CEMAS

PANIC DISORDER WITH AGORAFOBIA Definisi Ketakutan akan ruang terbuka. Ditandai oleh ktakutan yg hebat tdk berdaya akan tempat/ situasi yg sulit u/ meloloskan diri/sulit minta tolong ketika cemas. Gejala klinik  gejalam aninfestasi primer dr anxietasny a  bukan waham atau pikiran obsesif  timbul jika banyak org/keram aian  tempat umum  pergi keluar SOCIAL FOBIA ANXIETY DISORDER OBSESSIVE POST TRAUMATIC COMPULSIVE STRESS DISORDER DISORDER (NEUROSIS) Definisi  Obsessive: ide/ bayangan mental yg mendesak ke dalam pkiran scara berulang  Compulsive : dorongan/impuls yg tdk dapat ditahan u/ melakukan sesuatu. Pikiran obsesif sering menyebabkan tindakan kompulsif Definisi Keadaan yg timbul akibat peristiwa eksternal besar yg traumatic, yg bersifat menakutkan, katastrofik, yg menimbulkan distress. DIFFUSE ANXIETY DISORDER SOMATIK DISORDER HIPOKONDRIASIS SOMATISATIO N DISORDER

Definisi Ketakutan akan diamati dan dipermalukan di depan publik. Manifestasi sbgai rasa malu, tdk nyaman berlebih di situasi social. Cenderung menghindari situasi social (yg tdk disebabkan karena mslah fisik, ex: jerawat, gagap) Etiologi Teori adrenergik pelepsan norepineprin dan epineprin berlebih. G.klinik  gejala manifestasi primer dr anxietasnya  bukan waham/ pkiran obsesif  anxietas hrus mendominasi/terb atas pd situasi social ttu diluar keluarga

Definisi Keadaan khawatir/ cemas yg kurang lebih konstan yg tdk sebanding dgn tingkat stressor sesungguhnya dlm khidupan. Sulit untuk mengendalikan stressnya dan cenderung tdk yakin dgn dirinya. Etiologi

Etiologi  Adanya peristiwa traumatic (bencana alam, kebakaran, kecelakaan, G.klinik perang,dll)  Timbul perasaan takut yg hebat  Dirasakan, tidak G.klinik diterima, tetapi tidak  Anxietas berlebihan dapat ditekan  Tetap sadar akan  Re-experience pengulangan gangguan, mengenal kejadian bahwa ini tidak rasional, biarpun  avoidance menghindari obsesi/ kompulsi aktivitas/ pkiran yg sangat hebat ada hub dgn  Merasa suatu trauma kebutuhan yg besar u/ melawan obsesi  hiperigilancegx. Bangkitan kompulsi itu. Otonomik  (iritabel, gang tidur, arousal)

Definisi Keterpakuan pada ketakutan menderita/ keyakinan memiliki sekurang”nya 1 penyakit medis yg serius, meski tak ada dasar medis yg ditemukan. Epidemiologi  laki=perempuan  4-9% kpopulasi klinik  Onset pada 2030th  Kulit hitam>kulit putih

Definisi Keadaan dimana seseorang memiliki bermacam” keluhan fisik selama bertahun”. Etiologi G.klinik  Yakin memiliki bermacam” keluhan fisik serius Diagnosis  Menurut DSM-IV  Memiliki keluhan fisik selam bertahun”, memiliki 4 gx nyeri, 2 gx GIT, 1 gx seksual, 1 gx pseudoneur ogical

G.klinik  cemas nasib buruk, sulit konsentrasi  ketegangan motorik  gelisah, sakit kepala, gemetar, tdk santai  overaktifitas motorik  kepala trasa ringan, berkeringat, jtg Etiologi berdebar”, sesak  Psikodinamik napas, keluhan G.klinik lambung, pusing,  Ketakutan mulut kering, mudah memiliki tersinggung, sulit tidur, penyakit serius tegang otot, lelah, sulit yg tdk dibuat" konsentrasi.  Sering minta u/  anakkebutuhan melakukan px berlebih, keluhan medis berulang” somatic berulang.  Keyakinan memiliki penyakit serius 

 Terdapat disabilitas si masy dan keluarga yg berkaitan dg keluhannya Terapi Antidepresi Konsolidasi dg . anxietas  Terapi Terapi psikodinamikmem  antianxietas ahami arti peristiwa traumatic  antianxietibenzodi azepin. penggunaan obat.rumah  bepergian sendiriuasi  menghind ari situasi fobik  menghindari situasi fobik Contoh:  bicara di depan umum  BAK di wc umum  perilaku maladaptif  rasa marah. tidak ada gangguan depresif. manajemen anxietas. dll. buspiron  antidepresiSSRI  Sering disertai dg depresi dan cemas  Gejalanya 6 blan/ lebih Diagnosis Ditemukan dua dari gejala yg timbul diatas. (EMDR) gerakan dan sifatnya bola mata bolakbalik mengambangfree scara voluntarmefloating. Terapi  psikoterapi suportif  penerangan  pendidikan  antianxiety (medazepam dan perfenazindan)  antidepresi  terapi perilaku Diagnosis Menurut DSM-IV  preokupasi dg ketakutan menderita/ide bahwa ia menderita peny serius  preokupasi menetap walau telah dilakukan px medis yg tepat  criteria no 1 tdk memiliki waham  preokupasipend eritaanklinis/ gang fx social/ pekerjaan  lama gangguan 6 blan Terapi  konsolidasi penanganan medic  hub suportif dg dokter  PPDGJ III  Banyak keluhan fisik yg tdk didasari atas adanya kelainan fisik min 2 thn  Tdk mau menerima nasehat/ penjelasan dokter bahwa tdk ada kelainan fisik. Terapi  terapi kognitif perilaku pendidikan ttg PTSD. pemaparan thdp rangsang yg mengakibatkan anxietas dalam suasan yg Diagnosis mendukung.  gejala anxietas yang  Eye Movement timbul setiap hari Desensitation and untuk beberapa Reprocessing minggu sampai bulan. Terapi  Antidepre san  Antipsikoti k  Hindari penyebab fobia Diagnosis Semua kriteria diatas Terapi  Terapi perilaku  Psikoterapi  Farmakoterapi  SSRI  benzodiazepine  Venlafaksin  Buspiron  MAOI irreversible  Atenolol  propanolol Diagnosis Ketika gejala obsesif kompulsif timbul.

pelayanan primer. psikoterapi  antidepresi dokter. . psikoterapi kelompok/ individual.

