PENYIMPANGAN KDM INFEKSI NIFAS PERITONITIS Secara langsung (tindakan operasi seksio sesaria) Faktor bakteria GI (bakteria coli

, streptokokus, stapilokokus ureus, hemolitikus) Depolarisasi kelapisan peritoneum Reaksi imunologi menurun Infeksi peritonitis (PERITONITIS) Lesi pada perineum Adanya pelepasan mediator kimiawi (bradikinin, histamin dan prostaglandin) Penekanan ujungujung saraf Transmisi ke kornu medula spinalis Korteks seerebri /hipotalamus dipersepsikan Sensasi nyeri Nyeri Adanya p↑ leukosit dan prostaglandin Adanya stimulus panas Transmisi panas ke korteks serebri/hipotalamus Persepsi panas Perbahan suhu tubuh Depolarisasi bakteri dan virus kesistem GI Gangguan pada lambung Poliferasi bakteri/virus didalam vaskuler gastro Kebocoran pada pembuluh darah Defisit / kekurangan cairan Kurang pengetahuan Ansietas

Peralatan nonaseptik

Perawatan infasif pada perineum

Resiko tinggi integritas kulit Perubahan status kesehatan hospitalisasi Informasi inadekuat Krisis situasi

Reaksi mual dan muntah

Nutrisi kurang dari kebutuhan

Penurunan volume cairan

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful