TUGAS KELOMPOK OBSERVASI PERUMAHAN

Tugas ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Sanitasi Pemukiman dan Tempat – Tempat Umum Dosen Pengampu : Ibu Arum Siwiendrayanti, S. KM, M. Kes.

Oleh : 1. 2. 3. 4.
5. 6.

Lailatul Hikmah Bianka Beladina Iffa Failasufa Asmorowati N Airyta Estydyah Nurroisah Mustafidah Nourma Izul Khusna Victa Sonia Rombel 01

6411409058 6411409078 6411409079 6411409081 6411409087 6411409089 6411409090 6411409118

7. 8.

JURUSAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2011

Deskripsi Umum
A. Deskripsi Lokasi Lokasi observasi berada di Perumahan Griya Sekar Gading, Kel. Sekaran, Kec. Gunung Pati, Semarang. Perumahan Griya Sekar Gading berada di kawasan Universitas Negeri Semarang, tepatnya di daerah dekat Rusunawa.

B. Deskripsi Kondisi Perumahan Griya Sekar Gading berada di daerah lereng dan dekat dengan sungai. Banyak terdapat kebun dan lahan kosong di sekeliling perumahan tersebut. Selain itu juga terdapat pemakaman umum di belakang perumahan. Akses jalan di perumahan terbuat dari paving blok untuk bagian depan, sedangakan untuk bagian dalam dibuat tidak rata karena akses jalan yang menanjak.

C. disamping itu lokasi yang berupa lereng memungkinkan terjadinya tanah longsor. . Selain itu. Dilihat dari segi kebersihan dan tata letak rumah antara yang satu dengan yang lainnya juga sudah cukup teratur. akses transportasi juga tidak ada. Namun. Analisis Menurut deskripsi yang ada. kurangnya pepohonan besar yang mampu menyerap air hujan bisa mengakibatkan terjadinya banjir pada saat musim hujan. lokasi Perumahan Griya Sekar Gading sudah menunjukkan kriteria perumahan yang baik. akses jalan menuju jalan raya sangat susah.

HASIL OBSERVASI Rumah 1 A. maka kami memperoleh hasil pengamatan sebagai berikut ini : a. Gatot Mursanto 52 tahun PNS B. Kecamatan Gunung Pati. b. Tipe/luas rumah Suhu Tipe 60 ± 25º C . Semarang Bp. 5 Kelurahan Kalisegoro. Lokasi Alamat tempat Pemilik Umur Pekerjaan Perumahan Griya Sekar Gading Blok B No. Hasil Pengamatan Berdasarkan pengamatan kami yang langsung terjun ke lapangan.

Ruang dapur dari rumah ini merangkap menjadi garasi untuk parkir motor jika malam hari. k. namun sebagian ditempatkan di rak tertutup. tempat memasak berhadapan langsung dengan kamar mandi dan ada pula tempat untuk menjemur handuk yang tepat berada di sebelah rak piring. Pengolahan makanan h. Ibu. Bangunan sedang dalam proses renovasi. dan Tersedia saluran pembuangan limbah cair berupa paralon yang dibuang ke selokan. Ada beberapa bagian tembok yang masih kasar. Sedangkan untuk pembuangan ekskreta g. Sarana ekskreta pembuangan limbah tersedia septiktank di depan rumah. Selain itu. Ada satu tempat tidur yang berada di dekat dapur dan dekat tumpukan material bangunan. d.c. Sarana pembuangan sampah i. Pencahayaan Ventilasi Kepadatan Penerangan cukup baik (tanpa menyalakan lampu di siang hari) Ventilasi cukup untuk sirkulasi udara. Terdapat tempat sampah sementara di depan rumah yang diambil dua kali seminggu oleh petugas kebersihan. Tidak ada tempat yang layak untuk mengolah makanan. e. Alat makan disimpan di rak yang terbuka.Sarana air bersih Artetis yang dikoordinir oleh warga. Tujuh orang (Bapak. Keberadaan vector Vektor yang ada di dalam rumah adalah kecoa. Kakek. . Kondisi dan bahan bangunan Kondisi bangunan : fisik Bagunan berdiri pada tahun 2001. Air untuk konsumsi menggunakan air yang diperoleh dari membeli. Banyak sisa material bangunan yang berserakan di dalam rumah. dan empat orang anak) f. j.

• Asbes dan eternity roboh • Tertimpa kayu atau bahan material lain yang digunakan dalam proses renovasi. masalah makanan yang kurang hygienis. namun bagian belakang (dapur) masih kasar dan belum terpasang keramik. . Letak kompor dengan gas LPG yang begitu dekat dapat menimbulkan kebakaran. Analisis dan saran pemecahan Analisis : Berdasarkan Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 829/Menkes/SK/VII/1999 rumah tersebut belum memenuhi kriteria rumah sehat. Selain itu juga karena tempat pengolahan m. Rumah bagian depan (ruang tamu. • Keracunan.Bahan bangunan : Bangunan sudah tertutup tembok permanen. Potensi bahaya/kecelakaan/bencana asbes. • Terpeleset di kamar mandi. • Kebakaran. ruang tidur. sedangkan rumah bagian belakang masih menggunakan l. Paparan asbes dalam waktu yang lama dapat menyebabkan keracunan yang dapat berujung dengan kematian. Rumah bagian depan mempunyai atap dari genting dan ditutup dengan eternit.kamar mandi) sudah berlantaikan keramik.

Ruang tidur ditambah agar tidak ada tempat tidur yang diletakkan berdekatan dengan tumpukan material dan ruang dapur. Denah rumah : D Dapur k kompor r rak piring k kulkas p piring tempat cuci m mesin cuci g gudang kamar m mandi r ruang TV k kamar r ruang tamu p pintu teras . Dapur seharusnya tidak menjadi satu dengan garasi dan tidak berhadapan dengan kamar mandi.Saran : Penataan diperhatikan ruangan terutama seharusnya di rumah lebih bagian belakang.

Rumah 2 A. 7 Kelurahan Kalisegoro. Kecamatan Gunung Pati. Diskripsi lokasi Alamat Nama Pemilik Umur Pekerjaan : Perumahan Griya Sekar Gading Blok B No. Zaenudin : 32 tahun : Wiraswasta B. Hasil Pengamatan Berdasarkan pengamatan kami yang langsung terjun kelapangan. Semarang : Bp. maka memperoleh hasil pengamatan sebagai berikut ini: .

Empat orang Artetis yang dikoordinir oleh warga dan sumur bor. yang terbuat dari asbes dan fiber. Terdapat tempat sampah sementara di depan rumah yang diambil dua kali seminggu oleh petugas kebersihan. Kondisi dan bahan banguna Kondisi bangunan : Bangunan berdiri tahun 2001.Sarana air bersih g. Kondisi rumah bagian belakang masih terbuka. Tersedia dapur dengan tempat penyimpanan alat makan dan makanan yang tertutup. dihuni pada tahun 2005. . Tipe/luas rumah Suhu Pencahayaan Tipe 60 / 123m2 ± 25º C Penerangan cukup baik (tanpa menyalakan lampu di siang hari) Ventilasi cukup untuk sirkulasi udara. bangunan belum pernah direnovasi hanya mengganti atap pada tahun 2007. dan Tikus. Lalat. Vektor yang ada di dalam rumah adalah d. Sedangkan untuk pembuangan ekskreta tersedia septiktank di depan rumah. c. dan Tersedia saluran pembuangan limbah cair berupa paralon yang dibuang ke selokan . Pengolahan makanan h.a. Ventilasi e. Sarana ekskreta pembuangan limbah j. Air untuk konsumsi menggunakan air yang diperoleh dari membeli. fisik Nyamuk. Belum ada pintu permanen yang memisahkan antara dapur dan tempat terbuka. b. dengan atap yang belum permanen. Tempat cuci piring dan cuci baju berada di luar. Sarana pembuangan sampah i. Keberadaan vector k. Untuk alat memasak disimpan dengan cara digantung di dinding. Tidak terdapat meja khusus untuk mengolah makanan. Kepadatan f. Tersedia sebuah kompor gas dengan gas LPG 12kg.

Potensi bahaya/kecelakaan/bencana keramik. • Eternit yang berada di kamar mandi kapan saja bisa jatuh karena kondisinya sudah rapuh (seperti pada gambar). • Longsor. berpotensi sekali untuk terjadi longsor jika curah hujan tinggi. penggantian asbes dengan genting.Bahan bangunan : Bangunan utama terdiri dari dinding tembok. atap berupa asbes dan fiber. karena rumah tersebut berada di daerah yang landai dan dekat dengan sungai. Analisis dan saran pemecahan Analisis : Berdasarkan Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 829/Menkes/SK/VII/1999 rumah tersebut belum memenuhi kriteria rumah sehat. karena penggunaan asbes di ruang dapur dan ruang makan. dengan langit-langit yang terbuat dari eternity. dan membuat pintu sebagai pemisah . Untuk ruang dapur dan ruang makan. Saran : • Renovasi rumah seharusnya dilakukan dibeberapa lokasi. • Keracunan. • Kebakaran. berlantaikan keramik. selain itu tiang penyangga atap dapur masih terbuat dari m. sebagian belum tertutup dengan tembok. masalah kayu. lantai belum berupa l. seperti eternity kamar mandi. bisa karena kebocoran gas LPG. Potensi terjadinya kebakaran cukup besar.

antara rumah dengan ruang terbuka. • Pembasmian vector penyakit secara berkala. Denah rumah : Keterangan : : tempat tidur : bak mandi : jamban : kursi tamu : meja tamu : meja makan : rak piring : kompor : sumur : mesin cuci : tempat cuci piring : tempat terbuka/jermuran : garasi . Contohnya : mengguras bak mandi minimal seminngu sekali dan penggunaan obat pembasmi serangga untuk membasmi nyamuk dan kecoa.

4. Kesimpulan Dari dua rumah yang menjadi objek observasi kami. 5. . Sebaiknya kualitas air harus memenuhi persyaratan kesehatan air bersih dan air minum serta ketersediaan air bersih memenuhi kapasitas minmal 60 lt/hari/orang. kecuali anak dibawah umur 5 tahun. Sebaiknya luas ruang tidur minimal 8 m2 dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari dua orang tidur dalam satu ruang tidur. Sebaiknya komponen rumah harus memenuhi persyaratan fisik dan biologis 3. kami menyimpulkan bahwa rumah yang ada di Perumahan Griya Sekar Gading belum termasuk rumah sehat karena belum memenuhi kriteria rumah sehat berdasarkan Persyaratan Kesehatan Rumah Tinggal menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 829/Menkes/SK/VII/1999. B. Sebaiknya limbah cair dan limbah padat yang berasal dari rumah tidak mencemari sumber air.PENUTUP A. tidak menimbulkan bau dan tidak mencemari permukaan tanah. Saran 1. Sebaiknya bahan bangunan tidak terbuat dari bahan yang dapat melepaskan zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan 2.

LAMPIRAN Rumah 1 (milik Bp. Gatot Mursanto) .

.

.

.

Rumah 2 (milik Bp. Zaenudin) .

.

\ .