Anda di halaman 1dari 5

Pembahasan Crustacea dan Chilopoda 1.

Crustacea Crustacea merupakan salah satu classis dari phylum Arthropoda yang berdasarkan hasil pengamatan bagian tubuhnya dapat dibedakan atas cephalothoraks (kepala dan dada bersatu/ tidak dapat dibedakan) dan abdomen, chephalotoraks ditutupi carapace. Crustacea memiliki lima pasang kaki jalan yang satu pasang kakinya termodifikasi menjadi cheliped dan lima pasang kaki renang . Mayoritas merupakan hewan air, baik air tawar maupun laut, walaupun beberapa kelompok telah beradaptasi dengan kehidupan darat, seperti kepiting darat. Kebanyakan anggotanya hidup bebas, walaupun beberapa takson bersifat parasit dan hidup dengan menumpang pada inangnya (Aritia, 2011). Sesuai dengan habitat hidupnya maka Crustacea bernapas menggunakan insang. Crustacea juga dikenal memiliki daya regenerasi yang cukup tinggi, ia mampu melakukan autotomi (pemutusan sebagian anggota tubuhnya). Misalnya: udang akan memutuskan sebagian pangkal kakinya, bila kita menangkap udang pada bagian kakinya. Kemudian kaki tersebut akan tumbuh kembali. Dalam pertumbuhannya, udang mengalami ekdisis atau pergantian kulit. Udang dewasa melakukan ekdisis dua kali setahun, sedangkan udang yang masih muda mengalami ekdisis dua minggu sekali. Berikut deskripsi beberapa species dari classis crustacea yang diamati saat praktikum:

a. Cambarus sp. Tubuhnya terbagi menjadi dua bagian yaitu cephalothorax dan abdomen. Cephalothorax terdiri atas 13 ruas (Andre,2012). Kepala merupakan gabungan dari 5 somit (segmen tubuh) yaitu : dua pasang antenna, sepasang mandibula dan dua pasang maxilla (Alan, 2009). Tubuhnya beruas terdiri atas plat (lembaran) dorsal yang disebut tergum. Plat ventral disebut sternum, plat yang menggantung menyebelah disebut pleuron, plat antara pleuron dan kaki disebut epineura. Chepalothorax ditutupi cangkang keras yang disebut carapace, bagian carapace yang menonjol disebut rostrum. Abdomen umumnya terdiri atas 6 ruas (Andre, 2012). Di ujung abdomen terdapat telson. Pada bagian kepalanya terdapat sepasang mata, sepasang antenna yang panjang, dan sepasang antenule yang lebih pendek dari antenna. Cambarus sp. memiliki lima pasang kaki jalan pada bagian thorax dan lima pasang kaki renang yang memilki selaput yang terdapat pada

abdomen. Kaki renang ini juga digunakan untuk mengangkut telur (Andre, 2012). Cambarus sp. sangat umum dimanfaatkan sebagai bahan makanan dan memilki nilai protein yang cukup tinggi. b. Macrobrachium sp. Macrobrachium sp. atau dalam bahasa indonesia disebut udang galah adalah salah satu species dari classis crustacea yang cukup familiar karena biasa dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Sama seperti species dalam classis crustacea yang lain tubuh udang galah terbagi dalam dua bagian yaitu cephalothorax yaitu kepala dan dada yang menyatu serta abdomen yaitu perut sampai ekor. Chepalothorax tertutup oleh cangkang yang disebut carapace. Ujung depan carapace yang berupa tonjolan runcing dan bergerigi disebut rostrum. Bagian kepala terdiri dari 6 ruas (Alvi, 2008) dan ruas pertama terdapat mata. Seluruh tubuh udang galah terdiri dari ruas - ruas (segment) yang terbungkus oleh eksoskleton yang terbuat dari bahan chitin yang diperkeras oleh bahan kapur (kalsium karbonat) (Aldia, 2010).

c. Pagurus sp. Berbeda dari species crustacea yang lain cangkang pada pagurus terpisah dari tubuhnya karena ia menggunakan cangkang bekas hewan lain seperti cangkang gastropoda. Selebihnya karakteristik dari Pagurus sp. sama seperti crustacea yang lain yaitu bagian tubuhnya terdiri dari dua bagian yaitu cephalothoraks dan abdomen. Pagurus sp. memilki capit sebagai proteksi diri. Ia juga memilki sepasang antenna dan antennula dan memilki mata majemuk di ujung eyestalk.

d. Uca Pugnax Tubuh Uca Pugnax dilapisi cangkang keras atau eksoskeleton, hewan ini

memiliki sepasang capit, salah satu capitnya berukuran lebih besar dan lebih terang hal ini terdapat pada jantan, pada betina ukuran capitnya sama. Uca Pugnax atau kepiting fiddler adalah kepiting yang paling umum dalam rawa garam dan mereka memegang peran penting dalam komunitas rawa garam, kepiting fiddler membantu melestarikan ekosistem lahan basah pesisir dengan menggali jauh ke dalam lumpur rawa-rawa,

kepiting membuat labirin terowongan yang (Anonim, 2009).

menambah oksigen rawa bawah air

2. Chilopoda Anggota chilopoda ini sering disebut hewan berkaki seratus atau sentipeda. Bentuk tubuhnya pipih memanjang serta bersegmen segmen. Pada setiap segmen terdapat sepasang kaki, kecuali pada segmen di belakang kepala. Pada bagian tersebut terdapat cakar racun yang berfungsi untuk membunuh mangsanya. Cakar tersebut dinamakan, pedes maksilaris. Chilopoda hidup didarat atau dibawah batuan.Lubang luar trachea disebut spirakulum (Anonim, 2009). a. Scolopendra Scolopendra atau kelabang memilki banyak ruas pada tubuhnya dengan sepasang kaki pada setiap ruas tubuhnya terdapat sepasang kaki kecuali pada ruas di belakang kepala dan dua ruas terakhir, karena pada segmen di belakang kepala terdapat satu pasang taring bisa (maksiliped) yang berfungsi untuk membunuh mangsanya. Pada kepala terdapat sepasang antena panjang yang terdiri atas 12 segmen, dua kelompok mata tunggal dan mulut. Walaupun dianggap tidak memiliki manfaat namun ternyata Scolopendra sp. dan species chilopoda lain mempunyai andil dalam memecah bahanbahan organik atau serasah untuk membentuk humus (Anonim, 2010).

Daftar Pustaka Anonim. (2011). Materi 6 Krustacea. [Online]. Tersedia:

http://www.prakbiolaitk.files.wordpress.com/2011/06/materi-6-krustacea.ppsx [3 Mei 2012]

Andre. 2012] Aldia. (2011). Klasifikasi dan

(2012).

Udang-Cambarus.

[Online].Tersedia:http://andre4088.blogspot.com/2012/01/udang-cambarus-sp.html [3 Mei

Morfologi

Udang

Galah

[Online].Tersedia: [5

http://kuliahitukeren.blogspot.com/2011/08/klasifikasi-dan-morfologi-udang-galah.html Mei 2012]

Alvi. (2008). Udang Galah. [Online]. Tersedia: http://iwakku.blogspot.com/2008/11/udanggalah.html [4 Mei 2012] Anonim. 2012] Alan. (2009). Inventarisasi dan Klasifikasi Hewan. http://aland(2010). Crustacea. [Online]. Tersedia: http://e-dukasi.net/index.php? [7 Mei

mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/view&id=97&uniq=775

nr.blogspot.com/2009/10/inventarisasi-dan-klasifikasi-hewan.html [9 Mei 2012] Anonim, (2009). Uca Pugnax. [Online]. Tersedia:

http://www.tpwd.state.tx.us/huntwild/wild/species/fiddler/ [7 Mei 2012] Anonim. Mei 2012] Anonim. (___). Hermit. [Online]. Tersedia: http://biologyweb.org/hermit.htm [9 Mei 2012] Anonim. (2009). Filum Arthropoda. [Online]. Tersedia: (___). Hermit Crab. [Online]. Tersedia: [9

http://www.enchantedlearning.com/subjects/invertebrates/crustacean/Hermitcrab.shtml

http://911medical.blogspot.com/2009/06/filum-arthropoda.html [9 Mei 2012] Anonim. 2012] Anonim. Mei 2012] (2010). Taksonomi Hewan Invertebrata di Pantai. [Online]. Tersedia: [9 (2010). Kelas Chilopoda dan Kelas Diplopoda. [Online]. Tersedia: [9 Mei

http://www.artikelbagus.com/2011/12/kelas-chilopoda-dan-kelas-diplopoda.html

http://semilirsenja.blogspot.com/2010/02/taksonomi-hewan-invertebrata-di-pantai.html