Anda di halaman 1dari 9

Disusun oleh : 1. Antika pujiningtias 2. Dinda aulia shakinah 3. Larasati wijayanti 4. Nopi ekayanti 5. Novi andriana 6.

Ulfa amelia 7. Widhy reza putra Kelas : tingkat 1 DIV

Lembar Kerja 12 Total Organic Matter (TOM)

PENGERTIAN
TOM (Total Organic Matter) merupakan jumlah keseluruhan bahan organik yang berada di perairan baik berupa bahan organik terlarut maupun bahan organik tidak terlarut. Menurut Effendi (2007), Kalium permanganat (KMnO4) telah lama dipakai sebagai oksidator pada penentuan konsumsi oksigen untuk mengoksidasi bahan organik yang terkenal sebagai parameter nilai permanganate atau sering disebut sebagai kandungan bahan organik total. Menurut buku Kamus Kimia Oleh A. Hadyana Pudjaatmaka, TOM adalah jumlah bahan organik yg bisa dioksidasi oleh KMnOH4 dalam suasana asam atau basa. Menurut Yon Vitner, TOM merupakan suatu parameter sebagai analisa kualitatif yg digunakan untuk melihat kandungan bahan organik yang terdapat di dalam air atau disebut juga bioindikator lingkungan suatu perairan. Bahan organik adalah kumpulan beragam senyawa-senyawa organik kompleks yang sedang atau telah mengalami proses dekomposisi, baik berupa humus hasil humifikasi maupun senyawa-senyawa anorganik hasil mineralisasi dan termasuk juga mikrobia heterotrofik dan ototrofik yang terlibat dan berada didalamnya (Madjid, 2008).

Bahan organik berasal dari tiga sumber utama yaitu (Effendi, 2007):
1. Alam 2. Sintesis 3. Fermentasi

Menurut Mulya (2002) bahan organik dibagi atas dua bagian yaitu:
1. Bahan organik terlarut yang berukuran < 0,5 cm Bahan organik terlarut dalam perairan berasal dari empat sumber utama yaitu: Daratan Penguraian organisme mati oleh bakteri Hasil metabolisme alga terutama fitoplankton. Ekskresi zooplanton dan binatang laut lainnya.

2.

Bahan organik tidak terlarut

yang berukuran > 0,5 cm


Sumber bahan organik tidak terlarut dalam perairan (Anonim, 2008): Di bawah air sungai (4,2 109 gC/ l) berukuran lebih kecil dari ratarata produksi primer di laut ( 4 1016 gC/ l). Sebagian besar particulate organik matter dilaut dihasilkan oleh beberapa organisme penghasil utama seperti fitoplankton, makroalga dan bakteri kemoautotrofik. Produksi utama ini dihasilkan oleh fotoautotrofik nanoplankton (berdiameter 2,0 20 m).

Sekitar 10 % dihasilkan dari tanaman dalam bentuk senyawa, berat molekulnya ringan seperti asam amino, asam trikarboksilik. Hasil ini dengan cepat dikonsumsi oleh bakteri.
Hasil agregasi dan pengendapan dissolved organic matter dari laut. Pada subsurface dalam waktu tertentu butir-butir fecal zooplankton merupakan komponen yang terbesar dari bahan organik tak terlarut.

Adapun peranan bahan organik di dalam perairan adalah sebagai berikut (Effendi, 2007): Sumber energi (makanan), Sumber bahan keperluan bakteri, tumbuhan maupun hewan.

Sebagai zat yang dapat mempercepat dan menghambat pertumbuhan sehingga memiliki peranan penting dalam mengatur kehidupan fitoplankton di perairan.
Menciptakan kesuburan tanah di perairan. Bahan organik dapat meningkatkan pertumbuhan dan aktivitas mikroorganisme dan merupakan sumber energi dan bahan makanan bagi mikroorganisme yang hidup di dalam tanah perairan. Mikroorganisme perairan saling berinteraksi dengan kebutuhannya akan bahan organik karena bahan organik menyediakan karbon sebagai sumber energi untuk tumbuh.

Faktor-faktor yang mempengaruhi TOM


Menurut Koesbrono (1985) dalam Syaifudin (2004), terdapat empat macam sumber penghasil bahan organik terlarut dalam air laut, yaitu: berasal dari daratan proses pembusukan organisme yang telah mati perubahan matabolik-metabolik ekstra seluler oleh algae, larutan sitoplankton eksresi zooplankton. pencemaran.

TOM itu salah satu indikator yang menentukan apakah air itu bersih berkualitas atau tidaknya yang berada di suatu perairan.TOM merupakan parameter utama sedangkan parameter pendukung yaitu : a. COD, singkatan dari Chemical Oxygen Demand, atau kebutuhan oksigen kimia untuk reaksi oksidasi terhadap bahan buangan di dalam air b. BOD singkatan dari Biological Oxygen Demand, atau kebutuhan oksigen biologis untuk memecah bahan buangan di dalam air oleh mikroorganisme c. DO (Dissolved Oxygen), atau jumlah oksigen dalam miligram yang terdapat dalam satu liter air.

http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/instrumen_analisis/titrasivolumetri/penetapan-total-zat-organik/ http://ilmukelautan.trunojoyo.ac.id/.../abstrac_ http://adesuherman09.student.ipb.ac.id/2011/12/11/penentuankandungan-oksigen-terlarut-dan-bahan-organik-total/

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/27540/4/Chapter%2 0II.pdf
http://www.icc.or.at/standard_methods/153 http://en.wikipedia.org/wiki/Organic_matter http://www.scribd.com/doc/45494364/14/TOM http://mspuh.wordpress.com/2009/11/21/bahan-organik-perairan/