Anda di halaman 1dari 12

Kelompok 6

Kelainan Metabolisme (dislipidemia)

Dislipidemia (Kolesterol)
Dislipidemia adalah kelainan metabolisme* lipid (lemak) yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunan fraksi lemak dalam darah. Kelainan fraksi lipid yang paling utama adalah kenaikan kadar kolesterol total, kolesterol LDL (kolesterol jahat), kenaikan kadar trigliserida serta penurunan kadar HDL(kolesterol baik).

Penyebab
Faktor genetik
Contohnya adalah riwayat penyakit jantung koroner

Pola hidup yang kurang sehat


Contohnya: merokok, konsumsi alkohol yang berlebihan

Konsumsi makanan
Contohnya : Obesitas

Diagnosa
Skirining dianjurkan pada semuah pasien berusia 20 tahun ,setiap 5 tahun sekali ;kadar kolesterol total,LDL,HDL,trigliserida ,glukosa darah ,tes fungsi hati ,urin lengkap,tes fungsi ginjal ,TSH < EKG.
Profil Lipid Kolesterol Trigliserida Diinginkan <200 <150 Diwaspadai 200-239 150-199 Berbahaya >240 >200

HDL
LDL

>45
<130

36-44
130-159

<35
>160

Bisa juga dengan Menggunakan rumus indeks massa tubuh


Pengelolaan Berat Badan Ada beberapa cara mengetahui berat badan ideal, yaitu: Indeks Massa Tubuh (IMT)= BB(kg) / TB(m2) Klasifikasi: BB kurang <18,5 BB normal 18,5-22,9 BB lebih 23,0

Terapi
Farmakologis Non farmakologis

Farmakologis
Golongan statin ; o Simvastatin 540 mg o Lovastatin 1080 mg o Pravastatin 1040 mg o Fluvastatin 2080 mg o Atorvastatin 1080 mg Golongan bile acid sequestrant : o Kolestiramin 416 g Golongan nicotinic acid; o Nicotinic acid ( immediate release ) 2 * 100 mg s,d 1,5 3 g

Non-Farmakologis
Terapi ini bisa disebut juga sebagai perubahan gaya hidup (secara alami) Diet Penurunan berat badan bagi yang gemuk Latihan Jasmani Menghentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol (bila dalam 12 minggu terapi ini tidak dapat menurunkan kadar LDL maka terapi farmakologis dianjurkan dengan memperhatikan pola makan)

Diet
Prinsip modifikasi jenis makanan: Skip (menghindari makanan berlemak dan manis) Trim (membuang lemak pada daging) Pick (memilih blender sayuran dibandingkan jus buah manis) Chew ( mengunyah makanan samapai halus, 32 kali kunyahan) Nick (mengurangi jumlah makanan berisiko)

Mengganti karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks Karbohidrat sederhana: merupakan makanan yang mengandung kadar gula tinggi, ketika dicerna akan langsung menjadi energi dengan cepat dan meningkatkan kadar gula darah. Karbohidrat kompleks: membutuhkan waktu lebih lama untuk dipecah menjadi gula darah, sehingga tidak mudah melepaskan gula ke dalam darah.

Makanan Termogenik (membakar kalori) Hindari pengggunaan lemak jenuh. Hindari lemak trans

Latihan Jasmani
Ada beberapa alasan penting, mengapa aktivitas fisik bisa menjaga kondisi tubuh tetap sehat. Di antaranya, meningkatkan kelenturan otot serta menguatkan dan memperpanjang daya tahan otot. Program olahraga yang didesain untuk meningkatkan kemampuan fisik, dibuat berdasarkan rumus FIT:
Frekuensi (seberapa sering: berapa hari dalam seminggu) Intensitas (seberapa berat latihan yang dilakukan: ringan, sedang, atau sangat aktif) Time (berapa lama: misalnya sebulan untuk masing-masing sesi).