasis Jalan di Kota Palembang Pengembangan Sarana dan Prasarana Transportasi Darat di Kawasan Transmigrasi

3 Dephub dan Pemkot Palembang Kementerian Perhubungan dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi

4 Jakarta, 4 Desember 2009

5 5 tahun

6

-

H U

BD

A

T

20

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011

12

18

Jakarta, 22 September 2010

-

-

umum - 72

DATA PERJANJIAN AGREEMENT, ARRANGEMENT AND DECLARATION MoU YANG TERKAIT DENGAN SUB SEKTOR TRANSPORTASI DARAT SECARA BILATERAL, REGIONAL MAUPUN MULTILATERAL
No 1 1 Agreement / MoU 2 Agreement on the Recognition of Domestic Driving Licenses Issued by ASEAN Countries Agreement on the Recognition of Commercial Vehicle Inspection Certificates for Goods Vehicles and Public Service Vehicle Issued by ASEAN Member Countries ASEAN Framework Agreement on the Facilitation of Goods in Transit (AFAFGIT) Protocol 3 AFAFGIT, Types and Quantity of Road Vehicle Protocol 4 AFAFGIT, Types and Quantity of Road Vehicle Protocol 9 AFAFGIT, Dangerous Goods ASEAN Framework Agreement on Multimodal Transport Para Pihak 3 Negara Anggota ASEAN Ditandatangani 4 Kuala Lumpur, Malaysia 9 Juli 1985 Masa Berlaku 5 Keterangan 6 Ratifikasi

2

3 4 5 6 7

Negara Anggota ASEAN Negara Anggota ASEAN Negara Anggota ASEAN Negara Anggota ASEAN

BD

Negara Anggota ASEAN

A

T

Negara Anggota ASEAN

Singapura, 10 September 1998

20

12

-

Ratifikasi

Hanoi, Vietnam 16 Desember 1998 Hanoi, Vietnam 15 September 1999 Hanoi, Vietnam 15 September 1999 Jakarta, Indonesia 20 September 2002 Vientien, Lao PDR 7 November 2005

-

Ratifikasi Ratifikasi Ratifikasi Ratifikasi Proses Ratifikasi
umum - 73

H U

1 8

2 ASEAN Tourism Agreement ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response Intergovernmental Agreement on Asian Highway Network ( UNESCAP) Memorandum of Understanding Between the Governments of Brunei Darussalam, Malaysia, Indonesia and Philippines on Cross Border Movement of Commercial Buses and Coaches1 MoU Between The Government of The Member of Association of South –East Asian Nations and The Government of China on Transport Cooperation Busan Declaration on Transport Development in Asia and the Pacific Protocol 1 AFAFGIT, Designation of Transit Transport Roads and Facilities

3 Negara Anggota ASEAN Negara Anggota ASEAN Negara Anggota ESCAP

4 Phnompenh, Cambodia 4 November 2002 Vientien, Lao PDR 26 Juli 2005

5 -

6 Ratifikasi

9 10

-

Ratifikasi Proses Ratifikasi

11

12

Negara Anggota ASEAN dan China Negara Anggota ESCAP Negara Anggota ASEAN

BD

A

T

Negara Anggota BIMP-EAGA

20
Singapore, 2 Nov 2007

12

Shanghai, China 4 Juli 2005

-

-

-

Vientien, Lao PDR, 27 November 2004 Busan,Korea, 11 November 2006 Bangkok, Thailand 8 February 2007

-

-

13

H U

-

-

14

-

umum - 74

1 15

16

2 ASEAN Framework Agreement on Interstate Transit Transport Memorandum of Understanding Between The Government of Brunei Darussalam, Malaysia, Indonesia and Philipines on Transit and Inter-stateTransport of Goods Arrangement Between The Minister of Finance of The Government of Indonesia and The Minister of Economy, Indus try and Employment of The Gover nment of France Relating To The Bandung Integrated Trans port Nerwork Planning Study Implementation Arrangement (on Integrated Public Transportation Masterplan for Bandung Metropolitan Area) Moscow Delaration (on Global Road Safety)

3 Negara Anggota ASEAN Negara Anggota BIMP-EAGA

4 2008

5 -

6 -

Manado, Indonesia, 25 Juni 2009

-

-

18

BD

Ditjen Perhubungan Darat dan SNCF Perancis UN

A

T

Jakarta, Nopember 2009 Moscow, Rep. Federasi Rusia 20 November 2009 Bali, December 3, 2010

20

17

Indonesia-Perancis

Jakarta, 15 Juli 2009

12

31 Desember 2011

-

-

-

19

21

Memorandum Of Cooperation Between The Ministry Of Transportation Of The Republic Of Indonesia And The Ministry Of Land, Infrastructure And Tourism Of Japan In The Transport Sector

H U

Indonesia – Jepang

-

-

umum - 75

1

22

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011

2 Arrangement Between The Ministry Of Transportation Of The Republic Of Indonesia And The Department Of Infrastructure And Transport Of Australia On The Indonesia Transport Safety Assistance Package

3

4

5

6

Indonesia - Australia

Jakarta, December 15, 2010

-

-

H U

BD

A

T

20

12
umum - 76

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN UNIT KERJA TAHUN 2006 - 2011
2006 153 105 94 64 55 53 63 30 81 2007 140 99 85 62 56 49 64 18 62 635

12
2008 137 98 78 63 57 43 57 15 29 577

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9

UNIT Setditjen Hubdat Direktorat LLAJ Direktorat LLASDP Direktorat BSTP Direktorat KTD UPT BPLJSKB Bekasi UPT Penyeberangan DPK DAMRI DPK DISHUB dll Jumlah

TAHUN 2009 140 105 78 66 59 44 63 14 6 575 2010 140 129 95 83 57 56 56 11 1 628 2011 139 141 95 89 64 63 69 9 0 669

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

H U

BD

A
698

T

20

umum - 77

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN JENIS KELAMIN TAHUN 2011
LAKI-LAKI 95 107 71 62 42 53 57 5 0 492

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Setditjen Hubdat Direktorat LLAJ Direktorat LLASDP Direktorat BSTP Direktorat KTD UPT BPLJSKB Bekasi UPT Penyeberangan DPK Perum DAMRI DPK DISHUB dll

12
44 34 24 27 22 10 12 4 0 177

No

UNIT

JENIS KELAMIN
PEREMPUAN

JUMLAH 139 141 95 89 64 63 69 9 0 669

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

H U
Jumlah

BD

A

T

20

umum - 78

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN GOLONGAN / RUANG GAJI TAHUN 2011
GOLONGAN / RUANG GAJI
e 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Setditjen Hubdat Direktorat LLAJ Direktorat LLASDP Direktorat BSTP Direktorat KTD UPT BPLJSKB Bekasi UPT Penyeberangan DPK PERUM DAMRI DPK DISHUB dll Jumlah 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 d 1 1 0 1 0 0 0 0 0 3 c 1 0 1 0 1 0 0 0 0 3 b 3 4 2 5 4 0 0 0 0 a 8 1 6 3 5 2 0 1 0 26 d 17 17 18 10 4 3 5 2 0 76 C 9 6 5 7 5 b 39 32 25 20 21 9 11 6 0 163 a 24 46 24

12
d 6 2 0 2 2 4 3 0 0 19 c b 12 18 12 11 6 8 30 0 0 97 2 3 2 4 0 0

No

UNIT

IV

III

II

I
a 0 1 0 1 0 0 7 0 0 9 d 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 c 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 b 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 a 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUM LAH 139 141 95 89 64 63 69 9 0 669

18 13

T
11 1 0 0 44

A

20
26 14 16 8 0 0 158

H U

BD

10

18

52

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

umum - 79

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN TAHUN 2011
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 UNIT Setditjen Hubdat Direktorat LLAJ Direktorat LLASDP Direktorat BSTP Direktorat KTD UPT BPLJSKB Bekasi UPT Penyeberangan DPK Perum DAMRI DPK DISHUB dll Jumlah

TINGKAT PENDIDIKAN
0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 18 25 21 20 20 7 0 1 0 3 0 0 0 0 0 0 0 0 3 51 48 35 30 20 20 10 1 0 3 16 3 9 4 1 1 0 0 37 20 22 15 12 10 9 32 1 0 121

12
0 9 0 0 0 7 0 0 0 16 4 0 0 0 0 0 1 0 0 5

S3

S2 SPES S.I

D.IV

D. III

D.II

D.I

SLTA SLTP SD 38 21 21 15 9 19 23 6 0 152 2 0 0 1 1 0 1 0 0 5 0 0 0 1 0 0 1 0 0 2

JML 139 141 95 89 64 63 69 9 0 669

H U
112

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

BD

A
215

T

20

umum - 80

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN MASA KERJA TAHUN 2011
No
1 2 3 4 5 6 7 8 9

UNIT
Setditjen Hubdat Direktorat LLAJ Direktorat LLASDP Direktorat BSTP Direktorat KTD UPT BPLJSKB Bekasi UPT Penyeberangan DPK DAMRI DPK DISHUB dll Jumlah

MASA KERJA 0-5 6-10 11-15 16-20 21-25 26-30 31-35 >35 Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
50 74 38 38 29 32 41 0 0 302 28 24 6 10 8 6 1 0 0 83 9 14 12 11 5 10 6 0 0 5 2 5 4 2 1 2 0 0 21 18 8 10 11 7 5 4 3 0 66 15 8 9 13 9 13 5 2 7 10 0 0 59 1 2 2 0 0 0 0 0 0 5

JUMLAH
139 141 95 89 64 63 69 9 0 669

20

T

A
67

BD

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

H U

12
10 11 2 5 6 0 66

umum - 81

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN USIA TAHUN 2011
No
1 2 3 4 5 6 7 8 9

UNIT
Setditjen Hubdat Direktorat LLAJ Direktorat LLASDP Direktorat BSTP Direktorat KTD UPT BPLJSKB Bekasi UPT Penyeberangan DPK DAMRI DPK DISHUB dll Jumlah

USIA ( TAHUN) < 20 21-25 26-30 31-35 36-40 41-45 46-50 51-55 56-60 61 > JML
0 0 0 0 0 0 0 0 0 15 2 6 1 11 14 0 0 48 25 24 16 14 18 0 0 25 14 16 18 13 5 0 0 118 13 6 8 4 7 6 0 0 57 0 2 32 27 13 13 13 12 7 7 3 6 0 0 61 17 9 10 11 6 3 6 2 0 64 30 12 19 16 12 6 11 6 0 112 5 6 7 1 0 6 3 1 0 29 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 139 141 95 89 64 63 69 9 0 669

H U

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

BD
51 177

A

T

20

12

umum - 82

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN DIKLAT PENJENJANGAN TAHUN 2011 A
DIKLAT PENJENJANGAN
PIM II PIM I

No

UNIT

PIM IV

PIM III

LEMHANAS

JUMLAH

12
0 0 0 1 0 0 0 0 0 1

1 2 3 4 5 6 7 8 9

Setditjen Hubdat Direktorat LLAJ Direktorat LLASDP Direktorat BSTP Direktorat KTD UPT BPLJSKB Bekasi UPT Penyeberangan DPK Perum DAMRI DPK DISHUB dll Jumlah

9 13 17 8 6 6 4 0 0

14 8 7 6 6 2 0 1 0 44

2 2 3 3 4 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

25 26 33 19 16 10 4 1 0 122

BD
63

A

T

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

H U

20
14

umum - 83

KOMPOSISI PEGAWAI BERDASARKAN ESELON TAHUN 2011
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 UNIT Setditjen Hubdat Direktorat LLAJ Direktorat LLASDP Direktorat BSTP Direktorat KTD UPT BPLJSKB Bekasi UPT Penyeberangan DPK DAMRI DPK DISHUB dll Jumlah ESE LON 1.a 1 II.a 1 1 1 1 1 III.a 4 5 5 5 4 1 III.b IV.a 12 11 11 11 9 5 -

IV.b
-

V.a
-

JUMLAH 18 17 17 17 14 6 5
-

BD

-

-

-

-

A

T

20

12
59

1
-

4
-

94

1

5

24

1

4

H U

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

umum - 84

JENJANG KOMPETENSI PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR TAHUN 2008 - 2011
No 1 2 3 4 5 6 Kompetensi Pelaksana Pemula Pelaksana Pelaksana Lanjutan Penyelia Struktural JUMLAH 2008 175 453 1.001 354 91 2074 2009 518 1956 777 192 905 2010 354 471 1003 413 96 2337 2011 526 637 987 424 97 2669

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011

H U

BD

A

T

20
2198

12

umum - 85

DAFTAR PPNS BIDANG LLAJ TAHUN 2008 - 2011
PROVINSI PUSAT (DEPARTEMEN PERHUBUNGAN) NANGROE ACEH DARUSSALAM SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU RIAU JAMBI BENGKULU BANGKA BELITUNG SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BANTEN DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA TENGAH DIY JAWA TIMUR KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI BARAT SULAWESI TENGGARA GORONTALO BALI NTB NTT MALUKU MALUKU UTARA PAPUA BARAT PAPUA TOTAL Sumber : DItjen Perhubungan Darat 2011 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 2008 54 28 146 5 54 21 11 14 123 108 68 70 128 165 220 108 417 9 38 10 0 37 19 33 8 4 16 10 17 51 10 1 4 37 2044 2009 57 43 152 6 69 27 15 18 128 124 68 72 117 183 243 109 432 12 42 15 12 43 22 37 13 10 17 11 19 54 11 3 5 40 2229 2010 57 43 152 6 69 27 19 18 128 124 68 72 117 183 243 109 432 12 42 15 12 43 22 37 13 10 17 11 19 54 11 3 5 40 2229 2011 57 52 167 8 79 36 17 19 131 132 70 84 117 196 255 110 435 16 47 19 18 54 33 42 16 11 19 12 20 57 11 4 6 41 2391 umum - 86

H U

BD

A

T

20

12

REKAPITULASI JENJANG KOMPETENSI PENGUJI KENDARAAN BERMOTOR TAHUN 2011
No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 PROPINSI NAD Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep. Bangka Belitung Kepulauan Riau D.K.I. Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah D.I. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan 2 PELAKSANA PEMULA 3 22 21 20 18 17 19 11 7 3 10 52 68 28 1 49 7 13 10 13 9 17 20 20 7 13 10 PELAKSANA 4 13 20 23 20 8 31 2 13 11 10 31 80 61 16 99 17 25 9 11 10 12 12 16 11 6 21 PELAKSANA PENYELIA LANJUTAN 5 6 9 3 12 6 47 21 14 9 14 8 31 10 9 3 19 7 2 0 8 2 145 14 143 50 118 61 18 3 186 93 19 1 38 28 19 10 5 0 16 11 1 4 8 10 5 14 13 11 8 3 32 11 STRUK TURAL 7 3 0 1 14 2 4 1 2 0 1 0 1 7 1 32 1 5 1 5 1 2 6 1 1 0 1 JUMLAH 8 50 110 112 75 49 100 26 48 16 31 242 342 275 39 459 45 109 49 34 47 36 56 56 43 30 75
umum - 87

H U

BD

A

T

20

12

H U

BD

A

T

20

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

12

1 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

2 Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Irian Jaya Barat Irian Jaya Tengah Irian Jaya Timur Balai PLJSKB Bekasi STTD Bekasi Ditjen Hubdat (Dit. LLAJ) JUMLAH

3 8 4 4 6 3 4 2 5 0 0 0 526

4 9 5 2 3 6 2 2 5 6 1 2 637

5 2 0 0 6 0 1 0 0 2 0 1 987

6 1 0 1 3 0 0 0 0 7 2 4 424

7 0 0 0 1 0 2 0 0 0 0 1 97

8 20 9 7 19 9 8 4 10 15 3 8 2669

umum - 88

REKAPITULASI PPNS BIDANG LLAJ TAHUN 1994 – 2012
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Tahun 1994 1995 1997 1998 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 Jumlah 91 48 1 55 60 67 63 67 371 2044 2229 2367 2391 2476

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

H U

2011 2012 (posisi s/d bulan Februari 2012)

BD

A

T

20

12
umum - 89

DAFTAR PPNS BIDANG LLAJ TAHUN 2011
NO
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 PUSAT (DEPARTEMEN PERHUBUNGAN) NANGROE ACEH DARUSSALAM SUMATERA UTARA KEPULAUAN RIAU RIAU JAMBI BENGKULU BANGKA BELITUNG SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN LAMPUNG BANTEN DKI JAKARTA JAWA BARAT JAWA TENGAH DIY JAWA TIMUR KALIMANTAN TIMUR KALIMANTAN TENGAH KALIMANTAN SELATAN KALIMANTAN BARAT SULAWESI SELATAN SULAWESI UTARA SULAWESI TENGAH SULAWESI BARAT SULAWESI TENGGARA GORONTALO BALI NTB NTT MALUKU MALUKU UTARA PAPUA BARAT PAPUA TOTAL Sumber : Ditjen Perhubungan Darat, 2011 Ket : Posisi s/d Jan 2011

PROVINSI

JUMLAH PPNS LLAJ
57 52 167 8 79 36 17 19 131 132 70 84 117 196 255 110 435 16 47 19 18 54 33 42 16 11 19 12 20 57 11 4 6 41 2391

H U

BD

A

T

20

12
umum - 90

REKAPITULASI JABATAN FUNGSIONAL DITJEN HUBDAT TAHUN 2011
NO
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

JABATAN FUNGSIONAL
Arsiparis Penyelia Arsiparis Pelaksana Lanjutan Statistisi Pertama Statistisi Penyelia Analisis Kepegawaian Pertama Analisis Kepegawaian Penyelia Analisis Kepegawaian Pelaksana Lanjutan Perencanaan Pertama Pengendali Dampak Lingkungan Madya Pengendali Dampak Lingkungan Muda Pengendali Dampak Lingkungan Pertama Pengendali Dampak Lingkungan Penyelia Pengendali Dampak Lingk. Pelaksana Lanjutan Pranata Humas Pertama Pranata Humas Pelaksana Penyelia Pranata Humas Pelaksana Lanjutan Pranata Hubungan Pelaksana Pranata Hubungan Pelaksana Lanjutan Pranata Hubungan Pelaksana Pemula Pengujian Kendaraaan Bermotor Penyelia Pengujian Kend. Bermotor Pelaksana Lanjutan Pengujian Kendaraaan Bermotor Pelaksana Dokter Gigi Madya Perawat Gigi Penyelia Perawat Gigi Pelaksana Pranata Laboratorium Kesehatan Penyelia Peneliti dan Perekayasa Penyelia Perawat Pelaksanan Lanjutan JUMLAH

SETDITJEN
2

LLAJ
1 1

LLASDP

BSTP

KTD
1 1 1

BPLJSKB

JUMLAH
2 1 2 1 3 5 1 1 1 3 1 2 1 5 2 0 4 2 1 13 5 4 2 1 1 1 1 1 67

12
1 1

2 5 1 1 2 1 2 1

1

A

2 1 1

T
1 4 2 1

3 2

20
10 6

2 2 9 3 3

H U

BD
2 1 1 1 1 1 27

8

15

Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 Ket : Posisi per Desember 2011

umum - 91

KOMPOSISI PEGAWAI TEKNIS BIDANG PERHUBUNGAN DARAT DI DAERAH
No 1 2 Jumlah Provinsi dan Kota 33 PROPINSI 488 KAB/ KOTA JUMLAH
Sumber : Pusdiklat Perhubungan Darat, 2011

Jml SDM (orang) 8.250 28.980 37.320

SDM Sudah Diklat (orang)

Belum Diklat (orang) 6.190 21.735 27.925

H U

BD

A

T

20

7.245 (22 %) 9.305

12

2.060 (22 %)

umum - 92

REKAPITULASI PENCAPAIAN TAHUN 2009 – 2011 DAN PROGRAM TAHUN 2012
VOLUME NO
A PROGRAM LLAJ I. PEMBANGUNAN PRASARANA & FASILITAS KESELAMATAN LLAJ 1. Pengadaan dan Pemasangan Marka Jalan 2. Pengadaan dan Pemasangan Guardrail 3. Pengadaan dan Pemasangan Traffic Light 4. Pengadaan dan Pemasangan Rambu Lalu Lintas 5. Pengadaan dan Pemasangan Lampu Penerangan Jalan 6. Pengadaan dan Pemasangan Alat PKB 7. Pembangunan Balai PKB 8. Pengadaan dan Pemasangan RPPJ 9. Pengadaan dan Pemasangan Delineator 10. Pengadaan dan Pemasangan Paku Jalan 11. Pengadaan dan Pemasangan Warling Light 12. Pengadaan dan Pemasangan Cermin Tikungan 13. Pengadaan dan Pemasangan ATCS 14. Pengadaan dan Pemasangan LED High Flux 15. Pembangunan Jembatan Timbang Metode Baru II. PENINGKATAN AKSESIBILITAS PELAYANAN ANGKUTAN JALAN 1. Pengadaan Bus 2. Subsidi Operasi Bus Perintis III. REHABILITASI & PEMELIHARAAN PRASARANA & FASILITAS LLAJ 1. Pembangunan Terminal 2. Rehabilitasi Terminal IV. MANAJEN REKAYASA LALU LINTAS *) Termasuk rincian Kegiatan Pembangunan Prasarana & Fasilitas Keselamatan LLAJ no. 1-5 dan 7-12 V. REHABILITASI FASILITAS KESELAMATAN LLAJ

PROGRAM / KEGIATAN

SATUAN

2009

2010

2011

20 12 *

12
M M UNIT BH BH UNIT UNIT BH BH BH UNIT BH PKT PKT PKT

BD

1.855.250 81.234 55 8.279 0 20 0 756 13.564 9.900 41 121 0 2 3 213 137 10 3

20

1.605.499 59.770 67 9.914 700 11 605 20.630 25.100 58 149 2 2 0 128 134 15 0

1.128.750 86.335 60 17.351 1.522 1 762 17.241 33.934 92 98 2 101 9 128 162 18 9

6

A

T

6 154 9 50 157 21 9 133 154

UNIT TRAYEK PKT LOKASI PKT PKT

H U

umum - 93

NO B

PROGRAM / KEGIATAN PROGRAM LLASDP I. PEMBANGUNAN DERMAGA PENYEBERANGAN 1. Lanjutan 2. Baru / Peningkatan 3. Rehabilitasi II. PEMBANGUNAN DERMAGA SUNGAI 1. Lanjutan 2. Baru / Peningkatan 3. Rehabilitasi III. PEMBANGUNAN DERMAGA DANAU 1. Lanjutan 2. Baru / Peningkatan 3. Rehabilitasi IV. PEMBANGUNAN KAPAL PENYEBERANGAN 1. Lanjutan 2. Rehabilitasi 3. Baru V. PENGADAAN SPEED BOAT VI. BUS AIR VII.SUBSIDI ANGKUTAN PENYEBERANGAN VIII.RAMBUSUAR IX. RAMBU LAUT X. RAMBU SUNGAI / DANAU

SATUAN

2008
58 13 12 8 6 5 1 2 3 13 0 6 3 5 82 9 0 0 0

VOLUME 2009 2010
47 9 5 9 0 9 1 0 5 14 0 5 0 4 98 4 2 0 0 39 17 13 2 18 10 0 3 6 9 0 17 2 4 115 28 0 1.062 2

2012*
19 40 15 9 10 10 3 0 5 17 0 8 7 4 67 28 0 550 4

UNIT UNIT UNIT UNIT UNIT UNIT

T A

BD

H U

XI. PENGERUKAN Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 *) Data sementara

20
UNIT UNIT UNIT UNIT UNIT LINTAS BH BH BH M2

12
UNIT UNIT UNIT

umum - 94

ALOKASI DAN REALISASI PROGRAM TAHUN 2006 – 2011
No. 1. Program/Kegiatan Program LLAJ -Realisasi Keuangan (Rp) -% Keuangan -% Fisik 2. Program LLASDP -Alokasi Anggaran (Rp) -Realisasi Keuangan (Rp) -% Keuangan -% Fisik 3. Total -Alokasi Anggaran (Rp) -Realisasi Keuangan (Rp) -% Keuangan -% Fisik Sumber : Ditjen Perhubungan Darat 2011 341.383.564.000 331.151.221.275 97.00 100 239.355.544.000 234.134.248.291 97.82 100 580.823.273.000 565.654.647.994 97.39 98.89 754.720.688.000 727.173.744.788 97.016.972.984 95.09 100 161.519.096.794 92.88 98.82 317.083.438.864 Tahun 2006 102.028.020.000 2007 173.897.415.000 2008 337.560.379.000 2009 382.512.588.000 362.594.761.781 94.79 97.13 2010 359.678.660.000 336.897.729.260 93.67 94.55 660.432.205.715 601.765.956.008 91.12 97.33 1.020.110.865.715 938.663.685.268 92.02 95.94 2011 679.679.100.000 652.565.769.432 96.02 96.02 1.275.276.163.000 1.235.930.446.113 96.91 96.91 2.095.941.061.000 2.008.966.505.108 96.465 99.66

93.93 97.63

750.625.324.000

T

727.333.215.162 96.90 97.90

20
95.98 97.76

BD

A

1.088.185.703.000 1.044.416.654.026

96.35 98.85

H U

12

-Alokasi Anggaran (Rp)

688.468.799.000 620.868.680.066 90.18 93.19

1.070.981.387.000 983.463.441.847 91.83 95.16

umum - 95

H U

BD

A

T

LALU LINTAS & ANGKUTAN JALAN

20

12

Data dan Informasi

PROGRAM KERJA DIREKTORAT LLAJ
 Monitoring dan Evaluasi Kegiatan LLAJ.  Restrukturisasi Kelembagaan LLAJ.  Penyuluhan dan Penyebaran Informasi di Bidang LLAJ.  Pelatihan dan Peningkatan SDM di Bidang LLAJ.  Penertiban dan Pengendalian Operasional LLAJ.  Manajemen Operasional Jembatan Timbang.  Penyelenggaraan RTTMC

 Penyelenggaraan Angkutan Lebaran, Natal dan Tahun Baru.  Pembangunan Fasilitas Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.  Pengadaan Perlengkapan Survai Lalu Lintas.  Pembangunan Terminal Tipe A.

H U

 Penyelenggaraan Angkutan Perintis LLAJ.

BD

 Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ

A

T

 Penyelenggaraan Kegiatan Rutin UPT BPLJSKB Bekasi.

20

 Penyiapan Penyusunan Pedoman dan SK Ditjen Perhubungan Darat di Bidang LLAJ.

12

 Penyusunan Data dan Informasi LLAJ.

Llaj - 1

PERKEMBANGAN ANGKUTAN ANTAR KOTA ANTAR PROVINSI (AKAP) TAHUN 2007 - 2011
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 PROPINSI Nanggroe Aceh D. Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Bangka Belitung Kepulauan Riau DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI. Yogyakarta 2007 PO 14 34 59 15 31 29 14 23 0 0 67 113 138 29 BUS 510 1.106 767 233 443 524 221 536 0 0 3.503 3.663 3.643 509 PO 17 35 60 19 33 30 15 25 0 0 2008 BUS 558 1.112 792 296 457 545 253 545 0 0 PO 18 39 61 20 34 32 17 26 0 0 71 116 138 28 2009 BUS 544 1078 770 337 470 519 271 488 0 0 3.449 3.507 3.390 475 PO 18 41 61 22 35 31 19 26 0 0 68 116 141 28 2010 BUS 621 1.185 841 376 501 559 301 565 0 0 3.670 3.789 3.822 509 PO 18 42 63 23 37 31 21 27 0 0 66 117 141 29 2011 BUS 621 1.236 849 388 511 574 323 558 0 0 3.714 3.818 3.879 510
Llaj - 2

H U

BD
72 115 134 29

A
3.716 3.665 3.621 524

T

20

12

NO 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

PROPINSI Jawa Timur Banten Bali NTB NTT Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat

2007 PO 63 45 10 10 0 3 22 22 5 0 14 25 1 4 0 BUS 1.817 985 152 115 0 16 157 167 74 0 72 187 7 PO 64 46 10 10 0 3 23 22 5 4

2008 BUS 1.843 1.014 152 126 0 21 153 157 74 24 87 PO 63 46 11 10 0 3

2009 BUS 1.632 926 143 116 0 PO 64 47 12 10 0 3 24 22 5 8 22 32 1 9 1

2010 BUS 1.860 1.013 165 119 0 28 158 155 74 50 120 267 8 42 0 PO 65 47 13 10 0 3 24 22 5 8 24 36 1 9 1

2011 BUS 1.874 1.050 182 119 0 30 158 159 74 53 132 290 8 42 5
Llaj - 3

T
22 5 7 19 28 1 7 0

24

A
201 7 27 0

BD
18 26 1 6 0

H U

21 0

20
25 150 138 65 43 97 237 8 33 0

12

NO 30 31 32 33

PROPINSI Maluku Maluku Utara Papua Irian Jaya Barat Jumlah

2007 PO 0 0 0 0 790 BUS 0 0 0 0 19.428 PO 0 0 0 0 822

2008 BUS 0 0 0 0 19.970 PO 0 0 0 0 846

2009 BUS 0 0 0 0 PO 0 0 0 0

2010 BUS 0 0 0 0 20.802 PO 0 0 0 0 883

2011 BUS 0 0 0 0 21.157

20
19.811

Sumber : Direktorat LLJ 2011

H U

BD

A

T

12
866

Llaj - 4

/

GRAFIK PERKEMBANGAN ANGKUTAN ANTAR KOTA ANTAR PROVINSI TAHUN 2007 - 2011

BD
846

A
Sumber : Direktorat LLJ 2011 Llaj - 5

H U

790

822

T
866 883

20

19.428

19.970

19.811

20.802

12

21.157

PERKEMBANGAN ANGKUTAN PARIWISATA TAHUN 2007 - 2011 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 PROPINSI Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Bangka Belitung Kepulauan Riau Dki Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah 2007 PO 0 18 6 6 2 4 2 11 0 0 61 72 BUS 0 135 32 42 17 19 12 81 0 0 3.731 997 1154 PO 1 18 7 7 1 4 2 0 0 13 2008 BUS 20 177 55 52 5 19 20 0 0 PO 1 25 11 15 4 7 6 14 0 8 104 135 158 2009 2010 PO 1 22 13 14 4 8 5 19 0 8 106 159 198 BUS 20 165 89 105 26 52 49 163 0 119 4.339 1.653 1.709 PO 1 25 14 14 4 10 5 16 0 8 108 199 240 20 81 31 43 59 150 0 130 4524 1539 1624 2011 BUS 20 195 93 118 30 69 57 180 0 130 4.796 2.053 2.357
Llaj - 6

H U

125

BD
63 92 136

A
132 4.578 1.205 1.400

T

20
122

12
189

BUS

NO 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

PROPINSI D.I. Yogyakarta Jawa Timur Banten Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara

2007 PO 34 103 19 114 2 0 6 0 0 1 0 0 1 0 BUS 449 683 325 943 14 0 11 0 0 2 0 0 1 0 PO 36 116 29 117 3 0 6 0 0 0 0 0 0 0

2008 BUS 515 840 497 1.105 30 0 17 0 0 0 0 0 0 0 PO 38 146 34 129 4 0 0 1 0 0 0 0 0

2009 BUS 557 962 575 36 0 0 44 0 0 0 0 0 1.210 PO 42 167 40 4 0 13 0 0 1 1 3 0 0 131

2010 BUS 509 1.035 670 1.083 46 0 29 0 0 2 2 68 0 0 PO 45 187 46 137 4 0 13 0 0 1 1 4 0 0

2011 BUS 682 1.874 771 1.300 54 0 28 0 0 4 2 84 0 0
Llaj - 7

T
12

H U

BD

A

20
27

12

NO 28 29 30 31 32 33

PROPINSI Gorontalo Sulawesi Barat Maluku Maluku Utara Papua Irian Jaya Barat Jumlah :

2007 PO 0 0 0 0 0 0 587 BUS 0 0 0 0 0 0 8.648 PO 0 0 0 0 0 0 651

2008 BUS 0 0 0 0 0 0 10.667 PO 0 0 0 0 0 0

2009 BUS 0 0 0 0 0 0 PO 0 0 0 0 0 0 959

2010 BUS 0 0 0 0 0 0 11.933 PO 0 0 0 0 0 0

2011 BUS 0 0 0 0 0 0 14.897

H U

BD

A

Sumber : Direktorat LLJ 2011

T

852

20
11.923

12

1.082

Llaj - 8

GRAFIK PERKEMBANGAN ANGKUTAN PARIWISATA TAHUN 2007 - 2011
14.897 11.933

11.923 1.0667 8.648 86518 7

BD

A
587 651 852 959 1.082
Sumber : Direktorat LLJ 2011

H U

T

20

12

Llaj - 9

PERKEMBANGAN PERSETUJUAN PENGANGKUT ALAT BERAT TAHUN 2007 - 2011 BULAN Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember JUMLAH 2007 PERUS 17 16 23 15 18 18 21 24 18 9 22 17 218 KEND 74 83 69 73 108 108 94 84 92 27 136 81 1.029 21 21 17 17 23 21 21 23 19 16 21 29 2008 PERUS KEND 82 93 69 66 98 108 99 118 69 90 84 4 3 2 5 5 8 2009 PERUS KEND 4 5 2 32 19 10 67 44 58 115 32 88 356 17 15 27 25 22 22 16 21 12 19 19 17 232 2010 PERUS KEND 87 38 114 84 194 98 100 63 36 54 56 81 1.005 2011 PERUS 12 5 17 33 31 23 19 16 13 22 14 39 244 KEND 124 10 78 150 117 117 129 68 76 93 53 165 1.180
Llaj - 10

BD
148 1.124

H U
249

Sumber : Direktorat LLJ 2011

A
15 17 11 21 10 26 91

T

20

12

GRAFIK PERKEMBANGAN PERSETUJUAN PENGANGKUTAN ALAT BERAT TAHUN 2007 - 2011

1.124 1.029

1.005

Sumber : Direktorat LLJ 2011

H U

BD

218

249

A
356 91

T
232 244

20

12

1.180

Llaj - 11

PERKEMBANGAN PERSETUJUAN PENGANGKUTAN B3 TAHUN 2007 - 2011
BULAN Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember JUMLAH 2007 PERUS 33 37 49 52 42 50 56 49 54 50 50 49 571 KEND 199 152 316 299 203 222 430 312 284 218 224 243 3.102 2008 PERUS 72 70 74 70 62 75 77 89 73 80 74 76 KEND 351 381 308 417 330 428 438 457 397 366 457 411 4.741 2009 PERUS 13 9 15 18 24 35 43 53 51 95 64 61 481 KEND 69 32 56 2010 PERUS 48 61 88 83 55 67 113 46 78 77 49 866 KEND 210 379 559 339 404 233 290 730 189 345 378 243 4.299 2011 PERUS 48 44 71 100 124 68 95 66 42 134 87 125 1.004 KEND 197 153 416 480 819 395 498 289 302 844 409 612 5.414
Llaj - 12

T A

BD

H U

892

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

20
102 103 206 163 288 313 511 147 149 1.843

12
101

GRAFIK PERKEMBANGAN PERSETUJUAN PENGANGKUTAN B3 TAHUN 2007 - 2011
5.414

4.299

3.102

1843 892

A BD
481

T
866 1.004

571

Sumber : Direktorat LLJ 2011

H U

20

12

4.741

Llaj - 13

REKAP KEPUTUSAN DIRJEN HUBDAT TENTANG PENGESAHAN DAN SERTIFIKASI TIPE KENDARAAN BERMOTOR, PENGESAHAN RANCANG BANGUN KENDARAAN BERMOTOR DAN PEMASANGAN SISTEM PEMAKAIAN BBG TAHUN 2007 - 2011 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 URAIAN Tipe Sepeda Motor Tipe Roda 3 Tipe Roda 4 atau Lebih Tipe Landasan Kendaraan Bermotor Rancang Bangun Kereta Tempelan Rancang Bangun Kereta Gandengan Rancang Bangun dan Rekayasa Ranmor Tipe Kendaraan CBU Bekas Sistem Pemasangan BBG TOTAL 2007 150 11 389 85 20 5 857 61 5 1.583 2008 131 10 452 65 34 4 741 6 2 1.445 TAHUN 2009 76 3 352 49 33 3 678 1.194 2010 107 11 466 50 20 4 1.079 540 2.277 2011 147 4 460 72 31 1 633 238 3 1.589

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 14

PERKEMBANGAN JUMLAH PROPINSI DAN TRAYEK SUBSIDI PERINTIS TAHUN 2001 - 2011 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 TAHUN 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 PROVINSI DAN TRAYEK PROVINSI 12 12 14 15 18 18 17 20 21 22 24 TRAYEK 74 83 92 92 100 99 104 124 138 143 157 12,16 10,84 0,00 8,70 -1,00 5,05 % JUMLAH SUBSIDI 4.589.791.224

20 T

8.694.980.000

12

% 89,44 72,67 25,98 -3,85 44,91 14,54 16,50 36,17 0,74 9,15

15.013.365.000 18.913.239.000 18.185.000.000 26.352.120.000 30.182.830.000 35.163.000.000 47.882.551.000 48.239.000.000 52.651.254.000

H U

Sumber : Direktorat LLJ 2011

BD
3,62 9,79

19,23 11,29

A

Llaj - 15

PERKEMBANGAN PENGADAAN BUS PERINTIS TAHUN 2004 - 2011 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 TAHUN 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012* PENGADAAN BUS PERINTIS JUMLAH % 5 10 100,00 19 90,00 30 57,89 31 3,33 78 151,61 37 - 52,56 48 29,73 50 4,10

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 16

JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN JALAN PERINTIS TAHUN 2007 - 2011 NO PROVINSI
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

TRAYEK YANG DILAYANI
Trayek Terminal Keudah - Surin Trayek Terminal Keudah - Batoh Trayek Terminal Keudah - Darussalam Trayek Terminal Keudah - Lampeuneurut Trayek Terminal Keudah - Terminal Batoh Terminal Batoh - Ulee Lheu via Lamlagang Trayek Meulaboh - Tapak Tuan - Singkil Trayek Meulaboh - Alue Peunyaring Terminal Alam Barajo - Sungai Bahar (Tanjung Lebar) Bangko - Pamenang - Jelatan - TTKDA Jambi - Petaling Bangko - Tanah Garau Terminal Alam Barajo - Muara tebo - Kuamang Kuning Bangko - Air Jernih T. Alam Barajo S. Bahar - Johor (PT. Asiatic) Pagar Duo - Kampung Terminal Sungai Hitam - Kampung Betungan (Bengkulu) - Muko-muko Betungan (Bengkulu) - Muara Aman Bengkulu - Mana Term.Rajabasa - Bandara Radin Intan II (Beranti) - Gedong Tataan Term.Rajabasa - Tj.Seneng - Jatimulyo - Metro Kibang - Metro Rajabasa - Kemiling - THR Bumi Kedaton - Lempasing - Hanura

JARAK (Km)
14 6 8 9 5 9 436 35 110 92 60 90 190 40 130 12 12 276 163 144 41 39 27
Llaj - 17

1

Nangroe Aceh Darussalam

4

Lampung

H U

3

Bengkulu

BD

A

2

Jambi

T

20

12

NO

PROVINSI
24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47

TRAYEK YANG DILAYANI
Pangkal Pinang - Sadai Pangkal Pinang - Belinyu Pangkal Pinang - Batu Betumpang Tj. Pandan - Tj. RU Tj. RU - Manggar Pangkal Pinang - Tepus Pangkal Pinang - Tanjung Rias Kota Batam - Kab. Bintan - Kota Tj. Pinang Cikeusik - Cibareno Serang - Pasar Sukamaju (Cikaju) - Malimping Labuan - Panimbang - Angsana - Munjul Merak - Serang - Pandeglang - Labuan - Sumur Mataram - Ring Road Mataram - Tlk. Awang Mataram - Lunyuk Mataram - Sumbawa Besar - Rompang Mataram - Matta Sumbawa - Sampar Goal

JARAK (Km)
170 87 125 70 130 127 132 112 107 107 35 26 78 251 254 360 115 98 90 125 72 208 95
Llaj - 18

5

Bangka Belitung

H U

9

Nusa Tenggara Timur a. Ende

BD

8

NTB

Ende - Watuneso Ende - Maurole Ende - Riung Ende - Jopu Ende - Pota Ende - Nggele/Potabaru

A

T

7

Banten

20

6

Kep. Riau

12

NO
b. Kupang

PROVINSI
48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73

TRAYEK YANG DILAYANI
Kupang - Cak Doko - Kampus Kupang - Oesapa - Kampus Kupang - Oemofa Kupang - Lelogama Kupang - Naikleu Seba - Liae Kupang - Kuanfatu Kupang - Kolbano Kupang - Buraen Kupang - Baun Natuna Waingapu - Waikelo Waingapu - Mauramba Waingapu - Tanaraing Waingapu - Lenang Waingapu - Tanarara - Kenanggar Waingapu - Kodi Waingapu - Lulun dilu Kefamenanu - Kampus Unimor Kefamenanu - Motadik Kefamenanu - Winiponu Kefamenanu - Noelmuti - Oefaut Kefamenanu - Moresu Kefamenanu - Inbate Kefamenanu - Oekolo Kefamenanu - Slipi - Bokis Pontianak - Tayan - Ketapang

JARAK (Km)
16 16 75 178 176 25 138 146 80 30 185 72 87 220 119 210 175 15 100 50 36 50 54 103 54 483

d. Kefamenanu

10

Kalimantan Barat

H U

BD

A

T

c. Waingapu

20

12

Llaj - 19

NO
11 12

PROVINSI
Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95

TRAYEK YANG DILAYANI
Kasongan - Buntut Bali Batulicin - Tanah Gerogot Banjarmasin - Banjarbaru (via lingkar selatan)/Cempaka Trisakti Paringin - Halong Samarinda - Bongan Samarinda - Muara Muntai Samarinda - Muara Aloh Manado - Ratatotok - Molobok Manado - Molibagu - Pinolosian Tahuna - Tamako - Pananaru - Laine - Peta - Kendage Tahuna Tuminting - Palaes - Maliambaong - Munte - Likupang - Pinenek - Tangkoko Manado - Tondano - Kema - Bitung Manado - Tungoi - Matalibaru Manado - Lolak - Labuan Uki Poso - Napu Tentena - Gintu Kolonedale - Matano Kendari - Benua Kendari - Lamonae Kendari - Sumber Sari Kendari - Mawasangka Kendari - Tondasi

JARAK (Km)
54 258 40 40 250 200 200 165 295 167 234 79 79 185 90 70 690 101 240 58 215 170
Llaj - 20

13

Kalimantan Timur

15 16

Sulawesi Tengah Sulawesi Tenaggara

H U

BD

A

14

Sulawesi Utara

T

20

12

NO

PROVINSI
96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119

TRAYEK YANG DILAYANI
Kendari - Bungku Gorontalo - Tolinggula Ulu - Papualangi Gorontalo - Marisa - Malango Gorontalo - Biluhu Tengah - Ilomata Gorontalo - Malibagu Terminal 42 - Bongopini - Suwawa - Wongkaditi - Terminal 42 Gorontalo - Parungi - Lakeya - Mohiyolo Mamuju - Mamasa Mamuju - Pasang Kayu Ambon - Waisala Ambon - Masika Ambon - Tehoru Namlea - Km.18 Namlea - Teluk Bara Sidangolo - Kao - Toliwang Tobelo - Trans - Togoliua Sofifi - Weda - Wairoro Jayapura - Nimbrokran Jayapura - Skow/Perbatasan Jayapura - Sentani - Depapre Jayapura - Arso Jayapura - Bonggo Jayapura - Demta Nabire - Karadiri Dalam

JARAK (Km)
400 205 251 52 176 36 105 297 276 183 170 290 94 105 125 60 150 120 115 90 80 200 170 35
Llaj - 21

21

Papua a. Jayapura

b. Nabire

H U

BD

21

Maluku Utara

A

T

19

Maluku

20

18

Sulawesi Barat

12

17

Gorontalo

NO
c. Biak d. Serui

PROVINSI
120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144

TRAYEK YANG DILAYANI
Nabire - Sambusa Nabire - Lagare SP.IV Biak - Wardo Biak - Bosnik Biak - Korem Serui - Ariepi Serui - Wadapi Serui - Kota Terminal Merauke - Kokab Terminal Merauke - Kumbe Terminal Merauke - Sota Kuprik - Pasar Kuprik Kuprik - Jagebob 8 Kuprik - Jagebob 2 Timika - Pigafu Timika - Mauni Timika - Miyoko Sorong - Aimas II Sp.IV Sorong - Ketapop Sorong - Arar Manokwari - Warmare Manokwari - SP.IX Manokwari - SP.II - SP.IV Manokwari - Masni Manokwari - Momiwaren

JARAK (Km)
55 70 48 23 37 41 46 7 26 26 108 110 105 160 55 50 55 33 46 35 82 145 75 104 175

e. Merauke

f. Timika

22

Papua Barat

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 22

DAFTAR KENDARAN ANGKUTAN LINTAS BATAS NEGARA TRAYEK : PONTIANAK – KUCHING TAHUN 2006 - 2011
NO. I. 1. 2. 3. II. 1. 2. 3. 4. 5. 6. NEGARA / PERUSAHAAN INDONESIA JUMLAH ARMADA BUS / TAHUN (kendaraan) 2006 5 8 2 15 3 3 3 3 3 0 15 30 2007 5 8 2 15 3 3 3 3 3 0 2008 6 9 2 17 3 3 3 3 5 3 20 37 2009 6 9 2 2010 7 3 20 3 3 3 3 5 3 20 40 2011 7 10 2 19 3 3 3 3 5 3 20 39 RATARATA % 7,33 4,72 3,33 5,20 0,00 0,00 0,00 0,00 13,33 0,00 6,67 5,79

Perum DAMRI Pontianak PO. Setia Jiwana Sakti PT. Andau Kapuas Total MALAYSIA Sri Tebekang Kirata Saphire Pasific Sri Merah Eva Transport Bintang Jaya Express Total Jumlah Keseluruhan

T A

BD

H U

15 30

Sumber : Direktorat LLAJ 2011 Llaj - 23

20
17 3 3 3 3 5 3 20 37

12

10

DAFTAR KENDARAN ANGKUTAN LINTAS BATAS NEGARA TRAYEK : PONTIANAK – BANDAR SERIBEGAWAN TAHUN 2006 - 2011 NO. I. 1. 2. Total II. 1. 2. Total NEGARA / PERUSAHAAN INDONESIA Perum DAMRI Pontianak PO. Setia Jiwana Sakti BRUNEI DARUSSALAM Syarikat ADBS Syrikat Murni Hajisaban TS JUMLAH ARMADA BUS / TAHUN (kendaraan) 2007 0 0 0 0 0 0 0 2008 0 0 0 0 0 0 0 2009 4 4 8 4 1 5 2010 5 5 10 4 1 5 15 2011 5 5 10 4 1 5 15 RATARATA %

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

Jumlah Keseluruhan

A

T

20
13

12

Llaj - 24

PERKEMBANGAN LALU LINTAS KELUAR - MASUK ARUS MUATAN (PENUMPANG) KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM INDONESIA TAHUN 2011
NAMA PERUSAHAAN PERUM DAMRI ADAU TRANSPORT JUMLAH
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

JAN 4.388 0 8.908

PEB 3.947 4.955 6 8.747

MAR 3.491 4.738 508 8.737

APR 3.931 4.453 389 8.773

MEI 3.249 4.542 320 8.111

JUN

JUL

AGT

SEP

OKT

NOP 2.881 4.167 591 7.639

DES 2.881 4.167 591 7.639

5.113 4.948 4.704 5.276 4.101

H U

BD

A

T

20

518

12
518 756

SETIA JIWANA SAKTI 4.528

3.732 3.834 3.969 3.921 2.976 748 695

9.363 9.300 9.429 9.945 7.772

Llaj - 25

GRAFIK PERKEMBANGAN LALU LINTAS KELUAR - MASUK ARUS MUATAN (PENUMPANG) KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM INDONESIA TAHUN 2011

Sumber : Direktorat LLJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 26

NAMA PERUSAHAAN SETIA JIWANA SAKTI PERUM DAMRI ADAU TRANSPORT JUMLAH
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

243 0 456

231 2 431

20
55 43

JANI PEBI MAR APR MEI JUN JUL AGT SEP OKT NOP DES 213 198 211 212 212 204 210 219 216 214 218 218 241 233 233 225 218 218 242 208 216 216 36 47 48 56 54 58 54 54

H U

BD

A

T

507 488 481 476 476 493 512 480 488 488

12

PERKEMBANGAN LALU LINTAS KELUAR - MASUK ARUS MUATAN ( RIT ) KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM INDONESIA TAHUN 2011

Llaj - 27

GRAFIK PERKEMBANGAN LALU LINTAS KELUAR - MASUK ARUS MUATAN ( RIT ) KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM INDONESIA TAHUN 2011

Sumber : Direktorat LLJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 28

BINTANG JAYA SDN BHD Jumlah
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

2.246

1.941

A

SRI MERAH SDN BHD KIRATA SDN BHD SAPHIRE PACIFIK EVA SDN BHD SRI TEBAKANG SDN BHD

382 1.057 716 3.100 1.542

291 831 935 3.126 1.340

294 557 1.094 2.212 1.401 1.502

436 418 881 2.487 1.396 1.925

20

NAMA PERUSAHAAN

JAN

PEB

MAR

APR

MEI

12
JUN

PERKEMBANGAN LALU LINTAS KELUAR - MASUK ARUS MUATAN ( PENUMPANG ) KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM ASAL MALAYSIA TAHUN 2011
JUL AGT 499 1.137 961 3.172 1.525 2.451 SEP OKT NOP DES 225 568 661 2.123 1.073 1.886 6.536 570 490 315 353 872 820 2.632 2.664 1.669 1.718 2.048 2.311 8.106 8.356 686 871 1.044 3.448 1.622 2.267 315 253 225 830 466 568 810 554 661 3.115 2.758 2.123 1.484 1.242 1.073 2.853 1.594 1.886 9.407 6.867 6.536

9.043 8.646

BD

7.060

T
7.543

9.938 9.745

H U

Llaj - 29

SRI MERAH SDN BHD KIRATA SDN BHD SAPHIRE PACIFIK EVA SDN BHD SRI TEBAKANG SDN BHD BINTANG JAYA SDN BHD Jumlah
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

24 51 48 65

20
20 39 59 59 24 30 78 68 77

NAMA PERUSAHAAN

JAN PEB MAR APR MEI JUN JUL AGT SEP OKT NOP DES 27 24 52 72 32 22 54 72 28 16 45 73 37 52 64 68 29 63 56 69 19 48 47 68 15 35 36 55 14 37 27 53 14 37 27 53

A BD H U

T

174 164 172 165 175 167 178 174 161 180 156 156 102 88 93 102 106 100 104 138 108 100 100

464 429 449 433 457 435 499 495 481 429 387 387

12

PERKEMBANGAN LALU LINTAS KELUAR - MASUK ARUS MUATAN ( RIT ) KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM ASAL MALAYSIA TAHUN 2011

Llaj - 30

GRAFIK PERKEMBANGAN LALU LINTAS KELUAR - MASUK ARUS MUATAN ( PENUMPANG ) KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM ASAL MALAYSIA TAHUN 2011

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 31

GRAFIK PERKEMBANGAN LALU LINTAS KELUAR - MASUK ARUS MUATAN ( RIT ) KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG UMUM ASAL MALAYSIA TAHUN 2011

Sumber : Direktorat LLJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 32

HASIL PANTAUAN TARIF ANGKUTAN DARAT DI INDONESIA ANGKUTAN PERKOTAAN DAN ANGKUTAN PEDESAAN DI KABUPATEN DAN KOTA SELURUH INDONESIA PASCA PENURUNAN HARGA BBM 15 JANUARI 2009 SAMPAI DENGAN TANGGAL 20 MARET 2009
NO. NAMA DAERAH KEBIJAKAN TARIF Umum Umum Umum Umum

12

Sumber : Direktorat LLAJ 2009

H U

I KOTA : 1. CIREBON Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 2. MAKASSAR Penurunan Tarif Angkutan Umum 3. SUKABUMI Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 4. SURABAYA Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 5. DKI JAKARTA Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 6. BANDAR LAMPUNG Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 7. BEKASI Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 8. TANJUNG PINANG Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 9. YOGYAKARTA Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 10. SAMARINDA Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 11. BALIKPAPAN Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan 12. TEBING TINGGI Penurunan Tarif Angkutan Umum Rata-rata Penurunan Tarif Angkutan Perkotaan II. KABUPATEN : 1. MERANGIN Penurunan Tarif Angkutan Penumpang 2. WONOSOBO Penurunan Tarif Angkutan Umum 3. BELITUNG Penurunan Tarif Angkutan Umum 4. BANJARNEGARA Penurunan Tarif Angkutan Umum 5. PEKALONGAN Penurunan Tarif Angkutan Umum 6. PURWOREJO Penurunan Tarif Angkutan Pedesaan 7. SAMOSIR Penurunan Tarif Angkutan Umum 8. KOLAKA Penurunan Tarif Angkutan Pedesaan 9. PURWAKARTA Penurunan Tarif Angkutan Umum 10. BULUKAMBA Penurunan Tarif Angkutan Umum 11. LOMBOK TENGAH Penurunan Tarif Angkutan Umum 12. BELU Penurunan Tarif Angkutan Penumpang 13. SERDANG BEDAGAI Penurunan Tarif Angkutan Pedesaan Rata-rata Penurunan Tarif Angkutan Umum / Pedesaan

TARIF LAMA Maha siswa ( Rp. ) ( Rp. )

TARIF BARU Maha siswa ( Rp. ) ( Rp. )

BESARAN Maha siswa ( Rp. ) ( Rp. ) 100 100 200 200 500 300 500 100 500 500 250 295,45

PROSENTASE Maha siswa ( Rp. ) ( Rp. ) 12,00 7,69 8,00 10,34 20,00 13,04 8,57 16,67 4,00 14,29 14,29 13,04 11,83 6,52 12,50 12,50 10,00 7,14 9,84 8,33 10,00 8,00 10,00 6,67 16,67 16,67 10,37 6,7 5,6 13,3 13,33 33,3 16,7 20,0 7,7 20 25 20,00 16,51 6,9 10,0 33,3 33,3 16,7 16,70

KETERANGAN

2300 1450 2150 1350 150 2000 1750 250 4000 3500 500 2500 2250 250 3500 3250 250 2895 2610 285 12000 11000 1000 2500 1500 2250 1350 250 2500 1500 2300 1000 200 5000 1500 4500 1000 500 1500 1000 1400 1000 100 2400 2000 400 3000 1500 2500 1250 500 3545,77 1408,33 3189,23 1158,33 356,54

A

2500 1500 2200 1400 300 2600 1800 2400 1700 200 2500 1500 2300 1300 200 2900 1500 2600 1300 300 2500 1500 2000 1000 500 2300 1800 2000 1500 300 3500 3200 300 3000 2500 2500 2000 500 2500 1300 2400 1200 100 3500 2500 3000 2000 500 3500 2000 3000 1500 500 2300 1250 2000 1000 300 2800,00 1740,91 2466,67 1445,45 333,33

Nodin Kadishub Peraturan Walikota Surat Kadishubinkom Peraturan Walikota Peraturan Gubernur Peraturan Walikota Surat Sekda Keputusan Walikota Keputusan Gubernur Keputusan Walikota Keputusan Walikota Peraturan Walikota

551.2/62/DISHUB Nomor 03 Tahun 2009 No, 551/31/Dishub/2009 Nomor 98 Tahun 2008 Nomor 4 Tahun 2009 Nomor 07/12/HK/2009 Nomor : 551.2/16/2009 Nomor 60 Tahun 2009 Nomor 14 / Kep / 2009 Nomor : 551.2/046/HK-KS/2009 Nomor : 188.45-06/2009 Nomor 9 Tahun 2009

19 Januari 2009 16 Januari 2009 12 Januari 2009 31 Desember 2008 23 Januari 2009 15 Januari 2009 19 Januari 2009 28 Januari 2009 02 Februari 2009 21 Januari 2009 16 Januari 2009 19 Januari 2009 19 Januari 2009. 19 Januari 2009. 27 Januari 2009. 24 Januari 2009 29 Januari 2009 12 Februari 2009. 09 Februari 2009 16 Januari 2009. 15 Januari 2009. 20 Januari 2009 26 Februari 2009 30 Januari 2009 12 Februari 2009

T
100 150 500 500 250 250,00

BD

20

Surat Edaran Bupati No.551.1/34/PHB/2009 Surat Kadishubinkom 521.2/042 S K Bupati No 188.45/011/Kep/Hubkominfo/2009 Surat Bupati No. 551.1/0213/2009 Peraturan Bupati Nomor 04 Tahun 2009 Peraturan Bupati Nomor 188.4/49 Tahun 2009 Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2009 Peraturan Bupati Nomor 07 Tahun 2009 S K Bupati Nomor 551.2/KEP.51/2009 Peraturan Bupati Nomor : 4 / I / 2009 Keputusan Bupati Nomor 80 Tahun 2009 Keputusan Bupati Nomor : 01 / HK / 2009 Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2009

Llaj - 33

JUMLAH KEBUTUHAN BBM UNTUK ANGKUTAN UMUM SAMPAI DENGAN DESEMBER 2011
NO. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 AKAP Pariwisata AKDP Angkutan Kota Angkutan Pedesaan Antar Jemput Sewa Angkutan Karyawan Angkutan Pemukiman Angkutan Perbatasan TAKSI URAIAN JENIS JUMLAH KEND. BB 16.610 BS 3.895 BB 11.915 BB 18.419 BS 40.579 MPU 80.047 BB 11.067 BS 14.675 MPU 243.578 BS 2.412 MPU 98.239 BS 67 MPU 268 BS 30 MPU 11.356 BB 483 BS 287 MPU 311 BB 30 MPU 1.096 BS 241 MPU 8.343 MPU 67.106 JUMLAH KONSUMSI BBM liter/hari/kend. 150,5 39,5 133,0 125,0 36,0 20,0 125,0 36,0 20,0 36,0 20,0 42,0 30,0 43,0 20,0 33,0 12,0 10,0 43,0 20,0 36,0 20,0 35,0 KEBUTUHAN BBM (Liter/Hari) SOLAR BENSIN 2.499.805 153.853 1.584.695 2.302.375 1.460.844 1.600.940 1.383.375 528.300 4.871.560 86.832 1.964.780 2.814 8.040 1.290 227.120 15.939 3.444 3.110 1.290 21.920 8.676 166.860 2.348.710 12.382.242 19.113.040 KEBUTUHAN BBM (Liter/Bulan) SOLAR BENSIN 62.495.125 3.846.313 39.617.375 57.559.375 36.521.100 40.023.500 34.584.375 13.207.500 121.789.000 2.170.800 49.119.500 70.350 201.000 32.250 5.678.000 398.475 86.100 77.750 32.250 548.000 216.900 4.171.500 58.717.750 258.739.163 288.226.000
Llaj - 34

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

PANJANG JALAN MENURUT KEWENANGAN TAHUN 2006 - 2011

Fungsi Jalan Nasional Propinsi Kabupaten / Kota TOTAL

Satuan

2006

2007

2008

2009

2010

2011

Km Km Km

34.318 46.771 229.208 310.297 17.71

36.318 50.044 245.253 331.615 18.93

36.318 50.044 245.253 331.615 18.93

36.318 50.044 245.253 331.615 18.93

38.569 48.996 358.713 446.278 25.48

38.570 48.020 389.747 476.337 25.49

Tingkat Pertumbuhan (%)
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 35

KONDISI ASET JALAN NASIONAL, PROVINSI DAN KABUPATEN / KOTA

Sumber: Kementrian PU

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 36

PERBANDINGAN LUAS WILAYAH, PENDUDUK, PANJANG JALAN DAN JUMLAH KENDARAAN
70,0%

50,0% 40,0% 30,0% 20,0% 10,0% 0,0%
LUAS PENDUDUK PENDUDUK PANJANG JALAN KENDARAAN

BD

A

T

20
SUMATERA 20,6% 21,2% 33,8% 17,9% JAWA 7,2% BALI & NTT 4,1% 5,3% 9,8% 5,9% KALIMANTAN 32,3% 5,6% 9,1% 6,0% SULAWESI 10,8% 7,3% 14,2% 4,2%

12 H U
MALUKU & PAPUA 25,0% 2,0% 6,3% 1,0% 58,6% 26,8% 65,0%

60,0%

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

Llaj - 37

DATA JUMLAH TERMINAL PENUMPANG DI INDONESIA TAHUN 2005 - 2011 2005 120 174 134 428 2006 108 187 136 431 2007 108 187 136 431 2008 108 187 136

12
2009 115 244 186 545

URAIA N TIPE A TIPE B TIPE C TOTAL

TAHUN

2010 117 246 186 545

2011 117 246 196 559

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T
431

20

Llaj - 38

REKAPITULASI TERMINAL PENUMPANG PER PROPINSI DI SELURUH INDONESIA TAHUN 2011
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Propinsi Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep. Riau Kep. Bangka Belitung Banten DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DIY Jawa Timur Bali NTB NTT Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Utara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Jumlah : Tipe A 5 8 6 3 3 3 2 2 0 0 4 5 14 16 1 22 5 4 1 3 3 1 2 2 2 2 1 1 1 0 0 0 0 117 Tipe B 4 15 5 0 7 4 2 11 2 3 9 6 22 49 2 41 10 15 15 6 1 3 6 1 4 14 9 0 2 0 3 6 2 246 Tipe C 10 4 7 8 4 13 3 6 2 1 8 0 15 54 1 14 8 8 11 12 0 5 11 4 14 7 9 0 9 7 4 5 1 196 Jumlah 19 27 18 11 14 20 7 19 4 4 21 11 51 119 4 77 23 27 27 21 4 9 19 7 20 23 19 1 12 7 7 11 3 559

Sumber : Direktorat LLAJ 2011 Llaj - 39

H U

BD

A

T

20

12

TERMINAL PENUMPANG TIPE A DI SELURUH INDONESIA
No 1

PROPINSI
Nangroe Aceh Darussalam

KAB / KOTA
Kab. Aceh Barat Kota Banda Aceh Kota Banda Aceh Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe

LOKASI TERMINAL
Meulaboh Banda Aceh Setui Batoh Lhokseumawe Penyambungan Tarutung Sibolga Sukadane -

NAMA TERMINAL
Meulaboh Banda Aceh

TIPE
A A A A A A A A A A A A A A A A A

LUAS (M2)
8,820.00 3,000.00

Batoh

12

Setui

4.129,00 4,500.00 3,750.00 5,200.00 6,100.00 5,100.00 5,400.00 6,250.00 2,600.00 3,500.00 5,400.00 3,200.00 6,200.00 8,150.00

Lhokseumawe

2

Sumatera Utara

Kab. Tapanuli Selatan Kab. Tapanuli Utara Kota Sibolga Kota Pematang Siantar Kota Medan Kota Medan Kota Medan Kota Medan

T

A

BD
Solok Pariaman Padang Sawah Lunto

H U
Kab.Padang Pariaman Kota Padang Kota Sawah Lunto

3

Sumatera Barat

Kab. Solok

20
Tarutung Sibolga Sukadane Pinang Baris Amplas Veteran Pariaman Andalas Kilinranjau

Penyambungan

Williem Iskandar Lintas Sumatera

Llaj - 40

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Bukit Tinggi Kota Payakumbuh

LOKASI TERMINAL
Bukit Tinggi Koto Nan Bangkinang Dumai Sungai Penuh Bungo Baru Simpang Rimbo Lubuk Linggau Muara Enim Palembang

NAMA TERMINAL
Aur Kuning Koto Nan Bangkinang

TIPE
A A A A A A A A A A A A A A A A A A

LUAS (M2)
14,000.00 3,704.00 8,000.00 13,000.00 6,500.00 5,000.00 6,250.00 5,400.00 6,600.00 6,000.00 6,250.00 11,500.00 4,100.00 7,100.00 6,150.00 4,300.00 2,300.00 Llaj - 41

4

Riau

Kab. Kampar Kab. Bengkalis Kota Pekanbaru

Mayang Terurai

Kab. Bungo Tebo Kota Jambi 6 Sumatera Selatan Kab. Musi Rawas Kab. Prabumulih Kota Palembang 7 Lampung Kota Bandar Lampung Kab. Lampung Selatan Kota Bengkulu

T

A

BD

Kota Bandar Lampung Kab. Lampung Selatan Bengkulu Air Sebakul Lebak Bulus Kalideres Rawamangun

8

Bengkulu

Kab. Bengkulu Utara

H U
Jakarta Selatan Jakarta Barat Jakarta Timur

9

DKI Jakarta

20
Bungo Baru Muara Enim Karya Jaya Rajabasa Bakauheni Arga Makmur Air Sebakul Lebak Bulus Kalideres

5

Jambi

Kab. Kerinci

Sungai Penuh

Simpang Rimbo Lubuk Linggau

Rawamangun

12

Jl. Sudirman Dumai

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Jakarta Timur Jakarta Timur

LOKASI TERMINAL
Kampung Rambutan Pulo Gadung Labuan Poris Plawad Merak Pakupatan Citeureup Cibinong Guntur Melati Singaparna Banjar

NAMA TERMINAL
Kampung Rambutan Pulo Gadung Labuan

TIPE
A A A A A A A A A A A A A A A A A A

LUAS (M2)
4,500.00 5,450.00 1250.00 49.000,00 28,000.00 25,000.00 2,150.00 2,500.00 25,000.00 2,250.00 4,470.00 7,636.00 2,812.00 3,600.00 3,722.00 3,100.00 1,100.00 42,000.00 Llaj - 42

10

Banten

Kab. Pandeglang Kota Tanggerang Kota Cilegon Kab. Serang

Merak

11

Jawa Barat

Kab. Bogor Kab. Bogor Kab. Garut Kota Tasikmalaya Kab. Ciamis Kab. Kuningan

T

A

BD
Subang

Kuningan Sumedang

Kab. Sumedang Kab. Subang

H U
Kab. Karawang Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung

Cikampek Baranang Siang Ahmad Yani Leuwipanjang

20
Citeureup Cibinong Guntur Melati Singaparna Banjar Kuningan Sumedang Subang Cikampek Baranang Siang Ahmad Yani Leuwipanjang

Pakupatan

12

Poris Plawad

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Cirebon Kota Bekasi

LOKASI TERMINAL
Harjamukti Bekasi Cilacap Banjar Negara Kebumen Purworejo Wonosobo Wonogiri Cepu Kudus

NAMA TERMINAL
Harjamukti Bekasi Gunung Simping Banjar Negara Kebumen

TIPE
A A A A A A A A A A A A A A A A A A

LUAS (M2)
26,120.00 20,000.00 9,855.00 78,000.00 50,000.00 5,200.00 3,500.00 5,200.00 2,500.00 4,230.00 8,634.00 3,340.00 7,000.00 4,285.00 4,850.00 10,600.00 9,362.00 29,000.00 Llaj - 43

12

Jawa Tengah

Kab. Cilacap Kab. Banjarnegara Kab. Kebumen Kab. Purworejo Kab. Wonosobo Kab. Wonogiri Kab. Blora Kab. Kudus Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga

T

Magelang

A

BD
Salatiga Genuk Tegal

Surakarta

Kota Semarang

H U
Kota Pekalongan Kota Tegal Kab. Pemalang Kab. Banyumas

Pekalongan

Pemalang Purwokerto

20
Sapen Wonogiri Cepu Jati Sukarno - Hatta Tirtonadi Salatiga Terboyo Pekalongan Tegal Sirandu Purwokerto

Purworejo

12

No
13 14

PROPINSI
DI Yogyakarta Jawa Timur

KAB/KOTA
Kota Yogyakarta Kab. Ponorogo Kab. Trenggalek Kab. Tulung Agung Kota Blitar Kota Kediri Kab. Kediri Kab. Jember Kab. Banyuwangi Kab. Banyuwangi Kota Probolinggo Kab. Pasuruan Kab. Ngawi

LOKASI TERMINAL
Giwangan Ponorogo Jl. Ki Mangun Sarkoro Tulung Agung Jl. Mayang Kediri Kediri Kec. Rambipuji Ketapang

NAMA TERMINAL
Giwangan Seloaji Trenggalek

TIPE
A A A A A A A A A A A A A A A A A A

LUAS (M2)
50,000.00 15,600.00 9,687.00 12,426.00 4,728.00 7,692.00 5,200.00 30,000.00 4,247.00 1,564.00 15,000.00 800.00 4,500.00 2,220.00 3,750.00 21,032.00 Llaj - 44

Tulung Agung Patria Kediri

T

Probolinggo Pasuruan Ngawi

A

Kab. Banyuwangi

BD
Tuban

Kab. Bojonegoro Kab. Tuban

Bojonegoro

H U
Kab. Bangkalan Kab. Sumenep Kota Malang

Bangkalan Sumenep Jl. Raden Intan

20
Tamanan Tawang Alun Ketapang Sri Tanjung Banyuangga Jl. Raya Kasri Ngawi Rajekwesi Kambang Putih Bangkalan Sumenep Arjosari

12

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Madiun Kota Surabaya Kota Surabaya Kab. Pacitan Kab. Pamekasan

LOKASI TERMINAL
Madiun Surabaya Surabaya Pacitan Kab. Pamekasan Badung Gianyar Karang Asem Buleleng Denpasar Mataram Sila

NAMA TERMINAL
Purbaya Purabaya Tambak Osowilangun

TIPE
A A A A A A A A A A A A A A A A A A

LUAS (M2)
9,576.00 7,500.00 6,800.00 1,400.00 1,152.00 2,775.00 4,187.00 15,000.00 10,000.00 500.00 2,250.00 400.00 1,600.00 6,800.00 240.00 4,000 Llaj - 45

Ceguk

Kab. Gianyar Kab. Karang Asem Kab. Buleleng Kota Denpasar 16 Nusa Tenggara Barat Kab. Lombok Barat Kab. Sumbawa Kab. Bima Kota Mataram 17 Kalimantan Barat Kab. Sambas

T

A

BD
Kempo Bima Mataram Entikong Pontianak Palangka Raya

H U
Kab. Sanggau Kota Pontianak Kota Palangkaraya

18

Kalimantan Tengah

20
Gianyar Buleleng Ubung Sweta Sila Kempo Sambinae Mandalika Entikong Pontianak

15

Bali

Kab. Badung

Mengwi

Karang Asem

Palangka Raya

12

Pacitan

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Palangkaraya Kota Palangkaraya

LOKASI TERMINAL
Palangka Raya Palangka Raya Jl. A. Yani Km 6 Balikpapan Samarinda Seberang Gorontalo Manado Makassar Pare-pare Kasintuwu

NAMA TERMINAL
W.A. GARA

TIPE
A A

LUAS (M2)

19 20

Kalimantan Selatan Kalimantan Timur

Kota Banjarmasin Kota Balikpapan Kota Samarinda

Jl. A. Yani Km 6

A A A A A A A A A A A A A

4,642.00 4,000.00 3,274.00 6,000.00 5,500.00 6,150.00 75,000 3,115.00 19,174.00 4.000,00 4,568.00 3.300,00

Samarinda Seberang Gorontalo Manado Daya

22 23

Sulawesi Utara Sulawesi Selatan

Kota Manado Kota makassar Kota Pare-pare

T

Kota Ujung Pandang 25 Sulawesi Barat Kab. Mamuju

Banaikang

A

24

Sulawesi Tengah

Kab. Poso

BD
Kendari Belu

Jl. Gatot Subroto Pakupatan

Kab. Polewali Mandar 26 27 Sulawesi Tenggara Nusa Tenggara Timur Kab. Kendari Kab. Belu

H U

20
Induk lumpue Kasintuwu Baturakeng Simbuang Tipalayo Kendari Motaain

21

Gorontalo

Kab. Gorontalo

12

Balikpapan

JUMLAH TERMINAL TIPE A
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

122

Llaj - 46

TERMINAL PENUMPANG TIPE B DI SELURUH INDONESIA
No
1

PROPINSI
Nangroe Aceh Darussalam

KAB/KOTA
Kab. Aceh Tenggara Kab. Aceh Timur Kab. Aceh Besar Kab. Aceh Utara

LOKASI TERMINAL
Kutacane Langsa Banda Aceh Lhokseumawe Gunung Sitoli

NAMA TERMINAL
Kutacane Langsa

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
5,000.00 4,070.00 7,000.00 3,600.00 5,225.00 18,095.00 5,275.00 6,180.00 10,800.00 16,400.00 28,908.00 10,600.00 18,900.00 8,400.00 16,700.00 16,700.00 Llaj - 47

2

Sumatera Utara

Kab. Nias Kab. Tapanuli Selatan Kab. Tapanuli Tengah Kab. Tapanuli Utara Kab. Labuhan Batu Kab. Asahan

Padang Sidempuan

T
Sukadane Sidikalang Langkat

Pandan

Siborong-borong Aek Kanopan Bakti Kisaran

A

Kab. Simalungun Kab. Dairi

BD

H U

Kab. Deli Serdang Kab. Langkat Kota Pematang Siantar Kota Tebing Tinggi

Lubuk Pakam

Pematang Siantar Rantau Laban

20

12
Banda Aceh Pandan Sukadane Sidikalang

Lhokseumawe Gunung Sitoli Padang Sidempuan

Siborong-borong Aek Kanopan Bakti Kisaran

Lubuk Pakam Jl. Tanjung Pura Perdagangan Rantau Laban

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Medan Kota Medan Kota Medan -

LOKASI TERMINAL
Medan Simpang Tiga Sawah Lunto/Sijunjung Batu Sangkar Pasaman -

NAMA TERMINAL
Sei Wampu Sambu Teladan

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
10,500.00 28,450.00 16,800.00 5,100.00 3,400.00 2,500.00 4,300.00 16,650.00 7,200.01 2.000,00 10,000.00 25,000.00 25,000.00 20,000.00 10,000.00 10,000.00 7,200.00 Llaj - 48

3

Sumatera Barat

Kab.Pesisir Selatan Kab. Sawah Lunto/Sijunjung Kab. Tanah Datar Kab. Pasaman Kota Padang

4

Kep. Riau

Kab. Kepulauan Riau Kab. Bintan

T
Bangko Sarolangun Bawasari

Tanjung Pinang Sri Tri Buana Muara Bungo

A

Kab. Bungo Tebo Kab. Sarolangun Bangko Kab. Sarolangun Bangko Kota Jambi Kota Jambi Tanjung Raja

BD

5

Jambi

Kab. Bungo Tebo

H U

Kenali Simpang Kawat Gumawang (Belitang)

20

12
Pasaman Jl. Pemuda Bangko Sarolangun Bawasari

Simpang Tiga Sawah Lunto/Sijunjung Batu Sangkar

Tanjung Pinang Simpang Lagoi Muara Bungo Muara Bungo

Kenali Simpang Kawat Gumawang (Belitang)

No
6

PROPINSI
Sumatera Selatan

KAB/KOTA
Kab. Lahat Kab. Kayu Agung Kab. Prabumulih Kota Palembang

LOKASI TERMINAL
Lahat Kayu Agung Prabumulih Palembang Sungai Liat Pangkal Pinang

NAMA TERMINAL
Lahat Kayu Agung Prabumulih

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
800.00 3,135.00 3,693.00 7,200.00 2,000.00 11,938.00 3,082.00 2,100.00 2,800.00 -

7

Bangka Belitung

Kab. Bangka Kab. Bangka Kab. Belitung

Tanjung Pandan

T
Rajabasa -

8

Lampung

A

Kab. Lampung Selatan Kota Bandar Lampung Kota Bandar Lampung Kota Metro

Bakauheni

Kab. Lampung Utara

BD

Kab. Tulang Bawang

H U

Kab. Pring Sewu

Kab. Lampung Barat Kab. Lampung Tengah Lampung Utara

20
-

12
Ampera Sungai Liat Pangkal Pinang Tanjung Pandan Bakauheni Rajabasa Kota Bumi

Llaj - 49

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Tanggamus Kab. Bengkulu Selatan Kota Bengkulu

LOKASI TERMINAL
Manna Lingkar Timur Blok M Pasar Minggu Cililitan

NAMA TERMINAL

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
3,800.00 4,040.00 2,100.00 1,750.00 750.00 1,500.00 2,100.00 2,750.00 3,000.00 6,000.00 50,000,00 6,000.00 1,000,00 6,000.00 4,900.00

9

Bengkulu

Manna Lingkar Timur

10

DKI Jakarta

Jakarta Selatan Jakarta Selatan Jakarta Timur Jakarta Timur Jakarta Pusat Jakarta Utara

Kampung Melayu

T A
Labauan Cilegon Malingping Cipocok Ciputat Balaraja ciledug

Senen

Tanjung Priok

11

Banten

Kab. Pandeglang Kota Cilegon Kab. Lebak Kab. Lebak

BD

Rangkasbitung

H U

Kota Serang

Kab. Tangerang Kab. Tangerang Kota Tangerang

20

12
Blok M Cililitan Senen Labuan Cilegon Malingping Cipocok Ciputat Balaraja ciledug

Pasar Minggu

Kampung Melayu

Tanjung Priok

Rangkasbitung

Llaj - 50

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Tangerang

LOKASI TERMINAL
Cimone Rawabango Jebtod Malangbong Jl. Juanda Jl. Veteran Ciamis

NAMA TERMINAL
Cimone Rawabango jebrod

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
11,000.00 2,500.00 1,250.00 1,104.00 14,730.00 7,483.00 3,593.00 288.00 1,700.00 2,200.00 3,500.00 1,200.00 2,495.00 1,100.00 4,102.00 3,238.00 14,322.00

12

Jawa Barat

Kab. Cianjur Kab. Cianjur Kab. Garut Kota Tasikmalaya Kota Tasikmalaya Kab. Ciamis Kab. Kuningan Kab. Majalengka Kab. Majalengka Kab. Indramayu Kab. Indramayu Kab. Indramayu

T
Majalengka Kadipaten Jatibarang Patrol Indramayu Karangampel Pamanukan Sukamandi Sadang

Cirendang

A

BD

H U

Kab. Indramayu Kab. Subang Kab. Subang

Kab. Purwakarta

20

12
Malangbong Jl. Juanda Jl. Veteran Ciamis Cirendang Majalengka Kadipaten Jatibarang Patrol Indramayu Karangampel Pamanukan Sukamandi Sadang

Llaj - 51

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Karawang Kab. Bekasi Kab. Bekasi Kota Bandung Kota Bandung Kota Depok

LOKASI TERMINAL
Karawang Cikarang Pondok Gede Cicaheum Bandung Depok Wangon

NAMA TERMINAL
Karawang Cikarang Pondok Gede

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
3,552.00 4,212.00 4,175.00 11,000.00 1,250.00 2,300.00 624.00 2,785.00 2,720.00 1,500.00 4,200.00 6,300.00 3,200.00 4,100.00 3,000.00 5,000.00

13

Jawa Tengah

Kab. Banyumas Kab. Banyumas Kab. Purbalingga Kab. Purbalingga Kab. Magelang Kab. Magelang Kab. Magelang

T
Purbalingga Bobot Sari Borobudur Muntilan Secang Boyolali Blora Ambarawa Lopait

Ajibarang

A

BD

H U

Kab. Boyolali Kab. Blora

Kab. Semarang Kab. Semarang

20

12
Cicaheum Depok Wangon Ajibarang Purbalingga Bobot Sari Borobudur Secang Sunggingan Bawen Lopait

Pondok Kelapa

Drs. Prayitno

Gagak Rimang

Llaj - 52

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Semarang Kab. Kendal Kab. Batang Kab. Batang Kab. Batang Kab. Tegal Kab. Brebes Kab. Brebes Kab. Brebes Kab. Brebes Kota Semarang Kab. Demak Kab. Demak

LOKASI TERMINAL
Klepu Weleri Kramat Banyu Putih Pasundan Slawi Tanjung Bumiayu Brebes

NAMA TERMINAL

TIPE
B

LUAS (M2)
9,750.00 4,754.00 1,750.00 12,000.00 20,000.00 2,250.00 2,472.00 3,000.00 1,000.00 -

Weleri Maribaya

B B B B B B B B B B B B B B B B

T A
Ketanggungan Penggaron Demak Karangawen Purwodadi Sukoharjo Kartosuro Klaten

BD

H U

Kab. Grobogan

Kab. Sukoharjo Kab. Sukoharjo Kab. Klaten

20

12
Banyu Putih Pasundan Slawi Tanjung Bumiayu Brebes Ketanggungan Penggaron Bintoro Karangawen Purwodadi Sukoharjo Kartosuro Jonggrangan

Llaj - 53

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Sragen Kab. Karanganyar Kab. Karanganyar Kab. Karanganyar Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Pekalongan Kab. Temanggung Kab. Temanggung Kab. Pati Kab. Pati

LOKASI TERMINAL
Sragen Beji Tawangmangu Metesih Jati Serono Purwantoro

NAMA TERMINAL
Pilangsari Beji Tawangmangu

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
-

Pracimantoro

T
Kajen

Batu Retno

A
Pati Tayu

Temanggung Parakan

BD

H U

Kab. Jepara

Jepara Rembang Lasem Adipala

Kab. Rembang Kab. Rembang Kab. Cilacap

20

12
Metesih Jati Serono Purwantoro Pracimantro Batu Retno Kajen Temanggung Parakan Kembangjoyo Tayu Jepara Rembang Lasem Adipala

Llaj - 54

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Cilacap Kab. Cilacap Kab. Cilacap Kab. Cilacap

LOKASI TERMINAL
Kroya Sidareja Karang Pucung Majenang Wates Pacitan

NAMA TERMINAL
Kroya Sidareja Karang Pucung

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
450.00 250.00 1,500.00 1.250.00 10.000.00 10.000.00 10.000,00 17,110.00 5,040.00 22,000.00 2,914.00 3.100.00

13

DI Yogyakarta

Kab. Kulon Progo Kab. Gunung Kidul

14

Jawa Timur

Kab. Pacitan Kab. Lumajang Kab. Jember Kab. Jember Kab. Jember

T
Kec. Arjasa

Lumajang

A
-

Kec. Paku Sari Kec. Ambulu

Kab. Banyuwangi Kab. Banyuwangi

BD

Banyuwangi Banyuwangi Bondowoso Situbondo Mojokerto

H U

Kab. Banyuwangi Kab. Bondowoso Kab. Situbondo Kab. Mojokerto

20

12
Majenang Wates Wonosari Pacitan Minak Koncar Arjasa Paku Sari Ambulu Blambangan Brawijaya Minak Jinggo Bondowoso Situbondo Kertojoyo

Llaj - 55

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Jombang Kab. Nganjuk Kab. Magetan Kab. Magetan Kab. Ngawi Kab. Bojonegoro Kab. Lamongan Kab. Lamongan Kab. Gresik Kab. Gresik Kab. Gresik

LOKASI TERMINAL
Jombang Nganjuk Maospati Magetan Ngawi Padangan

NAMA TERMINAL
Jombang Anjuk Ladang Maospati

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
4.000.00 3,100.00 6,773.00 7,706.00 5,434.00 1,500.00 2,683.00 15,000.00 9,235.00 5,243.00 8,263.00 6,500.00 -

Lamongan Lamongan Gresik

T A
Kab. Gresik Kab. Gresik Sampang Pamekasan Jl. Kol. Sugiono Jl. Raya Tlogomas Kota Malang Kab. Malang

Kab. Sampang

BD

Kab. Pamekasan

H U

Kota Malang Kota Malang Kota Malang Kab. Malang

20

12
Magetan Ngawi Padangan Lamongan Babat Sidomoro Bunder Sembayat Sampang Pamekasan Gadang Landungsari Hamid Rusdi Dampit

Llaj - 56

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Malang Kab. Madiun Kota Surabaya Kota Pasuruan Kota Pasuruan Kota Batu Kab. Kediri Kab. Trenggalek Kab. Blitar Kab. Sumenep Kab. Bangkalan Kab. Bangkalan Kab. Mojokerto

LOKASI TERMINAL
Kab. Malang Caruban

NAMA TERMINAL
Talang Agung Caruban Joyoboyo

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
8,500.00 11,134.00 6,000.00 11,500.00 1,000.00 10,000.00

Kota Pasuruan Kota Pasuruan Kota Batu

Kab. Kediri

T
Kab. Blitar

Kab. Trenggalek

A
-

Kab. Sumenep Kab. Bangkalan Kab. Bangkalan Kab. Mojokerto Negara Gilimanuk

BD

H U

15

Bali

Kab. Jembrana Kab. Jembrana Kab. Tabanan Kab. Tabanan

20

12
Pandaan Batu Purwosari Trenggalek Kesamben Bangkalan Kamal Mojosari Negara Gilimanuk Kediri Persiapan

Untung Suropati

Arya Wiraraja

Llaj - 57

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Gianyar Kab. Gianyar Kab. Karangasem Kab. Klungkung Kab. Bangli Kota Denpasar

LOKASI TERMINAL
Batubulan Kebo Iwa Subagan Klungkung Bangli -

NAMA TERMINAL
Batubulan Kebo Iwa Karangasem

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
25.000,00 18.000,00 21.300,00 4,191.00 1,403.00 2,360.00 2,500.00 2,100.00 2,000.00 5,427.00 10,195.00 1,483.00 2,465.00 3,265.00 2,922.00 2,676.00 2,752.00 Llaj - 58

16

Nusa Tenggara Barat

Kab. Lombok Barat Kab. Lombok Barat Kab. Lombok Barat Kab. Lombok Tengah Kab. Lombok Tengah

Ampenan Lembar

T
Narmada Kopang Praya Labuhan Haji Masbagik Pancor Sumbawa Besar Empang Taliwang

A

Kab. Lombok Timur Kab. Lombok Timur

BD

H U

Kab. Lombok Timur Kab. Sumbawa Kab. Sumbawa Kab. Sumbawa

20

12
Klungkung Bangli K. Tinggi Ampenan Lembar Narmada Kopang Praya Labuhan Haji Masbagik Pancor Sumbawa Besar Empang Taliwang

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Dompu Gerung Tanjung Woha

LOKASI TERMINAL
Allas Singkawang Menpawah Sanggau

NAMA TERMINAL
Allas -

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
3,150.00 4,557.00 2,600.00 3,200.00 2,010.00 2,600.00 3,500.00 1,500.00 3,600.00 24.000,00 30.887,00 3,891.00 4,860.00 2,166.00 Llaj - 59

17

Kalimantan Barat

Kab. Sambas Kab. Pontianak Kab. Sanggau Kab. Ketapang Kab. Sintang Kota Pontianak

T
Sintang

Ketapang

A

Batu Layang Pangkalan Bun Jl. Palampitan Banjar Timur Batu Licin Tanah Grogot Kuaro Kampung Baru Kelandasan

19

Kalimantan Selatan

Kab. Hule Sei Utara Kota Banjarmasin

BD

18

Kalimantan Tengah

Kab. Kotawaringin Barat

20

Kalimantan Timur

H U

Kab. Tanah Bambu Kab. Pasir Kota Balikpapan Kota Balikpapan

20

12
Singkawang Menpawah Sanggau Ketapang Sintang Batu Layang Pangkalan Bun Amuntai Induk Km 6 Induk Kersik Putih Tanah Grogot Kuaro Kampung Baru Kelandasan

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Samarinda Kota Samarinda Kota Samarinda

LOKASI TERMINAL
Pasar Segiri Pasar Pagi Sungai Kunjang Kotamogagu Karombasan Luwuk Sinjai Karisa

NAMA TERMINAL
Pasar Segiri Pasar Pagi Sungai Kunjang

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
3,600.00 1,640.00 9,375.00 10,000.00 1,800.00 5,000.00 1,275,00

21

Sulawesi Utara

Kota Manado 22 Sulawesi Selatan Kab. Luwuk/Banggai Kab. Sinjai Kab. Jeneponto Kota Pare-Pare 23 Sulawesi Tengah Kab. Poso Kab. Donggala Kab. Donggala Kab. Donggala

T
Pare-Pare Poso

20

12
Luwuk Karisa Pare-Pare Poso Parigi Manonda Masomba Toli-Toli Paririsi Maros

Kab. Bolaang Mongondow

Kotamogagu Karombasan

Sinjai Selatan

10,625.00 2,698.00 10,700.00 5,040.00 2,500.00 2,500.00 5,000.00 12,000.00 6,000.00 Llaj - 60

BD

H U

Kab. Buol Toli-Toli Kab. Takalar Kab. Gowa Kab. Maros

A
Palu

Parigi

Toli-Toli Paririsi Sungguminahasa Maros

Sungguminahasa

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Pangkajene Kepulauan Kab. Barru Kab. Rappang Kab. Soppeng Kab. Pinrang Kab. Enrekang

LOKASI TERMINAL
Pangkajene Barru Rappang Rappang Pinrang Makale Powatu

NAMA TERMINAL
Pangkajene Baru Rappang

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
3,825.00 7,300.00 7,500.00 7,500.00 9,000.00 8,500.00 5,500.00 4,500.00 2,000.00 3,500.00 6.000,00 6.000,00 6.000,00 5.000,00 5.500,00

24

Sulawesi Tenggara

Kab. Kendari Kab. Kendari Kab. Kolaka Kab. Pomala Kab. Konawe

T
Kolaka

Wua-wua

A
Kota

Pomala Wawatobi Bau-Bau Bau-Bau Kota Kendari Rumbia Majene

Kota Bau-Bau Kota Kendari

BD

H U

Kota Kendari

Kab. Bombana Kab. Majene Kab. Maluku Utara

25 26

Sulawesi Barat Maluku Utara

20

12
Rappang Pinrang Makale Powatu Wua-wua Kolaka Pomala Unahaa Meo-Meo Puwatu Baruga Kasipute Lutang Kota

3,150.00 Llaj - 61

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Maluku Utara Kab. Maluku Utara

LOKASI TERMINAL
Tidore Bastiong Waingapu Soe Mena Oebobo

NAMA TERMINAL
Tidore Bastiong Waingapu

TIPE
B B B B B B B B B B B B B B B B B

LUAS (M2)
2,000.00 3,000.00 6,000.00 2,613.00 3,000.00 2.268,00 1.800,00 4.400,00 1.350,00 2.000,00 3.760,00 1.800,00 2.400,00 3.200,00 6.000,00 2.200,00 3.200,00 Llaj - 62

27

Nusa Tenggara Timur

Kab. Sumba Timur Kab. Timor Tengah Selatan Kab. Manggarai Kota Kupang Kota Kupang Kab. Belu Kab. Sikka Kab. Sikka Kab. Ende

Kota Kupang

T
Sikka Sikka Ende

Belu

A

Kab. Flores Timur Kab.Ngada

BD

Fores Timur Ngada Nggorang Sumba Timur Sumba Barat Sumba Barat

H U

Kab. Manggarai Barat

Kab. Sumba Timur Kab. Sumba Barat Kab. Sumba Barat

20

12
Soe Manggarai Oebobo Noelbaki Fatubenao Lokakarya Madawat Ndao Lamawalang Watuaji Manggarai barat Lambanapu Waikelo Waikabubak

No
28 Papua

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. TTS Kab. Fak-Fak Kab. TTU Kab. TTS Kab. Fak-Fak Kab. Sorong Kab. Teluk Cendrawasih Kota Jayapura

LOKASI TERMINAL
TTS Fak-Fak TTU TTS Fak-Fak Jl. A.Yani Biak Jl.. Koti

NAMA TERMINAL
Haumeni Fak-Fak Haumeni

TIPE
B B B B B B B B

LUAS (M2)
2.163,00 2,000.00 1.500,00 2.163,00 2,000.00 2,160.00 2,400.00 2,465.00

T

20

12
Haumeni Fak-Fak Sorong Biak Jayapura

JUMLAH TERMINAL TIPE B
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

277

H U

BD

A

Llaj - 63

TERMINAL PENUMPANG TIPE C DI SELURUH INDONESIA
No
1

PROPINSI
Nangroe Aceh Darussalam

KAB/KOTA
Kab. Aceh Selatan Kab. Aceh Timur Kab. Samalanga Kab. Jeunib Kab. Bieruen Lhoksukon Kab. Aceh Timur Langsa Kab. Pidie Kab. Aceh Utara

LOKASI TERMINAL
Tapak Tuan Kuala Simpang Samalanga Jeunib Matang

NAMA TERMINAL
Tapak Tuan Kuala Simpang

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
3,300.00 3,920.00

Lhoksukon Idi Langsa Sigli

T A

20

12
Samalanga Jeunib Matang Lhoksukon Idi Langsa Sigli Bireun Pangkalan Brandan Tanjung Balai Tavip Belawan Kp.Cina Pasar Goan Hoat

480.00 3,500.00 7,500.00 4,600.00 8,800.00 1,080,00 1,600.00 7,200.00

2

Sumatera Utara

Kab. Langkat

BD

Bireun Pangkalan Brandan Tanjung Balai Binjai Padang Pariaman -

Kota Tanjung Balai

3

Sumatera Barat

H U

Kota Binjai

Kota Medan Kab.Padang Pariaman Kota Padang

Llaj - 64

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Solok Kota Padang Panjang

LOKASI TERMINAL
Solok Padang Panjang Jl. Raya Air Molek Teluk Kuantan Rengat Pasir Pangairan Pekanbaru -

NAMA TERMINAL
Jl. Pandan Pasar Padang Panjang Jl. Raya Air Molek

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
5,000.00 6,600.00 3,250.00 1,224.00 240.00 1,200.00 2,514.00 1,904.00 2,150.00 980.00

4

Riau

Kab. Indragiri Hulu Kab. Indragiri Hulu Kab. Indragiri Hulu Kab. Kampar Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru

T A
Jodoh Batu Aji Km 5 Muara Tembesi Kebun Jahe Martapura Pasar Baru Sekayu

Kota Batam 6 Jambi

BD

5

Kep. Riau

Kota Batam

Kab. Batang Hari

20

12
Pasar Sail Jl. Nangka Jodoh Batu Aji Kebun Jahe Martapura Pasar Baru Sekayu

Pasar Teluk Kuantan Pasar Rengat Pasir Pangairan Pasar Kodim

Jl. Yos Sudarso

Km 5 Muara Tembesi

5,000.00 2,900.00 4,800.00 1,500.00 1,200.00 Llaj - 65

7

Sumatera Selatan

H U

Kota Jambi

Tanjung Raja Tanjung Raja Kab. Sekayu

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Palembang Kota Palembang Kota Palembang Kota Pagar Alam Kota Lubuk Linggau Kota Lubuk Linggau Kota Lubuk Linggau Kab. Oku Selatan Kab. Lahat Kota Lubuk Linggau Kota Baturaja

LOKASI TERMINAL
tangga buntung Lemabang Sako Pagar Alam Lubuk Linggau Lubuk Linggau Lubuk Linggau

NAMA TERMINAL
tangga buntung Lemabang Sako

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)

T
Lahat Lubuk Linggau Baturaja Palembang Mangar Tanjung Karang Tulang Bawang Barat Lampung Timur Langkapura

Muara Dua

A

20

12
Muara Kalimantan Watas Muara Dua Lembayung Satelit Baturaja Km 5 Mangar Daya Murni Langkapura

Pagar Gading

Kota Palembang 8 9 Bangka Belitung Lampung Kab. Belitung

BD

1,600.00 1,600.00 2,210.00 2,400.00 5.000,00

H U

Kota Bandar Lampung Tulang Bawang Barat Kota Bandar Lampung

Tanjung Karang

Lampung Timur

Mataram Baru

3,000.00 Llaj - 66

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Bandar Lampung Kota Bandar Lampung

LOKASI TERMINAL
Teluk Betung Kepahyang Curup Pasar Minggu Saketi

NAMA TERMINAL
Teluk Betung Rajabasa Kepahyang

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
2,000.00 3,000.00 3,202.00 4,180.00 4,444.00 90.00 4,800.00

10

Bengkulu

Kab. Rejang Lebong Kab. Rejang Lebong Kota Bengkulu

11

Banten

Kab. Pandeglang Kab. Lebak Kab. Pandeglang Kab. Pandeglang Kota Serang Kab. Lebak Kab. Lebak

Megersari Anten

T
Kepandean Bayah Binuangeun Pasarawu Cileunyi

Lampe Labuan

A

20

12
Saketi Megersari Pandegang Labuan Kepandean Bayah Binuangeun Pasarawu Cileunyi Cikajang Samarang

Pasar Atas Curup Pasar Minggu

BD

10,000,00 4,000,00 12,000.00 3,025.00 7,330.00 2,800.00 1,353.00 Llaj - 67

Kab. Serang

H U

12

Jawa Barat

Kab. Bandung Kab. Garut Kab. Garut Kab. Garut

Jl. Kaur Panggung Cikajang Samarang

Jl. Kaur Panggung

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Tasikmalaya Kab. Ciamis Kab. Kuningan Kab. Majalengka Kab. Majalengka Kab. Majalengka Kab. Indramayu Kota Bogor Kota Bandung Kota Bandung Kota Bandung

LOKASI TERMINAL
Jl. A. Yani Pangandaran Ciawi Gebang Maja Cikijing Rajagaluh Sindang

NAMA TERMINAL
Jl. A. Yani Pangandaran Ciawi Gebang

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
5,400.00 1,900.00 280.00 1,600.00 2,600.00 1,625.00 1,197.00 13,500.00 3,000.00 4,099.00 2,800.00 3,500.00 -

T
Jl. A. Muis

Jl. Pajajaran

A

Jl. Moh. Toha Jl. Setiabudi Jambu Jatibarang Larangan Banjarharjo Mangkang Cangkiran

13

Jawa Tengah

Kab. Semarang Kab. Brebes

BD

H U

Kab. Brebes Kab. Brebes

Kota Semarang Kota Semarang

20

12
Maja Cikijing Rajagaluh Sindang Jl. Pajajaran Jl. A. Muis Jl. Moh. Toha Jl. Setiabudi Jambu Jatibarang Larangan Banjarharjo Mangkang Cangkiran

Llaj - 68

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Kendal Kab. Kendal Kab. Kendal Kab. Grobogan Kab. Grobogan Kab. Grobogan Kab. Grobogan Kab. Klaten Kab. Klaten Kab. Klaten Kab. Klaten Kab. Klaten Kab. Klaten

LOKASI TERMINAL
Sukorejo Cangkiran Boja Gubug Godong Wirosari Salursari Caper

NAMA TERMINAL
Sukorejo Cangkiran Boja

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
--

T
Delanggu Cawas Teloyo Bendo Gantungan Pasar Klaten Manis Srenggo Tulung Karang Gede Sruwen

A

BD

H U

Kab. Klaten Kab. Klaten

Kab. Boyolali Kab. Boyolali

20

12
Gubug Godong Wirosari Salursari Penggung Delanggu Cawas Teloyo Bendo Gantungan Pasar Klaten Manis Srenggo Tulung Karang Gede Sruwen

Llaj - 69

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Sragen Kab. Sragen Kab. Karanganyar Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri

LOKASI TERMINAL
Sumber Lawang Gemolong Palur Kota Wonogiri Krisak Wuryantoro Eromoko

NAMA TERMINAL
Sumber Lawang Gemolong Palur

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
-

T
Giri Woyo

Giri Tontro

A

Nguntoro Nadi Ngadi Rajo Sido Harjo Jati Roto Giri Marto Slogo Himo Randudongkal Moga

BD

H U

Kab. Wonogiri Kab. Wonogiri

Kab. Pemalang Kab. Pemalang

20

12
Krisak Wuryantoro Eromoko Giri tontro Giri Woyo Ngadi Rajo Sido Harjo Jati Roto Giri Marto Slogo Himo Moga

Kota wonogiri

Nguntoro Nadi

Randudongkal

Llaj - 70

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Pemalang Kab. Pemalang Kab. Magelang Kab. Purworejo Kab. Kebumen Kab. Kebumen Kab.Temanggung Kab.Temanggung Kab. Pati Kab. Jepara Kab. Jepara

LOKASI TERMINAL
Belik Comal Salaman Kutoarjo Gombong Prembun

NAMA TERMINAL
Belik Comal Salaman

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
300.00 3,200.00 2,200.00

Ngadirejo

T
Juwana Bangsri Pecanggaan Mandi raja Karang Kobar Kali Bening Pasar Klopo Kutoarjo

Candiroto

A

Kab. Banjar Negara Kab. Banjar Negara

BD

14 15

DI Yogyakarta Jawa Timur

H U

Kab. Banjar Negara Kab. Sleman Kab. Pasuruan Kab. Sidoarjo

20

12
Kutoarjo Gombong Prembun Ngadirejo Candiroto Juwana Bangsri Pecanggaan Mandi Raja Karang Kobar Kali Bening Pasar Klopo Jl. Senopati Krian

Llaj - 71

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Nganjuk Kab. Lamongan Kab. Bangkalan Kab. Sumenep Kota Surabaya Kota Surabaya Kab. Jember Kab. Jember Kab. Jember Kab. Jember Kab. Jember Kab. Jember

LOKASI TERMINAL
Kertosono Babat Kamal Kalianget -

NAMA TERMINAL
Kertosono Babat Kamal

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
368.00 2,920.00 1,590.00 1,758.00 2,100.00 7,575.00 4,0000.00 1,500.00 1,500.00 5,000.00 1,000.00 3,000.00 1,000.00 1,350.00 3.578,00 2.844,00 1,547.00

Kec. Kalisat

T A
Kec. Ajung Kec. Balung Tabanan Seririt

Kec. Sukowono Kec. Sempolan

BD

Kec. Tanggul

16

Bali

Kab. Tabanan

H U

Kab. Buleleng Kab. Bangli

Jl. Letu Anom Karangasem

Kab. Karangasem Kota Denpasar

20

12
Kalianget Bratang Kalisat Sukowono Sempolan Ajung Balung Tanggul Tuakilang Seririt Loka Crana Amblapura Suci

Jembatan Merah

Llaj - 72

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kota Denpasar Kota Denpasar Kota Denpasar -

LOKASI TERMINAL

NAMA TERMINAL
Tegal Kereneng Wangaya

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
3,061.00 3,207.00 2,482.00 2,100.00 1,600.00 2,545.00 900.00 1,000.00 1,000.00 1,000.00 1,200.00 780.00 600.00 1,200.00 240.00

17

Nusa Tenggara Barat

Kab. Lombok Barat Kab. Lombok Timur Kab. Lombok Timur Kab. Sumbawa Kab. Sumbawa Kab. Sumbawa Kab. Sumbawa Kab. Dompu

Tanjung Keruak Labuhan Lombok Dara Tente Sape

T A
Sambas Sei Duri Bengkayang ngabang sosok Kumbe Dompu

18

Kalimantan Barat

Kab. Sambas Kab. Sambas

BD

H U

Kab. Sambas Kab. Sambas Kab. Landak Kab. Sangau

20

12
Tanjung Keruak Labuhan Lombok Dara Tente Sape Kumbe Dompu Singkawang Sambas Sei Duri Bengkayang Ngabang sosok

Llaj - 73

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Sangau Kab. Sekadau Kab. Sambas Kab. Pontianak Kab. Pontianak Kab. Pontianak

LOKASI TERMINAL
sangau Pasar Sekadau Pemangkat Jungkat Ngabang Sei Pinyuh Timbau Loa Kulu

NAMA TERMINAL
sangau Lawang Kuari Pemangkat

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)

1,200.00 240.00 150.00 1,952.00 1,250.00 360.00 360.00 360.00 1,440.00 1,352.00 1,008.00 1,638.00 1,600.00 1,125.00 742.00

19

Kalimantan Timur

Kab. Kutai Kab. Kutai Kab. Kutai Kab. Kutai Kab. Berau

T
Loa Janan Loa Tebu Pasar Inpres Rapak Pasar Baru Penajam Segiri Handil II Lingkas

A

Kota Balikpapan Kota Balikpapan

BD

H U

Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Samarinda Kota Tarakan

20

12
Jungkat Ngabang Sei Pinyuh Timbau Loa Kulu Loa Janan Loa Tebu Pasar Inpres Rapak Pasar Baru Penajam Segiri Handil II Lingkas

Llaj - 74

No
20

PROPINSI
Kalimantan Selatan

KAB/KOTA
Kab. Barito Kuala Kab. Barito Kuala Kab. Barito Kuala Kab. Barito Kuala Kota Banjarmasin

LOKASI TERMINAL
Alalak Anjir Pasar Marabahan Tabukan Banjar Selatan Tomohon Amurang

NAMA TERMINAL
Handil Bakti Anjir Pasar Marabahan Kota

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
4.400 800 1.000 800 5.000 1,255.00 550.00 709.00 450.00 1,050.00 500.00 600.00 1,080.00 1,946.00 250.00 1,500,00 9,675,00

21

Sulawesi Utara

Kab. Minahasa Kab. Minahasa Kab. Minahasa Kab. Minahasa Kab. Minahasa

T
Langoan

Kawangkoan

A

Tondano Tahoma Bahu Paal II Bitung Pagimana Benteng Selayar Bulukumba

Kota Manado Kota Manado

BD

Kab. Sangihe Talaud

22

Sulawesi Selatan

H U

Kota Bitung

Kab. Luwuk/Banggai Kab. Kep. Selayar Kab. Bulukumba

20

12
Tabukan Antasari Tomohon Amurang Kawangkoan Langoan Tondano Tahoma Bahu Paal II Bitung Pagimana TADB Bulukumba

Llaj - 75

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Jeneponto Kab. Jeneponto Kab. Jeneponto Kab. Jeneponto Kab. Sinjai Kab. Sinjai Kab. Sinjai Kab. Tana Toraja Kota Palopo Kab. Luwu Timur Allu

LOKASI TERMINAL
Tolo Ramba Tarowang Sinjai Barat Sinjai Selatan Sinjai Tengah

NAMA TERMINAL
Allu Tolo Ramba

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)

12
Tarowang Sinjai Sinjai Sinjai Makale Palopo Malili Bunta Ampana Tentena Pendolo Kolondale Bungku Toili

750 657 667

T
Dangerakko Malili

Makale

20

2,500,00 5.000 600.00 1,500.00 1,000.00 1,000.00 1,000.00 1,000.00 1,000.00

23

Sulawesi Tengah

Kab. Poso Kab. Poso

BD

Kab. Luwuk/Banggai

H U

Kab. Poso Kab. Poso Kab. Poso

Kab. Donggala

A
Toili

Bunta Ampana Tentena Pendolo Kolondale Bungku

Llaj - 76

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Donggala

LOKASI TERMINAL
Banawa Bau-Bau Raha Pomalaa Tinanggea Mangga Dua P. Wajo Wanci Ereke

NAMA TERMINAL
Banawa Bau-Bau Raha

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
1,000.00 2,000.00 2,500.00 5.000,00 2.500,00 2.000,00 3.000,00 2.000,00 2.000,00 3,000.00

24

Sulawesi Tenggara

Kab. Buton Kab. Muna Kab. Kolaka Kab. Konawe Selatan Kab. Konawe utara Kab. Buton Kab. Wakatobi Kab. Buton Utara Kab. Kendari

T
Mandongan Polewali Topoyo Jl. Diponegoro Mamasa Sanana Tual Saparua

A

Kab. Mamuju Kab. Mamuju

BD

25

Sulawesi Barat

Kab. Polewali Mandar

20

12
Pomaalaa Tunggala Wanggudu P. Wajo Wangi-wangi Labuan Mandongan Polewali Topoyo Pasar Sentral Mamasa Sanana Tual Saparua

250 1000

26

Maluku

H U

Kab. Mamasa Kab. Maluku Tenggara Kab. Maluku Tenggara

1,000.00 750.00 1,250.00 Llaj - 77

Kab. Maluku Tengah

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Maluku Tengah Kota Ambon Kota Ambon Kota Ambon

LOKASI TERMINAL
Masohi Ambon Galela Tobelo

NAMA TERMINAL
Masohi Pelita Pantai

TIPE
C C C C C C C C C C C C C C C C C

LUAS (M2)
850.00 1,350.00 750.00 1,500.00 600.00 600.00 750.00 600.00 850.00 1,350.00 376.00 1,350.00 810 2.500,00

27

Maluku Utara

Kab. Maluku Utara Kab. Maluku Utara Kab. Maluku Utara Kab. Maluku Utara

Pulau Ternate

28

Nusa Tenggara Timur

Kab. Alor Kab. Sikka Kab. Ende

T
Kalabahi Maumere Ende Bajawa Alor Manggarai

Jailolo

A

Kab. Ngada

BD

Kota Kupang

H U

Kota Kupang Kota Kupang Kab. Alor

Kab. Manggarai

20

12
Tulehu Galela Tobelo Ternate Jailolo Kalabahi Maumere Ende Bajawa Tabun Belo Kupang Kadelang Iteng

Llaj - 78

No

PROPINSI

KAB/KOTA
Kab. Sumba Timur Kab. Lembata

LOKASI TERMINAL
Sumba Timur Lembata Jl. Mandala Sentani Wamena Paniai

NAMA TERMINAL
Lambanapu Lewolebo Merauke

TIPE
C C C C C C C C

LUAS (M2)
6.000 2.000 1,200.00

29

Papua

Kab. Merauke Kab. Jayapura Kab. Jayawijaya Kab. Paniai Kab. Jayapura Kab. Manokwari

12
Prahara Wamena Oyehe Oyehe Manokwari

600 500 18,122 1,500.00

T

Manokwari

20

JUMLAH TERMINAL TIPE C
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

262

H U

BD

A

Llaj - 79

DATA JUMLAH PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DI INDONESIA TAHUN 2007 – 2011 JENIS ALAT NON MEKANIK MEKANIK KELILING TOTAL TAHUN 2007 233 240 16 489 2008 235 257 16 508 2009 235 527 16 508 2010 285 347 24 656 2011 285 347 25 657

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 80

REKAPITULASI JUMLAH PENGUJI & JENIS ALAT UPKB TAHUN 2011
NO. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 PROVINSI 2 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep. Bangka Belitung Kep. Riau Banten DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DIY Jawa Timur Bali NTB NTT Kalimantan Barat JUMLAH PENGUJI 1 3 0 0 1 0 0 14 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 2 4 1 8 5 1 0 16 0 3 0 7 12 22 32 9 5 40 2 2 0 3 3 5 7 58 31 6 0 14 9 12 0 4 11 136 64 59 9 139 18 3 0 15 4 6 5 29 10 4 0 9 0 2 0 2 0 5 9 9 0 34 6 3 0 4 NMk 7 19 14 14 13 8 56 6 6 6 4 0 2 7 5 0 6 3 3 10 7 JENIS ALAT Mk 8 3 11 10 12 2 96 4 5 1 2 16 13 18 43 6 39 6 6 7 6 Kel 9 1 1 0 1 0 9 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 81

1

2

3 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 18

4 3 1 0 0 6 0 1 3 1 0 0 0 0 183

5 1 3 0 0 14 0 0 10 1 0 0 0 0 624

6 2 3 0 0 9 0 0 3 1 0 0 0 0 149

H U

BD

A

T

21 Kalimantan Tengah 22 Kalimantan Selatan 23 Kalimantan Timur 24 Sulawesi Barat 25 Sulawesi Selatan 26 Sulawesi Tengah 27 Gorontalo 28 Sulawesi Utara 29 Sulawesi Tenggara 30 Maluku 31 Maluku Utara 32 Papua Barat 33 Papua TOTAL

7 13 8 5 4 17 8 3 5 8 6 7 7 17 285

8 1 6 8 2 7 2 2 4 2 2 1 2 4 347

9 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 2 24

20

12

Llaj - 82

DATA UNIT PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR
NO. LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Prov. Nanggroe Aceh Darussalam Kab. Simeulue Kab. Aceh Singkil Kab. Aceh Selatan Kab. Aceh Tenggara Kab. Aceh Timur Kab. Aceh Tengah Kab. Aceh Barat Kab. Aceh Besar Kab. Pidie Kab. Bireuen Kab. Aceh Utara Kab. Aceh Barat Daya Kab. Gayo Lues Kab. Aceh Tamiang Kab. Nagan Raya Kab. Aceh Jaya Kab. Bener Meriah Kota Banda Aceh Kota Sabang Kota Langsa Kota Lhokseumawe Provinsi Sumatera Utara Kab. Nias Kab. Mandailing Natal Kab. Tapanuli Selatan 1 3 1 3 3 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1,034 136 0 2,450 1,340 3,254 0 0 6,217 0 0 0 0 0 16,327 0 0 1 16,943 0 0 0 1 15,000 1,130 650 115 350 15 HPA 2003 1980-1981 JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk JENIS ALAT Mk Kel LUAS (m2) TAMAN KENDA RAAN JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem. Merek Alat Uji Tahun Pembu atan

I 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 II 22 23 24

H U
1 8 1 1 2 1

BD
1

A

T
21,901 12,315

20

12

Llaj - 83

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Tapanuli Tengah Kab. Tapanuli Utara Kab. Toba Samosir Kab. Labuhan Batu Kab. Asahan Kab. Simalungun Kab. Dairi Kab. Karo Kab. Deli Serdang Kab. Langkat Kab. Nias Selatan Kab. Humbang Hasundutan Kab. Pakpak Bharat Kab. Samosir Kab. Serdang Bedagai Kota Sibolga Kota Tanjung Balai Kota Pematang Siantar Kota Tebing Tinggi Kota Medan Kota Binjai Kota Padang Sidempuan Provinsi Sumatera Barat Kab. Kepulauan Mentawai Kab. Pesisir Selatan Kab. Solok Kab. Sawahlunto Kab. Tanah Datar Kab. Padang Pariaman

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 1 1 6 3 3 1 1 2 1 1 1 1 1 1 4 NMk

JENIS ALAT Mk 1 Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0 0 0 0 0 5251

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan

25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 III 47 48 49 50 51 52

137

20

12

1

6,000

400

KOENG

2004

20

496

8 4

3 1 1 1 1 1 1 1

1 1 8,400

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 216 0 0 0 0 0 0 0 0

MULLER BEM BANZAI

1993-1994 2005

1 1 1 1 1 1 1

6 4 3 3 10 5 3 1 1

1 7

BD

1

1

A

1

T

1990-1991 BANZAI 156 10 137 5 BANZAI HPA 2003 2003 2003

6,552 2,726

H U
3 1 1 1 1 1 1

SPACE IYASAKA K SPACE IYASAKA

2007 2004 2006 2007

1 1 1

1 1

1 1 1

Llaj - 84

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Agam Kab. Lima Puluh Koto Kab. Pasaman Kab. Solok Selatan Kab. Dharmas Raya Kab. Pasaman Barat Kota Padang Kota Solok Kota Sawah Lunto Kota Padang Panjang Kota Bukittinggi Kota Payakumbuh Kota Pariaman Provinsi Jambi Kab. Kerinci Kab. Merangin Kab. Soralangun Kab. Batang Hari Kab. Muaro Jambi Kab. Tanjung Jabung Timur Kab. Tanjung Jabung Barat Kab. Tebo Kab. Bungo Kota Jambi Provinsi Sumatera Selatan Kab. Ogan Komering Ulu Kab. Ogan Komering Ilir Kab. Muara Enim

JUMLAH PENGUJI 1 2 1 3 2 1 4 1 NMk 1 1 1 1 1 3 21 1 3 1 1 1 1

JENIS ALAT Mk Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan

53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 V 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 VI 87 88 89

1 1 1 1

0 0 2,226 0 6,672 0 110

IYASAKA

2006 2006 2007 1995

12
1,305 5,257 1,374 3,243

SPACE IYASAKA MULLER BEM

1 1 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 679

0 5,053 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 7,836 1 2,407 2,071 2,849

20
436

IYASAKA

H U

BD

A

T

1 1 1 5

MULLER BEM

1993 1974-1975

1 2 1 1

2 1 3

3

39 2

267 126

1,765 2,557

0 160

0 0

0 4

SPACE HPA

2007 2004

1

16

13

Llaj - 85

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Lahat Kab. Musi Rawas Kab. Musi Banyuasin Kab. Ogan Komering Ulu Selatan Kab. Ogan Komering Ulu Timur Kab. Ogan Ilir Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Pagar Alam Kota Lubuk Linggau Kab. Banyuasin Kab. Empat Lawang Provinsi Bengkulu Kab. Bengkulu Selatan Kab. Rejang Lebong Kab. Bengkulu Utara Kab. Kaur Kab. Seluma Kab. Mukomuko Kab. Lebong Kab. Kepahiang Kota Bengkulu Provinsi Lampung Kab. Lampung Barat Kab. Tanggamus Kab. Lampung Selatan Kab. Lampung Timur Kab. Lampung Tengah

JUMLAH PENGUJI 1 2 1 2 2 1 1 1 3 1 4 2 1 1 NMk 5 3 2 1 1 1 1 2 1 3 1 1 4 1 1 2 2 1 1 1 1 1 1 4 2 1 4 2 10 2 6

JENIS ALAT Mk 11 3 6 Kel

LUAS (m2) 1,988 495

TAMAN KENDA RAAN 3,208 3,093 1,909 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP 135 236 74 M. bus 171 78 60 M. Brg 2,902 2,745 1,768 KK 0 34 Krt. Gan. 0 Krt. Tem. 0

Merek Alat Uji SPACE GTX.GEC HPA

Tahun Pembu atan 2004 2002

90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 VII 102 103 104 105 106 107 108 109 110 VIII 111 112 113 114 115

9 6 18 6 12 1 8

3 2 0 0 0

960 1,964 13,084 5,480 2,592 10,600 6,569

2,602 1,396 37,717 2,025 716 0 2,646 1,300 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

34 499 1,511 43 201 355 700

12
188 104 47 69 63 2,378 793

2

CHANG'AN CARTEX

2008

20

1,869

34,320 1,864 418 2,226 345

17 48 0 2 45

0 0 0 0

0 23 0 0 50

HPA,ANZEN BANZAI SPACE SPACE CHANG'AN

2003 & 1980 2004 2004

A

T

160

1 1

MULLER BEM TEN

1993-1994 2003

1 1 1 1 1 6 3 7

BD
1 1

H U

IYASAKA ANZEN

2007 1984-1985

1 1 1 1

1

1 1

BEISBART IYASAKA K

2007 2005

Llaj - 86

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Lampung Utara Kab. Way Kanan Kab. Tulang Bawang Kota Bandar Lampung Kota Metro Provinsi Kep. Bangka Belitung Kab. Bangka Kab. Belitung Kab. Bangka Barat Kab. Bangka Tengah Kab. Bangka Selatan Kab. Belitung Timur Kota Pangkal Pinang Provinsi Kep. Riau Kab. Karimun Kab. Kepulauan Riau Kab. Natuna Kab. Lingga Kota Batam Kota Tanjung Pinang Provinsi DKI Jakarta Kab. Adm. Kepulauan Seribu Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Utara

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk 1 1 1 Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji BANZAI

Tahun Pembu atan 1990-1991

116 117 118 119 120 IX 121 122 123 124 125 126 127 X 128 129 130 131 132 133 XI 134 135 136 137 138 139

5

1

1 1

0 0 0

ANZEN

1974-1975 1992-1993

12 20

IYASAKA

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 5 2 1 4,000

0 0 0 0 1,500 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 42,477 156,276 0 0 0 11,43 0

IYASAKA JPN 6,654 310 5 ANZEN

2009

T
8,289

732

588

1992-1993

BD

A

1 1

MULLER BEM POFEN

1993 2007

2 12

22 62

H U
1 5 5

1

1

1

CARTEG 68,207 76,639 IY(3),VIS,CA R CARTEG CARTEG

1

5 2

32 19

3 1

2 1

Llaj - 87

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Provinsi Jawa Barat Kab. Bogor Kab. Sukabumi Kab. Cianjur Kab. Bandung Kab. Garut Kab. Tasikmalaya Kab. Ciamis Kab. Kuningan Kab. Cirebon Kab. Majalengka Kab. Sumedang Kab. Indramayu Kab. Subang Kab. Purwakarta Kab. Karawang Kab. Bekasi Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Bandung Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi Kota Tasikmalaya Kota Banjar Provinsi Jawa Tengah Kab. Cilacap

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. 245 Krt. Tem. 56

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan

XII 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 XIII 165

1 2 6 2 1 1 3 5 4 4 1 1 1 1 4 3 2 4 3 2 1 1 5 1 3 12 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

1,998 13,660

12,289 7,684 0

1,333

7,418 3,475

3,237 4,209

BANZAI HPA BOSCH

2003 2003 2003 1993-1994 2003 1991 2002 2004 2003 2007 2002 2002 1978 2002 2004 2002 1994 2003

11,420

21,375 0 0 6,642 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3,844 21,545 0 0 27,799 0 0 0 0 0

566

12
6,206 14,577 1,884 4,352 3,744 1,528 3,960 10,201 2,313 17,129

22

1

3

ANZEN CARTEG

20

305

72

29

LIPI QUMORI BANZAI BANZAI BEISBART IYASAKA EX

9,330 3,940 4,250

A

T
15,078 1,005 2 418 42 1 22 8 8 4

82

BANZAI ANZEN VIS MULLER BEM QUMORI IYASAKA TEN

4 2 1 6

8 9 5 3 1

H U
1 1 1 1 1

BD
13,035

IYASAKA

2007

Llaj - 88

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Banyumas Kab. Purbalingga Kab. Banjarnegara Kab. Kebumen Kab. Purworejo Kab. Wonosobo Kab. Magelang Kab. Boyolali Kab. Klaten Kab. Sukoharjo Kab. Wonogiri Kab. Karanganyar Kab. Sragen Kab. Grobongan Kab. Blora Kab. Rembang Kab. Pati Kab. Kudus Kab. Jepara Kab. Demak Kab. Semarang Kab. Temanggung Kab. Kendal Kab. Batang Kab. Pekalongan Kab. Pemalang Kab. Tegal Kab. Brebes

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk 1 1 1 Kel

LUAS (m2) 3,200

TAMAN KENDA RAAN 18,130 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP 48 M. bus 3,776 M. Brg 13,982 KK 6 Krt. Gan. 296 Krt. Tem. 22

Merek Alat Uji ANZEN MULLER BEM

Tahun Pembu atan 1975-1976 1999 2004 2000 2004 2002 2003 2002 1983 2003 2003 2002 2002

166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193

7,000 107.25 6,000 4,000 4,600 585 280 6,000 6,000

4,214 9052 3,349 0 7,267 0 7,403 5,340 5291 6,075 0 0 0 17,666 70

476 1046 962

3,730 3402 2,354 5,953 6,585 4,737 4004 5,059 4,369

1

2

5

IYASAKA K MAHA

4 1 1 3 3 7 1 4

3

9 1 1 1 1 1 1

12
1,226 805 602 1281 735 1,001 325 930 2,353 5,823 16,660 7,470

3 2 9 1 2

30 3 3 13 1

HPA VIS BANZAI BANZAI ANZEN IYASAKA IYASAKA

5 1 1 1 1 1 3 1 6 3 4 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

20
2

T

14 2 2

1

BANZAI TEN

1,734 3,745 1,980 2,000

A

2,831 6,804

3 16 15 72

146 32

4 3 11

ANZEN BANZAI BANZAI BANZAI HPA BANZAI MULLER BEM BANZAI

1981 2003 2003 2003 2004 2002 1999 2002 1992 2003 2002 2003 2003

BD

18,501 0 9,954 0 0

224 721

1,591 1,612

46

33

3

H U

1

3

5,900 6,500 4,800 6,000 6,000

4,832 4,501 3,336 3,367 3,740

7

796 762 728

4,010 3,734 2,597 2,585 2,600

15

4 5

ANZEN BANZAI BANZAI 1 MIYOKO BANZAI

3

8 24

22 36

735 1,104

Llaj - 89

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang Kota Pekalongan Kota Tegal Provinsi DI Yogyakarta Kab. Kulon Progo Kab. Bantul Kab. Gunung Kidul Kab. Sleman Kab. Yogyakarta Provinsi Jawa Timur Kab. Pacitan Kab. Ponorogo Kab. Trenggalek Kab. Tulungagung Kab. Blitar Kab. Kediri Kab. Malang Kab. Lumajang Kab. Jember Kab. Banyuwangi Kab. Bondowoso Kab. Situbondo Kab. Probolinggo Kab. Pasuruan Kab. Sidoarjo

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk 1 Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. 52 1 546 29 112 1 2 Krt. Tem. 5 3 1,020 1 3

Merek Alat Uji HPA

Tahun Pembu atan 2003 2002 2003 1980-2003 1987 1980 2002 1986 2002 2002 2004

194 195 196 197 198 199 XIV 200 201 202 203 204 XV 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219

1 1

5 3

2 1

1 1 3 1 1 1 1 1 1 1

6,000 6,000 20,032 2,945 7,000 4,000 5,200 4,500 8,000 33,750

14,811 2,589 40,119 3,118 3,515 0 2,004 5,398 3,202 4,641 11,838 0

432 99 2,125 10 32 93 128

1,491 568 2,918 653 689 379 488

12,818 1,917 33,433 2,420 2,674 1,521 4,780

13 1 77 5 5 10

BANZAI SPACE,TEN HPA ANZEN ANZEN HPA ANZEN MULLER BEM

4 2 1

20
99 528

12
4,012 9,754 1,230 288 420 81 751 289 277 2,458 316 545 378 13 149 366 1,028 2,191 1,788 4,263 2,685 9,295 5,682 7,022 12,361 5,218 6,895 9,086 3,088 3,193 3,097 6,981 29,559

6

1

2 10 33

HPA IYASAKA K BNZ,LKN,HR T

1 1 1 2 4 2 2 4 4 2 1 3 4 9 2 5 5

1

1 1 1

T
2,187 4,870 3,143 6,236 7,759 15,764 5,974 8,231 10,346 3,503 3,609 3,609 8,730 33,653

3

8

2

811

111 173 368 509 254 263 720 62 499 544 299 124 106 598

A

14 9 2 328 11 197 33 54 17 6 1 2 40 14 57 101 333 8 89 175 324 262 296 99 140 13 36 3 1 17 19

HPA IYASAKA K IYASAKA K IYASAKA K IYASAKA K IYASAKA K CARTEG BANZAI ANZEN BANZAI HPA,CRSN IYASAKA K CARTEG IYASAKA

2003 2003 2003 2003 2003 2004 2003 1991-2003 1993 2004 2003 2003 2003 1994

1

H U
2 2 2 1 1 1 1 1 1 2 1

1

3

1

9

BD
1 1 1 1 5,214 6,890,5 54 26,000 2,500 2,000 30,000 19,670 2,234,6

3

1

8,000

10,904

1,424

Llaj - 90

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA)

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk Kel

LUAS (m2) 20

TAMAN KENDA RAAN

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. 146 634 79 13 1 9 14 26 13 14 241 173 5 3 51 2 Krt. Tem. 4 13 14

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan

220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 XVI 243 244

Kab. Mojokerto Kab. Jombang Kab. Nganjuk Kab. Madiun Kab. Magetan Kab. Ngawi Kab. Bojonegoro Kab. Tuban Kab. Lamongan Kab. Gresik Kab. Bangkalan Kab. Sampang Kab. Pamekasan Kab. Sumenep Kota Kediri Kota Blitar Kota Malang Kota Probolinggo Kota Pasuruan Kota Mojokerto Kota Madiun Kota Surabaya Kota Batu Provinsi Banten Kab. Pandeglang Kab. Lebak 2 1 7 2 6 1 2 1 2

5 2 2 1 2 1 3 3 3 2 2 1 1 1 1

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 4,121 5,900 10,611

8,542 13,314 5,066 2,787 4,001 2,386 4,118 5,238 5,309 10,494 3,986 2,841 5,548 3,863 5,976 3,015 15,582 5,737 2,323 2,834 2,806 96,946 2,879 0 0 0

248 1,136 473 146 294 9 74

462 113 99 181 397 281 330 298 528 952 202 122 129 51 330 131 2,805 1,870 363 229 357 6,827 235

7,653 11,414 4,401 2,447 3,309 2,071 3,688 4,727 4,199 8,948 2,807 2,379 5,083 3,326 4,962 2,710 12,124 3,121 1,907 2,108 2,262 78,048 2,601

29 4

ANZ,BNZ IYASAKA K IYS K/OKUDA TEN/PERKIN S MIYOKO BNZ/HND/M YK KOENG HPA BANZAI ANZEN BNZ/E.COMP BNZ/RN/BLM BANZAI BNZ/PERKIN S

1980-2002 2003 2002 2003 2003 2002 2003 2002 2002 2003 2003

T A

2 18 8 3 1

1 1 1 1 1 1 1 1 4 1

20
195 565 129 977 340 336 486 58 81 346 63 19 17 65 6,023 43

12

BD

38 1 30 6 6 6 2 538

566 92 233 654 23 460 120 1,997

22 44 23 5 14

IYASAKA K IYASAKA K ANZEN IYASAKA K ANZEN BNZ/ANZEN ANZEN/ISUZ U

2002 2003 1973-1974 2003 1984-1985 2002 1970-1971 20,001,976

2 35 2

H U
12 1 3

6,154

3,513

HPA,ANZEN ANZEN/ISUZ U SPACE MTSC

2

1 1

2006 2002

Llaj - 91

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Tangerang Kab. Serang Kota Tangerang Kota Cilegon Provinsi Bali Kab. Jembrana Kab. Tabanan Kab. Badung Kab. Gianyar Kab. Klungkung Kab. Bangli Kab. Karang Asem Kab. Buleleng Kota Denpasar Provinsi Nusa Tenggara Barat Kab. Lombok Barat Kab. Lombok Tengah Kab. Lombok Timur Kab. Sumbawa Kab. Dompu Kab. Bima Kab. Sumbawa Barat Kota Mataram Kota Bima Provinsi Nusa Tenggara Timur Kab. Sumba Barat Kab. Sumba Timur Kab. Kupang

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk 1 Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji HPA

Tahun Pembu atan 2002

245 246 247 248 XVII 249 250 251 252 253 254 255 256 257 XVIII 258 259 260 261 262 263 264 265 266 XIX 267 268 269

3 6 1

2 4 3 1 1

1 11 1

480

4,798 0 0 0 0

1,974

2,797

1

4

22

HPA IYASAKA VIS (DSR)

1

1

2 2 1 1 1 1 1

1 1 1 5,652

0 0 5,074 0 0 530

12

HPA IYASAKA K

2003 2003

20
255

4,289

1 1 4 8 4 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 5,120 10,000 976 0 2,143

MIYOKO MULLER BEM 1970-1999

2004 1998

2

3

3

1 1 1 1 1 1

A

T

BANZAI BANZAI HPA HPA HPA HPA

2003 2002 2003 2003 2003 2003

BD
1 1

5,564

1 1 1

H U

412 60 859

470 1,222

94 1 1

MIYOKO IYASAKA

2003 1988

1

Llaj - 92

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Timor Tengah Selatan Kab. Timor Tengah Utara Kab. Belu Kab. Alor Kab. Lembata Kab. Flores Timur Kab. Sikka Kab. Ende Kab. Ngada Kab. Manggarai Kab. Rote Ndao Kab. Manggarai Barat Kota Kupang Provinsi Kalimantan Barat Kab. Sambas Kab. Bengkayang Kab. Landak Kab. Pontianak Kab. Sanggau Kab. Ketapang Kab. Sintang Kab. Kapuas Hulu Kab. Sekadau Kab. Malawi Kota Pontianak Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Tengah Kab. Kotawaringin Barat

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0 0 0 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji BANZAI

Tahun Pembu atan 2003

270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 XX 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 XXI 295

12

BANZAI MIYOKO

2004 2003

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0

20

2,337

1,460

7

743

710

2003 MIYOKO HPA 2003 2003 2004 2004

1

2 2 1 1 4 1 1 1 1 1 1 1

5,000

A

T
506 136 370

BANZAI BANZAI

1

1

1 1 1 1

H U
1 1 1

BD

POFEN IYASAKA

2006 1978-1979 1995-1996

1

5

2

2

1

Llaj - 93

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Kotawaringin Timur Kab. Kapuas Kab. Barito Selatan Kab. Barito Utara Kab. Sukamara Kab. Lamandau Kab. Seruyan Kab. Katingan Kab. Pulang Pisau kab. Gunung Mas Kab. Barito Timur Kab. Murung Raya Kota Palangkaraya Provinsi Kalimantan Selatan Kab. Tanah Laut Kab. Kota Baru Kab. Banjar Kab. Barito Kuala Kab. Tapin Kab. Hulu Sungai Selatan Kab. Hulu Sungai Tengah Kab. Hulu Sungai Utara Kab. Tabalong Kab. Tanah Bumbu Kab. Balangan Kota Banjarmasin Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Timur Kab. Pasir

JUMLAH PENGUJI 1 2 1 3 4 NMk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

JENIS ALAT Mk Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan

296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 XXII 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 XXIII 322

1 1 1 1 1 1 1 1 1

A

1

272

T

1

1

900

296 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

20
95 18 183

12
IYA,BNZ

1993

BANZAI MTRSCAN

2003

BD
1 1 1 1

1994-1995 HPA HPA 2003 2003

2

H U
1 1 1 1 1 1

VIS

2001

1

MULLER

2003

Llaj - 94

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA)

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji BEM

Tahun Pembu atan

323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 XXIV 335 336 337 338 339 340 341 342 343 XXV 345 346 347 348

Kab. Kutai Barat Kab. Kutai Kab. Kutai Timur Kab. Berau Kab. Malinau Kab. Bulongan Kab. Nunukan Kab. Penajam Paser Utara Kota Balikpapan Kota Samarinda Kota Tarakan Kota Bontang Provinsi Sulawesi Utara Kab. Bolaang Mengondow Kab. Minahasa Kab. Sangihe Talaud Kab. Kepulauan Talaud Kab. Minahasa Selatan Kab. Minahasa Utara Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Tengah Kab. Banggai Kepulauan Kab. Banggai Kab. Morowali Kab. Poso 3 7 3 3

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 310,60 7 1,830

0 0 0 0 0 0 916 0 0 12,391 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1996-1997 BANZAI POFEN 2003 2006 676 BANZAI MULLER BEM MULLER BEM BANZAI 20 BANZAI BANZAI 9,995 26 0 9 ANZEN IYASAKA 2003 2004 2003 2003 2003 1992 1986 1993

20
1,821 540

A

T

12
218

BANZAI

2004

H U
1 1 1 1 1

BD
1

Llaj - 95

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Donggala Kab. Toli-Toli Kab. Buol Kab.Parigi Moutong Kab. Tojo Una-Una Kota Palu Provinsi Sulawesi Selatan Kab. Selayar Kab. Bulukumba Kab. Bantaeng Kab. Jeneponto Kab. Takalar Kab. Gowa Kab. Sinjai Kab. Maros Kab. Pangkajene Kepulauan Kab. Barru Kab. Bone Kab. Soppeng Kab. Wajo Kab. Sidenreng Rappang Kab. Pinrang Kab. Enrekang Kab. Luwu Kab. Tana Toraja Kab. Luwu Utara Kab. Luwu Timur Kota Ujung Pandang Kota Pare-Pare

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk 1 1 1 1 1

JENIS ALAT Mk Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0 0 0 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan

349 350 351 352 353 354 XXVI 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 1 2 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 640

12

1978-1979

20

T

1996-1997 3 135 83 BANZAI

BD
1 1

A

MIYOKO IYASAKA

2004 2006

1

H U
7 1 1

ANZEN POFEN

1970 2007

Llaj - 96

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kota Palopo Provinsi Sulawesi Tenggara Kab. Buton Kab. Muna Kab. Konawe Kab. Kolaka Kab. Konawe Selatan Kab. Bombana Kab. Wakatobi Kab. Kolaka Utara Kota Kendari Kota Baubau Provinsi Gorontalo Kab. Boalemo Kab. Gorontalo Kab. Pohuwato Kab. Bone Bolango Kota Gorontalo Propinsi Sulawesi Barat Kab. Majene Kab. Polewali Mamasa Kab. Mamasa Kab. Mamuju Kab. Mamuju Utara Provinsi Maluku Kab. Maluku Tenggara Barat Kab. Maluku Tenggara Kab. Maluku Tengah

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 1 NMk

JENIS ALAT Mk 1 Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan

377 XXVII 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387
XXVIII

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 903 0 0 0 0 689 85 127 2 IYASAKA PATRIOT

1994-1995

20

12

1988-1989

388 389 390 391 392 XXIX 393 394 395 396 397 XXX 398 399 400

BD

A

T

1

AUTOMA PRO

2003

1 1 1 1 1 1

1 1

2007 2005

H U
1

1

0 0

1994-1995

Llaj - 97

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Buru Kab. Kepulauan Aru Kab. Seram Bagian Barat kab. Seram Bagian Timur Kota Ambon Provinsi Maluku Utara Kab. Halmahera Barat Kab. Halmahera Tengah Kab. Kepulauan Sula Kab. Halmahera Selatan Kab. Halmahera Utara Kab. Kab. Halmahera Tengah Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Provinsi Irian Jaya Barat Kab. Fak-Fak Kab. Kaimana Kab. Teluk Wondama Kab. Teluk Bintuni Kab. Manokwari Kab. Sorong Selatan Kab. Sorong Kab. Raja Ampat Kota Sorong Prov. Irian Jaya Tengah Kab. Nabire Kab. Yapen Waropen kab. Waropen

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk 1 1 1 1

JENIS ALAT Mk Kel

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0 0 0 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan

401 402 403 404 405 XXXI 406 407 408 409 410 411 412 413 XXXII 414 415 416 417 418 419 420 421 422
XXXIII

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1,602 0 0 0 0 0 0 0 0 749

20

12

1

0

1978-1979

BD

A

T

1996-1997

1

20,000

200

609

44

0

0

MULLER BEM HPA

2003

1 1 1 1 1 1

423 424 425

H U

1

2003

Llaj - 98

NO.

LOKASI (PROVINSI/KABUPATEN/ KOTA) Kab. Biak Numfor kab. Panjai Kab. Mimika Kab. Supiori Prov. Irian Jaya Timur Kab. Merauke Kab. Boven Digoel Kab. Mappi Kab. Asmat Kab. Jayawijaya Kab. Yahukimo Kab. Pegunungan Bintang Kab. Tolikara Kab. Jayapura Kab. Sarmi Kab. Keerom Kab. Puncak Jaya Kota Jayapura Jumlah

JUMLAH PENGUJI 1 2 3 4 NMk

JENIS ALAT Mk 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 Kel 1

LUAS (m2)

TAMAN KENDA RAAN 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

JUMLAH KENDARAAN WAJIB UJI MP M. bus M. Brg KK Krt. Gan. Krt. Tem.

Merek Alat Uji

Tahun Pembu atan 1994-1995

426 427 428 429
XXXIV

TEN

2003

430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442

12

1996-1997

A

T

20

1 8

18 3

62 4

14 9

BD

ANZEN 53,18 4 168,32 6 BNZ LKN HRT CRSN Krt. Gan. Krt. Tem. 733,34 4 2,83 5 9,433 IYS RN BLM MYK HND 5,417 I: YASAKA : RION : BALMA : MIYOKO : HONDA

1986

285 NMk Mk Kel.

347

24

1,128,947

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

Keterangan : 1) Jabatan Fungsional Pemula 2) Jabatan Fungsional Pelaksana 3) Jabatan Fungsional Pelaksana Lanjutan 4) Jabatan Fungsional Penyelia

: Non Mekanis : Mekanis : Keliling

MP M. Bus M. Brg KK

: Mobil Penumpang : Mobil Bus : Mobil Barang : Kendaraan Khusus

: BANZAI : LAKONI : HARTECH : CR SINCRO : Kereta Gandengan : Kereta

Llaj - 99

DATA PERKEMBANGAN UPPKB DI INDONESIA TAHUN 2006 – 2011 URAIAN OPERASI TIDAK OPERASI TOTAL
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

2007 130 27 157

2008 133 26 159

TAHUN 2009 133 28 161

2010 130 31 161

2011 137 24 161

Llaj - 100

REKAPITULASI UPPKB YANG BEROPERASI DAN TIDAK BEROPERASI TAHUN 2011
No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 PROVINSI 2 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kep. Bangka Belitung Kep. Riau Banten DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DIY Jawa Timur Bali NTB NTT Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Barat Sulawesi Selatan UPPKB BEROPERASI 3 1 13 9 3 4 6 3 5 1 7 17 2 19 3 3 4 2 2 2 1 1 12 UPPKB TIDAK BEROPERASI 4 9 3 1 1 4 1 1 1 4 1 2 -

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 101

H U

BD

A

T

20

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

12

1 26 27 28 29 30 31 32 33

2 Sulawesi Tengah Gorontalo Sulawesi Utara Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Barat Papua TOTAL

3 2 2 4 1 1 133

4 28

Llaj - 102

DATA PERKEMBANGAN UPPKB DI INDONESIA BERDASARKAN SURAT DIRJEN HUBDAT No. AJ.108/3/12/DRJD/2007 TANGGAL 23 APRIL 2007 TENTANG PENDATAAN KONDISI DAN FASILITAS JEMBATAN TIMBANG
No 1 1 Aceh Propinsi 2 10 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 2 Sumatera Utara 25 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Lokasi UPPKB yang dibangun (posisi 1985) 3 buah Seumadam Bayu Meuredu Lamno Lambaro Peureulak Laiken Blang Kuyu Bakti Simpang Rima buah Jembatan Merah Tj. Morawa I Aek Batu Doulu Gebang Dolok Estate Dolok Merangir Aek Kanopan Labuhan Deli Titipapan Tj. Morawa II Jumlah/Nama UPPKB berdasarkan SK. Dirjen No. 72/AJ 103/DRJD/2000 tanggal 15 Februari 200 4 4 1. 2. 3. 4. buah Seumadam Bayu Meuredu Lamno 1 1. Sk Dirjen Hubdat No. AJ.108/3/12/DRJD/2007 tanggal 23 April 2007 tentang Pendatan Kondisi dan Fasilitas Jembatan Timbang Jumlah UPPKB yang Jumlah UPPKB yang beroperasi Rencana UPPKB tidak beroperasu Buah

12

5

6 9 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 3 1. 2. 3. buah Peureulak Syamitalira Bayu Meureudu Lamno Simpang Rima Lambaro Blang Kuyu L. Perbunga Krueng Raya Buah Aek Kanopan Labuhan Deli Titi Papan 3 1. 2. 3.

7 Buah Subulussalam Seulimum Calang

Seumadam, Kab. Aceh Timur (60 ton)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Jembatan Merah Tj. Morawa I Aek Batu Doulu Gebang Dolok Estate Dolok Merangir Aek Kanopan

H U

BD
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

8

buah

13

A
Buah Gebang, Kab. Langkat (40 ton) Tj. Morawa I, Kab. Deli Serdang (40 ton) Tj. Morawa II, Kab. Deli Serdang (40 ton) Jembatan Merah, Kab. Mandailing (40 ton) Aek Batu, Kab. Labuhan Batu (40 ton) Doulu, Kab. Tanah Karo (40 ton) Dolok Estate, Kab. Asahan (40 ton) Dolok Merangir, Kab. Simalungun (40 ton) Pandan, Kod. Sibolga (10 ton) Simpang Runding, Kab. Dairi (40 ton) Simpang Dua, Kod. Pematang Siantar (50 ton)

T

20

Llaj - 103

1

2 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25.

3 Simpang Dua Pal XI Pandan S. Runding Rambutan Merek Binjai Tanjung Tiram P. Sidempuan Rantau Prapat Pancuran Batu Porsea Lubuk Pakam Simpang Kawat Buah Beringin Panti Sungai Lansat Lubuk Selasih Tj. Pati Setangkai Kubu Kerambil Lubuk Buaya Tapan Padang Hijau Teluk Bayur Kamang Buah Taluk Kuantan Rantau Berangin Duri Tanjung Pinang 9 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

4 12. 13.

5 Pal XI, Kab. Tapanuli Selatan (40 ton) Mambang Muda (40 ton)

6

7

20 H U
Beringin Panti Sungai Lansat Lubuk Selasih Tj. Pati Setangkai Kubu Kerambil Lubuk Buaya Tapan Kamang 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Beringin Panti, Kab. Pasaman Sungai Lansat, Kab. Sawahlunto (60 ton) Lubuk Selasih, Kab. Solok (60 ton) Tj. Pati, Kab. Limapuluh Kota Setangkai, Kab. Tanah Datar Kubu Kerambil, Kab. Tanah Datar Lubuk Buaya, Kod. Padang Tapan, Kab. Pesisir Selatan Kamang, Kab. Sawah Lunto (60 ton) 4 buah

12 BD
3 1. 2. 3.

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 4 Riau 6 1. 2. 3. 4.

A

Buah Taluk Kuantan, Kab. Indragiri Hulu Rantau Berangin, Kab. Kampar Duri, Kab. Bengkalis

T

3

Sumatera Barat

11

buah

9

Buah

1 1

Buah

1. 2. 3. 4.

Taluk Kuantan Rantau Berangin Duri Tanjung Pinang

3 1. 2. 3.

Buah Bagan Batu Sp. Lago Selensen

Llaj - 104

1

2 5. 6.

3 Rumbai Simpang Tiga buah Muara Bungo Sarolangun Sungai Penuh Muara Bulian Kenali Besar Kenali Asam buah Pd. Ulak Tanding Tais Air Sebakul Permu/Curup buah Betung Muara Beliti Sp. Indralaya Martapura Kertapati Megang Muara Enim Pagar Alam Saung Naga Talang Betutu Muara Dua buah Sp. Tempilang Tj. Pandan 4 1. 2. 3. 4.

44

5

6

7

5

Jambi

6 1. 2. 3. 4. 5. 6.

buah Muara Bungo Sarolangun Sungai Penuh Muara Bulian

4 1. 2. 3. 4.

Buah Muara Bungo, Kab. Bungo Tebo (15 ton) Sungai Penuh, Kab. Kerinci (20 ton) Muara Bulian, Kab. Sarolangun (40 ton) Pelawan (80 ton) (Pilot Project)

1 1.

Buah Sarolangun

1. 2. 3. 4. 7 Sumsel 11 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 8 Bgk-Belitung 2 1. 2.

1. 2. 3. 4 1. 2. 3. 4.

Pd. Ulak Tanding Tais Air Sebakul buah Betung Muara Beliti Sp. Indralaya Martapura

1. 2. 3. 6 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Pd. Ulak Tanding, Kab. Rejang Lebong (20 ton) Tais, Kab. Seluma (20 ton) Air Sebakul, Kod. Bengkulu (40 ton) buah

T

20

6

Bengkulu

4

3

buah

3

Buah

12
4 1. 2. 3. 4. Buah KM11 Talang B KM 7 Kertapati KM 32 Indralaya Martapura 2 1. 2 Buah PPT Simpang N. PPT Merapi 4 1. 2. Lokasi usulan Sp. Tempilang Simpang Air Raya

H U
buah

BD
-

A
buah

Megang, Kota Lubuk Linggau (20 ton) TanjuK Sakti, Kab. Lahat (15 ton) Muara Beliti, Kab. Musi Rawas (15 ton) P. Panggang, Kab. OKI (60 ton) Senawar Jaya, Kab. Musi Banyuasin (60 ton) Kota Baru, Oku Timur (60 ton)

Llaj - 105

1

2

3

44

5

6 3. 4.

7 Kurau Jalan Selan

9

Lampung

5 1. 2. 3. 4. 5.

buah Way Urang Tegineneng Aji Kagungan Gayam Blambangan U. buah Cikande Batu Ceper Cicere

3 1. 2. 3.

buah Way Urang Tegineneng Aji Kagungan

5 1. 2. 3. 4. 5. 1 1.

buah Gayam, Kab. Lampung Selatan (20 ton) Tegineneng, Kab. Lampung Selatan (15 ton) Blambangan Umpu, Kab. Way Kanan (20 ton) P. Panggang, Kab. Tulang Bawang (60 ton) Aji Kagungan, Kab. Lampung Utara (60 ton) buah Cikande, Kab. Serang

1 1.

Buah Way Urang

10

Banten

3 1. 2. 3.

-

12

1 1

Buah Batuceper

5 1. 2. 3. 4. 5.

11

Jawa Barat

17 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

buah Balong Gandu Weru Duwur Cibaragalan Sindang Rasa Kemang Tomo Gentong Bulak Kapal Bojong Cinunuk Weru Ciluwek

7 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

buah Balong Gandu Weruduwur Cibaragalan Sindang Rasa Kemang Tomo Gentong

7 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

A

Lokasi usulan Gerem, Ruas Merak - Tol Merak/Jakarta Cikande, Ruas Ci kande–R. Bitung Cirarap, Ruas curug - Bts Bogor Cigading, Ruas Cilegon – Anyer Kadu Mangu, Ruas Lab. – Pandeglang

buah

T
1 1. Buah W.duwur, Cirebon

H U

BD

Balong Gandu, Kab. Karawang Cibaragalan, Kab. Purwakarta Sindang Rasa, Kab. Ciamis Kemang, Kab. Bogor Tomo, Kab. Sumedang Gentong, Kab. Tasikmalaya Losarang, Kab. Indramayu

20

Llaj - 106

1

2 13. 14. 15. 16. 17.

3 Bandung Cibitung Tajur Indramayu Losari buah Tanjung Subah Klepu Sambong Katonsari Wanareja Sroyo Banyu Dono Kledung Sarang Aji Barang Tugu Pringsurat Salam Lebuawu Gubug Selogiri buah Kulwaru Depok Piyungan Dongkelan buah Widodaren Lamongan 10 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

44

5

6

7

12

Jawa Tengah

17 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17.

buah Tanjung Subah Klepu Sambong Katon sari Wanareja Sroyo Banyudono Kledung Sarang

17 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 2 1. 2.

buah Tanjung, Kab. Brebes (80 ton) Subah, Kab. Batang (80 ton) Klepu, Kab. Semarang (40 ton) Sambong, Kab. Blora (40 ton) Katon sari, Kab. Demak (80 ton) Wanareja, Kab. Cilacap (40 ton) Toyoga, Kab. Sragen (80 ton) Banyudono, Kab. Boyolali (40 ton) Butuh, Kab. Purworejo (80 ton) Sarang, Kab. Rembang (80 ton) Aji Barang, Kab. Banyumas (40 ton) Tugu, Kod. Semarang (40 ton) Pringsurat, Kab. Temanggung (40 ton) Salam, Kab. Magelang (40 ton) Lebuawu, Kab. Jepara (40 ton) Gubug, Kab. Purwokerto (80 ton) Selogiri, Kab. Wonogiri (40 ton) buah Kulwaru, Kab. Kulon Progo (40 ton) Depok, Kab. Sleman (20 ton)

1. 2. 3. 4. 14 Jawa Timur 18 1. 2.

H U

13

DI Yogyakarta

4

2

buah

BD

A

T

20

12
2 1. 2. Buah Kalitirto Taman Martani 4 1. 2. Buah Karanglo Candi I

1. 2.

Kulwaru Depok

13 1. 2.

buah

19 1. 2.

buah Singosari, Kab. Malang (40 ton) Rejoso, Kab. Pasuruan (80 ton)

Widodaren Lamongan

Llaj - 107

1

2 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

3 Trosobo Watudodol Rejoso Trowulan Singosari Klakah Guyangan Besuki Pojok Rambi Gundam Baureno Socah Candi II Kejayan Kalibaru Manis Candi I buah Cekik Batu Bulan Seririt Bungkulan buah Kediri Bertais Sumbawa Besar buah Oesapa Nun Baun Sabu Watu Alo 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13.

44 Trosobo Watudodol Rejoso Trowulan Singosari Klakah Guyangan Besuki Pojok Rambi Gundam Socah 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17 18 19 3 1. 2. 3. 3

5 Sedarum, Kab. Pasuruan (80 ton) Klakah, Kab. Lumajang (40 ton) Trosobo, Kab. Sidoarjo (40 ton) Trowulan, Kab. Mojokerto (80 ton) Mojoagung, Kab. Jombang (80 ton) Guyangan, Kab. Nganjuk (40 ton) Pojok, Kab. Tulung Agung (40 ton) Rambi Gundam, Kab. Jember (40 ton) Watudodol, Kab. Banyuwangi (40 ton) Besuki, Kab. Situbondo (40 ton) Widodaren, Kab. Ngawi (80 ton) Lamongan, Kab. Lamongan (40 ton) Baureno, Kab. Bojonegoro (80 ton) Socah, Kab. Bangkalan (40 ton) Kalibaru Manis, Kab. Banyuwangi (80 ton) Talun Widang buah 3. 4.

6 Candi II Taman

7

15

Bali

4 1. 2. 3. 4.

3 1. 2. 3. 3 1. 2. 3. 3 1. 2. 3.

buah Cekik Batubulan Seririt buah

A

T

20

12
1 1. Buah Bungkulan

16

NTB

3 1. 2. 3.

17

NTT

3 1. 2. 3.

H U
buah Oesapa Nun Baun Sabu Watu Alo

Kediri Bertais Sumbawa Besar

BD
1. 2. 3. 4 1. 2. 3. 4.

Cekik, Kab. Jembrana (40 ton) Batubulan, Kab. Gianyar (21 ton) Seririt, Kab. Buleleng (40 ton) buah Kediri, Kab. Lombok Barat Bertais, Kab. Lombok Barat Sumbawa Besar, Kab. Sumbawa buah Oesapa, Kod. Kupang (15 ton) Nun Baun Sabu, Kab. Kupang (20 ton) Labuan Bajo, Kab. Manggarai Barat (40 ton) Walu Alo, Kab. Manggarai Barat (20 ton)

Llaj - 108

1 18 Kalbar

2 5 1. 2. 3.

3 Buah Siantan Sedau Sei Pinyuh 2 1. 2.

44 buah Siantan Sedau 2 1. 2. buah

5 2 1. 2. Siantan, Kota Pontianak (40 ton) Sedau, Kota Singkawang (40 ton)

6 Buah Kp. Tanjung Bengkayang

7

19

Kalteng

1 1.

Buah Pasar Panas Buah Liang Anggang Pleihari Tungkap Tibung Raya Muara Tapus Mabu'un Raya Buah Karang Joang

1 1. 1 1.

buah Pasar Panas buah Liang Anggang

2 1. 2. 2 1. 2.

buah

12

4. 5.

Kp, Tanjung Bengkayang

1 1.

buah Anjir Serapat

20

Kalsel

6 1. 2. 3. 4. 5. 6.

buah

1.

1.

Karang Joang

BD

21

Kaltim

1

1

buah

1

A
buah

T

Liang Anggang, Kab. Banjar (40 ton) Kintap

20

Pasir Panas, Kab. Barito Timur (20 ton) Anjir Serapat, Kapuas (40 ton)

8 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

lokasi usulan Koridor K.Batuaji Kor. BL.Papan Handil II Kor. Samarinda Bontang Kor Perdau Muara Wahau Kor Tanjungredeb - Tanjungselor Kor Samarinda Kotabangun K.Kuaro-penajam K.Kuaro-Kerang

1.

Karang Joang, Kod. Balikpapan (40 ton)

22

Sulawesi Utara

6

Buah

H U
4 buah 4 buah

Llaj - 109

1

2 1. 2. 3. 4. 5. 6.

3 Wangurer Amurang Iniboto Pineleng Batuda Kauditan 1. 2. 3. 4.

44 Wangurer Amurang Iniboto Pineleng 1. 2. 3. 4.

5 Wangurer, Kod. Bitung Amurang, Kab. Minahasa Iniboto, Kab. Bolaang Mangondow Pineleng, Kab. Minahasa

6

7

23

Gorontalo

2 1. 2.

buah Isimu Batuda Telaga Biru buah Kayumalue Toboli Biromaru buah Sambilambo Lepo-lepo buah Macoppa Tonrokassi Datae Larompong Paku Tana Batue Lumpue Sunggu Minasa Sajoanging Buntu Datu 2 1. 2. 1 1. 6 1. 2. 3. 4. 5. 6. buah

Kayumalue Toboli buah Sambilambo buah

2 1. 2. 2 1. 2. 1 1. 12

buah

12 20 T

1 1.

Isimu, Kab. Gorontalo (20 ton) Marisa, Kab. Pohuwato (40 ton) buah Kayumalue, Kod. Palu (40 ton) Toboli, Kab. Donggala (20 ton) buah

Buah Molotabu, Kab. Bone Bolango

24

Sulteng

3 1. 2. 3.

1. 2. 26 Sulsel 10 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

H U

Macoppa Tonrokassi Datae Larompong Paku Tanah Batue

BD
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

A
buah

25

Sultra

2

Sambilambo, Kab. Kolaka (20 ton)

Macoppa, Kab. Maros (60 ton) Pallangga, Kab. Gowa (30 ton) Somba Opu, Kab. Gowa (30 ton) Tonrokassi, Kab. Jeneponto (20 ton) Lumpue, Kota Parepare (50 ton) Datae, Kab. Sidrap (20 ton) Sajoanging, Kab. Wajo (60 ton) Tana Batue, Kab. Bone (60 ton) Bulu Dua, Kab. Soppeng (40 ton) Walenrang, Kab. Wulu (40 ton) Larompong, Kab. Luwu (20 ton)

Llaj - 110

1 27 28 29 Sulbar

2 1 1. Papua 1 1.

3 buah buah Passo buah Jayapura buah 1 1. 1 1. -

44 12. buah buah Passo buah Jayapura buah Buah 1 1. 1 1. 0 buah

5 Buntu Datu, Kab. Tator (20 ton) Paku, Kab. Polmas (20 ton) buah Passo, Kod. Ambon (20 ton) buah

6

7

Maluku

30

Irian Jaya Barat

-

12 20
BUAH 28 BUAH

2 1. 2. 32

Buah Manokwari Sorong BUAH

JUMLAH TOTAL

133

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

Catatan 1. Tidak termasuk Provinsi DKI Jakarta 2. Provinsi Kep. Riau dan Maluku Utara tidak memiliki jembatan timbang yang beroperasi

T

Llaj - 111

REKAPITULASI LAPORAN PELANGGARAN DI JEMBATAN TIMBANG YANG DITERIMA DITJEN HUBDAT TAHUN 2011
PROPINSI NAD SUMUT BABEL JAMBI SUMBAR SUMSEL RIAU BENGKULU LAMPUNG BANTEN JABAR JAWA TENGAH JUMLAH DITIMBANG 474,674 43,578 77,761 1.547.690 PELANGGARAN TERHADAP JBI (KEND) 5 - 25 % 7,281 109,259 25 - 50 % 762 50 - 60 % > 60 % Pengembalian Kendaraan TINDAKAN Penurunan Muatan Surat Tilang 182 318 107,32

T
-

A

BD
-

DIY
JATIM BALI TOTAL

5,87
956,427 31,138 2.662.464

-

H U

-

20
329 31,728

12
-

45 32,102

-

76
6,919 1,469 116,102
Llaj - 112

116,745

762

Sumber : Direktorat LLJ 2011

JUMLAH PELANGGARAN OPERASIONAL TAHUN 2011
NO A. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 B. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 JENIS PELANGGARAN Pelanggaran Perizinan dan Operasional Dokumen perizinan palsu Tidak ada dokumen perizinan / Masa berlaku dokumen perizinan habis Nama PO tidak sesuai dengan dokumen perizinan Nomor kendaraan tidak sesuai dengan dokumen perizinan Trayek yang dilayani tidak sesuai dengan dokumen perizinan Waktu pelayanan tidak sesuai dengan dokumen perizinan Belum melunasi asuransi kecelakaan Jasa Raharja Menggunan izin insidentil Pelanggaran perizinan dan operasional lainnya Pelanggaran Persyaratan Teknis dan Laik Jalan Buku Uji Palsu Tidak ada buku uji/masa berlaku uji habis Jumlah tempat duduk tidak sesuai dengan buku uji Tidak ada sabuk keselamatan tidak ada alat pemadam kebakaran Tidak ada pintu keluar darurat Tidak ada Petunjuk keluar darurat Tidak ada pemecah kaca Tida ada petunjuk pemecah kaca Pelanggaran persyaratan Teknis dan Laik Jalan lainnya Total JUMLAH PELANGGARAN 6 497 1 0 98 13 143 48 41 PROSENTASE 0,46 % 38,31 % 0,07 % 0,00 % 7,55 % 1,00 % 11,02 % 3,70 % 3,16 % 0,00 % 13,56 % 0,00 % 1,54 % 3,93 % 3,62 % 4,08 % 3,16 % 3,77 % 1,00 % 100,00 %

T

20

Sumber : Direktorat LLAJ 2011 Llaj - 113

H U

BD

A

12
0 176 0 20 51 47 53 41 49 13 1297

VOLUME LALU LINTAS PERIODE ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2007 – 2011*)
Periode Lebaran MASUK H-7 H-6 H-5 H-4 H-3 H-2 H-1 H1 H2 H+1 H+2 H+3 H+4 H+5 H+6 H+7
58,227 61,431 65,185 76,075 72,910 63,283 51,313 49,595 90,070 125,844 160,823 223,406 243,758 189,398 98,619 94,612

2007 KELUAR 2 ARAH
83,373 104,446 94,922 204,184 312,621 361,886 180,589 110,324 125,155 91,040 78,210 85,941 66,647 73,935 61,260 60,660 1,909,738 141,600 165,877 160,107 280,259 385,531 425,169 231,902 159,919 215,225 216,884 239,033 309,347 310,405 263,333 159,879 155,272 3,603,236

2008 MASUK
56.746 66.475 70.934 62.951 72.178 63.636 48.066 64.596 27.570 180.301 235.197 443.590 201.718 110.573 138,971 150,512

2009 MASUK
74,183 81,695 75,154 79,906 88,122 76,719 70,198 53,650 22,244 103,488 152,779 142,752 177,416 219,873 90.736 98.977 1.894.244

2010 2 ARAH
147,297 168,967 175,707 202,612 516,145

2011 2 arah
135,988 200,173 259,772 232,041 329,644 442,665 273,635 219,991 242,521 275,903 321,076 305,365 270,303 301,734 497,150 263,150 4,909,307

KELUAR 2 ARAH
71.560 104.373 158.385 252.458 250.456 148.116 108.355 107.835 147.441 108.269 94.061 112.559 94.739 128.959 69,410 67,363 128.306 170.848 229.319 315.409 322.634 211.752 156.421 172.431 175.011 288.570 329.258 556.149 296.457 239.532 208,381 217,875

KELUAR
73,114 87,272 100,553 122,706 428,023

MASUK
62,080 77,134 69,383 72,397 80,196 73,992 63,713 73,409 91,942 147,874 218,555 232,014 190,449 207,803 408,297 175,772 2,002,248

KELUAR
73,908 123,039 190,389 159,644 249,448 368,673 209,922 146,582 150,579 128,029 102,521 73,351 79,854 93,931 88,853 87,378 2,907,059

MASUK
62,080 77,134 69,383 72,397 80,196 73,992 63,713 73,409 91,942 147,874 218,555 232,014 190,449 207,803 199,751 199,656 2,060,348

KELUAR 2 ARAH
73,908 123,039 190,389 159,644 249,448 368,673 209,922 146,582 150,579 128,029 102,521 73,351 79,854 93,931 68,188 88,012 2,306,070 135,988 200,173 259,772 232,041 329,644 442,665 273,635 219,991 242,521 275,903 321,076 305,365 270,303 301,734 267,939 287,668 4,336,418

1,145,504 124,812 98,416

A

BD
3,930,847

H U
2,110,046

JUMLAH 1,693,498

1,820,801

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

*) = VOLUME KELUAR MASUK JABODETABEK DARI 5 TITIK PEMANTAUAN

T
114,755 109,323 82,511 78,129 83,275 82,435 129.375 87.472 2.104.413

20
1,222,223 195,010 152,066 136,999 212,811 235,290 220,881 260,691 302,308 220.111 186.449 3.998.657

12

Llaj - 114

GRAFIK VOLUME LALU LINTAS ARAH MASUK DAN KELUAR JABODETABEK PERIODE ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2007 – 2011 (Kendaraan)

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 115

GRAFIK VOLUME LALU LINTAS TOTAL DUA ARAH PERIODE ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2007 - 2011

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

T

20

12

Llaj - 116

JUMLAH KEBERANGKATAN DAN KEDATANGAN PENUMPANG BUS DI 8 PROVINSI PADA PERIODE LEBARAN TAHUN 2007 – 2011
PERIODE LEBARAN H-7 H-6 H-5 H-4 H-3 H-2 H-1 H1 H2 H+1 H+2 H+3 H+4 H+5 H+6 H+7 JUMLAH BRKT 279.080 335.847 315.802 335.928 414.809 553.950 390.193 340.938 384.049 461.624 509.698 470.845 538.738 425.045 433.961 432.296 5873076 2007 DTG 229.482 303.112 299.393 287.980 367.384 479.839 391.045 296.729 36.594 441.563 519.949 559.929 392.299 459.061 488.487 448.385 5742049 BRKT 245.914 389.931 345.763 440.775 514.833 456.731 312.451 293.271 402.029 436.689 458.296 68.498 71.450 371.921 360.751 316.564 2008 DTG 236.098 373.147 324.992 367.576 486.128 422.253 293.217 221.512 377.942 456.314 494.706 593.064 501.903 400.149 368.057 357.595 BRKT 194.273 261.851 294.954 403.471 448.802 346.288 278.657 341.235 334.917 368.897 369.242 358.394 349.357 358.001 322.678 352.612 5383629 2009 DTG 203.670 208.845 261.936 312.505 321.382 288.124 231.033 355.923 347.093 413.290 421.513 419.693 386.857 490.628 369.337 289.957 4766522 BRKT 215.814 266.076 312.361 2010 DTG 210.456 247.578 307.479 310.792 395.264 432.272 326.568 268.465 397.985 364.672 406.358 428.546 400.462 386.465 323.566 365.688 5.572.616 BRKT 214.904 252.288 307.233 371.839 464.718 478.678 306.250 208.973 302.244 389.336 416.791 429.392 437.125 372.251 297.478 275.375 5.524.875 2011 DTG 203.267 232.167 263.708 297.083 384.335 435.774 297.521 186.023 240.594 339.473 419.033 389.610 389.610 400.569 389.610 320.675 5.189.052

T

A

BD
6274653

H U

5421562

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

Propinsi: Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Bali

20

12
405.553 452.472 340.486 278.525 393.704 352.417 381.493 401.468 369.417 347.569 301.330 331.791 5.464.134

313.658

Llaj - 117

GRAFIK JUMLAH KEBERANGKATAN DAN KEDATANGAN PENUMPANG BUS DI 8 PROPINSI PADA PERIODE LEBARAN TAHUN 2007 – 2011

Sumber : Direktorat LLJ 2011 Llaj - 118

H U

BD

A

T

20

12

REKAPITULASI PENERIMA PENGHARGAAN PERUSAHAN OTOBIS (PO) TERBAIK ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2006 – 2011 NO
1

TAHUN
2006 ( 1427 H )

2

2007 ( 1428 H )

4

2009 ( 1430 H )

BD

A

T

3

2008 ( 1429 H )

H U

5

2010 ( 1431 H )

1. Eka 2. Karunia Bhakti 3. Sinar Jaya Megah Langgeng 1. Sinar Jaya Megah Langgeng 2. Budiman 3. Sumber Alam 4. Nusantara 5. Sumber Kencono 6. Eka 1. Sinar Jaya Megah Langgeng 2. Nusantara 3. Sumber Kencono 1. Sinar Jaya Megah Langgeng 2. Nusantara 3. Eka/Mira Perusahaan Angkutan AKAP Besar 1. Sinar Jaya Megah Langgeng 2. Rosalia Indah 3. Gapuraning Rahayu Perusahaan Angkutan AKAP Kecil 4. Efisiensi 5. Luragung Termuda 6. Samarinda Lestari Perusahaan Angkutan Periwisata 7. Panorama Transport, Tbk

PO PENERIMA PENGHARGAAN

Mojokerto Garut Jakarta Jakarta Tasikmalaya Kutoarjo Kudus Sidoarjo Mojokerto Jakarta Kudus Sidoarjo Jakarta Kudus Mojokerto Jakarta Surakarta Ciamis Kebumen Kuningan Balikpapan

KOTA

Jawa Timur Jawa Barat DKI Jakarta DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Tengah Jawa Timur Jawa Timur DKI Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur DKI Jakarta Jawa Tengah Jawa Timur DKI Jakarta Jawa Tengah Jawa Barat

PROVINSI

20

12
Jakarta

Jawa Tengah Jawa Barat Kalimantan Timur DKI Jakarta
Llaj - 119

NO

TAHUN

6

2011 ( 1432 H )

Sumber : Direktorat LLAJ 2011

H U

BD

A

Perusahaan Angkutan Pariwisata 1. Angkutan Wisata Seruni 2. Medali Mas 3. Cipaganti Citra Graha

T

20

Perusahaan AKAP Kelas Non Ekonomi 1. Samarinda Lestari 2. Efisiensi 3. Rosalia Indah

12

8. Hiba Utama 9. Bimo Perusahaan AKAP Kelas Ekonomi 1. Pippos 2. Daya Melati Indah 3. Asli Prima Inti Karya

PO PENERIMA PENGHARGAAN

Jakarta Yogyakarta Makassar Jakarta Serang Balikpapan Kebumen Surakarta Denpasar Malang Bandung

KOTA

DKI Jakarta DIY

PROVINSI

Sulawesi Selatan DKI Jakarta Banten Kalimantan Timur Jawa Tengah Jawa Tengah Bali Jawa Timur Jawa Barat

Llaj - 120

REKAPITULASI PENJATUHAN SANKSI ANGKUTAN LEBARAN TAHUN 2007 S/D 2011 BERDASARKAN DOMISILI PERUSAHAAN ANGKUTAN AKAP NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 NAMA PROVINSI Sumatera Utara Sumatera Selatan Lampung Banten DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah D.I. Yogyakarta Jawa Timur Bali Sulawesi Selatan TOTAL
Sumber : Direktorat LLAJ 2011

0 0 0 0 3 5 6 0 2 0 0

0 0 2 0 0 2 0 3 0 0 20

12
0 0 0 0 2 12 7 0 1 0 0 22

2007

JUMLAH PO PENERIMA SANKSI 2008 2009 2010 0 1 2 2 2 5 7 0 3 0 0 22

2011 0 0 1 0 0 2 10 7 0 2 0 0

H U

BD
16

A

T
13

20

Llaj - 121

Data dan Informasi LALU LINTAS DAN ANGKUTAN SUNGAI, DANAU DAN PENYEBERANGAN

H U

BD

A

T

20

12

PROGRAM KERJA DIREKTORAT LLASDP
                  Pembangunan/peningkatan/rehabilitasi Dermaga, Sungai dan Danau dan Penyeberangan
Pembangunan/ Rehabilitasi dan Peningkatan Sarana Transportasi SDP.

Studi Kebijakan Pengembangan Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan. Pembangunan dan Pengadaan Rambu SDP. Cetak Biru Pengembangan Pelabuhan Sungai.

Penetapan Lintas Penyeberangan Antar Propinsi Melalui Keputusan Menteri Perhubungan. Penyusunan Evaluasi Kinerja Lintas Penyeberangan.

Laporan Kinerja Sarana Penyeberangan.

Penyusunan Pedoman di Bidang Lalu Lintas Angkutan SDP. Penyusunan Studi UKL/UPL Pelabuhan Penyeberangan. Evaluasi Kinerja Manajemen Lalu Lintas Penyeberangan. Evaluasi Kinerja Lalu Lintas dan Angkutan Sungai. Tersedianya Evaluasi Kinerja Pelayanan Transportasi SDP. Penyempurnaan Peraturan/Perundang – Undangan.
sdp - 1

H U

BD

Pemeriksaan Kapal Dalam Rangka Penerbitan Persetujuan Pengoperasian Kapal Penyeberangan.

A

Desain Prototype Kapal Penyeberangan dan Uji Tarik.

T

Pedoman/petunjuk Teknis Bidang Sarana Transportasi SDP.

20

12

Perencanaan Umum, Pradisain dan Detail Design Pelabuhan SDP.

               

Kebijakan Keperintisan LLASDP. Penyelenggaraan Diklat dan Penyuluhan Bidang LLASDP. Pemantauan Pelaksanaan Tariff Angkutan Penyeberangan. Pemberian Persetujuan Pengoperasian Kapal Angkutan Penyeberangan. Pembangunan Breakwater. Rehab SBNP. Pembangunan Rambu Sungai. Pengerukan Alur Pelayaran dan Kolam Pelabuhan. Pembangunan Dermaga Penyeberangan Baru. Pembangunan SBNP di Lintas Penyeberangan.

Penyelengaraan Angkutan Penyeberangan Perintis Pembangunan Lanjutan Dermaga Penyeberangan.

Pembangunan Sarana Angkutan Penyeberangan Perintis. Pengadaan Speed Boat.

Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan dibidang LLASDP.

H U

BD

Pembangunan Bis Air.

A

T

20

12

sdp - 2

KONDISI PERKEMBANGAN LINTAS PENYEBERANGAN
No.
1.

Status Operasional lintas
Jumlah lintas yang ditetapkan a. Melalui Keputusan Menhub b. Melalui Keputusan Pemda

2009
187 43

2010
192 43

2011
193 43

12
128 102

2.

Status Pengoperasian a. Lintasan yang beroperasi b. Lintasan yang belum dan tidak beroperasi

155 75

165 75

3.

Jenis Pengoperasian Angkutan

20
42 86

T

a. Lintas penyeberangan dengan angkutan komersil b. Lintas penyeberangan dengan angkutan perintis
Sumber : Direktorat LLASDP 2011

43 112

45 120

No.
a. b. c. Lintasan komersil

Jenis Pengoperasian
Lintasan perintis yang disubsidi pemerintah

BD

JENIS PENGOPERASIAN ANGKUTAN PENYEBERANGAN TAHUN 2007 - 2011 2007
41 72 0 113

A

2008
34 70 0 104

2009
42 86 0 128

2010
43 112 0 155

2011
45 117 3 165

Lintasan perintis yang tidak disubsidi pemerintah Jumlah yang beroperasi

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

sdp - 3

LINTAS PENYEBERANGAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG PENETAPAN LINTAS PENYEBERANGAN
No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 No. KM KM No. 64 KM No. 25 KM No. 49 KM No. 33 KM No. 1 KM No. 13 KM No. 30 KM No. 43 KM No. 82 KM No. 66 KM No. 1 KM No. 58 KM No. 16 KM No. 71 KM No. 76 KM No. 38 KM No. 48 KM No. 69 KM No. 44 KP. No. 325 KP. No. 436 KM No. 160 KM No. 213 Tahun 1989 1991 1994 1995 1997 1997 1998 1998 1998 2000 2001 2002 2003 2004 2004 2005 2005 2005 2009 2009 2009 2010 2010 Jumlah Lintas 44 21 23 10 8 26 18 1 12 5 4 1 1 3 1 4 1 1 1 1 1 1 2 No. 24 25 26 Jumlah No. KM Tahun KP. No.17 2010 KM No. 5 2010 265 KP. No. 3 2011 370 202232 Sumber : Direktorat LLASDP 2011 Jumlah Lintas 1 1 1 193

H U

BD

A

T

20

12

sdp - 4

LINTAS PENYEBERANGAN YANG DITETAPKAN OLEH GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA No
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

Nama Lintas
Singkil - P. Banyak Singkil- Sinabang Balohan – Ulheu Lheu Tebas Kuala - Tebas Seberang Parit Sarem - S. Nipah Pamatata - Patumbukan - Labuhan Bajo Bira – Sikeli Sikeli - Tondasi Wakai - Ampana Bitung-Siau Dongkala- Bau Bau Bau – Bau – Mawasangka Aimere - Waingapu Waingapu - Sabu Kalabahi – Lewoleba Saumlaki - Tepa Dabo - Benjina Tulehu – Pelauw Umiputih – Wailey Tulehu – Saparua

Provinsi
NAD NAD NAD Kalimantan Barat Kalimantan Barat Sulsel - NTT Sulawesi Selatan Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Utara Sulawesi Tenggara Sulawesi Tenggara NTT NTT NTT Maluku Maluku Maluku Maluku Maluku
sdp - 5

H U

BD

A

T

20

12

No
21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44.

Nama Lintas
Saparua - Nalahia Nalahia - Amahai Hunimua – Masohi Namlea - Ambalau Ambalau - Wamsisi Wamsisi – Namrole Namrole - Leksula Ternate – Bacan Ternate - Batang Dua Sorong - Seget Seget - Seremuk Seremuk - Konda Konda - Teminabuan Mugim - Kais Kais - Inanwatan Inanwatan – Kokoda Bade – Mur - Kepi Waren - Nabire Merauke - Atsy Atsy - Asgon Atsy - Senggo Atsy - Agat Biak - Numfor Pananaru – Siau

Provinsi
Maluku Maluku Maluku Maluku Maluku Maluku Maluku Maluku Utara Maluku Utara Papua Barat Papua Barat Papua Barat Papua Barat Papua Barat Papua Barat Papua Barat Papua Barat Papua Papua Papua Papua Papua Papua Sulawesi Utara
sdp - 6

H U

BD

A

T

20

12

No
45. 46. 47. 48. 49. 50.

Nama Lintas
Bitung – Lirung Bitung – Tahuna Bitung – Pananaru Bitung – Melonguane Bitung – Tagulandang Pananaru – Melonguane

Provinsi
Sulawesi Utara Sulawesi Utara Sulawesi Utara Sulawesi Utara Sulawesi Utara Sulawesi Utara

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

BD

A

T

20

12

sdp - 7

LINTAS PENYEBERANGAN KOMERSIL
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 NAMA LINTASAN (LOKASI) Balohan (P.Sabang/NAD) – Ulheulheu (NAD) Labuhan Haji (NAD) - Sinabang (P. Semeulue,NAD) Ajibata (Parapat, Sumut) - Tomok (D. Toba, Sumut) Sibolga (Sumut) – Gng. Sitoli (P. Nias, Sumut) Sungai Selari (Riau) – Bengkalis (P. Bengkalis, Riau) T. Pungkur (P. Batam, Kepri) – Tjg. Uban (P. Bintan, Kepri) Palembang (Sumsel) – Muntok (P. Bangka, Babel) Merak (Jabar) – Bakauheni (Lampung) Ujung (Surabaya, Jatim) – Kamal (P. Madura, Jatim) Ketapang (Jatim) – Gilimanuk (P. Bali, Bali) Rasau Jaya (Kalbar) – Teluk Batang (Kalbar) Pontianak Kota (Kalbar) - Siantan (Kalbar) Batu Licin (Kalsel) – Tj. Serdang (P. Laut, Kalsel) Penajam (Kaltim) - Kariangau (Balik Papan, Kaltim) Kariangau (Balikpapan, Kaltim) - Mamuju (Sulbar) Bitung (Sulut) - Ternate (P. Ternate, Malut) Gorontalo (Gorontalo) - Pagimana (Sulteng) Bira (Sulsel) – Pamatata (P. Selayar, Sulsel) Bajoe (Sulsel) – Kolaka (Sultra) Siwa (Sulsel) - Lasusua (Sultra) Bira (Sulsel) – Tondasi (Sultra) Torobulu (Sultra) – Tampo (P. Muna, Sultra) Wara (P. Muna, Sultra) – Bau –Bau (P. Buton, Sultra) JRK. LINTAS (MIL LAUT) 17 80 1 86 8 10 90 15 2.5 6 80 0.8 6 6 184 148 95 16 85 52 16 2 KLASIFIKASI LINTAS Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi SK PENETAPAN LINTAS KM 82 Thn 1998 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 25 Thn 1991 KM 64 Thn 1989 KM 43 Thn 1998 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 49 Thn 1994 KM 49 Thn 1994 KM 64 Thn 1989 KM 49 Thn 1994 KM 25 Thn 1991 KM 25 Thn 1991 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 13 Thn 1997 KM 71 Thn 2004 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989
sdp - 8

H U

BD

A

T

20

12

No 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45

NAMA LINTASAN (LOKASI) Padang Bai (P. Bali, Bali) – Lembar (P. Lombok, NTB) Kayangan (P. Lombok, NTB) – Pototano (P. Sumbawa, NTB) Sape (P. Sumbawa, NTB) – Lab. Bajo (P. Flores, NTT) Kupang (P.Timor, NTT) – Rote (P. Rote, NTT) Kupang (P.Timor, NTT) – Seba (P. Sabu, NTT) Kupang (P.Timor, NTT) – Larantuka (P. Flores, NTT) Kupang (P.Timor, NTT) – Kalabahi (P. Alor, NTT) Kupang (P. Timor, NTT) - Aimere (P. Flores, NTT) Bastiong (P. Ternate, Malut) - Sidangole (P. Halmahera, Malut) (P. Ternate, Malut) - Rum (Tidore, Malut) Bastiong Pokka (P. Ambon, Maluku) – Galala (P. Ambon, Maluku) Hunimua (P. Ambon, Maluku) – Waipirit (P. Seram, Maluku) Tual (P. Kei Kecil, Maluku) – Elat (P. Kei Besar, Maluku) Sape (NTB) – Waikelo (P. Sumba, NTT) Padang – Tua Pejat Tayan – Terayu Kuala Tebas – Seberang Kuala Tebas Bastiong – Sofifi Galala – Namlea Sibolga – Teluk Dalam Kariangau (Balikpapan, Kaltim) - Taipa (Sulteng) Kupang - Waingapu

JRK. LINTAS (MIL LAUT) 38 12 75 40 120 137 150 12 16 0.5 13 26 70 84 1,6 1 14 85 99 208 232

KLASIFIKASI LINTAS Komersil Antar Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Dalam Propinsi Komersil Antar Propinsi Komersil Dalam Propinsi

SK PENETAPAN LINTAS KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 82 Thn 1998 KM 64 Thn 1989 KM 82 Thn 1998 KM 64 Thn 1989 KM 64 Thn 1989 KM 25 Thn 1991 KM 30 Thn 1998 KM 1 Thn 1997 KM 49 Thn 194 KM 49 Thn 194 KM 82 Thn 1998

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

BD

A

T

20

12

sdp - 9

LINTAS PENYEBERANGAN PERINTIS TAHUN 2011
No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Nama Lintasan (Lokasi) Singkil - P. Banyak Singkil - Sinabang Singkil - G. Sitoli Padang - Sikakap Padang - Siberut Bengkulu - Enggano Karimun - Mengkapan Sadai - Tanjung Ru Manggar - Ketapang Jepara - Karimun Jawa Jangkar - Kalianget Jangkar - P. Sapudi Tanjung Harapan - Teluk Kalong Parit Sarem - Sungai Nipah Balikpapan - Taipa Toli Toli - Tarakan Tarakan - Nunukan Batulicin - Garongkong Bitung - Melonguane Melonguane - Lirung Lirung - Bitung Bitung - Tahuna Bitung - Pananaru Klasifikasi Lintas DP DP AP DP DP DP AP DP AP DP DP DP DP DP AP AP DP AP DP DP DP DP DP Keterangan Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah
sdp - 10

H U

BD

A

T

20

12

No. 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48

Nama Lintasan (Lokasi) Pananaru - Marore Bitung - Tagulandang Tagulandang - Siau Bitung - Lembeh Melonguane - Mangaran Luwuk - Salakan Gorontalo - Wakai Wakai - Ampana Marissa - Dolong Dolong - Ampana Marissa - Parigi Luwuk - Banggai Banggai - Taliabu Taliabu - Sanana Banggai - Boniton Bira - Pattumbukan Pattumbukkan - Jampea Jampea - Labuhan Bajo Kendari - Lenggara Bau Bau - Dongkala Dongkala - Mawasangka Kamaru - Wanci Waingapu - Sabu Waingapu - Aimere Larantuka - Waiwerang

Klasifikasi Lintas DP DP DP DP DP DP AP DP AP DP AP DP AP DP DP DP DP AP DP DP DP DP DP DP DP

Keterangan Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah

H U

BD

A

T

20

12

sdp - 11

No. 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73

Nama Lintasan (Lokasi) Waiwerang - Lewoleba Lewoleba - Baranusa Baranusa - Kalabahi Kalabahi - Teluk Gurita Kupang - Ende Ende - Waingapu Kupang - Lewoleba Tolehu - Kailolo Kailolo - Umiputih Umiputih - Wailey Tulehu - Umiputih Umiputih - Nalahia Nalahia - Amahai Namlea - Sanana Sanana - Mangole Galala - Ambalau Ambalau - Wamsisi Wamsisi - Namrole Namrole - Leksula Tual - Larat Tual - Tayandu Tayandu - Kur Tual - Dobo Dobo - Benjina Dobo - Tabarfane

Klasifikasi Lintas DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP AP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP

Keterangan Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah

H U

BD

A

T

20

12

sdp - 12

No. 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99

Nama Lintasan (Lokasi) Tual - Tam Tam - Tayando Saumlaki - Adaut Adaut - Letuwurung Saumlaki - Seira Seira - Wunlah Wunlah - Larat Larat - Yaru Yaru - Momar Tobelo - Daruba Tobelo - Subaim Bastiong - Batang 2 Bastiong - Babang Goto - Sofifi Sorong - Saonek Saonek - Waisai Waisai - Kabarai Sorong - Linmalas Linmalas - Waigama Sorong - Folley Folley - Harapan Jaya Sorong - Teminabuan Teminabuan - Mugim Mugim - Kais Kais - Inanwatan Inanwatan - Kokoda

Klasifikasi Lintas DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP

Keterangan Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah
sdp - 13

H U

BD

A

T

20

12

No. 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120

Nama Lintasan (Lokasi) Patani - Sorong Biak - Serui Serui - Waren Waren - Nabire Biak - Manokwari Manokwari - Numfor Merauke - Kimam Kimam - Bade Bade - Gatentiri Gatentiri - Tanah Merah Bade - Moor Moor - Kepi Merauke - Agats Agats - Pomako Agats - Sawaerma Langgur - Elat Langgur - Hollat Langgur - Weduar Tigaras - Simanindo Muara – Nainggolan Dumai – Tanjung Kapal

Klasifikasi Lintas AP DP DP DP AP AP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP DP

Keterangan Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah Subsidi Pemerintah

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

BD

A

T

20

12

sdp - 14

PERKEMBANGAN PELABUHAN PENYEBERANGAN TAHUN 2006 - 2011 No. 1 2 3 4 Jenis Pengoperasian PT. ASDP Dinas Perhubungan UPT Ditjen Perhubungan Darat Dalam Proses Pembangunan Jumlah
Sumber : Direktorat LLASDP 2011

2006 34 73 3 40 150

2007 34 71 3 57 165

2008 34 77 61

2009 34 77 3 61 175

2010 34 104 3 32 173

2011 34 113 3 33 183

H U

BD

A

T

20

12
3 175

sdp - 15

SEBARAN PELABUHAN PENYEBERANGAN TAHUN 2011
No 1) 1 2 3 4 5 6 7 2) 3) 1 1 2 3 4) 1 2 3 5) 1 2 Riau Sumatera Utara Sumatera Barat NAD Provinsi Nama Pelabuhan Penyeberangan Pelabuhan Balohan Pelabuhan Sinabang Pelabuhan Labuhan Haji Pelabuhan Singkil Pelabuhan Lamteng

Pelabuhan Sipinggan Pelabuhan Teluk Bungus Pelabuhan Muara Siberut Pelabuhan Tuapejat Pelabuhan Bengkalis Pelabuhan Mengkapan Pelabuhan Sei Selari Pelabuhan Telaga Pungkur Pelabuhan Tanjung Uban

Kepulauan Riau

H U

BD

A

T

Pelabuhan Ulee lhue

20

Pelabuhan Pulau Banyak

12

sdp - 16

No 3 4 7) 8) 9) 1 2 1 2 1 2 3 4 10) 11) 12) 1 1 1 2 3 4 13) 14) 1 1

Provinsi Pelabuhan Dabo

Nama Pelabuhan Penyeberangan Pelabuhan Tanjung Pinang

Bengkulu Sumatera Selatan Bangka Belitung

Pelabuhan Kahyapu Pelabuhan Pulau Baai Pelabuhan Tanjung Api-Api Pelabuhan Sadai

Pelabuhan Manggar Banten DKI Jakarta Pelabuhan Merak Pelabuhan Pulau Tidung Pelabuhan Pulau Kelapa Pulau Untung Jawa Pulau Pramuka Pelabuhan Majingklak Pelabuhan Cilacap

Jawa Barat

Jawa Tengah

H U

BD

A

Lampung

Pelabuhan Bakauheni

T

Pelabuhan Tanjung Ru

20

Pelabuhan Muntok

12

Pelabuhan 35 Ilir

sdp - 17

No 2 3 15) 16) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 17) 1 2 3 18) 1 2 3 Bali

Provinsi

Nama Pelabuhan Penyeberangan Pelabuhan Jepara Pelabuhan Karimun Jawa

DI Yogyakarta Jawa Timur

Pelabuhan Ujung Pelabuhan Ketapang Pelabuhan Jangkar Pelabuhan Kalianget Pelabuhan Bawean Pelabuhan Lamongan Pelabuhan Gilimanuk Pelabuhan Padangbai Pelabuhan Nusa Penida Pelabuhan Lembar Pelabuhan Kayangan Pelabuhan Pototano

Nusa Tenggara Barat

H U

BD

A

Pelabuhan Sapudi

T

Pelabuhan Kangean

20

12

Pelabuhan Kamal

sdp - 18

No 4 19) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 19a) 20) 1 1 2 3 4 5

Provinsi Pelabuhan Sape Nusa Tenggara Timur Pelabuhan Bolok Pelabuhan Rote

Nama Pelabuhan Penyeberangan

Pelabuhan Labuhan Bajo Pelabuhan Teluk Gurita Pelabuhan Waingapu Pelabuhan Aimere

Pelabuhan Waikelo Pelabuhan Lewoleba Pelabuhan Kalabahi Pelabuhan Rasau Jaya Pelabuhan Teluk Batang Pelabuhan Bandan Pelabuhan Siantan Pelabuhan Tanjung Harapan

UPT Kalabahi - NTT Kalimantan Barat

H U

BD

A

Pelabuhan Marapokot

T

Pelabuhan Nangakeo (Ende)

20

12

Pelabuhan Larantuka

sdp - 19

No 6 7 22) 23) 1 2 1 2 23a) 24) 1 1 2 3 4 5 6 7 25) 1 2 3

Provinsi

Nama Pelabuhan Penyeberangan Pelabuhan Teluk Kalong Pelabuhan Kuala Tebas

Kalimantan Selatan Kalimantan Timur

Pelabuhan Batu Licin Pelabuhan Tanjung Serdang Pelabuhan Tarakan Pelabuhan Nunukan

UPT Kariangau - Kaltim Sulawesi Utara

Pelabuhan Kariangau Pelabuhan Bitung Pelabuhan Pananaro

Sulawesi Tengah

H U

BD

Pelabuhan Ulusiau (Dago) Pelabuhan Likupang Pelabuhan Tagulandang Pelabuhan Pagimana Pelabuhan Luwuk Pelabuhan Taipa

A

Pelabuhan Melonguane

T

Pelabuhan Pulau Lembeh

20

12

Pelabuhan Penajam

sdp - 20

No 4 5 6 26) 1 2 3 4 5 6 27a) 28) 1 1 2 3 4 5 6 7 8

Provinsi

Nama Pelabuhan Penyeberangan Pelabuhan Wakai Pelabuhan Toli-Toli Pelabuhan Banggai

Sulawesi Selatan

Pelabuhan Bajoe Pelabuahan Bira Pelabuhan Pamatata

Pelabuhan Patumbukan UPT Gorontalo Sulawesi Tenggara Pelabuhan Gorontalo Pelabuhan Lasusua Pelabuhan Kendari Pelabuhan Lenggara Pelabuhan Torobulu Pelabuhan Bau Bau

H U

BD

Pelabuhan Mawasangka Pelabuhan Dongkala

A

Pelabuhan Kolaka

T

Pelabuhan Garongkong

20

12

Pelabuhan Siwa

sdp - 21

No 9 10 11 12 13 14 29) 30) 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Provinsi Pelabuhan Wara

Nama Pelabuhan Penyeberangan Pelabuhan Tolandona Pelabuhan Tampo Pelabuhan Tondasi Pelabuhan Wanci

Maluku

Pelabuhan Poka

Pelabuhan Hunimua Pelabuhan Namlea Pelabuhan Haruku Pelabuhan Saparua Pelabuhan Tual Pelabuhan Dobo Pelabuhan Wahai Pelabuhan Larat

H U

BD

A

Pelabuhan Waipirit

T

Pelabuhan Galala

20

Sulawesi Barat

Pelabuhan Mamuju

12

Pelabuhan Kamaru

sdp - 22

No 12 13 31) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 32) 33) 1 1 2 3

Provinsi Pelabuhan Tepa Pelabuhan Ilwaki Maluku Utara

Nama Pelabuhan Penyeberangan

Pelabuhan Bastiong Pelabuhan Rum Pelabuhan Sofifi Pelabuhan Subaim Pelabuhan Tobelo Pelabuhan Daruba

Pelabuhan Mangole Pelabuhan Babang Pelabuhan Patani Pelabuhan Manokwari Pelabuhan Mokmer Pelabuhan Kabuena Pelabuhan Saubeba

Papua Barat Papua

H U

BD

A

Pelabuhan Sanana

T

20

12

Pelabuhan Sidangole

sdp - 23

PELABUHAN PENYEBERANGAN YANG DIOPERASIKAN OLEH PT. ASDP
No.
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

Pelabuhan
Bakauheni Merak Ujung Kamal Ketapang Gilimanuk Padangbai Lembar Khayangan Pototano Sape Labuhan Bajo Larantuka Rote Bolok Telaga Pungkur Tj. Uban Batu Licin

Lintas yang dilayani
Merak-Bakauheni Merak-Bakauheni Ujung-Kamal Ujung-Kamal Ketapang-Gilimanuk Ketapang-Gilimanuk Padangbai-Lembar Padangbai-Lembar Kahayangan-Pototano Kahayangan-Pototano Sape – Labuhan Bajo Sape – Labuhan Bajo Larantuka-Kalabahi Kupang-Rote Kupang-Rote Dsn

No.
19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34.

Pelabuhan
Tj. Serdang Penajam Bitung Pagimana Mamuju BajoE Kolaka

Lintas yang dilayani
Batulicin-Tj. Serdang Penajam-Kariangau Btg-Ternate, Btg Lembeh, Btg – Siau, Btg – Btg Dua, Bitung – Pananaru, Bitung - Melonguane Pagimana-Gorontalo Mamuju-Balikpapan Bajoe-Kolaka Bajoe-Kolaka Bastiong-Sidangole Bastiong-Sidangole Bastiong-Rum Pokka-Galala Pokka-Galala Hunimua-Waipirit Hunimua-Waipirit Namlea-Negeri Lima Palembang-Muntok

A

BD

Telaga Pungkur –Tj. Uban Telaga Pungkur –Tj. Uban Batulicin-Tj. Serdang

H U

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

T

20
Bastiong Rum Pokka Galala Hunimua Waipirit Namlea Muntok Sidangole

12

sdp - 24

JUMLAH KAPAL SDP YANG BEROPERASI TAHUN 2007 – 2011
No 1 2 3 4 Jenis Kapal Kapal Ro -ro Kapal LCT Kapal cepat penumpang Kapal Penumpang Jumlah
Sumber : Direktorat LLASDP 2011
*JUMLAH KAPAL TIDAK TERMASUK KEPEMILIKAN PERORANGAN

2007 175 10 11 0 196

2008 171 10 11 4

2009 171 10 6 5

2010 210 8 3 0 221

2011 228 12 2 0 242

20
196 2 2 10 5 6

No 1 2 3 4 5

TAHUN 2007 2008 2009 2010 2011

PT.ASDP 80 80 73 95 115

BD
KSO 2 2 0 0 0

JUMLAH UNIT ARMADA YANG BEROPERASI SWASTA 112 112 109 121 121 PEMDA JUMLAH 196 196 192 221 242

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

A

JUMLAH KAPAL PENYEBERANGAN BERDASARKAN KEPEMILIKAN TAHUN 2007- 2011

T

12
192

sdp - 25

PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN PRASARANA TRANSPORTASI SDP TAHUN 2007-2011 No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 KEGIATAN Pembangunan dermaga penyeberangan lokasi baru (lokasi) Pembangunan dermaga penyeberangan lanjutan (lokasi) Pembangunan dermaga sungai dan danau (lokasi) Perencanaan umum, pradesain & detail desain pelab. SDP (laporan) TAHUN 2007 2008 14 51 30 22 22 1 12 889 5 2009 13 48 23 14 22 2 9 7 2010 9 43 10 9 20 5 5 1 2011 12 23 17 10 32 5 27 1.048 14 19 39 24 13 25 2 18 1 800 3

Jumlah rehabilitasi dan peningkatan prasarana transp. SDP Pembangunan Breakwater (lokasi) Rehabilitasi SBNP (unit) Pembangunan SBNP di lintas penyeberangan (unit) Pembangunan rambu sungai (buah) Pembangunan rambu danau (buah) Normalisasi Alur dan Kolam Pelabuhan (buah)

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

BD

A

T

20

12

sdp - 26

JUMLAH ALUR PELAYARAN SUNGAI DAN DANAU
No.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Propinsi
NAD Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Lampung Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur Bali Kalimantan Barat Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kalimantan Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Sulawesi Tenggara Sulawesi Utara Papua Jumlah

Jml
10 20 21 19 35 8 1 1 11 15 17 21 9 2 24

Sungai Panjang (km) Navigable (km)
1.749 1.796 2.747 3.858 4.856 695 122 500 1.227 1.737 4.089 3.108 548 175 734 660 1.269 2.082 2.578 3.771 530 22 39 760 1.223 2.786 2.285 222 87 4.940

Dermaga (unit)
2 25 16 13 8 22 20 26 28 -

Jml (unit)
1 1 4 1 1 3 2 1 3 4 1 2 3 27

Danau 2 Luas (km )
490 1.250 391 50 122 205 600 190 40 390 120 34 33 372 3.737

H U
214

BD

34.342

A

T

20
23.255

Sumber : Direktorat LLASDP 2011 sdp - 27

12

160

JENIS DAN KARAKTERISTIK KAPAL SUNGAI
No
1 2 3 4 5 6 7 8

Jenis
Speed Boat Long Boat Bis Air Klotok Truk Air Barge Steel Hull (tongkang besi) Barge (tiung) Tug Boat

GT (Gros Tonage)
1-5 5-10 <20 <15 <15 <15 20-50 20-50

Kapasitas Angkut Barang (ton) Penumpang
<5 20-70 50-150 15-35 <14 <60

Draft (m)
0,60 0,60 0,94 0,65 1,60 1,60 1,60 1,40

Tenaga (hp)
<200 <85 75-100 5-15 22-33 <120

Kecepatan (km/j)
15-20 10-15 10-12 7-9 7-10 7-8

T

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

BD

A

20
-

12
<20

<50

sdp - 28

PRODUKSI (TOTAL) ANGKUTAN PENYEBERANGAN TAHUN 2000 – 2011 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
12 Tahun 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 Penumpang (orang) 40,538,799 34,197,063 29,408,039 37,649,113 27,603,012 26,501,889 27,829,666 40,557,832 46.926.166 Kendaraan R-4 (unit) 6,546,288 6,130,548 6,318,019 5,903,365 6,529,693 6,272,819 5.944.320 5,720,396 6.850.114 6,691,488 8,538,190 5.605.469 Kendaraan R-2 (unit) 3,475,653 3,595,304 4,250,175 3,428,908 4,334,519 4,719,152 5,944.735 6,154,104 7.374.333 7,194,179 4,973,173 6.550.439 Barang (ton) 14,803,719 14,371,231 13,361,041 17,039,805 16,606,806 25,187,160 25,422,005 31,936,937 41.079.174 44,068,406 211,453 96.997

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

61,011,280 39,683,788 52.589.081

BD

A

T

20

12

sdp - 29

PRODUKSI ANGKUTAN PENYEBERANGAN KOMERSIAL 2011 SELURUH LINTAS
No
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Merak - Bakauheni Ujung - Kamal Ketapang - Gilimanuk Padangbai - Lembar Kayangan - Pototano Balikpapan - Penajam Balikpapan - Mamuju Balikpapan - Taipa Bajo'e - Kolaka Palembang - Muntok Telaga Punggur - Teluk Uban Bira - Pamatata Bira - Tondasi Siwa - Lasusua Poka - Galala Hunimua - Waipirit Galala - Namlea Kupang - Larantuka Kupang - Rote

LINTASAN
2

TRIP (SATUAN)
3 57.248 35.404 141.158 15.412 22.653 12.410 401 176 2.886 1.951 1.801 1.285 1.378 692

MUATAN PNP
4 17.591.330 8.187.877 12.323.282 1.484.104 1.965.750 1.120.655 72.363 15.506

R4
5 531.673 1.420.283

R2
6 3.154.895 221.197 1.725.178 241.896 244.818 201.811 4.356 1.650 47.477 26.868 31.156 21.484 21.048 5.088 134.289 46.286 2.211 1.098 4.153

BRG
7

20
547.843 209.733 517.460 240.059 25.779 96.192 765.329 83.725 37.116 116.875

T

A BD
23.155 3.549 259 87 356

H U

3.340.186

12

1.124.123 220.608 256.233 111.475 2.501 785 35.561 16.790 83.746 28.892 31.326 9.305 702.493 98.806 7.138 2.682 19.612

sdp - 30

20 1 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41

Kupang - Sabu 2 Kupang - Aimere Kupang - Kalabahi Kupang - Waingapu Sibolga - Gunung Sitoli (P. Nias) Sibolga - Teluk Dalam Balohan - Ulheu lheu Labuhan Haji - Sinabang Kota - Siantan Rasau Jaya - Teluk Batang Tebas Kuala - Tebas Seberang Tayan - Teraju Batu Licin - Tanjung Serdang Bau Bau - Wara Torobulu - Tampo Pagimana - Gorontalo Sape - Labuhan Bajo Sape - Waikelo Padang - Tua Pejat Bastiong - Sidangole 3

51 4 40 86 73 616 36 1.110 301 0 515 0 0 19.839 5.795 2.217 345 853 161 0 105 389 1.403

23.615 5 15.051 39.009 5.972 178.571 4.254 308.288 74.828 0 13.524 0 0

2.394 6 1.288 2.532 554 9.982 185

205 7 207 390 148 10.502 483 24.742 6.724 0 13.727 0 0 170.902 48.852 22.122 3.000 11.608 3.447 0 2.220 3.068 13.202

20 T
1.433.976 440.520 225.838 97.364 100.939 31.042 0 13.482 20.836 80.213

12

82.125 10.560 0 3.932 0 0

A

293.493 170.232 67.873 5.212 5.404 2.413 0 371 4.881 32.955

Bitung - Ternate (Bastiong) Bastiong - Rum (P. Tidore)

H U

BD

sdp - 31

Jumlah I **

356.194

51.848.486

5.400.419

6.472.509

PRODUKSI ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS 2011 SELURUH LINTAS
No
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Singkil - P. Banyak Singkil - Sinabang Singkil - G. Sitoli Padang - Sikakap Padang - Siberut Bengkulu - P. Enggano Karimun - Mengkapan Sadai - Tj. Ruu Jepara - Karimun Jawa P. Sarem - S. Nipah Tj. Harapan - Tl. Kalong Balikpapan - Taipa Toli Toli - Tarakan Tarakan - Nunukan Batulicin - Garongkong Bitung - Melonguane Melonguane - Lirung Lirung - Bitung

LINTASAN
2

TRIP (SATUAN)
3 78 158 76 94 78 122 182 153 325

MUATAN PNP
4 6.431 10.866 1.959 16.004 9.151 7.796 1.476 0 8.629 8.978 5.202 805 2.689 1.691 119 61

R4
5 900 110 934 1.717 745 232 8.445 24.012 78.972 656 152 197 278 63 0 0

R2
6 33 2.215 293 166 27 433 1.029 727 1.447 2.012 51.711 1.581 31 78 108 184 49 0 1.038 1.436

BRG
7 6 12.089 0 171 119 964 3 0 1.537 0 45.198 3.598 122 0 329 0 0 0 sdp - 32

A H U BD
4.482 8.764 178 82 97 89 27 25 127

T

20
11.501 80.142

12

19 1 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Bitung - Tahuna 2 Bitung - Pananaru Pananaru - Marore Luwuk - Salakan Gorontalo-Wakai Wakai - Ampana Marissa - Dolong Dolong - Ampana Marissa - Parigi Luwuk - Banggai Banggai - Taliabu Taliabu - Sanana Banggai - Boniton Bira - Patumbukan Patumbukan - Jampea Jampea - Labuan Bajo Kendari - Lenggara Bau Bau - Dongkala Kamaru - Wanci Waingapu - Sabu Waingapu - Aimere Dongkala - Mawasangka 3

12 4 97 0 542 195 180 61 61 59 267 90 14 182 92 92 92

5 5 573 0 29.929 25.537 21.896 3.776 1.855 738

0 6 42 0 10.274 791 1.713 77 52 1.638 95 6 11.072 38 3.000 38 4.341 2.516 2.302 14 214 445 136

0 7 238 0 2.210 114 322 2 3 0 261 4 1 468 14 176 0 148 270 471 34 77 259

0 0 0 262 113 54 1 4 2 263 46 0 2 0 0 4 194 405 304 183 31 42

T

A BD H U
668 287 288 135 72 70

20
16.697 2.688 186 288 4.872 877 23.665 23.273 10.158 986 3.480 4.818 12.890

12

sdp - 33

41 1 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62

Larantuka - Waiwerang 2 Waiwerang - Lewoleba Lewoleba - Baranusa Baranusa - Kalabahi Kalabahi - Teluk Gurita Kupang - Ende Ende - Waingapu Tolehu - Kailolo Kailolo - Umiputih Umiputih - Wailey Tulehu - Umiputih Umiputih - Nalahia Nalahia - Amahai Namlea - Sanana Sanana - Mangole Galala - Ambalaw Ambalaw - Wamsisi Wamsisi - Namrole Namrole - Leksuka Tual - Larat Tual - Tayandu Tayandu - Kur 3

94 4 95 89 89 88 82 84 258 258 274 90 90 90 75 64

108 5 231 940 1.670 3.281 13.156 5.978 8.123 4.341 5.837 5.280 3.104 3.014 144 24 12.827 17.074 15.262 9.988 4.431 6.374 3.741

0 6 0 64 218 338 1.524 485 3.967 1.797 2.608 1.481 501 391 0 0 1.132 1.117 853 146 59 263 247

0 7 0 3 68 45 77 59 901 357 127 677 65 9 0 0 235 236 216 24 17 0 0

0 0 0 0 0 31 12 1.946 703 202 1.579 148 27 0 0 21 21 21 0 113 399 374

H U

BD

A
135 135 135 135 44 66 72

T

20

12

sdp - 34

63 1 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84

Tual - Dobo 2 Dobo - Benjina Dobo - Tabarfane Tobelo - Daruba Tobelo - Subaim Bastiong - Batang Dua Bastiong - Babang Goto - Sofifi Sorong - Saonek Saonek - Waisai Waisai - Kabarai Sorong - Linmalas Linmalas - Waigama Sorong - Folley Folley - Harapan Jaya Sorong - Teminabuan Teminabuan - Mugim Mugim - Kais Kais - Inanwatan Inanwatan - Kokoda Patani - Sorong Biak - Serui 3

128 4 62 64 180 195 87 128 286 50 50 50 66 66 68 68 31 31 31 31 31 54 88

15.957 5 540 258 25.499 18.815 1.402 290 15.242 162 164 181

316 6 0 0 3.612 2.739 108 371 6 6 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 7 75

82 7 0 0 813 713 13 296 667 53 53 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 43

155 0 0 800 1.236 10 203 563 672 627 72 101 0 115 0 2 2 2 1 1 9 25

T

A BD H U

20
2.339 1.629 4.205 3.175 9 4 4 0 0 866 3.061

12

2.621

sdp - 35

85 1 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106

Serui - Waren 2 Waren - Nabire Biak - Manokwari Manokwari - Numfor Merauke - Kimam Kimam - Bade Bade - Gatentiri Gatentiri - Tanah Merah Bade - Moor Moor - Kepi Merauke - Agats Agats - Pomako Agats - Sawaerma Manggar - Ketapang Tual - Tam Tam - Tayandu Jangkar - Kalianget Jangkar - Pulau Sapudi Bitung - Tagulandang Tagulandang - Siau Bitung - Lembeh Kupang - Lewoleba 3

132 4 44 80 80 33 33 33 33 82 82 15 17 18 53 48 48

2.988 5 1.942 10.898 12.073 2.527 1.147 532 530 4.147 4.168

67 6 44 51 156 207 150 100 37 20 17 0 0 0 67 0 0 10.933 2.491 754 730 642 2.651

27 7 30 13 15 14 12 9 6 0 0 1 1 0 2 0 0 465 213 1.024 1.034 1.718 273

6 8 0 0 2.469 2.296 1.267 1.019 0 0 252 108 148 14 149 31 0 0 5.567 5.436 0 1.664

T

A BD H U
368 152 188 188 1.006 149

20
165 235 282 968 1.419 538 35.703 16.202 15.771 15.539 1.652 25.011

12

sdp - 36

107 1 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99

Saumlaki - Adaut 2 Adaut - Letuwurung Saumlaki - Seira Seira - Wunlah Wunlah - Larat Larat - Yaru Yaru - Momar Melonguane - Mangaran Langgur - Elat Langgur - Holat Langgur - Weduar Merauke - Kimam Kimam - Bade Bade - Gatentiri Gatentiri - Tanah Merah Bade - Moor Moor - Kepi Merauke - Agats Agats - Pomako Agats - Sawaerma Manggar - Ketapang Tual - Tam 3

92 4 92 92 92 92 92 92 180 32 30 10 33 33 33 33 82 82 15 17 18 53 48

176 5 213 744 259 740 141 1.087 509 562 67 243

0 6 0 0 0 0 0 0 2 0 0 207 150 100 37 20 17 0 0 0 67 0

0 7 0 0 0 0 0 0 12 13 0 0 14 12 9 6 0 0 1 1 0 2 0

0 0 6 0 2 0 0 0 232 68 18 2.469 2.296 1.267 1.019 0 0 252 108 148 14 149

T

A BD H U

20
2.527 1.147 532 530 4.147 4.168 165 235 282 968 1.419

12

186

sdp - 37

100 1 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117

Tam - Tayandu 2 Jangkar - Kalianget Jangkar - Pulau Sapudi Bitung - Tagulandang Tagulandang - Siau Bitung - Lembeh Kupang - Lewoleba Saumlaki - Adaut Adaut - Letuwurung Saumlaki - Seira Seira - Wunlah Wunlah - Larat Larat - Yaru Yaru - Momar Melonguane - Mangaran Langgur - Elat Langgur - Holat Langgur - Weduar Jumlah II 3

48 4 368 152 188 188 1.006 149 92 92 92 92 92 92 92 32 30 10

538 5 35.703 16.202 15.771 15.539 1.652 25.011 176 213 744 259 740 243 141 1.087 509 562 67 740.595 52.589.081

0 6 10.933 2.491 754 730 642 0 0 0 0 0 0 0 186 2 0 0 205.050 5.605.469

0 7 465 213 1.024 1.034 1.718 273 0 0 0 0 0 0 0 12 13 0 0 77.930 6.550.439

31 0 0 5.567 5.436 0 1.664 0 0 6 0 2 0 0 0 232 68 18 96.997 96.997

H U

Jumlah Produksi Total ( I + II ) Sumber : Direktorat LLASDP 2011

BD

26.858 383.052

A
180

T

20

12

2.651

sdp - 38

KINERJA LINTAS PENYEBERANGAN UTAMA

MERAK-BAKAUHENI

No
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP.

Nama Kapal
2I Jatra I Jatra II Jatra III Panorama Nusantara Menggala Mufidah Duta Banten Nusa Dharma Nusa Jaya Nusa Bahagia Nusa Mulia Nusa Setia Nusa Agung Windu Karsa Pratama Bahuga Pratama HM. Baruna Rajabasa I Titian Murni Mitra Nusantara Prima Nusantara Royal Nusantara

Operator

12
4 463 498 525 1028 773 386 360 379 637 174 530 481 468 602 520 708 464 783 975 928 1010

KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2011
3 PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. Pelayaran Prima Eksekutif PT. Jemla Ferry PT. Jemla Ferry PT. Jemla Ferry PT. SP. Ferry PT. SP. Ferry PT. SP. Ferry PT. SP. Ferry PT. SP. Ferry PT. SP. Ferry PT. Windu Karsa PT. Atosim lampung Pelayaran PT. Hasta Mitra Baruna PT. Gunung Makmur Permai PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura

20

Kapasitas PNP R-4
5 84 75 100 150 110 100 127 65 150 80 120 75 120 95 65 153 75 100 125 45 160

GRT
6 3871 3902 3123 8915 4330 5584 8011 3282 4564 3555 5837 6113 5730 3123 3531 4432 4611 3614 5813 2773 6034 sdp - 39

H U

BD

A

T

20

12

22 23 1 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33

KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP.

BSP I BSP II 2 BSP III Tribuana SMS Kertanegara Bahuga Jaya Dharma Kencana IX Windy Karsa Dwitya Mustika Kencana Victorius 5 Titian Nusantara Jagantara Kapasitas Total Kapasitas Rata-rata

PT. Budi Samudera Perkasa PT. Budi Samudera Perkasa 3 PT. Budi Samudera Perkasa PT. Tribuana Antar Nusa PT. SMS Kartanegara PT. Atosim lampung Pelayaran PT. Dharma Lautan Utama PT. Windu Karsa PT. Dharma Lautan Utama PT. Surya Timur Line PT. Pelayaran Prima Eksekutif PT. Jemla Ferry

953 575 4 684 500 500 551 532 378 607 450 895 520 19.837 601

80 125 5 100 150 85 73 30 85 60 78 110 120 3.270 99

5057 5227 6 12498 6186 4449 3972 2624 2553 4183 4280 5532 9956 167.265 5.069

LLASDP 2011

Sumber : Direktorat

H U

BD

A

T

sdp - 40

KAPAL CEPAT Sumber : Direktorat LLASDP 2011
No. 1 1 2 KMC. KMC. Nama Kapal 2 Citra Jet 02 Pascadana 2

YANG BEROPERASI TAHUN 2011
Operator 3 PT. BMS PT. Pasca Dana Kapasitas Total Kapasitas

12
4 5

Pnp 156 171 327 164

R4

GRT 6 81 109 190 95

20

-

H U

BD

A

T

Kapasitas Rata-rata

sdp - 41

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2006 - 2011
Penumpang (org)
Kap. Rata-2 per kapal (Ro-ro) Kap. Rata-2 per kapal (Kpl Cepat) Trip per Hari Trip tahun 2006 Trip tahun 2007 Trip tahun 2008 Trip tahun 2009 Trip tahun 2010 Trip tahun 2011 Kap. Angkut pertahun Load Factor thn 2006 Load Factor thn 2007 Load Factor thn 2008 490 104 134 – 150 trip

Kendaraan R-4
106 -

42.492 + 4.812 (kc) trip

T A

20
22.143,333 7.91 % * 46.39 % ** 46.74 % 44.18 % 61,49% 53,52%

50.012 trip + 2.510 (kc) trip 52.614 trip 54,339 trip 57,248 2.934.600 49.87 % 69.95 % 67.33 % 52.50 % 50,80% 64,40

Load Factor thn 2010 Load Factor thn 2011

* LF kecil karena Penumpang di atas kendaraan tidak didata ** LF Penumpang di atas kendaraan didata
Sumber : Direktorat LLASDP 2011 sdp - 42

H U

Load Factor thn 2009

BD

12

42.700 + 6.6803 (kc) trip

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 1997 - 2011
Tahun
1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011

Penumpang (orang)
13,336,741 14,371,830 13,731,991 14,013,180 11,546,449 9,452,757 8,427,604 8,875,387 4.050.409 3.810.594

Kend R-4
(unit) 1,845,387 1,867,463 2,007,143 2,580,568 2,152,303 2,156,467 2,111,991

Kend R-2
(unit) 56,149 98,185 62,275 49,534 47,786 58,105

Barang
(ton) 6,794,969 5,882,871 6,418,832 6,671,523 6,675,810 7,239,257 7,103,559 8,025,256 0* 0* 18.058.364 20.573.457 21.403.007 0 0
sdp - 43

T

A

2,468,168 2.356.082 2.219.075 2.219.075 2.693.983 2.716.948 2,912,205 3.154.895

BD

14.585.873

H U
16.363.319 16.298.551 16,384,345 17.591.330

Barang tidak di data (KM.58 th. 2003)

20
36,690 147,900 225.563 327.084 327.084 424.244 495.638 519,417 531.673

12

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2010 BERDASARKAN PERMENHUB NO. KM. 2 TAHUN 2009 & . *) Barang tidak didata (KM. 58 th. 2003) KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.05/OP.404/IF-2009
No I JENIS KARCIS PENUMPANG : - ANAK II KENDARAAN : GOL I GOL II GOL III GOLONGAN IV : - Kendaraan PNP - Kendaraan Barang GOLONGAN V : - Kendaraan PNP - Kendaraan Barang GOLONGAN VI : - Kendaraan PNP - Kendaraan Barang GOLONGAN VII GOLONGAN VIII
Sumber : Direktorat LLASDP 2011 sdp - 44

JASA PELABUHAN PAS MASUK JASA DERMAGA JML TARIP PELABUHAN

TARIP ANGKUTAN

ASURANSI

KONTRIBUSI PEMDA PROP

KONTRIBUSI PEMDA KOTA/KAB

TOTAL TARIP

1,200 3,600 3,500 5,800 17,100 10,500 33,800 24,100 52,450 33,200 68,900 79,000 1,350 1,950 4,250 4,250 6,400 7,500 5,750 6,900

1,200 3,600 4,850 7,750

4,050

12

- DEWASA

1,500

1,500

7,375

925 550

200 200

10,000 6,000 17,000 28,000 67,000

20
12,385 21,525 55,875 166,150 150,520 312,300 263,630 530,000 388,760 553,410 827,400

1,015 1,625 3,375 9,000 6,180 19,700 10,270 33,000 14,140 16,340 20,300 350 350 400 600 400 600 700 700 1,150 1,150 1,400 1,900 1,400 1,900 2,400 2,900

A

21,350 14,750 40,200 31,600 58,200 40,100

T

198,000 172,950 374,000 308,000 623,000 445,500 682,000 1,006,700

H U

40,250 76,400

BD

109,150 155,400

LINTAS UJUNG - KAMAL
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2011
No. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. Nama Kapal 2 Tongkol Gajamada Jokotole Wicitra Dharma Selat Madura I Selat Madura II Niaga Ferry Manila 8
Sumber : Direktorat LLASDP 2011

Operator 3

Kapasitas

12
4 300 268 208 230 600 400 350 2.356 295

Pnp

R4 5 18 19 15 15 54 45 25 191 24

GRT 6 259 512 209 209 846 421 192 2.648 331

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. Dharma Lautan Utama PT. Dharma Lautan Utama PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura

PT. Jembatan Madura

H U

BD

PT. Dharma Lautan Utama Kapasitas Total Kapasitas Rata-rata

A

T

20

sdp - 45

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2006 - 2011
Penumpang (org) Kap. Rata-2 per kapal Trip per hari Trip tahun 2006 Trip tahun 2007 Trip tahun 2008 Trip tahun 2009 Trip tahun 2010 Trip tahun 2011 Kap. Angkut pertahun Load factor thn 2006 Load factor thn 2007 Load factor thn 2008 339 165 – 180 trip Kendaraan R-4 24

124.845 trip 124.891 trip 89.053 trip 37.089 trip 35.404 trip

A

22,322,541.18 24.36 % 23,06 % 37.14 % 34.37 % -58.35 % 83.92 %

T

20
1,634,770.59 50.71 % 33,69 % 51.16 % 35.44 % 33.37 %

Load factor thn 2010 Load factor thn 2011
Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

Load factor thn 2009

BD

12

124.598 trip

sdp - 46

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 1997 - 2011
Tahun 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 Penumpang (orang) 15,066,555 14,164,910 14,414,780 14,254,319 13,348,557 14,022,345 20,485,178 12,077,956 11.618.231 10.411.408 9.875.436 Kend R-4 (unit) 1,431,915 1,515,026 1,553,401 1,581,618 1,559,236 1,667,588 1,240,757 1,761,805 1.700.869 1.516.321 Kend R-2 (unit) 2,013,198 2,119,648 Barang (ton) 1,899,649 1,698,942 1,494,013 2,120,995 2,125,966 2,320,364 1,897,905 2,585,303 2.422.347 2.259.391 2.059.249 5.693.377 2.768.422 2,282 -

1,770,023 1,984,528 2,408,573 1,951,909 2,932,358 3.029.185 3.217.565 3.282.384 3.638.258 2.716.165 1,634,344 1,420,283

10.650.973 11.230.750 3,916,768 8,187,877

H U

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

BD

A
1.009.397 1.615.251 783.160 1,898,419 221,197

T

20

12

1,731,195

sdp - 47

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2010 BERDASARKAN PERATURAN GUBERNUR JATIM NO. 18 TAHUN 2009
NO. I JENIS KARCIS TERPADU PENUMPANG
- Dewasa - Anak - Pelajar/Mahasiswa

PAS MASUK 510 525 645 790 800 860 860 2,200 4,120 4,180 4,625 4,530 6,200 8,530 6,720

JASA PELABUHAN JASA JASA DERMAGA BARANG

TOTAL JASA PELABUHAN

PREMI ASURANSI

PAD

JASA PELAYARAN

TOTAL TARIF TERPADU 3,700 3,700 3,000 3,500 5,800 12,400 12,400 65,000 56,000 97,000 92,000 130,000 125,000 170,000 195,000 4,500
sdp - 48

II

GOL II GOL III GOLONGAN IV : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN V : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VI : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VII GOLONGAN VIII

3,020 5,580 3,670 5,700

T

500 340 340

20
5,220 9,700 7,850 10,325 10,000 13,500 55,050 80,500 1,665 1,665

GOL I

KENDARAAN

790 1,300 1200 1200

12

510 525 645

200 200 200 200 200 200 200

100 100

2,890 1,875 2,155 2,510 4,300 11,000 11,000

1,000 1,028 1,175 1,175 1,700 1,700 1,950 1,950 85

500 500 500 500 500 500 500 500

58,280 44,772 87,475 80,000 117,800 109,300 112,500 112,050 2,750

III

BARANG Bagasi 1 Ton

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

BD
5,470 7,300 46,520 73,780

A

KETAPANG – GILIMANUK
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2011
No. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. Mutis Rajawali Nusantara Marina Pratama Satria Nusantara Niaga Ferry II Pertiwi Nusantara Nusa Dua Nusa Makmur Gilimanuk II Gilimanuk II Dharma Rucitra Dharma Ferry I Sereia Domar Edha Pottre Koneng Nama Kapal 2 Pratiha Operator 3 PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Putra Master PT. Jemla Ferry PT. Jemla Ferry Kapasitas Pnp 4 332 259 200 166 245 200 245 202 180 234 496 304 260 100 250 248 R4 5 24 19 24 37 30 44 17 12 24 36 25 25 20 12 20 40 GRT 6 459 621 815 688 656 456 605 536 497 733 840 496 421 239 409 1002
sdp - 49

H U

BD
PT. Putra Master PT. Dharma Lautan Utama PT. Dharma Lautan Utama PT. Dharma Lautan Utama PT. Surya Timur Line PT. Lintas Sarana Nusantara

A

T

20

12

1 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 LCT. LCT. LCT. KMP. KMP. LCT. LCT. LCT. KMP. KMP. LCT.

2 Trisna Dwitya Bhaita Caturtya Arjuna Trisila Bhakti I Trisila Bhakti II Putri Sritanjung I Putri Sritanjung II Jambo VI Labitra Risa Labitra Safina Labitra Adinda 27

3 PT. Lintas Sarana Nusantara PT. Lintas Sarana Nusantara PT. Lintas Sarana Nusantara PT. Trisila Laut PT. Trisila Laut PT. Pelayaran Banyuwangi Sejati PT. Pelayaran Banyuwangi Sejati PT. Gelora Kaltim PT. Duta Bahari Menara Line PT. Labitra Bahtera Pratama PT. Labitra Bahtera Pratama Kapasitas Total

4 0 0 0 300 207

5 29 9 9 20 20 22 22 12 12 12 12 588 22

6 876 536 221 669 525 529 517 788 721 674 669 16.198 600

20

T

H U

BD

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

A

Kapasitas Rata-rata

12
0 0 200 200 0 4.828 179

0

sdp - 50

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2006 - 2011
Penumpang (org) Kap. Rata-2 per kapal Trip per hari Trip tahun 2006 Trip tahun 2007 Trip tahun 2008 Trip tahun 2009 Trip tahun 2010 Trip tahun 2011 Kap. Angkut pertahun Load factor th 2006 Load factor th 2007 Load factor th 2008 Load factor th 2009 Kendaraan R-4 144 – 162 trip 144 – 162 trip 108.395 trip 102.100 trip 109.458 trip 151.228 trip 126,019 trip 141,158 trip 1.384.337 46.50 % 50,37 % 66.10 % 64.61 % 61,89 %

18.422,280

BD

Load factor th 2011
Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

Load factor th 2010

A

T
1.74 % 25,82 % 25.34 % 78.55 % -16.67 % 35,40 %

20

12

sdp - 51

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 1997 – 2011
Tahun 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 Penumpang (orang) 5,103,883 5,265,661 5,782,372 6,073,763 4,725,014 4.361.089 3,608,396 3,656,891 993.158 565.188 7.907.383 9.773.221 8.623.499 Kend R-4 (unit) 1,019,131 1,112,881 1,145,083 1,261,147 1,446,504 1.446.473 1,341,632 1,382,651 Kend R-2 (unit) 193,037 Barang (ton) 3,077,414 3,301,660 3,143,059 4,242,694 3,911,605 4,058,662 4,344,737 4,039,092 0* 0* 0* 0* 7.592.085 0* 0*

T

A

1.395.113 1.260.211 1.285.721 1.580.293 889.067 1,186,703 1,725,178

BD

H U

11,188,940 12,323,282

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

20

12
239,202 289,965 333,991 296,748 298,694 430,751 476.736 418.583 454.677 615.303 458.692 1,710,023 1,124,123

249,284

*) Barang tidak didata (KM. 58 th. 2003)

sdp - 52

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2010 BERDASARKAN PERMENHUB NO. KM. 2 TAHUN 2009 & KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.05/OP.404/IF-2009
No
I

Jenis Karcis
PENUMPANG :

Jasa Pelabuhan Pas Masuk 1,700 1,200 1,900 1,900 3,300 13,000 10,000 25,500 15,400 1,700 2,100 6,100 6,400 6,400 5,900 Jasa Dermaga Jml. Tarif Pelabuhan 1,700 1,200 1,900 3,600 5,400

Tarip Angkutan

Asuransi

Kontribusi Pemda

Total Tarip

- ANAK II KENDARAAN : GOL I GOL II GOL III GOLONGAN IV : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN V : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VI :

12
2,350 4,960 9,150 18,600 66,825 64,525 133,625 111,125 208,625 157,125 249,875 352,225

- DEWASA

3,350

550 550 640 1,250 3,000 6,075 4,575 12,475 7,575 20,875 11,075 12,825 15,975

100 100

5,700 4,200 7,500 14,000 27,000

T

A

19,100 16,400 31,900 21,300 57,500 37,800 86,300

20

2,000 2,000 2,000 2,000 2,000 2,000 2,000 2,000

94,000 87,500 180,000 142,000 289,000 208,000 351,000 510,000
sdp - 53

- Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VII GOLONGAN VIII Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

47,300 27,300 45,200 80,300

BD

10,200 10,500 40,100 59,500

139,800

PADANGBAI – LEMBAR
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2011
No. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. Nama Kapal 2 Rodhita Ferrindo 6 Salindo Mutiara Gading Nusantara Marina Segunda Marina Primera Citra Nusantara Perdana Nusantara Andhika Nusantara Permata Nusantara Dharma Kosala Nusa Penida Nusa Bhakti Suramadu Nusantara Operator 3 Kapasitas Pnp 4 325 230 248 213 216 233 300 213 300 233 350 216 306 204 280 142 R4 5 25 15 40 22 20 20 25 22 20 17 28 28 30 25 25 21 GRT 6 908 461 1002 1325 824 824 1007 1645 672 625 1504 625 2510 649 673 899
sdp - 54

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. Gerbang Samudera Sarana PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Dharma Lautan Utama PT. Dharma Lautan Utama PT. SP. Ferry PT. SP. Ferry PT. SP. Ferry

Dharma Kencana III

Nusa Sejahtera

H U

BD

A

T

20

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)

12

1 17 18 19 20 21

KMP. KMP. KMP. KMP. KMP.

2 Nusa Sakti Putri Gianyar Putri Yasmin Gelis Rauh Sindu Dwitama 21

3 PT. SP. Ferry PT. Jemla Ferry PT. Jemla Ferry PT. Jemla Ferry PT. Pelayaran Sindutama Bahari Kapasitas Total Kapasitas Rata-rata

4 292 490 275 300 220 5.586 266

5 20 36 20 40 26 525 25

6 676 819 1474 1035 511 20.668 984

H U

BD

A

T

20

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

12

sdp - 55

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2006 - 2011
Penumpang (org) Kap. Rata-2 per kapal Trip per hari Trip tahun 2006 Trip tahun 2007 Trip tahun 2008 Trip tahun 2009 Trip tahun 2010 Trip tahun 2011 Kap. Angkut pertahun Load factor th 2006 Load factor th 2007 407 16 - 24 trip 10.903 trip 10.948 trip Kendaraan R-4 27

T A
3,837,554 4.12 % 33,47 % 30.68 % 43.16 % 5 % 35,40 %

20
11.769 trip 13.401 trip 14.064 trip 15,412 trip 256,062 66.13 % 86,14 % 75.05 % 74.17 % 65,40 %

Load factor th 2008 Load factor th 2009 Load factor th 2010 Load factor th 2011

Sumber : Direktorat LLASDP 2011 sdp - 56

H U

BD

12

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 1997 - 2011
Tahun
1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011

Penumpang (orang)
876,293 1,031,265 852,503 905,657 874,771 713,920 514,025 467,316 190.640 134.910 1.099.128 1.215.759 1.454.939 1.432.606 1.484.104

Kend R-4 (unit) Kend R-2 (unit)
145,237 167,082 192,816 206,528 210,595 201,720 192,883 201,106 194.951 180.250 184.364 197.429 205.933 221.811 241.896 78,232 98,418

Barang
(ton) 552,559 614,663 631,479 660,767 616,968 575,618 635,018 637,645 0* 0* 0* 0* 2.068.595 0* 0*

T

A

BD

H U

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

20
125,304 140,108 128,608 147,184 122.783 100.337 108.467 130.555 175.617 209.027 220.608

111,999

*) Barang tidak didata (KM. 58 th. 2003)

12

95,936

sdp - 57

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2010 BERDASARKAN PERMENHUB NO. KM. 2 TAHUN 2009 & KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.05/OP.404/IF-2009
No
I

Jenis Karcis
PENUMPANG : - DEWASA - ANAK

Jasa Pelabuhan Pas Masuk 1,300 1,100 2,300 4,700 4,000 12,700 8,800 30,500 20,000 48,000 34,000 50,800 77,000 2,300 1,000 4,100 5,700 8,500 Jasa Dermaga Jml. Tarif Pelabuhan 1,300 1,100 2,300 7,000 5,000

Tarip Angkutan

Asuransi

Kontribusi Pemda

Total Tarip

25,850

3,750 1,850 3,840 4,450 6,200 22,950 9,180 64,550 16,970 118,100 22,940 26,015 31,550

100 100 750 750 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500 1,500

31,000 19,100 44,000 86,000 195,000 555,000 518,000 1,082,000 874,000 1,834,000 1,440,000 1,850,000 2,763,000

II

KENDARAAN : GOL I GOL II GOL III GOLONGAN IV : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN V : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VI : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VII GOLONGAN VIII

T

A

16,800 14,500 39,000 32,000 61,500 48,000 99,000

BD
12,000 13,500 14,000 48,200 74,000

H U

151,000

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

20

12
16,050 37,860 73,800 183,050 513,750 492,820 976,950 823,530 1,652,900 1,367,560 1,723,485 2,578,950

sdp - 58

KAYANGAN – POTOTANO
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2011
No. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. Nama Kapal 2 Tandemand Dingkis Kalebi Persada Nusantara Citra Mandala Abadi Nusa Abadi Nusa Sentosa Jemla Fajar Satya Dharma Dharma Santosa Nusa Wangi Munawar Ferry Operator 3 Kapasitas Pnp 4 370 180 380 376 260 350 310 172 158 300 350 156 3.362 259 R4 5 18 12 24 18 10 17 25 18 15 18 18 15 208 16 GRT 6 646 362 702 672 580 497 707 736 481 238 402 522 512 7.057 543

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Maritim PT. Putra Master PT. Putra Master

H U
21

Munawar Lestari

Sumber : Direktorat LLASDP 2011 sdp - 59

BD

PT. Jemla Ferry

PT. Dharma Lautan Utama PT. Dharma Lautan Utama KAPP Nusa Wangi PT. Munawar Ferry PT. Munawar Ferry Kapasitas Total Kapasitas Rata-rata

A

T

20

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)

12

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2006 - 2011
Penumpang (org) Kap. Rata-2 per kapal Trip per hari Trip tahun 2006 Trip tahun 2007 Trip tahun 2008 Trip tahun 2009 Trip tahun 2010 Trip tahun 2011 Kap. angkut pertahun Load factor th 2006 Load factor th 2007 Load factor th 2008 Load factor th 2009 Load factor th 2011 250 16 - 24 trip 19.208 trip 20.717 trip 20.899 trip 21.231 trip 22.653 trip 19.405 trip Kendaraan R-4 20

T A
1.42 % 19,99 % 19.33 % 1.26 % 1.59 % 36.98 %

2,743,632

20
103,368 40.56 % 46,30 % 50.39 % 50.46 % 57.38 %

Load factor th 2010

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

BD

12

sdp - 60

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 1997 - 2011
Tahun 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 Penumpang (orang) 1,046,082 990,023 866,475 618,165 480,920 420,456 348,372 434,310 360.027 68.129 972.800 Kend R-4 (unit) 118,775 145,593 169,587 154,011 131,556 146,186 135,784 151,694 69.307 155.831 180.23 183.885 185.647 378.297 244.818 Kend R-2 (unit) 43,617 78,283 50,496 69,863 63,859 55,509 76,265 34.918 102.752 101.215 163.113 207.862 190.467 256.233 Barang (ton) 124,019 164,304 162,366 145,490 143575 138,089 64,004 147,415 0* 0* 0* 0* 0* 0* 0*

1.158.635 1.593.619 48.660 1.965.750

H U

BD

A

T

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

20

*) Barang tidak didata (KM. 58 th. 2003)

12

66,517

sdp - 61

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2010 BERDASARKAN Keputusan DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.05/OP.404/IF-2009
No
I

Jenis Karcis
PENUMPANG : - DEWASA - ANAK

Jasa Pelabuhan Pas Masuk 2,175 1,675 2,235 2,400 2,450 14,900 8,500 38,600 21,000 60,400 33,100 67,900 85,000 Jasa Dermaga 1,440 1,600 1,600 7,300 8,800 10,150 13,400 14,400 17,000 92,650 110,950 Jml. Tarif Pelabuhan 2,175 1,675 3,675 4,000 4,050

Tarip Angkutan

Asuransi

Kontribusi Pemda

Total Tarip

12
6,000 17,000 35,000 60,000 285,000 256,000 377,000 359,000 610,000 554,000 912,000 1,170,000

11,000

1,850 925 1,940 2,550 4,300

475 400 885 950 650 3,375 3,095 4,275 5,105 4,450 4,610 5,085 6,150

15,500 9,000 23,500 42,500 69,000 322,000 283,500 464,000 411,500 750,000 627,500 1,099,500 1,399,500

II

KENDARAAN : GOL I GOL II GOL III GOLONGAN IV : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN V : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VI : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VII GOLONGAN VIII

T

A

22,200 17,300 48,750 34,400 74,800

20

11,425 7,105 33,975 12,995 60,750 18,790 21,865 27,400

H U

BD

50,100 160,550 195,950

sdp - 62

PALEMBANG – MUNTOK
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2011

12

No. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP.

Nama Kapal 2 Kakap Kerapu Mulia Nusantara Srikandi Nusantara Jembatan Musi I Jembatan Musi II Satya Kencana Permata Lestari 8

Operator 3

Kapasitas R4 5 20 20 26 20 24 12 16 27 165 21 4

Pnp 111 115 188 159 145 60 211 40

GRT 6 250 288 425 406 406 148 342 360 2.625 328

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. Prima Eksekutif PT. Prima Eksekutif

PT. Samudra Pratama PT. Dharma Lautan Utama PT. Atosm Lampung Pelayaran Kapasitas Total Kapasitas Rata-rata

BD

A

PT. Samudra Pratama

T

20

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)

1.029 129

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

sdp - 63

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2006 - 2011
Penumpang (org) Kap. rata-2 per kapal Trip rata2 per hari Trip pertahun Trip tahun 2006 Trip tahun 2007 Trip tahun 2008 Trip tahun 2009 Trip tahun 2010 Trip tahun 2011 Kap. Angkut pertahun Load factor th 2005 Load factor th 2006 Load factor th 2007 115 8 trip 886 trip Kendaraan R-4 12

1.664 trip 1.410 trip 1.763 trip 1.526 trip 2.065 trip 1.951 trip

A

T
386,608 22.22 % 19.07 % 20,41 % 74.73 % 91.77 % 35.3 % 77.66 %

20
36,792 95.17 % 83.32 % 83,45 % 93.69 % 86.74 % 69.59 %

Sumber : Direktorat LLASDP 2011 sdp - 64

H U

Load factor th 2008 Load factor th 2009

Load factor th 2010 Load factor th 2011

BD

12

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 1997 - 2011
Tahun
1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011

Penumpang (orang)
7,567 38,594 47,827 63,455 68,491 40,089 39,920 50,792 21.768 42.836 47.488 89.671 78.187 86.474

Kend R-4 (unit) Kend R-2 (unit)
5,122 10,078 11,231 12,749 10,982 8,048 11,602 15,798 11.352 22.182 18.826 30.561 11.456 26.294 26.868 2,576 4,189 1,532

Barang
(ton) 8,491 16,499 24,812 27,928 18,858 13,738 13,560 18,720 0* 0* 0* 0* 0* 0* 0*

1,750 1,356 1,371 1,375 2,318 2.796 6.412 3.412

BD

A

T

H U
209.733

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

20
10.041 4.153 11.850 16.790

*) Barang tidak didata (KM. 58 th. 2003)

12

sdp - 65

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2010 BERDASARKAN PERMENHUB NO. KM. 2 TAHUN 2009 & KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.05/OP.404/IF-2009
Jasa Pelabuhan No I Jenis Karcis PENUMPANG : - ANAK II KENDARAAN : GOL I GOL II GOL III GOLONGAN IV : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN V : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VI : 20,300 16,400 7,700 3,450 5,100 4,000 3,450 9,100 1,800 1,800 Pas Masuk Jasa Dermaga Jml. Tarif Pelabuhan Tarip Angkutan Asuransi Kontribusi Pemda Total Tarip

12
21,050 51,710 91,950 645,875 592,025 1,230,400 1,037,200 2,082,425 1,655,625 2,173,025 3,124,025

- DEWASA

1,900

1,900

32,550

3,750 1,850 3,840 4,450

300 300 500

38,500 25,000 59,500 105,500

T

10,050

A

28,000 26,450

20

23,125 9,525

1,000 1,000

698,000 629,000

51,600 38,400

BD
12,700 17,900

64,300 56,300

64,900 18,000

1,500 1,500

1,361,100 1,113,000

- Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VII GOLONGAN VIII

H U
77,600 58,650 81,500 93,700

17,200 19,750 108,000 128,500

94,800 78,400 189,500 222,200

118,275 24,475 27,975 34,275

1,500 1,500 1,500 1,500

2,297,000 1,760,000 2,392,000 3,382,000

Sumber : Direktorat LLASDP 2011 sdp - 66

BAJOE – KOLAKA
KAPAL YANG BEROPERASI TAHUN 2011
No. 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. KMP. Tuna Kota Bumi Mishima Muchlisa Kota Muna Renny 2 Citra Mandala Abadi Marina Tertiera 9
Sumber : Direktorat LLASDP 2011

Nama Kapal 2 Merak

Operator 3

Kapasitas

12

Pnp 4 365 342 550 345 500 500 272 272 250 3.396 377

R4 5 17 20 27 25 15 25 22 20 22 193 21

GRT 6 692 831 1,080 1172 725 686 456 580 797 5.939 660

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) PT. Jemla Ferry PT. Jemla Ferry PT. Juli Rahayu

BD

H U

A

PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura PT. Jembatan Madura Kapasitas Total Kapasitas Rata-rata

T

PT. Bukaka Lintas Tama

20

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero)

sdp - 67

KAPASITAS ANGKUT TAHUN 2006 - 2011
Penumpang (org) Kap. Rata-2 per kapal Trip rata2 per hari Trip pertahun Trip tahun 2006 Trip tahun 2007 Trip tahun 2008 Trip tahun 2009 Trip tahun 2010 Trip tahun 2011 Kap. Angkut pertahun Load factor th 2006 Load factor th 2007 Load factor th 2008 403 16 trip 2.114 trip Kendaraan R-4 20

2.061 trip 2.268 trip 2.525 trip 2.544 trip 2.866 trip

A

T
2,355,710 16.44 % 47,14 % 51.85 % 55.99 % 0.75 % 48.82 %

20
117,530 65.32 % 62,02 % 67.97 % 84.95 % 75.58%

Load factor th 2010 Load factor th 2011
Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

Load factor th 2009

BD

12

2.158 trip

sdp - 68

PRODUKSI ANGKUTAN TAHUN 1997 - 2011
Tahun Penumpang (orang) Kend R-4 (unit) Kend R-2 (unit) Barang (ton)

1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011

414,206 453,038 447,914 364,300 304,084 339,324 182,562 305,261 150.040 106.401 291.438 159.988 283.617 473.101 547.843

38,775 43,583 43,514 45,684 39,466 42,972 21,413 36,499 35.727 31.011 28.122 37.388 25.650 44.671 47.477

12,785

11,264 85,505 447,914 93,770 67,212 80,484 37,516 37,033 0* 0* 0* 0* 0* 0* 0*

6,838 4,949 7,612

T

A

BD

H U

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

20
20,276 10,059 18,722 16.926 14.613 11.034 33.923 19.581 27.093 35.561

*) Barang tidak didata (KM. 58 th. 2003)
sdp - 69

12

5,288

TARIF TIKET TERPADU TAHUN 2010 BERDASARKAN PERMENHUB NO. KM. 2 TAHUN

2009 & KEPUTUSAN DIREKSI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) NOMOR : KD.05/OP.404/IF-2009
Jenis Karcis Jasa Pelabuhan Pas Masuk 2,200 2,000 2,200 5,800 6,200 19,600 14,900 44,500 38,400 70,000 _ 2,900 2,300 17,600 16,300 21,200 23,800 25,500 38,000 126,000 161,000 Jasa Dermaga Jml. Tarif Pelabuhan 2,200 2,000 2,200 8,700 8,500 Tarip Angkutan Asuransi Kontribusi Pemda

No
I

Total Tarip

- DEWASA - ANAK II KENDARAAN : GOL I GOL II GOL III GOLONGAN IV : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN V : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VI : - Kendaraan Penumpang - Kendaraan Barang GOLONGAN VII GOLONGAN VIII

12
46,750 28,950 69,210 128,100 287,550 903,175 852,775 1,757,400 1,448,800 2,906,225 2,201,025 3,032,025 3,795,225

PENUMPANG :

3,750 3,750 3,840 4,450 6,200

300 300 750 750 750 1,500 1,500 2,000 2,000 2,000 2,000 2,000 2,000

53,000 35,000 76,000 142,000 303,000 965,000 895,000 1,890,000 1,531,000 3,122,000 2,320,000 3,311,000 4,155,000

T

A

37,200 31,200 65,700 62,200 95,500

20

23,125 9,525 64,900 18,000 118,275 24,475 27,975 34,275

H U
54,500 123,000 162,500

BD

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

92,500 249,000 323,500

sdp - 70

SUBSIDI KAPAL PERINTIS TAHUN 2002 - 2011
Kinerja Tahun 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 Jumlah Lintas Penyeberangan 60 68 68 64 62 72 72 82 99 117 Total Frekuensi Penyeberangan (Trip) 23.456 Nilai Subsidi (Juta Rupiah) 18.841

24.788 23.022 14.160 26.491 24.869 28.779 19.523 26.858

12 20

23.260

24.988 34.579 46.334 73.208 85.799 85.303 139.874 101.550 157.852

H U

BD

A

T

sdp - 71

KECELAKAAN KAPAL PENYEBERANGAN TAHUN 2001 – 2011
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 TAHUN 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 1. 2. 3. 1. 2. 1. 2. W. DARMA (Tenggelam); JATRA II (Tabrakan) NUSA MULIA (Kandas); BALIBO (Kandas) NAMA KAPAL PERMATA NUSANTARA; JATRA I; BANTEN JUMLAH KAPAL 3

12

2 2 1 3 1 -

NUSA BHAKTI (Kamar Mesin Terbakar) -

Sumber : Direktorat LLASDP 2011 sdp - 72

H U

BD

1. 2. 3.

CITRA M.B (Tenggelam); LAMPUNG (Terbakar); TRI STAR 1(Tenggelam)

A

DIGUL (Tenggelam)

T

20

ANGKUTAN LEBARAN UNTUK PENUMPANG PADA 5 LINTAS UTAMA TAHUN 2004 – 2011
NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. PELABUHAN MERAK BAKAHENI UJUNG KAMAL KETAPANG GILIMANUK PADANGBAI LEMBAR KAYANGAN POTOTANO Jumlah
Sumber : Direktorat LLASDP 2011

T a h un 2004 511.189 549.478 454.881 356.101 193.650 191.863 23.628 21.222 14.001 18.232 2.334.245 2005 665.556 492.969 444.821 330.796 169.095 198.601 26.368 23.464 20.675 26.303 2006 707.524 589.680 390.662 308.846 184.228 254.335 34.323 28.377 31.012 26.227 2007 653.393 633.748 445.389 324.822 262.824 312.074 41.565 40.922 39.639 40.388 2.794.764 2008 2009 840.106 774.800 264.151 241.267 401.441 491.790 56.351 51.889 51.402 57.459 3.230.656 2010 770.816 763.173 154.765 133.489 439.052 616.997 55.711 53.428 54.998 57.883 3.100.312 2011 865.898 818.003 125.470 106.968 443.000 581.324 55.298 50.784 55.282 70.463 3.172.490

T

A
2.555.214

BD

H U

2.398.648

20

12
675.302 473.254 355.942 360.854 381.755 52.316 44.278 40.179 50.980 3.391.201

956.341

sdp - 73

ANGKUTAN LEBARAN UNTUK KENDARAAN R4 PADA 5 LINTAS UTAMA TAHUN 2004 - 2011
NO. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. PELABUHAN MERAK BAKAUHENI UJUNG KAMAL KETAPANG GILIMANUK PADANGBAI LEMBAR KAYANGAN POTOTANO Jumlah Tahun 2004 70.317 68.333 48.632 44.713 44.389 44.537 4.939 4.988 3.784 3.778 338.405 2005 62.432 58.894 41.588 36.720 36.143 38.529 4.167 4.196 3.248 3.963 2006 67.106 68.732 44.133 43.686 39.370 41.115 4.304 4.172 3.422 3.401 2007 70.465 67.911 44.984 41.988 44.050 2008 2009 86.184 82.519 2.409 2.822 48.189 52.645 5.327 5.659 4.479 4.568 294.801 2010 91.805 85.669 4.622 5.132 52.087 57.879 5.598 5.381 4.769 5.353 318.295 2011 97.045 92.044 5.024 5.855 56.327 61.149 5.927 6.189 5.560 5.846 340.966

T

45.489 5.203 5.082 4.076 4.224

A

BD
319.441

Sumber : Direktorat LLASDP 2011

H U

289.880

333.472

20

12
74,859 43,893 40,064 46,912 49,951 4,972 5,154 4,140 4,419 274.448

84.089

sdp - 74

H U

BD

A

T

ANGKUTAN PERKOTAAN

20

12

Data dan Informasi

PROGRAM KERJA DIREKTORAT BSTP
 Wahana Tata Nugraha (Lomba Tertib Lalu Lintas dan Angkutan Kota);  Bimbingan Teknis Dan Penyuluhan Dan Sosialisasi Perkotaan;  Evaluasi Kinerja Jaringan Jalan Di Wilayah Perkotaan;  Analisis Kinerja Lalu Lintas Di Kawasan Perkotaan;  Survey Monitoring Pelayanan Angkutan Umum Di Wilayah Perkotaan Pada Masa Angkutan Lebaran 2011;  Konsolidasi Penanganan Masalah Transportasi Di Wilayah Perkotaan;

 Sosialisasi Penanganan Dampak Transportasi di 2 Kota (Kupang dan Padang);

H U

    

Monitoring Kinerja Pelayanan Angkutan Pemadu Moda Transportasi Perkotaan; Sosialisasi Kebijakan Pemadu Moda Transportasi Perkotaan; Pemantauan Kinerja Dan Identifikasi Fasilitas Angkutan Taksi; Analisa Pemanfaatan BBG Dikaitkan Dengan Jaringan Trayek Angkutan Umum Di Wilayah Kota Batam;

BD

A

Penilaian Kinerja Pelayanan Angkutan Umum Di Wilayah Perkotaan;

T

 Monitoring Pelayanan SAUM (Sistem Angkutan Umum Massal);

20

 Pembinaan Kota-Kota Percontohan Di Bidang Transportasi Perkotaan;

12

bstp - 1

 Monitoring Dan Evaluasi Penggunaan Converter Kit Pada Angkutan Umum Di Kota
Palembang, DKI Jakarta Dan Bogor;  Penyusunan Laporan Kinerja Dan Program Transportasi Perkotaan;

 Penyusunan Master Plan Integrasi Sistem Tiket Elektronik Transportasi Untuk Wilayah
Jabodetabek; (Lingkungan)

 Perencanaan Teknis Penyusunan Pelayanan Angkutan Orang di Kawasan Tertentu
 (Penyusunan Pedoman) Sistem Perizinan Angkutan Umum Perkotaan dengan Sistem Lelang (Quality Licensing)

 Studi Pedoman Perencanaan Trayek Pengumpan (Feeder) untuk Angkutan Massal Berbasis
 Pedoman Pelaksanaan Manajemen Lalu Lintas Lokal sekitarnya sekitarnya

 Penyusunan Rencana Induk Transportasi Perkotaan pada Kawasan Kota Ambon dan

 Sosialisasi Kebijakan Transportasi Perkotaan

H U

 Penyusunan Rencana Induk Transportasi Perkotaan pada Kawasan Kota Mataram dan Sekitarnya;

BD

A

 Penyusunan Rencana Induk Transportasi Perkotaan pada Kawasan Kota Samarinda dan

T

Jalan

20

12

bstp - 2

 Publikasi dan Sosialisasi Transportasi Perkotaan  Pengadaan dan Pemasangan Converter Kit pada Kendaraan Umum Termasuk Instalasi dan
Supervisi Tahap IV  Penerapan ATCS di Kota Bogor  Penataan Fasilitas Pejalan Kaki di Kota Bukittinggi  Analisis Dampak Transportasi pada Wilayah Perkotaan Terhadap Pejalan Kaki Yang Tidak Memiliki Fasilitas Trotoar  Kegiatan Pendukung Terhadap Integrated Public Transportation Master Plan for Bandung  Kegiatan Pendukung Terhadap Program for Improvement of Transportastion in Medium Sized Cities  Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Converter Kit

 Monitoring Persiapan dan Evaluasi Implementasi Angkutan Umum Massal

H U

BD

 Pengadaan Bus Bantuan Pengembangan Angkutan Umum Massal/BRT, Bus Bantuan Angkutan Kota/Pelajar/Mahasiswa

A

T

 Perencanaan Teknis Gasifikasi Angkutan Umum Berbasis jalan di Kota Surabaya

20

12

bstp - 3

DATA PRASARANA TRANSPORTASI PERKOTAAN TAHUN 2011
No 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Kota 2 KOTA METROPOLITAN SURABAYA BANDUNG MEDAN PALEMBANG MAKASAR SEMARANG BOGOR PADANG PEKANBARU SAMARINDA TASIKMALAYA SURAKARTA BALIKPAPAN YOGYAKARTA SIDOARJO BUKIT TINGGI 2,987,456 2,296,848 2,067,288 1,607,673 1,253,656 1,419,478 1,945,000 764,800 666,902 650,000 589,597 565,415 601,392 419,164 211.881 485,324 32,637 21,035 27,054 40,564 29,275 35,286 18,605 28,935 23,262 15,635 17,158 44.014 15,030 13,250 15,187 11,660 16,185 17,987 16,655 18,309 10,725 11,557 12,466 7,654 8,656 7,132 6,874 6,134 0.23 0.21 0.18 0,13 0.11 0.21 0,13 0,09 0,19 0,11 3,546 2,453 2,981 747.9 1,765 3,769 1,356 1,086 2,342 535,5 985 675.8 257 1,098 1,453 980 Jumlah Penduduk (jiwa) 3 Luas Kota (km2) 4 Luas Jalan (km2) 5 Road Ratio (%) 6 Panjang Jalan (km2) 7 Panjang Jalan dilengkapi Trotoar (km) 8 2,124 1,471 1,352 83.63 Panjang Jalan dilengkapi Marka (km) 9 2,837 1,962 2,385 15.85 1,412 3,015 1,085 869 1,874 70.00 788 41 153,775 878 1,162 784 Jumlah Rambu Terpasang (unit) 10 17,730 12,265 14,905 1332 8,825 18,845 6.780 5,430 11,710 1043 4,925 849 650 5,490 7,265 4,900 Jumlah LPJ Terpasang (unit) 11 37,233 25,756 31,300 10504 18,532 39,574 14,238 11,403 24,591 1815 10,342 16,169 4.854 11,529 15,256 10,290 Jml SRP 12 35 38 30 24 37 38 14 11 23 21 10 13 15 11 15 10

T

A
0,7 0.4 0,6 0,16 0,11 0,16

KOTA BESAR

BD

11,567

H U

14,506 12,524

13,567

20
865 632 533 1,621 35.086 234 124.41 27,78 412 422 522 1,341

12

bstp - 4

KOTA SEDANG 1 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 CIMAHI JAMBI SENGKANG SUKABUMI BANYUWANGI PANGKAJENE DUMAI BANGLI MADIUN T. AGUNG TANJUNG BALAI BADUNG LUMAJANG PAREPARE CIAMIS WATAMPONE MOJOKERTO SNG.MINASA SRAGEN SINGARAJA STABAT PARIAMAN AMLAPURA 2 3 463,448 300,000 143,223 206,288 274.542 271.709 263.199 254.053 249.643 239.201 236.943 221.055 206.288 121.161 186.623 183,251 181.999 79,643 98,461 84,613 76,315 64,587 76,312 4 7,210 6,089 1,039 18,278 7,250 7,125 685 1,654 6,170 7,160 6,460 8,109 10,021 9.910 8,765 11,235 6,693 9,316 7,475 9,885 6,336 7,448 10,096 5 3,178 2,978 1,601 9,408 3,981 2,684 5,375 1,587 1,753 1,175 1,241 1,559 2,574 2488.8 2,312 1,534 1,356 1,125 1,213 1,435 1,512 1,344 1,234 6 0,25 0,22 0,08 0,01 0,09 0,09 0,03 0,06 0,12 0,14 0,07 0,15 0,14 0,22 0,20 0,21 0,20 0,12 0,21 0,12 0,08 0,06 0,13 7 780 653 124 603 378 237 136 98 212 159 89 8 210 125 61 369 121 117 51 44 62 69 9 624 522 99 482 302 190 109 78 170 127 71 184 287 212.465 367 256 216 104 208 142 93 64 126 10 3,900 3,265 620 3,015 1,890 1,185 680 490 1,060 759 445 1,150 1,759 237 2,295 1,600 1,350 650 1,300 890 585 405 790 11 8,190 6,856 1,302 6,331 3,969 2,488 1,428 1,029 2,226 1,669 934 2,415 3,769 1612 4,819 3,360 2,835 1,365 2,730 1,869 1,228 850 1,659 12 8 7 1 8 6 7 10 11 6 7 8 9 18 9 11 6 7 13 15 8 9 7 6

230 359 459 320 270 130 260 178 117 81 158 311.1

T

A

KOTA KECIL

BD

H U

20
124 153 199.6 223 164 121 64 127 134 52 35 78

12
102

bstp - 5

1 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56

2 KY.AGUNG MAGETAN TABANAN SEMARAPURA GNG KIDUL POLEWALI M. BUNGO AMUNTAI LUBUK PAKAM PD.PANJANG PINRANG MUARA ENIM PELAIHARI KEPANJEN TANJUNG GIANYAR BATU SANGKAR Keterangan :

3 46,579 54,612 76,431 84,615 64,315 46,312 84,516 64,312 64,315 52,018 51,324 63,142 54,312 91,324 61,542 85,134 76,132

4 12,145 7,434 6,124 7,546 6,968 8,916 9,189 13,673 12,901 8,398 5,942 14,613 10,072 12,625 9,323 8,987 7,473

5 946 1,157 1,778 1,434 1,453 1,586 2,453 1,232 1,397 1,536 2,132 4,768 3,434 4,987 1,546 3354 1467

6 0,06 0,11 0,13 0,23 0,10 0,06 0,05 0,07 0,15 0,1776 0,04 0,02 0,02 0,05 0,06 0,09 0,07

7 54 129 233 328 143 95 132 85 211 60.4 76 85 66 89

8 26 63 154 211 134 59 63 41 34 39 41 37 42 143 62

9 43 103 186 262 114 76 105 68 168 14 60 68 52 192 71 229 87

10 270 645 1,165 715 475 660 425 1,055 956 491 380 425 330 1,205 445 653 341

11 567 1,354 2,446 3,444 1,501 997 1,386 892 2,215 1,953 798 892 693 2,530 934 3,013 1,144

12 5 12 22 11 9 10 19 12 13 14 8 10 9 19 8 8 10

A

Sumber : Direktorat BSTP 2011

LPJ : Lampu Penerangan Jalan

H U

BD

SRP : Satuan Ruang Parkir

T
287 109

241

20
125

12
106

bstp - 6

FASILITAS PENUNJANG DAN JUMLAH PERSIMPANGAN YANG TELAH DILENGKAPI APILL TAHUN 2011
No Kota Jumlah Halte (unit)
3 53 35 36 34 70 57 15 65 15 24 13 42 19 15 28

Fasilitas Penyebrangan (Zebra Cross)
4 192 312 46 77 56 324

Jumlah Simpang (lokasi)
5 133

Jumlah APILL (unit)
6 124 182 43 42 46 105 37 38 27 33 25 68 24 17 26

1 2 KOTA METROPOLITAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 SURABAYA BANDUNG MEDAN PALEMBANG MAKASSAR SEMARANG BOGOR PADANG PEKANBARU SAMARINDA TASIKMALAYA SURAKARTA BALIKPAPAN CIMAHI JAMBI

12

165

352 239 57 80 94 271 269 212 316 304 134 344 411 63

KOTA BESAR

A

BD H U

KOTA SEDANG

T

20
127 138 154 85 71 121 49 148

bstp - 7

1 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 SENGKANG SUKABUMI BANYUWANGI PANGKAJENE BINJAI DUMAI BANGLI MADIUN

2 YOGYAKARTA

3 3 3 8 8 3 11 37 3 10 11 7 13 9 7 7 6 5 2

4 195 9 185 80 6 56 31 183 74 13 29 39 47 20 7 20 85 15 32

5 280 50 167 113 203 55 13 22 74 70 26 53 20 25 93 59 49 21 99 97

6 76 22 84 9 14 35 6 2 42 23 4 16 11 15 14 10 7 18 15 7

TULUNG AGUNG TANJUNG BALAI BADUNG LUMAJANG SIDOARJO PAREPARE CIAMIS WATAMPONE MOJOKERTO BUKIT TINGGI SUNGGUMINASA

KOTA KECIL

H U

BD
21 3

A

T

20
112

12

bstp - 8

1 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 SRAGEN SINGARAJA STABAT PARIAMAN AMLAPURA KAYU AGUNG MAGETAN TABANAN

2

3 12 10 10 1 12 4 2 16 5 20 16 3 0 7 11 1 0 1 6 7 2

4 20 49 16 75 80 9 66 54 54 25 14 14 44 41 4 13 33 22 20 26 43

5 32 21 63 58 98 78 64 70 108 71 113 175 68 41 19 55 71 15 35 37 62

6 23 21 3 8 4 4 5 9 7 11 113 113 1 15 62 2 3 1 10 8 8

GUNUNG KIDUL POLEWALI MUARA BUNGO AMUNTAI LUBUK PAKAM PADANGPANJANG PINRANG MUARA ENIM PELAIHARI KEPANJEN TANJUNG GIANYAR

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

A

T

20

SAMARAPURA

12

bstp - 9

DATA KINERJA LALU LINTAS TAHUN 2011
No
1 1 2 3 4 5 6 7 7 8 9 10 11 12 13 SURABAYA BANDUNG MEDAN PALEMBANG MAKASSAR SEMARANG BOGOR PADANG PEKANBARU SAMARINDA TASIKMALAYA SURAKARTA BALIKPAPAN CIMAHI

Kota
2

V/C Ratio Rata - Rata
3 0.83 0.85 0.76 0.61 0.73 0.72 0.86 0.63 0.64 0,64 0.61 0.68 0.67 0.75

Kecepatan Rata-rata (km/jam)
4 21 14.3 23.4 28.54 24.06 27 15.32 30.9 31.13 20,8 30 18.25 47,43 25.5

KOTA METROPOLITAN (10 RUAS JALAN)

KOTA SEDANG ( 6 RUAS JALAN)

H U

BD

A

KOTA BESAR ( 8 RUAS JALAN)

T

20

12

bstp - 10

33 34 35

BUKIT TINGGI SUNGGUMINASA SRAGEN

BD

1 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32

2 JAMBI YOGYAKARTA SENGKANG SUKABUMI BANYUWANGI PANGKAJENE BINJAI DUMAI BANGLI MADIUN TULUNG AGUNG TANJUNG BALAI BADUNG LUMAJANG SIDOARJO PAREPARE CIAMIS WATAMPONE MOJOKERTO

3 0.68 0.86 0.53 0.66 0.54 0.6 0.69 0.6 0.76 0.53 0.55 0.24 0.85 0.49 0.67 0.62 0.45 0.67 0.53 0.63 0.61 0.53

4 31 31.34 63.2 23 60 73 40 50 45 27.48 54.54 41.09 30.18 37.8 50 20 40 55 60 37.07 35 45

H U

KOTA KECIL ( 4 RUAS JALAN)

A

T

20

12

bstp - 11

H U

Sumber : Direktorat BSTP 2011

BD

1 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55

2 SINGARAJA STABAT PARIAMAN AMLAPURA KAYU AGUNG MAGETAN TABANAN SAMARAPURA GUNUNG KIDUL POLEWALI MUARA BUNGO AMUNTAI LUBUK PAKAM PADANGPANJANG PINRANG MUARA ENIM PELAIHARI KEPANJEN TANJUNG GIANYAR

3 0.63 0.76 0.19 0.63 0.68 0.59 0.62 0.62 0.65 0.85 0.42 0.27 0.34 0.43 0.41 0.52 0.38 0.49 0.49 0.67

4 25 40 33.33 62 30 35 40 41 45 36.67 30 49 30.2 25.62 63.2 28.7 45 40 41.5 37.22

A

T

20

12

bstp - 12

REKAPITULASI DATA JUMLAH ANGKUTAN UMUM DI WILAYAH JABODETABEK DAN 33 PROPINSI DI INDONESIA ( 249 KABUPATEN – 91 KOTA )
NO 1 JABODETABEK 2 3 4 5 6 7 8 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 KOTA BOGOR KOTA DEPOK KOTA TANGGERANG KOTA BEKASI KAB. BEKASI KAB. BOGOR KAB. TANGGERANG KAB. ACEH BARAT KAB. ACEH BARAT DAYA KAB. ACEH BESAR KAB. ACEH JAYA KAB. ACEH SELATAN KAB. ACEH SINGKIL KAB. ACEH TAMIANG KAB. ACEH TENGAH KAB. ACEH TENGGARA KAB. ACEH TIMUR 239 157 89 264 46 79 162 73 46 211 68 25 4,529 568 300 657 2,465 142 62 3,459 2,880 2,468 1,732 1,589 1,351 3,671 239 157 89 46 79 264 1 PROPINSI KABUPATEN/KOTA 2 DKI JAKARTA Tahun 2008 JENIS KENDARAAN BB 3 2,809 BS 4 7,821 BK 5 26,002 MPU 6 2,576 BB 7 2,809 Tahun 2009 JENIS KENDARAAN BS 8 7,821 BK 9 26,002 4,529 MPU 10 2,576 3,459 2,880 2,468 1,732 1,589 1,351 3,671 184 2,250 222 98 214 745 BB 11 2,809 239 157 89 264 46 79 162 Tahun 2010 JENIS KENDARAAN BS 12 7,821 73 46 211 68 25 6 BK 13 26,002 4,529 568 300 657 2,465 142 57 304 62 MPU 14 2,576 3,459 2,880 2,468 1,732 1,589 1,351 3,671 184 2,250 222 98 214 745

20
211 68 25 6 -

NANGGROE ACEH DARASALAM

A
98 214 745 2,250 222

184

T

162

BD
57 304 6

H U

12
73 46 568 300 657 2,465 142 57 304 62

bstp - 13

1 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

2 KAB. ACEH UTARA KAB. ACEH BENER MRH KAB. ACEH BIREUEN KAB. GAYO LUES KAB. NAGAN RAYA KAB. PIDDE KAB. SIMEULUE KOTA BANDA ACEH KOTA LANGSA KOTA LHOKSEUMAWE KOTA SABANG KAB. ASAHAN KAB. DAIRI KAB. DELI SERDANG KAB. HUMBANG HSDT KAB. KARO KAB. LABUHAN BATU KAB. LANGKAT KAB. MANDAILING NATAL KAB. NIAS KAB. NIAS SELATAN KAB. PAKPAK BHARAT KAB. SAMOSIR KAB. SERDANG BEDAGAI KAB. SIMALUNGUN

3 15 -

4 1,900 5 3 1 131 -

5 34 1 26 -

6 2,800 350 724 7 919 123 3,157 -

7 15 -

8 1,900 5 3 -

9 34 1 -

10 2,800 350 724 7 919 123 3,157 117 365 972 98 125 40

11 15 -

12 1,900 5 3 1 131 -

13 34 1 26 -

14 2,800 350 724 7 919 123 3,157 117 365 972 98 125 40

SUMATERA UTARA

20
131 -

T
-

A
365 972 98 125 40

117

BD

H U

12
1 26 -

bstp - 14

1 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 4 1 2 3 4

2 KAB. TAPANULI SELATAN KAB. TAPANULI TENGAH KAB. TAPANULI UTARA KAB. TOBA SAMOSIR KOTA BINJAI KOTA MEDAN KOTA PADANG SDP. KOTA PEMATANG S. KOTA SIBOLGA KOTA TANJUNG BALAI KOTA TEBINGTINGGI KAB. BENGKULU SELATAN KAB. BENGKULU UTARA KAB. KAUR KAB. KEPAHIANG KAB. LEBONG KAB. MUKO-MUKO KAB. REJANG LEBONG KAB. SELUMA KOTA BENGKULU KAB. BATANG HARI KAB. BUNGO KAB. KERINCI KAB. MERANGIN

3 0 2,913 164 -

4 91 4,275 11 -

5 12 166 9,734 114 937 40 372 -

6 1,130 124 24 570 9,758 1,470 250 177 765 123 118 -

7 0 2,913 164 551 -

8 91 4,275 204 -

9 12 166 9,734 114 937

10 1,130 124 24 570 9,758 1,470 250 177 765 123 118 264 496 402 -

11 0 2,913 164 551 -

12 91 4,275 11 204 -

13 12 166 9,734 114 937 40 372 1,178 229 -

14 1,130 124 24 570 9,758 1,470 250 177 765 123 118 264 496 402 -

BENGKULU

20

T A
264 496 402 -

BD
1,178 229

204

JAMBI 551

H U

12
11 40 372 1,178 229 -

bstp - 15

1 5 6 7 8 9 10 5 RIAU 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 6 1 2 3 4 5 6 7 1

2 KAB. MUARO JAMBI KAB. SAROLANGUN KAB. TJ JABUNG TIMUR KAB. TJ JABUNG BARAT KAB. TEBO KOTA JAMBI KAB. BENGKALIS KAB. INDRAGIRI HILIR KAB. INDRAGIRI HULU KAB. KAMPAR KAB. KUANTAN SINGINGI KAB. PELALAWAN KAB. ROKAN HULU KAB. ROKAN HILIR KAB. SIAK KOTA DUMAI KOTA PEKANBARU KAB. AGAM KAB. DHARMASRAYA KAB. LIMA PULUH KOTA KAB. KEP. MENTAWAI KAB. PADANG PARIAMAN KAB. PASAMAN KAB. PASAMAN BARAT

3 3,104 25 8,255 -

4 13 -

5 2,287 61 70

6 37 200 1,038 141 270 140 -

7 3,104 25 -

8 -

9 2,287 61 70 349 -

10 37 200 1,038 141 270 140 479 600 208 22 -

11 3,104 25 8,255 -

12 13 -

13 2,287 61 70 349 -

14 37 200 1,038 141 270 140 479 600 208 22 -

A
600 22 208

479

BD
349 -

SUMATERA BARAT

H U

T
8,255 -

20

12
13

bstp - 16

1 8 9 10 10 11 12 13 14 15 16 17 18 7 1 2 3 4 5 7 8 9 10 11 12 13 14

2 KAB. PESISIR SELATAN KAB. S.LUNTO SIJUNJUNG KAB. SOLOK KOTA SOLOK KAB. SOLOK SELATAN KAB. TANAH DATAR KOTA BUKITTINGGI KOTA PADANG KOTA PADANGPANJANG KOTA PARIAMAN KOTA PAYAKUMBUH KOTA SAWAH LUNTO KAB. BANYUASIN KAB. LAHAT KAB. MUARA ENIM KAB. MUSI BANYUASIN KAB. MUSI RAWAS KAB. OGAN KOM. ILIR KAB. OGAN KOM. ULU KAB. OKU TIMUR KAB. OKU SELATAN KOTA LUBUK LINGGAU KOTA PAGAR ALAM KOTA PALEMBANG KOTA PRABUMULIH

3 92 87 36 2 2 -

4 23 285 38 31 87 182 15 96

5 102 305 652 193 105 191 35 28 504 84

6 206 48 182 765 211 2,986 62 39 33 92 505 247 773 409 508 2,082 -

7 92 87 36 2 -

8 23 285 38 31 -

9 102 305 652 193 105 191

10 206 48 182 765 211 2,986 62 39 33 92 505 247 773 409 508 2,082 -

11 92 87 36 2 2 -

12 23 285 38 31 87 182 15 96 468 -

13 102 305 652 193 105 191 35 28 84 504 -

14 206 48 182 765 211 2,986 62 39 33 92 505 247 773 409 508 2,082 -

20
87 182 15 96 468 2

SUMATERA SELATAN

T
-

A

BD

H U

468

12
35 28 84 504 -

bstp - 17

1 8 LAMPUNG 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 9 1 2 3 4 5 6 7 10 1 2 3 4 5 6

2 KAB. LAMPUNG BARAT KAB. LAMPUNG SELATAN KAB. LAMPUNG TENGAH KAB. LAMPUNG TIMUR KAB. LAMPUNG UTARA KAB. WAY KANAN KAB. TANGGAMUS KAB. TULANG BAWANG KOTA BANDAR LAMPUNG KOTA METRO KAB. BANGKA KAB. BANGKA BARAT KAB. BANGKA TENGAH KAB. BANGKA SELATAN KAB. BELITUNG KAB. BELITUNG TIMUR KOTA PANGKAL PINANG KAB. KARIMUN KAB. BINTAN KAB. LINGGA KAB. NATUNA KOTA BATAM KOTA TANJUNG PINANG

3 -

4 -

5 68 -

6 260 806 2,170 260 806 116 720 720 3,009 1,060 -

7 25 -

8 13 -

9 68 -

10 260 806 2,170 260 806 116 720 720 3,009 1,060 -

11 25 -

12 13 -

13 68 -

14 260 806 2,170 260 806 116 720 720 3,009 1,060 -

KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG

KEPULAUAN RIAU

H U
25 13

BD

A

T

20

12

bstp - 18

1 11 BANTEN 1 2 3 4 5 6 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18

2 KAB. LEBAK KAB. PANDEGLANG KAB. SERANG KAB. TANGERANG KOTA CILEGON KOTA TANGERANG KAB. BANDUNG KAB. CIAMIS KAB. CIANJUR KAB. CIREBON KAB. GARUT KAB. INDRAMAYU KAB. KARAWANG KAB. KUNINGAN KAB. MAJALENGKA KAB. PURWAKARTA KAB. SUBANG KAB. SUKABUMI KAB. SUMEDANG KAB. TASIKMALAYA KOTA BANDUNG KOTA BANJAR KOTA CIMAHI KOTA CIREBON

3 192 -

4 2,390 -

5 300 402 146

6 204 1,002 261 2,461 988 407 1,770 1,440 180 291 1,890 -

7 192 363

8 12 136

9 300 12 402 146

10 204 1,002 261 2,461 988 407 1,770 1,440 180 291 1,890 423 1,335 476 358 5,521 1,289 979

11 192 363

12 2,390 12 136

13 300 12 402 146

14 204 1,002 261 2,461 988 407 1,770 1,440 180 291 1,890 423 1,335 476 358 5,521 1,289 979

H U
363 136

12

BD
12

A
1,335 476 358 1,289 979 5,521

423

T

20

2,390

12

JAWA BARAT

bstp - 19

1 19 20 21 13 1 2 3 4 5 6 14 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

2 KOTA SUKABUMI KOTA TASIKMALAYA KOTA CIANJUR KOTA JAKARTA BARAT KOTA JAKARTA PUSAT KOTA JAKARTA UTARA KOTA JAKARTA TIMUR KOTA JAKARTA SELATAN KOTA KEP.SERIBU KAB. BANJARNEGARA KAB. BANYUMAS KAB. BATANG KAB. BLORA KAB. BOYOLALI KAB. BREBES KAB. CILACAP KAB. DEMAK KAB. GROBOGAN KAB. JEPARA KAB. KARANGANYAR KAB. KEBUMEN KAB. KENDAL KAB. KLATEN KAB. KUDUS

3 115 408 111 386

4 366 254 252 277 366 766 175 145 785 238 117 803 868 732

5 495 60 355 388 550 1,268 276 271 372 193

6 984 358 1,770 883 300 670 441 619 941 477 450 427 349 1,596

7 111 386 -

8 -

9 -

10 984 358 1,770 883 300 670 441 619 941 1,596 477 450 2,001 427 349 1,543 2,268 2,159

11 115 408 111 386 -

12 366 254 252 277 366 766 175 145 785 238 117 803 868 732

13 495 60 355 388 550 1,268 276 271 1,093 372 193 1,070 1,370 1,250

14 984 358 1,770 883 300 670 441 619 941 1,596 477 450 2,001 427 349 1,543 2,268 2,159

DKI JAKARTA

20
366 254 252 277 366 766 175 145 785 238 117 803 868 732 115 408

JAWA TENGAH

T

A
2,001 1,543 2,268 2,159

BD
1,093 1,070 1,370 1,250

H U

12
495 60 355 388 550 1,268 276 271 1,093 372 193 1,070 1,370 1,250

bstp - 20

1 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 15 1 2 3 4 5

2 KAB. MAGELANG KAB. PATI KAB. PEKALONGAN KAB. PEMALANG KAB. PURBALINGGA KAB. PURWOREJO KAB. REMBANG KAB. SEMARANG KAB. SRAGEN KAB. SUKOHARJO KAB. TEGAL KAB. TEMANGGUNG KAB. WONOGIRI KAB. WONOSOBO KOTA MAGELANG KOTA SURAKARTA KOTA SALATIGA KOTA SEMARANG KOTA PEKALONGAN KOTA TEGAL KAB. BANGKALAN KAB. BANYU WANGI KAB. BLITAR KAB. BOJONEGORO KAB. BONDOWOSO

3 147 335 140 564 62 86 45 -

4 272 700 33 157 866 277 453 314 562 799 961 297 595 852 115 -

5 449 939 44 295 1,320 570 721 23 228 399 842 1,241 1,261 630 958 1,044 197 166 -

6 576 1,183 96 505 2,323 565 1,455 371 790 1,373 2,257 2,453 320 432 1,455 1,957

7 147 335 140 -

8 272 700 33 157 866 277 453

9 449 939 44 295 1,320 570 721 23 228 399 842

10 576 1,183 96 505 2,323 565 1,455 371 790 1,373 2,257 2,453 320 432 1,455 1,957 262 668 581 218 167 125

11 147 335 140 564 62 86 45 -

12 272 700 33 157 866 277 453 314 562 799 961 297 595 852 115 55 -

13 449 939 44 295 1,320 570 721 23 228 399 842 1,241 1,261 630 958 1,044 197 258 166 -

14 576 1,183 96 505 2,323 565 1,455 371 790 1,373 2,257 2,453 320 432 1,455 1,957 262 668 581 218 167 125

20
562 799 961 297 595 852 115 55 564 62 86 45 -

314

T
-

A
262 668 581 218 167 125

BD
258

JAWA TIMUR

H U

55

12
1,241 1,261 630 958 1,044 197 258 166 -

bstp - 21

1 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31

2 KAB. GRESIK KAB. JEMBER KAB. JOMBANG KAB. KEDIRI KAB. LAMONGAN KAB. LUMAJANG KAB. MADIUN KAB. MAGETAN KAB. MALANG KAB. MOJOKERTO KAB. NGANJUK KAB. NGAWI KAB. PACITAN KAB. PAMEKASAN KAB. PASURUAN KAB. PROBOLINGGO KAB. PONOROGO KAB. SAMPANG KAB. SIDOARJO KAB. SITUBONDO KAB. SUMENEP KAB. TRENGGALEK KAB. TUBAN KAB. TULUNG AGUNG KOTA BATU KOTA BLITAR

3 50 21 920 307 630

4 36 25 113 150 45 121 45 144 14 1,161

5 75 39 262 69 223 1,535 -

6 288 774 352 625 361 152 205 298 1,650 412 597 131 372 115 172 317 170 399 37 78 95 150

7 50 21 920 307 630 -

8 36 25 113 150

9 75 39 262 -

10 288 774 352 625 361 152 205 298 1,650 412 597 131 372 115 172 317 170 399 1,426 37 916 78 95 508 150

11 50 21 920 307 630 -

12 36 25 113 150 45 121 45 144 14 1,161 -

13 75 39 262 69 223 1,535 -

14 288 774 352 625 361 152 205 298 1,650 412 597 131 372 115 172 317 170 399 1,426 37 916 78 95 508 150

20
121 45 144 14 1,161 45

T

A
1,426 916 508

BD
-

H U

12
69 223 1,535 -

bstp - 22

1 32 33 34 35 36 37 38 16 1 2 3 4 5 17 BALI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 18 1 2

2 KOTA KEDIRI KOTA MADIUN KOTA MALANG KOTA MOJOKERTO KOTA PASURUAN KOTA PROBOLINGGO KOTA SURABAYA KAB. BANTUL KAB. GUNUNG KIDUL KAB. KULONPROGO KAB. SLEMAN KOTA YOGYAKARTA KAB. BADUNG KAB. BANGLI KAB. BULELENG KAB. GIANYAR KAB. JEMBRANA KAB. KARANGASEM KAB. KLUNGKUNG KAB. TABANAN KOTA DENPASAR KAB. BIMA KAB. DOMPU

3 135 920 28 463 93 -

4 86 150 150 102 112 499 685 -

5 55 1,725 332 35 165 141 92 201 121

6 384 205 345 248 125 368 6,247 85 56 192 3,650 1,287 241 335 229 441 164

7 135 920 28 463 35

8 86 150 150 102 112

9 55 1,725 332 35

10 384 205 345 248 125 368 6,247 85 56 192 3,650 241 1,287 335 229 432 164 2,822 421 -

11 135 920 28 463 93 35

12 86 150 150 102 112 499 685 22

13 55 1,725 332 35 165 141 92 201 121

14 384 205 345 248 125 368 6,247 85 56 192 3,650 241 1,287 335 229 432 164 2,822 421 -

20
22 499 685 93

T
-

A
2,822 421

BD
22

NUSA TENGGARA BARAT

H U

35

12
165 141 92 201 121

DI YOGYAKARTA

bstp - 23

1 3 4 5 6 7 8 9 19 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 20 1

2 KAB. LOMBOK BARAT KAB. LOMBOK TENGAH KAB. LOMBOK TIMUR KAB. SUMBAWA KAB. SUMBAWA BARAT KOTA MATARAM KOTA BIMA KAB. ALOR KAB. BELU KAB. ENDE KAB. FLORES TIMUR KAB. KUPANG KAB. LEMBATA KAB. MANGGARAI KAB. MANGGARAI BARAT KAB. NGADA KAB. ROTE NDAO KAB. SIKKA KAB. SUMBA BARAT KAB. SUMBA TIMUR KAB. TIMOR TENGAH SEL. KAB. TIMOR TENGAH UT. KOTA KUPANG KAB. BENGKAYANG

3 6 81 139 99 -

4 190 139 110 109 -

5 120 392 637 166 86 250 175 16 134 195 593 -

6 350 979 483 409 74 57 -

7 6 81 139 99 -

8 190 109 53 42 7 -

9 120 392 637 166 86 250 175 16 134 195 593 -

10 350 979 483 409 74 16 57 -

11 6 81 139 99 -

12 190 139 110 109 53 42 7 -

13 120 392 637 166 86 250 175 16 134 195 593 -

14 350 979 483 409 74 16 57 -

53 42

KALIMANTAN BARAT

H U
-

BD
7

A
16

T

20
139 110

12

NUSA TENGGARA TIMUR

bstp - 24

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 21 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

2 KAB. KAPUAS HULU KAB. KETAPANG KAB. LANDAK KAB. MELAWI KAB. PONTIANAK KAB. SAMBAS KAB. SANGGAU KAB. SENDAKAU KAB. SINTANG KOTA PONTIANAK KOTA SINGKAWANG KAB. BALANGAN KAB. BANJAR KAB. BARITO KUALA KAB. HULU SUNGAI SEL KAB. HULU SUNGAI TENG KAB. HULU SUNGAI UT. KAB. KOTABARU KAB. TANAH LAUT KAB. TABALONG KAB. TANAH TUMBU KAB. TAPIN KOTA BANJARBARU KOTA BANJAR MASIN

3 -

4 -

5 200 -

6 40 120 175 325 660 252 205 201 43 750 234

7 -

8 -

9 200 -

10 40 120 175 325 660 252 205 201 43 234 750

11 -

12 -

13 200 -

14 40 120 175 325 660 252 205 201 43 234 750 -

KALIMANTAN SELATAN

H U

BD

A

T

20

12

bstp - 25

1 22 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 23 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

2 KALIMANTAN TENGAH KAB. BARITO SELATAN KAB. BARITO TIMUR KAB. BARITO UTARA KAB. GUNUNG MAS KAB. KAPUAS KAB. KATINGAN KAB. KOTAWARINGIN BRT KAB. KOTAWARINGIN TMR KAB. LAMANDAU KAB. MURUNG RAYA KAB. PULANG PISAU KAB. SUKAMARA KAB. SERUYAN KOTA PALANGKARAYA KAB. BERAU KAB. BALANGAN KAB. KUTAI BARAT KAB. KUTAI KARTANEGRA KAB. KUTAI TIMUR KAB. MALINAU KAB. NUNUKAN KAB. PASIR KAB. PENAJAM P.U TARA KOTA BALIKPAPAN

3 -

4 -

5 30

6 193 152 89 775 112 99

7 18

8 257

9 30

10 193 152 89 775 112 99 159 158 378 94 369 285 67 18 5,137

11 18

12 257

13 30

14 193 152 89 775 112 99 159 158 378 94 369 285 67 18 5,137

KALIMANTAN TIMUR

BD
257

H U
18

A
158 378 94 369 285 67 18 5,137

159

T

20

12

bstp - 26

1 11 12 13 24 1 2 3 4 5 25 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

2 KOTA BONTANG KOTA SAMARINDA KOTA TARAKAN KAB. BOALEMO KAB. BONE BOLANGO KAB. GORONTALO KAB. POHUWATO KOTA GORONTALO KAB. BANTAENG KAB. BARRU KAB. BONE KAB. BULUKUMBA KAB. ENREKANG KAB. GOWA KAB. JENEPONTO KAB. LUWU KAB. LUWU TIMUR KAB. LUWU UTARA KAB. MAROS KAB. PANGKAJENE KEP. KAB. PINRANG KAB. SELAYAR KAB. SINJAI KAB. SIDENRENG RAP.

3 343 25 29 -

4 227 14 77 408

5 110 203 145 2,021 35 291 226 172 173 379 205 373 67 -

6 256 1531 241 403 1,038 2,165 325 602 586 487 495 55

7 -

8 14 77 408 -

9 110 203 145 35 291 226 172 173 379 205 373 67 -

10 254 1524 816 403 1,038 2,165 325 602 580 487 495 55 522 308 585 551 636 -

11 343 25 29 -

12 227 14 77 408 -

13 110 203 145 2,021 35 291 226 172 173 379 205 373 67 -

14 254 1524 816 403 1,038 2,165 325 602 580 487 495 55 522 308 585 551 636 -

GORONTALO

SULAWESI SELATAN

343

A
522 308 585 551 636 -

BD
-

H U

T
25 29 -

20
227

12
2,021

bstp - 27

1 17 18 19 20 21 22 23 26 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 27 1 2 3 4 5 6 7

2 KAB. SOPPENG KAB. TAKALAR KAB. TANA TORAJA KAB. WAJO/SENGKANG KOTA MAKASSAR KOTA PALOPO KOTA PARE - PARE KAB. BOMBANA KAB. BUTON KAB. KOLAKA KAB. KOLAKA UTARA KAB. KONAWE (KENDARI) KAB. KONAWE SELATAN KAB. MUNA KAB. WAKATOBI KOTA BAU-BAU KOTA KENDARI KAB. BANGGAI KAB. BANGGAI KEP. KAB. BUOL KAB. DONGGALA KAB. MOROWALI KAB. PARIGI MOUNTONG KAB. POSO

3 115 56 6 2 -

4 271 20 39 38 28 15 76 55 -

5 483 285 75 5 195 13 33 154 395 110 -

6 195 663 6,150 4,550 440 324 216 436 110 -

7 115 56 7 2 -

8 271 25 39 38 28 15

9 483 285 82 5 195 13 33

10 195 663 6,150 4,550 430 324 216 436 110 426 1,224 40 268

11 115 56 7 2 -

12 271 25 39 38 28 15 76 55 -

13 483 285 82 5 195 13 33 154 395 110 -

14 195 663 6,150 4,550 430 324 216 436 110 426 1,224 40 268

20
76 55 -

T
-

A
426 1,224 40 268

BD

SULAWESI TENGAH

H U

12
154 395 110 -

SULAWESI TENGGARA

bstp - 28

1 8 9 10 28 1 2 3 4 5 6 7 8 9 29 1 2 3 4 5 30 1 2 3 4 5 6

2 KAB. TOJO UNA-UNA KAB. TOLI-TOLI KOTA PALU KAB. BOLAANG MONG. KAB. KEP. SANGIHE KAB. KEPULAUAN TALAUD KAB. MINAHASA KAB. MINAHASA SELATAN KAB. MINAHASA UTARA KOTA BITUNG KOTA MANADO KOTA TOMOHON KAB. MAJENE KAB. MAMASA KAB. MAMUJU KAB. MAMUJU UTARA KOTA POLEWALI MANDAR KAB. BURU KAB. KEPULAUAN ARU KAB. MALUKU TENGAH KAB. MALUKU TENGGARA KAB. MALUKU TENGG BRT KAB. SERAM BAG.. BARAT

3 -

4 -

5 110 455 53

6 13 403 450 14 12 13 -

7 -

8 -

9 -

10 13 403 450 14 12 13 421 540 570 570 -

11 -

12 -

13 110 455 53 -

14 13 403 450 14 12 13 421 540 570 570 -

SULAWESI UTARA

20

SULAWESI BARAT

T A
421 540 570 570 -

MALUKU

BD
-

H U

12
110 455 53 -

bstp - 29

1 7 8 31 1 2 3 4 5 6 7 8 32 1 2 3 4 5 6 7 8 9 33 1 2 3 4

2 KAB. SERAM BAG. TIMUR KOTA AMBON KAB. HALMAHERA BARAT KAB. HALMAHERA SEL. KAB. HALMAHERA TENG. KAB. HALMAHERA TIMUR KAB. HALMAHERA UTARA KAB. KEPULAUAN SULA KOTA TERNATE KOTA TIDORE KAB. FAK-FAK KAB. KAIMANA KAB. MANOKWARI KAB. RAJA AMPAT KAB. SORONG KAB. SORONG SELATAN KAB. TLK BINTUNI KAB. TLK WONDAMA KOTA SORONG KAB. ASMAT KAB. BIAK NUMFOR KAB. BOVEN DIGUL KAB. JAYAPURA

3 -

4 172 3 5 7 -

5 11 143 -

6 1,100 540 570 570 205 534 374 524 -

7 -

8 172 -

9 11 143 -

10 1,100 540 570 570 205 534 374 524 465 -

11 -

12 172 3 5 7 -

13 11 143 -

14 1,100 540 570 570 205 534 374 524 465 -

MALUKU UTARA

IRIAN JAYA BARAT

T
-

A
465

BD

PAPUA ( IRIAN JAYA )

H U

20
3 5 7 -

12

bstp - 30

1 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

2 KAB. JAYAWIJAYA KAB. KEEROM KAB. MAPPI KAB. MERAUKE KAB. MIMIKA KAB. NABIRE KAB. PANIAI KAB. PEG. BINTANG KAB. PUNCAK JAYA KAB. SARMI KAB. SUPIORI KAB. TOLIKARA KAB. WAROPEN KAB. YAHUKIMO KAB. YAPEN WAROPEN

3 -

4 5 3 25

5 11 183

6 534 205 2,375

7 -

8 5 -

9 11 183

10 534 205 2,375

11 -

12 5 3 25

13 11 183

14 534 205 2,375

H U

BD

A

20 KOTA JAYAPURA Sumber : Direktorat BSTP 2011

T

20
3 25

12

bstp - 31

REKAPITULASI DATA ANGKUTAN PEMADU MODA, ANGKUTAN JALAN DENGAN ANGKUTAN UDARA PER 31 DESEMBER 2011
No 1 1 Lokasi / Propinsi 2 Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, NAD Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, DKI Jakarta Trayek No 3 1 Asal - Tujuan (PP) 4 Bandara Sultan Iskandar Muda Mesjid Raya Waktu Operasi Awal 5 08.00 Akhir 6 13.00 Jarak 7 17 Km Waktu Tempuh 8 45 Menit Jumlah 60 Menit 45 Menit 60 Menit 75 Menit 120 Menit 120 Menit 90 Menit 45 Menit 85 Menit 90 Menit 90 Menit 45 Menit Jumlah Bus 9 3 3 15 20 15 14 6 17 22 4 8 16 3 4 20,000 20,000 20,000 20,000 20,000 30,000 20,000 20,000 20,000 20,000 28,000 20,000 Damri Damri Damri Damri Damri Damri Damri Damri Damri Damri Damri Damri Tarif (Rupiah) 10 10,000 Operat or 11 Damri

2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Bandara Soekarno Hatta - Blok M Bandara Soekarno Hatta - Gambir Bandara Soekarno Hatta – Rawamangun Bandara Soekarno Hatta -Pasar Minggu Bandara Soekarno Hatta – Cikarang

04.00 04.00 03.00 04.00 04.00 02.00 02.00 04.00 04.00 04.00 05.00 05.00

23.00 23.00 23.00 23.00 20.00 22.00 23.00 23.00 23.00 23.00 18.00 23.00

T

Bandara Soekarno Hatta –Bogor Bandara Soekarno Hatta – Priok

A

BD

Bandara Soekarno Hatta –Bekasi

H U

Bandara Soekarno Hatta – Lebak Bulus Bandara Soekarno Hatta - Kp. Rambutan Bandara Soekarno Hatta – Kemayoran

Bandara Soekarno Hatta - Serang

20

12
38 Km 37 Km 46 Km 40 Km 80 Km 87 Km 57 Km 43 Km 40 Km 60 Km 43 Km 37 Km

bstp - 32

1

2

3 13

4 Bandara Soekarno Hatta Bandung Supermall Bandara Juanda - Terminal Purabaya Purabaya - Tanjung Perak Bandara Int. Minangkabau- Lap. Imam Bonjol Bandara Int. MinangkabauSimpang lubuk begalung Bandara Hang Nadim - Jodoh Bandara Hang Nadim – Batu Aji (Pasar Fanindo) Bandara Sultan HasanudinLap.Karebosi

5 02.00

6 24.00

7 197 Km

8 180 Menit

9 40 184 8 9 17 3 4 7 2 2 4 3 3 4 6 10

10 75,000

11 Prima Jasa Damri Damri

Jumlah 3 Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat 1 2 05.00 05.00 21.00 21.00 12 Km 18 Km 40 Menit 60 Menit Jumlah

15,000 4,000

4

2

07.00

22.00

12

1

06.00

21.00

28 Km 33 Km

60 Menit 45 Menit

18,000 18,000

Damri Tranex

20
21.00 21.00

Jumlah 45 Menit 45 Menit Jumlah

5

Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau Bandara Sultan Hasanudin, Makasar, Sulawesi Selatan Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, DIY

1 2

07.00 07.00

29 Km 32 Km

15,000 15,000

Damri Damri

6

1

A

T
08.00

21.30

23 Km

90 Menit Jumlah

15,000

Damri

7

1 2

Bandara Adi Sucipto - Kebumen

BD

03.00 04.00

21.00 21.00

110 Km 55 Km

180 Menit 90 Menit

55,000 35,000

Damri Damri

H U

Bandara Adi Sucipto - Magelang

Jumlah

Sumber : Direktorat BSTP 2011

bstp - 33

REKAPITULASI DATA ANGKUTAN PEMADU MODA, ANGKUTAN JALAN DENGAN ANGKUTAN UDARA TAHUN 2006 – 2011
No 1 2 3 4 5 6 7 8 TOTAL
Keterangan :

Lokasi / Propinsi Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, NAD Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, DKI Jakarta Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumbar Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau Bandara Sultan Hasanudin, Makasar, Sulawesi Selatan

JUMLAH BUS 2010 3 9 184 17 4 3 10 0 230 2011 3 9 184 17 4 3 10 0 230

*) Bus Damri untuk Bandara Internasional Lombok merupakan pinjaman dari Damri Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara, sebanyak 5 unit sampai tahun 2012.

H U

BD

Sumber : Direktorat BSTP 2011

A

Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta, DIY Bandara Internasional Lombok, NTB *)

T

20

12

bstp - 34

REKAPITULASI DATA TAKSI DI 33 PROPINSI DI INDONESIA DESEMBER 2011 NO
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 ACEH SUMATERA UTARA SUMATERA BARAT SUMATERA SELATAN RIAU KEP.RIAU JAMBI BENGKULU LAMPUNG BANGKA BELITUNG DKI JAKARTA JAWA BARAT BANTEN

PER 31

PROVINSI
2

JUMLAH PERUSAHAAN
3 3 11 16 3 7 26 2 0 2 1 45 63 35 15

JUMLAH ARMADA OPERASI
4

12 20

54 860 530 114 472 2,938 30 0 15 14 23,778 9,743 7,197 1,664

JAWA TENGAH

H U

BD

A

T

bstp - 35

1 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33

2 YOGYAKARTA JAWA TIMUR BALI N.T.T. N.T.B. KAL-BARAT KAL-TENG KAL-SEL KAL-TIM SUL-UT SUL-TENG SUL-SEL SUL-TRA GORONTALO SUL-BAR MALUKU PAPUA

3 17 44 9 4 1 3 3 7 5 2 3 0 0 1 N/A N/A 0 348 13 7

4 768 4,972 2,705 401 50 121 43 199 443 210 55 1,434 219 0 0 49 50 0 0 59,128

MALUKU UTARA PAPUA BARAT JUMLAH :

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

A

T

20

12

bstp - 36

DATA TAKSI DI 33 PROPINSI DI INDONESIA PER 31 DESEMBER 2011
NO PROPINSI NAMA PERUSAHAAN NAMA TAKSI ALAMAT PERUSAHAAN TGK.SULAIMAN NO.60 (06517408686) JL.SULTAN ALAUDIN JAHANSYAH NO.27 (065143354) DOMISILI PERUSAHAA N KOTA BANDA ACEH KOTA BANDA ACEH KOTA BANDA ACEH KOTA MEDAN KOTA MEDAN KOTA MEDAN KOTA MEDAN KOTA MEDAN KOTA MEDAN KOTA MEDAN KOTA MEDAN KOTA MEDAN KOTA MEDAN JML ARMA DA OPE RASI 24 20 10 54 200 69 5 21 50 131 100 76 120 82 TOTAL

I

NAD

1. 2. 3.

PT. ACEH SETIA ABADI PT. BUKIT KURMAN KOPERASI SUPIR TAKSI ACEH PT. BLUE BIRD PT. KARSA PT. RIDHA ALMUNAWARAH PT. YUKI KOKAPURA II MATRA TAKSI (KPUM) PT. ANGKASA BAKTI

ASA TAKSI CEMPALA TAKSI KOSTA BLUE BIRD KARSA TAKSI RIDHA

II

SUMUT

1. 2 3 4 5 6 7 8 9 10

BD
KOSTAR

KOKAPURA TAKSI MASTRA TAKSI ANGKASA TAKSI DELI TAKSI EKSPRES TAKSI

A

PT. DELI CEPAT TAKSI

PT EXSPRESS LIMO NUSANTARA KOPERASI TAKSI UMUM SUMUT

H U

T

JL. DANAU M SIPONGI LK. II NO. 17 MEDAN JL. KIRANA NO. 21 MEDAN JL. GATOT SUBROTO NO. 49 MEDAN JL. DANAU TESS NO. 3 MEDAN BANDARA POLONIA MEDAN JL. SETIA LUHUR NO. 6 MEDAN JL. IMAM BONJOL NO. 47 MEDAN JL. BAHAGIA BY PASS NO. 6 MEDAN (ket. Tidak mengurus KPS tahun 2009) GRAHA NIAGA BI/A3 MEDAN JL BG. JOSHUA MEDAN

20

JUMLAH

12

bstp - 37

11 JUMLAH III SUMBAR 1 2 3 4 5 6 7 8

CV. EKA PRASETYA PT. BUANA PERMAI WISATA ALAM KOPERASI SAIYO SAKATO INSANI (KOSASI) PRIMKOPAU ANGKASA TAKSI PT. MULTI MUTI CORPORATAMA PT. RANAH MINANG INDAH KOPERASI SOPIR TAKSI PADANG PO. ALFIQIE PT. SINGGALANG INDAH TAKSI PRIMKOPAU ANGKASA TAKSI CV. FORT DE KOCK PT. BUANA PERMAI WISATA ALAM PT. PATAX

JL. GAPERTA UJUNG NO. 68 MEDAN (ket. Tidak mengurus KPS tahun 2007) BUANA KOSASI ANGKASA MUTIARA RANAH MINANG KOSTI ALFIQIE SINGGALANG JL.SAMUDERA NO.26, PADANG JL. BARU ANDALAS NO. 11B SIMPANG HARU PADANG JL.PROF.DR.HAMKA NO.65 JL.RAYA PAGANG NANGGALO NO.29 JL.DR.WAHIDIN NO. 9

KOTA MEDAN KOTA PADANG KOTA PADANG KOTA PADANG KOTA PADANG KOTA PADANG KOTA PADANG KOTA PADANG KOTA PADANG KOTA BUKIT TINGGI KOTA BUKIT TINGGI KOTA BUKIT TINGGI KOTA BUKIT TINGGI KOTA BUKIT TINGGI KOTA BUKIT TINGGI

6 860 31 39 30 50 25 85 20 47 35 49 6 13 52 25

9 10 11 12 13

ANGKASA FORT DE KOCK BUANA PATAX

BD

JL.SEMANGKA BLOK L/3 W. INDAH II LAPAI PADANG JL.KOMP.KUALA NYIUR II BLOK E NO. 27 PASIR SEBELAH PADANG JL.KOMP.KUALA NYIUR BLOK E/6C JL.PINTU KABUN Gg.MAWAR NO.3 JL.PROF.DR.HAMKA NO.65, PADANG JL.SUDIRMAN NO.16 JL.SAMUDERA NO.26, PADANG JL.M.SYAFEI STASIUN BUKIT TINGGI NO TELPON : 0725 626444 JL.SUTAN SYAHRIL NO. 47, BUKIT TINGGI

KOPERASI ANGKUTAN JAM GADANG

H U

JAM GADANG

A

T

20

12

bstp - 38

14 15 16 JUMLAH IV SUMSEL 1. 2. 3. V JUMLAH RIAU 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. JUMLAH VI KEP. RIAU 1. 2. 3. 4. 5.

PT. TRIO UTAMA PARIAMAN CV. HAPPY PERSADA KSU. RANGKIANG RUMAH GADANG KOPERASI TAKSI SRIWIJAYA KOPERASI BALIDO PRIMKOPAU II TAKSI PUSKOPAU KOPSI TAKSI (KOPERASI SUPIR TAKSI) C.V SURYA ANGKASA MAHLIGAI SANTANA TAKSI PT. INTAN PERMATA PT. TRI METRO GEMA BUANA C.V SATRIO BERSAUDARA KPRI-CITRAWAHANA

TRIO UTAMA HAPPY PERSADA RANGKIANG KOPERASI TAKSI SRIWIJAYA KOPERASI BALIDO PRIMKOPAU PUSKOPAU KOPSI ANGKASA SANTANA PERMATA

KEC.SUNGAI LIMAU KAB.PADANG PARIAMAN JL.SIMPANG III PASAR LUBUK ALUNG JL.DIPONEGORO KAMPUANG PONDOK PARIAMAN JL.RUSTINI KENTEN SUKAMAJU PALEMBANG

KAB. PADANG PARIAMAN KAB. PADANG PARIAMAN KOTA PARIAMAN KOTA PALEMBANG KOTA PALEMBANG KOTA PALEMBANG PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU PEKANBARU

15 5 3 530 14 70 30 114 252 158 0 38 5 0 19 472 150 170 135 184 75

KOMP.TNI AU TALANG BETUTU

METRO TAKSI SATRIO

BD

KOPKAR OB

H U

PROMKOPPOL (METRO) PRIMKOPAD PT.ISTANA MARDHIKA

CITRAWA HANA METRO TAKSI PRIMKOPAD KOPKAR ISTANA

A
JL.JEND.SUDIRMAN NO.35

T

20

12

JL.ADI SUCIPTO TALANG BETUTU KEC.SUKARAMI

BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM

bstp - 39

6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. JUMLAH

KOPERASI PENGEMUDI TAKSI (KOPTI) K.P.T.D.S PT. WIN TRANSPORT UTAMA KOVERI KOPERASI PENGEMUDI BATAM (KOPEBA) KOPTIBA CV. SARANA MELAYU KOPERASI SURYA TIMUR PT. PINKI MOTORINDO KOP PANDU WISATA BATAM KOPTIS PT. BARELANG TAKSI PRIMKOPPAL PT. SNIBA JAYA BATAM PT. DORESINDO PRAKASA KOPERASI PENGAYOMAN CV. BARELANG EKSPRESS KOPERASI BINA WARGA PENGEMUDI TAKSI KOMEGORO KOPERASI HARJADI KOPETAB

KOPTI TAKSI KPTDS WIN TRANSPORT KOVERI KOPEBA KOPTIBA SARANA MELAYU KOSTIM MOTORINDO WISATA BATAM KOPTIS BARELANG PRIMKOPPAL JAYA BATAM PRAKASA PENGAYOMA N EKSPRESS TAKSI BINA WARGA KOMEGORO HARJADI KOPETAB JL.MARTADINATA (KAWASAN PELABUHAN) TELP.0778325507

BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM

213 200 75 159 157 75 50 250 115 141 75 20 40 65 75 75 136 73 100 30 100 2.938

12 20

BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM BATAM

H U

BD

A

T

bstp - 40

VII

JAMBI

1. 2.

KOPTAKSI PERMOSI PT.TAKSI SEMARAK CV.TAKSI JAYA TAKSI GADING PT.PANGKAL PINANG ABADI TAKSI PT. PRESIDEN TAKSI PT. STEADY SAFE KOP. PEMBELA TANAH AIR PT. BUANA METROPOLITAN PT. WAHANA ARTHA SANTOSA PT. LUHUR SATRIA DWIRAYA PT. CITRA PANCAKABRAJA PT. PRIMAJASA PERDANARAYA PT. BLUE BIRD

KOPTAKSI PERMOSI

JL.KOL.ABUN JANI LRG.DIAMON NO.16 KEL.SLAMET (0741-65555, 65904)

JAMBI JAMBI BENGKULU

30 0 30 0 0 10 5 15 14 14 6.759 25 100 230 25 100 100 400 1.600

VIII IX

JUMLAH BENG KULU JUMLAH LAMPUNG

1. 1. 2.

JAYA TAKSI GADING TAKSI PANGKAL PINANG ABADI TAKSI PRESTASI

12

JUMLAH X BANGKA BELITUNG JUMLAH DKI JAKARTA 1.

JL.SOEKARNO HATTA NO.84 (0721-774444, 783311) JL.ZAINAL ABIDIN PAGAR ALAM NO.99 (0721-9955553)

LAMPUNG LAMPUNG KOTA PANGKAL PINANG JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA

2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

STEADY SAFE

H U

BD
SPIRIT

BUANA

TRANSIT CAB SWADHARMA PRIMAJASA BLUE BIRD

A

T

XI

1.

20

JL.KH.ABD.HAMID (RRI) TELP.0717-424350, 432348, 081367123875)

bstp - 41

10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29.

PT. CENDRAWASIH PERTIWI J PT. MORENTE JAYA PT. GAMYA (PT GAJAH MAKMUR JAYA TAXI) PT. LINTAS BUANA TAKSI PT. LUHUR SATRIA SEJATI K PT. DIAN TAKSI PT. TRI DIAN REJEKI PT. BHAKTI DIAN SARDO PT. SRIYANI ASTI (A TAKSI) PT. SRIYANI ASTI (LIBERTY TAKSI) PT. RATAX ARMADA PT. CENTRIS WAHANA TAKSI PT. SRI MEDALI PT. EXPRES TRANSINDO UTAMA PT. ROYAL CITY TAKSI

CENDRA WASIH MORANTE GAMYA TAKSI LINTAS BUANA PUSAKA SATRIA DIAN DIAN B.D.S A TAKSI LIBERTY JAKARTA TRANS, JAKARTA METRO CENTRIS

JAKARTA JL. CONDET RAYA NO 31 JAKARTA TIMUR JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA

450 500 700 200 500 800 100 400 200 170 375 100 497 1.000 205 200 710 1.000 999 50

JL. RAYA KEBAYORAN LAMA NO 12, JAKARTA SELATAN

H U

PT. IRDAWAN MULTI TRANS PT. MASTER TAKSI INDONESIA PT. CITRA TRANSPORT N KOP. TAKSI NDONESIA YAYASAN GT. ROYONG

BD
QUEEN TIFFANI CITRA K.T.I K.T.I

SRI MEDALI EXPRESS TAXI

A

ROYAL CITY

T
JL. VETERAN NO. 1 TANAH KUSIR, JAKARTA SELATAN JL. MAYJEN DI PANJAITAN NO 12 JAKARTA TIMUR

20

12

bstp - 42

30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40.

KOSTI JAYA KOP. BIMA SAKTI KOP. TAKSI SEPAKAT TRANSKOVERI DKI KOP. PERISAI BANGSA PT. CENTRAL NAGA EUROPINDO PT. PRIMA SRIJATI AGUNG PT. SEMESTA INDO PRIMA KOPTAJASA PT. TULUS SINAR SELATAN PT. BERSATU AMAN SEJAHTERA JUMLAH I TAKSI EXECUTIVE PT. RATAX ARMADA PT. SILVERINDA NUSABIRD PT. KHARISMA MUDA PT. PANORAMA TRANSPORTASI TBK PT EXPRESS KENCANA KELOLA JAYAJASA JUMLAH II PT. SEJAHTERA KHARISMA UTAMA

KOSTI JAYA BIMA SAKTI KOTAS TRANS KOVERI INKOPERBA CENTRAL PUSAKA PRIMA PRIMA EXPRESS GOLDEN STAR EXPRESS TAXIKU

JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA

1.350 200 253 110 300 350 250 200 435 260 300 22.503

12 20 T

JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA

41 42 43 44 45 JUMLAH JAWA BARAT

JAKARTA CITY SILVER KHARISMA MUDA TIARA EXPRESS

JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA JAKARTA

75 1.077 5 75 43 1.275 23.778

H U

BD
SILVERA

PANORAMA

A
JL.RAYA PROKLAMASI 69 RT.1/21 ABADI JAYA JL.RAYA SERUA NO.99 SEWANGAN

XII

1. 2.

KOTA DEPOK KOTA DEPOK

200 170

PT. BOGOR ADIPRADANA

CENTRIS GROUP

bstp - 43

3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

PT. ABDI TRANSPORT NUSANTARA PT. CENDRAWASIH PERTIWIJAYA PT. MASTER TAXI NUSANTARA PT. BLUE BIRD PT. LINTAS BUANA PT. WAMUPURA PT. SUMUR JAYA PT. AJISONA CONTRANS PT. PUSAKA NURI UTAMA PT. BATAVIA RAYA SEJAHTERA PT. DELAPAN BERLIAN MOTOR PT. CENTRAL NAGA EUROPINDO PT. LUHUR SATRIA SEJATI KENCANA

ABDI CENDRA WASIH TIFFANI BLUE BIRD PUSAKA LINTAS STAR QUEEN GADING GADING PUSAKA NURI BATAVIA

JL.RAYA NUSANTARA/MADRASAH NO.4 BE JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM.30 MEKARSARI JL.PEMUDA NO.91A RT.1/8 JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM 30 CIMANGIS JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM 30 CIMANGIS JL.TOLE ISKANDAR 77 SUKMAJAYA JL.AKSES UI KELAPA DUA PASIR GUNUNG SAL JL.MARGONDA RAYA RT.2/7 PONDOK CINA JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM 3O JL.RAYA AKSES UI NO.89 KELAPA DUA JL.RAYA AKSES UI NO.70 KELAPA DUA JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM.30 CIMANGGIS PALAIGUNUNG RT.3/2 JL.RAYA BOGOR KM.30 JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM.36,5 SUKAMAJU SUKMAJAYA JL.ANGGREK II NO.28 TANAH BARU BEJI

KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK

50 200 300 315 200 150 10 10 300 70 89 200 300 301 200 50

PT. DAYA MITRA UTAMA

H U

PT. SIMPATI ANUGERAH ABADI PT. IRDAWAN MULTITRANS

BD
TAXIKU

PUSAKA CENTRAL PUSAKA SATRIA

CONCORDE STAR QUEEN

A

ROSALINDA

T

JL.TOLE ISKANDAR 77 SUKMAJAYA

20

12

bstp - 44

19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34.

PT. TRIKARTIKA SAMUDRA PT. MITRA TRANSPOR OPERATOR PT. INTAN PUSAKA PRATAMA PT. BERKAT OTO SEJAHTERA PT. BERSATU AMAN SEJAHTERA PT. PRIMA SRIJATI AGUNG PT. TRIDIAN REZEKI PT. WIRA HUSADA PT. LADANG MUSTIKA PT. PUSAKA NURI UTAMA PT. BLUE BIRD PUSAKA KOSTI JAYA PT. LINTAS BUANA PT. BLUE BIRD PT. PRIMA SARIJATI AGUNG PT. CENTRAL NAGA EUROPINDO

BIZTRO MITRA DIAMOND TAXI TAXIKU TAXIKU PUSAKA PRIMA DIAN TAXI CENTRAL CITRA PUSAKA NURI PUSAKA BIRU KOSTI

JL.PUTRI TUNGGAL NO.20 CIMANGGIS JL.KSU RRI NO.1 SERAB JL.MUSI RAYA NO.201 SUKMAJAYA JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM.36,5 SUKAMAJU SUKMAJAYA JL.RAYA JAKARTA BOGOR KM.36,5 SUKAMAJU SUKMAJAYA JL.CINANGKA NO.17 SAWANGAN JL.MI.RIDWAN RAIS NO.81 RT.3/5

KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA DEPOK KOTA CIREBON KAB. CIREBON KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI

97 50 50 100 100 250 310 20 40 500 300 100 136 165 250 300

JL.KASEPUHAN NO.23 JL.TUPAREV NO.7

H U

BD
PUSAKA LINTAS

PUSAKA BIRU PUSAKA PRIMA PUSAKA CENTRAL

A

T

JL.RAYA SILIWANGI KM.7 NO.10 BJ.MENTENG JL.RAYA SILIWANGI KM.7 NO.10 BJ.MENTENG JL.PEDURENAN RT.22/5 JATILUHUT JATIASIH JL.CIKUNIR RAYA NO.10 JATIASIH JL.CIKUNIR RAYA NO.10 JATIASIH JL.RAYA SILIWANGI KM.7 NO.10 BJ.MENTENG JL.RAYA SILIWANGI KM.7 NO.10 BJ.MENTENG

20

12

bstp - 45

35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 42. 43. 44. 45. 46. 47. 48. 49. 50. 51 52.

PT. ANDIKA SEMESTA PT. MERLIN TAXI PT. GARUDA SAKTI PERSADA PT. INTAN PUSAKA PRIMA PT. SUMATRA RAYA PT. SIMPATI ANUGERAH ABADI PT. INTAN PUSAKA PRATAMA PT. DELTA SUBUR MAKMUR PT. MUTIARA EXPRESS PERDANA PT. CIPTA DAYA QUADRANT PT. KAIMAS RAYA ANDA SEJAHTERA PT. SEJAHTERA KHARISMA UTAMA KOPERASI TAKSI SEPAKAT PT. ADHI CITRA SARANA II PT. CITRA TRANSPOR NUSANTARA KOPERASI TAKSI SEPAKAT PT. PESONA BUMI MANDIRI PT. CENTRIS BANDUNG RAYA

CONCORDE MERLIN "Q" GARUDA TAXI DIAMOND INDAH FAMILY TAKSI MERDEKA DIAMOND TAXI EXPRESS QUADRANT BATAVIA SILVERA

JL.TAMAN NAROGONG ENDAH E.5/4 RT.2/30 JL.LUMBU BARAT 11G/4 RT.2/9 BOJONG RAWA LUMBU JL.DEMAK NO.16 JAKASAMPURNA JL.KEMUNING NO.76 JL.LENTONG NO.9 NAROGONG RAYA KM.6,8 RAWA LUMBU JL.VETERAN LETDA BUCHARI NO.17 JL.RAYA SILIWANGI NO.57

KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KOTA BEKASI KABUPATEN BEKASI KABUPATEN BEKASI KABUPATEN BEKASI KABUPATEN BEKASI KABUPATEN BEKASI KABUPATEN BEKASI KABUPATEN BEKASI KOTA BANDUNG

100 60 150 50 150 50 100 10 300 50 360 429 329 150 250 48 50 39

SEPAKAT CENTRIS GROUP PUTRA

H U

SEPAKAT CONCORDE CENTRIS GROUP

JL.TRIDAYA INDAH II BLOK D 23 NO.1 JL.JATIKRAMAT RAYA NO.167 JATIASIH JL.RAYA SILIWANGI NO.57 RAWA PANJANG JL.Ir.H JUANDA KOMPLEK MITRA E-25 JL.SETIA DARMA II NO.18 TAMBUN JL.RAYA SETU KP.RAWA BENTENG JL.DIPONEGORO NO.102 TAMBUN DS.TAMAN SARI RT.2/1 DUSUN I SETU KAV.PANGARULAN RT.2/7 SELIA ASIH TARUMAJAYA JL.TRIDAYA INDAH II BLOK D 23 NO.1 JL.SOEKARNO HATTA NO.606

BD

A

T

20

12

bstp - 46

53. 54. 55. 56. 57. 58. 59. 60. 61 62 63 JUMLAH XIII BANTEN 1. 2.

PT. TARA MEGAH MULIATAMA CV. SURYA PRATAMA MANDIRI PT. CITRA PRATAMA INTIBUANA PT.4848 KUAT PRIMKOPAU PT. SURYA PRATAMA DWIMANDIRI CV.OI PT. BLUE BIRD CV. CITRA PUTRA MANDIRI CV. DOA IBU PT. ABDI GADING KENCANA

GEMAH RIPAH TAKSI KOTA KEMBANG CITRA TAKSI 4848

JL.GUDANG SELATAN NO.22 JL.KIARACONDONG NO.338 (08122475609 PAK ADE) JL.SOEKARNO HATTA NO.606A JL.CIPEDES TENGAH NO.196 (081802004848, 08121464904 PAK KORI) JL.CIPEDES TENGAH NO.196 (081802004848, 08121464904 PAK KORI) JL.LANUD HUSEIN SATRANEGARA (08152508327, 6037630/8)

KOTA BANDUNG KOTA BANDUNG KOTA BANDUNG KOTA BANDUNG KOTA BANDUNG KOTA BANDUNG KOTA BANDUNG KOTA BANDUNG KOTA BANDUNG KOTA TASIKMA LAYA KOTA TASIKMA LAYA KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG

481 275 20 0 0 108 60 18 200 13 10 9.743 394 41

JL.KIARACONDONG NO.338 (0811214686) JL.TALAGA BODAS NO.39 (0227317561) JL.TERUSAN BUAH BATU NO.194 (08129090169, 08129679666) JL. STASIUN NO. 12 TASIKMALAYA

OI TAKSI TAKSI BLUE BIRD

RESIK TAKSI

BD

MAYA TAKSI JL.DAAN MOGOT 21 (021)22768, 23357 JL.RAYA DAAN MOGOT KM.20, CIKOKOL

PT. ARIMBI JAYA AGUNG

H U

GADING TAKSI AJA TAKSI

A

T

20

BANDUNG METROPO LITAN TAKSI

12

bstp - 47

3. 4.

PT. BLUE BIRD PT. SARDO BAKTI PERSADA KOPERASI TAKSI MITRA SEJAHTERA KOPERASI TAKSI INDONESIA PT. SARDO BAKTI PERDANA

BLUE BIRD TAKSI ASTRO TAKSI

JL.MOH TOHA 10 CINANGKA JL.KH.HASYIM ASHARI RT.3/6 CIPONDOH (021)-7336776, FAX (021)73448499 JL.PS.BARU NO.29 (021)-7357751, FAX (021)7357751 JL.HALIM PERDANA KUSUMA NO.19 JURUMUDI JL.KH.HASYIM ASHARI RT.3/6 CIPONDOH (021)-7336776, FAX (021)73448409 JL.KH.HASYIM ASHARI NO.12 NEROGTOG PINANG CIPONDOH JL.AMBON A2/11 RT.4/4 CIMONE JL.KH.ASHARI NO.88 CIPONDOH JL.SEMPATI NO.16 RT.1/3 BATU CEPER PT.HUSEN SASTRA NEGARA NO.32 (BANDARA SOEKARNOHATTA) DUTA GARDENIA BLOK A5 NO.1

KOTA/KAB. TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG

950 40

5.

TAKSI MITRA

170

6. 7.

ASTRO TAKSI

12

KOPERASI TAKSI

550 86

8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15.

PT. WAHYU MUSTIKA KINASIH KOPERASI WARTAWAN INDONESIA (KOWARI) PT. MITRA TRANSPORT OPERATOR PT. MEDAN ANDALAS PT. TUNAS GADING ILHAM

EXPRESS TAKSI KATI TAKSI

20

KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG

575 42 70 200 30 60 25 150

MITRA TAKSI

PAMILI TAKSI

PT. ANUGERAH MANGGALA PUNNASIRI PT. BART DAKASMORI

BD
KOSTI

GADING TAKSI BOROBUDUR TAKSI

A

PT. MERSINDO PUTRA PRATAMA

H U

PUSAKA BIRU

T

JL.JEND.SUDIRMAN BUARAN MEKARSARI RT.1/7 BABAKAN TAMAN ASRI L.III/1 RT.6/12 KEL GAGA KEC.LARANGAN

bstp - 48

16. 17. 18. 19.

PT. PERMATA PUSAKA INDONESIA KOPERASI NASIONAL TRANSPORTASI (KONTRAS) PT. SUMATRA RAYA PT. SABDA KENCANA PRADANA

PUSAKA PRIMA TAKSI KITA PAMILI TAKSI CENTRIS GROUP

JL.ANGGARAN RT.4/3 KARANG TENGAH

KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KOTA TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG

15 100 200 20

JL.SEMPATI NO.16 RT.1/3 BATU CEPER JL.RAYA SERPONG KM.10,KP.PRIANG SERPONG (021)-5376901, FAX (021)5379203 (021)-7445819, FAX (021)7445821

21 22 23 24

JL.TOHA NO.10 CINANGKA JL.BSD SEKTOR XIV BLOK A3 NO.5 SERPONG JL.KI HAJAR DEWANTARA PAMULANG PLAZA C7 NO.7 PAMULANG JL.BENDA BARAT 13A NO.1 PAMULANG

20

PT. PUSAKA SATRIA UTAMA

PUSAKA TAKSI

12

20

PT. ADHI CITRA SARANA

-

JL.H.REAN NO.100 PAMULANG

250

1.300 50 225 70

PT. GEMA CIPTA SARANA GEMILANG PT. PUTERA TRANSPORT NUSANTARA KOPERASI SOPIR TAKSI TANGERANG BANTEN INDONESIA (KOSTABI) PUTERA TAKSI BINTANG TAKSI

25 26 27 28

PT. SAROSOAN KENCANA SAKTI MERAH PUTIH KOPERASI PENGEMUDI EXPRESS (KOPEX JAYA) PT. SUMIT JAYA ABADI

BD

JAYA SAKTI TAKSI

A

T

KOPERASI SERBA USAHA KSU

JL.RAYA SERANG KM.11 CIKUPA (021)-5690223 JL.DEWI SARTIKA RT.2/9 CIPUTAT JL.PALAI I PD CABE UDIK PAMULANG GD. SERPONG SEKTOR VII BLOK DB 12 NO.14 SERPONG

KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG

100 20 75 133

H U

MANUK MIRA TAKSI

bstp - 49

29 30 31 32 33 34 35 XIV JUMLAH JAWA TENGAH 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PT. SINABUNG MULTI PRIMA PT. TAXI CAB KOPERASI TAKSI SEPAKAT PT. LINTAS MANDIRI EXPRESS PT. TRANSPORTASI NASIONAL INDONESIA PT. TRANSPORT NUSANTARA INDONESIA (KONTRAS) PT. LINTAS BUANA PT. WAHANA ATLAS NUSANTARA KOSTI CENTRIS KOPERASI PUTRI KENCANA PANDU SATRIA ASTRIA

DEN TAKSI TAXI CAB TAKSI SEPAKAT TAKSI 18 PUSAKA LINTAS TAKSI KITA LINTAS BUANA TAKSI NEW ATLAS NUSANTARA KOSTI TAKSI CENTRIS TAKSI KOPERASI PUTRI KENCANA

JL.KI HAJAR DEWANTORO NO.7 CIPUTAT JL.KELAPA MOLEX XIII FB7/26 RT.2/12 KELAPA DUA JL.RAYA MAUK NO.21 KP.CADAS SEPATAN RUKO NUSA LOKA BLOK RH 910 SEKTOR XIV JL.CIATER RAYA BUMI SERONG RUKO GOLDEN BOULEVAR 2 BLOK W 1/1BSD SERPONG JL. BOJONG RAYA NO. 1 A, RAWA BUAYA, CENGKARENG

KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB. TANGERANG KAB TANGGERAN G KAB. CILEGON KOTA SEMARANG KOTA SEMARANG KOTA SEMARANG KOTA SEMARANG KOTA SEMARANG KOTA SEMARANG KOTA SEMARANG KAB. BANYUMAS

50 100 206 50 50 100 700 7.197 230 200 100 77 126 200 25 71

A

TAMAN TELAGA BODAS NO.1 Telp.8412310/08156532406 JL.PAMULARSIH 15 Telp.7613976 JL.MAJAPAHIT 583 Telp.6734323 JL.ROGOJEMBANGAN RAYA NO.68 Telp.6733783 JL.KALIGAWE RAYA 1 Telp.6591365 JL.PUDAK PAYUNG ASRI D 54A Telp.7464855 JL.KALIGAWE RAYA 1 Telp.6591365 JL. STADION MINI IV - B/42 PURWOKERTO SELATAN TELP. 0281 642440-642441

H U

KOPERASI BANYUMAS TAKSI

BD
KOBATA

PANDU TAKSI SATRIA TAKSI ASTRIA TAKSI

T

20

JL.TOHA NO.10 CINANGKA

12

bstp - 50

9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 XV JUMLAH D.I YOGYA KARTA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

PT. KONDANG PRIMA MOTOR PO. SATRIA MAS TAKSI KP. KOSTI SOLO PT SOLO SENTRAL TAKSI CV MAHKOTA RATU TAKSI KOP. BENGAWAN TAKSI CV.SEKAR GELORA TAKSI CV. SAKURA SARI TAKSI KOPERASI DITA AYU BAHARI PT. CITRA BREGAS TRANSTAMA TAKSI KOPERASI SADEWA KOKASINDO KOPERASI TAMBAYO PT. PANCA SARANA ARMADA PRIMKOPAD PRIMKOPPOL PRIMKOPAU II PUSKOVERI

KONDANG PRIMA KARYA TAKSI SATRIA MAS TAKSI KOSTI TAKSI SCT MAHKOTA BENGAWAN GELORA SAKURA TAKSI BAHARI TAKSI BREGAS SADEWA

JL. KOBER GANG TERATAI RT 01/02 TELP. 0281 622666636486 KEL. TELUK RT 04/02 (TERMINAL PURWOKERTO) JL.SUMPAH PEMUDA NO.145 MOJOSONGO JEBRES JL.LU ADI SUCIPTO NO.78 JL.SUNGAI SAMBAS NO.15 PASAR KLIWON JL.RM.SAID NO.268 BANJARSARI JL.APEL 1 RT.2/3 JAJAR LAWEYAN JL KARTOPURAN NO.88A RT.3/3 JAYENGAN SERENGAN KOMPLEK PERTOKOAN BLOK B NO.8 TERMINAL BUS KOTA TEGAL

KAB. BANYUMAS KAB. BANYUMAS KOTA SURAKARTA KOTA SURAKARTA SURAKARTA SURAKARTA SURAKARTA SURAKARTA KOTA TEGAL KOTA TEGAL YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA

36 13 173 67 101 49 131 15 25 25 1.664 50 50 25 25 25 25 85 69

A

BD
PSA VERTI

KOKASINDO TAMBAYO PRIMKOPAD PRIMKOPPOL RAJAWALI

H U

T

JL. WISANGGENI NO. 24 PERUM WIROSABAN I (0274)382262, 376107 JL.PINGIT KIDUL 12 JL.PINGIT KIDUL 12 JL.PINGIT KIDUL 12 RING ROAD BARAT DEMAKIJO RING ROAD BARAT DEMAKIJO JL.RAYA JANTI/LANUD ADISUCIPTO JL.TENTARA RAKYAT MATARAM 6 (0274)-563555

20

12

bstp - 51

9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. XVI JUMLAH JAWA TIMUR 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

KOPERASI PATAGA KOPERASI SETIA KAWAN PT. INDRA KELANA PT. ARGA SURYA ALAM PT. CENTRIS PT. RESTU INTAN ARMADA PT. JARI ALAM SUPATRA PT. CITRA CANDRA KOPERASI PANDAWA PT. CHRISNA CEMERLANG PT. CITRA DEWA REMBULAN PT. SURABAYA ARTA UTAMA BERSAMA PT. GLATIK GOLDEN TAKSI PT. UNI RATNA GADING MANDALA PT. EXPRESS KARTIKA PERDANA PT. KENARI GOLDEN TAKSI (2002) PT. MERPATI WAHANA TAKSI PT. METROPOLIS SURYA RAYA PT. NURIMAS TAKSI

PATAGA SETIA KAWAN INDRA KELANA ASA CENTRIS RIA JAS CITRA PANDAWA CHRISNA CITRA GARUDA GLATIK GOLD

12

JL.PRAMUKA 9B (0274)-384384 RING ROAD SELATAN 66 YK JL.P MANGKUBUMI 56 (0274)565556 JL.TUT HARSONO 24 (0274)545554 RING ROAD UTARA JOMBOR (0274)-544977 JL.PARANGTRITIS 69 (0274)414444, 387080 JL.KAPTEN TENDEAN 373373 JL.KAPTEN TENDEAN 373374 RING ROAD SELATAN SEWON,BANTUL JL.BALAS KLUMPRIK 29 JL.ARIEF RAHMAN HAKIM 61

YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA YOGYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA

50 50 50 50 60 25 64 15 50 768 20 83 80 50 283 88 50 308 100 55

A

BD
KENARI METRO

KARTIKA EXPRESS

H U

MERPATI

NURIMAS

T

JL RAYA MASTRIP KEMLATEN 4 JL RAYA WARU NO.2 JL RAYA WARU NO.2 KOMP.RUKO MANGGA DUA A/10-11 JL RAYA WARU NO.2 JL.ASEM RAYA 25 JL.RUNGKUT MADYA 129 JL RAYA WARU NO.2

20

bstp - 52

11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29.

PT. PRIMA JUANDA PT.PRIMA BAHARI JUANDA

H U

PT. UNITED AUTO MOBIL 90 UTAMA PT. SERASI TRANSPORTASI NUSANTARA UD. SOLUNA INTI PRATAMA PT. PRIMA SANJATI AGUNG PT. CENTRAL NAGA EUROPINDO PT. PUSAKA NURI UTAMA PT. SUMBER DAYA ALAM PT. INDO SEMESTA LUHUR PT. PARA BATHARA SURYA PT. SRIKANDI TRANSPORINDO SURYA PT. SUPER DINAMIKA PT. SUPRA MANDIRI KARYA PT. SURABAYA TAKSI UTAMA KOPERASI TAKSI SURYA PT. MANDALA SATATA GAMA PT. PUTRA BHIRAWA ADHI NUGRAHA PT. ZEBRA NUSANTARA

ORENZ ORENZ PERMATA PRIMA JATI PUSAKA CENTRA PUSAKA NURI SDA SEMESTA SILVER SRIKANDI SUPER SUPRA

JL RAYA WARU NO.2 JL RAYA JEMURSARI 224-228 JL.RUKO PLAZA SEGI DELAPAN BLOK D-805 JL.RAYA LAKARSANTI 20 JL.RAYA LAKARSANTI 20 JL.RAYA LAKARSANTI 20 JL.PAKIS TIRTOSARI NO.82 KOMP.RUKO MANGGA DUA A/10-11

SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA SURABAYA

219 118 70 100 300 300 11 179 507 53 15 63 190 73 110 0 190 416 100

JL.TEGALSARI 107 JL.RAYA MENGANTI 1

SURABAYA SURYA VIRGO

A

BD

WAHONO ROTO ZEBRA PRIMA JUANDA WING TAKSI

T

JL.RAYA BRINGIN 28 JL.PAKIS NO.46 JL.PLATUK DONOMULYO 15/2 JL.BOLODEWO NO.111 JL.DUKUH MENAGGAL 12/6 JL.PANGLIMA SUDIRMAN 60 JL.JEMURSARI SELATAN IV/3 JL.SEMERU NO.11 LANUDAL JUANDA (031-8666001,05) JL.SEMERU NO.11 LANUDAL JUANDA (031-8670191)

20

12

bstp - 53

30. 31. 32 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40. 41. 43. 44 JUMLAH XVII BALI 1. 2.

PT. CITRA PT. SILVER UD. BIMA MOTOR MADIUN PT.MERAKATI PT.CITRA PERDANA KENDEDES PT.CITRA CAHAYA PUTRA PT.IJEN PERWIRA PT.MANDALA SATATA GAMA PT.PUKOPAU GARUDA PRIMKOVERI YANI PUTRA RAYA CV. PRATAMA ABADI CV. PUTRA PERDANA INDONIAGA KUD PELITA KOTA BANYUWANGI

CITRA TAXI SILVER TAKSI BIMA TAKSI MERAKATI CITRA KENDEDES TAKSI BIMA TAKSI ARGO TAKSI MANDALA TAKSI GARUDA GRESIK TAKSI PERMATA TAKSI JEMBER TAKSI JL. ARDI MANIS F-5/7 MADIUN JL.LETJEN HARYONO 47 MADIUN (0351-462255) JL.BUNGA MERAK NO.2 MALANG (0341-490555) JL.SIMPANG TERUSAN DANAU SENTANI NO.5 (0341-717933) JL.R.PANJI SUROSO (0341490444) JL.RAYA KARANGLO NO.131 (0341-474747) DS.PAKIS KEMBAR KEC.PAKIS KAB.MALANG JL.GUB. SURYO GRESIK 031 3970657 JL. MAYJEND SUNGKONO GANG. XVI KEBOMAS GRESIK JL. SLAMET RIYADI NO. 92 PATRANG JEMBER TELP. 0031 7705200

SIDOHARJO SIDOHARJO MADIUN MADIUN MALANG MALANG MALANG MALANG KAB. MALANG GRESIK GRESIK JEMBER JEMBER BANYU WANGI DENPASAR BADUNG

80 50 25 10 180 50 110 130 30 30 60 25 30 31 4.972 907 0

BD

RENGGANIS / ARGO PERDANA TAKSI USING TRANSPORT

A

PT. GEKA PRAJA TAXI

H U

KOP.JASA ANGKUTAN TAXI NGURAH RAI BALI

NGURAH RAI TAXI PRAJA TAXI

T

JL. HAYAM WURUK NO. 27 JL. BRAWIJAYA NO. 5 TELP. 0333-421535 DAN 0333-412319 JL.BY PASS NGURAH RAI DENPASAR (0361)-721250 JL.NAKULA NO.18 KUTA BADUNG (0361)-289090

20

12

bstp - 54

3. 4.

PT. PRAJA BALI TRANSPORT PT. PAN WIRTHI TRANSPORT KOP. JASA ANGKUTAN MOBIL TANSPORT KOMOTRA BALI

BALI TAXI PAN WIRTHI TAXI KOMOTRA TAXI

5.

8.

KOP. TAXI JIMBARAN

JIMBARAN TAXI PRAJA BALI TAKSI

20

7.

KOP. WAHANA DHARMA ORGANDA BALI

WAHANA TAXI

12

6.

KOP. WISATA NUSA DUA

KOWINU TAXI

9 XVIII JUMLAH NTT JUMLAH XIX NTB 1. 2. 3. 4. 1.

A

PT. PRAJA BALI TRANS PORT (BLUE BIRD ROUP) PRIMKOPAU

T

JL.BY PASS NUSA DUA NO.4 JIMBARAN BADUNG (0361)-702000, 701111 JL.SAGARA BATUBELIG NO.8 KUTA BADUNG (0361)-723366, 723988 JL.IMAM BONJOL Gg.PERUMAHAN INDAH REGENCY KAV.NO.7 DENPASAR (0361)242524 SENTRAL PARKIR BTDC NUSA DUA BADUNG (0361)-771661, 773030 JL.P.FLORES NO.14 DENPASAR (0361)-244555 JL.KARANG MAS SEJAHTERA BUKIT PERMAI KEL JIMBARAN BADUNG (0361)709801

BADUNG BADUNG

750 0

DENPASAR

400

BADUNG DENPASAR BADUNG

200 100 98

250 KUPANG 50 2.705

ELTARI TAKSI

BD

PRIMKOPAU LANUD EL TARI JL.ADISUCIPTO (0380)-881373 JL. ADI SUCIPTO NO. 10 MATARAM JL. ADI SUCIPTO NO. 10 MATARAM JL. KOPERASI NO 102 AMPENAN, MATARAM JL. KOPERASI NO 102 AMPENAN, MATARAM

50 MATARAM MATARAM MATARAM MATARAM 82 82 124 113

KOTAMA

KOTAMA

PT. LOMBOK SEA SIDE COTTAGE PT. LOMBOK TAKSI UTAMA

H U

PT. LENDANG KARUN

LENDANG KARUN LOMBOK TAKSI LOMBOK TAKSI

bstp - 55

JUMLAH XX KALBAR 1. 2 3 4 5 6 7 JUMLAH XXI KALTENG 1 2 3 JUMLAH
XXII

12

PRIMKOPAU LANUD SUPADIO CV. QUEENS PONTIANAK PT. GENTA PAMUNGKAS PRATAMA CV. PRIMA JAYA CV. RESTU BUMI KHATULISTIWA CV. SEMBILAN-SEMBILAN CV. SINAR SEJATI KOPERASI TAKSI KPN BANDARA TJITIK RIWUT KOPERASI TAKSI ANGKATAN UDARA PRIMKOPAL

401 BANDARA SUPADIO PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK PONTIANAK KOTA PALANGKA RAYA KAB. PANGKALAN BUN KAB. SAMPIT BANJARM ASIN BANJAR MASIN BANJARBARU SAMARINDA BALIKPAPAN BALIKPAPAN 70 10 18 7 10 5 1 121 23 12 8 43 36

1.

PT. ARYA PUSPITA

TAKSI ARYA

2. 3
XXIII

CV. SURYA (BORNEO) KOJATAS

BD
TAKSI BORNEO

A

KALSEL

T

KOJATAS

JL. PRAMUKA DPRD RW. 3 RT. 19 NO.15 BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN (0511)3253535 JL. AHMAD YANI KM 7.4 BANJARMASIN, KALSEL (0511)3262626/7474567/7256000

20

50 113 199 10 98 75

2. 3.

H U

JUMLAH KALTIM

1.

KOP. ANGKASA JAYA PT MAWAR TAKSI KALIMANTAN PT. GLOBALINDO INTIPERKASA SARANATANA

Jl. PIPIT NO 32, SAMARINDA JL. JEND.A YANI NO.39 RT 07 KEC. BALIKPAPAN TENGAH

bstp - 56

4 5 6 7 JUMLAH XXIV SULUT 1. 2. 3. 4. 5. JUMLAH XXV SULTENG 1. 2. JUMLAH XXVI SULSEL 1. 2. 3 4 5 6

PT. PIRANTI LINTAS BORNEO CV. KALUNG MAS KOKAPURA KOPERASI TAKSI BANDARA PT. PELITA SURYA MANDALA PT. DUA TUNGGAL PERKASA TRANS Koperasi Karyawan Perum Angkasa Pura II PT. BLUE BIRD GROUP PT. Dharma Indah Agung Metropolitan PT. CENTRAL MUTIARA PT. UTAMA SARANA ABADI PT. LIMA MUDA NUSANTARA PUSKUD HASSANUDIN PT. LIMA MUDA MITRA GOWATA TAKSI KOPSIDARA CELEBRITY TAXY KOKAPURA TAXY BLUE BIRD TAXY DIAN TAXY MUTIARA TAKSI

JL. MAYJEND. SUTOYO RT. 044 NO. 45 KLANDASAN ILIR BALIKPAPAN

BALIKPAPAN BALIKPAPAN BALIKPAPAN TARAKAN KOTA MANADO KOTA MANADO KOTA MANADO KOTA MANADO KOTA MANADO PALU PALU

24 158 45 33 443 48 53 50 50 9 210 15 40 55

BANDARA JUWATA TARAKAN

UTAMA TAKSI

BD

A

T

JL.PATIMURA (0451)-428444 JL.TRANS.SULAWESI NO. 88/RE. MARTADINATA KM. 8 NO. 88 (0451)-456789

20

12
JL. POROS MAKASSAR MAROS NO. 151 KM 20 KAB MAROS TELP (0411) 551588

TRUST TAXY

MAKASAR MAKASAR MAKASAR MAKASAR MAKASAR KAB. MAROS

430 275 16 73 150 175

H U

GOWA MAKASSAR TAKSI

KOPSIDARA TAKSI

bstp - 57

7 8 9 10 11 12 13 JUMLAH XXVII SULTRA 1. 2. 3. XXVII I XXIX JUMLAH SULBAR JUMLAH GORON TALO JUMLAH 1 1

PUTRA TRANSPORT CV MITRA UTAMA TAKSI CV. PALTINUM PERKASA CV. ADE CV. METRO CV. BATARA JAYA

MITRA UTAMA TAKSI PLATINUM TAKSI ADE TAKSI METRO TAKSI BATARA TAKSI TAKSI DACTRACO ADE TAKSI NILAS TAKSI

JL. MATAHARI NO. 2 PAREPARE TELP. 0421 28555 JL. A. MAKKULAU JL. YUSUF ARIF JL. YUSUF ARIF JL. BATARA

MAKASAR MAKASAR PARE-PARE PALOPO PALOPO PALOPO PALOPO KENDARI KENDARI KENDARI

72 200 10 12 8 6 7 1.434 126 86 7 219 0 0 0 0

PT. DACTRACO TAKSI PT. ADE SULTRA PERSADA NILAS TAKSI

XXX XXXI

MALUKU JUMLAH MALUKU UTARA JUMLAH

1.

ANGKASA PURA 1

BD

PO. KOPKAR PT (PERSERO)

KOKAPURA TAKSI

A
JL.DR.LEIMENA LAHA AMBON

T
AMBON TERNATE

20

12

49 49 50 50

H U

bstp - 58

XXXII
XXXIII

PAPUA JUMLAH PAPUA BARAT JUMLAH TOTAL

0 0 0 0 59.128

H U

BD

A

T

20

12

bstp - 59

KOTA Penerima PENGHARGAAN Piala Wahana Tata Nugraha Tahun 2008 Kota PENERIMA Penghargaan PIALA WAHANA TATA NUGRAHA TAHUN 2010 No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Kota Penerima Surabaya Pekanbaru Surakarta Probolinggo Sukabumi Mojokerto Tarakan Madiun Kab. Lumajang Kab. Badung Kab. Langkat Kab. Wajo Padang Panjang Kab. Pesisir Selatan Kab. Klungkung Kab. Karang Asem Provinsi Jawa Timur Riau Jawa Tengah Jawa Timur Jawa Barat Jawa Timur Kalimantan Timur Jawa Timur Jawa Timur Jawa Timur Sumatera Utara Sulawesi Selatan Sumatera Barat Sumatera Barat Bali Bali Klasifikasi Kota Raya Besar Besar Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

A

T

20

12

bstp - 60

KOTA PENERIMA PENGHARGAAN PLAKAT TERTIB LALU LINTAS TAHUN 2010 KATEGORI ANGKUTAN No 1 2 3 Kota Penerima Bandung Semarang Palembang Provinsi Jawa Barat Jawa Tengah Sumatera Selatan Klasifikasi Kota Raya Raya Raya

Sumber : Direktorat BSTP 2011

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

KOTA PENERIMA PENGHARGAAN PLAKAT TERTIB LALU LINTAS TAHUN 2010 KATEGORI LALU LINTAS No Kota Penerima Provinsi Klasifikasi Kota 1 Balikpapan Kalimantan Timur Besar 2 Jepara Jawa Tengah Sedang 3 Tebing Tinggi Sumatera Utara Sedang 4 Mojokerto Jawa Timur Kecil 5 Tulungagung Jawa Timur Kecil 6 Pariaman Sumatera Barat Kecil 7 Tuban Jawa Timur Kecil

BD

A

T

20

12

bstp - 61

KOTA PENERIMA PENGHARGAAN PLAKAT TERTIB LALU LINTAS TAHUN 2010 No
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 1

Kota Penerima
Makassar Bogor Denpasar Padang Samarinda Payakumbuh Kab. Bone Kab. Klaten Cimahi Parepare Binjai Tegal Kab. Cianjur Bukittinggi Bontang Palopo Cirebon Banda Aceh Kab. Jembrana Kab. Buleleng Kab. Sragen Kab. Ciamis 2

H U

3 Sulawesi Selatan Jawa Barat Bali Sumatera Barat Kalimantan Timur Sumatera Barat Sulawesi Selatan Jawa Tengah Jawa Barat Sulawesi Selatan Sumatera Utara Jawa Tengah Jawa Barat Sumatera Barat Kalimantan Timur Sulawesi Selatan Jawa Barat Aceh Bali Bali Jawa Tengah Jawa Barat

Provinsi

Klasifikasi Kota
4 Raya Raya Besar Besar Besar Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Sedang Kecil Kecil Kecil

BD

A

T

20

12

bstp - 62

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

1 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43

2 Kab. Sinjai Kab. Boyolali Solok Kab. Barru Kab. Kolaka Kab. Magetan Kab. OKU Timur Kab. Muara Enim Kab. Banyumas Kab. Sidoarjo Kab. Kutai Kertanegara Kab.Lubuk Sikaping Kab. Bangli Kab. Lombok Timur Kab. Sumbawa Kab. Tabanan Kab. Gianyar Kab. Lamongan Sibolga Kab. Tabalong Kab. Probolinggo

3 Sulawesi Selatan Jawa Tengah Sumatera Barat Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Jawa Timur Sumatera Selatan Sumatera Selatan Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Timur Sumatera Barat Bali NTB NTB Bali Bali Jawa Timur Sumatera Utara Kalimantan Selatan Jawa Timur

4 Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil Kecil

A

T

20

12

bstp - 63

PENGADAAN CONVERTER KIT

TAHUN 2007 2008 2009 2010 2011

KOTA DKI JAKARTA DKI JAKARTA PALEMBANG BOGOR SURABAYA DKI JAKARTA

JUMLAH CONVERTER KIT (UNIT) 1755 820 666 1001 445

PERUNTUKAN PERUSAHAAN TAKSI PERUSAHAAN TAKSI ANGKOT ANGKOT ANGKOT ANGKOT

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

DEPOK JUMLAH

A

T

20
400 5087

12

bstp - 64

PETA LOKASI SPBG JENIS CNG DI JABOTABEK

Sumber : Direktorat BSTP 2011 bstp - 65

H U

BD

A

T

20

12

LOKASI SPBG (CNG) DI WILAYAH JAKARTA 2011
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 LOKASI Jl. SUMENEP JL. DAAN MOGOT JL. BENDA ARAYA – KALIDERES JL. DAAN MOGOT – PESING JL. RAWA BUAYA JL. PLUIT SELATAN JL. BOULEVARD TIMUR JL. DANAU SUNTER JL. PEMUDA JL. BEKASI JL. RAYA BOGOR JL. A. YANI JL. WARUNG BUNCIT JL. PASAR MINGGU JL. TEBET TIMUR JL. RAYA PONDOK UNGU JL. PERINTIS KEMERDEKAAN JL. MARGONDA – DEPOK JL. SUDIRMAN - TANGERANG PENGELOLA PERTAMINA EL NUSA PERTAMINA PERUM PPD PETROSS GAS PERTAMINA EL NUSA EL NUSA PERTAMINA PERTAMINA PERTAMINA SWASTA PERTAMINA PERTAMINA PERTAMINA PETROSS GAS PERAMINA PERTAMINA PERTAMINA KETERANGAN TIDAK BEROPERASI TIDAK BEROPERASI OPERASI OPERASI OPERASI TIDAK BEROPERASI TIDAK BEROPERASI TIDAK BEROPERASI OPERASI TIDAK BEROPERASI TIDAK BEROPERASI TIDAK BEROPERASI TIDAK BEROPERASI OPERASI TIDAK BEROPERASI OPERASI OPERASI TIDAK BEROPERASI BELUM BEROPERASI

H U

Sumber : Direktorat BSTP 2011

BD

A

T

20

12

bstp - 66

LOKASI SPBG (CNG) DI WILAYAH SURABAYA 2011
No
1 2 3 4

Sumber : Direktorat BSTP 2011

No
1

LOKASI Jl. DEMANG LEBAR DAUN

BD

A

LOKASI SPBG (CNG) DI WILAYAH PALEMBANG 2011
PENGELOLA PT.CNG KETERANGAN OPERASI

H U

Sumber : Direktorat BSTP 2011

T

20

12

LOKASI Jl. KARANG MENJANGAN JL.MARGO MULYO JL. BERBEK INDUSTRI JL. TANJUNG SARI

PENGELOLA PT. CNE (SWASTA) PT.CNE (SWASTA) PT. ZEBRA NUSANTARA Tbk. PT. ZEBRA NUSANTARA Tbk.

KETERANGAN OPERASI OPERASI OPERASI OPERASI

bstp - 67

LOKASI SPBG (LGV) DI WILAYAH JABODETABEK 2011
No
1 2 3 4 5 6 7 8

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

A

T

LOKASI JL. PRAMUKA RAYA JL. ABDUL MUIS JL. HR.RASUNA SAID JL. CIKINI RAYA JL. MT.HARYONO JL. AHMAD YANI JL. DAAN MOGOT JL. BEKASI TIMUR

PENGELOLA PERTAMINA PERTAMINA PERTAMINA PERTAMINA PERTAMINA PERTAMINA PERTAMINA PERTAMINA

KETERANGAN OPERASI OPERASI OPERASI OPERASI OPERASI OPERASI OPERASI OPERASI

20

12

bstp - 68

PROGRAM UTAMA KEBIJAKAN TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN
GASIFIKASI PADA ANGKUTAN UMUM : - TAHUN 2008 : - TAHUN 2009 : - TAHUN 2010 : - TAHUN 2011 : DKI JAKARTA (820 UNIT CONVERTER KIT)

PALEMBANG (666 UNIT CONVERTER KIT) DKI JAKARTA (400 UNIT CONVERTER KIT)

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

A

T

SURABAYA (445 UNIT CONVERTER KIT)

20

BOGOR (1001 UNIT CONVERTER KIT) DAN

12

- TAHUN 2007 :

DKI JAKARTA (1775 UNIT CONVERTER KIT)

bstp - 69

PROGRAM UTAMA KEBIJAKAN TRANSPORTASI RAMAH LINGKUNGAN

PELATIHAN SMART DRIVING :
(86 PESERTA) (84 PESERTA)

TEGAL Dilaksanakan 2 (dua) Angkatan - TAHUN 2011 : TEGAL Direncanakan 2 (dua) Angkatan

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

A

T

20

12

- TAHUN 2010

:

SEMARANG Dilaksanakan 2 (dua) Angkatan

bstp - 70

PROGRAM PENGEMBANGAN AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM (ATCS) SAMPAI DENGAN 2009 DAN RENCANA PENGEMBANGAN YANG DIDANAI APBN DAN APBD
Medan

Batam

Pontianak

Balikpapan

Padang

Surakarta

T

Tegal

Sragen

BD

Bogor

KETERANGAN

2007

2008 2009

H U

2010 2011 2012

2013 2014

Sumber : Direktorat BSTP 2011

A

Denpasar

20
Samarinda

Palembang

12

Bukit Tinggi

Manado

bstp - 71

REALISASI DAN RENCANA PROGRAM PENGEMBANGAN FASILITAS PEJALAN KAKI DAN RENCANA PENGEMBANGAN YANG DIDANAI APBN NO 1 2 3 4 TAHUN 2007 2008 2010 2011 PROGRAM PENGEMBANGAN FASILITAS PEJALAAN KAKI S/D 2011 KOTA BATAM KOTA BUKITTINGGI TAHAP 1 KOTA BUKITTINGGI TAHAP 2

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

A

T

20

12

KOTA PEKANBARU TAHAP 1

bstp - 72

REALISASI DAN RENCANA PROGRAM PENGEMBANGAN AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM (ATCS) YANG DIDANAI APBN DAN APBD
No TAHUN 1 2 3 4 5 6 7 8 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 PROGRAM PENGEMBANGAN AREA TRAFFIC CONTROL SYSTEM (ATCS) KOTA BATAM (APBN), KOTA SURAKARTA (APBD) KOTA TEGAL, KOTA BATAM (APBD), KOTA SURAKARTA (APBD) KOTA BUKITTINGGI, BALIKPAPAN, MANADO, PONTIANAK (APBN), KOTA SURAKARTA (APBD) KOTA SRAGEN (APBN), KOTA SAMARINDA (APBD), KOTA SURAKARTA (APBD) PROV. BALI, KOTA SAMARINDA KETERANGAN (RENCANA / REALISASI)

PROV. BALI, JABODETABEK, KOTA PALEMBANG, KOTA SEMARANG, KOTA YOGYAKARTA, KOTA BALIKPAPAPN, KOTA BOGOR, KOTA BANDUNG, KOTA MEDAN, KOTA BUKITTINGGI

Sumber : Direktorat BSTP 2011

H U

BD

PROV. BALI, KOTA SAMARINDA, KOTA MEDAN, KOTA YOGYAKARTA, KOTA BANDUNG, KOTA SURAKARTA.

A

T

KOTA BOGOR, KOTA SURAKARTA (APBN)

20

12

bstp - 73

SURVEY PERSEPSI DAN PENYELENGGARAAN ANGKUTAN UMUM DI WILAYAH PERKOTAAN PADA MASA ANGKUTAN LEBARAN 2011 (1433 H)
Berdasarkan survey persepsi terhadap pemudik dan pebalik yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat, sepeda motor dan angkutan umum bus serta hasil pengamatan hambatan samping diperoleh kesimpulan sebagai berikut : 1. Pemudik Pengguna Kendaraan Roda Empat a. b. c. d. 2.

Pemudik Pengguna Sepeda Motor a. b. c. e. f.

H U

Alasan utama pemudik memilih menggunakan sepeda motor adalah karena alasan fleksible (64,31%); Sebagian besar (78,86%) pemudik yang menggunakan sepeda motor adalah pemudik yang melakukan perjalanan mudik dengan sepeda motor lebih dari 2 kali; Ada sekitar 2,86 % pemudik yang lebih dari 5 kali mudik menggunakan sepeda motor untuk mudik dengan alasan utama karena lebih murah; Terdapat sekitar 21,14% pemudik yang baru pertama kali menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan untuk mudik, dimana sebagian besar adalah pemudik yang tahun lalu tidak melakukan perjalanan mudik; Rata-rata pola istirahat pemudik pengguna sepeda motor adalah melakukan istirahat setelah menempuh perjalanan 59,98 km atau setelah melakukan perjalanan 2 jam 11 menit.

BD

A

T

Alasan utama pemudik memilih menggunakan kendaraan roda empat adalah dapat digunakan di daerah (38.14); Sebagian besar (77,66%) pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat adalah pemudik yang melakukan perjalanan mudik dengan kendaraan roda empat lebih dari 2 kali; Terdapat sekitar 9,46% pemudik yang baru pertama kali menggunakan kendaraan roda empat sebagai kendaraan untuk mudik, dimana sebagian besar adalah pemudik yang tahun lalu menggunakan bus (45,9%); Rata-rata pola istirahat pemudik pengguna kendaraan roda empat adalah melakukan istirahat setelah menempuh perjalanan 107,81 km atau setelah melakukan perjalanan 4,25 jam jam.

20

12

bstp - 74

3.

Pemudik Bersama Bus Dengan Sepeda Motor Diangkut Truk a. b. c. d. e. f. Alasan utama pemudik memilih mudik bersama bus dengan sepeda motor diangkut truk adalah karena alasan kenyamanan (36,53%); Terdapat 48,50% pemudik yang baru pertama kali mudik bersama bus dengan sepeda motor diangkut truk sebagai kendaraan untuk mudik, dimana sebagian besar adalah pemudik yang tahun lalu menggunakan sepeda motor (34%); Terdapat 51,50% pemudik yang sudah 2 kali mudik bersama bus dengan sepeda motor diangkut truk; Sebagian besar pemudik bersama bus dengan sepeda motor diangkut truk adalah pemudik yang tahun lalu menggunakan bus (24,73%) dan pemudik yang tahun lalu menggunakan sepeda motor (21,49%); Sebagian besar pemudik (62,02%) akan menggunakan sepeda motor pada arus balik ke Jakarta. Dari 37,98% pemudik yang tidak menggunakan sepeda motor pada arus balik ke Jakarta, sebagian besar pemudik bersama bus dengan sepeda motor diangkut truk yang pada arus balik membawa sepeda motornya melalui Kereta Api atau Jasa Ekspedisi (61,15%). Besar kemungkinan pemudik yang membawa sepeda motornya melalui Kereta Api atau Jasa Ekspedisi adalah pemudik yang tahun lalu mudik menggunakan bus.

4.

Pemudik Menggunakan Bus Umum Di Terminal a. b. c. d.

a. b.

Alasan utama pemudik memilih mudik bersama bus adalah karena alasan gratis (57,88%); Sebagian besar pemudik yang mengikuti mudik bersama bus memiliki kendaraan sepeda motor (61%) dan tidak memiliki kendaraan bermotor (37%);

H U

5.

Pemudik Bersama Bus

BD

Alasan utama pemudik yang menggunakan bus umum adalah karena alasan lebih nyaman (37,01%); Sebagian besar pemudik yang menggunakan bus tidak memiliki kendaraan (50%), dan hanya memiliki kendaraan sepeda motor (42,57%); Dari 50% pemudik yang tidak memiliki kendaraan bermotor memilih mudik menggunakan bus dengan alasan lebih nyaman sebesar 36,2% dan dari 42,57% pemudik yang memiliki sepeda motor memilih mudik menggunakan bus sebagian besar dikarenakan lebih nyaman (33,6%); Sebagian besar pemudik tetap mudik menggunakan bus (53,35%) dan pemudik yang tahun lalu menggunakan kereta api beralih ke bus sebesar (15,18%);

A

T

20

12

bstp - 75

c. d. e. 6.

Dari 61% pemudik yang memiliki sepeda motor memilih mudik bersama bus dengan alasan gratis 60,4% dan dari 37% pemudik yang tidak memiliki kendaraan memilih mudik bersama bus dengan alasan gratis (53,6%); Sebagian besar pemudik yang tahun lalu menggunakan kereta api beralih menggunakan mudik bersama bus (36,63%), sedangkan yang tetap menggunakan mudik bersama bus (24,58%) dan pemudik yang tahun lalu menggunakan sepeda motor beralih ke mudik bersama bus sebesar (9,49%); Sebagian besar pemudik (50,62%) akan menggunakan bus pada arus balik ke Jakarta.

Pebalik Menggunakan Bus Umum Di Terminal a. b. c. d. Sebesar 53,72% responden yang balik tahun lalu dan tahun ini tetap menggunakan bus dan sebesar 55,98% responden pada saat mudik maupun balik tetap menggunakan bus; Penghasilan rata – rata pebalik pengguna bus antara Rp. 1.000.001 – Rp. 2.000.000,- dengan prosentase 37,41%; Sebagian besar pebalik pengguna bus 36,32% menempuh jarak 601Km – 800Km; Pebalik Bus di Terminal sebesar 60,71% adalah Choice Users (Pemilik Sepeda Motor) 1) Pebalik bus Choice Users (Pemilik Sepeda Motor) memilih balik menggunakan bus karena alasan “Lebih nyaman” dengan prosentase sebesar 23,60%; 2) Sebesar 63,68% responden pada saat balik maupun mudik tetap menggunakan bus. Sementara 59,21% pebalik yang tahun lalu dan sekarang memilih balik menggunakan bus; 3) Sebesar 28,95% Choice Users (Pemilik Sepeda Motor) menembuh jarak 601 – 700Km; 4) Sebesar 44,56% pendapatan Choice Users (Pemilik Sepeda Motor) adalah Rp. 1.000.001,- s/d Rp. 2.000.000,-; Pebalik Bus di Terminal sebesar 16,64% adalah Choice Users (Pemilik Mobil dan Sepeda Motor) 1) Pebalik bus Choice Users (Pemilik Mobil dan Sepeda Motor) memilih balik menggunakan bus karena alasan “Lebih nyaman” dengan prosentase sebesar 32,97%; 2) Sebesar 44,32% responden pada saat balik maupun mudik tetap menggunakan bus. Sementara 40,27% pebalik yang tahun lalu dan sekarang memilih balik menggunakan bus; 3) Sebesar 22,16% Choice Users (Pemilik Mobil dan Sepeda Motor) menembuh jarak 101 – 200Km;

f.

Pebalik Bus di Terminal sebesar 15,58% adalah Captive (Tidak Memiliki Kendaraan) 1) Pebalik bus Captive (Tidak Memiliki Kendaraan) memilih balik menggunakan bus karena alasan “Lebih nyaman” dengan prosentase sebesar 32,93%;

H U

4)

Sebesar 39,73% pendapatan Choice Users (Pemilik Mobil dan Sepeda Motor) adalah Rp. 2.000.001,- s/d Rp. 3.000.000,-;

BD

A

e.

T

20

12

bstp - 76

2) 3) 4) g.

Sebesar 57,78% responden pada saat balik maupun mudik tetap menggunakan bus. Sementara 70,36% pebalik yang tahun lalu dan sekarang memilih balik menggunakan bus; Sebesar 29,94% Captive (Tidak Memiliki Kendaraan) menembuh jarak 301 – 400Km; Sebesar 51,80% pendapatan Captive (Tidak Memiliki Kendaraan) adalah Rp. 1.000.001,- s/d Rp. 2.000.000,-;

a.

Monitoring Hambatan Samping (Arus Mudik) 1) Monitoring Pasar Tumpah Ciasem Kabupaten Subang PASAR CIASEM H-4 H-3 H-2 Peak Pagi Peak Siang Peak Sore Peak Pagi Peak Siang Peak Sore Peak Pagi Peak Siang Peak Sore Waktu Tempuh (menit) 57 23 32 87 42 71 105 68 65 V/C Ratio 1,05 0,54 0,68 1,47 0,79 1,23 1,75 1,17 1,11

H U

Panjang Antrian (meter) 240 120 144 360 168 312 480 300 288

20
Volume (smp/jam) 4132 2154 2693 5771 3125 4856 6900 4602 4384 Kecepatan (km/jam) 8 24 19 5 13 4 4 6 7

7.

Monitoring Hambatan Samping (Pasar Tumpah)

BD

A

T

12

Pebalik Bus di Terminal sebesar 7,08% adalah Choice Users (Pemilik Mobil) 1) Pebalik bus Choice Users (Pemilik Mobil) memilih balik menggunakan bus karena alasan “Lebih aman” dengan prosentase sebesar 26,77%; 2) Sebesar 38,58% responden pada saat balik maupun mudik tetap menggunakan bus. Sementara 44,88% pebalik yang tahun lalu dan sekarang memilih balik menggunakan bus; 3) Sebesar 24,41% Choice Users (Pemilik Mobil) menembuh jarak 801 – 900Km; 4) Sebesar 44,88% pendapatan Choice Users (Pemilik Mobil) adalah Rp. 2.000.001,- s/d Rp. 3.000.000,-

bstp - 77

b.

Monitoring Hambatan Samping (Arus Balik) 1) Monitoring Pasar Tumpah Ciasem Kabupaten Subang PASAR CIASEM Waktu Tempuh (menit) 32 16 23 34 15 26 46 33 39 V/C Ratio 0,68 0,43 0,59 0,7 0,52 0,64 0,82 0,72 0,76

H+3 H+4 H+5

H U

Peak Pagi Peak Siang Peak Sore Peak Pagi Peak Siang Peak Sore Peak Pagi Peak Siang Peak Sore

Panjang Antrian (meter) 144 72 120 180 120 156 216 180 204

20
Volume (smp/jam) 2701,57 1715,52 2343,55 2740,22 2056,52 2527,67 3203,7 2827,88 2975,65 Kecepatan (km/jam) 19 26 24 17 24 20 11 17 15

BD

A

T

12

Monitoring Pasar Tumpah Losari Kabupaten Brebes Waktu Tempuh PASAR LOSARI V/C Ratio (menit) Peak Pagi 26 0,64 H-4 Peak Siang 19 0,48 Peak Sore 16 0,41 Peak Pagi 46 0,82 H-3 Peak Siang 38 0,75 Peak Sore 24 0,70 Peak Pagi 54 0,92 H-2 Peak Siang 50 0,86 Peak Sore 28 0,66

2)

Panjang Antrian (meter) 96 72 48 192 204 180 228 216 108

Volume (smp/jam) 1646 1233 1046 2998 2751 2562 3383 3167 2447

Kecepatan (km/jam) 23 25 27 11 15 17 9 10 21

bstp - 78

H U

BD

A

T

20

Sumber : Direktorat BSTP 2011

12

Monitoring Pasar Tumpah Losari Kabupaten Brebes Waktu Tempuh PASAR LOSARI V/C Ratio (menit) Peak Pagi 14 0,38 H+3 Peak Siang 9 0,31 Peak Sore 11 0,35 Peak Pagi 19 0,46 H+4 Peak Siang 16 0,41 Peak Sore 17 0,43 H+5 Peak Pagi 21 0,53 Peak Siang 19 0,48 Peak Sore 21 0,53

2)

Panjang Antrian (meter) 42 28 34 79 65 73 96 84 96

Volume (smp/jam) 1646 1233 1046 2998 2751 2562 3383 3167 2447

Kecepatan (km/jam) 31 37 34 25 27 26 23 25 23

bstp - 79

Data dan Informasi KESELAMATAN TRANSPORTASI DARAT

H U

BD

A

T

20

12

PROGRAM KERJA DIREKTORAT KTD
 Peningkatan Koordinasi dan Manajemen Keselamatan Transpotasi Darat.  Peningkatan Kajian Keselamatan TRansportasi Darat.  Peningkatan Audit dan Inspeksi Keselamatan Transportasi Darat. Darat.  Peningkatan Kemitraan dan Kerjasama.

 Peningkatan dan Pengembangan Sistem Manajemen Keselamatan pada Perusahaan Angkutan Umum

 Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Aparatur di Bidang Keselamatan Transportasi Darat.

H U

BD

 Peningkatan Pendidikan dan Sosialisasi Keselamatan Transportasi Darat.

A

T

 Peningkatan Inspeksi Kelengkapan Keselamatan pada Sarana Transportasi Darat.

20

 Peningkatan Penyediaan dan Pemeliharaan Fasilitas dan Perlengkapan Keselamatan Transportasi

12

KTD - 1

DATA PERKEMBANGAN JUMLAH KENDARAAN BERMOTOR TAHUN 2006 - 2011
TAHUN No Jenis Satuan 2006 6.615.104 1.511.129 3.541.800 33.413.222 45.081.255 2007 8.864.961 2.103.423 4.845.937 41.955.128 57.769.449 2008 9.859.926 2.583.170 5.146.674 2009 2010* 2011* 13.329.615 3.683.304 6.658.055 65.724.861 89.395.835 PERTUM BUHAN RATARATA (%) 15,46 20,02 14,13 14,62 14,88

1 2 3 4

Mobil PNP Bis Truk Motor Jumlah :

Unit Unit Unit Unit

10.364.125 2.729.572 5.187.740

12

12.135.131 3.270.847 6.170.205 59.415.450 80.991.634

T

47.683.681 65.273.451

Sumber : Data Tahun 2004-2009 Data BPS dari POLRI *) Data prediksi Dit. KTD

H U

BD

A

20

52.433.132 70.714.569

KTD - 2

KECELAKAAN LALU LINTAS JALAN TAHUN 2006 - 2011
TAHUN No Jenis Satuan 2006 87.020 70.308 2007 48.508 84.090 2008 2009 2010 109.319 212.011 2011 109.776 239,257* PERTUM BUHAN RATARATA % 11,64 30,04

1 2 3

Kecelakaan Kendaraan yang terlibat Korban Meninggal Dunia Luka Berat Luka Ringan

Kecelakaan Unit

59.164

20
130,062 20.188 23.440 55.772 99.400 131,21

orang orang orang

33.282 52.310

T

orang

15.762

16.548 20.180 45.860 82.588 103.29

12

62.960

212.308

19.979 23.469 62.936 106.384 136,28

31.234 46.851 97.702 175.787 143,16

31.185 36.767 108.811 176.763 86,09

16,43 11,00 17,75 14,93 4,45

5

Kerugian

Milyar Rp.

H U

Sumber : Data Tahun 2004-2011 Data POLRI *) Data prediksi Dit. KTD

BD
81.85

4

Total Korban

101.354

A

KTD - 3

KORBAN KECELAKAAN BERDASARKAN USIA TAHUN 2006 - 2011
TAHUN 2006 2.311 12.813 13.607 9.196 5.164 1.957 2007 3.492 17.963 18.776 13.380 8.260 3.645 2008*

12

No

Jenis

Satuan

2009*

2010 11.747 14.396 7.198 11.315 7.434 6.091 58.181

2011* 12.968 24.583 18.012 17.942 11.826 7.871 93.202

PERTUM BUHAN RATA RATA % 44,43 23,61 32,52 21,61 25,64 35,22 23,19

2 3 4 5 6

16-25 tahun 26-30 tahun 31-40 tahun 41-50 tahun 51-60 tahun Jumlah

orang orang orang orang orang orang

20
25.681 25.064 17.712 11.115 5.318 91.327

1

5-15 tahun

orang

6.437

7.114

29.703 29.123 20.728 13.095 6.163

BD
45.048

A
65.516

T

105.926

Sumber : Data Tahun 2004-2007 dan 2010 Data POLRI *) Data prediksi Dit. KTD

H U

KTD - 4

KECELAKAAN KENDARAAN BERMOTOR BERDASARKAN JENIS KENDARAN TAHUN 2006 – 2011
TAHUN 2006 10.604 9.168 2.945 47.591 70.308 2007 12.726 11.006 3.278 57.080 84.090 2008* 16.552 14.328 3.973 95.209 2009*

12
2010*

No 1 2 3 4

Uraian Mobil PNP Mobil Beban Mobil Bus Spd. Motor Jumlah

Satuan Unit Unit Unit Unit Unit

2011* 25.245 21.951 5.881 154.636 207.714

PERTUM BUHAN RATA RATA % 19,10 19,24 14,91 27,95 25,04

20
16.363 4.586 106.969 146.857

18.939

22.474 19.590 5.374

T

133.568 181.006

H U

BD

A

130.062

KTD - 5

JUMLAH KORBAN KECELAKAAN BERDASARKAN PENDIDIKAN TAHUN 2006 – 2011
TAHUN No 1 2 3 4 Jenis Sekolah Dasar Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengah Atas Perguruan Tinggi Jumlah
Sumber : Data Tahun 2004-2007 data POLRI *) Data prediksi Dit. KTD

Satuan Orang Orang Orang Orang

5.464 12.071 33.897 2.648 54.080

7.689 15.362 31.488 4.765 59.304

9.911

12
11.736 23.650 62.835 6.788 105.009

2006

2007

2008*

2009*

2010* 14.416 28.779 77.302 8.502 128.999

2011* 16.429 32.550 87.702 9.781 146.462

PERTUM BUHAN RATA RATA % 24,97 22,14 23,83 31,80 23,03

H U

BD

A

T

20
55.754 5.603 91.598

20.330

KTD - 6

DATA JUMLAH PESERTA PELAJAR PELOPOR KESELAMATAN LLAJ TAHUN 2009 - 2011 NO 1 2 3 TAHUN 2009 2010 2011 JUMLAH PESERTA 10 30 13 JUMLAH PROVINSI 1 5

No 1 2 3

Tahun 2010 2010 2011 Bali NTB

Provinsi

A
-

Jumlah Perbaikan 1 1 1

T

DATA PERBAIKAN LOKASI RAWAN KECELAKAAN
Keterangan

BD

Kubutambahan (Singaraja-Kubutambahan KM 12) Jembatan Meninting (Mataram-Senggigih KM 9)

Kalimantan Selatan

Alur Pelayaran Sungai Barito (+/- 30 Km) dari Jembatan Barito menuju hulu Perempatan Paldaplan, Jl. Sragen-Ngawi Km 5, Sragen

4

2011

Jawa Tengah

Sumber : Direktorat KTD 2011

H U

1

20

KET : Tahun 2009, peserta berasal dari daerah Jakarta Sumber : Direktorat KTD 2011

12

12

KTD - 7

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI TAKSI BANDARA SOEKARNO – HATTA TAHUN 2006 – 2011
NO 1 2 3 4 5 6 TAHUN 2006 2007 2008 2009 2010 2011 JUMLAH PESERTA 69 38 40 40 37 38 JUMLAH PERUSAHAAN 24 13

20 T
270 120 40 40 40 40

Sumber : Direktorat KTD 2011

1 2 3 4 5 6

2006 2007 2008 2009 2010 2011

BD

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

A

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI AKAP/AKDP TAHUN 2006 – 2011
JUMLAH PERUSAHAAN 141 46 13 20 18 21

Sumber : Direktorat KTD 2011 KTD - 8

H U

12
12 9 10

13

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI B3 TAHUN 2006 – 2011
NO 1 2 3 4 5 6 TAHUN 2006 2007 2008 2009 2010 2011 JUMLAH PESERTA 70 40 40 40 40 40 JUMLAH PERUSAHAAN 36 19 23 18 9 16

Sumber : Direktorat KTD 2011

H U

BD

A

T

20

12

KTD - 9

DATA JUMLAH PESERTA PEMILIHAN AWAK KENDARAAN UMUM TELADAN TAHUN 2006 - 2011
NO 1 2 3 4 5 6 TAHUN 2006 2007 2008 2009 2010 2011 JUMLAH PESERTA 51 47 53 54 56 53 JUMLAH PROVINSI

20

T BD
JUMLAH PESERTA 80

Sumber : Direktorat KTD 2011

DATA JUMLAH PESERTA PEMILIHAN AWAK KAPAL AUMUM ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU TAHUN 2011
NO 1

H U

TAHUN 2011

A
JUMLAH PROVINSI 2

Sumber : Direktorat KTD 2011

12

26 25 28 29 29 29

KTD - 10

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI ANGKUTAN UMUM PARIWISATA TAHUN 2011
NO 1 TAHUN 2011 JUMLAH PESERTA 40 JUMLAH PROVINSI 1

Sumber : Direktorat KTD 2011

1 2

2010 2011

A
80 80

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

T

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENGEMUDI ANGKUTAN PERKOTAAN/PEDESAAN TAHUN 2010 - 2011
JUMLAH PROVINSI 1 1

Sumber : Direktorat KTD 2011

H U

BD

20

12

KTD - 11

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN AUDIT KESELAMATAN JALAN TAHUN 2007 - 2011
NO 1 2 3 4 5 TAHUN 2007 2008 2009 2010 2011 JUMLAH PESERTA 150 90 150 120 60 JUMLAH PROVINSI 5 3

Sumber : Direktorat KTD 2011

1 2 3 4 5

2007 2008 2009 2010 2011

BD
-

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA 150 90 150

A

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENELITIAN DAN PELAPORAN KECELAKAAN LALU LINTAS TAHUN 2007 - 2011

T

20

JUMLAH PROVINSI 5 3 5 -

Sumber : Direktorat KTD 2011

H U

12
4 2

5

KTD - 12

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN AUDIT KESELAMATAN ALUR PELAYARAN SUNGAI TAHUN 2009 - 2011
NO 1 2 3 TAHUN 2009 2010 2011 JUMLAH PESERTA 150 120 JUMLAH PROVINSI 5 4 -

Sumber : Direktorat KTD 2011

1 2 3

2009 2010 2011

BD

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA 150 60 90

A

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENELITIAN DAN PELAPORAN KECELAKAAN LALU LINTAS ANGKUTAN SUNGAI TAHUN 2009 - 2011

T

20

JUMLAH PROVINSI 5 2 3

Sumber : Direktorat KTD 2011

H U

12

KTD - 13

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PEMBERDAYAAN AUDIT KESELAMATAN JALAN TAHUN 2009 - 2011
NO 1 2 3 TAHUN 2009 2010 2011 JUMLAH PESERTA 50 50 50 JUMLAH PROVINSI 5

Sumber : Direktorat KTD 2011

1 2

2010 2011

A
30 30 180

NO

TAHUN

JUMLAH PESERTA

T

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PEMBERDAYAAN AUDIT KESELAMATAN ALUR PELAYARAN TAHUN 2010 - 2011 JUMLAH PROVINSI 3 3

Sumber : Direktorat KTD 2011

NO 1

H U

DATA JUMLAH PESERTA PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS INSPEKSI KESELAMATAN LLAJ TAHUN 2011 TAHUN 2011 JUMLAH PESERTA JUMLAH PROVINSI 6

Sumber : Direktorat KTD 2011 KTD - 14

BD

20

12
5

5

Rencana Umum Direktorat Keselamatan Transportasi Darat Tahun 2010 – 2014 VISI :
Terwujudnya ”Keselamatan Transportasi Darat Untuk Semua” dan menjadikan organisasi pemerintah yang dapat memfasilitasi dan mendukung keselamatan sebagai suatu usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat

Tujuan :
1. 2. 3. 4. 5.

Target :
1. 2. 3. 4.

H U

Terwujudnya Manajemen Keselamatan Transportasi Darat Terwujudnya prasarana Transportasi Darat yang berkeselamatan Terwujudnya sarana transportasi darat yang berkeselamatan Terwujudnya penyelenggara dan pengguna transportasi darat yang berkeselamatan

BD

Lebih meningkatkan kualitas hidup masyarakat; Meningkatnya keselamatan pengguna transportasi darat; Meningkatnya standar keselamatan prasarana dan sarana jalan, sungai, danau dan penyeberangan; Mengembangkan sistem manajemen keselamatan transortasi darat yang lebih baik; Mendorong pola kemitraan dalam meningkatkan keselamatan transortasi darat.

A

T

20

12

KTD - 15

Jangka Pendek
 Peningkatan Koordinasi dan Manajemen Keselamatan Transportasi darat Peningkatan Pendidikan dan Sosialisasi Keselamatan Transportasi Darat Peningkatan Audit dan Inspeksi Keselamatan Transportasi Darat Peningkatan Inspeksi Kelengkapan Keselamatan pada Sarana Transportasi Darat  

Jangka Panjang
Peningkatan Kajian Transportasi Darat Peningkatan Kerjasama Keselamatan dan

BD

A

T

20
 

Sumber : Direktorat KTD 2011

H U

12

Kebijakan :

Kemitraan

Peningkatan Penyediaan dan Pemeliharan fasilitas dan perlengkapan keselamatan transportasi darat Peningkatan dan Pengembangan Sistem Manajemen Keselamatan Pada Perusahaan Angkutan Umum Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Aparatur Di Bidang Keselamatan Transportasi Darat

KTD - 16

Data dan Informasi KINERJA BUMN DI LINGKUNGAN DITJEN PERHUBUNGAN DARAT

H U

BD

A

T

20

12

KINERJA PERUM DAMRI TAHUN 2006 - 2011
No 1 1 2 Alat Produksi a. Armada b. Siap Guna c. Siap Guna Operasi d. Siap Operasi 3 Produksi (dlm. Ribuan) a. Panjang Perjalanan b. Jasa Angkutan - Penumpang - Penumpang - KM 4 - Ton - KM Laba Rugi (dlm. Ribuan Rupiah) a. Pendapatan - Operasional - Subsidi - Lain-lain 49,989 899,027 12,398 94,227 1,926 1,775 1,285 1,075 1,674 1,635 1,229 1,016 Uraian 2 Sumber Daya Manusia 6,185 2006 3 5,910 2007 4 5,614 1,691 1,593 1,309 1,108 2008 5 5,583 1,896 1,838 1,424 1,190 107,006 43,804 981,096 20,574 2009 6 5,597 1,965 1,715 1,400 1,259 113,456 42,512 1,088,844 26,436 2010 7 5,591 2,076 1,829 1,488 1,336 118,940 43,785 1,035,376 39,341 2011 8

T A
47,460 14,002 847,415 364,895,852 29,597,427 18,467,904 412,961,183

96,436

BD
354,775,756 25,507,488 8,194,322

H U

20

1,007,875 13,362

440,968,191 37,105,926 22,121,549 500,195,666

12
98,086 45,407

492,872,902 46,739,673 8,219,157 547,831,732

505,663,748 31,756,421 9,899,792 547,319,961

-

Jumlah Pendapatan

388,477,566

BUMN - 1

1

2 b. Biaya - Komisi Penjualan - Biaya Langsung - Biaya Tidak Langsung - Biaya Usaha & Adm. Umum - Biaya Lain-lain Jumlah Biaya c. Laba - Rugi (sebelum pajak) d. Beban (Penghasilan) Pajak Tangguhan

3 7,017,780 307,499,297 18,743,813 88,491,634 2,964,581 424,717,105 36,239,539 7,352,666 28,886,873

4 7,871,105 312,693,935 17,297,537 76,508,953 1,760,149 416,131,679 3,170,496

5 9,696,518 351,042,760 17,982,012 94,203,583 2,058,327 474,983,200 25,212,466 9,833,950

6 9,960,447 367,338,518 19,885,334 110,107,739 1,072,399 508,364,437 17,407,670

7 11,365,347 352,350,218 23,637,761 125,160,804 476,991 512,991,151 17,407,670 (15,596,125) 1,811,545

8 46,774,186 46,774,186

10,742,161 7,571,665

20

Sumber : Perum DAMRI, 2011.

H U

BD

A

T

e. Laba - Rugi (Bersih)

15,378,516

12

(8,140,954) 18,992,653

BUMN - 2

KINERJA PERUM PPD TAHUN 2007 – 2011
NO 1 URAIAN Sumber Daya Manusia a. Pengemudi b. Kondektur c. Teknisi JUMLAH 2 Alat Produksi a. Siap Guna b. Siap Guna Operasi c. Siap Operasi 3 Produksi (000) a. Kilometer b. Penumpang 4 Laba (Rugi) (000) a. Pendapatan b. Biaya c. Laba (Rugi) Usaha 5 Subsidi 21,258 36,944 567 303 224 570 296 231 747 405 743 1895 637 359 692 1688 163 153 153 395 240 203 15,655 30,708 105,198,658 103,484,190 1,714,468 163 500 270 219 17,063 32,964 101,602,307 141,942,950 (40,340,643) 147 147 395 209 173 13,043 23,835 87,535,488 80,012,800 7,522,688 2007 2008 2009 2010 2011

A
-

BD
124,832,773 152,861,821 -

H U

(28,029,048)

Penanaman Modal Pemerintah (PMP) Sumber : Perum PPD 2011.

T

128,866,179 157,232,238 (28,366,059)

20
21,470 36,399

12

BUMN - 3

KINERJA PT. ASDP INDONESIA FERRY TAHUN 2007 – 2011
NO 1 URAIAN Sumber Daya Manusia a) Kantor Pusat b) Pelayaran - Darat - Laut c) Pelabuhan Alat Produksi a) Armada b) Pelabuhan c) Lintas - Komersial - Perintis Segmen Penyeberangan Komersial a. Trip b. Penumpang (orang) c. R-2 (unit) d. R-4 (unit) e. Barang (ton) 2007 200 768 1,405 858 2008 204 760 1,476 836 2009 270 2010 249 749 1,703 705 2011 225 770 2,015 666

2

3

BD

H U

93,979 4,352,391 1,679,293 1,127,897 411,761

A

32 104

T

80 34

20
87 34 35 86

12
832 91 34 35 82

704 1,516

97 34 40 97

112 2,015 43 111

97,464 5,047,858 1,826,384 1,268,856 470,028

97,551 5,074,062 2,044,866 1,188,714 368,234

121,454 5,147,072 2,266,288 1,301,830 409,924

128,350 6,005,351 2,619,756 1,498,772 511,084

BUMN - 4

NO 4

URAIAN Segmen Penyeberangan Perintis a. Trip b. Penumpang (orang) c. R-2 (unit) d. R-4 (unit) e. Barang (ton) Segmen Pelabuhan Penyeberangan (x1000) a. Sandar (GRT x Call) b. Pas Masuk Pelabuhan - Penumpang - R-2 - R-4 c. Jasa Dermaga - R-2 - R-4 - R-4 Besar d Barang Umum a Pendapatan Bersih b Biaya Usaha c Laba (Rugi) Kotor d Biaya Administrasi e Laba (Rugi) Usaha f Pendapatan (Biaya) Lain-2 g Laba (Rugi) Sebelum Pajak h Taksiran Pajak Badan i Laba (Rugi) Setelah Pajak

2007 27,932 667,087 132,401 55,288 83,928

2008 27,033 575,297 135,264 53,910 130,640

2009 37,041 633,095 230,930 108,654 140,313

2010 25,079 571,447 163,661 61,843 58,611

2011 26,363 679,041 204,889 82,283 83,674

5

430,183,158 16,265,278 5,409,884 6,089,812 5,389,532 4,314,371 1,775,441 2,151,325 642,712,165,241 545,767,448,039 96,944,717,148 36,152,400,963 60,792,316,186 599,371,530 61,391,687,716 6,576,409,266 54,815,278,450

544,876,974 17,858,900 6,265,423 6,726,417

12
519,105,228 14,269,306 5,854,808 6,065,025 5,826,059 4,135,796 1,929,229 1,092,702 884,172,416,004 794,384,812,325 89,787,603,679 71,035,109,470 18,752,494,209 40,031,389,109 58,783,883,318 3,163,071,763 55,620,811,555

511,160,674 10,565,455 4,843,040 5,923,801 4,815,001 3,977,869 1,945,932 142,992 921,542,505,402 821,608,909,398 99,933,596,004 50,640,047,710 49,293,548,294 28,767,413,219 78,060,961,513 5,934,311,015 72,126,650,498

557,696,157 10,900,761 5,428,609 6,711,476 5,399,809 4,517,435 2,194,041 211,805 1,162,470,927,872 1,006,608,466,410 155,862,461,462 70,803,406,649 85,059,054,813 37,416,870,642 122,475,925,455 8,247,751,282 114,228,174,173

Sumber : PT. ASDP Indonesia Ferry, 2011

H U

6,242,301 4,712,478 2,013,939 2,161,799 796,024,279,358 658,639,368,584 137,384,910,774 43,745,491,061 93,639,419,714 18,186,143,891 111,826,143,891 9,050,466,763 102,775,677,128

BD

A

T

20

BUMN - 5

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->