By. Brune Indah Yulitasari, S.Kep.

, Ns

kebiasaan.Definisi budaya  Office of Minority Healthsebagai ide-ide. nilainilai dan adat istiadat dari kelompok ras. norma dan gaya hidup dari kelompok tertentu yg menunjukkan pandangan mereka dan cara pengambilan keputusan . agama atau sosial  Purnell dan paulanka (2003)penyebaran secara sosial dari pengetahuan. komunikasi. tindakan. bentuk tingkah laku. etnik. nilai-nilai kepercayaan. kepercayaan.

ras. usia dan kepercayaan agama . Menurut Purnell dan paulanka (2003)ada faktor- faktor yg mempengaruhi bentuk individu atau pandangan2 kelompok .budaya sekunder:sosioekonomi. kepercayaan pribadi  Dalam pertemuan interkultural ada pihak dalam atau perseptif asal (tinjauan emic ) dan perseptif luar (tinjauan etic)  Ex:sup ganggang lautkoreabaik utk post partummembersihkan darah dan mempercepat penyembuhan dan laktasi . pola penduduk. JK.budaya primer : kebangsaan.

2004. 2003) . Ex: pilihan mak. Cowan dan Norman. 2006)  Individu dpt m/tahankan sebagian budayanya sekaligus mengadopsi bbrpa praktek budaya masy yg dominan. Akulturasi  proses adaptasi dan adopsi budaya baru (Baron.. pakaian  Asimilasi proses saat individu secara bertahap mengambil dan menggambungkan karakteristik budaya dominan(Purnell dan Paulanka.

Keperawatan Transkultural  Leininger (2002): sebagai penelitian perbandingan budaya untuk memahami persamaan (budaya universal) perbedaan (budaya tertentu) diantara kelompok manusia  Tujuan: bentuk pelayanan yang sama secara budaya atau pelayanan yg sesuai pola nilai kehidupan individu dan arti yang sebenarnya .

Proses kompetensi budaya Kesadaran budaya Ketrampilan budaya Proses kompetensi budaya .

 Perawat hrs menyadari perbedaan kebudayaan yg luas dlm masy  Perawat jg hrus menyadari faktor-faktor yg dpt menghambat beberapa pemberi perawatan kes dlm m’berikan perawatan yg optimal .

canggih dan nakes yg ada belum menjamin penurunan AKI&AKB  Terdapat faktor lain yang tidak langsung mempengaruhi angka kematian tetapi berkontribusi besar terhadap masih tingginya AKI&AKBfaktor sosial budaya .Pendahuluan  AKI & AKB masih cukup tinggi  Menurut hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001. perbaikan sistem rujukan. penyebab langsung kematian ibu hampir 90 persen terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan  Berbagai strategi telah dilakukan pemerintah (nakes didaerah terpencil. pelayanan gratis bagi keluarga miskin)  Tehnologi tinggi.fasilitas sarana&prasarana RS.

Ada apa dengan periode perinatal?? ASPEK BUDAYA  kehamilan. persalinan dan mjd ibu adl peristiwa yg alami tjd pda setiap manusia normal. Sosial ke tingkat hidup atau lingk. Sosial berikutnya  Masa yg sarat dg bahaya. baik nyata maupun ghoib . namun pd berbagai kebudayaan masa ini dianggap sebagai masa peralihan dari satu tingkat hidup atau lingk.

cabe hsil dr hewan)tidak boleh(keguguran&kelainan janin)  Wanita afganistanmenolak diperiksa nakes laki2  Filipinamenolak amniocentesis . nilai hidup dan perilaku sehat dipengaruhi oleh budaya dan masy.  Setiap sikap hidup. yogurt.Lanjutan. makanan asam dan sayur-sayuran)maka panas(jahe.. Karena itu hsil reproduksi dan hasil kehamilan dipengaruhi oleh budaya  Infertilitasorg Arabpertimbangan utk bercerai  Hinduteori panas dinginkehamilan: panas (susu.

Melahirkan anak  Berteriak saat melahirkan dan menghindari menarik napas dari mulut karena akan menyebabkan uterus naik  Rasa sakit saat bersalinakibat perbuatan dosa masa lalunya dan takut kecanduan obat  Melarang kehadiran laki-laki termasuk suami dlm proses persalinan  Dukun beranakdaerah terpencil .

 Neonatus adl bbl-1 th.  Pemberian nama saat upacara pemberian nama8 hr stlah dilahirkan dan sekaligus disunat  Postpartumenggan mandi dan memilih menyeka dirikerentanan ibu terhadap kondisi dingin  Tidak diperbolehkan melakukan hub. Intim dg suaminy sampai bayinya disapih .

Lanjutan… ASPEK SOSIAL Berbagai perubahan dlm masyarakat  Gaya hidup dan peran dlm pengambilan keputusan  Perempuan bekerja dan berkarir  peran ganda  Tgg jwb membesarkan anak bukan hanya tgg jwb erempuan tetapi jg suami .

Culture Care Preservation upaya mempertahankan dan memfasilitasi tindakan profesional utk mengambil keputusan dalam memelihara dan menjaga nilai pada individu atau kelompok sehingga dpt m’/tahankan kesejahteraan.Peran perawat  Model transkutural Leininger 1. kecacatan dan kematian . sembuh dr sakit.

2. Cultural Care Repatterning Menyusun strategi kembali dlm memfasilitasi tindakan dan pengambilan keputusan profesional yg dapat membawa perubahan cara hidup seseorang . Culture Care Accomodation Tehnik negosiasi dlm memfasilitasi kelompok org dg budaya ttn utk beradaptasi/berunding thd tindakan dan pengambilan keputusan 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful