Anda di halaman 1dari 8

Rangkuman Materi Kuliah Akuntansi Keuangan AKUNTANSI DAN NILAI WAKTU DARI UANG

Disusun Oleh: Setiawati Patenrengi Suci Rismanda Utami Syaidah Asma A31109322 A31109022 A31109320

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS HASANUDDIN 2011

Akuntansi Dan Nilai Waktu Dari Uang Konsep Nilai Waktu Dasar Dalam akuntansi (dan keuangan),istilah nilai waktu dari uang (time value of money) menunjukkan hubungan antara waktu dan uang- bahwa satu dolar yang diterima hari ini lebih berharga dari pada satu dolar yang akan diterima di masa depan.Mengapa? Karena adanya kesepatan untuk menginvestasikan dolar itu hari ini dan menerima bunga atas investasi tersebut. Aplikasi Konsep Nilai Waktu Menurut standar FASB terbaru mengenai pengukuran nilai wajar,ukuran nilai wajar yang paling berguna didasarkan pada harga yang ditetapkan dalam pasar yang aktif.Dengan menggunakan teknik nilai sekarang (present value technique),arus kas masa depan dapat dikonversi menjadi nilai sekarang. Pengukuran Akuntansi Berdasarkan Nilai Sekarang 1. Wesel.Penilaian piutang dan utang tidak lancer yang tidak mengandung suku bunga ditetapkan atau yang lebih rendah dari suku bunga pasar. 2. Lease.Penilaian aktiva dan yang harus dikapitalisasi menurut lease jangka panjang dan pengukuran jumlah pembayaran lease serta amortisasi leasehold tahunan. 3. Pensiun dan tunjangan pasca-pensiun lainnya.Pengukuran komponen biaya jasa (service cost) dari beban tunjangan pasca-pensiun dan kewajiban tunjangan pasca pension. 4. Aktiva jangka panjang.Pengevaluasian investasi jangka panjang alternatif dengan mendiskontokan arus kas masa depan. 5. Dana pelunasan.Penentuan kontribusi yang dibutuhkan untuk mengakumulasi dana bagi tujuan penarikan hutang. 6. Penggabungan bisnis.Penentuan nilai piutang,utang,kewajiban,akrual,dan komitmen yang diakuisisi atau diterima dalam suatu pembelian. 7. Pengungkapan.Pengukuran nilai arus kas masa depan dari cadangan minyak dan gas untuk diungkapkan sebagai informasi tambahan. 8. Kontrak angsuran.Pengukuran pembayaran periodik atas kontrak pembelian jangka panjang.

Sifat Bunga Bunga (interest) adalah pembayaran untuk pemakaian uang.Bunga merupakan kelebihan kas yang diterima atau dibayarkan untuk dan di atas jumlah yang dipinjam [pokok (principal)]. Variabel-variabel Dalam Perhitungan Bunga 1. Pokok utang (Principal).Jumlah yang dipinjam atau diinvestasikan. 2. Suku Bunga (interest rate).Persentase dari pokok utang yang beredar. 3. Waktu (time).Jumlah tahun atau bagian fraksional dari tahun ketika jumlah pokok utang itu beredar. Jadi,ketiga hubungan tersebut dapat: diterapkan sebagai berikut : Semakin besar jumlah pokok utang,semakin besar jumlah bunga. Semakin tinggi suku bunga,semakin besar jumlah bunga. Semakin lama periode waktu,semakin besar jumlah bunga.

Bunga Sederhana Bunga sederhana (simple interest) hanya dihitung pada jumlah pokoknya.Jumlah bunga ini merupakan pengembalian atas ( ata pertumbuhan dari) pokok sepanjang satu periode waktu.Bunga sederhana umumnya diekspresikan sebagai berikut: Bunga = P Dimana: p = pokok i =suku bunga untuk satu periode n = jumlah periode Bunga Majemuk Bunga majemuk (compound interest) dihitung atas pokok dan atas setiap bunga yang dihasilkan tetapi belum dibayarkan atau ditarik.Bunga majemuk merupakan pengembalian atas (atau pertumbuhan dari) pokok selama dua periode waktu atau lebih.Pemajemukan tidak hanya menghitung bunga atas pokok hutang tetapi juga atas bunga yang dihasilkan sampai I n

tanggal dari pokok itu,dengan mengasumsikan bunga ini disimpan dalam deposito.Bunga majemuk menggunakan akumulasi saldo (pokok ditambah bunga sampai tanggal itu) pada setiap akhir-tahun untuk menghitung pada tahun berikutnya.Jadi investor rasional akan memilih bunga majemuk jika ada,ketimbang bunga sederhana. Rumus untuk menentukan faktor nilai masa depan (future value factor FVF ) dar 1 adalah: FVF n,i = (1 + i ) n Dimana : FVF n,i = faktor nilai masa depan untuk n periode pada suku bunga i n = jumlaj periode i = suku bunga untuk satu periode Variabel-variabel Fundamental Empat variabel berikut merupakan varibel fundamental bagi seluruh masalah bunga majemuk : 1. Suku Bunga.Suku bunga ini,kecuali dinyatakan lain,merupakan suku bunga tahunan yang harus disesuaikan untuk mencerminkan lamanya periode pemajemukan jika kurang dari setahun. 2. Jumlah Periode Waktu.ini adalah jumlah periode pemajemukan (satu periode bisa sama atau kurang dari satu tahun). 3. Nilai Masa Depan.Nilai pada tanggal di masa depan dari jumlaj tertentu atau jumlah yang diinvestasikan,dengan menggunakan bunga majemuk. 4. Nilai Sekarang.Nilai saat ini (sekarang) dari jumlah masa depan atau jumlah yang didiskontokan,dengan menggunakan bunga majemuk. Masalah Jumlah Tunggal Banyak keputusan bisnis dan investasi melibatkan jumlah uang tunggal,baik yang ada sekarang ataupun di masa depan.Masalah-masalah jumlah uang tunggal (single sum) secara umum dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori berikut:

1. Menghitung nilai masa depan yang tidak diketahui dari jumlah uang tunggal tertentu yang diinvestasikan sekarang sepanjang sejumlah periode tertentu pada suku bunga tertentu. 2. Menghitung nilai sekarang yang tidak diketahui dari jumlah uang tunggal tertentu di masa depan yang didiskontokan sepanjang,sejumlah periode tertentu pada suku bunga tertentu. Ketika menganalisa informasi yang disediakan,anda terlebih dahulu harus menentukan apakah hal itu merupakan masalah nilai masa depan atau masalah nilai sekarang.Kemudian terapkan aturan umum berikut,tergantung pada situasinya: Jika itu merupakan di masalah nilai masa depan,maka semua arus kas harus

diakumulasi ke suatu titik masa depan.Dalam contoh ini,pengaruh bunga adalah menaikkan jumlah atau nilai uang dari waktu ke waktu sehingga nilai masa depan lebih besar daripada nilai sekarang. Jika itu merupakan masalah nilai sekarang,maka semua arus kas harus didiskontokan dari masa depan ke masa kini.Dalam kasus ini,pendiskotoan (discounting) mengurangi jumlah atau nilai uang,sehingga nilai sekarang lebih kecil daripada nilai masa depan. Nilai Masa Depan dari Jumlah Tunggal Untuk menentukan nilai masa depan (future value) dari suatu jumlah tunggal adalah sebagai berikut: FV = PV (FVFn,i) Dimana : FV PV = nilai masa depan = nilai sekarang (pokok atau jumlah tunggal)

FVFn,I = faktor nilai masa depan untuk n periode pada suku bunga i Nilai Sekarang dari Jumlah Tunggal Nilai sekarang (present value) adalah jumlah yang harus diinvestasikan saat ini untuk menghasilkan nilai masa depan yang diketahui.Nilai sekarang selalu lebih kecil jumlahnya

dari nilai masa depan yang diketahui karena bunga akan dihasilkan dan terakumulasi atas nilai sekarang sampai suatu tanggal di masa depan. Nilai sekarang dari 1 (faktor nilai sekarang) dapat dinyatakan dalam rumus berikut: PVFn,i = Dimana: PVFn,i = faktor nilai nilai sekarang untuk n periode pada suku bunga i Jadi,nilai sekarang dari setiap jumlah tunggal (nilai masa depan) adalah sabagai berikut : PV FV (PVFn,i) Dimana: PV = nilai sekarang FV = nilai masa depan PVFn,i = faktor nilai sekarang untuk n periode pada suku bunga i

ANUITAS Anuitas (annuity) menurut definisi mengharuskan bahwa (1) pembayaran atau penerimaan periodik-yang( disebut sewa) selalu berupa jumlah yang sama, (2) interval waktu diantara sewa atau pembayaran tersebut selalu sama,dan (3) bunga dimajemukkan sekali setiap interval.Nilai masa depan dari semua sewa ditambah majemuk atas sewa tersebut. Perlu diperhatikan bahwa sewa bisa terjadi pada awal atau akhir periode.Untuk membedakannya,menurut kedua alternative ini,anuitas diklasifikasikan sebagai anuitas biasa (ordinary annuity) jika sewa terjadi pada akhir setiap periode,dan sebagai anuitas jatuh tempo (annuity due) jika sewa terjadi pada awal setiap periode. Nilai Masa Depan dari Anuitas Biasa Salah satu pendekatan untuk menentukan nilai masa depan dari suatu anuitas menghitung nilai di mana masing-masing pembayaran sewa dalam rangkaian itu akan terakumulasi,dan

kemudian menjumlahkan masing-masing nilai masa depannya.Cara yang lebih efisien untuk mengekspresikan nilai masa depan anuitas biasa dari 1 adalah memakai rumus: FVF OA = Dimana : FVF OAn,i = faktor nilai masa depan dari suatu anuitas biasa i = suku bunga per periode n = jumlah periode pemajemukan Nilai masa depan dari anuitas biasa dihitung sebagai berikut: Nilai masa depan dari anuitas biasa = R (FVF OA n,i) Dimana: R = sewa (pembayaran) periodik FVF OA n,i = faktor nilai masa depan dari anuitas biasa untuk n periode pada suku bunga i Nilai Sekarang dari Anuitas Biasa Nilai sekarang dari anuitas adalah jumlah tunggal (single sum) yang,jika diinvestasikan pada bunga majemuk sekarang,akan menyediakan suatu anuitas (serangkaian penarikan) selama sejumlah periode tertentu di masa depan.Untuk menghitung nilai sekarang dari anuitas biasa adalah sebagai berikut:

PVF

n,i

Rumus umum untuk setiap nilai sekarang dari setiap anuitas biasa adalah: Nilai sekarang dari anuitas biasa = R (PVF OA n,i) Dimana: R = sewa/pembayaran periodic (anuitas biasa) PVF
n,i =

nilai sekarang dari anuitas biasa sebesar 1 untuk n periode pada bunga i

Amortisasi Diskonto atau Premi Obligasi dengan Metode Bunga Efektif Prosedur amortisasi diskonto atau premi obligasi yang dianjurkan oleh profesi adalah metode bunga efektif: 1. Beban bunga obligasi terlebih dahulu dihitung dengan mengalikan nilai buku obligasi pada awal periode dengan suku bunga efektif. 2. Amortisasi diskonto atau premi obligasi kemudian dihitung dengan membandingkan beban bunga obligasi dengan bunga yang harus dibayarkan. Perhitungan amortisasi digambarkan secara grafis sebagai berikut: Beban Bunga Obligasi Nilai Buku Obligasi pada x Awal periode Suku Bunga Efektif Bunga Obligasi yang Dibayarkan Nilai Nominal Obligasi x Suku Bunga Efektif = Jumlah Amortisasi

Anda mungkin juga menyukai