P. 1
kerajaan demak

kerajaan demak

|Views: 185|Likes:
Dipublikasikan oleh Dara Lextiany Putri
makalah kerajaan demak untuk SMA kelas XI
makalah kerajaan demak untuk SMA kelas XI

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Dara Lextiany Putri on Dec 13, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2015

pdf

text

original

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Sebelumnya kerajaan Demak merupakan keadipatian vazal dari kerajaan Majapahit. Kerajaan ini didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1500 hingga tahun 1550 (Soekmono: 1973). Raden patah adalah bangsawan kerajaan Majapahit yang telah mendapatkan pengukuhan dari Prabu Brawijaya yang secara resmi menetap di Demak dan mengganti nama Demak menjadi Bintara.(Muljana: 2005). Raden Patah menjabat sebagai adipati kadipaten Bintara, Demak..Atas bantuan daerah-daerah lain yang sudah lebih dahulu menganut islam seperti Jepara, Tuban dan Gresik, ia mendirikan Kerajaan Islam dengan Demak sebagai pusatnya. Raden patah sebagai adipati Islam di Demak memutuskan ikatan dengan Majapahit saat itu, karena kondisi Kerajaan Majapahit yang memang dalam kondisi lemah. Bisa dikatakan munculnya Kerajaan Demak merupakan suatu proses Islamisasi hingga mencapai bentuk kekuasaan politik. Apalagi munculnya Kerajaan Demak juga dipercepat dengan melemahnya pusat Kerajaan Majapahit sendiri, akibat pemberontakan serta perang perebutan kekuasaan di kalangan keluarga raja-raja.( Poesponegoro: 1984). Sebagai kerajaan Islam pertama di pulau Jawa, Kerajaan Demak sangat berperan besar dalam proses Islamisasi pada masa itu. Kerajaan Demak berkembang sebagai pusat perdagangan dan sebagai pusat penyebaran agama Islam. Wilayah kekuasaan Demak meliputi Jepara, Tuban, Sedayu Palembang, Jambi dan beberapa daerah di Kalimantan. Di samping itu, Kerajaan Demak juga memiliki pelabuhanpelabuhan penting seperti Jepara, Tuban, Sedayu, Jaratan dan Gresik yang berkembang menjadi pelabuhan transito (penghubung).

. Pada masa sultan ke-4 ibukota dipindahkan ke Prawata.1 Sejarah Perkembangan Kerajaan DemaK 2. yang pada masa itu masih dapat dilayari dari laut dan dinamakan Bintara (dibaca "Bintoro" dalam bahasa Jawa). Wilayah Kerajaan Demak pada awalnya hanya sebuah bawahan Kerajaan Majapahit.1. Dari sini dapat disimpulkan bahwa Kerajaan Pajang merupakan lanjutan dari Kerajaan Demak.Namun sayangnya. kekuasaan Kesultanan Demak beralih ke Kesultanan Pajang yang didirikan oleh Jaka Tingkir. Bisa dipastikan bahwa pada tahun 1546. saat ini telah menjadi kota Demak di Jawa Tengah. Periode ketika beribukota di sana kadang-kadang dikenal sebagai "Demak Bintara". Lokasi ibukota Kesultanan Demak. Pada tahun 1568.1 Letak Geografis Kerajaan Demak Secara geografis Kerajaan Demak terletak di daerah Jawa Tengah. Kerajaan Demak berakhir. dengan raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Pajang adalah Jaka Tingkir Materi 2. tetapi pada awal kemunculannya Kerajaan Demak mendapat bantuan dari para bupati daerah pesisir Jawa Tengah dan Jawa Timur yang telah menganut agama Islam. Kerajaan Demak tidak berumur panjang dan segera mengalami kemunduran karena terjadi perebutan kekuasaan di antara kerabat kerajaan. kemudian berkembang hingga mencapai Banten di Barat dan Pasuruan di Timur.