menyiksa dan menetap  Tidak dapat dijelaskan sepenuhn ya atas dasar fisiologik/ gang fisik  Ada hubungan nya dg konflik emosional / problem psikososial   perhatian DISORDER OF BODY SENSATION (DISMORFOBIA) Definisi Preokupasi terhadap penampilan fisik yg tdk normal padahal kenyataannya tidak demikian. 3.klinik  Amnesia baik g. muka memuaskan panas/flushing.  Mampu mempertahanka n pengujian realitas . . ketiakpuasan  Gejala subjektif Terapi tambahan mengacu pada sistem/organ ttu (gejala tdk khas)  Preokupasi dg dan penderitaan (distress) mengenai kemungkinan adanya gang yg serius dari sistem/ organ ttu.SOMATIC DISORDER SOMATOFO RM PAIN DISORDER Definisi Preokupasi terhadap nyeri tanpa adanya temuan objektif/ temuan objektif yg berlebihan.klinik kosmetik berkeringat.  Kbedah seperti palpitasi. Insomnia primer : penderita bisa tidur tapi merasa tidak tidur 2.klinik 2/lebih kepribadian yg terpisah dan  pasien sering jelas meminta bedah G.  Adanya gejala” perbedaannya. kualitas. Insomnia sekunder akibat peny. Traktus pernapasan MULTIPLE PERSONALITY DIISOCIATIVE DISORDERS FUGU STATES PSYCHOGENIC AMNESIA DEPERSONALIZATI ON Definisi Kehilangan/ perubahan temporer dalam perasaan yg biasa mengenai realitas diri sendiri. atau waktu tidur yg sedikit. bangkitan otonik. Insomnia sekunder akibat psikoneur osis : gang tidur disertai dgn mempuny ai keluhan non organic. Definisi Suatu keadaan yg ditandai dg hilangnya daya ingat. atau bahkan sama sekali tidak ada. ex. biasanya mengenai kejadian yg baru terjadi Etiologi (selectif) yg bukan disebabkan o/ gang  Alcohol  Fc. yg tdk terpengaruh o/ Definisi Perilaku yg lebih terintegrasi dg amnesianya dbndingkan dg amnesia dissosiatif. Klasifikasi 1. Mood dan mental organic. Merasa terpisah dr dirinya dan lingkungannya sendiri G.dsb) dan berlebihan melakukan (sindrom interaksi social amnestik sederhana dg organic). orang” ygblum dikenalnya (misal Definisi Keadaan dimna jumlah. Seolah” seseorang menjadi pengamat luar dr dirinya.  kadang tremor. tapi juga sering yg menetap dan membawa mengganggu.  Distress atau hendaknya SLEEPING DISSORDER ISOMNIA Definisi (Gangguan identitas dissosiatif)  bentuk dissosiatif dramatis dimana penderita mengembangkan G.klinik kosmetik. gang kepribadian G.klinik  Pengalaman yg berulang-ulang atau persisten dari depersonalisasi yg ditandai o/ perasaan terpisah dr proses mental/tubuh seseorang. G. atau ada(makan.klinik  Nyeri berat. namun penyakitnya ini hanya dirasakan hanya pada 1 traktus. DISFUNGSI OTONOMIK SOMATOFORM Definisi Suatu keadaan dimana penderita merasa sakit.klinik total maupun parsial  Cirri” amnesia mengenai disosiatif kejadia yg  Melakukan stressful/ perjalanan traumatic yg tertentu baru terjadi melampaui hal yg (bila ada saksi umum yg memeberi dilakukannya informasi) sehari”  Tidak ada  Kemampuan gangguan mengurus diri yg mental organic dasar tetap intoksikasi. G. kelelahan mandi.

klinik  Cemas  Mudah tersinggung  Khawatir berlbihan  Tidur tdk puas  Gang fungsi social dan pekerjaan . Terapi  Antiderpresi  Pendekatan dokter pasien beli karcis/bensin.  Tidak terbukti adanya gangguan yg cukup berarti pada struktur/ fungsi dr sistem/ organ yg dimaksud. Organic : penderita tdk bisa tidur cz pas tidur ada gang organic.  Tidak dapat dimasukkan gangguan lain atau tidak merupakan efek langsung dari obat”an. maupun penjelasan” dari para dokter. g. memesan makanan) Terapi  Wawancara psikiatrik  Antidepresan  Hypnosis pribadi yg signifikan pada 1 atau lebih area fungsi yg penting. menanyakan arah.dan dukungan personal/ medis u/ yg bersangku tan Diagnosis Terapi  Konsolidas i penangan an  Terapi kognitif perilaku  antidepres i hasil pemeriksaan” berulang. seperti fungsi social dan pekerjaan.

Keengganan untuk mengajukan permintaan G.yang dibesar-besarkan  Bersifat sugestif. Etiologi  penyebab disfungsional di masa kanak-kanak  memanjakan anak dari kecil Gejala klinik AVOIDANCE PERSONALITY Definisi Gangguan kepribadian dimana cenderung menghindari interaksi social Gejala klinik  Hipersensitif terhadap kritik dan penolakan  Menghindari kontak fisik  Menhindari hubungan interpersonal  Perasaan tidak mampu  Membenci diri sendiri  Ketidakpercayaan orang lain  Memanfaatkan fantasi sebagai pelarian DEPENDENT PERSONALITY Definisi Tidak adanya gairah untuk menikmati kehidupan. seperti bersandiwara (theatricality). Seumur hidup merasa lelah. pasangannya)  Mungkin agresif dan org lain dianggap aggressor  Pemberontak  Angkuh  Bisa mengancam org lain  Merasa paling penting  Suka melemparkan kesalahan Diagnosis PPDGJ-III (minimal 3)  Kepekaan berlebihan thdp kegagaln dan penolakan  Cenderung menyimpan dendammeno lak memaafkan SCHIZOID PERSONALITY Definisi Suatu karakter yg menetap dlm diri individu yg menghindari kontak hub social dan tdk memiliki emosi dlm merespon situasi.  Penampilan atau perilaku merangsang yang tidak memadai  Terlalu peduli dengan daya tarik fisik. mudah dipengaruhi oleh seseorang atau keadaan  Keadaan afektif yang dangkal dan labil  Terus – menerus mencari kegairahan dan penghargaan dari orang lain.klinik  Pemalu  Oendiam  Suka menyendiri  Perasa  Emosi dan temperamen dingin  Menghindari hubungan dg org lain  Kurang mampu mengekspresikan kehangatan  Tampak nyata ketidakpedulian  Kurang tertarik untuk mengalami pengalaman seksual dg org lain  Preokupasi dan fantasi yg berlebihan  Tdk punya teman dekat  Sgt tdk sensitive. c.PERSONALITY DISORDER PARANOID PERSONALITY Definisi Keadaan curiga berlebihan. G/klinik  Selalu curiga (pd or lain. G. serta tdk peduli norma. tdk bertenaga. lesu. Meletakan kebutuhan sendiri lebih rendah dari orang lain kepada siapa dia bergantung. b.  Untuk diagnosis di NARSISTIC PERSONALITY Definisi Gangguan mental di mana orang-orang memiliki perasaan ego yang tinggi dan kebutuhan yang mendalam akan kekaguman. lemah untuk memulai sesuatu. peraturan. dan kepatuhan yang tidak semestinya terhadap keinginan mereka.klinik  Bersikap tdk peduli dg perasaan org lain  Sikap yg amat tdk bertanggung jawab scara persisten. lingkunganmer ugikan diri sendiri dan masyarakat. DISSOSIAL PERSONALITY Definisi Keadann yg memperlihatkan sifat yg lain dr perilakunya yaitu ledakan amarah dan agresifitas thdp stress. Mendorong ata membiarkan orang lain untuk mengambil sebagian besar keputusan penting untuk dirinya. dan kewajiban  Tdk mampu memelihara suatu hubungan agar berlangsung lama meskipun tdk ad akesulitan untuk mengembangkan nya  Toleransi thdp frustasi sgt rendah dan ambang yg rendah untuk melampiaskan agresi termasuk tindak kekerasan  Tidak mampu mengalami rasa Diagnosis salah dan menarik  Didapatkan 3 dari  Percaya bahwa lebih baik daripada yang lainKhayalan tentang kekuasaan. HISTRIONIK PERSONALITY Definisi Keadaan dimana penderita ingin menarik perhaian dg ekspresi emosi yg dibuat” (sandiwara). dan keadaan dimana pasien menjadi pusat perhatian. Gejala klinik a. kesuksesan dan daya tariK  Lebihkan prestasi atau bakat  Terus-menerus mengharapkan pujian dan DIAGNOSIS (WHO) >> kekaguman  Percaya bahwa sedikitnya ada 4 gejala penderita istimewa yang tampak  Gagal untuk  Gigih dan meluas mengenali emosi perasaan orang lain dan perasaan ketegangan dan  Mengharapkan ketakutan orang lain untuk  Keyakinan secara . Gejala klinik  Ekspresi emosi yang dibuat-buat (selfdramatization). di luar proporsi dr situasi.

pergi bersama sosial bahwa satu dengan ide-ide dan secara sosial tidak rencana penderita layak.atau keuntungan dari lebih rendah dari orang lain orang lain  Mengekspresikan  Keengganan untuk penghinaan bagi mereka yang terlibat dengan merasa lebih orang-orang kecuali rendah disukai  Menjadi iri  Perbatasan dalam terhadap orang lain gaya hidup  Percaya bahwa  Menghindari orang lain iri aktivitas sosial atau  Kesulitan menjaga hubungan yang pekerjaan sehat  Menetapkan tujuan Terapi  Pelatihan yang tidak realistis  Menjadi mudah ketrampilan tersinggung dan sosial. - yang layak kepada orang dimana tempat dia bergantung. masalah kecil Curiga/cenderu Terapi ng yg mendalam  Antipsikotik u/ mendistorsi  Pendekatan pengalaman dg keluarga dan menyalahkan teman”. mungkin ini hanya untuk menyenangkan si penderita saja. apalagi petugas medis butuhkan paling sedikit 3 dari yang diatas. khususnya dari hukuman.  Untuk diagnosis di butuhkan paling sedikit 3 dari yang diatas. f. Perasaan tidak enak atau tidak berdaya apabila sendirian. e.  Sangat cenderung menyalahkan orang lain.terapi kognitif ditolak  Terapi kelompok dan  Memiliki harga diri terapi obat yang rapuh (antidepresi)  Keras hati atau emosional Terapi  Psikoterapi  Antidepresan  Terapi perilaku kognitif  Terapi keluarga  Terapi kelompok d. Untuk . Terbatasnya kemampuan untuk membuat keputusan sehari-hari tanpa mendapat nasehat yang berlebihan dan dukungan dari orang lain.tidak menarik  Mengambil secara pribadi. tindakan org lain yg netral/bersahab at sbgai musuh/ penghinaan Rasa permusuhan /ngotot ttg hak pribadi tanpa memperhatikan situasi yg ada Curiga yg berulang tanpa dasar ttg kesetiaan seksual dr pasangannya Cenderung merasa penting Preokupasi penjelasan bersekongol dan tdk substantive manfaat dari pengalaman. karena ketakutan yang dibesarbesarkan tentang ketidakmampu an mengurus diri sendiri.     suatu beberapa gejala penghinaan dan diatas. Terapi  Bimbingan pada pengalaman subjektifnya  Hubungan dg dokter. dan dibiarkan untuk mengurus dirinya sendiri. Terapi  psikoterapi  memberi pengertian dan berusaha mendapatkan kepercayaan dari pasien karena tipe pasien ini sangat sulit untuk percaya pada orang lain. dimana jgn membantah kecurigaannya. Preokupasi dengan ketakutan akan ditinggalkan oleh orang yang dekat dengannya. atau menawarkan rasionalisasi yang masuk akal untuk perilaku yang membuat pasien konflik dengan masyarakat. Terapi Terapi perilaku Ketika pengobatan tlah memberikan hasil di awal pengobata.

 Sugesti dan persuasi (ajakan)  Obat stimulant  Antidepresan dan neuroleptik jika ada gejala skizofrenia. Terapi  Lakukan manipulasi lingkungan agar lingkungan hidup penderita sesuai dg daya tahan stressnya. .diagnosis dibutuhkan paling sedikit 3 dari di atas.

Gejala klinik  Tidur siang yg berlebihan  Serangan tidur setiap hari>1bulan/berula ng hingga mengganggu fungsi social dan pekerjaan .HIPERSOMNIA Definisi Suatu keadaan yg ditandai dg tidur yg berlebihan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful