Anda di halaman 1dari 10

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1

Pengertian Bola Bola adalah suatu bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah bidang sisi lengkung.

Pengertian lain dari Bola merupakan bangun ruang berbentuk setengah lingkaran diputar mengelilingi garis tengahnya.

Dalam geometri, bola adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tak hingga lingkaran berjari-jari sama panjang dan berpusat pada satu titik yang sama.

Ada juga yang mendefinisikan bahwa Bola merupakan bangun ruang yang dibatasi oleh tempat kedudukan titik-titik yang berjarak sama dari suatu titik tertentu.

2.2

Sifat- - sifat Bola Bola memiliki sisi lengkung. Bola tidak memiliki titik sudut dan rusuk. Bola mempunyai satu sisi dan satu titik pusat. Sisi bola disebut dinding bola Jarak dinding ke titik pusat bola disebut jari-jari Jarak dinding ke dinding dan melewati titik pusat disebut diameter.

2.3

Bangun Ruang Bola

Ketentuan pada bangun ruang bola : Pada bola terdapat jari-jari dengan panjang yang sama ke segala arah dari titik pusat bola Garis yang membelah bola melewati titik pusat adalah garis tengah ( 2 x jarijari) Bola itu berbentuk bundar merata kesegala arah Rumus Volume Bola = 4/3 x phi x jari-jari x jari-jari x jari-jari Rumus Luas Bola = 4 x phi x jari-jari x jari-jari Phi = 3,14 atau 22/7

2.4

Rumus- rumus bola Rumus Luas Permukaan Bola

Jika jari-jari alas tabung tersebut r dan tingginya sama dengan diameter d, maka luas selimut atau sisi bola dengan jari-jari r adalah:

Contoh soal : 1. Hitunglah Luas sisi bola yang berdimeter 11 cm.

Rumus Volume Bola

Pembuktian Rumus Volume Bola Volume Bola = Luas Permukaan Bola Volume Bola = 4. . r2 dr Volume Bola = 4. . r2 dr Volume Bola = 4. . ( 1/3 r3 )

Ada juga Pada penurunan rumus luas tersebut yaitu dengan menggunakan integral luas dibawah kurva, sekarang kita akan menggunakan integral volume benda putar dari persamaan lingkaran. Seperti yang diketahui bahwa persamaan lingkaran dalam koordinat kartesius adalah x2 + y2 = r2 atau y = . Dengan memandang persamaan lingkaran pada sumbu-x dan sumbu-y positif saja sehingga lingkaran yang terbentuk adalah seperempat lingkaran atau jika diputar terhadap sumbux maka akan terbentuk setengah bola. Sehingga untuk mencari volumenya yaitu dengan cara mengintegralkan

persamaan lingkaran dengan batas atas dan batas bawah masing-masing 0 dan r dan dikalikan 2 [karena terbentuk bola].

Volume = 2

y2 dx

=2

dx

=2

(r2 x2) dx

=2

r2 (r.sin )2 dx

=2

r2 r2.sin2 dx

=2

r2(1 sin2 dx

=2

r2.cos2 dx

karena sin =

, berakibat x = r.sin , turunkan kedua ruas maka dx = r.cos d

, substitusi dx, sehingga diperoleh.

=2

r2.cos2 (r.cos d )

= 2r3

cos2 cos d

= 2r3

(1 sin2 ) (cos d )

misal u = sin maka du = cos d , substitusi sehingga diperoleh

= 2r3

(1 u2) du

= 2 r3 (u u3)

substitusi u = sin , diperoleh

= 2 r3 (sin

sin3 )

substitusi sin =

= 2 r3 (

= 2 r3 [( -

) - [( -

)]

= 2 r3 [(1 - ) - (0 - 0)]

= 2 r3

r3

Perbandingan Volume pada Bola Apabila ada dua buah bola dengan jari-jari yang berbeda, maka perbandingan volumenya sama dengan perbandingan di pangkat tiga dan masing-masing jari-jarinya.

Selisih Volume pada Bola Sebuah bola dengan jari-jari r1 diperbesar sehingga jarijarinya menjadi r2 dengan r2 > r1. Berlaku:

Jadi selisih volumenya:

dengan r1 = jari-jari awal, r2 = jari-jari setelah diperbesar Bagaimana jika jari-jari bola diperpanjang sebesar k satuan? Ternyata berlaku r2 = r1 + k, sehingga:

2.5

Contoh Soal