HIPERTENSI

By : RIZA FIKRIANA, S.Kep,Ners

. Dikatakan hipertensi jika didapatkan ukuran yang tinggi sebanyak dua kali dalam tiga pengukuran.PENGERTIAN Hipertensi didefeinisikan sebagai peningkatan tekanan darah arteri sistemik yang terjadi secara terus menerus (Taylor. Clive R. 2005) Hipertensi sering disebut sebagai the silent disease. selama paling sedikit dua bulan.

BP = CO x Peripheral Resistance SV x HR .

KLASIFIKASI Berdasarkan penyebab : Hipertensi Primer – Hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya Hipertensi Skunder – Hipertensi yang disebabkan oleh penyakit. obat-obatan maupun kehamilan .

Menurut JNC-7 2003 TEKANAN DARAH NORMAL : Tekanan Sistolik < 120 mmHg dan Tekanan Diastolik < 80 mmHg PRE-HIPERTENSI : Tekanan Sistolik 120-139 mmHg dan/atau Tekanan Diastolik 80-90 mmHg HIPERTENSI Stadium I : Tekanan Sistolik 140 – 159 mmHg dan/atau Tekanan Diastolik 90 – 99 mmH Stadium II : Tekanan Sistolik > 160 mmHg dan/atau Tekanan Diastolik > 100 mmHg .

FAKTOR RESIKO Genetik Umur Jenis Kelamin Etnis Stress Obesitas Nutrisi .

PATOFISIOLOGI Saraf simpatis Renin Angiotensinogen (hati) Angiotensin I (Paru) Angiotensin II Rangsang Syaraf Pusat Haus Vasokonstriksi Aldosteron ADH Over Volume TD Retensi Na Over Volume .

TANDA & GEJALA Kebanyakan tidak mempunyai keluhan Beberapa pasien mengeluh : Sakit kepala Keletihan Sulit tidur Gemetaran Mimisan Penglihatan kabur .

PEMERIKSAAN PENUNJANG Laboraturium EKG Foto Rontgen Ekokardiografi .

KOMPLIKASI IMA CHF CRF CVA Gangguan Penglihatan .

 adrenergik bloking agen . beta bloker. hindari stress. Modifikasi Gaya Hidup • Penurunan BB. olahraga. Pembatasan asupan garam. pembatasan konsumsi alkohol & kopi. Ca antagonis. tidak merokok.PENANGANAN Tahap Awal : 1. • Pemberian Obat Antihipertensi Obat Golongan diuretik. istirahat cukup 2. ACE inhibitor. menggunakan teknik relaksasi.

Pemantauan & Tindak Lanjut Penting untuk mengkaji proses penyakit & penetapan penanganan selanjutnya .

umur. OR Pemeriksaan Fisik . suku. diabetes. istirahat. kehamilan. Jenis kelamin. minum obat-obatan – Riwayat kesehatan keluarga – Riwayat sosial ekonomi – Riwayat alergi – Riwayat psikososial – Kebiasaan sehari-hari : nutrisi. pekerjaan Riwayat kesehatan – Riwayat penyakit sekarang – Riwayat penyakit dahulu : hipertensi.PENGKAJIAN Identitas Pasien : Nama. eliminasi.

vasokonstriksi Intolerans aktivitas bd kelemahan tubuh. ketidakseimbangan suplai dan kebutuhan oksigen Nyeri bd peningkatan tekanan vaskuler otak Kurang pengetahuan ttg pengelolaan hipertensi bd kurangnya informasi .DIAGNOSA KEPERAWATAN Resiko penurunan CO bd Peningkatan afterload.

jantung.mata dan pembuluh darah Pasien dapat mengerti tentang proses dan terapi hipertensi Perubahan cara hidup yang sehat .ginjal.PERENCANAAN TUJUAN YANG DIHARAPKAN : Tekanan darah terkontrol dengan baik dalam batas yang diharapkan Tidak terjadi komplikasi pada sistem otak.

RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN Monitor dan catat tekanan darah Monitor dan catat kualitas frekuensi pulsasi apeks dan perifer Observasi warna kulit Auskultasi dan catat suara jantung Berikan suasana lingkungan yang aman dan nyaman Observasi adanya edema Berikan obat sesuai indikasi Berikan penjelasan tentang efek obat Monitor respon obat-obatan dan kontrol tekanan darah .

Batasi cairan sesuai kebutuhan Ukur intake dan output Anjurkan diet rendah garam dan lemak Hindari makanan berkalori tinggi Kolaborasi dengan ahli gizi Anjurkan untuk menurunkan berat badan untuk pasien yang obesitas .

Bantu pasien dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari Bantu pasien untuk mengidentifikasi faktor resiko Anjurkan berhenti merokok Anjurkan menghindari penggunaan alkohol Anjurkan menghindari stres Anjurkan olahraga yang teratur Ajarkan teknik relaksasi Anjurkan pasien untuk kontrol teratur. istirahat cukup .