Anda di halaman 1dari 13

TUGAS FARMASI FISIKA

HARDIYANTI SYARIF FARMASI A2 70100111031

DASAR DASAR FISIKA DAN MATEMATIKA DALAM ILMU FARMASI FISIKA


Farmasi adalah salah satu ilmu terapan. Seperti halnya ilmu terapan lainnya, farmasi telah melalui era deskripsi dan empiris, dan sekarang telah melalui tahap kuantitatif dan teoritis. Farmasi fisik mempersatukan fakta farmasi melalui pengembangan prinsip-prinsip yang luas dalam usahanya meramalkan kelarutan, kestabilan tercampurnya obat, dan aksi biologi dari obat untuk mengembangkan obat dan berbagai bentuk sediaan baru, serta untuk memperbaiki berbagai cara pemberian obat. Hal ini ditempuh dengan menggunakan metode penelitian: hipotesis, melakukan percobaan, memadukan hasil dengan teori lainnya yang telah ada, dan akhirnya membuktikan teori dengan percobaan lebih lanjut. Pemakaian prinsip ilmiah ini bertujuan mempraktekkan problem keahlian untu memecakan persoalan farmasi praktis.

DIMENSI DAN SATUAN


Besaran yang Dapat diukur Panjang (l) Massa (m) Waktu (t) Lambang Dimensi L M T Satuan cgs sentimeter(cm) gram(g) detik(s) Satuan SI meter(m) kilogram(kg) detik(s) Rujukan Baku Meter Kilogram Rata-Rata matahari

Catatan: Farmasi fisik umumnya memakai satuan cgs atau sistem satuan yang umum.

Dimensi panjang berlaku sebagai pengukur jarak dan mempunyai

rujukan baku meter. Dimana: 1 meter =Kr-86. Luas adalah panjang kuadrat dan mempunyai satuan sentimeter (cm2). Volume adalah besaran yang dapat diukur dn rujukan bakunya meter kubik (m3). Dalam liter, Volume merupakan 1kg air pada tekanan 1atm dan 4C dan berarti setara dengan 1.000 cm3. Massa adalah berat dari suatu benda, atau disebut juga sebagai massa standar. Satuannya g dalam cgs dan kg dalam SI. Kerapatan adalah turunan besaran karen amenyangkut satuan massa dan volume. Satuannya g/cm3. Berat jenis adalah perbandingan kerapatan dari suatu zat terhadap kerapatan air. Pada notasi suhu dan temperatur tertentu diantaranya 25/25, 25/4, 4/4. Buku-buku farmasi resmi menggunakan patokan 25/25 untuk menyatakan berat jenis. Berat jenis dapat ditentukan dengan tipe piknometer, neraca MohrWestphal, hidrometer,dll.

Gaya ialah dorongan atau tarikan yang dibutuhkan untuk pergerakan. Satuannya dalam cgs adalah dyne. Dari fisika, berat adalah gaya tarik grafitasi bumi pada suatu benda, dengan tetapan konstan 981 g cm/s2. Sehingga w = 1g x 981 cm/s2 dan w = 981 g cm/s2 atau 981 dyne. Tekanan adalah gaya per satuan luas. Satuan yang umum dipakai dalam ilmiah adalah dyne/cm2. Tekanan juga bisa diberikan dalam atmosfer (atm) atau cm atau mm air raksa. Energi adalah keadaan yang dapat memberikan kemampuan kepada benda untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Energi dibedakan menjadi energi kinetik dan energi potensial. Satuan energi kinetik dan energi potensial dalam cgs adalah erg. Dimana: 1erg= 1dyne x 1cm dan 1joule= 1 x 107erg Satuan panas dari energi adalah gram kalori (kalori dengan huruf kecil). Temperatur mempunyai satuan derajat, yang dinyatakan dalam derajat celsius dan derajat kelvin atau skala absolut. Nol derajat celsius sama dengan 273,16 pada skala Kelvin.

BEBERAPA UNSUR MATEMATIK


Pangkat yaitu angka dimana bilangan dipangkatkan. Adapun aturan mengenai pangkat, sebagai berikut: a x a x a = a3 a2 x a3 = a2+3 = a5 (a2) 3 = a2 x a2 x a2 = a6

Logaritma

Logaritma umum atau briggsian ditunjukkan dengan simbol log10 atau secara sedrhana sebagai log. Sedangkan logaritma natural ditulis sebagai loge atau ln. Rumus: ln a = 2,303 log a Pangkat dari 10 itu menjadi karakteristik dan harga dari tabel logaritma secara langsung menjadi mantissa. Untuk mencari bilangan dalam tabel apabila diberikan logaritma, maka dicari dan didapatkan dalam antilogaritma. Karena logaritma adalah pangkat, bilangan dapat dikalikan dibagi dengan menambahkan dan mengurangi pangkat.

Aturan Logaritma
log ab = log a + log b log a/b = log a log b log 1 = 0 jika 100 = 1 log 1/a = log 1 log a = -log a log a2 = log a + log a = 2 log a log = log a1/2 = log log a-2 = -2 log a = 2 log

Logaritma erat sekali hubungannya dengan farmasi. Penggunaan hukum logaritma sering digunakan dalam berbagai pekerjaan ilmiah, diantaranya dalam megidentfikasi kestabilan emulsi sebagai fungsi dari konsentrasi zat pengemulsi. Hal lainnya dalam menentukan jumlah minyak yang memisah dari suatu emulsi, dll.
Hal ini dapat dilihat dengan membaca data pada grafik. Untuk mengetahuinya maka dibutuhkan hasil logaritma dari data pemisahan minyak. Kemudian dibaca hasil pada tabel antilogaritma dari ordinat-ordinat yang saling berhubungan tertera pada grafik. Skala pada grafik logaritma dapat digunakan dengan ln seperti untuk grafik log. ln suatu bilangan adalah 2,303 log bilangan.

Beberapa alat yang dapat membantu seorang farmasis dalam tugasnya yaitu komputer dan kalkulator.

Komputer digunakan secara luas dalam industri, pemerintah, perniagaan, pendidikan, dan penelitian-penelitian. Komputer terbagi dua diantaranya komputer analog dan komputer digital. Berbeda dengan komputer digital, komputer analog menangani problem matematis dengan menggunakan voltase untuk memperlihatkan variabel konsentrasi, tekanan, waktu, dan temperatur. Komputer ini terdiri dari puluhan atau ratusan amplifier. Setiap amplifier sesuai dengan satu langkah dalam proses kimia, fisika, atau mekanika yang sedang dalam penyelesaian. Komputer analog digunakan dalam tekhnik untuk merangsang aksi lompatan pada poros dari mobil atau pergerakan dari pencakar langit pada angin kencang. Serta untuk menghitung absorbsi, distribusi, dan tetapan eliminasi untuk obat yang diberikan pada pasien dan memplot kurva untuk pengambilan obat dan eksresi. Kalkulator digunakan untuk memprogram perintah matematik untuk menyelesaikan fungsi matematis.

Perhitungan dengan manual ataupun dengan alat bertujuan untuk memperkecil kesalahan. Hal ini berhubungan erat dengan tiga angka bermakna. Angka bermakna adalah harga atau besaran pada tempat dimana ia berada. Seorang ahli farmasi harus cermat dan teliti dalam menimbang dan mengukur batas kesalahan. Kesalahan kurang lebih 5% dalam pekerjaan farmasi karena tidak begitu berpengaruh, sedangkan untuk pekerjaan lain diinginkan kesalahan lebih kecil dari 1%. Aturannya adalah seseorang harus menimbang setidaknya 20 x kepekaan timbangan dengan maksud agar ia tidak melakukan kesalahan lebih besar dar 5%. Persen kesalahan yang diperkenalkan, menggunakan perkiraan kesetaraan atau kesetaraan tiga angka bermakna yang dimaksudkan dalam kolom terakhir. Karena perkiraan ini memperlihatkan kesalahan 0,3 %: 1grain = 65 mg = 0,065 g

Kesalahan total adalah penyediaan produk farmasi dapat dianggap sebagai jumlah kesalahan perorangan dari beberapa pengerjaan

TERIMA KASIH... ^_^