Raden Patah (1500-1518) Raden Patah adalah pendiri dan sultan pertama dari kerajaan Demak yang memerintah tahun 1500-1518 (Muljana: 2005).1.2 Gambaran Kehidupan Politik Pemerintahan dari Kerajaan Demak A.peta kerajaan Demak 2. Menurut kronik Cina dari kuil Sam Po . yaitu Arya Damar bupati Palembang. Demikianlah Raden Patah dan Raden Kusen adalah saudara sekandung berlainan bapak. Raden Patah adalah putra prabu Brawijaya raja terakhir. Setelah melahirkan Raden Patah.( Muljana: 2005). dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Raden Kusen. juga kawin dengan putri cina dan putri campa. prabu Brawijaya terpaksa memberikan putri Cina kepada putra sulungnya. setelah itu putri Cina dinikahi Arya Damar. Di ceritakan prabu Brawijaya selain kawin dengan Ni Endang Sasmitapura. Menurut Babad Tanah Jawi. Karena Ratu Dwarawati sang permaisuri yang berasal dari Campa merasa cemburu.

Kemudian ia menaklukkan Semarang tahun 1477 sebagai bawahan Demak. di situ ia membuka hutan Glagahwangi atau hutan Bintara menjadi sebuah pesantren dan Raden Patah menjadi ulama di Bintara dan mengajarkan agama Islam kepada penduduk sekitarnya. anak sulung Nyai Gede Waloka. putra Kung-tabu-mi (alias Bhre Kertabhumi) atau disebut juga prabu Brawijaya V dari selir Cina. Makin lama Pesantren Glagahwangi semakin maju. nama panggilan waktu Raden Patah masih muda adalah Jin Bun. Prabu Brawijaya di Majapahit khawatir kalau Raden Patah berniat memberontak. Raden Kusen diangkat menjadi adipati Terung. Raden Kusen yang kala itu sudah diangkat menjadi Adipati Terung diperintah untuk memanggil Raden Patah. Namun. Mereka lolos dari keraton menuju Jawa dengan menumpang kapal dagang. Raden Patah tetap tinggal di Ngampel Denta. Menurut kronik Cina. Hal itu membuat Kung-ta-bu-mi di Majapahit resah. sedangkan Glagahwangi diganti nama menjadi Demak. sedangkan Raden Patah pindah ke Jawa Tengah. Babad Tanah Jawi menyebutkan. Raden Patah dan Raden Kusen menolak untuk menuruti kehendak orang tuanya untuk menggantikan ayahnya sebagai adipati di Palembang. berkat bujukan Bong Swi Hoo (alias Sunan Ampel). Raden Patah pun diangkat sebagai bupati.Kong. Raden Kusen kemudian mengabdi pada prabu Brawijaya di Majapahit. dikawinkan dengan cucu perempuan. Jin Bun alias Raden Patah pindah dari Surabaya ke Demak tahun 1475.( Muljana: 2005). Raden Kusen menghadapkan Raden Patah ke Majapahit. Brawijaya merasa terkesan dan akhirnya mau mengakui Raden Patah sebagai putranya. lalu menjadi santri pada Sunan Ngampel. Kung-ta-bu-mi bersedia mengakui Jin . Mereka berdua mendarat di Surabaya. kemudian dipungut sebagai menantu Sunan Ngampel. dengan ibu kota bernama Bintara.

dan meresmikan kedudukannya sebagai bupati di Bing-to-lo atau Bintara ( Muljana: 2005). hingga dapat menggambil alih kekuasaan majapahit. diantaranya adalah perluasan dan pertahanan kerajaan. Ia mengutus pasukan di bawah pimpinan putranya.Bun sebagai anak. Perjuangan Raden Patah kemudian dilanjutkan oleh Pati Unus yang menggantikan ayahnya pada tahun 1518. serta penerapan musyawarah dan kerja sama antara ulama dan umara (penguasa). Karena keberaniannya itulah ia mendapatkan julukan Pangeran Sabrang lor. yang telah menduduki malaka dan ingin mengganggu demak. lebih-lebih oleh karena jatuhnya Malaka ke tangan portugis dalam tahun 1511. Demak berhasil dalam berbagai bidang. Selain itu.1521) Pada tahun 1518 Raden Patah wafat kemudian digantikan putranya yaitu Pati Unus. Raden Patah juga mengadakan perlawan terhada portugis. Pendirian masjid itu dibantu sepenuhnya oleh walisanga. ( Soekmono: 1973). Demak mencapai puncak kejayaannya. ( Muljana: 2005 ). di bawah kepemimpinan Raden Patah. ia juga membangun istana dan mendirikan masjid (1479) yang sampai sekarang terkenal dengan masjid Agung Demak. pengembangan islam dan pengamalannya. Adipati Unus (1518 . Raden patah mencoba menerapkan hukum islam dalam berbagai aspek kehidupan. Tome Pires dalam . Pati Unus terkenal sebagai panglima perang yang gagah berani dan pernah memimpin perlawanan terhadap Portugis di Malaka. Pati Unus atau Adipati Yunus atau Pangeran Sabrang Lor (1511). meski akhirnya gagal. Dalam bidang dakwah islam dan pengembangannya. Dalam waktu yang singkat. Keberhasilan Raden Patah dalam perluasan dan pertahanan kerajaan dapat dilihat ketika ia menaklukkan Girindra Wardhana yang merebut tahkta Majapahit (1478). B. Selain itu. Dalam masa pemerintahan Raden Patah.

Kemudian hari banyak orang memanggil beliau dengan yang lebih mudah Pati Unus. ayah Pate Unus kemudian kembali ke Jawa dan menjadi penguasa di Jepara. Di tahun 1518 Raden Patah. Armada perang Islam siap berangkat dari pelabuhan Demak dengan mendapat pemberkatan dari Para Wali yang dipimpin oleh Sunan Gunung Jati. Dikatakan bahwa nenek Pate Unus berasal dari Kalimantan Barat Daya. ( Muljana: 2005 ). Adipati Unus resmi diangkat menjadi Adipati wilayah Jepara (tempat kelahiran beliau sendiri). Setelah dewasa beliau diambil mantu oleh Raden Patah yang telah menjadi Sultan Demak I. Maka direncanakanlah pembangunan armada besar sebanyak 375 kapal perang di tanah Gowa. Ia merantau ke Malaka dan kawin dengan wanita Melayu. Armada perang yang sangat besar untuk ukuran dulu bahkan sekarang. beliau berwasiat supaya mantu beliau Pati Unus diangkat menjadi Sultan Demak berikutnya. Sultan Demak I bergelar Alam Akbar Al Fattah mangkat. Hal ini membuat tugas Pati Unus sebagai Panglima Armada Islam tanah jawa semakin mendesak untuk segera dilaksanakan. maka Raden Abdul Qadir lebih lebih sering dipanggil sebagai Adipati bin Yunus (atau putra Yunus). Karena ayahanda beliau (Raden Yunus) lebih dulu dikenal masyarakat. Maka diangkatlah Pati Unus atau Raden Abdul Qadir bin Yunus. Dari perkawinan itu lahir ayah Pate Unus. Maka tahun 1513 dikirim armada kecil. Dari Pernikahan dengan putri Raden Patah. ekspedisi Jihad I yang mencoba mendesak masuk benteng Portugis di Malaka gagal dan balik kembali ke tanah Jawa. Dipimpin langsung oleh Pati . Tahun 1512 giliran Samudra Pasai yang jatuh ke tangan Portugis ( Muljana: 2005 ). Sulawesi yang masyarakatnya sudah terkenal dalam pembuatan kapal.bukunya Suma Oriental menceritakan asal-usul dan pengalaman Pate Unus. Kegagalan ini karena kurang persiapan menjadi pelajaran berharga untuk membuat persiapan yang lebih baik.

( Badrika: 2006 ). Dari sini sejarah keluarga beliau akan berubah. C.1546) Sultan Trenggono adalah Sultan Demak yang ketiga. Di ambil alih oleh Fadhlullah Khan adalah atas inisiatif Sunan Gunung Jati yang sekaligus menjadi mertua karena putri beliau yang menjadi janda Sabrang Lor dinikahkan dengan Fadhlullah Khan. . Diantaranya yang paling terkenal ialah Sunan Prawoto yang menjadi raja penggantinya. dan belakangan disebut Fatahillah setelah mengusir Portugis dari Sunda Kelapa 1527. sejarah kesultanan Demak akan berubah dan sejarah tanah Jawa akan berubah. raja Demak sebelumnya (versi Serat Kanda). Sultan Demak II yang gugur kemudian disebut masyarakat dengan gelar Pangeran Sabrang Lor atau Pangeran (yang gugur) di seberang utara. Demak dan Cirebon segera diambil alih oleh Fadhlullah Khan yang oleh Portugis disebut Falthehan.Unus bergelar Senapati Sarjawala yang telah menjadi Sultan Demak II. Sultan Trenggono (1521 . Ratu Kalinyamat yang menjadi bupati Jepara. Ia gugur sebagai Syahid karena kewajiban membela sesama Muslim yang tertindas penjajah (Portugis) yang bernafsu memonopoli perdagangan rempah-rempah. Sultan Trenggono adalah putra Raden Patah pendiri Demak yang lahir dari permaisuri Ratu Asyikah putri Sunan Ampel ( Muljana: 2005 ). dan Pangeran Timur yang berkuasa sebagai adipati di wilayah Madiun dengan gelar Rangga Jumena. Menurut Suma Oriental. Sultan Trenggono memiliki beberapa orang putra dan putri. beliau memerintah Demak dari tahun 1521-1546 M. ia dilahirkan sekitar tahun 1483. Ia merupakan adik kandung Pangeran Sabrang Lor. Ratu Mas Cempaka yang menjadi istri Sultan Hadiwijaya.Kapal yang ditumpangi Pati Unus terkena peluru meriam ketika akan menurunkan perahu untuk merapat ke pantai. Sedangkan Pati Unus. Pimpinan Armada Gabungan Kesultanan Banten.

Trenggono marah dan memukulnya. Madiun (1529). Panglima perang Demak waktu itu adalah Fatahillah. Sultan Demak itu pun tewas seketika dan segera dibawa pulang meninggalkan Panarukan. yang juga menjadi menantu Sultan Trenggana. Di bawah Sultan Trenggana.Sultan Trenggana Wafat / Mangkat Berita Sultan Trenggono wafat ditemukan dalam catatan seorang Portugis bernama Fernandez Mendez Pinto. Anak itu secara spontan membalas menusuk dada Trenggono memakai pisau. kerajaan Hindu terakhir di ujung timur pulau Jawa (1527. Sultan Trenggana meninggal pada tahun 1546 dalam sebuah pertempuran menaklukkan Pasuruan. Sultan Trenggana berjasa atas penyebaran Islam di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Tuban (1527). Anak kecil itu tertarik pada jalannya rapat sehingga tidak mendengar perintah Trenggono. Demak mulai menguasai daerah-daerah Jawa lainnya seperti merebut Sunda Kelapa dari Pajajaran serta menghalau tentara Portugis yang akan mendarat di sana (1527). Situbondo yang saat itu dikuasai Blambangan. dan kemudian digantikan oleh Sunan Prawoto D. Mendez Pinto bersama 40 orang temannya saat itu ikut serta dalam pasukan Banten. tapi belum juga dapat merebut kota itu. Banten.000 orang yang dipimpin Fatahillah. pemuda asal Pasai (Sumatera). dan Blambangan. dan Jayakarta sebanyak 7. Surabaya dan Pasuruan (1527). Suatu ketika Sultan Trenggono bermusyawarah bersama para adipati untuk melancarkan serangan selanjutnya. Malang (1545). Putra bupati Surabaya yang berusia 10 tahun menjadi pelayannya. Pasukan Demak sudah mengepung Panarukan selama tiga bulan. 1546). Sunan Gunung Jati membantu dengan mengirimkan gabungan prajurit Cirebon. Pada tahun 1546 Sultan Trenggono menyerang Panarukan. Sunan Prawata (1546 – 1549) .

keterampilan berpolitiknya tidak begitu baik. berkembang bebas tanpa mampu dihalanginya. Manuel Pinto singgah ke Jawa sepulang mengantar surat untuk uskup agung Pastor Vicente Viegas di Makassar. Ia lebih cenderung sebagai seorang ahli agama daripada ahli politik. Hadiwijaya memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang. Oleh karena itu. Pada tahun 1548. ia tewas dibunuh oleh orang suruhan bupati Jipang Arya Penangsang. Sunan Prawoto juga berniat menutup jalur beras ke Malaka dan menaklukkan Makassar. dan Gresik. Cirebon. Sepeninggal Sultan Trenggana yang memerintah Kesultanan Demak tahun 1521-1546. Pemerintahan Sunan Prawoto juga terdapat dalam catatan seorang Portugis bernama Manuel Pinto. Surabaya. Akan tetapi. Namun. serta ingin berkuasa seperti sultan Turki. Pada masa kekuasaannya. dan Kesultanan Demak pun berakhir. Jawa Tengah. yang memerintah tahun 1546-1549. dan ia lebih suka hidup sebagai ulama daripada sebagai raja.Sunan Prawata adalah nama lahirnya (Raden Mukmin) adalah raja keempat Kesultanan Demak. Raden Mukmin memindahkan pusat pemerintahan dari kota Bintoro menuju bukit Prawoto. Raden Mukmin selaku putra tertua naik tahta. daerah bawahan Demak seperti Banten. . Setelah kematiannya. Kecamatan Sukolilo. Ia sempat bertemu Sunan Prawoto dan mendengar rencananya untuk mengislamkan seluruh Jawa. Ia berambisi untuk melanjutkan usaha ayahnya menaklukkan Pulau Jawa. Lokasinya saat ini kira-kira adalah desa Prawoto. Menurut Babad Tanah Jawi. rencana itu berhasil dibatalkan oleh bujukan Manuel Pinto. Raden Mukmin pun terkenal dengan sebutan Sunan Prawoto. yang tak lain adalah sepupunya sendiri. Kabupaten Pati.

sehingga beras merupakan salah satu hasil pertanian yang menjadi komoditi dagang. Demak juga hidup dari agraris. sangat membantu Demak sebagai kerajaan Maritim. mengakibatkan Demak memperoleh keuntungan di bidang ekonomi.2. seperti Banten. Ia lebih sibuk sebagai ahli agama dari pada mempertahankan kekuasaannya. Letak kerajaan Demak yang strategis . sedangkan Demak tidak mampu menghalanginya. Surabaya. bahwa letak Demak sangat strategis di jalur perdagangan nusantara memungkinkan Demak berkembang sebagai kerajaan maritim. Demak berperan sebagai penghubung antara daerah penghasil rempah di Indonesia bagian Timur dan penghasil rempah-rempah Indonesia bagian barat. Dengan demikian perdagangan Demak semakin berkembang. Sebagai kerajaan Islam yang memiliki wilayah di pedalaman. . berkembang bebas.3 Gambaran Kehidupan Ekonomi Kerajaan Demak Seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya. Di samping dari perdagangan. Cirebon. Pertanian di Demak tumbuh dengan baik karena aliran sungai Demak lewat pelabuhan Bergota dan Jepara. maka Demak juga memperhatikan masalah pertanian. garam dan kayu jati. 2. Lagi pula letaknya yang ada di muara sungai Demak mendorong aktivitas perdagangan cepat berkembang. Demak bisa menjual produksi andalannya seperti beras.Cita-cita Sunan Prawoto pada kenyataannya tidak pernah terlaksana. Dengan demikian kegiatan perdagangannya ditunjang oleh hasil pertanian. Dalam kegiatan perdagangan. dan Gresik. Satu per satu daerah bawahan. Dan hal ini juga didukung oleh penguasaan Demak terhadap pelabuhan-pelabuhan di daerah pesisir pantai pulauJawa.

Para wali tersebut memiliki peranan yang penting pada masa perkembangan kerajaan Demak bahkan para wali tersebut menjadi penasehat bagi raja Demak. Kehidupan sosial dan budaya masyarakat Demak lebih berdasarkan pada agama dan budaya Islam karena pada dasarnya Demak adalah pusat penyebaran Islam di pulau Jawa. Untuk mendukung dakwah pengembangan agama Islam.2. Sehingga tercipta kebersamaan atau Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan di antara orang-orang Islam). Sunan Kudus dan Sunan Bonar. Dengan demikian terjalin hubungan yang erat antara raja/bangsawan ? para wali/ulama dengan rakyat. Demak berhasil menjadikan diri sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa yang memiliki pengaruh cukup luas. Sebagai pusat penyebaran Islam Demak menjadi tempat berkumpulnya para wali seperti Sunan Kalijaga. Oleh karena itu tidak heran jika Demak gigih melawan daerah-daerah yang ada dibawah pengaruh asing. Sunan Muria.2. Berkat dukungan Wali Songo .4 Gambaran Kehidupan Sosial-Budaya masyarakat pada masa Kerajaan Demak Berdirinya kerajaan Demak banyak didorong oleh latar belakang untuk mengembangkan dakwah Islam. dibangun Masjid Agung Demak sebagai pusatnya. tercipta melalui pembinaan masyarakat yang diselenggarakan di Masjid maupun Pondok Pesantren. . Hubungan yang erat tersebut.

Masjid Agung Demak seperti yang tampak pada gambar 10 tersebut memperlihatkan adanya wujud akulturasi kebudayaan Indonesia Hindu dengan kebudayaan Islam. Masjid Demak dibangun atas pimpinan Sunan Kalijaga. atap tumpang.masjid Demak Demikian pula dalam bidang budaya banyak hal yang menarik yang merupakan peninggalan dari kerajaan Demak. . Masjid Agung Demak memiliki ciri khas yakni salah satu tiang utamanya terbuat dari tatal ( potongan kayu). Di serambi depan Masjid (pendopo) itulah Sunan Kalijaga menciptakan dasar-dasar perayaan Sekaten (Maulud Nabi Muhammad saw) yang sampai sekarang masih berlangsung di Yogyakarta dan Cirebon. Salah satu peninggalan berharga kerajaan Demak adalah bangunan Masjid Demak yang terletak di sebelah barat alun-alun Demak. Salah satunya adalah Masjid Demak. dan di belakngnya terdapat makam raja-raja Demak. Dilihat dari arsitekturnya. di mana salah satu tiang utamanya terbuat dari pecahan-pecahan kayu yang disebut Soko Tatal.

Raden Patah kurang pandai menarik simpati orang – orang pedalaman. Arya Penangsang juga membunuh Pangeran Hadiri ( suami Ratu Kalinyamat. bekas rakyat Kerajaan Majapahit. Sehingga mengakibatkan. Setelah berhasil membunuh Sunan Prawoto dan beberapa pendukungnya. Beliau membentuk Maritim. Pangeran Hadiri dianggap sebagai penghalang Arya Penangsang untuk menjadi sultan Demak. Raden Patah juga terlalu banyak menyandarkan berkeinginan kekuataannya keras untuk kepada masyarakat negara Tionghoa Islam Islam. (Muljana: 2005) . Putra Pangeran Sedo Lepen yang bernama Arya Penangsang dari Jipang menuntut balas kematian ayahnya dangan membunuh Sunan Prawoto. Naiknya Arya Penangsang ke tahta kerajaan tidak disenangi oleh Pangeran Adiwijoyo atau Joko Tingkir .2. antara Pangeran Seda ing Lepen dan Sunan Prawoto (putra Sultan Trenggana). Pangeran Sekar Sedo Lepen yang seharusnya menggantikan Sultan Trenggono dibunuh oleh Sunan Prawoto dengan harapan ia dapat mewarisi tahta kerajaan.2. adik Sunan Prawoto).5 Faktor – Faktor Penyebab Keruntuhan Kerajaan Demak Setelah Sultan Trenggono. menantu Sultan Trenggono. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan kerajaan Demak pada tahun 1568. Selain Sunan Prawoto. Arya Penangsang dapat dikalahkan oleh Jako Tingkir yang selanjutnya memindahkan pusat kerajaan ke Pajang. Selain itu. terjadi perebutan kekuasaan di Kerajaan Demak. perhatiannya lebih dicurahkan untuk pembuatan kapal-kapal di kota-kota pelabuhan demi pembentukan armada yang kuat.

com/2012/05/kerajaan-demak.blogspot.blogspot.html http://sejarah-andychand.html .Daftar Pustaka http://candraferi.com/2012/05/sejarah-kerajaan-demak.

TUGAS SEJARAH Disusun Oleh :  Dara Lextiany Putri  Hany Nabila  Sukma Karina  Dimas Haryo .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->