Anda di halaman 1dari 1

261

Efikasi Penggunaan Sel Punca Mesenchymal Dari Sumsum Tulang Dalam Penyambungan Defek Tendon Fleksor Pada Model Kelinci
Peneliti Fakultas Sumber Dana : : :

Heri Suroto; Fedik Abdul Rantam; Djoko Roeshadi


TDC Unair DIPA-RM STRATNAS Tahun 2009

Adanya defek pada terputusnya tendon fleksor maka tendon graft semestinya dilakukan untuk mengembalikan keutuhan tendon tersebut sekaligus pemulihan fungsinya. Penggunaan freeze dried tendon allograft dalam rekayasa jaringan tendon berfungsi sebagai scaffold. Hanya saja masih diperlukan uji toksisitas dari freeze dried tendon allo scaffold terhadap sel punca mesenchymal autograft demikian pula evaluasi penanaman sel punca tersebut dalam scaffold freeze dried tendon allograft. Penelitian ini merupakan penelitian eksprimental laboratoris menggunakan rancangan penelitian Post Test-Only Control Group Design pada kultur stem cell. Material freeze dried tendon graft dan fresh frozen tendon graft ditanamkan pada sekelompok kultur sel punca mesenchymal dan kemudian dievaluasi setelah 24 jam persentase jumlah sel yang viabel dalam kultur menggunakan metode MTT assay. Dari hasil penelitian diatas dapat dilihat bahwa secara in vitro, Fresh Frozen Tendon Graft dan Freeze Dried Tendon Graft terbukti tidak toksik terhadap sel punca mesenchymal. Demikian pula sel punca mesenchymal dapat melekat dan bahkan tumbuh pada scaffold dari freeze dried tendon, hingga siap untuk ditransplantasikan kembali pada defek tendon pada penelitian in vivo selanjutnya. Adanya defek pada terputusnya tendon fleksor maka tendon graft semestinya dilakukan untuk mengembalikan keutuhan tendon tersebut sekaligus pemulihan fungsinya. Penggunaan freeze dried tendon allograft dalam rekayasa jaringan tendon berfungsi sebagai scaffold. Hanya saja masih diperlukan uji toksisitas dari freeze dried tendon allo scaffold terhadap sel punca mesenchymal autograft demikian pula evaluasi penanaman sel punca tersebut dalam scaffold freeze dried tendon allograft. Penelitian ini merupakan penelitian eksprimental laboratoris menggunakan rancangan penelitian Post Test-Only Control Group Design pada kultur stem cell. Material freeze dried tendon graft dan fresh frozen tendon graft ditanamkan pada sekelompok kultur sel punca mesenchymal dan kemudian dievaluasi setelah 24 jam persentase jumlah sel yang viabel dalam kultur menggunakan metode MTT assay. Dari hasil penelitian diatas dapat dilihat bahwa secara in vitro, Fresh Frozen Tendon Graft dan Frezee Dried Tendon Graft terbukti tidak toksik terhadap sel punca mesenchymal. Demikian pula sel punca mesenchymal dapat melekat dan bahkan tumbuh pada scaffold dari freeze dried tendon, hingga siap untuk ditransplantasikan kembali pada defek tendon pada penelitian in vivo selanjutnya. Kata kunci: sel punca

vi+60 lbr+lamp.+29 Cm Bibl : 56 - 60 ID: 066/10/ DIPA-RM STRATNAS/09